<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 13 May 2026 01:41:27 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 01:41:27 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Kisah Mantan Personil TNI di Riau, Dulu Gagah Berani Kini Hancur Akibat Kecanduan Narkoba.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Kisah-Mantan-Personil-TNI-di-Riau--Dulu-Gagah-Berani-Kini-Hancur-Akibat-Kecanduan-Narkoba-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_535_Kisah-Mantan-Personil-TNI-di-Riau--Dulu-Gagah-Berani-Kini-Hancur-Akibat-Kecanduan-Narkoba-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Keberadaan narkoba di Riau semakin mengakhawatirkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Narkoba menyasar semua kalangan, mulai dari masyarakat biasa hingga aparat penegak hukum hingga pejabat yang seharusnya menjadi percontohan disiplin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti Albusra berusia 54 tahun pensiunan pasukan TNI Angkatan Laut yang harus mengajukan pensiun dini karena sakit akibat kecanduan narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Matanya sudah cekung, badan kurus dan ngomong sudah tidak lurus dan tidak jelas lagi kalimat yang keluar dari mulut mantan prajurit kebanggaan yang sudah melanglang buana tugas menjaga perairan laut tanah air itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Albusra pernah bertugas di KRI, dan Lanal Tanjung Balai Karimun, serta tugas terakhir di Kota Padang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diusianya 52 tahun ia diminta keluarganya untuk mengajukan pensiun dini, karena mulai sakit, akibat pengaruh kecanduan narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejak pensiun, Albusra menjalani rehabilitasi narkoba di sebuah pondok pesantren rehabilitasi narkoba di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Albusra berkisah, awalnya mulai kenal narkoba diusianya yang masih produktif, yakni 20 tahun dan masih baru lulus di TNI Angkatan Laut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk hiburan saja awalnya, pokoknya enak-enak saja,"ujarnya bercerita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mulai mengenal ekstasi saat dinasnya di KRI, saat pendaratan dan mencari barang tersebut, singgah di tempat hiburan malam.samnil mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mulai kenal narkoba usia 20 tahun masa dinas, kalau bersiar malam untuk hiburan, lebih seringnya pil ekstasi dan sabu sesekali, makai sabunya di rumah kawan, sebentar saja, sudah itu pergi langsung ke kapal,"ujar Albusra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebiasaan itu, terus dilakukan Albusra, setiap beli biasanya ia menyiapkan uang 200 ribu hingga 300 ribu, ia pun sudah mengetahui tempat beli barang haram tersebut setelah sering mengkonsumsinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ternyata lama-kelamaan saya jadi kecanduan, kalau tidak konsumsi itu saya jadi lemas dan ketergantungan,"ujar Albusra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejak saat itulah, Albusra jadi ketergantungan bahkan bisa menghabiskan sehari 600 ribu, akibatnya uang untuk keluarga tidak ada dikirim, rumah tangganya sempat berantakan akibat itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pokoknya ada 150 ribu saya kejar teman untuk bisa dapatkan obatnya, kalau tidak pakai badan saya lemas, setelah dipakai baru segar kembali,"ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan di kapal pun, Albusra sempat nyuri-nyuri kesempatan untuk bisa konsumsi barang haram itu, saat itu setiap hari Albusra harus mengkonsumsi narkoba untuk bisa tenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini berlangsung lama, hingga ia mulai merasakan dampak yang cukup berat, diusianya memasuki 50 tahun, badannya terus mengalami sakit dan sudah beberapa kali berobat namun tidak sembuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sehingga berdasarkan saran Abang iparnya yang kebetulan dokter, menyarankan untuk mengajukan pensiun dini, dan disarankan untuk menjalani rehabilitasi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Banyak dosa saya, makanya saya masuk rehab mau taubat, untungnya keluarga masih menerima saya, anak masih bisa menerima saya dan ada juga teman yang lain yang bantu anak-anak saya sekolah,"ujar Albusra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyesalan terbesarnya tidak cepat sadar, meskipun ia bersyukur saat ini sudah menyadari apa yang dilakukan selama ini adalah kesalahan terbesar dalam hidupnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekarang nyesal dan memang bahaya, berantakan rumah tangga dan anak. Kalau lama-lama terus berlanjut maka akan hancur, untung saya cepat sadar dan taubatnya,"ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini sudah empat tahun Albusra menjalani rehabilitasi narkoba dan punya keinginan besar setelah normal nanti bisa hidup normal dan bisa buka usaha untuk kehidupan keluarganya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sudah empat tahun di rehab, saya pesankan kepada yang masih muda, jangan memaksakan diri untuk narkoba, nanti akan hancur, dan jangan sampai ikut coba-coba. Hiduplah sehat jauhi narkoba,"ujarnya masih memiliki harapan untuk sembuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan di kapal pun, Albusra sempat nyuri-nyuri kesempatan untuk bisa konsumsi barang haram itu, saat itu setiap hari Albusra harus mengkonsumsi narkoba untuk bisa tenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini berlangsung lama, hingga ia mulai merasakan dampak yang cukup berat, diusianya memasuki 50 tahun, badannya terus mengalami sakit dan sudah beberapa kali berobat namun tidak sembuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sehingga berdasarkan saran Abang iparnya yang kebetulan dokter, menyarankan untuk mengajukan pensiun dini, dan disarankan untuk menjalani rehabilitasi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Banyak dosa saya, makanya saya masuk rehab mau taubat, untungnya keluarga masih menerima saya, anak masih bisa menerima saya dan ada juga teman yang lain yang bantu anak-anak saya sekolah,"ujar Albusra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyesalan terbesarnya tidak cepat sadar, meskipun ia bersyukur saat ini sudah menyadari apa yang dilakukan selama ini adalah kesalahan terbesar dalam hidupnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekarang nyesal dan memang bahaya, berantakan rumah tangga dan anak. Kalau lama-lama terus berlanjut maka akan hancur, untung saya cepat sadar dan taubatnya,"ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini sudah empat tahun Albusra menjalani rehabilitasi narkoba dan punya keinginan besar setelah normal nanti bisa hidup normal dan bisa buka usaha untuk kehidupan keluarganya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sudah empat tahun di rehab, saya pesankan kepada yang masih muda, jangan memaksakan diri untuk narkoba, nanti akan hancur, dan jangan sampai ikut coba-coba. Hiduplah sehat jauhi narkoba,"ujarnya masih memiliki harapan untuk sembuh.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PSG Dijagokan Juara Liga Champions Lagi, Luis Enrique Bisa Jadi Manajer &#039;Setara Dewa&#039;</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/PSG-Dijagokan-Juara-Liga-Champions-Lagi--Luis-Enrique-Bisa-Jadi-Manajer---039-Setara-Dewa--039-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4839_PSG-Dijagokan-Juara-Liga-Champions-Lagi--Luis-Enrique-Bisa-Jadi-Manajer---039-Setara-Dewa--039-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>Jakarta-Legenda Manchester United, Gary Neville, meyakini PSG berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelar Liga Champions musim ini. Menurutnya, keberhasilan itu akan membawa sang pelatih, Luis Enrique, masuk ke jajaran manajer terbaik sepanjang sejarah sepak bola Eropa.</div><div><br></div><div>PSG kini hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar Liga Champions kedua secara beruntun. Klub asal Prancis tersebut akan menghadapi Arsenal dalam partai final, dengan status favorit setelah tampil dominan sepanjang fase gugur.</div><div><br></div><div>Musim lalu, PSG sukses menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di final untuk meraih trofi Liga Champions pertama mereka. Dalam perjalanan menuju final musim ini, Les Parisiens juga berhasil menyingkirkan tim-tim besar seperti Liverpool dan Bayern Munich.Bukti Kualitas Luis EnriqueNeville menilai pencapaian itu menjadi bukti kualitas Enrique sebagai pelatih elite. Ia bahkan menyebut mantan pelatih Barcelona tersebut berpeluang menjadi sosok “God-like manager” apabila mampu membawa PSG mempertahankan trofi Eropa.</div><div><br></div><div>“Rasanya ini adalah momen PSG untuk juara lagi dan bagi Luis Enrique untuk menempatkan dirinya sejajar dengan para manajer legendaris yang mampu melakukan itu,” ujar Neville dalam podcast miliknya.</div><div><br></div><div>Jika PSG kembali menjadi juara, Enrique akan masuk ke daftar eksklusif pelatih yang sukses menjuarai Liga Champions secara beruntun. Dalam 35 tahun terakhir, hanya Zinedine Zidane yang mampu melakukannya bersama Real Madrid. Nama-nama besar seperti Pep Guardiola, Jose Mourinho, hingga Sir Alex Ferguson bahkan belum pernah mencatatkan prestasi tersebut.Neville Nilai PSG Lebih Kuat dari Arsenal</div><div>Meski mengakui Arsenal mengalami perkembangan pesat di bawah arahan Mikel Arteta, Neville tetap menilai PSG memiliki kualitas yang lebih lengkap saat ini.</div><div><br></div><div>Menurutnya, The Gunners harus tampil sangat disiplin secara defensif jika ingin menghentikan dominasi klub Paris tersebut di final nanti.</div><div><br></div><div>“PSG adalah tim yang lebih baik dibanding Arsenal saat ini. Mereka sudah menunjukkan itu dalam dua musim terakhir,” kata Neville.</div><div><br></div><div>Ia juga menilai final Liga Champions akan menjadi kesempatan besar bagi Arteta untuk membawa Arsenal naik ke level berbeda. Namun, Neville merasa momentum Arsenal saat ini lebih cocok untuk mengejar gelar Liga Inggris dibanding langsung menjuarai Eropa.</div><div><br></div><div>“Menjuarai Premier League setelah penantian panjang akan sangat besar bagi Arsenal. Tapi memenangkan Liga Champions juga akan luar biasa. Hanya saja, rasanya ini belum menjadi waktu yang tepat bagi mereka untuk mengangkat trofi Liga Champions,” tambahnya.</div><div><br></div><div>Baik PSG maupun Arsenal sama-sama berpeluang menutup musim dengan raihan gelar ganda domestik dan Eropa. Namun, pengalaman serta konsistensi PSG di kompetisi elite Eropa membuat banyak pihak lebih menjagokan klub asal Prancis tersebut untuk kembali berdiri di puncak benua biru.</div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Cak Imin Lapor Prabowo: Pelaku Judi Online Langsung Dicoret dari Bansos</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Cak-Imin-Lapor-Prabowo--Pelaku-Judi-Online-Langsung-Dicoret-dari-Bansos</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8258_Cak-Imin-Lapor-Prabowo--Pelaku-Judi-Online-Langsung-Dicoret-dari-Bansos.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026). Dia akan melaporkan soal progres tugas-tugasnya seperti, pengentasan kemiskinan, target penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan produktivitas UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari ini saya akan melaporkan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan, dan target-target penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas UMKM," kata Cak Imin kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.Dia menyampaikan, saat ini pemerintah tengah menggencarkan program 1001 Titik Pasar Rakyat untuk meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Selain itu, pemerintah juga mendorong subsidi di bisang pelatihan dan akses permodalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di sisi yang lain kita sedang terus menerus menciptakan kegiatan-kegiatan 1001 titik pasar rakyat untuk mendorong para pelaku UMKM menemukan pasar-pasar yang lebih bergairah. Subsidi di bidang pelatihan dan juga akses permodalan yang akan terus kita dorong," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Cak Imin menuturkan kementeriannya akan meningkatkan jumlah penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM. Sebanyak 1.000 UMKM akan menerima KUR pada Rabu, 13 Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita. Besok pagi 1000 UMKM akan menerima KUR di Bali," ujar Cak Imin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum PKB itu juga akan membahas perkembangan SMK Go Global yang ditujukan mengirimkan lulusan SMK bekerja ke luar negeri. Cak Imin menyebut, jumlah lulusan SMK yang diberangkatkan terus bertambah dan ditargetkan mencapai 500 ribu orang pada 2029.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"SMK Go Global terus tiap hari bertambah jumlahnya yang berangkat, dengan pendampingan bantuan pelatihan dan target-target terutama lulusan SMK di Desil 1. Desil 1 yang paling daerah-daerah paling miskin. Sampai 2029, 500.000," tutur Cak Imin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Siapkan 10 Juta Lapangan Pekerjaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 80 ribu lulusan SMK diberangkatkan ke luar negeri. Sejumlah negara yang sudah bekerja sama untuk program SMK Go Global yakni, Eropa, Korea Selatan, hingga Jepang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Eropa, Amerika, Korea, Timur Tengah, Jepang. Eropa ada Eropa Barat, Eropa Timur," ucap dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, Cak Imin menegaskan pemerintah akan langsung mencoret pelaku judi online atau judol dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Dia mengaku telah mengantongi daftar penerima bansos yang menggunakan uang bantuan untuk judol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai hari ini terus kita atasi ya, langsung yang menggunakan bantuan sosial untuk judol langsung otomatis dicoret dari penerima bantuan," ungkap Cak Imin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga menegaskan, pemerintah tengah menyiapkan program penguatan kelas menengah melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas UMKM. Pemerintah menargetkan 10 juta lapangan kerja.(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya, kita punya program 10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas. Salah satunya agar UMKM kita tumbuh dan melahirkan kelas menengah yang kuat," Cak Imin menandaskan.</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Produsen Keripik Kentang Jepang Ubah Kemasan Jadi Hitam Putih Gara-gara Krisis Plastik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Produsen-Keripik-Kentang-Jepang-Ubah-Kemasan-Jadi-Hitam-Putih-Gara-gara-Krisis-Plastik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_710_Produsen-Keripik-Kentang-Jepang-Ubah-Kemasan-Jadi-Hitam-Putih-Gara-gara-Krisis-Plastik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Produsen keripik kentang asal Jepang, Calbee Inc., akan mulai menjual produknya dalam kemasan hitam putih karena krisis pasokan bahan baku plastik, nafta, yang dipicu konflik di Timur Tengah, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Senin, 11 Mei 2026. Nafta merupakan bahan baku plastik yang berasal dari minyak bumi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengutip Japan Today, Selasa (12/5/2026), nafta umumnya digunakan sebagai pelarut tinta cetak. Pihak perusahaan telah memberi tahu peritel tentang perubahan tersebut, kata sumber berbeda di industri ritel. Kemasan hitam putih akan digunakan untuk produk utamanya, termasuk Keripik Kentang Rasa Garam Ringan dan Consommé Punch, yang akan dikirim mulai akhir Mei, kata sumber tersebut.Menurut survei yang dirilis pada akhir April 2026 oleh sebuah asosiasi yang mewakili industri dan kelompok konsumen, lebih dari 70 persen dari sekitar 100 perusahaan menjawab bahwa mereka kemungkinan akan menaikkan harga jika kekhawatiran tentang pasokan nafta terus berlanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Krisis nafta sebelumnya memicu panic buying kantong sampah di Korea Selatan (Korsel). Penjualan kantong sampah dilaporkan meningka tiga kali lipat dari biasanya, sementara pembelian kantong sampah makanan meningkat dua kali lipat, yang dipicu oleh perang Iran vs Israel dan AS (Amerika Serikat).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengutip Korea Times, Jumat, 27 Maret 2026, permintaan akan kantong sampah makanan dan kantong sampah standar sebagian besar tidak berusah di sebagian besar toko swalayan pada awal bulan. Tapi, tanda-tanda penimbunan produk plastik mulai muncul pada pertengahan Maret 2026 dengan tingkat penjualan naik dua digit sejak 15 Maret 2026.Panic Buying Kantong Sampah di KorselWaktu tersebut bertepatnya dengan meningkatnya kekhawatiran di seluruh industri petrokimia bahwa gangguan yang terkait dengan blokade Selat Hormuz akan memengaruhi pasokan minyak. Sementara, minyak bumi dibutuhkan untuk membuat nafta sebagai bahan baku utama produk plastik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut jaringan toko serba ada CU pada Rabu, 25 Maret 2026, penjualan kantong sampah makanan dari Minggu hingga Selasa, yakni pada 15--21 Maret 2026, meningkat 153,3 persen dari minggu sebelumnya. Penjualan kantong sampah melonjak 216,4 persen selama periode yang sama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama periode yang sama, GS25 melihat penjualan kantong sampah makanan naik 20,6 persen dan penjualan kantong sampah tumbuh 9,0 persen. Penjualan di 7-Eleven dan Emart24 juga mulai mencatat pertumbuhan dua digit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemborongan itu dilaporkan hampir menghabiskan persediaan kantong berukuran 10 liter dan 20 liter, ukuran yang paling umum digunakan oleh rumah tangga. Beberapa toko dilaporkan hanya memiliki kantong berukuran 75 liter atau lebih besar, sementara yang lain mulai membatasi pembelian atau mengurangi jumlah kantong yang dijual dalam setiap bundel.Berdampak ke Indonesia</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Krisis plastik juga berdampak ke dalam negeri dengan harga plastik di pasaran melonjak tajam sekitar 30--40 persen per April 2026. Pemerintah tengah memburu sumber pasokan baru untuk bahan baku plastik di tengah krisis global yang dipicu gangguan rantai pasok akibat konflik di Timur Tengah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, selama ini Indonesia masih bergantung pada impor nafta sebagai bahan baku bijih plastik dari kawasan tersebut. "Nafta itu kita impor dari Timur Tengah. Jadi kita terdampak dari bahan baku yang kita impor," ujar Budi Santoso dikutip dari Antara, Senin, 6 April 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah menjajaki sumber alternatif bahan baku dari negara seperti India, serta kawasan Afrika dan Amerika. Namun, proses peralihan pasokan ini tidak bisa dilakukan secara instan. "Memang ini butuh waktu, karena tiba-tiba dari Timur Tengah harus pindah ke negara lain," kata Budi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kementerian Perdagangan juga telah berkoordinasi dengan pelaku industri dan asosiasi untuk memastikan pasokan tetap terjaga. Selain itu, komunikasi dengan perwakilan Indonesia di luar negeri terus dilakukan guna menemukan pemasok baru.Pembebasan Bea Nol PersenDengan kenaikan harga produk plastik, plus LPG, pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk atau tarif 0 persen untuk impor kedua komoditas akibat ketegangan geopolitik global. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, penurunan bea masuk LPG menjadi nol persen ditujukan untuk mendukung industri petrokimia yang terdampak konflik di Timur Tengah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemarin Bapak Presiden juga meminta kepada Menteri ESDM untuk mencarikan sumber-sumber nafta yang lain, namun sebagai langkah ini adalah impor LPG bea masuknya diturunkan dari lima persen menjadi nol persen, sehingga refinery bisa memperoleh bahan baku alternatif dari Nafta ke LPG," kata Airlangga dalam konferensi pers, Selasa, 28 April 2026, dikutip dari kanal Bisnis Liputan6.com.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain LPG, pemerintah juga memberikan bea masuk nol persen untuk bahan baku plastik seperti polipropilen, polietilen, LLDPE, dan HDPE selama enam bulan. Kebijakan ini ditempuh karena harga kemasan plastik mengalami lonjakan signifikan, bahkan mencapai 100 persen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini diberi periode dalam enam bulan. Nanti kita lihat situasi sesudah enam bulan seperti apa," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Airlangga mengatakan, kebijakan ini mengacu pada langkah serupa yang diterapkan India. Ia juga menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan agar kenaikan harga kemasan tidak mendorong lonjakan harga makanan dan minuman, sekaligus mengatur perizinan impor berbasis pertimbangan teknis dengan penyusunan daftar komoditas yang memerlukan peraturan teknis oleh Kementerian Perindustrian.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Koper Jemaah Haji Indonesia Dibongkar di Bandara Jeddah Arab Saudi, Ini Penyebabnya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Koper-Jemaah-Haji-Indonesia-Dibongkar-di-Bandara-Jeddah-Arab-Saudi--Ini-Penyebabnya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8598_Koper-Jemaah-Haji-Indonesia-Dibongkar-di-Bandara-Jeddah-Arab-Saudi--Ini-Penyebabnya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta -Petugas X-Ray di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi menghentikan satu koper jemaah haji embarkasi Palembang setelah alat pemindai mendeteksi isi yang tidak lazim dalam jumlah besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemeriksaan lanjutan menunjukkan koper tersebut berisi sekitar lima kilogram tempe orek yang dibawa dari Indonesia."Petugas keamanan awalnya tidak dapat mengidentifikasi isi koper melalui layar X-Ray sehingga memutuskan melakukan pemeriksaan manual," ujar Tim Bagasi Bandara Jeddah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Muhammad Riza Fahlevi pada tim Media Center Haji di Bandara Jeddah, Senin, 11 Mei 2026. Ia menjelaskan, petugas menemukan makanan olahan dalam jumlah yang dinilai tidak wajar untuk satu koper penumpang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ternyata ada tempe orek berkilo-kilogram. Kami lalu menjelaskan pada petugasnya bahwa itu makanan," kata Riza.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah petugas memberi penjelasan, pihak bandara mengizinkan koper tersebut kembali dibawa oleh jemaah. Namun, Riza mencatat kejadian serupa juga muncul pada koper lain yang berisi minyak zaitun dengan kemasan berlapis lakban tebal sehingga menimbulkan kecurigaan petugas X-Ray.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemasan itu yang membuat petugas X-Ray curiga dan meminta pembongkaran," ucap Riza.JeRiza meminta jemaah haji Indonesia menghindari membawa makanan dalam jumlah berlebihan, serta mengemas barang dengan cara yang dapat memicu pemeriksaan ulang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Proses pembongkaran ini bisa menghambat distribusi koper jemaah lainnya dari bandara ke hotel," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir menjelaskan, alur penanganan bagasi jemaah berbeda antara Bandara Madinah dan Jeddah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Madinah, koper jemaah langsung masuk ke fasilitas kargo khusus, sedangkan di Jeddah tidak tersedia fasilitas serupa sehingga diperlukan petugas penghubung di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Petugas penghubung ini untuk mengetahui area mana bagasi jemaah akan di-drop," ucap Abdul Basir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, petugas haji melakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan kondisi koper tetap aman sebelum dikirim ke Makkah. Setelah proses tersebut, seluruh bagasi diangkut menggunakan truk kontainer oleh pihak syarikah menuju hotel jemaah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, petugas bandara memperketat pemantauan terhadap barang-barang berkemasan rapat atau tidak transparan karena sering memicu pemeriksaan tambahan. Otoritas bandara juga mengingatkan bahwa pemeriksaan ulang dapat memperpanjang waktu tunggu bagasi di area kedatangan.maah Haji Indonesia Diminta Hindari Bawa Makanan Berlebihan(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sidak Pasar di Pekanbaru, Bapanas Temukan Minyakita Melambung di Atas HET</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Sidak-Pasar-di-Pekanbaru--Bapanas-Temukan-Minyakita-Melambung-di-Atas-HET</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1968_Sidak-Pasar-di-Pekanbaru--Bapanas-Temukan-Minyakita-Melambung-di-Atas-HET.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan turun langsung memantau penjualan minyak goreng kemasan Minyakita di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam inspeksi tersebut, tim menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemantauan dilakukan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Dupa, Selasa (12/5/2026). Dari hasil sidak, sejumlah pedagang mengaku mendapatkan pasokan Minyakita bukan dari Bulog, melainkan dari reseller atau pedagang lain.Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Indra Wijayanto, mengatakan pihaknya sengaja turun langsung untuk memastikan kondisi stok dan harga Minyakita di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita lihat sendiri, Minyakita ada dan melimpah di Pekanbaru. Hanya saja memang ada yang menjual di atas HET. Setelah kita telusuri, ternyata mereka ada yang mendapatkan dari penjual selain Bulog,” ujar Indra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sidak tersebut, tim juga mendapati sejumlah pedagang yang sebelumnya menjual Minyakita di atas HET. Namun para pedagang mengaku kini sudah kembali menjual sesuai harga ketentuan pemerintah.Satgas Pangan dari Ditreskrimsus Polda Riau pun langsung mengingatkan pedagang agar tidak memainkan harga Minyakita. Pedagang juga diminta melapor jika menemukan distributor yang menjual dengan harga tidak sesuai aturan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indra turut mempertanyakan distribusi Minyakita kepada salah seorang pedagang mitra Bulog. Berdasarkan keterangan pedagang, penjualan eceran Minyakita rata-rata hanya berkisar 4 hingga 6 liter per hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Artinya kalau per bulan jatah 30 kardus dari Bulog tidak habis?” tanya Indra kepada pedagang.Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa stok Minyakita sebenarnya masih tersedia dan tidak mengalami kelangkaan di pasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Minyakita itu banyak, cuma ada yang memanfaatkan situasi ini untuk menjual di atas HET. Dan ada juga yang menjual tidak sesuai aturan, dimana kios di pasar harusnya tidak menjual lagi kepada pedagang lain,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain meminta pedagang mematuhi aturan harga, Bapanas juga meminta Perum Bulog mempertimbangkan penambahan alokasi distribusi Minyakita ke pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indra menegaskan pihaknya akan mengevaluasi pedagang mitra Bulog yang masih kedapatan menjual Minyakita di atas HET.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kemarin kabarnya sudah ada tiga yang diberi teguran. Hari ini kita beri teguran lagi. Kalau masih ditemukan lagi, ke depan tidak lagi diberikan alokasi menjual Minyakita,(halloriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>BBM Subsidi Langka di Pesisir Pelalawan, Warga Terpaksa Beli Pertalite Eceran Rp30 Ribu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/BBM-Subsidi-Langka-di-Pesisir-Pelalawan--Warga-Terpaksa-Beli-Pertalite-Eceran-Rp30-Ribu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1173_BBM-Subsidi-Langka-di-Pesisir-Pelalawan--Warga-Terpaksa-Beli-Pertalite-Eceran-Rp30-Ribu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dalam dua pekan terakhir membuat masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Pelalawan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini terjadi di sejumlah daerah seperti Kecamatan Kuala Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, hingga desa-desa di sekitarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BBM jenis pertalite dan biosolar dilaporkan sempat sulit ditemukan. Kalaupun tersedia, warga harus membeli dengan harga jauh lebih mahal dari biasanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kalaupun ada yang jual ketengan, harganya mahal. Sebotol sampai Rp30 ribu,” kata warga Kuala Kampar, Rizaldi (44), Selasa (12/5/2026).Kelangkaan BBM subsidi berdampak langsung terhadap roda perekonomian masyarakat pesisir yang mayoritas bekerja sebagai petani, pekebun, dan nelayan. Warga yang hendak pergi ke kebun kelapa terpaksa mencari BBM lebih dulu agar bisa mengangkut hasil panen ke pengepul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aktivitas petani pun ikut terganggu. Jika sebelumnya mereka bisa pergi ke sawah setiap hari, kini harus mengurangi aktivitas akibat sulitnya mendapatkan bahan bakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal serupa dirasakan para nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil sungai dan laut. Mereka terpaksa membeli BBM dengan harga tinggi demi menghidupkan mesin robbin penggerak sampan.Kondisi ini dinilai semakin berat karena wilayah pesisir Pelalawan memiliki akses geografis yang sulit dijangkau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Alhamdulillah, kemarin sudah mulai masuk BBM di SPBU. Antrian langsung panjang, karena sudah lama tak masuk,” tambah Rizaldi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keluhan serupa juga datang dari warga Kecamatan Teluk Meranti. Menurut warga setempat, mahalnya harga pertalite sebenarnya sudah menjadi hal biasa. Namun yang menjadi persoalan utama saat ini adalah stok BBM yang benar-benar kosong.“Warga tetap beli kalaupun lebih mahal, selama ini segitu juga. Permasalahan BBM tak ada alias langka. Duit ada, tapi minyak tak ada yang jual(halloriau).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama ini masyarakat pesisir terbiasa membeli pertalite dalam botol kemasan ukuran 1,2 liter dengan harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp10 ribu per liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi kelangkaan BBM di wilayah pesisir Pelalawan turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Permasalahan ini bahkan telah dibahas bersama pihak Pertamina dalam rapat koordinasi pekan lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemkab meminta Pertamina memastikan distribusi BBM ke SPBU di wilayah pesisir berjalan rutin dan tepat waktu agar kelangkaan tidak kembali terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita juga mengajukan penambahan sub penyalur BBM subsidi di desa-desa yang sulit dijangkau. Jadi tak perlu lagi ke desa lain yang ada SPBU atau penyalurannya,” terang Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Pelalawan, Hanafie.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, penambahan sub penyalur BBM subsidi akan membantu masyarakat mendapatkan bahan bakar dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjamin ketersediaan stok di wilayah pesisir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita sudah siapkan surat dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Nampaknya Pertamina merespon baik waktu rapat kemarin. Mudah-mudahan segera disetujui,” tandas Hanafie.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Diskoperindag Pelalawan terus berkoordinasi dengan Pertamina terkait distribusi BBM ke wilayah Kuala Kampar dan Teluk Meranti agar pasokan tetap lancar dan kelangkaan segera teratas(halloriau).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 15:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Lagi Berikan Dana Hibah ke Intansi Vertikal</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/KPK-Ingatkan-Kepala-Daerah-Tidak-Lagi-Berikan-Dana-Hibah-ke-Intansi-Vertikal</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8638_KPK-Ingatkan-Kepala-Daerah-Tidak-Lagi-Berikan-Dana-Hibah-ke-Intansi-Vertikal.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) maupun dana hibah kepada instansi vertikal di daerah. Imbauan ini bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada temuan sejumlah kasus korupsi yang belakangan terungkap dengan modus serupa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa praktik pemberian THR oleh pemerintah daerah kepada aparat penegak hukum atau instansi vertikal berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, bahkan mengarah pada tindakan koruptif. Dalam sejumlah kasus yang ditangani lembaganya, pemberian tersebut kerap dikaitkan dengan upaya mempengaruhi proses hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Beberapa kasus yang kami tangani menyebutkan adanya pemberian THR. Ini harus menjadi pembelajaran agar tidak terulang kembali,” ujar Setyo dalam sebuah acara resmi di Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KPK menyoroti bahwa instansi vertikal seperti kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga penegak hukum lainnya sejatinya telah mendapatkan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan demikian, tidak ada urgensi bagi pemerintah daerah untuk memberikan tambahan dana dalam bentuk hibah ataupun THR.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, Setyo mengingatkan bahwa pemberian tersebut dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Apalagi jika dana itu diberikan kepada aparat yang memiliki kewenangan melakukan penyelidikan atau penindakan hukum di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kalau pemberian itu dimaksudkan agar tidak ada pendalaman atau investigasi, tentu ini sangat tidak tepat,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa KPK melihat praktik tersebut sebagai celah yang rawan disalahgunakan, baik sebagai bentuk gratifikasi terselubung maupun suap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, KPK juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini tidak selalu dalam posisi ideal. Banyak kepala daerah menghadapi tekanan dalam mengelola anggaran, terutama di tengah keterbatasan transfer dari pemerintah pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam situasi seperti itu, pengeluaran untuk hibah yang tidak memiliki urgensi dinilai justru membebani keuangan daerah. KPK menilai anggaran seharusnya difokuskan pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saya yakin kepala daerah juga pusing mengelola anggaran agar tetap efektif tanpa melanggar aturan,” kata Setyo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan KPK ini tidak muncul tiba-tiba. Sepanjang 2026, lembaga antirasuah tersebut telah mengungkap sejumlah kasus yang diduga berkaitan dengan pemberian THR oleh kepala daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu kasus mencuat melalui operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap. Dalam perkara tersebut, terungkap dugaan pemberian THR kepada forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Modus serupa juga ditemukan dalam kasus yang melibatkan Bupati Tulungagung. KPK menduga praktik pemberian THR kepada aparat di daerah telah menjadi pola yang cukup masif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KPK menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan kepala daerah terkait pengelolaan anggaran. Praktik pemberian dana di luar mekanisme resmi, meskipun dibungkus dengan istilah THR atau hibah, tetap berpotensi melanggar hukum.Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah harus menjadi prioritas utama. Setiap pengeluaran harus memiliki dasar hukum yang jelas serta manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan ini juga sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, di mana penggunaan anggaran publik harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan untuk membangun relasi kekuasaan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui pernyataan ini, KPK berharap seluruh kepala daerah dapat mengambil pelajaran dari kasus-kasus yang telah terjadi. Imbauan untuk menghentikan pemberian THR dan hibah kepada instansi vertikal bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga upaya mencegah praktik korupsi sejak dini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KPK juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara. Kepala daerah diharapkan lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan meningkatnya pengawasan serta kesadaran akan risiko hukum, diharapkan praktik-praktik yang berpotensi menyimpang dapat diminimalisir. Pada akhirnya, pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan transparan menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang kredibel dan berintegritas.(riaupos).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 15:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Naik Tipis, Harga Kelapa Sawit Mitra Pekan Ini Jadi Rp3.900 per Kg</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Naik-Tipis--Harga-Kelapa-Sawit-Mitra-Pekan-Ini-Jadi-Rp3-900-per-Kg</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6808_Naik-Tipis--Harga-Kelapa-Sawit-Mitra-Pekan-Ini-Jadi-Rp3-900-per-Kg.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil kesepakatan, penetapan harga kelapa sawit periode 13 - 19 Mei 2026 telah menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh Tim untuk kenaikan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp25,52/kg atau mencapai 0,66% dari harga periodelalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp3.900,46/kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dengan harga cangkang sebesar Rp17,90/kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,08%, harga penjualan CPO minggu ini naiksebesar Rp216,44 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp 406,53 dari minggu lalu,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 13 tahun 2024 pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp15.472,50 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp15.525,00.&nbsp;&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.(sol)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">No. 16 Periode : Rabu - Selasa, 13 - 19 MEI 2026</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 3 Th (Rp 3,014.39 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 4 Th (Rp 3,409.75 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 5 Th (Rp 3,611.47 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 6 Th (Rp 3,767.61 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 7 Th (Rp 3,849.62 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 8 Th (Rp 3,895.00 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 9 Th (Rp 3,900.46 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 10-20 Th (Rp 3,880.44 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 21 Th (Rp 3,820.66 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 22 Th (Rp 3,763.67 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 23 Th (Rp 3,702.48 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 24 Th (Rp 3,635.56 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 25 Th (Rp 3,560.14 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 26 Th (Rp 3,514.57 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 27 Th (Rp 3,468.96 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 28 Th (Rp 3,424.74 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 29 Th (Rp 3,407.67 );</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Umur 30 Th (Rp 3,393.44 );(riaupos).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 15:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Diajak Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pertanian</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Lingkungan/Warga-Diajak-Manfaatkan-Lahan-Kosong-untuk-Pertanian</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8294_Warga-Diajak-Manfaatkan-Lahan-Kosong-untuk-Pertanian.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong dan lahan tidur menjadi area pertanian produktif guna mendukung program ketahanan pangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan sambang dan dialog langsung bersama warga di wilayah binaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan itu, polisi memberikan edukasi tentang pentingnya memanfaatkan lahan yang belum digunakan agar bernilai manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga maupun masyarakat sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Iptu Teddy, mengatakan pemanfaatan lahan kosong menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mendukung program swasembada pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, kegiatan bertani juga dinilai dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi kebun produktif. Minimal dapat membantu kebutuhan pangan keluarga dan apabila dikelola dengan baik tentu bisa mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Iptu Teddy, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, warga juga diberikan motivasi agar tidak ragu memulai bercocok tanam, termasuk mengelola lahan kosong menjadi kebun jagung dan tanaman produktif lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat menyambut positif ajakan tersebut dan mengaku siap memanfaatkan lahan kosong di lingkungan mereka untuk kegiatan pertanian produktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan itu, Polsek Kawasan Pelabuhan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketahanan pangan semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semangat Polri Cinta Petani terus diwujudkan melalui edukasi, pendampingan, dan kepedulian kepada masyarakat guna menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan(cakaplah).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 14:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polres Rohil Amankan 8.136 Butir Ekstasi, Enam Tersangka Ikut Diamankan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polres-Rohil-Amankan-8-136-Butir-Ekstasi--Enam-Tersangka-Ikut-Diamankan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8490_Polres-Rohil-Amankan-8-136-Butir-Ekstasi--Enam-Tersangka-Ikut-Diamankan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>ROHIL- Satres Narkoba Polres Rokan Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hilir.</div><div><br></div><div>Kali ini, aparat berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis pil ekstasi dalam jumlah besar dengan total barang bukti sebanyak 8.136 butir serta serbuk ekstasi dengan berat kotor keseluruhan mencapai 5.809,9 gram atau sekitar 5,8 kilogram.</div><div><br></div><div>Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, Selasa (12/5/2026) menerangkan bahwa pengungkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas peredaran narkotika jenis ekstasi di Kota Bagansiapiapi yang diduga dilakukan oleh dua orang pria berinisial A dan N.</div><div><br></div><div>Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Rokan Hilir yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba AKP M. Sodikin, S.H., M.Si., bersama Kanit II Satres Narkoba IPDA Anta Arief Siregar, S.H., M.H., segera melakukan penyelidikan intensif.</div><div><br></div><div>Pada Sabtu, 09 Mei 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka di kawasan Pujasera Jalan Pulau Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.</div><div><br></div><div>"Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan ratusan butir pil berwarna merah jambu yang diduga narkotika jenis ekstasi, beserta uang tunai dan sejumlah telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika," terang Kapolres.</div><div><br></div><div>Dari hasil pengembangan lanjutnya, petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah salah satu tersangka dan menemukan ribuan butir ekstasi lainnya yang disimpan di dalam beberapa kaleng susu dan kaleng roti yang disembunyikan di dalam box speaker bekas.</div><div>Tidak berhenti sampai di situ, Satres Narkoba kembali mengembangkan perkara hingga berhasil mengamankan empat tersangka lainnya di lokasi berbeda, yang diduga memiliki peran masing-masing dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.</div><div><br></div><div>Keempat tersangka tambahan diketahui berinisial S, SU, dan H alias U.</div><div><br></div><div>Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tersangka memiliki peran mulai dari penjemput barang, penunjuk lokasi penyimpanan, penyimpan narkotika, hingga pihak yang pertama kali memperoleh barang haram tersebut dari wilayah Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.</div><div><br></div><div>Dalam pengembangan lanjutan, petugas juga menemukan narkotika jenis ekstasi yang telah hancur menjadi serbuk dan disimpan di wilayah Rupat, Kabupaten Bengkalis. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Rokan Hilir guna proses penyidikan lebih lanjut.</div><div><br></div><div>Adapun total barang bukti yang berhasil diamankan berupa 8.136 butir pil ekstasi warna merah jambu, sejumlah serbuk diduga ekstasi, enam unit telepon genggam, uang tunai, dua unit sepeda motor, serta berbagai sarana yang digunakan untuk menyimpan dan mengedarkan narkotika.</div><div><br></div><div>Kapolres Rokan Hilir menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memerangi peredaran narkotika yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa. Polres Rokan Hilir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait aktivitas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.</div><div><br></div><div>"Keberhasilan pengungkapan ini tidak terlepas dari dukungan serta informasi masyarakat. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkotika demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tegas Kapolres.</div><div><br></div><div>Saat ini, seluruh tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Satres Narkoba Polres Rokan Hilir guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(cakaplah).</div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 14:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satpol PP Dan Upika Tanah Putih Tutup Total Warung Remang-Remang Di Lokasi Simpang Mayat.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Satpol-PP-Dan-Upika-Tanah-Putih-Tutup-Total-Warung-Remang-Remang-Di-Lokasi-Simpang-Mayat-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_764_Satpol-PP-Dan-Upika-Tanah-Putih-Tutup-Total-Warung-Remang-Remang-Di-Lokasi-Simpang-Mayat-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) Tanah Putih menutup total sejumlah warung remang-remang di kawasan Lokasi Mayat, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (11/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua LAM Kecamatan Tanah Putih Murni Roy S.Pd, perwakilan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), pihak PLN Rayon Tanah Putih, RT, RW, serta kepala lingkungan setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan di lapangan, penutupan dilakukan dengan menyita minuman keras (miras) yang berada di lokasi, memutus aliran listrik, serta menyita meteran PLN di warung-warung remang tersebut. Penindakan itu dilakukan sesuai Perda Rokan Hilir Nomor 4 Tahun 2025, ditambah seluruh warung tersebut diketahui tidak memiliki izin resmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Pol PP Rokan Hilir, Drs. Acil Rustianto, M.Si mengatakan pihaknya memberikan tenggat waktu kepada pemilik warung untuk segera mengosongkan tempat usaha mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami beri waktu tiga hari hingga paling lama tujuh hari. Jika masih belum dikosongkan, maka alat musik yang ada akan kami bawa ke kantor Satpol PP untuk diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” tegas Acil saat memimpin kegiatan penutupan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, langkah penertiban dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait keresahan atas dugaan praktik prostitusi dan peredaran narkoba di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Karena itu kami turut membawa pihak PLN untuk memutus aliran listrik agar aktivitas di warung remang ini tidak lagi berjalan. Kami juga melibatkan pihak PHR karena sebagian bangunan berdiri di atas lahan milik PHR. Jika dalam tujuh hari belum juga dikosongkan, maka pihak PHR akan menurunkan alat berat untuk merobohkan bangunan tersebut,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Camat Tanah Putih Dona Doni, S.STP., M.Si menerangkan bahwa pembahasan terkait penutupan warung remang-remang tersebut telah beberapa kali dilakukan melalui rapat bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sejak Desember 2025 lalu sebenarnya sudah pernah diberikan peringatan kepada pemilik warung agar menutup usahanya. Alhamdulillah, pada rapat keempat ini akhirnya penutupan bisa terlaksana,” ujar Camat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebutkan, terdapat sekitar delapan warung remang-remang yang berdiri di area lahan PT PHR dan sekitar 14 tempat lainnya berada di luar area perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Jika dalam tujuh hari masih ada yang beroperasi, maka akan dilakukan tindakan lanjutan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Camat juga menegaskan bahwa keberadaan warung remang-remang tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Masyarakat menyampaikan kepada kami bahwa jika tidak ada tindakan dari Satpol PP dan Upika, mereka khawatir warga akan bertindak sendiri. Karena itu hari ini kami turun langsung untuk melakukan penutupan total,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di lokasi yang sama, Danramil 02 Tanah Putih Kapten Arh Iswandi Sikumbang didampingi Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi, SH menyampaikan dukungan penuh terhadap penertiban tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Alhamdulillah, dengan pendampingan yang kami lakukan bersama, kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif sesuai harapan bersama,” kata Danramil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal senada disampaikan Ketua LAM Kecamatan Tanah Putih Murni Roy, S.Pd yang mengaku bersyukur penutupan warung remang-remang akhirnya dapat direalisasikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami sudah lama berharap tempat-tempat seperti ini ditutup. Dengan ditertibkannya warung remang-remang ini, diharapkan anak kemenakan kita dapat terhindar dari prostitusi maupun bahaya narkoba,” pungkasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantau Wartawan Riauterkini.com Yang ikut tersebut Kegiatan penutupan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB hingga 21.00 WIB tersebut berlangsung aman dan kondusif.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 13:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Banyak yang Rusak, Jalan Provinsi di Riau Mulai Diperbaiki.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Banyak-yang-Rusak--Jalan-Provinsi-di-Riau-Mulai-Diperbaiki-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3159_Banyak-yang-Rusak--Jalan-Provinsi-di-Riau-Mulai-Diperbaiki-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kerusakan jalan berlubang di sejumlah ruas jalan provinsi di Riau mulai ditangani secara bertahap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau kini terus menggesa kegiatan pemeliharaan rutin di berbagai wilayah, mulai dari Pekanbaru hingga perbatasan Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perbaikan dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan, terutama di kawasan dengan lalu lintas padat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Plt Kepala Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Thomas mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti arahan Plt Gubernur Riau untuk memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami terus melakukan pemeliharaan rutin secara bertahap di sejumlah ruas jalan provinsi, khususnya di Kota Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya. Fokus kami adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara,” ujar Thomas, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, kegiatan pemeliharaan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan di masing-masing wilayah kerja.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bentuk pekerjaannya berupa penambalan jalan berlubang menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP) serta perawatan rutin pada badan jalan yang mengalami kerusakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di wilayah barat Riau, UPT Jalan dan Jembatan Wilayah II melakukan pemeliharaan rutin pada ruas Mahato batas Kabupaten Rokan Hilir hingga Simpang Menggala. Perbaikan dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional dan aman dilalui masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, di wilayah Siak dan sekitarnya, Dinas PUPRPKPP melalui UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I juga melakukan maintenance jalan di ruas Simpang Minas " Simpang Pemda " Simpang Tualang Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, perbaikan jalan juga dilakukan di sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena berlubang dan rawan membahayakan pengendara, terutama saat hujan turun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa ruas yang menjadi fokus penanganan di antaranya Jalan Datuk Setia Maharaja dan Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di kawasan Simpang Paus. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pekerjaan patching aspal menggunakan CAP untuk memperbaiki permukaan jalan yang rusak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain di Simpang Paus, pekerjaan serupa juga dilakukan di ruas Jalan Datuk Setia Maharaja kawasan Parit Indah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi pekerjaan dan mendukung proses perbaikan yang sedang berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Thomas menegaskan, kegiatan pemeliharaan jalan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai tingkat prioritas kerusakan dan kondisi lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami memahami keluhan masyarakat. Karena itu, penanganan terus dilakukan agar kondisi jalan provinsi tetap mantap dan aktivitas masyarakat tidak terganggu(tribunewspekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 13:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tiga Jemaah Haji Riau Masih Dirawat di Batam, Dua Berpeluang Menyusul ke Tanah Suci.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Tiga-Jemaah-Haji-Riau-Masih-Dirawat-di-Batam--Dua-Berpeluang-Menyusul-ke-Tanah-Suci-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7529_Tiga-Jemaah-Haji-Riau-Masih-Dirawat-di-Batam--Dua-Berpeluang-Menyusul-ke-Tanah-Suci-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Tiga calon jemaah haji asal Riau hingga kini masih menjalani perawatan dan observasi medis di Batam sehingga belum dapat diberangkatkan ke Tanah Suci bersama kloter sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kanwil Kemenhaj Riau, Defizon, mengatakan dari tiga jemaah tersebut, satu orang diperkirakan batal berangkat karena kondisi kesehatannya tidak memenuhi syarat terbang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara dua jemaah lainnya masih memiliki peluang untuk diberangkatkan menyusul pada kloter berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Yang masih dirawat di Batam ada tiga orang. Satu orang kemungkinan memang tidak bisa diberangkatkan karena kondisi kesehatannya tidak memenuhi syarat, sedangkan dua orang lagi masih ada peluang berangkat,” ujar Defizon, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, salah satu jemaah yang masih dirawat dikabarkan mulai membaik dan kemungkinan segera kembali ke asrama haji setelah menjalani observasi di rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Insyaallah satu orang besok sudah bisa keluar dari rumah sakit dan kembali ke asrama haji. Kalau nanti hasil pemeriksaan kesehatannya dinyatakan layak terbang, akan kita carikan seat di kloter berikutnya,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Defizon, salah satu jemaah sempat mengalami saturasi oksigen rendah sehingga harus mendapat penanganan medis lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan satu jemaah lainnya mengalami insiden jatuh di kamar mandi saat bersiap menuju bandara dari asrama haji.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, hasil observasi sementara menunjukkan kondisi jemaah tersebut tidak mengalami cedera serius dan masih berpeluang melanjutkan perjalanan ibadah hajinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tengah kondisi tersebut, Defizon juga mengingatkan seluruh jemaah haji Riau yang saat ini berada di Makkah dan Madinah agar menjaga kesehatan dan tidak terlalu memforsir tenaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, sebagian besar kloter asal Riau sudah berada di Makkah untuk menjalankan umrah wajib, tawaf, sai, serta memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara beberapa kloter lainnya masih berada di Madinah menjalani ibadah arbain di Masjid Nabawi dan ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Jangan terlalu dipaksakan aktivitas ibadah yang berat sekarang, karena inti dari ibadah haji itu ada pada puncak haji nanti di Arafah, Muzdalifah dan Mina,” tegas Defizon.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia meminta jemaah mengurangi aktivitas di luar hotel atau penginapan jika tidak ada keperluan penting mengingat suhu panas di Arab Saudi cukup ekstrem dan berisiko menyebabkan kelelahan maupun dehidrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami imbau jemaah lebih banyak istirahat, sering minum air putih, konsumsi makanan bergizi yang sudah disiapkan petugas, dan patuhi semua arahan petugas haji,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, menjaga kondisi fisik sejak awal menjadi hal penting agar seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian puncak ibadah haji dalam kondisi sehat dan prima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Jangan sampai sekarang tenaganya habis, nanti saat puncak haji justru sakit atau kelelahan. Kita ingin seluruh jemaah bisa menjalankan ibadah haji dengan baik dan lancar(tribunpekanbaru).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 13:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terus Melemah, Hari Ini Rupiah Anjlok ke Rp17.508 per Dolar AS.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Terus-Melemah--Hari-Ini-Rupiah-Anjlok-ke-Rp17-508-per-Dolar-AS-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4981_Terus-Melemah--Hari-Ini-Rupiah-Anjlok-ke-Rp17-508-per-Dolar-AS-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada perdagangan Selasa pagi, 12 Mei 2026, kurs rupiah mengalami tekanan cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat hingga melampaui angka Rp15.500.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengacu pada data Bloomberg, mata uang Garuda memulai perdagangan di posisi Rp17.479 per dolar AS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Angka tersebut menunjukkan pelemahan sekitar 0,37 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang tercatat di level Rp17.414 per dolar AS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tren penurunan masih berlanjut selama sesi pagi. Sekitar pukul 09.45 WIB, nilai tukar rupiah turun ke posisi Rp17.506 per dolar AS atau terkoreksi 0,53 persen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lima menit kemudian, pelemahan kembali terjadi dengan rupiah bergerak ke level Rp17.508 per dolar AS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pakar Ekonomi, Ferry Latuhihin mengatakan, kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah menjadi salah satu sentimen utama yang membebani rupiah.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tercatat, harga minyak Brent berjangka yang berakhir pada Juli, patokan minyak global, naik 2,9 persen menjadi USD104,22 per barel.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka yang berakhir pada Juni naik 2,8 persen menjadi USD98,03 per barel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, lonjakan harga energi memperlebar tekanan terhadap kondisi fiskal dan eksternal Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Harga minyak dan fiscal crack kita (membebani rupiah),” ujar Ferry dikutip dari Kontan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski ekonomi Indonesia kuartal I 2026 tumbuh 5,61 persen, pelaku pasar dinilai belum sepenuhnya percaya terhadap data-data ekonomi domestik yang dirilis pemerintah, termasuk angka pertumbuhan ekonomi dari Data Badan Pusat Statistik (BPS).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebut, tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut apabila kondisi global tidak membaik dan ketahanan eksternal domestik terus melemah.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan, Ferry memperkirakan nilai tukar rupiah berisiko menyentuh level Rp 25.000 per dolar AS pada semester II-2026.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Teror Pembakaran di Matraman Bikin Warga Resah, Pelaku Terekam CCTV</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Teror-Pembakaran-di-Matraman-Bikin-Warga-Resah--Pelaku-Terekam-CCTV</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2493_Teror-Pembakaran-di-Matraman-Bikin-Warga-Resah--Pelaku-Terekam-CCTV.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi pembakaran beruntun di Pisangan Baru, Matraman, membuat warga resah. Terduga pelaku diamankan setelah terekam CCTV.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, dibuat resah akibat serangkaian aksi pembakaran yang terjadi pada Minggu (10/5/2026) dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu disebut berlangsung sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik permukiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua RW 05 Kelurahan Pisangan Baru, Ramdani mengatakan warga mulai curiga setelah melihat sosok pria yang sama muncul di beberapa lokasi sebelum api menyala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jam 03.00 sampai jam 04.00 dini hari kejadiannya. Setelah terlihat dari CCTV, dari sisi kanan kiri menjurus titiknya ke sini. Ternyata, orang tuanya juga mengakui setelah melihat CCTV, &#039;Oh iya itu anak saya&#039;," kata Ramdani di Jakarta, Selasa (12/5/2026) seperti dikutip Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, setelah identitas terduga pelaku diketahui, warga dari sejumlah RW mendatangi lokasi rumah pria tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Warga itu dari tiga RW kemungkinan, RW 4, RW 5, RW 6, bahkan mungkin RW 3 juga ada. Setelah diketahui terduga ini ada di daerah sini, orang dari mana-mana nujunya ke sini," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Situasi Memanas, Pelaku Diamankan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Situasi di lokasi sempat memanas karena warga merasa khawatir dengan aksi pembakaran tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, menurut Ramdani, warga masih bisa menahan diri sehingga tidak terjadi aksi kekerasan terhadap terduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, bisa diredam dan pelaku bisa diamankan. Tidak ada pukulan dan sebagainya, bisa aman, karena di sini sudah banyak orang, dikhawatirkan anak ini tidak terjamin keamanannya, akhirnya dibawa ke Polsek," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terduga pelaku diketahui berinisial A (24), seorang pria yang baru lulus kuliah dan tinggal bersama ibu serta adiknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Remaja, baru lulus kuliah. Umurnya sekitar 24 tahunan. Orangnya tertutup, jarang keluar, tidak berbaur dengan remaja lainnya," ucap Ramdani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Motif Didalami</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga menduga A mengalami gangguan psikologis atau depresi karena pola aksinya dianggap tidak biasa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita ada anggapan ke situ. Soalnya, setelah dia eksekusi, api sudah nyala, dia balik lagi, dicek. Kalau niatnya mau bakar sekaligus kan biasanya langsung kabur, tapi ini dicek lagi, &#039;Oh sudah nyala belum?&#039; begitu," ujar Ramdani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Objek yang dibakar disebut bukan rumah warga secara langsung, melainkan barang-barang mudah terbakar seperti sampah, terpal, dan pakaian yang berada di sekitar permukiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini sebelumnya viral di media sosial setelah rekaman CCTV diunggah akun Instagram @beritamatraman. Dalam video tersebut terlihat seorang pria berjalan di kawasan Pisangan Baru sebelum menyulut api di sebuah warung lalu melarikan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Api berhasil dipadamkan warga sebelum merembet ke bangunan lain. Polisi kini masih mendalami motif pembakaran dan memeriksa kondisi kejiwaan terduga pelaku.(merdeka.com),</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemko Pekanbaru Bentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Dukung Program MBG</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pemko-Pekanbaru-Bentuk-Dinas-Perikanan-dan-Peternakan-untuk-Dukung-Program-MBG</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7597_Pemko-Pekanbaru-Bentuk-Dinas-Perikanan-dan-Peternakan-untuk-Dukung-Program-MBG.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan guna mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program nasional Presiden Prabowo Subianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena kita tahu program MBG adalah program besarnya bapak Presiden Prabowo. Maka itu agar lebih fokus, kita membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan,” ujar Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agung menyebut, selain Dinas Perikanan dan Peternakan, Pemko Pekanbaru juga akan membentuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pembentukan OPD baru tersebut merupakan bagian dari perubahan kedua atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agung menjelaskan, sektor pariwisata sebelumnya masih bergabung dengan Dinas Kebudayaan. Ke depan, kebudayaan akan dibentuk menjadi organisasi perangkat daerah tersendiri untuk mendukung visi RPJMD menuju Pekanbaru yang berbudaya, maju dan sejahtera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini juga nanti yang akan membuat program dan menggali kebudayaan yang ada di Kota Pekanbaru serta melestarikannya. Karena kita tahu Pekanbaru ini masih sangat kental dengan budaya,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diketahui, DPRD Kota Pekanbaru, kemarin Senin (11/5/2026) telah menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap pembahasan Ranperda perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Kota Pekanbaru itu dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid didampingi Wakil Ketua DPRD Tengku Azwendi Fajri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hadir pula Walilota Pekanbaru Agung Nugroho, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menyampaikan pembahasan ranperda telah selesai dan menghasilkan penambahan dua OPD baru di lingkungan Pemko Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Secara umum ada penambahan dua OPD dan sekarang total menjadi 50 OPD. Kita berharap dengan adanya penambahan ini, kinerja Pemko Pekanbaru bisa semakin meningkat,.(cakaplah.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 11:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Niat Hati Beli Layangan, Siswi SD di Palopo Malah Dicabuli Kakek 69 Tahun</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Niat-Hati-Beli-Layangan--Siswi-SD-di-Palopo-Malah-Dicabuli-Kakek-69-Tahun</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2195_Niat-Hati-Beli-Layangan--Siswi-SD-di-Palopo-Malah-Dicabuli-Kakek-69-Tahun.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Palopo-Nasib malang menimpa seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Bocah berusia 11 tahun tersebut diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang pria lanjut usia berinisial HS (69).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Ridwan Parintak, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku sejak Kamis (7/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Iya, betul. Kami telah mengamankan pelaku atas dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur," ujar Ridwan kepada Liputan6.com, Senin (11/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ridwan menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di sebuah kios di wilayah Kota Palopo. Awalnya, korban mendatangi kios pelaku untuk membeli layang-layang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, pelaku justru mengajak korban masuk ke dalam ruangan yang berada di dalam kios sebelum melakukan tindakan asusila tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku diduga memanggil korban lalu membawanya ke ruangan di bagian dalam kios. Di sana, korban diduga dibaringkan, diraba, dan dipaksa melepas pakaiannya," jelas Ridwan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku. Selain itu, polisi tengah mendalami kronologi kejadian melalui keterangan sejumlah saksi guna melengkapi berkas perkara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Proses pemeriksaan lebih lanjut masih berjalan. Kami juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban, mengingat statusnya yang masih di bawah umur," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat perbuatannya, HS dijerat dengan Pasal 6 huruf c jo. Pasal 15 huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta Pasal 43 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Hukuman tersebut dapat diperberat karena korban merupakan anak di bawah umur,(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 10:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Binjai Darurat Begal: Pelajar SMA Dibacok dan Motor Digondol Saat Berangkat Sekolah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Binjai-Darurat-Begal--Pelajar-SMA-Dibacok-dan-Motor-Digondol-Saat-Berangkat-Sekolah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5236_Binjai-Darurat-Begal--Pelajar-SMA-Dibacok-dan-Motor-Digondol-Saat-Berangkat-Sekolah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Binjai-Aksi komplotan begal bersenjata tajam semakin merajalela dan menebar teror di Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Dalam sepekan terakhir, para pelaku tidak segan-segan melukai korbannya, mulai dari pengendara wanita hingga pelajar sekolah yang tengah melintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus paling tragis menimpa seorang pelajar SMA bernama Yudha pada Senin pagi 11 Mei 2026. Niat hati ingin menuntut ilmu, Yudha justru menjadi sasaran keberingasan komplotan begal di Jalan Sawo III, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa bermula saat Yudha sedang dalam perjalanan menuju sekolah. Secara tiba-tiba, motor yang dikendarainya ditabrak dari belakang oleh sejumlah pria tak dikenal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya terpental dan jatuh. Saat berusaha mempertahankan sepeda motor, pelaku mengeluarkan parang dan mengarahkannya ke leher," ungkap Yudha dengan nada trauma.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski sempat melakukan perlawanan, nyawa Yudha terancam setelah pelaku melayangkan sabetan parang ke arahnya. Akibatnya, kedua tangan Yudha mengalami luka bacok serius.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kondisi berlumuran darah dan tak berdaya, Yudha ditinggalkan di lokasi kejadian, sementara sepeda motor dan ponsel miliknya dibawa lari para pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejadian yang menimpa Yudha bukanlah yang pertama. Hanya berselang beberapa hari sebelumnya, Kamis (7/5/2026), seorang pengendara wanita juga menjadi korban di kawasan Titi Besi, Jalan Umar Baki. Korban yang dicegat oleh empat pelaku bersenjata tajam harus merelakan sepeda motor dan ponselnya dirampas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons situasi yang kian mengkhawatirkan, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menegaskan bahwa pihaknya tengah bergerak cepat memburu para pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kasusnya sudah dalam proses penyelidikan intensif. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar para pelaku dapat segera kami ringkus,” tegas AKBP Mirzal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, Yudha masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bacok yang dideritanya. Sementara itu, warga Binjai dihimbau untuk tetap waspada, terutama saat melintasi kawasan rawan pada jam-jam sepi(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 10:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>3 Anggota TNI AD di Labuan Bajo Positif Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/3-Anggota-TNI-AD-di-Labuan-Bajo-Positif-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2489_3-Anggota-TNI-AD-di-Labuan-Bajo-Positif-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Labuan Bajo-Citra institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini tengah tercoreng. Sebanyak lima anggota TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang bertugas di Kodim 1630/Manggarai Barat terlibat kasus narkoba. Di mana, tiga di antaranya dinyatakan positif, sementara dua lainnya terindikasi terlibat dalam peredaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini kian menyita perhatian publik, mengingat Kodim 1630/Manggarai Barat merupakan satuan yang relatif baru diresmikan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang bertugas menjaga keamanan di Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelima prajurit tersebut kini telah diamankan dan diserahkan ke Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IX/1-1 Ende yang wilayah kerjanya mencakup seluruh Pulau Flores, guna menjalani pemeriksaan mendalam dan proses hukum sesuai peraturan yang berlaku di tubuh TNI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letnan Kolonel Infanteri Budiman Manurung membenarkan kasus tersebut. Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara transparan dan tegas begitu indikasi pelanggaran ditemukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan penuturan Dandim, kasus ini bermula pada 19 April 2026, saat pihaknya mencium kejanggalan pada sebuah paket kiriman yang masuk ke lingkungan satuan. Kecurigaan itu dibuktikan dengan membuka kemasan paket, dan ditemukan barang bukti berupa zat yang diduga narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nah dari timbul kecurigaan itulah paket tersebut dibuka. Saat dibuka, ditemukanlah barang yang berindikasi barang terlarang. Dari situ kami langsung telusuri ke pihak penerima barang. Kami tanya, ini dari mana asalnya, siapa pengirimnya, hingga akhirnya ditemukan keterlibatan salah satu anggota kami yang ternyata juga bertindak sebagai pengirim dari luar daerah," ungkap Budiman saat dikonfirmasi, Senin 11 Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil Penelusuran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Budiman, hasil penelusuran mengarah pada lima orang anggota dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) hingga Prajurit Satu (Pratu), berinisial A, I, W, S, dan M.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelimanya kemudian diperiksa dan menjalani tes urine. Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif menggunakan narkoba, sedangkan dua lainnya negatif namun terindikasi berperan sebagai perantara atau pengedar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang bersangkutan langsung kami serahkan ke Subdenpom untuk pemeriksaan mendalam dan nanti akan mengikuti sidang pengadilan militer sesuai hukum yang berlaku," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau prajurit sudah melakukan tindakan melanggar hukum, itu jelas salah dan kami tidak bisa lindungi. Proses akan berjalan seadil-adilnya," sambung Budiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua Anggota Korban Ajakan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Budiman merinci peran masing-masing anggota dalam kasus ini. Menurutnya, anggota berinisial A adalah pelaku utama yang mengirim barang sekaligus mengonsumsi. Ia juga membujuk rekan-rekannya untuk ikut mencoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dua orang ini (S dan M) sebenarnya bisa dikatakan korban. Mereka tidak tahu apa-apa, tiba-tiba ditawari, baru sekali mencoba, dan berhenti. Makanya saat tes urine kemarin hasilnya negatif. Berbeda dengan yang berinisial W, setelah kami telusuri, ternyata sebelum ditempatkan di sini, di satuan lamanya dia sudah punya riwayat menggunakan narkoba," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan keterangan yang dihimpun, barang bukti yang ditemukan diduga jenis ganja dengan masa penyimpanan yang cukup lama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penemuan ini langsung dilaporkan ke jajaran atasannya kurang dari 24 jam setelah barang diketahui, dan tim Subdenpom langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh Anggota Akan Dites Urin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk tindak lanjut dan pencegahan, Kodim 1630/Manggarai Barat berencana melakukan tes urine menyeluruh terhadap seluruh anggotanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi prajurit yang terjerat penyalahgunaan barang haram tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami punya program rutin untuk mendeteksi anggota yang menggunakan narkoba. Ke depannya, seluruh anggota akan kami tes. Kami tidak ingin ada lagi kasus serupa yang merusak nama baik satuan dan institusi TNI, apalagi kami bertugas di kawasan wisata unggulan dunia," ujar Budiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur. Pelaku yang terbukti bersalah akan diproses hukum maksimal, dicabut keanggotaannya, dan dikenai sanksi pidana militer.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 12 May 2026 10:17:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>