<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:45:35 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 14:45:35 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title> Dampak Serangan Brutal Monyet Liar, Sejumlah Sekolah di Tembilahan Belajar Daring</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dampak-Serangan-Brutal-Monyet-Liar--Sejumlah-Sekolah-di-Tembilahan-Belajar-Daring</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1560_-Dampak-Serangan-Brutal-Monyet-Liar--Sejumlah-Sekolah-di-Tembilahan-Belajar-Daring.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR-" Pemerintah Kecamatan Tembilahan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan unsur terkait menetapkan pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi sekolah-sekolah di wilayah terdampak serangan monyet liar selama tiga hari ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif guna menjamin keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan satwa liar yang beberapa kali menyerang warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Tembilahan, Rabu (5/8/2026). Rapat dihadiri Pemerintah Kecamatan Tembilahan, Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, kepala satuan pendidikan, komite sekolah, koordinator wilayah pendidikan, serta sejumlah pihak terkait guna membahas langkah penanganan dampak serangan monyet liar terhadap aktivitas pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam rapat tersebut, Camat Tembilahan Ari Syuria memaparkan kronologi kejadian serangan monyet liar yang terjadi di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir terhadap keselamatan anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ari Syuria mengatakan, keputusan pembelajaran daring merupakan hasil kesepakatan bersama yang diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari pihak sekolah, komite sekolah, serta kondisi riil di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh unsur yang hadir dalam rapat sepakat mengambil langkah antisipatif dengan melaksanakan pembelajaran secara daring selama tiga hari. Kebijakan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk meminimalisir risiko yang dapat mengancam keselamatan anak-anak selama situasi belum benar-benar kondusif," ujar Ari Syuria.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan, kebijakan tersebut bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan penanganan di lapangan. Pemerintah Kecamatan Tembilahan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan terhadap monyet liar dapat segera dilakukan sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap masyarakat dapat memahami keputusan ini karena yang kami utamakan adalah keselamatan anak-anak. Kami juga mengimbau para orang tua agar tetap mengawasi putra-putrinya selama belajar dari rumah. Apabila kondisi sudah dinyatakan aman oleh pihak berwenang, maka proses pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan sebagaimana mestinya," ungkap Ari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil rapat, kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak akan dilaksanakan secara daring selama tiga hari, yakni mulai 6 hingga 8 Agustus 2026. Selanjutnya, apabila kondisi telah dinyatakan aman dan kondusif, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akan kembali dilaksanakan pada 10 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum keputusan tersebut ditetapkan, peserta rapat juga menyampaikan berbagai masukan terkait pola pembelajaran yang dinilai paling tepat diterapkan selama masa penanganan. Seluruh saran dan pertimbangan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang mengedepankan aspek keselamatan tanpa mengabaikan keberlangsungan proses pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Kecamatan Tembilahan berharap situasi dapat segera kembali kondusif sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung normal. Masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan tindakan yang dapat memancing keberadaan monyet liar, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah selama proses penanganan masih berlangsung(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Detik-Detik Pria Tenggelam di Sungai Kampar: Lompat dari Jembatan, Kepalanya Sempat Hilang Timbul</title>
<link>https://www.spiritriau.com//Detik-Detik-Pria-Tenggelam-di-Sungai-Kampar--Lompat-dari-Jembatan--Kepalanya-Sempat-Hilang-Timbul</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7405_Detik-Detik-Pria-Tenggelam-di-Sungai-Kampar--Lompat-dari-Jembatan--Kepalanya-Sempat-Hilang-Timbul.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR - Seorang pria melompat dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Selasa (4/8/2026). Warga sempat menyaksikan detik-detik pria itu tenggelam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Video amatir warga yang beredar menayangkan pria itu megap-megap di permukaan Sungai Kampar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepalanya sempat hilang-timbul sebelum akhirnya tenggelam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pria itu belum ditemukan setelah terjun dari jembatan di ruas jalan lintas Riau-Sumatera Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencarian memasuki hari kedua, Rabu (5/8/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita, mengatakan radius jelajah pencarian diperluas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jarak pencarian ditambah sekitar dua kilometer dari titik hilang," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan pria yang diketahui bernama Boiko Gulo, warga Siak, itu tenggelam sekitar pukul 07.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban kemudian berhenti di jembatan. Sepeda motornya diparkirkan di atas jembatan dan ditinggalkan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban kemudian melompat dari atas jembatan,"(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemotor Nekat Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Diamankan Polisi, Ini Penjelasan Keluarga</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemotor-Nekat-Masuk-Tol-Pekanbaru-Dumai-Diamankan-Polisi--Ini-Penjelasan-Keluarga</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1691_Pemotor-Nekat-Masuk-Tol-Pekanbaru-Dumai-Diamankan-Polisi--Ini-Penjelasan-Keluarga.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Aksi nekat seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai tanpa mengenakan helm dan dengan kecepatan tinggi viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi setelah pengendara berhasil melewati penjagaan di Gerbang Tol Kandis Utara, Sabtu (1/8/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah pengendara mobil yang melintas sempat berupaya memberi isyarat agar pemotor tersebut menepi. Namun, imbauan itu tidak diindahkan hingga akhirnya video kejadian tersebut beredar luas di media sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, membenarkan adanya insiden tersebut. Informasi awal diterima dari petugas patroli jalan tol yang menemukan keberadaan sepeda motor di ruas jalan bebas hambatan."Sekitar pukul 11.00 WIB ada sepeda motor memasuki gerbang Tol Kandis Utara tanpa diketahui sekuriti tol. Kemudian ada laporan dari petugas patroli tol," kata Eko Baskara di Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendapat laporan tersebut, petugas patroli segera melakukan penghentian secara aman. Pengendara bersama sepeda motornya kemudian dibawa ke Kantor Gerbang Tol Pekanbaru untuk dimintai keterangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari situ langsung pengemudi kendaraan dibawa ke gerbang Tol Pekanbaru. Setelah dimintai keterangan, dia mengakun tidak tahu kalau tol tidak boleh dimasuki sama kendaraan roda dua," kata Eko.Dalam pemeriksaan awal, pengendara mengaku tidak mengetahui bahwa kendaraan roda dua dilarang melintas di jalan tol. Setelah itu, petugas menghubungi pihak keluarga agar datang ke lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keterangan dari keluarga kemudian mengungkap bahwa pengendara tersebut sedang menjalani pengobatan setelah mengalami kecelakaan sepeda motor beberapa waktu lalu. Menurut pihak keluarga, kondisi kesehatannya masih memerlukan pendampingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari keterangan pihak keluarga yang kami panggil untuk menjemput memberikan keterangan bahwa pengendara tersebut benar adiknya. Termasuk adiknya ini dalam rangka berobat setelah jatuh dari sepeda motor dan pikirannya agak terganggu," kata Eko dikutip dari MCRiau.AKBP Eko Baskara menjelaskan, setelah proses pemeriksaan selesai, pengendara tersebut diserahkan kembali kepada pihak keluarga agar dapat melanjutkan penanganan dan pendampingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pengelola jalan tol untuk memperketat pengawasan di setiap gerbang masuk sehingga kendaraan roda dua tidak dapat memasuki jalan tol. Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan kendaraan roda dua melintasi jalan tol. Keluarga juga diharapkan memberikan pendampingan kepada anggota keluarga yang masih menjalani pengobatan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu agar tidak berkendara sendiri apabila berpotensi membahayakan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Empat Tahun Beruntun, UIR Kembali Raih Juara 1 Pengelola Laman dan Media Sosial Terbaik LLDIKTI XVII</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Empat-Tahun-Beruntun--UIR-Kembali-Raih-Juara-1-Pengelola-Laman-dan-Media-Sosial-Terbaik-LLDIKTI-XVII</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9183_Empat-Tahun-Beruntun--UIR-Kembali-Raih-Juara-1-Pengelola-Laman-dan-Media-Sosial-Terbaik-LLDIKTI-XVII.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Empat tahun berturut-turut Universitas Islam Riau (UIR) sukses mempertahankan juara 1 sebagai Pengelola Laman dan Pengelola Sosial Media Terbaik di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XVII.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam hal ini UIR berhasil melewati 101 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) diwilayah Riau dan Kepualuan Riau sehingga bisa mengukir prestasi membangkan melalui aktifitas kehumasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Biro Humas dan Promosi UIR Assoc. Prof. Dr. Harry Setiawan, M.I.Kom menyampaikan rasa syukur dan mengungkapkan prestasi ini merupakan hasil konsistensi dan kredibelitas tim Biro Humas dan Pmosi dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. Tidak hanya itu, informasi yang disajikan juga bersifat edukatif sehingga bisa meningkatkan pemahaman masyarakat.“Tugas humas tidak hanya menjalin dan menjaga hubungan baik dengan berbagai pemangku kepentingan, namun humas memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat dan transparan guna mewujudkan program Kampus Berdampak yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi dan Saintek Republik Indonesia”, ujar ssoc. Prof. Dr. Harry Setiawan, M.I.Kom.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senada dengan ini Kepala Bagian Promosi BHP UIR Dr. Septian Wahyudi, S.A.B.,M.Si menuturkan Penghargaan ini semakin memperkuat posisi media digital UIR sebagai kanal strategis dalam membangun brand awareness dan engagement dengan calon mahasiswa. BHP UIR terus berkomitmen menghadirkan konten yang informatif, edukatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Penghargaan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berinovasi melalui penguatan digital marketing, pemanfaatan data, optimalisasi media sosial, dan pengembangan konten yang lebih berdampak. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim dan menjadi motivasi untuk terus memperkuat reputasi UIR, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperluas jangkauan promosi UIR di tingkat nasional," tutup Dr. Septian Wahyudi, S.A.B.,M.Si.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pekanbaru Jadi Tuan Rumah GCMC IMT-GT ke-9, Dorong Kerja Sama Green City</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pekanbaru-Jadi-Tuan-Rumah-GCMC-IMT-GT-ke-9--Dorong-Kerja-Sama-Green-City</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6596_Pekanbaru-Jadi-Tuan-Rumah-GCMC-IMT-GT-ke-9--Dorong-Kerja-Sama-Green-City.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru resmi membuka Seminar Green Cities Mayors Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9 di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (5/8/2026). Forum internasional ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan sekaligus menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan konsep green city yang diangkat dalam seminar tersebut sejalan dengan visi Pekanbaru Lestari. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus menjamin kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Green city sama dengan Pekanbaru Lestari. Tema yang akan kita bawa selama dua hari ini mengingatkan kita bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tentang gedung-gedung, tetapi juga menjaga alam, karena menjaga alam adalah menjaga masa depan anak-anak kita," ujar Agung.Ia menilai pembangunan yang terus berkembang tidak boleh mengorbankan kawasan alami seperti sungai, hutan, dan laut. Karena itu, keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari demi hari kawasan sungai, hutan, dan laut bahkan sudah dibangun gedung. Dalam kesempatan hari ini, mari bersama menjaga lingkungan alam dan melestarikan kehidupan kita. Saat kita memuliakan alam, maka alam yang kita tempati juga akan memuliakan kita," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agung menambahkan, Seminar GCMC IMT-GT ke-9 menjadi ruang strategis bagi para peserta untuk bertukar pengalaman, gagasan, dan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan. Selama dua hari pelaksanaan, berbagai tokoh dan pemangku kepentingan akan membahas solusi pembangunan berkelanjutan yang dapat diterapkan di kawasan IMT-GT.Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang hadir dari negara-negara anggota IMT-GT. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak mengenal batas wilayah sehingga membutuhkan kerja sama lintas negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita berkumpul untuk memperkuat kerja sama IMT-GT dalam menjaga lingkungan bersama, Indonesia, Malaysia, Thailand berada dalam satu kawasan yang saling terhubung. Udara tidak mengenal batas negara. Persoalan dari satu wilayah akan berdampak pada wilayah lainnya," ujar SF Hariyanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Riau terus mempercepat berbagai program pengendalian perubahan iklim. Upaya tersebut meliputi penurunan emisi gas rumah kaca, pengelolaan sampah menjadi energi listrik, percepatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui operasi darat, udara, modifikasi cuaca, hingga pelibatan aktif masyarakat.Selain itu, Riau juga tengah mempersiapkan perdagangan karbon melalui program Green for Riau. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pengukuran dan penurunan emisi sekaligus membuka peluang sumber pendapatan baru bagi masyarakat yang berperan menjaga hutan gambut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semakin baik kita melindungi hutan, semakin sedikit kebakaran, semakin rendah emisi, dan semakin besar manfaat ekonomi yang dihasilkan. Kami berharap Pekanbaru tidak hanya dikenang sebagai tempat berlangsungnya pertemuan ini, tetapi juga sebagai tempat lahirnya kerja sama rendah karbon bagi kawasan Indonesia, Malaysia, Thailand," tutup SF Hariyanto dikutip dari MCRiau.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Gelar PKT ke-6, Penyair Perempuan Indonesia Milampah Tapak Kuningan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Gelar-PKT-ke-6--Penyair-Perempuan-Indonesia-Milampah-Tapak-Kuningan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_3521_Gelar-PKT-ke-6--Penyair-Perempuan-Indonesia-Milampah-Tapak-Kuningan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUNINGAN"Namanya Pulang ke Kampung Tradisi atau PKT. Inilah kegiatan yang dilakukan Penyair Perempuan Indonesia (PPI) setiap tahun. Tahun ini merupakan PKT ke-6 dan dilaksanakan di Kabupaten Kuningan. Sedangkan tema yang diusung yakni Milampah Tapak Kuningan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun rangkaian kegiatan PKT tahun ini adalah, Menggali Tradisi Pasar Renteng Cibogo, Kunjungan ke Kampung Adat Majalaya, Bincang Sastra dan Pergelaran Seni serta Mengkaji Harmonisasi Gunung Ciremai dan Masyarakat Kuningan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua PPI Kunni Masrohanti, mengatakan, Pulang ke Kampung Tradisi ini bukan pulang bisa, apalagi jalan-jalan biasa. Tapi pulang untuk membawa ingatan banyak orang, membawa yang dilihat ke dalam karya sastra yaitu puisi‘’Pulang ke Kampung Tradisi tahun ini merupakan yang ke-6. Semua keluarga PPI yang ikut pulang harus merekam, mencatat lalu menulis apa yang didapatkannya selama pulang ke dalam puisi. Semua puisi akan dibukukan untuk menjadi ingatan kembali bagi anak cucu kelak. Karena ini pulang ke enam, maka akan lahir buku ke enam. Jadi ini bukan pulang biasa, pulang milampahi tapak Kuningan,’’ jelas Kunni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perjalanan pulang kampung tahun-tahun sebelumnya, PPI telah melahirkan lima buku puisi, yakni, Temanten (hasil PKT 1), Umbul Pasiraman (PKT 2), Ajari Aku Baduy (PKT 3), Nyulam Kata Tanah di Lada (PKT 4), Susur Sisir Tengger (PKT 5). Sebelumnya, atau di awal perjalanan PPI di luar PKT, PPI telah melahirkan buku Palung Tradisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‘’PKT juga sebagai upaya PPI dalam mendokumentasikan dan melestarikan objek kebudayaan dengan cara puisi, termasuk juga pelestarian bahasa daerah serta bentang alam yang tidak bisa dipisahkan dengan keletastarian budaya. Semoga apa yang dilakukan PPI, khususnya dengan lahirnya buku puisi menjadi kontribusi yang bermanfaat bagi bangsa ini,’’ kata Kunni lagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Panitia, Rini Intama, menjelaskan, sebelum PKT dilaksanakan, panitia telah melakukan survey dengan mengkaji dan mendatangi lokasi-lokasi yang akan dikunjungi. Selain itu juga menemui tokoh-tokoh masyarakat, tokoh budaya, seniman dan beberapa pimpinan komunitas sastra dan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kuningan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‘’Semua kampung indah, semua kampung istimewa dan memiliki ciri khas serta kearifan lokalnya masing-masing. Tapi kami harus menentukan kampung mana yang harus dikunjungi mengingat keterbatasan waktu dan tempat tinggal kawan-kawan di PPI yang jauh. Meski begitu, kami berusaha semaksimal mungkin memilih kampung atau lokasi yang paling tepat dengan melibatkan serta berkonsultasi dengan tokoh budaya, seniman, sastrawan atau sebagian pimpinan komunitas di kuningan. Hasil survey, kami diskusikan lagi dengan ketua, panitia dan pengurus lainnya,’’ jelas Rini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun para penyair perempuan yang ikut PKT tahun ini, yakni, Kunni Masrohanti (Pekanbaru), DM Ningsih (Pekanbaru), Nia Kurnia (Bandung), Rini Intama (Banten), Ponnoer (Sukabumi), Juliani Rangkuti (Bekasi), Retno Indarsih (Bekasi), Mezra E Pellondou (Kupang, NTT), Ayu Yulia Johan (Jakarta), Dyah Susilowati (Bogor), Teti Marlina (Bogor), Heti Palestina Yunani (Surabaya), Nunung Noor el Noel (Bali), Rissa Churia (Bekasi), Berti Khajati (Bekasi), Chie Setiawati (Kuningan), Puput Amiranti (Jatim), Ratna Ayu Budhiarti (Yogyakarta), Resti Nurfaidah (Bandung), Veronika Sri Wahyuningsih (Tangerang), Eva Septiana (Tuban), Yoza Veronika (Yogyakarta), Iin Muthmainnah (Lampung), Asmariah (Yogyakarta), Devi Komala Syahni (Jakarta), Khoiriyah (Palembang), M Ade Putra (Riau), Alang Alang Khatulistiwa (Sumatera Barat).(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pencarian Hari Kedua Jembatan Merangin, Petugas Susuri Hilir Sungai Kampar 4 Kilometer</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pencarian-Hari-Kedua-Jembatan-Merangin--Petugas-Susuri-Hilir-Sungai-Kampar-4-Kilometer</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_8215_Pencarian-Hari-Kedua-Jembatan-Merangin--Petugas-Susuri-Hilir-Sungai-Kampar-4-Kilometer.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR-Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap seorang pria berinisial BG (25) yang diduga melompat dari Jembatan Merangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Rabu (5/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyisiran Hilir Sungai Kampar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah pencarian diawali dengan pengarahan tim pukul 07.00 WIB. Setelah itu, personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru bersama unsur gabungan langsung turun ke lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan Rencana Operasi Hari Kedua (Ren Ops H2), penyisiran permukaan sungai dilakukan secara teliti. Petugas memperluas jangkauan area pencarian hingga radius empat kilometer ke arah hilir Sungai Kampar dari titik awal korban dilaporkan hilang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prioritas Keselamatan Personel</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, wilayah perairan dibagi ke dalam beberapa sektor pencarian. Tim gabungan menerapkan prosedur operasional standar secara ketat untuk menghadapi kondisi arus sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh personel yang terlibat diwajibkan mengedepankan aspek keselamatan kerja. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) perairan menjadi syarat mutlak selama operasi penyisiran berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencarian Terus Dilanjutkan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemuda yang menjadi target operasi pencarian tersebut diketahui merupakan warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Meski petugas telah berupaya menyisir sektor-sektor yang ditentukan, korban masih belum berhasil ditemukan hingga akhir pencarian hari kedua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim SAR Gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dilanjutkan sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bantah Kontrak Mobil USD 35 Juta, PT BSP Siak Sebut Info Itu Keliru, Ini Penjelasannya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Bantah-Kontrak-Mobil-USD-35-Juta--PT-BSP-Siak-Sebut-Info-Itu-Keliru--Ini-Penjelasannya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6829_Bantah-Kontrak-Mobil-USD-35-Juta--PT-BSP-Siak-Sebut-Info-Itu-Keliru--Ini-Penjelasannya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Manajemen PT Bumi Siak Pusako (BSP) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait isu yang beredar luas di media sosial mengenai nilai pengadaan kendaraan operasional perusahaan. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak ini menegaskan bahwa angka kontrak yang beredar, yakni mencapai USD 35 juta, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Corporate Secretary PT BSP, Ardian Ardi, menyatakan bahwa nilai kontrak senyatanya berada jauh di bawah angka yang marak diberitakan tersebut. Klarifikasi ini disampaikan agar publik mendapatkan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantah Angka Kontrak USD 35 Juta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Informasi mengenai nilai kontrak sebesar USD 35 juta tidak mencerminkan nilai kontrak yang sesungguhnya. Pengadaan telah kami laksanakan melalui mekanisme tender yang terbuka, kompetitif, dan transparan," tegasnya di Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, ia merinci bahwa pengadaan ini bukanlah penambahan fasilitas baru untuk perusahaan, melainkan sebatas penggantian kendaraan operasional sewa yang masa kontraknya telah berakhir. Keberadaan armada ini dinilai penting untuk memastikan kelancaran kegiatan operasi dan produksi minyak dan gas (migas) tetap berjalan efektif dan aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahapan lelang juga diklaim berjalan sesuai prosedur pengadaan perusahaan tanpa adanya sanggahan dari para peserta. Pihak manajemen menjamin seluruh proses menjunjung tinggi prinsip kepatuhan, akuntabilitas, serta tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun kontrak armada operasional ini ternyata bukanlah kesepakatan yang ditandatangani oleh direksi yang saat ini menjabat, seluruh kontrak yang berjalan tetap menjadi bagian dari evaluasi internal. Langkah ini ditempuh untuk memastikan pelaksanaannya efisien dan membawa manfaat optimal bagi perusahaan, urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fokus Benahi Infrastruktur Pipa</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tengah perbincangan publik mengenai pengadaan kendaraan, manajemen baru PT BSP yang baru sekitar satu bulan memimpin justru sedang memusatkan perhatian pada tantangan teknis perusahaan. Pucuk pimpinan kini menjadikan percepatan penyelesaian sistem penyaluran minyak mentah melalui jaringan pipa sebagai prioritas utama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Permasalahan pipa salur ini berdampak terhadap keandalan operasi, efisiensi biaya, serta optimalisasi produksi," papar Ardian merespons kondisi yang sudah bertahun-tahun menjadi tantangan operasional tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai langkah nyata, tim internal tengah mematangkan kajian keekonomian, evaluasi teknis, serta berkoordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan demi mencari solusi yang aman dan berkelanjutan bagi industri hulu migas di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai entitas usaha milik daerah, perusahaan senantiasa terbuka terhadap mekanisme pengawasan maupun evaluasi dari instansi berwenang guna memperkuat transformasi manajemen. Fokus kerja keras ini diyakini akan bermuara pada peningkatan operasional yang andal serta menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi Pemerintah Kabupaten Siak beserta masyarakat luas,(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sidang Dugaan Penggelapan PT Riau Pos di PN Pekanbaru, Tim Hukum Rida K Liamsi Sebut Dakwaan Kabur</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sidang-Dugaan-Penggelapan-PT-Riau-Pos-di-PN-Pekanbaru--Tim-Hukum-Rida-K-Liamsi-Sebut-Dakwaan-Kabur</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7485_Sidang-Dugaan-Penggelapan-PT-Riau-Pos-di-PN-Pekanbaru--Tim-Hukum-Rida-K-Liamsi-Sebut-Dakwaan-Kabur.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Tim Advokasi dan Bantuan Hukum Rida K Liamsi secara resmi membacakan nota perlawanan (eksepsi) atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (5/8/2026). Dalam persidangan tersebut, pihak kuasa hukum menegaskan bahwa perkara dugaan penggelapan dalam jabatan di PT Riau Pos Intermedia sejatinya murni merupakan sengketa keperdataan korporasi, bukan tindak pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua Jonson FE Sirait SH, beserta Hakim Anggota Dr Makmur Pakpahan SH dan Asraruddin Anwar SH MH, mendengarkan pemaparan eksepsi dari penasihat hukum terdakwa, Muhammad Nursalam, S.H., M.H., dan Muhammad Hatta Kainang, S.H. Pihak pembela menilai JPU dari Kejaksaan, yakni Rita Octavera SH, Muhammad Azsmar Haliem SH, dan Edy Prabudy SH, telah memaksakan permasalahan pertanggungjawaban pengurus perseroan ke ranah hukum pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seluruh penggunaan dana dan laporan keuangan dari tahun buku 2014 hingga 2017 senyatanya telah disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS," urai Muhammad Nursalam di hadapan majelis hakim. Pengesahan tersebut merupakan bentuk pembebasan tanggung jawab pengurus (acquit et de charge) sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UU PT).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dakwaan Kabur dan Salah Tempus Delicti</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, tim hukum membeberkan sejumlah kejanggalan fundamental dalam surat dakwaan bernomor PDM-242/PEKANBARU/06/2026 yang dinilai kabur (obscuur libel) dan tidak cermat. Salah satu celah fatal adalah ketidakjelasan waktu terjadinya dugaan tindak pidana (tempus delicti). JPU mendakwa Rida menjabat sebagai Komisaris Utama sejak Januari 2014 hingga Desember 2017.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faktanya, masa jabatan tersebut telah berakhir pada 22 April 2016 berdasarkan hasil RUPS Tahun Buku 2015. Setelahnya, status terdakwa hanya sebagai Honorary Chairman (Chairman Kehormatan) yang tidak memiliki kewenangan struktural maupun tugas pengelolaan keuangan perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyusunan laporan keuangan serta pengelolaan dana kredit pembangunan Gedung Graha Pena sepenuhnya berada dalam tanggung jawab Direktur Keuangan dan Direktur Utama, bukan klien kami," paparnya. Ketidakcermatan ini juga terlihat dari dakwaan subsidair yang dianggap hanya mengulang isi dakwaan primair tanpa memberikan konstruksi perbuatan materiil yang berbeda atau bersifat alternatif secara substansial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keabsahan Bukti dan Audit Proforma Dipertanyakan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sorotan tajam juga diarahkan pada validitas barang bukti yang diajukan oleh JPU. Dokumen berupa buku besar, laporan keuangan, dan bukti transaksi PT Riau Pos Intermedia ternyata tidak pernah disertakan dalam bentuk aslinya oleh penyidik, melainkan hanya berupa dokumen fotokopi atau salinan. Kondisi ini dinilai menyebabkan dalil dakwaan kehilangan landasan pembuktian yang sah di mata hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, penasihat hukum membantah keras dalil kerugian yang semata-mata didasarkan pada hasil Audit Proforma dari Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan. Audit jenis tersebut secara konseptual merupakan penyajian informasi keuangan berdasarkan asumsi atau simulasi, bukan penelusuran fakta investigatif untuk membuktikan adanya tindak pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Angka kerugian yang didalilkan JPU juga dinilai tidak konsisten dan tidak berkorelasi dengan perbuatan terdakwa. Di dalam surat dakwaan, nominal tersebut berpindah-pindah, mulai dari Rp17,7 miliar, Rp16,4 miliar, hingga klaim kerugian sekitar Rp50 miliar akibat pelepasan aset Gedung Graha Pena kepada Jawa Pos, tanpa rincian hubungan sebab akibat (causal verband) yang jelas dengan kliennya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polemik Gaji dan Tunjangan Belum Dibayar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menjawab tudingan JPU terkait penggunaan dana perusahaan sekitar Rp978 juta yang dicatatkan sebagai utang atau pinjaman pribadi, pihak pembela mengungkapkan bahwa hal tersebut sangat berkaitan erat dengan hak-hak terdakwa yang belum dipenuhi oleh perseroan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Riau Pos Group dan RUPS Tahun 2014, terdakwa berhak atas gaji dan tunjangan sebesar Rp200 juta per bulan yang pembayarannya dibebankan secara kolektif pada beberapa divisi regional perusahaan. Namun anehnya, merujuk pada catatan buku besar yang dimuat JPU sendiri, selama periode tahun 2011 hingga 2017, pembayaran gaji kepada terdakwa tercatat hanya direalisasikan sebanyak dua kali, yakni pada 31 Januari 2012 dan 5 Oktober 2015.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Oleh karena itu, sengketa mengenai ada atau tidaknya kewajiban pembayaran maupun mekanisme penyelesaian utang-piutang tersebut merupakan ranah hukum perdata, bukan penggelapan," tegas tim hukum. Melalui eksepsi ini, tim advokasi memohon agar majelis hakim menerima nota perlawanan secara utuh, menyatakan surat dakwaan batal demi hukum atau tidak dapat diterima, serta membebankan biaya perkara kepada negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah mengedarkan pembacaan nota perlawanan (eksepsi) dari penasihat hukum Rida K Liamsi, Muhammad Nursalam, S.H., M.H., dan Muhammad Hatta Kainang, S.H, Ketua Majelis Hakim Jonson FE Sirait SH akhirnya menyampaikan sidang akan dilanjutkan pada Rabu (12/8/2026).(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Masuki Usia Seperempat Abad, LLMB Riau, Kepri dan Sumut Komitmen Suarakan Kepentingan Rakyat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Masuki-Usia-Seperempat-Abad--LLMB-Riau--Kepri-dan-Sumut-Komitmen-Suarakan-Kepentingan-Rakyat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2729_-Masuki-Usia-Seperempat-Abad--LLMB-Riau--Kepri-dan-Sumut-Komitmen-Suarakan-Kepentingan-Rakyat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Pertengahan Agustus nanti, tepatnya Sabtu (22/08/26) mendatang, Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara akan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 25 tahun. Diusianya yang sudah memasuki seperempat abad itupun, LLMB Riau, Kepri dan Sumut tetap menjaga komitmennya untuk terus menyuarakan kepentingan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bertempat di Hotel Aryaduta, momen Harlah ke 25 tersebut nantinya juga akan dihadiri lebih kurang seribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LLMB di Riau, Kepri, dan Sumut, Forum Perserikatan Laskar Melayu, para Kepala Daerah (Gubernur Riau, Bupati dan Walikota), anggota DPD RI, DPR RI, DPRD, Tokoh-tokoh masyarakat hingga BEM se Provinsi Riau</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita sudah memasuki Harlah yang ke 25. Sudah seperempat abad. Artinya, organisasi ini sudah cukup panjang berjalan. Alhamdulillah kita terus berkembang dengan aktifitas-aktifitas positif di tiga provinsi, Riau, Kepri dan Sumut yang sering kita laksanakan untuk membantu masyarakat," kata Panglima Pucuk DPP LLMB Riau, Kepri dan Sumut, Datuk Besar Ismail Amir, SH, MH dalam sebuah momen kebersamaan dan silaturahmi dengan insan pers, Selasa (04/08/26) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menjelaskan, LLMB tidak hanya menjadi wadah silaturahmi masyarakat Melayu, tetapi juga aktif mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Organisasi tersebut selama ini kerap menyampaikan aspirasi terkait berbagai isu daerah, termasuk kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), persoalan agraria, persoalan pendidikan, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak terhadap masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan adanya momen Harlah nanti, kita akan suarakan kepentingan rakyat. Kita memang menginginkan agar organisasi ini berdiri di kaki sendiri dan tidak bergantung pada orang lain. Kita belum pernah dibantu dan minta bantu siapapun," tuturnya didampingi Panglima Harian DPP LLMB, Datuk Erfan Panca Putra dan Sekretaris Jenderal DPP LLMB Datuk Jufrizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, LLMB akan terus menjalin kemitraan dengan pemerintah, namun tetap bersikap kritis terhadap setiap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita berharap ke depannya tetap solid bermitra dengan pemerintah. Namun walaupun begitu, jika suatu saat ada kesenjangan yang sumbernya dari pemerintah, maka kita tidak akan tinggal diam dan pasti bertindak mengkritisi hal tersebut," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatannya, Ismail Amir juga menyoroti beberapa persoalan pembangunan di Kota Pekanbaru, khususnya di kawasan Panam dan Kecamatan Binawidya. Organisasi berharap kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi sentra pendidikan yang tertata dengan baik. Dia menilai, perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada persoalan banjir, tetapi juga harus serius mengatasi kemacetan yang semakin meningkat di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP LLMB, Datuk Jufrizal, mengatakan rangkaian Harlah ke-25 nantinya akan diisi dengan tayangan kilas balik perjalanan organisasi selama seperempat abad, termasuk perjuangan LLMB dalam memperjuangkan hak-hak adat masyarakat Melayu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, momentum tersebut juga akan dimanfaatkan untuk kembali menyuarakan berbagai aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat, di antaranya mengenai dana bagi hasil (DBH), persoalan kawasan hutan, serta pengembalian hak-hak masyarakat adat yang selama ini dinilai beralih menjadi aset negara. Persoalan hukum yang terus menejerat kepala daerah di Riau baik itu Gubernur maupun walikota/bupati turun menjadi perhatian serius LLMB, berharap ke depan hal ini tidak terulang lagi karena sangat merugikan masyarakat Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin terus menyuarakan kepentingan masyarakat. Persoalan hak-hak masyarakat adat harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, dan kami juga berharap agar kepala daerah di Riau tidak lagi terlibat dalam persoalan hukum," kata Jufrizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">LLMB juga mengajak seluruh laskar Melayu untuk memperkuat persatuan dan menjaga marwah Melayu dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita ingin seluruh elemen Melayu tetap bersatu. Semangat kebersamaan inilah yang selama 25 tahun menjadi kekuatan LLMB dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:08:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perumda Tirta Terubuk Gandeng Investor, Siap Bangun Sistem Air Bersih di Pinggir dan Siak Kecil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Perumda-Tirta-Terubuk-Gandeng-Investor--Siap-Bangun-Sistem-Air-Bersih-di-Pinggir-dan-Siak-Kecil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2736_Perumda-Tirta-Terubuk-Gandeng-Investor--Siap-Bangun-Sistem-Air-Bersih-di-Pinggir-dan-Siak-Kecil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satunya dengan menggandeng investor dari Jakarta guna memperluas jaringan pelayanan air minum di sejumlah wilayah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk Bengkalis, Abel Iqbal ST mengatakan, investor yang akan bekerja sama adalah PT Minaaarta Dutahutama dari Alkin Group. Perusahaan tersebut telah melakukan survei lapangan di Kabupaten Bengkalis dan menyatakan kesiapan untuk berinvestasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perwakilan investor, Vice President Finance and System Dr Nancy Hariandja bersama tim sudah datang ke Bengkalis melakukan survei. Hasilnya mereka siap membangun sistem penyediaan air bersih di Kecamatan Pinggir dan Kecamatan Siak Kecil," ujar Abel didampingi Kepala Bagian Langganan Tengku Syahrial, Selasa (4/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Abel, pembangunan di Kecamatan Siak Kecil nantinya juga akan melayani kebutuhan air bersih masyarakat Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu. Sementara fasilitas yang dibangun di Kecamatan Pinggir akan menjangkau pelanggan hingga Kecamatan Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, pengolahan air yang direncanakan menggunakan teknologi nano sehingga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan diharapkan telah memenuhi kategori layak minum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengusulkan penggunaan teknologi nano agar kualitas air yang diterima masyarakat lebih baik dan sudah masuk kategori layak minum," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Abel mengungkapkan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pihak investor ditargetkan berlangsung pada akhir Agustus 2026. Setelah seluruh tahapan administrasi dan proses sesuai ketentuan selesai, proyek tersebut diperkirakan memasuki proses lelang dan mulai direalisasikan pada 2028.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita perkirakan MoU dilakukan akhir Agustus. Setelah tahapan-tahapan selesai, kemungkinan akan dilelang dan pelaksanaan fisiknya dimulai pada 2028," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, langkah menggandeng investor tersebut telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis selaku pemilik modal. Kerja sama itu diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kita ke depan masyarakat Bengkalis tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menggandeng investor, Perumda Tirta Terubuk juga memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pengembangan infrastruktur air minum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada 2026, Perumda menerima alokasi dana sebesar Rp141 miliar dari Kementerian untuk tiga program strategis. Rinciannya, Rp71 miliar untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Siak Kecil berkapasitas 50 liter per detik yang akan dilaksanakan pada 2027.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya Rp40 miliar dialokasikan untuk pembangunan pipa transmisi dari PT Meskom menuju waduk, serta Rp30 miliar untuk pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Kecamatan Bengkalis.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polda Riau Latih 70 Polwan Teknik Negosiasi dan Komunikasi Publik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Polda-Riau-Latih-70-Polwan-Teknik-Negosiasi-dan-Komunikasi-Publik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7713_Polda-Riau-Latih-70-Polwan-Teknik-Negosiasi-dan-Komunikasi-Publik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme Polisi Wanita (Polwan) di jajarannya. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui program pelatihan public speaking yang diikuti 70 personel dari berbagai satuan kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pembinaan ini dieksekusi oleh Biro SDM Polda Riau dan berlangsung selama dua hari, Selasa"Rabu (4"5/8/2026), di Ruang Rapat SDM Polda Riau. Karo SDM Polda Riau, Kombes Pol Dr Boy Jeckson Situmorang selaku Pembina Harian Polwan, turut memfasilitasi program ini untuk menajamkan kemampuan komunikasi, menumbuhkan kepercayaan diri, serta mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Materi Negosiasi hingga Tampil di Media</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabag Dalpers Ro SDM Polda Riau, AKBP Budi Setiawan membuka secara resmi kegiatan tersebut, Selasa (4/8/2026). Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensa, Kasubbagrenmin SDM KP Mulyana, dan Ps Kasubbag Kompeten AKP Marito Siregar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelatihan ini menghadirkan Linda Nur Lestari sebagai narasumber utama. Para peserta tidak sekadar menerima teori, melainkan langsung mengikuti sesi praktik dan roleplay untuk menyimulasikan berbagai tantangan komunikasi di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Materi yang diberikan sangat aplikatif, mencakup teknik berbicara dan berperilaku sebagai negosiator ketika menghadapi demonstrasi massa, tata cara tampil di depan kamera dan media sosial, hingga penerapan Impactful Communication dalam tugas harian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tuntutan Komunikasi Humanis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara teknis, pelatihan dibagi dalam dua gelombang. Hari pertama diikuti 35 Polwan utusan dari Polresta Pekanbaru, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditreskrimum, Ditlantas, Ditbinmas, SPKT, dan Bidhumas Polda Riau. Jumlah peserta yang sama juga mengikuti pelatihan hari kedua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pakor Polwan Polda Riau, AKBP Vera Taurensa, SS MH menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan agenda Kapolda Riau untuk meningkatkan kompetensi personel saat bertugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Public speaking sangat penting karena Polwan dalam pelaksanaan tugas bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dituntut mampu berkomunikasi dengan baik dalam berbagai situasi," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemampuan komunikasi yang prima, urainya, bukan hanya diandalkan saat memberikan pelayanan rutin. Keterampilan ini sangat krusial ketika personel menghadapi situasi yang membutuhkan keahlian negosiasi maupun penyampaian informasi ke media.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Polwan harus mampu berbicara dengan tenang, humanis, percaya diri dan tepat sasaran. Baik saat memberikan pelayanan, menghadapi masyarakat, melakukan negosiasi ketika terjadi demonstrasi, maupun saat menyampaikan informasi melalui kamera dan media sosial," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggunaan metode simulasi dalam kelas dirancang agar peserta dapat mengatur gestur, intonasi, dan bahasa tubuh dengan tepat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin Polwan tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani tampil dan dapat menyampaikan pesan secara efektif. Harapannya, kemampuan ini benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," pungkasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Biro SDM Polda Riau dalam merealisasikan program Kapolda Riau di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia. Lewat pembinaan berkelanjutan ini, para personel diharapkan mampu menjadi representasi institusi Polri yang profesional, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Terjerat Pinjol dan Beban Pendidikan PPDS Tinggi, Polisi Ungkap Motif Kematian dr. Alex di Siak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Terjerat-Pinjol-dan-Beban-Pendidikan-PPDS-Tinggi--Polisi-Ungkap-Motif-Kematian-dr--Alex-di-Siak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_3105_-Terjerat-Pinjol-dan-Beban-Pendidikan-PPDS-Tinggi--Polisi-Ungkap-Motif-Kematian-dr--Alex-di-Siak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Tekanan finansial akibat beban biaya pendidikan serta jeratan pinjaman online (pinjol) diduga kuat menjadi pemicu dr. Alex Cristo Loris, dokter spesialis anestesi di RSUD Tengku Rafian Siak, nekat mengakhiri hidupnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Fakta tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Siak pada Selasa (4/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Kosmos Parmulais mengatakan, hasil penyelidikan mendalam, otopsi, serta uji Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau atas tragedi yang menimpa dokter spesialis muda tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Dari hasil pemeriksaan digital forensik terhadap telepon seluler (ponsel) milik korban, penyidik menemukan sejumlah aplikasi pinjaman daring yang masih aktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Kosmos menjelaskan bahwa aktivitas pinjol tersebut sudah berlangsung cukup lama dan sempat diketahui oleh sang istri, meski keluarga besar lainnya tidak menyadarinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Kalau dari hasil penyelidikan kita, untuk pinjaman (pinjol) itu sudah diketahui oleh istrinya. Namun, pihak keluarga lain tidak diketahui," ujar AKP Kosmos kepada awak media.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Selain keberadaan aplikasi pinjol, penyidik mendokumentasikan adanya riwayat keluhan korban terkait utang pinjaman daring yang kian menumpuk, serta indikasi penggunaan uang dalam jumlah berlebihan untuk suatu kegiatan tertentu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim penyidik juga tengah berupaya membuka sebuah catatan pribadi milik almarhum di ponselnya yang masih terkunci rapat oleh sistem keamanan perangkat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Beban finansial yang menumpuk selama bertahun-tahun ini diduga kian berat seiring tingginya biaya pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ditanggungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai peserta/alumni PPDS Anestesi, almarhum memiliki pengetahuan mendalam serta akses langsung terhadap obat-obatan bius keras.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Hasil otopsi dari RS Bhayangkara Polda Riau dan uji Labfor mengonfirmasi bahwa dr. Alex meninggal dunia akibat gagal napas dan asfiksia (kekurangan oksigen) setelah menyuntikkan obat anestesi dosis tinggi ke tubuhnya sendiri tanpa alat bantu pernapasan atau ventilator.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Ahli farmakologi menjelaskan penggunaan obat jenis ini wajib didampingi alat bantu pernapasan. Tanpa suplai oksigen saat obat bekerja, korban mengalami gagal napas hingga meninggal dunia," jelas AKP Kosmos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Penyidik menemukan alat suntik beserta sisa tabung cairan obat keras di dalam tas korban yang berada di TKP. Hasil uji laboratorium mengonfirmasi sampel DNA yang menempel pada alat suntik cocok mutlak dengan DNA almarhum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Pihak kepolisian juga menyoroti adanya dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) terkait keberadaan obat bius berdistribusi terbatas tersebut di luar area steril kamar operasi (OK) atau ICU.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Sebelumnya, warga di sekitar Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, sempat digegerkan oleh penemuan jasad dr. Alex di area semak-semak samping pagar luar RSUD Tengku Rafian pada Selasa (14/7/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban yang baru bertugas di RSUD Tengku Rafian kurang dari satu bulan itu sempat dilaporkan hilang oleh sang istri sejak Senin sore sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kasus yang menimpa dokter spesialis muda ini menjadi potret kelam mengenai beratnya tekanan psikologis dan beban finansial yang berpotensi dialami oleh tenaga medis di balik profesi mulianya.(RTC)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> SSB INAFA Pekanbaru Wakili Riau di Liga TopSkor Nasional Championship 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/-SSB-INAFA-Pekanbaru-Wakili-Riau-di-Liga-TopSkor-Nasional-Championship-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_3503_-SSB-INAFA-Pekanbaru-Wakili-Riau-di-Liga-TopSkor-Nasional-Championship-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Sekolah Sepak Bola (SSB) INAFA Pekanbaru kembali mengharumkan nama Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau dengan mengikuti Liga TopSkor Nasional Championship 2026 yang berlangsung di Lapangan ASIOP, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 5"9 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, SSB INAFA Pekanbaru menurunkan tim Kelompok Umur (KU) U-10 yang merupakan Juara 1 Liga TopSkor Pekanbaru U-10, sehingga berhak menjadi wakil Pekanbaru di tingkat nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Skuad U-10 INAFA Pekanbaru dihuni para pemain berbakat yang berasal dari berbagai sekolah dasar di Kota Pekanbaru, yaitu: Vardy Pratama " SD IT Bunayya. M Ozkan Aprilio " SD An Namiroh 3. Syahazi Hardy Anugrah " SD An Namiroh 3. Razan Onuriesta Rachmat " SD Islam Riau Global Terpadu. Rifqi Adithya Pratama " SD Negeri 109. Pekanbaru Diego Azka " SD Negeri 109 Pekanbaru. Adithya Sharkan Putra Budza " SD An-Nur Pekanbaru. Adam Raffasya " SD IT Al-Manar. I Dewa Gede Agung Adyhastha " SD Dharma Yudha. M Ozil Alhabsy " SDIT Bustanul Ulum. Zaidan Dirgantara " SDIT Al Madinah Pekanbaru. Selama mengikuti kompetisi, para pemain didampingi oleh Head Coach Randi Nov Putra bersama Asisten Manajer Wawan Kurniawan. Keikutsertaan INAFA Pekanbaru di Liga TopSkor Nasional Championship 2026 menjadi lanjutan dari prestasi yang terus ditorehkan. Sebelumnya, INAFA Pekanbaru juga tampil pada Piala Dunia Anak Nasional di Bandung dan berhasil melaju hingga babak delapan besar, membuktikan kualitas pembinaan usia dini yang terus berkembang. Manager SSB INAFA Pekanbaru, Muhammad Rifqy Fahlevi, menyampaikan bahwa keikutsertaan tim di tingkat nasional merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, orang tua, serta dukungan berbagai pihak. "Kami bersyukur anak-anak kembali mendapat kesempatan tampil di level nasional. Ini bukan hanya tentang mengejar prestasi, tetapi juga menjadi proses pembelajaran untuk membangun mental bertanding, karakter, disiplin, dan pengalaman menghadapi tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia. Kami berharap anak-anak dapat bermain lepas, percaya diri, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik Pekanbaru dan Provinsi Riau." Rifqy juga berharap keberhasilan INAFA mengikuti berbagai kompetisi nasional dapat menjadi motivasi bagi semakin banyak anak-anak di Pekanbaru untuk menekuni olahraga sepak bola sejak usia dini. Sementara itu, perwakilan orang tua pemain, Boby Rachmat, yang merupakan orang tua dari Razan Onuriesta Rachmat menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang dilakukan SSB INAFA Pekanbaru. "Kami sebagai orang tua merasa bangga melihat perkembangan anak-anak melalui pembinaan di INAFA. Kesempatan bertanding di tingkat nasional merupakan pengalaman yang sangat berharga, bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan rasa percaya diri mereka. Kami mengapresiasi dedikasi para pelatih dan manajemen INAFA yang terus memberikan ruang bagi anak-anak Riau untuk berprestasi di tingkat nasional." Keikutsertaan SSB INAFA Pekanbaru di Liga TopSkor Nasional Championship 2026 diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi pembinaan sepak bola usia dini di Riau sekaligus memperkuat eksistensi Pekanbaru sebagai daerah yang mampu melahirkan talenta-talenta muda berbakat di kancah sepak bola nasional.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>HUT ke-69 Riau Penuh Khidmat, Habib Syech dan SF Hariyanto Ajak Masyarakat Bersyukur</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/HUT-ke-69-Riau-Penuh-Khidmat--Habib-Syech-dan-SF-Hariyanto-Ajak-Masyarakat-Bersyukur</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6134_HUT-ke-69-Riau-Penuh-Khidmat--Habib-Syech-dan-SF-Hariyanto-Ajak-Masyarakat-Bersyukur.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Ribuan masyarakat memadati halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Senin (4/8/2026), untuk mengikuti kegiatan Riau Bersholawat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Suasana khidmat menyelimuti kawasan masjid saat lantunan sholawat yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menggema.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ribuan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, SF Hariyanto mengajak masyarakat menjadikan peringatan usia ke-69 Provinsi Riau sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.Menurutnya, ungkapan syukur tersebut dapat diwujudkan melalui lantunan sholawat dan doa agar Provinsi Riau semakin maju dan diberkahi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"69 tahun usia Provinsi Riau merupakan nikmat besar yang harus terus kita syukuri. Sebagai wujud syukur, mari kita lantunkan sholawat dan doa agar Riau semakin maju," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SF Hariyanto juga menitipkan doa kepada Habib Syech agar Provinsi Riau senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT. Ia berharap masyarakat Riau dijauhkan dari berbagai bencana serta diberikan kehidupan yang lebih baik."Kami titip doa melalui Habib Syech agar Riau senantiasa dalam penjagaan dan lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya memiliki kehidupan yang lebih baik," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, ia menilai usia ke-69 Provinsi Riau harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat. Menurutnya, kebersamaan merupakan salah satu kunci penting dalam mendukung pembangunan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mari terus jaga persaudaraan antarmasyarakat. Apa yang sudah berlalu mari jadikan pelajaran untuk Riau yang lebih baik ke depannya," ajaknya.Sementara itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf turut memanjatkan doa bagi Provinsi Riau yang kini memasuki usia ke-69 tahun. Ia berharap daerah ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Habib Syech juga mendoakan SF Hariyanto agar selalu diberikan kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semoga Pak Plt Gubernur Riau senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan tugas. Masyarakatnya juga terus bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk pembangunan daerah, karena tidak mungkin pemerintah bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan tersebut, Habib Syech juga mengajak masyarakat meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW dengan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia turut mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mari jadi pelopor kebaikan, jangan jadi pelopor penyebaran berita hoaks yang akan sangat meresahkan masyarakat. Tidak ada yang sulit jika kita semua melakukannya dengan semangat,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Skandal KUR Rp18,9 Miliar Terbongkar di Bank BUMD Siak, Dua Orang Resmi Jadi Tersangka</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Skandal-KUR-Rp18-9-Miliar-Terbongkar-di-Bank-BUMD-Siak--Dua-Orang-Resmi-Jadi-Tersangka</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2529_Skandal-KUR-Rp18-9-Miliar-Terbongkar-di-Bank-BUMD-Siak--Dua-Orang-Resmi-Jadi-Tersangka.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRK Syariah Cabang Siak. Kedua tersangka berinisial AS dan HN diduga terlibat dalam proses pencairan fasilitas pembiayaan yang tidak sesuai ketentuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasubdit Perbankan Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Nasruddin, mengatakan kasus tersebut terungkap setelah adanya audit internal yang dilakukan di Kantor BRK Syariah Cabang Siak terkait penyaluran pembiayaan Islamic Banking.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Audit dilakukan Tim Divisi Audit Internal dan Anti Fraud BRK Syariah. Pemeriksaan pada kegiatan periode 19 Agustus hingga 20 September 2024," kata Nasruddin saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).Berdasarkan hasil audit, ditemukan adanya nasabah yang mengajukan fasilitas pembiayaan, namun dana yang dicairkan diduga tidak dimanfaatkan oleh nasabah bersangkutan, melainkan oleh pihak ketiga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai kompensasi, para nasabah disebut hanya menerima uang antara Rp10 juta hingga Rp14 juta. Mereka juga dijanjikan akan memperoleh kebun sawit seluas 1 hektare setelah kredit dinyatakan lunas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Temuan tersebut kemudian dilaporkan oleh tim audit internal BRK Syariah kepada Polda Riau untuk ditindaklanjuti.Dalam proses penyelidikan, penyidik menemukan adanya penyaluran pembiayaan kepada 88 nasabah dengan total nilai mencapai lebih dari Rp18 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nasruddin menjelaskan, berdasarkan hasil audit penghitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), total kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp18.920.492.975.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan audit perhitungan kerugian negara oleh BPKP ditemukan fakta bahwa jumlah kerugian keuangan negara yang terjadi terkait pemberian fasilitas KUR dan pembiayaan agribisnis di PT BRK Syariah Cabang Siak sebesar Rp18.920.492.975," ujarnya.Nilai tersebut terdiri atas fasilitas pembiayaan dengan total plafon sebesar Rp17,6 miliar serta realisasi subsidi bunga yang disebut tidak tepat sasaran sebesar Rp1.320.492.975.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyidikan, polisi menetapkan AS, yang merupakan mantan Account Officer BRK Syariah Cabang Siak, dan HN, yang diduga sebagai penerima manfaat dana pencairan KUR, sebagai tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Nasruddin, AS diduga berperan memproses pengajuan pembiayaan hingga pencairan dana untuk 88 nasabah. Ia juga diduga menerima keuntungan sebesar Rp5 juta dari setiap nasabah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, HN diduga berperan menerima transfer dana hasil pencairan KUR yang diajukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Adapun peran AS adalah petugas bank yang memproses pengajuan fasilitas pembiayaan 88 nasabah hingga pencairan dan menerima keuntungan sebesar Rp5 juta per nasabah. Sedangkan HN berperan sebagai penerima transfer pencairan dana KUR yang diajukan," jelas Nasruddin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidik mengungkap, para pelaku diduga menjalankan aksinya dengan mengajak masyarakat bergabung ke dalam kelompok tani hanya dengan menyerahkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Data tersebut kemudian diduga digunakan untuk mengajukan fasilitas pembiayaan ke bank. Masyarakat yang bersedia bergabung disebut menerima uang sekitar Rp10 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, mereka juga dijanjikan memperoleh lahan sawit. Namun, menurut penyidik, para nasabah diduga tidak mengetahui bahwa data pribadi mereka digunakan untuk mengajukan pembiayaan sebesar Rp200 juta yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BRK Syariah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Ditreskrimsus Polda Riau untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>BSP Pastikan Tender Kendaraan Operasional Sesuai Prosedur dan Prinsip GCG</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/BSP-Pastikan-Tender-Kendaraan-Operasional-Sesuai-Prosedur-dan-Prinsip-GCG</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5349_BSP-Pastikan-Tender-Kendaraan-Operasional-Sesuai-Prosedur-dan-Prinsip-GCG.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU" PT Bumi Siak Pusako (BSP) menyampaikan apresiasi atas perhatian masyarakat terhadap perkembangan perusahaan. Bagi BSP, kritik, masukan, maupun pengawasan publik merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Corporate Secretary PT Bumi Siak Pusako, Ardian Ardi, menegaskan bahwa manajemen berkomitmen menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap berbagai kebijakan dan langkah strategis perusahaan.Menanggapi informasi yang beredar di ruang publik mengenai pengadaan kendaraan operasional, BSP menegaskan bahwa informasi mengenai nilai kontrak sebesar USD 35 juta sebagaimana disebutkan dalam sejumlah unggahan media sosial tidak sesuai dengan nilai kontrak yang sebenarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Informasi mengenai nilai kontrak sebesar USD 35 juta tidak mencerminkan nilai kontrak yang sesungguhnya. Nilai kontrak yang sebenarnya secara signifikan jauh lebih rendah dari angka yang diberitakan. Karena itu, kami memandang perlu menyampaikan fakta yang benar agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat,” ujar Ardian Ardi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut dijelaskan bahwa proses pengadaan dilaksanakan melalui mekanisme tender yang terbuka, kompetitif, transparan, dan mengacu pada ketentuan pengadaan perusahaan. Seluruh tahapan telah berjalan sesuai prosedur dan tidak terdapat sanggahan dari peserta lelang, sehingga proses tersebut telah memenuhi prinsip kepatuhan, akuntabilitas, transparansi, serta Good Corporate Governance (GCG).BSP juga menegaskan bahwa pengadaan tersebut bukan merupakan penambahan fasilitas baru, melainkan bagian dari penggantian kendaraan operasional sewa yang masa kontraknya telah berakhir. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keberlangsungan operasional perusahaan tetap berjalan secara efektif, aman, dan berkesinambungan dalam mendukung kegiatan operasi dan produksi migas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mempertimbangkan kebutuhan operasional, pengadaan tersebut juga didasarkan pada aspek efisiensi biaya, kesinambungan layanan, serta perencanaan bisnis perusahaan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Manajemen juga menyampaikan bahwa kontrak dimaksud bukan merupakan kontrak yang ditandatangani oleh Direksi BSP yang saat ini menjabat. Meskipun demikian, seluruh kontrak yang masih berjalan tetap menjadi bagian dari proses evaluasi manajemen guna memastikan pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi perusahaan, berjalan secara efisien, serta tetap sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.Fokus Manajemen pada Penyelesaian Program Strategis terkait Komitmen Permasalahan Pipa Salur</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur BSP saat ini baru menerima amanah memimpin perusahaan sekitar satu bulan yang lalu. Pada fase awal kepemimpinan tersebut, manajemen memfokuskan perhatian pada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi operasional perusahaan, penguatan tata kelola, serta percepatan penyelesaian berbagai program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kinerja perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Salah satu prioritas utama Direktur adalah percepatan penyelesaian sistem penyaluran minyak mentah melalui jaringan pipa yang selama beberapa tahun menjadi tantangan operasional perusahaan. Permasalahan tersebut berdampak terhadap keandalan operasi, efisiensi biaya, serta optimalisasi produksi” tegas Ardian</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini BSP tengah melakukan berbagai langkah percepatan melalui evaluasi teknis, kajian keekonomian, dan koordinasi intensif bersama para pemangku kepentingan guna menghadirkan solusi yang aman, efektif, dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Manajemen meyakini bahwa penyelesaian tantangan operasional yang telah berlangsung selama bertahun-tahun membutuhkan proses yang terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Oleh karena itu, fokus utama perusahaan saat ini adalah menghadirkan solusi nyata yang mampu memperkuat keandalan operasi, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham, dan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen terhadap Tata Kelola dan Transparansi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BSP berkomitmen menjalankan seluruh aktivitas usaha berdasarkan prinsip profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan Good Corporate Governance (GCG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perusahaan senantiasa terbuka terhadap mekanisme pengawasan, audit, maupun evaluasi dari pemegang saham serta instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BSP juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan penyampaian informasi yang utuh, berimbang, dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan. Komunikasi publik yang dibangun di atas fakta dan konteks yang lengkap akan menciptakan ruang diskusi yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses transformasi perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ke depan, BSP akan terus memfokuskan langkah pada penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan keandalan operasi, percepatan program strategis, peningkatan efisiensi, serta optimalisasi produksi sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Pemerintah Kabupaten Siak selaku pemegang saham dan masyarakat luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menutup keterangannya, Ardian Ardi menegaskan bahwa transformasi perusahaan membutuhkan konsistensi, tata kelola yang kuat, serta komitmen seluruh insan perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Transformasi perusahaan hanya dapat diwujudkan melalui tata kelola yang baik, operasi yang andal, serta komitmen seluruh insan perusahaan untuk menghadirkan kinerja yang semakin baik. Fokus kami adalah bekerja, menyelesaikan tantangan, dan menghasilkan manfaat nyata bagi daerah serta masyarakat.”(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>BRK Syariah Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi KUR, Tegaskan Komitmen Berantas Fraud</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/BRK-Syariah-Dukung-Proses-Hukum-Dugaan-Korupsi-KUR--Tegaskan-Komitmen-Berantas-Fraud</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7559_BRK-Syariah-Dukung-Proses-Hukum-Dugaan-Korupsi-KUR--Tegaskan-Komitmen-Berantas-Fraud.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menegaskan komitmennya menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dengan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk fraud maupun penyimpangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaporan dugaan tindak pidana dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan agribisnis di Cabang BRK Syariah Siak Sri Indrapura kepada Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, T.M Fadhly Kholis juga mengapresiasi jajaran penyidik Subdit III Tipibank Ditreskrimsus Polda Riau yang telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut hingga berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum pegawai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan disampaikan BRK Syariah pada 29 November 2024. Dugaan penyimpangan terjadi pada periode April 2023 hingga April 2024 dan melibatkan mantan Account Officer (AO) berinisial AS yang diduga bekerja sama dengan pihak eksternal Modus yang digunakan diduga dengan mengajukan pembiayaan atas nama pihak lain, sementara manfaat pembiayaan tersebut dinikmati oleh pihak ketiga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor SP.Lidik/573/XII/2024/Ditreskrimsus pada 3 Desember 2024. Proses penyelidikan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari internal BRK Syariah, nasabah, serta pihak eksternal yang terkait. Dalam penanganan perkara ini, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau juga telah melakukan perhitungan kerugian negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fadhly menegaskan bahwa pelaporan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga integritas, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan syariah."Manajemen BRK Syariah mengapresiasi profesionalisme penyidik Subdit III Tipibank Ditreskrimsus Polda Riau yang telah mengungkap dugaan korupsi KUR di Cabang Siak berdasarkan laporan yang kami sampaikan pada akhir 2024. Hal ini menjadi bukti bahwa setiap dugaan penyimpangan harus diproses secara hukum demi menjaga kepercayaan publik," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fadhly menegaskan bahwa BRK Syariah menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap fraud. Tidak ada ruang bagi setiap tindakan yang merugikan perusahaan, negara, maupun masyarakat. Seluruh proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan BRK Syariah akan terus bersikap kooperatif dalam mendukung penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bagian dari upaya pencegahan, BRK Syariah terus memperkuat sistem pengendalian internal, manajemen risiko, pengawasan pembiayaan, penerapan strategi anti-fraud, mekanisme Whistleblowing System, serta pelatihan kepatuhan dan anti-fraud secara berkala bagi seluruh pegawai guna meminimalkan potensi penyimpangan di masa mendatang.((halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Bangun Nano Filter di Siak Kecil dan Pinggir, Perumdam Bengkalis Gaet Investor Jakarta</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Bangun-Nano-Filter-di-Siak-Kecil-dan-Pinggir--Perumdam-Bengkalis-Gaet-Investor-Jakarta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2490_-Bangun-Nano-Filter-di-Siak-Kecil-dan-Pinggir--Perumdam-Bengkalis-Gaet-Investor-Jakarta.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS- Dalam upaya pengembangan dalam meningkatkan pelayanan persediaan air bersih, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis menggaet investor dari Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Perumdam Tirta Terubuk Bengkalis, Abel Iqbal, ST, mengatakan bahwa investor bersedia melakukan kerja sama buisnes to buisnes adalah investor PT. Minarta Dutahutama dari PT. Alkin Group Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pihak investor PT. Minarta diwakili oleh Vice Of Finance And System Dr. Nancy Hariandja bersama rombongan telah datang ke Bengkalis untuk lakukan survey, dan hasilnya mereka siap untuk membangun di titik Kecamatan Pinggir dan di Kecamatan Siak Kecil," terang Direktur Abel didampingi Kabag Teknik Harry Kumbara di ruang kerjanya, Selasa (4/8/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dijelaskan, untuk titik di Kecamatan Siak Kecil akan melayani juga di wilayah Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu. Sedangkan di Kecamatan Pinggir juga akan melayani sampai di kecamatan Mandau. Dan untuk pengelolaan air bersih ini diusulkan kepada investor menggunakan teknologi nano, supaya air bersih yang nanti akan didistribusikan kepada pelanggan sudah masuk katagori layak minum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita perkirakan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan pihak investor tersebut akan dilaksanakan pada akhir Agustus ini. Dan setelah itu perusahaan melakukan studi kelayakan DED dan untuk pengerjaan proyek bisa di tahun 2028," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga sampaikan, bahwa upaya peningkatan pelayanan pengadaan air bersih dengan mendatangkan investor tersebut, telah disetujui oleh pemegang modal yaitu Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dibagian lainnya, capaian di tahun 2026, pihak Perumda juga menerima dana dari Kementrian sebesar Rp141 miliar untuk tiga kegiatan, yaitu Rp 71 miliar untuk pembangunan IPA di Siak kecil tahun 2027 dengan kapasitas 50 liter perdetik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian Rp40 miliar untuk pipa&nbsp; transmisi dari kanal PT. Meskom ke waduk, dan terakhir sebesar Rp30 miliar untuk pembangunan JDU (Jaringan Distribusi Utama) di titik Kecamatan Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, pada tahun 2026 juga sudah direalisasikan program penyambungan saluran rumah sebanyak 175 unit dengan anggaran sebesar Rp800 juta bersumber dari APBN.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Aniaya Relawan MBG, Dua Pemasok Ayam di Bengkalis Ditangkap Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Aniaya-Relawan-MBG--Dua-Pemasok-Ayam-di-Bengkalis-Ditangkap-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_8257_-Aniaya-Relawan-MBG--Dua-Pemasok-Ayam-di-Bengkalis-Ditangkap-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Polsek Pinggir, Polres Bengkalis, mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan mengatakan laporan dugaan penganiayaan diterima polisi pada Selasa (4/8/26) dini hari. Sementara peristiwa tersebut terjadi pada Senin (3/8/26) sekitar pukul 17.45 WIB.Korban diketahui bernama Hafizat Hakim, seorang relawan Dapur MBG. Dalam laporannya, korban mengaku diduga menjadi korban penganiayaan oleh dua pria berinisial UP dan AS yang merupakan pemasok (supplier) ayam ke Dapur SPPG Desa Koto Pait Beringin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan keterangan yang diterima kepolisian, peristiwa bermula saat korban berada di area dapur. Kedua tersangka datang menemui korban dan salah seorang di antaranya diduga memukul wajah korban menggunakan tangan sebanyak satu kali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dugaan sementara, peristiwa tersebut dipicu karena para terlapor merasa usaha mereka sebagai pemasok ayam tercemar setelah muncul laporan bahwa ayam yang dikirim ke dapur MBG dalam kondisi busuk," ujar Kapolsek, Rabu (5/8/26) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami rasa sakit pada bagian wajah dan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pinggir agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi main pukul tersangka itu juga terekam kamera pengawas yang berada di unit SPPG tersebut dan beredar luas di media sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pinggir telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari menerima laporan polisi, menerbitkan surat permintaan visum, memeriksa pelapor, meminta keterangan saksi dan terlapor, menggelar perkara, hingga melakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Apabila terjadi permasalahan, selesaikan melalui jalur yang benar. Hindari tindakan main hakim sendiri karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga saat ini, penyidik Polsek Pinggir masih terus mendalami kasus tersebut guna melengkapi alat bukti dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.***(dik)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Foto : Kedua tersangka (dilingkari) saat main pukul kepada salah satu relawan MBG (baju hitam) terekam CCTV.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:11:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>