Rabu, 28 Desember 2016 | 17:44:50

Hanya 2 M, Beasiswa Mahasiswa Siak Ditiadakan, Pembangunan Gedung Daerah Rp 141 M Dilanjutkan

Laporan : Sahril Ramadhana

Sebarkan:
Sahril Ramadhana
Tampak lantai masuk ke Gedung Daerah Siak pecah-pecah. Dan, ilustrasi beasiswa miskin ditiadakan.
SIAK - Miris, hanya ini yang tersirat dibenak ribuan mahasiswa asal Kabupaten Siak karena beasiswa yang setiap tahunnya mereka terima ditiadakan tahun 2016 ini. Pasalnya, badai rasionalisasi anggaran yang menerpa Pemkab Siak saat ini menjadi alasan utama dana untuk membantu mahasiswa miskin tersebut ditiadakan.

"Sampai penghujung tahun 2016 ini, tak ada kita (mahasiwa,red) dipanggil oleh Bagian Kesra untuk menerima beasiswa itu bang. Biasanya, kalau sudah sampai di bulan Desember kita sudah terima, ini udah mau tahun baru tak ada tanda-tandanya bang," kata Leni, salah seorang mahasiswi UIR Pekanbaru asal Kecamatan Mempura, Rabu (28/12/2016).

Menanggapi persoalan itu, Kabaq Kesra Setdakab Siak Darussalam membenarkan kepada sejumlah awak media melalui via seluler, bahwa penyaluran beasiswa tahun 2016 ini ditiadakan. Ia juga tidak menampik, data mahasiwa miskin di Kabupaten ini juga tidak valid.

"Bukan hanya beasiswa masyarakat miskin ditiadakan, sejumlah anggaran untuk dana hibah, termasuk bantuan untuk yayasan Islamic Center, juga dihapus," katanya.

"Kalau dana untuk KNPI, KONI, Karang Taruna, LAM dan lainnya masih dianggarkan, tapi tak seperti tahun lalu, sudah banyak yang dikurangi," tambahnya.

Untuk tahun 2015 lalu, Pemkab Siak melalui bagian Kesra menyalurkan beasiswa kepada 1.390 mahasiswa miskin. Jumlah beasiswa yang diterima bervariasi, dimana untuk Diploma Tiga (D3) Rp1,7 juta per orang, Strata Satu (S1) Rp2 juta per orang, Strata Dua (S2) Rp2,5 juta per orang dan S2 penulisan akhir/tesis sebesar Rp5 juta.

"Untuk tahun depan, kita belum dapat memastikan, apakah beasiswa ini ada atau tidak. Kalau ada, nanti kita akan gunakan data BPS sebagai proses awal untuk diverifikasi,"ujarnya.

Terkait ditiadakannya beasiswa ini, berbanding terbalik dengan kelanjutan gedung daerah Sultan Syarif Kasim II yang berdiri megah di tepian Sungai Siak. Proyek senilai Rp 140 miliar lebih itu dikerjakan dengan sistem tahapan tiga tahun anggaran. Dimana setiap tahunnya pelaksanaan tender selalu dimenangkan PT Hutama Karya.

Untuk tahun 2014 dianggarkan sekitar Rp 57 miliar, 2015 sekitar Rp 40 miliar dan tahun 2016 sekitar Rp 45 miliar, semua anggaran pembagunan gedung itu bersumber dari APBD Kabupaten Siak.

Sayangnya, lantai masuk gedung itu saat ini tampak pecah-pecah, padahal pembangunan gedung mewah yang malam hari pada bagian atas terlihat lampu warna warni berbentuk bando pelangi itu, menyisakan 3 hari lagi masa pengerjaan di Tahun 2016.

Sementara dilapangan, tampak terlihat puluhan pekerja sedang sibuk menyelesaikan sejumlah pengerjaan proyek gedung itu, seperti pembuatan taman dan melakukan pengecatan di jalan masuk ke gedung tersebut.

Sedangkan dipertengahan tahun 2017 mendatang, gedung itu akan diserahkan pihak kontraktor kepada Pemkab Siak, dan diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Siak Syamsuar. (ril)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 26 April 2018 | 16:25:46

Kakek di Dumai ini Tewas Ditabrak Mobil Jazz

DUMAI - Seorang kakek bernama Abu Bakar (72) tewas di tempat setelah ditabrak Mobil Honda Jazz berkecepatan tinggi di Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, pada Rabu (25/4/2018) malam kemarin.Korba
Kamis, 26 April 2018 | 15:57:03

3 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Divonis Hukuman Mati

Jakarta - Tiga orang WN Taiwan yang menyelundupkan 1 ton sabu lewat pantai Anyer, Banten, dihukum mati. Penyelundupan dilakukan menggunakan kapal Wanderlust."Mengadili, menyatakan terdakwa Liao Guan Yu, C
Kamis, 26 April 2018 | 15:20:49

Pria Sidoarjo yang Hina Nabi Muhammad Kadernya, Demokrat Minta Maaf

Jakarta - Pemilik akun Facebook Rendra Hadi Kurniawan dilaporkan GP Ansor Sidoarjo lantaran menghina Nabi Muhammad SAW. Pria itu ternyata kader Partai Demokrat (PD). "Tadi kami sudah koordinasi dengan p
Kamis, 26 April 2018 | 08:55:11

Ayah P3rkosa Anak Kandung Lima Hari Berturut-turut

SENTANI - Kelakuan bejat oleh ayah terhadap anak kandungnya sendiri terjadi di Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Sang ayah dengan tega memperkosa anak kandungnya sendiri berulang kali. Kasus yang dike
 
Berita Lainnya
Kamis, 26 April 2018 | 16:25:46

Kakek di Dumai ini Tewas Ditabrak Mobil Jazz

DUMAI - Seorang kakek bernama Abu Bakar (72) tewas di tempat setelah ditabrak Mobil Honda Jazz berkecepatan tinggi di Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, pada Rabu (25/4/2018) malam kemarin.Korba
 
Kamis, 26 April 2018 | 15:57:03

3 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Divonis Hukuman Mati

Jakarta - Tiga orang WN Taiwan yang menyelundupkan 1 ton sabu lewat pantai Anyer, Banten, dihukum mati. Penyelundupan dilakukan menggunakan kapal Wanderlust."Mengadili, menyatakan terdakwa Liao Guan Yu, C
 
Kamis, 26 April 2018 | 15:20:49

Pria Sidoarjo yang Hina Nabi Muhammad Kadernya, Demokrat Minta Maaf

Jakarta - Pemilik akun Facebook Rendra Hadi Kurniawan dilaporkan GP Ansor Sidoarjo lantaran menghina Nabi Muhammad SAW. Pria itu ternyata kader Partai Demokrat (PD). "Tadi kami sudah koordinasi dengan p
 
Kamis, 26 April 2018 | 08:55:11

Ayah P3rkosa Anak Kandung Lima Hari Berturut-turut

SENTANI - Kelakuan bejat oleh ayah terhadap anak kandungnya sendiri terjadi di Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Sang ayah dengan tega memperkosa anak kandungnya sendiri berulang kali. Kasus yang dike
 
Rabu, 25 April 2018 | 17:44:35

Kawasan Hutan Lindung Dipatok, Anggota Dewan Nazzarudin Arnazh Geram dan Marah

PANGKALANKERINCI-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Pelalawan Nazzarudin Arnazh geram dan marah mendapat kabar Pulau Mendol yang diberada di Kecamatan Kuala Kampar sudah dipatok-patok menjadi k
 
Rabu, 25 April 2018 | 14:45:23

Polisi Selidiki Penyebab Meledaknya Sumur Minyak Tradisional di Aceh

Jakarta - Polri masih menyelidiki penyebab meledaknya sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4/2018) dini hari. Terhitung 10 orang tewas dan 4
 
Rabu, 25 April 2018 | 13:45:43

Bongkahan Batu Selamatkan Dani saat Ledakan Gas Elpiji

Bandung - Dani (28) tiba-tiba beranjak dari tidurnya. Ledakan keras gas elpiji tiga kilogram yang merusak rumah kontrakan hampir saja mencelakainya.Dani mengontrak kamar berukuran 3 x 4 meter persegi di G
 
Selasa, 24 April 2018 | 17:13:01

DPRD Rohul Sesalkan Demo Tolak Pembangunan Waduk, Nono Patria : Asipirasi Itu Sudah Sampai di Pusat

ROKANHULU - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menyesalkan aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan Warga 4 desa di Kecamatan Rokan IV Koto, yang menolak pembangunan Waduk Rokan Kiri, senin sore k
 
Selasa, 24 April 2018 | 13:50:37

Diduga Dibakar Suami, Istri dan 2 Anaknya serta Pembantu Tewas Terpanggang

ROKANHILIR-Peristiwa terbakarnya sebuah toko Grosir di Simpang Kuntilanak, Dusun Mekar Jaya RT 08 RW 04 Kepenghuluan Sungai Besar Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir menewaskan 4 orang.Berdasarkan in
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:21:59

Lagi Cari Wangsit, Warga Blitar Ditemukan Tewas di Makam Keramat

Blitar - Warga Jalan Cibodas RT 03 RW 09 Kecamatan Kepanjen Kidul Blitar Kota ditemukan tewas di areal makam keramat. Korban bernama Hendri Yuasa (44) diketahui telah meninggal di Kompleks Pesarean Tundon
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:10:26

2 Pembobol Brangkas Ditembak Mati Saat Disergap Polisi

Tangerang Selatan - 2 Pembobol brangkas di Tangerang Selatan ditembak mati oleh polisi. Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu sempat menabrak polisi saat hendak ditangkap."Pada saat didekati pelaku
 
Selasa, 24 April 2018 | 10:13:23

Viralkan Video Mesumnya di Medsos, Pasangan Gay di Depok Divonis 3 Tahun Penjara

DEPOK - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, menjatuhkan putusan terhadap terdakwa sepasang gay atas nama Rudi Saputra alias Daniel selama tiga tahun penjara dan Muchsin alias Azis alia
 
Selasa, 24 April 2018 | 09:36:11

Diduga Dua Buah Bom Jenis Granat Ditemukan di Penyaringan Batu PT BIP Ujang Batu

ROKANHULU - Diduga dua buah Bom jenis Granat Nanas dalam kondisi berkarat, ditemukan warga di tempat yang sama hari tanggal yang berbeda bertempat di mesin penyarikan batu PT. Batu Inti Perkasa (BIP)
 
Senin, 23 April 2018 | 11:55:59

Polisi: Sopir yang Tabrak Mati Bocah 4 Tahun Kurang Hati-hati

Jakarta - Bocah Cantika (4) tewas tertabrak mobil Toyota Fortuner saat menyeberang di Jalan Palad, Pulogadung, Jakarta Timur. Polisi menyebut penyebab kecelakaan terjadi karena sopir Toyota Fortuner kurang
 
Senin, 23 April 2018 | 11:17:08

Gilanya Narkoba, Siswa SMP di Riau Pesta Sabu!

Pekanbaru - Lima pelajar terdiri dari SMP dan SMA di Pekanbaru terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ini karena ulah mereka yang ketangkap lagi nyabu di sebuah rumah kosong."Mereka semuanya pelajar,
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top