Selasa, 24 Mei 2016 | 18:47:50

DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Gedung Daerah. Warga : Jangan Hanya Gertak Sambal

Laporan: Afdal Aulia

Sebarkan:
Internet
Gedung Daerah Bengkalis

BENGKALIS-Wacana pembentukan panitia khusus (pansus) terkait pembangunan gedung daerah Bengkalis diminta berbagai kalangan masyarakat jangan hanya sebatas gertak sambal semata, tanpa ada follow up-nya. Apalagi persoalan gedung daerah yang menelan anggaran Rp 49 milyar dari APBD Bengkalis diyakini bermasalah dari sisi hukum.

"Kalau kawan-kawan wakil rakyat berinisiatif untuk membentuk pansus gedung daerah, seperti dimuat disejumlah media massa, harus segera direalisasikan secepatnya. Jangan hanya sebatas wacana dan statement di media saja, sehingga memunculkan asumsi dewan gertak sambal dikalangan masyarakat,"ungkap Abdul Rahman, pegiat anti korupsi dari BAK-LIPUN Bengkalis, Selasa (24/05/2016).

Disebutkan Abdul Rahman, persoalan gedung daerah Bengkalis yang terletak di jalan Ahmad Yani samping lapangan Tugu harus dibuka tuntas ke public. Kalau memang DPRD berinisiatif membentuk pansus tentu patut diberi apresiasi, tapi pansus yang dibentuk harus bekerja maksimal dan menuntaskan persoalan yang terjadi.

Kemudian sambungnya, dari aspek hukum, semua masyarakat yang melintasi di depan gedung daerah apabila melihat kualitas pekerjaannya pasti akan heran. Bagaimana mungkin pembangunan sebuah gedung yang menelan anggaran Rp 49 milyar kualitasnya sangat buruk. Mulai dari cat yang mengelupas, kaca pecah-pecah, lantai dalam bergelombang serta plafon yang dipasang tidak bagus maupun dinding bagian dalam sudah ada yang retak.

"Semua pihak dalam proyek gedung daerah itu harus bertanggungjawab, mulai dari KPA, PPTK, tim VHO dan rekanan harus dimintai pertanggungjawabannya. Kalau memang ada indikasi mark up atau dugaan korupsi kita minta diproses secara hukum, dan seandainya pansus terbentuk, bisa mengedepankan aspek yuridis kepada pihak yang terlibat,"tukas Abdul Rahman.

Sementara itu masyarakat Bengkalis Irwansyah mengatakan harus ada terlebih dahulu audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap gedung daerah dan hasil audit tersebut akan nampak apakah ada kerugian negara. Akan tetapi anehnya  tahun ini dianggarkan kembali sebesar Rp 3 milliar untuk finishing, padahal sejak tahun 2014 penggarannya sudah memasuki tahap finishing. Artinya proyek gedung daerah Bengkalis itu hanya menguras APBD Bengkalis dimana tahun 2016 ini merupakan tahun kedelapan.

Mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2004-2009 itu menyebut proyek gedung daerah itu kualitasnya amburadul juga diakibatkan kelalaian KPA dan PPTK disamping pekerjaan rekanan yang memang tida becus. Ia meminta tahun 2016 ini proyek gedung daerah tersebut distop dahulu sampai ada hasil audit BPKP. Kemudian kepada penegak hukum supaya melakukan proses hukum terhadap rekanan, KPA, PPTK serta tim VHO.

"Ini cukup aneh, hasil audit dari BPKP belum ada tetapi dianggarkan kembali tahun ini. Sepertinya ada kesengajaan menguras APBD Bengkalis lewat proyek bernama gedung daerah, karena tahun 2016 ini merupakan tahun kedelapan. Dan kita mendukung sepenuhnya dibentuk pansus oleh DPRD Bengkalis,," papar Irwansyah lagi.(afd)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 13 Desember 2017 | 16:04:47

Wajib Belajar 12 Tahun Hanya Sebatas Janji

JAKARTA Pengamat Pendidikan, Doni Koesoema menilai inisiatif Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelenggarakan program wajib belajar 12 tahun hanya sebatas janji-janji kampanye. Program wajib belajar 12 t
Rabu, 13 Desember 2017 | 16:02:39

Indonesia Darurat Kekurangan Guru, Kok Bisa?

JAKARTA - Dikatakan pertumbuhan pendidikan menjadi yang paling tinggi daripada bidang kesehatan dan keinsinyuran, Ketua Umum PGRI Dr. Unifah Rosyidi M.Pd tidak setuju. Sebab, PGRI merespon kebutuhan guru y
Rabu, 13 Desember 2017 | 16:00:39

Mudah Bosan, Zodiak Ini Cenderung Paling Gampang Selingkuh!

 Ladies, dalam suatu hubungan pasti akan ada saja cobaan atau godaan. Nah, salah satu godaan yang paling berbahaya dan menyebabkan suatu hubungan hancur adalah selingkuh. Penyebab selingkuh memang be
Rabu, 13 Desember 2017 | 15:58:25

KPK Minta Setnov Kooperatif dan Buktikan Sangkalannya di Sidang E-KTP

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Setya Novanto untuk kooperatif menjalani sidang perdananya dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013. Juru Bicara KP
 
Berita Lainnya
Rabu, 13 Desember 2017 | 08:44:48

PP Provinsi Riau, Siap Mendukung Arsyadjuliandi Rachman Pilgub 2018

PEKANBARU- Pemuda Pancasila Provinsi Riau siap mendukung Arsyadjuliandi Rachman pemilihan Gubernur Riau Tahun 2018 mendatang.Hal ini disampaikan Komandan Komando Inti (Dankoti) Pemuda Pancasila Riau,  
 
Selasa, 12 Desember 2017 | 13:24:55

Setya Novanto mundur, Fadli Zon jadi plt Ketua DPR

JAKARTA - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat membahas Pelaksana Tugas Ketua (Plt) Ketua DPR sore ini. Hasil rapat itu memutuskan secara bulat Wakil Ketua DPR RI bidang Politik, Hukum dan
 
Senin, 11 Desember 2017 | 15:06:06

Manuver Cendana Kuasai Partai Beringin

Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyatakan akan maju menjadi salah satu calon Ketua Umum Partai Golkar. Persiapan pun dilakukan putri kedua mendian
 
Senin, 11 Desember 2017 | 15:02:45

Ketua DPP: Surat Setya Novanto Lecehkan Golkar

Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnain menilai, surat Setya Novanto soal posisi Ketua DPR cacat. Setya Novanto dikabarkan megajukan pengunduran diri sebagai Ketua DPR. Ia lantas menunjuk ang
 
Sabtu, 9 Desember 2017 | 17:37:20

Sebelum umumkan cagub Jabar, Prabowo kumpulkan tokoh agama

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan segera mengumumkan secara resmi bakal calon gubernur (cagub) Jawa Barat (Jabar) dalam Pilkada 2018. Calon yang akan diusung ialah Mantan Kapuspen
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 20:57:17

Irvan Herman Siap Dampingi LE di Pilgubri 2018

PEKANBARU-Jika mendapat perintah dan amanat dari partai, Irvan Herman Wakil Sekjend Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) siap mendampingi Balon Gubri terkuat versi lembaga survey Lukman Edy (
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 16:40:36

PBNU minta pemerintah RI pro aktif bantu Palestina sikapi pernyataan Trump

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menegaskan sikap D
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 16:35:13

Hapus aset Pemda, kepala dinas di Mojokerto ditahan Kejari

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Perhubungan Kabupaten Mojokerto, Jatim, Ahmad Rifai, Rabu (6/11) sore, ditahan Kejaksaan Negeri Mojokerto. Dia ditahan karena dinyatakan melakukan korups
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 13:19:25

Ini Hasil Sementara Pilpeng Kecamatan Balai Jaya

ROKANHILIR-Pelaksanaan Pemilihan Penghulu Serentak Tahap II Tahun 2017 di Kecamatan Balai Jaya yang digelar Rabu 6/12 kemarin telah usai. Empat kepenghuluan yang mengikuti Pilpeng Serentak di Kecamatan Balai J
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 12:06:08

Ini Hasil Sementara Pilpeng Kecamatan Bagan Sinembah Raya

ROKANHILIR-Pelaksanaan Pemilihan Penghulu Serentak Tahap II Tahun 2017 di Kecamatan Bagan Sinembah Raya yang digelar Rabu 6/12 kemarin telah usai. Enam kepenghuluan yang mengikuti Pilpeng Serentak di Kecamatan
 
Rabu, 6 Desember 2017 | 22:25:36

Hasil Sementara Pilpeng Bagan Sapta Permai, Sutejo Unggul

ROKANHILIR-Hasil penghitungan surat suara sementara pada Pemilihan Penghulu di Bagan Sapta Permai Rabu 6/12 , H Sutejo unggul dari dua calon penghulu lainnya. Sardi, Ketua Panitia Pilpeng di Kepenghuluan Bagan
 
Rabu, 6 Desember 2017 | 09:36:29

Setnov disebut telah legowo mundur, ini kata Idrus Marham

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar Idrus Marham menampik kabar bahwa Setya Novanto akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Golkar. Idrus mengakui adanya isu yang berseliwera
 
Rabu, 6 Desember 2017 | 09:30:53

Tertinggi di survei Indo Barometer jadi pendamping Jokowi, ini reaksi AHY

JAKARTA - Direktur The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak mau menanggapi serius soal Lembaga survei Indo Barometer yang baru-baru ini merilis hasil riset mengenai Pilpres 2019. Indo Ba
 
Rabu, 6 Desember 2017 | 09:27:17

Prediksi Gerindra nasib Jokowi bakal seperti Ahok

Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei calon presiden terkuat jelang Pilpres 2019. Dalam survei kali ini, Posisi Presiden Joko Widodo kembali unggul dengan 34,9 persen di atas Prabowo Subianto y
 
Selasa, 5 Desember 2017 | 12:00:08

Pimpinan MKD harap Setnov mundur dari ketua DPR sebelum ada putusan

Wakil Ketua MKD Sarifudin Sudding berharap Ketua DPR Setya Novanto mengambil sikap sebelum MKD mengeluarkan putusan atas dugaan pelanggaran etik karena terbelit korupsi e-KTP. Salah satu opsi yang bisa dia
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top