Iklan Sosial
 
Rabu, 7 November 2018 | 15:48:38
Ekonomi

Indonesia Penerbit Sukuk Negara Terbesar Dunia, Penjualannya Tembus USD16,15 Miliar

Sebarkan:
okezone.com

JAKARTA - Tanpa banyak disadari masyarakat dalam negeri, konsistensi penerbitan Sukuk Negara di pasar internasional selama satu dekade telah menempatkan Indonesia sebagai negara terbesar yang menerbitkan sukuk di pasar internasional.

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman mencatat selama sepuluh tahun, total penerbitan Sukuk Negara di pasar internasional telah mencapai USD16,15 miliar. Selain itu, pada Maret 2018, Indonesia juga menjadi negara pertama yang menerbitkan Sovereign Green Sukuk di dunia senilai USD 1,25 miliar.

"Selain merefleksikan kontribusi Indonesia dalam mengembangkan pasar keuangan syariah internasional, hal ini juga membuktikan semakin pentingnya peran dan kiprah Indonesia di kancah keuangan syariah global." ujar Luky Alfirman, Rabu (7/11/2018).

Sukuk Negara yang diterbitkan Pemerintah Indonesia tersebut telah mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari berbagai pihak, ditandai dengan diraihnya 29 penghargaan bertaraf internasional dari berbagai lembaga.

Yang terbaru, lanjutnya, Sukuk Negara berhasil memperoleh penghargaan "Asia Pacific Green/SRI Bond Deal of the Year" dari Global Capital/Euromoney pada September 2018. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Indonesia menerbitkan Sukuk Negara di pasar keuangan internasional untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan (Green Sukuk) senilai USD 1,25 miliar pada bulan Maret 2018.

Dalam acara bertajuk "Satu Dasawarsa Sukuk Negara untuk Kemaslahatan Bangsa" di Gedung Dhanapala, Jakarta yang dihadiri oleh Menteri Keuangan, pimpinan lembaga keuangan, pelaku pasar keuangan syariah, dan kalangan akademisi terungkap besarnya peran Sukuk Negara terhadap pembiayaan APBN.

Hal ini terlihat pada peningkatan jumlah penerbitan dan kontribusi Sukuk Negara terhadap pembiayaan APBN, dengan rata-rata sekitar 30 persen dari total pembiayaan Surat Berharga Negara (SBN) setiap tahunnya.

"Total akumulasi penerbitan Sukuk Negara hingga bulan Oktober 2018 telah mencapai lebih dari Rp 950 triliun dengan outstanding per 25 Oktober 2018 sebesar Rp 657 triliun," tuturnya.

Di samping itu, Sukuk Negara juga berkontribusi signifikan terhadap pembiayaan proyek infrastruktur di tanah air. Sejak tahun 2013, telah dikembangkan Sukuk Negara untuk pembiayaan proyek, yaitu Project Financing Sukuk (Sukuk Proyek). Dalam kurun waktu 2013-2018, total alokasi Sukuk Proyek telah mencapai Rp 62,4 triliun yang digunakan untuk membiayai proyek yang tersebar di 34 provinsi.

Proyek yang dibiayai melalui Sukuk Proyek mencakup pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan jalur kereta api, pembangunan proyek sumber daya air seperti bendungan, irigasi, penyediaan dan pengelolaan air tanah.

Sukuk Negara juga berperan untuk pembangunan dan pengembangan gedung perkuliahan, pengembangan dan revitalisasi asrama haji, pembangunan dan rehabilitasi Kantor Urusan Agama dan Manasik Haji, pembangunan dan pengembangan madrasah, serta pembangunan dan pengembangan laboratorium. Sukuk Negara juga dialokasikan untuk pembangunan tiga Taman Nasional yakni Baluran, Gunung Gede Pangrango, Aketajawe-Lolobata atau Halmahera.

"Ke depan, Pemerintah akan terus berupaya mendorong dan meningkatkan peran instrumen keuangan syariah ini sebagai bagian dari creative dan innovative financing dalam pembiayaan APBN" pungkasnya.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 16:35:22

Rupiah Tertekan Dolar AS, Pengusaha: Jangan Nyalahin Global Melulu!

Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan semakin menguat setelah beberapa pekan lalu mata uang Paman Sam sempat tembus Rp 15.700. Pagi ini penguatan rupiah terhadap dola
 
Jumat, 16 November 2018 | 16:20:50

Utang Rp 1.901 Triliun Dipegang Asing, Bahaya Buat RI?

Jakarta - Jumlah total utang pemerintah kembali bertambah di Oktober 2018 menjadi Rp 4.478,57 triliun, atau naik 1,4% dibandingkan September kemarin yang sebesar Rp 4.416,37 triliun.Menurut Direktur Eksek
 
Jumat, 16 November 2018 | 16:16:29

Jokowi: Ada Semangat Avengers di Kapsul Waktu Papua

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Papua. Jokowi menyebut bahwa Monumen Kapsul Waktu ini memiliki bentuk yang mirip dengan markas Avengers."Saya j
 
Jumat, 16 November 2018 | 16:06:27

Pengusaha ke Pemerintah: Jangan Buat Kebijakan Populis Melulu

Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan perlu usaha bersama-sama antara pemerintah, otoritas dan pengusaha dalam menjaga rupiah demi ketahanan ekonomi dala
 
Jumat, 16 November 2018 | 11:15:06

China Masih Jadi Tujuan Ekspor Utama bagi Indonesia

JAKARTA - Badan Pusat Statistis (BPS) mencatat pada Oktober 2018 laju ekspor Indonesia sebesar USD15,80 miliar. Realisasi ini mengalami kenaikan 5,87% dari September 2018 yang sebesar USD14,83 miliar.
 
Jumat, 16 November 2018 | 11:06:41

Mentan Amran Raih Penghargaan Penjaga Ketahanan Pangan Nasional

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman raih penghargaan Penjaga Ketahanan Pangan Nasional dalam ajang "Indonesia Award 2018" di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta, Kamis (15/11/2018). Pen
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:25:19

Impor Terbesar RI dari Jepang, Nilainya USD446 Juta

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laju impor pada bulan Oktober 2018 sebesar USD17,62 miliar. Melonjak 20,60% dari posisi September 2018 sebesar USD14,60 miliar. Bila dibandingkan dengan realisas
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:22:32

Neraca Dagang RI Tekor Gara-gara Impor Migas

Jakarta - Neraca dagang RI Januari hingga Oktober tercatat defisit US$ 5,51 miliar. Setelah surplus di September, neraca dagang RI kembali defisit US$ 1,82 miliar.Menurut Kepala BPS Suhariyanto, tekornya neraca
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:18:21

Sri Mulyani Sanjung Perbankan RI Bisa Tahan Hadapi Krisis

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada perbankan nasional. Pasalnya 20 tahun sejak krisis tahun 1998 lalu, perbankan mampu melewatinya dengan baik. Menu
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:13:37

Tunggu Perpres, Fast Charging Disiapkan untuk Mobil Listrik

JAKARTA ?PT PLN (Persero) masih menunggu penerbitan peraturan presiden (perpres) sebagai payung hukum kebijakan pengembangan kendaraan listrik nasional. Rencananya perpres tersebut diterbitkan tahun ini. "Ka
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:11:35

Jonan Janji Aturan Listrik Atap bakal Dirilis Bulan Ini

Jakarta - Aturan jual beli listrik yang dihasilkan dari panel surya (solar panel) keluar bulan ini. Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.Semua pelanggan PLN sel
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:07:03

Ujian CPNS 2018, Formasi Dosen Banyak yang Tak Lulus

JAKARTA - Angka kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokr
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:04:08

Masih Banyak Pelaku IKM yang Belum Paham Faktor Promosi Produk Kerajinan

TANGERANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan pemberdayaan agar pelaku usaha kerajinan bisa menembus pasar global dengan produk-produk khas wilayah Tangsel. "Dari potensi kerajina
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:44:57

Kasus Jual-Beli Online Gambar Hardisk, Ahli Hukum: Ada Unsur Menipu

Jakarta - Jual-beli online 'gambar hard disk' bikin heboh netizen. Pembeli merasa tertipu karena barang yang dibeli hanyalah gambar hardisk bukan bentuk fisik. Lantas bagaimana hukumny
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:46:16

Kaji Ulang Aturan Maskapai Berbiaya Murah, Menhub Soroti Standar Keselamatan

JAKARTA - Pemerintah akan mengevaluasi penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier (LCC) yang diterapkan sejumlah maskapai Tanah Air selama ini, termasuk tarif yang dikenakan. Upaya ini diambil untuk m
 
 
 
Terpopuler

2

10 Nov 2018 10:02 | 336 views
Ekonomi
Tingkat Pengangguran Era Presiden Jokowi

3

10 Nov 2018 11:37 | 289 views
Ekonomi
Mengurai Benang Kusut Keputusan Impor Jagung 100.000 Ton

4

13 Nov 2018 11:36 | 220 views
Ekonomi
Setelah SKD, Peserta CPNS Harus Lewati Tes Ini
 
 
 
 
 
 
Top