Kamis, 16 Februari 2017 | 18:28:42
Politik

Pembangunan Gedung Daerah, Komisi II DPRD Minta Dinas PU Transparan

Laporan: Afdal Aulia

Sebarkan:
net
Komisi II DPRD Bengkalis Syahrial Basri ST
BENGKALIS-Pemkab Bengkalis khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta untuk transparan ekpada DPRD Bengkalis serta kepada public terkait pembangunan gedung daerah yang terletak di jalan Ahmad Yani kota Bengkalis.

Permintaan itu disampaikan ketua Komisi II DPRD Bengkalis Syahrial Basri ST menyikapi belum kunjung tuntasnya pekerjaan pembangunan gedung daerah yang sudah dilaksanakan lebih dari lima tahun. Selain itu menurutnya, yang tak kalah penting adalah melaporkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), karena diyakini audit sudah selesai dilaksanakan.

"Sampai sekarang kami dari Komisi II tidak tahu mau diapakan gedung daerah yang pekerjaannya belum tuntas, termasuk apa hasil audit dari BPKP. Kita dari Komisi II sudah beberapa kali melihat langsung kondisi gedung yang memang kualitas pekerjaannya amburadul dan tidak memuaskan,dan Dinas PU diminta transparan dengan melaporkan hasil audit BPKP ke DPRD,"kata Syahrial, Kamis (16/02/2017).

Politisi muda Partai Golkar ini juga mendesak Dinas PU untuk melaporkan hasil audit BPKP, serta melakukan hearing (dengar pendapat,red) dengan komisi II terkait nasib gedung daerah yang konon sudah menelan anggaran mencapai Rp 46 milyar tapi tak kunjung siap dikerjakan.

Syahrial menduga, ada kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan maupun perencanaannya. Karena pekerjaan yang dilakukan terkesan mubazir, anggaran yang tersedot lumayan besar, tapi kualitas pekerjaan sangat buruk dan tak kunjung selesai. Untuk itu hasil audit BPKP sangat diperlukan apakah ada permasalahan serta kerugian Negara yang ditimbulkan.

"Kita ingin mengetahui hasil audit BPKP, karena komisi II yakin hasil audit sudah selesai dilaksanakan, tapi apa hasilnya kita tidak mengetahui. Seharusnya melalui hasil audit itulah dapat diketahui apakah pembangunan gedung daerah itu dapat dilanjutkan atau tidak,"tambah Syahrial.

Seperti pernah diberitakan, pembangunan gedung daerah Bengkalis yang dikerjakan sejak tahun 2010 sampai sekarang masih terbengkalai. Apalagi pada tahun 2016 tidak dikerjakan sama sekali. Disisi lain kondisi gedung yang sudah menelan anggaran Rp 46 milyar itu sangat buruk, cat sudah mengelupas, platfon ada yang sudah roboh dan lantai tidak rata. (afd)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 17 September 2018 | 20:26:12

PKS PT.PCR Sebanga Beroperasi Kembali, Sejumlah Warga Seruduk Kantor Lurah Talang Mandi

MANDAU - Sejumlah warga yang bertempat tinggal di seputaran perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) tepatnya di jalan Gajah Mada KM 3,5 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten
Kamis, 30 Agustus 2018 | 14:23:12

Adu argumen sengit Ngabalin versus Rocky Gerung

Sejak masuk Istana menjabat sebagai Staf Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin paling vokal membela pemerintahan Joko Widodo. Dalam beberapa momen debat di layar televisi, Ngabalin t
Kamis, 30 Agustus 2018 | 14:17:38

Ingin Menjadi Wanita Karier? Ini 5 Kota Terbaiknya di Dunia

Jakarta Tidak ada salahnya menjadi seorang wanita karier, bukan berarti Anda tidak bisa mengurus rumah tangga, bukan? Di era modern ini, banyak wanita mulai menjalani aktivitas layaknya kaum pria, bekerj
Kamis, 30 Agustus 2018 | 14:12:39

Kabar Gembira, Dibuka 100.000 Formasi Guru di Penerimaan CPNS 2018

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengajukan pengangkatan 100.000 guru baru kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dalam s
 
Berita Lainnya
Jumat, 21 September 2018 | 11:11:53

Gaduh Mendag Vs Buwas, Hanura Sarankan Jokowi Evaluasi Mentan

Jakarta - Partai Hanura meminta polemik antara Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan Kepala Bulog Budi Waseso dilihat sampai akar permasalahan yang sebenarnya. Hanura juga tak sependapat jika Eng
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:59:20

Prabowo Disindir Tak Berprestasi, Gerindra Pamer Capaian Pencak Silat

Jakarta - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq menyebut prestasi Prabowo Subianto sulit dicari. Partai Gerindra langsung memamerkan prestasi gemilang
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:21:34

Kubu Prabowo Sandi Komitmen Kampanye Damai Berkualitas

Jakarta - Masa kampanye Pemilu 2019 segera dimulai. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjanjikan kampanye damai yang berkualitas"Kampanye harus damai dan berkualitas," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali S
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:05:06

NasDem Membela: Apa Urusan Fadli Zon Minta Mendag Dicopot?

Jakarta - Wakil Ketua DPR sekaligus Waketum Gerindra Fadli Zon menyebut Mendag Enggartiasto Lukita sebagai menteri tukang impor dan menilainya layak direshuffle. Partai NasDem membela Enggar yang merupakan ka
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:52:03

Jokowi-Maruf Didukung Relawan yang Sokong Prabowo di 2014

Jakarta - Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin kembali mendapat dukungan relawan. Mereka menamakan diri sebagai Relawan Nusantara untuk Jokowi (N4J)."Kami pada tahun 2014 adalah pendukung dari Prabowo dan
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:25:08

Timses: Cari Kelemahan Jokowi Sulit, Sama dengan Cari Prestasi Prabowo

Jakarta - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq memberi imbauan kepada pendukung untuk tidak menjelek-jelekan pihak lawan, Prabowo Subianto-Sandiaga Un
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:18:02

Fadli Zon Serang Mendag: Menteri Tukang Impor Harus Dicopot!

Jakarta -Wakil Ketua DPR Fadli Zon melontarkan pernyataan keras ke Mendag Enggartiasto Lukita. Fadli menyebut Mendag sebagai menteri tukang impor dan menilainya layak direshuffle."Menteri tukang impor @EnggarMe
 
Kamis, 20 September 2018 | 10:20:37

Dikhwatirkan Terseret Politik Praktis, MUI: Sudah Sepakat Netral

Jakarta - Bakal cawapres Ma'ruf Amin yang masih menjabat sebagai ketua MUI membuat PAN khawatir lembaga itu terseret pada praktik politik praktis. MUI pun menjamin mereka akan bersikap netral."Yang t
 
Rabu, 19 September 2018 | 20:15:08

Ini Tanggapan LBH Hanura Terhadap Rapat Eksternal Ops Mantap Brata Muara Takus 2019 Polres Rohil

ROKANHILIR-Rapat Eksternal Ops Mantap Brata Muara Takus 2019 Dalam Rangka Pengamanan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Polres
 
Rabu, 19 September 2018 | 16:00:49

PAN Khawatir MUI Terbawa Politik Praktis Jika Maruf Masih Ketua

Jakarta - PAN meminta bakal calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin melepas jabatannya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). PAN khawatir MUI akan terseret dalam politik praktis ketika Ma'ruf
 
Rabu, 19 September 2018 | 13:52:23

Fahri Hamzah Tepis HNW: Sandiaga Itu Pedagang, Bukan Ulama!

Jakarta - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid atau HNW menyebut bakal cawapres Sandiaga Uno termasuk golongan ulama. Fahri Hamzah tak sepakat. "Jadi ini ada kekacauan cara kita, semua, ber
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:03:46

Saat SBY Absen Lagi di Pertemuan Koalisi Prabowo-Sandi

Jakarta - Koalisi Prabowo-Sandiaga tadi malam mengambil keputusan penting dengan menetapkan nama koalisi dan susunan timses. Namun, ada yang 'hilang' semalam yaitu sosok Ketum Partai Demokrat,
 
Rabu, 19 September 2018 | 10:44:41

Gerindra Balik Serang PSI yang Sindir Nama Koalisi Prabowo Jadul

Jakarta - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyebut nama koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yaitu Koalisi Indonesia Adil dan Makmur sangat jadul. Partai Gerindra menyerang balik
 
Selasa, 18 September 2018 | 16:05:57

Permabudhi Doakan Jokowi 2 Periode

Jakarta - Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mendoakan Joko Widodo (Jokowi) kembali terpilih di Pilpres 2019. Jokowi dinilai layak memimpin 2 periode karena kinerjanya terbukti."Kami menyaksikan i
 
Selasa, 18 September 2018 | 14:59:38

PD Tanggapi Hanura: SBY Tak Sembunyi tapi Tepuk Dada di Hadapan Lawan

Jakarta - Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebut Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih bersembunyi di balik foto Kepala KSP Moeldoko dibanding menuntaskan tudingan A
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top