Jumat, 13 Oktober 2017 | 16:28:41

Hadir di Tengah Masyarakat, Ekspedisi NKRI Realisasikan Nawa Cita

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Perwira Penerangan Ekspedisi NKRI Koridor Papua, Lettu Inf Siswari
MERAUKE-Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan Subkorwil-3/ Merauke kembali hadir di tengah masyarakat. Setelah sebelumnya menggelar pengobatan massal di Kp. Wasur, Tim Ekspedisi NKRI hadir di Kp. Kamangi, Merauke (12/10).

Bertempat di SD Negeri Kamangi, Tim Pengabdian Masyarakat Subkorwil-3/ Merauke bekerjasama dengan Tim Kesehatan Satuan Tugas  Pengamanan Perbatasan  Yonif 310 dan Yonif 405 serta puskesmas setempat, menggelar pengobatan dan khitanan massal.

"Lima wilayah Ekspedisi ini masih banyak masyarakat yang tinggal di pedalaman. Kegiatan ini bertujuan untuk menerangkan kepada masyarakat bahwa bangsa Indonesia itu besar, mereka mempunyai banyak saudara, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka." Ujar Komandan Korem 174/ATW Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dalam kunjungannya.

"Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi pemicu bagi masyarakat untuk lebih peduli pada sesama". Sambung Dansubkorwil-3/ Merauke, Mayor Inf Yoki Malinton.

Kehadiran Tim Ekspedisi NKRI memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk realisasi dari program pemerintah yaitu Nawa Cita. Sejumlah kurang lebih 80 orang menerima layanan kesehatan dan khitan massal secara gratis.

Mayoritas mengalami batuk pilek, penyakit kulit dan hipertensi. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini dan berharap bisa dilaksanakan secara berkesinambungan.

"Kami senang tim ekspedisi sudah membawa obat dan menyembuhkan kami pu (punya) badan. Terima kasih untuk Tim Ekspedisi NKRI dan juga semua bapak-bapak di sini." Ujar Felix, salah satu warga yang berobat.

Selain pengobatan dan khitanan massal, Tim Ekspedisi NKRI juga memberikan makanan pendamping bagi warga Kp. Kamangi. Adapun jenis makanan pendamping yang diberikan berupa makanan pendamping ASI, Bumil dan Anak Sekolah. Siswa/i SD Negeri Kamangi juga mendapat tambahan multivitamin untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang mereka.

"Kehadiran Tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 di Merauke ini sangat membantu masyarakat. Sekarang tim dari pusat datang untuk melihat keadaan kami yang sebenarnya, kami senang dan merasa macam dekat. Terima kasih anak-anak kami mendapat makanan tambahan dan juga vitamin, agar mereka sehat seperti anak-anak lainnya" Pungkas Sisilia, Kepala Sekolah SD Negeri Kamangi. (ded)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 November 2017 | 21:57:40

HGN 2017, Guru Miliki Peran Besar Cerdaskan Anak Bangsa

TEMBILAHAN - Menyambut datangnya Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 25 November, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyampaikan sebuah pesan tentang peran guru dalam p
Sabtu, 18 November 2017 | 20:07:50

Kasrem 031/Wira Bima Hadiri Rakor Camat di Riau

PEKANBARU Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata  SE, M.Si, M.Tr (Han) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama seluruh Camat se-Indonesia regional barat.Rakornas tersebut secara
Sabtu, 18 November 2017 | 20:05:42

Terkait Kegiatan Fisik Tahun 2017 Di Wilayah Pinggir, Kadis Perkim : Tanya Ke UPT Saja

PINGGIR - Terkait sejumlah kegiatan fisik Tahun Anggaran 2017 milik Dinas Perkim yang berada di wilayah Kecamatan Pinggir, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Bengkalis, Gendraya R, ST.Msi m
Sabtu, 18 November 2017 | 17:25:12

Panglima TNI : Ulama Indonesia Ajarkan Umat Lindungi dan Hormati Umat Lainnya

JAKARTA-Para ulama di Indonesia selalu memberikan tausiyah agar seorang muslim untuk tidak arogan dan tidak pernah mengatakan kafir kepada orang lain serta mengajak umat muslim untuk melindungi dan menghormati
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 November 2017 | 17:22:23

Kongres Tri Sakti XX, Perlu Kesinambungan Pimpinan Nasional GMNI

MANADO - Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-XX yang berlangsung akan memasuki tahap persidangan komisi untuk selain pembahasan arah dan strategi organisasi selanjutnya, sikap politik j
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:18:12

Kemenkumham Serius Tangani Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual

JAKARTA - Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan problematika yang yang menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen serta merugikan ekonomi nasional. Hal itu dikatakan S
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:15:44

Empat Aksi Penyerangan KKB terhadap Aparat Keamanan di Papua

JAKARTA - Dua personel Brimob Polri, Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat berpatroli zona Tembagapura di Mile 69. Satu diantaranya yakni, Brigad
 
Jumat, 17 November 2017 | 09:10:00

Pengamat Sebut Ketegasan Jokowi dalam Penegakan Hukum Jadi Pendongkrak Elektabilitasnya

JAKARTA - Pengamat politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan ketegasan Presiden Joko Widodo terhadap upaya penegakan hukum korupsi akan meningkatkan elektabilitasnya dalam Pilpres 2019."Presiden harus
 
Kamis, 16 November 2017 | 23:00:57

Pengacara: Setya Novanto Kecelakaan dalam Perjalanan Menuju KPK

JAKARTA - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menyebut kliennya itu akan mendatangi KPK pada malam ini. Namun, menurut Fredrich, Novanto mengalami kecelakaan di perjalanan."Saya ditelepon oleh ajudan, dim
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:50:51

Setya Novanto Hilang, Pengacara: Saya Yakin 100 Persen di Jakarta

Jakarta - Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Ketua DPR Setya Novanto, diburu KPK, namun seolah menghilang karena tak bisa ditemukan. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, yakin kliennya masih berada di Jakarta
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:46:47

Novanto Diburu KPK, Ical: Golkar Akan Tetap Kuat

Jakarta - Malam tadi, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto disambangi penyidik KPK di rumahnya. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie kemudian bicara soal masa depan Golkar."Insya Allah Golkar aka
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:31:55

Pengacara: Setya Novanto Bukan Pengecut, Cuma Tak Ikhlas Diperkosa

Jakarta - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menegaskan kliennya bukan pengecut. Dia juga yakin Novanto masih berada di Jakarta."Beliau bukan pengecut, cuma beliau tidak ikhlas diperkosa," kata Fredrich
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:26:08

Diburu KPK, Setya Novanto Ingin Bertemu Jokowi

Jakarta - Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, kini sedang diburu KPK. Kini Ketua DPR itu ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).Hal ini dinyatakan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, di rumah Nov
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:37:55

Berpotensi Picu Berbagai Masalah, Ketum PPP Kritisi Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan

JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan terhadap Undang-undang (UU) tentang administrasi kependudukan yang mengakom
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:35:08

TOP NEWS: Penyanderaan 1.300 Warga Papua Belum Usai, Tindakan Tegas Jadi Harga Mati!

SEBANYAK 1.300 warga Kampung Kimbely dan Kampung Banti di Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Berbagai langkah tegas pun dikemukakan untuk membeba
 
Rabu, 15 November 2017 | 09:53:26

Pembentukan Dewan Pengawas KPK Mengemuka

Jakarta-Anggota Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR RI, Masinton Pasaribu mengatakan salah satu rekomendasi Pansus Angket KPK mengusulkan dibentuknya Dewan Pengawas KPK sehingga ada
 
Rabu, 15 November 2017 | 08:49:21

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Perjalanan Panjang Kasus Buni Yani

BANDUNG - "Terdakwa terbukti bersalah dan divonis hukuman satu tahun enam bulan penjara," ucap Ketua Majelis Hakim, M Sapto saat membacakan vonis terhadap Buni Yani dalam sidang perkara penyebaran ujaran kebenc
 
Selasa, 14 November 2017 | 12:03:17

Usut Suap Dirjen Hubla, KPK Periksa Direktur PT Warga Kusuma Jaya

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Warga Kusuma Jaya (PT WKJ), Herlin Wijaya, pada hari ini.Herlin bakal digali keterangannya dalam kapasitas
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:43:16

Indeks Kebebasan Pers di Negara Muslim, Indonesia di Bawah Afganistan

JAKARTA - Kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan aparat polisi terhadap terhadap jurnalis Okezone Saldi Hermanto di Timika, Papua, menambah daftar catatan buruk kebebasan berekspresi di media sosial. Banyakny
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top