Rabu, 11 Januari 2017 | 15:40:22
Hukrim

Tangkap, Ikat, Bunuh...! Korban Ngaku Diikat dan Dipukuli sampai Babak Belur

Laporan: Anggi Sinaga

Sebarkan:
UJUNGTANJUNG-Pengadilan Negeri Kabupaten Rohil, pada Selasa (10/1) sekira pukul 15.35 Wib kembali menggelar sidang terhadap enam orang pelaku penganiayaan terhadap korban M. Rikwan (39) warga Kepenghuluan Pematang Botam, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil.

Enam terdakwa yang dihadirkan di persidangan itu dintaranya, Susiawan, Suparman, Jumanto, M.Sadali, Joko Suhara, dan Janti Lumba Toruan. Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum ( JPU ), mendakwa enam terdakwa dengan dakwan telah melanggar Pasal 170 junto Pasal 351 KUHP, tentang bersama melakukan penganiayaan terhadap orang lain.

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan korban dan saksi melihat kejadian itu dipimpin oleh Hakim Ketua Lukman Nulhakim SH, didampingi dua hakim anggota Rina Yose SH dan Crimson SH, dengan Panitera Rica Ria Simbolon SH. Bertindak selaku Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Roni Bona Tua Hutagalung SH.

Dalam keterangan saksi korban M Rikwan ( 39 ) mengatakan, kejadian itu terjadi pada Juni 2016 lalu. Ia bekerja di kebun swit milik Karli Siregar (29). Diceritakanya, usai di menunas pelepah sawit, dan berhajat hendak mandi ke sumur yang ada di kebun sawit itu. Saat itu datang segerombolan orang dan langsung memukulnya.

"Pertama yang memukul saya itu terdakwa Joko, dan dia mukul saya tepat dibagian tengku belakang saya," katanya. Selanjutnya, dia mengatakan orang yang datang bersama Joko sekitar 12 orang juga ikut memukul. "Saya mendengar mereka mengatakan, tangkap, ikat dan bunuh. Selain itu, saya juga mendengar letusan senjata api sebanyak 3 kali ke udara," katanya.

Karena kuatnya pukulan dan banyaknya orang memukul dia, serta pengeroyok juga membawa senjata tajam. Maka korban pun jatuh dan tersungkur ke tanah. Setelah ia jatuh ke tanah, segerombolan orang itu mengikat dia pakai tali plastik. Selanjutnya korban digiring kedalam mobil L 300. Sesampai dibelakang mobil, lalu korban dibungkus pakai plastik terpal warna biru. "Saya tidak melihat, namun sayaa merasa badan saya tidak luput dari pukulan para terdakwa ini," terang korban.

Ditegasaknya, ia tidak tau kenapa terdakwa Joko Cs mengeroyok dia. "Selama ini saya tidak ada masalah dengan Joko, dan bahkan pelaku lainya saya tidak kenal, yang saya kenal cuma hanya dengn Joko," katanya. Ketika ditanya majlis hakim, pada kejadian itu ada berapa orang yang melakukan pemukulan terhadap dirinya. "Banyak pak, lebih kurang sekira 12 orang ada," katanya.

Lalu, kata majlis hakim, kenapa hanya ada 6 orang menjalani sidang terkait pengeroyokan itu. "Saya tidak tau pak, yang tau itu pastinya polisi lah," katanya. Dikatakanya, semenjak kejadian itu, mata pencarian di menjadi terganggu. "Semenjak kejadian itu, kepaka saya sering sakit dan pusing-pusing, dan bahkan mata saya kurang jelas penglihatanya sampai saat ini," terang korban.

Sementara itu, saksi Samsul Sirait (39) mengatakan, bahwa pada saat kejadian itu, ia melihat dari semak-semak korban dipukuli. "Saya melihaat terdakwa Joko yang pertama memukul korban, selanjutnya ikut pula pelaku lainya," terang Samsul Sirait. Namun, ia tidak sanggup melerai ataupun membantu korban saat dipikuli. "Saya takut, karena pelaku saat itu membabi buta menghajar korban. Kalau saya datang melerai, pastinya saya tidak luput pula dapat serangan dari para pelaku saat itu," papar Samsul. Ia juga tidak menampik ada mendengar suara letusan senjata api sekira 3 kali. "Taapi, sia yang menembak saya tidak tau," katanya.

Ia tidak kehilangan akal untuk bisa membantu korban dengan cara lain. Yaitu dengan cara menelpon si pemilik lahan sawit atasnama Karli Siregar. Ia pun diam-diam mengambil motornya dan langsung menuju ke Polsek Bangko Pusako untuk membuat laporan terlebih dahulu. "Nah, ketika para pelaku ini membawa korban dan melintas pula di depan Polsek Bangko Pusako, disitulah para pelaku ini ditangkap, dan sebagian ada yang lari dan sampai saat ini belum diketahui dimana rimbanya pelaku lainya itu," ujar Samsul.

Usai mendengarkan keterangan saksi-saksi. Majlis hkim memberi
[11/1 15.26] Anggi Sinaga: Usai mendengarkan keterangan saksi-saksi. Majlis hkim memberikan kesempatan kepad pra terdakwa. Apakah ada bantahan terhaadap keterangan dua saksi itu. Terdakwa Joko tidak membantah, nmu. Ia ingin bertanya kepada saksi. Kenapa memanen sawit itu. Sementara menurutnya, lahan itu sedngan bersengketa.

"Saya tidak merasa memanen sawit milik Joko. Saya bekerja sudah 3 bulan sama Karli Siregar, dan selama saya bekerja distu tidak ada yang melarang ataupun ada masalah dengan orang lain," kata korban menjawab keterangan terdakwa Joko. Mendengar itu, majlis hakim mengatakan, bahwa terdakwa naanti diberikan kesempatan untuk membuat pembelaan. "Sidang kita lanjutkan pada Selasa (17/1) mendatang, dengan agenda mendengarakan keterangan saksi lainya," kata Lukman sambil mengetuk palu tanda ditutupnya sidang itu. (asg)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 25 Maret 2017 | 12:03:31

Belum Dapat Kerja, Ini yang Bisa Dilakukan Fresh Graduate

JAKARTA - Usai lulus dari bangku kuliah, para fresh graduate pasti berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan. Namun kadangkala, mereka pun harus bersabar sampai akhirnya kesempatan itu datang.Berikut ini beber
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:48:58

Heboh! Pengunjung Museum Kamp Nazi Bugil dan Merantai Diri

AUSCHWITZ - Otoritas di Kota Auschwitz, Jerman, menutup sementara museum pembantaian korban Nazi. Penyebabnya, sejumlah pengunjung tiba-tiba menelanjangi diri mereka dan merantai diri bersama-sama di tempat ber
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:33:52

Jelang Pembukaan MTQ Ke XIV Tingkat Kecamatan Pinggir, Panitia Gelar Pawai Taaruf

PINGGIR - Sabtu pagi 25 Maret 2017 peserta Pawai Taaruf Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XIV tingkat kecamatan Pinggir resmi di lepas oleh pihak pemerintahan kecamatan Pinggir yang di wakili langsung ol
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:31:36

Kemristekdikti Cabut Izin 242 Perguruan Tinggi Swasta

TERNATE - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada 2016 mencabut izin 242 Perguruan Tinggi Swasta bermasalah.Inspektur Jenderal Kemenristek Dikti Prof Dr Jamal Wiwoho di Ternate,
 
Berita Lainnya
Jumat, 24 Maret 2017 | 21:19:16

Lagi, Pelaku Shabu di Tambusai Rohul Dicokok Polisi

ROKANHULU - Kembali Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul-Riau, menangkap seorang laki laki warga Desa Setia Baru, Kecamatan Tambusai saat hendak transaksi narkoba jenis shabu shabu di pinggir jalan.Dari data per
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 17:58:55

Sat Res Narkoba Polres Rohul Amankan Pelaku Narkotika

ROKANHULU - Sat Narkoba Polres Rohul berhasil mengamankan Sut, (36) warga Rt 13 Rw 03 Desa Tandun, Rohul.Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH melalui Paur Humas Ipda Suheri Sitorus kepada spiritriau.com me
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 16:56:32

Curi Sarang Burung Walet di Rohul, Begini Nasib Dua Pria Ini, Satu Lainnya DPO

ROKANHULU - Satu DPO, Dua orang laki-laki diduga pelaku Tindak Pidana (TP) Pencurian jenis Sarang Burung Walet di Desa Bonai Darussalam Kecamamatan setempat diserahkan masyarakat kepada pihak Polisi Sekto
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 15:59:45

Kantongi Shabu, Geger Dibekuk Sat Narkoba Polres Rohil

UJUNGTANJUNG - Seorang petani bernama BS alias Geger (41) warga Sei Meranti KM 5 Pasar Ongkak kecamatan Pujud menambah panjang deretan penghuni ruang tahanan Polres Rokan Hilir karena diduga telah menjadi
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 15:56:37

Edarkan Sabu, Mekanik Bengkel Diciduk Polisi

BAGANBATU-Jajaran Sat Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil menangkap pelaku pengedar narkotika. Dan kali ini giliran seorang mekanik bengkel sepeda motor, DP alias Dedi (27) warga jalan Ahmad Yani
 
Jumat, 24 Maret 2017 | 15:45:41

Sat Narkoba Polres Rohil Bekuk Pemilik 10 Paket Shabu

PUJUD-MAA alias Abdi (37) warga Balam Km 19 kepenghuluan Bangko Sempurna, kecamatan Bangko Pusako Rohil dibekuk Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Rohil.Berdasarkan data yang diperoleh spiritriau.com Jumat 24/
 
Kamis, 23 Maret 2017 | 17:02:37

Hanya Butuh 3 Jam, Tim Gabungan Polsek Tenayan Raya Bekuk Pelaku Pembunuhan

PEKANBARU-Dalam waktu 3 jam Tim gabungan Polsek Tenayan Raya bekuk pelaku penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Rabu (23/3/2017).Tersangka Inisial (IS) dibekuk tim gabungan Polsek Tenayan
 
Kamis, 23 Maret 2017 | 10:57:46

Kelahi Pakai Badik, Warga Kota Baru Kecamatan Keritang Ini Terpaksa Dirujuk Ke RUPH Tembilahan

KERITANG - C (30) yang merupakan seorang petani di Parit Kemang, Kelurahan Kotabaru Reteh, Kecamatan Keritang, Inhil, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Puri Husada lalu di rujuk Rumah Sakit Umum Daerah Puri
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 20:48:36

Terlibat Curas, Tukang Parkir dan Pengamen di Tembilahan Ini Dibekuk Aparat

TEMBILAHAN - Dalam tempo 12 jam Unit Opsnal Polsek Tembilahan, berhasil membekuk 3 orang remaja laki - laki karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas).Dari ketiga remaja itu,
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 11:21:41

Transaksi Togel Lewat Ponsel, Dua Pria Dibekuk Polsek Kubu

KUBU-Dengan modus melakukan transaksi jula beli judi jenis Toto Gelap alias Togel, Dua pria Kubu Babussalam ini tak berkutik saat ditangkap di sebuah warung.Berdasarkan data yang diperoleh spiritriau.com
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 11:18:06

Cabuli Bocah, Pria ini Dibekuk Opsnal Polsek Bangko Pusako

BANGKOPUSAKO-Juliar alias Ijul (23) warga Jalur 5 Rt 005 Rw 004 Dusun UPTN XII Kepenghuluan Sei Manasib Kecamatan Bangko Pusako Rohil dibekuk tim opsnal Polsek Bangko Pusako, pasalnya, Ijul dilaporkan ata
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 10:09:23

Kabur, Bandar Shabu di Dor. Iptu Boy : Ini Kado Ulang Tahun Istimewa

RIMBAMELINTANG-Bertepatan dengan ulang tahun Kapolsek Rimba Melintang yang ke 40, Tim Opsnal Polsek Rimba Melintang berhasil membekuk seorang diduga Bandar Narkotika jenis Shabu. Bahkan untuk menghentikan
 
Rabu, 22 Maret 2017 | 08:47:05

Diperiksa 10 Jam, Jaksa Hanya Tahan Tersangka AKA, FU Belum

ROKANHULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) akhirnya menahan seorang pejabat camat di Kabupaten Rokan Hulu. Penahan itu dilakukan setelah penyidik Kejari Rohul melakukan pemeriksaan hampir 10
 
Selasa, 21 Maret 2017 | 20:24:23

Kejari Bengkalis Surati BPKP Riau, Minta Hasil Audit Proyek Bioethanol Balitbangda

BENGKALIS- Hingga saat ini Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis masih menunggu hasil Audit Investigatif resmi dari  Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau atas dugaan t
 
Selasa, 21 Maret 2017 | 20:19:54

Beri Dukungan Anggota Kopsa Damaya Datang Bersama ke Polres Rohul

ROKAN HULU - Puluhan masyarakat Desa Kepenuhan Barat Kecamatan Kepenuhan yang tergabung dalam Anggota Koperasi Sawit Danau Maong Jaya (Kopsa-Damaya) memberikan suport kepada Ketua mereka Ruslan yang dipan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top