Kamis, 7 Juni 2018 | 16:22:47
Peristiwa

Lanal Dumai Amankan 7 Orang WNA Ilegal

Laporan : Vivi Mulfita Sari

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Tujuh orang WNA Ilegal asal Myanmar etnis Rohingya yang diamankan oleh Lanal Dumai.
DUMAI - Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan penyeludupan 7 orang Warga Negara Asing (WNA) Myanmar etnis Rohingya yang akan masuk ke negara Malaysia secara illegal. 

Tujuh orang WNA Myanmar tersebut ditemukan tim Lanal Dumai ketika akan berangkat ke Malaysia bersembunyi di hutan Bakau di sekitar pantai purnama Dumai, pada Rabu (6/6/2018) kemarin.

"Penggerebekan terhadap Imigran Illegal WNA Myanmar/Rohingya yang merupakan warga Rohingya tersebut, dilaksanakan berdasarkan informasi yang diperoleh tim Lanal Dumai pada Rabu tanggal 6 Juni 2018 pukul 07.30 WIB, bahwa ada WNA Rohingya dari Medan dengan menggunakan kenderaan roda empat menuju Dumai dan akan berangkat ke Malaysia secara illegal," kata Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino, Rabu (6/6/2018).

Dijelaskannya, pada pukul 08.00 WIB tim Lanal Dumai melaksanakan penyisiran di sekitar pantai purnama Dumai dengan menggunakan 2 unit sarana patroli Lanal Dumai, Sea Rider 1 dan Sea Rider 2. Dan pada pukul 09.00 WIB tim Lanal Dumai dengan menggunakan Sea Rider 2 melihat ada 1 unit Speed Boat yang disamarkan di bakau-bakau dengan beberapa orang berkumpul di sekitar Speed Boat. 

Selanjutnya tim Lanal Dumai dengan menggunakan Sea Rider 2 langsung melaksanakan penggerebekan dan didapati 1 unit Speed Boat mesin 55 PK dengan 7 orang WNA Rohingya bersembunyi di bakau-bakau dan 1 orang yang tidak dikenali identitasnya berhasil melarikan diri.  

Ketujuh orang WNA Rohingya dan 1 unit Speed Boat mesin 55 PK dibawa ke Posmat Sungai Dumai untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 7 orang WNA Rohingya tersebut, salah satunya Abdul Kasim warga Rohingnya mengaku, untuk dapat berangkat ke Malaka Malaysia mereka dibantu seorang pengurus di Medan inisial HS yang merupakan WNA Myanmar. 

Pada tanggal 25 Mei 2018 sekitar pukul 20.00 WIB HS membawa ketujuh orang WNA Myanmar/Rohingya tersebut dengan menggunakan kendaraan roda empat menuju Jalan Suka Karya Dumai, kemudian setelah sampai disana ketujuh orang WNA Myanmar/Rohingya tersebut diserahka kepada YS, dan mereka sempat ditampung selama 11 hari dan disembunyikan di pondok-pondok disekitar daerah Suka Karya. 

Abdul Kasim juga mengaku untuk berangkat ke Malaka Malaysia mereka sudah membayar sebesar Rp 13 juta kepada YS.

Terkait dugaan pelanggaran ke Imigrasian oleh ke 7 orang WNA Myanmar/Rohingya tersebut, pihak TNI AL dalam hal ini Lanal Dumai akan melaksanakan koordinasi ke pihak Imigrasi Dumai. "Lanal Dumai juga akan terus melakukan penyelidikan terhadap oknum-oknum yang berusaha mencari ke untungan dari kegiatan tersebut," tutup Danlanal. (Vie)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 15:55:52

Ditembak Polisi Agar Ngaku Jadi Pembunuh, Sarif Divonis Bebas

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) membebaskan Sarif karena tidak terlibat pembunuhan. Kaki Sarif dilindas mobil dan ditembak agar mau mengaku sebagai pembunuh Mumuh (65). Kasus bermula saat Mumuh di
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:24:16

Sekda Ditahan, Begini Reaksi Pegawai Pemkab Tasikmalaya

Tasikmalaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir ditahan Polda Jabar atas dugaan korupsi dana hibah. Mendapat informasi pimpinannya ditangkap, pegawai di lingkungan Pemk
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:13:09

Awal Operasi Cabut Pentil, Tiga Mobil di Jalan Riau Jadi Sasaran

Bandung - Sebanyak tiga mobil terkena sanksi Operasi Cabut Pentil (OCP) pertama kali. Ketiga mobil tersebut parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan LL RE Martadinata (Riau), Kota Bandung.
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:43:01

ATM BRI di Pangkalpinang Dibobol Pencuri

Pangkalpinang - Sebuah ATM BRI di Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, dibobol pencuri. Pelaku pembobolan ATM terbilang profesional dan direncanakan. "Dari hasil olah TKP, pelaku s
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:39:39

Viral, Penampakan Enam Buaya di Bengawan Solo

Bojonegoro - Sebuah kabar beredar tentang penampakan buaya di Bengawan Solo viral di media sosial. Bahkan kabar tersebut menyebutkan tidak hanya ada satu ekor yang terlihat, tetapi enam ekor.Menanggapi ha
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:33:40

Bakamla Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia di Natuna

Jakarta - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia. Dua kapal tersebut diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia."Kapal patroli Bakamla
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:26:29

Viral Video Banser Latihan Intelijen, Begini Penjelasan Ansor

Jakarta - Video anggota Banser yang tengah berbaris dan bersiap mengikuti pelatihan intelijen dasar beredar di media sosial. Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan kegiatan terseb
 
Jumat, 16 November 2018 | 13:29:08

Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

ROKANHULU - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, K
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:50:59

Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Riau

Bengkalis - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terjerat di perangkap babi di Desa Batang Duku Kabupaten Bengkalis, Riau. Beruang terperangkap dalam jeratan yang sengaja dipasang warga di lokasi."Be
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:40:07

Belum Bisa Dievakuasi, Harimau Terjebak di Kolong Ruko Diberi Ayam

Indragiri Hilir - Sudah dua hari harimau Sumatera terjebak di kolong ruko di Pasar Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Harimau diberi makan daging ayam."Harimau tersebut belum bisa kita e
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:00:12

Tersangka Pembunuh Keluarga di Bekasi Dendam karena Sering Dimarahi

JAKARTA - Haris Simamora (HS) jadi tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris tega membunuh karena dendam kerap dimarahi oleh korban, Daperum Nainggolan. "Motifnya sering dimarahi," ucap Kabid Huma
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:10:36

Kisah Nenek Tua di Inhil yang Lebih Memilih Berjualan Jagung Manis Daripada Meminta-Minta

TEMBILAHAN - Demi melanjutkan hidup perempuan tua itu berjalan setapak demi setapak menjajakan jagung manis yang ia buat agar habis terjual.Nenek bernama Asni ini tak pernah mengenal waktu saat menjajakan jagun
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:02:43

Agen Simbolon : Setetes Keringat Buruh itu Berharga

MANDAU - "Setetes air keringat yang mengucur dari setiap inci tubuh seorang buruh, akan saya pastikan sangat berarti dan sangat berharga. Berarti dan berharga, sesuai dengan ketentuan hukum dan aturan perundang
 
Kamis, 15 November 2018 | 16:26:58

Banjir Inhu Riau Sudah Telan 3 Nyawa Anak

INHU - Banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau kembali menelan korban jiwa. Kali ini, bocah berusia dua tahun menjadi korbannya. Balita tersebut bernama Juna Muhammad Fauzi (2). Korban tewas di
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top