<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 13:54:12 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 13:54:12 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Diduga Kesepian Jadi Pemicu Akhiri Hidup, Lansia di Kuansing Ditemukan Meninggal di Rumah </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Diduga-Kesepian-Jadi-Pemicu-Akhiri-Hidup--Lansia-di-Kuansing-Ditemukan-Meninggal-di-Rumah-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3547_Diduga-Kesepian-Jadi-Pemicu-Akhiri-Hidup--Lansia-di-Kuansing-Ditemukan-Meninggal-di-Rumah-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING �" Perasaan kesepian yang dialami seorang pria di Desa Pelukahan, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), diduga menjadi pemicu aksi nekat yang mengakhiri hidupnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pria tersebut adalah M (64), warga Dusun II RT 03 RW 02 Desa Pelukahan, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di ruang tengah rumahnya pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat mengeluhkan kesedihannya kepada seorang sahabatnya, Y (71), pada Rabu (3/6/2026) pagi usai salat Subuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Y, saat itu M mengungkapkan perasaannya karena tidak ada keluarga yang datang mengunjunginya saat Hari Raya Iduladha.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya, sementara istri dan anaknya berada di Pulau Jawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dia bercerita kepada Y kalau saat Iduladha tidak ada keluarga yang datang menjenguknya. Dia tinggal sendirian dan merasa sangat kesepian. Dia juga sempat bilang ingin pergi ke Jawa untuk melihat anaknya," kata Kapolsek Kuantan Hilir, IPTU Edi Winoto Kamis (4/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah perbincangan tersebut, keduanya kembali menjalankan aktivitas masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pada malam harinya, Y merasa perlu kembali mengunjungi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 19.30 WIB, Y mendatangi rumah Maskur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dipanggil, korban tidak memberikan jawaban. Karena merasa curiga, ia kemudian membuka pintu rumah dan masuk ke dalam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Y memanggil-manggil M, namun tidak ada sahutan. Ketika pintu dibuka, Y melihat M sudah tergantung di ruang tengah rumah. Y langsung memanggil warga dan kepala desa untuk meminta pertolongan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga yang datang ke lokasi bersama perangkat desa kemudian menurunkan korban dengan membuka ikatan kain sarung yang menjerat lehernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">IPTU Edi Winoto, mengatakan pihaknya langsung menerima laporan dari kepala desa dan mengirim personel ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah menerima laporan, anggota bersama Kanit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan TPTKP, memeriksa saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Koto Rajo guna melakukan visum luar terhadap korban," kata IPTU Edi Winoto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi telah menyelesaikan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban enazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum Koto Tuo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, adik perempuan Y yang berinisial Ya menyebut selama ini abang kandungnya memang tinggal seorang diri di rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kata Ya, keluarga abangnya itu berada di Pulau Jawa sehingga korban jarang mendapatkan kunjungan dari keluarga dekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memutuskan menolak dilakukan autopsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui oleh Kepala Desa Pelukahan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah menerima laporan, anggota bersama Kanit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan TPTKP, memeriksa saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Koto Rajo guna melakukan visum luar terhadap korban," kata IPTU Edi Winoto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi telah menyelesaikan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum Koto Tuo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, adik perempuan Y yang berinisial Ya menyebut selama ini abang kandungnya memang tinggal seorang diri di rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kata Ya, keluarga abangnya itu berada di Pulau Jawa sehingga korban jarang mendapatkan kunjungan dari keluarga dekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memutuskan menolak dilakukan autopsi.(tribunpekanbaru)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Jaga Stabilitas Harga Sawit, Bupati Inhu Kumpulkan Pemilik PKS</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Jaga-Stabilitas-Harga-Sawit--Bupati-Inhu-Kumpulkan-Pemilik-PKS</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5289_-Jaga-Stabilitas-Harga-Sawit--Bupati-Inhu-Kumpulkan-Pemilik-PKS.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bergerak cepat menjaga stabilitas harga komoditas kelapa sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Untuk memastikan harga Tandan Buah Segar (TBS) dan berondolan tetap terkendali, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto mengumpulkan seluruh pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se-Kabupaten Indragiri Hulu dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Kediaman Bupati, Rabu (3/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah, serta Kepala Dinas Perkebunan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Inhu Endang Muliawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat dipimpin Sekda Inhu Zulfahmi Adrian dengan meminta data terkini terkait harga TBS dan berondolan yang dibeli PKS dari berbagai RAM atau tempat penampungan hasil sawit yang tersebar di wilayah Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam laporannya, perwakilan PKS menyampaikan komitmen untuk menjaga kestabilan harga sawit sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dapat kami laporkan Pak Bupati, seluruh PKS berupaya menjaga kestabilan harga TBS dan berondolan. Pada umumnya pembelian masih mengacu pada standar harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi Riau. Kami juga mengajak seluruh PKS untuk melakukan pengawasan terhadap RAM yang ada agar tidak menekan harga petani karena sudah ada acuan harga dari pemerintah," ujar salah seorang perwakilan PKS dalam rapat tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi wadah komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri sawit guna menjaga keseimbangan harga yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, sebagian besar masyarakat Inhu menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan kelapa sawit, sehingga stabilitas harga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita kumpulkan kawan-kawan semua di sini agar bisa saling bertukar pikiran untuk menjaga stabilitas harga TBS dan berondolan di Kabupaten Indragiri Hulu. Mengingat mayoritas masyarakat Inhu bergantung pada komoditas kelapa sawit, transparansi pihak PKS dalam menetapkan harga beli sangat kita harapkan," kata Ade.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap seluruh PKS mampu memberikan harga yang kompetitif dan berpihak kepada petani. Sehingga keberadaan industri pengolahan sawit dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan itu, Ade juga mendorong pembentukan asosiasi pemilik PKS di Kabupaten Indragiri Hulu sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mendorong agar dibentuk Asosiasi Pemilik PKS di Kabupaten Indragiri Hulu. Dengan adanya asosiasi, koordinasi dan diskusi antarpemilik PKS akan lebih mudah dilakukan, termasuk dalam menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah pusat terkait pembenahan tata niaga komoditas kelapa sawit," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati menjelaskan bahwa rapat tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden kepada seluruh kepala daerah agar menjaga stabilitas harga komoditas sawit di daerah masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu, Indrawansyah, mengatakan pertemuan serupa akan dilaksanakan secara berkala sebagai upaya pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga komoditas strategis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pertemuan seperti ini akan rutin dilaksanakan untuk memudahkan Pemkab Inhu menjaga stabilitas harga berbagai komoditas di daerah. Kami berharap harga komoditas perkebunan di Kabupaten Indragiri Hulu tetap terjaga sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri kelapa sawit, Pemkab Inhu berharap stabilitas harga TBS dan berondolan dapat terus terjaga, sehingga petani memperoleh kepastian harga yang adil dan sektor perkebunan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Momen Mengharukan Jenderal Tempur TNI Sambut Kedatangan Pasukan yang Bertugas di Lebanon</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Momen-Mengharukan-Jenderal-Tempur-TNI-Sambut-Kedatangan-Pasukan-yang-Bertugas-di-Lebanon</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7203_Momen-Mengharukan-Jenderal-Tempur-TNI-Sambut-Kedatangan-Pasukan-yang-Bertugas-di-Lebanon.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun mewakili Jenderal Agus Subiyanto menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bobby menyampaikan amanat Panglima TNI, bahwa selama kurang lebih 13 bulan bertugas di Lebanon, para prajurit berada di tengah lingkungan operasi yang sangat dinamis, kompleks dan penuh risiko.Eskalasi konflik di Lebanon Selatan menuntut keteguhan mental, kematangan bertindak, serta profesionalisme prajurit dalam melaksanakan mandat Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB). Dalam penugasan ini, TNI dan Bangsa Indonesia juga kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur sebagai Kusuma Bangsa.“Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan prestasi yang membanggakan,”ujarnya dikutip, Kamis (4/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasukan Garuda mendapat dua penghargaan oleh Force Commander Unifil Mayjen Diodato Abagnara yaitu, di bidang kemanusiaan penghargaan Letter of Appreciation.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kalian telah memberikan bantuan nyata berupa penyediaan air bersih dan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat lokal,”ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sedangkan di bidang operasi penghargaan Letter of Commendation, kalian juga berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta insiden internasional”, pungkasnya.Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution mengucapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh Force Commander UNIFIL.“Salah satunya pembangunan sistem penjernih air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini berjuang mendapatkan sumber kehidupan paling mendasar,” tandasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satgas TNI Konga UNIFIL yang terdiri dari beberapa bagian Satgas yaitu, Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II dan Military Staff Sector East UNIFIL.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satgas TNI Konga UNIFIL merupakan refleksi komitmen TNI dalam mengamanatkan konstitusi pada aspek kepedulian menciptakan perdamaian dunia.(okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kebakaran Hebat Landa Johar Baru, Puluhan Rumah Ludes Terbakar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kebakaran-Hebat-Landa-Johar-Baru--Puluhan-Rumah-Ludes-Terbakar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2246_Kebakaran-Hebat-Landa-Johar-Baru--Puluhan-Rumah-Ludes-Terbakar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Jalan Tanah Tinggi IV, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada Kamis (4/6). Insiden ini dilaporkan warga terjadi sekira pukul 00.15 WIB. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menyampaikan bahwa operasi pemadam dimulai pukul 00.20 WIB, sementara api berhasil dijinakkan sekira pukul 04.24 WIB. Ia menyebut kebakaran ini menghanguskan 30 rumah warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Obyek terbakar: bangunan perumahan (BP). Jenis objek: Rumah kurang lebih 30 rumah terbakar," kata Syarifudin dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).Selama proses pemadaman, 140 personel dan 23 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Kebakaran ini ia sebut berdampak terhadap 240 jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun kebakaran ini pertama kali disadari oleh seorang warga yang terbangun dari tidurnya lantaran merasakan hawa yang panas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekitar jam 00.00 WIB lewat, penghuni rumah yang diduga dari awal kebakaran terbangun karena merasakan hawa panas dari ruangan tempat tidurnya yang berada dilantai 2," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika terbangun itu, sumber panas yang dirasakan penghuni tersebut ternyata api yang begitu besar. Mengetahui hal tersebut, ia pun segera mengevakuasi diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika terbangun itu, sumber panas yang dirasakan penghuni tersebut ternyata api yang begitu besar. Mengetahui hal tersebut, ia pun segera mengevakuasi diri.(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dari Pakaian, Buku Hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Dari-Pakaian--Buku-Hingga-29-000-Pohon--PNM-Perluas-Makna-Pemberdayaan-di-Masyarakat-Akar-Rumput-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4053_Dari-Pakaian--Buku-Hingga-29-000-Pohon--PNM-Perluas-Makna-Pemberdayaan-di-Masyarakat-Akar-Rumput-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun. Dari akar yang menahan tanah, daun yang membantu memperbaiki kualitas udara, hingga batang yang tumbuh menjadi peneduh, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika satu pohon saja sudah memberikan manfaat besar, apalagi 29.000 pohon?. Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat ruang hidup masyarakat, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semangat inilah yang dibawa oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan plat merah yang selama ini dikenal melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera. Melalui program PNM Peduli, kepedulian tersebut diperluas ke aspek lingkungan lewat gerakan penanaman pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia. Setiap cabang menanam minimal 500 bibit pohon sehingga dikalkulasi menjadi 29.000 pohon sebagai ikhtiar sederhana untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat, tempat mereka bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Dari Pakaian, Buku Hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput, https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1106614/dari-pakaian-buku-hingga-29000-pohon-pnm-perluas-makna-pemberdayaan-di-masyarakat-akar-rumput.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gerakan ini juga menjadi kelanjutan dari semangat RE3 FOR-E, sebuah kampanye keberlanjutan yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap akses literasi. Dari pakaian yang diberi kehidupan kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian ini memperlihatkan bahwa kepedulian dapat hadir dalam banyak bentuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nilai yang sama kemudian diteruskan melalui PNM Mengajar, yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Melalui rangkaian tersebut, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Sebab pada akhirnya, masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun dari usaha yang berkembang, tetapi juga dari bumi yang tetap dirawat bersama.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari rangkaian tersebut, manfaat yang ingin dihadirkan tidak hanya berhenti pada kegiatan, tetapi tumbuh bersama masyarakat yang merasakannya secara langsung. Bagi para penerima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana: lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, dan kehidupan yang perlahan bergerak ke arah yang lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu , yang menerima manfaat dari PNM berupa bibit pohon untuk di tanam di lingkungan Universitas Lancang Kuning, Dr.Amalia, SP.,MM dekan Fakultas Pertanian , Dr. Zainuri, ST., MT dekan Fakultas Teknik, dan Dr.Ir.Eno Suwarno, M.Si dekan Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning, kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun PNM ke 27, kami berterimakasih atas kerjasamanya atas penanaman pohon di lingkungan Universitas Lancang Kuning,semoga kedepannya dapat berkolaborasi dalam kegiatan terutama di lingkungan dan apa yang diberi kepada kami seiring dari program nasional untuk menjaga lingkungan, ikut hadir juga Dr.Dodi Sukma R.A., S.Hut., M.Si. wakil dekan 3 Fakultas Kehutanan , BEM Fakultas Pertanian M.Yunus Dalimunthe dan BEM Fakultas Kehutanan&nbsp; Desman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Dari Pakaian, Buku Hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput,(tribunpekanbaru)</span></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bak Aksi Film, Polisi Kejar-kejaran dengan Driver Mobil Pembawa 113 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Bak-Aksi-Film--Polisi-Kejar-kejaran-dengan-Driver-Mobil-Pembawa-113-Kilogram-Sabu-Jaringan-Malaysia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4022_Bak-Aksi-Film--Polisi-Kejar-kejaran-dengan-Driver-Mobil-Pembawa-113-Kilogram-Sabu-Jaringan-Malaysia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Utara menggagalkan peredaran 113 kilogram sabu-sabu yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional Malaysia. Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti sabu-sabu dari sebuah mobil Toyota Innova, namun pelaku berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Andy Arisandi, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari upaya pengejaran terhadap kendaraan yang diduga membawa narkotika dari wilayah Langkat menuju Aceh, pada (12/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut melakukan pengungkapan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 113 kilogram. Tersangka masih melarikan diri,” kata Andy, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Andy, petugas melakukan pengejaran selama lebih dari satu jam terhadap kendaraan yang dikendarai pelaku. Polisi bahkan telah memberikan tembakan peringatan dan tindakan tegas terukur karena pengemudi tidak mengindahkan perintah berhenti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami sudah melakukan penghentian dengan melakukan penembakan kepada pelaku, tetapi tidak berhenti. Di lokasi kejadian kami menemukan kendaraan sudah terperosok ke parit, kemudian tersangka melarikan diri,” ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang Bukti Disita Polisi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari dalam kendaraan, polisi menemukan 113 kilogram sabu serta sejumlah barang bukti lain berupa telepon seluler, kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Namun, hasil pemeriksaan awal menunjukkan identitas yang ditemukan diduga tidak valid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang mengeluarkan identitas ini. Ternyata identitas ini juga tidak terdaftar. Ini menjadi bagian dari penyelidikan kami apakah ada tindak pidana lain yang direncanakan oleh pelaku,” ungkap Andy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil analisis dokumen dan telepon seluler yang ditemukan, penyidik mengarahkan penyelidikan ke wilayah Aceh. Tim khusus telah diterjunkan untuk memburu pelaku dan pihak yang diduga menjadi pengendali pengiriman sabu tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Andy mengungkapkan penyidik telah mengantongi identitas pihak yang diduga mengendalikan peredaran narkotika itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari handphone yang ditemukan ada nama yang sudah muncul, yaitu pengendali terhadap peredaran narkotika 113 kilogram ini. Ini juga wilayah Aceh,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut informasi awal yang diperoleh penyidik, sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia dan masuk melalui wilayah Langkat sebelum direncanakan dibawa ke Aceh untuk disimpan serta didistribusikan kembali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Barang ini dari Malaysia, kemudian masuk Langkat menuju Aceh. Informasi yang kami dapatkan, barang itu akan masuk gudang di Aceh lalu dipecah-pecah untuk diedarkan,” kata Andy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain kendaraan yang membawa sabu-sabu, polisi juga mengidentifikasi adanya mobil lain yang diduga berperan memantau situasi dan mengawal perjalanan pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polda Sumut memastikan penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang terlibat. Polisi juga masih memburu pelaku yang melarikan diri dan pihak yang diduga menjadi pengendali pengiriman narkotika tersebut.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Presiden Prabowo Usai Copot 3 Pimpinan BGN: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Presiden-Prabowo-Usai-Copot-3-Pimpinan-BGN--Saya-Tak-Mau-Uang-Rakyat-Dicuri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9783_Presiden-Prabowo-Usai-Copot-3-Pimpinan-BGN--Saya-Tak-Mau-Uang-Rakyat-Dicuri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden Prabowo Subianto angkat suara mengenai pencopotan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini diambil usai dirinya menerima laporan bahwa ada indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan program di lembaga tersebut, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menegaskan bahwa negara tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba menyalahgunakan amanah rakyat. Prabowo bahkan menyatakan siap memperkuat kapasitas lembaga pengawasan dan aparat penegak hukum untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian," tegas Prabowo saat menghadiri &#039;Building Indonesia&#039;s Future Generations Through Nutrition&#039; SICC Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026), dikutip dari siaran pers.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo menekankan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan program MBG. Prabowo memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan maupun penyalahgunaan kepercayaan dalam pelaksanaan program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo pun meminta seluruh kepala dapur dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk memperkuat pengawasan di lapangan serta tidak terlibat dalam praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengingatkan keberhasilan program MBG merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," jelas Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta dua Wakil Kepala BGN lainnya yakni, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sanjaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo lantas mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil BGN yang baru. Keduanya menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya yang dicopot Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terafiliasi dengan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dicopot.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yayasan Tak Penuhi Syarat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal, kata dia, yayasan tersebut dinilai tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi mitra SPPG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yayasan-yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah tiap hari. Dan yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh saudara DH (Dadan Hindayana), saudara SS (Sony Sonjaya), dan saudara LP (Lodewyk Pusung)," kata Syarief di Kejagung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarief menjelaskan, bentuk afiliasi yang dimaksud adalah kepemilikan yayasan secara tidak langsung, yakni melalui pihak-pihak lain yang bertindak sebagai perantara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bentuk terafiliasinya adalah yayasan-yasasan itu adalah bisa dibilang milik melalui orang lain,"(merdeka.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polres Inhu Buru Terduga Pelaku Penembakan Pekerja PT SBP</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Polres-Inhu-Buru-Terduga-Pelaku-Penembakan-Pekerja-PT-SBP</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7434_-Polres-Inhu-Buru-Terduga-Pelaku-Penembakan-Pekerja-PT-SBP.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) saat ini tengah menyelidiki dugaan penembakan dan pengeroyokan menggunakan senjata tajam terhadap pekerja PT Sinar Belilas Perkasa (PT SBP) dan memburu para terduga pelaku penembakan dan penganiayaan, pasca laporan polisi nomor LP/B/93/VI/2026/SPKT/Polres Indragiri Hulu Polda Riau, tertanggal 01 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Laporan sudah kami terima dan saat ini dalam proses lidik serta terduga pelaku sedang diburu. Kami juga memgimbau agar para terduga pelaku menyerahkan diri,” tegas Aiptu Misran, SH Kasi Humas Polres Inhu kepada riauterkinicom, Rabu (3/6/26) melalui selulernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu dalam laporan polisi yang ditandatangani Ipda Muslim Hasan, S.Tr.I.K, a.n KA SPKT Resor Indragiri Hulu Pamapta II diketahui Probo Sutejo melaporkan dugaan Tindak Pidana Pengeroyokan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 KUHP Dan Atau PASAL 459 Juncto PASAL 17 KUHP DAN ATAU PASAL 1 UU NO 12 THN 1951.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yang terjadi di JL-, RT-, RW-, TITIK KOORDINAT -0.4643706,102.5424151, SEKIP HILIR RENGAT, KABUPATEN INDRAGIRI HULU, RIAU, PADA HARI SENIN TANGGAL 01 JUNI 2026 SEKIRA PUKUL 09:30 WIB, dengan Terlapor atas nama Andi Irwan DKK, atas nama Enggi, atas nama Lukman, atas nama Kamaruzaman, atas nama Marjuni dan atas nama Samsir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Uraian Kejadian Pada hari senin tanggal 01 Juni 2026 sekira pukul 09:30 WIB pelapor mendapat telepon dari salah satu korban Sdr. Edi Yanto yang sedang berada di wilayah HGU No 1/2007 PT Sinas Belilas Perkasa SBP) Kecamatan Rengat, Inhu, korban menyampaikan bahwa di serang oleh sekelompok orang yang membawa senapan dan senjata tajam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat rekan rekan yang terluka akibat serangan tersebut, baik terluka akibat tembakan senapan maupun terluka akibat sabetan senjata tajam, kemudian pelapor memerintahkan anggotanya untuk kembali ke kantor kebun dan membawa para korban ke Rumah Sakit Muizah di Seberida untuk mendapatkan perawatan medis. Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres inhu untuk pengusutan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dihubungi terpisah Abdul Rahman Manurung Manager Humas PT. SBP kepada riauterkinicom membenarkan kejadian pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan senapan angin dan senjata tajam terhadap pekerja PT SBP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Benar pekerja PT SBP menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan senapan angin dan senjata tajam, dimana dari enam orang pekerja yang terluka dan dirawat, tiga orang pekerja telah dipulangkan dari rumah sakit. Sementara dua orang pekerja lainya masih dirawat di RS Safira Pekanbaru akibat luka serius yang diduga dari tembakan senapan angin dan satu pekerja lainya saat ini tengah dirujuk ke RS Safira Pekanbaru akibat proyektil senapan angin yang masih bersarang di tubuhnya,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ditambahkanya, selain korban luka luka yang dialami pekerja PT SBP dalam aksi yang dilakukan sekelompok orang tersebut, sejumlah aset milik PT SBP juga mengalami kerusakan. Seperti puluhan kendaraan roda dua yang mengalami kerusakan parah akibat aksi anarkisme tersebut.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dua Regu Manggala Agni dari Jambi Bantu Padamkan Karhutla di Rupat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dua-Regu-Manggala-Agni-dari-Jambi-Bantu-Padamkan-Karhutla-di-Rupat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7657_-Dua-Regu-Manggala-Agni-dari-Jambi-Bantu-Padamkan-Karhutla-di-Rupat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Menyikapi temuan tersebut, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera langsung mengerahkan tim Manggala Agni ke lokasi dan menyiapkan tambahan personel untuk memperkuat penanganan di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan titik kebakaran tersebut terpantau pada Selasa (2/6/2026). Setelah menerima informasi, pihaknya segera menyiapkan regu pemadaman untuk bergerak menuju lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selasa kemarin muncul satu kebakaran di Rupat, Bengkalis. Kami menyiapkan regu. Satu tim Daops Siak sudah menyeberang ke Pulau Rupat menuju TKP. Kami juga menyiapkan tambahan pasukan dari Jambi sebanyak dua regu untuk bersiap menuju Rupat," kata Ferdian, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan bahwa, tim dari Daops Siak telah melakukan penyeberangan ke Pulau Rupat pada siang hari dan saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran. Karena petugas belum tiba di titik kejadian, luas area yang terbakar belum dapat dipastikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim dari Siak baru menyeberang pukul 12.00 wib tadi, saat ini menuju ke lokasi. Untuk luasan lahan terbakar belum bisa kami pastikan karena belum dilakukan size up. Yang jelas dari pantauan udara lumayan luas dan asapnya tebal karena bahan bakarannya tanaman akasia," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain penanganan di Rupat, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga masih menangani sejumlah titik karhutla di wilayah lain di Provinsi Riau. Di Kabupaten Siak, kebakaran di wilayah Kandis ditargetkan dapat dituntaskan pada hari ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Wilayah Kandis target hari ini selesai. Tim Daops Pekanbaru yang lain sedang disiapkan untuk perbantuan di Rohil, tepatnya di Bangko," ungkap Ferdian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, operasi pemadaman juga masih berlangsung di wilayah Sokoi, Pelalawan. Personel Manggala Agni dari Daops Rengat terus melakukan penanganan untuk memastikan api tidak kembali meluas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Wilayah Sokoi masih dilaksanakan pemadaman oleh tim Daops Manggala Agni Rengat," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Kabupaten Rokan Hilir, kebakaran di Rantau Bais juga masih menjadi fokus penanganan. Cuaca panas yang menyengat di lokasi membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api dan mencegah perluasan kebakaran ke lahan milik masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi siang ini di Rantau Bais panas menyengat. Dua tim Manggala Agni terus melakukan upaya penyekatan kebakaran mengingat di posisi samping terdapat tanaman akasia liar dan kebun sawit masyarakat," (rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Silmy-Karim-Serahkan-Diri-ke-KPK--Rumah-Digeledah-dan-Mobil-Mewah-Disegel</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2213_Silmy-Karim-Serahkan-Diri-ke-KPK--Rumah-Digeledah-dan-Mobil-Mewah-Disegel.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya Nomor 5, Jakarta Selatan pada Rabu malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan langsung Okezone di lokasi, Rabu (3/6/2026), malam, tim KPK rampung melakukan penggeledahan sekira pukul 00.03 WIB. Hal itu diawali dengan tiga mobil KPK diperbolehkan masuk ke dalam pekarangan rumah Silmy. JAKARTA - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya Nomor 5, Jakarta Selatan pada Rabu malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan langsung Okezone di lokasi, Rabu (3/6/2026), malam, tim KPK rampung melakukan penggeledahan sekira pukul 00.03 WIB. Hal itu diawali dengan tiga mobil KPK diperbolehkan masuk ke dalam pekarangan rumah Silmy. Setidaknya ada dua mobil yang terlihat dipasangi segel KPK. Mobil mewah dua pintu berwarna silver dan satu lagi warna hitam.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, di dalam garasi rumah Silmy juga terlihat beberapa sepeda yang tergantung di tembok.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malamKedatangannya ini terkait dirinya yang tengah dicari KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan di lokasi, Silmy terlihat berada di pelataran Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 22.38 WIB dengan mengenakan batik coklat.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, ia dikawal kurang lebih tiga ajudan. Sempat terjadi aksi saling dorong antara ajudannya dengan awal media yang sudah menunggunya.(okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Ingin Program MBG Bersih dari Korupsi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-Ingin-Program-MBG-Bersih-dari-Korupsi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4193_Prabowo-Ingin-Program-MBG-Bersih-dari-Korupsi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus bersih dari praktik korupsi dan penyimpangan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen itu diwujudkan melalui perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program strategis nasional tersebut.Penegasan itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman saat merespons keputusan Prabowo memberhentikan Kepala BGN beserta wakilnya. Menurut Dudung, langkah tersebut diambil setelah Presiden menerima dan mengevaluasi berbagai informasi dari sejumlah sumber.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, dan mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau. Sehingga langkah yang diambil ini untuk perbaikan ke depan agar BGN semakin transparan, akuntabel, dan sesuai keinginan Presiden bahwa ini uang rakyat yang harus benar-benar dikawal," ujar Dudung kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).Dudung mengungkapkan dirinya sempat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dapur MBG sekitar sebulan lalu. Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan sejumlah persoalan dalam tata kelola dan manajemen, meski secara umum program juga menunjukkan banyak capaian positif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau saya melihat, banyak informasi yang masuk ke Presiden. Salah satu faktornya tentu temuan di lapangan. Saya sudah sidak sekitar sebulan lalu dan memang ada beberapa ketimpangan. Namun yang baik juga banyak. Hanya saja Presiden menginginkan program ini berjalan sempurna tanpa ada sedikit pun penyimpangan," katanya.Menurut Dudung, fokus pemerintah ke depan adalah memperbaiki tata kelola dan sistem pengawasan agar tidak ada celah korupsi yang berpotensi mengurangi kualitas layanan maupun asupan gizi bagi anak-anak penerima manfaat.Pengawasan, kata dia, akan diperketat terhadap seluruh ekosistem pendukung program, mulai dari pengelola yayasan hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang harus diperbaiki adalah manajemennya. Bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi memastikan sistemnya tertata sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan yang pada akhirnya bisa menurunkan kualitas program. Ini yang akan terus kami kawal. Saya akan terus cek ke lapangan, menemukan persoalan, dan menyampaikannya secara terbuka," (okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sepanjang 2026, Polda Riau Bongkar 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan dengan 525 Tersangka</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Sepanjang-2026--Polda-Riau-Bongkar-1-333-Kasus-Kejahatan-Jalanan-dengan-525-Tersangka</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4212_-Sepanjang-2026--Polda-Riau-Bongkar-1-333-Kasus-Kejahatan-Jalanan-dengan-525-Tersangka.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Komitmen Polda Riau dalam memberantas kejahatan jalanan terus dibuktikan. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jajaran Polda Riau dan Polres berhasil mengungkap sebanyak 1.333 kasus kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Dari pengungkapan tersebut, 525 tersangka berhasil diamankan beserta ratusan barang bukti hasil kejahatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan itu dipaparkan Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, dalam konferensi pers pengungkapan kasus Curat, Curas dan Curanmor di Mapolda Riau, Rabu (03/06/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Hengki, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas konvensional atau yang dikenal dengan istilah C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selama periode Januari sampai Mei 2026, kami berhasil mengungkap 1.333 perkara. Terdiri dari 748 kasus curat, 448 kasus curas, dan 137 kasus curanmor,” ujar Hengki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari ratusan kasus yang berhasil dibongkar, polisi menangkap 525 tersangka yang terdiri dari 515 laki-laki dan 10 perempuan. Rinciannya, 426 tersangka kasus curat, 32 tersangka curas termasuk 12 pelaku begal, serta 67 tersangka curanmor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menangkap para pelaku, aparat juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya 189 unit sepeda motor, 18 unit mobil, dua pucuk senjata api jenis airsoft gun, 29 senjata tajam, 15 kunci letter T yang biasa digunakan untuk mencuri kendaraan, serta uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp48,068 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan itu, Hengki mengungkap fakta menarik dari hasil penyelidikan. Sejumlah pelaku kejahatan jalanan ternyata memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Motif pencurian yang dilakukan tidak semata-mata karena faktor ekonomi, melainkan untuk memperoleh uang membeli narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Salah satu kasus yang kami ungkap di wilayah Siak dan Dumai menunjukkan pelaku mencuri sepeda motor untuk mendapatkan uang membeli sabu. Bahkan pelaku memiliki spesialisasi mencuri sepeda motor jenis NMAX,” terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Temuan tersebut semakin menguatkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai tindak kriminal di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polda Riau, lanjut Hengki, akan terus mengoptimalkan langkah preemtif, preventif hingga represif melalui patroli rutin, peningkatan kehadiran polisi di lapangan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku kejahatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berkomitmen meminimalisir bahkan menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap kejahatan. Karena itu, upaya pencegahan dan penegakan hukum akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegasnya.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Edar Ganja, Pria di Batsol Bengkalis Digaruk Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Edar-Ganja--Pria-di-Batsol-Bengkalis-Digaruk-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7857_-Edar-Ganja--Pria-di-Batsol-Bengkalis-Digaruk-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS" Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial DJS (27) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan di Kecamatan Bathin Solapan (Batsol).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Selasa (2/6/26) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Lintas Duri"Dumai Km. 14, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Tersangka diketahui merupakan target operasi (TO) Polres Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Setelah menerima informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka DJS di kediamannya,” ungkap Aipda Juliandi, Kamis (4/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus diduga narkotika jenis ganja dengan berat kotor 2,55 gram yang disembunyikan di dalam kap depan sepeda motor milik tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain ganja, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa satu kotak rokok, sepeda motor dan satu unit HP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga berperan sebagai pengedar. Sementara hasil tes urine menunjukkan DJS positif mengandung methamphetamine dan amphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok narkotika tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Identitas pemasok sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam proses pengembangan penyelidikan,” pungkas Aipda Juli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (1), Pasal 114 ayat (1), dan Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sindikat Curanmor Spesialis Keyless NMAX Lintas Wilayah Digulung Polres Siak, Semua Pelaku Positif Sabu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sindikat-Curanmor-Spesialis-Keyless-NMAX-Lintas-Wilayah-Digulung-Polres-Siak--Semua-Pelaku-Positif-Sabu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2952_Sindikat-Curanmor-Spesialis-Keyless-NMAX-Lintas-Wilayah-Digulung-Polres-Siak--Semua-Pelaku-Positif-Sabu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak, berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten/kota di Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelompok kriminal yang dikenal sebagai spesialis pencuri sepeda motor Yamaha NMAX bersistem keyless ini digerebek saat bersembunyi di sebuah kamar Hotel Maxone, Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Operasi penangkapan yang berlangsung, Minggu (31/5/2026) sekira pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kapolres Siak melalui Kasat Reskrim mengungkapkan, komplotan ini tergolong sangat lihai dan terorganisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menyasar motor Yamaha NMAX yang terparkir di tempat lengang maupun indekos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Modus operandi yang digunakan para pelaku tergolong rapi. Sebagai pemetik, mereka mematahkan stang motor korban secara paksa, lalu mendorongnya (stut) ke tempat aman. Di sana, mereka membongkar motor dan mengganti modul keyless serta ECU bawaan dengan perangkat yang sudah mereka siapkan agar mesin bisa dihidupkan," ujar AKP Dr. Raja Kosmos, usai menggelar konferensi pers, di Mapolda Riau di Pekanbaru, Rabu (3/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka dengan peran yang berbeda-beda, ​AK (26) bertindak sebagai pemetik (eksekutor lapangan), ​M.I (23) bertindak sebagai pemetik, ​R.J (20) bertindak sebagai pemetik, ​I.P (18), bertindak sebagai pemetik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​ARI (40) bertindak sebagai penadah sekaligus penyedia Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu untuk mengelabui pembeli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan setelah penangkapan, kelima pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini diperkuat dengan ditemukannya barang bukti satu paket sabu seberat 1,04 gram beserta alat hisap (bong) di dalam kamar hotel tempat mereka menginap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Dari hasil pengembangan interogasi, kata AKP Kosmos, sindikat ini mengakui telah beraksi di sedikitnya 20 TKP berbeda yang tersebar di tiga wilayah utama di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kabupaten Siak 6 TKP, yakni dekat Depot air minum jalan Sultan Syarif Hasyim NMAX Silver, ​Kos-Kosan Imron jalan Sutomo gg. Almud NMAX Biru, jalan​ Raja Kecik gg. Leban atau Depan RSUD NMAX Biru, ​dekat Ponsel Siak Gg. Mahang NMAX Hitam, jala. Raja Kecik dekat penjualan Bunga NMAX Biru dan ​Jalan Lintas Pekanbaru - Dumai Kec. Kandis NMAX Hitam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kota Pekanbaru 13 TKP dan ​Kota Dumai 1 TKP Di area belakang Hotel Max One.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Selain mengamankan para tersangka, petugas berhasil menyita puluhan barang bukti bernilai puluhan juta rupiah, di antaranya, ​4 unit sepeda motor Yamaha NMAX (3 unit di antaranya tanpa nomor polisi).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Perangkat elektronik motor: 3 buah remote keyless Yamaha, 1 unit ECU, dan 1 unit modul SGCU ECU, 1 buah obeng ketok/bunga Letter T, obeng minus, dan kunci sok (rachet).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Polisi juga berhasil menyita dokumen palsu 2 lembar STNK tiruan atas nama orang lain. ​Uang tunai hasil kejahatan senilai Rp 14.647.000,-.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Barang bukti narkoba juga berhasil diamankan, 1 paket sabu 1,04 gram dan 2 buah bong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Saat ini, kelima tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Siak guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk melacak jaringan penadah lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat 2 jo Pasal 20 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara yang berat(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pemerintah-Ubah-Aturan-PPh-Final-UMKM--PT-dan-CV-Tak-Lagi-Dapat-Fasilitas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4016_Pemerintah-Ubah-Aturan-PPh-Final-UMKM--PT-dan-CV-Tak-Lagi-Dapat-Fasilitas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah satu poin penting dalam aturan tersebut adalah perubahan ketentuan penerima fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi wajib pajak dengan peredaran bruto tertentu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui beleid baru ini, dikutip Rabu (3/6/2026), pemerintah mempersempit kelompok wajib pajak yang dapat memanfaatkan tarif PPh Final 0,5 persen. Jika sebelumnya fasilitas tersebut dapat digunakan oleh koperasi, persekutuan komanditer (CV), firma, perseroan terbatas (PT), hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kini penerimanya dibatasi hanya untuk wajib pajak orang pribadi, perseroan perorangan yang didirikan oleh satu orang, dan koperasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketentuan tersebut tercantum dalam perubahan Pasal 57 ayat (1) PP 20/2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Wajib Pajak dalam negeri yang memiliki peredaran bruto tertentu yang dikenai Pajak Penghasilan bersifat final sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) merupakan: a. Wajib Pajak orang pribadi; dan b. Wajib Pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang didirikan oleh 1 (satu) orang dan koperasi,” demikian bunyi aturan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Khusus bagi koperasi, fasilitas PPh Final 0,5 persen dapat dimanfaatkan selama empat tahun sejak terdaftar sebagai wajib pajak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski mempersempit penerima fasilitas, pemerintah tetap memberikan masa transisi bagi badan usaha yang sebelumnya telah menggunakan skema PPh Final UMKM. Dengan demikian, CV, firma, PT, dan BUMDes yang saat ini masih memanfaatkan tarif 0,5 persen tidak langsung kehilangan fasilitas tersebut dan masih dapat menggunakannya hingga masa transisi berakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada Batas Waktu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah masa transisi selesai, badan usaha tersebut wajib menggunakan tarif Pajak Penghasilan umum sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mengubah kelompok penerima fasilitas, pemerintah juga menghapus batas waktu penggunaan tarif PPh Final 0,5 persen bagi wajib pajak orang pribadi yang memiliki omzet hingga Rp 4,8 miliar per tahun. Sebelumnya, fasilitas tersebut hanya dapat dimanfaatkan selama tujuh tahun sejak usaha terdaftar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah juga memperketat aturan untuk mencegah praktik penghindaran pajak melalui pemecahan usaha menjadi beberapa entitas yang lebih kecil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam aturan sebelumnya, pelaku usaha dapat mendirikan sejumlah perseroan perorangan sehingga omzet masing-masing entitas tetap berada di bawah batas Rp4,8 miliar per tahun. Namun, melalui Pasal 57 ayat (2) huruf e PP 20/2026, batas omzet tersebut kini dihitung berdasarkan total peredaran bruto wajib pajak orang pribadi dan seluruh perseroan perorangan yang didirikannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Artinya, apabila akumulasi omzet dari seluruh usaha tersebut melebihi Rp4,8 miliar dalam satu tahun pajak, fasilitas PPh Final 0,5 persen tidak lagi dapat digunakan pada tahun pajak berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan fasilitas pajak UMKM diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar memenuhi kriteria dan tidak dimanfaatkan untuk mengurangi kewajiban pajak secara tidak semestinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Pecah Usaha</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah juga menutup celah pemecahan usaha melalui anggota keluarga inti. Dalam Pasal 58 ayat (2) dan ayat (3), diatur bahwa bagi pasangan suami-istri yang memiliki perjanjian pemisahan harta atau menjalankan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah, batas omzet Rp4,8 miliar dihitung berdasarkan gabungan omzet suami, istri, serta seluruh perseroan perorangan yang didirikan oleh keduanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Penentuan jumlah peredaran bruto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf e bagi suami-istri sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ditentukan berdasarkan penggabungan peredaran bruto dari suami dan istri beserta seluruh Wajib Pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang didirikan oleh suami dan istri,” tulis beleid tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, PP 20/2026 menegaskan bahwa penghasilan dari jasa yang berkaitan dengan pekerjaan bebas tidak lagi dapat memanfaatkan skema PPh Final UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelompok profesi yang dikecualikan antara lain pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris. Fasilitas ini juga tidak berlaku bagi pekerja seni dan hiburan seperti musisi, penyanyi, pelawak, aktor, model, sutradara, kru film, penari, pelukis, pemahat, hingga kreator konten digital seperti influencer, selebgram, blogger, dan vlogger.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, atlet, pengajar, pelatih, penyuluh, moderator, peneliti, penerjemah, agen iklan, pengawas proyek, agen asuransi, hingga distributor perusahaan pemasaran berjenjang juga tidak dapat menggunakan skema PPh Final UMKM. Dengan demikian, penghasilan yang mereka peroleh akan dikenai tarif Pajak Penghasilan sesuai ketentuan umum yang berlaku.(liputan</font>6).</div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 16:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Sumbang-Triliunan-Rupiah-Sejak-1945--Afni-Sebut-Siak-Tercekik-Aturan-Keuangan-Baru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8830_Sumbang-Triliunan-Rupiah-Sejak-1945--Afni-Sebut-Siak-Tercekik-Aturan-Keuangan-Baru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali dihadapkan pada ancaman krisis fiskal akibat terbitnya regulasi baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Realitas pahit ini dibeberkan secara gamblang oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli saat menjadi narasumber utama dalam diskusi reformulasi desentralisasi fiskal bersama DPD RI, Rabu (3/6/2026). Ia memutar balik lembaran sejarah kelam wilayahnya yang nyaris tidak tersentuh pembangunan selama 54 tahun berturut-turut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Cahaya kemajuan baru terlihat saat Siak resmi menjadi kabupaten mandiri tahun 1999 melalui jalur otonomi daerah. Infrastruktur yang dulunya tertinggal mulai dibangun menggunakan aliran dana yang masuk. Namun, euforia dua dekade tersebut kini berada di ujung tanduk.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami baru saja menikmati otonomi daerah. Banyak yang bisa dibangun, namun saat ini daerah penghasil menghadapi paradoks," ungkap Afni menyoroti kebuntuan yang terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Tersandera Aturan Sapu Jagat Pusat</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati perempuan pertama di Siak ini merinci bagaimana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) menjadi bumerang. Regulasi sapu jagat itu secara sistematis memangkas jatah Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi urat nadi pembangunan wilayah pesisir tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah pusat terus memberikan tekanan wajib kepada daerah untuk menaikkan kualitas layanan kesehatan, jalan, hingga pendidikan rakyat. Namun di detik yang sama, keran pendapatan yang menjadi hak paten mereka justru dipangkas tanpa ruang diskusi yang seimbang."Keadilan fiskal tidak diukur dari seragamnya aturan, melainkan dari kemampuan aturan tersebut menciptakan kesejahteraan bagi daerah yang menjadi sumber penghasil penerimaan negara," paparnya menanggapi ketimpangan kebijakan pusat tersebut.(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 16:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Sukseskan-Ketahanan-Pangan--Polsek-Rengat-Barat-Inhu-Gelar-Monitoring-Berkelanjutan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7447_-Sukseskan-Ketahanan-Pangan--Polsek-Rengat-Barat-Inhu-Gelar-Monitoring-Berkelanjutan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring berkelanjutan. Sekaligus memberikan dukungan, motivasi, serta memastikan keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah binaan.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Dibawah arahan Kompol Amriadi Kapolsek Rengat Barat, seluruh Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat diinstruksikan untuk melaksanakan kegiatan peninjauan dan monitoring Program Asta Cita Presiden RI bidang Ketahanan Pangan melalui Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di beberapa desa wilayah hukum Polsek Rengat Barat.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan skala rumah tangga maupun kelompok,” tegas Kompol Amriadi Kapolsek Rengat Barat, Inhu kepada riauterkinicom Rabu (3/6/26).</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Monitoring berkelanjutan ini dilakukan di Desa Barangan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Mulya Wardana terhadap tanaman kacang panjang dilahan 20 meter X 100 meter milik petani bernama Khairul, dari hasil monitoring diketahui bahwa kondisi tanaman tumbuh dengan baik dan dalam perawatan rutin dan lahan dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekitar.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Di Desa Tani Makmur monitoring juga dilakukan Bhabinkamtibmas Bripka Jepri Nurmanto terhadap tanaman cabai merah di lahan seluas 30 meter X 50 meter milik petani bernama Sagala. Hasil monitoring menunjukan kondisi tanaman cabai merah perkembangan nya cukup baik dan dilakukan pemeliharaan secara berkala,” urai nya.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Ditambahkan nya, monitoring berkelanjutan ini juga dilakukan di Desa Danau Tiga yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Rio Derick Zulmi, terhadap tanaman kacang panjang dan kacang tanah milik petani Ponijan dilahan seluas 20 meter X 30 meter. Hasil monitoring menunjukan kondisi tanaman tumbuh normal dan terawat serta pemanfaatan lahan dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan desa.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini juga bertujuan memberikan dukungan, motivasi, serta memastikan keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah binaan dalam mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ungkapnya.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Demikian juga di Desa Pekan Heran, monitoring terhadap tanaman timun di lahan seluas 40 meter X 50 meter milik petani bernama Enjum Hidayat dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Arif Sanjaya, dimana dari hasil monitoring diketahui bahwa kondisi tanaman normal dan terawat serta tanaman menunjukan perkembangan yang baik dan berpotensi memberikan hasil panen optimal.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Secara keseluruhan kegiatan monitoring dan peninjauan Program P2B berjalan aman, tertib, dan kondusif. Dari hasil monitoring diketahui bahwa lahan yang dimanfaatkan masyarakat masih aktif dikelola dan tanaman yang ditanam menunjukkan perkembangan yang baik dan monitoring tetap dilaksanakan secara berkelanjutan guna memantau perkembangan tanaman serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.(rtc).</span></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sopir-Truk-di-Palembang-Tewas-Dikeroyok-Gara-Gara-Tegur-Pengendara-Serobot-Antrean-Solar-di-SPBU</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7091_Sopir-Truk-di-Palembang-Tewas-Dikeroyok-Gara-Gara-Tegur-Pengendara-Serobot-Antrean-Solar-di-SPBU.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban awalnya mengantre untuk mengisi solar di SPBU Jalan Noerdin Pandji Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (2/6) malam. Tiba-tiba seorang pengendara menyerobot antrean yang membuat korban sedikit kesal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban lantas menegur pengendara itu. Namun pelaku justru marah-marah hingga kedua cekcok dan terjadilah perkelahian satu lawan satu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keributan keduanya dapat diredam warga dan pengendara di sekitar TKP. Selang 30 menit kemudian, pelaku kembali datang bersama enam temannya yang semuanya mengendarai sepeda motor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketujuh pelaku membabi buta mengeroyok korban yang masih berada di dalam truk dengan senjata tajam. Korban kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan mengemudikan truknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku Serang Korban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun kendaraannya menabrak trotoar di seberang SPBU hingga terhenti. Bukannya kabur, para pelaku kembali menyerang korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengeroyokan barulah terhenti begitu warga ramai-ramai datang ke lokasi. Para pelaku melarikan diri dan korban dilarikan ke rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nyawa korban tak dapat diselamatkan akibat banyak luka tusuk dan sabetan di sekujur tubuhnya. Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan awal dari sejumlah saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengungkapkan, petugas telah memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian. Truk korban telah diamankan untuk penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban meninggal dunia setelah dikeroyok, pelakunya berjumlah tujuh orang, termasuk pengendara yang menyerobot antrean solar," ungkap Musa, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Musa menegaskan, petugas tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya menyangkut tindak pidana kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang, tetapi juga menyangkut keamanan masyarakat di ruang publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ketujuh pelaku sedang diidentifikasi dan selanjutnya kita kejar," pungkas Musa.(merdeka.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Bisnis-Emas-Batangan-Moncer--Pendapatan-Hartadinata-Abadi-Melejit-Tembus-Rp20-Triliun</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8435_Bisnis-Emas-Batangan-Moncer--Pendapatan-Hartadinata-Abadi-Melejit-Tembus-Rp20-Triliun.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal I-2026, melonjak 196 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp6,8 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pendapatan Perseroan di kuartal I-2026 yang meningkat sebesar 197 persen itu naik dari Rp6,8 triliun menjadi Rp20,1 triliun," kata Direktur Keuangan Ong Deny dalam Public Expose Hartadinata Abadi Tbk, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ong Deny mengatakan pencapaian tersebut melanjutkan tren pertumbuhan agresif telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Perseroan menjelaskan pertumbuhan tersebut tidak hanya berasal dari kenaikan harga jual rata-rata yang meningkat 71 persen, tetapi juga ditopang kenaikan volume penjualan dalam ekuivalen emas murni. Volume penjualan tercatat naik 75 persen dari 4,7 ton menjadi 7,8 ton.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kenaikan pendapatan turut mendorong pertumbuhan laba kotor yang meningkat 117 persen menjadi Rp744 miliar dari sebelumnya Rp343 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seiring dengan peningkatan pendapatan Perseroan, laba kotor Perseroan juga mengalami peningkatan dari Rp343 miliar menjadi Rp744 miliar atau naik 117 persen," ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tingkat operasional, Hartadinata juga membukukan peningkatan kinerja yang kuat. Laba operasional naik 127 persen menjadi Rp633 miliar dibandingkan Rp278 miliar pada kuartal I-2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, EBITDA meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp649 miliar dari Rp289 miliar pada periode yang sama tahun lalu, meskipun perusahaan mencatat kenaikan biaya penjualan serta biaya umum dan administrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laba Operasional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, Deny menyampaikan pertumbuhan laba operasional yang solid ditambah penurunan beban keuangan sebesar 4,37 persen menjadi Rp83 miliar dari Rp87 miliar turut mendongkrak laba bersih perseroan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hartadinata mencatat laba bersih sebesar Rp433 miliar pada kuartal I-2026, melonjak sekitar 190 persen dibandingkan capaian Rp149 miliar pada periode yang sama tahun lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kenaikan laba tersebut berdampak pada peningkatan laba per saham atau earnings per share (EPS) yang naik dari Rp32,5 menjadi Rp94,1 per lembar saham.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perseroan di kuartal I-2026 ini membukukan peningkatan laba bersih dari Rp149 miliar menjadi Rp433 miliar dengan laba bersih per saham yang meningkat dari Rp32,5 per lembar saham menjadi Rp94,1 per lembar saham di kuartal I-2026," ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Profitabilitas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari sisi profitabilitas, return on assets (ROA) meningkat menjadi 12,6 persen pada kuartal I-2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 7,76 persen pada 2025 dan 7,4 persen pada 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"profitability ratio Perseroan mengalami trend yang cukup baik di mana ROA mengalami peningkatan dari 7,4 persen di tahun 2024 meningkat menjadi 7,76 persen di 2025 dan bahkan di kuartal I-2026 telah mencapai sebesar 12,6 persen," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, return on equity (ROE) mencapai 47,3 persen pada kuartal I-2026, melanjutkan tren kenaikan dari 18,8 persen pada 2023 dan 30,3 persen pada 2025.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>KSP Dudung Sebut Pencopotan Dadan Hindayana Diduga Terkait Jual Beli Titik SPPG</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/KSP-Dudung-Sebut-Pencopotan-Dadan-Hindayana-Diduga-Terkait-Jual-Beli-Titik-SPPG</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1524_KSP-Dudung-Sebut-Pencopotan-Dadan-Hindayana-Diduga-Terkait-Jual-Beli-Titik-SPPG.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan alasan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berkaitan dengan dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya, saya pun dapat informasi seperti itu," kata Dudung usai rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).Dudung mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menerima berbagai informasi terkait persoalan di BGN. Prabowo ingin program MBG berjalan bersih dan bebas dari penyimpangan karena menggunakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pencopotan Dadan merupakan langkah tepat untuk memperbaiki tata kelola BGN agar lebih transparan dan akuntabel. Prabowo juga tidak ingin ada praktik korupsi maupun kepentingan pribadi dalam pelaksanaan program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan, tetapi betul-betul bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dudung menegaskan program MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga harus didukung tata kelola yang baik. Karena itu, pemerintah akan terus mengawal pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini yang akan kita kawal terus, pokoknya saya akan cek di lapangan dan yang saya temukan, akan saya sampaikan ke wartawan, itu aja. Saya nggak ada beban," katanya, dikutip dari Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dadan Dicopot Selasa Malam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6/2026) malam. Posisi Dadan kini diganti Nanik Sudaryati Deyang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, keputusan pencopotan Dadan diambil setelah Prabowo melakukan pemantauan dan evaluasi selama sekitar satu setengah tahun terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi bahan pertimbangan bapak presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera diperbaiki,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menjelaskan, catatan yang ditemukan antara lain berkaitan dengan kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga menjaga kualitas makanan yang telah ditetapkan oleh BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jual Beli Titik SPPG Terbongkar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dugaan praktik jual beli titik SPPG terungkap setelah sejumlah masyarakat melaporkan kasus penipuan kepada polisi. Hingga kini, sedikitnya terdapat 20 laporan yang telah diterima aparat penegak hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejauh ini, dugaan praktik tersebut terungkap di beberapa daerah. Pertama di Batam. Di sana, polisi mengusut dugaan penjualan dua titik SPPG senilai Rp 400 juta. Kedua di Jawa Barat, dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1,9 miliar dari 21 orang yang mengaku menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga, kasus dugaan penipuan jual beli titik SPPG di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Terungkap, satu titik dijual dengan harga Rp 950 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penelusuran dan bukti yang telah dikumpulkan, BGN menyimpulkan praktik jual beli SPPG tersebut dilakukan secara terorganisir. BGN menduga terdapat kelompok terstruktur yang terlibat di balik aksi penipuan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Modus yang digunakan dalam kasus ini mirip dengan kejadian di sejumlah daerah lain. Pelaku mengaku memiliki relasi dengan pejabat atau orang dalam BGN. Mereka menggunakan foto sebagai bukti kedekatan.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:46:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>