Senin, 5 Maret 2018 | 13:59:36
Lingkungan

Tangani Karhutla, PT RAPP Kerahkan Ratusan Personil dan Peralatan Canggih

Laporan : Febri Sugiono

Sebarkan:
Febri Sugiono
Bupati Pelalawan, HM Harris bersama Kapolres dan Kepala BPBD Pelalawan, didampingi perwakilan Manajemen PT RAPP, Mabrur AR sedang meninjau kelengkapan peralatan dan personil pemadam kebakaran PT. RAPP, pada Apel Siaga Bencana Karhutla Kabupaten Pelalawan, Senin (5/3), di Pangkalan Kerinci. Dalam apel tersebut Bupati meminta semua pihak termasuk perusahaan yang ada di Pelalawan, mempersiapkan peralatan dan personil pemadam kebakaran hutan dan lahan.
PANGKALANKERINCI - Sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap kebakaran lahan dan hutan (Kalahut), PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ikut ambil bagian pada apel siaga darurat bencana Karlahut kabupaten Pelalawan, yang digelar Senin (5/3/18).

Apel siaga Karlahut yang digelar di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH), PT RAPP menurunkan seratusan personil pemadam kebakaran (Fire Fighter). Selain kesiapan personil, perusahaan produsen kertas merek PaperOne ini juga memperlihatkan sejumlah peralatan pemadam khusus kebakaran di lahan dan hutan.

Mewakili Manajemen RAPP, Stakeholder Relations (SHR) Head, Mabrur AR mengatakan pihaknya lebih siap dalam mengantisipasi maupun membantu pemerintah dan masyarakat untuk memadamkan karhutla.

"Tentu kita lebih siap, baik personil maupun peralatannya, dan beberapa waktu lalu tim kita juga turut aktif membantu pemerintah bersama TNI dan Polri memadamkan kebakaran yang terjadi di beberapa wilayah di Riau," ujar Mabrur.

Sebagaimana diketahui, RAPP merupakan perusahaan besar yang sangat aktif dan telah menginvestasikan dana sebesar 6 juta dollar AS untuk pencegahan karhutla dan menganggarkan sebanyak 2 juta dollar AS untuk biaya operasional per tahun. Baru-baru ini, tim Fire Fighter RAPP juga turut membantu pemadaman di Desa Kuala Kampar, Desa Kampung Baru, Dayun, Penyengat, Pulau Rupat, Pulau Padang, dan sejumlah wilayah lainnya. Bahkan, RAPP juga telah meningkatkan patrolinya menjadi 24 jam guna memantau daerah rawan karhutla.

Sebagai mana diketahui apel Siaga tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan, HM Harris dan dihadiri sejumlah unsur Forkompinda terkait, di antara Kapolres Pelalawan dan Kepala BPBD Pelalawan. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan semua pihak harus waspada terhadap bencana karhutla yang terjadi di Riau khususnya di Pelalawan.

"Kita berkewajiban untuk mencegah karhutla ini terjadi, apabila terjadi harus ditindak pelakunya, sebab karhutla ini tidak ada maafnya," tegas Harris.

Harris juga meminta seluruh lapisan masyarakat termasuk perusahaan yang beroperasi di Riau, agar turut aktif mencegah bencana penyebab kabut asap ini. Kewajiban pertama perusahaan, dijelaskan Harris, harus menyiapkan tim pemadam dan  peralatan pemadam karhutla. Sebab, akan ada sanki yang berat jika kebakaran tetap terjadi baik karena kesengajaan maupun kelalaian. (feb)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Sabtu, 9 Juni 2018 | 12:33:52

Diduga Penyaluran Limbah PKS PT CAS Salahi Aturan

ROKANHILIR-Ditemukannya sebuah polytank yang bertuliskan "Solid Cair" di sebuah rumah tak jauh dari lokasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Cipta Agro Sejati (CAS) di Kepenghuluan Kota Parit Kecamatan Simpang Kanan
 
Selasa, 5 Juni 2018 | 17:00:41

Meski sedang Terima Sanksi, Limbah PKS PCR Masih Cemari Lingkungan, Ini Kata Wahyudin

MANDAU - Pasca diberi sanksi administratif paksaan pemerintah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, pihak Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang b
 
Senin, 28 Mei 2018 | 13:20:11

Pasca Terima Sanksi, Limbah PKS PCR Masih Merembes ke Media Lingkungan

MANDAU - Pasca menerima sanksi paksaan pemerintahan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, atau tepatnya per tanggal 10 April 2018 lalu, ternyata limbah hasil dari pengelolah
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 22:58:36

Pasca Diberi Sanksi Administratif, Tim DLH Bengkalis Tinjau PKS PCR

MANDAU - Terkait sanksi administratif yang diberikan kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Sebanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau,
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 16:32:15

Kangkangi UU LHK dan Sanksi Bupati, PKS SRM Tetap Beroperasi

ROKANHILIR-Kuat dugaan, Pejabat Kabupaten Rokan Hilir bermain mata dengan Perusahan Pabrik Kelapa Sawit PT. Sawit Riau Makmur (PKS SRM) yang beroperasi di wilayah Kepenghuluan Teluk Mega Kecamatan Tanah P
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 15:20:10

PKS PCR Lakukan Dumping Limbah, Ini Penjelasan Kabid Tata Lingkungan DLH Bengkalis

MANDAU - Terkait adanya kegiatan Dumping (pembuangan) Limbah yang dilakukan oleh pihak Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau ke lokasi atau kebun milik
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 04:20:44

Ini Dia `Dosa` Baru PKS PCR yang Terabaikan, Askep Sebut Permintaan Masyarakat

MANDAU - Pasca diberikan sanksi administratif oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu terkait pencemaran lingkungan yang disebabkan karena limbah Pabrik Kelapa Sawit Permata Ci
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 19:25:44

Kangkangi UU No.32 Tahun 2009, PKS PT.PCR Diduga Suap DLH Kabupaten Bengkalis

MANDAU - Kuat dugaan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis disuap oleh Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang beroperasi di wilayah Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 14:56:44

Sampah Yang Menumpuk di Jalan Air Hitam Semakin Parah

PEKANBARU- Kondisi tumpukan sampah yang berada di pinggiran Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, semakin parah, terlihat sampah-sampah tersebut dibiarkan menumpuk begitu saja, sehingga mengganggu pengguna
 
Senin, 14 Mei 2018 | 10:22:50

Mapala Unri Gelar Aksi Peduli Sungai Subayang Desa Kuntu

KAMPAR-Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) Humendala (Hubungan Mahasiswa Ekonomi Dengan Alam) Universitas Riau (UNRI) melakukan aksi peduli Sungai Subayang bersama pemuda Desa Kuntu pada (12/5/18).Sebab, beberapa
 
Rabu, 9 Mei 2018 | 21:29:45

Diduga, DLH Bengkalis, Camat Mandau dan Lurah Talang Mandi Kompak Tutupi `Dosa` PKS PCR

MANDAU - Terkait sanksi administratif akibat pencemaran lingkungan yang diterima oleh Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR), pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis, Camat Mandau dan Lurah Tal
 
Rabu, 9 Mei 2018 | 20:03:22

Kegiatan Proklim Disambut Baik Masyarakat Sungai Pakning

BUKITBATU Masyarakat Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, menyambut baik pelaksanaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tahun 2018, yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau
 
Rabu, 9 Mei 2018 | 19:58:21

BPBD Se- Riau Gelar Goro Upaya Mitigasi Banjir di Desa Selatbaru

BANTAN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Riau dan seluruh mitra terkait menyelenggarakan Gotong Royong (Goro) sebagai upaya mitigasi banjir, di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Selasa, 8 Mei 201
 
Rabu, 2 Mei 2018 | 17:26:58

Parah, Jalan Ujung Batu Seperti Lintasan Off Road

ROKANHULU-Kerusakan infrastruktur jalan masih menjadi persoalan utama dirasakan masyarakat, seperti yang terjadi di Kecamatan Ujung Batu. Dimana, kerusakan jalan di Kecamatan Urban itu kian hari semakin parah.K
 
Selasa, 1 Mei 2018 | 10:06:53

Dengan Sentuhan Satgas TMMD ke 101 Kodim 0314/Inhil Kini Mimpi Masyarakat Desa Kembang Mekar Sari Menjadi Nyata

KERITANG-Setelah sekian lama menabuh angan, menaruh mimpi dan pada akhirnya Desa Kembang Mekar Sari yang terdiri dari 20 (Dua Puluh) Rukun Tetangga (RT) kini bisa masuk mobil setelah merasakan hasil pembang
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top