Sabtu, 30 Desember 2017 | 22:34:12

Patroli Bakamla RI, Refleksi dan Kilas Balik Tahun 2017

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Humas Bakamla RI

JAKARTA-Sepanjang tahun 2017, Bakamla RI melalui Operasi Nusantara I s.d. IX, dengan melibatkan sinergi unsur dari Bakamla RI bersama TNI AL, PSDKP, Bea Cukai Polair dan Imigrasi, berhasil mengamankan dan menahan 67 kapal dengan berbagai tindak pidana antara lain perikanan, pelayaran, kepabeanan, migas, dan tindak pidana lainnya.

Hal itu dikatakan Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr (Han) saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Pusat Bakamla RI, jalan Dr. Sutomo No. 11 Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).

Dari jumlah tersebut, lanjutnya, 39 perkara dengan jenis tindak pidana perikanan, 15 tindak pidana pelayaran, 3 perkara kepabeanaan, 3 perkara terkait migas dan 7 perkara terkait tindak pidana lainnya. Dalam Operasi Nusantara I hingga IX Bakamla RI didukung 76 kapal TNI AL, 19 Kapal PSDKP, 18 Kapal Polair, 9 kapal Bea Cukai, dan 2 kapal Kanim (Imigrasi). Bakamla RI sendiri menurunkan 6 kapal 48 meter yang dimiliki beserta Catamaran dan RHIB, katanya.

Dijelaskannya pula bahwa setiap kapal yang diamankan, selanjutnya diserahkan kepada instansi lain terkait, yaitu TNI AL, Polri, PSDKP, Bea Cukai, KSOP untuk proses hukum lebih lanjut tergantung jenis pelanggaran yang telah dilakukannya. Berdasarkan data yang ada, hingga saat ini, Jumat (29/12) masih ada 6 perkara yang sedang mengalami proses penyelidikan maupun penyidikan oleh TNI AL dan Polri, salah satunya yaitu tangkapan 30 galon miras (setara 7 ribu liter) yang berhasil diamankan KAL Tidore di Perairan Maluku Utara Jumat Lalu (22/12).

Selain tugas pengamanan laut, tugas Bakamla RI lainnya yaitu melaksanakan patroli keselamatan laut. Dalam operasi patroli yang dilakukannya, Bakamla RI juga melaksanakan fungsi Search and Rescue (SAR), salah satunya yaitu pada akhir November 2017, KAL Mulga yang sedang tergabung dalam OpsNus IX menemukan kapal yacht asing tanpa awak, di Perairan Merauke. Selanjutnya kapal S/Y Bora tersebut ditarik dan diamankan di dermaga Perikanan Merauke dibawah pengawasan Lantamal XI. Informasi berikutnya yang diterima menyatakan bahwa awak kapal dan kapten dari yacht berbendera Belanda tersebut telah diselamatkan pihak Australia.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam kurun waktu satu tahun tersebut, Bakamla RI juga terlibat dalam memberikan dukungan pengamanan laut berbagai kegiatan, menjaga lingkungan laut dari pencemaran, serta terus menyempurnakan kemampuan personel melalui berbagai latihan operasi, baik dengan instansi dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh sub bagian Humas Bakamla RI selama setahun terakhir, Bakamla RI terlibat dalam beberapa kegiatan pengamanan antara lain Waspam Presiden RI oleh KN 4803 dalam rangka menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2017 di Kota Ambon pada Februari (9/2) dan pengamanan oleh KN 4805 saat kunjungan Presiden pada acara Tanwir Muhamadiyah di Ambon pada bulan yang sama. Pada bulan Juni, KN 4806 mengawal proses repatriasi 695 ABK Vietnam di Perairan Batam, Jumat (9/6), yang didahului dengan keberhasilan pemulangan Gunawan Wibisono dari Vietnam ke Indonesia yang merupakan hasil komunikasi yang intensif dan hubungan baik antara Bakamla RI dengan Coast Guard Vietnam, serta dibantu pula oleh Kementerian Luar Negeri dan PSDKP-KKP. Selanjutnya pada Oktober 2017, Bakamla RI bersama TNI AL dan KKP kembali mengamankan pemulangan 239 ABK Vietnam berstatus non justisia (bukan tersangka) melalui jalur laut, serah terima dilaksanakan oleh KN 4806 dan KP Orca 2 kepada kapal Vietnam Coast Guard 8001 di Perairan Batam.

Untuk meningkatkan keamanan laut di wilayah perbatasan dengan negara lain, pada Agustus 2017 Bakamla RI melaksanakan pula operasi bersama Australia yang bertajuk Patroli Terkoordinasi Shearwater IV di Laut Arafuru. Dalam latihan bersama ini Bakamla RI menerjunkan KN 4805, sedangkan ABF didukung kapal ABFC Thaiyak. Pada bulan yang sama, dilaksanakan pula Latihan Multilateral SEACAT yang melibatkan KN Belut Laut 4806  beserta satu tim Visit Board Search and Seizure (VBSS), dalam phase latihan Field Training Exercise (FTX). Kegiatan ini merupakan salah satu phase dalam Southeast Asia Cooperation and Training (SEACAT) 2017 dengan fokus pada illegal fishing dan smuggling, di perairan Timur Laut Pulau Bintan. Kemudian pada bulan berikutnya, kembali digelar latihan bersama Shearwater V antara Bakamla RI-ABF di Laut Timor.

Pelaksanaan operasi patroli bersama negara pantai lain telah menjadi agenda penting Bakamla RI demi pencapaian tugas patroli keamanan dan keselamatan perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia. Hal ini bertujuan untuk pengendalian wilayah laut dan penegakan hukum serta menjaga keamanan perairan Indonesia dari gangguan dan pelanggaran. Oleh karena itu, tidak hanya Searwater dan SEACAT, pada November 2017 Bakamla RI bersama Agency Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) melaksanakan Operasi Optima Malindo tahun 2017, di Perairan Batam. Operasi bersama yang dilaksanakan di jalur pelayaran tersibuk itu digelar dengan memperhatikan dan mentaati MoU RI-Malaysia tentang  Common Guidelines Concerning Treatment of Fishermen by  Maritime Law Enforcement Agencies yang telah disepakati kedua negara, bahwa apabila kapal ikan kedua negara kedapatan sedang menangkap ikan di grey area, maka tindakan yang diambil adalah mengusir kapal ikan yang bersangkutan untuk keluar dari area tersebut.

Selaku leading sector dalam keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia, Bakamla RI terus meningkatkan kekuatan dan kemampuannya dalam menjaga dan melindungi sumber daya laut serta terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait dalam menangani tindak pidana dan pelanggaran hukum di laut, termasuk masalah pencemaran lingkungan laut.  Terkait hal ini, pada Desember 2017 Bakamla RI bersama dengan K/L terkait yaitu Kemenko Maritim, KKP, KLH, TNI AL dan Pemda Batam telah melaksanakan operasi khusus untuk mengantisipasi pencemaran laut terlebih yang diakibatkan oleh tumpahan minyak dari kapal yang mengalami kecelakaan, di wilayah perairan Bintan, Kepri. Dalam operasi yang dilaksanakan selama 30 hari ini, Bakamla RI didukung oleh KRI Leuser-924 dan sejumlah personel DLH Batam untuk melaksanakan pengambilan sampel air laut di sejumlah lokasi. Operasi ini juga didukung pula dengan data dan citra satelit dari LAPAN.

Selain itu Bakamla RI juga terus mendukung kebijakan Pemerintah dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal dan penertiban rumpon-rumpon illegal untuk mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa Indonesia. Dari operasi penertiban rumpon bersama Satgas 115 pada akhir tahun 2017, sebanyak 60 rumpon berhasil ditertibkan di perairan Maluku selama operasi yang digelar sejak 1 Desember tersebut. Dalam salah satu Operasi Nusantara yang dilaksanakan di area perbatasan ZEE Laut Sulawesi, KP Orca-03 juga berhasil menemukan keberadaan 12 ponton atau rumpon liar, untuk selanjutnya diangkat dan diamankan. (ded/rls)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 16 Januari 2018 | 21:25:52

Saat Gubri Lantik 545 Pejabat Esellon lll dan IV, Jangan Ada Permainan Uang 

PEKANBARU-Sebanyak 545 Pejabat esellon lll (tiga) dan lV (empat) di lingkup Pemerintah Propinsi Riau dilantik langsung oleh Gubernur Riau, Ardyadjuliandi Rachman melantik 545 Pejabat esellon lll (tiga) dan lV (
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:56:43

Masalah IMB, Suzuya Bagan Batu Bisa Dipidana

ROKANHILIR-Suzuya Hotel Bagan Batu diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Rokan Hilir tentang Bangunan Gedung. Jika dibiarkan maka Suzuya Bagan Batu dapat dikenakan sanksi administratif hingga pida
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:51:41

10 Tips gila untuk turunkan berat badan, berani coba?

Tahun baru, tekad baru, dan semangat baru. Salah satu semangat yang menggebu adalah menurunkan berat badan yang melonjak di tahun 2017. Nah, selain menjalankan pola makan sehat dan olahraga secara disipl
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:49:18

Waspada, 6 Masalah Kencing Ini Bisa Jadi Tanda Batu Ginjal

Jakarta Penyakit batu ginjal bisa dialami oleh siapa saja. Meskipun paling banyak melanda pria, wanita juga mesti waspada. Penyakit ini muncul karena adanya endapan mineral yang mengeras dan terbentuk di
 
Berita Lainnya
Sabtu, 13 Januari 2018 | 21:45:00

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto Hadiri Pagelaran Warisan Busana 35 Tahun Inez Mardiana

BANDUNG-Ny. Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini menghadiri acara Peragaan dan Pelestarian Busana Kebaya Bordir Nasional Indone
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:54:33

Mantan Dirut RSUD Djoelham Binjai Buron Kasus Karupsi Rp14 Miliar

JAKARTA - Seorang tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Djoelham Binjai, Sumatera Utara, senilai Rp14 miliar pada 2012 masih buron. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumu
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:52:05

Tangis Andi Lala Si Pembunuh Satu Keluarga saat Divonis Mati

MEDAN – Andi Matalata alias Andi Lala hanya bisa menangis saat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhinya dengan pidana maksimal, pidana mati. Vonis mati terhadap Andi Lala dibacakan oleh Ketua Maj
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 17:37:36

Peristiwa Natal Membawa Perdamaian dan Keselamatan Umat Manusia

JAKARTA-Peristiwa Natal adalah peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk membawa perdamaian dan keselamatan kepada umat manusia.  Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahja
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 15:32:07

Tingkatkan Semangat Pengawasan Laut, Kepala Bakamla RI Tatap Muka Personel Daerah

JAKARTA- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. mendorong semangat para personel daerah untuk mewujudkan cita-cita membangun pengawasan laut. Pada kesempatan tatap muka tersebut, satu persatu par
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 15:28:40

Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima

JAKARTA-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, Cil
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 18:40:26

Panglima TNI Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana

BALI-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A. melalui upacar
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 18:12:23

Kehadiran KRI Mewakili Supremasi Kedaulatan Negara Atas Wilayah Perairan

BALI- Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan simbol wujud kedaulatan NKRI yang bersifat mobile di laut, terutama dalam fungsi penegakan kedaulatan seperti penegakan hukum constabulary dan tujuan Diplom
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 17:31:34

Ketum Dharma Pertiwi : Istri Prajurit TNI Harus Pahami Tugas Suami

BALI- Istri seorang Prajurit TNI harus mampu memahami tugas dan peran suaminya sebagai prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) demi persatuan dan kesatuan bangsa.  
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 17:04:20

Tradisi Pecah Kendi Simbol Kelahiran KRI I Gusti Ngurah Rai 332

JAKARTA-Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi  Ketua Bhayangkari Ibu Tri Suswati Karnavian, Ketum Persit Kartika Candra Kirana Ibu Rosita Mulyo
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 17:02:27

Awal Tahun, Bakamla RI Awali Dengan Kegiatan Sosial Bersama Anak Yatim

JAKARTA-Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap tunas bangsa, Bakamla RI melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada 25 orang anak yatim di Mushola Kantor Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerd
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 14:10:10

Bakamla RI Bersama Telkom Kembangkan Sistem Informasi Maritim Karya Anak Bangsa

JAKARTA-Bakamla RI didukung Telkom mengembangkan sistem karya anak bangsa untuk melakukan pemantauan dan monitoring Keamanan dan Keselamatan Laut (Kamkesla) seluruh NKRI yang disajikan melalui Bakamla Integrate
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 14:00:29

Enam Pesawat Baru Produk PTDI Perkuat TNI

JAWABARAT-Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerima enam unit pesawat baru dari PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) yang diserahkan oleh Direktur Utama PTDI Bapak Elfien Goentoro kepada Kepala Badan Sarana Pertahan
 
Senin, 8 Januari 2018 | 13:17:16

Kunjungi SMAN 1 Rambah, Danramil  Kapten Inf Syahril Pentingnya Cinta Tanah Air

ROKANHULU - Danramil 02 Rambah Kapten Inf Syahril berkunjung ke Sekolah Menengah Atas Negeri Satu (SMAN 1)  Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, (Rohul) Riau senin (08/01/2018).Dalam kesempatan itu, Danr
 
Minggu, 7 Januari 2018 | 18:22:44

Melihat Babinsa Koramil 02 dan Bhabinkamtimas Rambah Melatih Linmas

ROKANHULU - Sebanyak 12 orang Pelindung Masyarakat (Linmas) dalam keamanan lingkungan Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, menjalani latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) Guna meningkatkan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top