<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 20:07:59 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2026 20:07:59 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Sambu Group Buka Ruang Kolaborasi Bersama PWI Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Sambu-Group-Buka-Ruang-Kolaborasi-Bersama-PWI-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6430_Sambu-Group-Buka-Ruang-Kolaborasi-Bersama-PWI-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><br></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pekanbaru - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu atau Sambu Group di Kantor PWI Riau, Rabu (29/07/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan dengan insan pers sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam publikasi perkembangan industri perkelapaan di Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Rombongan Sambu Group dipimpin Corporate Communication Manager PT Pulau Sambu, Dwianto Arif W, didampingi Head of Public Relations Arief Aria Rachman dan Agnes Pinkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Kedatangan mereka disambut jajaran pengurus PWI Riau, di antaranya Dewan Penasehat Eryanto Hadi dan Said Suhil Ahmad, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Alzamret Malik, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Zulmiron, Wakil Ketua Bidang Kemitraan dan Hubungan Kerja Sama Syarief Dayan, Bendahara Anthony Harry, Wakil Bendahara Luna Agustin, serta Ketua SIWO Abdul Gafur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam pertemuan tersebut, Dwianto memaparkan perjalanan panjang Sambu Group yang telah menjadi salah satu pelopor industri olahan kelapa terpadu di Indonesia. Perusahaan yang berpusat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, itu akan memasuki usia ke-59 tahun pada Desember 2026 dan bersiap menyambut enam dekade kiprahnya pada tahun depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Kami berharap ada kolaborasi yang baik dengan PWI Riau. Saat ini kami terus mengembangkan berbagai produk turunan kelapa. Namun, pemasaran ekspor memang mengalami perlambatan akibat kondisi geopolitik dan ekonomi dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Ada perang tarif serta penurunan permintaan dari berbagai negara tujuan ekspor," ujar Dwianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menurutnya, tantangan industri kelapa saat ini tidak hanya dipengaruhi kondisi geopolitik global, tetapi juga meningkatnya biaya operasional. Perubahan jalur pelayaran internasional menyebabkan biaya logistik dan asuransi kapal meningkat, sementara bahan kemasan steril berbasis Tetra Pak dan SIG masih bergantung pada impor yang menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Di sisi lain, komoditas kelapa di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara tengah memasuki musim panen raya. Namun, melimpahnya produksi belum diimbangi dengan tingginya permintaan pasar internasional. Bahkan sejumlah negara seperti Malaysia dan Thailand menerapkan pembatasan impor untuk melindungi hasil panen petani domestik mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menghadapi kondisi tersebut, Sambu Group memilih tetap konsisten menjalankan strategi hilirisasi dengan mengutamakan pengolahan produk turunan bernilai tambah dibandingkan mengekspor kelapa mentah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Kami tetap fokus pada produk turunan karena ingin memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Sangat disayangkan apabila kelapa hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah tanpa diolah di dalam negeri," tegas Dwianto menjelaskan, sekitar 90 persen kebutuhan bahan baku pabrik dipasok langsung oleh petani rakyat, sedangkan kebun inti perusahaan seluas sekitar 22.000 hektare di Pulau Burung hanya memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan produksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain itu, dinamika ekonomi global sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026 turut memengaruhi permintaan berbagai produk turunan kelapa, seperti Crude Coconut Oil (CNO) dan desiccated coconut atau tepung kelapa. Banyak pembeli internasional menunda pengisian kembali stok dan sementara beralih ke minyak nabati lain yang dinilai lebih kompetitif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Meski demikian, Sambu Group terus memperkuat rantai pasok lokal dan meningkatkan efisiensi distribusi dari petani ke pabrik agar berbagai produk unggulan, mulai dari santan kemasan, minyak goreng kelapa merek KARA, hingga tepung kelapa untuk kebutuhan industri bakery di Eropa, Amerika Serikat, dan China tetap memiliki daya saing di pasar global.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menanggapi paparan tersebut, PWI Riau menyatakan komitmennya mendukung keberlanjutan industri lokal melalui publikasi yang informatif dan edukatif. Dengan lebih dari 1.700 anggota yang tersebar di berbagai media cetak, elektronik, televisi, radio, dan portal berita daring, PWI Riau siap membangun kolaborasi untuk memperkuat penyebarluasan informasi mengenai perkembangan industri kelapa dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah maupun nasional.(*)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 18:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Cari Bukti Baru, Polda Riau Segel Kantor LPSE Rohil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Cari-Bukti-Baru--Polda-Riau-Segel-Kantor-LPSE-Rohil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4623_Cari-Bukti-Baru--Polda-Riau-Segel-Kantor-LPSE-Rohil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Polda Riau menggeledah dan memasang garis polisi di kantor Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Rabu (29/7/2026). Langkah hukum ini dilakukan guna mengamankan dokumen terkait proyek pembangunan Jembatan Air Hitam Pujud tahun anggaran 2022.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tindakan tegas korps bhayangkara ini merupakan kelanjutan dari rangkaian proses hukum sebelumnya. Tidak hanya menyasar kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rohil, tim yang dipimpin oleh Kompol Yogi Pramagita juga menyisir kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Pencarian alat bukti di BPKAD berlangsung sejak pagi hingga pukul 12.30 WIB, sebelum akhirnya penyidik terlihat meninggalkan lokasi sembari membawa sejumlah dokumen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai dari BPKAD, personel kepolisian langsung bergerak menuju kantor LPSE yang terletak tepat bersebelahan di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi. Di unit penyelenggara sistem pengadaan barang dan jasa secara daring ini, penyidik kembali menyita sejumlah berkas penting guna mengusut tuntas proyek jembatan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai unit kerja di instansi pemerintah, LPSE memiliki peran sentral dalam mengoperasikan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPDR). Instansi ini bertugas melayani pendaftaran dan verifikasi vendor, sekaligus menjaga efisiensi serta transparansi jalannya lelang proyek pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama proses penyisiran dokumen berlangsung, suasana di dalam kantor LPSE terpantau sepi. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan tersebut memilih irit bicara dan beralasan pemberian keterangan berada di luar kewenangan mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Puncak dari rangkaian penggeledahan ini ditandai dengan penyegelan kantor LPSE. Petugas memasang garis polisi (*police line*) di area kantor pada pukul 14.00 WIB. Pemandangan mencolok di pusat pemerintahan daerah ini sontak menyita perhatian masyarakat luas yang melintas di sepanjang Jalan Merdeka sore itu.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tiga Warisan Budaya Siak Diuji Jadi Cagar Budaya Nasional</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Tiga-Warisan-Budaya-Siak-Diuji-Jadi-Cagar-Budaya-Nasional</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3416_Tiga-Warisan-Budaya-Siak-Diuji-Jadi-Cagar-Budaya-Nasional.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Tiga objek bersejarah kebanggaan masyarakat Kabupaten Siak selangkah lagi berpeluang menyandang status bergengsi di tingkat pusat. Istana Siak Asserayyah Al Hasyimiah, Balairung Sri (Balai Kerapatan Tinggi), dan alat musik Komet saat ini tengah diuji kelayakannya dalam Sidang Kajian Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional ke-5 Tahun 2026 oleh Kementerian Kebudayaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Siak, Dr Afni Zulkifli, MSi menjelaskan bahwa ketiga warisan budaya tersebut masih menjalani proses seleksi dan kajian mendalam. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan agar usulan ini berhasil menembus tingkat nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Besok sidang pleno penetapan cagar budaya peringkat nasional dari Siak. Mohon doa dan dukungan agar tiga objek cagar budaya kita dapat lolos dan ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional," harap Afni, Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sidang kajian ini diselenggarakan secara daring oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan, yang berlangsung mulai 29 hingga 31 Juli 2026. Pelaksanaan agenda tersebut merujuk pada surat undangan resmi yang diterbitkan oleh Direktur Warisan Budaya, Dr Agus Widiatmoko, SS, MM tertanggal 24 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan jadwal, pembahasan usulan khusus dari Provinsi Riau akan berlangsung pada 30 Juli 2026 dengan total lima objek yang dikaji. Selain tiga objek andalan dari Siak, tim juga mengevaluasi kelayakan Rumah Adat Bendang Ranah Kanagarian Air Tiris di Kabupaten Kampar serta Masjid Raja Pauh Ranap di Kabupaten Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahapan kajian melibatkan kolaborasi berbagai instansi, mulai dari Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, hingga perwakilan Dinas Kebudayaan dari Kabupaten Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu. Tim Ahli Cagar Budaya dari tingkat provinsi maupun kabupaten juga turut dilibatkan untuk memberikan penilaian komprehensif yang akan menjadi dasar penetapan akhir tahun ini.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengawasan Publik Bagian Demokrasi&#039;, Gibran Tanggapi Kehadiran Menteri Bayangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pengawasan-Publik-Bagian-Demokrasi--039---Gibran-Tanggapi-Kehadiran-Menteri-Bayangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7888_Pengawasan-Publik-Bagian-Demokrasi--039---Gibran-Tanggapi-Kehadiran-Menteri-Bayangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Lemahnya fungsi oposisi di parlemen memicu sejumlah tokoh masyarakat sipil dari kalangan akademisi dan pengamat untuk membentuk Kabinet Bayangan. Inisiatif yang bertujuan memperkuat pengawasan publik serta mendorong transparansi kebijakan ini langsung mendapat tanggapan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gibran menyatakan bahwa partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pemerintahan merupakan hal yang wajar. Ia menegaskan pemerintah selalu menghargai hasil analisis, survei, maupun kajian kritis dari lembaga-lembaga independen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya juga menghormati setiap bentuk partisipasi masyarakat, termasuk pengamat, akademisi, awak media, serta inisiatif anak-anak muda dalam menyampaikan masukan maupun membentuk kabinet bayangan," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memandang kebebasan untuk menyuarakan kritik dan mengawal kebijakan pemerintah dari unsur masyarakat sipil sebagai elemen penting dalam sebuah negara berdaulat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semua itu merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat," sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, masukan yang disampaikan secara objektif dan berbasis data sangat diperlukan pemerintah sebagai sarana perbaikan tata kelola. Hal ini sejalan dengan target anggota Kabinet Bayangan yang akan menyusun kajian berbasis bukti, bersikap nonpartisan, serta menguji pandangan para menteri secara langsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena tugas pemerintah adalah bekerja dengan lebih baik, mendengar lebih banyak, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan semangat itulah, kualitas tata kelola pemerintahan akan terus meningkat, demokrasi Indonesia akan semakin matang, dan kepercayaan publik dapat terus dijaga melalui kerja nyata, keterbukaan, serta akuntabilitas,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>LHP BPK tak Dibagikan, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Walkout</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/LHP-BPK-tak-Dibagikan--Fraksi-PDIP-DPRD-Pekanbaru-Walkout</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9324_LHP-BPK-tak-Dibagikan--Fraksi-PDIP-DPRD-Pekanbaru-Walkout.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Aksi walkout mewarnai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (29/7/2026). Langkah tegas ini diambil Fraksi PDI Perjuangan lantaran Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun anggaran 2025 urung dibagikan kepada anggota dewan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi keluar dari ruang sidang tersebut dipelopori oleh Wakil Ketua Banggar, Muhammad Dikky Suryadi bersama tiga anggota Banggar dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni Victor Parulian, Zulkardi, dan Davit Marihot Silaban. Selain persoalan dokumen laporan keuangan yang tertahan, mereka juga memprotes absennya Ketua TAPD dalam rapat pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025 tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi yang dihimpun GoRiau.com, salinan dokumen LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pekanbaru dalam forum tersebut hanya diserahkan kepada Ketua DPRD, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Pekanbaru. Sejumlah anggota Banggar dari fraksi lain juga membenarkan bahwa mereka belum menerima salinan dokumen penting tersebut hingga rapat dimulai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota Banggar Fraksi PDI Perjuangan, Victor Parulian menyayangkan situasi tersebut. Ia menilai LHP BPK merupakan instrumen utama bagi legislatif untuk mengevaluasi kinerja dan pertanggungjawaban anggaran pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sejak awal kami meminta rapat diskors sampai LHP BPK diberikan kepada seluruh anggota Banggar, serta meminta Ketua TAPD hadir langsung. Namun permintaan itu tidak dipenuhi. Kalau dokumen yang menjadi dasar pembahasan saja tidak kami pegang, lalu apa yang sebenarnya ingin dibahas? Banggar bukan forum seremonial," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Victor mengingatkan bahwa Kota Pekanbaru mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK untuk laporan keuangan tahun 2025. Oleh sebab itu, seluruh anggota Banggar harus mengetahui secara utuh apa saja temuan, catatan, dan rekomendasi dari auditor negara sebelum memberikan pandangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau ada catatan dan rekomendasi BPK, DPRD harus mengetahui itu. Di situlah fungsi pengawasan kami berjalan. Jangan sampai kami diminta membahas bahkan menyetujui sesuatu tanpa mengetahui substansi hasil pemeriksaannya," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, anggota Banggar Fraksi PDI Perjuangan lainnya, Davit Marihot Silaban memandang persoalan ini berkaitan erat dengan prinsip transparansi pengelolaan keuangan daerah. Absennya dokumen di tangan anggota dewan dinilai melemahkan fungsi kontrol legislatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"LHP BPK adalah instrumen pengawasan DPRD terhadap penggunaan uang rakyat. Ketika anggota Banggar tidak menerima dokumen itu, maka fungsi kontrol legislatif menjadi tidak maksimal. Kami tidak ingin pembahasan pertanggungjawaban APBD hanya menjadi tahapan administratif, tetapi benar-benar mengulas setiap temuan, koreksi, dan rekomendasi yang diberikan BPK," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Davit menekankan bahwa setiap anggota Banggar memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam mengawal APBD.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap ke depan seluruh dokumen pendukung pembahasan disampaikan sebelum rapat dimulai agar proses pengambilan keputusan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN Jadi Pamong Praja Muda</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-Lantik-1-204-Lulusan-IPDN-Jadi-Pamong-Praja-Muda</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8289_Prabowo-Lantik-1-204-Lulusan-IPDN-Jadi-Pamong-Praja-Muda.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA â€" Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Upacara pelantikan digelar di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari 1.204 lulusan yang dilantik, terdiri atas 728 putra dan 476 putri. Mereka nantinya akan ditugaskan di lingkungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).Secara simbolis, pelantikan ditandai dengan penyematan tanda pangkat yang diwakili tiga siswa lulusan terbaik, yakni Aji Bayu Ramadhan, Charina Anggie Simbolon, dan Mohamad Toriq Anwar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun Aji Bayu sebagai lulusan terbaik mendapatkan penghargaan Kartika Astha Brata. Sementara itu, Charina dan Toriq serta tujuh lulusan lainnya mendapat penghargaan Sapta Abdi Praja.Setelahnya, Prabowo mengambil sumpah mereka. "Para Pamong Praja Muda, bersediakah saudara-saudari untuk diambil sumpah sesuai agama masing-masing?" tanya Prabowo."Bersedia," jawab seluruh Pamong Praja Muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa saya akan melaksanakan tugas pemerintahan dengan sebaik-baiknya, setia, dan menjadi perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Bahwa saya siap berkorban jiwa raga untuk kepentingan negara, bangsa, dan masyarakat," ucap Prabowo mendiktekan."Bahwa saya akan setia melayani, mengabdi, dan menjadi teladan kepada masyarakat," kata Prabowo diikuti seluruh Pamong Praja Muda(okezone)</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>OTT Bupati Anom, KPK Tangkap 21 Orang di Jakarta hingga Pemalang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/OTT-Bupati-Anom--KPK-Tangkap-21-Orang-di-Jakarta-hingga-Pemalang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4825_OTT-Bupati-Anom--KPK-Tangkap-21-Orang-di-Jakarta-hingga-Pemalang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Selain Anom, KPK menangkap 20 orang saat operasi senyap itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan rangkaian penangkapan berlangsung di tiga lokasi yakni Jakarta, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo."Tim mengamankan sejumlah 21 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang diamankan di Pemalang, dan satu orang diamankan di Purworejo," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/7/2026).Budi melanjutkan, sebanyak 12 orang di antaranya akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK. Sejauh ini, hanya mereka yang ditangkap di Jakarta telah menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari 12 orang tersebut, 5 di antaranya yang diamankan di Jakarta saat ini sudah dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK," imbuh dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara, tujuh orang lainnya yang dibawa ke Jakarta ialah enam orang dari Pemalang dan satu dari Purworejo. Mereka dijadwalkan tiba di KPK pada Rabu (29/7) siang ini."Tujuh orang lainnya, enam dari Pemalang dan 1 dari Purworejo kemungkinan siang ini sampai dengan sore, gitu ya, akan tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tandas Budi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KPK mempunyai waktu 1x24 jam sejak para pihak ditangkap untuk menentukan status hukum para pihak tersebut.(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Komisi X DPR Dorong Pelestarian Angklung kepada Gen Z sebagai Identitas Bangsa</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Komisi-X-DPR-Dorong-Pelestarian-Angklung-kepada-Gen-Z-sebagai-Identitas-Bangsa</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3087_Komisi-X-DPR-Dorong-Pelestarian-Angklung-kepada-Gen-Z-sebagai-Identitas-Bangsa.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA -&nbsp; Anggota DPR RI Komisi X, Melly Goeslaw mengajak generasi muda untuk melihat angklung bukan sekadar sebagai peninggalan budaya, namun sebagai identitas bangsa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melly Goeslaw menegaskan, bahwa pelestarian budaya tidak bisa hanya mengandalkan nostalgia. Menurutnya, budaya akan tetap hidup apabila berhasil diwariskan dengan cara yang relevan bagi generasi penerus.â€śAngklung bukan hanya alat musik tradisional. Di balik setiap nadanya tersimpan filosofi tentang kebersamaan, harmoni, dan gotong royong,â€ť ujar Melly dalam diskusi bertajuk â€śAngklung Bukan Sekadar Warisan, tetapi Suara Masa Depanâ€ť, dikutip, Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nilai-nilai inilah yang justru sangat dibutuhkan oleh generasi muda di tengah dunia yang semakin individual dan serba digital. Karena itu, tugas kita bukan hanya melestarikan angklung, tetapi juga membuatnya tetap dicintai,â€ť ujar Melly.Melly menilai bahwa pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan inovasi. Angklung perlu hadir di ruang-ruang yang akrab dengan Generasi Z, mulai dari sekolah, kampus, media sosial, festival kreatif, hingga kolaborasi dengan musik modern dan industri kreatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, ketika angklung mampu hadir dalam karya-karya kontemporer, generasi muda tidak lagi melihatnya sebagai simbol masa lalu, melainkan sebagai instrumen yang mampu berbicara tentang masa depan Indonesia.â€śBudaya tidak boleh berhenti menjadi benda pajangan. Budaya harus dimainkan, dipelajari, dipromosikan, bahkan dikembangkan agar terus relevan,â€ťujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSaya percaya Generasi Z memiliki kreativitas luar biasa untuk membawa angklung ke panggung dunia tanpa kehilangan akar budayanya,â€ť tambahnya.Menurutnya, organik dalam bermusik adalah sesuatu yang indah karena kita harus pandai mengharmonisasikan dan memodifikasikan kolaborasi antara intrumen dengan kata-kata yang kemudian menjadi hits dan viral. Selalu lugas natural tidak mengada-ada terhadap originalitas tradisi pelaku seni.Namun yang tidak pernah dapat digantikan oleh AI dalam bermusik adalah â€śRohâ€ť selalu berkolaborasi dengan teknologi namun penting adanya sentuhan budaya yang otentik tanpa kalah bersaing dan selalu menjadi masterpiece dalam setiap maha karya yang dihasilkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melly juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas seni, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pelestarian budaya yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan budaya Indonesia adalah memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk mengenal, mencintai, dan berkreasi menggunakan warisan budayanya sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak generasi muda yang memahami bahwa angklung bukan hanya simbol identitas budaya Jawa Barat, tetapi juga aset bangsa yang memiliki potensi besar dalam diplomasi budaya, pendidikan karakter, dan penguatan ekonomi kreatif Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;â€śMari kita buktikan bahwa angklung bukan hanya suara masa lalu, tetapi juga suara masa depan Indonesia. Ketika anak muda memainkan angklung dengan bangga, sesungguhnya mereka sedang memainkan identitas bangsa yang akan terus hidup lintas generasi,â€ť(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>AS dan Arab Saudi Lancarkan Serangan ke Irak, Tewaskan Setidaknya 20 Orang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/AS-dan-Arab-Saudi-Lancarkan-Serangan-ke-Irak--Tewaskan-Setidaknya-20-Orang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2335_AS-dan-Arab-Saudi-Lancarkan-Serangan-ke-Irak--Tewaskan-Setidaknya-20-Orang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGHDAD - Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan gabungan terhadap aliansi paramiliter Unit Mobilisasi Populer (PMU) di pangkalan-pangkalan seluruh Irak. Serangan tersebut menewaskan setidaknya 20 anggota PMU dan melukai 32 lainnya dalam eskalasi dengan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Serangan-serangan ini mengakibatkan gugurnya sejumlah personel dan luka-luka pada lainnya, serta kerusakan material pada beberapa bangunan dan properti," kata PMU, yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai Hashd al-Shaabi, dalam sebuah pernyataan yang dilansir TRT.Korban jiwa juga dilaporkan di provinsi-provinsi lain, menurut seorang pejabat lain yang mengonfirmasi jumlah korban awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Amerika Serikat dan Arab Saudi mengatakan serangan tersebut menargetkan militan yang didukung Iran sebagai tanggapan atas serangan terhadap personel militer AS dan fasilitas minyak Saudi.PMU Mengutuk Serangan sebagai Pelanggaran Kedaulatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PMU mengecam operasi tersebut sebagai "eskalasi berbahaya, pelanggaran kedaulatan Irak, dan serangan terhadap lembaga keamanan resminya."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dibentuk pada 2014 untuk memerangi kelompok teror ISIS atau Daesh, PMU kemudian diintegrasikan ke dalam angkatan bersenjata Irak. Meskipun beberapa faksi yang didukung Iran beroperasi dalam aliansi tersebut, banyak yang mempertahankan struktur komando independen dan telah dikaitkan dengan serangan terhadap kepentingan AS di Irak dan di seluruh wilayah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Arab Saudi menyalahkan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak karena meluncurkan drone yang menargetkan fasilitas minyak di timur kerajaan, dengan mengatakan bahwa pertahanan udaranya mencegat serangan tersebut.Kelompok-kelompok bersenjata tersebut membantah bertanggung jawab, menyebut tuduhan Riyadh sebagai "rekayasa" dan memperingatkan terhadap tindakan militer di dalam Irak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irak Terjebak di Antara Washington dan Teheran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Serangan terbaru ini menggarisbawahi perjuangan Irak yang berkelanjutan untuk menyeimbangkan hubungan dengan dua mitra utamanya, Amerika Serikat dan Iran, yang persaingannya telah berulang kali mengubah negara itu menjadi medan pertempuran untuk konflik proksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perdana Menteri Ali al-Zaidi, yang menjabat awal tahun ini, telah berjanji untuk memperketat pengawasan negara terhadap kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran dan memastikan mereka menyerahkan senjata mereka, tetapi menghadapi perlawanan dari faksi-faksi berpengaruh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Zaidi mengunjungi Washington dan Teheran awal bulan ini dalam upaya untuk meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas Irak yang rapuh.(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Relawan Global Sumut Flotilla Laporkan Benyamin Netanyahu hingga Tentara Israel ke Kejagung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Relawan-Global-Sumut-Flotilla-Laporkan-Benyamin-Netanyahu-hingga-Tentara-Israel-ke-Kejagung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4612_Relawan-Global-Sumut-Flotilla-Laporkan-Benyamin-Netanyahu-hingga-Tentara-Israel-ke-Kejagung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA â€" Sembilan relawan Global Sumud Flotilla dari Indonesia melaporkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu hingga tentara Zionis Israel ke Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Langkah ini dilakukan karena para relawan mengaku mengalami kekerasan saat diculik tentara Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza di perairan internasional Mediterania Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami sudah menyampaikan pengaduan yang panjang. Tadi ada sembilan pengaduan, laporan dari masing-masing. Teman-teman ada yang disetrum, ada yang diinjak kepalanya, dipukul, ditendang, ada yang dilecehkan juga. Nah, ini sangat parah," ujar kuasa hukum sembilan relawan Global Sumud Flotilla dari Indonesia, Shaleh Al Ghifari, saat membuat laporan di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).Shaleh menjelaskan, terdapat asas nasional pasif dalam KUHP baru. Menurutnya, asas tersebut memberikan kewenangan kepada aparat untuk menindak pelaku kejahatan terhadap warga negara Indonesia (WNI) di luar yurisdiksi NKRI. Karena itu, pihaknya membuat laporan ke Kejagung untuk ditindaklanjuti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nah, ditambah lagi saat ini diperkuat dengan adanya yurisdiksi universal, dan itu adalah wilayah kewenangan dari Jaksa Agung. Disebutkan bahwa tindak pidana tersebut juga sebagian ada di dalam pidana yang sudah dilegislasi di Indonesia," kata Shaleh."Misalnya di dalam KUHP baru itu tindak pidana terhadap pelayaran, yaitu adanya pencegatan, penculikan, dan gangguan terhadap kapal yang berlayar di wilayah internasional. Dan juga di pasal tentang penyiksaan, yaitu Pasal 599 dan Pasal 542 KUHP baru kita. Jadi, itu sebenarnya menjadi domain dari Jaksa Agung," tambahnya.Sementara itu, mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman yang mendampingi para relawan membuat aduan menambahkan, tata hukum di Indonesia membuka peluang untuk mengadili pelanggar hak asasi manusia (HAM) terhadap WNI melalui yurisdiksi universal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Universal jurisdiction ini atau yurisdiksi universal ada dalam KUHP baru Pasal 6. Dengan demikian, kami menyambut dan mengajak juga pihak Kejaksaan Agung untuk memulai proses yang mungkin baru, tetapi yang memang sudah nyata ada di dalam KUHP kita," kata Marzuki."Dengan demikian, bilamana tidak dilaksanakan sebagaimana yang ada di dalam KUHP, maka kemungkinan Indonesia akan ditagih oleh dunia internasional karena ada prinsip itu dalam tata hukum kita," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tempat yang sama, salah satu relawan Global Sumud Flotilla, Herman Budianto, menyampaikan, para relawan yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut mengalami kekerasan dari tentara Zionis Israel selama diculik. Dalam laporannya, ia mengatakan pihaknya telah membawa sejumlah bukti dugaan kekerasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau bukti-bukti kami sudah kumpulkan berupa foto-foto dari luka-luka yang kami alami, kemudian juga dari visum-visum yang sudah ada, termasuk kronologi secara lengkap sudah kami sampaikan oleh teman-teman yang ada di Indonesia, khususnya karena ada sembilan orang tadi. Itu dokumentasinya," ujar Herman.Ia mengatakan, laporan ini menjadi salah satu ikhtiar untuk menekan Zionis Israel yang dinilai telah melakukan tindakan semena-mena, melanggar HAM, dan hukum internasional. Herman menambahkan, laporan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya, kami ingin menyampaikan pesan ini kepada Indonesia bahwa Indonesia harus memiliki posisi yang kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina dengan salah satunya menekan penjajah Israel tadi untuk tidak melakukan kekerasan-kekerasan yang melanggar hukum kepada siapa pun yang mendukung kemerdekaan, selama yang dilakukan adalah yang bersifat kemanusiaan seperti yang kami lakukan ini tadi," ujar Herman."Karena kami hanya melakukan perjalanan ke sana untuk misi kemanusiaan, memberikan bantuan, dan seterusnya. Tidak selayaknya kami mendapatkan kekerasan seperti orang yang melakukan bentuk kekerasan kepada mereka,"(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:40:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Komisi IV DPRD Pekanbaru Jajaki Perusahaan Teknologi Jepang Terkait Pengolahan Sampah Jadi Energi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Komisi-IV-DPRD-Pekanbaru-Jajaki-Perusahaan-Teknologi-Jepang-Terkait-Pengolahan-Sampah-Jadi-Energi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7540_Komisi-IV-DPRD-Pekanbaru-Jajaki-Perusahaan-Teknologi-Jepang-Terkait-Pengolahan-Sampah-Jadi-Energi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru mulai menjajaki peluang penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi bersama perusahaan asal Jepang, Biotechworks. Perusahaan teknologi tersebut diklaim mampu mengolah sampah menjadi hidrogen, energi baru, hingga bahan bakar tanpa menyisakan limbah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Audiensi yang digelar di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Pekanbaru, Rabu (29/7/2026). Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV Roni Amriel didampingi Ketua Komisi IV Rois SAg serta anggota Komisi IV lainnya, yakni Sovia Septiana, Roni Pasla, Pangkat Purba, Zulkardi, dan Zulfan Hafiz.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan itu hadir langsung CEO Biotechworks, Mr. Akihide Nishikawa, yang memaparkan teknologi pengolahan sampah yang telah diterapkan di Jepang dan sejumlah negara lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akihide mengatakan, tujuan utama pihaknya adalah membantu Kota Pekanbaru mengatasi persoalan sampah yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin mengubah sampah menjadi sumber energi baru. Kami ingin melakukan ini demi masyarakat Pekanbaru," kata Mr Akihide.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, persoalan penumpukan sampah harus segera diselesaikan dengan pendekatan yang lebih modern. Jika tidak, masalah tersebut akan terus membesar di masa mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang saya ketahui, penumpukan sampah di Pekanbaru kalau tidak diselesaikan, sampai 50 tahun ke depan pun tidak akan selesai," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menilai Pekanbaru memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi baru dari sampah. Nantinya energi yang dihasilkan dapat disalurkan ke perusahaan-perusahaan energi sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pekanbaru memiliki banyak potensi sumber energi. Kami ingin memberikan solusi melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi baru yang nantinya bisa disuplai ke perusahaan energi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Pekanbaru," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois SAg mengatakan, audiensi tersebut digelar setelah Biotechworks mengaku telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru terkait rencana kerja sama pengelolaan sampah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin mendengar langsung seperti apa konsep yang mereka tawarkan dan apakah bisa diterapkan dengan kondisi di Pekanbaru," ujar Rois.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah mendengarkan pemaparan awal, Rois menilai konsep yang ditawarkan cukup menarik dan layak untuk ditindaklanjuti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Walaupun baru sebatas pemaparan awal, menurut kami ini bisa direkomendasikan untuk dikaji lebih lanjut," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Politisi PKS ini mengatakan, salah satu hal yang menjadi perhatian Komisi IV adalah skema anggaran pembiayaan pengelolaan sampah yang tidak membebani APBD Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang menarik, konsep yang mereka tawarkan menggunakan skema non-APBD. Jadi kalau benar bisa direalisasikan, anggaran daerah yang selama ini cukup besar untuk pengelolaan sampah bisa dialihkan ke program pembangunan lainnya," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, Komisi IV belum mengambil keputusan. Dalam waktu dekat Komisi IV DPRD akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru untuk membahas lebih rinci peluang kerja sama tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nanti masih ada pertemuan lanjutan. Mereka akan memaparkan secara lebih detail bagaimana tahapan kerja samanya, bagaimana mekanismenya, dan apakah teknologi ini benar-benar memungkinkan diterapkan di Pekanbaru," papar Rois.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengungkapkan, hasil akhir dari teknologi yang dipaparkan cukup menarik. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk dan pelet, sedangkan sampah anorganik dapat diubah menjadi bahan bakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, menurutnya masih ada tantangan besar yang harus dijawab, yakni kondisi sampah di Pekanbaru yang belum dipilah sejak dari sumbernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang kami minta nanti adalah penjelasan bagaimana penerapannya di Pekanbaru. Di Jepang dan daerah lain, sampah yang mereka olah sudah dipilah. Sementara di Pekanbaru kondisinya masih bercampur. Ini yang akan kami dalami lebih lanjut,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemprov Riau Gandeng BI dan UIN Suska Petakan UMKM Unggulan Berbasis Riset</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemprov-Riau-Gandeng-BI-dan-UIN-Suska-Petakan-UMKM-Unggulan-Berbasis-Riset</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9060_Pemprov-Riau-Gandeng-BI-dan-UIN-Suska-Petakan-UMKM-Unggulan-Berbasis-Riset.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pemprov Riau terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) unggulan sebagai dasar penyusunan strategi berbasis data dan riset. Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">FGD yang berlangsung di Hotel Grand Central, Rabu (29/7), dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang akurat dalam menentukan arah pengembangan UMKM agar semakin berdaya saing dan mampu memperkuat ekonomi daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, Helmi menegaskan bahwa UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Riau karena memiliki peran besar dalam menyerap tenaga kerja serta menggerakkan aktivitas ekonomi hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, potensi tersebut harus terus diperkuat agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global."Untuk menjadikan potensi tersebut memiliki daya saing global, tidak bisa hanya berdasarkan asumsi, tetapi harus didukung penelitian yang komprehensif," kata Helmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengapresiasi pelaksanaan penelitian KPJU yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan akademisi. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam merumuskan kebijakan pengembangan UMKM yang tepat sasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengapresiasi penelitian KPJU ini karena menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan kalangan akademisi dalam merumuskan kebijakan pengembangan UMKM," ujarnya.Melalui FGD tersebut, para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi komoditas unggulan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Hasil identifikasi itu nantinya menjadi dasar dalam menentukan komoditas yang memiliki daya saing tinggi sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain memetakan komoditas unggulan, penelitian KPJU juga akan menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pengembangan UMKM secara berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan perizinan, pembinaan pelaku usaha, hingga perluasan akses pemasaran produk melalui platform digital.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Helmi menegaskan, keberhasilan pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai data yang akurat merupakan fondasi utama dalam melahirkan kebijakan yang efektif."Data adalah instrumen paling penting dalam menentukan kebijakan. Karena itu, mari manfaatkan FGD ini untuk menyampaikan gagasan terbaik demi kemajuan UMKM di Bumi Lancang Kuning yang kita cintai," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui penelitian KPJU unggulan ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap lahir strategi yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat struktur ekonomi daerah, serta mendorong UMKM menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menutup sambutannya, Helmi mengajak seluruh peserta untuk terus bersinergi memajukan sektor UMKM di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"UMKM kita kembangkan, ekonomi melesat tinggi," tutupnya dikutip dari MCRiau.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PSDKU Pelalawan PNP Kenalkan Teknologi PLC di SMKN 1 Pangkalan Lesung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/PSDKU-Pelalawan-PNP-Kenalkan-Teknologi-PLC-di-SMKN-1-Pangkalan-Lesung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2456_PSDKU-Pelalawan-PNP-Kenalkan-Teknologi-PLC-di-SMKN-1-Pangkalan-Lesung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PANGKALAN LESUNG â€" Program Studi D3 Teknik Listrik PSDKU Pelalawan Politeknik Negeri Padang (PNP) terus memperkuat sinergi dengan sekolah vokasi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis Penerapan IPTEK Masyarakat (PIM). Kegiatan yang berlangsung di SMKN 1 Pangkalan Lesung, Selasa (28/7/2026), ini difokuskan pada pengenalan dan pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) bagi siswa Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program yang didanai melalui skema DIPA Politeknik Negeri Padang tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara pendidikan tinggi vokasi dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sehingga kompetensi lulusan semakin sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Program Studi D3 Teknik Listrik PSDKU Pelalawan, Dedi Tri Laksono, S.Pd., M.T., hadir sebagai narasumber utama dengan menyampaikan materi mengenai penerapan teknologi PLC dalam sistem otomatisasi industri.Materi tersebut dipadukan dengan simulasi praktik yang dipandu secara interaktif oleh mahasiswa D3 Teknik Listrik PSDKU Pelalawan, M. Arif Rahman Abd. Aziz, sehingga para peserta dapat memahami langsung prinsip kerja dan penerapan PLC di dunia industri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Pangkalan Lesung, Sutikno, S.Pd., M.M., bersama jajaran guru mendampingi seluruh rangkaian kegiatan yang juga diikuti oleh tim dosen serta tenaga kependidikan PSDKU Pelalawan Politeknik Negeri Padang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, Dedi Tri Laksono menegaskan bahwa penguasaan teknologi PLC kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki calon tenaga kerja di era industri modern."Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal awal kepada siswa SMK agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi industri. Harapannya, kompetensi yang mereka miliki semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran di SMKN 1 Pangkalan Lesung, kegiatan tersebut juga diakhiri dengan penyerahan secara simbolis modul praktikum PLC kepada pihak sekolah. Modul tersebut merupakan hasil kolaborasi tim dosen bersama mahasiswa D3 Teknik Listrik PSDKU Pelalawan, yakni Aldo, Malik, M. Arif Rahman Abd. Aziz, dan Daffa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, PSDKU Pelalawan Politeknik Negeri Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Pelalawan. Sinergi antara perguruan tinggi dan SMK diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki keterampilan, daya saing, serta kesiapan kerja yang lebih baik dalam menghadapi tantangan dunia industri yang terus berkembang.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polsek Rimba Melintang Gelar Panen Raya Jagung, Bukti Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Polsek-Rimba-Melintang-Gelar-Panen-Raya-Jagung--Bukti-Nyata-Dukungan-Ketahanan-Pangan-Nasional</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4009_Polsek-Rimba-Melintang-Gelar-Panen-Raya-Jagung--Bukti-Nyata-Dukungan-Ketahanan-Pangan-Nasional.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RIMBA MELINTANG-Polsek Rimba Melintang bersama jajaran pemerintah daerah menggelar Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2026 di Kelurahan Rimba Melintang, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, pada Rabu (29/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini menjadi momentum penting dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen raya dilaksanakan di lahan seluas 1,5 hektare di Jalan Almunawarah, dengan hasil panen mencapai sekitar 1 ton jagung pipKapolsek Rimba Melintang, Ipda Rian Rahmadi, SH, MH, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Camat Rimba Melintang H. Sukirman, S.Ag., M.Pdi, serta perwakilan Danramil 05 Rimba Melintang, Kepala BPP, dan Lurah Rimba Melintang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain jajaran pemerintah, kegiatan ini juga dihadiri para personel Polsek Rimba Melintang, penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kecamatan Rimba Melintang, serta perwakilan masyarakat dari kelompok tani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tujuan utama panen raya ini adalah meningkatkan produksi jagung untuk mendukung kemandirian pangan nasional, sekaligus memperkuat ekosistem pakan ternak dan kebutuhan pangan lainnya di pedesaan.Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa, dengan hasil panen yang dapat dimanfaatkan secara langsung maupun didistribusikan ke gudang Bulog.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polri melalui Polres Rohil dan Polsek jajaran menunjukkan komitmen kuat dalam mendampingi petani, mulai dari proses penanaman hingga distribusi hasil panen, sehingga ketersediaan stok pangan tetap terjaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ini. Panen raya jagung kuartal III menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.Dengan keberhasilan panen ini, Polsek Rimba Melintang menegaskan peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program swasembada pangan nasional.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 15:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Plt. Bupati Kuansing Bantu Rp1 Juta Tiap Jalur yang Berpartisipasi di Tepian Narosa</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Plt--Bupati-Kuansing-Bantu-Rp1-Juta-Tiap-Jalur-yang-Berpartisipasi-di-Tepian-Narosa</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2970_-Plt--Bupati-Kuansing-Bantu-Rp1-Juta-Tiap-Jalur-yang-Berpartisipasi-di-Tepian-Narosa.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN - Bentuk kepedulian Plt Bupati Kuansing, H. Mukhlisin, S.Pdi atas dukungan penuh Gubernur Riau, SF Hariyanto, terhadap para peserta dan kelangsungan tradisi Pacu Jalur di Tepian Narosa, setiap Jalur yang turut berpartisipasi bakal dibantu uang operasional Rp1 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berkat dukungan penuh Plt Gubernur Riau, Pak SF Hariyanto, bantuan dan support finansial ini kita berikan untuk membantu meringankan beban biaya konsumsi peserta Jalur yang turut serta di Tepian Narosa," ujar H. Mukhlisin, Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah ini kata Mukhlisin, sesuai harapan Plt Gubernur, bertujuan untuk mendorong antusiasme desa-desa di Kuansing maupun daerah tetangga agar aktif memeriahkan iven budaya tahunan di Tepian Narosa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena ini bentuk upaya Plt Gubernur ingin melestarikan budaya dan kearifan lokal Kuantan Singingi, menjaga tradisi leluhur yang telah berusia ratusan tahun yang merupakan identitas daerah. Karena telah mengharumkan nama Riau, di kancah Nasional maupun global.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Budaya dan tradisi lokal kata H. Mukhlisin, merupakan identitas serta akar kehidupan masyarakat yang memberikan dampak besar, tidak hanya secara spiritual dan emosional, tetapi juga sosial dan ekonomi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Maka iven Pacu Jalur tetap menjadi agenda kebanggaan daerah yang rutin digelar dan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah kabupaten sehingga kita dukung melalui bantuan dana operasional," kata H. Mukhlisin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di bawah kepemimpinannya H. Mukhlisin, menyatakan akan selalu memberikan ruang, panggung, dan fasilitas yang lebih layak bagi seluruh anak negri yang terlibat dalam perhelatan budaya ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penyelenggaraan event besar di Tepian Narosa, pemerintah daerah juga turut membuka peluang rezeki bagi pedagang kecil, UMKM, penginapan, dan sektor transportasi lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momen ini menurutnya juga sebagai ajang dukungan terhadap pariwisata daerah mengangkat potensi kebudayaan Kuansing ke tingkat nasional maupun internasional yang berpotensi menarik investasi dan perputaran ekonomi bagi warga setempat.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Usut Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam Rp33 Miliar, Polda Riau Juga Geledah Kantor BPKAD Rohil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Usut-Dugaan-Korupsi-Jembatan-Air-Hitam-Rp33-Miliar--Polda-Riau-Juga-Geledah-Kantor-BPKAD-Rohil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4030_Usut-Dugaan-Korupsi-Jembatan-Air-Hitam-Rp33-Miliar--Polda-Riau-Juga-Geledah-Kantor-BPKAD-Rohil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Tim Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus bergerak mendalami dugaan korupsi pada proyek pembangunan jembatan Air Hitam di Kecamatan Pujud. Setelah menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rokan Hilir (Rohil), penyidik kini menyasar Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Rabu (29/7/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedatangan aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasubdit III Tipikor Polda Riau, Kompol Yogi Pramagita, membuat suasana kantor berlantai empat tersebut tampak lengang. Sebuah garis polisi terpantau membentang di pintu masuk bagian dalam pada lantai dasar gedung, membatasi ruang gerak pihak yang tidak berkepentingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para penyidik memusatkan penelusuran di lantai dua gedung pemerintah tersebut. Mereka memeriksa sejumlah berkas keuangan dan rekam jejak pencairan dana yang berkaitan erat dengan mega proyek jembatan tahun anggaran 2022, yang diketahui menelan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rohil hingga Rp33 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tegas ini merupakan eskalasi dari penyelidikan maraton yang dilakukan sehari sebelumnya. Aparat sebelumnya telah mengamankan 42 dokumen dari Kantor Dinas PUTR Rohil di kawasan Batu Enam, Bagan Punak, usai melakukan penggeledahan sejak Selasa (28/7/2026) siang hingga Rabu dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BPKAD Rohil memilih bungkam saat dimintai keterangan terkait kehadiran aparat penegak hukum tersebut. Pucuk pimpinan instansi itu juga dikabarkan tidak berada di tempat karena sedang melaksanakan dinas luar kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, Kepala Bidang Aset BPKAD Rohil, Aswin, SE membenarkan kehadiran tim penyidik dari kepolisian di kantornya untuk keperluan hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, sedang ada pemeriksaan, nanti juga akan ada penandatanganan Berita Acara Pemeriksaan. Kepala BPKAD sedang di Pekanbaru, yang ada inilah kami," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara para penyidik berjibaku menelusuri aliran dokumen pendukung dugaan kerugian negara tersebut, belasan awak media tampak bersiaga di ruang tunggu hingga ke halaman kantor. Beberapa penyidik sesekali terlihat keluar masuk gedung, namun belum memberikan keterangan rinci mengenai temuan bukti tambahan apa saja yang berhasil disita dari kantor pengelola keuangan daerah itu.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Praperadilan Jilid III, Roy Suryo Tuntut Ganti Rugi Penangkapan Rp206 Juta</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Praperadilan-Jilid-III--Roy-Suryo-Tuntut-Ganti-Rugi-Penangkapan-Rp206-Juta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5455_Praperadilan-Jilid-III--Roy-Suryo-Tuntut-Ganti-Rugi-Penangkapan-Rp206-Juta.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo kembali menempuh jalur hukum dengan mengajukan praperadilan jilid III di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan ini terfokus pada tuntutan ganti kerugian atas proses penangkapan dan penahanannya yang sebelumnya telah dinyatakan tidak sah oleh pengadilan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sidang perdana praperadilan ketiga ini dipimpin oleh hakim tunggal, I Ketut Darpawan, Rabu (29/7/2026). Dalam perkara ini, pihak termohon mencakup instansi penegak hukum, yakni Kapolda Metro Jaya beserta jajaran penyidik, serta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta beserta tim Jaksa Penuntut Umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dasar Gugatan Praperadilan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengajuan tuntutan ganti rugi ini memiliki kaitan langsung dengan putusan praperadilan jilid I. Sebelumnya, hakim I Ketut Darpawan menetapkan bahwa prosedur penggeledahan dan penangkapan terhadap Roy Suryo cacat hukum atau tidak sah. Mengacu pada putusan tersebut, pihak pemohon menilai ada kerugian nyata yang harus dipertanggungjawabkan oleh negara melalui instansi terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harapan besar disematkan kepada hakim tunggal yang menangani perkara ini. Pihak kuasa hukum meyakini hakim akan kembali bersikap objektif dalam menilai permohonan kompensasi yang diajukan kliennya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rincian Tuntutan Ganti Kerugian</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam berkas permohonannya, total ganti rugi yang dituntut mencapai Rp206 juta. Angka ini dibagi menjadi dua kategori, yakni kerugian materil sebesar Rp106 juta dan kerugian imateril sebesar Rp100 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kuasa hukum pemohon merinci bahwa kerugian materil mencakup hilangnya pendapatan dari akun YouTube selama empat hari penahanan, biaya konsultasi hukum, biaya litigasi untuk 11 advokat, hingga operasional persidangan. Sementara itu, kerugian imateril menitikberatkan pada rusaknya reputasi klien mereka sebagai figur publik dan mantan anggota DPR.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menjadi faktor pemberat yang melandasi kompensasi sepantasnya dan seyogyanya menyentuh angka setidaknya Rp100 juta," terang kuasa hukum pemohon di ruang sidang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Janji Penyaluran Dana Sosial</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak pemohon menegaskan bahwa motivasi utama gugatan ini bukan untuk memperkaya diri. Apabila majelis hakim mengabulkan petitum tersebut, seluruh uang kompensasi tidak akan dinikmati secara pribadi oleh pemohon maupun tim advokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jika nanti berkenan dikabulkan oleh hakim praperadilan Yang Mulia, maka dana tersebut kami tegaskan tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi. Tetapi akan disalurkan kepada lembaga sosial yang sudah ditunjuk," tegas kuasa hukum.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sinergi Pemprov Riau dan TNI-Polri Jaga Ketahanan Energi Nasional</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Sinergi-Pemprov-Riau-dan-TNI-Polri-Jaga-Ketahanan-Energi-Nasional</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5474_Sinergi-Pemprov-Riau-dan-TNI-Polri-Jaga-Ketahanan-Energi-Nasional.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Menjaga stabilitas kawasan dan menjamin kelancaran produksi objek vital nasional di wilayah yang luas tidak lagi bisa ditangani oleh satu lembaga secara mandiri. Menyadari tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat kolaborasi bersama jajaran TNI, Polri, dan berbagai instansi vertikal untuk mengamankan ketahanan energi dan ekonomi daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pentingnya kerja kolektif lintas institusi ini ditekankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat memberikan pembekalan dalam acara Sarasehan Kejuangan Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan 65 Tahun Pendidikan 2026 di Kota Pekanbaru, Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di hadapan para perwira militer, ia membedah besarnya kontribusi Riau terhadap pasokan energi negara, yang paling utama bersumber dari sektor minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Ladang minyak yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tersebut memproduksi 131 ribu hingga 152 ribu barel per hari, atau menyumbang sekitar 23 hingga 30 persen dari total produksi minyak nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keberlanjutan operasinya berpengaruh langsung terhadap ketersediaan energi nasional dan pencapaian target produksi minyak satu juta barel per hari pada tahun 2030," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna meredam potensi gangguan di lapangan, Pemprov Riau membentuk Satuan Tugas Kelancaran Operasional PT PHR. Satgas gabungan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga SKK Migas guna mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan, perizinan, dan aspek hukum yang kerap menghambat kegiatan eksplorasi harian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain cadangan fosil, ia juga memaparkan kekuatan Riau sebagai episentrum perkebunan kelapa sawit nasional. Dengan luasan lahan mencapai 3,87 juta hektare, provinsi ini mampu memproduksi 9,4 juta ton minyak sawit mentah (CPO). Skala produksi masif ini memposisikan Riau sebagai lumbung utama penyedia bahan baku bagi kebijakan energi terbarukan biodiesel B50.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Besarnya skala industri tersebut menuntut regulasi yang tegas agar petani di tingkat tapak turut merasakan dampaknya. "Untuk melindungi pekebun, Pemprov Riau menerbitkan Peraturan Gubernur mengenai tata cara penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar kelapa sawit," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lewat aturan tersebut, Riau resmi menjadi provinsi pertama yang mengakomodasi penetapan harga berkeadilan bagi petani mitra swadaya, sekaligus menjaga tren harga jual hasil kebun tetap kompetitif di pasar nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait keberlanjutan lingkungan hidup, SF Hariyanto menyoroti langkah tegas pemerintah pusat dan daerah dalam menata kembali kawasan hutan ilegal. Berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025, kolaborasi lintas aparat di Riau sukses mengambil alih 331.838 hektare kawasan hutan. Fokus penataan yang humanis dan taat asas kini diarahkan untuk mempercepat pemulihan ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seluruh satuan tugas tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas Riau. Pengelolaan sumber daya energi membutuhkan wilayah yang aman, lingkungan yang terjaga, kepastian hukum, pemerintahan yang berjalan baik, dan koordinasi antarlembaga yang kuat," paparnya menyinggung sistem penanganan terpadu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang rutin disiagakan bersama TNI dan Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menutup sesi pembekalannya, ia mengingatkan bahwa wujud bela negara di masa damai adalah kemampuan mengelola sumber daya secara profesional tanpa ego sektoral. "Nilai kejuangan juga tercermin dalam kesediaan untuk duduk bersama, mengambil keputusan bersama, dan bergerak bersama. Sebab, ketahanan energi dan ketahanan nasional tidak dapat dibangun oleh satu institusi saja,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Nasabah BCA Tuntut Ganti Rugi, Dana Rp2,58 Miliar Pindah Tanpa Otorisasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Nasabah-BCA-Tuntut-Ganti-Rugi--Dana-Rp2-58-Miliar-Pindah-Tanpa-Otorisasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2111_Nasabah-BCA-Tuntut-Ganti-Rugi--Dana-Rp2-58-Miliar-Pindah-Tanpa-Otorisasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mulai menyidangkan perkara gugatan perdata dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang menyeret PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan jajaran direksinya Senin (27/7/2026). Gugatan yang dilayangkan oleh PT Paramitra Alfa Sekuritas (PAS) dan sejumlah nasabahnya ini menyoroti dugaan lenyapnya dana senilai Rp2,58 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini dipicu oleh temuan transaksi pemindahan dana secara sepihak yang terjadi Jumat (21/11/2025). Berdasarkan data gugatan, dana tersebut ditarik keluar dari 10 Rekening Dana Nasabah (RDN), dua rekening perusahaan, dan satu rekening pribadi menuju rekening pihak ketiga yang sama sekali tidak tercantum dalam daftar whitelist nasabah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kuasa hukum penggugat, Andre Ismangun dari Ismangun & Co menyoroti bahwa pemindahan dana tersebut terjadi tanpa persetujuan dari pemilik rekening. Transaksi itu juga dinilai memotong jalur birokrasi sistem internal karena tidak melewati tahapan Maker di layanan KlikBCA Bisnis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Transaksi tersebut menunjukkan pola yang tidak lazim karena dilakukan hampir bersamaan pada sejumlah RDN tanpa melalui tahapan Maker dan dialihkan ke rekening di luar whitelist," jelas Andre.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan Surat Edaran Bersama SRO yang diterbitkan oleh BEI, KPEI, dan KSEI tertanggal 12 September 2025. Regulasi tersebut menuntut setiap bank administrator RDN untuk mengimplementasikan verifikasi whitelist dan sistem deteksi kecurangan yang berlapis guna mencegah transaksi ilegal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kerugian senilai Rp2,58 miliar ini membuat indikator keuangan PAS menurun tajam hingga akhirnya status Anggota Bursa mereka dicabut. Penggugat menuntut pertanggungjawaban secara materiil dan meminta agar pengadilan memeriksa secara menyeluruh kesesuaian sistem keamanan BCA dengan regulasi otoritas bursa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat tidak adil apabila persoalan sistemik di RDN justru seluruh dampak operasional dan reputasinya ditanggung oleh perusahaan sekuritas dan nasabah. Kami berharap BCA bersikap terbuka, mendukung evaluasi bersama, serta menghadirkan solusi konkret,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bawa Fitur Kamera 360, Suzuki XL7 Hybrid Resmi Meluncur di Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Teknologi/Bawa-Fitur-Kamera-360--Suzuki-XL7-Hybrid-Resmi-Meluncur-di-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9082_Bawa-Fitur-Kamera-360--Suzuki-XL7-Hybrid-Resmi-Meluncur-di-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan pembaruan mobil Sport Utility Vehicle (SUV) 7-penumpang, Suzuki XL7. Peluncuran lini kendaraan roda empat ini dilakukan bertepatan dengan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, ICE BSD City, Tangerang, serta diselenggarakan secara lokal di Atrium Siak Mall SKA, Pekanbaru, Rabu (29/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kendaraan hasil produksi PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) ini hadir dalam tiga varian utama, yakni XL7 New Alpha Hybrid, XL7 New Beta Hybrid, dan XL7 New Zeta. Ketiganya membawa sejumlah penyegaran pada sisi eksterior, interior, hingga perangkat keselamatan berkendara guna memberikan ruang yang lapang sekaligus fungsional bagi mobilitas keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyempurnaan XL7 yang kami luncurkan kini terinspirasi sepenuhnya dari masukan pelanggan, serta dipadukan oleh filosofi Suzuki tentang peningkatan berkelanjutan. Kami ingin membangun sesuatu yang tidak hanya memenuhi standar saat ini, tetapi juga mengajak konsumen untuk dapat melangkah ke masa depan secara anggun," papar President Director PT SIS dan PT SIM, Minoru Amano.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembaruan Eksterior dan Desain Kabin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada sisi luar, Suzuki menyematkan gril depan baru berdesain tegas, lampu kabut LED, velg berukuran 16 inci, lampu kombinasi belakang beraksen hitam, serta antena shark fin. Khusus untuk varian New Alpha Hybrid, pabrikan asal Jepang ini menerapkan ornamen hitam yang mendominasi bodi kendaraan untuk memperkuat siluet kendaraan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Memasuki area kabin, panel instrumen kini dibalut dengan aksen Metallic Hagane Dark Silver. Aksen serupa juga ditempatkan pada lingkar kemudi tipe hibrida serta konsol tengah seluruh varian. Sektor hiburan turut ditingkatkan melalui layar sentuh 9 inci yang terkoneksi langsung dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Perangkat ini didukung oleh perangkat lunak pemrosesan suara dari Arkamys untuk menjaga kualitas audio selama perjalanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Teknologi Hybrid dan Perangkat Keselamatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari sektor dapur pacu, Suzuki mempertahankan mesin K15B berkapasitas 1.500 cc. Khusus pada dua varian tertinggi, kendaraan ini disematkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Sistem hibrida ini dirancang untuk menunjang efisiensi konsumsi bahan bakar sehingga lebih ramah lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suzuki juga menambahkan sejumlah fitur keselamatan tambahan untuk menyesuaikan kebutuhan pengemudi masa kini. Pada varian XL7 New Alpha Hybrid, fitur ekstra yang disematkan meliputi sistem kamera 360 derajat, sistem pemantauan tekanan ban (TPMS), dan perekam video digital (DVR).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ketika Suzuki memutuskan untuk melahirkan XL7 terbaru, kami membawa satu misi besar. Kami tidak ingin mengubah apa yang sudah konsumen cintai dari mobil ini, yaitu ketangguhannya, ruang kabinnya yang lega, dan efisiensinya yang luar biasa. Tugas kami adalah mendengarkan cerita pelanggan, lalu menyempurnakan hal-hal yang paling berarti bagi perjalanan seluruh keluarga," rinci Kepala Wilayah PT Buana Indomobil Trada (BIT) Riau, Santoni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harga OTR Riau dan Layanan Purnajual</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konsumen di wilayah Riau kini memiliki pilihan palet warna yang lebih beragam. Tipe XL7 New Alpha Hybrid mendapatkan kelir baru, yakni Ice Grayish Blue - Black dan Marble Black, yang menemani opsi sebelumnya seperti Savanna Ivory - Black serta Pearl Snow White - Black. Sementara itu, varian New Beta Hybrid dan New Zeta memperoleh tambahan kelir Marble Black.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara kompetitif, PT BIT Riau mematok harga jual On The Road (OTR) Suzuki XL7 terbaru dengan rincian sebagai berikut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">XL7 New Alpha Hybrid AT (Two-Tone Color): Rp348.000.000</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">XL7 New Alpha Hybrid AT (Single-Tone Color): Rp346.000.000</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">XL7 New Beta Hybrid AT: Rp331.200.000</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">XL7 New Beta Hybrid MT: Rp320.200.000</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">XL7 New Zeta AT: Rp307.700.000</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">XL7 New Zeta MT: Rp296.700.000</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna menunjang layanan purnajual, pelanggan mendapatkan garansi baterai litium-ion selama delapan tahun atau 160.000 kilometer. Biaya perawatan rutin juga diringankan melalui paket layanan servis gratis yang meliputi jasa dan suku cadang tertentu hingga jangka waktu 30 bulan atau pemakaian 50.000 kilometer.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui penyegaran Suzuki XL7, kami ingin menghadirkan SUV yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Strategi kami bukan sekadar memperbarui tampilan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan pengalaman berkendara secara menyeluruh. Calon konsumen dapat melakukan pemesanan melalui diler Suzuki Riau terdekat, dan stan Suzuki Atrium Siak Mall SKA Pekanbaru,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:42:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>