Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 26 Juni 2019 | 16:52:19
Ekonomi

Pindah Ibu Kota: APBN Buat Bangun Istana, BUMN Bikin Jalan

Sebarkan:
Antara
Jokowi Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru
JAKARTA - Pembangunan ibu kota baru bakal melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN) hingga swasta. Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro memaparkan peran masing-masing pihak.

Nantinya penyediaan infrastruktur pelayanan dasar akan lebih banyak mengandalkan APBN. Itu dia sampaikan dalam Dialog Nasional II Pemindahan Ibu Kota Negara.

"APBN pasti akan ada, lebih banyak untuk infrastruktur pelayanan dasar, membangun istana tentunya (istana) kepresidenan, bangunan strategis untuk TNI/Polri, perumahan dinas baik untuk ASN maupun TNI, pengadaan lahan dan ruang terbuka hijau," di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Berikutnya adalah pembangunan infrastruktur di sektor transportasi yang bakal lebih banyak mengandalkan peran dari BUMN.

"BUMN akan kita dorong untuk meningkatkan infrastruktur, bandara, pelabuhan maupun jalan," sebutnya.

Sisanya akan lebih banyak menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), mulai dari gedung-gedung perkantoran, listrik, air bersih, sarana pendidikan dan kesehatan, serta hotel, restoran dan pusat perbelanjaan.

"Akan kita dorong lebih banyak adalah kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU," terangnya.

"Jadi intinya semua pihak akan dilibatkan sehingga APBN tidak menanggung ini sendirian, tidak menanggung beban sendirian. Dan kami coba pilah ya dari (kebutuhan dana) Rp 446 triliun," tambahnya.

Pertumbuhan Ekonomi Naik 0,1%

Pemindahan ibu kota negara diyakini bakal berimbas positif terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan hitung-hitungan Kementerian PPN/Bappenas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,1%.

"Nah kami melakukan perhitungan dampak pemindahan ibu kota baru terhadap perekonomian nasional akan menambah riil GDP nasional 0,1%," kata Bambang.

Dia mencontohkan, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5% maka dengan pemindahan ibu kota akan membuat pertumbuhan ekonomi menjadi 5,1%. Menurutnya pertumbuhan ekonomi yang naik 0,1% ini tidak bisa dianggap sepele atau kecil. Dengan PDB nasional Rp 15.000 triliun, pertumbuhan ekonomi 0,1% sama dengan Rp 15 triliun.

"Ini tidak bisa dikatakan kecil, jelas bukan angka yang kecil karena PDB kita hari ini yang sekitar Rp 15.000 triliun. Jadi 0,1% itu dampak langsungnya mungkin Rp 15 triliun dari pemindahan ibu kota," jelasnya.

Selain itu, Bambang mengatakan pemindahan ibu kota tak akan membuat pertumbuhan ekonomi di wilayah lain terdampak negatif.

"Kalau kita pindahkan ibu kota ini ke luar Pulau Jawa tidak akan menyebabkan kontraksi ekonomi atau pengurangan kegiatan ekonomi di wilayah lain apabila lokasi alternatif ibu kota memiliki sumber memadai dan keterkaitan aktivitas ekonomi yang positif di wilayah tersebut," tambahnya.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 Juli 2019 | 07:47:35

Diikuti 49 Mahasiswa Baru, Akbid Husada Gemilang Mulai Kegiatan Moka

TEMBILAHAN - Akademi Kebidanan (Akbid) Husada gemilang membuka kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOKA) di Kampus Akbid Jalan Pendidikan Tembilahan. Senin (22/07/2019). Dalam pembukaan kegiatan yang akan b
Senin, 22 Juli 2019 | 19:36:48

H. Alfedri Lantik 7 Pj Penghulu didua Kecamatan di Kab. Siak

SIAK - Bupati Siak Alfedri melantik 7 Pejabat (Pj) Penghulu Kampung di dua Kecamatan, yaitu kecamatan Kerinci Kanan dan Lubuk dalam. Pelantikan dilakukan di aula Kantor Camat Kerinci Kanan, Senin Siang (22/7/19
Senin, 22 Juli 2019 | 19:34:00

Lepas JCH Siak Menuju Embarkasi Haji Antara, Alfedri Doakan Semoga Menjadi Haji Mabrur

SIAK - Bupati Siak Alfedri melepas Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Siak, yang diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru dari halaman Asrama Haji Kabupaten Siak, Senin pagi (22/7/19).Sebanyak 213
Senin, 22 Juli 2019 | 19:20:10

Raih Akreditasi Paripurna, Bupati Alfedri Minta RSUD Tengku Rafian Tingkatkan Kualitas Pelayanan

SIAK - Pasca diraihnya sertifikat akreditasi paripurna bintang lima, RSUD Tengku Rafian Siak saat ini dalam hal sertifikasi telah dinyatakan setara dengan sejumlah rumah sakit ternama lainnya di Indonesia seper
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Juli 2019 | 10:55:56

Tangani Gelembung Gas di Blok ONWJ, Pertamina Gandeng Perusahaan AS

JAKARTA - Pertamina terus melakukan upaya maksimal dalam penanganan dampak pasca munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). S
 
Senin, 22 Juli 2019 | 10:48:22

Bantah Dibilang Ngutang Buat Bayar Gaji, PT Pos: Untuk Modal Kerja

JAKARTA - PT Pos Indonesia menjelaskan mengenai pinjaman bank yang dilakukan perseroan. Sebelumnya, santer kabar di medsos mengenai teguran anggota Komisi IX DPR bahwa Pos Indonesia meminjam uang untuk me
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:28:50

Saldo Nasabah Berkurang Drastis, Bank Mandiri Minta Maaf

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meminta maaf kepada para nasabahnya yang saldo di rekeningnya berubah drastis. Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak peme
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:20:41

Sistem Bank Mandiri Eror, Begini Reaksi BI

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk segera diatasi dan perseroan perlu memberikan informasi secepat mungkin kepada nasabah meng
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:07:09

BI Perintahkan Bank Mandiri Perkuat Sistem IT

MEDAN - Bank Indonesia (BI) mengimbau Bank Mandiri bisa memperkuat ketahanan sistem IT. Hal tersebut supaya tidak gangguan ketika proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem dilakukan. "Kalau pe
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:32:43

RI Tawarkan Proyek Rp 1.200 Triliun Ke Uni Emirat Arab

JAKARTA - Pemerintah akan menawarkan daftar investasi proyek senilai US$ 91 miliar atau Rp 1.274 triliun (kurs Rp 14.000) ke Uni Emirat Arab (UEA). Luhut bilang, nilai investasi US$ 91 miliar ini merupaka
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:27:31

Soal Imbauan RUPSLB BUMN, Bos BTN: Kebetulan Dirkeu Kita Kosong

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN)Maryono angkat bicara perihal imbauan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:18:39

Ini Dia Kategori Pengangguran Dapat Gaji dari Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan insentif berupa uang kepada para masyarakat usia produktif yang belum memiliki pekerjaan alias pengangguran. Caranya adalah lewat program Kartu Pra-
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:15:06

Harga Jeruk Diprediksi Tak Jatuh Meski Panen Sepanjang Tahun

Kota Batu - Panen jeruk sepanjang tahun bakal terpenuhi dengan teknologi Bujangseta. Petani diminta tak khawatir akan harga jeruk dengan stok yang melimpah. Karena dihitung, dengan ongkos produksi lebih m
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:31:52

Resmi! Duet PP-WIKA Garap Tol Semarang-Demak Rp 15 T

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai Pemenang Pelelan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:30:51

Resmi! Duet PP-WIKA Garap Tol Semarang-Demak Rp 15 T

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai Pemenang Pelelan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:16:13

Wajib Tahu! Buat yang Mau Bisnis Mainan Anak di Bawah 2 Tahun

JAKARTA - Pameran mainan mancanegara di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran memamerkan sejumlah perusahaan mainan untuk anak di bawah umur 2 tahun. Mainannya beragam dengan harga yang cukup murah.Cont
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:14:02

Meningkat 4,31%, Penjualan Listrik PLN Ditopang Pelanggan Industri

JAKARTA PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Realisasi penjualan listrik pada semester I-2019 mencapai 117,32 Terawatt hours (TWh) atau naik 4,31% di
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:50:27

Ekspor Automotif Indonesia Kalah dari Thailand, Wapres JK: Kita Terlambat

TANGERANG - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menyebut ekspor industri automotif Indonesia masih kalah dengan Thailand. Meskipun diakui, jika industri automotif Indonesia pertumbuhannya begitu cepat dan
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:29:00

Dilema Penggunaan Batu Bara Lokal Jadi Andalan Devisa

JAKARTA - Batu bara di Indonesia masih menjadi salah satu andalan sumber penghasil devisa. Di sisi lain, batu bara juga seharusnya sudah mulai dimanfaatkan untuk modal pembangunan negara.Demikian diungkap
 
 
 
Terpopuler

1

20 Jul 2019 14:28 | 193 views
Ekonomi

Saldo Nasabah Berkurang Drastis, Bank Mandiri Minta Maaf

2

18 Jul 2019 11:25 | 144 views
Ekonomi

Stok Garam Menipis, Pengusaha Ajukan Impor 250 Ribu Ton

3

18 Jul 2019 11:29 | 136 views
Eksbis

Dilema Penggunaan Batu Bara Lokal Jadi Andalan Devisa

5

16 Jul 2019 15:43 | 121 views
Ekonomi

Harga Garam Anjlok, Petani Desak Pemerintah Turun Tangan

 
 
 
 
Top