Rabu, 18 Juli 2018 | 09:07:54
Hukrim

Usai Dipecat dari Polisi, Bos Neng Jalani Sidang Perkara Narkotika

Laporan : Anggi Sinaga

Sebarkan:
Anggi Sinaga
Terdakwa RM Nainggolan saat mendengrkan dakwaan JPU dalam sidang perkara kasus narkotika.
ROKANHILIR - RM Nainggolan (36) alias Bos Neng mantan anggota  Polres Rohil ini jalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Rokan Hilir terkait kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu.

Seperti diketahui, RM Nainggolan alias Bos Neng dulunya anggota Bintara Polisi berpangkat Briptu yang bertugas di Polres Rokan Hilir sebelumnya ketua KKEP ( Komisi Kode Etik Profesi) yang memutuskan Briptu RM Nainggolan alias Bos Neng di PTDH (Pemberhentian Dengan Tidak Hormat) dari keanggotaan Polri karena lalai tidak melaksanakan tugas selama 41 hari dan terlibat kasus pungli serta tes urine positif narkotika dan Dumas.

Sebelumnya hakim Pengadilan Negeri Rohil, pada 29 Maret 2017  lalu pernah menjatuhkan vonis pidana 1 tahun penjara kepada terdakwa RM Nainggolan bersama temannya RMW alias Wendi warga Bagan Batu dengan pidana 1 tahun penjara atas tuntutan JPU selama 1 tahun 6 bulan penjara atas dakwaan pelanggaran pidana pasal 127 ayat 1 huruf a, UU nomor 35 tahun 2009 tentang menggunakan narkotika jenis sabu sabu untuk diri sendiri tanpa hak.

Kali ini kembali dalam kasus yang sama Terdakwa RM Nainggolan alias Bos Neng terancam pidana penjara selama 15 tahun penjara karena didakwa melakukan perbuatan melawan hukum sesuai pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2)  UU nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika jenis sabu sabu.

Sidang pembacaan dakwaan yang digelar di ruang Cakra PN Rohil Selasa 17 Juli 2018, terdakwa RM Nainggolan alias Bos Neng terlihat didampingi oleh penasehat hukumnya Fitriani SH dari LBH Ananda yang ditunjuk oleh Pengadilan.

Setelah dakwaan dibacakan oleh Sulestari SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohil, Ketua majelis hakim Faisal SH MH menanyakan kepada terdakwa apakah akan mengajukan bantahan (eksepsi) terhadap dakwaan JPU. 

Terdakwa RM Nainggolan melalui penasehat hukumnya Fitriani SH menyampaikan tidak akan mengajukan bantahan (eksepsi) atas dakwaan JPU tersebut. Dan meminta kepada majelis hakim agar sidang dilanjutkan dengan agenda berikutnya.

Atas jawaban itu, Faisal SH MH, menyatakan menunda sidang satu minggu kedepan dengan agenda pemeriksaan saksi saksi dan memerintahkan JPU agar terdakwa RM Nainggolan alias Bos Neng tetap ditahan di rutan Bagan siapiapi. (asg)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:51:07

Ketum Dharma Pertiwi : Generasi Muda Penerus Estafet Pembangunan Bangsa

JAKARTA - Generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan bangsa harus memiliki dan memperkuat karakter diri, keterampilan kerja dan dilengkapi dengan daya inovasi dan kreatifitas yang baik, sehingga memili
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:43:18

Jemaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah rayakan Idul Adha hari ini

JAMAAH Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah merayakan Idul Adha 1439 H pada hari ini, Senin (20/8). Salat Id telah dilaksanakan dan dipusatkan di tiga lokasi di Indonesia. "Ya benar, Tarekat Naq
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:34:02

Polisi amankan satu dari enam pelaku pembacok tukang sate di Bekasi

JAKARTA - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota meringkus satu dari enam pelaku begal terhadap tukang sate di Jalan Bintara 17, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Selasa (7/8) lalu. Peristiwa ini viral k
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:31:12

Kembali Dapat Emas, Jokowi Optimistis RI Masuk 8 Besar Asian Games

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang atlet Indonesia bisa kembali menyumbang medali emas di ajang Asian Games ke-18. Emas kali ini didapat dari cabang olahraga Wushu yang dipertandingkan oleh
 
Berita Lainnya
Senin, 20 Agustus 2018 | 08:22:37

Bawa Shabu, Pria Setengah Abad ini Dibekuk Polsek Simpang Kanan

ROKANHILIR-Kas (53) warga Dusun Suka Damai, RT/RW 003/003, Kel Simpang Kanan Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir ini harus menikmati hari tuanya di balik jeruji besi. Pasalnya, ia kedapatan membawa N
 
Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:04:22

Bandar Shabu ini Dibekuk Polsek Tambusai Utara di Mobilnya Saat Akan Transaksi

ROKANHULU-AR alias Ucok Keneng warga Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara ini tak berkutik saat mobil yang dikendarainya dihentikan Tim Opsnal Polsek Tambusai Utara. Ucok Keneng dibekuk karena diduga merup
 
Jumat, 17 Agustus 2018 | 20:06:03

Hakim Tolak Gugatan Warga Perbatasan, 13,5 Milliar Uang Negara Selamat

ROKANHILIR-Perkara Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan perkara Perdata Nomor 38/Pdt.G/2017/PN.Rhl yang diajukan sekelompok warga yang bertempat tinggal di Daerah Median Jalan (DMJ) lintas Sumatera tepa
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:13:33

Bakar Lahan, Dua Pemuda Satu Kakek Tua Dibekuk Polres Rohil

ROKANHILIR-Jajaran Polres Rohil Kamis 16 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 Wib menggelar pers rilis dua perkara kasus kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hilir yang terjadi sela
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:27:24

Polisi Tangkap Muncikari yang Jual Siswi di Medan

Medan - Polisi menangkap seorang muncikari berinisial D di Medan, Sumatera Utara. Saat menangkap D, polisi juga menemukan 3 wanita yang masih pelajar yang dijual oleh D."Benar, Polda Sumut telah melakukan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:24:14

BNN Tangkap 4 Bandar Narkoba di Riau, 30 Kg Sabu Disita

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap empat bandar narkoba jenis sabu di Rokan Hilir, Riau. Total 30 kg sabu disita petugas."Barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 30 kg
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:56:47

Demi dapatkan sabu, ABG di Samarinda rela jadi kurir narkoba

SAMARINDA - Lima pengedar sabu di Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, ditangkap BNN kota Samarinda. Seorang diantaranya, IS (14), ABG putus sekolah, menjadi kurir dan penarik uang sabu yang ter
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:47:35

Polisi Kejar Otak Penipuan KPK Gadungan di Bantul

Bantul - Risdiyanto, anggota KPK gadungan ke penyidik Reskrim Polres Bantul mengaku memiliki kantor perwakilan KPK di Jalan Yogyakarta-Wates, Sedayu, Bantul. Sebenarnya siapa dalang di balik keberadaan ka
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:25:03

Samhadi Dibakar Hidup-hidup oleh Kades Dkk, Dari Mana Bensinnya?

Probolinggo - Samhadi (40), warga Probolinggo dibakar hidup-hidup saat kepergok mencuri motor Honda Revo. Saat itu Samhadi mencuri motor milik Busan (59) pada 9 Juli 2018, pukul 01.00 WIB. Butran pun bert
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:07:55

Lagi naik motor, sepasang kekasih dibegal, wanitanya dibawa kabur & diperkosa

JAKARTA - DSJ (27) dan BSJ (20), dua pelaku begal yang beraksi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara ditangkap polisi. Biasanya, mereka mengincar sepasang kekasih yang berboncengan dengan sepeda motor. Ka
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:52:13

Kala Pak Kades Perintahkan Bakar Hidup-hidup Samhadi hingga Tewas

Probolinggo - Samhadi mengakhiri hidup dengan tragis. Tubuhnya dibakar hidup-hidup hingga tewas. Amarah warga disulut oleh perintah Pak Kades, Saton.Aksi main hakim sendiri terjadi di Probolinggo pada Sen
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 21:42:53

Grebek Rumah DPO Narkoba, Opsnal Pinggir Tangkap Tiga Pria Bersama Dodot Bayi

PINGGIR - Selasa 14 Agustus 2018, sekira pukul.14.30 Wib, Tim Opsnal Polsek Pinggir berhasil mengamankan 3 (tiga) orang laki-laki dewasa yang diduga pelaku penyalahguna Narkotika jenis shabu-shabu di wilayah Se
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 11:17:27

Jual tramadol & excimer kepada pelajar, pemuda di Purwakarta diamankan

PURWAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta menangkap pemuda berusia 22 tahun berinisial AJR warga Darangdan, Purwakarta yang tengah menjual obat jenis excimer, di Jalan Raya Bojong Sawit, Desa Li
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:51:23

WN Malaysia Bertelur Sabu Senilai Rp 300 Juta di Sumsel

Palembang - WN Malaysia, Mohammad Riduan (31) ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan. Riduan ditangkap karena kedapatam membawa sabu senilai Rp 300 juta di dalam anusnya. Penangkapan terhadap WNA ini be
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:46:46

Lanal Dumai Amankan Kain Textile dan Ratusan Dus Miras

DUMAI - Pangkalan TNI AL Dumai berhasil menggagalkan penyelundupan kain textile dan ratusan kardus minuman keras (miras) Ilegal berbagai merk.Pertama, Lanal Dumai berhasil mengamankan KM Rena GT
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top