iklan Situs
 
Sabtu, 7 Januari 2017 | 16:13:13
ekbis

Pabrik Tahu Terkendala Peralatan Produksi

Sumber: Okezone.com

Sebarkan:
Okezone.com
ilustrasi
YOGYAKARTA-Olahan tahu menjadi favorit masyarakat. Termasuk di Kota Yogyakarta, tahu menjadi salah satu menu pokok baik bagi keluarga maupun penjaja wisata kuliner.

Jumlah kebutuhan tahu tiap tahun pun diprediksi terus meningkat seiring gaya hidup masyarakat perkotaan yang beralih ke menu sehat dengan harga murah. Seperti pabrik tahu level rumahan di RT 35 RW07 Wirobrajan, yang tiap hari memproduksi tahu hingga ratusan kilogram. Salah satunya adalah pabrik tahu milik Yono yang sudah hampir setengah abad beroperasi.

Pabrik skala rumah tangga yang dikelola oleh keluarga itu laris manis di pasaran. "Tiap hari kami produksi, tiap hari kami jual ke pasar-pasar tradisional dan penjual makanan," kata Yono, saat ditemui di rumahnya, kemarin. Hanya saja, seiring waktu berjalan, kelengkapan peralatan produksi menjadi kendala. Sebab hingga kini, pabrik yang mempekerjakan empat orang itu memakai alat serba manual.

"Selama ini masih manual, kalau mau pakai mesin, kendalanya di modal. Ini coba pakai satu alat pengaduk otomatis, tapi listriknya tak kuat harus pakai genset," ucapnya. Harga bahan baku kedelai juga menjadi kendala. Diakui oleh seorang pekerja, Muhadi, cita rasa tahu sebenarnya tergantung dari kualitas kedelainya. Jika memakai 100% kedelai lokal, rasanya lebih enak. Hanya saja harga kedelai lokal sekitar Rp8.000/kg dirasa cukup mahal jika dibandingkan kedelai impor. "Rata-rata yang produksi tahu kedelainya campuran, pakai kedelai lokal dan impor dari Amerika," ujarnya.

Setiap hari, hasil produksi tahu di pabrik milik Yono ini tak menentu tergantung jumlah bahan baku, jumlah pekerja, dan jam kerja. Mengingat pabrik hanya dikelola oleh internal keluarga sehingga tak menargetkan hasil produksi harian. "Sak mampune, Mas . Tiap hari jumlah produksinya tidak sama. Tapi rata-rata bahan baku kedelai 1 kuintal per hari," katanya.

Keluhan-keluhan tersebut disampaikan kepada pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi yang menyambangi sentra produksi tahu di Wirobrajan. Kemarin, pasangan ini mendapat jatah hari kampanye Pilwali Kota Yogyakarta 2017. Menanggapi keluhan dari para produsen tahu, Haryadi mengaku sudah menjadi kewajiban Pemkot Yogyakarta untuk mendampingi dan melindungi usaha kecil masyarakat.

Terlebih, dengan adanya sentra produksi tahu seperti di Wirobrajan ini, jika dikelola dengan baik, maka bisa turut meningkat perekonomian warga sekitarnya. "Ke depan, hal seperti ini akan menjadi perhatian kami," kata Haryadi. Pemkot melalui dinas terkait akan mendukung segala aktivitas perekonomian masyarakat. Apalagi, lanjutnya, salah satu program kerjanya jika nanti terpilih sebagai wali kota adalah pemberdayaan ekonomi kreatif.

"Peran pemerintah adalah memfasilitasi segala kebutuhan masyarakat industri rumahan dan kampung kreatif," ucapnya. Namun demikian, Haryadi minta agar para produsen terutama produk makanan, agar tetap mengutamakan kualitas dan keamanan bahan pangan. Hasil produksi harus rutin dicek oleh instansi terkait yang membidangi olahan makanan seperti BPOM atau Disperindagkoptan. (okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 26 April 2017 | 21:28:26

Selesai Muscab, Kepengurusan BPC Gapensi Inhil Resmi Dilantik

TEMBILAHAN - Usai menggelar Musyawarah cabang (Muscab) ke VIII Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pengukuhan kepen
Rabu, 26 April 2017 | 19:51:25

PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang

PANGKALANKERINCI- Menindaklanjuti  tuntutan masyarakat setempat beberapa waktu, warga kembali  mendesak PT Arara Abadi didesak melakukan normalisasi sungai Merawang di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk
Rabu, 26 April 2017 | 19:47:09

Panglima TNI : Aparat Penegak Hukum TNI Perang Terhadap Korupsi

JAKARTA-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan aparat penegak hukum, untuk bergerak melaksanakan perang terhadap korupsi di lingkungan TNI. Hal ini sangat penting karena diduga masih terjadi ko
Rabu, 26 April 2017 | 19:42:23

Tak Dihadiri PT Safari Riau, Mediasi Warga Tidak Buahkan Hasil

PANGKALANKERINCI- Mediasi yang diprakarsai Pemda Pelalawan melibatkan instansi terkait, Rabu (26/4/17) di ruangan asisten I Pemkab Pelalawan justru tidak dihadiri pihak manajemen PT Safari Riau, bahkan ti
 
Berita Lainnya
Rabu, 26 April 2017 | 14:40:48

7-Eleven Bangkrut, Menperin: Itu Salah Strategi Bisnis

JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan tanggapan mengenai penutupan beberapa gerai waralaba 7-Eleven di Indonesia sebelum akhirmya diakuisisi oleh PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPR
 
Rabu, 26 April 2017 | 14:35:44

BKPM: Realisasi Investasi Kuartal I Naik 13,2% ke Rp165,8 Triliun

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi triwulan I-2017 sebesar Rp165,8 triliun. Nilai investasi langsung selama periode Januari-Maret 2017 ini lebih tinggi dibandingkan c
 
Rabu, 26 April 2017 | 10:48:51

Bayar Utang ke 4 Bank, Indosat Berencana Terbitkan Obligasi Rp10 Triliun

JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2017. Selain itu, Indosat juga berencana untuk menerbitkan Sukuk iajarah berkelanjutan II.Melansir keterbukaan infor
 
Rabu, 26 April 2017 | 10:28:56

Laba Bersih PTPP Naik Tak Sampai 1% ke Rp91,8 Miliar

JAKARTA - PT PP Properti Tbk (PTPP) mencatat kenaikan tipis laba bersih pada tiga bulan pertama di 2017. Laba bersih PTPP naik hanya Rp544 juta, tidak sampai 1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.M
 
Selasa, 25 April 2017 | 21:33:19

Sepekan Sebelum Bulan Puasa Harga Sembako di Inhil Diperkirakan Naik

TEMBILAHAN - Mendekati masuk nya bulan suci Ramadhan yang telah di tunggu tunggu para umat muslim yang diperkirakan jatuh pada bulan Mei 2017, harga sembako masih di pasaran bisa dikatakan stabil.Meski demikian
 
Selasa, 25 April 2017 | 14:13:31

Menperin: Indonesia Tujuan Investasi Industri Automotif

CIKARANG - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia masih menjadi tujuan investasi sektor industri automotif, untuk mendukung target produksi nasional pada 2020 sebesar 2,5 juta unit kendar
 
Selasa, 25 April 2017 | 14:08:32

Bayar Utang, XL Axiata Terbitkan Sukuk Rp2,18 Triliun

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana untuk melakukan penawaran umum berkelanjutan sukuk ijarah berkelanjutan Tahap II. Adapun sisa imbalan ijarah, sebesar Rp2,18 triliun.Sukuk ini akan diterbitkan dalam
 
Selasa, 25 April 2017 | 11:36:02

PT Bukit Asam Segera Sebar Dividen Rp285/Saham

JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen. Pembagian dividen tersebut, diberikan menggunakan tahun buku 2016.Melansir keterbukaan informasi
 
Selasa, 25 April 2017 | 11:30:20

Beli 7-Eleven Rp1 Triliun, Saham Charoen Pokphand Malah Turun Nyaris 1%

JAKARTA – PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membeli waralaba 7-Eleven lewat PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) dari PT Modern Internasional Tbk (MDRN). Guna membeli waralaba ini, Charoen Pokphand
 
Selasa, 25 April 2017 | 10:46:31

LPS Cairkan Klaim Penjaminan Rp164 Miliar, Naik 993%

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat beban klaim penjaminan sebesar Rp164,15 miliar pada 2016. Naik hampir 1.000% atau sebesar 993,33% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp15,46 milia
 
Senin, 24 April 2017 | 14:43:42

Pemerintah Rogoh Rp152,6 Triliun untuk Bayar Utang Plus Bunga

JAKARTA - Pemerintah pada tiga bulan awal di 2017 harus merogoh dana sebesar Rp152,67 triliun untuk membayar cicilan utang plus bunga. Tercatat, pada Kuartal I-2017 ini realisasi pembayaran utang plus bunga seb
 
Senin, 24 April 2017 | 14:30:03

Kapal Raksasa Singgah di Thailand dan Vietnam, Begini Reaksi Pengusaha

JAKARTA - Kapal raksasa milik perusahaan pelayaran asal Prancis akan rutin setiap minggu bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Banyak kalangan mengatakan ini merupakan angin segar yang akan memba
 
Senin, 24 April 2017 | 11:54:44

Ke Amerika, Sri Mulyani Bahas Ekonomi Dunia Terkini

WASHINGTON - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri IMF Board Governors Meeting.Dalam pertemuan tersebut Sri Mulyani hadir sebagai Development Committee Chair bersama International Minetary
 
Senin, 24 April 2017 | 11:50:39

Jepang dan Bank Dunia Jadi Pemberi Utang Terbesar Indonesia

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Utang Pemerintah Pusat hingga Maret 2017 menembus angka Rp3.649,75 triliun, meningkat sebesar Rp60,63 triliun. Utang tersebut, berasal dari kenaikan SBN neto s
 
Senin, 24 April 2017 | 10:24:01

Lepas dari Impor, Indonesia Timur Bisa Jadi Lumbung Pangan Nasional

JAKARTA - Indonesia perlu segera keluar dari ketergantungan pangan global. Saat ini Indonesia masih banyak mengimpor produk pertanian dan pangan dari negara lain.Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan mengin
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top