Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 20 Mei 2019 | 10:12:33
Ekonomi

Pengurus Besar IPOMI Kirim Surat Terbuka ke Jokowi soal Transportasi Bus

Sebarkan:
okezone.com
Jalan tol

JAKARTA Pengurus Besar Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) mengirimkan surat terbuka untuk Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam surat terbuka tersebut, pengurus IPOMI menyoroti soal penerapan satu arah di beberapa tol saat mudik Lebaran.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan menerapkan sistem satu arah (one way) dengan jarak tempuh sangat panjang tepatnya mulai ruas tol Cikarang hingga Brebes Barat pada arus mudik dan balik nanti. Skenario one way dipilih karena dinilai lebih efektif untuk mengantisipasi kemacetan parah.

Rencana ini tengah dimatangkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama jajaran terkait. Selain one way, skenario lain yang disiapkan untuk mengurai kemacetan arus mudik adalah dengan sistem ganjil genap. Namun melihat kondisi lapangan, besar kemungkinan model one way akan lebih dipilih lantaran lebih efektif baik dari kebutuhan personel maupun sarana infrastruktur.

Jika berjalan efektif, sistem one way juga akan diberlakukan saat arus balik Lebaran pada 8-9 Juni mendatang. Soal jam penerapan rencananya bersifat situasional tergantung kepadatan lalu lintas. Kendati demikian, sejumlah kalangan meminta pemerintah tidak gegabah menerapkan rencana ini. Pemerintah diminta juga memperhatikan hak pengguna jalan tol dari arah berlawanan.

Berikut adalah surat terbuka yang disampaikan IPOMI:

"Pak Presiden yang terhormat, kami sangat berterima kasih untuk upaya pemerintah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, wabil khusus jalan tol. Adanya Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera sangat membantu kami mencapai waktu tempuh yang belum pernah kami rasakan sebelumnya.

Biaya yang timbul dengan adanya tarif tol, masih bersahabat dengan kami berkat efisiensi yang kami rasakan. Pelanggan kami juga senang, sedikit demi sedikit kepercayaan masyarakat akan moda transportasi bus mulai terasa. Okupansi kami juga mulai dirasakan naik sedikit demi sedikit, dan optimisme kami dalam berwira usaha kembali berkobar di dalam hati.

Selama hampir 20 tahun terakhir, perusahaan-perusahaan bus yang ada dan bertahan, beberapa kali jatuh bangun dan dibayang-bayangi keputusasaan. Sebagai pengusaha tentu Bapak Joko Widodo bisa memahami.

Infrastruktur jalan yang baik menjadi oase bagi kami. Beberapa anggota Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, yang merupakan generasi penerus pengusaha bus mulai menata lagi pelayanan transportasi bus terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Musim mudik Idul Fitri tahun 2019 menjadi awal yang baik bagi kami untuk memulainya. Beberapa anggota IPOMI sudah mulai mempersiapkan kehadiran bus-bus yang cocok dengan operasional di jalan tol sejak hampir delapan tahun lalu. Dua tahun terakhir semangat itu bertambah lagi dengan mulai tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa. Tiga anggota IPOMI mengoperasikan bus tingkat, beberapa lainnya mengoperasikan bus bertenaga besar, dengan investasi per unit rata-rata di atas Rp2 miliar.

Namun sayang, di tengah semangat kami ini, kebijakan pemerintah terkait teknis pengaturan lalu-lintas tidak berpihak ke angkutan umum. Puncak arus mudik yang diperkirakan dimulai pekan depan, sangat tidak menguntungkan, bukan hanya di sisi angkutan umum tetapi juga pengguna angkutan umum seperti pelanggan bus yang setiap tahun mudik dengan transportasi bus.

Kebijakan satu arah selama 24 jam selama 30 Mei, 1-2 Juni akan berdampak terlambatnya armada bus dan angkutan umum lainnya masuk ke Jakarta dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mari kita hitung bersama, jika satu kendaraan dinaiki tujuh orang dan selama satu hari puncak arus mudik Jalan Tol Trans Jawa dilalui 150 ribu kendaraan, selama tiga hari diberlakukan diperkirakan ada 450 ribu kendaraan artinya ada 3,1-3,2 juta orang yang mudik. Jika kita bandingkan dengan bus, yang berisi 30-40 penumpang, maka 3,2 juta orang itu bisa diangkut 106 ribu bus dengan asumsi 30 tempat duduk dalam satu bus. Jika dihitung satu bus dengan 40 tempat duduk maka hanya ada 80 ribu bus. Tidak ada kemacetan.

Kini, kami bertanya kepada Bapak Joko Widodo yang tercinta, bukankah Bapak ingin efisiensi untuk mengurangi beban konsumsi bahan bakar? Bukankah Bapak juga yang menjadikan Tol Trans Jawa sebagai simbol konektivitas? Apakah yang dimaksud dengan konektivitas ini artinya masyarakat bisa berbondong-bondong melalui Jalan Tol Trans Jawa?

Melalui surat ini, kami memohon kepada Bapak Presiden yang terhormat agar situasi dan kondisi yang nyaman untuk moda transportasi darat bisa diciptakan. Kami akan mendukung semua yang diperlukan. Mengapa? Kami iri dengan pesawat yang Bandara nya dikelola PT. Angkasa Pura, Pelabuhan yang dikelola PT. Pelindo dan PT. ASDP, serta Stasiun yang selalu dijaga kenyamanan oleh PT. KA. Kami di Terminal hanya dikelola oleh Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan yang tentunya secara service jauh berbeda dengan service yang diberikan oleh pengelola berbadan hukum.

Demikian harapan ini kami sampaikan kepada Bapak yang memimpin negeri ini. Sebagai anak, kami pengusaha bus tentunya hanya memohon kebijakan pemerintah sebagai Bapak agar pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih baik."


Sumber: okezone.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 Juni 2019 | 14:03:01

Rusnah : Terima Kasih Pak Polisi, Sekarang Saya Punya Kursi Roda

Rusnah : Terima Kasih Pak Polisi, Sekarang Saya Punya Kursi Roda Dumai - Raut wajah Rusnah (61) tampak sumringah tatkala disambangi oleh tim Bakti Sosial (Baksos) Polres Dumai dalam rangka menyambut HUT Bhay
Rabu, 19 Juni 2019 | 14:00:14

Selain Iran, Kontestan Semifinal Piala Asia Futsal U-20 Alami Peningkatan Prestasi

TABRIZ Semifinal Piala Asia Futsal U-20 2019 akan dilangungkan di Shahid Poursharifi Arena, Kamis 20 Juni 2019. Sebanyak empat tim yang mentas di babak tersebut adalah tuan rumah Iran, Afghanistan, Indo
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54:22

Sekcam Rimba Melintang Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke 73

ROKANHILIR - Sekretaris Camat (Sekcam) Rimba Melintang, H Abdurrahman SP.dum mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 73.Ia berharap, diusia yang ke 73 ini, Polri semakin jaya lagi. Kejayaan yang dih
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54:04

BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ada sejumlah saksinya yang mendapat ancaman berkaitan dengan perannya sebagai saksi dalam sidang gugatan Pilpres. Ancaman
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Juni 2019 | 15:22:58

Sri Mulyani Minta Tambahan Anggaran untuk Gaji PNS Baru

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan kenaikan pagu indikatif di luar Badan Layanan Umum (BLU) dari Rp 31,433 triliun di 2019 jadi Rp 35,648 triliun di 2020 atau naik Rp 4,215 trili
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 15:13:47

Ibu Kota RI Mulai Pindah ke Kalimantan Tahun 2024

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro memastikan bahwa pemindahan ibu kota negara yang baru ke luar Pulau Jawa dimulai tahun 2024. Hal itu menyusul su
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:56:24

Kalimantan Timur Punya Peluang Besar Jadi Ibu Kota Baru RI

JAKARTA - Pemerintah lewat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebut pemindahan ibu kota negara yang baru sudah hampir pasti jadi ke Kalimantan. Sampai saat ini, ada dua provinsi
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:52:31

Peresmian Tol Dekat Pilpres Disebut Curang, TKN: Memang Sudah Selesai

JAKARTA - Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyinggung soal peresmian jalan tol saat memaparkan bukti kecurangan pilpres di sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Badan Pemenangan Nasional (BPN),
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:48:19

PNS Riau Diminta Transit ke Luar Negeri Sebelum ke Jakarta

PEKANBARU - Harga tiket penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta dinilai terlalu mahal yang melebihi pagu anggaran ASN di Pemprov Riau. Karenanya Gubernur Riau akan mengusulkan penerbangan ke Jakarta terlebi
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:43:14

Gaji PNS Naik Disebut Kecurangan Pilpres, TKN: ASN Banyak Pilih 02

JAKARTA - Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno dalam sidang perdana di Mahkamah Konstitusi Jumat lalu, (14/6) menyinggung kenaikan gaji PNS sebagai langkah kecurangan yang dilakukan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:44:54

12 Orang Tewas, Begini Sejarah Pembangunan Tol Cipali

JAKARTA - Kecelakaan kembali terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Kali ini tak tanggung-tanggung, 12 nyawa melayang sekaligus setelah terjadi kecelakaan beruntun di KM 151 Tol Cipali arah Jakarta."Ada
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:00:53

Ditargetkan Rampung Akhir Tahun, Pembangunan Waduk Muara Capai 80%

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pembangunan Waduk Muara, di Nusa Dua, Denpasar, Bali akan diselesaikan akhir tahun. Nantinya di sekeliling waduk ini akan dilengkapi dengan kawasan wisat
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 14:56:25

Saat Susi Disindir karena RI Masih Impor Ikan Asin

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti beradu pendapat dengan seorang ustaz di Twitter, yakni ustaz Tengku Zulkarnain. Susi, menanggapi Tengku Zulkarnain yang mengetweet Indonesia
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 14:50:33

Tim Prabowo Minta Pilpres Ulang, Ekonomi RI Bakal Terguncang

JAKARTA - Pada sidang perdana gugatan Pilpres kemarin, Tim Hukum Prabowo-Sandiaga yang diketuai oleh Bambang Widjojanto (BW) membacakan beberapa tuntutan. Salah satunya adalah pemungutan suara ulang secara
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 14:39:46

Pekerjaan Peningkatan Layanan, Ini Wilayah Inhu Masuk Jadwal Pemadaman Semantara

INHU - PT PLN (persero) UP3 Renga melakukan peningkatan pelayanan kepada konsumen di Kabupaten Indragiri Hulu (inhu), listrik yang di akhiri PLN di sejumlah wilayah Inhu dilakukan pemasangan demi memperba
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 11:03:30

Intip Peluang Usaha Minuman Teh yang Menjanjikan

JAKARTA Usaha minuman teh masih dianggap bisnis yang menjanjikan karena masih banyak yang menggemari teh. Mulai dari yang tua sampai yang muda, teh tidak hanya sekedar minuman yang disajikan kepada tamu
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 10:38:00

Investor Asing Mulai Percaya dengan Stabilitas Politik RI

JAKARTA - Sidang perdana sengketa pilpres digelar hari ini di Mahkamah Konstitusi. Kegiatan ini dikhawatirkan menimbulkan kericuhan seperti 21-22 Mei lalu dan mengganggu kondisi pasar keuangan Indonesia.K
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 10:37:40

Investor Asing Mulai Percaya dengan Stabilitas Politik RI

JAKARTA - Sidang perdana sengketa pilpres digelar hari ini di Mahkamah Konstitusi. Kegiatan ini dikhawatirkan menimbulkan kericuhan seperti 21-22 Mei lalu dan mengganggu kondisi pasar keuangan Indonesia.K
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 14:56:36

Menang Banyak, 1 Juli PNS Dapat Gaji Dua Kali

JAKARTA- Kabar gembira datang untuk para aparatur sipil negara (ASN) alias PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri. Pasalnya, pada tanggal 1 Juli 2019 mereka akan
 
 
 
Terpopuler

2

12 Jun 2019 16:38 | 280 views
Ekonomi

Temui Pengusaha Nasional, Jokowi Berikan 3 Permintaan

3

12 Jun 2019 16:49 | 253 views
Ekonomi

Hasil Kebun RI Mau Dibarter Sukhoi, Jadi Nggak Sih?

5

12 Jun 2019 16:44 | 213 views
Ekonomi

Menhub Minta Anggaran Tahun 2020 Rp 41,75 T

 
 
 
 
Top