Senin, 14 Maret 2016 | 20:31:31

Perwakilan Warga Kampung 40, Sambangi Komisi II DPRD Siak

Laporan : Sahril Ramadhana

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Perwakilan warga kampung 40, menyambangi Wakil Ketua II DPRD Siak, Senin (14/3/2016) siang.

SIAK - Beberapa warga yang memiliki lahan yang diklaim pemerintah kabupaten Siak sebagai kawasan cagar biosfer Giam Siak Kecil (GSK) mendatangi Komisi II DPRD Kabupaten Siak untuk menyampaikan aspirasi mereka.

" Iya, kita datang hari ini ke DPRD Siak untuk menyampaikan aspirasi kita sebagai masyarakat yang meminta keadilan kepada wakil rakyat yang ada di DPRD Siak, tentang lahan yang diklaim Pemkab Siak sebagai cagar biosfer Giam Siak Kecil (GSK), " imbuh Budi Anto (32), perwakilan warga kampung 40 kepada awak media, Senin (14/3/2016) siang.

Tujuan perwakilan warga kampung 40 ke Komisi II DPRD Siak untuk bertemu dengan Ketua Komisi II, Syamsurizal.

Tetapi, Politisi Partai Demokrat tersebut tidak berada diruang kerjanya dan langsung disambut Anggota Komisi II, Musar. Dihadapan Musar, Edianto yang yang berharap bisa menyampaikan Aspirasinya ke Ketua Komisi II, langsung diarahkan ke Wakil Ketua II DPRD Siak, Hendri Pangaribuan.

" Mungkin lebih baik, bapak-bapak, dan awak media, jumpai saja Pak Wakil Ketua II DPRD Siak ke ruangannya, ia mungkin bisa memberikan arahan, " ujar Musar.

Menanggapi arahan dari Musar, Edi Anto langsung menyampaikan aspirasinya ke Hendri Pangaribuan, ia mengungkapkan, warga kampung 40 bukan perambah kawasan cagar biosfer Giam Siak Kecil (GSK) yang selama ini di gambar gemborkan oleh Pemkab Siak.

Lahan yang mereka tempati sejatinya dibeli dari masyarakat dan dikeluarkan surat oleh penghulu kampung setempat.

" Warga di kampung 40 memiliki legalitas resmi 120 orang, dan yang sudah ada data resminya di pihak kepolisian sebanyak 116 orang, itu asli memiliki identitas resmi dari kabupaten Siak, " ungkap Edi Anto.

Lanjutnya, lahan yang kita tempati saat ini bukan kawasan cagar biosfer Giam Siak Kecil (GSK), pasalnya pada tahun 2006 sudah kita ajukan ke pemerintah pusat.

" Kalau masyarakat kampung 40 dianggap merambah hutan kawasan cagar biosfer Giam Siak Kecil (GSK), dan diangap juga warga ilegal, berati tanda tangan MS. Kaban, menteri kehutanan pada masa itu, juga ilegal, karena ia juga menandatangani surat yang kami ajukan ke kementrian pada masa itu, " beber Edi Anto.

Masyarakat yang legal seharusnya, tidak bisa di evakuasi, pasalnya mereka memiliki identitas yang resmi sebagai warga kabupaten Siak.

Menanggapi permasalahan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Siak, Hendri Pangaribuan, memberikan apresiasi kepada perwakilan warga kampung 40 yang datang ke ruangannya.

Ia mengungkapkan, langkah yang dilakukan oleh perwakilan warga kampung 40 tersebut sudah benar. Apalagi, warga sudah menyambangi Komisi II DPRD Siak, yang sejatinya masalah ini sebagai tugas mereka di Komisi II.

" Langkah abang-abang sangat tepat, karena sudah mengajukan ke komisi II. Selama ini saya melihat di media langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk kampung 40 sangat bagus, tetapi tidak seperti kenyataannya, " ungkapnya.

Seharusnya lanjut Hendri Pangaribuan, pemerintah harus memfasilitasi masyarakat tersebut, jangan ditelantarkan, karena kalau benar keterangan dari warga yang datang hari ini, pemerintah harus memperhatikan masyarakat yang ada di kampung 40.

" Kita akan melakukan penyerahan berkas ini ke Komisi II, kalau bisa secepat mungkin kita melakukan hearing, " pungkasnya.

"Masyarakat kampung 40, pemerintah kabupaten Siak, beserta DPRD Siak, akan membahas permasalahan ini, sebelum tanggal 22 Maret 2016, pasalnya relokasi masyarakat di kampung 40 yang saya dengar di beberapa media dilakukan pada tanggal tersebut," tutupnya. (ril)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 20 Mei 2019 | 22:28:40

Peduli Sesama, IDI Rohil Santuni Anak Yatim

UJUNGTANJUNG- Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  cabang Rokan Hilir (Rohil) menggelar silaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama anak yatim piatu di  sebanyak 100 orang. Kegiatan itu dilaksanakan se
Senin, 20 Mei 2019 | 21:51:42

Nyanyian Rudi Gank Bawa Dua Pelaku Lain ke Sel Tahanan Polres Rohil

ROKANHILIR - Pasca penangkapan RS alias RG atau Rudi Gank (33) warga jalan SMA gang Cendana 1 Kepenghuluan Sintong Kecamatan Tanah Putih, Sat Narkoba Polres Rohil berhasil menangkap dua pelaku lainnya. Penangka
Senin, 20 Mei 2019 | 21:34:53

Simpan Sabu-Sabu, Petani di Rokan Hilir dibekuk Polisi

UJUNGTANJUNG- Rudi Satra Als Rudi Geng (33) warga  Jalan SMA Gg.Cendana 1 Kepenghuluan  Sintong Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir ditangkap polisi. Petani ini ditangkap karena diduga terliba
Senin, 20 Mei 2019 | 21:04:50

Miliki 0, 75 Gram Sabu-Sabu, Pemuda Pengangguran Diciduk Polisi

UJUNG TANJUNG -Freddi  Edward Simarmata   (31) ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Polres Rokan Hilir Senin (20/05/2019) disebuah caffe Jalan  Lintas Riau -Sumut Km. 22 Balam
 
Berita Lainnya
Senin, 20 Mei 2019 | 15:01:52

PKS Harap Demokrat Tetap Bertahan di Koalisi Prabowo-Sandi

JAKARTA - Dua elite Partai Demokrat (PD), Ferdinand Hutahaean dan Jansen Sitindaon, tak mau lagi mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena Ani Yudhoyono menjadi sasaran bully buzzer dari kubu 0
 
Senin, 20 Mei 2019 | 13:18:42

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

JAKARTA - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertimbangkan untuk keluar dari Koalisi I
 
Senin, 20 Mei 2019 | 11:24:23

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

JAKARTA - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan nomor urut 02 itu mem-bully
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:42:56

Demokrat: Kami Tetap 02 Sampai Nanti 22 Mei

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan partainya akan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga 22 Mei 2019. Sebab, kata Hinca, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:05:13

Demokrat Tegaskan Tetap Dukung Prabowo Meski Ferdinand Balik Badan

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) menghormati sikap kadernya Ferdinand Hutahaean yang mengklaim dirinya berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski demikian, Demokrat menegaskan tetap
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:09:48

Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Politikus Senior Golkar: Tunjukkan dan Buktikan

JAKARTA - Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pilpres 2019 yang dilakukan KPU karena merasa ada kecurangan. Politisi Senior Partai Golkar, Ginandjar Kartasasmita meminta agar pihak Prabowo menu
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:43:36

Gerindra akan Ajukan Gugatan Hasil Pileg di Jakarta, NTT dan Madura ke MK

JAKARTA - Partai Gerindra akan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Daerah yang akan disengketakan yaitu Jakarta, NTT, dan Ma
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 13:51:09

Bawaslu Sidang Pengaduan, KPU Rohul Tak Terbukti Pelanggaran Admistrasi Pemilu

ROKANHULU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawsslu) Kabupaten Rokan Hulu,,Riau melalui vidio yang diunggah di tautan facebook Gummer Siregar seorang komisioner telah menyelesaikan dan menuntaskan pengadua
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 14:06:47

PD ke Gerindra: Katanya Prabowo Menang, Kok Sindir AHY Menteri Jokowi

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) tak terima dengan sindiran 'mau jadi menteri Jokowi' yang dilontarkan Partai Gerindra terkait pertemuan kepala daerah, termasuk melibatkan Agus Harimurti Yudhoyo
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:53:47

PD ke Gerindra: Forum Bogor Silaturahmi, Bukan Manuver AHY Jadi Menteri

JAKARTA - Partai Gerindra membela Anies Baswedan dari kritikan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief karena tak hadir dalam forum Bogor dengan menyindir seseorang yang mereka sebut 'or
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:35:11

PBB ke BPN: Akhiri Pilpres dengan Legowo, Tak Perlu Kisah Endgame

JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, mengatakan pihaknya sudah membuka data-data terkait pemilu yang disebut terdapat kecurangan, di s
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:09:50

Ketua Berkarya Minta Prabowo Juga Tolak Hasil Pileg, Priyo: Itu Pribadi

JAKARTA - Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak hanya menolak hasil Pilpres 2019, tapi juga hasil Pileg. Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 10:13:42

PSI Sebut Prabowo-Sandi Peserta Terburuk, BPN: Jangan Ajari Ikan Berenang

JAKARTA - PSI menyebut Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai peserta pemilu terburuk. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi balik menyerang PSI dengan membuat plesetan Partai Sensasional
 
Kamis, 16 Mei 2019 | 16:36:55

PSI: Prabowo-Sandi Peserta Pemilu Terburuk

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai peserta pemilu terburuk. Kenapa?"Bukan Pemilu 2019 yang merupakan pemilu terburu
 
Kamis, 16 Mei 2019 | 10:32:01

Jawab Demokrat, BPN Jamin Penolakan Hasil Pemilu Sesuai Konstitusi

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi pernyataan Partai Demokrat (PD) yang menegaskan tidak akan mengikuti langkah Prabowo jika menggunakan cara inko
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top