Minggu, 11 Maret 2018 | 20:53:56

Kebakaran di Teluk Kiambang, Pos Terpadu Bhabinkamtibmas dan Babinsa Turut Terbakar

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
Tampak Api yang sedang melahap rumah warga dan 1 pos terpadu Bhabinkamtibmas serta babinsa di Teluk Kiambang.
TEMPULING - Musibah kebakaran menghanguskan 4 unit rumah milik masyarakat dan 1 bangunan Pos Terpadu Bhabinkamtibmas/Babinsa di RT. 011/RW. 01 Pasar Teluk Kiambang Desa Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu pagi, 11/3/2018, sekira pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun reporter spiritriau.com, pemilik rumah yang terbakar adalah :
1. M. Saleh (39), pekerjaan Wiraswasta, alamat RT.011 RW. 01 Pasar Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling.

2. Abdul Aziz (42) pekerjaan wiraswasta, alamat RT.011 RW. 01 Pasar Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling.

3. Juriah (45) pekerjaan wiraswasta, alamat RT.011 RW. 01 Pasar Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling.

4. Afriadi (34) pekerjaan wiraswasta, alamat RT.011 RW. 01 Pasar Teluk Kiambang Kecamatan Tempuling.

5. Pos Terpadu Bhabinkamtibmas/Babinsa.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tempuling AKP. Suwernedi membenarkan terjadinya kebakaran itu. Berdasarkan keterangan dari korban M. Saleh, kebakaran itu diketahuinya, saat melihat di atas  plafon rumahnya, muncul asap dan sesaat kemudian terlihat api mulai membesar. Saleh mencoba memadamkan api tersebut dengan menyiramkan air. 

Namun upaya tersebut tidak berhasil, karena api malah semakin besar. Saleh lalu berteriak meminta tolong kepada masyarakat sekitar. Masyarakat yang berdatangan berjibaku membantu memadamkan api tersebut dengan alat seadanya berupa ember dan peralatan lain. 

Karena bangunan tersebut terbuat dari kayu yang sudah tua, api kemudian merembet ke bangunan rumah sebelah yang juga terbuat dari kayu. Tak lama kemudian api juga merembes ke Pos terpadu Bhabinkamtibmas / Babinsa yang bersebelahan dengan rumah yang terbakar tersebut. Api baru dapat dikuasai sekitar pukul 10.00 WIB, dengan menggunakan mesin Robin milik Desa Teluk Kiambang. Kerugian materi diperkirakan lebih kurang Rp. 580 juta rupiah, sedangkan korban jiwa nihil.

Sebelum kejadian, listrik dalam keadaan mati, dan saat kebakaran itu terjadi, listrik baru saja menyala kembali. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik, dan saat ini masih dalam penyelidikan Polsek Tempuling. (adp)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 12 Desember 2018 | 22:02:07

Terbaik se Riau, Sakinah : Ini Keberhasilan Seluruh Warga Bagan Sinembah

ROKANHILIR-Kecamatan Bagan Sinembah akhirnya dinobatkan sebagai kecamatan terbaik se Propinsi Riau dalam penilaian Evaluasi Kerja Kecamatan yang dilakukan beberapa bulan lalu.Dalam penilaian yang dilakukan oleh
Rabu, 12 Desember 2018 | 21:28:00

Pawai MTQ Provinsi Riau Ke 37 dibuka Gubernur Riau, Kafilah Siak di Pimpin Syamsuar

PEKANBARU - Pawai taaruf Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau yang ke 37 tahun 2018 di Pekanbaru secara resmi dilepas Gubernur Riau Wan Thamrin dengan begitu meriah, yang  diikuti 12 Kabupaten/Kot
Rabu, 12 Desember 2018 | 20:22:43

Program Nabung, BritAma di BRI Cabang Pasir Pengaraian Bisa Dapat Hadiah HP dan Emas

ROKANHULU Untuk menggiatkan nasabah dalam menabung di PT Bank Rakyat Indonesia (PT BRI) Kantor Cabang Pasir Pengaraian, Bank BRI terus melakukan terobosan dan inovasi dalammenyediakan berbagai produk tabungan
Rabu, 12 Desember 2018 | 20:05:59

Mitra Kerja HK-i Pekdum 4 Lakukan Aktifitas di Kawasan Hutan SM Balai Raja, BBKSDA Riau Larang Keras

PINGGIR - Terkait adanya kegiatan aktifitas pengerukan tanah timbun oleh salah satu mitra kerja perusahaan Hutama Karya infrastruktur (HK-i) di wilayah Sektor atau Pekdum 4, yakni PT.Raja Tawar Mula Jadi (RTMJ)
 
Berita Lainnya
Rabu, 12 Desember 2018 | 20:05:59

Mitra Kerja HK-i Pekdum 4 Lakukan Aktifitas di Kawasan Hutan SM Balai Raja, BBKSDA Riau Larang Keras

PINGGIR - Terkait adanya kegiatan aktifitas pengerukan tanah timbun oleh salah satu mitra kerja perusahaan Hutama Karya infrastruktur (HK-i) di wilayah Sektor atau Pekdum 4, yakni PT.Raja Tawar Mula Jadi (RTMJ)
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 16:54:52

Alat Berat yang Menguruk Jalan Berlubang di Kutawaringin Ambles

Kabupaten Bandung - Backhoe yang melakukan penggurukan di jalan ambles yang membentuk lubang di Kacamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, ikut ambles.Pantauan detikcom, Rabu (12/12/2018) alat b
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 16:07:14

Penyebab 2 Nelayan Tewas dan 3 Pingsan Keracunan Ikan Pirek Diselidiki

Lamongan - Polisi turun tangan menyelidiki tewasnya 2 nelayan dan 3 lainnya pingsan keracunan ikan pirek atau ikan busuk. Polisi akan menyelidiki penyebab pasti keracunan tersebut.Kasatreskrim
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 15:57:41

Nekat! Pemulung di Bali Curi Kotak Amal Masjid di Markas TNI

Denpasar - Aditya Awanda (21) diciduk polisi karena tertangkap basah mencuri kotak amal masjid. Aksinya pun terbilang nekat karena mencuri kotak amal Masjid Agung Sudirman yang berlokasi di Mako
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 14:59:16

Sita Rp 1,5 Miliar, KPK Duga Uang Setoran Kepala Sekolah untuk Bupati Cianjur

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Cianjur pada Rabu (12/12). KPK menangkap enam orang. Mulai dari Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchta
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 14:45:05

Radikalisme Disebut Sebagai Penyebab Maraknya Poligami

JAKARTA - Aktivis Asian Muslim Action Network (AMAN) Ruby Khalifah mendukung rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menghapuskan poligami. Sebab, dia menilai, poligami hanya akan menyengsarakan pe
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 13:56:20

Orangutan Ditemukan Tinggal Tulang di Karo Sumut

Medan - Bayi orangutan ditemukan mati di Desa Rihtengah, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Komando Distrik Militer 0205 Tanah Karo dan Orangutan Information Centre (OIC) menyelidiki kem
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 13:40:51

Bejat! Ayah di Riau Perkosa Putrinya Selama 15 Tahun

Pekanbaru - Bejat. Inilah yang dilakukan warga Kabupaten Meranti Riau, Rahim. Ia menggauli putri kandungnya selama 15 tahun. Korban disetubuhi sejak duduk di kelas IV SD."Tersangka Rahim sekarang sudah ki
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:35:17

Sejumlah Laptop Siswa SMPN 145 Jakarta Raib Digondol Maling

Jakarta - Sejumlah laptop siswa SMPN 145 Jakarta hilang digondol maling. Kasus itu masih dalam penyelidikan polisi."Ada (kejadiannya) tapi sedang diupayakan kita ungkap. Sedang kita lakukan peny
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:24:11

Warga Jember Tewas Akibat Bondet yang Dirakit Sendiri Meledak

Jember - Seorang pria, Suartik alias Muhlas (50) tewas mengenaskan di depan rumahnya saat merakit bondet (Petasan bantingan). Warga Dusun Karanganom Blok Tenggir, Desa Karangbayat, Kecamatan Sum
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 10:56:23

Wisata ke Air Terjun, 3 Murid SD Terpeleset dan Tenggelam

KOTA BATU - Bermaksud hendak berwisata bersama teman - teman dengan tajuk kegiatan outbond. Ternyata tiga orang murid dari SD Insan Mulia tenggelam di air terjun Coban Talun, di Desa Tulungrejo, Kecamatan
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 10:53:01

Banjir Pekanbaru, Siswa SMP yang Hanyut di Sungai Ditemukan Tewas

Pekanbaru - Siswa SMPN 33 Pekanbaru, Gilang Yusup (14), yang sebelumnya hanyut di sungai sudah diketemukan dalam kondisi tewas. Gilang hanyut di sungai kecil saat lagi banjir."Korban sudah diket
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 10:49:45

Bocah SD Ambruk Ditikam Pelajar SMP

MAKASSAR - Pelaku penikaman bocah laki-laki inisial MF (12) akhirnya ditangkap oleh Anggota Resmob Polsek Makassar bersama Tim Jatanras Polrestabes Makassar. Pelakunya inisial F (14) ditangkap bersama te
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 10:40:29

Nelayan Situbondo Tenggelam Saat Mengambil Tempat Ikan yang Jatuh

Situbondo - Maunya mencari nafkah, tapi malah berujung musibah. Begitulah yang menimpa Suyat, nelayan asal Wonosari Bondowoso. Pria 35 tahun itu dinyatakan hilang di laut, saat mencari ikan di P
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 10:27:33

Curhat PNS Guru di Pandeglang Kena Pungli untuk Kenaikan Pangkat

Pandeglang - 103 PNS guru SMA/SMK di Pandeglang diduga diperas untuk proses kenaikan pangkat. Mereka dimintai Rp 650 ribu/orang oleh oknum dari Dinas Pendidikan sebagai syarat kenaikan pangkat.
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top