Senin, 17 September 2018 | 16:02:07
Nusantara

Empat Marinir Jadi Guru Di Sekolah Tapal Batas

Laporan : Afriyanto S

Sebarkan:
Dispen Kormar
KALTARA-  Jika bangsa bersatu maka menjadi kuat, jika bangsa bercerai maka bangsa menjadi lemah, jika bangsa lemah maka mudah dijajah. Untuk itu nilai Sumpah Pemuda harus diamalkan. Demikian penjelasan Kopda Marinir, M Khoirul Anwar kepada puluhan anak murid kelas III (tiga) Sekolah Tapal Batas, saat mengajarkan materi pelajaran Kewarganegaraan. Senin (17/9/2018).

Kopral Marinir ini adalah satu dari empat prajurit Korps Marinir yang diperbantukan menjadi guru sukarela, di sekolah yang beralamat Jalan Asnur DG, Pasau RT 5, Dusun Limau, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabuoaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Sementara itu, tiga prajurit Marinir lainnya adalah Kopda Mar Satiman, Praka Mar Muhamad Juber dan Sertu Mar Mustofa. Mereka adalah anggota TNI penjaga perbatasan Indonesia-Malaysia, anggota Satgas Marinir Ambalat XXIII tahun 2018 yang ditempatkan di Pulau Sebatik Kalimantan Utara.

Sejak 28 Agustus 2018, setiap hari senin hingga sabtu. Keempat Marinir ini berangkat dari Markasnya yang tidak jauh dari laut. Dengan mengendarai sepeda motor kearah perbukitan sejauh 25 kilometer dengan satu tujuan mulia, membantu anak-anak Sekolah Tapal Batas memperoleh pendidikan dan pengetahuan yang cukup dan layak.

Disela-sela tugasnya sebagai penjaga perbatasan Indonesia-Malaysia di Sebatik, mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya demi terciptanya generasi muda Indonesia yang pandai dan cerdas.

Sekolah Tapal Batas berdiri pada tahun 2012 dengan Kepala Sekolah, Hj Suraidah seorang Bidan di Desa tersebut. Sekolah ini hanya memiliki tenaga pengajar sukarela sebanyak 3 orang, dengan jumlah siswa siswi 47 orang, yang terbagi dalam 5 kelas. Dan untuk diketahui, siswa-siswi di sekolah Tapal.Batas adalah anak-anak dari TKI yang bekerja di Malaysia.

Melihat kondisi tersebut, Satgas Marinir Ambalat XXIII Tahun 2018 yang ditempatkan di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara dipimpin Kapten Marinir, Yusuf Muchram Pribadi, bertekad membantu sekolah tersebut sebagai tenaga pengajar sukarela, termasuk membantu pembangunan sarana dan fasilitas sekolah.

"Tugas kami di sini selain menjaga perbatasan Negara Republik Indonesia-Malaysia juga melaksanakan kegiatan pembinaan Teritorial. Salah satunya menjadi tenaga pengajar pada Sekolah Tapal Batas yang setara dengan Sekolah Dasar ini. Kami mengisi materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Keagamaan, olah raga, Kedisiplinan, dan Eskul beladiri, "ujar Kapten Yusuf. (Aft/rls).
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:29:20

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian Keuangan menepis pose itu merupakan bagian dari
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:26:45

4.579 Personel Akan Mengamankan Pertandingan AFC U-19 Indonesia vs Taiwan di SUGBK

JAKARTA - Sebanyak 4.579 personel gabungan akan mengamankan pertandingan AFC U-19 antara timnas Indonesia Vs Taiwan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). "Nanti malam di GBK, AFC U-19, antara keseb
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:22:43

Fadli Zon Bela Ahmad Dhani: Masak Ngomong Idiot Jadi Tersangka?

Jakarta - Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik oleh Polda Jatim. Fadli Zon mengkritik penetapan status tersangka kompatriotnya di Gerindra ini."Saya kira hukum jadi nggak netr
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:20:52

Harga Telur Ayam Merosot di Tengah Mahalnya Jagung

SOLO - Paguyuban Peternak Ayam Petelur Solo menggelar aksi unjuk rasa terkait harga telur ayam jauh di bawah harga pokok produksi (HPP). Aksi yang digelar di Bundaran Gladak, Solo, mereka juga membawa sejuml
 
Berita Lainnya
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:39:46

Gempa 5,3 SR Guncang Aceh Barat

JAKARTA - Gempa 5,3 skala Richter (SR) kembali mengguncang Kabupaten Aceh Barat, Kamis (18/102018) sekira pukul 11.29 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Badan Meteorologi
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:26:43

Pemerintah Pusat Kembali Salurkan 500 Ton Beras untuk Korban Bencana Sulteng

PALU - Pemerintah pusat menyetujui penambahan alokasi beras sebanyak 500 ton untuk korban gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Direktur Opera
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 09:04:35

Prajurit TNI Laksanakan Operasi Kecil Hemoroid Warga Lombok

JAKARTA - Prajurit dari Satuan Kesehatan TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Satkes Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi melaksanakan operasi hemoroid (benjolan daging pasca operas
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:58:34

Bakamla Gelar Rakor Monev Kebijakan Kamla

JAKARTA - Direktorat Kebijakan Kamla menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kebijakan bertema "Melalui Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kita Tingkatkan Kinerja Personil Bakamla yang K
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:53:33

Penmil PTRI Hadiri Pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York

New York - Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si. menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Ban
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:50:07

Panglima TNI Kunjungi Posko Bersama Kogasgabpad NTB

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D. dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manus
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:46:51

TNI Bantu Berikan Pendidikan Dasar Kepada Murid SD

JAKARTA - Bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala dengan kekuatan 7,4 skala richter beberapa waktu yang lalu, meninggalkan luka yang mendalam bagi warga setempat, yang menghancurkan banguna
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:41:52

Panglima TNI Kunjungan Kerja ke Wilayah Indonesia Timur

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D. dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko Bidang PMK) P
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:55:25

TNI Dirikan 100 Tenda Huntara Pengungsi di Balentuma Donggala

JAKARTA - Gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 skala richter yang menerjang Provinsi Sulawesi Tengah beberapa hari lalu, telah mengakibatkan porak-paranda sebagian besar bangunan perkantoran, sekolah,  
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:50:21

Kronologi Bocah 7 Tahun Pengungsi Gempa Palu Dicabuli Seorang Pemuda

MAKASSAR - Polrestabes Makassar merilis kasus pencabulan anak di bawah umur yang menimpa bocah berinisial HS (7), siswi sekolah dasar (SD). Korban adalah anak korban gempa Palu yang mengungsi ke ke rumah
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:42:44

Pria Misterius Remas Payudara Tiga Perempuan di Pangkalan Bun Timbulkan Keresahan

KOBAR - Peristiwa kriminal dengan meremas organ intim wanita terjadi di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Tiga korban perempuan yang merupakan karyawan toko ponsel jadi korban
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:58:48

Prajurit TNI bersama Warga Bersihkan Puing-Puing di Desa Jeringo Lombok

JAKARTA - Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca gempa di wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, masih terus melakukan ber
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:55:09

TNI Dirikan 1.300 MCK Darurat di Pengungsian Palu

JAKARTA - Prajurit TNI Satgas Penanggulangan Bencana Divisi Infanteri 3/Kostrad (Satgas Divif-3 Kostrad) dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara 16/Sula Bhuana Cakti (Yonarhanud 16/SBC) yang tergabung da
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:50:25

Panglima TNI Terima Audiensi Ketua Pelaksana INASGOC

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima audiensi Ketua Pelaksana Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) yang diwakili oleh Wakil Ketua Pelaksana INASGOC 2018
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:43:24

Bakamla Rumuskan Sistem Penilaian Beban Kerja Awak Kapal

JAKARTA - Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Analisis Beban Kerja Awak Kapal di lingkungan Bakamla tahun 2018, d
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top