Iklan Sosial
 
Senin, 9 Juli 2018 | 16:48:54
Bisnis

September 2018, Beras Renceng Hadir di Seluruh Wilayah Indonesia

Sebarkan:
Liputan6.com
Perum Bulog siap menjual produk terbarunya, beras premium dalam kemasan renceng atau sachet. )

Jakarta - Perum Bulog telah memproduksi beras kemasan dengan berat 200 gram. Dengan kemasan ini banyak masyarakat yang menyebutnya beras renceng atau saset. Beras ini bisa untuk tiga-empat porsi dalam tiap kali dimasak.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo, menjelaskan sebelumnya beras dengan kemasan baru ini diluncurkan di Jawa Barat. Masyarakat pun merespons positif kehadiran beras renceng tersebut.

"Di Jawa Barat ini sudah kemasannya 9 roll itu sudah habis. Kemudian Jawa Timur sudah produksi dan Sulawesi Selatan sudah produksi. Artinya tanggapan atau respons masyarakat dengan beras renceng ini alhamdulillah cukup bagus," ujar Imam di Kementerian BUMN, Senin (9/7/2018).

Imam menuturkan, Bulog sudah menjual beras rencengan ini mencapai 11 ton di Jawa Barat dan  Jawa Timur sebesar 8 ton.

Secara bertahap, berbagai daerah ini mulai memproduksi beras dengan merek Beras Kita ini. Bulog menargetkan beras rencengan ini mulai beredar di seluruh wilayah Indonesia pada September 2018.

Sesuai dengan misi Bulog dan pemerintah, tujuan memproduksi beras renceng ini adalah untuk menjaga ketersediaan beras di masyarakat.

"Ilustrasinya karena berangkatnya dengan ketersediaan, yang paling gampang kalau kita coba jalan 1 km belum tentu orang beras ada, kecuali 1 km itu di pasar. Pertanyaannya kalau kita coba di toko-toko kecil itu yang paling ada apa, pasti nonberas. Artinya kalau kita bicara kebutuhan pokok harusnya beras ada di titik-titik itu, jadi kemudahan masyarakat untuk akses beras," ujar dia.

Selain beberapa wilayah di Pulau Jawa tersebut, Bulog juga akan memproduksi dan mengedarkan beras yang dibanderol seharga Rp 2.500 per saset ini di Bengkulu dan Nusa Tenggara Barat. (Yas)

Tiga Daerah Mulai Jual Beras Renceng

Sebelumnya, Perum Bulog menyatakan produk beras dalam kemasan saset atau renceng mulai dijual pekan depan. Untuk satu kemasan saset berukuran 200 gram dengan harga Rp 2.500.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, mengatakan beras renceng akan mulai didistribusikan di sejumlah wilayah pada pekan ini. Nantinya beras tersebut bisa didapatkan di warung-warung tradisional atau toko ritel yang dekat dengan tempat tinggal masyarakat.

"Insyaallah minggu-minggu ini akan beredar di beberapa tempat. Sudah di beberapa tempat kita edarkan. Insyaallah minggu depan (mulai dijual)," ujar dia di Gudang Bulog Divisi Regional (Divre) DKI Jakarta dan Banten, Rabu, 6 Juni 2018.

Sesuai dengan namanya, lanjut dia, beras tersebut akan kemas dalam ukuran kecil untuk sekali masak. Meski berukuran kecil dan terhitung murah, beras tersebut memiliki kualitas premium yang diproduksi oleh petani lokal.

"Ukuran 200 gram. Saya ukur masak jadi tiga piring‎. Kualitasnya premium dan lokalan, dengan hasil (petani) lokal," kata dia.

Sementara itu, Direktur Komersial Bulog, Tri Wahyudi Saleh menyatakan, produk tersebut akan diproduksi di masing-masing Divisi Regional (Divre) yang dimiliki Bulog. Saat ini Divre Jawa Barat sudah memproduksi dan siap mendistribusikan produk tersebut ke masyarakat.

"Sedang proses, proses giling, packaging, distribusi. (Distribusi) Segera mungkin. Kalau sudah selesai langsung kita distribusikan. Kalau ikut acara Presiden besok di Indramayu, di sana sudah tersedia. Tapi bukan di-launching di sana," ujar dia.

Selain Jawa Barat, Divre yang juga sudah mulai memproduksi beras saset ini adalah Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Diharapkan pada pekan depan produk tersebut sudah terdistribusi ke seluruh wilayah Indonesia.

"Semua (wilayah), seperti Sulsel sudah mulai produksi, NTB sudah mulai produksi, sudah di mana-mana seluruh Indonesia. Yang kami pantau di Jawa Barat sudah mulai, yang lain sedang proses," kata dia.

(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 14 November 2018 | 17:47:20

Kenali Lebih Dekat Alat Pantau Kamla di SPKKL Aceh

ACEH-Sejumlah pelajar dan taruna dan taruni dari beberapa sekolah dan akademi berkunjung ke SPKKL Aceh untuk melihat dan mengenal lebih dekat tugas yang dijalankan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan La
Rabu, 14 November 2018 | 16:54:32

Insiden Tembok SD Roboh Makan Korban Jiwa, Ini Komentar Sekolah

PEKANBARU - Peristiwa robohnya tembok SDN 141 Pekanbaru telah memakan korban jiwa dua orang, yakni Yanita Octavilozy dan William Maleaki. Menanggapi hal itu, Komite Sekolah SD Negeri 141 Pekanbaru Rostami
Rabu, 14 November 2018 | 16:44:58

38 Kg Sabu Jaringan Internasional Gagal Beredar, 4 Tersangka Ditangkap

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil mengagalkan upaya penyelundupan Narkotika narkotika jenis sabu sebanyak 38 kilogram dan 30.000 butir ekstasi di perairan Langsa Aceh. Adapun oper
Rabu, 14 November 2018 | 16:33:08

UAS Ulama Paling Berpengaruh Versi LSI, Habib Rizieq Nomor 5

Jakarta -Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei mengenai ulama yang mempunyai pengaruh elektoral dan imbauannya paling didengarkan masyarakat. LSI menyebut Ada 5 ulama yang paling berpengar
 
Berita Lainnya
Rabu, 14 November 2018 | 14:46:16

Kaji Ulang Aturan Maskapai Berbiaya Murah, Menhub Soroti Standar Keselamatan

JAKARTA - Pemerintah akan mengevaluasi penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier (LCC) yang diterapkan sejumlah maskapai Tanah Air selama ini, termasuk tarif yang dikenakan. Upaya ini diambil untuk m
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:43:52

Akhirnya Merpati Bisa Terbang Lagi

SURABAYA - Pengadilan Niaga (PN) Surabaya mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Dengan demikian, Merpati tidak dipailitkan dan dipastik
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:48:13

Penggunaan Internet RI Kalahkan AS, Tapi Minim Sumbang ke Ekonomi

Jakarta - Keberadaan internet saat ini punya peran penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Internet bahkan punya peranan penting dalam pengembangan berbagai peluang bisnis.Demikian disampaikan Sen
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:42:50

Menteri PAN-RB Pamerkan Kemajuan Birokrasi RI

Jakarta - Reformasi birokrasi yang dilakukan pemerintah telah menunjukkan hasil. Hal itu terlihat dari meningkatnya sejumlah indikator.Dalam Seminar Nasional Grand Design Public Administration Indonesia 2045,
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:09:40

Pembangunan Infrastruktur Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur dinilai memiliki dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain mengatasi ketimpangan antara pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur dapat mengurangi biaya produksi
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:44:39

Siap-Siap! 2.000 Honorer Bakal Dipecat

SIMALUNGUN ? Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara memastikan 2.000 lebih tenaga honorer atau kontrak yang bertugas di sekretariat daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) akan diberh
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:49:53

Kini Ada Asuransi Perikanan bagi Pembudidaya Ikan Kecil

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan launching Asuransi Perikanan bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK) tahun 2018. Deputi Komisioner OJK bidang Indus
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:39:48

Sri Mulyani Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI dan Turunnya Pengangguran

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali memberikan informasi mengenai kondisi perekonomian Indonesia maupun dunia pada saat ini. Menurutnya, saat ini kondisi perekonomian Indonesia masih tergol
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:34:55

Angka Kelulusan CPNS di Kantor Sri Mulyani Cuma 8,5%

JAKARTA - Angka kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokr
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:17:23

Berapa Tarif Jalan Tol Jakarta-Surabaya, Ini Rinciannya

JAKARTA - Pembangunan jalan Tol Trans Jawa hampir segera rampung, hal tersebut menyusul akan segera diresmikannya beberapa ruas tol pada tahun ini. Ditargetkan, jalan tol yang menghubungkan dari Jakarta h
 
Selasa, 13 November 2018 | 14:17:32

Wagub Uu Minta Pengusaha Serap Tenaga Kerja Lulusan SMK

Garut - Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta para pengusaha memberdayakan anak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Uu menilai kualitas anak-anak SMK jangan dipandang sebelah mata.Hal ters
 
Selasa, 13 November 2018 | 11:44:44

Investor Baru Siap Hidupkan Merpati

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan penjelasan terkait menangguhkan usulan restrukturisasi yang diajukan oleh maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Dia menj
 
Selasa, 13 November 2018 | 11:36:21

Setelah SKD, Peserta CPNS Harus Lewati Tes Ini

JAKARTA - Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah memutuskan tes peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan berakhir pada 17 November 2018. Kepala Biro Humas Badan Kepegawa
 
Selasa, 13 November 2018 | 11:34:14

Semen Indonesia Ambil Alih 80% Saham Holcim

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menandatangani perjanjian pengikatan jual beli bersyarat (Conditional Sales & Purchase Agreement) untuk mengambil alih 6.179.612.820 lembar saham (atau setara
 
Selasa, 13 November 2018 | 11:23:34

Penilaian Baru Kelulusan Peserta CPNS Tunggu Restu Menpan RB

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyiapkan dua opsi untuk mengakomodir para peserta Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang t
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top