Iklan Sosial
 
Jumat, 9 Februari 2018 | 15:23:17
Ekonomi

Minggu Kedua Februari, Harga Bawang Putih Melonjak Tinggi

Sebarkan:
Jakarta - Harga bawang merangkak naik menuju akhir pekan kedua Februari. Berbeda, harga tomat dan kentang justru mengalami penurunan. 

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Kebayoran yang akrab disapa Ibu Tomat (56) mengatakan kepada Liputan6.com, harga bawang putih dalam kurun waktu dua hari terakhir naik drastis.

"Bawang putih sekarang harganya Rp 40 ribu per kg, dari tadinya Rp 25 ribu. Untuk bawang putih kating juga, sebelumnya Rp 30 ribu per kg, sekarang udah Rp 45 ribu lagi," tuturnya di Pasar Kebayoran, Jakarta, Jumat (9/2/2018).

"Ini sih namanya bukan lagi naik harganya, tapi ganti harga," keluh dia.

Sementara untuk bawang merah, harganya juga mengalami peningkatan, dari sebelumnya Rp 23 ribu per kg sekarang menjadi Rp 28 ribu per kg.

Beda cerita dengan kentang dan tomat, Ibu Tomat menjelaskan, dua barang itu sudah turun harga sejak tiga hari kemarin. "Kentang itu turun dari Rp 18 ribu per kg jadi Rp 16 ribu per kg," ungkapnya.

"Kalau tomat justru turunnya gede, Rp 5 ribu, yang awalnya Rp 15 ribu sekarang cuman Rp 10 ribu," tambah dia.

Terkait produk cabai yang sempat naik-turun harganya beberapa waktu yang lalu, kini sudah stabil. "Cabai rawit merah, cabai rawit hijau dan cabai keriting merah, saya jual sama Rp 50 ribu. Sudah segitu dari beberapa minggu," pungkas Ibu Tomat.

Waspadai Lonjakan Harga Cabai

Sebelumnya, pemerintah diminta mengantisipasi kenaikan harga cabai. Kenaikan harga cabai dipicu kurangnya pasokan akibat masuknya musim hujan di sejumlah daerah.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, saat ini harga cabai rawit merah, cabai merah keriting, cabai TW, dan cabai rawit hijau tergolong tinggi. Harga keempat jenis cabai tersebut berada di atas Rp 40 ribu per kilogram (kg).

‎"Cabai ini tinggi. Kalau bawang masih standar. Cabai rawit merah, cabai TW, cabai keriting, cabai rawit hijau itu di atas Rp 40 ribu. Malah cabai rawit merah sudah hampir Rp 50 ribu," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta pada Senin, 29 Januari 2018.

Dia mengungkapkan, potensi kenaikan harga cabai dari saat ini bisa saja terjadi. Sebab, di sejumlah daerah, khususnya sentra produksi cabai tengah memasuki musim hujan.

"Cabai dari daerah Jawa Timur, Lumajang, Jember dan sebagainya," ucap dia.

Saat memasuki musim hujan seperti ini, kata Mansuri, banyak panen cabai yang gagal. Selain itu, cabai juga mudah busuk ketika musim hujan sehingga potensi pasokan cabai ke kota-kota besar seperti Jakarta berkurang.‎


(liputan6.com)


 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:14:50

Ketua DPRD Sayangkan Tak Berkibarnya Bendera Merah Putih

TEMBILAHAN - Ketua DPRD Indragiri Hilir (Inhil) H Dani M Nursalam, menyayangkan peristiwa tidak dikibarkannya bendera merah putih saat HUT Kemerdekaan ke 73 RI, Jumat (17/8).Hal itu seharusnya menurut Dani, tid
Minggu, 19 Agustus 2018 | 22:02:26

Meriahkan HUT RI Ke - 73, Bupati Inhil Apresiasi Berbagai Lomba yang Digelar DWP

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengapresiasi berbagai kegiatan perlombaan yang digelar Darma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik
Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:59:21

Sekda Inhil Terima Lencana Melati Pramuka

TEMBILAHAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Inhil menerima Lencana Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Sabtu (18/8/2
Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:55:39

Ratusan Warga Ramaikan Jalan Santai di Kampung Benteng Hilir Siak

SIAK - Lebih kurang enam ratus warga Benteng Hilir Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak mengikuti jalan santai, Minggu (19/8/2018) pagi.Acara jalan santai tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:01:15

Permintaan PNS untuk KPR Subsidi Meningkat

BENGKULU - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap melakukan ekspansi di Provinsi Bengkulu seiring pertumbuhan ekonomi yang mulai menggeliat di daerah tersebut. Permintaan KPR subsidi di Bengkulu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:55:03

Sri Mulyani Sebut Utang Rp 400 T Warisan Masa Lalu, Benarkah?

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut tingginya cicilan utang pemerintah merupakan hasil warisan dari masa lalu. Dia bilang, ada banyak utang di masa lalu yang jatuh tempo cukup tinggi d
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:46:03

Siswa Pemanjat Tiang Bendera di NTT Dapat Beasiswa hingga S1

JAKARTA - Tergerak atas aksi heroik yang dilakukan oleh Yohanis siswa SMP di Atambua, NTT, PLN Peduli mengapresiasi tindakan tersebut dengan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi Strata 1 (S1)
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:36:17

Sumber Cicilan Utang Pemerintah Rp 400 Triliun di 2019

JAKARTA - Pembahasan soal utang pemerintah Indonesia kembali hangat. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyindir utang RI sudah di luar batas kewajaran.Zulkifili menyebut bahwa cicilan
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:56:43

Ada Kabar Positif dari Perang Dagang AS-China, Wall Street Menguat

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street naik pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average memperpanjang keuntungan dan Nasdaq berubah positif didukung l
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:45:42

Mengukur RAPBN 2019 Senilai Rp2.439 Triliun dengan Ekonomi Tumbuh 5,3%

JAKARTA - Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar 5,3%. Sejumlah asumsi makro lainnya pada Rancangan Anggaran Penda patan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 yang di tetapkan di n
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:43:34

Rini Ngomel-ngomel Lihat Jalur Kereta Jakarta-Bogor Kotor

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pagi ini melakukan tinjauan kebersihan di jalur kereta rel listrik (KRL). Di tengah tinjauannya, ia ngomel-ngomel karena melihat jalur keret
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:41:15

Perang Dagang, Jokowi Diminta Fokuskan APBN 2019 ke Pembangunan Manusia

JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR-RI Johnny G Plate menyarankan kepada Presiden Joko Widodo untuk berfokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Namun tidak lupa pembangunan infrastruktur juga harus t
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:33:57

Produsen Alat Penghemat Listrik Terancam Penjara dan Denda Rp2 Miliar

JAKARTA - Kemampuan alat penghemat listrik yang digadang-gadang bisa mengurangi tagihan rekening listrik ternyata tidak terbukti. Hal itu sesuai dengan hasil riset yang dilakukan oleh PT Perusahaan Listri
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:28:17

Dana Desa Rp187,65 Triliun Upaya Atasi Kemiskinan

JAKARTA - Selama tiga tahun memimpin Kabinet Kerja, Presiden Joko Widodo telah berhasil menyalurkan sebanyak Rp187,65 triliun dana desa. Dana tersebut digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur dan pel
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:19:41

Uji Lab Alat Penghemat Listrik, Ternyata Tak Kurangi Tagihan Rekening

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Keluarga Alumni Tenaga Listrik (Kagatrik) Departemen Teknik Elektro FTUI melalui fasilitas Lab Pengukuran Listrik DTE-FTUI, telah menyelidiki, melakukan pengujian, melakukan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:46:14

Jokowi: Bukan Hanya Fisik, Pembangunan Infrastruktur untuk Peradaban

Jakarta - Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa banyak orang salah kaprah ketika membahas infrastruktur. Menurutnya, selama ini pembangunan infrastruktur dikira hanya urusan fisik semata. Padahal, implik
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:42:14

Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan Jadi Fokus Pemerintahan Jokowi

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan untuk mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dari sektor energi. Termasuk yang akan terus didorong ada
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:36:06

Daerah Terbitkan Obligasi untuk Infrastruktur, Hary Tanoe: Tak Lagi Bergantung APBN

JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, provinsi besar harus didorong menerbitkan obligasi yang dijual kepada masyarakatnya dalam denominasi kecil. "Di luar negeri hal ini s
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:32:55

Jokowi: K‎ita Tidak Berhenti Bekerja agar Rakyat Indonesia Sejahtera

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan fokus perhatian pemerintah dalam empat tahun terakhir bukan hanya soal  pembangunan infrastruktur, tetapi juga di sektor sumber daya manusia (SDM).&
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top