Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 11 Juli 2019 | 16:49:25
Ekonomi

RI Jualan Jamu hingga Obat Gosok ke China Demi Tambal Defisit

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - Indonesia bakal mendorong pelaku usaha dalam negeri untuk membuka pasar di China. Hal itu dalam rangka mengatasi defisit neraca perdagangan dengan negeri tirai bambu. Ada beragam produk yang bakal dioptimalkan untuk masuk pasar Tiongkok tersebut.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Marolop Nainggolan mengatakan, produk-produk kesehatan ringan memiliki potensi yang bagus di China, mulai dari minuman herbal seperti jamu hingga obat gosok.

"Apa saja diminati oleh pasar Tiongkok terutama makanan-minuman, produk kesehatan sangat diminati, katakan yang ringan-ringan, obat gosok, minuman herbal," kata dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Tentu saja itu menjadi hal yang positif. Pasalnya kata dia bahan bakunya mudah didapat di Indonesia. Tentu harusnya tak ada kendala dalam memproduksinya.

Ditambah lagi, dia menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat China terhadap kesehatan terbilang tinggi. Produk-produk kesehatan akan sangat diminati di sana. Faktor-faktor tersebut jadi prospek yang bagus.

"Masyarakat Tiongkok itu lebih memperhatikan kesehatan. Kesehatan tubuh sangat diperlukan oleh konsumen Tiongkok. Saya kira ini bisa jadi salah satu pasar yang cukup besar untuk kita dengan produk-produk itu," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, China akan menggelar pameran China-ASEAN Expo (CAEXPO) di negaranya. Dia mengatakan, pengusaha Indonesia akan turut serta dalam gelaran tersebut guna membuka peluang pasar di sana. Beragam sektor usaha akan mencoba peruntungan.

"Nama perusahaannya belom boleh diberikan, tapi dari berbagai sektor, makanan-minuman, furniture, ada 5 zona, ada fashion dan aksesoris, ada food and beverage, spa dan herbal, hampir semua," tambahnya.

Dia sebelumnya mengatakan, Indonesia bisa melakukan transaksi dagang ke China di atas US$ 18 miliar agar menutup defisit. Itu bakal dikejar di tahun ini.

"Kita memang cukup jauh defisitnya dengan Tiongkok ini, kita harus kejar kalau gap-nya US$ 18 miliar yang harusnya bisa kita kejar, harus dikejar gimana caranya bisa lebih dari US$ 18 miliar didapat dari perdagangan di tahun 2019. Ini upaya kita bersama," paparnya.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:17:44

Lolos, Kevin Marcus Jumpa Hendra Ahsan di Final Indonesia Open

JAKARTA - All Indonesian Final terwujud di nomor ganda putra Indonesia Open 2019, usai kemenangan sang juara bertahan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.Pada laga semifinal Kevin/Marcus berhadapan
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:11:41

PWI Riau Gelar Orientasi dan Ujian Masuk Calon Anggota Tahun 2019

PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menggelar Orientasi dan Ujian Masuk calon anggota baru tahun 2019, Sabtu (20/07/2019).Pada kegiatan yang di ikuti 110 peserta yang terdiri dari warta
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:56:44

Manfaat Jitu Minyak Almond untuk Kulit

JAKARTA  Almond dikenal dengan banyak manfaat baiknya, baik untuk kesehatan, maupun kecantikan. Menurut para dokter, almond dapat menyehatkan jantung, sarat dengan lemak tak jenuh tunggal, dan antiok
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:47:07

3 Langkah Mendapatkan Kulit Wajah Cerah Merona

JAKARTA - Meliliki wajah cerah merona bak perempuan Korea menjadi tren kecantikan saat ini. Kulit merona membuat penampilan terlihat lebih segar dan natural. Untuk mendapatkan tampilan ini, kamu tida
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:28:50

Saldo Nasabah Berkurang Drastis, Bank Mandiri Minta Maaf

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meminta maaf kepada para nasabahnya yang saldo di rekeningnya berubah drastis. Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak peme
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:20:41

Sistem Bank Mandiri Eror, Begini Reaksi BI

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk segera diatasi dan perseroan perlu memberikan informasi secepat mungkin kepada nasabah meng
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:07:09

BI Perintahkan Bank Mandiri Perkuat Sistem IT

MEDAN - Bank Indonesia (BI) mengimbau Bank Mandiri bisa memperkuat ketahanan sistem IT. Hal tersebut supaya tidak gangguan ketika proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem dilakukan. "Kalau pe
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:32:43

RI Tawarkan Proyek Rp 1.200 Triliun Ke Uni Emirat Arab

JAKARTA - Pemerintah akan menawarkan daftar investasi proyek senilai US$ 91 miliar atau Rp 1.274 triliun (kurs Rp 14.000) ke Uni Emirat Arab (UEA). Luhut bilang, nilai investasi US$ 91 miliar ini merupaka
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:27:31

Soal Imbauan RUPSLB BUMN, Bos BTN: Kebetulan Dirkeu Kita Kosong

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN)Maryono angkat bicara perihal imbauan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:18:39

Ini Dia Kategori Pengangguran Dapat Gaji dari Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan insentif berupa uang kepada para masyarakat usia produktif yang belum memiliki pekerjaan alias pengangguran. Caranya adalah lewat program Kartu Pra-
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:15:06

Harga Jeruk Diprediksi Tak Jatuh Meski Panen Sepanjang Tahun

Kota Batu - Panen jeruk sepanjang tahun bakal terpenuhi dengan teknologi Bujangseta. Petani diminta tak khawatir akan harga jeruk dengan stok yang melimpah. Karena dihitung, dengan ongkos produksi lebih m
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:31:52

Resmi! Duet PP-WIKA Garap Tol Semarang-Demak Rp 15 T

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai Pemenang Pelelan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:30:51

Resmi! Duet PP-WIKA Garap Tol Semarang-Demak Rp 15 T

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai Pemenang Pelelan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:16:13

Wajib Tahu! Buat yang Mau Bisnis Mainan Anak di Bawah 2 Tahun

JAKARTA - Pameran mainan mancanegara di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran memamerkan sejumlah perusahaan mainan untuk anak di bawah umur 2 tahun. Mainannya beragam dengan harga yang cukup murah.Cont
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:14:02

Meningkat 4,31%, Penjualan Listrik PLN Ditopang Pelanggan Industri

JAKARTA PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Realisasi penjualan listrik pada semester I-2019 mencapai 117,32 Terawatt hours (TWh) atau naik 4,31% di
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:50:27

Ekspor Automotif Indonesia Kalah dari Thailand, Wapres JK: Kita Terlambat

TANGERANG - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyebut ekspor industri automotif Indonesia masih kalah dengan Thailand. Meskipun diakui, jika industri automotif Indonesia pertumbuhannya begitu cepat dan
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:29:00

Dilema Penggunaan Batu Bara Lokal Jadi Andalan Devisa

JAKARTA - Batu bara di Indonesia masih menjadi salah satu andalan sumber penghasil devisa. Di sisi lain, batu bara juga seharusnya sudah mulai dimanfaatkan untuk modal pembangunan negara.Demikian diungkap
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:25:51

Stok Garam Menipis, Pengusaha Ajukan Impor 250 Ribu Ton

JAKARTA - Pengusaha makanan dan minuman (mamin) terancam sulit mendapatkan bahan baku garam. Stok yang ada hanya bisa menunjang kurang dari 1 bulan saja.Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indone
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:05:57

Kepala Bappenas Pamer Pembangunan dan Ekonomi RI di Kantor PBB

JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro berbagi pengalaman dan cerita soal pembangunan Indonesia di kantor pusat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.Bambang ha
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top