<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 10:50:20 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2026 10:50:20 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Jejak Perseteruan Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet, Diduga Dendam Lama</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Jejak-Perseteruan-Parisman-Ihwan-dan-Indra-Gunawan-Eet--Diduga-Dendam-Lama</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9043_Jejak-Perseteruan-Parisman-Ihwan-dan-Indra-Gunawan-Eet--Diduga-Dendam-Lama.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Bentrokan yang melibatkan dua kelompok pendukung di Gedung DPRD Riau, Kamis (16/7/2026), diduga menjadi puncak dari rivalitas panjang antara dua politisi Partai Golkar, Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perseteruan keduanya disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan beberapa kali mewarnai dinamika politik internal Partai Golkar maupun aktivitas di DPRD Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Parisman Ihwan merupakan anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Pekanbaru yang telah menjabat selama dua periode. Sementara Indra Gunawan Eet juga telah dua kali terpilih menjadi anggota DPRD Riau. Namun, pada periode pertamanya, masa jabatan Eet tidak berlangsung penuh karena memilih maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Bengkalis, meski akhirnya gagal meraih kemenangan.Rivalitas keduanya mulai mencuat saat perebutan posisi Wakil Ketua DPRD Riau. Kala itu, Parisman berhasil memperoleh jabatan tersebut berkat dukungan jaringan politiknya di DPD maupun DPP Partai Golkar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persaingan semakin memanas ketika posisi Sekretaris DPD Partai Golkar Riau yang sebelumnya dijabat Indra Gunawan Eet beralih kepada Parisman Ihwan pada masa kepemimpinan Syamsuar. Pergantian itu disebut terjadi karena Eet dinilai tidak solid dalam memenangkan Syamsuar maupun calon Partai Golkar pada Pilkada Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hubungan keduanya kembali memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Riau. Saat itu, Indra Gunawan Eet mendorong nama SF Hariyanto sebagai calon Ketua DPD Golkar Riau, sedangkan Parisman Ihwan juga memperoleh dukungan dari sejumlah Ketua DPD II Golkar.Persaingan politik tersebut bahkan sempat berlanjut ke ruang publik. Keduanya beberapa kali saling berbalas pantun melalui media sebagai bentuk sindiran politik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi yang dihimpun dari internal DPRD Riau menyebutkan perbedaan pandangan antara Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet juga kerap terjadi dalam berbagai rapat dewan. Meski demikian, perdebatan selama ini belum pernah berujung pada bentrokan fisik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Situasi memuncak saat rapat pembahasan LKPJ APBD 2025 di ruang rapat medium DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026). Dalam rapat tersebut, Indra Gunawan Eet disebut menyinggung nama Parisman Ihwan sehingga memicu ketegangan.Ketegangan kemudian berlanjut di luar ruang rapat. Masing-masing kubu disebut membawa para pendukung ke Gedung DPRD Riau hingga akhirnya terjadi bentrokan yang tidak lagi dapat diredam dan menjadi insiden paling serius dalam rivalitas panjang kedua politisi Partai Golkar tersebut.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 10:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pakan Alternatif Perkuat Usaha Pembudidaya Ikan di Kandis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Pakan-Alternatif-Perkuat-Usaha-Pembudidaya-Ikan-di-Kandis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6882_Pakan-Alternatif-Perkuat-Usaha-Pembudidaya-Ikan-di-Kandis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK -Biaya pakan yang menyumbang porsi terbesar dalam usaha budidaya ikan air tawar masih menjadi tantangan bagi banyak pembudidaya di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Di sisi lain, sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk ikan segar sehingga peluang untuk meningkatkan nilai tambah belum dimanfaatkan secara optimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menjawab tantangan tersebut, PT Ivo Mas Tunggal, anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, bersama Sentra Kreatif Lestari Siak (SKELAS) menggelar Community Learning Center (CLC) bertajuk Pembuatan Pakan Alternatif dan Diversifikasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Produk Olahan Ikan Air Tawar Melalui pelatihan ini para pembudidaya mempelajari sekaligus mempraktikkan pembuatan pakan alternatif dari bahan baku lokal serta mengolah hasil budidaya menjadi berbagai produk bernilai tambah.Pelatihan diikuti 36 peserta dari kelompok tani dan pembudidaya ikan di Kecamatan Kandis, serta melibatkan pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan komunitas pembudidaya yang tergabung dalam Ekosistem Asosiasi Ruang Usaha Perikanan Air Tawar (ARUNA) Siak.&nbsp; Ekosistem yang diinisiasi PT Ivo Mas Tunggal tersebut mempertemukan pelaku usaha perikanan, mulai dari penyedia sarana produksi, pembudidaya, hingga pemasaran hasil panen dalam satu jejaring kolaborasi untuk memperkuat kelanjutan usaha.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama pelatihan, peserta diperkenalkan pada berbagai alternatif yang dapat membantu menekan biaya produksi sekaligus membuka peluang pasar melalui produk olahan. Dengan bekal tersebut, para pembudidaya memiliki pilihan untuk mengurangi ketergantungan pada pakan komersial sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.Selamat Risky Tarigan, Ketua Kelompok Brothers Farm, mengatakan pelatihan ini memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha budidaya ikan, khususnya dalam memanfaatkan bahan baku lokal sebagai pakan alternatif dan mengembangkan produk olahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa bahan baku lokal yang selama ini belum dimanfaatkan ternyata bisa diolah menjadi pakan alternatif. Selain membantu menekan biaya produksi, kami juga mendapat ide baru untuk mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Harapannya, pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut agar usaha para pembudidaya semakin berkembang," ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Said Irwan, Camat Kandis, menilai peningkatan kapasitas pembudidaya merupakan langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing usaha usaha masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan usaha perikanan berbasis potensi lokal."Kami sangat mengapresiasi peran PT Ivo Mas Tunggal yang telah menyelenggarakan kegiatan ini untuk memperkuat kelompok-kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Kandis. Program ini tidak hanya membantu pembudidaya menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi, tetapi juga mendorong efisiensi usaha melalui pemanfaatan pakan alternatif. Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat," jelas dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yolanda Ica, Ketua Pelaksana Kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari penerapan model Inclusive Closed Loop yang menghubungkan pembudidaya, pengolah, pengepul, koperasi, hingga perusahaan dalam satu rantai nilai yang saling mendukung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui model ini, hasil budidaya masyarakat memiliki kepastian pasar, distribusi yang lebih efisien, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pelaku usaha di dalam rantai nilai tersebut," ucap dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelatihan ini menjadi awal dari pendampingan yang berkelanjutan. PT Ivo Mas Tunggal bersama Ekosistem Aruna Siak telah menyusun rencana pengembangan produksi pakan alternatif, penyediaan bahan untuk replikasi, uji formulasi, serta pemanfaatan fasilitas produksi agar inovasi yang telah dipelajari dapat diterapkan dalam usaha sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program pemberdayaan masyarakat ini merupakan bagian dari Bright Future Initiative, jaringan akselerasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sinar Mas Agribusiness and Food yang telah membantu 163 UMKM dalam merealisasikan dan mengembangkan 280 proyek di berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui pelatihan ini, PT Ivo Mas Tunggal berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha budidaya ikan tawar yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat yang tinggal dan berdampingan dengan perusahaan. â€śKami percaya penguatan kapasitas masyarakat perlu dibarengi dengan terbentuknya ekosistem usaha yang saling mendukung baik cara pemeliharaan dan pembuatan pakan ikan sampai membantu promosi serta mengelola beragam produk yang dihasilkan. Karena itu, kami tidak hanya menghadirkan pelatihan, tetapi juga mendorong kolaborasi agar inovasi yang diperkenalkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,â€ť ucap Berthin Efranta Pinem, Estate Manager Nenggala PT Ivo Mas Tunggal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan kolaborasi antarpelaku dalam ekosistem perikanan, inisiatif ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak pembudidaya untuk menerapkan inovasi yang telah dipelajari. Dengan demikian, usaha budidaya ikan air tawar di Kecamatan Kandis diharapkan menjadi lebih efisien, memiliki nilai tambah yang lebih tinggi, serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tentang Sinar Mas Agribusiness and Food</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sinar Mas Agribusiness and Food, yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR), merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan luas areal tanam di Indonesia lebih dari setengah juta hektare, termasuk kebun milik petani plasma, serta bermitra dengan lebih dari 800.000 petani swadaya. Sebagai bagian dari agribisnis global GAR dengan pendekatan seed-to-shelf, perusahaan ini mengelola operasi terpadu dalam produksi bahan pangan berbasis minyak nabati, serta terus bertumbuh dengan tujuan memberikan nilai jangka panjang melalui praktik produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Indonesia, kegiatan utama perusahaan meliputi budidaya dan pemanenan kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan inti sawit, serta penyulingan CPO menjadi produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, dan biodiesel yang dipasarkan ke berbagai negara. Perusahaan juga beroperasi di Tiongkok dan India dengan fasilitas pengolahan minyak nabati dan produk pangan. Pada 2025, perusahaan memproduksi sekitar 2,8 juta metrik ton produk berbasis kelapa sawit dengan lebih dari 30 merek konsumen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberlanjutan merupakan hal penting bagi perusahaan. Sejalan dengan kebijakan Responsible Agri-Commodity Sourcing dan kerangka Collective for Impact dari GAR, perusahaan berkomitmen memastikan praktik yang bertanggung jawab, meningkatkan transparansi rantai pasok, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Saat ini, 99,8% rantai pasok kelapa sawit di Indonesia dapat ditelusuri hingga ke tingkat perkebunan, sementara komoditas non-kelapa sawit mencapai 100% hingga tingkat pabrik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perusahaan induknya, GAR didirikan pada tahun 1996 dan tercatat di Bursa Efek Singapura pada 1999, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$3,0 miliar per 31 Maret 2026. Flambo International Limited merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 50,56%. GAR memiliki beberapa anak perusahaan, termasuk PT SMART Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992. Secara global, GAR beroperasi di 14 negara dan menjangkau lebih dari 110 pasar, didukung oleh kekuatan logistik dan perdagangan komoditas lainnya seperti gula, kedelai, bunga matahari, dan kelapa.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 10:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ricuh di DPRD Riau Tuai Kecaman, FKPMR: Rumah Rakyat Bukan Arena Perkelahian</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Ricuh-di-DPRD-Riau-Tuai-Kecaman--FKPMR--Rumah-Rakyat-Bukan-Arena-Perkelahian</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6826_Ricuh-di-DPRD-Riau-Tuai-Kecaman--FKPMR--Rumah-Rakyat-Bukan-Arena-Perkelahian.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) menyampaikan kecaman terhadap insiden kericuhan yang terjadi di lingkungan DPRD Provinsi Riau saat pelaksanaan rapat Badan Anggaran (Banggar), Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kericuhan yang melibatkan dua kelompok pendukung anggota DPRD Riau dari Fraksi Partai Golkar tersebut dinilai mencoreng citra lembaga legislatif sebagai representasi masyarakat dan tempat memperjuangkan kepentingan publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua FKPMR, Mambang Mit, mengatakan peristiwa tersebut sangat disayangkan karena terjadi di lingkungan DPRD yang seharusnya menjadi ruang musyawarah dan penyampaian aspirasi masyarakat."DPRD adalah rumah rakyat, tempat bermusyawarah, berdebat gagasan, dan memperjuangkan kepentingan publik. Bukan arena perkelahian maupun pelampiasan emosi," kata Mambang Mit dalam pernyataan sikap FKPMR.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, insiden tersebut juga bertentangan dengan nilai-nilai budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat Riau, yakni falsafah Adat Bersendi Syara&#039;, Syara&#039; Bersendi Kitabullah, Syara&#039; Mengata Adat Memakai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan bahwa setiap perbedaan pendapat seharusnya diselesaikan melalui musyawarah, mengedepankan adab, serta mengutamakan akal sehat, bukan dengan tindakan kekerasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Baca juga: Bentrok Parisman Ihwan vs Indra Gunawan Eet di Rapat Banggar DPRD Riau, Petugas Keamanan Luka di Kepala</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas kejadian tersebut, FKPMR mendesak pimpinan DPRD Provinsi Riau segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan internal, menertibkan akses bagi massa pendukung, serta memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti melanggar tata tertib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, FKPMR juga meminta Ketua DPD Partai Golkar Riau dan Ketua Umum DPP Partai Golkar melakukan pembinaan terhadap kader maupun simpatisan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan tidak mencoreng nama baik partai maupun lembaga legislatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">FKPMR turut meminta aparat penegak hukum mengusut insiden tersebut apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Baca juga: DPRD Riau Desak Tertibkan Perusahaan Tanam Sawit di Sempadan Sungai</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mambang Mit mengingatkan bahwa jabatan politik merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bagian dari unsur Tali Berpilin Tiga, FKPMR menyatakan memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar menjalankan kekuasaan dengan menjunjung tinggi etika dan adab.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"FKPMR tidak ingin peristiwa ini menjadi preseden buruk. Jangan sampai karena ulah segelintir orang, marwah 65 anggota DPRD Riau dan kepercayaan sekitar tujuh juta masyarakat Riau ikut tercoreng," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap seluruh pihak dapat menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran agar ruang-ruang demokrasi tetap diisi dengan perdebatan yang sehat, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Riau membutuhkan wakil rakyat yang bertarung dengan gagasan dan mengedepankan akhlak di ruang rapat, bukan bertarung secara fisik di lorong kantor,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 10:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>5 Pelaku Diamankan, Polsek Ukui Ungkap Aktivitas PETI Emas di Toro Jaya Desa Lubuk Kembang Bunga </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/5-Pelaku-Diamankan--Polsek-Ukui-Ungkap-Aktivitas-PETI-Emas-di-Toro-Jaya-Desa-Lubuk-Kembang-Bunga-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5132_5-Pelaku-Diamankan--Polsek-Ukui-Ungkap-Aktivitas-PETI-Emas-di-Toro-Jaya-Desa-Lubuk-Kembang-Bunga-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Sebanyak 5 pelaku diamankan Polsek Ukui saat mengungkap Pertambangan Tanpa Izin (PETI) emas di Dusun Toro Jaya, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan pada Rabu (15/7/2026) lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelima pria itu tertangkap tangan sedang melakukan aktivitas PETI emas di Sungai Toro Jaya sekitar pukul 18.15 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka menggunakan berbagai peralatan untuk menambang emas dari sungai Toro Jaya Desa Lubuk Kembang Bunga, Ukui. Selain mengamankan pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti termasuk pentolan emas hasil penambangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada tiga pentolan emas seberat 5,65 gram yang turut diamankan dari tangan para pelaku," ujar Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes Siahaan kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (17/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para tersangka terdiri dari tiga orang dewasa dan dua orang masih berstatus di bawah umur. Adapun identitasnya yakni MRS (47) warga Desa Take Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Kemudian BM (57) asal Jawa Tengah dan HMP (49) asal Balige, Sumatera Utara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan pelaku berstatus anak atau di bawah umur yakni AH (17) dan RA (15).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aktifitas PETI emas di Toro Jaya Desa Lubuk Kembang Bunga ini terungkap dari informasi masyarakat yang diperoleh Polsek Ukui. Selanjutnya Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Dodo Arifin turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Opsnal Reskrim Polsek Ukui yang dipimpin Kanit Ipda Dodo sampai ke lokasi sekitar jam 18.15 wib menemukan aktivitas penambangan emas ilegal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim Reskrim Polsek Ukui langsung mengamankan para pelaku dan semua barang bukti yang ada di TKP. Selanjutnya dibawa ke mapolsek untuk proses lebih lanjut," tambah AKP Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan melalui Kanit Ipda Dodo menyebutkan, berdasarkan hasil interogasi kepada para pelaku mengaku belum lama melakukan aktivitas PETI emas di Sungai Toro Jaya Desa Lubuk Kembang Bunga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka sudah melakukan penambangan emas selama tiga hari denga hasil 5 gram pentolan emas," ungkapnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya penanganan perkara PETI emas ini dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan. Untuk proses hukum lebih lanjut terhadap para tersangka.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang diamankan polisi yakni tiga unit mesin robin merek Pro Quip, sebotol air raksa atau merkuri, sebuah selang hisap, dua buah dulang warna hitam, enam lembar karpet, sebuah elbow, satu jeriken Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, dan tiga buah pentolan emas seberat 5 gram lebih.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para pelaku dijerat dengan pasal 37 Jo Pasal 17 ayat 1 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2023 tentang Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang atas perubahan Pasal 17 ayat 1 huruf b Jo Pasal 89 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan dan atau Pasal 22 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2023 tentang Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang atas perubahan Pasal 98 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Jo Pasal 20 Huruf a dan c Undang-Undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2025 tentang Penyesuaian Pidana.(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kerap Transaksi Narkotika di Jaya Mukti Dumai, Pelaku Sembunyikan Barang Bukti di Ventilasi Udara  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Kerap-Transaksi-Narkotika-di-Jaya-Mukti-Dumai--Pelaku-Sembunyikan-Barang-Bukti-di-Ventilasi-Udara--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7213_Kerap-Transaksi-Narkotika-di-Jaya-Mukti-Dumai--Pelaku-Sembunyikan-Barang-Bukti-di-Ventilasi-Udara--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI - Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai, meringkus seorang pria berinisial P (41) diringkus di kediamannya pada Selasa (14/7/2026) bersama 5 paket sabu dengan berat kotor mencapai sekitar 39,64 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Gus Purwantoro mengungkapkan, ini berawal dari informasi masyarakat yang masuk ke Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai pada awal Juli 2026, masyarakat melaporkan adanya seorang pria yang kerap melakukan transaksi narkotika di sekitar Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan intensif hingga akhirnya mengerucut pada sosok P (41), seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Muslim, Gang Damai," katanya, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, pada Selasa sekitar pukul 21.15 WIB, tim opsnal kembali menerima informasi bahwa P akan melakukan transaksi narkotika di sekitar Jalan Muslim, tanpa membuang waktu, tim segera bergerak menuju lokasi, tepat pukul 21.30 WIB, petugas tiba dan mendapati P sedang berada di dalam rumahnya yang beralamat di RT.020, Kelurahan Jaya Mukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diakuinya, setelah mengamankan P, tim memanggil perwakilan RT setempat untuk mendampingi proses penggeledahan sesuai prosedur hukum, yang mana enggeledahan dimulai dari ruang tengah rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di bawah televisi, petugas menemukan sebuah alat hisap atau bong, sebuah mancis warna kuning, serta satu paket yang diduga berisi sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas kemudian melanjutkan penggeledahan ke kamar mandi, di atas ventilasi udara, ditemukan sebuah plastik asoi warna hitam yang mencurigakan, saat dibuka, plastik tersebut menyimpan empat paket kristal bening yang diduga kuat narkotika jenis sabu, total lima paket sabu berhasil diamankan dari rumah P," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Gus menjelaskan, selain barang bukti narkotika, petugas juga menyita seperangkat alat hisap, satu mancis, satu helai plastik asoi, dan satu unit handphone Android merk VIVO warna biru muda yang diduga digunakan untuk transaksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk Hasil tes urine yang dilakukan terhadap P, Tambahnya, menunjukkan hasil positif mengandung Methamphetamine, yang mengonfirmasi bahwa ia tidak hanya sebagai pengedar tetapi juga pengguna narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menerangkan, atas perbuatannya P&nbsp; disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasat Narkoba Polres Dumai menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim opsnal dan peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihaknya juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pengedar lain, termasuk sosok berinisial PUPUT yang disebut-sebut sebagai pengendali dalam kasus ini,"(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Merangkai Bahagia Dengan Anak-Anak TK Angkasa, Olahraga Bersama HUT Ke-38 Yasarini Penuh Keceriaan di Lanud Sjamsudin Noor</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Merangkai-Bahagia-Dengan-Anak-Anak-TK-Angkasa--Olahraga-Bersama-HUT-Ke-38-Yasarini-Penuh-Keceriaan-di-Lanud-Sjamsudin-Noor</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3131_Merangkai-Bahagia-Dengan-Anak-Anak-TK-Angkasa--Olahraga-Bersama-HUT-Ke-38-Yasarini-Penuh-Keceriaan-di-Lanud-Sjamsudin-Noor.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Banjarbaru - Gelak tawa dan senyum polos anak-anak TK Angkasa memenuhi Gedung Bina Angkasa Lanud Sjamsudin Noor saat Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sjamsudin Noor menggelar olahraga bersama dalam rangka memperingati HUT Ke-38 Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Tahun 2026, pada Kamis (16/07/2026). Momentum ini tidak hanya sekedar perayaan, namun juga menjadi ruang untuk menghadirkan kebahagiaan, menumbuhkan semangat hidup sehat, serta mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan pendidikan Sekolah Angkasa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sjamsudin Noor, Ny. Yana Ambarita. Kehadirannya di tengah-tengah anak-anak menjadi penyemangat tersendiri, menunjukkan perhatian Yasarini dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, aktif, dan penuh kasih sayang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Pembina Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sjamsudin Noor, didampingi para Kepala Dinas Lanud Sjamsudin Noor, jajaran Pengurus Yasarini, para kepala sekolah dan guru, serta seluruh siswa-siswi TK Angkasa Lanud Sjamsudin Noor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan seluruh keluarga besar Yasarini. Selanjutnya, para peserta mengikuti olahraga bersama dengan wajah ceria dan penuh antusias. Para peserta tampak bersemangat mengikuti gerakan senam serta berbagai aktivitas olahraga yang dipandu secara energik, diselingi tawa riang yang menciptakan suasana penuh kehangatan. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui kebersamaan, permainan yang edukatif, serta pengalaman menyenangkan yang mampu membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, dan membiasakan pola hidup sehat sejak usia dini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, juga ada momen paling menyentuh yang hadir ketika Yasarini memberikan cinderamata secara simbolis kepada salah satu guru yang memasuki masa purna bakti. Tepuk tangan hangat mengiringi penyerahan penghargaan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, ketulusan, dan pengabdiannya dalam mendampingi tumbuh kembang generasi penerus di TK Angkasa Lanud Sjamsudin Noor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pun ditutup dengan ramah tamah dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen sederhana ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah lembaga pendidikan bukan hanya terletak pada proses belajar mengajar, tetapi juga pada hubungan yang erat antara anak, guru, orang tua, dan seluruh keluarga besar Yasarini. Melalui semangat kebersamaan yang terus terjaga, Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sjamsudin Noor berharap dapat terus menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam mencetak generasi cerdas, tetapi juga melahirkan anak-anak yang sehat, berkarakter, dan tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang.**</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Dukung-B50-dan-Ketahanan-Pangan--PTPN-IV-PalmCo-Serap-1-73-Juta-Ton-TBS-Petani</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4739_-Dukung-B50-dan-Ketahanan-Pangan--PTPN-IV-PalmCo-Serap-1-73-Juta-Ton-TBS-Petani.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - PTPN IV PalmCo membuktikan komitmennya dalam mendukung program B50 dan ketahanan pangan nasional melalui penguatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) serta peningkatan serapan TBS petani hingga 1,73 juta ton. Langkah progresif tersebut diwujudkan melalui komitmen PTPN IV PalmCo menjalankan program Ketahanan Pangan Nasional dan Mandatori Biodiesel B50 yang menempatkan perusahaan sebagai salah satu pemasok strategis bahan baku energi nabati nasional sekaligus penggerak penguatan ekonomi petani sawit rakyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan terhadap B50 dan ketahanan pangan tersebut semakin ditegaskan saat kunjungan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Heru Tri Widarto, ke PKS Adolina PTPN IV Regional 2 di Serdang Bedagai didampingi Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa. Kunjungan tersebut menegaskan peran PalmCo dalam memperkuat pasokan pangan, energi, dan keberlanjutan sektor perkebunan melalui peningkatan produktivitas sawit rakyat, penguatan kemitraan petani, serta dukungan terhadap implementasi mandatori biodiesel B50, Rabu (15/07/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, Heru Tri Widarto menegaskan bahwa PTPN IV PalmCo memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dan energi nasional. Menurutnya, implementasi B50 membutuhkan dukungan pasokan CPO domestik yang kuat, keberhasilan program tersebut dapat didukung melalui peningkatan produktivitas kebun rakyat dan penguatan rantai pasok sawit nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga memastikan bahwa Kementerian Pertanian melihat langkah PalmCo sebagai momentum strategis untuk mempercepat transformasi industri sawit nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami mengapresiasi peran PTPN IV PalmCo yang menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas sawit rakyat dapat berjalan seiring dengan penguatan ketahanan pangan dan dukungan terhadap program energi nasional,â€ť ujar Heru dalam dialog bersama petani di Adolina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program Biodiesel B50 yang telah di mandatori pemerintah mewajibkan pencampuran 50 persen solar fosil dengan FAME berbasis 50 persen sawit. Kebijakan ini diproyeksikan menyerap tambahan sekitar 1â€"2 juta ton CPO domestik per tahun, sehingga memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari sisi produksi, hingga Juni 2026 PTPN IV PalmCo telah menghasilkan 1,29 juta ton CPO yang tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng nasional, tetapi juga untuk mendukung peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel B50. Perusahaan menilai bahwa peningkatan produktivitas nasional menjadi kunci agar kebutuhan pangan dan energi dapat dipenuhi secara bersamaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kontribusi PalmCo terhadap penguatan petani juga terlihat dari penyerapan TBS. Sepanjang 2025, perusahaan menyerap 3,26 juta ton TBS petani. Hingga Juni 2026, serapan telah mencapai 1,73 juta ton, dengan sekitar 30 persen bahan baku industri PalmCo berasal dari petani rakyat. Selain itu, hingga Juni 2026, PalmCo telah membina 28.786 keluarga petani di lahan seluas 54.148 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan menjadikan momentum implementasi B50 sebagai penggerak penguatan produktivitas sawit rakyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI kepada PTPN IV PalmCo. Dukungan tersebut semakin memperkuat komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap peningkatan kebutuhan energi nasional juga menciptakan peningkatan kesejahteraan bagi petani,â€ť ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Jatmiko, penguatan produktivitas dilakukan melalui empat Program PTPN untuk Sawit Rakyat, yaitu pola single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan swadaya/offtaker, dan pemberdayaan koperasi petani. Pendekatan tersebut dirancang agar petani memperoleh akses teknologi, pendampingan, dan kepastian pasar secara berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Strategi hilirisasi tersebut juga diperkuat melalui pengembangan teknologi energi berbasis sawit. PalmCo saat ini bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam riset â€śBensin Sawitâ€ť sebagai bagian dari diversifikasi produk hilir dan penguatan ekosistem energi terbarukan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menutup kunjungan tersebut, Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa PalmCo akan terus memperkuat sinergi antara peningkatan produktivitas sawit, penguatan petani rakyat, dukungan terhadap B50, dan pengembangan inovasi energi berbasis sawit.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPR Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG, Cegah Risiko Keracunan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/DPR-Dukung-Kantin-Sekolah-Kelola-MBG--Cegah-Risiko-Keracunan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2015_DPR-Dukung-Kantin-Sekolah-Kelola-MBG--Cegah-Risiko-Keracunan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini menyambut baik jika kantin sekolah dilibatkan dalam mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai akan membuat biaya operasional menjadi relatif lebih murah apabila dikelola langsung oleh pihak sekolah, Jumat (17/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya menyambut baik gagasan atau rencana pelibatan sekolah dalam mengelola MBG ke depan. Kedua, perlu dilakukan pemetaan sekolah-sekolah yang mampu mengelola MBG. Karena tidak semua sekolah punya lahan dan ruangan yang cukup untuk membuat dapur. Bagi sekolah yang mampu dipersilahkan dan bagi yang tidak mampu jangan dipaksakan," urai Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini kepada wartawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika rencana ini sungguh diterapkan, skema pembiayaan untuk dapur yang disediakan oleh sekolah perlu dikaji secara matang. Kendati demikian, biaya yang dikeluarkan cenderung akan lebih ringan bagi anggaran negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perlu dikaji mengenai skema pembiayaan untuk dapur yang dikelola sekolah. Apakah skemanya sama dengan yang dikelola yayasan atau tidak. Karena biaya investasinya lebih murah dibanding yang dikelola yayasan," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari segi keamanan pangan, keterlibatan pihak sekolah akan membuat orang tua siswa bisa ikut melakukan pengawasan terhadap kualitas MBG. Pengawasan berlapis ini diyakini sangat ampuh untuk mencegah terjadinya insiden keracunan makanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelibatan sekolah akan meningkat partisipasi sekolah dan orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap kualitas dan keamanan makanan sehingga kasus keracunan dapat dicegah dan dihindari. Apalagi jumlah penerima manfaatnya tidak banyak," tambah Yahya Zaini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait sasaran, MBG sebaiknya difokuskan pada sekolah yang memiliki murid dari golongan tidak mampu demi ketepatan penyaluran anggaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Fokus lokasi sekolah hanya bagi sekolah-sekolah yang muridnya dari golongan yang tidak mampu, khususnya sekolah-sekolah negeri. Sedangkan bagi sekolah-sekolah swasta yang murid-muridnya dari golongan orang kaya tidak diperlukan. Supaya terjadi refocusing penerima manfaat," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, opsi ini ternyata sejalan dengan pandangan kepala negara. Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari mengungkap adanya sinyal dari Presiden, Prabowo Subianto terkait opsi pelaksanaan MBG melalui alternatif lain, termasuk kantin sekolah, seusai rapat terbatas di Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam Peraturan Presiden (Perpres) 115 tentang Tata Kelola MBG, pelaksanaan sejauh ini hanya tertulis melalui Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Namun, presiden mempersilakan opsi lain tersebut untuk dikaji secara mendalam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kan kalau menurut Perpres 115, skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. Pilihannya hanya itu. Baca ya Perpres 115 ya. Pak Presiden pun tadi mengatakan &#039;silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh&#039;," papar Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Konflik Timur Tengah Memanas, Kemlu Pantau Kondisi Jemaah Umrah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Konflik-Timur-Tengah-Memanas--Kemlu-Pantau-Kondisi-Jemaah-Umrah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1278_Konflik-Timur-Tengah-Memanas--Kemlu-Pantau-Kondisi-Jemaah-Umrah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Arrmanatha Nasir memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak langsung akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Selat Hormuz. Hal ini disampaikannya usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai saat ini belum ada laporan dampak langsung kepada para WNI dalam artian yang cedera atau yang mengalami luka-luka," ujar Wamenlu RI, Arrmanatha Nasir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bersama seluruh perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus memperkuat koordinasi dan pemantauan. Mereka bertugas melaporkan perkembangan keamanan serta kondisi WNI secara rutin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Laporan tersebut langsung disampaikan kepada Bapak Menteri Luar Negeri, melalui suatu grup yang bisa membantu mereka melapor setiap saat," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, pemerintah memastikan aktivitas jemaah umrah asal Indonesia tetap berjalan normal. Pejabat perwakilan RI terus memantau langsung para jemaah dan hingga kini tidak ada laporan penutupan bandara maupun gangguan penerbangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hubungan Washington dan Teheran kembali memanas beberapa pekan terakhir. Militer AS menyerang Iran untuk melemahkan kemampuan negara tersebut menyerang kapal komersial di Selat Hormuz. AS juga menerapkan blokade laut dengan mengerahkan lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut serta ratusan pesawat militer.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal sebelumnya, terdapat nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan membuka jalan menuju perdamaian permanen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah menghancurkan sejumlah persenjataan dan pesawat nirawak AS dalam serangan yang terjadi di Bahrain dan Kuwait, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Presiden AS, Donald Trump telah membatalkan rencana penerapan tarif sebesar 20 persen terhadap setiap kapal pengangkut kargo yang melintasi Selat Hormuz setelah menerima komitmen investasi dari sejumlah negara Arab.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title></title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-28</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2933_.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Bobroknya sistem pengawasan pada proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat Komisi IX DPR turun tangan mempertimbangkan pembentukan panitia kerja (panja) tata kelola. Langkah ini diambil usai masuknya usulan dari kelompok MBG Watch dalam rapat kerja dewan, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak legislatif menilai keberadaan panja sangat krusial agar arah proyek bernilai fantastis ini berjalan lebih baik ke depan. Usulan tersebut langsung ditanggapi dan akan digodok dalam rapat internal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini masukan yang sangat baik," ungkap Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris di Kompleks DPR, MPR, dan DPD, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Politikus PDIP ini membeberkan bahwa alasan kuat di balik dukungan pembentukan panja adalah ketidakseimbangan antara jumlah penerima manfaat dengan besaran anggaran. Paparan riset dari Center of Economic and Law Studies (Celios) menyarankan adanya pemangkasan penerima manfaat MBG dari 82 juta menjadi 26 juta agar lebih sesuai kebutuhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika kembali pada khitah proyek MBG yakni perbaikan gizi anak dan penurunan stunting, maka tidak sembarang anak bisa otomatis masuk kategori penerima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan adanya panja diharapkan ada hal-hal spesifik dan komprehensif bagaimana ke depan program ini dapat berjalan," sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Target besar dipatok oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan proyeksi penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang sepanjang 2026. Berdasarkan rekap data per Juni 2026, proyek gagasan pemerintahan Prabowo Subianto ini sukses menjangkau 62,9 juta orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski capaian jangkauannya tinggi, masalah internal BGN justru mencuat ke permukaan. Puncak kekecewaan publik ditunjukkan saat koalisi masyarakat sipil MBG Watch menyegel Gedung BGN, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Aksi ini menjadi bentuk dukungan atas kritik Tiyo Ardianto yang menyoroti penunjukan pejabat BGN akibat lebih memprioritaskan loyalitas daripada kompetensi bidang kesehatan masyarakat. Kecurigaan publik atas bobroknya tata kelola institusi tersebut akhirnya terbukti dengan terungkapnya skandal kasus korupsi yang menyeret nama sejumlah petinggi lembaga.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Berawal dari Facebook, Anak Warga Pekanbaru Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang, Hilang Lima Hari</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Berawal-dari-Facebook--Anak-Warga-Pekanbaru-Diduga-Dijual-ke-Pria-Hidung-Belang--Hilang-Lima-Hari</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7538_Berawal-dari-Facebook--Anak-Warga-Pekanbaru-Diduga-Dijual-ke-Pria-Hidung-Belang--Hilang-Lima-Hari.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Lima hari menghilang menjadi awal petaka bagi Melati (nama samaran). Saat itu usianya baru belasan tahun dan masih duduk di bangku kelas I SMP. Berawal dari perkenalan dengan seorang pria melalui Facebook, remaja itu diduga menjadi korban kekerasan seksual dan nyaris diperdagangkan kepada pria lain. Tiga tahun setelah laporan dibuat, keluarga akhirnya melihat secercah harapan setelah perkara tersebut diambil alih Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ayah korban, Andi (nama samaran), mengatakan peristiwa itu terjadi pada awal 2023. Kala itu ia baru membelikan telepon genggam untuk putrinya sebagai hadiah. Melalui media sosial Facebook, korban berkenalan dengan seorang pria yang mengaku ingin menjalin hubungan dengannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak sampai sepekan berkenalan, seorang teman perempuan yang dikenal korban mengajaknya keluar rumah. Sejak saat itu, Melati tak pernah kembali selama lima hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya seperti orang gila mencari anak saya. Semua keluarga ikut mencari ke mana-mana," kata Andi kepada GoRiau.com, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencarian keluarga akhirnya berujung di sebuah rumah yang diduga menjadi tempat korban berada bersama pria yang dikenalnya melalui media sosial tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat itu, kata Andi, suasana nyaris tak terkendali. Sejumlah keluarga yang ikut mencari telah memenuhi lokasi. Namun ia memilih menahan emosi dan meminta semua orang menyerahkan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya bilang jangan ada yang main hakim sendiri. Biar polisi yang menangani. Saya percaya hukum," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah berhasil dibawa pulang, Melati mulai menceritakan apa yang dialaminya selama lima hari menghilang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Andi, putrinya mengaku sempat dibawa berpindah-pindah tempat, termasuk ke sejumlah hotel. Dari cerita korban, ia menduga anaknya menjadi korban kekerasan seksual.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban juga mengaku sempat hendak ditawarkan kepada pria lain dengan imbalan Rp300 ribu. Namun korban menolak sehingga dipindahkan ke hotel lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Anak saya tidak mau. Katanya mau dibawa lagi ke tempat lain," tutur Andi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, telepon genggam milik korban disebut dijual. Korban juga mengaku mendapat ancaman agar tidak menceritakan seluruh kejadian tersebut kepada orang tuanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dia takut karena diancam," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh keterangan tersebut, lanjut Andi, telah disampaikan kepada penyidik saat proses pemeriksaan berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak lama setelah korban ditemukan, keluarga pria yang diduga sebagai pelaku sempat mendatangi rumah korban. Menurut Andi, mereka menawarkan penyelesaian secara damai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun tawaran itu langsung ditolak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Anak saya masih kelas satu SMP. Saya tidak mungkin menerima penyelesaian seperti itu. Saya memilih jalur hukum," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan kemudian dibuat ke Polresta Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perjalanannya, Andi mengaku beberapa kali menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP). Surat pertama diterima pada 3 Mei 2023, disusul SP2HP kedua pada 27 Oktober 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, pada 25 Februari 2025, keluarga menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, menurut Andi, setelah surat tersebut diterima, perkembangan perkara nyaris tak terdengar lagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengaku berkali-kali mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berkali-kali kami datang. Dari pagi sampai malam menunggu. Rasanya kami tidak dianggap," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merasa penanganan perkara berjalan lambat, Andi kemudian meminta bantuan salah seorang anggota DPRD Provinsi Riau agar memfasilitasi penyampaian persoalan tersebut kepada kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui fasilitasi tersebut, Andi akhirnya dapat bertemu langsung dengan Kasubdit Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Dalam pertemuan itu ia menyampaikan seluruh kronologi perkara sekaligus menunjukkan dokumen-dokumen penanganan kasus yang telah berjalan sejak 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Andi, setelah dilakukan koordinasi, penyidik memutuskan mengambil alih penanganan perkara dari Polresta Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah sekarang perkara anak saya sudah ditangani Polda. Berkasnya juga sudah dibawa ke sana," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, kata Andi, proses penyidikan telah berjalan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Ia berharap pengambilalihan perkara tersebut menjadi titik terang setelah penantian panjang selama tiga tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski proses hukum kembali berjalan, luka yang dialami korban belum sepenuhnya pulih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Andi mengaku memindahkan putrinya ke sekolah lain karena khawatir kondisi psikologisnya semakin terganggu setelah sebagian teman-temannya mengetahui peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mutasi sekolahnya. Yang penting anak saya tetap sekolah dan bisa melanjutkan hidup," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini Melati telah duduk di bangku kelas II SMA. Namun bagi keluarga, waktu tidak menghapus luka yang ditinggalkan peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya hanya ingin keadilan untuk anak saya. Masa depannya sudah dirusak. Harapan kami sekarang, setelah ditangani Polda, kasus ini bisa segera dituntaskan dan pelakunya diproses sesuai hukum,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:10:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Hingga Pertengahan Tahun, Tingkat Fatalitas Kecelakaan Tol Pekanbaru - Dumai Meningkat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Hingga-Pertengahan-Tahun--Tingkat-Fatalitas-Kecelakaan-Tol-Pekanbaru---Dumai-Meningkat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8430_Hingga-Pertengahan-Tahun--Tingkat-Fatalitas-Kecelakaan-Tol-Pekanbaru---Dumai-Meningkat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas di Tol Pekanbaru-Dumai mengalami peningkatan. Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya (HK), Untung Joko Ristiyono mencatat terdapat 18 korban meninggal dunia dari 16 insiden yang berlangsung hingga bulan ketujuh tahun ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jumlah kejadian tersebut berbanding terbalik jika disandingkan dengan data tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, angka kecelakaan tercatat lebih banyak yakni 35 kejadian dengan enam korban jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini memang menjadi konsen kami. Jumlah kecelakaan memang menurun, walaupun hitunganya masih Juli ya. Tetapi tingkat fatalitasnya justru meningkat," ungkap Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya (HK), Untung Joko Ristiyono, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Angka korban meninggal dunia terbanyak terjadi dalam rentang waktu satu bulan. Data pengelola menunjukkan bulan lalu menyumbang delapan orang meninggal dunia, sedangkan hingga saat ini tercatat dua korban jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons situasi tersebut, pihak perusahaan memperkuat program keselamatan jalan tol. Langkah antisipasi mencakup penyelenggaraan Operasi Mikrosleep yang bertujuan mengedukasi pengemudi mengenai risiko berkendara dalam keadaan mengantuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Manajemen juga memperkenalkan aplikasi Mozy sebagai platform digital pemantauan lalu lintas. Layanan informasi ini memungkinkan publik mengakses kondisi jalan tol secara waktu nyata sebelum memulai perjalanan dengan aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin memberikan kenyamanan dan keselamatan secara maksimal. Karena itu, kami terus berupaya agar edukasi keselamatan benar-benar sampai kepada para pengguna jalan," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengguna fasilitas lalu lintas diingatkan agar tidak memaksakan diri ketika kelelahan. Pengendara merupakan pihak yang paling memahami ambang batas kondisi fisiknya masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau memang sudah lelah dan tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan, jangan dipaksakan. Silahkan beristirahat di rest area yang tersedia. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:08:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Disertasi Bahlil Tuai Polemik, Pakar Dorong Standar Nasional Etik Akademik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Disertasi-Bahlil-Tuai-Polemik--Pakar-Dorong-Standar-Nasional-Etik-Akademik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7869_Disertasi-Bahlil-Tuai-Polemik--Pakar-Dorong-Standar-Nasional-Etik-Akademik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Polemik terkait disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kini memasuki babak baru yang menjadi ujian bagi penegakan etika kampus di Indonesia. Hal ini menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan kasasi Universitas Indonesia (UI), sekaligus memulihkan sanksi administratif terhadap promotor Chandra Wijaya dan ko-promotor Athor Subroto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui Putusan Nomor 346 K/TUN/2026 dan Putusan Nomor 347 K/TUN/2026, MA secara resmi membatalkan putusan PTUN serta PTTUN yang sempat menangguhkan sanksi tersebut. Sanksi yang kembali aktif ini merupakan produk akhir dari investigasi internal melibatkan Rektor UI Heri Hermansyah bersama tim komprehensif, yakni:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rektor UI</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senat Akademik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dewan Guru Besar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Majelis Wali Amanat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengamat Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rakhmat Hidayat memandang peristiwa ini sebagai cermin bagi sistem pendidikan nasional. "Saya melihat ini bukan semata-mata persoalan Bahlil sebagai individu. Kasus ini mempertemukan tiga ranah sekaligus, yakni otonomi akademik perguruan tinggi, kewenangan negara melalui sistem peradilan, dan tuntutan akuntabilitas publik," kata Rakhmat Hidayat yang dikutip dari Inilah.com, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rakhmat menilai batasan kewenangan telah diletakkan dengan benar melalui putusan MA ini. "Pengadilan tidak semestinya menilai substansi ilmiah suatu disertasi. Yang diuji adalah apakah proses pengambilan keputusan administratif dilakukan secara sah dan tidak melanggar hak-hak hukum pihak yang dikenai sanksi," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengusulkan pembenahan secara sistemik guna mencegah kasus berulang. "Kasus ini justru menunjukkan kebutuhan akan standar nasional yang lebih jelas. Perbedaan mekanisme antarperguruan tinggi dapat menimbulkan ketidakpastian hukum dan persepsi perlakuan yang tidak setara," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan adanya standar minimum itu, setiap perguruan tinggi tetap dapat mengembangkan aturan internal sesuai karakter masing-masing, tetapi tetap memiliki pedoman yang sama dalam aspek-aspek mendasar penegakan etika akademik," sambungnya dengan tegas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Potensi Evaluasi Gelar Mahasiswa Implikasi dari berlakunya kembali sanksi bagi promotor ini turut mengarah pada status gelar sang mahasiswa. Pakar Hukum Pidana Universitas Bung Karno (UBK) Hudi Yusuf menyoroti kelayakan evaluasi dari kacamata etika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau promotor dijatuhi sanksi etik, tentu ada pelanggaran yang menjadi dasar pemberian sanksi tersebut. Karena itu, gelar mahasiswa seyogianya dipertimbangkan kembali. Lembaga pendidikan harus menjunjung tinggi etika akademik," ujar Hudi Yusuf yang dikutip dari Inilah.com, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia percaya bahwa kampus-kampus ternama sudah dibekali instrumen pengawasan yang mumpuni. "Setiap kampus memiliki mekanisme pencabutan gelar. Apalagi perguruan tinggi besar yang memiliki sistem pengawasan akademik yang ketat," tambahnya memastikan kredibilitas universitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Hudi, institusi pendidikan harus steril dari campur tangan luar yang tidak berdasar. "Kampus merupakan institusi yang independen. Pengadilan tidak berwenang mengintervensi penilaian etik kampus, kecuali jika terdapat unsur perbuatan melawan hukum," paparnya membela kemerdekaan akademik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasus ini seharusnya menjadi pelajaran dan dapat menjadi rujukan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Nilai Investasi Capai 20,9 Miliar Dolar, Prabowo Resmikan Proyek Gas Abadi Masela</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Nilai-Investasi-Capai-20-9-Miliar-Dolar--Prabowo-Resmikan-Proyek-Gas-Abadi-Masela</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3741_Nilai-Investasi-Capai-20-9-Miliar-Dolar--Prabowo-Resmikan-Proyek-Gas-Abadi-Masela.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Megaproyek Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Alam Cair Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku resmi dimulai penggarapannya. Presiden Prabowo Subianto yang meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) itu dari Istana Merdeka, Jakarta via video conference, Kamis (16/7/2026), sangat yakin proyek ini mampu mendongkrak kemakmuran rakyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nilai investasi yang dikucurkan untuk proyek ini tergolong raksasa, yakni mencapai 20,9 miliar dolar AS. Berlokasi sekitar 170â€"180 km barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, proyek ini dijalankan menggunakan skema Cost Recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd. (65%) sebagai operator, bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) (20%) dan Petronas (15%).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini. Tadi sudah disinggung proyek ini investasinya sangat besar, 20,9 miliar dolar, hampir 21 miliar dolar, akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan," ungkap Presiden Prabowo Subianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hilirisasi dan transformasi ekonomi tidak bisa berjalan tanpa dukungan sektor energi yang kuat. Kerja keras jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beserta unsur pemangku kepentingan lainnya mendapat sorotan positif karena memegang filosofi dasar perekonomian nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekali lagi saya menghargai tekad saudara-saudara, komitmen saudara-saudara, menteri ESDM dengan semua unsur benar-benar sesuai dengan tekad kita, filosofi kita, bahwa ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat kita, tanggung jawabnya adalah menjamin bahwa rakyat merasakan," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak ekonomi tidak boleh hanya terasa di level makro, melainkan harus turun langsung ke masyarakat lokal. Pemanfaatan putra daerah serta pelibatan pengusaha sekitar menjadi harga mati yang dipesankan sejak awal pembangunan fasilitas strategis ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sehingga komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal. Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin kurang kompetensinya, ya dibantu, ya ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengerahkan bantuan-bantuan teknis. Kita ingin semua merasakan dampak dari proyek ini,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polda Riau Gerebek Sawmill Ilegal di Kampar Kiri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polda-Riau-Gerebek-Sawmill-Ilegal-di-Kampar-Kiri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9232_Polda-Riau-Gerebek-Sawmill-Ilegal-di-Kampar-Kiri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau kembali membongkar dugaan tindak pidana kehutanan. Aktivitas kilang kayu atau sawmill ilegal di Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar berhasil dihentikan oleh aparat penegak hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya pengolahan kayu yang diduga dari hasil hutan tanpa kelengkapan dokumen sah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau yang didukung personel Satbrimob Polda Riau langsung terjun ke lokasi Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Temuan Fatal di Lokasi Pengolahan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro menjelaskan kronologi saat petugas tiba di sawmill tersebut. Aktivitas pemotongan dan pengolahan kayu sedang berjalan lancar sebelum akhirnya dihentikan aparat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati aktivitas pengolahan kayu sedang berlangsung. Namun para pekerja tidak dapat menunjukkan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) maupun dokumen lain yang membuktikan legalitas asal-usul kayu yang diolah," urainya, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi segera mengamankan seluruh pekerja beserta barang bukti untuk kepentingan penyidikan. Penindakan ini menjadi bukti komitmen kuat Polda Riau memberantas praktik illegal logging yang terus mengancam kelestarian hutan Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sikat Habis Jaringan Pemodal</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Illegal logging bukan sekadar penebangan liar. Sawmill ilegal diakui sebagai mata rantai vital tempat kayu hasil kejahatan diolah sebelum dilempar ke pasaran bebas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Oleh karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pelaku di lapangan, pemilik usaha, pemodal hingga pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut," papar Kombes Ade Kuncoro.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidik dipastikan tidak akan berhenti pada penetapan satu orang tersangka saja. Pengembangan jaringan terus dilakukan untuk menyeret semua pihak ke meja hijau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami akan mengembangkan perkara ini hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban hukum. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan kehutanan yang merusak ekosistem dan mengancam keberlanjutan hutan di Riau,â€ť tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tegas ini selaras dengan arahan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan melalui Program Green Policing. Program ini mengintegrasikan penegakan hukum dengan perlindungan lingkungan, bertujuan menghadirkan efek jera serta membangun kesadaran bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik illegal logging maupun kejahatan lingkungan lainnya," ajak Kombes Ade Kuncoro.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satu Tersangka dan Ratusan Barang Bukti</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam proses penyidikan, Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Teddy Ardian memastikan satu orang telah resmi berstatus tersangka, yakni D.A.S. (28) yang bertindak sebagai mandor sawmill.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śHasil pemeriksaan menunjukkan tersangka bertugas mengawasi aktivitas pengolahan kayu di lokasi. Sementara untuk pemilik sawmill yang diketahui berinisial L.F.W. masih terus kami dalami keterlibatannya dan saat ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan,â€ť jelas AKBP Teddy Ardian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bukti kejahatan lingkungan ini sangat masif. Dari lokasi, penyidik menyita berbagai barang bukti utama, antara lain:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">780 batang kayu olahan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">14 batang kayu log</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4 unit gergaji selendang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1 unit mesin pengasah gergaji</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1 unit chainsaw</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1 unit mesin robin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2 tabung gas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2 aki</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2 jeriken berisi solar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semua barang bukti ditahan untuk kepentingan persidangan seraya penyidik menelusuri alur aliran kayu tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śTerhadap tersangka kami sangkakan Pasal 83 ayat (1) huruf b juncto Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar,â€ť ungkap AKBP Teddy Ardian menutup keterangannya.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 09:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Sita 21 Gram Sabu dan Amankan Seorang Pengedar di Kuansing</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Sita-21-Gram-Sabu-dan-Amankan-Seorang-Pengedar-di-Kuansing</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1048_Polisi-Sita-21-Gram-Sabu-dan-Amankan-Seorang-Pengedar-di-Kuansing.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN â€" Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menangkap seorang pria berinisial AY (43) atas dugaan kepemilikan dan peredaran narkotika jenis sabu seberat 21,15 gram di Kelurahan Sungaijering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (16/7/2026) dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan yang dilakukan oleh Tim Elang Kuantan tersebut berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB di sebuah rumah yang diduga kerap menjadi tempat transaksi narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Satresnarkoba Polres Kuansing, AKP Hasan Basri, mengonfirmasi penggerebekan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam berdasarkan laporan dari masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah informasi dipastikan akurat, tim langsung bergerak melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka yang diduga berperan sebagai pengedar," ujar Hasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penggeledahan di lokasi kejadian, petugas menemukan 44 paket plastik klip bening berisi sabu. Sebanyak 43 paket disimpan di dalam plastik hitam di area dapur, sementara satu paket lainnya ditemukan di atas meja ruang tengah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain paket sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain, antara lain satu pipet kaca pyrex berisi sabu, alat hisap (bong) dan beberapa potongan pipet, satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp200 ribu yang diduga hasil transaksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasan menambahkan, hasil pemeriksaan urine terhadap AY menunjukkan hasil positif amphetamine, yang mengindikasikan tersangka juga mengonsumsi zat terlarang tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil interogasi awal, AY mengaku mendapatkan pasokan sabu tersebut dari seseorang berinisial K, yang saat ini telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka mengaku bekerja sebagai pengedar dengan imbalan sebesar Rp1 juta untuk mengedarkan paket narkotika tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami tidak berhenti pada penangkapan ini saja. Tim di lapangan masih terus melakukan pengembangan untuk memburu pemasok utama serta memutus rantai jaringan peredaran ini," tegas Hasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto ketentuan pidana dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru. AY terancam hukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, atau pidana seumur hidup, serta denda maksimal Rp10 miliar.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sprindik Baru Terbit Kasus Febrie Adriansyah, PPATK Siap Lacak Transaksi Keuangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sprindik-Baru-Terbit-Kasus-Febrie-Adriansyah--PPATK-Siap-Lacak-Transaksi-Keuangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7367_Sprindik-Baru-Terbit-Kasus-Febrie-Adriansyah--PPATK-Siap-Lacak-Transaksi-Keuangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA -&nbsp; Aliran dana terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah berpotensi segera ditelusuri. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap turun tangan membantu proses hukum tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana memastikan lembaganya terus memberikan dukungan optimal dalam rangkaian penegakan hukum lintas instansi. Bantuan penelusuran keuangan selalu terbuka lebar apabila dibutuhkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami siap membantu pemerintah dalam hal apa pun juga. Jadi apa pun yang kita kerjakan atau yang teman-teman aparat penegak hukum kerjakan, kita selalu siap untuk membantu," ujar Ivan Yustiavandana di Tangerang, Kamis (16/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perkembangan penanganan kasus ini kini telah beralih ke tangan Kejaksaan Agung (Kejagung). Pasca menerima pelimpahan penanganan perkara dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri, posisi hukum Febrie Adriansyah di internal Korps Adhyaksa masih berstatus sebagai saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan penyidik masih fokus mempelajari seluruh berkas perkara, berita acara pemeriksaan (BAP), dan barang bukti hasil penyerahan Polri. Jadwal pemeriksaan terhadap Febrie pun belum ditentukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya (saksi), di antaranya disebut oknum di salah satu perkara," jelas Anang Supriatna di Kompleks Kejagung, Jakarta, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Institusi tersebut juga telah mengeluarkan tiga surat perintah penyidikan (sprindik). Sprindik Nomor 43 menyasar dugaan korupsi dan TPPU PT Krakatau Steel, Sprindik Nomor 44 mengusut pengadaan batu bara pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN yang ditengarai menjadi penyebab blackout, dan Sprindik Nomor 45 khusus perkara PT Asabri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semenjak diterbitkan Sprindik maka segala kegiatan dan tindakan-tindakan yang bersifat pro-justitia sudah beralih kepada penyidik Kejaksaan," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengingatkan bahwa terbitnya sprindik baru ini tidak otomatis mengembalikan status tersangka yang sebelumnya diputuskan Polri, melainkan butuh proses pendalaman alat bukti secara mandiri oleh tim penyidik Kejagung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak gugur, tapi kan kita Sprindik dulu terbit. Tidak gugur, yang penting kita terima dulu kita pelajari semua," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk transparansi, Kejagung terus menjalin koordinasi dengan Polri dan secara resmi menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk fungsi supervisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto menuturkan alur panjang penetapan tersangka sebelumnya yang melibatkan pemeriksaan saksi, ahli, hingga gelar perkara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemudian kita juga telah menetapkan saudara FA dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri dan atau tindak pidana korupsi lainnya," pungkas Totok Suharyanto di Gedung Kejagung, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diskop UKM dan Naker Kepulauan Meranti Apresiasi Gagasan Zona Ekonomi Barat, Minta Kajian Kelayakan Jadi Prioritas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Diskop-UKM-dan-Naker-Kepulauan-Meranti-Apresiasi-Gagasan-Zona-Ekonomi-Barat--Minta-Kajian-Kelayakan-Jadi-Prioritas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2310_Diskop-UKM-dan-Naker-Kepulauan-Meranti-Apresiasi-Gagasan-Zona-Ekonomi-Barat--Minta-Kajian-Kelayakan-Jadi-Prioritas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG â€" Wacana pembangunan sentra ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat respons positif dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Kabupaten Kepulauan Meranti. Gagasan yang diinisiasi Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai dinilai sebagai sebuah inovasi yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, namun tetap harus didukung kajian yang komprehensif sebelum direalisasikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apresiasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti, Eko Priyono, SE., M.Si, Kamis (16/7/2026). Menurutnya, langkah yang dilakukan Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai menunjukkan bahwa koperasi desa tidak lagi hanya berperan sebagai lembaga ekonomi skala lokal, tetapi mulai berkembang menjadi penggagas pembangunan yang mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat secara lebih luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menilai, munculnya ide pembangunan pusat ekonomi di zona barat merupakan terobosan yang sejalan dengan semangat pemerintah dalam memperkuat hilirisasi dan pemerataan pertumbuhan ekonomi di daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memberikan apresiasi atas inisiatif Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai yang telah melakukan kajian awal dan menggagas lahirnya sentra ekonomi baru di zona barat. Ini merupakan pola pikir yang patut diapresiasi karena menunjukkan koperasi desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi wilayah serta mendukung arah pembangunan nasional," ujar Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, Disperindagkop UKM menegaskan bahwa sebuah gagasan besar harus dibangun di atas dasar perencanaan yang matang. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar pengurus koperasi melengkapi berbagai kajian ilmiah dan analisis independen sebelum konsep tersebut ditawarkan kepada calon investor maupun disinergikan dengan berbagai pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Eko, kajian tersebut perlu mencakup potensi pasar, proyeksi investasi, dampak terhadap pelaku UMKM, hingga peluang penyerapan tenaga kerja lokal yang diikutsertakan kajian geografisnya. Langkah itu penting agar pembangunan yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain mengapresiasi gagasan ini, kami juga menekankan pentingnya kajian kelayakan yang independen untuk memvalidasi potensi pasar, dampaknya terhadap UMKM lokal, serta peluang bagi tenaga kerja daerah sebelum investor mulai masuk," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah kawasan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh potensi investasi, tetapi juga kesiapan infrastruktur pendukung. Karena itu, berbagai fasilitas dasar harus menjadi perhatian utama apabila rencana tersebut ingin diwujudkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Infrastruktur seperti jalan penghubung antar kecamatan, jembatan, pasokan listrik yang stabil, air bersih, hingga kepastian tata ruang harus menjadi syarat utama. Sebagian memang harus tersedia sejak awal, sementara sebagian lainnya dapat dibangun secara bertahap sesuai perkembangan. Disperindagkop UKM akan terus mengawal agar koperasi tetap menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekonomi daerah," kata Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai, Shem Fatamorgana, mengemukakan gagasan pembangunan kawasan perdagangan baru di Desa Ketapang Permai yang diproyeksikan menjadi pusat ekonomi bagi tiga kecamatan, yakni Merbau, Pulau Merbau, dan Tasik Putri Puyu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, selama ini masyarakat di 35 desa pada tiga kecamatan tersebut masih bergantung pada Kota Selatpanjang sebagai satu-satunya pusat perdagangan di wilayah timur Kepulauan Meranti. Kehadiran sentra ekonomi baru di zona barat diyakini dapat memangkas biaya transportasi, mempercepat distribusi barang, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gagasan tersebut, lanjutnya, lahir dari hasil survei lapangan, kajian geografis, serta pembekalan yang diperoleh melalui pelatihan program koperasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, Desa Ketapang Permai dinilai memiliki berbagai keunggulan, mulai dari ketersediaan lahan, akses transportasi, sumber daya manusia, komoditas unggulan, hingga posisi geografis yang strategis sebagai penghubung lintas kecamatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Shem bahkan memperkirakan, apabila kawasan perdagangan tersebut dapat diwujudkan, nilai transaksi ekonomi yang berputar dari sekitar 50 ribu lebih penduduk di tiga kecamatan berpotensi mencapai sekitar Rp3 miliar per hari atau mendekati Rp1 triliun per tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap gagasan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah Provinsi Riau hingga pemerintah pusat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, serta fasilitas penunjang lainnya agar rencana pembentukan sentra ekonomi baru di zona barat Kepulauan Meranti dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:40:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pasporia Hadir di Rangsang dan Merbau, Imigrasi Selatpanjang Permudah Layanan Paspor bagi Warga Kepulauan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Pasporia-Hadir-di-Rangsang-dan-Merbau--Imigrasi-Selatpanjang-Permudah-Layanan-Paspor-bagi-Warga-Kepulauan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_741_Pasporia-Hadir-di-Rangsang-dan-Merbau--Imigrasi-Selatpanjang-Permudah-Layanan-Paspor-bagi-Warga-Kepulauan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG â€" Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat terus ditunjukkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang. Melalui program Pasporia (Paspor Ceria), layanan pembuatan paspor kini dapat diakses langsung oleh masyarakat di wilayah kepulauan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program jemput bola tersebut digelar di Kecamatan Rangsang pada Selasa (14/7/2026) dan dilanjutkan di Kecamatan Merbau pada Kamis (16/7/2026). Kehadiran layanan ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini menghadapi kendala jarak dan akses transportasi untuk mengurus dokumen perjalanan ke luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Dendi Surya Agung Nugraha, mengatakan bahwa Pasporia merupakan salah satu inovasi pelayanan yang dirancang untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, memperoleh layanan keimigrasian secara mudah, cepat, dan berkualitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui program Pasporia, kami berupaya mendekatkan pelayanan paspor kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan. Kami ingin memastikan bahwa jarak maupun kondisi geografis tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan berkualitas," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada pelaksanaan di Kecamatan Rangsang, Kantor Imigrasi menyediakan kuota sebanyak 70 permohonan paspor. Dari jumlah tersebut, 56 masyarakat berhasil dilayani, terdiri atas 43 permohonan paspor baru dan 13 permohonan paspor penggantian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, pelaksanaan Pasporia di Kecamatan Merbau juga mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Dari kuota 70 permohonan yang disediakan, sebanyak 59 pemohon memanfaatkan layanan tersebut, dengan rincian 50 permohonan paspor baru serta 9 permohonan paspor penggantian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara keseluruhan, selama dua hari pelaksanaan di dua kecamatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang berhasil memberikan pelayanan kepada 115 pemohon, yang terdiri dari 93 permohonan paspor baru dan 22 permohonan paspor penggantian. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keimigrasian yang lebih mudah dijangkau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Zaqi Yunahar, menjelaskan bahwa seluruh proses pelayanan tetap dilaksanakan sesuai standar operasional dengan mengedepankan ketelitian, keamanan, serta kepastian prosedur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, pelaksanaan Pasporia di Kecamatan Rangsang maupun Kecamatan Merbau berlangsung tertib dan lancar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kami berharap layanan ini tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurus paspor sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, keberhasilan program Pasporia menjadi motivasi bagi Imigrasi Selatpanjang untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ke depan, jangkauan layanan keimigrasian akan terus diperluas sehingga masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menikmati pelayanan yang semakin cepat, mudah, humanis, dan profesional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui semangat "Dari Negeri Sagu untuk Dunia", Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Pasporia (Paspor Ceria) sebagai bentuk nyata pelayanan prima yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Susul Kesuksesan Senior, Timnas Cricket U-19 Putri Ukir Sejarah ke Piala Asia 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Susul-Kesuksesan-Senior--Timnas-Cricket-U-19-Putri-Ukir-Sejarah-ke-Piala-Asia-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6540_Susul-Kesuksesan-Senior--Timnas-Cricket-U-19-Putri-Ukir-Sejarah-ke-Piala-Asia-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Cricket Putri Indonesia mencatat perjalanan bersejarah pada tahun 2026. Setelah Tim Nasional (Timnas) Cricket Putri Senior lebih dahulu memastikan tempat di Kejuaraan Cricket Putri ACC Piala Asia 2026 atau ACC Womenâ€™s Asia Cup 2026 untuk pertama kalinya, kini giliran Timnas Cricket U-19 Putri Indonesia mengikuti jejak tersebut dengan memastikan lolos ke ACC Womenâ€™s U-19 Asia Cup 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan dua generasi Srikandi ini menembus panggung tertinggi Cricket Asia dalam tahun yang sama menjadi penanda bahwa pembinaan Cricket putri Indonesia mulai menunjukkan hasil yang berkesinambungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepastian lolos ke Piala Asia diraih setelah Indonesia menembus babak semifinal ACC Womenâ€™s U-19 Premier Cup 2026 di Malaysia. Pada babak perempat final, Indonesia tampil meyakinkan dengan mengalahkan Bhutan melalui kemenangan tujuh wicket. Bhutan yang memenangkan toss memilih untuk batting terlebih dahulu, namun disiplin bowling dan fielding Indonesia mampu membatasi lawan hanya pada 66/6 dalam 20 overs. Indonesia kemudian menyelesaikan run chase dengan tenang dan mencapai 67/3 dalam 11,3 overs, memastikan kemenangan sekaligus mengamankan satu tempat di Piala Asia U-19.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan tersebut melengkapi perjalanan impresif Indonesia sepanjang turnamen. Pada pertandingan pembuka Grup C, Indonesia mencatatkan 134/5 dalam 20 overs saat menghadapi Kuwait. Kapten tim, Hilva Nuraulia Siami Lukman, memimpin batting innings Indonesia dengan torehan 41 runs off 36 balls, membawa tim bangkit setelah kehilangan dua wicket pada awal pertandingan. Ketika hujan menghentikan pertandingan, Kuwait berada pada posisi 29/3 setelah sembilan overs dan Indonesia dinyatakan menang berdasarkan metode Duckworth-Lewis-Stern (DLS) dengan selisih 29 runs.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momentum tersebut berlanjut saat menghadapi tuan rumah Malaysia pada pertandingan penentuan juara grup. Malaysia membukukan 110/8 dalam 20 overs, namun Indonesia kembali memperlihatkan kedewasaan permainan melalui run chase yang terkendali. Hilva kembali tampil sebagai pemain kunci dengan mencetak 48 not out, membawa Indonesia mencapai 113/3 dalam 19,2 overs dan memastikan kemenangan tujuh wicket. Hasil tersebut menempatkan Indonesia sebagai juara Grup C dengan rekor sempurna sebelum kembali meraih kemenangan atas Bhutan pada babak perempat final.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kekalahan, Indonesia memastikan diri menjadi salah satu dari empat negara yang lolos melalui ACC Womenâ€™s U-19 Premier Cup 2026. Tiga negara lainnya adalah Thailand, Nepal, dan Uni Emirat Arab (UAE). Keempat negara tersebut kemudian bergabung dengan India, Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh, yang telah memastikan tempat di Piala Asia sebagai negara-negara utama Cricket Asia. Dengan demikian, delapan peserta ACC Womenâ€™s U-19 Asia Cup 2026 adalah India, Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh, Thailand, Nepal, UAE, dan Indonesia.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">ACC Womenâ€™s U-19 Asia Cup merupakan kejuaraan Cricket putri kelompok usia di bawah 19 tahun paling bergengsi di Asia yang diselenggarakan oleh Asian Cricket Council (ACC). Turnamen ini mempertemukan pemain-pemain muda terbaik di kawasan dan menjadi jenjang penting menuju level senior.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Indonesia, keikutsertaan pada edisi 2026 bukan hanya menjadi penampilan perdana sepanjang sejarah, tetapi juga kesempatan berharga untuk mengukur kemampuan menghadapi negara-negara dengan tradisi Cricket yang telah berkembang selama puluhan tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan Timnas Cricket U-19 Putri terasa semakin bermakna karena mengikuti jejak Tim Nasional Putri Senior yang beberapa waktu sebelumnya juga berhasil lolos ke ACC Womenâ€™s Asia Cup 2026 untuk pertama kalinya. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, Indonesia berhasil menempatkan dua generasi timnas putri di panggung utama Cricket Asia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan tim senior bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian dari proses pembinaan yang mulai menghasilkan regenerasi atlet secara berkesinambungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Abhiram Singh Yadav, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan salah satu tonggak terpenting dalam sejarah Cricket Indonesia sekaligus menjadi bukti bahwa investasi pada pembinaan usia muda mulai membuahkan hasil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śHari ini merupakan hari yang sangat membanggakan bagi Cricket Indonesia. Setelah Timnas Putri Senior mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Asia untuk pertama kalinya, kini Timnas U-19 Putri mengikuti jejak yang sama. Dalam satu tahun, dua generasi Timnas Cricket Putri Indonesia telah menembus panggung tertinggi Cricket Asia. Ini adalah sesuatu yang selama bertahun-tahun kami impikan.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Abhiram, keberhasilan tersebut tidak hadir secara instan, melainkan merupakan hasil dari kerja panjang yang melibatkan pembinaan usia dini, kompetisi nasional, peningkatan kualitas pelatih, hingga kesempatan bertanding di level internasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śPrestasi tidak boleh berhenti pada satu generasi. Kami ingin membangun sistem yang mampu melahirkan pemain secara berkelanjutan. Ketika tim senior dan tim U-19 sama-sama berhasil lolos ke Piala Asia, itu menunjukkan bahwa jalur pembinaan yang kami bangun mulai berjalan dengan baik. Tugas kami sekarang adalah memastikan proses ini terus berlanjut sehingga Indonesia dapat terus bersaing di tingkat Asia dan suatu hari nanti di tingkat dunia.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekretaris Jenderal Persatuan Cricket Indonesia, Albert W. Tangkudung, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh ekosistem Cricket Indonesia, mulai dari para atlet, pelatih, ofisial, pengurus provinsi, klub, hingga keluarga atlet yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan Cricket nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKeberhasilan ini bukan hanya milik 15 pemain yang tampil di lapangan. Di balik pencapaian ini ada kerja keras banyak pihak yang selama bertahun-tahun membangun Cricket Indonesia dari tingkat akar rumput. Tim senior telah membuka jalan, dan kini tim U-19 membuktikan bahwa Indonesia memiliki generasi penerus yang siap melanjutkan bahkan meningkatkan prestasi tersebut.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Albert menambahkan bahwa kesempatan tampil di Piala Asia akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi perkembangan para pemain muda Indonesia. â€śMenghadapi negara-negara seperti India, Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Para pemain akan belajar mengenai standar Cricket Asia yang sesungguhnya, baik dari aspek teknik, taktik, fisik maupun mental bertanding. Pengalaman itu akan menjadi bekal penting ketika mereka nantinya memperkuat tim nasional senior.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap keberhasilan tersebut mampu menginspirasi semakin banyak anak perempuan Indonesia untuk mengenal dan menekuni olahraga Cricket. â€śKami ingin setiap anak perempuan di Indonesia melihat bahwa mereka juga memiliki kesempatan mengenakan seragam Merah Putih dan bermain di panggung Asia. Semakin banyak yang bergabung ke dalam Cricket, semakin kuat pula fondasi yang kita miliki untuk masa depan.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perjalanan Indonesia di ACC Womenâ€™s U-19 Premier Cup 2026 sendiri masih belum berakhir. Tim Merah Putih masih akan berjuang di babak semifinal dengan target melangkah lebih jauh. Namun, apa pun hasil pertandingan berikutnya, sejarah telah tercipta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua pencapaian bersejarah dalam satu tahun tersebut menjadi penanda bahwa Cricket putri Indonesia tengah memasuki babak baru. Dari sekadar mengejar ketertinggalan, Indonesia kini mulai menempatkan diri sebagai salah satu negara yang patut diperhitungkan dalam peta perkembangan Cricket putri Asia. Lebih dari sekadar lolos ke sebuah turnamen, keberhasilan ini menunjukkan bahwa fondasi pembinaan yang dibangun secara konsisten mulai melahirkan generasi atlet yang mampu bersaing di level tertinggi kawasan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:35:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>