Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:29:00
Eksbis

Dilema Penggunaan Batu Bara Lokal Jadi Andalan Devisa

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - Batu bara di Indonesia masih menjadi salah satu andalan sumber penghasil devisa. Di sisi lain, batu bara juga seharusnya sudah mulai dimanfaatkan untuk modal pembangunan negara.

Demikian diungkapkan Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Ditjen Minerba Kementerian ESDM Sri Raharjo dalam diskusi publik bertema Kebijakan Strategis Tata Kelola Pertambangan di Era kedua Jokowi 2020-2024 di Kuningan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

"Ini dilematis memang. Di dalam UU Energi Nomor 30 Tahun 2007, kemudian turunannya kebijakan energi nasional Peraturan Pemerintah Tahun 74 disebut bahwa batu bara sumber energi nggak boleh atau pelan-pelan atau dia harus diubah jadi modal pembangunan," kata Sri.

Sri menjelaskan, sejatinya saat ini tingkat produksi batu bara di dalam negeri masih sangat kompleks. Di mana, setiap pelaku usaha di sektor tersebut sudah memiliki kajiannya masing-masing terkait produksi dan kebutuhan batu bara.

Sementara, pemerintah sendiri tak bisa begitu saja bisa membatasi atau bahkan memotong tingkat produksi batu bara yang terus mengalami kenaikan tiap tahunnya.

"Karena (nanti) ini (disebut) mengganggu investasi. Dengan alasan bisnis bisa dibenarkan. Kita lihat di tahun-tahun sebelumnya tingkat produksi semakin naik. Ketika kekurangan devisa, tambang andalannya. Tapi saya yakin pemerintah nggak akan terus begitu (mengandalkan batu bara) dalam penghasil devisa," katanya.

Lebih lanjut Sri mengatakan, pemerintah masih punya banyak pekerjaan rumah dalam membenahi aturan di sektor energi dalam negeri. Contohnya, ialah hilirisasi nilai tambah.

"Ini tidak berjalan dengan baik walaupun kita akhir-akhir ini sangat dorong cenderung keras nggak boleh jual ore. Bukan relaksasi tapi sebagai pemanis. Tapi kalau nggak bangun smelter ya enggak bisa ekspor. Perindustrian keluhkan nggak dapat pasokan karena nggak bisa ekspor," katanya.

Selain itu, ialah prioritas energi untuk kebutuhan di dalam negeri. Kebutuhan di dalam negeri harus lebih diutamakan ketimbang ekspor.

"Selanjutnya kepatuhan. Izin rekomendasi dan lainnya kita hapus. Ada yang dihapus, dikurangi, dipersingkat. Itu semua dilakukan untuk menarik pemodal untuk menggeliat. Tapi di sisi lain mereka harus patuh. Misalnya reklamasi tambang harus. Apakah saat ini sudah ideal? Belum. Tapi ini kita sudah lakukan berbagai upaya. Kalau nggak lakukan relaksasi pasca tambang, mereka nggak boleh jual. Itu kita tau," tuturnya.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 13:11:25

Hilux Tabrak Honda dan Pick-up MegaCarry Di Jalinsum Pekanbaru-Duri KM 112

Pinggir - Lagi-lagi kecelakaan lalu-lintas terjadi di seputaran jalan lintas Sumatera Pekanbaru-Duri, Sabtu 24 Agustus 2019. Tepatnya di jalan lintas Pekanbaru-Duri KM 112 Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir.Ka
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 12:24:29

Kijang Super Masuk Jurang Di Jalinsum Pekanbaru-Duri KM 108

Pinggir - Sabtu, 24 Agustus 2019 sekira jam 10.15 Wib, kembali kecelakaan lalu lintas terjadi di seputaran jalan lintas Sumatera. Tepatnya di jalan lintas Pekanbaru-Duri KM 108 Desa Muara Basung Kecamatan Pingg
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:38:32

Danlantamal IV Resmi Tutup Kegiatan Wasrik BPK

TANJUNNGPINANG-Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. secara resmi menutup kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:27:18

Curi Baterai Truck, Pria ini Bonyok Dihajar Massa

ROKANHILIR - DS (29) jalan Lintas Riau - Sumut Km. 39 Kepenghuluan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir ini harus merasakan sakit di sekujur tubuhnya. Pasalnya dia kedapatan mencuri 2 unit baterai Truck dari sebuah
 
Berita Lainnya
Kamis, 22 Agustus 2019 | 19:33:19

Besok, FestivaLand Hadir di Pekanbaru

PEKANBARU - Setelah sukses menyelenggarakan FestivaLand ditiga Kota di Indonesia pada tahun lalu.LAzone.id  dan Bold Xperience yang berkolaborasi dengan PT Dyandra Promosindo hadir di Kota Pekanbaru d
 
Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:34:00

PKM UPP Memanfaatkan Tanah Merah Menjadi Sumber Energi Listrik

ROKAN HULU - Kondisi geografis Indonesia yang luas dan jumlah masyarakat yang tersebar di pelosok Indonesia menyebabkan PLN sebagai penyuplai energi tidak dapat memenuhi semua kebutuhan listrik masyarakat. D
 
Minggu, 18 Agustus 2019 | 08:13:59

5 Tips Sukses dari Orang Terkaya Dunia yang Patut Ditiru

Jika Anda adalah seorang wirausahawan atau pebisnis yang sedang mencari inspirasi, maka mendengarkan tips dari beberapa orang sukses di dunia dapat membuat Anda menjadi lebih optimis dalam menjalankan bisnis ya
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:09:32

PNS Kerja dari Rumah, MenPAN-RB: Sudah Dilakukan Negara Maju

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin memberi penjelasan terkait wacana pegawai negeri sipil (PNS) bisa kerja di rumah. Dia mengatakan, hal tersebut bu
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:01:43

Untung Mana Bisnis Sewa Baju Adat saat 17-an atau Hari Kartini?

JAKARTA - Usaha penyewaan pakaian adat tradisional biasanya kebanjiran pesanan di dua hari besar RI, yakni Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2019, dan juga HUT Kemerdekaan ke-74 RI yang jatuh pada 17
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:46:34

5 Tips Lancar Bayar Cicilan KPR

JAKARTA Bisa memiliki rumah adalah impian semua orang sekaligus investasi di masa depan. Namun, memutuskan untuk membeli rumah adalah suatu keputusan yang sangat besar dan perlu difikirkan matang-matang
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:37:16

Produksi Meningkat, 20 PPL di Rohul Akan Dapat Kendaraan Operasional

ROKAN HULU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) berjanji akan memberikan 20 kendaraan operasional khususnya para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang dinilai berhasil memotivasi petani mening
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:33:31

Hanya PNS Berprestasi yang Boleh Kerja dari Rumah

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka wacana agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS nantinya bisa bekerja dari rumah. Menteri Pendayagunaan Ap
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:04:58

Ditopang UMKM, BRI Salurkan Kredit hingga Rp888 Triliun di Semester I-2019

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan penyaluran kredit mencapai Rp888,32 triliun sepanjang semester I-2019. Mengalami pertumbuhan 11,84% dari penyaluran di semester I-2018 y
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:37:24

B20 Sukses, Saatnya ke B50

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan penerapan biodiesel 20% bisa ditingkatkan menjadi biodiesel 50% pada 2020. "Saya juga ingin agar B20 nanti pada Januari 2020 itu sudah pindah ke B30.
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:34:22

JK Curhat soal Listrik Padam Massal: Di Rumah Panas, AC Nggak Jalan

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara bertajuk The 7th Indonesia Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta hari ini (13/8/2019). Acar
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:29:57

Bicara Listrik, JK: 4 dari 5 Direksi PLN Masuk Penjara, Hati-hati!

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyinggung soal direksi PLN terjerat kasus hukum. Menurut JK, 5 dari 4 direksi PLN masuk penjara.Pernyataan itu disampaikan JK di hadapan para pengusaha panas bu
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:24:46

Direksi BPJS Kesehatan Usul 7 Tunjangan Naik, Sri Mulyani Kabulkan 1

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara terkait adanya kabar mengenai kenaikan tunjangan direksi dan dewan pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).Penjelasan lengkap Menteri Keuang
 
Senin, 12 Agustus 2019 | 16:58:58

Bappenas Nilai Belanja Barang Kementan Produktif, Pacu Ekonomi Tumbuh

JAKARTA - Riset Bappenas terhadap efektivitas belanja kementerian dan lembaga pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi menyebut program Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Kelautan dan Perikanan S
 
Senin, 12 Agustus 2019 | 16:56:28

Lagi! Jokowi Singgung Neraca Dagang Tekor di Rapat Kabinet

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali lagi menyinggung masalah defisit neraca dagang. Pernyataan ini disampaikan saat membuka rapat terbatas (ratas) mengenai evaluasi biodiesel 20% (B20).Lewat p
 
 
 
Terpopuler

2

22 Agu 2019 19:33 | 159 views
Ekbis

Besok, FestivaLand Hadir di Pekanbaru

 
 
 
 
Top