Senin, 18 Desember 2017 | 12:07:16
Pilgubri 2018

Tak didukung PDI-P Harris Belum Menyerah

Laporan : Febri S

Sebarkan:
HM Harris tampak saat memberikan keterangan pers kepada awak media Senin (18/12)di Pelalawan
PANGKALANKERINCI- HM Harris tampaknya, belum mau menyerah untuk maju pada Pilgubri 2018 mendatang. Ia menyatakan tetap maju, meskipun, sehari kemarin DPP PDI Perjuangan memberikan SK dukungan kepada Balon petahana Andi Rachman.

Kengototan orang nomor satu dikabupaten Pelalawan ini, cukup berdasar. Pasalnya, dari 10 partai yang memiliki kursi di DPRD Riau, baru satu partai yang pasti memiliki calon syah. Yakni PDI Perjuangan.

"Menjelang hari H perdaftaran yakni awal bulan Januari 2018, baru satu partai saat ini memastikan dukungan calonnya. Artinya kesempatan itu masih terbuka lebar dan saya tetap maju," terang Harris kepada spiritriau.com, Senin (18/17/17).

Terkait SK PDI Perjuangan yang diberikan kepada Balon Petahana Andi Rachman, Harris tidak terlalu mempersoalkannyannya. Menurutnya, dengan partai  PDI Perjuangan sudah selesai dan ia tidak bermasalah dengan partai berlambang moncong putih ini.

Namun ia menyayangkan, menuver-manuver yang dilakukan Andi Racman bertujuan untuk menghentikan langkah dia maju pada Pilgubri 2018. "Saya secara pribadi dan kesepakatan  dengan pasangan yang kemarin pak Yopi. Kita berdua harus maju, jika saya tak maju bapak harus maju dan saya ketua timnya," ujar Harris menirukan pernyataan Yopi Arianto.

Berdasarkan hasil kesepakatan dengan Yopi Arianto ini, tegas Harris menghasilkan titik terang. Pertama kali katanya, berdasarkan kekuatan koalisi partai. Dimana saat ini, tidak ada satupun partai selain Golkar yang bisa mencalonkan satu pasang calon. Hanya saja, Golkar bakal menghadapi Munaslub. Terlebih lagi kemarin Golkar kemarin, berpatokan pada survei tertinggi.

"Inikan harus kita pegang juga. Oleh karena itu, alternatif satu, kedua dan ketiga. Jadi dengan begitu hidup seperti air mengalir sajalah. Meskipun dibeginikan teman, oleh lawan-lawan politik, akan menjadikan pelajaran dan lebih giat lagi," tegasnya.

Terakhir kepada pendukungnya, Harris berpesan untuk tidak bersedih terkait dukungan PDI Perjuangan tidak diberikan kepada dirinya.

"Makanya kita, insya Allah maju, mari berjuang bersama, bagaimana Riau kedepan membantu memperjuangkankan secara nasional dan mari kita jaga marwah Riau ini," harapnya.

"Karena saya orang melayu, sekali layar tekembang pantang surut kebelakang," tandasnya.(feb)‎
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Desember 2018 | 23:22:52

Mahasiswa STIK- PTIK Angkatan 75 Gelar Pembukaan Pengabdian Masyarakat di Polres Bengkalis

BENGKALIS - Rangka pengabdian kepada masyarakat di wilayah Polres Bengkalis, Senin 17 Desember 2018, belasan Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 75, gelar acara pembukaan Giat Mahasiswa di wilayah Polres Bengkalis.Gia
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:08:47

Kapolres Rohil Himbau Warga Terkena Banjir Waspada

UJUNGTANJUNG - Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIk.MH menghimbau masyarakat yang terkena banjir untuk lebih waspada,terutama sekali warga yang rumahnya berada di pinggiran Sungai Rokan.Pasalnya saat
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:06:11

Herawati Hanura Hadiri Perayaan Hari Ibu, Ini Sambutannya

ROKANHILIR - Herawati Bendahara DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Hanura (Hatu Nurani Rakyat) Kabupaten Rokan Hilir dalam kedudukannya sebagai Ketua Komite Sekolah Ananda Bagan Batu menghadiri acara Peri
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:03:22

Bawa 2 Kg Shabu, Sat Narkoba Polres Rohul Amankan Satu Warga Malaysia

ROKANHULU - Sebanyak 2 Kg sabu diamankan dari tangan warga negara Malaysia yang mencoba memasuki wilayah Riau. Tersangka WNA inisial KH (50) berasal dari Muara, Johor.Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombe
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018 | 13:23:38

Prabowo Merasa Tak Pantas Jadi Imam, Habiburokhman Terharu dan Menangis

Jakarta - Partai Gerindra mengaku terharu oleh pernyataan sang Ketum, Prabowo Subianto, yang merasa tak pantas menjadi imam salat karena banyak orang lain yang lebih berilmu. Menurut Gerindra, Prabowo san
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 11:44:54

Farhat Abbas: Keluarkan Saja PSI dari Koalisi Jokowi

JAKARTA - Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Farhat Abbas mengusulkan agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) keluar dari koalisi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf. Usulan itu ia utarakan lantaran ba
 
Senin, 17 Desember 2018 | 14:23:33

Strategi Kubu Jokowi Tak Lagi Bertahan, Tapi Menyerang

JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir meminta timses lebih bersikap ofensif bila pihak lawan mulai menjelek-jelekkan pasangan nomor 0
 
Senin, 17 Desember 2018 | 14:02:45

Djoko Santoso Nilai Jokowi Sudah Salah Urus Negara

JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menyerukan pemerintahan harus sudah diganti. Menurutnya, Presiden Joko Widodo telah salah urus selama empat tahun memimpin Indones
 
Senin, 17 Desember 2018 | 13:37:24

Demokrat Yakin Jokowi Kalah Jika Perusakan Atribut SBY Tak Diusut Tuntas

PEKANBARU - Partai Demokrat menunggu hasil penyelidikan polisi tentang insiden perusakan alat peraga kampanye partai dan foto SBY di Riau pada Sabtu (15/12) lalu. Polisi diharapkan profesional dalam mengungk
 
Senin, 17 Desember 2018 | 11:16:29

Tim Jokowi ke Amien Rais Soal Rezim Pekok: Jaga Tutur Kata dan Pikiran

Jakarta - Amien Rais berbicara soal rezim pekok. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta politikus senior PAN itu untuk tidak sembarang bicara. "Pak Amien Rais sebaiknya m
 
Senin, 17 Desember 2018 | 10:59:59

Kontroversi Politik Anti-Poligami Ala PSI

Jakarta - Politik anti-poligami yang dicetuskan Ketum PSI Grace Natalie jadi kontroversi. Ada pihak yang pro dan kontra atas larangan tersebut.Awalnya, Grace melarang semua kader PSI untuk berpoli
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 16:53:55

Banyak Artis Nyaleg Lewat NasDem: Kita Sekolahkan Dulu

Surabaya - Ketua organisasi sayap Garnita Malahayati partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan kebijakan partainya merekrut deretan artis dalam pemilu 2019 sebagai hal lumrah. Menurutnya ar
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 15:37:20

PDIP Bantah Tudingan Rusak Baliho SBY: Kami Masih Waras

Jakarta - Politikus Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut, pelaku perusakan baliho SBY hingga spanduk dan bendera PD mengaku beraksi atas perintah pengurus PDIP. PDIP heran dengan tudingan itu. Sekretaris
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 13:54:56

Timses Jokowi: SBY Seolah Tuding Kubu Kami yang Rusak Baliho

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyayangkan pernyataan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membawa-bawa nama capres petahana itu dalam
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 13:47:12

Baliho SBY Dirusak, Tim Prabowo: Patut Diduga Dilakukan Kubu Jokowi

Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengutuk keras dirusaknya baliho selamat datang dan spanduk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga bendera Partai Demokrat (PD) di Riau.
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 11:25:52

Gerindra Meradang Erick Thohir Sindir Penolakan Sandiaga di Pasar Seperti Sinetron

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, angkat bicara soal sindiran Erick Thohir kepada Sandiaga Uno yang menyebut penolakan poster di Pasar Kota Pinang adalah rekayasa adegan sinetron
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:30:10

Prabowo: Kenapa Orang Takut Ganti Presiden?

Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar ramah tamah bersama ratusan anak muda yang tergabung dalam Gerakan Milenial Indonesia (GMI), di Hambalang, Bogor, kemarin. Di hadapan
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:12:58

Rommy PPP Jelaskan Perbedaan Hoax soal Jokowi Dulu dan Sekarang

Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) menjelaskan perbedaan hoax terhadap calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) saat Pemilu 2014 dan sekarang. Saat 2014, Rommy berada di pihak Prabowo Subianto,
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:55:17

Tim Prabowo: Kubu Jokowi Punya Perangkat Lengkap untuk Main Ofensif

Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan pihaknya kini akan bermain dengan mode ofensif atau menyerang. Menurut juru bicara Badan Pemenangan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top