Senin, 9 Januari 2017 | 15:54:34
Peristiwa

Warga Kembung Luar Kesal Tiap Hari Listrik mati

Laporan: Afdal Aulia

Sebarkan:
Net
ilustrasi
BANTAN-Sejumlah warga Kembung Luar kecamatan Bantan dan sekitarnya mengaku kesal terkait pemadaman yang dilakukan PLN Bengkalis. Saban hari hampir bisa dipastikan terjadi pemadan. Terkadang lamanya pemadaman bisa sampai berjam-jam.

Parahnya lagi, kondisi tersebut bukan baru terjadi sebulan atau dua bulan terakhir, tapi sekitar 3 tahun lalu atau sejak aliran listrik masuk ke rumah mereka. Selama ini monyet selalu saja menjadi 'kambing hitam' terjadinya pemadaman tersebut, kini entah 'binatang' apa lagi yang bakal dikambing hitamkan oleh PLN.

Pemadaman yang dilakukan oleh PLN juga tidak terjadwal, bisa pagi. Siang ataupun malam. Satu hari bahkan bisa berkali-kali, "Kalau dianalogikan pemadaan listrik itu seperti minum obat, saya yakin masyarakat Kembung Luar dan sekitarnya sudah pada over dosis," ujar Mazlan Senin (09/01/2017) kesal.

Seperti pada Minggu (08/01/2017) lalu kata Mazlan, sekitar pukul 15.00 Wib, listrik mati sekitar setengah jam, lalu hidup kembali sektar pukul 15.30 Wib. Namun tidak terlalu lama, pada pukul 16.00 Wib listrik kembali mati dan baru hidup kembali sekitar pukul 18.00 Wib.

"Setahu kami di Kota Bengkalis dan areal sekitarnya tidak ada pemadaman separah ini, mengapa yang di kampung-kampung seperti ini," keluh Mazlan.

Hal senada disampaikan Edot, kata anak dua anak ini, bukan masyarakat tidak pandai bersyukur atau berterimakasih telah tersambung aliran listrik. Tapi pemadaman yang dilakukan oleh PLN dinilai sudah sangat keterlaluan.

"Seperti beberapa malam lalu, listrik mati mulai pukul 23.00 Wib, baru hidup kembali pukul 08.00 Wib. Tengoklah, berapa jam listrik mati," sebutnya.

Jika dulu pohon atau rating kayu yang jadi alasan terjadinya gangguan, sekarang kata Edot tidak ada lagi ranting kayu yang meyentuh kabel listrik, semuanya sudah dibersihkan oleh petugas PLN atau masyarakat pemilik tanaman itu sendiri.

"Terus terang, kami masyarakat kampung ini dibuat susah akibat pemadaman tidak terjadwal seperti ini. Untuk waktu-waktu tertentu ketika ada kegiatan atau acara kami dibuat kelabakan, karena pemadaman tanpa pemberitahuan," sebutnya lagi.

Kalau memang daya yang tersedia tidak mencukupi, biasanya pemadaman terjadi saat beban puncak seperti saat menjelang malam (maghrib) dan waktu-waktu tertentu lainnya. Tapi pemadaman yang dilakukan selama ini bisa pagi, siang, sore juga malam hari.

"Kalau memang ada kerusakan atau alasan lain yang memang tidak bisa dihindarkan kami bisa memaklumi. Hanya saja kalau rusak mengapa bisa tiap hari dan beberapa kali. Terus terang, kami sangat ingin menikmati aliran listrik ini seperti kawan-kwan di kota Bengkalis dan sekitarnya, kalau ada pemadaman sudah terjadwal, tidak asal mati saja," harapnya.(afd)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 20 Juni 2018 | 18:39:14

Sekdaprov bersama BPBD Riau Tinjau Lokasi longsor di Inhil

TEMBILAHAN - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau  H. Ahmad Hijazi bersama Kepada Badan Penanggulanan Bencana Daerah Provinsi Riau Edwar Sanger, dan didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Da
Rabu, 20 Juni 2018 | 18:33:19

Menyusul Terjadinya Longsor, BPBD Inhil Imbau Warga Jalan Gerilya Parit 6 Mengungsi

TEMBILAHAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau warga Jalan Gerilya, Parit 6, Tembilahan Hulu mengungsi untuk sementara waktu menyusul terjadinya rentetan ben
Rabu, 20 Juni 2018 | 17:26:48

Sekda Siak Ingatkan ASN dan Honorer untuk tidak Menambah Libur

SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak (Pemkab Siak) mengimbau bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer untuk tidak menambah libur. Jika ASN masih menambah libur siap-siap sanksi tegas menanti. "Ya,
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
 
Berita Lainnya
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
 
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:33:21

Sudah 16 Korban Selamat KM Sinar Bangun Dievakuasi, 1 Korban Tewas

MEDAN-Tim Basarnas didukung pelbagai pihak masih terus melakukan pencarian korban kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Pulau Tao, Simanindo, Samosir, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.inform
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:30:12

Tali Kemudi Putus, KM Sinar Bangun Terbalik di Danau Toba, Puluhan Penumpang Melompat ke Danau

MEDAN -Kapal kayu berpenumpang berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun)  terbalik di Danau Toba.Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten S
 
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:17:02

Tentang Ular Sanca yang Telan Wanita Bulat-bulat

Jakarta - Seekor ular sanca menelan bulat-bulat seorang warga Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Wa Tiba (54). Peristiwa ini pun bikin kaget dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait ular te
 
Kamis, 14 Juni 2018 | 15:34:16

Kasus Judi di Tandun, 4 Karyawan BUMN dan 1 Warga Biasa ini Hanya Divonis 3 Bulan

ROKANHULU - Lima orang pelaku judi yang ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Tandun pada Sabtu 10 Maret 2018 lalu di Dusun II Afdeling III Perumahan PTPN V Sei Tapung Desa Sei Kuning Kecamatan Tandun Rohul kini sud
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 21:25:49

Dosa PKS PT.PCR Tambah Satu Lagi, Ini dia

MANDAU - Berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, tepatnya Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidupnya, Wahyudin, beberapa waktu lalu, bahwa batas tanggal jatuh tempo p
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 19:29:41

Satu Keluarga, Pemudik Asal Bengkalis Ini Tewas Dihantam Avanza di Rohil

ROKANHILIR-Akhirnya pemudik asal jalan Ladang Tengah Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis ini tewas setelah dihantam mobil jenis Avanza di ruas jalan Lintas Riau Sumut Kepenghuluan Teluk Ber
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 14:20:42

Polisi Bentuk Tim Gabungan Cegah Aksi Teror Batu di Jembatan

Jakarta - Polres Jakarta Timur membuat tim gabungan yang bertujuan untuk mencegah aksi teror batu yang akhir-akhir ini terjadi. Tim gabungan dari polsek-polsek tersebut akan berpatroli di beberapa jembata
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:24:05

Kakorlantas Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan di Tol Pejagan

Pemalang - Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pejagan-Pemalang Km 308+600. Mobil tersebut menabrak pembatas jalan (median).Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (13/6/2018), tampak
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:18:51

Menhub Bantu Anak 2 Petugas yang Tewas Tertabrak di Tol Cipali

Semarang - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berduka atas meninggalnya 2 petugas tol Cipali yang tertabrak mobil saat bertugas. Bantuan pun diberikan kepada anak-anak korban.Hal itu diungkapkan Menh
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:42:44

Sempat tarik menarik dengan korban, jambret ponsel ini diamuk warga

Sulaiman (24), warga Jalan Gerilya, Samarinda, babak belur dihajar warga lantaran menjambret ibu rumah tangga, Emi Ruslina (40), saat membonceng anaknya dini hari tadi. Seorang rekan Sulaiman, diburu poli
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:27:14

Diduga bunuh diri, mayat dengan leher tergorok ditemukan di toilet SPBU Depok

Sesosok mayat pria bersimbah darah, dengan luka menganga bekas sayatan senjata tajam di lehernya ditemukan di dalam toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin di Jalan Kartini di sam
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:00:05

Sempat Ditutup, Kendaraan dari Tol Cikampek Bisa Melintas Kembali ke Cipali via KM 72

JAKARTA Lalu lintas kendaraan dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang hendak menuju Tol Cipali sempat dilakukan pengalihan arus ke Exit Tol Cikopo. Hal ini imbas dari membeludaknya pengunjung Rest Area KM
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top