<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 21 May 2026 09:32:53 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 09:32:53 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polsek-Kelayang-Ungkap-Kasus-Narkotika-Di-Desa-Talang-Pring--Dua-Tersangka-Dibekuk-BB-Puluhan-Gram-Sabu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4817_Polsek-Kelayang-Ungkap-Kasus-Narkotika-Di-Desa-Talang-Pring--Dua-Tersangka-Dibekuk-BB-Puluhan-Gram-Sabu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di Desa Talang Pring Jaya, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin malam (18/5/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pengungkapan tersebut, dua orang tersangka berhasil diamankan dengan barang bukti sabu mencapai puluhan gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Desa Talang Pring Jaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapoksek Kelayang Iptu Rudi Syahputra, SH MH langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan identitas pelaku yang diduga terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria bernama SR alias Sareng. Tim kemudian bergerak melakukan pencarian hingga akhirnya mengetahui keberadaan tersangka di area kebun sawit milik masyarakat di Desa Talang Pring Jaya,” jelas Aiptu Misran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekira pukul 22.30 WIB, personel Polsek Kelayang langsung melakukan penangkapan terhadap Sareng di area kebun sawit tersebut. Saat diamankan, tersangka diduga hendak melakukan transaksi sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil interogasi awal, Sareng mengakui dirinya membantu mengedarkan narkotika jenis sabu milik seseorang bernama SS alias Sidik. Polisi kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan berhasil menemukan barang bukti yang sempat dibuang tersangka di area kebun sawit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Sareng berupa dua bungkus plastik klip bening ukuran sedang berisi sabu, dua belas bungkus plastik klip kecil berisi sabu, satu kotak rokok , satu unit handphone&nbsp; warna hitam, serta satu unit sepeda motor.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Total berat kotor sabu yang diamankan dari tersangka Sareng mencapai 2,60 gram. Tersangka mengaku barang tersebut berasal dari Sidik untuk diedarkan kembali,” terang Aiptu Misran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pengakuan Sareng, personel Polsek Kelayang kemudian bergerak cepat memburu tersangka lainnya, yakni SS alias Sidik. Sekira pukul 23.00 WIB, Sidik berhasil diamankan saat berada di teras rumah warga di RT 006 RW 003 Desa Talang Pring Jaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat diinterogasi, Sidik mengakui telah menyerahkan sabu kepada Sareng. Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap sepeda motor&nbsp; &nbsp;tanpa nomor polisi milik tersangka yang terparkir di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari dalam bagasi motor, petugas menemukan sebuah tas sandang warna abu-abu yang berisi dompet krem, beberapa paket sabu ukuran besar dan sedang, alat timbang elektrik, plastik klip kosong, sendok rakitan dari sedotan, uang tunai Rp1.300.000, serta handphone yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Barang bukti dari tersangka Sidik berupa satu paket besar dan tiga paket sedang narkotika jenis sabu dengan total berat kotor mencapai 81,18 gram. Seluruh barang bukti diakui milik tersangka,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Kelayang dan selanjutnya dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Inhu guna proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aiptu Misran menegaskan, Polres Inhu berkomitmen terus memberantas peredaran narkotika hingga ke pelosok desa demi menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat yang telah membantu pengungkapan kasus ini. Polres Inhu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika,” tutupnya(***)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 09:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pengedar Perusak Saraf di Teluk Papal Bengkalis Digulung Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Pengedar-Perusak-Saraf-di-Teluk-Papal-Bengkalis-Digulung-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1642_-Pengedar-Perusak-Saraf-di-Teluk-Papal-Bengkalis-Digulung-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Satres Narkoba Polres Bengkalis amankan dua tersangka diduga sebagai pengedar perusak saraf jenis sabu. Bermula seorang pria berinisial S diamankan aparat kepolisian pada Rabu (20/5/26) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Gebak, Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,07 gram yang disimpan di dalam kotak rokok dan HP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, beberapa waktu kemudian atau sekitar pukul 04.15 WIB, setelah dikembangkan tersangka S, petugas kembali berhasil mengamankan seorang tersangka lainnya, MTH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain tersangka MTH diamankan di rumahnya di Dusun Teluk Pesisir, petugas juga mengamankan barang bukti dua paket kecil diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor total 1,74 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain barang bukti perusak saraf itu, turut disita HP, mancis, kaca pirek, satu alat hisap sabu atau bong, serta satu buah tas hand bag warna coklat yang diduga digunakan untuk menyimpan perlengkapan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial E alias M yang saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran pihak kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan urine, para tersangka diketahui positif mengandung methamphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses hukum lebih lanjut," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, Rabu (20/5/26) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah disesuaikan dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 09:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Terima 213 Ribu SGD dalam Kasus Dugaan Suap.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Dirjen-Bea-Cukai-Djaka-Budhi-Terima-213-Ribu-SGD-dalam-Kasus-Dugaan-Suap-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1080_Dirjen-Bea-Cukai-Djaka-Budhi-Terima-213-Ribu-SGD-dalam-Kasus-Dugaan-Suap-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama diduga menerima uang sebesar 213 ribu dolar Singapura dari PT Blueray Cargo dalam satu kali transaksi penerimaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal tersebut dijelaskan Tim Jaksa Penuntut Umum KPK yang diwakili Muhammad Takdir Suhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Takdir, informasi tersebut diperoleh dari kesaksian Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai, Orlando Hamonangan Sianipar atau yang dikenal sebagai Ocoy, saat memberikan keterangan di persidangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tadi sudah sama-sama kita dengarkan kesaksiannya Pak Orlando yang pada intinya kami gali tentang posisinya, kemudian bagaimana dia komunikasi dengan John Field, serta penerimaan uang," kata Takdir kepada awak media di PN Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menjelaskan pihaknya telah membongkar kode amplop baik angka maupun insial dari pihak Blueray untuk pejabat Bea Cukai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kode itu pun dipahami oleh saksi Pak Orlando itu, identik dengan nama-nama pejabat yang ada di Bea Cukai," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Takdir menegaskan kode angka satu dituju Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kode angka dua, kata dia, tertuju pada eks Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai, Rizal Fadillah. Adapun kode angka tiga untuk eks Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Sisprian Subiaksono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dan khusus untuk Pak Ocoy atau Pak Orlando tadi kodenya OC," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Takdir juga menerangkan berdasarkan fakta sidang, Djaka Budhi Utama menerima 213 ribu SGD dalan sekali penerimaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu yang sebagaimana tebel kami tadi, itu untuk satu kali penerimaan karena tabel tadi itu menunjukkan satu bulan, bukan untuk enam kali," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konstruksi kasus</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini menyeret tiga terdakwa dari pihak swasta, yakni Pemilik PT Blueray John Field, Ketua Tim Dokumen Importasi Andri, serta Manajer Operasional Dedy Kurniawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam persidangan pembacaan dakwaan sebelumnya, ketiga petinggi perusahaan kargo tersebut didakwa telah menyuap tiga pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan total nilai mencapai Rp 63,1 miliar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suap tersebut diberikan agar para oknum pejabat mengupayakan proses pengawasan impor barang milik PT Blueray berjalan lebih cepat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penerima suap dalam kasus ini meliputi Direktur Penindakan dan Penyidikan Rizal, Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, serta Orlando Hamonangan Sianipar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Tentang rincian aliran dana, Takdir membeberkan bahwa para terdakwa memberikan suap sebesar Rp 61,3 miliar dalam bentuk mata uang dolar Singapura.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya berupa uang tunai, para terdakwa juga menyuap pejabat Bea dan Cukai melalui pemberian fasilitas hiburan serta barang mewah dengan total nilai mencapai Rp 1,8 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemberian barang mewah dan fasilitas tersebut mencakup biaya hiburan senilai Rp 1,4 miliar dan satu buah jam tangan merek Tag Heuer senilai Rp65 juta kepada Orlando Hamonangan, serta satu unit mobil Mazda CX-5 senilai Rp330 juta yang diberikan kepada Eno Puji Wijarnako.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Total seluruh pemberian rasuah yang dilakukan pada rentang waktu Juli 2025 hingga Januari 2026 ini mencapai Rp63.146.939.000.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat perbuatan tersebut, John Field dan kawan-kawan didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 605 ayat (1) huruf a atau Pasal 606 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penyuapan, dengan ancaman hukuman pidana sesuai perundang-undangan yang berlaku.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 09:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>BPOM Buka Suara soal Viral Aturan Obat di Minimarket Dinilai Lemahkan Apoteker</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/BPOM-Buka-Suara-soal-Viral-Aturan-Obat-di-Minimarket-Dinilai-Lemahkan-Apoteker</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8368_BPOM-Buka-Suara-soal-Viral-Aturan-Obat-di-Minimarket-Dinilai-Lemahkan-Apoteker.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) belakangan viral dinilai melemahkan peran apoteker lantaran mengizinkan distribusi obat di minimarket, hypermarket, hingga supermarket dengan &#039;hanya&#039; diawasi tenaga pendukung atau penunjang kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggapan itu dikaitkan dengan regulasi baru Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 5 Tahun 2026 (PerBPOM 5/2026) tentang Pengawasan Pengelolaan Obat dan Bahan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian dan Fasilitas Lain, yang baru diundangkan 6 April kemarin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faktanya ditegaskan BPOM RI tidak demikian. Sebagai catatan, PerBPOM tersebut adalah turunan dari ketentuan Pasal 417 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pasal 417 tersebut mengamanatkan bahwa ketentuan mengenai penyerahan sediaan farmasi berupa obat bebas dan obat bebas terbatas di fasilitas lain diatur dengan Peraturan Menteri dan Peraturan Kepala Lembaga Pemerintah Nonkementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan kewenangannya," sorot BPOM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Standar Produk/Jasa Pada Perizinan Berbasis Risiko Subsektor Kesehatan juga jelas mencatat tenaga pendukung atau penunjang kesehatan menjadi penanggung jawab hypermarket, supermarket, dan minimarket, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Menteri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/972/2025 tentang Pedoman Distribusi dan Penyerahan Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas di Hypermarket, Supermarket, dan Minimarket, juga tertera panduan teknis terkait alur penyediaan obat bebas dan obat bebas terbatas, termasuk pembagian peran nakes dalam distribusi obat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apoteker ditetapkan sebagai penanggung jawab distribusi obat di pusat distribusi atau distribution center. Sementara tenaga vokasi farmasi bertanggung jawab di toko obat, dan tenaga pendukung atau tenaga penunjang kesehatan bertugas di hypermarket, supermarket, serta minimarket.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPOM menegaskan keberadaan tenaga pendukung bukan untuk menggantikan peran apoteker, melainkan memastikan pengelolaan obat di ritel modern tetap berada dalam pengawasan dan memiliki penanggung jawab yang jelas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk memastikan obat bebas dan obat bebas terbatas yang dikelola hypermarket, supermarket, dan minimarket tetap memenuhi syarat keamanan, khasiat, manfaat, dan mutu, BPOM kemudian menerbitkan PerBPOM Nomor 5 Tahun 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aturan ini sekaligus menggantikan Peraturan BPOM Nomor 24 Tahun 2021 yang sebelumnya hanya mengatur pengelolaan obat di fasilitas pelayanan kefarmasian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan sebelum aturan baru diterbitkan, pengelolaan obat di hypermarket, supermarket, dan minimarket berada dalam area abu-abu karena belum memiliki regulasi yang jelas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai risiko, seperti penyimpangan pengelolaan obat selama peredaran, mutu, keamanan, dan khasiat obat yang tidak terjamin, serta potensi penyalahgunaan atau penggunaan obat yang tidak sesuai ketentuan," jelas Taruna dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, sebelumnya pengelolaan obat di fasilitas tersebut juga tidak disertai personel penanggung jawab yang jelas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui PerBPOM 5/2026, BPOM kini memiliki dasar untuk melakukan pengawasan lebih menyeluruh, mulai dari pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyerahan, pengembalian, pemusnahan, hingga pelaporan obat bebas dan obat bebas terbatas di ritel modern.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, aturan baru ini juga memuat mekanisme penegakan hukum berupa sanksi administratif bagi pelanggaran yang ditemukan di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"BPOM dapat menindak tegas ritel yang menjual produk tidak sesuai ketentuan," tegas Taruna.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPOM menilai aturan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menutup kekosongan regulasi terkait pengelolaan obat di fasilitas lain, termasuk toko obat, hypermarket, supermarket, dan minimarket.(detik.com).</font></div></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 09:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prajurit Marinir TNI AL asal Lampung Gugur saat Pendidikan Pasukan Elite Denjaka</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prajurit-Marinir-TNI-AL-asal-Lampung-Gugur-saat-Pendidikan-Pasukan-Elite-Denjaka</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6307_Prajurit-Marinir-TNI-AL-asal-Lampung-Gugur-saat-Pendidikan-Pasukan-Elite-Denjaka.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div class="pc-desc-artikel" style="color: rgb(40, 40, 40); line-height: 25.6px;"><p style="text-align: justify;"><font face="arial" style="" size="3"><strong style="">LAMPUNG UTARA,</strong>" Kabar duka menyelimuti dunia militer Tanah Air. Seorang prajurit Marinir asal Kabupaten Lampung Utara, Lampung, gugur saat menjalani pendidikan pasukan elite TNI Angkatan Laut, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta.&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Isak tangis tak terbendung di rumah duka yang terletak di Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Prajurit terbaik itu adalah Prajurit Satu (Pratu) Mar Zalendra Ferdika.&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum terpilih mengikuti pendidikan elite Denjaka, Pratu Mar Zalendra Ferdika diketahui berdinas di Batalyon Intai Amfibi 2 (Yontaifib 2) Marinir Surabaya. Almarhum mulai menempuh pendidikan super-ketat Denjaka sejak Januari 2026.&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nahas, ajal menjemputnya saat pelatihan intensif tersebut telah memasuki bulan kelima, yang artinya almarhum sudah berada di tahapan akhir untuk menyandang brevet komando elite tersebut.&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ayah korban, Perly Haryadi menuturkan, beberapa hari sebelumnya keluarga memang sempat mendengar kabar bahwa kondisi kesehatan putranya menurun selama latihan, namun mereka tidak menyangka putra mereka akan pergi selamanya.&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebelum berangkat dia sempat memberi tahu keluarga kalau akan ikut pendidikan Denjaka, dan kami mengizinkan serta merestui. Sampai sekarang kami masih menunggu penjelasan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya anak kami," ujar Perly Haryadi, Kamis (21/5/2026).&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di mata keluarga dan tetangga sekitar, almarhum Zalendra dikenal sebagai sosok pemuda yang sangat ramah, santun, dan memiliki semangat juang yang tinggi sebagai abdi negara.</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah Pratu Mar Zalendra Ferdika dijadwalkan tiba di rumah duka pada malam hari dan akan langsung dilepas melalui upacara pemakaman secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdiannya kepada NKRI.&nbsp;</font></p><p style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keluarga berharap pihak TNI AL dapat transparan memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian yang menimpa anak mereka.(okezone).</font></p><div style="text-align: justify; font-size: medium; font-family: Heebo-Regular, arial, sans-serif;"><br></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 08:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Aktivis Global Sumud Diikat dan Dipaksa Sujud, Italia hingga Prancis Panggil Dubes Israel!</title>
<link>https://www.spiritriau.com//Aktivis-Global-Sumud-Diikat-dan-Dipaksa-Sujud--Italia-hingga-Prancis-Panggil-Dubes-Israel-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7219_Aktivis-Global-Sumud-Diikat-dan-Dipaksa-Sujud--Italia-hingga-Prancis-Panggil-Dubes-Israel-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Rekaman video yang dibagikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu gelombang kecaman internasional. Video tersebut memperlihatkan para aktivis dari konvoi bantuan kemanusiaan menuju Gaza diikat tangannya dan dipaksa menempelkan dahi ke tanah oleh penjaga bersenjata Israel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dilansir dari Aljazeera, Kamis (21/5/2026). Sejumlah negara mengecam tindakan tersebut dan menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai pelanggaran terhadap martabat manusia. Beberapa pemerintah bahkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Australia, Menteri Luar Negeri Penny Wong mengutuk tindakan yang dianggap merendahkan martabat manusia dan memastikan duta besar Israel telah dipanggil.Italia juga mengambil langkah tegas. Perdana Menteri Giorgia Meloni bersama Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mengecam keras video tersebut dan menyebutnya “tidak dapat diterima”. Pemerintah Italia kemudian memanggil duta besar Israel dengan alasan adanya tindakan yang dinilai tidak menghormati martabat manusia serta membahayakan keselamatan warga negara Italia yang ditahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, menyatakan telah meminta agar duta besar Israel dipanggil untuk memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.Di Belanda, Perdana Menteri Rob Jetten menyebut duta besar Israel juga telah dipanggil. Menteri Luar Negeri Tom Berendsen bahkan menyebut perlakuan terhadap para aktivis sebagai tindakan yang mengejutkan dan tidak dapat diterima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selandia Baru turut menyampaikan protes diplomatik. Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan duta besar Israel akan dipanggil guna menyampaikan “keprihatinan serius” atas perlakuan terhadap para aktivis bantuan yang ditahan.Kanada dan Belgia juga menyatakan akan memanggil utusan Israel untuk menyampaikan protes resmi terkait insiden tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain negara-negara itu, Spanyol, Polandia, Jerman, Yunani, Siprus, Inggris Raya, Irlandia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki turut menyuarakan kecaman terhadap tindakan Israel terhadap para aktivis bantuan kemanusiaan menuju Gaza.(okezone).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 08:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polsek Tanah Putih Bersama Upika dan Tokoh Masyarakat Gelar Razia Lokasi Diduga Rawan Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Polsek-Tanah-Putih-Bersama-Upika-dan-Tokoh-Masyarakat-Gelar-Razia-Lokasi-Diduga-Rawan-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5082_-Polsek-Tanah-Putih-Bersama-Upika-dan-Tokoh-Masyarakat-Gelar-Razia-Lokasi-Diduga-Rawan-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAH PUTIH-Upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika terus dilakukan jajaran Polsek Tanah Putih. Pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Polsek Tanah Putih bersama unsur pemerintah kecamatan, aparat kepenghuluan dan tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan penegakan hukum terhadap rumah dan lokasi yang diduga sering dijadikan tempat aktivitas penyalahgunaan maupun transaksi narkoba di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Tanah Putih Nomor: Sprint/64/IV/OPS.2/2026 tanggal 02 Mei 2026. Operasi dipimpin Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi yang diwakili Panit Opsnal Polsek Tanah Putih, Ipda Ifananto Prawira Admaja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebanyak 16 personel dan unsur terkait terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari tujuh personel Polri, empat unsur pemerintah kecamatan dan kepenghuluan serta lima tokoh masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun sasaran kegiatan berada di wilayah Jalan Sedinginan Hilir, Kepenghuluan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, serta rumah milik seorang warga yang berlokasi di Jalan Cendana Dusun Libuai, Kepenghuluan Sintong Bakti, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pelaksanaannya, tim melakukan patroli ke sejumlah titik yang dinilai rawan peredaran narkoba, razia dan penggeledahan terhadap rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi, serta memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di rumah terduga bandar narkoba berinisial Rudi Genk yang turut disaksikan aparat desa dan masyarakat setempat, petugas tidak menemukan barang bukti berupa alat maupun narkotika jenis sabu-sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, tim juga melakukan patroli dan pengecekan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi serta penyalahgunaan narkoba di wilayah Kelurahan Sedinginan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kecamatan dan tokoh masyarakat turut memberikan dukungan melalui testimoni dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bentuk komitmen bersama memerangi peredaran narkoba di Kecamatan Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Polsek Tanah Putih melalui Ipda Ifananto Prawira Admaja menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata kepolisian dalam menindaklanjuti informasi masyarakat serta merespons keresahan publik terkait dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Sedinginan dan Kepenghuluan Sintong Bakti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polsek Tanah Putih bersama pemerintah kecamatan, kepenghuluan, tokoh masyarakat dan seluruh elemen terkait tetap berkomitmen melakukan pengawasan serta penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif hingga selesai. Polisi menegaskan akan terus melakukan patroli, razia serta penegakan hukum guna menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.(rtc).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 21 May 2026 08:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pasca Serah Terima dari Presiden, Enam Pesawat Rafale Langsung Perkuat Pertahanan di Lanud Rsn</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/-Pasca-Serah-Terima-dari-Presiden--Enam-Pesawat-Rafale-Langsung-Perkuat-Pertahanan-di-Lanud-Rsn</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2511_-Pasca-Serah-Terima-dari-Presiden--Enam-Pesawat-Rafale-Langsung-Perkuat-Pertahanan-di-Lanud-Rsn.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Enam unit pesawat tempur canggih Rafale milik TNI Angkatan Udara telah kembali ke home base di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, sebanyak enam pesawat generasi 4,5 buatan Francis tersebut resmi diserahterimakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Senin (18/5/26) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah, kemarin sudah tiba di Lanud Roesmin Nurjadin," kata Kepala Penerangan Lanud Rsn Letkol Sus Zemonnedi, Rabu (20/5/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) strategis di Lanud Rsn tersebut merupakan tulang punggung Indonesia di wilayah bagian barat. Seperti diketahui, selain pesawat rafale, Lanud Rsn juga menjadi home base pesawat tempur F-16.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua jenis pesawat tempur tersebut memiliki posisi penting dalam sistem pertahanan udara nasional karena berada di jalur strategis penerbangan internasional. Karena itu, kesiapan pesawat tempur beserta personel pendukung menjadi prioritas utama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lanud Rsn terus meningkatkan kesiapan operasional, baik dari sisi personel, fasilitas maupun dukungan teknis, guna mendukung tugas pertahanan udara nasional,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran Rafale di Pekanbaru juga menjadi perhatian masyarakat karena pesawat tempur buatan Prancis tersebut dikenal memiliki teknologi modern dan kemampuan multi-role. Rafale mampu menjalankan berbagai misi, mulai dari superioritas udara, serangan darat, pengintaian hingga operasi pertahanan maritim(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 16:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Bupati Inhil Evaluasi Kinerja Pembangunan, Minta OPD Tingkatkan Capaian Program</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Bupati-Inhil-Evaluasi-Kinerja-Pembangunan--Minta-OPD-Tingkatkan-Capaian-Program</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6833_-Bupati-Inhil-Evaluasi-Kinerja-Pembangunan--Minta-OPD-Tingkatkan-Capaian-Program.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR"Herman memimpin Rapat Laporan Evaluasi Pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2026 hingga periode April, yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Inhil, Senin (18/05/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam rapat tersebut, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengoptimalkan capaian program pembangunan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala OPD, para Camat se-Kabupaten Inhil, serta pimpinan BPD Sri Gemilang dan Baznas Kabupaten Inhil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang ditaja Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Inhil ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap capaian pembangunan daerah hingga April 2026. Evaluasi mencakup pelaksanaan program yang bersumber dari APBD, DAK Fisik dan Non Fisik, Bantuan Keuangan Provinsi, hingga capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sejumlah indikator penting lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam arahannya, Bupati Herman meminta seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan koordinasi dan mempercepat realisasi program kerja yang telah direncanakan, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Evaluasi ini penting sebagai bahan untuk melihat sejauh mana capaian program yang telah dilaksanakan. Saya meminta seluruh OPD agar terus meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, serta memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran demi mendukung pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Herman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan dapat terus memperkuat efektivitas pelaksanaan program pembangunan di seluruh sektor, sekaligus memastikan setiap kebijakan dan anggaran yang dijalankan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 16:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Wujud Pelayanan Prima, Satlantas Polres Inhu Hadirkan SIM Delivery</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Wujud-Pelayanan-Prima--Satlantas-Polres-Inhu-Hadirkan-SIM-Delivery</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5930_-Wujud-Pelayanan-Prima--Satlantas-Polres-Inhu-Hadirkan-SIM-Delivery.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan menghadirkan program SIM DELIVERY, sebuah layanan pengantaran Surat Izin Mengemudi (SIM) langsung kepada pemohon di wilayah hukum Polres Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Program SIM DELIVERY ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dengan layanan ini, masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kehadiran Polri yang semakin dekat serta responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik,” ujar Kasat Lantas Polres Inhu, AKP Fikri Kurniawan, kepada awak media Rabu (20/5/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan SIM DELIVERY yang dilaksanakan oleh personel Satpas 0915 Polres Inhu bersama Unit Regident Satlantas Polres Inhu diawali pada Rabu 6 Mei 2026 menjadi bentuk nyata pelayanan humanis dan responsif Polri kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Inovasi SIM DELIVERY hadir untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, serta efisiensi pelayanan kepada masyarakat tanpa harus kembali datang ke kantor Satpas,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelayanan SIM Delivery tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Rengat, tepatnya di Jalan Azkiaris Gang Tugu Lima, Kabupaten Indragiri Hulu, dengan mendatangi langsung pemohon SIM untuk menyerahkan dokumen SIM yang telah selesai diterbitkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selain memberikan kemudahan kepada pemohon SIM, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta menciptakan situasi Harkamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Inhu,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui inovasi SIM DELIVERY, Satlantas Polres Inhu berharap pelayanan publik yang cepat, modern, transparan, dan humanis dapat terus dirasakan langsung oleh masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Satlantas Polres Inhu. Melayani dengan Cepat, Humanis dan Presisi.” jelasnya.(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 16:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sapi Presiden Prabowo untuk Pelalawan Rp 95 Juta, Simental 955 Kg Milik Peternak Batang Kulim</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Sapi-Presiden-Prabowo-untuk-Pelalawan-Rp-95-Juta--Simental-955-Kg-Milik-Peternak-Batang-Kulim</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5882_Sapi-Presiden-Prabowo-untuk-Pelalawan-Rp-95-Juta--Simental-955-Kg-Milik-Peternak-Batang-Kulim.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Sapi seberat 955 Kilogram disumbangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan pada Hari Raya Idul Adha tahun 2026 ini.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenis sapi simental itu dibanderol dengan harga Rp 95 juta milik peternak dari Desa Batang Kulim, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harga itu disepakati langsung oleh pihak Sekretariat Presiden (Setpres) dengan peternak pemilik sapi jumbo itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembayarannya akan segera ditunaikan Setpres kepada pemiliknya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemarin kami mendampingi peternak yang dipanggil ke provinsi terkait sapi pak Presiden ini. Jadi harganya sudah deal langsung ke pemilik sapinya," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan, Akhtar SE melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Hendri S.Pt M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (20/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikatakannya, harga Rp 95 juta itu sudah termasuk pajak yang ditanggung pemilik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Serta biaya transportasi mengangkut sapi simental 955 kilogram itu dari kandang ke tempat penyembelihan saat hari raya kurban mendatang.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyampaikan, sapi simental 955 Kg ini akan diserahkan ke Pemda Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Zukri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) akan menentukan lokasi penyembelihan sapi Presiden Prabowo dan dagingnya akan diserahkan kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk lokasi penyembelihan sapi Presiden dan kemana saja dibagikan, itu kewenangan pak bupati melalui Bagian Kesra nanti. Tanggungjawab kita sampai di sini saja,"(detik.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 16:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Desa Kesuma Pelalawan Diciduk Polisi, Simpan 5 Gram Sabu di Batok Sepeda Motor   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Warga-Desa-Kesuma-Pelalawan-Diciduk-Polisi--Simpan-5-Gram-Sabu-di-Batok-Sepeda-Motor---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7347_Warga-Desa-Kesuma-Pelalawan-Diciduk-Polisi--Simpan-5-Gram-Sabu-di-Batok-Sepeda-Motor---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Seorang pria diamankan polisi di Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan pada Senin (18/5/2026) lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lelaki bernama Ari Alvareza yang tercatat sebagai warga Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam. Pelaku terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Desa Kesuma.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia diringkus Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras sekitar pukul 16.00 wib di Simpang Lestari Desa Kesuma. Polisi menemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 5 gram dari tangan pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Sabu tersebut disimpan tersangka di dalam batok sepeda motornya. Ditemukan petugas kita saat penggeledahan," ungkap Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes Siahaan kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (20/5/2026).</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan pria pengangguran itu berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat, jika di Simpang Lestasi Desa Kesuma sering terjadi transaksi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Perlindungan SH memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Leonardo Sitanggang bersama tim Reskrim melakukan penyelidikan dan pengintaian.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Unit Reskrim bergerak ke Desa Kesuma dan melihat tersangka Ari Alvareza di Simpang Lestari. Tanpa mengulur waktu, polisi langsung menyergap tersangka dan melakukan penggeledahan. Petugas tak menemukan barang bukti narkoba di tubuh pria pengangguran itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Selanjutnya polisi menggeledah sepeda motor jenis honda CRF miliknya. Ditemukan sebuah kotak rokok di dalam batok motor yang berisi satu paket sabu seberat 5 gram.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Ia akhirnya mengakui barang haram itu miliknya. Motor dan telepon genggam pelaku serta uang tunai Rp 57 ribu turut disita sebagai barang bukti.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sabu itu didapatkan pelaku dari seseorang berinsial AN yang telah ditetapkan sebagai DPO," tambah Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya tersangka dan seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Pangkalan Kuras untuk pemeriksaan lebih lanjut.(detik.com).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 16:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rencana Awal Rp 335 T, Prabowo Bakal Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp 268 T</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Rencana-Awal-Rp-335-T--Prabowo-Bakal-Pangkas-Anggaran-MBG-Jadi-Rp-268-T</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3988_Rencana-Awal-Rp-335-T--Prabowo-Bakal-Pangkas-Anggaran-MBG-Jadi-Rp-268-T.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perbaikan manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam hal anggaran, Prabowo meminta agar anggaran MBG dipangkas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi pers APBN KiTA di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (19/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang terakhir Rp 268 triliun untuk sementara angkanya itu dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung," terang Purbaya, dikutip dari detikFinance, Rabu (20/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Realisasi MBG per 30 April tercatat mencapai Rp 75 triliun atau 22,4% dari APBN sebesar Rp 355 triliun. Anggaran tersebut sudah disalurkan ke 61,96 juta penerima dan 27.295 SPPG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Realisasi MBG sudah mencapai Rp 75 triliun, itu 22,4% dari APBN yang sebesar Rp 335 triliun. Tapi nanti ada penghematan-penghematan tertentu sesuai dengan instruksi Pak Presiden, sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efektif dan efisien," jelas Purbaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Besaran Dana MBG Sebelumnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggaran MBG 2026 sebelumnya dirancang mencapai Rp 335 triliun. Menurut laman resmi Badan Gizi Nasional, anggaran untuk mengelola MBG berasal dari sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, yakni:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sektor pendidikan: Rp 223 triliun (83,4%)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sektor kesehatan: Rp 24,7 triliun (9,2%)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sektor ekonomi: Rp 19,7 triliun (7,4%).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, alokasi pembelanjaan MBG sebelumnya adalah sebagai berikut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belanja barang, termasuk pengadaan makanan bergizi: Rp 261 triliun (97,7%)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belanja pegawai: Rp 3,8 triliun (1,4%)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belanja modal: sekitar Rp 3 triliun (0,9%).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Minta Publik Tidak Menyalahkan Program MBG</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, Purbaya meminta publik untuk tidak menyalahkan program MBG. Ia memastikan pemerintah tidak menutup masukan terhadap program dari Badan Gizi Nasional itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang," ujar Purbaya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi bukan immune terhadap masukan, Bapak kita itu, Pak Presiden sedang menghitung gimana yang terbaik tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah,(detik.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 15:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lewat JRKu, Jasa Raharja Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Lewat-JRKu--Jasa-Raharja-Dorong-Pelaporan-Kecelakaan-Lebih-Cepat-dan-Mudah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5933_Lewat-JRKu--Jasa-Raharja-Dorong-Pelaporan-Kecelakaan-Lebih-Cepat-dan-Mudah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PT Jasa Raharja menggelar kegiatan &#039;Ngobrol Keselamatan Lalu Lintas bareng Komunitas&#039; dengan menghadirkan Korlantas Polri sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan membangun budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan komunitas pengemudi online maupun konvensional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Forum diskusi dan edukasi itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem keselamatan jalan raya, mulai dari aparat kepolisian, rumah sakit, hingga komunitas pengemudi yang beraktivitas setiap hari di jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan komunitas pengemudi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas di masyarakat. Menurutnya, para pengemudi juga dapat membantu mempercepat penyampaian informasi saat terjadi kecelakaan lalu lintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja turut menyosialisasikan fitur Lapor Laka pada aplikasi JRKu sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik perusahaan. Fitur tersebut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat melaporkan kecelakaan lalu lintas secara cepat dan terintegrasi, sehingga mendukung percepatan penanganan korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penanganan golden periode bisa jadi titik krusial untuk tekan fatalitas korban laka lantas. Dan komunitas yang setiap hari berada di jalan raya bisa menjadi first responder untuk memberikan informasi lebih cepat," ujar Awaluddin dikutip Rabu (20/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, fitur tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat maupun keluarga korban yang mengalami kebingungan saat kecelakaan terjadi, khususnya terkait langkah awal untuk memperoleh penanganan dan informasi layanan secara cepat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kolaborasi bersama komunitas pengemudi sebagai bagian dari budaya keselamatan di jalan raya. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan. Karena itu, kami terus memperkuat transformasi digital pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan yang sama, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi yang berada di garda terdepan di jalan raya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Fitur Lapor Laka di aplikasi JRKu ini sangat bagus dalam lompatan layanan digital, tinggal nanti kita bisa sama-sama sempurnakan. Intinya, bagaimana kita bisa melayani masyarakat secara bersama-sama. Karena keselamatan terhadap jiwa orang adalah tugas kita bersama. Kami yakin kolaborasi kita semua akan semakin terkoordinasi dengan baik," ujar Agus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga disampaikan Direktur Nonmedik RS Husada, Fushen. Menurutnya, percepatan informasi kecelakaan sangat membantu rumah sakit dalam mempersiapkan penanganan medis terhadap korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menyambut baik fitur Lapor Laka ini, karena yang kami lihat ini akan memotong banyak waktu yang mengefisienkan pelayanan pada pasien atau korban dalam golden period. Sehingga itu akan memperbesar kemungkinan keberhasilan pelayanan medis terhadap korban," ujar Fushen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Permudah Pelaporan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, perwakilan mitra pengemudi online dan konvensional menyambut positif sosialisasi fitur tersebut. Mereka menilai fitur Lapor Laka JRKu dapat membantu pengemudi berkontribusi lebih cepat dalam proses pelaporan kecelakaan di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dihadiri Stakeholder Lainnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat mendukung dengan adanya fitur di aplikasi JRKu ini. Semoga JRKu bermanfaat bagi masyarakat," ujar Dwi Susanti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini turut dihadiri jajaran direksi Jasa Raharja, Direktur Administrasi dan Keuangan RS Pelni Fauziah Ferryna, perwakilan Rumah Sakit Polri Tingkat I Kramat Jati, komunitas pengemudi dari Gojek, Grab, Maxim, inDrive, Xanh SM, dan Bluebird Group, serta Kepala Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah.(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 15:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satgas Damai Cartenz Tangkap Petinggi KKB Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita!</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Satgas-Damai-Cartenz-Tangkap-Petinggi-KKB-Yahukimo--Amunisi-hingga-Sajam-Disita-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2818_Satgas-Damai-Cartenz-Tangkap-Petinggi-KKB-Yahukimo--Amunisi-hingga-Sajam-Disita-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial YB (34), yang diduga menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) HSSBI Kodap XVI Yahukimo. Sejumlah barang bukti turut disita dalam operasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">YB diamankan personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 pada Senin 18 Mei 2026 sekitar pukul 15.42 WIT di area ruang tunggu Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pengembangan dan pendalaman terhadap yang bersangkutan, personel kemudian melakukan penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Kali Merah, Kota Dekai, Selasa 19 Mei 2026 sekitar pukul 16.50 WIT.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan, bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari langkah penegakan hukum terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam gangguan keamanan di Papua Pegunungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penindakan ini merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan yang dilakukan aparat di Yahukimo. Dari hasil penggeledahan ditemukan sejumlah amunisi dan barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Saat ini seluruh temuan masih didalami untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," kata Faizal, Rabu (20/5/2026).Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa amunisi berbagai kaliber, selongsong peluru, senjata tajam, senapan angin, serta sejumlah komponen yang diduga berkaitan dengan perakitan senjata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang diamankan di antaranya amunisi kaliber 5,56 mm, kaliber 9 mm, dan kaliber 38, beberapa selongsong peluru, pisau sangkur, parang, kapak, ketapel berbahan besi, senapan angin bermotif loreng, serta sejumlah komponen seperti trigger, pelatuk besi, hand grip, dan perlengkapan alat komunikasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam proses penggeledahan tersebut, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial RK (27) alias KK yang diduga merupakan anggota KNPB wilayah Yahukimo.Dalam proses penggeledahan tersebut, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial RK (27) alias KK yang diduga merupakan anggota KNPB wilayah Yahukimo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga amunisi yang ditemukan di rumah YB merupakan titipan kelompok HSSBI yang diduga akan digunakan untuk mendukung aksi gangguan keamanan di wilayah Yahukimo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, hasil penyelidikan mengungkap YB diduga terlibat bersama sejumlah anggota kelompok HSSBI dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah tersebut, termasuk dugaan pembuatan video pernyataan sikap pascaaksi penembakan terhadap kendaraan sipil di kawasan jalan masuk Gereja Katolik Yahukimo pada April 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faizal menegaskan aparat akan terus melakukan langkah-langkah hukum secara profesional dan terukur guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur terhadap setiap pihak yang diduga terlibat dalam aksi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga mengatakan, pendalaman masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.“Tim saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan terhadap pihak-pihak yang diamankan, termasuk mendalami keterkaitan dengan sejumlah aksi gangguan keamanan yang terjadi di Yahukimo,(okezone).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 15:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kisah TKI NTT, Dijebak Tawaran Kerja Berujung Dijual ke Negeri Orang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kisah-TKI-NTT--Dijebak-Tawaran-Kerja-Berujung-Dijual-ke-Negeri-Orang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3552_Kisah-TKI-NTT--Dijebak-Tawaran-Kerja-Berujung-Dijual-ke-Negeri-Orang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Perempuan bernama Yunita Olia Lasa menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Serawak, Malaysia. Saat ini, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah berupaya untuk memulangkannya ke daerah asalnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban berhasil diselamatkan setelah meminta bantuan untuk pemulangan," ujar Direktur PPA dan PPO Polda NTT Kombes Nova Irone Surentu, Rabu (20/5/2026).Dijanjikan Kerja di Jakarta tapi Dibawa ke Kalimantan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus TPPO itu bermula saat Yunita direkrut oleh seseorang dengan dijanjikan pekerjaan di Jakarta. Hal itu terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 12.30 Wita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, ia meninggalkan rumahnya di Desa Nuapin menuju Desa Nenas, Kecamatan Fatumnasi, TTS, untuk berangkat ke Jakarta. Namun sesampainya di Jakarta, Yunita justru dibawa ke Kalimantan hingga akhirnya diselundupkan ke Malaysia melalui jalur ilegal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setibanya di Malaysia, Yunita diduga mengalami eksploitasi dan intimidasi. Bahkan, telepon genggam dan kartu identitas miliknya dirampas oleh perekrut di Malaysia. Selain itu, Yunita juga diancam agar membayar Rp 30 juta bila ingin dipulangkan ke Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lantaran sulit dihubungi, keluarganya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres TTS pada 23 Maret 2026. Setelah melalui serangkaian penyelidikan baru terungkap keberadaaan Yunita di Malaysia.Tertekan dan Ketakutan di Negeri Jiran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Nova, Yunita saat di Serawak merasa tertekan dan ketakutan. Sehingga ia berupaya melaporkan kejadian yang dialaminya itu kepada Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT untuk dapat diselamatkan dan dipulangkan kembali ke kampung halamannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah personel Polda NTT langsung dikerahkan untuk berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur, KJRI Serawak, dan Divhubinter Polri untuk proses pemulangan dan upaya penyelamatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sehingga saat ini korban sudah berhasil diamankan dan ditempatkan di shelter KBRI Serawak sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia," tutur Nova.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan Polda NTT berkomitmen memberantas jaringan TPPO yang kerap memanfaatkan masyarakat dengan iming-iming pekerjaan di luar negeri. Saat ini, Ditres PPA dan PPO Polda NTT tengah menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap pihak perekrut dan jaringan yang terlibat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja nonprosedural, terutama yang menjanjikan keberangkatan cepat tanpa dokumen resmi. Pastikan seluruh proses penempatan tenaga kerja dilakukan secara legal dan melalui jalur resmi,(liputan6).</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 14:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Semangat Harkitnas Bergema di Pekanbaru, Jajaran Imigrasi Teguhkan Komitmen Jaga Kedaulatan Bangsa</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Semangat-Harkitnas-Bergema-di-Pekanbaru--Jajaran-Imigrasi-Teguhkan-Komitmen-Jaga-Kedaulatan-Bangsa</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4795_-Semangat-Harkitnas-Bergema-di-Pekanbaru--Jajaran-Imigrasi-Teguhkan-Komitmen-Jaga-Kedaulatan-Bangsa.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Semangat nasionalisme dan cinta tanah air menggema di halaman Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru, Rabu (20/5/2026). Bersempena memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, jajaran Imigrasi se-Kota Pekanbaru menggelar upacara bersama sebagai wujud komitmen menjaga kedaulatan bangsa di tengah derasnya tantangan zaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upacara tersebut diikuti jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, hingga Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi pengingat penting bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang harus dijaga, dibina, dan diperkuat agar mampu membawa bangsa menjadi lebih maju dan berdaulat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya sekadar seremoni tahunan, momentum Hari Kebangkitan Nasional juga dimaknai sebagai penguatan semangat persatuan dan pengabdian aparatur negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenim Riau, Junior Manerep Sigalingging yang bertindak sebagai inspektur upacara menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dirawat melalui kerja nyata dan integritas dalam menjalankan tugas negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh insan Imigrasi untuk terus memperkuat semangat persatuan, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik demi menjaga kedaulatan negara,” ungkap Galingging.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, menjaga kedaulatan bangsa saat ini bukan hanya dilakukan di wilayah perbatasan semata, namun juga melalui penguatan pelayanan publik, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semangat itulah yang tercermin dalam pelaksanaan upacara Harkitnas serentak di seluruh Indonesia. Di tengah perkembangan global yang begitu cepat, jajaran Imigrasi dituntut tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah negara sekaligus melayani masyarakat dengan profesional dan humanis.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Ungkap Biang Kerok Gaji Guru dan ASN Masih Kecil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-Ungkap-Biang-Kerok-Gaji-Guru-dan-ASN-Masih-Kecil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4888_Prabowo-Ungkap-Biang-Kerok-Gaji-Guru-dan-ASN-Masih-Kecil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Presiden Prabowo Subianto menilai kecilnya gaji guru, aparat penegak hukum, hingga ASN salah satunya disebabkan oleh lemahnya kekuatan anggaran negara. Dia menyebut kondisi tersebut dipengaruhi oleh besarnya aliran kekayaan Indonesia ke luar negeri dalam jangka panjang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo mengatakan fakta menunjukkan adanya arus keluar masuk uang negara yang telah berlangsung sejak lama, bahkan sejak era Orde Baru. Dia juga menyinggung periode 1950-an pada masa Presiden Soekarno yang menurutnya turut diwarnai ketidakstabilan akibat intervensi asing dan berbagai pemberontakan.“Kalau kita melihat masa tahun 50-an, masa pemerintahan Bung Karno, sekali lagi saya bukan membela Bung Karno, walaupun memang Bung Karno milik bangsa. Kita tidak bisa memilih tahun 50-an terus disibukkan oleh intervensi asing,” kata Prabowo saat membuka pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (20/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menilai kondisi tersebut membuat pembangunan ekonomi tidak berjalan optimal. Situasi serupa, lanjutnya, juga terjadi pada awal Orde Baru yang masih diwarnai berbagai persoalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo kemudian menyoroti periode 22 tahun terakhir yang dia sebut sebagai kondisi “inflow-outflow” ekonomi Indonesia. Menurutnya, meski tidak terjadi krisis ekonomi besar, terjadi ketidakseimbangan arus kekayaan negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menyebut, berdasarkan data, total keuntungan ekonomi Indonesia dalam 22 tahun mencapai sekitar 436 miliar dolar AS. Namun, sekitar 343 miliar dolar AS mengalir ke luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Ini angka-angka dari PBB,” kata Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan hanya sebagian kekayaan yang tertahan di dalam negeri, sehingga berdampak pada terbatasnya kemampuan fiskal negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Itu sebabnya gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil. Ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat dan sebagainya,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Alasan Prabowo Paparkan Kondisi Ekonomi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo mengaku sengaja menghadiri langsung Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal Indonesia dalam RAPBN 2027. Menurutnya, situasi geopolitik dan geoekonomi dunia yang penuh konflik membuat Presiden perlu hadir langsung menjelaskan kondisi negara di hadapan parlemen dan rakyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita, sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan APBN 2027,” kata Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo menyoroti kondisi global yang menurutnya tengah dipenuhi ketegangan, konflik, dan ketidakpastian. Dia menyebut perang di sejumlah kawasan dunia turut berdampak terhadap kehidupan masyarakat Indonesia, meski lokasinya jauh dari Tanah Air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian. Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa dan Timur Tengah, yang walaupun jauh dari kita ternyata memiliki dampak yang sangat besar terhadap kehidupan,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat kondisi tersebut, Prabowo merasa perlu menyampaikan langsung pokok-pokok kebijakan ekonomi dan pengelolaan negara. Dia menegaskan sebagai Presiden yang telah disumpah di hadapan rakyat dan DPR RI, dirinya memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah secara langsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden RI harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” tutur Prabowo.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 11:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sosok Ibu di Rohul yang Aniaya Anaknya Hingga Meninggal di Mata Tetangga</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sosok-Ibu-di-Rohul-yang-Aniaya-Anaknya-Hingga-Meninggal-di-Mata-Tetangga</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9213_Sosok-Ibu-di-Rohul-yang-Aniaya-Anaknya-Hingga-Meninggal-di-Mata-Tetangga.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sang pelaku yakni Djasmina Raihan Elisa. Sedangkan putrinya yang menjadi korban yakni Amira Azzahra, 11 tahun. Pelaku sendiri dikenal dengan panggilan Ummi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban ditemukan meninggal dunia oleh para tetangga setelah mendobrak pintu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di dalam rumah tersebut terdapat sang suami, Wahyu dan satu lagi putrinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wahyu sendiri merupakan pekerja di kebun tersebut. Mereka menempati rumah no 5 di kompleks kebun Delima. Rumah untuk pekerja kebun tersebut berderet dan terbuat dari papan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami nggak nyangka kok bisa setega itu aniaya anaknya sampai ninggal. Bingung juga," kata mandor kebun Delima, Dadang pada Tribunpekanbaru.com, Selasa sore (19/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Perkataan Dadang ini pun diamini para tetangga korban lainnya. Seperti Candra, Herman Vijay dan lainnya.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Wahyu sendiri merupakan suami kedua dari Djasmina Raihan Elisa. Walau merupakan anak sambung, Wahyu disebut sayang sama korban. Tidak pernah terlihat bertindak kasar pada korban. Begitu juga sang ibu.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka sayang sama korban ini. Nggak pernah macem-macem," kata Candra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan keluarga ini terkenal taat agama. Terutama Wahyu yang selalu mengajari agama sama korban. Mengajari puasa, mengaji dan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Orangnya baik, taat agama. Rukun mereka ngak ada ribut-ribut. Makanya ngak nyangka. Sampai mau nangis kami," kata Dadang dengan nada pelan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Dalam dua hari, terhitung Selasa (14/5/2026), aktifitas di rumah itu membuat warga bertanya-tanya. Sebab pintu rumah dan jendela terus tertutup.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Warga bercerita sebenarnya korban tidak ada sakit sama sekali. Bahkan pada pagi hari saat hari naas nya yakni Rabu, tetangga masih melihat korban bermain handphone dalam keadaan sehat.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hanya saja, yang sakit saat itu adalah ibunya. Ia disebut kesurupan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kesurupan sang pelaku terjadi pada Selasa (14/5/2026). Saat itulah pintu rumah dan jendela terus tertutup.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setiap kali kami tanya itu suaminya selalu bilang, "itu tidak urusan mu. Pergi kau". Selalu seperti itu ngomong suaminya sama kami," kata Candra yang diamini warga lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada Selasa itu, seorang pekerja kebun tersebut bernama Udin, membantu tersangka. Katanya, si Udin ini bisa menyembuhkan hal-hal mistis tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kecurigaan warga pun sirna kala informasi Udin yang menyebut pelaku kesurupan dan sedang diobati. Sehingga warga bisa memaklumi pintu rumah selalu tertutup.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga memang mendengar suara erangan kesakitan. Namun warga yakin itu suara si pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bukan suara korban. Suami pelaku. Karena katanya sedang diobatin kan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keesokan harinya, Rabu (14/5/2026), warga semakin curiga. Sebab pintu rumah tetap tertutup. Saat itu Udin tidak berada di dalam rumah pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tapi Udin bilang sedang diobati. Ada orang dijemput suaminya, katanya. Tapi saat kami dobrak itu, ngak ada orang lain. Hanya mereka saja," kata Dadang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Dadang sempat memberi perintah kepada pekerja lain untuk menghentikan pekerjaan sekitar pukul 10.00 wib. Tujuannya agar warga bisa membantu keluarga tersebut.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun omongan Wahyu membuat warga mengurungkan niat membantu keluarga tersebut. Kata-kata, " itu tidak urusan mu. Pergi kau" membuat warga balik kanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun menjelang pukul 17.00 wib, warga memberanikan diri untuk mendobrak pintu. Saat itulah mereka temukan korban sudah diduduki sang ibu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami tarik pelaku itu dari korban. Memang susah," terang Dadang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga juga menyaksikanwajah korban sudah lebam. Diperkirakan habis dipukul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga mengeluarkan rambut dari mulut korban. Entah apa yang terjadi sama korban dibuat pelaku itu," kata Herman Vijay, warga lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat pendobrakan itu, warga tidak ada melihat peralatan ataupun alat-alat untuk melakukan praktek mistis.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Para tetangga korban pun sedikit menyesal. Sebab terlambat mendobrak pintu. Bila warga lebih cepat mendobrak pintu, korban diperkirakan bisa selamat.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Sayang kali. Kalau lebih cepat lagi kami dobrak itu, bisa selamat itu korban," keluh warga dengan nada penyesalan.</span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Selasa malam (19/5/2026), warga sekitar pun menggelar tahlilan hari ke-7. Ini dilakukan untuk mengenang korban.(tribunpekanbaru).&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 11:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tak Pulang 2 Pekan, Siswi di Kampar Ternyata Dilarikan Duda Anak Dua dari Sekolah ke Pekanbaru.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Tak-Pulang-2-Pekan--Siswi-di-Kampar-Ternyata-Dilarikan-Duda-Anak-Dua-dari-Sekolah-ke-Pekanbaru-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5410_Tak-Pulang-2-Pekan--Siswi-di-Kampar-Ternyata-Dilarikan-Duda-Anak-Dua-dari-Sekolah-ke-Pekanbaru-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR-Seorang siswi berusia 17 tahun berinisial R, warga Kecamatan Tapung, jadi korban pencabulan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">R diketahui tidak pulang ke rumah selama beberapa hari setelah berangkat sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Orangtua dan keluarga mencari-cari hingga akhirnya R ditemukan di Pekanbaru dua pekan kemudian.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Apa yang terjadi pada R pun terungkap. Hal itu diungkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian (Sat Reskrim Polres) Kampar.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Reskrim, AKP. I Gede Yoga Eka Pranata mengatakan, R ternyata dijemput dari sekolahnya oleh seorang duda anak dua, AN yang usianya 45 tahun, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lalu korban dibawa ke Pekanbaru selama kurang lebih dua minggu," katanya, Selasa (19/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keluarga kemudian membawa R pulang. Sebelum membawa pulang, keluarga R dan si duda sepakat untuk berdamai.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua belah pihak sepakat dimediasi pada Minggu (17/5/2026). Namun pihak AN tidak datang ke Tapung untuk memenuhi kesepakatan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Keluarga siswi merasa pihak AN tidak memiliki niat baik.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Maka RT setempat menelepon Call Center 110 Polres Kampar dengan melaporkan kejadian tersebut," katanya.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Unit PPA kemudian memulai penyelidikan dan akhirnya Unit Reskrim Kepolisian Sektor Tapung mengamankan AN dan membawanya ke Polres Kampar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku saat ini sudah kita tahan di Mapolres Kampar untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AN menjadi pelaku yang melarikan anak di bawah umur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, R menjadi korban pencabulan. Maka pelaku dijerat dengan pasal pencabulan terhadap anak di bawah umur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selama korban tinggal dengan pelaku, pelaku melakukan persetubuhan dan pencabulan kepada korban sebanyak dua kali,(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 20 May 2026 11:21:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>