Kamis, 10 Maret 2016 | 20:04:24
TERKAIT LISTRIK KOLEKTIVITAS

DPRD Rohul Terima Puluhan Masyarakat Tanjung Medan

Laporan : Fahrin Waruwu

Sebarkan:
Fahrin Waruwu
Komisi II DPRD Rohul hearing dengan Puluhan masyarakat Desa Tanjung Medan Kecamatan Tambusai Utara tentang pemasangan Jaringan Listrik (Kamis 10/3/2016)

ROKANHULU - Minta pamasangan listrik dilakukan secara kolektivitas, puluhan warga Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mendatangi Kantor DPRD Rohul di Jalan Panglima Sulung, Kamis (10/3), petang.

Kedatangan puluhan warga ini, disambut, langsung Ketua Komisi II DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra dan Anggota DPRD Rohul dari Dapil II Arif Reza Syah, dalam hearing tersebut mengadukan pada wakil rakyat tersebut, jika ada pemasangan listrik harus kolektivitas terhadap seluruh masyarakat, jangan hanya mendengar secara sepihak yang sebelumnya tidak ikut berjuang.

Hearing itu, langsung dibuka, Ketua Komisi II DPRD Rohul, menjelaskan supaya masyarakat itu bisa membuat komunikasi yang mengedepankan musyawarah dan mufakat serta kepentingan bersama, dan meninggalkan ego masing-masing, sehingga tidak terjadi keributan dan gesekan yang seharusnya tidak perlu.

Kemudian, Arif  Reza Syah, mengakaui kalau masyarakat Tanjung Medan sudah lama memperjuangkan listrik PLN tersebut selama bertahun-tahun,  dirinya juga sudah menjadikan ini sebagai target dan programnya agar   PLN bisa masuk di desa itu, secara khusus dan Tambusai Utara secara umum.

Disampaikan, Tokoh Masyarakat Tanjung Medan,  Awang, kalau di sana ada sekitar 1.300 Kepala Keluarga (KK), yang bisa dialiri listrik itu hanya 300 KK, jadi sebelumnya sudah ada komitmen, jika memang mau masuk listrik harus bersama-sama.

"Kalau 300 KK saja yang masuk, terus bagaimana nasib warga yang ada di pedalaman, padahala mereka sudah berkorban, mereka merelakan kelapa sawit ditumbang supaya listrik tersebut bisa masuk," tegasnya.

Langsung dijawab, Arif Reza Syah, listrik PLN bisa masuk ke Tanjung Medan dengan catatan tidak ada yang konflik di tengah-tengah masyarakat, memang diakui tidak bisa langsung  sana masuk sekaligus, karena belum ada trapo, sehingga tidak bisa mengalirkan listrik ke seluruh penduduk di Desa Tanjung Medan, ini jadi kendalanya.

"Saya juga masih berjuang, supaya di tahun 2016 ini, listrik itu masuk ke Tanjung Medan, termasuk pembelian dan pengadaan  trapo yang nilianya sekitar Rp 300 juta, sehingga seluruh masyarakat bisa menikmati listrik," papar Arif Reza Syah

Kemudian, Aryadi, meminta supaya sekelompok pengacau tersebut, jangan seenak saja, kalau bisa bekerja sama dengan panitia, sebab  itul sudah ada komunikasi, baik dengan RT/RW, Kepala Dusun (Kadus), Kepala Desa (Kades), Camat, sedangkan mereka itu hanya mengambil kesempatan saja.

"Kami sudah mati-matian berjuang, kami yang berada di situ sudah, soalnya kami warga Transmigrasi, sejak tahun 1981 kami sudah tinggal di sana, ini kok baru tinggal, tiba-tiba sudah begitu perlakuannya, rugi tak mau, mereka cuma mau untuk saja," tuturnya.

Sambung  Awang lagi, meskipun yang tiga ratus KK itu dipinggir jalan, tapi tidak lahan dan kelapa sawit mereka yang jadi korban. " Ini sudah ditebangi sawit, sudah membayar panjar lagi, ketika  listrik PLN datang, orang yang tidak berjuang dan berkorban malah tidak mendapat," terangnya.

Jelasnya, masyarakat meminta supaya pemasukkan listrik itu harus sesuai dengan kesepakatan panitia dengan masyarakat dan aparat desa, jadi harus sesuai dengan komitmen awallah. "Ini mereka mendatang biro yang lain, sementara kita kemarin sudah melelang itu dan sudah biro yang mengerjakannya," imbuhnya.

Mendengar keterangan itu, Novliwanda meminta supaya panitia duduk bersama dengan  Kades Tanjung Medan, kemudian meminta supaya menyelesaikan itu di tingkat desa, setelah itu kades menyampaikan pada dewan nantinya.

"Jadi harus ada yang mengalah  duduk bersama, Camat, Kades RT/RW bisa duduk bersama masyarakat mencarikan solusi yang terbaik, sebab nanti jika ribu masih banyak lagi desa-desa di Rohul yang mendapatkan listrik tersebut," tutupnya.

Setelah medengar kesepakatan itu, masyarakatpun memahami maksud dari hearing tersebut, merekapun membubarkan diri dan kembali, tinggal melaksanakan musyawarah dan melakukan intruksi wakil rakyat itu, jika nanti ada kendala lagi, Novliwanda Ade Putra dan Arif Reza Syah siap menampung aspirasi mereka. (Fah)


 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 25 Maret 2017 | 12:03:31

Belum Dapat Kerja, Ini yang Bisa Dilakukan Fresh Graduate

JAKARTA - Usai lulus dari bangku kuliah, para fresh graduate pasti berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan. Namun kadangkala, mereka pun harus bersabar sampai akhirnya kesempatan itu datang.Berikut ini beber
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:48:58

Heboh! Pengunjung Museum Kamp Nazi Bugil dan Merantai Diri

AUSCHWITZ - Otoritas di Kota Auschwitz, Jerman, menutup sementara museum pembantaian korban Nazi. Penyebabnya, sejumlah pengunjung tiba-tiba menelanjangi diri mereka dan merantai diri bersama-sama di tempat ber
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:33:52

Jelang Pembukaan MTQ Ke XIV Tingkat Kecamatan Pinggir, Panitia Gelar Pawai Taaruf

PINGGIR - Sabtu pagi 25 Maret 2017 peserta Pawai Taaruf Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XIV tingkat kecamatan Pinggir resmi di lepas oleh pihak pemerintahan kecamatan Pinggir yang di wakili langsung ol
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:31:36

Kemristekdikti Cabut Izin 242 Perguruan Tinggi Swasta

TERNATE - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada 2016 mencabut izin 242 Perguruan Tinggi Swasta bermasalah.Inspektur Jenderal Kemenristek Dikti Prof Dr Jamal Wiwoho di Ternate,
 
Berita Lainnya
Jumat, 24 Maret 2017 | 15:02:05

Ini rincian DPT tidak valid versi timses Anies-Sandi

Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan- Sandiaga Uno (Anies-Sandi) kembali memaparkan temuan mereka terkait daftar pemilih tetap (DPT) tidak valid di Kepulauan Seri
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 14:27:03

Saat Sandi curiga ada orang super kaya mau dirinya diperiksa polisi

Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings, Edward S Soeryadjaya, melaporkan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, ke polisi. Sandi, begitu dia disapa, dilaporkan atas kasus dugaan penggelapan jual beli tanah
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 14:02:14

12 Kecamatan Akan Menjadi Tuan Rumah PKP-PKB Di Inhil, Berikut Jadwalnya

TEMBILAHAN - Demi menjaga akselerasi program perjuangan serta menjalankan fungsi Partai Politik (Parpol) untuk memberikan pendidikan politik bagi anggotanya, maka proses pembekalan dan peningkatan kapasit
 
Kamis, 23 Maret 2017 | 15:25:34

Djarot tegaskan program KJL tidak bersifat politis

Dalam kesempatan bersilaturahmi dengan Pedagang Pasar Inpres, Selasa (21/3) di Jalan Pasar Inpres Grogol Petamburan, Djarot Saiful Hidayah, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sempat memaparkan peran vital yang di
 
Kamis, 23 Maret 2017 | 14:41:58

Dokumen sengketa Pilkada Dogiyai hilang, DPR tunggu penjelasan MK

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyayangkan dokumen perkara Pilkada Dogiyai hilang saat diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, dokumen penting harus dipegang dan diawasi oleh pegawai tetap di institusi
 
Kamis, 23 Maret 2017 | 14:09:52

Fadli Zon usul masa jabatan anggota KPU-Bawaslu diperpanjang

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menyarankan agar masa jabatan anggota KPU-Bawaslu diperpanjang sampai pembahasan UU Penyelenggara Pemilu yang baru selesai. Fadli yakin Panitia Khusus (Pansus) segera merampungkan pe
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 14:55:35

Soal mobil mogok, Demokrat sebut ada yang mau panaskan SBY & Jokowi

Hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali hangat diperbincangkan di media. Gara-garanya, mobil dinas Jokowi yang dipakai saat kunjungan ke Kalimant
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 14:50:04

SBY: Saya sedih, seolah bawa mobil yang bukan hak saya

Pihak Istana menyebut Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana mengembalikan mobil yang sudah tiga tahun dipinjamnya. Namun, rupanya SBY punya alasan tersendiri soal mobil kepresidenan yang
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 14:47:46

Soal mobil mogok, Demokrat sebut ada yang mau panaskan SBY & Jokowi

Hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali hangat diperbincangkan di media. Gara-garanya, mobil dinas Jokowi yang dipakai saat kunjungan ke Kalimant
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 14:45:50

Sandiaga sebut kasusnya perseteruan 2 orang super kaya

Cawagub DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara soal pernyataan cawagub DKI nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat mengenai kasusnya. Djarot membandingkan Sandiaga dengan Ahok yang selal
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 14:40:07

Tidak Hanya Dani M Nursalam dan SU Ataupun Wahid, Julak Aqil Ramaikan Bursa Pilkada Inhil 2018

TEMBILAHAN - Kancah perpolitikan menghadapi Pemilihan Pimpinan Krpala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir kian memanas.  Sejumlah nama-nama tokoh yang berpengaruh di Inhil sudah di gadang-gada
 
Selasa, 21 Maret 2017 | 22:30:03

Sudah Bersiap-siap, DPC PKB Inhil Lakukan Pembenahan Sampai Ke Tingkat Desa

TEMBILAHAN - Memasuki tahun politik tahun 2018 dan 2019, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Indragiri Hilir mulai gencar melakukan pembenahan dan penguatan pengurus ranting di t
 
Selasa, 21 Maret 2017 | 20:51:24

Komisi II DPRD Rohul Hearing Dengan Masyarakat. Secepatnya Manajemen PT Hutahaean di Panggil

ROKAN HULU -  Setelah mendengar keterangan masyarakat terkait  permasalahan di PT. Hutahaean yang terletak di Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi tentang, dugaan "Caplok lah
 
Senin, 20 Maret 2017 | 15:52:49

Fahri Hamzah geram DPR dianggap hambat KPK: Presiden saja diawasi!

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membantah Panitia Khusus (Pansus) hak angket korupsi e-KTP sebagai upaya menyerang Ketua KPK Agus Rahardjo. Menurutnya, penggunaan hak angket merupakan bagian dari tugas dan fungsi
 
Senin, 20 Maret 2017 | 11:56:26

Sumarsono belum terima surat pemecatan Haji Lulung

PPP kubu Djan Faridz resmi memecat Abraham Lunggana alias Haji Lulung dari kepengurusan partai dan keanggotaan DPRD. Lulung dipecat karena tidak mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hiday
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top