iklan Situs
 
Senin, 13 November 2017 | 11:54:10
Ekbis

Salip Vietnam, RI Dorong Ekspor Kopi ke China

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Shutterstock
Ilustrasi
BEIJING –Pengusaha kopi Indonesia bertemu dengan para pengusaha dari China. Pertemuan tersebut untuk merumuskan strategi guna meningkatkan nilai ekspor ke negara berpenduduk terbesar di dunia itu.

"Kami berinisiatif mengumpulkan mereka agar dapat mencapai rumusan meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke Tiongkok," kata Konsul Jenderal RI di Guangzhou, Ratu Silvy Gayatri, kepada Antara di Beijing, Senin.

Pertemuan yang dikemas dalam diskusi bersama terfokus (FGD) pada pekan lalu tersebut juga melibatkan Asosiasi Pengusaha Indonesia di China Selatan (SCIBA) dan Asosiasi Pakar Kopi Indonesia (SCAI) serta para pengusaha dari Guangzhou, Shanghai, dan Hong Kong.

Silvy menyebutkan pada Januari-September 2017, ekspor kopi Indonesia ke China mencapai USD34,1 juta. Indonesia menempati peringkat kedua negara eksportir kopi ke China di bawah Vietnam yang pada periode tersebut telah mencapai USD368,8 juta.

Ia yakin Indonesia mampu mengejar Vietnam karena beberapa hal, di antaranya kopi merupakan salah satu produk unggulan Indonesia yang sangat kompetitif.

"Bersama Brasil, Vietnam, dan Kolombia, Indonesia merupakan satu dari empat negara penghasil kopi terbesar di dunia," ujarnya.

Selain itu, pertumbuhan konsumsi kopi per kapita di China terus meningkat antara 15 hingga 30 persen per tahun. Padahal, peningkatan konsumsi kopi rata-rata di dunia hanya 2,3 persen per tahun.

Berdasarkan catatan KJRI Guangzhou, pada tahun 2020 nilai industri kopi di daratan Tiongkok itu akan mencapai 300 miliar RMB atau sekitar Rp600 triliun.

"Hal ini dipicu oleh perubahan gaya hidup masyarakat Tiongkok. Generasi muda Tiongkok semakin menggemari kopi sebagai gaya hidup baru yang dinilai modern," ujarnya.

Namun di sisi lain, lanjut Silvy, produksi kopi China yang berpusat di Yunnan dan Hainan tidak mampu memenuhi tingginya permintaan kopi domestik sehingga impor kopi menjadi keharusan.

"Kami yakin bahwa peluang tersebut hanya dapat diperoleh manfaatnya secara maksimal jika pemerintah sebagai fasilitator dan pelaku usaha kopi dapat saling bersinergi dan bekerja sama," kata Konjen.

Sementara itu, Ketua SCIBA Tjin Pek Yan menyampaikan bahwa untuk mencapai hasil maksimal ekspor kopi ke China, Indonesia harus memfokuskan diri pada kopi jenis arabika, mengingat petani di Indonesia memiliki lahan perkebunan kopi yang relatif kecil, sekitar 1 hingga 2 hektare.

Padahal, menurut pengusaha asal Bandung, Jawa Barat, yang sudah 17 tahun membuka usaha di China itu, negara-negara lain seperti Vietnam, Brasil, dan Kolombia memiliki perkebunan yang jauh lebih luas dan dikelola dalam skala industri besar.

"Kita perlu lebih fokus menjual produk kopi berkualitas dengan harga premium. Kopi asal Panama, misalnya, dengan fokus penjualan kopi kelas premium, harga per pound di sini bisa mencapai 20 dolar AS, sementara kopi dari Indonesia sekitar 2 dolar AS," jelas Pek Yan.

Ketua Pembina SCAI Delima Hasri Darmawan mendorong para pedagang dan petani di Indonesia dapat bekerja sama untuk menghasilkan kopi yang berkualitas.

"Pedagang harus turun ke bawah untuk membina dan membimbing para petani agar kualitas kopi terjaga," ujarnya.

Berbeda dengan Jason, importir kopi Indonesia asal China, menyarankan agar Indonesia mengekspor kopi jenis robusta dalam bentuk kemasan.

"Kalau Indonesia menjual kopi robusta dalam bentuk bijian ke China sangat sulit bersaing dengan Vietnam yang mampu menjual kopi jenis serupa dengan harga yang jauh lebih murah," ujarnya.

Selain itu, para peserta diskusi juga mendorong pelaku usaha kopi Indonesia lebih giat lagi melakukan promosi di China. (Okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 November 2017 | 09:08:03

Hati-Hati, Pria yang Hilang Ereksi Bisa Sebabkan Kondom Tertinggal di Dalam Miss V

KETIKA berhubungan seks, tak jarang pasangan menggunakan kondom. Alasan penggunaan alat kontrasepsi itu berbeda-beda. Namun yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kondom dapat membawa masalah tertentu, salah
Sabtu, 18 November 2017 | 09:02:23

Liburan ke Pantai Banyu Anjlok, Malang Bisa Dapat Jackpot 3 Tempat Wisata Sekaligus!

MENGULIK keindahan wisata alam yang ada di Indonesia sepertinya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Terlebih beberapa tempat wisata memiliki keistimewaannya tersendiri. Pantai Banyu Anjlok di Desa Purwodadi,
Sabtu, 18 November 2017 | 08:59:36

Intip Pesona Pantai Kasap yang Sering Disebut "Raja Ampatnya" Pacitan

INDONESIA memiliki keindahan alam yang tak ada habisnya. Pesona alam Indonesia yang paling banyak menarik pengunjung adalah pantai. Namun, ada yang berbeda dengan Pantai Kasab di Kabupaten Pacitan ini.Pantai Ka
Sabtu, 18 November 2017 | 08:48:20

TIPS LARIS: Lihat Sisi Emosional Pelanggan Anda, Bisa Buat Sukses Penjualan!

JAKARTA - Banyak jenis gaya dan teknik penjualan yang anda ketahui. Namun, apakah anda tahu teknik tersebut berhasil?Hal Ini benar-benar penting pada apa yang sesuai untuk Anda dan produk Anda. Pikirkan apa yan
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 November 2017 | 08:48:20

TIPS LARIS: Lihat Sisi Emosional Pelanggan Anda, Bisa Buat Sukses Penjualan!

JAKARTA - Banyak jenis gaya dan teknik penjualan yang anda ketahui. Namun, apakah anda tahu teknik tersebut berhasil?Hal Ini benar-benar penting pada apa yang sesuai untuk Anda dan produk Anda. Pikirkan apa yan
 
Jumat, 17 November 2017 | 20:39:06

Antrian di SPBU Pasir Pengaraian, Warga Minta Pertamina Carikan Solusi

ROKANHULU -  Beginilah setiap sore hari hingga malam hari di setiap harinya di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau . Seperti yang terlihat di S
 
Jumat, 17 November 2017 | 16:50:55

Taati PBB, Singapura Minta Putus Hubungan dengan Korea Utara

JAKARTA - Keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan sanksi kepada Korea Utara (Korut) langsung direspons oleh Singapura. Singapura pun menghentikan hubungan perdagangan dengan Korea Utara, mitra dag
 
Jumat, 17 November 2017 | 16:49:22

Kalahkan Swedia hingga India, Tingkat Kepuasan Masyarakat RI di Peringkat Pertama

JAKARTA - Tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berbagai proyek infrastruktur terus digenjot. Hal itu ternyata membuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah terus mening
 
Jumat, 17 November 2017 | 10:40:14

BUSINESS HITS: UMP Indonesia Naik Lebih Tinggi dari Malaysia dan Singapura

JAKARTA - Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta sebesar 8,71% dianggap masih rendah oleh para buruh. Padahal, kenaikan upah minimum tersebut sudah seusai dengan aturan Kementerian Tenaga Kerja.Melansir businessin
 
Jumat, 17 November 2017 | 10:37:57

BUSINESS HITS: Jadi Tuan Rumah Pameran Bisnis ASEAN 2018, Indonesia Incar Rp8,2 Triliun

JAKARTA – Indonesia akan menjadi negara pertama sebagai tuan rumah penyelenggara pameran MICE/Busines Event ASEAN 2018 dengan target mendatangkan 500 buyers dan potensi bisnis mencapai Rp8,2 triliun.Penyelengga
 
Jumat, 17 November 2017 | 10:30:59

Investor Pertimbangkan Data Ekonomi AS, Dolar Bergerak Variasi

NEW YORK - Kurs dolar AS diperdagangkan beragam terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan beberapa data ekonomi terbaru.Di bidang ekonomi AS, klaim awal
 
Kamis, 16 November 2017 | 11:22:08

BUSINESS HITS: Kala Menperin dan Menhub "Berebut" Pamerkan Pembangunan Indonesia

KEDIRI - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan Dialog Nasional ke-5 Sukses Indonesiaku untuk memaparkan kemajuan berbagai program pembangunan pemerintahan
 
Kamis, 16 November 2017 | 11:18:19

BUSINESS HITS: Oktober, Neraca Dagang Indonesia Diyakini Cuan USD1,3 Miliar

JAKARTA - Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis neraca perdagangan selama bulan Oktober 2017. Adapun neraca perdagangan Indonesia sepanjang bulan lalu surplus sebesar USD1,76 miliar.Ekonom Indef Bh
 
Kamis, 16 November 2017 | 10:50:54

Pakai Dana APBN, Pembangunan Bendungan Kuwil Butuh Dana Rp1,2 Triliun

MANADO - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan konstruksi bendungan Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) menyerap anggaran sebesar Rp
 
Kamis, 16 November 2017 | 10:49:00

Incar Rp8,2 Triliun, Indonesia Jadi Tuan Rumah Pameran Bisnis ASEAN 2018

JAKARTA – Indonesia akan menjadi negara pertama sebagai tuan rumah penyelenggara pameran MICE/Busines Event ASEAN 2018 dengan target mendatangkan 500 buyers dan potensi bisnis mencapai Rp8,2 triliun.Penyelengga
 
Rabu, 15 November 2017 | 16:50:40

Tak Sanggup Bayar Utang, S&P Ultimatum Default Venezuela

JAKARTA - Embargo Amerika Serikat (AS) kepada Venezuela nampaknya menjadi bencana bagi negera eksportir minyak tersebut. Pasalnya, krisis di Venezuela telah menjadi krisis kemanusiaan, karena utangnya yang meng
 
Rabu, 15 November 2017 | 16:12:22

Tak Bisa Dibendung, OJK Kawal Perkembangan Keuangan Digital di RI

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan mengawal perkembangan keuangan digital yang saat ini semakin merajalela. Dengan perkembangan teknologi, maka keuangan digital mulai merambah setiap transak
 
Rabu, 15 November 2017 | 15:55:00

Bangun 2 Pabrik, Austindo Butuh Dana USD23 Juta

JAKARTA - Guna mendorong kapasitas produksi, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) berencana membangun pabrik kelapa sawit baru serta pabrik pengolahan edamame. Untuk membangun dua pabrik ini, kabarnya perseroa
 
Rabu, 15 November 2017 | 15:46:36

Lahan Terkendala, Pengerjaan Tol Padang-Pekanbaru Dihentikan

PADANG - Pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru tahap I dari Padang menuju Sicincin, Padang Pariaman, Sumatera Barat dihentikan sementara hingga data pemilik lahan diinventarisasi dan ganti kerugian dilaksanakan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top