<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:54:34 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 10 Aug 2026 09:54:34 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Cegah Sengketa Hukum, Kemenkes Dituntut Benahi Etika Komunikasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/Cegah-Sengketa-Hukum--Kemenkes-Dituntut-Benahi-Etika-Komunikasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9947_Cegah-Sengketa-Hukum--Kemenkes-Dituntut-Benahi-Etika-Komunikasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Buntut dari viralnya kasus Yurizal Tri Chaerawan, Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti tata cara pelayanan tenaga medis. Ia mendesak Kementerian Kesehatan mengambil langkah konkret dengan memperkuat sistem komunikasi pelayanan pasien dan tidak semata-mata berhenti pada pemberian sanksi kepada oknum tenaga kesehatan terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak cukup hanya memberikan sanksi kepada pelaku. Yang lebih penting, Kemenkes harus memperkuat standar komunikasi pelayanan pasien agar selaras dengan tantangan era digital. Tujuannya bukan sekadar meminimalkan konflik, tetapi membangun budaya pelayanan yang empatik, profesional, serta menghormati martabat setiap pasien," sebutnya, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komunikasi yang terarah, menurut politisi Fraksi PKB tersebut, adalah fondasi dasar untuk membangun kepercayaan masyarakat dan mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berisiko berujung pada sengketa hukum. Ia juga menekankan bahwa hak atas pelayanan kesehatan yang bermutu dan aman merupakan amanat Pasal 28H ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk merealisasikan hal itu, tenaga kesehatan dituntut memiliki kecakapan lebih dari sekadar kompetensi klinis. Komunikasi yang menghargai pasien harus dikedepankan sejak tahap konsultasi awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau yang diperkuat hanya literasi digital, tetapi tidak dibangun dari prinsip penghormatan terhadap hak pasien, maka ruh pelayanan bisa hilang. Pelayanan kesehatan dimulai sejak tenaga kesehatan membuka komunikasi dengan pasien, bukan hanya ketika tindakan medis dilakukan," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski mendorong reformasi sistem, ia tetap meminta Kemenkes mengawal proses penegakan disiplin terhadap tenaga medis yang terbukti melakukan pelanggaran etika dalam penanganan kasus Yurizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sanksi tetap harus diberikan kepada siapa pun yang terbukti melanggar kode etik. Namun negara tidak boleh berhenti pada penghukuman individu. Negara juga harus memperbaiki sistem agar kesalahan yang sama tidak terus berulang,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Telusuri Gratifikasi Hutan Kuansing, KPK Bidik Menhut Sebagai Saksi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Telusuri-Gratifikasi-Hutan-Kuansing--KPK-Bidik-Menhut-Sebagai-Saksi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_4700_Telusuri-Gratifikasi-Hutan-Kuansing--KPK-Bidik-Menhut-Sebagai-Saksi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menimbang jadwal pemanggilan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni sebagai saksi dalam pusaran kasus dugaan suap dan gratifikasi Bupati nonaktif Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Langkah ini diambil menyusul adanya pengakuan terkait penerimaan amplop berisi uang ribuan dolar Singapura dari sang bupati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memastikan bahwa pemanggilan terhadap pejabat negara tersebut akan disesuaikan dengan arah penyidikan. Meski Raja Juli telah secara terbuka melaporkan penerimaan amplop itu, lembaga antirasuah belum mematok tanggal pasti pemeriksaannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pemanggilan setiap saksi tentunya berdasar kebutuhan proses penyidikan. Kita sama-sama tunggu perkembangannya ya," jelasnya, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tiga Kali Pertemuan dan Serahan Dolar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan temuan penyidik, interaksi antara Bupati Kuansing dan Menhut tidak hanya terjadi satu kali. Budi mengungkapkan bahwa dugaan penyerahan uang sebesar SGD 14.000 pada awal Juni lalu merupakan rangkaian dari beberapa pertemuan sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pertemuan dengan pak menteri pada tanggal 2 Juni itu bukan yang pertama, karena penyidik menduga ada pertemuan sebelum-sebelumnya di bulan April dan Mei," bebernya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada Mei 2026, KPK mengendus adanya aliran dana sebesar SGD 12.500 dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing kepada seorang pejabat di Kementerian Kehutanan. Namun, identitas pejabat penerima belum diungkap karena penyidik masih memverifikasi keterangan dari para saksi di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, pertemuan pada April 2026 masih dalam tahap pendalaman intensif. KPK tengah mencari tahu apakah pertemuan tersebut menjadi forum lobi awal terkait mekanisme pelepasan izin kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di wilayah Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Apakah itu juga menjadi pembahasan awal berkaitan dengan proses mekanisme pelepasan izin kawasan hutan di wilayah Kuansing dalam rangka pemberian sertifikasi kepada pihak-pihak ataupun masyarakat di wilayah Kuansing pada program nasional," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korupsi Berjemaah dan Pemotongan Gaji ASN</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perkara ini, Suhardiman Amby telah menyandang status tersangka atas serangkaian kejahatan jabatan. Selain memungut upeti untuk izin pelepasan kawasan hutan, ia juga diduga menerima suap dari Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Modus pengumpulan dana yang dilakukan Suhardiman terbilang masif dan mengorbankan banyak pihak, di antaranya:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengutip setoran dari berbagai Koperasi Unit Desa (KUD) untuk diserahkan kepada Kementerian Kehutanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 50 persen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ironisnya, dana hasil pemotongan hak pegawai negeri tersebut diduga digunakan oleh Suhardiman untuk menutupi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan pembayaran yang sempat ia terima secara pribadi.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kerja Keras Hampir Tuntas, RTLH TMMD ke-129 Kini Memasuki Tahap Akhir</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kerja-Keras-Hampir-Tuntas--RTLH-TMMD-ke-129-Kini-Memasuki-Tahap-Akhir</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1129_Kerja-Keras-Hampir-Tuntas--RTLH-TMMD-ke-129-Kini-Memasuki-Tahap-Akhir.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Halmahera Timur â€" Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore kini memasuki tahap akhir. Personel Satgas TMMD mulai melaksanakan pekerjaan finishing berupa pengecatan dinding rumah, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (10/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Memasuki tahap finishing, personel Satgas terus bekerja untuk memastikan setiap bagian bangunan diselesaikan dengan baik. Pengecatan dinding menjadi salah satu pekerjaan akhir sebelum rumah tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga penerima bantuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan penuh semangat, personel Satgas terlihat bahu-membahu melakukan pengecatan pada bagian dinding rumah. Pekerjaan tersebut dilakukan secara teliti agar hasil akhir bangunan terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk ditempati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembangunan RTLH ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Sebelumnya, proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas bersama warga melalui semangat gotong royong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Memasuki tahap akhir, semangat Satgas tidak surut. Justru, pekerjaan finishing menjadi momentum untuk memastikan rumah yang dibangun benar-benar memberikan manfaat dan menjadi tempat tinggal yang lebih baik bagi penerima bantuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran Satgas TMMD di kecamatan Wasile Tengah juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bukan sekadar membangun sebuah rumah, tetapi menghadirkan harapan baru bagi warga melalui kerja keras, kepedulian, dan semangat gotong royong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan selesainya tahapan finishing, diharapkan RTLH tersebut segera rampung dan dapat digunakan oleh warga penerima manfaat, sehingga hasil pelaksanaan TMMD ke-129 benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat di Kecamatan Wasile Tengah. (Pen Kodim 1505)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Catat! BGN Larang Siswa Bawa Pulang Makanan Bergizi Gratis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Catat--BGN-Larang-Siswa-Bawa-Pulang-Makanan-Bergizi-Gratis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5871_Catat--BGN-Larang-Siswa-Bawa-Pulang-Makanan-Bergizi-Gratis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan pedoman tegas terkait tata cara konsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di sekolah. Kebijakan ini mewajibkan seluruh penerima manfaat untuk langsung menghabiskan makanan di ruang kelas demi meminimalisasi risiko keracunan akibat penurunan kualitas pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala BGN Sudaryono menyampaikan imbauan tersebut mengingat adanya temuan kasus gangguan pencernaan karena makanan dikonsumsi melewati batas waktu aman. Hal tersebut ia sampaikan setelah menggelar rapat koordinasi daring terkait tata kelola penyelenggaraan MBG pada Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mohon sesuai dengan petunjuk teknis, bapak, ibu semua, (MBG) sebaiknya tidak dibawa pulang. Pastikan makannya satu, dimakan di situ, dikonsumsi di kelas itu di jam yang memang diperbolehkan, dan sebaiknya tidak dibawa pulang," ujar Sudaryono, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut catatan instansinya, kebiasaan menyimpan makanan dan membawanya pulang menjadi celah utama munculnya masalah kesehatan. Ia menyebut korban keracunan tidak sebatas pada kalangan siswa saja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini menjadi satu case keracunan di beberapa titik. Bahkan yang keracunan bukan hanya siswanya, tapi bapak, ibu orang tua di rumah ikut keracunan karena makanan yang dibawa pulang tadi," bebernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai langkah antisipasi lanjutan, BGN menyiapkan regulasi penandaan waktu pada setiap kemasan makanan yang akan diterapkan dalam waktu dekat. Aturan ini mewajibkan pencantuman tenggat waktu maksimal kelayakan konsumsi di setiap wadah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mulai minggu depan ini, kami akan memberlakukan kewajiban untuk menuliskan di setiap omprengnya ada tanda atau ada peringatan untuk dikonsumsi harus dikonsumsi atau harus dimakan sebelum jam berapa," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sudaryono meminta seluruh pihak di lingkungan sekolah patuh terhadap penunjuk waktu tersebut guna menjamin keamanan program.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bapak, Ibu guru tidak boleh mengonsumsi, apalagi peserta didiknya atau anak didiknya, siswanya juga tidak boleh mengonsumsi manakala sudah melewati batas dari jam yang ditentukan,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terseret Kasus Sutrimo, Identitas Febrio Adiono Didalami Kepolisian</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Terseret-Kasus-Sutrimo--Identitas-Febrio-Adiono-Didalami-Kepolisian</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5911_Terseret-Kasus-Sutrimo--Identitas-Febrio-Adiono-Didalami-Kepolisian.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Bareskrim Polri menerima laporan kematian tak wajar atas nama Sutrimo, seorang pria yang jasadnya ditemukan di area Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Merespons laporan tersebut, jajaran Polda Metro Jaya kini bersiap mendalami pihak-pihak yang berinteraksi dengan korban, termasuk sosok Febrio Adiono yang diduga sebagai pengantar jasad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa validasi identitas Febrio menjadi salah satu materi penyelidikan. Hal ini berkaitan dengan informasi yang menyebutkan bahwa Febrio merupakan staf administrasi aktif di Kejaksaan Agung (Kejagung).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nah ini nanti akan didalami," jelasnya, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kepolisian mengakui adanya dorongan dari masyarakat yang meminta kasus ini dituntaskan secara transparan. Kejanggalan kondisi fisik Sutrimo yang tewas dengan mulut berbusa menjadi landasan kuat bagi pelapor untuk membawa masalah ini ke ranah hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Memang kemarin kami mendapat informasi, ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar," lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jadwalkan Autopsi Forensik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mendapatkan kepastian medis, kepolisian menyetujui permohonan ekshumasi jasad Sutrimo. Budi menekankan pembongkaran kuburan ini merupakan prosedur standar dalam menyelidiki laporan kematian tak wajar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Akan disegerakan guna mengetahui penyebab kematian. Nanti kami akan menyampaikan secara bertahap terkait tentang laporan tersebut," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejalan dengan persiapan ekshumasi, tim penyelidik juga membidik keterangan dari tim medis. Dokter RS Muhammadiyah Taman Puring yang menangani korban saat pertama kali tiba dipastikan akan diperiksa pekan depan, setelah sebelumnya mangkir dari jadwal panggilan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantahan Pihak Kejaksaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran nama Febrio Adiono dalam pusaran kasus ini langsung direspons oleh Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna. Ia membenarkan bahwa Febrio berada di bawah naungan institusinya, namun sebatas pegawai administrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa," ungkapnya, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anang meluruskan rekam jejak Febrio yang dulunya merupakan ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pasca-keterlibatan Febrie dalam kasus dugaan korupsi, Febrio tidak lagi mendampingi pejabat mana pun di lingkungan Kejaksaan. Di sisi lain, Anang menolak mengomentari status Sutrimo yang dirumorkan sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan petinggi Kejagung tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya tidak mengenal terhadap yang istilahnya Karumga, saya tidak dikenal sama sekali, dan bukan warga Kejaksaan. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bidik Dinas PUPR, KPK Sita Dokumen Proyek Kasus Pemerasan Pemalang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Bidik-Dinas-PUPR--KPK-Sita-Dokumen-Proyek-Kasus-Pemerasan-Pemalang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7296_Bidik-Dinas-PUPR--KPK-Sita-Dokumen-Proyek-Kasus-Pemerasan-Pemalang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA -Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan dokumen proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pemalang. Penyitaan ini berlangsung usai tim menggeledah 15 lokasi terkait kasus dugaan pemerasan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro sepanjang 5 sampai 8 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan geledah tersebut difokuskan pada rumah-rumah milik pihak yang diduga masuk dalam pusaran kasus korupsi ini. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan dokumen yang diamankan sangat krusial bagi kelancaran penyidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari penggeledahan itu, penyidik melakukan penyitaan atas beberapa dokumen, di antaranya dokumen terkait proyek yang sedang dan akan dilaksanakan di Dinas PUPR Kabupaten Pemalang," papar Budi di hadapan wartawan, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebar Lokasi Penggeledahan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses pengumpulan barang bukti menyebar di empat daerah wilayah Jawa Tengah. Tim penyidik menyisir sepuluh rumah di Kabupaten Pemalang, dua rumah di Kota Tegal, dua rumah di Pekalongan, dan satu unit rumah di Semarang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain dokumen fisik, penyidik mengamankan sarana komunikasi berupa telepon seluler dan dokumen elektronik. Bukti petunjuk juga didapatkan dari sebuah properti komersial di kawasan Magelang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain itu, tim penyidik juga melakukan penyitaan rekaman CCTV di sebuah hotel yang berlokasi di Magelang," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, seluruh barang bukti dan rekaman visual tersebut akan diuji silang dengan keterangan para saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dianalisis oleh penyidik guna memperkuat alat bukti tambahan yang dibutuhkan dalam penyidikan perkara ini, baik untuk memperkuat konstruksi perkara maupun mendalami peran dari setiap pihak," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jejak OTT dan Konstruksi Perkara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengusutan perkara ini merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 28 Juli 2026, yang menjaring 21 orang termasuk Anom Widiyantoro. Pada pengumuman resmi 30 Juli 2026, KPK merinci bahwa kasus ini memuat dua klaster pemerasan yang saling berkaitan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anom Widiyantoro dan Mohamad Haris (Gus Haris) menjadi tersangka di klaster pertama atas dugaan pemerasan terhadap aparatur Pemkab Pemalang dan pengusaha swasta. Di klaster kedua, penyidik menetapkan polisi yang bertugas di KPK, Setya Budi Dias beserta ayahnya, Lilik Budi Suprianto sebagai tersangka lantaran diduga memeras Anom Widiyantoro.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kabar Baik untuk Guru PAUD, DPR Mulai Bahas Masuknya PAUD dalam RUU Sisdiknas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kabar-Baik-untuk-Guru-PAUD--DPR-Mulai-Bahas-Masuknya-PAUD-dalam-RUU-Sisdiknas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_4789_Kabar-Baik-untuk-Guru-PAUD--DPR-Mulai-Bahas-Masuknya-PAUD-dalam-RUU-Sisdiknas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PATI-Tangis haru pecah di Aula Gedung PGRI Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2026). Ratusan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak kuasa menahan emosi setelah mendengar kabar bahwa perjuangan mereka untuk mendapatkan pengakuan dan kepastian masa depan mulai mendapat ruang dalam pembahasan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabar tersebut disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, saat menghadiri kegiatan Asmas 4 Pilar MPR RI bersama ratusan Guru PAUD se-Kabupaten Pati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Firman menyebut, Fraksi Golkar DPR RI bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) terus mengawal aspirasi Guru PAUD agar mendapat tempat dalam kebijakan pendidikan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śAlhamdulillah, usulan agar pendidikan PAUD masuk dalam revisi UU Sistem Pendidikan Nasional telah diakomodir. Saat ini RUU Sisdiknas sudah mulai dibahas di Komisi X DPR RI,â€ť ujar Firman dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan itu sontak mengubah suasana pertemuan. Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pati terlihat tak kuasa menahan haru. Puluhan tahun pengabdian yang selama ini dijalani para Guru PAUD seolah menemukan titik terang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan suara bergetar, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pati menyampaikan empat persoalan utama yang selama ini menjadi perjuangan para Guru PAUD, yakni kesejahteraan, status, sarana dan prasarana, serta penguatan peran Guru PAUD dalam pembangunan bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€ś20 tahun kami mengabdi, Pak. Hari ini kami merasa didengar. Terima kasih Fraksi Golkar,â€ť ucapnya di tengah isak tangis para peserta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Firman menegaskan, perjuangan untuk Guru PAUD tidak berhenti pada penyampaian aspirasi. Setidaknya ada tiga agenda yang disebut akan terus dikawal Fraksi Golkar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertama, jalur legislasi. Fraksi Golkar mendorong agar revisi UU Sisdiknas memberikan ruang khusus bagi Guru PAUD, termasuk menyangkut kesejahteraan dan sertifikasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua, persoalan anggaran. Dukungan terhadap PAUD, termasuk peningkatan dana operasional dan insentif bagi Guru PAUD, disebut menjadi salah satu agenda yang akan dikawal agar tidak menjadi kebijakan yang bersifat politis semata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga, kepastian status. Fraksi Golkar mendorong pemerintah membuka skema afirmasi PPPK khusus bagi Guru PAUD sehingga para pendidik yang telah mengabdi bertahun-tahun memiliki kepastian mengenai masa depan profesinya. â€śIni bukan janji. Ini proses legislasi yang sedang berjalan,â€ť tegas Firman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, keberadaan Guru PAUD tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka merupakan bagian penting dari fondasi pendidikan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. â€śKalau PAUD kuat, maka Indonesia Emas 2045 kita wujudkan,â€ť(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Indonesia Jadi Destinasi Pramusim Klub-kub Sepakbola Dunia, Kemenpora Dukung Kehadiran Promotor</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Indonesia-Jadi-Destinasi-Pramusim-Klub-kub-Sepakbola-Dunia--Kemenpora-Dukung-Kehadiran-Promotor</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1136_Indonesia-Jadi-Destinasi-Pramusim-Klub-kub-Sepakbola-Dunia--Kemenpora-Dukung-Kehadiran-Promotor.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyambut gembira semakin banyak klub sepakbola internasional yang memilih Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tren tersebut, kata Menpora Erick, merupakan sinyal positif bahwa atmosfer sepakbola dan industri olahraga Indonesia semakin mendapat pengakuan dunia. Sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga di Tanah Air, dan memperluas kolaborasi internasional untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri olahraga di kawasan Asia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sepanjang Agustus 2026, masyarakat Indonesia disuguhi tiga pertandingan pramusim internasional yang menghadirkan klub-klub ternama dunia. Diawali pada 1 Agustus lalu ketika klub Liga Inggris Aston Villa menghadapi Indonesia All-Stars dalam laga yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari para pencinta sepak bola nasional, bukti besarnya gairah sepak bola di Tanah Air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, pada Sabtu (8/8), Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi panggung pertemuan dua raksasa Eropa, Chelsea dan AC Milan. Dipilihnya Indonesia sebagai lokasi uji coba pramusim kedua klub elite tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem industri sepak bola nasional semakin dipercaya oleh komunitas sepak bola internasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian laga internasional itu akan berlanjut pada 29 Agustus mendatang saat klub Liga Australia, Brisbane Roar, dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS). Pertandingan tersebut juga akan menjadi bagian dari peluncuran resmi tim dan jersey Persija untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menpora Erick Thohir menilai kehadiran klub-klub internasional tersebut membawa dampak positif yang jauh melampaui pertandingan di atas lapangan. Aktivitas ini turut menggerakkan industri olahraga nasional, mulai dari promotor penyelenggara, sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, pelaku UMKM, hingga menciptakan pengalaman berkelas dunia bagi para pencinta sepak bola Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śPemerintah menyambut baik dengan semakin banyaknya klub-klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai tempat menjalani pramusim. Saya senang Aston Villa telah lebih dahulu menghadirkan pertandingan yang berlangsung sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Besok kita akan menyaksikan Chelsea menghadapi AC Milan, lalu di akhir bulan Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta. Ini menunjukkan Indonesia semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event sepak bola internasional,â€ť ujar Menpora Erick.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menpora menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga(Kemenpora) akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan internasional di Indonesia sebagai bagian dari penguatan industri olahraga nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKemenpora akan terus mendukung apabila ada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan seperti ini. Pemerintah juga memberikan kebebasan ruang agar para promotor dapat menjalankan kreatifitas dengan baik demi menyuguhkan pertandingan berkelas dan menghibur bagi masyarakat. Semakin banyak event internasional digelar di Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh ekosistem olahraga nasional,â€ť lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menpora juga mengapresiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang tetap memberikan ruang bagi terselenggaranya berbagai pertandingan internasional antarklub, sembari tetap menjalankan fokus utama dalam membangun prestasi Tim Nasional Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSaya juga mengapresiasi PSSI yang terus fokus membangun dan mempersiapkan Tim Nasional melalui berbagai agenda internasional. Di sisi lain, PSSI juga tidak membatasi inisiatif promotor untuk menghadirkan pertandingan-pertandingan antarklub internasional seperti ini. Sinergi inilah yang penting, di mana pembinaan prestasi berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri sepak bola Indonesia,â€ť(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Refleksi APBD Riau di HUT ke-69: Menyelaraskan Belanja Publik dengan Prioritas Pembangunan Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Refleksi-APBD-Riau-di-HUT-ke-69--Menyelaraskan-Belanja-Publik-dengan-Prioritas-Pembangunan-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5738_Refleksi-APBD-Riau-di-HUT-ke-69--Menyelaraskan-Belanja-Publik-dengan-Prioritas-Pembangunan-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Latar Belakang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara historis, Provinsi Riau merupakan salah satu pilar utama penopang perekonomian nasional yang disokong oleh kekayaan sumber daya alam melimpah, khususnya sektor minyak dan gas bumi serta industri kelapa sawit. Kejayaan sektor ekstraktif ini telah membentuk struktur ekonomi daerah selama bertahun-tahun dan memberikan kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun Dana Bagi Hasil (DBH) pusat. Namun sayangnya, kondisi ekonomi Provinsi Riau saat ini dihadapkan pada tekanan fiskal yang signifikan, ditandai dengan selisih yang tajam antara APBD 2024 sebesar 11,2 triliun rupiah dengan APBD 2026 yang berada di angka 8,2 triliun rupiah. Ditambah lagi, potensi penurunan penerimaan dari bagi hasil sumber daya alam serta tidak tercapainya target PAD semakin mempersempit ruang gerak belanja daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tantangan ini kian nyata ketika efisiensi anggaran berisiko memicu ketimpangan alokasi belanja serta pemangkasan pada program layanan dasar publik jika tidak dikawal secara ketat. Selain itu, ketimpangan pembangunan infrastruktur konektivitas di wilayah pelosok dan pesisir, keterbatasan alokasi untuk pendidikan, penanganan bencana ekologis daerah (seperti Karhutla), hingga penuntasan angka kemiskinan dan masalah kesehatan menjadi deretan pekerjaan rumah yang menuntut alokasi dana secara proporsional. Tekanan fiskal dan ancaman defisit anggaran ini secara langsung berimplikasi pada melambatnya laju pembangunan fisik dan sosial di Bumi Lancang Kuning. Di sektor infrastruktur, rasionalisasi anggaran mengakibatkan penundaan perbaikan ruas-ruas jalan provinsi yang rusak, pengerjaan fasilitas publik, dan pembangunan konektivitas menuju daerah pesisir serta wilayah terisolir. Keterlambatan ini meningkatkan biaya logistik daerah dan menghambat arus distribusi hasil pertanian masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini tentu berdampak langsung pada kesejahteraan sosial masyarakat karena tertahannya program bantuan sosial, berkurangnya daya jangkau insentif pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah, serta keterbatasan ruang dalam menuntaskan angka kemiskinan ekstrem dan kasus stunting. Lebih jauh, keterlambatan pembayaran kewajiban belanja pemerintah daerah, termasuk tunda bayar proyek fisik kepada penyedia jasa, berpotensi menahan laju perputaran uang di tengah masyarakat, memperlambat daya beli, serta menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi lokal yang selama ini bergantung pada stimulus belanja APBD.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, dalam pidato resminya saat memperingati HUT Provinsi Riau yang ke-69, Plt. Gubernur Riau dengan optimis menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap memprioritaskan kualitas pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran. Pidato ini menjadi refleksi penting bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari seremoni, melainkan dari ketahanan fiskal dan kepekaan pemerintah dalam menjawab harapan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menanggapi hal tersebut sebagai anggota dewan yang setiap hari mendengar keluh kesah masyarakat di tataran akar rumput, saya harus jujur mengatakan betapa optimisnya beliau sebagai kepala daerah dengan beratnya tanggung jawab yang dipikul demi masyarakat Riau. Situasi ini ibarat seorang nakhoda yang diminta membawa kapal agar sampai ke tujuan, tetapi bahan bakarnya berkurang terus dari atas dan bawah, kemudian diberikan nasihat yang mahabijaksana, â€śHarus kreatif, Pak Gubernur! Harus cari sumber pendapatan baru!â€ť. Namun, saya harus melihat sisi hikmahnya, â€śandal nakhoda saat ada dalam badai dan gelombangâ€ť, dan Lancang Kuning benar-benar berlayar malam. Pekat. Saat di mana nakhoda yang andal patut hadir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyelesaian Defisit Anggaran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sering kali APBD Riau disusun dengan asumsi penerimaan yang cenderung optimis, seperti dari sektor Participating Interest (PI) 10% minyak dan gas atau dana bagi hasil (DBH) sawit yang realisasinya tidak sejalan dengan proyeksi yang direncanakan. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer pusat yang kerap kali over estimation. Komisi III DPRD Riau perlu mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menerapkan prinsip penganggaran berbasis konservatif (conservative budgeting), di mana target pendapatan dipatok pada angka realistis guna menghindari potensi defisit struktural sejak awal tahun anggaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara jangka pendek, mungkin perlu dilakukan efisiensi anggaran yang diarahkan pada rasionalisasi pos-pos belanja yang kurang produktif, seperti pengurangan belanja operasional birokrasi, perjalanan dinas, serta penundaan proyek infrastruktur fisik yang belum mendesak. Meski demikian, pemerintah harus tetap memprioritaskan program yang langsung menyentuh daya beli masyarakat. Sedangkan secara jangka panjang, solusi paling fundamental untuk keluar dari jerat defisit adalah dengan secara agresif melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi sumber-sumber PAD baru di luar sektor konvensional migas. Riau memiliki potensi ekonomi raksasa yang belum tergarap optimal, mulai dari optimalisasi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti PT Riau Petroleum dan Bank Riau Kepri Syariah, hingga pengembangan potensi pajak perkebunan sawit, retribusi hilirisasi industri, serta mengeksplorasi instrumen ekonomi hijau seperti perdagangan karbon (carbon trading). BUMD harus didorong bertransformasi menjadi profit center yang sehat dan menyumbang dividen signifikan bagi kas daerah, bukan justru membebani keuangan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir, penyelesaian defisit anggaran ini menuntut sinergi dan kolaborasi politik-anggaran yang kuat antara eksekutif (Pemprov Riau) dan legislatif. Perbedaan pandangan politik harus dikesampingkan demi mengutamakan disiplin fiskal dan transparansi pengelolaan keuangan. Dengan pengawasan yang konstruktif dari DPRD, penataan regulasi yang berpihak pada efisiensi, serta komitmen eksekutif untuk menutup ruang-ruang kebocoran anggaran, kita optimis bahwa struktur APBD Riau ke depan akan kembali sehat, kredibel, dan berdaya tahan tinggi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Riau yang bermarwah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penutup</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat semangat dan optimisme Pak Plt. Gubernur dalam peringatan HUT ke-69 melalui pidatonya yang berjudul "Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan", permasalahan defisit anggaran ini merupakan momentum reflektif yang berharga untuk melakukan pembenahan tata kelola keuangan daerah secara menyeluruh. Di balik tantangan fiskal yang terjadi, Riau masih memiliki fondasi ekonomi yang tangguh, kekayaan alam yang melimpah, serta potensi sumber daya manusia yang besar untuk bangkit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan kedisiplinan fiskal yang ketat, keberanian untuk melakukan inovasi pendapatan, serta sinergi yang kokoh antara eksekutif dan legislatif melalui pengawasan ketat Komisi III DPRD, saya optimis bahwa Riau tidak hanya akan keluar dari bayang-bayang defisit, tetapi juga bertransformasi menjadi provinsi yang memiliki kemandirian fiskal yang kuat, transparan, dan berkeadilan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Riau. Selamat HUT Riau yang ke-69.(goriau)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Puteri Indonesia Riau 2026: Jadikan Keberagaman Kekuatan Bangun Daerah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Puteri-Indonesia-Riau-2026--Jadikan-Keberagaman-Kekuatan-Bangun-Daerah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1021_Puteri-Indonesia-Riau-2026--Jadikan-Keberagaman-Kekuatan-Bangun-Daerah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Perayaan HUT ke-69 Provinsi Riau bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pijakan penting untuk memperkokoh persatuan dan merawat warisan budaya. Pesan mendalam ini diserukan oleh Puteri Indonesia Riau 2026, Prima Yohana, yang mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan utama memajukan Bumi Lancang Kuning.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Semoga Riau senantiasa menjadi negeri yang maju dalam pembangunan, kuat dalam persatuan, lestari dalam budaya, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya," harapnya di Jakarta, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Prima, kemajuan suatu daerah tidak melulu diukur dari pesatnya pembangunan fisik maupun tingginya pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, kemampuan masyarakat merawat nilai-nilai budaya warisan leluhur menjadi kunci penjaga identitas daerah yang tak ternilai harganya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peran Strategis Generasi Muda</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memandang kaum muda memegang peran strategis dalam menentukan arah masa depan provinsi ini. Oleh karena itu, laju pembangunan wajib dibarengi dengan penyediaan ruang kreatif agar anak muda bisa terus berprestasi, sembari tetap mengenal dan mencintai akar budayanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mari kita rawat keberagaman sebagai kekuatan, menjaga warisan budaya sebagai identitas, dan melangkah bersama membangun masa depan Riau yang semakin gemilang," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momentum hari jadi ini juga dinilai sebagai pengingat bahwa kebersamaan adalah fondasi paling esensial di tengah masyarakat yang majemuk. Berbagai potensi besar yang dimiliki daerah hanya bisa dikembangkan secara maksimal apabila masyarakat bersatu. Rasa memiliki terhadap Riau harus diwujudkan menjadi kontribusi nyata sesuai dengan kapasitas dan keahlian setiap individu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bersatu dalam Keragaman, Maju dalam Pembangunan. Riau adalah rumah kita," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Riau adalah kebanggaan kita. Dan masa depan Riau adalah tanggung jawab kita bersama,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Aidil Mulya dan Ristia Faradinas Dinobatkan Sebagai Bujang Dara Inhu 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Aidil-Mulya-dan-Ristia-Faradinas-Dinobatkan-Sebagai-Bujang-Dara-Inhu-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2130_Aidil-Mulya-dan-Ristia-Faradinas-Dinobatkan-Sebagai-Bujang-Dara-Inhu-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT - Malam puncak pemilihan Bujang Dara Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 2026 yang digelar di Gedung Dang Purnama Rengat pada Sabtu (8/8/2026) mencatatkan babak baru bagi generasi muda setempat. Aidil Mulya Abdillah dan Ristia Faradinas sukses menyisihkan para pesaingnya dan resmi menyandang gelar duta daerah tersebut untuk satu tahun ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemenangan ini tidak sekadar menjadi ajang adu bakat, melainkan membuka jalan bagi putra-putri daerah untuk tampil mempromosikan wilayah di kancah yang lebih luas. Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, SSos MSi menyebut para finalis yang tampil memiliki kapasitas komunikasi publik dan wawasan yang mumpuni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan Penuh Pemerintah Daerah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Fokuslah untuk mengikuti ajang serupa di tingkat provinsi. Bawalah nama baik Kabupaten Indragiri Hulu agar dapat dikenal dan bergema hingga tingkat provinsi maupun nasional. Dukungan pemerintah daerah akan terus berjalan dan tidak akan pernah berhenti," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna memastikan potensi para alumni Bujang Dara terus berkembang, Ade Agus juga mendorong jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah Inhu agar memberikan ruang berkarya. Langkah ini dinilai penting untuk memberdayakan talenta lokal secara berkelanjutan dan profesional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Daftar Pemenang Bujang Dara Inhu 2026</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah melalui serangkaian penilaian ketat dari dewan juri terkait penampilan, pembawaan, kepribadian, hingga kemampuan menyampaikan gagasan, berikut adalah rincian pemenang ajang tersebut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juara 1: Aidil Mulya Abdillah dan Ristia Faradinas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juara 2: Muhammad Satria Habibi dan Rosiana Putri</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juara 3: Said Alpino Oktabillah dan Nadia Ramona</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan HUT RI Tanpa APBD</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sela-sela penyerahan penghargaan kepada pihak sponsor dan malam penobatan yang turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Inhu, Suci Rahmiani, SSos MSi tersebut, Ade Agus juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Agenda peringatan nantinya akan diisi dengan upacara bendera, pemberian remisi di Lapas Rengat, hingga malam ramah tamah bersama musisi asal Malaysia, Sultan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memaparkan bahwa kehadiran artis mancanegara itu murni hasil kolaborasi dari dukungan para sponsor, tanpa mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pembiayaan mandiri ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan masyarakat Inhu dalam memeriahkan hari bersejarah negara di tengah penyesuaian keuangan daerah.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:10:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tekan Risiko Kecelakaan Kerja, Karyawan Perumda Tirta Indra Inhu Digembleng Budaya K3</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Tekan-Risiko-Kecelakaan-Kerja--Karyawan-Perumda-Tirta-Indra-Inhu-Digembleng-Budaya-K3</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_4794_Tekan-Risiko-Kecelakaan-Kerja--Karyawan-Perumda-Tirta-Indra-Inhu-Digembleng-Budaya-K3.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Langkah serius untuk meminimalisasi risiko kecelakaan dan meningkatkan kualitas layanan air bersih dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Ratusan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut diwajibkan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agenda peningkatan kapasitas yang berlangsung pada Sabtu (7/8/2026) di Pekanbaru ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Roni Rakhmat. Turut hadir mengawal kegiatan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Zulfahmi Adrian yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengawas Perumda Tirta Indra, serta Direktur Perumda Tirta Indra, Rubianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Budaya Keselamatan Bukan Sekadar Aturan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekda Inhu, Zulfahmi Adrian memberikan apresiasi penuh atas inisiatif peningkatan hard skill dan soft skill karyawan di bidang K3. Baginya, keselamatan kerja harus terintegrasi dalam setiap detak operasional perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelatihan ini penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan demi membangun budaya keselamatan kerja yang kuat. Kami berharap para karyawan semakin profesional dan sadar akan pentingnya K3 saat bertugas," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di luar urusan keselamatan, ia juga menyoroti performa positif perusahaan. Perumda Tirta Indra dinilai terus bertransformasi memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Inhu serta meningkatkan mutu layanan air bersih ke rumah-rumah warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan untuk Pekerja Lapangan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kepala Disnakertrans Riau, Roni Rakhmat mewanti-wanti para peserta agar K3 tidak hanya dipandang sebagai setumpuk dokumen administratif atau formalitas belaka. Implementasinya harus membumi menjadi rutinitas harian, terutama bagi pekerja yang bersentuhan langsung dengan kondisi di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keselamatan dan kesehatan kerja harus jadi perhatian utama. Jangan pernah lengah saat bekerja, karena keselamatan ini tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga pada kelancaran operasional pekerjaan," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun rangkaian Bimtek dan pelatihan K3 ini dirancang komprehensif melalui dua tahapan utama untuk memastikan para karyawan mampu mengenali potensi risiko, yakni:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembekalan Teori: Dilaksanakan pada hari pertama untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya di area tempat kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Simulasi Praktik: Berlangsung pada hari kedua, berfokus pada simulasi lapangan serta eksekusi langkah-langkah pencegahan dini.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>HUT ke-69 Riau, FKPMR dan LAMR Sepakat Kawal Kesejahteraan Masyarakat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/HUT-ke-69-Riau--FKPMR-dan-LAMR-Sepakat-Kawal-Kesejahteraan-Masyarakat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9835_HUT-ke-69-Riau--FKPMR-dan-LAMR-Sepakat-Kawal-Kesejahteraan-Masyarakat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau menjadi momentum penting bagi para tokoh masyarakat dan pemuka adat untuk merefleksikan arah pembangunan daerah. Harapan besar ditumpukan pada peningkatan taraf hidup warga, mengingat Bumi Lancang Kuning dianugerahi kekayaan alam yang melimpah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Forum Kerukunan Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Mambang Mit, menyampaikan doa agar provinsi ini terus melangkah maju dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selamat hari jadi ke-69 Provinsi Riau. Semoga Riau tetap melangkah maju dan bertambah mensejahterakan masyarakat, memberikan manfaat bagi masyarakat Riau," harapnya, Minggu (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mambang Mit memandang, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah didukung oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) yang mumpuni. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kapasitas SDM tersebut akan diuji oleh tantangan yang semakin berat, sejalan dengan tingginya ekspektasi publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya merasa sekarang Pemprov Riau sudah mempunyai staf yang hebat, yang sekiranya bisa melaksanakan tugas dengan sangat baik. Meskipun tantangan semakin banyak bersamaan dengan tuntutan masyarakat semakin banyak," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tuntutan Publik dan Kualitas Pelayanan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk menjawab dinamika tersebut, ia mendorong Pemprov Riau agar terus memaksimalkan kinerjanya, terutama pada sektor pelayanan dasar. Kehadiran pemerintah harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari rasa aman, pendidikan yang layak, hingga akses kesehatan yang prima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Oleh karena itu, kita berharap Pemprov Riau dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga manfaat dapat dirasakan masyarakat. Baik keamanan, pendidikan, kesehatan ataupun pelayanan kepada masyarakat," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, Mambang Mit menyoroti posisi Riau sebagai daerah yang kaya sumber daya alam. Ia menegaskan bahwa hasil dari kekayaan tersebut wajib bermuara pada kesejahteraan rakyat lokal, sebagai fondasi untuk mewujudkan daerah yang tertib, berwibawa, dan memiliki muruah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan saya sama dengan harapan masyarakat. Riau makin maju, tertib dan sejahtera masyarakatnya, semakin berwibawa dan bermarwah. Karena daerah kita adalah daerah kaya, jadi masyarakat harus bisa merasakannya," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sinergi Merawat Jati Diri dan Persatuan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mewujudkan cita-cita besar tersebut tentu tidak bisa hanya mengandalkan peran eksekutif semata. Oleh sebab itu, warga juga didorong untuk proaktif dan bahu-membahu bersama pemerintah dalam membangun daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mari kita ciptakan Riau yang sejahtera, bermarwah, maju, aman dan damai," ajaknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pesan senada terkait pentingnya menjaga kebersamaan turut disuarakan oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf. Ia menekankan agar kemeriahan hari jadi tahun ini dijadikan medium perekat persaudaraan antarwarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mari kita jadikan momen ini untuk mempererat persaudaraan, perkokoh persatuan, semangat gotong royong. Serta mewujudkan Riau yang lebih maju, berbudaya, dan berdaya saing dan bermartabat,(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Makan Bergizi Gratis: Bukan Hanya Sekadar Makanan yang Tersaji, Namun Harapan untuk Negeri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Makan-Bergizi-Gratis--Bukan-Hanya-Sekadar-Makanan-yang-Tersaji--Namun-Harapan-untuk-Negeri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2645_Makan-Bergizi-Gratis--Bukan-Hanya-Sekadar-Makanan-yang-Tersaji--Namun-Harapan-untuk-Negeri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">MAKAN Bergizi Gratis (MBG) jangan hanya dilihat dari apa yang tersaji di atas piring. Di balik seporsi makanan bergizi, ada harapan yang jauh lebih besar: harapan untuk membangun manusia Indonesia yang lebih sehat, yang lebih kuat, lebih cerdas, dan pada akhirnya lebih berkualitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, manfaat MBG sesungguhnya tidak berhenti pada anak yang menerima makanan. Program ini juga membuka pasar yang besar bagi petani, nelayan dan kolam ikan, peternak, pengemudi, hingga ribuan orang yang bekerja di dapur-dapur MBG. Tentu hal ini sudah banyak kita pahami, karena sudah juga sering diulas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika kebutuhan bahan pangan meningkat secara teratur, pertanian, perikanan, dan peternakan memiliki peluang untuk kembali bergairah. Mereka yang mampu membaca peluang dan memanfaatkan pasar yang tercipta dari Program MBG tentu dapat tumbuh bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inilah efek berantai yang semestinya kita lihat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">MBG bukan hanya tentang memberi makan. Ia juga tentang menciptakan permintaan, menggerakkan produksi, membuka lapangan pekerjaan, dan menggerakkan roda ekonomi di berbagai daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tentu, tidak ada program besar yang sempurna sejak hari pertama. Kritik terhadap MBG diperlukan. Bahkan sangat diperlukan. Tetapi kritik hendaknya diarahkan untuk memperbaiki tata kelola, bukan mematikan tujuan baik dari program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mungkin ada sebagian kecil masyarakat tidak membutuhkan makanan gratis. Itu suatu hal yang wajar. Tetapi jangan karena ada yang tidak membutuhkan, kita kemudian menghentikan suapan bagi mereka yang sangat membutuhkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Banyak murid yang gembira, antusias menyambut kedatangan mobil pengantar MBG. Jumlah mereka yang membutuhkan mungkin jauh lebih besar, bahkan bisa disebut mayoritas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kita juga jangan lupa kepada ribuan orang yang hari ini bekerja di dapur-dapur MBG. Ada yang menyiapkan bahan, ada yang memasak, mengemas, mengantar, mengelola administrasi, hingga memasok kebutuhan pangan. Bagi mereka MBG bukan hanya sekadar kebijakan pemerintah. Di sana ada pekerjaan, ada rezeki untuk keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, jika ditemukan tata kelola yang tidak baik, pemerintah harus memperbaikinya. Jika ada pemborosan, benahi. Jika ada prosedur yang lemah, perkuat. Jika ada pihak yang bermain-main dengan anggaran, tindak. Jika ada yang nakal dan korup, proses sesuai hukum yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jangan biarkan kesalahan sebagian orang menjadi alasan untuk menghilangkan manfaat bagi jutaan orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada ungkapan sederhana: Jangan karena marah kepada tikus, lumbung padi yang dibakar. Tikusnya yang ditangkap, bukan lumbungnya yang dibakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Demikian juga dengan program MBG. Jika ada masalah dalam pelaksanaannya, yang harus diperbaiki adalah masalahnya. Bukan serta-merta mematikan program. Pengawasan harus diperketat, transparansi harus diperluas, standar kualitas harus dijaga dan setiap rupiah anggaran harus dipertanggungjawabkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada akhirnya membangun manusia berkualitas dan berintegritas memang membutuhkan proses. Tidak ada jalan pintas. Proses itu butuh waktu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anak-anak yang hari ini menerima makanan bergizi adalah generasi yang sedang kita siapkan untuk masa depan. Mereka mungkin belum memberikan apa-apa kepada negara hari ini. Tetapi beberapa tahun atau beberapa dekade ke depan, merekalah yang akan menjadi guru, dokter, petani, pengusaha, teknisi, birokrat, ulama, pendeta, pemimpin dan berbagai profesi yang akan menggerakkan negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maka, melihat MBG hanya dari berapa harga seporsi makanan adalah cara pandang yang terlalu sempit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kita perlu melihat dampak jangka panjangnya: kesehatan anak, kualitas sumber daya manusia, pasar bagi produksi dalam negeri, lapangan pekerjaan, dan perputaran ekonomi di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tentu kita semua harus mengambil peran sesuai kemampuan dan bidang kita masing-masing. Pemerintah bertanggung jawab memastikan kebijakan berjalan dengan benar. Pelaksana bertanggung jawab menjaga kualitas dan integritas. Masyarakat berhak mengawasi. Media berperan memberi informasi dan kritik yang sehat. Para pelaku usaha, petani, nelayan, serta peternak dapat menangkap peluang yang muncul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kritik dibutuhkan. Kritik bahkan bagian penting dari demokrasi dan perbaikan kebijakan. Tetapi kritik yang baik bukan sekadar caci maki. Kritik yang baik menunjukkan masalah sekaligus menawarkan solusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kita boleh berbeda pendapat tentang MBG. Kita boleh mengkritik pelaksanaannya. Kita boleh menuntut transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun jangan sampai perdebatan tentang kekurangan membuat kita kehilangan pandangan terhadap tujuan besarnya: membangun manusia Indonesia, Investasi Sumber Daya Manusia (human investment).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebab sebuah negeri tidak hanya dibangun dengan jalan, gedung, pelabuhan, bandara dan infrastruktur. Negeri juga dibangun dari manusia yang sehat, terdidik, berkarakter, dan memiliki kesempatan untuk tumbuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mungkin hari ini yang kita lihat sepiring makanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tetapi di balik sepiring makanan itu, ada petani yang menanam, ada nelayan yang melaut, peternak yang memelihara, pekerja yang memasak, pengemudi yang mengantar, dan anak-anak yang dipersiapkan untuk masa depan negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dan mungkin, di balik semua itu, ada sesuatu yang lebih besar: Harapan untuk Negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semoga MBG terus diperbaiki, terus diawasi, terus dibangun dengan tata kelola yang lebih baik dan benar-benar menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas manusia Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semoga kita juga mampu menjaga keseimbangan: berani mengkritik ketika ada yang salah, tetapi tidak kehilangan harapan ketika melihat tujuan yang baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena membangun negeri, apalagi membangun mental, membangun karakter, bukanlah pekerjaan sehari dua hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia adalah proses. Dan proses itu membutuhkan waktu. Kesabaran, keberanian untuk memperbaiki, serta kemauan untuk terus melangkah berjalan mencapai tujuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semoga.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:57:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kado HUT ke-69 Riau, Hendry Munief Resmikan Rumah Singgah untuk Warga Kurang Mampu di Pekanbaru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kado-HUT-ke-69-Riau--Hendry-Munief-Resmikan-Rumah-Singgah-untuk-Warga-Kurang-Mampu-di-Pekanbaru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_8926_Kado-HUT-ke-69-Riau--Hendry-Munief-Resmikan-Rumah-Singgah-untuk-Warga-Kurang-Mampu-di-Pekanbaru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau membawa angin segar bagi masyarakat daerah yang kerap kesulitan mencari tempat menginap saat berobat atau mengurus administrasi di Kota Pekanbaru. Menjawab keresahan tersebut, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Hendry Munief, MBA resmi membuka fasilitas Rumah Singgah pada Ahad (9/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peresmian rumah singgah ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, jajaran pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tokoh masyarakat setempat, hingga puluhan anak yatim piatu. Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi solusi nyata bagi warga kurang mampu yang membutuhkan tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman di ibu kota provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rumah singgah ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk menghadirkan layanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Hendry Munief.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum meresmikan fasilitas kemanusiaan tersebut, legislator pusat ini terlebih dahulu menghadiri sidang paripurna istimewa perayaan hari jadi Riau di kantor DPRD Riau. Ia menaruh harapan besar agar provinsi ini terus bertumbuh dan menciptakan iklim yang kondusif bagi semua kalangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semoga di usia Provinsi Riau yang sudah matang ini, semua kita dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Riau. Pelaku usaha merasa nyaman, dan visi Riau yang dibentuk oleh pendahulu dapat terealisasi. Saya ucapkan selamat HUT Riau yang ke-69," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi Pelayanan Prima</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inisiatif sosial yang dihadirkan oleh wakil rakyat tersebut mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam melayani masyarakat yang singgah atau menetap di wilayahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita ucapkan selamat atas peresmian rumah singgah Hendry Munief, MBA. Kita dari Pemkot Pekanbaru siap berkolaborasi melayani siapa pun yang datang ke kota Pekanbaru," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PKS Pekanbaru, Markarius menilai kehadiran fasilitas publik ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol pengabdian. Ia meyakini hal tersebut menjadi bukti konkret bahwa kader partai yang mengemban amanah sebagai pejabat publik akan terus konsisten menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat luas tanpa pandang bulu.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Wisuda 553 Mahasiswa IAIN Datuk Laksamana, Wabup Bengkalis Minta Jadi Pencipta Lapangan Kerja</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/-Wisuda-553-Mahasiswa-IAIN-Datuk-Laksamana--Wabup-Bengkalis-Minta-Jadi-Pencipta-Lapangan-Kerja</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5252_-Wisuda-553-Mahasiswa-IAIN-Datuk-Laksamana--Wabup-Bengkalis-Minta-Jadi-Pencipta-Lapangan-Kerja.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Sebanyak 553 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksamana Bengkalis resmi menyandang gelar akademik. Di tengah kebahagiaan wisuda, para lulusan diingatkan bahwa keberhasilan memperoleh ijazah bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso saat menghadiri Wisuda Program Magister Angkatan I dan Program Sarjana Angkatan II/XIII IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Tahun 2026, Sabtu (8/8/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śAtas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat dan tahniah kepada 553 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi menyandang gelar akademik,â€ť ujar Bagus.Menurutnya, gelar akademik harus berjalan seiring dengan integritas, kompetensi, kepedulian dan keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śJangan jadikan ilmu hanya untuk meningkatkan derajat pribadi, tetapi jadikan ilmu sebagai jalan untuk meningkatkan derajat masyarakat dan kemajuan negeri,â€ť pesannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagus mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh ijazah. Perubahan zaman yang berlangsung cepat menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śIjazah saja tidak cukup. Ilmu harus terus diperbarui, keterampilan harus terus diasah, karakter harus diperkuat, dan kemampuan beradaptasi harus ditingkatkan,â€ť tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia kemudian menitipkan empat pesan sederhana kepada para lulusan, yakni terus belajar, terus bergerak, terus berinovasi dan terus memberikan manfaat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagus juga mengingatkan bahwa dunia saat ini bergerak sangat cepat. Digitalisasi, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perubahan ekonomi hingga dinamika sosial menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, para lulusan perguruan tinggi diminta tidak hanya berorientasi untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śJangan hanya bercita-cita menjadi pencari kerja. Jadilah pencipta lapangan kerja. Jangan hanya menjadi pengikut perubahan. Jadilah penggerak perubahan. Jangan hanya menunggu kesempatan. Ciptakan kesempatan,â€ť tegas Bagus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menilai generasi hebat tidak lahir dari kenyamanan. Generasi yang mampu memberikan kontribusi besar ditempa melalui proses, perjuangan serta keberanian menghadapi tantangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śJangan takut menghadapi tantangan. Jadikan tantangan sebagai ruang untuk tumbuh, belajar dan membuktikan kemampuan,â€ť tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jangan Lupakan Jasa Orang Tua Di balik kebahagiaan wisuda, Bagus juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, keberhasilan seorang anak meraih gelar akademik tidak terlepas dari doa, pengorbanan, kerja keras dan kesabaran orang tua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śDi balik toga ada doa, pengorbanan, kerja keras, air mata dan kesabaran orang tua. Jangan pernah lupakan jasa mereka. Jadikan keberhasilan hari ini sebagai hadiah terbaik bagi kedua orang tua,â€ť pesannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagus berharap lulusan IAIN Datuk Laksamana Bengkalis dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah, baik melalui profesi, dunia usaha, pemerintahan maupun pengabdian langsung di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKabupaten Bengkalis membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, santun, berwawasan luas dan memiliki semangat pengabdian,â€ť katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga berharap IAIN Datuk Laksamana Bengkalis terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat riset, memperluas jejaring kerja sama serta melahirkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan zaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menutup sambutannya, Bagus kembali mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati serta para orang tua yang telah mendampingi perjuangan mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śHari ini bukan titik akhir. Jadikan ini sebagai titik awal untuk melangkah lebih jauh, berkarya lebih besar dan mengabdi lebih luas,â€ť ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia kemudian menyampaikan pesan yang diharapkan menjadi prinsip para lulusan dalam menjalani kehidupan setelah meninggalkan kampus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śIlmu tanpa pengabdian akan kehilangan makna. Gelar tanpa integritas akan kehilangan kehormatan. Dan keberhasilan tanpa kontribusi tidak akan meninggalkan warisan,â€ť pungkasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wisuda tersebut turut dihadiri Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof. Dr. Phil. Sahiron, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hendra Jeje.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hadir pula Wakil Rektor I IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Dr. Supardi Ritonga, Wakil Rektor II Dr. Chanifudin, Wakil Rektor III Dr. Haris Riadi, Ketua Senat IAIN Datuk Laksamana Bengkalis H. Imam Hakim, para dosen, mahasiswa dan mahasiswi peserta Sidang Senat Terbuka, orang tua/wali wisudawan serta tamu undangan lainnya(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Cegah Karhutla Meluas, Wakapolda Riau Bersama Irdam XIX/TT Padamkan Api di Rohil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Cegah-Karhutla-Meluas--Wakapolda-Riau-Bersama-Irdam-XIX-TT-Padamkan-Api-di-Rohil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2137_-Cegah-Karhutla-Meluas--Wakapolda-Riau-Bersama-Irdam-XIX-TT-Padamkan-Api-di-Rohil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR LIMAU KAPAS-Upaya mencegah meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir mendapat perhatian serius dari jajaran TNI-Polri. Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau Brigjen Pol Dr. Hengky Heriadi, S.I.K., M.H., bersama Irdam XIX/TT Brigjen TNI Totok Sutrisno, S.Sos., M.M., turun langsung melakukan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah daerah serta masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rombongan tiba di Lapangan Heliped, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, sekitar pukul 11.33 WIB. Kedatangan rombongan disambut Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Dandim 0321/Rohil dan unsur terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, sekitar pukul 11.38 WIB, rombongan bergerak menuju lokasi Karhutla di Jalan Bekoan Hj. Asin, Dusun Simpang Empat. Setibanya di lokasi, Wakapolda Riau bersama Irdam XIX/TT terlebih dahulu mengecek kondisi lahan dan titik api. Keduanya kemudian turun langsung melakukan pemadaman dan pendinginan bersama personel gabungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan bara api yang masih tersisa benar-benar padam sekaligus mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kesiapsiagaan serta sinergitas seluruh pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śPolres Rokan Hilir bersama TNI, BPBD, MPA, pemerintah daerah dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta penanganan Karhutla. Kita ingin setiap titik api dapat segera ditangani sehingga tidak meluas,â€ť ujar Aldi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain melakukan upaya pemadaman dan pencegahan, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penegakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śTerhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami tidak ingin ada pihak yang dengan sengaja membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat dan lingkungan,â€ť tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla. Kalau menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan cepat,â€ť tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penanganan Karhutla di Kecamatan Pasir Limau Kapas berlangsung secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur. Setelah kegiatan pemadaman dan pendinginan selesai, rombongan kembali menuju Lapangan Heliped sekitar pukul 13.30 WIB dan meninggalkan Kepenghuluan Pasir Limau Kapas sekitar pukul 13.50 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polsek Panipahan bersama unsur terkait selanjutnya akan terus melakukan pemantauan dan patroli di wilayah yang rawan Karhutla sebagai langkah antisipasi agar titik api tidak kembali muncul dan meluas.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Cegah C3, Polsek Tanah Putih Tingkatkan Patroli Malam Sasar Bank dan Objek Vital</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Cegah-C3--Polsek-Tanah-Putih-Tingkatkan-Patroli-Malam-Sasar-Bank-dan-Objek-Vital</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7098_-Cegah-C3--Polsek-Tanah-Putih-Tingkatkan-Patroli-Malam-Sasar-Bank-dan-Objek-Vital.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Polsek Tanah Putih, Polres Rokan Hilir, meningkatkan kegiatan patroli rutin pada malam hari dengan menyasar sejumlah perbankan, mesin ATM, perkantoran dan objek vital di wilayah hukumnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Patroli dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026) mulai pukul 21.05 WIB hingga selesai. Kegiatan dilakukan oleh personel Piket Yanmas Polsek Tanah Putih dengan menggunakan satu unit kendaraan roda empat dinas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi diwakili Bripka Vernando bersama Bripka Joko Pitolo melaksanakan patroli di sepanjang Jalan Lintas Riau-Sumut hingga Jalan Lintas Ujung Tanjung, Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sasaran patroli meliputi Bank BRI, Bank BRK, lokasi ATM, perkantoran serta objek vital dan lokasi lainnya yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana C3, yakni Curat, Curas dan Curanmor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi melalui Bripka Vernando mengatakan, patroli rutin tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, khususnya pada malam hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śPatroli ini kami laksanakan secara rutin dengan menyasar perbankan, ATM, perkantoran dan objek vital lainnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya Curat, Curas dan Curanmor serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,â€ť ujar Bripka Vernando mewakili Kapolsek Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, personel juga melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi yang menjadi sasaran patroli. Apabila ditemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas, personel akan segera mengambil langkah sesuai dengan prosedur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hari. Jika melihat adanya hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,â€ť tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil kegiatan, situasi di sekitar bank, ATM dan objek vital yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan Kamtibmas maupun kejadian menonjol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan patroli tersebut, Polsek Tanah Putih terus berupaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Diserahkan Plt Gubri, Abdul Razak Ardi Dianugerahi Tokoh Pejuang Daerah Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Diserahkan-Plt-Gubri--Abdul-Razak-Ardi-Dianugerahi-Tokoh-Pejuang-Daerah-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1625_-Diserahkan-Plt-Gubri--Abdul-Razak-Ardi-Dianugerahi-Tokoh-Pejuang-Daerah-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kisah perjuangan H Abdul Razak Ardi dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia kembali dikenang. Pejuang asal Indragiri Hilir itu dianugerahi Gelar Tokoh Pejuang Daerah Provinsi Riau Tahun 2026 oleh Pemerintah Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan tersebut diberikan secara anumerta dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, pada rapat paripurna DPRD Riau, Ahad (9/8/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan untuk Abdul Razak Ardi diterima oleh salah seorang ahli waris, Drs Pahmijan MPd, yang merupakan mantan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Riau. Saat ini Pahmijan merupakan Ketua Kerukunan Keluarga Banjar Riau (KKBR).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, bersama Ketua DPRD Riau Kaderismanto. Pemberin penghargaan kehormatan ini juga disaksikan pimpinan serta anggota DPRD Riau dan para tamu undangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi masyarakat Banjar di Riau, penghargaan tersebut memiliki makna khusus. Sebab, Abdul Razak Ardi bukan sekadar tokoh masyarakat, tetapi juga seorang pejuang yang ikut mengambil bagian dalam perjalanan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu kisah perjuangan yang melekat pada sosok Abdul Razak Ardi adalah keberhasilannya meloloskan diri dari kejaran dengan menyusuri Sungai Indragiri di Rengat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tengah situasi perjuangan yang penuh ancaman dan ketidakpastian, sungai menjadi jalur yang ditempuh Abdul Razak Ardi untuk menyelamatkan diri. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari jejak perjuangannya yang diwariskan kepada keluarga dan masyarakat hingga kini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi Riau menetapkan Abdul Razak Ardi sebagai salah satu Tokoh dan Pejuang Daerah Provinsi Riau Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor 525/VII/2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan itu menjadi bentuk penghormatan atas jasa, pengabdian, perjuangan dan dedikasinya kepada masyarakat, daerah dan bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Abdul Razak Ardi wafat pada 23 Maret 1991, bertepatan dengan 7 Ramadan 1411 Hijriah. Meski telah puluhan tahun meninggalkan dunia, jejak perjuangannya tetap dikenang, terutama oleh keluarga besar dan masyarakat Banjar di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pahmijan yang menerima penghargaan tersebut mengatakan, penganugerahan kepada Abdul Razak Ardi menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Pengakuan pemerintah daerah sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan para pendahulu tidak boleh hilang dari ingatan generasi sekarang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, ini tentu kehormatan bagi keluarga Abdul Razak Ardi. Melalui momen HUT Riau ini merupakan kado istimewa atas jasa dan pengabdian almarhum," kata Pahmijan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan yang diberikan Pemprov Riau tidak hanya berupa sertifikat. Para ahli waris juga menerima tali asih sebagai bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah kepada keluarga para pejuang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warisan Perjuangan untuk Generasi Muda</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penganugerahan kepada Abdul Razak Ardi menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan sejarah perjuangan di Riau. Perjuangan tersebut tidak hanya dilakukan oleh tokoh-tokoh dari satu latar belakang, tetapi melibatkan berbagai kelompok masyarakat dan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Khusus bagi masyarakat Banjar, penghargaan kepada Abdul Razak Ardi menjadi simbol bahwa kontribusi masyarakat Banjar turut menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Riau dan perjuangan bangsa Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Abdul Razak Ardi meninggalkan tujuh putra-putri, yakni Marsma (Purn) TNI AU H. Burhanuddin Razak (alm), Dr. Hj. Raihana Ara, Drs. H. Rizwar Razak (alm), Ir. Suhita Razak (alm), Syafrizal Razak, SH, H. Pebrialin Razak, SE, M.Si., serta Linda Laila, SH (alm).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini, penghargaan tersebut menjadi warisan sejarah bagi keluarga besar Abdul Razak Ardi. Lebih dari sekadar selembar sertifikat, penghargaan itu menjadi penanda bahwa keberanian seorang pejuang yang pernah mempertaruhkan hidupnya, termasuk dengan menyusuri Sungai Indragiri demi menyelamatkan diri, tetap mendapat tempat dalam sejarah Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jasa dan perjuangannya diharapkan terus dikenang serta menjadi teladan bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, mengabdi kepada masyarakat dan mempertahankan nilai-nilai perjuangan para pendahulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi masyarakat Banjar Riau, nama Abdul Razak Ardi kini kembali diangkat ke permukaan sejarah: seorang pejuang yang pernah berjuang di tengah ancaman, menempuh Sungai Indragiri untuk lolos dari kejaran, dan meninggalkan jejak pengabdian yang puluhan tahun kemudian kembali mendapat penghormatan dari daerah yang dicintainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebanyak 10 tokoh pejuang daerah dianugerahi penghargaan dalam momentum HUT ke-69 Provinsi Riau tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain Abdul Razak Ardi, penghargaan diberikan kepada Abdullah Nur, ulama pejuang dan politisi yang berkiprah dalam dakwah dan politik di Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian H Ahmad Maulana, pejuang kemerdekaan yang kemudian menjadi anggota TNI dan dikenal dalam perjuangan pengibaran bendera di Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada pula Tuan Syekh H. Imam Sabar Al-Kholidi Naqsyabandi, tokoh yang berjuang menyebarkan Islam dan pendidikan di Mandau, Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya Tuan Syekh Usman bin Syekh H. Imam Sabar Al-Kholidi Naqsyabandi, tokoh masyarakat dan agama di Mandau yang turut terlibat dalam perjuangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tokoh lainnya adalah Sinmardi Taman alias Pek Sing Tjong, pejuang yang terlibat langsung dalam perjuangan, termasuk mencari amunisi dan makanan hingga ke Singapura serta turut memberantas G30S/PKI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian Syed Zein Al-Jufri yang bergelar T. Pangeran Kesuma Dilaga, seorang panglima perang sekaligus diplomat yang dikenal luas dan berasal dari Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan juga diberikan kepada Abdul Manaf bin Taher, pejuang kemerdekaan asal Indragiri Hilir yang turut mengibarkan bendera Merah Putih di Kepulauan Riau dan Indragiri Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berikutnya H Amir Hoesin Attan, tokoh pejuang kemerdekaan yang juga berkiprah dalam bidang pendidikan dan agama. Sementara tokoh terakhir adalah Tengku Mansyur Chalid, pejuang pendidikan sekaligus pejuang kemerdekaan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pengunjung Sawit Indonesia Expo Padati Booth PTPN IV PalmCo</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Pengunjung-Sawit-Indonesia-Expo-Padati-Booth-PTPN-IV-PalmCo</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5152_-Pengunjung-Sawit-Indonesia-Expo-Padati-Booth-PTPN-IV-PalmCo.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Booth PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada gelaran Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di SKA Convention and Exhibition, Pekanbaru, Kamis-Sabtu (6-8 Agustus 2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung konsep keberlanjutan, kemitraan, dan digitalisasi, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (Persero) tersebut menghadirkan beragam inovasi industri sawit nasional dari hulu hingga hilir dalam satu ruang pameran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai pendukung utama penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo 2026, PTPN IV PalmCo memanfaatkan ajang tersebut untuk memperlihatkan transformasi industri sawit modern yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan kehadiran PalmCo dalam pameran yang turut diikuti exhibitor dalam dan luar negeri itu guna memperkenalkan wajah baru industri sawit Indonesia yang semakin maju, inklusif, dan berbasis teknologi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śAlhamdulillah. Kami diberikan kepercayaan oleh PalmCo untuk menyemarakkan SIExpo 2026 di Pekanbaru dan menghadirkan semangat keberlanjutan, transformasi, dan kemitraan inklusif sehingga masyarakat dapat melihat bahwa industri sawit saat ini berkembang jauh melampaui kebun dan pabrik," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada inovasi digital, mekanisasi, kemitraan bersama petani, hingga pemberdayaan UMKM binaan yang seluruhnya menjadi satu ekosistem untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,â€ť lanjut pria berkacamata tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sawit Indonesia Expo sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pelaku industri sawit nasional, pemerintah, akademisi, peneliti, penyedia teknologi, pelaku usaha, hingga masyarakat dalam satu forum untuk menampilkan inovasi, teknologi, produk, serta mendiskusikan arah pengembangan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahun ini, pameran tersebut diikuti ratusan exhibitor yang menampilkan beragam produk, teknologi, jasa, hingga inovasi pendukung industri kelapa sawit. Sejak hari pertama penyelenggaraan, ratusan hingga ribuan pengunjung memadati area pameran untuk melihat perkembangan terbaru sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di antara ratusan stan yang hadir, booth PTPN IV PalmCo menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Pengunjung tampak bergantian mengabadikan momen di depan tandan buah segar (TBS) varietas unggul 540 hasil riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dengan bobot mencapai sekitar 50 kilogram yang dipajang sebagai ikon booth.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, keberadaan pesawat nirawak atau drone sprayer yang selama ini menjadi andalan perusahaan dalam melangsungkan pemeliharaan sawit, baik pemupukan maupun penyemprotan, serta drone geospasial turut menjadi daya tarik tersendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, perhatian pengunjung juga tertuju pada PalmCo Business Cockpit, sistem digital yang menampilkan pemantauan operasional perusahaan secara terintegrasi dan menjadi bagian dari transformasi digital PalmCo dalam mengelola perkebunan secara lebih presisi, cepat, dan efisien.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PalmCo juga menampilkan bibit sawit unggul bersertifikat sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas perkebunan nasional, khususnya melalui program kemitraan bersama petani dan percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya menghadirkan teknologi, perusahaan turut membawa mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yakni pelaku usaha pandai besi yang memamerkan beragam peralatan pertanian hasil produksi mereka. Kehadiran UMKM binaan yang menjadi pemasok utama peralatan pertanian di PTPN IV tersebut turut menjadi ajang pemasaran bagi mitra binaan dalam memperluas pasar mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bambang mengatakan konsep booth PalmCo sengaja dirancang untuk menggambarkan keterkaitan antara inovasi teknologi, penguatan kemitraan petani, serta pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi industri sawit yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKeberlanjutan tidak hanya mengenai lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, petani memperoleh manfaat melalui kemitraan, dan masyarakat sekitar ikut tumbuh bersama perusahaan. Pesan itu yang ingin kami hadirkan kepada setiap pengunjung,â€ť ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui partisipasi dalam Sawit Indonesia Expo 2026, PTPN IV PalmCo berharap masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan industri sawit Indonesia yang kini bergerak menuju pengelolaan modern, berbasis digital, ramah lingkungan, serta mampu menciptakan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan perekonomian nasional.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:25:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>