iklan Situs
 
Sabtu, 23 September 2017 | 20:36:21
ADVERTORIAL

Tentang Penyelamatan Kebun Kelapa, Edi Harianto Sindrang Sebut Asun Terlalu Cepat Menilai

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
Tampak Asun dan Edi Harianto Sindrang
TEMBILAHAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Edy Harianto Sindrang dari Partai Golongan Karya (Golkar) membantah terkait dengan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Inhil, Edy Gunawan tentang Pemerintah saat ini tidak berpihak dan mendukung kepada penyelamatan perkebunan kelapa rakyat. Pasalnya pada tahun 2018 hanya Rp4 miliar dialokasikan menurut Asun. 

Menurut politisi kawakan Inhil tersebut (Edy Harianto Sindrang, red), Edy Gunawan terlalu cepat mengambil kesimpulan kalau Pemerintah Daerah (Pemda) Inhil hari ini tidak peduli dengan petani kelapa, padahal  diketahui Bupati sangat peduli dengan mengucurkan bantuan alat excavator disetiap Kecamatan guna penyelamatan kapa rakyat.

Menurut Edy Sindrang, asumsi pemerintah tidak peduli akan petani itu salah besar. Anggaran 4 miliar itu dari Dinas Perkebunan, karena rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Inhil 2013-2018 di Pansus itu belum selesai dan belum finalisasi pada saat itu. 

"Artinya RPJMD itu masih direvisi dan dibahas bersama Pansus dua. Barulah ada titik terang tentang alokasi anggaran penyelamatan kebun kelapa rakyat," ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, Edy Sindrang kepada awak media, Sabtu (23/9/2017).

Senada dengan Kepala Bappeda Inhil, Tengku Juhardi saat diwawancarai awak media, ia mengatakan bahwa pernyataan Asun Politisi PKB itu timpang, alias beroponi. Pasalnya pernyataan itu terlalu cepat sebelum putusan Pansus selesai dibahas. Padahal menurut Tengku, pihaknya sedang menyusun dan akan mendapatkan hasil finaliasi anggaran itu. 

"Dia mengatakan sangat menyayangkan Pemerintah hanya menganggarkan 4 miliar. Padahal terhadap perbaikan kebun masyarakat tahun 2018 yang 4 miliar itu pada Dinas Perkebunan. Sedangkan alokasi swakelola untuk perbaikan tanggul perkebunan, setelah pembahasan dan di sepakati, bahwa berdasarkan kemampuan 17 alat excavator, maka untuk tahun 2018 Pembangunan Tanggul dan perbaikan saluran yang dilaksanakan oleh alat kecamatan di targetkan alokasi anggaran ke OPD kecamatan adalah sebesar Rp. 10.965.000.000.- untuk sepanjang lebih kurang 510 Km dengan asumsi setiap alat 30 km pertahun," ungkap Tengku Juhardi

Pengalokasian anggaran yang di kecamatan itu disesuaikan dengan kondisi kerusakan perkebunan pada Kecamatan. Kemudian pada Dinas Perkebunan hanya menganggarkan Monitoring dan Evaluasi untuk kegiatan perbaikan kebun kelapa dan Trio tata air di 20 Kecamatan tahun 2018 termasuk pembangunan tanggul dan perbaikan saluran sepanjang 510 Km dengan pagu anggaran Rp. 1.785.000.000,- 

"Berdasarkan penjelasan Dinas Perkebunan bila dibandingkan dengan anggaran kontarktual dengan biaya Rp. 80.000,-/Meter maka untuk 510 Km, dibutuhkan biaya lebih kurang Rp. 40.800.000.000,- dan kegiatan Swakelola ini dapat menghemat sekitar 30 Milyar Rupiah, ini merupakan upaya yang perlu didukung oleh semua pihak termasuk Camat sebagai pengelolah alat atau Excavator," paparnya 

Yang 4 miliar itu baru pembahasan di RPJMD, pembahasan di Pansus belum finalisasi, artinya RPJMD ini direvisi dibahas bersama Pansus dua. Didalam pembahasan baru di lakukan penyesuaian-penyesuayan. Penyesuaian dalam anggaran, penyesuaian dalam target. 

"Akhirnya setelah diadakan koordinasi dengan dinas teknis, kita menganggarkan penyelamatan kebun kelapa ini Rp. 10.965.000.000 miliar finaliasinya, dan didistribusikan di Kecamatan. Mereka belum selesai pembahasan mereka sudah mengkritik bersuara dimedia," kata Tengku.

"Kenapa kita belum bisa menghitung dulu di setiap Kecamatan untuk 2018, karena pihak kecamatan memasukkan laporannya ke dinas perkebunan, perkebunan menghitung berapa kebutuhannya, ternyata hanya Rp. 10.965.000.000 untuk pemelihatan itu," ujarnya.

Tengku Juhardi menjelaskan sistem swakelola lebih menguntungkan dari pada pengerjaan dengan cara kontraktual dari pihak ketiga. Dicontohkan, pada kegiatan sebelum 2017 khusus kegiatan tanggul normalisasi kegiatan  pemeliharaan rehabilitasi tanggul awalnya dikerjakan dengan menggunakan kontraktual dengan pihak ketiga, pelaksana pengerjaannya ditargetkan lebih kurang sekitar 300 km dengan anggaran 20-30 miliar kalau diamulukasikan. 

"Tetapi ditahun 2017 kita sudah menerbitkan Perbup, pelaksanaan terhadap pemeliharaan tanggul perkebunan kelapa ini dikerjakan dengan cara swakelola, ketika sudah dihitung dengan dinas teknis dengan anggaran lebih kurang 6,5 miliar hampir sama target kilonya dengan menggunakan dana 20-30 miliar, artinya dengan adanya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Perbup, dengan kegiatan swakelola, anggaran dibawah 10 miliar bisa mengejar target jumlah kilo meternya dengan kegiatan kontraktual 20-30 miliar," paparnya. 

Katakan lah 20-30 miliar, lanjutnya, bisa membangun 300 km, tetapi dengan anggaran berdasarkan perhitungan oleh Dinas teknis, antara 6 sampai 7 miliar saja kita bisa menyelesaikan pekerjaan itu lebih kurang 300 km juga.

"Inilah artinya, dengan adanya pelaksana pekerjaan dengan adanya alat excavator disetiap kecamatan, alat ini setiap tahunnya disuport dana operasional antara 100-150 juta, kegiatan ini berada di kecamatan. Terbitnya perbup terhadap swakelola pelaksanaan perbaikan tanggul ini dilakukan oleh Camat sebagai pelaksana, bekerjasama dengan masyatakat," katanya

Dengan anggaran lebih kurang 10 miliar bisa mengejar target kilo meternya dengan 20-30 juta, berarti sesuai dengan perbup yang diterbitkan Bupati, lebih efesien empat kali lipat dari pada kontraktual. 

"Artinya pernyataan salah satu legislator dari Partai PKB itu sangat timpang, dia mengatakan menyayangkan dinas perkebunan hanya menganggarkan 4 miliar. Padahal itu belum finansial," tutupnya. (dit/Adv DPRD)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 16 Oktober 2017 | 20:55:10

Pemkab Inhil Diminta Ekspose Potensi Kelapa Secara Kontinyu Oleh Tim Nawacita Presiden Jokowi

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk melakukan ekspose potensi kelapa secara kontinyu oleh tim Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Focus Group Dis
Minggu, 15 Oktober 2017 | 20:20:35

Masyarakat Korban Banjir Merasa Terbantu Dengan Adanya Perhatian Pemkab Inhil

TEMBILAHAN - Sudah sepekan lamanya masyarakat Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, tinggal di pengungsian sejak bencana banjir melanda wilayah tersebut. Selama di pengungsian, mayoritas masyarak
Sabtu, 14 Oktober 2017 | 23:18:13

Bupati Inhil Terus Pantau Korban Banjir Di Desa Mumpa

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan terus memantau korban banjir di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling melalui Tim Penanganan Korban Banjir yang terdiri dari Badan Penanggulangan Benca
Sabtu, 14 Oktober 2017 | 23:13:50

Bencana di Mumpa, Komisi III DPRD Inhil Akan Panggil PT. SRL

TEMBILAHAN - Mengenai bencana alam genangan air di Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, serta dua desa di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat
 
Berita Lainnya
Senin, 16 Oktober 2017 | 20:55:10

Pemkab Inhil Diminta Ekspose Potensi Kelapa Secara Kontinyu Oleh Tim Nawacita Presiden Jokowi

TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk melakukan ekspose potensi kelapa secara kontinyu oleh tim Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Focus Group Dis
 
Minggu, 15 Oktober 2017 | 20:20:35

Masyarakat Korban Banjir Merasa Terbantu Dengan Adanya Perhatian Pemkab Inhil

TEMBILAHAN - Sudah sepekan lamanya masyarakat Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, tinggal di pengungsian sejak bencana banjir melanda wilayah tersebut. Selama di pengungsian, mayoritas masyarak
 
Sabtu, 14 Oktober 2017 | 23:18:13

Bupati Inhil Terus Pantau Korban Banjir Di Desa Mumpa

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan terus memantau korban banjir di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling melalui Tim Penanganan Korban Banjir yang terdiri dari Badan Penanggulangan Benca
 
Sabtu, 14 Oktober 2017 | 23:13:50

Bencana di Mumpa, Komisi III DPRD Inhil Akan Panggil PT. SRL

TEMBILAHAN - Mengenai bencana alam genangan air di Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, serta dua desa di Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat
 
Jumat, 13 Oktober 2017 | 20:29:31

Perayaan Tahun Baru Hijriyah, Bupati Inhil Hadiri Istighotsah Di Desa Mugomulyo, Sungai Batang

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menghadiri Istighotsah dalam rangka perayaan tahun baru Hijriyah di Yayasan Pondok Pesantren Al - Huda Mugomulyo, Desa Mugomulyo, Kecamatan Sunga
 
Jumat, 13 Oktober 2017 | 18:44:21

Sambut 1 Muharram Bupati Rohil Gelar Berbagai Acara

Dalamrangka menyambut tahun baru umat islam 1 Muharram dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di usianya yang ke 18‎, untuk pertama kalinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil mengge
 
Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:56:19

Sekda Hadiri Malam Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Inhil

TEMBILAHAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Said Syarifuddin menghadiri malam pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Inhil di Venue Futsal, Jalan Lingka
 
Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:42:23

Rapat Paripurna HUT Rohul ke - 18 Gubri Ajak Pemkab Bersinergi Membangun Daerah

ROKANHULU - Gubernur​ Riau Ir. H. Arsyadjuliandri Rachman MBA menghadiri Rapat Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rokan Hulu (Rohul) dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Rokan Hulu yang ke 1
 
Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:33:58

Bupati Wardan Komit Lakukan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Seluruh Jajaran

TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berkomitmen melakukan pencegahan tindak pidana korupsi terhadap seluruh jajarannya yang disampaikan pada saat pembukaan kegiatan Sosialisasi Gratifikasi di
 
Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:05:03

Hadiri Haul Ke - 30 KH Muhammad Rafai, Bupati Inhil Berkunjung Ke Ponpes Yasin

TEMBILAHAN - Guna menghadiri Haul ke - 30 KH Muhammad Rafai Bin H Mahmud Bin Hasan, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Islam Nurul Hidayah (Yasin) Cabang T
 
Kamis, 12 Oktober 2017 | 14:29:40

Melalui Konsul GenRe, Bupati Inhil Harapkan Adanya Sinergitas Berbagai Pihak

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengharapkan adanya sinergitas dari berbagai pihak atas upaya pembinaan bagi para remaja yang disampaikan pada saat kegiatan optimalisasi sosiali
 
Rabu, 11 Oktober 2017 | 12:04:28

Buka Kampanye Keselamatan Pelayaran, Ini Kata Bupati Inhil

TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Inhil, Drs H Afrizal MP membuka secara resmi Kampanye Keselamatan Pelayaran Tahun 2017, Rabu
 
Selasa, 10 Oktober 2017 | 23:00:07

Selesaikan Konflik Agraria dengan Masyarakat, DPRD Inhil Akan Segera Panggil PT K3

TEMBILAHAN - Konflik agraria yang melibatkan antara masyarakat dua desa di Kecamatan Tanah Merah dan PT Krisna Kereta Kencana (K3) akan dilakukan penyelesaian sesegera mungkin.Hal tersebut disampaikan oleh Ketu
 
Selasa, 10 Oktober 2017 | 22:55:27

Desa Simpang Harapan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Bupati Suparman Menerima Kartu

ROKANHULU - Pelaksanaan acara peresmian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Simpang Harapan Kecamatan Tambusai Utara, Selasa (10/10/2017) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagaker
 
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:12:55

Ini Pesan Bupati Inhil Dalam Pelaksanaan Pembinaan Keorganisasian dan Pembekalan Aswaja Muslimat NU

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan membuka pelaksanaan kegiatan pembinaan keorganisasian dan pembekalan Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) di A
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top