Minggu, 4 November 2018 | 22:18:30

Terkait Kerusuhan BEM Fekonsos, BEM UIN Suska Berikan Pernyataan Sikap

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Istimewa
Foto : Presiden Mahasiswa UIN Suska Riau, Yudi Utama Tarigan
PEKANBARU - Menanggapi kerusuhan yang terjadi pada acara Pelantikan Akbar dan Dialog Kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fekonsos, bahwasanya BEM UIN Suska (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim) Riau tidak bertanggungjawab akan hal tersebut.

Sebagaimana diketahui, terjadi aksi penolakan oleh Aliansi Mahasiswa UIN terhadap kegiatan Dialog Kepemimpinan yang mengundang Koordinator Pusat BEM SI Fauzul, Presma Unri Randi, Presma Stiami Rivaldi, dan mantan Presma Undip, Jadug. Yang ditaja oleh BEM Fekonsos bersempena dengan Pelantikan Akbar lembaga se-Fekonsos di gedung Islamic Center UIN Suska Riau, pada hari Sabtu (03/11/18) pagi. Namun kegiatan tersebut mendapat penolakan dari sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa UIN dengan menuntut acara tersebut dibubarkan. 

Sebelum kerusuhan terjadi, BEM UIN Suska telah banyak mendapat laporan atau tuntutan akan ada aksi penolakan pada kegiatan tersebut. Sehingga BEM UIN mengambil sikap menjadi mediator atas pro kontra yang terjadi.

Pada hari Sabtu (03/11) sekitar pukul 01:00 WIB dinihari, Presiden Mahasiswa UIN Suska, Yudi Utama Tarigan menginstruksikan Menteri Koordinator Pergerakan dan Kerjasama Mahasiswa untuk menyelesaikan masalah ini. Menindaklanjuti pro kontra yang ada.

Menko Pergerakan dan Kerjasama Mahasiswa mendatangi panitia penyelenggara di gedung Islamic Center menyampaikan beberapa laporan penolakan kegiatan tersebut. BEM UIN mencoba menengarai dan mencari win solution atas pro kontra yang ada. 

Ketua Panitia yang berada di lokasi tidak dapat memberi jawaban, lalu Menko menelpon langsung Ketua BEM Fekonsos, Fachrul untuk meminta solusi terkait adanya penolakan dari beberapa pihak. Ketua BEM tetap akan melaksanakan kegiatan dan tidak meminta back up-an dari BEM UIN. 

Berdasarkan hasil tersebut BEM UIN menafsirkan kegiatan BEM Fekonsos akan berjalan kondusif karena ketua panitia sejauh ini tidak meminta back up dari BEM UIN. Karena berkaca pada acara  BEM Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) yang mengundang Nisa Sabyan ke UIN juga mendapat penolakan, namun hal tersebut terselesaikan karena ketua FTK melakukan koordinasi langsung ke BEM UIN untuk meminta acara tersebut di back up, dan alhamdulillah acara tersebut berjalan lancar.

Pada Sabtu (03/11) sekitar pukul 10:00 WIB pagi sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Massa melakukan aksi penolakan ditengah-tengah kegiatan Dialog Kepemimpinan dengan tuntutan acara tersebut dibubarkan. 

Kemudian setengah jam setelahnya, Presma UIN Suska bertolak dari Arifin Ahmad (sedang menghadiri acara) menuju kampus UIN setelah mendapat laporan dari Presma Unri telah terjadi kerusuhan pada acara tersebut.

Presma menengarai kerusuhan dua belah pihak dengan meminta panitia dan massa yang menolak untuk duduk bersama agar masalah ini clear. Jika sudah clear, dilanjutkan ataupun tidak acara tersebut tergantung hasil kesepakatan. 

Maka dari itu BEM UIN Suska Riau menyatakan sikap klarifikasi atas informasi simpang siur yang beredar yang telah menggiring opini pembaca yang mencemarkan nama baik BEM UIN Suska Riau. 
 Adapun pernyataan sikap tersebut ialah :
1. BEM UIN Suska Riau tidak bertanggung atas kerusuhan yang terjadi, karena sejatinya BEM UIN telah memfasilitasi, namun pihak panitia tidak melakukan koordinasi (meminta) back up dari BEM UIN. 
2. Secara riil BEM UIN Suska mendukung kegiatan ini, namun kurangnya koordinasi dari BEM Fekonsos ke BEM UIN sehingga hal yang tak diinginkan terjadi.
3. Meminta panitia penyelenggara dan kubu yang menolak untuk duduk bersama, melakukan musyawarah meng-clearkan pertikaian yang terjadi.
4. Meminta maaf kepada tamu yang dalam hal ini selaku pemateri dalam Dialog Kepemimpinan yang ditaja BEM Fekonsos, atas ketidaknyamanan ini.
5. Meminta pihak-pihak yang ada tidak membesar-besarkan perkara. Kejadian tersebut terjadi karena kurangnya koordinasi.
6. Meminta hak koreksi pada media-media yang terlibat dalam pemberitaan yang sejatinya dapat mencemarkan nama baik BEM UIN Suska Riau. (adp/rls)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:06:52

Jelajah Vihara Tertua di Jakarta yang Ditemukan Pelaut Secara Tak Sengaja

Bak permata tersembunyi, begitu pula kehadiran Vihara Lalitavistara di Cilincing, Jakarta Utara. Vihara yang berlokasi di Jalan Krematorium Cilincing ini memiliki sejarah panjang karena dibangun sejak abad 11.A
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:00:32

Di Balik 80 Juta Bisa Apa

Kalimat 80 juta bisa dapat apa seketiga me­nyebar bak se­rangan fajar. Semua din­ding-dinding akun media sosial apa­pun itu dibanjiri oleh kalimat tersebut. Kalimat ta­nya yang se­mua orang akhirnya tahu m
Minggu, 20 Januari 2019 | 09:44:00

Bandara Changi Singapura Segera Miliki Air Terjun Dalam Ruang Tertinggi di Dunia

Singapura mungkin satu-satunya kota di dunia di mana penduduk setempat bepergian ke bandara untuk menghabiskan akhir pekan mereka. Pada 2019 ini, bangunan yang menghubungkan Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Ch
 
Berita Lainnya
Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:02:26

Bayi Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tangerang, Sekujur Tubuh Penuh Luka

TANGERANG - Kwina Lasita Ramadhani, bayi 1,5 tahun ditemukan tewas dengan kondisi tak wajar. Lokasi penemuan di Kampung Gebang, RT 04/RW 03, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:58:53

Seorang Karyawati di Gunungkidul Ditemukan Meninggal di Kamar Mes

GUNUNGKIDUL - Seorang karyawati di Gunungkidul, Tan Lan Hwa Angela (53) ditemukan meninggal di dalam mes yang ditempatinya. Diduga Angela meninggal karena penyakit.Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:54:55

Detik-detik 4 Warga Probolinggo Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Hujan

PROBOLINGGO - Empat warga Jalan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tewas diduga akibat serangan listrik saat hujan lebat, Jumat (18/1) malam. Begini kronologinya.Diungkapkan Sumit, s
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:36:52

Polisi Tangkap Penyebar Hoax Ijazah Jokowi Palsu

JAKARTA - Polisi menangkap seorang pria bernama Umar Kholid Harahap (28) yang diduga menyebarkan berita bohong (hoax) ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) palsu. Umar ditangkap dini hari tadi, tepatnya pu
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:40:32

4 Warga Probolinggo Tewas Diduga Tersengat Lsitrik Saat Hujan

PROBOLINGGO - Empat warga Jalan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tewas setelah tersengat aliran listrik. Korban tersengat listrik saat berada di dalam masing-masing
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:36:45

Banjir Bandang Terjang Sebuah Desa di Mojokerto

MOJOKARTO - Banjir bandang menerjang Dusun Watusari, Desa Wotanmas Jedong, Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Material lumpur bercampur batu dan pepohonan memutus jalan desa dan merusak empat rumah. Se
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:32:59

Ganggu Istri Orang, Pemuda Mualaf Tewas Ditusuk dengan Linggis

SAROLANGUN - Seorang pemuda mualaf, Elia Putra, tewas dibunuh di Desa Siliwangi, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Jambi, karena dituduh mengganggu istri orang bernama Lis. Pelaku ditusuk dengan li
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:22:52

Diduga Frustasi, Ismai Gantung Diri di Ruang Penyimpanan Keranda Mayat

MALANG - Tubuh Ismai (55) ditemukan tergantung di ruang penyimpanan keranda jenazah yang terletak di belakang sebuah musala. Seorang warga yang kebetulan melintas, mendapati jenazahnya tergantung dengan s
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 15:40:44

Selamatkan Cucu dari Pemerkosaan, Nenek Tewas Dibunuh

TAPANULI UTARA - Dermina boru Simanjuntak (75) alias Oppu Sudiono, penduduk Desa Sigotom Julu, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, tewas dibunuh pelaku diduga akan me
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:44:22

Pelaku Penusukan Istri di Magetan Ditangkap Setelah Kabur ke Hutan

MAGETAN - Pelaku penusukan seorang isteri hingga tewas di Magetan ditangkap. Pelaku yang tak lain suaminya, Lanjar (35) tidak melakukan perlawanan saat ditangkap. Polisi masih memeriksa suami Id
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:39:36

Tewas Tergiling Mesin, Jasad Sariman Kondisinya Tak Berbentuk

BEKASI - Sariman (35) tewas tergiling mesin saat bekerja di tempat pengolahan limbah plastik di Bantargebang, Kota Bekasi. Jasad Sarnami ditemukan dalam kondisi hancur dan tidak berbentuk."Jadi
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:29:21

Satu Muncikari Penting Diciduk, Jaringan Prostitusi Artis Bakal Terkuak?

SURABAYA - Pascapenetapan artis Vanessa Angel sebagai tersangka kasus penyebaran konten asusila, satu-persatu oknum yang diduga kuat terlibat dalam jaringan prostitusi online diproses oleh kepolisian.Salah satu
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:07:21

Seorang Pria Tewas Tergilas Mesin Giling Limbah Plastik di Bekasi

BEKASI - Sariman (35) tewas mengenaskan di tempat kerjanya di tempat pengolahan limbah plastik di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Sariman tewas setelah tubuhnya masuk ke dalam mesin gilinga
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 16:11:53

Kalah Judi, Kades Ini Dikabarkan Gadaikan Mobil Operasional Desa

SIDOARJO - Kades Jatikalang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, dikabarkan nekat menggadaikan mobil operasional desa. Pemicunya gara-gara kalah judi. Kini pihak kecamatan memerintahkan perangkat desa
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 15:50:40

Kecanduan Main Game Online, Pelajar Jambret HP Ibu-ibu

PEKANBARU - Dua orang remaja ditangkap setelah menjambret handphone milik seorang ibu. Mereka kerap beraksi untuk mendapatkan uang demi main game online di warnet."Dua pelaku ini, tercatat sebel
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top