Rabu, 28 Desember 2016 | 11:29:21
Peristiwa

Dari Tahun Lalu, Kasus Narkotika di Kepulauan Meranti Meningkat

Laporan: Roy Rudi

Sebarkan:
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK
SELATPANJANG-Kasus tindak Pidana Narkotika di Kabupaten Kepulauan Meranti, terhitung mulai dari 2015 hingga Desember 2016 meningkat sekitar 10 persen.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIK melalui Kasat Narkoba Ali Azar S,Sos kepada Spiritriau.com mengatakan, mulai Januari, hingga Desember 2016 terdapat 44 kasus tindak pidana Narkotika yang melibatkan 55 orang tersangka.

Sedangkan kasus tindak pidana Narkotika sepanjang 2015 terdapat 34 kasus, dengan 64 tersangka. Menurut Alizar, jika dihitung jelas mengalami kenaikan sekitar 10 persen jika dibandingkan per Desember 2016.

"Tersagka tindak pidana narkoba ini, rata rata orang dewasa. Sebagian besar dari mereka (pelaku, red) adalah kurir, pengguna, serta pengedar. Selain itu dominan pelaku domisi warga Meranti,"ujarnya, Rabu siang (21/12) lewat telphone genggam.

Tambahnya lagi, untuk 2016 ini dari 44 kasus Narkotika tersebut diantaranya terdapat, 41 kasus Shabu-sabu, 1 kasus ganja kering, dan 2 kasus Ekstasy

"Terdapat 64 orang dengan rincian, 59 orang Laki-laki, 5 orang Perempuan," terangnya.

Selain itu Alizar menjelas, rata-rata semua yang terlibat dikenakan pasal 112 UU No 35 Tahun 2009. Untuk itu dirinya juga sangat berharap dalam menentang tindak penyalahgunaan Narkotika, pihaknya sangat membutuhkan kerjasama dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat dalam membasmi peredaran Narkoba.

Terpisah, Ketua BNK Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengatakan, Pemkab Meranti, bersama seluruh intansi telah melakukan berbagai upaya dalam pencegahan terhadap narkoba.

Namun dibalik upaya pencegahan peredaran barang haram ini semakin marak saja. Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk membentengi diri dengan agama, dan jangan pernah mencoba apalagi sampai mengkonsumsinya.

"Masyarakat juga harus proaktif untuk mencegah peredaran narkoba di perdesaan," ujarnya.

Sementara itu, Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ruslan meminta agar Pemkab Kepulauan Meranti melakukan tes urine terhadap seluruh kepala desa dan pejabat publik. Menurut Ruslan, untuk memberantas narkoba di Meranti, harus dimulai dari pejabatnya.

"Bagaimana masyarakatnya bersih dari narkoba, sementara pejabatnya mengkonsumsi narkoba," ujar Ruslan.

Selain meminta Pemkab melakukan tes urine, Ruslan juga meminta agar Pemkab Kepulauan Meranti serius untuk membentuk BNNK di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan dibentuknya badan tersebut, BNNK bisa membentuk Satuan Petugas (Satgas) Antinarkoba di setiap desa yang rawan terjadinya transaksi narkoba.

"Saya sudah berulangkali minta kepada Pemkab untuk membentuk BNNK, minimal melakukan tes urine. Namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pihak Pemkab untuk mendukung pemberantasan narkoba di Meranti," ujarnya. (roy)


 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 26 April 2018 | 16:41:40

Ramadan Sudah di Depan Mata, Bunda Jangan Lupa Bayar Utang Puasa Ya

JAKARTA - Ramadan 1439 H atau bulan puasa tahun ini akan tiba dalam beberapa pekan ke depan. Sebelum memasuki Ramadan, Anda diwajibkan membayar utang puasa yang belum terlunasi. Betapa pentingnya melunas
Kamis, 26 April 2018 | 16:32:11

Gempur Pasar, Pengiriman Samsung Duo Galaxy S9 Capai 8 Juta Unit Sebulan

SEOUL - Samsung sepertinya percaya diri dengan penjualan produk terbarunya duo Galaxy S9. Tercatat produsen ponsel Korea telah mengirimkan sebanyak 8 juta unit produknya ke seluruh pasar hanya dalam waktu
Kamis, 26 April 2018 | 16:25:46

Kakek di Dumai ini Tewas Ditabrak Mobil Jazz

DUMAI - Seorang kakek bernama Abu Bakar (72) tewas di tempat setelah ditabrak Mobil Honda Jazz berkecepatan tinggi di Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, pada Rabu (25/4/2018) malam kemarin.Korba
Kamis, 26 April 2018 | 16:21:50

Kaki Kim Sa Rang Patah saat Alami Kecelakaan di Italia

SEOUL - Kabar kurang menyedapkan datang dari dunia K-Pop. Artis cantik Kim Sa Rang mengalami kejadian tak mengenakan ketika berada di Italia. Dilansir Sindonews, Kim Sa Rang mengalami kecelakaan saat men
 
Berita Lainnya
Kamis, 26 April 2018 | 16:25:46

Kakek di Dumai ini Tewas Ditabrak Mobil Jazz

DUMAI - Seorang kakek bernama Abu Bakar (72) tewas di tempat setelah ditabrak Mobil Honda Jazz berkecepatan tinggi di Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, pada Rabu (25/4/2018) malam kemarin.Korba
 
Kamis, 26 April 2018 | 15:57:03

3 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Divonis Hukuman Mati

Jakarta - Tiga orang WN Taiwan yang menyelundupkan 1 ton sabu lewat pantai Anyer, Banten, dihukum mati. Penyelundupan dilakukan menggunakan kapal Wanderlust."Mengadili, menyatakan terdakwa Liao Guan Yu, C
 
Kamis, 26 April 2018 | 15:20:49

Pria Sidoarjo yang Hina Nabi Muhammad Kadernya, Demokrat Minta Maaf

Jakarta - Pemilik akun Facebook Rendra Hadi Kurniawan dilaporkan GP Ansor Sidoarjo lantaran menghina Nabi Muhammad SAW. Pria itu ternyata kader Partai Demokrat (PD). "Tadi kami sudah koordinasi dengan p
 
Kamis, 26 April 2018 | 08:55:11

Ayah P3rkosa Anak Kandung Lima Hari Berturut-turut

SENTANI - Kelakuan bejat oleh ayah terhadap anak kandungnya sendiri terjadi di Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Sang ayah dengan tega memperkosa anak kandungnya sendiri berulang kali. Kasus yang dike
 
Rabu, 25 April 2018 | 17:44:35

Kawasan Hutan Lindung Dipatok, Anggota Dewan Nazzarudin Arnazh Geram dan Marah

PANGKALANKERINCI-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Pelalawan Nazzarudin Arnazh geram dan marah mendapat kabar Pulau Mendol yang diberada di Kecamatan Kuala Kampar sudah dipatok-patok menjadi k
 
Rabu, 25 April 2018 | 14:45:23

Polisi Selidiki Penyebab Meledaknya Sumur Minyak Tradisional di Aceh

Jakarta - Polri masih menyelidiki penyebab meledaknya sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4/2018) dini hari. Terhitung 10 orang tewas dan 4
 
Rabu, 25 April 2018 | 13:45:43

Bongkahan Batu Selamatkan Dani saat Ledakan Gas Elpiji

Bandung - Dani (28) tiba-tiba beranjak dari tidurnya. Ledakan keras gas elpiji tiga kilogram yang merusak rumah kontrakan hampir saja mencelakainya.Dani mengontrak kamar berukuran 3 x 4 meter persegi di G
 
Selasa, 24 April 2018 | 17:13:01

DPRD Rohul Sesalkan Demo Tolak Pembangunan Waduk, Nono Patria : Asipirasi Itu Sudah Sampai di Pusat

ROKANHULU - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menyesalkan aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan Warga 4 desa di Kecamatan Rokan IV Koto, yang menolak pembangunan Waduk Rokan Kiri, senin sore k
 
Selasa, 24 April 2018 | 13:50:37

Diduga Dibakar Suami, Istri dan 2 Anaknya serta Pembantu Tewas Terpanggang

ROKANHILIR-Peristiwa terbakarnya sebuah toko Grosir di Simpang Kuntilanak, Dusun Mekar Jaya RT 08 RW 04 Kepenghuluan Sungai Besar Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir menewaskan 4 orang.Berdasarkan in
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:21:59

Lagi Cari Wangsit, Warga Blitar Ditemukan Tewas di Makam Keramat

Blitar - Warga Jalan Cibodas RT 03 RW 09 Kecamatan Kepanjen Kidul Blitar Kota ditemukan tewas di areal makam keramat. Korban bernama Hendri Yuasa (44) diketahui telah meninggal di Kompleks Pesarean Tundon
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:10:26

2 Pembobol Brangkas Ditembak Mati Saat Disergap Polisi

Tangerang Selatan - 2 Pembobol brangkas di Tangerang Selatan ditembak mati oleh polisi. Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu sempat menabrak polisi saat hendak ditangkap."Pada saat didekati pelaku
 
Selasa, 24 April 2018 | 10:13:23

Viralkan Video Mesumnya di Medsos, Pasangan Gay di Depok Divonis 3 Tahun Penjara

DEPOK - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, menjatuhkan putusan terhadap terdakwa sepasang gay atas nama Rudi Saputra alias Daniel selama tiga tahun penjara dan Muchsin alias Azis alia
 
Selasa, 24 April 2018 | 09:36:11

Diduga Dua Buah Bom Jenis Granat Ditemukan di Penyaringan Batu PT BIP Ujang Batu

ROKANHULU - Diduga dua buah Bom jenis Granat Nanas dalam kondisi berkarat, ditemukan warga di tempat yang sama hari tanggal yang berbeda bertempat di mesin penyarikan batu PT. Batu Inti Perkasa (BIP)
 
Senin, 23 April 2018 | 11:55:59

Polisi: Sopir yang Tabrak Mati Bocah 4 Tahun Kurang Hati-hati

Jakarta - Bocah Cantika (4) tewas tertabrak mobil Toyota Fortuner saat menyeberang di Jalan Palad, Pulogadung, Jakarta Timur. Polisi menyebut penyebab kecelakaan terjadi karena sopir Toyota Fortuner kurang
 
Senin, 23 April 2018 | 11:17:08

Gilanya Narkoba, Siswa SMP di Riau Pesta Sabu!

Pekanbaru - Lima pelajar terdiri dari SMP dan SMA di Pekanbaru terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ini karena ulah mereka yang ketangkap lagi nyabu di sebuah rumah kosong."Mereka semuanya pelajar,
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top