Selasa, 5 September 2017 | 16:18:29
Peristiwa

Aktivis HMI MPO Pekanbaru Kutuk Pembantaian Muslim di Myanmar

Sumber : Riauterkini.com

Sebarkan:
Riauterkini.com
Aktivis HMI MPO mengutuk tindak biadab tersebut
PEKANBARU - Belasan massa yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO kutuk kebiadaban tentara dan pemerintah Myanmar yang dianggap melakukan genosida terhadap etnis muslim Rohingya.

Aksi kebiadaban yang sudah berlangsung bertahun-tahun dengan cara meneror, membakar rumah-rumah hingga membunuh etnis muslim Rohingya yang minoritas di negara itu, dianggap tindakan yang tidak bisa ditolerir oleh negara pun.

"Kami mendesak kepada pemerintah Indonesia jangan tutup mata. Jangan biarkan kekejian ini terus meraja lela. Pemerintah Jokowi harus punya sikap, harus punya marwah untuk membela kemanusiaan yang sungguh biadab yang dilakukan pemerintah Myanmar dan tentara di sana," kata koordinator aksi HMI MPO Zunnur Roin, di depan Kantor Gubernur Riau tepatnya di bundaran tugu titik nol, Selasa (5/9/17).

Menurutnya lagi, pemerintah Indonesia tak boleh berdiam diri melihat aksi keji yang dilakukan pemerintah Myanmar dan tentaranya. Apalagi Myanmar merupakan negara yang masih tergabung dalam ASEAN.

Pada aksi ini, mahasiswa juga membentangkan spanduk kecaman terhadap pemerintah dan tentara Myanmar. Kemudian memajang foto Presiden Myanmar Aung San Suki dan panglima tentara Myanmar yang sedang bersalaman sebagai bentuk pemukatan jahat. Pada kesempatan ini, mahasiswa juga menyempatkan dengan melakukan aksi penggalangan dana dari para pengendara roda dua dan empat yang melintasi tugu titik nol tersebut. Menurut mahasiswa, dana yang terkumpul ini nantinya akan disumbangkan untuk etnis Rohingya di Myanmar melalui PB HMI MPO yang ada di Jakarta terlebih dahulu.

Berikut empat poin tuntutan yang disampaikan mahasiswa, pertama mendesak pemerintah langsung turun tangan terhadap penyelesaian konplik ada ada di Rohingya. Kedua, meminta pemerintah untuk menyediakan lahan untuk penampungan sementara etnis Rohingya.

Ketiga, mendesak ASEAN menekan pemerintah Myanmar mengentikan tindak kejahatan dan mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN. Keempat, mendesak pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Myanmar dan mengusir Duta Besarnya yang ada di Indonesia.(Riauterkini.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 November 2017 | 09:08:03

Hati-Hati, Pria yang Hilang Ereksi Bisa Sebabkan Kondom Tertinggal di Dalam Miss V

KETIKA berhubungan seks, tak jarang pasangan menggunakan kondom. Alasan penggunaan alat kontrasepsi itu berbeda-beda. Namun yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kondom dapat membawa masalah tertentu, salah
Sabtu, 18 November 2017 | 09:02:23

Liburan ke Pantai Banyu Anjlok, Malang Bisa Dapat Jackpot 3 Tempat Wisata Sekaligus!

MENGULIK keindahan wisata alam yang ada di Indonesia sepertinya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Terlebih beberapa tempat wisata memiliki keistimewaannya tersendiri. Pantai Banyu Anjlok di Desa Purwodadi,
Sabtu, 18 November 2017 | 08:59:36

Intip Pesona Pantai Kasap yang Sering Disebut "Raja Ampatnya" Pacitan

INDONESIA memiliki keindahan alam yang tak ada habisnya. Pesona alam Indonesia yang paling banyak menarik pengunjung adalah pantai. Namun, ada yang berbeda dengan Pantai Kasab di Kabupaten Pacitan ini.Pantai Ka
Sabtu, 18 November 2017 | 08:48:20

TIPS LARIS: Lihat Sisi Emosional Pelanggan Anda, Bisa Buat Sukses Penjualan!

JAKARTA - Banyak jenis gaya dan teknik penjualan yang anda ketahui. Namun, apakah anda tahu teknik tersebut berhasil?Hal Ini benar-benar penting pada apa yang sesuai untuk Anda dan produk Anda. Pikirkan apa yan
 
Berita Lainnya
Jumat, 17 November 2017 | 18:50:14

Kantor Lurah Balai Raja Dibobol Maling

PINGGIR - Kantor Lurah Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Jumat pagi 17 November 2017 di ketahui telah di bobol maling.Terkait hal tersebut, Lurah Balai Raja Suryati ketika dikonfirmasi spiritria
 
Jumat, 17 November 2017 | 16:25:22

Wanita Karier Tertipu Napi Ngaku Kapten Kapal, Puluhan Juta Raib

TANGERANG - Seorang narapidana Lapas Kelas I Kebonwaru, Bandung, berinisial VDO alias VH, alias KS, alias Erlangga Saputra, alias Dimas (21), dibekuk Tim Resmob Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).Warga
 
Jumat, 17 November 2017 | 09:26:11

PKS PCR Cemari Lingkungan, Ini Kata DLH Bengkalis

MANDAU - Terkait tercemarnya kolam ikan dan sumber air bersih warga RT 05 RW 06 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis yang bertepatan bersebelahan dengan Pabrik Kelapa Sawit Pesona C
 
Jumat, 17 November 2017 | 08:47:49

Astaga! 21 TKI di Malaysia Terancam Hukuman Mati

NUNUKAN Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia menangani 21 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di negara tersangkut kasus tindak pidana dengan ancaman hukuman gantung hingga mati.Kon
 
Kamis, 16 November 2017 | 22:21:06

Ini Kata Grasi Riau Terkait Kaburnya Novanto

PEKANBARU-Ketua Grasi (Gerakan Riau Anti Korupsi Peradilan) Provinsi Riau Suci Lestari Putri didampingi Presidium Grasi Kalna Surya Siregar angkat bicara atas menghilangnya Drs. Setya Novanto Ketua DPR RI yang
 
Kamis, 16 November 2017 | 19:15:47

Terancam 20 Tahun Penjara, Mantan Kades Rohul ini Ditahan Di Rutan Sialang Bungkuk

ROKANHULU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) segera melimpahkan perkara dugaan korupsi dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa‎) bersumber dari APBDes Kepayang, K
 
Kamis, 16 November 2017 | 14:20:38

Pekerja Hotel Cititel Dumai Ditemukan Tewas

DUMAI - Salah seorang pekerja Hotel Cititel Dumai bernama Gomer Purba (34) ditemukan tewas tertelungkup di dalam tengki air milik hotel tersebut, pada Rabu (15/11) malam.Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nai
 
Rabu, 15 November 2017 | 19:52:34

Tanam Ganja di Dalam Pot, Seorang Warga Inhil ini Diciduk Aparat

TEMBILAHAN - Rud (39) yang merupakan warga Jalan Prof. M. Yamin Tembilahan, tidak dapat mengelak, ketika Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Indragiri Hilir, menggerebek rumahnya, Rabu, (15/11/17). Di
 
Rabu, 15 November 2017 | 19:48:51

Sidang Kasus Pembunuhan TNI di Inhil di Kawal Ketat

TEMBILAHAN Kepolisian Resor Indragiri hilir menerjunkan 60 personel lintas fungsi yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Indragiri Hilir Komisaris Polisi Maison, S.H untuk mengamankan jalannya sidang pe
 
Selasa, 14 November 2017 | 16:26:58

Cari Keadilan di Lahan PT. MAN, Ratusan Warga Surati Bupati Rohul Hingga Presiden RI

ROKANHULU - Seratusan lebih warga dari Desa Payung Sekaki dan Desa Pagar Mayang  Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau terus mencari keadilan, karena belum juga mendapat
 
Selasa, 14 November 2017 | 14:56:27

Limba Air Rebusan PKS PCR Diduga Rusak Kolam Warga

MANDAU - Sejak dimulainya pembagunan Pabrik Kelapa Sawit Pesona Citra Rangau (PKS PCR) yang berada di wilayah Sebanga, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, hinggah pabrik tersebu
 
Selasa, 14 November 2017 | 14:39:36

Polisi: Pria yang Coba Masuk Istana Mengaku Dapat Bisikan

Jakarta - Seorang pria berinisial BP mencoba masuk ke Istana Negara meski telah dicegah petugas keamanan. Kepada Polisi, BP mengaku mendapat bisikan."Semalam sempat ditanya Kanit, kata pelaku sempat dapat kayak
 
Selasa, 14 November 2017 | 14:08:26

Pria yang Coba Masuk ke Istana Masih Diperiksa di Polsek Gambir

Jakarta - Seorang pria berinisial BP diamankan karena mencoba masuk ke Istana Negara meski sudah dilarang. Saat ini BP masih berada di Polsek Gambir untuk menjalani pemeriksaan."Saat ini masih di Polsek (Gambir
 
Selasa, 14 November 2017 | 14:05:35

Polisi Amankan 1 Orang yang Mencoba Masuk ke Istana

Jakarta - Polsek Gambir mengamankan seorang pria yang berniat masuk ke Istana Negara. Orang berinisial BP itu melawan saat dilarang masuk personel Paspampres yang berjaga."Ada satu orang yang kita amankan. Moti
 
Senin, 13 November 2017 | 14:33:47

Seorang Penyerang Mapolres Dharmasraya Sumbar Anak Anggota Polisi

Jakarta - Wakapolri Komjen Syaruddin membenarkan salah seorang penyerang Mapolres Dharmasraya, Sumbar, adalah anak anggota polisi. Penyerang tersebut diketahui telah lama meninggalkan rumahnya."Iya betul (anak
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top