Kamis, 22 September 2016 | 16:20:35
Politik

Pansus DPRD Bengkalis Temukan Perubahan Visi

Laporan: Afdal Aulia

Sebarkan:
Afdal Aulia
Ilustrasi

BENGKALIS Panitia Khusus DPRD tentang Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2015 2021 menemukan adanya perubahan visi Bupati Bengkalis. Visi yang tertuang dalam RPJMD berbeda dengan visi sebagaimana disampaikan oleh pasangan Amril Mukminin Muhammad saat mencalonkan diri sebagai Bupati Wakil Bupati Bengkalis.

Hal itu diungkapkan Ketua Pansus RPJMD 2015 2021 Abdul Kadir kepada wartawan, kemarin. Melalui hubungan ponsel, politikus dari partai PAN menemukan perbedaan tersebut saat melakukan pembahasan awal RPJMD bersama Bappeda. "Saya melihat visi yang ada di RPJMD ini tidak sama dengan yang didaftarkan di KPU saat pencalonan bupati dan wakil bupati Bengkalis dulu," ujar Abdul Kadir.

Dikatakan, saat pencalonan pasangan Amril Mukminin Muhamad memiliki visi "Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Model NegeriMaju dan Makmur di Indonesia".  Namun, dalam Ranperda RPJMD, visi tersebut berubah menjadi "Terwujudnya Kabupaten Bengkalis NegeriMaju dan Makmur di Indonesia". "Kata Model dihilangkan dalam RPJMD. Ini menurut saya sudah tidak benar lagi, karena penghilangan kata Model jelas akan merubah makna dari visi tersebut," ujar Abdul Kadir.

Menurut Abdul Kadir, masyarakat memilih Amril Mukminin  - Muhammad salah satunya karena visi yang mereka sampaikan saat kampanye. Artinya, dengan visi tersebut, Amril Mukminin sebagai Bupati Bengkalis saat ini sudah memiliki program-program yang akan menjadikan Bengkalis sebagai model atau percontohan negeri yang maju dan makmur.

"Jelas kalau visinya berubah, maka tidak akan ada lagi program-program untuk menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai model negeri yang maju dan makmur. Tolok ukurnya akan menjadi kabur," ujarnya lagi.

Terlepas dari adanya perubahan visi tersebut, Abdul Kadir mengatakan, Pansus terus bekerja untuk menuntaskan Ranperda RPJMD. Setelah menuntaskan pembahasan bersama Bappeda, dilanjutkan dengan SKPD. "Kita juga akan konsultasi ke Kementerian setelah menyelesaikan pembahasan dengan satker," ujar Kadir seraya menambahkan normalnya, mulai dari pembahasan bersama satker hingga pengesahan ranperda butuh waktu satu bulan. (afd)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:26:32

PPP: Baiknya Pak SBY Imbau Kader untuk Tak Ikut Panasi Situasi

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap dua kubu pada Pilpres 2019 tetap menjaga suasana kondusif dan tak melampaui batas. PPP menyambut baik saran itu sembari m
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:13:53

PAN Copot Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Maruf

Jakarta - Muhidin dicopot dari posisi Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan karena mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin. DPP PAN juga tengah melakukan investigasi terkait permasalahan ini
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:32:45

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran Prabowo: Penuh Permusuhan

Jakarta - Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mendirikan pos pertempuran di Solo untuk memenangkan Pilpres 2019. PSI mengkritik penggunaan istilah 'Pos Pertempuran' tersebut.Sekjen
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:24:54

Janji Ahok Tak Mau Lagi Terjun ke Dunia Politik

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperkirakan menghirup udara bebas 24 Januari 2019. Ahok bakal mengisi hari-hari kebebasannya. Saat menjalani hukuman di Mako Brimob, Ahok pernah mengut
 
Berita Lainnya
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:26:32

PPP: Baiknya Pak SBY Imbau Kader untuk Tak Ikut Panasi Situasi

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap dua kubu pada Pilpres 2019 tetap menjaga suasana kondusif dan tak melampaui batas. PPP menyambut baik saran itu sembari m
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:13:53

PAN Copot Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Maruf

Jakarta - Muhidin dicopot dari posisi Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan karena mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin. DPP PAN juga tengah melakukan investigasi terkait permasalahan ini
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:32:45

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran Prabowo: Penuh Permusuhan

Jakarta - Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mendirikan pos pertempuran di Solo untuk memenangkan Pilpres 2019. PSI mengkritik penggunaan istilah 'Pos Pertempuran' tersebut.Sekjen
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:24:54

Janji Ahok Tak Mau Lagi Terjun ke Dunia Politik

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperkirakan menghirup udara bebas 24 Januari 2019. Ahok bakal mengisi hari-hari kebebasannya. Saat menjalani hukuman di Mako Brimob, Ahok pernah mengut
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:13:40

Soal Sikap Pengurus DPW, Elite PAN Sebut Jokowi Masih Kuat di Kalsel

Jakarta - DPW PAN Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Waketum PAN Bara Hasibuan mengatakan sikap pengurus DPW Kalsel lebih karena realitas politik."Saya ra
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:13:13

Jokowi Bicara Kritik Tanpa Data Pembodohan, Gerindra: Rakyat Cerdas

Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta kritik yang disampaikan haruslah berbasis data, bukan pembodohan. Partai Gerindra menyebut rakyat sudah cerdas dan paham kritik-kritik yang disampaikan pih
 
Senin, 10 Desember 2018 | 11:20:07

Zuhaifi ST : Kampanye Saya Juga Diawasi Sapu Hanura

ROKANHILIR - Selama kampanye 13 titik yang dilaksanakan oleh Zuhaifi ST Calon Anggota Legislatif Nomor 1 Dapil 5 dari Partai Hanura Rokan Hilir, ternyata Zuhaifi ST tidak diawasi oleh Panitia Pengawas saj
 
Senin, 10 Desember 2018 | 10:45:21

PAN: Jokowi Janji Tuntaskan Kasus HAM, Tapi Tidak Terwujud

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais menyoroti kasus pelanggaran HAM masa lalu yang belum mampu dituntaskan era Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK
 
Senin, 10 Desember 2018 | 10:30:20

Sandi Bidik Kandang Banteng, Nasdem: Sukarnois Rapatkan Barisan

Jakarta - Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memindahkan markas atau posko pemenangan dari Jakarta ke Jawa Tengah pada awal 2019. NasDem yakin para 'Sukarnois' just
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 15:54:46

Fadli Zon Bikin Lagu Tangan Besi, Nasdem: Ingatkan Bahaya Orba

Jakarta - Waketum Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali menulis lirik lagu yang kali ini berjudul 'Tangan Besi'. Alih-alih dianggap menyindir capres petahana Jokowi, Ketua DPP Nasdem
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 11:08:50

Tim Prabowo Yakin Salip Jokowi Januari, Ini Data Survei Lain

Jakarta - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 40% suara dalam survei internal mereka. Sementara itu lembaga survei lainnya juga merilis kajian mereka dengan hasil yang berbeda-beda."
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 10:52:44

Prabowo 40% di Survei Internal, PKS: Jokowi Mentok di Bawah 50%

JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 40% suara dalam survei elektabilitas yang dibuat kalangan internal mereka. Direktur Pencapresan PKS Suhud Aliyudin yakin elektabilitas pasangan Jokowi-Ma&
 
Jumat, 7 Desember 2018 | 16:31:50

Prabowo Dapat 40% di Survei Internal, Tim Jokowi: Nggak 100%?

Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membuat survei internal yang hasilnya Prabowo-Sandi mendapat 40 persen dan bakal menyalip Jokowi-Ma'ruf. Tim Kampanye
 
Jumat, 7 Desember 2018 | 12:25:16

Selama November, Zuhaifi ST Lakukan 13 Kali Kampanye

ROKANHILIR - Selama bulan November 2018, Zuhaifi ST Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir Nomor Urut 1 yang akan berkompetisi di Daerah Pemilihan Rokan Hilir 5 dar
 
Jumat, 7 Desember 2018 | 11:23:10

PSI: Kami Siap Tak Digaji sebagai Anggota DPR Jika Kinerja Buruk

Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung wacana penghentian pemberian gaji anggota DPR jika kinerja legislasi mereka jeblok. Menurut Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, sudah seharusnya pemberian
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top