sosial
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 16:30:19
Uang

Cerita Menteri Susi tenggelamkan kapal asing dan dituding langgar hukum internasional

Sebarkan:
Merdeka.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa penenggelaman kapal asing yang selama ini dilakukan untuk memutus mata rantai pencurian ikan di perairan Indonesia. Penenggelaman tersebut juga tercantum pada Undang-Undang Perikanan Nomor 45 Tahun 2009.

Menurut Susi, penenggelaman kapal bukan semata-mata kehendak dari Presiden atau Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Apa yang saya lakukan dengan penenggelaman kapal itu bukan Susi idea, bukan Pak Presiden idea. Itu ada undang-undang perikanan kita Nomor 45 tahun 2009. Karena itu satu-satunya jalan untuk memutus mata rantai untuk menutup belenggu yang selama ini mengunci dalam bahasa Jawanya membokong tangan kita di belakang," kata Menteri Susi dalam acara Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) dengan tema 'Ayo Kita Berantas Korupsi untuk Mewujudkan Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Sejahtera', di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (7/12).

Menurutnya, kapal asing yang datang ke Indonesia jumlahnya mencapai ribuan. Menteri Susi menduga banyaknya kapal asing yang masuk karena ada kerja sama dengan beberapa oknum nakal di Indonesia. Sebab hal tersebut tak mungkin terjadi apabila tidak saling kerja sama.

"Kalau kita mau beresin KKP officer yang nakal siapa angkatan laut oknumnya siapa. Polair oknumnya siapa. Kita cari oknum yang salah," ujarnya.

Dia mengaku bahwa menghentikan pencurian ikan itu tidak mudah. Namun dirinya tidak menyerah untuk terus melakukan hal tersebut. Apalagi Presiden Jokowi juga berkomitmen untuk memberantas pencurian ikan di perairan Indonesia.

"Namun saya tidak mundur dan Pak Presiden juga berkomitmen akhirnya penenggelaman terjadi. 1,2 ,3 ratusan, 350 sudah selesai. Dan apakah kita perang dengan negara tetangga kita? tidak," ujarnya.

Meski begitu, beberapa orang tidak setuju dengan cara penenggelaman kapal asing tersebut. Menurutnya, sebagian orang mencoba menghalangi dengan menganggap bahwa penenggelaman melanggar hukum internasional.

"Di awal ada perwira TNI, ada pengamat militer ada ekonom yang bahkan discourage (mencoba menghalangi) apa yang kita lakukan. 'Menteri Susi sekolah pun tidak, tidak tahu bahwa dia melanggar hukum internasional'. Saya jawab saja dengan bodoh juga, saya bilang 'melawan hukum internasional memang pencurian ikan dilindungi di hukum internasional, tidak. Apakah pencurian ikan bagian dari good relationship. bilateral antara dua negara. Pasti tidak. sebodoh-bodohnya saya, saya mengerti hukum itu untuk benar bukan untuk hal yang tidak benar," jelasnya.

(merdeka.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 18 Februari 2018 | 21:07:42

Dihadiri PJs Bupati, KPU Inhil Gelar Deklarasi Damai Pilkada Inhil

TEMBILAHAN - Komisi Pemilhan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Inhil menyelenggarakan deklarasi damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhil, Ahad (18/02/18).Semua Paslon Bupati Inhil yaitu Rosman-Musmulyadi, Ramli
Sabtu, 17 Februari 2018 | 16:30:57

Tahun Anjing Tanah, Ini Bisnis yang Bagus Menurut Ahli Fengshui

Medan - Dalam astrologi Tiongkok, tahun baru Imlek 2569 ini merupakan shio Anjing Tanah. Tidak seperti perhitungan zodiak dari dunia Barat pada umumnya yang mengacu pada perhitungan bulan, horoskop Tiongkok
Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:49:54

Cara Kedai Kopi Legendaris Glodok Bertahan di Era Digital

Jakarta - Perkembangan zaman yang ditandai dengan era digitalisasi telah banyak menelan korban, di mana banyak pelaku usaha yang harus menggulung tikar lantaran tidak bisa beradaptasi dengan kemajuan zama
Jumat, 16 Februari 2018 | 11:10:48

Industri Pengolahan Susu Wajib Serahkan Proposal Kemitraan Akhir Februari

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan tenggat waktu hingga akhir Februari 2018 kepada Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk menyerahkan proposal kemitraan dengan peternak sapi perah lokal. Dire
 
Berita Lainnya
Sabtu, 17 Februari 2018 | 16:30:57

Tahun Anjing Tanah, Ini Bisnis yang Bagus Menurut Ahli Fengshui

Medan - Dalam astrologi Tiongkok, tahun baru Imlek 2569 ini merupakan shio Anjing Tanah. Tidak seperti perhitungan zodiak dari dunia Barat pada umumnya yang mengacu pada perhitungan bulan, horoskop Tiongkok
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:49:54

Cara Kedai Kopi Legendaris Glodok Bertahan di Era Digital

Jakarta - Perkembangan zaman yang ditandai dengan era digitalisasi telah banyak menelan korban, di mana banyak pelaku usaha yang harus menggulung tikar lantaran tidak bisa beradaptasi dengan kemajuan zama
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 11:10:48

Industri Pengolahan Susu Wajib Serahkan Proposal Kemitraan Akhir Februari

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan tenggat waktu hingga akhir Februari 2018 kepada Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk menyerahkan proposal kemitraan dengan peternak sapi perah lokal. Dire
 
Kamis, 15 Februari 2018 | 16:53:16

Yuk Kenali Perbedaan Asuransi Mobil TLO dan All Risk Sebelum Membeli

KONDISI lalu lintas yang semakin padat dan risiko mobilitas yang tinggi membuat pemilik kendaraan khususnya mobil seringkali merasa khawatir, baik saat kendaraan ditinggal di rumah, tempat kerja maupun s
 
Kamis, 15 Februari 2018 | 15:53:31

Keluhan Pedagang Glodok pada Rizal Ramli

Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kematiriman Rizal Ramli mengunjungi kawasan Glodok, Jakarta Barat, Kamis (15/2/2018). Ekonom senior ini tak gentar meskipun cua
 
Kamis, 15 Februari 2018 | 09:52:35

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Januari Bakal Surplus US$ 233 Juta

Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia di Januari 2018 diprediksi mencetak surplus sekitar US$ 233 juta. Surplus ditopang dari kenaikan volume ekspor dari mitra dagang utama Indonesia. "Neraca perdagangan
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 11:30:37

Penumpang Kereta Naik 13,5 Persen Saat Libur Imlek

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada libur Imlek 2018 memperkirakan jumlah penumpang mengalami peningkatan 13,5 persen. Angka ini dilihat dari jumlah tempat duduk yang disedaiakan KAI. Dari d
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 09:29:14

Mau Hemat Rayakan Valentine? Ikuti 6 Langkah Ini

Jakarta - Tanggal 14 Februari selalu dirayakan sebagai Hari Valentine. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk merayakan hari kasih sayang ini bersama orang terkasih, mulai dari makan di restoran hingga membe
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 09:18:34

Dokumen Tak Lengkap, Beras Impor Vietnam Telantar di Cilegon

Cilegon - Kapal pengangkut 6 ribu ton beras impor asal Vietnam masih terombang-ambing di tengah laut. Lantaran, dokumen impornya belum juga sampai ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KP
 
Selasa, 13 Februari 2018 | 09:18:23

Harga Minyak Stabil Usai Tertekan Selama Sepekan

Liputan6.com, New York - Pasar minyak mentah mulai stabil meski tercatat bervariasi pada hari ini. Pemicunya ekuitas global yang mulai menutup beberapa kerugian dari penurunan satu minggu terbesar dalam d
 
Senin, 12 Februari 2018 | 09:42:02

Tips Mengendalikan Diri agar Tak Keluar Uang Banyak Saat Belanja

Jakarta - Menjelang Tahun Baru Imlek atau hari-hari besar keagamaan lainnya banyak diskon yang ditawarkan toko baik online, mal serta toko-toko fisik lainnya. Hal ini tentu saja menggiurkan untuk belanja banya
 
Jumat, 9 Februari 2018 | 15:23:17

Minggu Kedua Februari, Harga Bawang Putih Melonjak Tinggi

Jakarta - Harga bawang merangkak naik menuju akhir pekan kedua Februari. Berbeda, harga tomat dan kentang justru mengalami penurunan.  Salah seorang pedagang sayur di Pasar Kebayoran yang a
 
Jumat, 9 Februari 2018 | 14:40:14

Selamat! 9 Zodiak Ini Diramal Bakal Banyak Uang di Februari

Jakarta - Selain karier dan jodoh, keuangan merupakan faktor penting lainnya yang diprioritaskan banyak orang. Bahkan, keuangan menjadi faktor utama dalam kehidupan seseorang. Oleh karena itu, banyak orang
 
Jumat, 9 Februari 2018 | 14:35:23

Alat Musik Buatan RI Laku Keras di Amerika Serikat

Jakarta - Merek-merek alat musik dan perlengkapan musik Indonesia berhasil berjaya di National Association of Music Merchants (NAMM) Show 2018. Acara tersebut digelar bulan kemarin di Anaheim Convention Center,
 
Minggu, 4 Februari 2018 | 10:30:31

Menkeu: RI Jadi Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-5 di Dunia

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan orasi ilmiah dalam acara Dies Natalis dan Wisuda Program Pascasarjana Semester Gasal 2018 Universitas Indonesia (UI) pada Sabtu (3/2/2018) ini.
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top