Iklan Sosial
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 14:22:24
Ekonomi

Menteri Susi Semprot Fahri Hamzah dengan Sebutan Naif

Sebarkan:
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberi kuliah umum di Norwegian Institute of International Affairs

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menanggapi sindiran yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah. Dalam menaggapi sindiran tersebut, Susi menyebut Fahri naif.

Perkara ini bermula ketika Fahri menuliskan di akun Twitter-nya bahwa Menteri Susi tidak bertanggung jawab dalam menggunakan jabatannya sebagai menteri.

Dalam twitter Fahri mengomentari berita dari @antaranews yang berjudul "Menteri Susi tegaskan pemberantasan pencurian ikan baru langkah awal".

Komentar yang diberikan Fahri tersebut adalah:

"Dikasi waktu 5 tahun dijadikan langkah awal...seharusnya 5 tahun dipakai selesaikan kerjaan. Baru bertanggungjawab atas amanah namanya...kalau 5 tahun lagi kan belum tentu terpilih..."

Tak terima dengan kicauan Fahri, Susi langsung membalas dengan menuliskan bahwa pria kelahiran Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), tersebut tidak membaca berita secara utuh. Susi pun menyebut Fahri naif.

Berikut twit Menteri Susi tersebut:

"Sebaiknya baca seluruh statemen saya. Jangan dipotong separuh separuh. Akhirnya seolah seperti yg anda pikir. Naif !!!"

Hingga berita ini ditulis, balasan dari Menteri Susi ini sudah di-retweet lebih dari 1.000 kali dan mendapat likes lebih dari 1.000 kali juga.

363 Kapal Maling Ikan Sudah Ditenggelamkan

Sebelumnya, Menteri Susi meminta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk terus memberikan dukungan terhadap kebijakan penenggelaman kapal asing pelaku pencurian ikan (illegal fishing) yang selama ini telah dilakukan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Susi ingin HNSI memaksimalkan dukungan serta berada di barisan terdepan jika upaya pemberantasan mafia pencuri ikan yang dilakukan tersebut mendapat tekanan dari berbagai pihak. Hal ini penting, karena menurutnya, kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan adalah kebijakan yang paling tepat yang terbukti mampu mengembalikan kedaulatan laut Indonesia.

"Sudah 363 kapal yang kita tenggelamkan. Kenapa itu satu-satunya cara yang bisa menyelesaikan persoalan? Kalau tidak (ditenggelamkan), (sebaliknya) dilelang harganya Rp 100 juta, kembali lagi yang punya mafia lagi. Bulan depan tangkap lagi (kapal pencuri) yang sama. Bikin kerjaan tidak selesai-selesai," ungkap dia pada 8 Mei 2018.

Lebih jauh Susi berpendapat, HNSI memiliki kekuatan sendiri untuk menjaga kelautan dan perikanan sebagai organisasi yang diakui pemerintah. Terlebih Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2016 yang mengatur sektor perikanan tangkap tertutup untuk asing dan sepenuhnya dapat dimanfaatkan nelayan lokal.

"Presiden sudah mengeluarkan Perpres untuk melindungi nelayan, di mana kapal yang boleh menangkap ikan harus kapal Indonesia dan nelayannya juga nelayan Indonesia. Hal ini agar nelayan Indonesia dapat berdaulat," tutur Menteri Susi.

Menteri Susi tidak ingin jika kapal asing diizinkan lagi beroperasi di wilayah perairan Indonesia. Oleh karena itu, dia ingin agar stakeholder kelautan dan perikanan Indonesia memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas upaya yang dilakukan.

"HNSI diharapkan dapat menjadi organisasi yang melindungi laut Indonesia dari asing. Harus mengadakan perubahan dan pembaruan dengan membuat rencana, strategi jangka panjang, melakukan perubahan-perubahan maju ke depan," tegas Susi Pudjiastuti. 


(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 19 Juli 2018 | 22:17:04

Hari Adhyaksa ke 58, Kejari Rohil Gelar Bhakti Sosial Donor Darah dan Mesical Chek Up

ROKANHILIR-Dalam rangka memperingati hari Adhyaksa ke-58 dan ikatan Dharmakarini ke-18 Kejaksaan Negeri Rokan Hilir Kamis 20 Juni 2018 menggelar bhakti sosial donor darah dan medical Chek Up bersama wartawan ya
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:55:21

7 Korban Hilang Kapal Tenggelam di Jember Masih dalam Pencarian

JEMBER - Sebanyak tujuh orang masih dalam pencairan di Perairan Plawangan, Jember. Mereka merupakan korban tenggelamnya kapal Joko Berek pada 08.15 WIB, Kamis (19/7/2018). Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibo
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:52:41

LG V40 siap gebrak jagat smartphone papan atas, spesifikasinya bikin ngiler!

LG sepertinya tidak menyerah dengan perburuan untuk menjadi yang nomor satu dalam urusan smartphone. Terbukti, kali ini LG siap merilis andalan keempat di tahun ini setelah V30S, G7, dan V35 ThinQ. Adalah
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:47:44

Penelitian Salat pada Kesehatan Gigi dan Mulut, Hasilnya Mengejutkan

JAKARTA - Salat menjadi aktivitas rutin yang dilakukan 5 kali dalam sehari oleh pemeluk agama Islam. Selain menjadi salah satu bentuk ibadah, aktivitas ini ternyata memiliki pengaruh terhadap kesehatan gi
 
Berita Lainnya
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:40:20

Anggaran Belanja Barang Rp 34 Triliun buat Perbaiki Sekolah dan Pasar

Jakarta - Pemerintah berkomitmen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2019 adalah penganggaran yang bisa menjaga ekonomi dan sosial masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian global yang makin m
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:46:34

Kementerian ESDM Izinkan Pertamina Melepas Aset

Jakarta PT Pertamina (Persero) mendapat lampu hijau dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno untuk melepas aset blok minyak dan gas (migas) yang dikelolanya dan mencari mitra pembangunan
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:39:20

Jokowi Rancang APBN 2019 untuk Program Prioritas, Apa Saja?

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan mengenai efisiensi belanja barang dalam pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2019. Efisiensi tersebut
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:34:57

BKPM minta tambahan anggaran Rp 200 M guna pengoperasian sistem perizinan online

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan penambahan anggaran Rp 200 miliar per tahun. Dana ini dibutuhkan untuk pengoperasian Sistem perizinan online terpadu atau online single submission (OSS).
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:28:45

Lantik 2 Pejabat Eselon I, Kepala BKPM Minta Promosi dan Investasi Ditingkatkan

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong melantik dua pejabat Eselon I di lingkungan BKPM. Pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Madya tersebut dilakukan berdasarkan
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:19:57

Jadi Operator Perizinan Online, BKPM Siapkan Tim Khusus

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menjadi operator dari sistem Online Single Submission (OSS) yang diluncurkan beberapa waktu lalu. Namun saat ini sistem OSS masih dipegang oleh Kemen
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:13:02

Ini salah satu faktor bantu Indonesia capai tingkat kemiskinan terendah sejak 1998

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan di Indonesia hingga Maret 2018 mencapai 25,95 juta orang (9,82 persen). Angka ini ber
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:50:34

Sri Mulyani Bahas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2017 di DPR

Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali melakukan rapat kerja bersama mitra kerjanya, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala B
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 15:10:38

Bea Cukai Resmi Berikan Izin Perdana Penjualan Vape

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan secara resmi, memberikan izin perdana berupa Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) kepada beberapa pengusaha pabrik Hasil
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 15:00:09

Sambut Asian Games 2018, Industri Pariwisata Ikut Berbenah

JAKARTA - Pelaku industri pariwisata menyatakan kesiapannya menyambut momentum perhelatan Asian Games di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September mendatang. Ketua Ikatan Keluarga Pelaku Pariwisa
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 11:51:40

Jelang Pembukaan CPNS 2018, 3 Jalur Bidang Ini Sangat Dibutuhkan

JAKARTA - Jelang pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, pemerintah masih menutup rapat berapa total formasi yang akan dibuka. Nantinya, kuota tersebut akan diumumkan berdasarkan bersamaan denga
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 10:43:32

Perundingan energi dalam kerja sama ekonomi Indonesia-Uni Eropa

Perundingan Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa telah memasuki putaran ke-5. Perundingan yang dilakukan di Bru
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 10:16:55

Ada Lowongan Kerja di BUMN Konstruksi, Cek Infonya di Sini!

Jakarta - Mau berkarier di salah satu BUMN Konstruksi besar di Indonesia? Persiapkan diri terbaik Anda karena PT Brantas Abipraya (Persero) kembali membuka lowongan kerja terbaru. Kali ini, PT Brantas Ab
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 10:08:31

Jadi Karyawan Baru, Ini 5 Cara Jitu Bisa Populer di Tempat Kerja

Jakarta - Menjadi pendatang baru di suatu lingkungan tempat kerja tidaklah mudah. Anda harus bisa melakukan penyesuaian diri jika Anda ingin bertahan di tempat tersebut. Jangan pernah mengeluh bila kehadira
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 09:25:29

Pasca-Akuisisi Pertagas, Bagaimana Kinerja PGN?

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan peningkatan kinerja keuangan pasca akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) tuntas dibayarkan pada September 2018. Analis memperkirakan akuisisi terse
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top