Senin, 12 Februari 2018 | 17:45:32

Jika 3X24 Jam Tak Dipindahkan, Warga Ancam Bakar Pengolahan Pupuk Kotoran Hewan di Rohil ini

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Hendra Dedi Syahbudi
Lokasi tempat pengolahan pupuk kandang yang terancam dibakar warga
ROKANHILIR-Pengolahan pupuk kompos yang berbahan dasar kotoran hewan ternak di Dusun Simpang Pujud, Kepenghuluan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir ini terancam dibakar warga.

Ancaman itu dilakukan karena akibat dari pengolahan pupuk tersebut udara sekitar tercemar, sehingga dangat menganggu aktifitas kesehatian warga. Sebab lokasi pengolahan pupuk tersebut, berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat. 

Menurut informasi yang dihimpun, masyarakat memberi tenggang waktu 3 x 24 jam agar usaha pengolahan pupuk tersebut dipindahkan. Dengan tegas, warga ancam akan berbuat anarkis dan bahkan membakar lokasi tersebut. 

Pantauan wartawan, aroma tak sedap langsung menyengat ketika wartawan hendak mengkonfirmasi warga yang rumahnya tak jauh dari tempat tersebut. 

Salah satu tokoh masyarakat Simpang Pujud, St J Marbun yang dikonfirmasi dikediamannya pada Senin (12/2) siang, mengatakan bahwa masyarakat sudah melayangkan surat keberatan kepada pelaku usaha pengolahan pupuk tersebut. Namun, hingga kini tidak juga ditanggapi. 

"Dan tadi kami ke kantor Desa, minta pihak desa memanggil pemilik usaha itu, tapi tidak bisa datang. Alasannya, lagi keluar negeri," jelasnya merasa kesal. 

Dikatakannya, warga yang sudah tidak tahan terhadap aroma tak sedap hasil pengolahan pupuk tersebut, dengan tegas mengancam akan berbuat anarkis jika dalam waktu 3 x 24 jam tidak dipindahkan. "Ini serius, kami tidak main-main, akan kami bakar itu. Kalau ada itikad baik, silahkan pindahkan ke lokasi yang jauh dari pemukiman," ancamnya lagi.

Datuk Penghulu Bahtera Makmur, Narso yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Agus Harianto membenarkan keluhan masyarakat tersebut. Dan pada Senin pagi, masyarakat juga datang ke kantor Desa terkait permasalahan tersebut. Namun, pemilik usaha tidak hadir dengan alasan pergi ke luar negeri. 

Sementara itu, salah satu karyawan usaha pengolahan pupuk kotoran hewan ternak tersebut yang dikonfirmasi di lokasi, G Manulang mengatakan bahwa atas perintah pemilik usaha, pengolahan pupuk tersebut akan segera dikosongkan dalam waktu yang sudah diminta masyarakat. "Iya, kami sudah mulai beres-beres agar pupuk ini langsung dibawa ke ladang bos," ungkapnya. 

Dijelaskannya, bahwa usaha pengolahan pupuk kotoran hewan ternak tersebut bukan untuk diperjualbelikan. Namun hanya digunakan untuk lahan sawit pemilik pengolahan pupuk tersebut. "Enggak dijual ini bang, ini hanya untuk digunakan di ladang bos itu," terangnya lagi. (ded) 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:30:44

Hati-hati, Kaum Muslim Bagan Batu Jadi Sasaran Aliran Yehuwa

ROKANHILIR- Aliran Yehuwa kini sudah masuk ke Bagan Batu, bahkan sasaran mereka untuk menyampaikan alirannya adalah warga yang beragama Islam. Kejadian itu terjadi di RT 04/RW 02, Dusun Bahagia, Pajak Baru, Ke
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:11:38

Tak Kapok!, Miliki 8 Paket Narkotika, Napi di Lapas Tembilhan ini Kembali Ditangkap

TEMBILAHAN - War (29) meski sudah terkurung di balik tembok tinggi penjara, lelaki itu kembali tertangkap tangan memiliki 8 (delapan) paket narkotika jenis sabu - sabu, Jumat, 23/2/2018, sekira pukul 23.20 WIB.
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:06:31

PJs Bupati Sambut Keberadaan DPD Pemuda BNN Inhil

TEMBILAHAN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Bersama Ninggalin Narkoba (BNN) Indragiri Hilir (Inhil)  melakukan kunjungan kepada Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Rudyanto di kediaman dinas Bupati I
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:00:48

Ibu di Inhil ini Ditemukan Terbujur Kaku dan Anaknya dalam Keadaan Lemas Disampingnya

TEMBILAHAN - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, ditemukan sudah tewas, di rumah kostnya, di Jalan Pangeran Hidayat Tembilahan, Sabtu, 24/2/2018, sekira pukul 13.00 WIB. Informasi yang dihimpun, korb
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:30:44

Hati-hati, Kaum Muslim Bagan Batu Jadi Sasaran Aliran Yehuwa

ROKANHILIR- Aliran Yehuwa kini sudah masuk ke Bagan Batu, bahkan sasaran mereka untuk menyampaikan alirannya adalah warga yang beragama Islam. Kejadian itu terjadi di RT 04/RW 02, Dusun Bahagia, Pajak Baru, Ke
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:00:48

Ibu di Inhil ini Ditemukan Terbujur Kaku dan Anaknya dalam Keadaan Lemas Disampingnya

TEMBILAHAN - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, ditemukan sudah tewas, di rumah kostnya, di Jalan Pangeran Hidayat Tembilahan, Sabtu, 24/2/2018, sekira pukul 13.00 WIB. Informasi yang dihimpun, korb
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:42:18

Mulai Hari ini BBM Naik, Ini Data Pertamina

JAKARTA - Mulai hari ini, Sabtu tanggal 24 Februari 2018, Pertamina kembali menaikkan harga BBM Non subsidi dan kenaikan kali ini merupakan kenaikan yang terbesar dibandingkan sebelumnya.Tercatat selama dua bul
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:31:27

PT. BYG Perbaiki Bahu Jalintas Dalu-dalu Yang Amblas

ROKANHULU  - PT Berkat Yakin Gemilang (BYG) melakukan perbaikan amblasnya tanah timbunan di Turap penahan tebing yang memakan sidikit aspal bahu Jalan lintas Propinsi Riau- Sumatera Utara di wilayah pa
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:14:20

Kisah Nenek 78 Tahun Digugat Miliaran Rupiah oleh Empat Anaknya

Jakarta - Seorang nenek di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, harus berurusan dengan hukum pada usianya yang menginjak 78 tahun. Nenek yang biasa dipanggil Mak Cicih itu digugat oleh emp
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 12:14:46

Sistem Uji Petik UPPKB Milik Kemenhub di Balai Raja Timbulkan Kekecewaan

PINGGIR - Timbangan kendaraan yang berada di jalan lintas Duri Pekanbaru, tepatnya berada di jalan Lintas Duri Pekanbaru di wilayah Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, tampak kembali ber
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:28:25

Nyanyian Security yang Dipecat, Pencemaran Sungai Kerumatan oleh PT MAS Semakin Terkuak

PANGKALANKERINCI- Dugaan pencemaran sungai Kerumutan yang mengaliri Kecamatan Bandar Petalangan dan Pangkalan Lesung oleh PT Makmur Andalan Sawit (MAS) terkuak. Hal tersebut menyusul adanya, fakta yang mengejut
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 15:55:35

PKS PT. PCR Tidak Terapkan SMK3, Nyawa Pekerja Terancam

MANDAU - Pihak Manajemen Pabrik Kelapa Sawit milik PT.Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) yang berada di jalan Gajah Mada Sebanga KM 3,5 tepatnya di Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, diduga belum men
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 11:20:27

Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) kabupaten Pelalawan yang memenangkan PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dari gugatan PT Nusa Wana Raya (NWR) sepekan silam mendapat tanggapan positif dari war
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 08:34:22

Masyarakat Pangkalan Gondai Langgam Nilai Putusan Hakim sudah Tepat

PANGKALANKERINCI- Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Pelalawan yang memenangkan PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dari gugatan PT Nusa Wana Raya (NWR) sepekan silam mendapat tanggapan positif dari war
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 19:09:27

Lagi, Pipa Chevron Bocor di Duri

BATHINSOLAPAN - Pipa minyak mentah milik Negara yang dikelola PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI) yang berada di seputaran Jalan Lintas Duri-Dumai Simpang ABC  Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabup
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 16:39:32

Sijago Merah Lahap 5 Unit Rumah Warga Kateman, Berikut Data Korban

KATEMAN - Musibah kebakaran kembali terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Akibat kebakaran tersebut, 5 unit rumah hanggus dilalap
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 13:47:30

Ular Merayap di Kereta Kertajaya Bikin Penumpang Tidur Kocar-kacir

Jakarta - Sebuah video ular yang merayap di kereta viral di media sosial. Dalam gambar tersebut terekam seekor ular dengan ukuran sedang tengah merayap di bangku penumpang kereta api. Sontak, penumpang yang te
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 10:17:55

Matahari Mall di Kudus Terbakar, Asap Muncul dari Lantai 2

KUDUS – Pusat perbelanjaan Matahari Mall Kudus, Jawa Tengah, mengalami kebakaran, Kamis (22/2/2018). Penyebab terbakarnya Matahari Mall itu belum bisa dipastikan. Peristiwa itu ditandai dengan munculnya
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 21:45:04

KY Riau Siap Dalami Putusan Praperadilan PT. Hutahaean

PEKANBARU - Komisi Yudisial (KY) Provinsi Riau menyatakan siap untuk mendalami putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Pekanbaru yang memenangkan gugatan praperadilan tersangka perambah kawasan hutan PT Hutahae
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top