Sabtu, 2 Desember 2017 | 19:03:01

Baru Terealisasi 6,1 Persen, Dewan Kecewa Progres Multiyer Duri- Sungai Pakning

Laporan : Afdal Aulia

Sebarkan:
internet
Ilustrasi
BENGKALIS -Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis Syahrial, ST mengaku kecewa dengan progres proyek multiyers Duri- Sungai Pakning yang baru terealisasi 6,1 persen per 25 November 2017 lalu. Sementara anggaran yang sudah dicairkan Rp 75 miliar dengan target progres mencapai 15 persen dan diperkirakan sampai per 31 Desember tahun ini progres tidak akan mencapai 15 perse.

Padahal, sesuai hearing dengan Komisi II beberapa waktu lalu, target pekerjaan proyek tahun jamak dengan rekanan PT Citra Gading Astritama (CGA) menarget realiasi 17, 5 persen pada bulan Desember ini. Akan tetapi perusahaan tersevut dinilai lamban dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. 

"Laporan terakhir memang sangat mengecewakan, baru lebih kurang 6,1 % per 25 November 2017 dengan berbagai kendala yang kami minta untuk segera dituntaskan. Tampaknya sampai akhir tahun anggaran 2017 ini progres pekerjaan bakal tidak akan mencapai 15 persen karena sisa waktu pekerjaan tidak sampai sebulan lagi, "ungkap Syahrial, Sabtu (02/12/2017). 

Politisi Partai Golkar ini menegaskan pihaknya akan dan terus melakukan pengawasan untuk seluruh pembangunan daerah yang dibiayai dari APBD Bengkalis terutama proyek Multiyers (My) Duri-Pakning bernilai Rp498 miliar. Karena proyek tersebut merupakan warisan dari bupati sebelumnya dimana PT. CGA sebagai pemenang lelang tidak mendapatkan kontrak kerja dari Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis ketika itu. 

"Komisi II DPRD Bengkalis akan terus melakukan pengawasan terkait dengan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bengkalis, diantaranya pengawasan yang intensif terhadap kegiatan MY Duri - Pakning. Turun kelapangan pasti kami lakukan dan selalu kami ingatkan kepada Dinas PUPR untuk menjalankan dan mengawasi kegiatan tersebut dengan optimal supaya terlaksana dengan baik,"tegasnya. 

Syahrial berpesan agar rekanan proyek MY untuk serius merealiasasikan pekerjaan seperti yang telah disepakati dengan hasil yang baik. "Bagi rekanan jangan main-main dengan uang rakyat, "pungkas Syahrial.(afd)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:57:44

Melawan saat Ditangkap, 2 Begal Sadis di Bandung Tewas Ditembak Polisi

BANDUNG - Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, tembak mati dua orang yang merupakan pelaku kambuhan pencuri sepeda motor dan juga pelaku pencurian disertai kekerasan. Kedua pelaku yang di tembak ma
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:54:52

Warga Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Baru Lahir di Teras Rumah

TANGERANG - Temuan bayi baru lahir yang dibuang di teras rumah salah seorang warga, yakni di kediaman Siti Juhro (47), gegerkan warga Perum Duta Garden Blok A7, Jurumudi Baru, Benda, Kota Tangerang, Senin
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:49:46

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran, PKS: Jangan Lebay dan Baper!

Jakarta - PSI menyebut istilah pos pertempuran sebagai posko pemenangan Prabowo-Sandi yang akan dibentuk di Solo, Jawa Tengah, penuh permusuhan. PKS meminta PSI tidak terlalu berlebihan dalam menang
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:45:58

PDIP ke Kubu Prabowo: Sudirman Said Pun Tak Mampu Goyang Jateng

Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut pembentukan pos pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Solo akan menggoyang Jawa Tengah yang dikenal sebagai 'kandang banteng' a
 
Berita Lainnya
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:49:46

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran, PKS: Jangan Lebay dan Baper!

Jakarta - PSI menyebut istilah pos pertempuran sebagai posko pemenangan Prabowo-Sandi yang akan dibentuk di Solo, Jawa Tengah, penuh permusuhan. PKS meminta PSI tidak terlalu berlebihan dalam menang
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:26:32

PPP: Baiknya Pak SBY Imbau Kader untuk Tak Ikut Panasi Situasi

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap dua kubu pada Pilpres 2019 tetap menjaga suasana kondusif dan tak melampaui batas. PPP menyambut baik saran itu sembari m
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:13:53

PAN Copot Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Maruf

Jakarta - Muhidin dicopot dari posisi Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan karena mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin. DPP PAN juga tengah melakukan investigasi terkait permasalahan ini
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:32:45

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran Prabowo: Penuh Permusuhan

Jakarta - Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mendirikan pos pertempuran di Solo untuk memenangkan Pilpres 2019. PSI mengkritik penggunaan istilah 'Pos Pertempuran' tersebut.Sekjen
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:24:54

Janji Ahok Tak Mau Lagi Terjun ke Dunia Politik

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diperkirakan menghirup udara bebas 24 Januari 2019. Ahok bakal mengisi hari-hari kebebasannya. Saat menjalani hukuman di Mako Brimob, Ahok pernah mengut
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:13:40

Soal Sikap Pengurus DPW, Elite PAN Sebut Jokowi Masih Kuat di Kalsel

Jakarta - DPW PAN Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Waketum PAN Bara Hasibuan mengatakan sikap pengurus DPW Kalsel lebih karena realitas politik."Saya ra
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:13:13

Jokowi Bicara Kritik Tanpa Data Pembodohan, Gerindra: Rakyat Cerdas

Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta kritik yang disampaikan haruslah berbasis data, bukan pembodohan. Partai Gerindra menyebut rakyat sudah cerdas dan paham kritik-kritik yang disampaikan pih
 
Senin, 10 Desember 2018 | 11:20:07

Zuhaifi ST : Kampanye Saya Juga Diawasi Sapu Hanura

ROKANHILIR - Selama kampanye 13 titik yang dilaksanakan oleh Zuhaifi ST Calon Anggota Legislatif Nomor 1 Dapil 5 dari Partai Hanura Rokan Hilir, ternyata Zuhaifi ST tidak diawasi oleh Panitia Pengawas saj
 
Senin, 10 Desember 2018 | 10:45:21

PAN: Jokowi Janji Tuntaskan Kasus HAM, Tapi Tidak Terwujud

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais menyoroti kasus pelanggaran HAM masa lalu yang belum mampu dituntaskan era Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK
 
Senin, 10 Desember 2018 | 10:30:20

Sandi Bidik Kandang Banteng, Nasdem: Sukarnois Rapatkan Barisan

Jakarta - Pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memindahkan markas atau posko pemenangan dari Jakarta ke Jawa Tengah pada awal 2019. NasDem yakin para 'Sukarnois' just
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 15:54:46

Fadli Zon Bikin Lagu Tangan Besi, Nasdem: Ingatkan Bahaya Orba

Jakarta - Waketum Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali menulis lirik lagu yang kali ini berjudul 'Tangan Besi'. Alih-alih dianggap menyindir capres petahana Jokowi, Ketua DPP Nasdem
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 11:08:50

Tim Prabowo Yakin Salip Jokowi Januari, Ini Data Survei Lain

Jakarta - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 40% suara dalam survei internal mereka. Sementara itu lembaga survei lainnya juga merilis kajian mereka dengan hasil yang berbeda-beda."
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 10:52:44

Prabowo 40% di Survei Internal, PKS: Jokowi Mentok di Bawah 50%

JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 40% suara dalam survei elektabilitas yang dibuat kalangan internal mereka. Direktur Pencapresan PKS Suhud Aliyudin yakin elektabilitas pasangan Jokowi-Ma&
 
Jumat, 7 Desember 2018 | 16:31:50

Prabowo Dapat 40% di Survei Internal, Tim Jokowi: Nggak 100%?

Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membuat survei internal yang hasilnya Prabowo-Sandi mendapat 40 persen dan bakal menyalip Jokowi-Ma'ruf. Tim Kampanye
 
Jumat, 7 Desember 2018 | 12:25:16

Selama November, Zuhaifi ST Lakukan 13 Kali Kampanye

ROKANHILIR - Selama bulan November 2018, Zuhaifi ST Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir Nomor Urut 1 yang akan berkompetisi di Daerah Pemilihan Rokan Hilir 5 dar
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top