Rabu, 9 Oktober 2019 | 09:00:06
Bisnis

Tidak Instan, Inilah Waktu Bagi Miliarder untuk Jadi Kaya Raya

Sebarkan:

Jakarta - Tidak ada yang instan di dunia ini. Urusan harta kekayaan, para miliarder pun butuh waktu untuk mendapatkannya berkat keringat sendiri. Tak jarang mereka harus membakar uang demi bertumbuhnya perusahaan. Ada yang rela tak digaji bahkan sampai dipecat dari kantornya sendiri.

Meskipun tidak mengincar uang, tetap saja para miliarder yang mengembangkan bisnis besar berharap bisa makan dan tidur enak sesuai dengan kerja kerasnya. Mengutip laman Forbes, Selasa (8/10/2019), berikut waktu yang dibutuhkan miliarder untuk bisa mencapai kekayaan yang mereka miliki.

1. Eric Lefkofsky, 2,5 tahun

Mungkin bisa dibilang, Eric merupakan miliarder tercepat yang bisa mengumpulkan uang USD 1 juta dalam kurun waktu 2,5 tahun. Eric adalah co-founder situs diskon terbesar dunia, Groupon.

Selain itu, dia juga mendirikan LightBank, perusahaan investasi yang fokus pada teknologi AS. Dia juga memiliki Tempus, perusahaan teknologi yang membantu pengobatan kanker secara personal. Tidak heran, pundi-pundi kekayaannya pun membuat takjub.

2. Jeff Bezos dan Mark Zuckerberg, 4 tahun

Miliarder Amazon ini mengawali usahanya pada tahun 1994. Meski berawal dari garasi rumah, bisnis e-commerce ini tercatat sukses besar, menjadikan Bezos orang terkaya di dunia.

Selain Amazon, Bezos juga mendirikan Blue Origin, perusahaan kedirgantaraan pesain SpaceX milik Elon Musk. Bezos juga membeli perusahaan media The Washington Post. Dalam 4 tahun berkarier, dirinya berhasil meraup USD 1 juta.

Sama halnya dengan Bezos, bos Microsoft Mark Zuckerberg juga berhasil mencapai kekayaan USD 1 juta selama 4 tahun. Bisnisnya, Facebook, berhasil membawa manfaat bagi orang banyak, dan menghasilkannya pundi-pundi dolar tentunya.

Selain Facebook, kini miliarder ini fokus melakukan kegiatan filantropi di Chan Zuckerberg Initiative.

3. Bill Gates, 12 tahun

Miliarder raksasa teknologi, Bill Gates, membangun Microsoft dan merasakan manisnya kesuksesan berkat perusahaan ini dalam waktu 12 tahun. Waktu yang lama, namun hal itu membuatnya menjadi orang terkaya di dunia ke-2 saat ini. S

elain Microsoft, Gates juga sibuk melakukan kegiatan filantropi.

4. Warren Buffet

Buffet harus menunggu hingga 19 tahun untuk meraih USD 1 juta pertamanya. Dirinya senang berinvestasi sejak SMP dengan membeli 3 lembar saham Cities Service dan 16 hektar lahan dengan tabungannya.

Karena cerdik, dia berhasil menjadi pimpinan utama dan pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway.

5. Henry Ford, 23 tahun

Lebih ekstrem lagi, miliarder di bidang otomotif ini harus menunggu 23 tahun untuk mendapat USD 1 juta sebagai penghasilan pertama. Tapi, penantian itu tidak sia-sia karena saat ini, Ford menjadi salah satu merk mobil perlente di dunia.

6. Ray Dolby, 40 tahun

Ray Dolby harus lebih sabar hampir 16 kali lipat dari Eric Lefkofsky karena dia harus menunggu 40 tahun untuk mendapat USD 1 juta pertamanya! Ray melakukan riset untuk menyempurnakan teknologi audionya, Dolby Laboratories.

Terbukti, kerja kerasnya tidak sia-sia; Ray Dolby menerima 13 Emmy Awards, 10 Piala Oscar dan memiliki 50 hak paten di AS sepanjang hidupnya.

sumber : liputan6.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:52:16

Pelantikan Presiden Harus Sukses, Sebut Para Warga Pinggir Ini

Pinggir - Seruhan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-7, Jokowidodo-Maruf Amin pada Ahad 20 Oktober 2019 harus sukses, aman dan kondusif, lagi-lagi datang dari para warga dan tokoh
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:11:39

Jelang Pelantikan Presiden, Polsek Pinggir Gelar Razia Cipta Kondisi

Pinggir - Upaya wujudkan situasi keamanan dan ketertiban(Kamtibmas) yang aman dan kondusif jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, jajaran Polsek Pinggir gelar Kegiatan Kepolisian rutin yang Ditingkat
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 12:14:38

Masyarakat Minta Bupati Rohul Jangan Perpanjang HGU PT. SAI

ROKAN HULU - Masyarakat Desa Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo, menggelar Musyawarah Rakyat, Menyikapi akan berakhirnya Izin Hak Guna Usaha (HGU) PT. Sawit Asahan Indah (SAI) Per 31 Desember 2019 mendatang.Mus
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 12:14:03

Jelang Pelantikan Presiden, Polsek Bagan Sinembah Patroli Gabungan Dengan TNI

ROKANHILIR - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019 besok, jajaran Polsek Bagan Sinembah bersama Koramil 03/Bgs menggelar patroli gabungan.Kapolsek Bagan Sinemb
 
Berita Lainnya
Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:43:33

Bahas Diskriminasi Sawit dengan Eropa, Indonesia Pakai Pengacara Belgia

Indonesia akan mengajukan pemberitahuan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa (UE) melalui World Trade Organization (WTO) soal kelapa sawit. Konsultasi tersebut membahas penolakan sawit Indonesia oleh UE melalu
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:37:07

Dibuka 25 Oktober, BKN Pastikan Sistem Seleksi CPNS 2019 Siap

 Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin mengumumkan seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada 25 Oktober 2019, yakni lima hari usai pelantikan P
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:29:05

Indonesia Rugi hingga Rp 97 Triliun Akibat Ekspor Pakai kapal Asing

 Jakarta - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brdojonegoro menyebut bahwa kerugian Indonesia akibat aktivitas ekspordan impor menggunakan kapal asing menc
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:19:07

Catat, PNS Wajib Kuasai Teknologi Informasi

Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mensyaratkan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di masa mendatang harus dapat menguasai teknolog
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:11:11

4 Hal yang Dinilai Bikin Daya Saing Ekonomi Indonesia Turun

Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) baru saja merilis 10 negara dengan daya saing terbaik di dunia. Dalam laporan tersebut, Singapura menduduki peringkat pertama, dengan mengungguli di 103 indikator
 
Rabu, 9 Oktober 2019 | 09:22:00

Anak Usaha Adhi Karya Buka Lowongan Kerja untuk 8 Posisi

Jakarta Buruan persiapkan diri terbaik Anda karena salah satu anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi spesialis gedung bertingkat, yakni PT Adhi Persada Gedung (APG) s
 
Rabu, 9 Oktober 2019 | 09:06:28

6 Artis yang Sukses Terjun ke Bisnis

 Jakarta Lekat dengan popularitas sebagai selebriti papan atas, enam artis ini ternyata sukses berbisnis. Rintisan usahanya sangat mengagumkan dan berjalan sampai sekarang. Seperti apa,
 
Rabu, 9 Oktober 2019 | 09:00:06

Tidak Instan, Inilah Waktu Bagi Miliarder untuk Jadi Kaya Raya

Jakarta - Tidak ada yang instan di dunia ini. Urusan harta kekayaan, para miliarder pun butuh waktu untuk mendapatkannya berkat keringat sendiri. Tak jarang mereka harus membakar uang demi bertum
 
Rabu, 9 Oktober 2019 | 07:54:01

8 Penyakit ini Bikin Anggaran BPJS Kesehatan Jebol

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan terus mengalami defisit kesehatan dari tahun ke tahun. Bahkan tahun ini BPJS diprediksi akan mengalami defisit sebesar Rp 9 triliun.Defisit BPJS
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 09:30:37

Rini Minta Garuda dan Sriwijaya Air Dahulukan Kepentingan Konsumen

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menginginkan konflik PT Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air tidak mengorbankan konsumen. Dia meminta dua maskapai itu untuk menjaga kesehatan maskapai pen
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 09:48:19

19 Tahun Biznet Dukung Ekonomi Kreatif di Indonesia

Jakarta -Pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia mendorong perusahaan penyedia layanan telekomunikasi digital dan multimedia, untuk terus mengembangkan teknologi dan inovasi baru.Dengan peningkatan jumlah
 
Senin, 30 September 2019 | 09:17:53

Pembangunan Bendung Pice Besar di Negeri Laskar Pelangi Rampung

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendung Pice Besar di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Manfaat Bendung Pice Bes
 
Sabtu, 28 September 2019 | 14:41:48

Sawit Indonesia Dipastikan Berasal dari Perkebunan Berkelanjutan

Jakarta - Sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) menjadi jaminan bahwa produk yang menggunakan sawit Indonesia seperti CPO berasal dari sumber-sumber yang baik dan berkelanjutan.Peneliti Center
 
Sabtu, 28 September 2019 | 09:41:41

SPBG Banyak Bangkrut, 13.000 Bajaj Kesulitan Mendapatkan Pasokan Gas

Operator bajaj di Jakarta mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan bahan bakar gas (BBG) untuk memenuhi kebutuhan operasional mereka sehari-hari.Sekretaris Koperasi Bajaj Jaya Mandiri, Roby Parulian m
 
Jumat, 27 September 2019 | 10:56:22

Pemerintah Bangun Flyover dan Underpass di 500 Perlintasan Sebidang Jakarta-Surabaya

Pemerintah berencana melakukan sterilisasi terhadap 500 perlintasan jalan dan kereta. Hal ini sebagai dukungan dalam realisasi proyek The Java Northline Upgrading Project yang akan mengembangkan jalur kereta ap
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top