Rabu, 30 Desember 2015 | 10:08:37

Sidang Paripurna Kinerja dan Kegiatan DPRD Siak Selama Tahun 2015, Molor

Laporan : Sahril Ramadhana

Sebarkan:
Sahril Ramadhana
Paripurna penutupan masa sidang DPRD Siak Tahun 2015.

SIAK - Rapat paripurna DPRD Siak, tentang penutupan masa sidang DPRD tahun 2015 berlangsung molor, Rabu (29/12/2015) hingga pukul 11.08 yang tadinya dijadwalkan pukul 10.00 wib.

Molornya rapat paripurna ini  tidak hanya pada saat rapat penutupan masa sidang DPRD tahun 2015, di rapat paripurna sebelumnya juga kerap saja terjadi, ketidakdisplinan dewan tampak absennya beberapa anggota  dari 38 Dewan yang ada di Siak hanya 20 dewan yang hadir pada rapat paripurna. Pantauan media ini tamu undangan dari jajaran kepala dinas pun tidak memenuhi bangku yang telah disediakan.

Rapat paripurna yang dipimpim langsung oleh ketua DPRD Indra Gunawan, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Siak Alfedri, jajaran SKPD Siak, kapolres Siak AKBP Ino Harianto Sik serta jajaran forkopimda kabupaten Siak. Adapun dalam rapat paripurna ini mengenai laporan 1 Januari sampai 31 Desember tahun 2015.

Laporan kegiatan dan kerja dewan sampai akhir 2015 ialah kegiatan pokok, pembahasan surat masuk dan keluar, menerima dan menampung serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat, penetapan dan pembahasan persetujuan APBD tahun 2015 dan Peraturan daerah, pembahasan dan penetapan persetujuan LKPJ Siak Tahun Anggaran 2014, mengikut sertakan anggota dalam kegiatan seminar, semiloka, pendidikan dan pelatihan (Bimtek), Ranperda, tangugjawab anggran, kunjungan kerja, Study banding dalam provinsi dan luar provinsi, reses dan hal-hal lain yang menjandi kewajiban DPRD.

Dari 1 Januari hingga Desember 2015 telah dilaksanakan persidangan, rapat Paripurna sebanyak 31 kali, rapat paripurna Istimewa 2 kali, rapat fraksi (6 fraksi) sebanyak 80 kali, rapat komisi (4 komisi) 16 kali, rapat Gabungan Komisi 3 kali, rapat badan anggaran 6 kali, rapat badan pembentukan peraturan daerah 21 kali, rapat badan kehormatan sebanyak 1 kali, rapat panitia khusus ( pansus A,B,C dan Lkpj, dan Lpj) sebanyak 52 kali, rapat dengar pendapat atau hearing (4 komisi) 32 kali, rapat kerja atau pleno DPRD 2 kali, rapat Koordinasi dengan pemerintah daerah 1 kali.

Rapat penutupan masa sidang berlangsung cepat, tidak sampai satu jam sidang berakhir. Ditanya tentang dana bagi hasil Alfedri mengatakan sedang menunggu dari laporan keuangan.

"Semua berkas di keuangan sudah selesai tadi malam dan dipastikan menjelang tanggal 31 sudah finish semua,"ujarnya. (RIL)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 16 Mei 2016 | 21:54:36

Ini Tanggapan Tokoh Masyarakat Melayu Riau Terkait Pembangunan Gedung Daerah Siak

SIAK - Terkait pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak, Indra Gunawan, SE menyangkut "Pembangunan Gedung Daerah Harus Terus Dilanjutkan", beberapa tokoh masyarakat Melayu Riau yang ber
Senin, 14 Maret 2016 | 20:31:31

Perwakilan Warga Kampung 40, Sambangi Komisi II DPRD Siak

SIAK - Beberapa warga yang memiliki lahan yang diklaim pemerintah kabupaten Siak sebagai kawasan cagar biosfer Giam Siak Kecil (GSK) mendatangi Komisi II DPRD Kabupaten Siak untuk menyampaikan aspirasi me
Senin, 25 Januari 2016 | 19:03:13

Anggota DPRD Siak Apresiasi Swadaya yang Dilakukan Pihak SDN 03 dayun

DAYUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak yakni Sujarwo dan Oloan Munthe, melakukan peninjauan di SDN 03 Dayun, Senin (25/1/2016) Sore. Kedatangan anggota DPRD Siak itu, disambut dengan pe
Selasa, 5 Januari 2016 | 14:21:21

DPRD Siak Gelar Sidang Paripurna Rencana Kerja Tahun 2016

SIAK - Rapat Paripurna yang dilaksanakan DPRD Kabupaten Siak Selasa 05/01 untuk membahas Rencana Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Tahun 2016. Sebagaimana diumumkan Seketaris Dewan
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018 | 13:23:38

Prabowo Merasa Tak Pantas Jadi Imam, Habiburokhman Terharu dan Menangis

Jakarta - Partai Gerindra mengaku terharu oleh pernyataan sang Ketum, Prabowo Subianto, yang merasa tak pantas menjadi imam salat karena banyak orang lain yang lebih berilmu. Menurut Gerindra, Prabowo san
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 11:44:54

Farhat Abbas: Keluarkan Saja PSI dari Koalisi Jokowi

JAKARTA - Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Farhat Abbas mengusulkan agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) keluar dari koalisi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf. Usulan itu ia utarakan lantaran ba
 
Senin, 17 Desember 2018 | 14:23:33

Strategi Kubu Jokowi Tak Lagi Bertahan, Tapi Menyerang

JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir meminta timses lebih bersikap ofensif bila pihak lawan mulai menjelek-jelekkan pasangan nomor 0
 
Senin, 17 Desember 2018 | 14:02:45

Djoko Santoso Nilai Jokowi Sudah Salah Urus Negara

JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menyerukan pemerintahan harus sudah diganti. Menurutnya, Presiden Joko Widodo telah salah urus selama empat tahun memimpin Indones
 
Senin, 17 Desember 2018 | 13:37:24

Demokrat Yakin Jokowi Kalah Jika Perusakan Atribut SBY Tak Diusut Tuntas

PEKANBARU - Partai Demokrat menunggu hasil penyelidikan polisi tentang insiden perusakan alat peraga kampanye partai dan foto SBY di Riau pada Sabtu (15/12) lalu. Polisi diharapkan profesional dalam mengungk
 
Senin, 17 Desember 2018 | 11:16:29

Tim Jokowi ke Amien Rais Soal Rezim Pekok: Jaga Tutur Kata dan Pikiran

Jakarta - Amien Rais berbicara soal rezim pekok. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta politikus senior PAN itu untuk tidak sembarang bicara. "Pak Amien Rais sebaiknya m
 
Senin, 17 Desember 2018 | 10:59:59

Kontroversi Politik Anti-Poligami Ala PSI

Jakarta - Politik anti-poligami yang dicetuskan Ketum PSI Grace Natalie jadi kontroversi. Ada pihak yang pro dan kontra atas larangan tersebut.Awalnya, Grace melarang semua kader PSI untuk berpoli
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 16:53:55

Banyak Artis Nyaleg Lewat NasDem: Kita Sekolahkan Dulu

Surabaya - Ketua organisasi sayap Garnita Malahayati partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan kebijakan partainya merekrut deretan artis dalam pemilu 2019 sebagai hal lumrah. Menurutnya ar
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 15:37:20

PDIP Bantah Tudingan Rusak Baliho SBY: Kami Masih Waras

Jakarta - Politikus Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut, pelaku perusakan baliho SBY hingga spanduk dan bendera PD mengaku beraksi atas perintah pengurus PDIP. PDIP heran dengan tudingan itu. Sekretaris
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 13:54:56

Timses Jokowi: SBY Seolah Tuding Kubu Kami yang Rusak Baliho

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyayangkan pernyataan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membawa-bawa nama capres petahana itu dalam
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 13:47:12

Baliho SBY Dirusak, Tim Prabowo: Patut Diduga Dilakukan Kubu Jokowi

Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengutuk keras dirusaknya baliho selamat datang dan spanduk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga bendera Partai Demokrat (PD) di Riau.
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 11:25:52

Gerindra Meradang Erick Thohir Sindir Penolakan Sandiaga di Pasar Seperti Sinetron

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, angkat bicara soal sindiran Erick Thohir kepada Sandiaga Uno yang menyebut penolakan poster di Pasar Kota Pinang adalah rekayasa adegan sinetron
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:30:10

Prabowo: Kenapa Orang Takut Ganti Presiden?

Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar ramah tamah bersama ratusan anak muda yang tergabung dalam Gerakan Milenial Indonesia (GMI), di Hambalang, Bogor, kemarin. Di hadapan
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:12:58

Rommy PPP Jelaskan Perbedaan Hoax soal Jokowi Dulu dan Sekarang

Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) menjelaskan perbedaan hoax terhadap calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) saat Pemilu 2014 dan sekarang. Saat 2014, Rommy berada di pihak Prabowo Subianto,
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:55:17

Tim Prabowo: Kubu Jokowi Punya Perangkat Lengkap untuk Main Ofensif

Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan pihaknya kini akan bermain dengan mode ofensif atau menyerang. Menurut juru bicara Badan Pemenangan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top