Rabu, 14 September 2016 | 18:30:50
Bahas Kinerja Manajemen

Komisi IV Hearing RSUD Bengkalis dan Mandau

Laporan : Afdal Aulia

Sebarkan:
Afdal Aulia
BENGKALIS-Guna meningkatkan kualitas pelayanan serta ketersediaan tenaga medis maupun alat-alat kesehatan, komisi IV DPRD Bengkalis bersama lintas komisi lainnya melakukan hearing (dengar pendapat,red) dengan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkalis dan Kecamatan Mandau.

Hearing yang dipimpin langsung ketua Komisi IV H.Abi Bahrun S.Si itu berlangsung pada Rabu (14/09/2016) pagi dan petang diruang rapat DPRD Bengkalis. Hearing pertama dilakukan dengan manajemen RSUD Bengkalis yang dihadiri pelaksana tugas (plt) Direktur RSUD H.Zulfan Heri bersama jajaran manajemen lainnya. Pada hearing tersebut, komisi IV bersama anggota komisi lainnya menilai kalau kinerja manajemen RSUD Bengkalis masih belum memuaskan.

Seperti diutarakan anggota Komisi IV Irmi Syakip Arsalan S.Sos yang menilai kalau manajemen RSUD Bengkalis harus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Bahkan disebutnya, ada kesan setengah hati dalam pelayanan RSUD Bengkalis kepada masyarakat, termasuk masih adanya kekurangan tenaga dokter spesialis serta peralatan kesehatan.

"Kami menilai kinerja manajemen RSUD Bengkalis belum mengalami peningkatan. Pelayanan kepada masyarakat masih harus ditingkatkan, termasuk mendatangkan tenaga-tenaga dokter spesialis yang masih kosong dan penambahan alat kesehatan. Intinya kami menilai kinerja manajemen RSUD Bengkalis masih belum memuaskan,"ujar Irmi Syakip, politisi PKB tersebut.

Disambung Irmi Syakip, status RSUD Bengkalis sendiri harus segera berubah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), untuk mewujudkan kemandirian dalam pengelolaan manajemen serta terbebas intervensi. "Perbaikan kinerja manajemen RSUD Bengkalis mutlak dilakukan, karena persoalan rendahnya kualitas pelayanan datang langsung dari maasyarakat yang berobat kesana,"pungkas Irmi Syakip.

Direktur RSUD Bengkalis Zulfan Heri berjanji akan melakukan pembenahasan serius terhadap keluhan-keluhan serta persoalan-persoalan yang sering terjadi. Diakuinya kekurangan di RSUD Bengkalis masih ditemukan, termasuk kekurangan tenaga dokter spesialis serta alat kesehatan.

"Kita akan upayakan supaya pelayanan lebih baik lagi, termasuk merekrut tenaga dokter yang kosong dan pengadaan alat kesehatan yang masih kurang, tentunya dengan dukungan dari DPRD Bengkalis juga,"jawab Zulfan Heri.

Pada siang sampai petang, Komisi IV kembali melaksanakan hearing dengan manajemen RSUD Mandau, yang dihadiri direktur RSUD dr.Ersan Saputera serta tiga kepala bidang di RSUD Mandau. Sayangnya pada hearing dengan manajemen RSUD Mandau hanya diikuti dua anggota Komisi IV yaitu Abi Bahrun selaku ketua komisi dan Irmi Syakip Arsalan, tidak ada anggota komisi IV lainnya.

Dihadapan manajemen RSUD Mandau, Abi Bahrun mempertanyakan sejumlah masalah di RSUD yang sudah berbentuk BLUD tersebut. Ada tiga hal yang disorot, yaitu ketersediaan kantong darah, pungutan kepada pasien sebesar Rp 75 ribu oleh manajemen RSUD Mandau untuk pemeriksaan jantung menggunakan EKG dan terlalu cepatnya penutupan pendaftaran untuk dokter penyakit dalam (eternis).

"Saya mendapatkan cukup banyak keluhan dari masyarakat yang berobat ke RSUD Mandau, mulai dari kantong darah yang tidak tersedia, saat pasien membutuhkan tambahan darah. Kemudian adanya pungutan Rp 75 ribu terhadap pasien yang memeriksa jantung menggunakan EKG dan pendaftaran dokter penyakit dalam jam 9 pagi sudah ditutup,"tanya Abi Bahrun.

Menanggapi hal tersebut, direktur RSUD Mandau Ersan Saputera mengakui kalau soal ketersediaan darah memang cukup problematik, karena Palang Merah Indonesia (PMI) di Mandau kurang pro aktif. Namun pihak RSUD Mandau dalam memenuhi ketersediaan darah bekerjsama dengan berbagai pihak, diantaranya Polsek dan Koramil Mandau serta PSMTI Mandau.

"Soal pungutan pemeriksaan jantung menggunakan EKG memang sudah diatur dalam Perda harus bayar, karena BPJS tiak menanggung hal tersebut, tapi masyarakat dapat menggunakan Jamkesmasda. Soal cepatnya penutupan pendaftaran dokter penyakit dalam tidak lain disebabkan seringnya membludak pasien penyakit dalam, sementara dokter yang ada 4 orang dan mereka tidak boleh melayani lebih dari 30 orang perhari, sementara masyarakat yang mendaftar sampai 200-an orang setiap harinya,"papar Ersan.(afd)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 19 November 2018 | 15:48:09

Demokrat Rahasiakan Strategi Khusus Menangkan Prabowo-Sandiaga

JAKARTA Partai Demokrat berjanji mulai mengkampanyekan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Maret 2019. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan
Senin, 19 November 2018 | 15:22:58

Kubu Prabowo: Lagi, Politisi Sontoloyo Pendukung Jokowi Ditangkap KPK

SUMATRA UTARA- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade menyoroti penangkapan Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara Remigo Yolando Berutu oleh KPK. Andre menyebut ini kesekia
Senin, 19 November 2018 | 14:16:58

Djoko Santoso: Di Hambalang Tak Ada Genderuwo!

Yogyakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, menegaskan bahwa tidak ada genderuwo di Hambalang. Berikut ini pernyataan Djoko Santoso. "Saya itu hari-hari di H
Senin, 19 November 2018 | 10:26:05

SBY Akan Kampanyekan Prabowo Mulai Maret 2019, Sandi: Luar Biasa!

Wonosobo - Rencana ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan mulai mengkampanyekan Prabowo-Sandi pada Maret 2019 disambut baik oleh cawapres Sandiaga Uno. Ia yakin ini menjadi st
 
Berita Lainnya
Senin, 19 November 2018 | 15:48:09

Demokrat Rahasiakan Strategi Khusus Menangkan Prabowo-Sandiaga

JAKARTA Partai Demokrat berjanji mulai mengkampanyekan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Maret 2019. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan
 
Senin, 19 November 2018 | 15:22:58

Kubu Prabowo: Lagi, Politisi Sontoloyo Pendukung Jokowi Ditangkap KPK

SUMATRA UTARA- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade menyoroti penangkapan Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara Remigo Yolando Berutu oleh KPK. Andre menyebut ini kesekia
 
Senin, 19 November 2018 | 14:16:58

Djoko Santoso: Di Hambalang Tak Ada Genderuwo!

Yogyakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, menegaskan bahwa tidak ada genderuwo di Hambalang. Berikut ini pernyataan Djoko Santoso. "Saya itu hari-hari di H
 
Senin, 19 November 2018 | 10:26:05

SBY Akan Kampanyekan Prabowo Mulai Maret 2019, Sandi: Luar Biasa!

Wonosobo - Rencana ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan mulai mengkampanyekan Prabowo-Sandi pada Maret 2019 disambut baik oleh cawapres Sandiaga Uno. Ia yakin ini menjadi st
 
Sabtu, 17 November 2018 | 16:42:47

PDIP: Di Sana Hanya Manfaatkan Emak-emak untuk Kepentingan Politik

Bekasi - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Jawa Barat. Proyek yang mangkrak, seperti waduk, diselesaikan Jo
 
Sabtu, 17 November 2018 | 16:22:24

Hubungan Demokrat dan Gerindra Memanas, Ini Kata Erick Thohir

JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir enggan mengomentari memanasnya hubungan Gerindra dan Demokrat. Dia tak mau ikut campur urusan koalisi sebelah. "Saya enggak mau kom
 
Sabtu, 17 November 2018 | 13:53:18

Grace: Perempuan Korban Pertama Jika Sontoloyo-Genderuwo Menang

Jakarta - Ketum PSI Grace Natalie menyampaikan kekhawatirannya jika politikus sontoloyo dan politikus genderuwo menang di Pilpres 2019. Grace menyebut, perempuan adalah korban pertama jika golongan
 
Sabtu, 17 November 2018 | 13:38:15

PKS: Visi-Misi Prabowo Tak Bunyi Dipotong Politik Genderuwo Jokowi

Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut visi-misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak keluar dan tersampaikan ke rakyat saat Prabowo atau Sandiaga berkampanye. PKS menyebut visi-misi
 
Sabtu, 17 November 2018 | 11:43:19

Disebut Tak Kedepankan Program, Ini Respons Timses Jokowi-Maruf

Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyoroti kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang dinilainya tak mengedepankan program. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf balas menyindir."A
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:00:19

Polemik Janji Koalisi, PKS Sarankan Prabowo Temui SBY

Jakarta - PKS menyarankan Ketum Gerindra yang juga capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini menyusul kritik SBY terhadap Sekjen
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:56:43

Kubu Humphrey Dukung Prabowo, PPP: Kelompok Ilegal

Jakarta - PPP versi Muktamar Jakarta menyatakan dukunganya kepada capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. PPP kubu Romahurmuziy (Rommy) menyebut PPP yang mendukung Prabow
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:19:38

Gerindra Tepis PAN soal Banyak yang Tak Positif di Kubu Prabowo

JAKARTA - Wasekjen PAN Faldo Maldini mengamini pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait banyak pihak yang tidak positif di lingkungan capres Prabowo Subianto. Gerindra menepis anggapan tersebut."J
 
Jumat, 16 November 2018 | 11:12:14

Selain SBY-Mega, Fahri Hamzah Juga Tantang Prabowo

JAKARTA - Presiden RI ke-5 dan ke-6, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik capres Prabowo Subianto. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kritik tersebut harus ditanggapi positif oleh
 
Jumat, 16 November 2018 | 11:03:22

Saling Jawab SBY-Sekjen Gerindra, Tim Jokowi: Kubu Prabowo Tak Solid

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menjawab soal janji kampanye yang disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Am
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:59:00

Sepakat dengan Mega, PAN Akui Banyak yang Tak Positif di Kubu Prabowo

JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merasa kasihan dengan capres Prabowo Subianto karena faktor orang-orang yang ada di sekeliling Ketum Partai Gerindra itu. PAN mendukung pernyataan Me
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top