Iklan Sosial
 
Senin, 12 Februari 2018 | 09:42:02
Ekonomi

Tips Mengendalikan Diri agar Tak Keluar Uang Banyak Saat Belanja

Sebarkan:
Jakarta - Menjelang Tahun Baru Imlek atau hari-hari besar keagamaan lainnya banyak diskon yang ditawarkan toko baik online, mal serta toko-toko fisik lainnya. Hal ini tentu saja menggiurkan untuk belanja banyak barang, sehingga niat berhemat jadi terabaiakan.

Anda harus pintar-pintar mencari cara untuk belanja secara pintar. Jangan sampai keuangan jadi menipis dan hidup berubah drastis karena Anda kurang bisa menahan diri.

Cukup ikuti tiga tips bermanfaat ini untuk Anda yang susah mengendalikan diri saat belanja agar keuangan tak semakin berkurang.

1. Potong Pengeluaran yang Tak Perlu

Entah itu hanya sekadar minum di warung kopi ataupun kafe yang rutin Anda lakukan ataupun membayar keanggotaan gym padahal tidak pernah aktif berolahraga. Mulailah berhenti membeli barang-barang yang sebenarnya tidak Anda butuhkan.

Memang tidak harus langsung memberhentikan semua kebiasaan, tapi Anda perlu membatasi diri seperti kebiasaan membeli secangkir kopi di kafe setiap hari atau makan di restoran mewah.

Batasi saja pengeluarannya atau belanja menjadi sebulan sekali, bukan seminggu sekali.

2. Jangan Terburu Ambil Keputusan Finansial

Entah itu soal pinjaman rumah, mesin cuci baru atau rencana liburan tahunan Anda, jangan terburu-buru menyetujui penawaran pertama yang Anda temui.

Belanjalah saat Anda sudah mendapatkan beberapa harga pembanding dan selalu pastikan Anda mendapatkan harga terbaik.

3. Kontrol Pengeluaran Kartu Kredit

Selalu gunakan uang tunai saat belanja. Jika Anda tidak mampu membayar uang tunai saat itu, maka jangan membeli.

Namun, jika Anda harus membeli barang secara kredit, pastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari kartu Anda.

Beli barang tersebut dengan program terbaik yang ditawarkan sehingga Anda bisa mendapatkan uang kembali atau poin yang digunakan untuk mengklaim barang lainnya seperti tiket pesawat, hotel dan sebagainya.

Selain itu, selalu lunasi tagihan kartu kredit Anda secara penuh setiap bulan untuk menghindari suku bunga yang tinggi.

(liputan6.com)


 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:14:50

Ketua DPRD Sayangkan Tak Berkibarnya Bendera Merah Putih

TEMBILAHAN - Ketua DPRD Indragiri Hilir (Inhil) H Dani M Nursalam, menyayangkan peristiwa tidak dikibarkannya bendera merah putih saat HUT Kemerdekaan ke 73 RI, Jumat (17/8).Hal itu seharusnya menurut Dani, tid
Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:02:26

Meriahkan HUT RI Ke - 73, Bupati Inhil Apresiasi Berbagai Lomba yang Digelar DWP

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengapresiasi berbagai kegiatan perlombaan yang digelar Darma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik
Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:59:21

Sekda Inhil Terima Lencana Melati Pramuka

TEMBILAHAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Inhil menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Sabtu (18/8/2
Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:55:39

Ratusan Warga Ramaikan Jalan Santai di Kampung Benteng Hilir Siak

SIAK - Lebih kurang enam ratus warga Benteng Hilir Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak mengikuti jalan santai, Minggu (19/8/2018) pagi.Acara jalan santai tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:01:15

Permintaan PNS untuk KPR Subsidi Meningkat

BENGKULU - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap melakukan ekspansi di Provinsi Bengkulu seiring pertumbuhan ekonomi yang mulai menggeliat di daerah tersebut. Permintaan KPR subsidi di Bengkulu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:55:03

Sri Mulyani Sebut Utang Rp 400 T Warisan Masa Lalu, Benarkah?

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut tingginya cicilan utang pemerintah merupakan hasil warisan dari masa lalu. Dia bilang, ada banyak utang di masa lalu yang jatuh tempo cukup tinggi d
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:46:03

Siswa Pemanjat Tiang Bendera di NTT Dapat Beasiswa hingga S1

JAKARTA - Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1)
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:36:17

Sumber Cicilan Utang Pemerintah Rp 400 Triliun di 2019

JAKARTA - Pembahasan soal utang pemerintah Indonesia kembali hangat. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyindir utang RI sudah di luar batas kewajaran.Zulkifili menyebut bahwa cicilan
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:56:43

Ada Kabar Positif dari Perang Dagang AS-China, Wall Street Menguat

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street naik pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang keuntungan dan Nasdaq berubah positif didukung l
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:45:42

Mengukur RAPBN 2019 Senilai Rp2.439 Triliun dengan Ekonomi Tumbuh 5,3%

JAKARTA - Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,3%. Sejumlah asumsi makro lainnya pada Rancangan Anggaran Penda patan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 yang di tetapkan di n
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:43:34

Rini Ngomel-ngomel Lihat Jalur Kereta Jakarta-Bogor Kotor

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pagi ini melakukan tinjauan kebersihan di jalur kereta rel listrik (KRL). Di tengah tinjauannya, ia ngomel-ngomel karena melihat jalur keret
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:41:15

Perang Dagang, Jokowi Diminta Fokuskan APBN 2019 ke Pembangunan Manusia

JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR-RI Johnny G Plate menyarankan kepada Presiden Joko Widodo untuk berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Namun tidak lupa pembangunan infrastruktur juga harus t
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:33:57

Produsen Alat Penghemat Listrik Terancam Penjara dan Denda Rp2 Miliar

JAKARTA - Kemampuan alat penghemat listrik yang digadang-gadang bisa mengurangi tagihan rekening listrik ternyata tidak terbukti. Hal itu sesuai dengan hasil riset yang dilakukan oleh PT Perusahaan Listri
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:28:17

Dana Desa Rp187,65 Triliun Upaya Atasi Kemiskinan

JAKARTA - Selama tiga tahun memimpin Kabinet Kerja, Presiden Joko Widodo telah berhasil menyalurkan sebanyak Rp187,65 triliun dana desa. Dana tersebut digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur dan pel
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:19:41

Uji Lab Alat Penghemat Listrik, Ternyata Tak Kurangi Tagihan Rekening

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Keluarga Alumni Tenaga Listrik (Kagatrik) Departemen Teknik Elektro FTUI melalui fasilitas Lab Pengukuran Listrik DTE-FTUI, telah menyelidiki, melakukan pengujian, melakukan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:46:14

Jokowi: Bukan Hanya Fisik, Pembangunan Infrastruktur untuk Peradaban

Jakarta - Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa banyak orang salah kaprah ketika membahas infrastruktur. Menurutnya, selama ini pembangunan infrastruktur dikira hanya urusan fisik semata. Padahal, implik
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:42:14

Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan Jadi Fokus Pemerintahan Jokowi

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor energi. Termasuk yang akan terus didorong ada
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:36:06

Daerah Terbitkan Obligasi untuk Infrastruktur, Hary Tanoe: Tak Lagi Bergantung APBN

JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, provinsi besar harus didorong menerbitkan obligasi yang dijual kepada masyarakatnya dalam denominasi kecil. "Di luar negeri hal ini s
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:32:55

Jokowi: K‎ita Tidak Berhenti Bekerja agar Rakyat Indonesia Sejahtera

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan fokus perhatian pemerintah dalam empat tahun terakhir bukan hanya soal  pembangunan infrastruktur, tetapi juga di sektor sumber daya manusia (SDM).&
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top