Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 3 November 2018 | 14:59:25
Ekonomi

Sri Mulyani: Dana Kelurahan Disalurkan lewat DAU

Sebarkan:
Okezone.com
OGOR ? Dana kelurahan dipastikan disalurkan melalui mekanisme dana alokasi umum (DAU) pada tahun depan. Mekanisme ini berbeda dengan dana desa yang langsung disalurkan kepada desa-desa tanpa melalui DAU. Pemerintah dipastikan akan mengucurkan dana kelurahan sebesar Rp3 triliun untuk kurang lebih 8.122 kelurahan di Indonesia.

"Hari ini (kemarin) kami menyampaikan dalam sidang kabinet ke pada bapak presiden dan menteri mengenai ke putusan dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) 2019 yang mengalokasikan dana untuk kelurahan Rp3 triliun. Dan untuk mekanisme penyalurannya kepada kelurahan adalah melalui DAU," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Istana Kepresidenan Bogor. Pencairan pun, lanjut Menkeu, akan dilakukan sebagaimana DAU biasanya ke daerah.

Di mana sebelum dikucurkan kepada masing-masing kelurahan, maka harus masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) terlebih dahulu. Hal ini berbeda dengan dana desa yang hanya mampir ke kas daerah untuk langsung dikucurkan tanpa harus masuk ke dalam APBD.

"Jadi, pencairannya sama seperti DAU per bulannya. Nanti kita lihat mekanismenya karena kami masih harus membahasnya dengan menteri dalam negeri. Bagaimana peraturan mengenai pencairannya karena dia masuk ke dalam APBD," ungkapnya.

Sri Mulyani menegaskan, bahwa dana kelurahan ini bersifat tambahan terhadap anggaran yang sudah ada selama ini. Maka dari itu, sifatnya bukan menjadi pengganti dari anggaran kelurahan yang dialokasikan oleh kabupaten/ kota.

Sesuai dengan aturan yang ada, kabupaten/kota tetap berkewajiban mengalokasikan anggaran bagi kelurahan. Dalam hal ini, untuk kabupaten/kota yang memiliki lurah dan desa, maka anggaran kelurahannya harus minimal sama dengan dana desa yang paling kecil.

"Atau (besaran dana kelurahan adalah) 10% dari dana bagi hasil (DBH) dari APBD dikurangi DAK (dana alokasi khusus). (Alokasi anggaran kelurahan di pemda) itu tetap dilakukan oleh pemerintah daerah.

Sementara dana kelurahan ini adalah tambahan di atasnya dan mekanismenya adalah sebagai matching grant," jelasnya. Dia juga memastikan bahwa pengalokasian dana kelurahan akan dimulai pada Januari tahun depan.

Menurut dia, kelurahan nantinya akan dikategorisasi menjadi tiga, yakni kelurahan sudah baik, kelurahan sedang, dan kelurahan tertinggal. "Instruksi bapak presiden adalah seluruh dana kelurahan dipakai untuk pembangunan sarana prasarana.

Kelurahan-kelurahan yang masih memiliki kondisi tidak baik dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pekerjaan seperti dana desa," katanya. Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar mekanisme pencairan dana kelurahan yang telah di anggarkan dalam APBN 2019 atas persetujuan DPR segera disiapkan.

Dia juga meminta jajarannya untuk menyiapkan kerangka pengawasan dan evaluasi bagi penggunaan dana kelurahan agar tidak disalahgunakan. "Saya minta Menteri Keuangan segera menyiapkan mekanisme pencairan dana kelurahan ini sehingga bisa segera dimanfaatkan.

Saya juga minta Menteri Dalam Negeri menyiapkan kerangka untuk pengawasan dan evaluasi. Ini agar pemanfaatan dana kelurahan betul-betul menyentuh kepentingan warga di kelurahan dan warga perkotaan," tandas Jokowi.

Jokowi kembali menegaskan bahwa kebijakan dana kelurahan tidak muncul secara tiba-tiba. Kebijakan tersebut diambil atas usulan para wali kota seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) sejak tiga tahun lalu.

Menurut dia, permasalahan yang dihadapi kelurahan sama kompleksnya dengan desa sehingga memerlukan alokasi anggaran serupa. "Merespons aspirasi para wali kota tadi dalam APBN 2019 pemerintah dengan persetujuan DPR telah menganggarkan dana kelurahan sebesar Rp3 triliun," ujarnya.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 25 Maret 2019 | 14:55:12

Mengapa Telinga Tak Perlu Terlalu Bersih? Ini Penjelasan Ahli!

PERNAHKAH Anda gatal atau merasa tidak nyaman pada telinga? Biasanya jika hal ini terjadi, maka Anda akan mencari benda kecil untuk mengorek kotoran yang menyangkut di dalam telinga. Ya, cotton bud menjad
Senin, 25 Maret 2019 | 14:52:14

Nyanyi Lagu Galau, Billy Syahputra Benar Putus dari Hilda?

JAKARTA - Kabarnya Billy Syahputra tengah galau dan bernyanyi melow lantaran diputusin Hilda Fitria. Tapi kata Billy nyanyian itu cuma untuk seru-seruan saja. "Nggak, itu seru-seruan doang, lagi ngumpul sama
Senin, 25 Maret 2019 | 14:49:10

Deretan Zodiak yang Bermulut Manis, Pacarmu Termasuk Gak?

BEBERAPA orang mungkin memang memiliki kemampuan untuk menjadi pembicara yang baik. Ada pula orang-orang yang bahkan tidak bisa mengatakan "tidak" kepada orang lain, sehingga tak jarang dibilang sebagai o
Senin, 25 Maret 2019 | 14:40:50

Ridho Rhoma Harus Balik ke Penjara

JAKARTA - Udara bebas yang dinikmati Ridho Rhoma harus kembali terenggut. Sebab, Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman pemakai narkoba itu sehingga anak Rhoma Irama itu harus kembali meringkuk penjara.R
 
Berita Lainnya
Senin, 25 Maret 2019 | 14:33:41

Hati-hati Dibobol! Segera Pakai ATM dengan Kartu Chip

JAKARTA - Pekan lalu kasus skimming atau pembobolan rekening melalui kartu ATM kembali mencuat. Kerabat keluarga capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ramyadjie Priambodo tertangkap akibat kejahatan ters
 
Senin, 25 Maret 2019 | 14:28:02

Jangan Sampai Kartu ATM Kena Skimming, Ini Tipsnya

JAKARTA - Kasus pembobolan rekening bank menggunakan kartu ATM masih kerap terjadi. Supaya tidak jadi korban, detikers harus berhati-hati dan waspada ketika bertransaksi menggunakan kartu ATM.Analyst digita
 
Senin, 25 Maret 2019 | 14:06:12

Setiap Kecamatan Diusulkan Dapat Dana Rp 100 Juta

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan dana kelurahan sebesar Rp 721 miliar. Dana tersebut nantinya akan disebar ke 7.201 kecamatan di Indonesia.Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bah
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:59:13

Lawan Diskriminasi Sawit di Eropa, RI bakal Ambil Jalur Hukum

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat khusus membahas diskriminasi sawit di Eropa. Hasil dari rapat ini memutuskan pemerintah akan menempuh jalur hukum untuk m
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:55:43

Kredit Bermasalah UMKM Capai 3,79% di Januari 2019

JAKARTA - Bank Indonesia mengungkapkan besaran kredit bermasalah (NPL) untuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada awal 2019 mengalami peningkatan. Pada Januari 2019 angka NPL di sektor ini me
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:48:23

Daftar Tunjangan Kinerja PNS BKPM, Paling Tinggi Rp33,24 Juta

JAKARTA Pemerintah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2016 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di lingkungan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Revisi dilakukan dengan pertimbangan adanya p
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:42:44

Bisnis Menjanjikan Olahan Kelapa Muda, Lihat Gambarannya

JAKARTA Kelapa Muda sering disebut juga dengan kelamud, biasanya kelamud dibuat untuk es kelapa muda, puding, klappertart, dan sebagainya. Sebagai potensi bisnis yang menjanjikan, kelapa uda disini akan
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:42:44

Peluang Usaha Tahu Krispi yang Menguntungkan, Begini Gambarannya!

JAKARTA Tahu yang sering kita jumpai biasanya hanya digoreng, dibumbu bacem, atau dibuat sayur. Tapi, bagaimana kalau tahu dijadikan menu yang berbeda dari biasanya? Pasti rasanya lebih nak dan lezat. A
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:33:18

RI Incar Peluang Ekspor Udang ke Thailand hingga Meksiko

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membidik peluang pasar ekspor udang ke sejumlah negara yang produksi udangnya terimbas wabah penyakit "acute hepatopancreatic
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:47:02

Studi Banding ke China, Kepala Desa Diminta Baca Peluang Bisnis

JAKARTA - Demi meningkatkan kompetensi dan memunculkan inovasi dalam pengelolaan serta pembangunan desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melepas kepala des
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:40:27

Bukan Beri Modal, OK OCE Hanya Buka Akses ke Perbankan

JAKARTA - Belum lama ini ada salah satu warga DKI Jakarta di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu mengeluh modal dari program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE tidak kunjung cair. Nah,
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:08:12

8 Trik agar Anak Kos Bisa Bertahan Hidup di Tanggal Tua

JAKARTA - Berhemat merupakan nasehat orang tua yang paling sulit dilakukan oleh anak kos. Berbagai kebutuhan hidup selalu menuntut untuk dipenuhi hingga membuat isi dompet kosong sebelum akhir bulan. Sim
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:32:47

Kementerian BUMN Sesalkan Direktur Krakatau Steel Terciduk KPK

JAKARTA - Direktur PT Krakatau Steel (Persero) Tbk kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK menciduk direksi Krakatau Steel itu Jumat malam (22/3/2019) saat menerima uang
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:44:11

5 Cara Mudah Persiapkan Dana Pendidikan Anak

JAKARTA - Belakangan ini pendidikan menjadi sektor yang paling sering dibicarakan setelah infrastruktur. Sebab pendidikan menjadi penentu maju atau tidaknya peradaban suatu bangsa. Orang tua yang sadar p
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 16:44:47

Sri Mulyani Mau Kaji Pangkas Pajak Penghasilan Seperti Prabowo?

JAKARTA - Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjanjikan untuk memangkas pajak penghasilan (PPh) 5-8% dari posisi saat ini. Hal itu disampaikan melalui Tim Ekonomi Badan Pemen
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top