Jumat, 11 Januari 2019 | 14:09:03
Pendidikan

Buka 3 Gelombang Pendaftaran, Tahun 2019 UMRI Targetkan 2.400 Calon Mahasiswa Baru

Sebarkan:
(Dok.Riauterkini.com)
Untuk menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2019, UMRI membuka tiga gelombang. Calon mahasiswa dapat melakukan penddaftaran melalui onlone.
PEKANBARU - Memasuki awal tahun 2019, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai membuka penerimaan bagi calon mahasiswa/i baru. Dalam penerimaan mahasiswa baru tersebut, kampus yang berdiri megah di Jalan Tuanku Tambusai itupun membuka 3 gelombang pendaftaran dengan target maksimal 2.400 calon mahasiswa baru.

Menurut Kepala UPT UMRI, Noni Febrianti, gelombang pertama sendiri sudah dibuka sejak 7 Januari lalu dan akan ditutup pada 6 April mendatang. Kemudian akan dilanjutkan pada gelombang ke dua yang mulai dibuka pada tanggal 8 April sampai 6 Juli 2019. Lalu gelombang ke tiga mulai 8 Juli dan ditutup pada 7 September 2019.

"Untuk pendaftaran itu sendiri, calon mahasiswa/i tidak harus datang ke UMRI karena pendaftaran juga bisa dilakukan secara online di website kami umri.ac.id. Saat pembukaan gelombang pertama beberapa hari lalu, kami melihat animo dari masyarakat sangat bagus. Target kami untuk pendaftaran mahasiswa baru tahun ini maksimal 2.400 calon mahasiswa/i," ujarnya kepada riauterkini.com, Jum'at (11/01/19).

Noni menjelaskan, dalam 3 gelombang pendaftaran tersebut, UMRI juga membuka 5 jalur penerimaan bagi mahasiswa baru. Yakni jalur umum atau reguler, undangan, prestasi, jalur organisasi Muhammadiyah dan jalur saudara. Sementara untuk kelas perkuliahan, sambungnya, UMRI juga menyediakan dua kelas reguler, reguler A dan B. Untuk reguler A, perkuliahan dilaksanakan dari hari Senin - Sabtu mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB sore. Sedangkan kelas reguler B, perkuliahan dilaksanakan dari Senin - Sabtu mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB malam.

"Kalau kelas perkuliahan kami buka dua reguler yaitu reguler A dan B. Jadwal perkuliahannya sama dari hari Senin sampai Sabtu. Yang membedakan hanya jam kuliahnya. Kalau kelas reguler A untuk kuliah pagi sampai sore dan kelas reguler B kuliahnya dari sore sampai malam," tuturnya.

Di lokasi yang sama Rektor UMRI, Dr Mubarak mengatakan, selain telah membuka pendaftaran bagi mahasiswa/i baru, tahun ini UMRI juga telah memiliki prodi baru S1 Farmasi yang izinnya baru saja dikeluarkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI). Prodi baru itupun pendaftarannya juga sudah dibuka bagi calon mahasiswa baru dan UMRI menyediakan kuota maksimal bagi 35 orang pendaftar.

"Dengan adanya prodi baru Farmasi ini, maka UMRI sekarang sudah memiliki 23 prodi. Di prodi baru ini, kami fokuskan kepada dosen maupun mahasiwa agar bisa mengembangkan sumber daya alam yang ada di Riau," harapnya.*(gas)


Sumber: Riauterkini.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Juli 2019 | 19:34:00

Lepas JCH Siak Menuju Embarkasi Haji Antara, Alfedri Doakan Semoga Menjadi Haji Mabrur

SIAK - Bupati Siak Alfedri melepas Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Siak, yang diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru dari halaman Asrama Haji Kabupaten Siak, Senin pagi (22/7/19).Sebanyak 213
Senin, 22 Juli 2019 | 19:20:10

Raih Akreditasi Paripurna, Bupati Alfedri Minta RSUD Tengku Rafian Tingkatkan Kualitas Pelayanan

SIAK - Pasca diraihnya sertifikat akreditasi paripurna bintang lima, RSUD Tengku Rafian Siak saat ini dalam hal sertifikasi telah dinyatakan setara dengan sejumlah rumah sakit ternama lainnya di Indonesia seper
Senin, 22 Juli 2019 | 18:20:00

Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Seleksi Paskibraka

TANAH PUTIH- Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74, Babinsa Koramil 02/Tanah Putih, melakukan seleksi Paskibraka, di lapangan Kantor Kecamatan Rantau Kopar. Senin (22/7/2019). &nb
Senin, 22 Juli 2019 | 16:59:05

Ada Lima Pemain Senior Dipanggil untuk SEA Games 2019

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, akan mencari lima pemain senior yang akan didaftarkan ke SEA Games 2019. Siapa saja?Timnas U-23 sedang dalam persiapan menuju SEA Games di Filipina akhir
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Juli 2019 | 15:08:44

Tentang Bendera Hitam-Putih Bertuliskan Tauhid yang Dianggap Meresahkan

JAKARTA - Munculnya dua atau salah satu dari bendera bertuliskan tauhid masing-masing berlatar belakang hitam dan putih, belakangan ini selalu menuai kontroversi. Kasus terakhir adalah pengibaran dua bend
 
Senin, 22 Juli 2019 | 13:55:10

Kisruh Pemilihan Rektor Unpad, MWA Tolak Keberatan Penggugat

BANDUNG - Sengketa hukum Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Pengadilan Negeri (PN) Bandung masih bergulir . Proses mediasi antara Atip Latipulhayat sebagai penggugat de
 
Senin, 22 Juli 2019 | 13:31:59

Wiko Tewas Usai MOS di SMA Taruna, Keluarga Resmi Lapor Polisi

PALEMBANG - Seorang siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang, Wiko Jeriyanda (16), meninggal dunia pasca-operasi setelah mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di sekolah. Pihak keluarga Wiko secar
 
Senin, 22 Juli 2019 | 11:14:14

KPAI Prihatin Anak Nunung Di-bully di Sekolah sampai Pindah Sekolah

JAKARTA - Anak bungsu Nunung menerima dampak pasca ditangkapnya sang komedian atas kasus narkoba. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan keprihatinannya atas bullying yang dialami oleh ana
 
Senin, 22 Juli 2019 | 10:03:53

Imbas Bendera Tauhid, Rekrutmen Rohis MAN 1 Sukabumi akan Ditunda

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meminta rekrutmen anggota kelompok ekstrakurikuler sekolah bernama Keluarga Remaja Islam Majelis Al-Ikhlas atau Karisma MAN 1 Sukabumi ditunda. Penundaan in
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:31:59

Le Minerale Dukung ASEAN Schools Games 2019 di Semarang

JAKARTA Le Minerale, sebagai salah satu produk air mineral terdepan di Indonesia memberikan dukungan menjadi Official Mineral Water Partner pada pesta olahraga tahunan bergengsi bagi para pelajar se-Asi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:51:11

Brama, Alat Peraga Braille Matematika Karya Mahasiswa UMK

KUDUS - Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah membuat alat peraga belajar angka untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) braille. Alat peraga ini dinamakan Braille Mathematics (Brama).
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:53:15

Sumbangan Mengalir ke Ortu yang Tak Sanggup Bayar UKT di UIN Pekanbaru

PEKANBARU - M Zuhri Pulungan (52) menangis saat tak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT) putrinya di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau. Usai videonya viral, kini sej
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:48:33

Kabut Asap Karhutla Sampai Palangka Raya, Siswa Diminta Pakai Masker

Palangkaraya - Kabut asap mulai menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dinas Pendidikan setempat meminta para siswa untuk menggunakan masker agar tak mengganggu kesehatan."Meski kabut asa
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:58:48

Viral Ortu Calon Mahasiswa UIN Pekanbaru Nangis Gegara UKT Rp 4 Juta

JAKARTA - Video orang tua calon mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau menangis viral di media sosial. Orang tua itu mengajak anaknya pulang karena di
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:46:54

Cerita Dosen yang Kaget Lihat Skripsi Mahasiswa ITS Setebal 3.045 Halaman

SURABAYA - Skripsi setebal 3.045 halaman milik mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tengah mencuri perhatian. Namun sebelum itu, skripsi tersebut juga sempat mengagetkan sang dosen pem
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:47:12

Setelah ITB, Unej Bertekad Jadi Pusat Kajian Teori Graph

JAKARTA - Universitas Jember bertekad menjadi pusat kajian Teori Graph di Indonesia, membalap Institut Teknologi Bandung (ITB). Tekad ini disampaikan langsung oleh Prof. Slamin, guru besar Fakultas Ilmu Komp
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:37:27

Booming Teknologi Informasi, Kenali Teori Graph yang Miliki Peran Penting

JAKARTA - Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi tengah menjadi booming. Di balik derasnya kemajuan tersebut, terdapat Teori Graph yang memiliki peran sangat penting. Teori Graph memiliki peran yang s
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:28:21

Setelah Siswa, Kini Guru Juga Kena Sistem Zonasi

PONOGORO - Setelah heboh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi, kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan meminta daerah untuk menerapkan program redistri
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:54:41

Semburan Lumpur Bikin SD di Sidoarjo Ini Tak Dapat Siswa Baru

SIDOARJO - Bencana lumpur Sidoarjo yang sudah menyembur sejak 13 tahun lalu membuat banyak warga di Kecamatan Porong meninggalkan kampung halaman. Karena semakin banyak warga pindah, sebuah SD N
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top