<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sat, 30 May 2026 04:31:31 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 04:31:31 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Drone-Rusia-Hantam-Apartemen-di-Negara-Anggota-NATO--Lukai-2-Orang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4602_Drone-Rusia-Hantam-Apartemen-di-Negara-Anggota-NATO--Lukai-2-Orang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam perang tersebut sebuah drone menghantam daerah padat penduduk di Rumania, negara anggota NATO, dan menyebabkan cedera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden di Rumania, yang juga anggota Uni Eropa, kemungkinan akan meningkatkan ketegangan di sayap timur NATO pada saat sekutu Ukraina khawatir perang Rusia terhadap negara tetangganya akan meluas ke perbatasannya."Kami mengutuk kecerobohan Rusia, dan NATO akan terus memperkuat pertahanan kami terhadap semua ancaman, termasuk drone," tulis juru bicara NATO di X, sebagaimana dilansir Reuters.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Drone tersebut menghantam atap sebuah blok apartemen 10 lantai di Galati dan menyebabkan ledakan, kata pihak berwenang Rumania.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal, seluruh muatan drone Geran 2, buatan Rusia, meledak saat benturan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumania, yang memiliki perbatasan darat sepanjang 650 km (400 mil) dengan Ukraina, telah mengalami pelanggaran wilayah udara oleh drone Rusia sebanyak 28 kali sejak Moskow mulai menyerang pelabuhan Kyiv di seberang Sungai Danube, kata Kementerian Pertahanan Rumania.Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu menyebut insiden itu sebagai "pelanggaran serius terhadap hukum internasional" dan mengatakan bahwa Bukares telah "meminta langkah-langkah untuk mempercepat transfer kemampuan anti-drone ke Rumania". Ia mengatakan duta besar Rusia telah dipanggil ke kementerian luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak ada komentar langsung dari Kementerian Pertahanan Rusia.Akibat insiden tersebut, kebakaran terjadi di sebuah apartemen lantai 10 setelah drone menabrak atap gedung dan meledak, kata badan tanggap darurat Rumania. Dua orang menerima perawatan medis di lokasi kejadian, katanya, menambahkan bahwa 70 orang telah dievakuasi.Kantor berita negara Agerpres mengutip badan tanggap darurat Galati yang mengatakan seorang wanita dan anaknya telah dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan, sementara dua orang lainnya dirawat di tempat kejadian karena serangan panik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Galati terakhir kali diserang pada April, ketika sebuah drone merusak tiang listrik dan bangunan tambahan rumah tangga, yang menyebabkan evakuasi. Para pejabat mengambil drone tersebut untuk meledakkan muatan yang belum meledak dari jarak jauh.(okezone).</font></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-PTPN-IV-LAM-Riau-Perkuat-Sinergi-Berbagi-Keberkahan-Hari-Raya-Kurban</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4052_-PTPN-IV-LAM-Riau-Perkuat-Sinergi-Berbagi-Keberkahan-Hari-Raya-Kurban.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung LAM Riau, Pekanbaru, perusahaan menyerahkan satu ekor sapi kurban serta bantuan senilai Rp30 juta untuk mendukung berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan lembaga adat tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan diserahkan langsung Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso kepada Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf. Turut hadir Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Operation Head PTPN IV Regional III Sori Ritonga, Business Support Head Achmedy Akbar, serta Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Hotmatua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas nama lembaga, kami sangat berbahagia. Karena hari ini kami dikunjungi oleh PTPN IV Regional III. Dan juga, kami mengucapkan terimakasih atas sinergi yang ditunjukkan PTPN IV," kata Datuk Seri Marjohan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga adat menjadi penting untuk menjaga pembangunan yang selaras dengan nilai sosial dan budaya masyarakat Melayu Riau. Dalam kesempatan yang sama, ia turut memuji beragam transformasi yang dilangsungkan oleh PTPN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transformasi tersebut, kata dia, yang turut memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan daerah. "Kami melihat PTPN saat ini jauh lebih baik, lebih maju. Dan dengan begitu, alhamdulillah bisa berkontribusi positif. Kami berdoa semoga PTPN semakin bertambah rezekinya," ujarnya beliau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal senada disampaikan Datuk Seri Ikram Jamil yang berharap sinergitas apik antara PTPN IV dengan LAM Riau selama ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. "Karena bagaimanapun kegiatan PTPN ini sangat berkesinambungan, dan kami siap berkolaborasi untuk semakin maju dan berjaya," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemua singkat sehari jelang Idul Adha di Gedung LAM Riau, Kota Pekanbaru tersebut, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjabarkan bahwa beragam inisatif yang diusung merupakan bagian dari upaya entitas memberikan manfaat besar kepada masyarakat Bumi Lancang Kuning.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diantara program yang telah berjalan secara masif sejak 2019 silam adalah akselerasi peremajaan sawit rakyat (PSR) yang kini telah mencapai lebih dari 10.000 Ha. Selain itu, entitas juga secara berkesinambungan terus mendorong ribuan petani sawit mitra PTPN IV Regional III yang mengelola 56.000 hektar untuk meningkatkan praktik budidaya perkebunan sesuai standar internasional RSPO.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Namun begitu, kami yang memegang amanah untuk memimpin PTPN IV di Riau, mohon arahan, nasehat, dari bapak-bapak datuk agar kita selalu istiqomah dalam menjalankan tugas," tutur Bambang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai informasi, secara keseluruhan, PTPN IV Regional III siap berbagi lebih dari 28.000 paket daging kurban dari 350 ekor hewan kurban sapi dari seluruh wilayah operasional di enam kabupaten kota di Riau. Hewan kurban tersebut sebagian besar diantaranya merupakan sumbangan dari para karyawan PTPN IV Regional III, sementara 36 diantaranya merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Harga-Minyakita-di-Pekanbaru-Masih-di-Atas-HET--Wako-Pekanbaru-Siapkan-Langkah-Antisipasi---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9624_Harga-Minyakita-di-Pekanbaru-Masih-di-Atas-HET--Wako-Pekanbaru-Siapkan-Langkah-Antisipasi---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kondisi ini terjadi akibat pasokan ke Bulog yang hanya 20 persen dari kuota yang ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau mereka dapat dari bulog, pedagang bisa menjual sesuai HET. Kalau mereka tidak dapat pasokan dari bulog, mereka jual dengan harga tinggi," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal tersebut masih menjadi keluhan dari pedagang maupun dari warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengingatkan agar dinas terkait bisa melakukan koordinasi dan langkah antisipasi kenaikan harga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirinya mengingatkan agar dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan Bulog mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kami akan terus mengantisipasi lonjakan harga lewat pasar murah, serta menjaga kesenjangan harga bahan pangan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agung juga memastikan harga bahan pangan di pasaran secara umum masih stabil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim dari dinas terkait sudah melakukan pengawasan terhadap harga bahan pangan di pasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk harga bahan pangan seperti bawang merah, beras dan lainnya, tidak ada kenaikan harga yang signifikan,(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Ibu-Angkat-Tidak-Mau-Damai--Sang-Anak-Mendekam-di-Penjara-Usai-Curi-Duit-Rp-80-Juta---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_528_Ibu-Angkat-Tidak-Mau-Damai--Sang-Anak-Mendekam-di-Penjara-Usai-Curi-Duit-Rp-80-Juta---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasusnya jalan. Ngak mau damai (ibunya)," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Okto Wahyudi pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikatakannya, pihaknya sedang melakukan pemberkasan kasus ini. Koordinasi dengan pihak Kejari Rohul pun sudah dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Secepatnya akan kita kirim berkas ke pihak kejaksaan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti diketahui, A yang merupakan pria 22 tahun tega mencuri uang orangtua angkatnya, inisial S.S, 47 tahun sebesar Rp 80 juta. Alasan sakit hati menjadi motif pelaku nekat berbuat demikian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">S.S, merupakan warga di Dusun Surau Tinggi Barat RT 006 RW 002 Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">A sendiri sudah diangkat sebagai anak angkat korban selama 18 tahun. Ia tinggal di rumah yang berada di sebelah rumah korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sehari-hari, A bekerja sebagai sopir yang mengangkut buah sawit. Korban sendiri seorang pengusaha atau toke sawit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perjalanannya, A melakukan kesalahan dalam pekerjaannya. Sang orangtua angkat pun memecatnya dari sopir. Dari sinilah muncul sakit hati korban sehingga A tegas mencuri uang orangtua angkatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia pun melakukan pencurian terhadap uang korban yang ada di dalam kamar. Uang sebesar Rp 220 juta yang disimpan korban di dalam tas, ia gasak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun tidak semua uang tersebut ia ambil. Hanya Rp 80 juta yang diambil. Sedangkan sisanya, yakni Rp 140 juta masih tetap berada didalam tas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi pencurian sendiri diketahui orangtua angkatnya pada Kamis pagi (21/5/2026) sekitar pukul 07.30 wib. Orangtua angkatnya yakni berinisial S.S, 47 tahun yang tinggal di Dusun Surau Tinggi Barat RT 006 RW 002 Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencurian diketahui saat korban tiba di rumahnya pada Kamis pagi dan ingin masuk ke kamar. Ia terkejut kala melihat sebuah tas berada di depan kamar dalam posisi tertutup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seingat korban, tas tersebut ia letakkan di atas kasur di dalam kamar. Kecurigaan pun muncul sebab didalam tas tersebut ada duit sebesar Rp 220 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban memang mendapati sejumlah uang dalam tas. Namun setelah ia menghitung uang tersebut berkali-kali, jumlahnya sudah berkurang sebesar Rp 80 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kecurigaannya semakin tinggi kala melihat keadaan semak-semak diluar jendela kamar. Korban melihat jejak orang lewat di semak-semak tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambah Hilir. Jajaran kepolisian pun bergerak cepat mengungkap kasus ini. Malamnya, Kamis (21/5/2026), pelaku berinisial A.F alias A berhasil diringkus dalam upaya melarikan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku berhasil kita amankan pada Kamis malam," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Okto Wahyudi pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (24/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek bercerita awalnya korban tidak percaya kalau anak angkat tersebut yang melakukan pencurian. Korban juga mengatakan hanya dua orang yang mengetahui soal duit Rp 220 kita tersebut yakni ia dan suaminya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun sejumlah bukti mendukung analisis penyidik Polsek Rambah. Pelaku bukan lain adalah anak angkatnya sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari CCTV kan jelas. Anak angkatnya ini keluar dari kamar," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diterangkannya, pelaku masuk dari kamar korban. Jejak semak-semak di samping kamar korban jadi bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah berhasil mengambil uang korban, pelaku keluar dari kamar. Keluar dari kamar inilah Pelaku terekam kamera CCTV.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku tidak lewat dari jendela kamar lagi tapi keluarnya dari pintu kamar," ucap Kapolsek Ipda Okto Wahyudi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, usai mencuri, pelaku membeli sepeda motor seken dengan harga Rp 17 juta. Pelaku membelinya secara tunai dari sekitar dusun tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengontrak sebuah rumah di sekitar dengan durasi langsung satu tahun. Uang sewa pun sudah dibayar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku juga membeli iPhone 13. Juga membagikan uang sebanyak Rp 3 juta kepada warga sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semua transaksinya kan mencurigakan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah sejumlah bukti didapat dan dikumpulkan, pelaku pun diburu pada Kamis malam. Sang Kapolsek, Iptu Okto Wahyudi turun langsung turun tangan memburu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku sempat melarikan diri dengan sepeda motor yang dibeli. Pelaku mencoba kabur ke Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pengejaran yang dilakukan pihak Ipda Okto Wahyudi membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Rambah Samo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kala ditangkap, tersangka membawa sebuah tas yang didalamnya sejumlah sisa hasil curian yang jumlahnya Rp 33.074.000. Didampingi tas itu juga didapat sejumlah barang bukti lainnya seperti iPhone 13 dan paket charger Iphone beserta kotaknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kasihan pada orangtuanya angkatnya sehingga tidak menggondol semua uang. Ia hanya mengambil sebagian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kenapa pelaku ngak ambil semua duitnya? Pas kami periksa, pelaku jawab, "kasihan sama orangtua angkatnya". Masih adalah kasihannya," kata sang Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, pelaku lun dijerat pasal 477 ayat (1) huruf e dan atau Pasal 481 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undan</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sakit-Hati-Dimarahi-Saat-Cari-Barang-Bekas--Remaja-di-Bengkalis-Bakar-Rumah-Warga--2-Orang-Tewas-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_302_Sakit-Hati-Dimarahi-Saat-Cari-Barang-Bekas--Remaja-di-Bengkalis-Bakar-Rumah-Warga--2-Orang-Tewas-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat pembakaran rumah dilakukannya, dua orang pemilik rumah menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya meninggal dunia akibat kebakaran rumah yang terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Peristiwa ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah, Jumat (29/5) siang.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pelaku berinisial S (16) diamankan unit Reskrim Polsek Bukit Batu setelah melakukan penyelidikan marathon setelah kejadian tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari pemeriksaan sementara S mengaku sengaja membakar rumah tersebut karena sakit hati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil pemeriksaan sementara S yang merupakan anak putus sekolah berprofesi pencari barang bekas. Sebelum kejadian dia sempat mencari barang bekas disekitar rumah korban, dan di marahi oleh pemilik rumah," ungkap Aipda Juliandi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena merasa sakit hati tersinggung di marahi, S menyusun rencana membakar rumah semi permanen yang ditinggali korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi dilakukan tersangka sekitar Rabu dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku diduga melakukan pembakaran sekitar pukul 00.00 WIB Rabu dini hari, saat kondisi rumah berada di jalan Kampung Baru RT 001 RW 004 Desa Batang Duku Kecamatan Bukit batu dalam keadaan sepi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah yang dihuni oleh pasangan lanjut usia yakni Abdullah dan Sakinah tersebut dibakar dari bagian belakang oleh tersangka S.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku menyulutkan api dibagian belakang rumah kayu tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Api cepat membesar dan akhirnya membakar seluruh isi rumah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebakaran di ketahui warga sekitar pukul 00.20 WIB dan langsung melakukan pemadaman dan menghubungi tim Damkar kecamatan Bukit Batu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB Rabu dini hari. Setelah tim Damkar melakukan upaya pemadaman dibantu oleh warga sekitar," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kebakaran rumah terjadi, korban mengalami kerugian materil sekitar seratus juta rupiah. Selain itu penghuni rumah yakni Abdullah dan Sakinah mengalami luka bakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban Sakinah meninggal dunia di tempat akibat kebakaran yang terjadi. Sementara Abdullah sempat dilarikan ke RSUD Siak mengalami luka bakar parah hampir 90 persen, setelah mendapatkan perawatan, korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia," tambah Juliandi Bazrah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara tersangka berinisial S masih dalam pemeriksaan intensif petugas kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Pihak kepolisan masih melakukan pengembangan kemungkinan adanya tersangka lain dalam peristiwa ini.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain S masih ada dua orang lagi yang dalam proses pemeriksaan. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan ahli dan alat bukti tambahan. Jika cukup kemungkinan dua orang ini juga akan ditetapkan sebagai tersangka,(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>5 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Diduga Punya Komorbid dan Kelelahan  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/5-Jemaah-Haji-NTB-Wafat-di-Tanah-Suci--Diduga-Punya-Komorbid-dan-Kelelahan--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1417_5-Jemaah-Haji-NTB-Wafat-di-Tanah-Suci--Diduga-Punya-Komorbid-dan-Kelelahan--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kabar duka datang dari Arab Saudi. Sebanyak lima orang jemaah haji asal Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhamad Amin. Ia membenarkan adanya jemaah asal wilayahnya yang mengembuskan napas terakhirnya di sana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai saat ini total kematian yang dilaporkan ada lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki," kata Lalu Muhamad Amin saat memberikan keterangan di Mataram, Kamis (28/5/2026), dilansir Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Amin merinci, jemaah haji yang wafat tersebut berasal dari beberapa daerah di NTB, yakni Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah. Kelimanya diketahui meninggal dunia pada fase awal kedatangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kematian jemaah ini terjadi sebelum pelaksanaan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) atau puncak ibadah haji," terang pria yang juga mantan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag NTB tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faktor usia lanjut, penyakit penyerta (komorbid), serta kelelahan akibat sengatan suhu tinggi di Arab Saudi diduga menjadi pemicu utama menurunnya kondisi fisik para jemaah hingga berujung fatal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi, beberapa jemaah yang kondisinya menurun diperkirakan mengalami kelelahan berlebih sehingga kesehatan menurun hingga meninggal," lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Amin memastikan kondisi sebagian besar jemaah haji NTB dari Kloter 1 hingga Kloter 15 pascapuncak haji saat ini dalam keadaan sehat walafiat. Walau demikian, tidak ditampik ada sejumlah jemaah yang fisiknya sempat &#039;drop&#039; karena kelelahan setelah menyelesaikan rangkaian ibadah yang padat.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat melempar jumrah beberapa jemaah menunjukkan penurunan kondisi fungsional atau kelelahan berlebih. Penurunan sering terjadi setelah aktivitas, saat kembali ke hotel, sehingga fisik jemaah drop," papar Amin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memperketat pengawasan dan bersiaga penuh. Pemantauan intensif dilakukan baik di lapangan maupun di fasilitas kesehatan atau rumah sakit setempat demi memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap stabil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Beberapa jemaah masih dirawat dalam status observasi oleh tim kesehatan setempat. Tim kesehatan bertugas mendampingi dan melakukan observasi terhadap kasus-kasus yang menurun kondisinya. Sementara untuk pelayanan makanan dan dukungan logistik dilaporkan memadai untuk mendukung penanganan di lapangan,(detik.com).</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bercanda Minta Ditembak, Mahasiswa Sumba Tewas Kena Senapan Angin Temannya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Bercanda-Minta-Ditembak--Mahasiswa-Sumba-Tewas-Kena-Senapan-Angin-Temannya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2074_Bercanda-Minta-Ditembak--Mahasiswa-Sumba-Tewas-Kena-Senapan-Angin-Temannya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bali Nusra- Seorang mahasiswa bernama Mario Marselina Kura (24) warga Desa Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, tewas setelah terkena tembakan senapan angin. Korban ditembak oleh rekan sekaligus tetangga sendiri, Alexander Bili Kandu (20) pada Rabu sore, 27 Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu, membenarkan adanya kasus penyalahgunaan senapan angin yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.“Benar, ada kejadian tindak pidana penyalahgunaan senapan angin yang menyebabkan satu orang meninggal dunia,” ujar Harianto Rantesalu, Kamis (28/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menuturkan peristiwa itu bermula saat pelaku, Alexander Bili Kandu, datang ke rumah korban untuk membeli rokok di kios rumah tersebut. Saat itu, pelaku dilayani oleh adik korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah selesai bertransaksi dan keluar dari kios, pelaku bertemu dengan korban, Mario, yang sedang duduk santai di samping kios. Dalam percakapan di antara keduanya, korban sempat bercanda meminta pelaku untuk mencoba menembak ke arah bagian dadanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanpa diduga, pelaku langsung mengokang senapan angin yang dibawanya dan melepaskan satu tembakan. Peluru tepat mengenai dada sebelah kanan korban. Melihat kejadian itu, keluarga korban berupaya menyelamatkan nyawa Mario.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sempat Dibawa ke RS, tapi Tak Tertolong</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ayah korban segera membawa Mario ke Rumah Sakit Karitas Waitabula untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil identifikasi kepolisian, senapan angin yang digunakan pelaku merupakan jenis uklik atau pompa bermerek Mauser, dengan kaliber peluru 4,5 mm atau 0,177 inci. Senjata tersebut memiliki kekuatan tembak mencapai 600 hingga 1000 kaki per detik (fps) dengan jarak efektif akurasi antara 30 hingga 50 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai kejadian, pihak kepolisian langsung mengamankan pelaku beserta senapan angin yang digunakan. Tim juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tindakan pelaku merupakan bentuk penyalahgunaan dan kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegas Harianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, pelaku telah ditahan di Rutan Polsek Kota Tambolaka guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terkait tindak pidana itu.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>RSUD Syech Yusuf Gowa Terbakar Hebat, Pasien di IGD Panik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/RSUD-Syech-Yusuf-Gowa-Terbakar-Hebat--Pasien-di-IGD-Panik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9691_RSUD-Syech-Yusuf-Gowa-Terbakar-Hebat--Pasien-di-IGD-Panik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Kebakaran hebat melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Jumat (29/5/2026) siang. Api dilaporkan muncul dari area gedung di belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sempat memicu kepanikan pasien serta tenaga kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr. Gaffar mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang petugas laundry melihat kepulan asap di sisi kiri area rumah sakit. Dari informasi awal, sumber asap diduga berasal dari kabel yang terbakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Petugas langsung mengambil inisiatif mencari bantuan. Ada tiga APAR yang digunakan sambil menunggu pemadam kebakaran datang," ujar dr. Gaffar kepada wartawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, api sempat membakar gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan area radiologi lama. IPSRS sendiri merupakan tempat penyimpanan sekaligus perbaikan berbagai peralatan rumah sakit yang mengalami kerusakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"IPSRS itu tempat semua instalasi alat rumah sakit yang rusak dibawa ke sana," bebernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah pasien yang tengah dirawat di IGD sempat panik, terutama dalam 15 menit pertama setelah asap mulai menyebar ke sekitar ruangan pelayanan. Pihak rumah sakit kemudian melakukan evakuasi cepat terhadap pasien demi menghindari risiko paparan asap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pasien IGD sempat panik, tapi dievakuasi lebih awal dan saat ini sudah kembali tenang," jelas Gaffar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski kebakaran terjadi di area radiologi lama, pihak rumah sakit memastikan alat-alat medis utama tidak terdampak. Beberapa fasilitas vital seperti CT scan disebut tetap aman dan tidak mengalami kerusakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden tersebut sempat menarik perhatian pengunjung dan warga sekitar rumah sakit. Petugas rumah sakit bersama tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke gedung pelayanan utama lainnya.(liputan6)</font>.</div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 14:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polsek Merbau Dorong Produktivitas Peternak Ikan Dukung Ketahanan Pangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Polsek-Merbau-Dorong-Produktivitas-Peternak-Ikan-Dukung-Ketahanan-Pangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3488_.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG �" Jajaran Polsek Merbau melaksanakan kegiatan sambang kepada para peternak ikan di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (29/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pembinaan sektor perikanan lokal ini dilaksanakan langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, BRIPKA Iwan KS bersama AIPDA R C Sitompul. Keduanya menyambangi sejumlah lokasi budi daya ikan yang beroperasi di Desa Mengkirau dan Desa Sungai Anak Kamal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan sambang ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di daerah," ujar Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, SH MH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di lokasi pembudidayaan, pihak kepolisian memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada para peternak ikan agar terus berinovasi dalam meningkatkan produktivitas usaha mereka. Peningkatan hasil panen perikanan diyakini dapat memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat luas sekaligus menyukseskan visi swasembada pangan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain berdiskusi terkait kendala budi daya, kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir ini mendapat sambutan hangat dan positif dari para pelaku usaha setempat.(goriau).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 14:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jaga Kamtibmas Desa Mengkirau, Bhabinkamtibmas Merbau Sambangi Peternak Ikan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Jaga-Kamtibmas-Desa-Mengkirau--Bhabinkamtibmas-Merbau-Sambangi-Peternak-Ikan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6608_Jaga-Kamtibmas-Desa-Mengkirau--Bhabinkamtibmas-Merbau-Sambangi-Peternak-Ikan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG " Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Merbau turun langsung menyambangi warga yang berprofesi sebagai peternak ikan di Kecamatan Merbau, Jumat (29/5/2026). Pendekatan humanis ini dilakukan untuk mempererat silaturahmi antara institusi kepolisian dengan masyarakat lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan patroli dialogis dan sambang warga ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, BRIPKA Iwan KS yang didampingi AIPDA R C Sitompul. Keduanya menemui langsung kelompok peternak ikan di Desa Mengkirau dan Desa Sungai Anak Kamal guna menjalin komunikasi dua arah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan sambang ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di daerah," jelas Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, SH MH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, personel Bhabinkamtibmas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Komunikasi yang baik antara warga dan polisi sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sembari memberikan imbauan Kamtibmas, petugas di lapangan juga memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk menyemangati para pembudidaya agar terus fokus meningkatkan produktivitas hasil tangkapan maupun ternak ikan merek(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diduga Keracunan Barbeque, Sekeluarga Tewas dalam Tenda</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Diduga-Keracunan-Barbeque--Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3017_Diduga-Keracunan-Barbeque--Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TEMANGGUNG-Empat orang anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah tenda kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Pihak kepolisian menduga kematian para korban berkaitan dengan insiden keracunan makanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra mengungkapkan indikasi awal mengarah pada bekal barbeque yang dibawa oleh rombongan keluarga tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"(Ada dugaan keracunan) Kalau indikasi awal, kemungkinan (keracunan)," ungkap Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra di RSUD Temanggung, Kamis (28/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komang menjelaskan bahwa masakan tersebut dibawa sendiri oleh rombongan korban. Guna memastikan penyebab pasti, sampel makanan sudah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk diuji.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di saat yang bersamaan, Tim DVI Polda Jateng juga sedang melakukan autopsi terhadap keempat jenazah yang diketahui bernama Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau untuk dugaan kami belum berani mengkonfirmasi karena kami masih melaksanakan pemeriksaan autopsi dan pemeriksaan makanan dari Laboratorium Forensik Polda Jateng,(goriau).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk Sawit dari Belakang Saat Menyalip di Jalintim Pelalawan </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Mahasiswi-Tewas-Ditabrak-Truk-Sawit-dari-Belakang-Saat-Menyalip-di-Jalintim-Pelalawan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1107_Mahasiswi-Tewas-Ditabrak-Truk-Sawit-dari-Belakang-Saat-Menyalip-di-Jalintim-Pelalawan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Seorang mahasiswa meninggal dunia di tempat setelah sepeda motornya terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan pada Kamis (28/5/2028) lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban berinsial GL (25) yang berstatus sebagai mahasiswi yang tinggal di Pondok O RBE Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan. Korban mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Fazzio dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 4167 CAA.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban bertabrakan dengan truk coltdiesel BM 9981 TK yang dikendarai IL (27) yang beralamat di Desa Sialang Indah, Pangkalan Kuras.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Truk tersebut membawa muatan buah kelapa sawit. Laka Lantas terjadi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 92 Desa Palas, Pangkalan Kuras sekitar pukul 05.15 wib.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban meninggal dunia di TKP setelah kecelakaan terjadi. Jenazahnya dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kuras II," tutur Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laka Lantas bermula saat korban GL mengendarai sepeda motornya Yamaha Fazzio BM 4167 CAA dari Sorek menuju Pangkalan Kerinci dengan kecepatan sedang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setibanya di TKP Jalintim Kilometer 92 Desa Palas Pangkalan Kuras, korban berupaya mendahului Truk Coltdiesel BM 9981 TK yang dikemudikan IL.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pada saat bersamaan, satu unit truk datang dari arah berlawanan dan melebar ke kanan jalan, untuk menghindari truk tronton B 9760 TYU yang terparkir di tepi Jalintim akibat rusak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat truk di depannya melebar menuju dirinya, korban GL memperlambat motornya setelah menyalip truk pengangkut sawit itu dan bereaksi ke kiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lantaran jarak sudah dekat, Coltdiesel di belakangnya menabrak korban yang bergerak melambat. Korban terpental ke badan jalan," kata Kasat Tatit Rizkyan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban mengalami luka robek dan benturan pada bagian kepala, darah keluar dari telinga, serta luka robek pada kaki sebelah kanan. Wanita itu menghembuskan nafas terakhirnya di TKP kecelakaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah mendapatkan informasi, Personil Satlantas Polres Pelalawan datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah perempuan itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian mengamankan kedua kendaraan yang terlibat Lala Lantas. Petugas juga melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi-saksi di lapangan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Laka Lantas diduga disebabkan kelalaian korban GL.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebab ia memotong lajur secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan ruang gerak kendaraan lain di sekitarnya hingga terjadi tabrakan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, sopir Coltdiesel IL diduga tidak berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraannya yang memicu Laka Lantas.(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>20 Ribu Buruh Terancam PHK Gara-gara Rupiah Jeblok!   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/20-Ribu-Buruh-Terancam-PHK-Gara-gara-Rupiah-Jeblok----</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6961_20-Ribu-Buruh-Terancam-PHK-Gara-gara-Rupiah-Jeblok----.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperkirakan terdapat potensi tambahan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 15,3 ribu hingga 20,3 ribu pekerja akibat meningkatnya tekanan terhadap dunia usaha pada kuartal II 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tekanan tersebut dipicu kenaikan biaya impor bahan baku, depresiasi nilai tukar rupiah, hingga hambatan distribusi global akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Manufaktur menjadi sektor paling rentan terhadap PHK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini tercantum dalam publikasi berjudul &#039;Badai PHK (Belum) Berlalu&#039; yang ditulis oleh Yusuf Rendy Manilet, Azhar Syahida, Dwi Setyorini, dan Lailatun Nikmah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Akan ada potensi tambahan PHK sebanyak 15,3 - 20,3 ribu pekerja. PHK terbesar kemungkinan akan terjadi di sektor manufaktur dengan jumlah kurang lebih mencapai 8,7 - 12,1 ribu pekerja, sektor jasa 3,3 - 4,5 ribu pekerja, dan di sektor pertanian mencapai 3,3 - 3,6 ribu pekerja," tulis CORE dalam laporannya, dikutip Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Estimasi tersebut dihitung mengacu pada Tabel Input-Output 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). CORE menggunakan berbagai asumsi mulai dari gangguan di Selat Hormuz hingga pelemahan rupiah terhadap dolar AS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menggunakan Tabel Input-Output tahun 2020 yang dirilis oleh BPS untuk mengestimasi potensi penurunan serapan tenaga kerja di tengah kenaikan biaya impor bahan baku yang tengah dihadapi oleh perusahaan manufaktur," jelas CORE.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan asumsi hambatan di Selat Hormuz masih akan terjadi dalam 2 - 3 bulan ke depan, perusahaan akan menghadapi kelangkaan bahan baku. Nilai tukar terus merosot melebihi Rp 17.400," sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam skenario sedang, perusahaan manufaktur yang menghadapi kenaikan harga bahan baku di atas 1,5% diperkirakan memangkas output sebesar 0,1%. Sedangkan pada skenario buruk, pemangkasan output dapat mencapai 0,15%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam skenario buruk, perusahaan yang menghadapi kenaikan harga input produksi akibat depresiasi nilai tukar sebesar 1,5% ke atas akan menghadapi pemangkasan output 0.15%, sementara perusahaan manufaktur dengan kenaikan harga input produksi di bawah 1,5%, outputnya diperkirakan akan terpangkas 0,01% sebagaimana skenario sedang," bebernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">CORE juga mengingatkan tambahan PHK berpotensi memperbesar jumlah pekerja informal di Indonesia. Per Februari 2026, jumlah tenaga kerja informal telah mencapai 87,74 juta jiwa atau sekitar 59,42% dari total tenaga kerja aktif nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Implikasi adanya potensi tambahan jumlah PHK ini adalah naiknya jumlah angkatan kerja yang menganggur dan/atau naiknya tenaga kerja di sektor informal, yang per Februari 2026 sudah mencapai 87,74 juta jiwa, atau kurang lebih 59,42 persen dari total tenaga kerja aktif di Indonesia," terang publikasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini dinilai memperlihatkan rapuhnya pasar tenaga kerja formal di Indonesia ketika menghadapi tekanan eksternal. Pertumbuhan tenaga kerja formal sepanjang 2021-2025 hanya mencapai 0,8%, jauh lebih rendah dibanding sektor informal yang tumbuh 3,2%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan, sepanjang 2022-2026, tambahan serapan tenaga kerja formal hanya mencapai 73% dari tambahan pekerja di sektor informal. CORE juga mencatat jumlah angkatan kerja baru yang berhasil terserap sebagai pekerja pada Februari 2026 turun tajam menjadi hanya 38 ribu orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Angka itu merosot 86% dibandingkan rata-rata periode 2022-2025 maupun 2010-2019. CORE menilai faktor eksternal menjadi pemantik utama, namun tetap menunjukkan rapuhnya pasar tenaga kerja di dalam negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Faktor eksternal memang menjadi pemantik utama, tetapi data ini juga menunjukkan pasar tenaga kerja di Indonesia telah rapuh sejak lebih dari satu dekade terakhir,"(detik.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 11:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Gegara Cas HP di Atas Kasur, Rumah di Mojokerto Hangus Terbakar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Gegara-Cas-HP-di-Atas-Kasur--Rumah-di-Mojokerto-Hangus-Terbakar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_274_Gegara-Cas-HP-di-Atas-Kasur--Rumah-di-Mojokerto-Hangus-Terbakar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">MOJOKERTO-Rumah milik Heri Purwanto warga Desa Jatilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, terbakar, Jumat (29/5/2026). Kebakaran diduga dipicu handphone (HP) yang ditinggal mengisi daya di atas kasur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Api dengan cepat membesar dan menghanguskan dua kamar di dalam rumah. Beruntung saat kejadian rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah barang perabotan berhasil diselamatkan warga dan dibawa ke luar rumah. Warga yang melihat kepulan asap langsung bergotong royong memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Respons cepat warga membantu mencegah api semakin membesar sebelum petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto tiba di lokasi.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak lama kemudian, petugas langsung melakukan pembasahan dan berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemilik rumah, Heri Purwanto mengatakan bahwa HP yang diduga menjadi penyebab kebakaran merupakan milik keponakannya dan telah dicas sejak pagi. Menurutnya, api kemungkinan muncul setelah baterai ponsel meledak dan menyambar kasur di dalam kamar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Karena ada keponakan yang cas HP, api menjalar dari kamar,” kata Heri Purwanto.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat kebakaran terjadi, seluruh penghuni rumah sedang beraktivitas di luar sehingga tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, jumlah kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh petugas.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 11:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Penimbun Solar Subsidi di NTT Dipecat Tidak Hormat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Penimbun-Solar-Subsidi-di-NTT-Dipecat-Tidak-Hormat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4715_Polisi-Penimbun-Solar-Subsidi-di-NTT-Dipecat-Tidak-Hormat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bali Nusra- Kepala Unit (Kanit) Paminal Polres Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Aipda Djefri Loudoe alias Jelo, mendapat sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Jelo dipecat akibat terbukti menimbun BBM subsidi jenis solar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, menjelaskan PTDH dilakukan pada Senin (25/5/2026) setelah dilakukan sidang oleh Komisi Kode Etik Profesi (KKEP).Berdasarkan hasil sidang KKEP, komisi sidang menilai perbuatannya merupakan perbuatan tercela. Kemudian, menjatuhkan sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus (patsus) selama 20 hari yang telah dijalani serta PTDH dari dinas Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Terhadap anggota Polri atas nama Aipda J (Jelo) itu sanksinya berupa PTDH terkait pelanggaran penyalahgunaan BBM subsidi,” ujar Henry kepada Liputan6.com, Kamis (28/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Henry, setelah putusan tersebut, Jelo menyatakan banding sesuai hak yang diberikan dalam mekanisme proses kode etik di lingkungan Polri. Polda NTT berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan anggotanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sebagai bentuk penegakan disiplin dan komitmen menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” jelas Henry.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain Jelo, kasus penimbunan tersebut juga menyeret Komandan Kompi 4 Batalion B Pelopor Satbrimob Polda NTT, Iptu Herman Pati Bean. Namun, Henry enggan merespons soal pemberian sanksi terhadap Iptu Herman Pati Bean.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keterlibatan Danki Brimob</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kasus ini, dua anggota Polri telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 26 April 2026. Mereka adalah Iptu Herman Pati Bean yang menjabat sebagai Danki 4 Batalion B Pelopor Satbrimob Polda NTT, serta Aipda Defri Loudoe Kanit Paminal Polres Manggarai Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabid Propam Polda NTT, AKBP Muhammad Andra Wardhana, menegaskan institusinya tidak akan memberikan ruang bagi anggota yang berkhianat pada tugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sanksi tegas akan diberikan, mulai dari kode etik hingga pidana. Saat ini dua personel tersebut sedang menjalani proses sidang kode etik," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para pelaku diketahui menggunakan berbagai modus untuk menguras BBM subsidi. Mulai dari penyalahgunaan surat rekomendasi distribusi wilayah terpencil, kongkalikong dengan operator SPBU, hingga pengisian berulang menggunakan kendaraan berbeda (helikopteran).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BBM hasil curian tersebut kemudian ditimbun atau dijual ke sektor industri dan kapal kayu dengan harga tinggi. Wilayah perbatasan seperti Malaka, Belu, dan Timor Tengah Utara (TTU) menjadi titik paling rawan karena adanya disparitas harga yang tinggi dengan negara tetangga, yang memicu praktik penyelundupan lintas batas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyidikan, potensi kerugian negara akibat aktivitas ilegal yang dilakukan secara berulang ini mencapai angka yang fantastis.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 10:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pengendara Yamaha Fazzio Tewas Usai Tabrakan dengan Colt Diesel di Jalintim</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Pengendara-Yamaha-Fazzio-Tewas-Usai-Tabrakan-dengan-Colt-Diesel-di-Jalintim</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4064_-Pengendara-Yamaha-Fazzio-Tewas-Usai-Tabrakan-dengan-Colt-Diesel-di-Jalintim.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;">PELALAWAN-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 92, Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis (28/5/2026), sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil Colt Diesel BM 9981 TK dengan sepeda motor Yamaha Fazzio BM 4167 CAA.</span></div><font face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Yamaha Fazzio, Giti Listiani, 25 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kcelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fazzio yang dikendarai korban bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci dengan kecepatan sedang.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Setibanya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului mobil Colt Diesel BM 9981 TK yang dikemudikan Ilyas (27).</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah truk yang melebar ke kanan jalan untuk menghindari kendaraan tronton yang sedang terparkir rusak di sisi kiri jalan. Melihat kondisi tersebut, pengendara Yamaha Fazzio disebut melambat secara mendadak di sisi kiri jalan.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Karena jarak yang sudah terlalu dekat, mobil Colt Diesel yang berada di belakang korban tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang sepeda motor. Benturan keras menyebabkan korban terpental ke badan jalan.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">“Korban mengalami luka robek dan benturan di bagian kepala, keluar darah dari telinga, serta luka robek pada kaki kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar AKP Tatit Rizkyan Hanafi.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kuras II. Sementara itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan material yang ditaksir mencapai Rp1 juta.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian kedua pengendara. Pengendara sepeda motor diduga memotong jalur secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan ruang gerak kendaraan lain. Sementara pengemudi Colt Diesel diduga kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">AKP Tatit Rizkyan Hanafi turut mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, tidak mendahului secara berbahaya, serta memastikan kondisi aman sebelum mengambil jalur. Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama,” katanya.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Satlantas Polres Pelalawan telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, hingga melakukan input data kecelakaan ke sistem DORS dan IRSMS.</div></span><div style="text-align: justify;"><font color="#212529"><br></font></div><span style="color: rgb(33, 37, 41);"><div style="text-align: justify;">Kondisi lalu lintas di lokasi kejadian diketahui berada di kawasan permukiman penduduk dengan kondisi jalan beton semenisasi, jalan lurus menurun landai, serta arus kendaraan sedang saat kejadian berlangsung.***(ang)</div></span></font>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 09:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dukung Program Asta Cita Presiden RI, Polsek Tanah Putih Bersama Kelompok Tani Panen Jagung Ketapang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Dukung-Program-Asta-Cita-Presiden-RI--Polsek-Tanah-Putih-Bersama-Kelompok-Tani-Panen-Jagung-Ketapang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5292_Dukung-Program-Asta-Cita-Presiden-RI--Polsek-Tanah-Putih-Bersama-Kelompok-Tani-Panen-Jagung-Ketapang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, personel Polsek Tanah Putih bersama kelompok tani melaksanakan kegiatan panen jagung Kuartal II sekaligus pemipilan hasil panen di Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir,kamis (28/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Tanah Putih yakni Bripka Arafat dan Bripka Joko Pitono bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempedak Rahuk Aipda Salman Usman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen jagung dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektar yang sebelumnya telah ditanami dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain melaksanakan panen, personel kepolisian bersama kelompok tani juga melakukan pemipilan jagung hasil panen secara gotong royong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tanah Putih juga melakukan pengecekan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung yang telah tumbuh subur dan menghasilkan buah yang siap dipanen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus mempererat sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami dari Polsek Tanah Putih akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga masa panen. Harapannya, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan,” ujar Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, keterlibatan personel Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian dan menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Rokan Hilir(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Satreskrim Polres Rohil Ungkap Aksi Pencurian Kabel PT Petronesia Benimel, Dua Pelaku Diamankan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Satreskrim-Polres-Rohil-Ungkap-Aksi-Pencurian-Kabel-PT-Petronesia-Benimel--Dua-Pelaku-Diamankan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4771_-Satreskrim-Polres-Rohil-Ungkap-Aksi-Pencurian-Kabel-PT-Petronesia-Benimel--Dua-Pelaku-Diamankan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAH PUTIH- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) kabel milik PT Petronesia Benimel yang terjadi di sejumlah titik di Jalan Lintas Manggala"Pujud, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Polres Rohil AKP Kris Tofel, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit Resmob IPDA Muh. Faldi Iskandar, S.Tr.K., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari sejumlah laporan masyarakat terkait maraknya kehilangan kabel di wilayah KM 05, KM 06, KM 10, dan KM 17 Kepenghuluan Sintong Makmur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Reskrim langsung memerintahkan Tim Resmob Polres Rohil untuk melakukan penyelidikan intensif terhadap para diduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada Rabu, 27 Mei 2026, sekira pukul 10.00 WIB, Tim Resmob memperoleh informasi mengenai dua pria mencurigakan yang melintas menggunakan sepeda motor sambil membawa karung di Jalan Lintas Manggala"Pujud KM 05.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan pengejaran. Saat hendak diamankan, kedua pria tersebut sempat melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial BH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan dua gulung potongan kabel yang diduga milik PT Petronesia Benimel, satu bilah parang pendek, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat diinterogasi, BH mengakui telah melakukan pencurian kabel bersama rekannya di beberapa lokasi wilayah Manggala. Pelaku juga menunjukkan lokasi penyimpanan sisa kabel hasil curian yang disembunyikan di semak-semak sekitar KM 05 Manggala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengembangan kasus kemudian dilakukan hingga petugas berhasil mengamankan satu pelaku lainnya berinisial ST alias R di kediamannya di Simpang Manggala Jhonson.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat lingkungan setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa potongan kabel warna oranye, lima buah pisau karter bekas pakai, serta satu karung besar berisi kulit kabel hasil kupasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna pink yang diduga digunakan para pelaku saat menjalankan aksinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengakui telah beberapa kali melakukan pencurian kabel milik PT Petronesia Benimel di sejumlah titik wilayah Manggala bersama beberapa rekan lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna pink, 1 karung besar berisi kulit kabel warna oranye, 5 buah pisau karter bekas pakai, potongan kulit kabel warna oranye, dan 1 bilah parang pendek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hilir guna menjalani proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polres Rokan Hilir menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas serta menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat maupun dunia usaha di wilayah hukum Polres Rokan Hilir(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Melalui KRYD, Polsek Tanah Putih Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Melalui-KRYD--Polsek-Tanah-Putih-Perkuat-Kehadiran-Polisi-di-Tengah-Masyarakat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8680_-Melalui-KRYD--Polsek-Tanah-Putih-Perkuat-Kehadiran-Polisi-di-Tengah-Masyarakat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Polsek Tanah Putih kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Kamis (28/5/2026) sekira pukul 08.45 WIB hingga selesai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi yang diwakili oleh Aiptu Hatim Bulan Harahap bersama personel Polsek Tanah Putih lainnya, yakni Aiptu Roberto Nainggolan, Aipda Al Damanik dan Bripka Vernando Simbolon.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan KRYD dilakukan dengan menyasar sejumlah lokasi keramaian, tempat usaha, fasilitas umum hingga titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi melalui Aiptu Hatim Bulan Harahap mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kegiatan KRYD ini rutin kami laksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti narkotika, miras, perjudian, aksi premanisme, balap liar hingga tindak pidana C3. Kami ingin masyarakat merasa aman saat beraktivitas,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas di lapangan diinstruksikan untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis serta mematuhi standar operasional prosedur dalam pelaksanaan tugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain melakukan patroli dan pemantauan di lokasi rawan, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mendengarkan informasi maupun masukan dari warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya kegiatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanah Putih dilaporkan dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 08:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tujuh Masjid dan Musholla di Riau Terima Bantuan Kurban dari PGN  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Tujuh-Masjid-dan-Musholla-di-Riau-Terima-Bantuan-Kurban-dari-PGN--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8687_Tujuh-Masjid-dan-Musholla-di-Riau-Terima-Bantuan-Kurban-dari-PGN--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan berbagai pihak untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi dengan masyarakat, termasuk melalui penyaluran hewan kurban ke rumah ibadah dan lingkungan sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru menyalurkan tujuh ekor kambing kurban kepada sejumlah masjid dan musholla di wilayah operasional perusahaan di Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan hewan kurban tersebut disalurkan ke beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah ibadah penerima bantuan meliputi Musholla Assalam, Masjid Roisyam, Masjid Nurul Ikhlas di Pangkalan Kerinci, serta beberapa masjid lainnya di Siak dan Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan penyaluran hewan kurban menjadi bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, Idul Adha bukan hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan jamaah masjid yang menerima, sekaligus mempererat hubungan baik antara PGN dan lingkungan sekitar," kata Charly.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, sebagai perusahaan energi nasional, PGN tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan energi, tetapi juga berupaya menjalankan tanggung jawab sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah pengurus masjid penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PGN. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban sekaligus memperkuat hubungan sosial antara perusahaan dan warga sekitar.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 08:26:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>