Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 10:13:33
Lowongan Kerja

Ada Jalur Khusus CPNS 2018, Minat?

Sebarkan:

JAKARTA - Pemerintah berencana memberikan kuota khusus calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagi diaspora Indonesia. Tahun ini diaspora menjadi salah satu jalur khusus dalam penerimaan CPNS. Pada seleksi CPNS sebelumnya, jalur khusus ditujukan kepada putra/putri Papua/Papua Barat, disabilitas, cumlaude, dan atlet.

"Rekrutmen tahun ini akan lebih bervariasi. Pemerintah akan membuka formasi untuk anak bangsa yang berkarier di luar negeri, yakni para diaspora," tandas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Re formasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur di Jakarta.

Asman mengatakan, pihaknya masih melakukan kajian terkait dengan formasi khusus ini. Kemenpan-RB juga masih berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri sehingga jumlah kuota yang akan diberikan belum diputuskan.

"Belum kita tetapkan. Kita lagi minta data ke Kementerian Luar Negeri. Ada yang berminat atau tidak. Gaji PNS jika dibandingkan di luar negeri belum tentu tertarik," ujarnya.

Politikus PAN ini menyebutkan bahwa pemerintah memiliki alasan tersendiri memprioritaskan para diaspora. Menurut dia, dengan masuknya diaspora dalam struktur pemerintahan diharapkan dapat meningkatkan kinerja.

"Anak-anak yang pintar di luar negeri, kita prioritaskan kalau mau jadi PNS. Bercampurnya tenaga-tenaga ini bisa memperbaiki struktur kerja ASN ke depan. Kemudian, para diaspora ini mampu diseminasi kemampuannya sehingga dapat mengakselerasi kinerja pemerintah," jelasnya.

Prioritas juga akan diberikan kepada para lulusan cum laude, disabilitas, dan putra/ putri Papua/Papua Barat, serta para atlet berprestasi. Jumlah kuota yang akan dibuka pun masih dalam kajian. "Saya sudah kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Atlet peraih medali emas di tingkat dunia bisa jadi pelatih nasional. Kalau ada kompetensi, kita bisa salurkan kalau sudah tidak bisa lagi melatih," paparnya.

Sebelumnya, Asman memas tikan bahwa pemerintah akan membuka seleksi CPNS kembali tahun ini. Merujuk pada angka pensiun, pemerintah akan merekrut di bawah angka 220.000. Selain itu, juga akan diberikan kuota khusus bagi guru sebanyak 100.000.

Menurut dia, formasi akan diumumkan sesegera mungkin yakni akhir Juli ini. "Akhir Juli rencananya pengumuman formasi. Ini fleksibel. Tapi tahun ini selesai seleksinya," ujarnya. Pakar administrasi publik Universitas Padjadjaran Yogi Suprayogi menilai kebijakan merekrut diaspora merupakan hal yang tepat.

Menurut dia, kebijakan pemerintah tersebut cukup beralasan. "Saya sangat setuju. Alasan pemerintah juga masuk akal untuk merekrut para diaspora," ujarnya. Namun, Yogi mengingatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk hati-hati dalam mengimplementasikan kebijakan ini.

Pasalnya, banyak hal yang perlu diperhatikan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. "Tentu tidak masalah jika diaspora tersebut berwarga negara Indonesia, tapi bagaimana yang sudah menjadi warga negara asing? Apalagi jika memiliki dua warga negara, sementara hukum negara kita tidak menganut hal itu," tandasnya.

Dia mengatakan, dalam UU Aparatur Sipil Negara juga telah diatur bahwa PNS tidak bisa berwarga negara asing. Selain itu, perlu dipikirkan sistem kerja bagi para diaspora. "Perlu juga dipikirkan tunjangan dan fasilitas khusus bagi mereka. Jadi bukan hanya memasukkan SDM, tapi juga sistem kerjanya agar leluasa bekerja.

Hal ini berkaca bagaimana sistem kerja di luar negeri," ujarnya. Terkait dengan kultur, Yogi mengakui hal tersebut bisa menjadi hambatan. Menurut dia, diaspora tidak akan cocok untuk jabatan-jabatan struktural, tapi lebih pada jabatan profesional.

"Kalau lihat kultur di Indonesia tidak mudah, untuk rencana pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja saja masih banyak pembicaraan, apalagi diaspora," tandasnya.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 25 Maret 2019 | 15:17:09

199 PTPS Se-Kecamatan Pinggir Hari Ini Di Lantik

Pinggir - Bertempat diruangan aula Kantor Camat Pinggir, 199(seratus sembilan puluh sembilan) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang bertugas di seluruh Kecamatan Pinggir hari ini Senin 25 Maret 2019, dil
Senin, 25 Maret 2019 | 15:15:39

Mimpi Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 Terhenti

HANOI Kekalahan 0-1 dari Vietnam di matchday kedua Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, menggagalkan banyak mimpi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23. Selain dipastikan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2
Senin, 25 Maret 2019 | 15:11:57

Mourinho: Zidane memang yang Paling Cocok Jadi Pelatih Madrid

LONDON Jose Mourinho memberikan pandangan mengenai keputusan Real Madrid menunjuk kembali Zinedine Zidane sebagai pelatih mereka. Mourinho menilai bahwa Zidane memang yang paling cocok untuk membesut Ma
Senin, 25 Maret 2019 | 15:10:25

Nahas, Peserta UNBK di Karawang Tewas Kecelakaan

KARAWANG - Seorang peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Remaja ini tak sampai ke sekolah untuk melakukan ujian. Korban be
 
Berita Lainnya
Senin, 25 Maret 2019 | 14:33:41

Hati-hati Dibobol! Segera Pakai ATM dengan Kartu Chip

JAKARTA - Pekan lalu kasus skimming atau pembobolan rekening melalui kartu ATM kembali mencuat. Kerabat keluarga capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Ramyadjie Priambodo tertangkap akibat kejahatan ters
 
Senin, 25 Maret 2019 | 14:28:02

Jangan Sampai Kartu ATM Kena Skimming, Ini Tipsnya

JAKARTA - Kasus pembobolan rekening bank menggunakan kartu ATM masih kerap terjadi. Supaya tidak jadi korban, detikers harus berhati-hati dan waspada ketika bertransaksi menggunakan kartu ATM.Analyst digita
 
Senin, 25 Maret 2019 | 14:06:12

Setiap Kecamatan Diusulkan Dapat Dana Rp 100 Juta

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan dana kelurahan sebesar Rp 721 miliar. Dana tersebut nantinya akan disebar ke 7.201 kecamatan di Indonesia.Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bah
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:59:13

Lawan Diskriminasi Sawit di Eropa, RI bakal Ambil Jalur Hukum

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat khusus membahas diskriminasi sawit di Eropa. Hasil dari rapat ini memutuskan pemerintah akan menempuh jalur hukum untuk m
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:55:43

Kredit Bermasalah UMKM Capai 3,79% di Januari 2019

JAKARTA - Bank Indonesia mengungkapkan besaran kredit bermasalah (NPL) untuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada awal 2019 mengalami peningkatan. Pada Januari 2019 angka NPL di sektor ini me
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:48:23

Daftar Tunjangan Kinerja PNS BKPM, Paling Tinggi Rp33,24 Juta

JAKARTA Pemerintah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2016 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di lingkungan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Revisi dilakukan dengan pertimbangan adanya p
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:42:44

Bisnis Menjanjikan Olahan Kelapa Muda, Lihat Gambarannya

JAKARTA Kelapa Muda sering disebut juga dengan kelamud, biasanya kelamud dibuat untuk es kelapa muda, puding, klappertart, dan sebagainya. Sebagai potensi bisnis yang menjanjikan, kelapa uda disini akan
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:42:44

Peluang Usaha Tahu Krispi yang Menguntungkan, Begini Gambarannya!

JAKARTA Tahu yang sering kita jumpai biasanya hanya digoreng, dibumbu bacem, atau dibuat sayur. Tapi, bagaimana kalau tahu dijadikan menu yang berbeda dari biasanya? Pasti rasanya lebih nak dan lezat. A
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:33:18

RI Incar Peluang Ekspor Udang ke Thailand hingga Meksiko

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membidik peluang pasar ekspor udang ke sejumlah negara yang produksi udangnya terimbas wabah penyakit "acute hepatopancreatic
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:47:02

Studi Banding ke China, Kepala Desa Diminta Baca Peluang Bisnis

JAKARTA - Demi meningkatkan kompetensi dan memunculkan inovasi dalam pengelolaan serta pembangunan desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melepas kepala des
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:40:27

Bukan Beri Modal, OK OCE Hanya Buka Akses ke Perbankan

JAKARTA - Belum lama ini ada salah satu warga DKI Jakarta di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu mengeluh modal dari program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship atau OK OCE tidak kunjung cair. Nah,
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:08:12

8 Trik agar Anak Kos Bisa Bertahan Hidup di Tanggal Tua

JAKARTA - Berhemat merupakan nasehat orang tua yang paling sulit dilakukan oleh anak kos. Berbagai kebutuhan hidup selalu menuntut untuk dipenuhi hingga membuat isi dompet kosong sebelum akhir bulan. Sim
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:32:47

Kementerian BUMN Sesalkan Direktur Krakatau Steel Terciduk KPK

JAKARTA - Direktur PT Krakatau Steel (Persero) Tbk kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK menciduk direksi Krakatau Steel itu Jumat malam (22/3/2019) saat menerima uang
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:44:11

5 Cara Mudah Persiapkan Dana Pendidikan Anak

JAKARTA - Belakangan ini pendidikan menjadi sektor yang paling sering dibicarakan setelah infrastruktur. Sebab pendidikan menjadi penentu maju atau tidaknya peradaban suatu bangsa. Orang tua yang sadar p
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 16:44:47

Sri Mulyani Mau Kaji Pangkas Pajak Penghasilan Seperti Prabowo?

JAKARTA - Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjanjikan untuk memangkas pajak penghasilan (PPh) 5-8% dari posisi saat ini. Hal itu disampaikan melalui Tim Ekonomi Badan Pemen
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top