sosial
 
Selasa, 14 November 2017 | 10:23:17
Ekbis

Keberadaan Bitcoin Cs Bisa Guncang Ekonomi Global, Benarkah?

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
Ilustrasi Bitcoin.
JAKARTA – Walaupun sarat kontroversi, tren bitcoin bakal sulit ditahan. Hingga kini penggunaan mata uang virtual tersebut semakin masif. Di Indonesia, penggunaannya sudah banyak dan semakin berkembang.

Keberadaan bitcoin sebagai alat transaksi semakin luas dengan keberadaan teknologi blockchain karena transaksi keuangan lebih efisien, cepat, dan aman. Wilayah penggunaannya pun semakin luas seperti telekomunikasi, kelistrikan, bahkan pengobatan.

Meskipun menawarkan banyak nilai tambah bila dibandingkan dengan mata uang kon vensional, bagi pihak yang ingin memanfaatkan sejenis crypto currency tersebut perlu lebih berhati-hati. Kewaspadaan perlu ditujukan atas legalitas dan jaminan keamanan penggunaan bitcoin.

Mungkin karena alasan tersebut, hingga kini sejumlah negara seperti China, Islandia, India, Rusia, dan Swedia tegas melarang penggunaannya. Perlunya kewaspadaan ini di antaranya disampaikan ekonom Institute for Development of Economics and Fi nance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara dan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman.

Bhima meminta masyarakat berhati-hati karena bitcoin sudah menjadi alat spekulasi. "Orang membeli bitcoin sama dengan beli pohon anturium, batu akik, ikan louhan, dan komoditas spekulasi lainnya. Bayangkan kalau bitcoin gelembungnya pecah, ekonomi dunia bisa krisis. Di Indonesia saja sudah 200.000 orang lebih bermain bitcoin. Angkanya akan naik signifikan," jelasnya.

Dia mengakui bitcoin melalui teknologi blockchain mampu mendukung transaksi keuangan yang lebih efisien, cepat, dan aman. Namun sayangnya sejak 2014 bitcoin lebih digunakan sebagai ajang spekulasi. Kenaikannya dalam 3 tahun lebih dari 1.000%. Ini tentu berbahaya karena mirip dengan gelembung aset atau bubble.

Di sisi lain, dia juga melihat underlying asset bitcoin tidak jelas, beda dengan mata uang resmi yang dikeluarkan oleh bank sentral. Belum lagi mata uang digital sering dijadikan medium transaksi gelap seperti dana korupsi, narkoba, judi, dan prostitusi. Karena itulah Bhima meminta pemerintah, dalam hal ini Bank Indonesia, untuk melakukan mitigasi risiko.

"Jadi Bank Indonesia benar-benar harus melakukan mitigasi risiko. Jika harga bitcoin bergerak terlalu liar dan membahayakan, platform transaksi onlinenya bisa di-suspend," ujar dia.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Agusman menegaskan bahwa Bl tidak mengakui bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Karena itu dia meminta masyarakat agar berhati-hati supaya terhindar dari kerugian yang tidak perlu.

"Sebagaimana yang pernah disampaikan di beberapa kesempatan, Bl tidak mengakui bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di lndonesia. Karena tidak diakui, masyarakat agar berhati-hati supaya terhindar dari kerugian yang tidak perlu," ucapnya saat dihubungi kemarin.

Perlunya kewaspadaan terhadap bitcoin tidak berlebihan. Sejak jaringan bitcoin dibuka dan digunakan secara internasional pada Januari 2009, satu per satu kerentanan bermunculan. Pada 2014, misalnya, MtGox dibekukan karena ada bug dalam perangkat lunak yang mendukung bitcoin yang memungkinkan peretas mencurinya.

Hal ini kemudian terbukti setelah polisi Jepang menangkap Mark Karpeles, Kepala MtGox Bitcoin, atas hilangnya mata uang virtual senilai USD390 juta (Rp5,2 triliun).
Indonesia Harus Antisipasi

Perkembangan ekonomi digital membuat penggunaan alat transaksi digital seperti bitcoin sulit dihindarkan. Karena itulah pemerintah dalam hal ini BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu melakukan antisipasi, termasuk mempersiapkan infrastrukturnya. Pandangan ini di antaranya disampaikan anggota Komisi XI DPR Johnny G Plate.

"Platform untuk digital emoney itu harus disiapkan dengan baik. Kita tidak bisa cegah seperti bitcoin, pembiayaan platform digital, dll. Yang namanya fintech itu akan berjalan dan tidak akan bisa kita cegah," katanya kemarin.

Dengan adanya perkembangan tersebut, dia berharap pemerintah memperhatikan kenyamanan nasabah, terutama terkait transaksi pembayaran. "Lalu yang berhubungan dengan undang-undang uang RI. Kan syarat UU RI harus diperhatikan jangan sampai ada implikasi hukum," paparnya.

Pandangan serupa disampaikan pengamat teknologi informasi (TI) Heru Sutadi. Dia pun meminta pemerintah dan industri segera menyiapkan infrastruktur ekonomi dengan basis teknologi digital baik secara regulasi maupun edukasi di masyarakat.

Perubahan harus dilakukan cepat atau lambat karena masyarakat Indonesia bisa mengaksesnya. "Saat ini regulator melindungi pengguna dan pelaku industri keuangan. Itu wajar saja sehingga tren digital payment lebih berkembang karena perusahaan startup. Kita sudah telat dibandingkan negara lain karena lambatnya perubahan UU dan aturan lainnya.

Teknologi baru butuh edukasi karena masyarakat cukup antusias. Terbukti produk GoPay cepat tersebar," ujar Heru dalam diskusi mengenai transformasi keuangan digital hari ini di Jakarta.

Dia lantas menuturkan keunggulan blockchain karena mampu mempertukarkan data. Menurut dia, teknologi ini melakukan pencatatan transaksi terintegrasi dengan teknologi modern, dengan kode unik yang tidak bisa diubah. Hal ini akan merevolusi cara kerja internet, perbankan, dan hal lainnya.

"Blockchain banyak bermanfaat untuk efisiensi, transparansi, dan simplifikasi di berbagai sektor. Mulai untuk industri keuangan, kelistrikan hingga perkebunan. Jangan lang sung dito lak apabila ada yang negatif. Perkembangan teknologi pasti memiliki dua sisi," ujarnya.

Menurut dia, saat ini teknologi blockchain bisa ber manfaat di beberapa sektor seperti kesehatan untuk membantu data pasien antar-RS sehingga dapat memudahkan proses pengobatan. Bidang kelistrikan juga bisa terbantu apabila nanti penyediaan listrik dilakukan oleh swasta. Adapun dalam industri telekomunikasi bisa membantu pelanggan bertransaksi antaroperator.

"Saat ini memang eko sistem untuk blockchain belum sempurna di seluruh dunia. Tapi nantinya pasti menjadi lebih baik sehingga koneksi antar bank tidak perlu lagi lewat bank sentral sehingga peran bank sentral akan berkurang ke depannya," ujar dia.

Lebih jauh dia memaparkan, perkembangan masyarakat di gital membuat industri jasa keuangan perlu mengoptimalkan potensi tersebut agar zkue bisnis tidak diambil pihak asing. Dia pun menilai Indonesia tidak bisa menghindari ekonomi digital karena bisa memberikan dorongan lebih terhadap laju perekonomian Indonesia.

"Di sampaikan juga oleh Presiden Jokowi bahwa pertumbuhan ekonomi tidak akan mencapai 6%-7% jika ekonomi digital ini tidak dimaksimalkan. Kontribusi ekonomi digital ini bisa sekitar 1,2 % hingga 1,5 % tambahannya terhadap per tum buhan ekonomi," ungkapnya.

Dia tidak menampik ada sejumlah persoalan mengenai perkembangan ekonomi digital, termasuk di dalamnya keuangan digital di Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan BI yang sangat berhati-hati. Terhadap kondisi ter ebut, dia menekankan perlunya solusi agar ekonomi digital bisa benar-benar memberi keuntungan.

"Saya sudah bicara ini sejak 2008, tapi mulai ramainya itu 1-2 tahun belakangan ini. BI memang saat itu terbilang moderat karena memang menekankan perihal KYC, adanya pengawasan ketat money laundry, tentang dana teroris, dan lainnya. Tapi saya rasa perlu ada upaya untuk bisa menyelesaikan tantangan ini," ujarnya. (Okezone.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 21 Februari 2018 | 08:37:38

Marak Penyelundupan Narkoba, Presiden Diminta Segera Membuat Perppu

JAKARTA – Beberapa waktu belakangan ini penyelundupan narkoba ke Indonesia semakin marak terjadi. Caranya pun dilakukan melalui hal-hal yang beragam. Hal itu tentu untuk mengelabui petugas yang selalu men
Rabu, 21 Februari 2018 | 08:30:10

Aplikasi Keyboard Swype Tak Lagi Dapat Update, Kenapa?

JAKARTA - Nuance Communications – developer dibalik aplikasi keyboard Swype mengumumkan hal yang mengejutkan. Betapa tidak, developer tersebut menyatakan tak akan lagi memperbarui Swype baik versi iOS mau
Selasa, 20 Februari 2018 | 23:10:31

Pemekaran Daerah Jangan Jadi Forum Elit Politik Menjadi Kepala Daerah

JAKARTA—Peneliti LIPI Siti Zuhro menyatakan setelah provinsi Papua dan Papua Barat,  Papua memungkinkan dimekarkan tiga provinsi lagi menjadi lima provinsi. Tiga provinsi berikutnya adalah Papua Barat Daya
Selasa, 20 Februari 2018 | 22:57:25

Lokasi di Bagan Batu ini Ternyata Sangat Bagus Untuk Pecinta Fotografi

Bagan Batu yang merupakan ibu kota Kecamatan Bagan Sinembah, Kota kecil yang merupakan salah satu kota ramai di Kabupaten Rokan Hilir ini terkenal gersang.Gersang di sini disebabkan minimnya tempat hiburan maup
 
Berita Lainnya
Selasa, 20 Februari 2018 | 11:52:57

Harga Suatu Jenis Kopi Bisa Mahal, Apa Penyebabnya?

Jakarta - Kebiasaan minum kopi saat ini sedang menjadi tren di tengah masyarakat. Kedai-kedai kopi baru menjamur, menawarkan berbagai jenis kopi yang secara harga dan rasa berbeda. Berbicara soal harga, a
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 11:51:28

Dibuat dari Jamur Serangga, Sup Ini Dijual 9,29 Juta per Mangkok

Jakarta - Sup sering disantap sebagai salah satu jenis makanan pembuka. Hidangan jenis ini pun bisa dibuat dari berbagai macam bahan, mulai dari sayuran, daging hingga buah-buahan. Uniknya, sebuah restoran
 
Senin, 19 Februari 2018 | 14:56:00

Sepi Pembeli, Harga Daging Ayam di Pasar Benhil Turun

Jakarta - Harga pangan, terutama daging ayam sudah mengalami penurunan sejak bulan lalu sampai dengan saat ini. Penyebabnya karena sepinya pembeli.  Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Bendungan Hili
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 16:30:57

Tahun Anjing Tanah, Ini Bisnis yang Bagus Menurut Ahli Fengshui

Medan - Dalam astrologi Tiongkok, tahun baru Imlek 2569 ini merupakan shio Anjing Tanah. Tidak seperti perhitungan zodiak dari dunia Barat pada umumnya yang mengacu pada perhitungan bulan, horoskop Tiongkok
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:49:54

Cara Kedai Kopi Legendaris Glodok Bertahan di Era Digital

Jakarta - Perkembangan zaman yang ditandai dengan era digitalisasi telah banyak menelan korban, di mana banyak pelaku usaha yang harus menggulung tikar lantaran tidak bisa beradaptasi dengan kemajuan zama
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 11:10:48

Industri Pengolahan Susu Wajib Serahkan Proposal Kemitraan Akhir Februari

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan tenggat waktu hingga akhir Februari 2018 kepada Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk menyerahkan proposal kemitraan dengan peternak sapi perah lokal. Dire
 
Kamis, 15 Februari 2018 | 16:53:16

Yuk Kenali Perbedaan Asuransi Mobil TLO dan All Risk Sebelum Membeli

KONDISI lalu lintas yang semakin padat dan risiko mobilitas yang tinggi membuat pemilik kendaraan khususnya mobil seringkali merasa khawatir, baik saat kendaraan ditinggal di rumah, tempat kerja maupun s
 
Kamis, 15 Februari 2018 | 15:53:31

Keluhan Pedagang Glodok pada Rizal Ramli

Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kematiriman Rizal Ramli mengunjungi kawasan Glodok, Jakarta Barat, Kamis (15/2/2018). Ekonom senior ini tak gentar meskipun cua
 
Kamis, 15 Februari 2018 | 09:52:35

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Januari Bakal Surplus US$ 233 Juta

Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia di Januari 2018 diprediksi mencetak surplus sekitar US$ 233 juta. Surplus ditopang dari kenaikan volume ekspor dari mitra dagang utama Indonesia. "Neraca perdagangan
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 11:30:37

Penumpang Kereta Naik 13,5 Persen Saat Libur Imlek

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada libur Imlek 2018 memperkirakan jumlah penumpang mengalami peningkatan 13,5 persen. Angka ini dilihat dari jumlah tempat duduk yang disedaiakan KAI. Dari d
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 09:29:14

Mau Hemat Rayakan Valentine? Ikuti 6 Langkah Ini

Jakarta - Tanggal 14 Februari selalu dirayakan sebagai Hari Valentine. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk merayakan hari kasih sayang ini bersama orang terkasih, mulai dari makan di restoran hingga membe
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 09:18:34

Dokumen Tak Lengkap, Beras Impor Vietnam Telantar di Cilegon

Cilegon - Kapal pengangkut 6 ribu ton beras impor asal Vietnam masih terombang-ambing di tengah laut. Lantaran, dokumen impornya belum juga sampai ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KP
 
Selasa, 13 Februari 2018 | 09:18:23

Harga Minyak Stabil Usai Tertekan Selama Sepekan

Liputan6.com, New York - Pasar minyak mentah mulai stabil meski tercatat bervariasi pada hari ini. Pemicunya ekuitas global yang mulai menutup beberapa kerugian dari penurunan satu minggu terbesar dalam d
 
Senin, 12 Februari 2018 | 09:42:02

Tips Mengendalikan Diri agar Tak Keluar Uang Banyak Saat Belanja

Jakarta - Menjelang Tahun Baru Imlek atau hari-hari besar keagamaan lainnya banyak diskon yang ditawarkan toko baik online, mal serta toko-toko fisik lainnya. Hal ini tentu saja menggiurkan untuk belanja banya
 
Jumat, 9 Februari 2018 | 15:23:17

Minggu Kedua Februari, Harga Bawang Putih Melonjak Tinggi

Jakarta - Harga bawang merangkak naik menuju akhir pekan kedua Februari. Berbeda, harga tomat dan kentang justru mengalami penurunan.  Salah seorang pedagang sayur di Pasar Kebayoran yang a
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top