Senin, 25 Juni 2018 | 18:10:38

Perintahkan Sekdako Tuntaskan Kemelut PJU, Walikota Firdaus: Itu Uang Rakyat, Tak Bisa Seenaknya

Sebarkan:
Internet
PEKANBARU -Sehari setelah kembali akif dari cuti kampanye Pilgubri, Walikota Pekanbaru DR H Firdaus,ST,MT, Senin (25/6/2018), langsung memerintahkan Sekdako Drs HM Noer untuk menuntaskan persoalan tunggakan penerangan jalan umum (PJU). 

Firdaus meminta Sekda untuk membayar tunggakan yang sempat bemasalah dengan pihak PLN Pekanbaru dan mengakibatkan kota Pekanbaru sempat gelap gulita lima hari terakhir.

"Tadi saya sudah perintahkan Sekda untuk menyelesaikannya, sehingga keluhan masyarakat soal lampu jalan bisa teratasi," ujar Firdaus kepada media di sela-sela kegiatan hari pertamanya kembali sebagai Walikota setelah menjalani masa cuti kampanye Pilgubri sejak akhir Februari silam.

Menurut Firdaus, selama masa cuti kampanye, ia sudah banyak mendapat laporan tentang kemungkinan pihak PLN akan memadamkan PJU di Kota Pekanbaru jika tunggakan pembayaran lampu jalan tersebut tidak dibayarkan paling lambat tanggal 20 Juni 2018. "Karena saya masih cuti dan nonaktif, saya kira persoalan itu dapat diselesaikan tadinya oleh Plt Walikota (Ayat Cahyadi,red)," kata Firdaus.

Di satu sisi, menurut Firdaus, ia bisa memahami kengototan PLN mendesak Pemko membayar tagihan lampu jalan sesuai dengan angka terbaru yang mereka sodorkan. Namun di sisi lain, karena anggaran yang akan dibayarkan Pemko Pekanbaru berasal dari APBD, tentunya, semuanya mesti dihitung dan disesuaikan dengan anggaran yang sudah diplot dari awal.

"Ini uang rakyat, saya tidak bisa seenaknya membayarkannya begitu saja. Kalau ada penambahan nilai pembayaran PJU ke PLN, maka itu harus atas persetujuan dengan pihak DPRD Pekanbaru," katanya.

Secara terpisah Sekdako HM Noer mengakui sudah diperintahkan oleh Walikota untuk menuntaskan tunggakan pembayaran PJU kepada PLN. "Ia sudah. Tadi Pak Walikota sudah memanggil dan memerintahkan saya untuk menyelesaikannya," ujar M Noer seraya menambahkan ia sudah meminta Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru untuk menindalanjutinya.

Menurut M Noer, titik masalah tunggakan PJU Pekanbaru bukan pada anggaran, tetapi ketidaksesuaian tagihan yang disodorkan pihak PLN dengan angka yang disepakati sebelumnya. Jika sebelumnya tagihan lampu jalan berkisar antara Rp6,5 miliar hingga Rp7 miliar per-bulan atau sekitar Rp21 miliar per-tiga bulan, justru PLN kemudian menyodorkan tagihan di angka Rp13 miliar per-bulan atau sebesar Rp39 miliar untuk per-3 bulan.

"Ini yang kemudian kita bicarakan kembali dengan pihak PLN. Namun mereka tetap ngotot bahwa itu sesuai kesepakatan dari tim bersama yang dibentuk Pemko dan PLN. Sehingga jika tidak dibayar seluruh lampu jalan akan dipadamkan mulai tanggal 20 Juni dan ternyata mereka memang melakukannya beberapa hari terakhir," ujar M Noer dengan wajah kesal.

Padahal, kata M Noer, bagi Pemko untuk pembayaran tersebut tidaklah semudah yang dimintakan oleh pihak PLN. Ada aturan yang mesti diperhatikan, termasuk kesesuaian pembayaran dengan nilai anggaran yang sudah disepakati  oleh DPRD pada saat APBD Pekanbaru disahkan. "Ini yang coba kita berikan pemahaman kepada pihak PLN. Namun ternyata tetap mereka ngotot begitu," ujar M Noer.

Menurut M Noer, pihaknya, kini tengah berupaya keras agar penerangan lampu jalan di Pekanbaru bisa dihidupkan lagi. Ada dua opsi yang ditawarkan, pertama menerima pembayaran yang diajukan Pemko sebesar Rp21 miliar dan mematikan lampu penerangan jalan liar, atau menerima dulu pembayaran yang diajukan Pemko saat ini dan jika nanti sepakat soal penambahan, akan dibayarkan pada pembayaran berikutnya. 

M. Noer berharap PLN bijak dalam persoalan ini karena akan sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari. Apalagi saat ini Pekanbaru, seperti halnya kota-kota lain di Riau, sedang bersiap untuk melakanakan hari 'H' pencoblosan Pemilu Kada Riau.

"Mudah-mudahan semua pihak bisa memahaminya terkait kondisi yang terjadi di Pekanbaru menjelang Pilgubri ini," harap M Noer. (***/rls)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 15:55:52

Ditembak Polisi Agar Ngaku Jadi Pembunuh, Sarif Divonis Bebas

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) membebaskan Sarif karena tidak terlibat pembunuhan. Kaki Sarif dilindas mobil dan ditembak agar mau mengaku sebagai pembunuh Mumuh (65). Kasus bermula saat Mumuh di
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:24:16

Sekda Ditahan, Begini Reaksi Pegawai Pemkab Tasikmalaya

Tasikmalaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir ditahan Polda Jabar atas dugaan korupsi dana hibah. Mendapat informasi pimpinannya ditangkap, pegawai di lingkungan Pemk
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:13:09

Awal Operasi Cabut Pentil, Tiga Mobil di Jalan Riau Jadi Sasaran

Bandung - Sebanyak tiga mobil terkena sanksi Operasi Cabut Pentil (OCP) pertama kali. Ketiga mobil tersebut parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan LL RE Martadinata (Riau), Kota Bandung.
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:43:01

ATM BRI di Pangkalpinang Dibobol Pencuri

Pangkalpinang - Sebuah ATM BRI di Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, dibobol pencuri. Pelaku pembobolan ATM terbilang profesional dan direncanakan. "Dari hasil olah TKP, pelaku s
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:39:39

Viral, Penampakan Enam Buaya di Bengawan Solo

Bojonegoro - Sebuah kabar beredar tentang penampakan buaya di Bengawan Solo viral di media sosial. Bahkan kabar tersebut menyebutkan tidak hanya ada satu ekor yang terlihat, tetapi enam ekor.Menanggapi ha
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:33:40

Bakamla Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia di Natuna

Jakarta - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia. Dua kapal tersebut diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia."Kapal patroli Bakamla
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:26:29

Viral Video Banser Latihan Intelijen, Begini Penjelasan Ansor

Jakarta - Video anggota Banser yang tengah berbaris dan bersiap mengikuti pelatihan intelijen dasar beredar di media sosial. Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan kegiatan terseb
 
Jumat, 16 November 2018 | 13:29:08

Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

ROKANHULU - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, K
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:50:59

Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Riau

Bengkalis - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terjerat di perangkap babi di Desa Batang Duku Kabupaten Bengkalis, Riau. Beruang terperangkap dalam jeratan yang sengaja dipasang warga di lokasi."Be
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:40:07

Belum Bisa Dievakuasi, Harimau Terjebak di Kolong Ruko Diberi Ayam

Indragiri Hilir - Sudah dua hari harimau Sumatera terjebak di kolong ruko di Pasar Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Harimau diberi makan daging ayam."Harimau tersebut belum bisa kita e
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:00:12

Tersangka Pembunuh Keluarga di Bekasi Dendam karena Sering Dimarahi

JAKARTA - Haris Simamora (HS) jadi tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris tega membunuh karena dendam kerap dimarahi oleh korban, Daperum Nainggolan. "Motifnya sering dimarahi," ucap Kabid Huma
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:10:36

Kisah Nenek Tua di Inhil yang Lebih Memilih Berjualan Jagung Manis Daripada Meminta-Minta

TEMBILAHAN - Demi melanjutkan hidup perempuan tua itu berjalan setapak demi setapak menjajakan jagung manis yang ia buat agar habis terjual.Nenek bernama Asni ini tak pernah mengenal waktu saat menjajakan jagun
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:02:43

Agen Simbolon : Setetes Keringat Buruh itu Berharga

MANDAU - "Setetes air keringat yang mengucur dari setiap inci tubuh seorang buruh, akan saya pastikan sangat berarti dan sangat berharga. Berarti dan berharga, sesuai dengan ketentuan hukum dan aturan perundang
 
Kamis, 15 November 2018 | 16:26:58

Banjir Inhu Riau Sudah Telan 3 Nyawa Anak

INHU - Banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau kembali menelan korban jiwa. Kali ini, bocah berusia dua tahun menjadi korbannya. Balita tersebut bernama Juna Muhammad Fauzi (2). Korban tewas di
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top