Iklan Sosial
 
Jumat, 10 Agustus 2018 | 13:24:11
Bisnis

RI-Malaysia Kolaborasi Produksi Mobil ASEAN

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Malaysia bekerjasama untuk membuat mobil Asean. Ketua Institut Otomotif Indonesia Made Dana M Tangkas menjelaskan, kerjasama ini akan mengoptimalkan item produksi dari dua negara.

Mobil ASEAN adalah kendaraan yang komponen-komponen produksinya berasal dari negara-negara ASEAN.

"Jadi kan itu untuk item lokal kontennya harus mencapai 40%, sehingga kalau ini sudah besar mencapai 100% ASEAN content, ini baru bisa disebut mobil ASEAN," kata dia saat penandatanganan kerjasama dengan pihak Malaysia di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Ia menjelaskan, melihat populasi manusia di Asean sudah mencapai 600 juta orang dengan potensial market untuk penjualan mobil yaitu empat juta setiap tahunnya. Dari alasan tersebut, Indonesia bekerjasama dengan Malaysia untuk membangun mobil yang akan dipasarkan di kawasan Asia.

"Kita melihat sebenarnya populasi di Asean ini lebih dari 600 juta kan. Itu pasar yang besar kalau kita lihat kan asean market itu kira kira 4 juta. Kemudian kita bisa dengan mandiri mengelola wilayah kita asia cuma pertanyaannya ini, sekarang banyak perusahaan dunia yang bermain disana," kata dia.

Ia menjelaskan dengan adanya kerjasama ini, Malaysia dan Indonesia bisa saling mentransfer teknologi sampai transfer bisnis .

"Bagaimana meng-elaborate dan mengajak mereka supaya ada suatu transfer teknologi, transfer bisnis yang diberikan kepada para rakyat yang ada di Asean ini ini yang menjadi poin," kata dia.

Ke depan kata I Made, kolaborasi ini juga tidak hanya terbatas dengan dua negara namun juga beberapa negera Asean lain. Misalnya yang saat ini diprediksikan untuk bergabung yaitu Thailand.

"Nanti akan datang ke Indonesia dan membuat pabriknya di Indonesia dengan pabrik itu akan masuk ke pasar Malaysia dan juga tentunya ke depannya apakah mereka akan ke pasar Indonesia, Thailand dan Filipina mereka juga lihat. Seperti kita inisiasi disini adalah membentuk federasi institut otomotif ASEAN yang nanti akan sama-sama memikirkan rakyat ASEAN," jelas dia.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:17:16

Kwarcab Pramuka Inhil Gelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke - 57

TEMBILAHAN - Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil menggelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke - 57 di lapangan upacara Gajah Mada, Tembilahan, Sabtu (18/8/2018) pagi.Apel besar tersebut dipi
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:14:14

HM Wardan : Kemerdekaan Adalah Sebuah Anugerah Bagi Bangsa Indonesia

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyebut, kemerdekaan sebagai sebuah anugerah yang diberikan Allah SWT bagi segenap bangsa Indonesia.Pernyataan itu dikemukakan Bupati Inhil, HM Wardan pada acara
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:05:45

Turun Langsung Padamkan Api di Balai Jaya, Kompol Vera : Kasus ini sedang kita Selidiki

ROKANHILIR-Kebakaran lahan yang menghanguskan sekitar 2 hektar lahan gambut di Dusun Rumbia II Rt 17 Rw 03 Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir berhasil dipadamkan.Pada proses
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 17:35:11

Meriahkan HUT RI Ke - 73, KNPI Rohul Gelar Open Tournament Futsal

ROKANHULU - Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke - 73 Tahun 2018 Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, menggelar Open Tournament Futsal.Open tourname
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:01:15

Permintaan PNS untuk KPR Subsidi Meningkat

BENGKULU - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap melakukan ekspansi di Provinsi Bengkulu seiring pertumbuhan ekonomi yang mulai menggeliat di daerah tersebut. Permintaan KPR subsidi di Bengkulu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:55:03

Sri Mulyani Sebut Utang Rp 400 T Warisan Masa Lalu, Benarkah?

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut tingginya cicilan utang pemerintah merupakan hasil warisan dari masa lalu. Dia bilang, ada banyak utang di masa lalu yang jatuh tempo cukup tinggi d
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:46:03

Siswa Pemanjat Tiang Bendera di NTT Dapat Beasiswa hingga S1

JAKARTA - Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1)
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:36:17

Sumber Cicilan Utang Pemerintah Rp 400 Triliun di 2019

JAKARTA - Pembahasan soal utang pemerintah Indonesia kembali hangat. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyindir utang RI sudah di luar batas kewajaran.Zulkifili menyebut bahwa cicilan
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:56:43

Ada Kabar Positif dari Perang Dagang AS-China, Wall Street Menguat

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street naik pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang keuntungan dan Nasdaq berubah positif didukung l
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:45:42

Mengukur RAPBN 2019 Senilai Rp2.439 Triliun dengan Ekonomi Tumbuh 5,3%

JAKARTA - Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,3%. Sejumlah asumsi makro lainnya pada Rancangan Anggaran Penda patan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 yang di tetapkan di n
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:43:34

Rini Ngomel-ngomel Lihat Jalur Kereta Jakarta-Bogor Kotor

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pagi ini melakukan tinjauan kebersihan di jalur kereta rel listrik (KRL). Di tengah tinjauannya, ia ngomel-ngomel karena melihat jalur keret
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:41:15

Perang Dagang, Jokowi Diminta Fokuskan APBN 2019 ke Pembangunan Manusia

JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR-RI Johnny G Plate menyarankan kepada Presiden Joko Widodo untuk berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Namun tidak lupa pembangunan infrastruktur juga harus t
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:33:57

Produsen Alat Penghemat Listrik Terancam Penjara dan Denda Rp2 Miliar

JAKARTA - Kemampuan alat penghemat listrik yang digadang-gadang bisa mengurangi tagihan rekening listrik ternyata tidak terbukti. Hal itu sesuai dengan hasil riset yang dilakukan oleh PT Perusahaan Listri
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:28:17

Dana Desa Rp187,65 Triliun Upaya Atasi Kemiskinan

JAKARTA - Selama tiga tahun memimpin Kabinet Kerja, Presiden Joko Widodo telah berhasil menyalurkan sebanyak Rp187,65 triliun dana desa. Dana tersebut digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur dan pel
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:19:41

Uji Lab Alat Penghemat Listrik, Ternyata Tak Kurangi Tagihan Rekening

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Keluarga Alumni Tenaga Listrik (Kagatrik) Departemen Teknik Elektro FTUI melalui fasilitas Lab Pengukuran Listrik DTE-FTUI, telah menyelidiki, melakukan pengujian, melakukan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:46:14

Jokowi: Bukan Hanya Fisik, Pembangunan Infrastruktur untuk Peradaban

Jakarta - Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa banyak orang salah kaprah ketika membahas infrastruktur. Menurutnya, selama ini pembangunan infrastruktur dikira hanya urusan fisik semata. Padahal, implik
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:42:14

Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan Jadi Fokus Pemerintahan Jokowi

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor energi. Termasuk yang akan terus didorong ada
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:36:06

Daerah Terbitkan Obligasi untuk Infrastruktur, Hary Tanoe: Tak Lagi Bergantung APBN

JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, provinsi besar harus didorong menerbitkan obligasi yang dijual kepada masyarakatnya dalam denominasi kecil. "Di luar negeri hal ini s
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:32:55

Jokowi: K‎ita Tidak Berhenti Bekerja agar Rakyat Indonesia Sejahtera

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan fokus perhatian pemerintah dalam empat tahun terakhir bukan hanya soal  pembangunan infrastruktur, tetapi juga di sektor sumber daya manusia (SDM).&
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top