Jumat, 8 Juni 2018 | 22:18:17

Jelang Berbuka Puasa, Bea Cukai Dumai Temukan 5 Kg Shabu Tak Bertuan

Laporan : Vivi Mulfita Sari

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Bea Cukai Dumai saat menyiapkan berita acara penyerahan barang bukti Shabu ke Polres Dumai.
DUMAI - Jelang waktu berbuka puasa, Bea Cukai Dumai berhasil mengamankan narkoba jenis Shabu sebanyak enam paket seberat kurang lebih 5 Kg yang di selundupkan dari batam menggunakan kapal ferry Dumai, Jumat (8/6) petang.

Penyelundupan narkoba yang terjadi melalui jalur transportasi laut ini memanfaatkan arus mudik lebaran para, disaat jalur laut tengah ramai-ramainya dan pelaku memanfaatkan kesempatan itu. 

Namun sayangnya, petugas Bea Cukai Dumai tidak menemukan siapa pemilik serbuk haram tersebut.  Kaut dugaan pemilik langsung kabur saat petugas menemukan paket sabu yang terdeteksi X-ray di Pelabuhan Pelindo Jalur Internasional.

Tertangkapnya sabu tak bertuan tersebut diamankan saat pemerikaaan x-tray barang dan ditemukan barang mencurigakan dari salah satu barang penumpang.

Saat ini lima paket sabu itu diamankan di kantor KPPBC Dumai, petugas tampak hilir mudik keluar masuk ruangan penyidikan.

Petugas juga tampaknya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian resort Dumai yakni  Satnarkoba.  Bahkan Kasatnarkoba Polres Dumai langsung memimpin pengembangan kasus penyelundupan narkoba tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak KPPBC Dumai belum memberikan keterangan resminya terkait tangkapan diduga sabu seberat 5 Kg tersebut. 

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan mengatakan pihak BC Dumai memang sudah berkoordonasi dengan pihaknya, namun untuk keterangan resmi dan rilis temuan sabu itu bakal di lakukan BC Dumai. "Memang pengembangan dilakukan bersama, tapi untuk keterangan lebih lanjut BC Dumai yang menjelaskan," ujarnya.

Sedangkan Humas BC Dumai, Khairul Anwar menyebutkan dirinya belum bisa memberikan keterangan.

Untuk diketahui Dumai memang menjadi jalur favorit penyelundupan narkoba. Namun biasanya Dumai hanya jadi tempat transit sebelum sabu itu diedarkan di Medan, Pekanbaru bahkan Jakarta. Itu terbukti dengan beberapa kali penangkapan sabu dengan jumlah besar di Dumai. (vie)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 19 November 2018 | 16:57:13

Gedung Granadi Disita, Nilainya Masih Ditaksir

Jakarta - Gedung Granadi disita negara. Gedung yang masuk dalam aset yayasan Supersemar ini masih ditaksir nilainya untuk dilelang. "Sudah lama (disita)," kata pejabat Humas PN Jaksel Achmad Guntu
Senin, 19 November 2018 | 16:53:31

Selang Beberapa Menit, Gempa 4 SR Kembali Guncang Mamasa

TANA TORAJA - Gempa bumi berkekuatan 4,0 skala richter (SR) kembali mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Senin (19/11/2018) pukul 15.23 Wita selang gempa 3,0 SR mengguncang beberapa menit lalu
Senin, 19 November 2018 | 16:47:14

Petani di Ngawi Tewas Setelah Dibacok Kerabat Sendiri

Ngawi - Seorang petani warga Dusun Sepreh Desa Selopuro Kecamatan Pitu, Ngawi, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Korban Sutarno (40) kondisinya penuh luka bacokan pada leher belakang.
Senin, 19 November 2018 | 16:44:04

Kabur dari Sirkus, Tujuh Unta Datangi Supermarket di Jerman

BERGEN  Sebuah foto aneh yang memperlihatkan beberapa unta berkeliaran di bawah terang bulan di dekat sebuah supermarket di Bergen, Jerman. Kejadian membuat warga yang kebingungan menghubungi polisi.
 
Berita Lainnya
Senin, 19 November 2018 | 16:38:40

Paman Cabuli Keponakannya yang Masih Sekolah SD hingga Keguguran 2 Kali

SURABAYA - Seorang paman di Surabaya, tega mencabuli keponakannya sendiri yang masih di bawah umur selama satu tahun lebih hingga mengakibatkan korban mengalami keguguran dua kali. Parahnya, kelakuan beja
 
Senin, 19 November 2018 | 16:30:47

Lagi, 5 Anak di Surabaya Tertangkap Basah Sedang Ngelem

Surabaya - Kembali anak ngelem ditemukan di Surabaya. Kali ini lima anak di bawah umur tertangkap basah oleh Satpol PP sedang ngelem di Jalan Banyu Urip Kidul V, Surabaya.Kepala Satpol PP Suraba
 
Senin, 19 November 2018 | 15:32:11

Pengungsi Afghanistan di Medan Demo Minta Dikirim ke Negara Penampung

JAKARTA  - Puluhan pengungsi asal Afghanistan berunjuk rasa di Jalan Listrik, Medan, Senin (19/11). Mereka meminta perhatian dunia agar segera dikirim ke negara ketiga dan kekerasan
 
Senin, 19 November 2018 | 15:01:34

Periksa Saksi, Polisi Buru Pembunuh Dufi yang Mayatnya dalam Drum

Jakarta - Polisi memeriksa dua orang saksi di lokasi ditemukannya mayat Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi di dalam drum di Klapanunggal, Bogor. Polisi masih mengidentifikasi ciri-ciri pelaku."Berdasarkan
 
Senin, 19 November 2018 | 14:34:11

Belum Miliki Rekomendasi, PT. Crane Worldwide Logistics Sudah Eksploitasi Tanah Timbun

BENGKALIS - Perusahaan Crane Worldwide Logistics, yang merupakan salah satu perusahaan mitra kerja pihak pengembang jalan Tol Pekanbaru-Dumai, PT.Hutama Karya infrastruktur (HKi) yang berada di sektor 4 (em
 
Senin, 19 November 2018 | 14:08:09

Pesan Terakhir Dufi ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas: Mah Saya Sudah di Stasiun

BOGOR - Adik Kandung Abdullah Fitri Setiawan, Muhammad Ali Ramdoni mengatakan, korban terakhir melakukan komunikasi dengan istrinya pada Jumat (16/11) lalu. Abdullah alias Duffi sapaan akrabnya tewas ditemu
 
Senin, 19 November 2018 | 13:46:53

Usai Tes CPNS, Kakak Beradik di Riau Tewas Tertabrak Truck

PELALAWAN - Siska Lestari (26) dan adiknya, Martia Tri Utami (21) tewas setelah motor yang dikendarai mereka ditabrak truck Colt Diesel. Truck yang dikemudikan Rudi Hartono (33) itu mena
 
Senin, 19 November 2018 | 11:51:20

Kakek Sukimin Ditemukan Tewas di Bawah Bambu, Urat Lehernya Putus

Magetan - Seorang warga Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Magetan ditemukan tewas di belakang rumahnya. Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan. Urat lehernya terputus dengan menyisakan bekas luka
 
Senin, 19 November 2018 | 11:46:28

Akiong Catut Nama Kapolda Riau Minta Jatah Preman ke Pengrajin Kapal

ROKANHILIR - Satuan Reskrim Polres Rokan Hilir akhirnya menangkap Gusta Lim alias Akiong. Dia diduga mencatut nama Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo untuk memungut uang ke sejumlah pengusaha pengraji
 
Senin, 19 November 2018 | 11:29:51

Diduga Anak Bermain Mancis, Rumah Warga Kunto Darussalam Lesap Dilalap Api

ROKANHULU - Rumah Sukirman (53) warga Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ludes dilalap sijago merah, Minggu, (18/11/2018) sekira pukul 13:00 wib. Peristiwa
 
Senin, 19 November 2018 | 11:00:55

Buaya yang Terkam Bocah hingga Tewas di Riau Ditangkap Warga

ROKANHULU  - Warga di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau menangkap seekor buaya raksasa. Buaya itu diyakini warga yang menyerang bocah Rahmad (7) hingga tewas."Mend
 
Senin, 19 November 2018 | 10:38:04

Heboh! Tahanan Pria Potong Kelaminnya Lalu Buang ke Kloset

Makassar - Entah apa yang ada di benak IS (28) hingga nekat memotong alat vitalnya. Tahanan di Rutan Klas II B Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), itu lalu membuangnya ke kloset."Iya benar ada
 
Senin, 19 November 2018 | 10:22:09

Penemuan Mayat dalam Drum, Polisi: Istri Tak Tahu Pekerjaan Korban

Jakarta - Mayat pria yang ditemukan di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor diketahui bernama Abddullah Fitri Setiawan. Korban diduga mantan wartawan. "Dulu pernah jadi wartawan RR
 
Sabtu, 17 November 2018 | 20:46:21

Warga Resah, Peningkatan Jalinsum Diseputaran Wilayah Kabupaten Bengkalis Ciptakan Kemacetan

BENGKALIS - Kondisi arus lalu-lalintas di beberapa titik di sepanjang jalan lintas sumatera (Jalinsum), tepatnya diseputaran wilayah Kabupaten Bengkalis, selalu macet dan menimbulkan keresahan masyarakat penggu
 
Sabtu, 17 November 2018 | 16:58:21

Bus Eka Terguling di Ngawi, 13 Penumpang Terluka

Ngawi - Bus Eka terguling di Jalan Raya Ring Road Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Ngawi. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu. Kecelakaan itu membuat 13 penumpang bus bernopol D 7355
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top