<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 14 May 2026 14:45:24 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 14:45:24 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Polsek Panipahan,Rohil Tangkap Tiga Tersangka Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polsek-Panipahan-Rohil-Tangkap-Tiga-Tersangka-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_577_Polsek-Panipahan-Rohil-Tangkap-Tiga-Tersangka-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PANIPAHAN-Polsek Panipahan Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Panipahan bersama personel gabungan KRYD Polres dan Polsek pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 17.52 WIB di Jalan Bakti, Kelurahan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto A. Tampubolon, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan berawal saat personel gabungan melaksanakan kegiatan rutin razia terhadap warga yang masuk dari wilayah Sumatera Utara menuju Panipahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas mencurigai gerak-gerik dua orang pengendara yang tampak gugup dan memperlambat laju kendaraannya ketika melintas di lokasi pemeriksaan. Menindaklanjuti kecurigaan itu, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kedua pria tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sebuah gumpalan tisu yang disimpan di bagian plat nomor kendaraan. Setelah dibuka di hadapan kedua terduga pelaku dan disaksikan Ketua RT setempat, ditemukan satu klip plastik bening berisikan butiran kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua pelaku kemudian diamankan ke Mako Polsek Panipahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil interogasi awal, diketahui masih ada satu orang lain yang diduga turut terlibat dan menunggu barang haram tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendapat informasi itu, Unit Reskrim Polsek Panipahan langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku lainnya sekitar pukul 19.04 WIB. Ketiga tersangka kemudian dibawa ke Polsek Panipahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Polres Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun identitas ketiga tersangka warga dua Sumut dan Satu Panipahan Berkerja di Panipahan masing-masing berinisial AGS (21), DP (20), dan RS (34). Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua paket diduga sabu, tiga unit telepon genggam, satu unit sepeda motor merek Honda Beat, serta uang tunai sebesar Rp423.000.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, hasil tes urine terhadap ketiga tersangka menunjukkan positif mengandung Methamphetamine (MET) dan Amphetamine (AMP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto A. Tampubolon, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Panipahan sebagai bentuk komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 14:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ingat Anak yang Laporkan Ibunya ke Polisi di Siak? Kini Sepakat Berdamai.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Ingat-Anak-yang-Laporkan-Ibunya-ke-Polisi-di-Siak--Kini-Sepakat-Berdamai-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7275_Ingat-Anak-yang-Laporkan-Ibunya-ke-Polisi-di-Siak--Kini-Sepakat-Berdamai-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perselisihan keluarga antara seorang ibu rumah tangga dengan anak perempuannya di kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, akhirnya berujung damai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan setelah menandatangani surat pernyataan perdamaian bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesepakatan damai itu dibuat pada Rabu (13/5/2026) di rumah kepala dusun. Kesepakatan damai itudisaksikan sejumlah pihak, mulai dari penghulu kampung, Ketua RT, RK, kepala dusun, Bhabinkamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Bungaraya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam dokumen perdamaian tersebut, pihak pertama tercantum atas nama Dede Rohiana (39), seorang ibu rumah tangga, warga kampung Bungaraya. Sedangkan pihak kedua adalah anak kandungnya sendiri,&nbsp; V (14), seorang pelajar yang masih duduk di bangku kelas II SMP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua pihak menyatakan sepakat untuk saling memaafkan atas perselisihan dan konflik keluarga yang sebelumnya sempat mencuat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka juga berkomitmen memperbaiki hubungan keluarga serta tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu persoalan serupa di kemudian hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dalam surat itu kami sepakat saling memaafkan atas segala perselisihan, kesalahpahaman dan konflik yang terjadi sebelumnya,” ujar V saat memberikan keterangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, V juga menegaskan dirinya tidak ingin sang ibu diproses secara pidana ataupun dipenjara. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai demi masa depannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut pengakuan V, persoalan yang terjadi sebenarnya bermula dari cekcok kecil antara dirinya dengan sang ibu saat berebut kunci sepeda motor pada malam hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Waktu itu sudah malam, hampir pukul 23.00 WIB. Saya masih ingin keluar rumah, tetapi mama melarang. Karena itu kami sempat cekcok dan berebut kunci sepeda motor,” kata V.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Remaja itu menilai persoalan keluarga mereka kemudian berkembang menjadi lebih besar setelah adanya laporan hukum yang dibuat terhadap ibunya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">V mengaku awalnya sempat mengikuti ajakan ayahnya untuk mendukung laporan tersebut. Namun setelah menjalani kehidupan bersama sang ayah, ia mengaku mulai menyadari kondisi yang sebenarnya dan memilih kembali tinggal bersama ibunya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Awalnya saya termakan bujuk rayu papa untuk mendukung laporan itu. Tapi setelah saya coba tinggal bersama papa, saya merasa tidak mendapatkan teladan yang baik. Saya akhirnya sadar laporan itu tidak adil buat mama,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, V memutuskan kembali tinggal bersama ibunya di rumah kontrakan. Ia memilih menempuh jalur damai agar persoalan tersebut tidak berlanjut ke proses hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saya tidak ingin mama dikasuskan. Dalam hal ini mama tidak salah. Itu alasan saya membuat surat damai dengan mama di hadapan Bhabinkamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Bungaraya, Ketua RT, RK, kepala dusun dan penghulu kampung,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Surat perdamaian itu telah ditandatangani di atas materai oleh kedua pihak. Ikut dibubuhi tanda tangan para saksi serta pengesahan pemerintah desa setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Alhamdulillah surat itu sudah kami tanda tangani bersama dan disaksikan banyak pihak. Saya berharap ini bisa menjadi pertimbangan penyidik dan membuka hati nurani semua pihak,”&nbsp; (Tribunpekanbaru.)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 14:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Bongkar Modus Bandar Narkoba Manfaatkan Anak di Bawah Umur Edarkan Sabu di Dumai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Bongkar-Modus-Bandar-Narkoba-Manfaatkan-Anak-di-Bawah-Umur-Edarkan-Sabu-di-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8057_Polisi-Bongkar-Modus-Bandar-Narkoba-Manfaatkan-Anak-di-Bawah-Umur-Edarkan-Sabu-di-Dumai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Aparat kepolisian membongkar modus peredaran narkoba yang memanfaatkan anak di bawah umur sebagai pengedar sabu di wilayah Kota Dumai.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pengungkapan tersebut, seorang remaja berinisial SR (16) diamankan bersama 14 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 5,45 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang melalui Kasat Resnarkoba AKP Riza Prakasa mengatakan, pengungkapan itu dilakukan tim opsnal Satresnarkoba pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 18.40 WIB di pinggir Jalan Raja Ali Haji, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari tangan pelaku diamankan 14 paket diduga sabu beserta sejumlah barang bukti lain. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk menelusuri asal barang tersebut,” ujar Riza, Rabu (14/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi itu, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan SR saat berada di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 10 paket sabu di dalam bungkus plastik bening yang disimpan di kantong celana sebelah kiri pelaku.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, satu paket sabu lainnya ditemukan di kantong sebelah kanan bersama satu unit telepon genggam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak berhenti di situ, petugas kemudian melakukan penggeledahan di sebuah pondok tidak jauh dari lokasi penangkapan dengan disaksikan ketua RT setempat.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di lokasi itu ditemukan tas pinggang hitam berisi tiga paket sabu serta uang tunai Rp70 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pelaku mengakui seluruh barang bukti tersebut miliknya,” kata Riza.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain sabu, polisi turut menyita satu unit sepeda motor Yamaha RX King tanpa pelat nomor, satu unit iPhone 13, plastik bening, blok plastik, serta pakaian yang digunakan pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Riza menambahkan, selama pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026 dalam periode 16 April sampai 7 Mei 2036 Satresnarkoba Polres Dumai berhasil mengungkap 20 kasus narkotika dengan total 24 tersangka yang diamankan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kasus ini menjadi perhatian serius karena bandar jaringan narkoba memanfaatkan anak di bawah umur sebagai perantara peredaran barang haram,” tegasnya.(Tribunpekanbaru)</font></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 14:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Meskipun Tanggal Merah Libur Nasional, Disdukcapil Bengkalis Tetap Buka Pelayanan.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Meskipun-Tanggal-Merah-Libur-Nasional--Disdukcapil-Bengkalis-Tetap-Buka-Pelayanan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3667_Meskipun-Tanggal-Merah-Libur-Nasional--Disdukcapil-Bengkalis-Tetap-Buka-Pelayanan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bengkalis tetap membuka pelayanan kepada masyarakat seperti biasa di hari libur nasional dua hari ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat Bengkalis tetap bisa melakukan pengurusan administrasi kependudukan baik langsung di Disdukcapil Bengkalis maupun diseluruh UPT Disdukcapil yang ada di kecamatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini diungkap langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Bengkalis Syahruddin kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (14/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pelayanan tetap diselenggarakan berdasarkan arahan Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil yang meminta kabupaten kota tetap melaksanakan membuka pelayanan hari libur nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi kita tetap buka di hari libur nasional dan cuti bersama kali ini, tanggal 14 sama 15 pelayanan tetap berjalan mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Jadi pelayanan berjalan setengah hari," terang Syahrudin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pelayanan yang bisa diakses atau dilayani oleh Disdukcapil selama hari libur hampir seluruhnya. Mulai dari perekaman KTP, pencetakan KTP, aktivasi Identitas Kependudukan Digita (IKD) dan beberapa pelayanan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Artinya ketika masyarakat memerlukan pengurusan administrasi kependudukan yang mendesak saat hari libur kali ini kita tetap melayani," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syahruddin sendiri memantau langsung pelayanan yang dilakukan petugasnya saat libur hari ini. Pihaknya hadir langsung di kantor Disdukcapil melihat pelayanan yang berjalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tadi ada beberapa yang melakukan pengurusan administrasi kependudukan dilakukan masyarakat. Bahkan tadi pagi ada warga disabilitas yang di dampingi kelurganya melakukan pengurusan administrasi kependudukan," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pelayanan di hari libur ini sangat bisa dimanfaatkan masyarakat dalam melakukan pengurusan administrasi kependudukan. Karena terkadang di hari kerja masyarakat tidak sempat datang ke Disdukcapil, dengan layanan tetap bukan tentu diharapkan bisa menjadi kesempatan bagi mereka yang sibuk di hari kerja untuk melakukan pengurusan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut Kepala Disdukcapil mengatakan pelayanan optimal yang dilakukan dengan tetap buka selama hari libur ini merupakan bagian dari program unggulan Bupati Bengkalis yang menginginkan pelayanan maksimal kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak hanya pelayanan di kantor kita saja, tetapi juga diseluruh UPT yang ada di kecamatan. Bahkan kita sudah umumkan kepada masyarakat dua hari ini tetap buka pelayanan, meskipun secara kalender merupakan hari libur," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara Itu Ayu warga Bengkalis mengaku cukup terbantu dengan adanya pelayanan di hari libur ini. Karena di hari kerja biasa pihaknya terkendala untuk datang langsung ke Disdukcapil Bengkalis karena kesibukan kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari ini libur, kemarin sudah tanya dengan petugas Disdukcapil mereka tetap buka. Makanya datang ke sini untuk mengurus perekaman KTP anak," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu menurut dia, anaknya juga masih sekolah, tentunya kalau harus pergi melakukan pengurusan di hari kerja anak harus izin. Mumpung hari ini libur jadi dimanfaatkan saja tidak menganggu jam sekolah anak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pas hari libur makanya kita manfaatkanlah,"(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 14:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Truk Seruduk Truk di Grobogan, Muatan Ikan Tuna Berserakan di Jalan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Truk-Seruduk-Truk-di-Grobogan--Muatan-Ikan-Tuna-Berserakan-di-Jalan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9966_Truk-Seruduk-Truk-di-Grobogan--Muatan-Ikan-Tuna-Berserakan-di-Jalan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Truk muatan ikan tuna bertabrakan dengan truk lainnya di Jalan Raya Purwodadi-Blora, Dusun Jangkung RT 1 RW 10, Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Muatan tuna yang diangkut salah satu truk itu berserakan di jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dilansir detikJateng, Kamis (14/5/2026), dalam video yang beredar, terlihat satu unit truk tronton ikan menyundul truk tronton lain. Kedua kendaraan itu tampak berhenti di jalan usai terlibat kecelakaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hantaman yang cukup keras membuat kabin tronton ikan ringsek parah. Tekanan tersebut juga membuat boks tronton terbuka pada sisi samping yang mengakibatkan muatan ikan berserakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ikan-ikan yang tumpah dari tronton itu berceceran hingga memenuhi satu lajur jalan dan trotoar. Selain itu, karena posisi kedua tronton berhenti di jalan, praktis hanya satu jalur yang bisa digunakan pengendara lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, mengatakan peristiwa kecelakaan terjadi hari ini sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa ini bermula saat kedua truk tronton melaju dari timur ke barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sesampainya di TKP, tronton ikan menabrak bagian belakang tronton membawa pasir," kata Arif saat dihubungi detikJateng, Kamis (14/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tronton bermuatan ikan itu bernomor polisi B-9547-UEX yang dikemudikan oleh Tarso (54), warga Banjarnegara. Tronton tersebut membawa tuna dari Bali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Membawa ikan dari Bali menuju Jakarta. Iya (ikan jenis tuna)".(detik.com</font>).</div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 11:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>8.000 Pelari Sudah Daftar Riau Bhayangkara Run 2026, Ada dari Afrika.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/8-000-Pelari-Sudah-Daftar-Riau-Bhayangkara-Run-2026--Ada-dari-Afrika-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7367_8-000-Pelari-Sudah-Daftar-Riau-Bhayangkara-Run-2026--Ada-dari-Afrika-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pekanbaru - Pendaftaran Riau Bhayangkara Run 2026 sudah dibuka sejak akhir pekan lalu. Ribuan pelari baik domestik maupun mancanegara sudah mendaftar untuk ikut dalam event lari bertaraf internasional ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai dengan saat ini sudah ada 8.000 peserta, setiap hari yang daftar ada sekitar 2.000-an, dari luar negeri sudah ada dari Afrika yang daftar," kata Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Widya Muharam, dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Daniel mengatakan pendaftaran akan ditutup pada akhir Juni 2026. Peserta ditargetkan mencapai 15 ribu orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Riau Bhayangkara Run 2026 akan menghadirkan tiga kategori utama yakni Half Marathon 21K nasional dan internasional, 10K, serta 5K. Start dan finish akan dipusatkan di Mapolda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui website resmi riaubhayangkararun.com. Sementara pengambilan race pack dijadwalkan pada 17-18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, event tersebut juga telah mengantongi sertifikasi World Athletics sehingga memenuhi standar internasional dalam pelaksanaannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Race Director Bhakti dari WG menjelaskan peserta nantinya akan mendapatkan jersey premium, timing chip, BIB sesuai kategori, medali finisher, serta merchandise sponsor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahun lalu, Riau Bhayangkara Run sukses menyedot antusiasme 13 ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu event lari paling ramai di Sumatera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesuksesan tersebut menjadi modal besar bagi Polda Riau untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih besar, lebih tertata, dan lebih profesional pada tahun 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berlari untuk Bumi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang menjadi salah satu event lari terbesar di Sumatera itu resmi diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan launching dan jumpa pers yang digelar di area Car Free Day Pekanbaru, Minggu (10/5). Mengusung tema &#039;Run With Purpose, Move Forward With Riau&#039;, event tersebut bukan sekadar menghadirkan olahraga lari semata, tetapi juga membawa pesan sosial, kampanye lingkungan, hingga ajakan membangun kepedulian bersama terhadap masa depan Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run bukan sekadar agenda olahraga tahunan, melainkan momentum membangun human solidarity dan environmental ethics di tengah masyarakat. Irjen Herry mengajak masyarakat memperkuat kesadaran kolektif menghadapi potensi musim kemarau panjang pada tahun 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan," kata Irjen Herry.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi BMKG, periode Juni hingga Agustus diperkirakan memasuki fase kemarau dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat mitigasi bencana melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irjen Herry menilai olahraga dapat menjadi medium efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui Riau Bhayangkara Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau,(detik.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 11:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satwa Langka Owa Jawa Masuk Permukiman di Cisarua Bandung, Seorang Anak Terluka Usai Diserang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Satwa-Langka-Owa-Jawa-Masuk-Permukiman-di-Cisarua-Bandung--Seorang-Anak-Terluka-Usai-Diserang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3439_Satwa-Langka-Owa-Jawa-Masuk-Permukiman-di-Cisarua-Bandung--Seorang-Anak-Terluka-Usai-Diserang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>Seekor Owa Jawa (Hylobates moloch) menggegerkan warga Kampung Pameungpeuk, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Rabu (13/5) pagi.</div><div><br></div><div>Satwa langka yang terancam punah tersebut, masuk ke permukiman dan sempat melukai seorang warga sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas. Kehadiran hewan tersebut memicu kepanikan.</div><div><br></div><div>Komandan Damkar Pos Wilayah Parongpong, Pepep, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerjunkan tim ke lokasi setelah menerima laporan dari warga yang resah. Proses penangkapan berlangsung cukup alot lantaran satwa tersebut dalam kondisi agresif.</div><div><br></div><div>"Kondisi satwa sedang mengamuk karena merasa terancam berada di tengah kerumunan permukiman. Evakuasi lumayan sulit, satwa melompat ke sana kemari, namun beruntung akhirnya berhasil kami amankan," ujar Pepep saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).</div><div><br></div><div>Terkait adanya korban luka, Pepep membenarkan bahwa seorang anak sempat diserang oleh primata tersebut. "Betul, ada informasi warga (anak) yang terluka. Saat ini sudah mendapatkan penanganan medis," tambahnya.</div><div><br></div><div>Asal Usul Munculnya Owa Jawa</div><div>Setelah berhasil ditangkap, Damkar langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk penanganan lebih lanjut.</div><div><br></div><div>Polisi Kehutanan BKSDA Jabar, Fauzan Rahman, menjelaskan bahwa Owa Jawa adalah satwa dilindungi yang populasinya kian menipis di alam liar.</div><div><br></div><div>"Satwa ini merupakan primata endemik asli Pulau Jawa. Statusnya sangat terancam punah dan dilindungi ketat oleh negara," kata Fauzan.</div><div><br></div><div>Pihak BKSDA kini tengah menelusuri asal-usul munculnya Owa Jawa di wilayah Cisarua. Fauzan meyakini bahwa wilayah tersebut bukan merupakan habitat alami bagi spesies Hylobates moloch.</div><div><br></div><div>"Kami masih menyelidiki apakah ini dari alam atau peliharaan warga yang lepas. Namun, ada kemungkinan besar satwa ini sebelumnya pernah dipelihara manusia,” (merdeka.com).</div><div><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 11:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pasien Rumah Sakit di Jaksel Diduga Menjadi Korban Malapraktik, Polisi Turun Tangan Selidiki</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pasien-Rumah-Sakit-di-Jaksel-Diduga-Menjadi-Korban-Malapraktik--Polisi-Turun-Tangan-Selidiki</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3164_Pasien-Rumah-Sakit-di-Jaksel-Diduga-Menjadi-Korban-Malapraktik--Polisi-Turun-Tangan-Selidiki.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div class="article article--version2 relative pb-6" style="--tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); position: relative; padding-bottom: 1.5rem; --ornament-paper:1.5rem;"><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" style="" size="3">Kasus Dugaan malapraktik menyeret seorang dokter di rumah sakit kawasan Jakarta Selatan. Pasien merasa dirugikan melapor ke Polda Metro Jaya.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Kasus Dugaan malapraktik menyeret seorang dokter di rumah sakit kawasan Jakarta Selatan. Pasien merasa dirugikan melapor ke Polda Metro Jaya.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Laporan itu teregister dengan nomor STTLP/B/3271/V/2026/POLDA METRO JAYA. Kepolisian kini mendalami dugaan malapraktik tersebut.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Laporan sudah kami terima, ini juga masih didalami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (13/5).</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Menurut Budi, laporan dugaan malapraktik itu baru diterima pekan lalu. Kepolisian kini mengkaji keterangan pelapor dan barang bukti diserahkan pelapor.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">“Ini masih pendalaman nanti juga pelapor termasuk barang bukti akan dilakukan kajian,” ujar Budi.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Kronologi Dugaan Malapraktik</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Budi menyebut kasus dugaan malapraktik itu bermula dari perbedaan analisa dokter terhadap penyakit pasien. Pelapor lalu mencari pendapat dokter lain atau second opinion.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">“Tetapi yang bersangkutan mencari second opinion kepada dokter lain ternyata perbandingan antara dokter pertama, dokter kedua itu tidak sesuai,” ucap Budi.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">Perbedaan penanganan disebut terjadi dalam pemasangan ring jantung. Dokter pertama disebut hanya memasang satu ring.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" size="3">&#039;Nah misalnya pemasangan ring jantung itu hanya di dokter 1 itu satu, tapi di dokter lain itu lebih dari satu sehingga tidak ada manfaatnya,” kata Budi.</font></p><p style="text-align: justify; --tw-border-spacing-x:0; --tw-border-spacing-y:0; --tw-translate-x:0; --tw-translate-y:0; --tw-rotate:0; --tw-skew-x:0; --tw-skew-y:0; --tw-scale-x:1; --tw-scale-y:1; --tw-pan-x: ; --tw-pan-y: ; --tw-pinch-zoom: ; --tw-scroll-snap-strictness:proximity; --tw-gradient-from-position: ; --tw-gradient-via-position: ; --tw-gradient-to-position: ; --tw-ordinal: ; --tw-slashed-zero: ; --tw-numeric-figure: ; --tw-numeric-spacing: ; --tw-numeric-fraction: ; --tw-ring-inset: ; --tw-ring-offset-width:0px; --tw-ring-offset-color:#fff; --tw-ring-color:rgba(59,130,246,0.5); --tw-ring-offset-shadow:0 0 #0000; --tw-ring-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow:0 0 #0000; --tw-shadow-colored:0 0 #0000; --tw-blur: ; --tw-brightness: ; --tw-contrast: ; --tw-grayscale: ; --tw-hue-rotate: ; --tw-invert: ; --tw-saturate: ; --tw-sepia: ; --tw-drop-shadow: ; --tw-backdrop-blur: ; --tw-backdrop-brightness: ; --tw-backdrop-contrast: ; --tw-backdrop-grayscale: ; --tw-backdrop-hue-rotate: ; --tw-backdrop-invert: ; --tw-backdrop-opacity: ; --tw-backdrop-saturate: ; --tw-backdrop-sepia: ; --tw-contain-size: ; --tw-contain-layout: ; --tw-contain-paint: ; --tw-contain-style: ; box-sizing: border-box; border: 0px solid rgb(229, 231, 235); margin: 0px 0px 1.5rem;"><font face="arial" style="" size="3">Pasien lalu merasa keberatan dan melapor ke polisi. "Ini kan semua juga harus didalami. Kepolisian sekali lagi tidak boleh menolak laporan masyarakat tetapi dari laporan itu harus ada kajian pendalaman baik itu melakukan melalui penyelidikan ataupun penyidikan,(merdeka.com).</font></p></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 11:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Begal Bacok Pemotor di Palmerah Jakbar Ditangkap, Pelaku Curi Motor Untuk Beli Sabu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Begal-Bacok-Pemotor-di-Palmerah-Jakbar-Ditangkap--Pelaku-Curi-Motor-Untuk-Beli-Sabu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4219_Begal-Bacok-Pemotor-di-Palmerah-Jakbar-Ditangkap--Pelaku-Curi-Motor-Untuk-Beli-Sabu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi masih memburu rekan tersangka yang lain. Identitas telah dikantongi polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian menangkap begal sadis yang membacok pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Satu pelaku bernama Taufik alias Gembel ditangkap setelah merampas motor dan handphone korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus begal terjadi pada Senin 4 Mei 2026 sekitar pukul 02.25 WIB. Korban saat itu melintas usai pulang dari rumah ibunya sebelum dipepet dua motor pelaku di lokasi sepi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban kemudian dibacok hingga mengalami luka di tangan. Empat pelaku langsung merampas handphone dan motor korban sebelum kabur meninggalkan lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian bergerak melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan menganalisis rekaman CCTV. Taufik akhirnya ditangkap di Jalan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Kamis 7 Mei 2026 pukul 20.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selanjutnya tersangka dibawa ke Mako Polda di Ditreskrimum untuk dilakukan serangkaian penyidikan dan saat ini sudah dilakukan penahanan di Dittahti," kata Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Residivis Pencurian</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pendalaman, Taufik merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan pada 2019 dan 2020.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemudian di tahun 2024 melakukan pencurian dengan pemberatan dengan vonis satu tahun," ucap dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka dijerat Pasal 479 ayat 2 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman paling lama dua belas tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, polisi masih memburu rekan tersangka yang lain. Identitas telah dikantongi polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rekan tersangka masih dilakukan pengejaran yaitu inisial GR, kemudian yang kedua inisial PI, yang ketiga inisial JU,(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">﻿</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 11:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ekonomi Warga Terpukul, Deretan Toko di Palestina Rata Tanah Akibat Proyek Jalan Israel</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Ekonomi-Warga-Terpukul--Deretan-Toko-di-Palestina-Rata-Tanah-Akibat-Proyek-Jalan-Israel</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1911_Ekonomi-Warga-Terpukul--Deretan-Toko-di-Palestina-Rata-Tanah-Akibat-Proyek-Jalan-Israel.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan Israel mengenai isu ini tidak sejalan dengan pendapat otoritas Palestina.Buldoser Israel telah menghancurkan banyak toko milik warga Palestina di pinggiran sebuah kota di tenggara Yerusalem pada minggu ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggusuran ini dilakukan untuk menyediakan lahan bagi proyek jalan yang berkaitan dengan permukiman Israel di Tepi Barat yang sedang diduduki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun Israel mengklaim bahwa pembongkaran tersebut bertujuan untuk membuka lahan pembangunan jalan baru yang akan digunakan oleh warga Palestina, pejabat Palestina menyatakan bahwa jalan tersebut sebenarnya merupakan jalur pengalihan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jalur yang dirancang agar kendaraan warga Palestina tidak lagi melewati jalan utama baru yang sedang dibangun Israel untuk menghubungkan permukiman-permukiman Israel di sekitarnya dengan Yerusalem.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proyek ini merupakan bagian dari kawasan strategis di Tepi Barat yang dikenal sebagai E1, yang mana Israel mengembangkannya dengan tujuan untuk mencegah terbentuknya negara Palestina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Toko-toko yang dihancurkan adalah lokasi tempat Israel berencana membangun jalan baru yang akan mengalihkan seluruh lalu lintas Palestina ke jalan tersebut sehingga mereka dapat menutup seluruh wilayah E1 bagi warga Palestina," ungkap Hagit Ofran, direktur kelompok antipermukiman Peace Now, seperti yang dilansir oleh Associated Press.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada Selasa (12/5/2026), pembongkaran dilaksanakan di Kota al-Eizariya, hanya beberapa hari setelah sejumlah pemilik toko menerima pemberitahuan untuk mengosongkan tempat usaha mereka yang dibangun tanpa izin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan meskipun para pengacara telah mengajukan banding hingga ke Mahkamah Agung Israel, proses pembongkaran tetap dilanjutkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Otoritas Israel berpendapat bahwa bangunan-bangunan tersebut, yang mencakup tempat pencucian mobil, toko besi tua, dan kios sayuran, dibangun secara ilegal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka menegaskan bahwa para pemilik telah diperingatkan selama bertahun-tahun mengenai kemungkinan penertiban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">COGAT, badan militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di Tepi Barat, menyatakan bahwa bangunan-bangunan itu menghalangi pembangunan jalan yang direncanakan untuk menghubungkan kota-kota Palestina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehilangan Akses dan Penghasilan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Israel mengklaim bahwa sistem jalan baru yang mereka rencanakan bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup warga Palestina di daerah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, kelompok hak asasi manusia dan Otoritas Palestina yang didukung oleh komunitas internasional menegaskan bahwa pembongkaran yang dilakukan berkaitan dengan upaya Israel untuk mengubah sistem transportasi dan menciptakan jaringan jalan yang terpisah bagi pemegang identitas Israel dan Palestina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka berpendapat bahwa jalan terowongan dan jalur pengalihan yang direncanakan Israel akan mengalihkan lalu lintas Palestina dari jalan utama yang menghubungkan pemukiman di Tepi Barat dengan Yerusalem, sehingga secara praktis memutus akses pengendara Palestina dari sebagian besar wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa toko yang dihancurkan memang menghalangi trotoar dan akses jalan menuju kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun demikian, warga Palestina mengungkapkan bahwa mendapatkan izin pembangunan yang layak dari otoritas Israel hampir tidak mungkin, sedangkan pemukiman Israel terus berkembang dengan pesat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mohammad Abu Ghalieh, seorang pemilik toko berusia 48 tahun, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam karena harus memulai segalanya dari nol setelah pembongkaran tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Empat puluh delapan tahun saya bekerja siang dan malam untuk membangun sesuatu bagi anak-anak dan keluarga saya, lalu dalam satu hari satu malam semuanya hilang," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Daoud al-Jahalin, kepala dewan desa setempat, menambahkan bahwa lebih dari 200 keluarga akan kehilangan sumber pendapatan mereka akibat tindakan ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proyek E1 menjadi sangat kontroversial karena membentang dari pinggiran Yerusalem hingga jauh ke dalam wilayah Tepi Barat yang diduduki, memisahkan kota Ramallah dan Bethlehem, serta menghambat pergerakan warga Palestina dari utara ke selatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Baik para pemimpin Israel maupun pengkritik permukiman sepakat bahwa rencana E1 akan menyulitkan upaya pembentukan negara Palestina yang berkelanjutan di Tepi Barat. Israel berencana untuk membangun sekitar 3.500 unit apartemen di dekat permukiman Maale Adumim yang sudah ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perlu dicatat bahwa Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah tahun 1967, dan komunitas internasional secara luas menganggap pembangunan permukiman Israel di wilayah pendudukan tersebut ilegal dan menjadi penghalang bagi perdamaian.(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 11:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sinergi Dalam Penanggulangan, Polres Inhu Resmikan Dan Kukuhkan Kampung Tangguh Anti Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Sinergi-Dalam-Penanggulangan--Polres-Inhu-Resmikan-Dan-Kukuhkan-Kampung-Tangguh-Anti-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1062_Sinergi-Dalam-Penanggulangan--Polres-Inhu-Resmikan-Dan-Kukuhkan-Kampung-Tangguh-Anti-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INHU - Upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan oleh jajaran Polres Indragiri Hulu bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peresmian dan Pengukuhan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Duta Anti Narkoba Kabupaten Inhu serta Deklarasi Indragiri Hulu Tangguh Bersih dari Narkoba yang dilaksanakan pada Rabu, 13/5/ 2026 sekira pukul 16.00 WIB di Lapangan Bola Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama memerangi bahaya narkoba yang menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan keamanan lingkungan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Inhu Ir. Hendrizal, M.Si, Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.H, Dandim 0302 Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P, Kajari Inhu, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Inhu, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta masyarakat Desa Paya Rumbai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH menyampaikan bahwa penanganan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi harus dibangun melalui sinergitas seluruh pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polres Indragiri Hulu bersama seluruh stakeholder berinisiatif membentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba serta mengukuhkan Duta Anti Narkoba sebagai bentuk gerakan sosial masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing dari bahaya narkotika,” ujar AIPTU Misran menyampaikan keterangan Kapolres.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menyampaikan bahwa pemilihan Desa Paya Rumbai sebagai Kampung Tangguh Anti Narkoba memiliki makna mendalam. Wilayah tersebut sebelumnya dikenal cukup rawan terhadap aktivitas penyalahgunaan narkotika. Namun berkat kerja keras Satresnarkoba Polres Inhu bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kesadaran warga, kondisi tersebut perlahan mengalami perubahan positif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Hari ini kita menyaksikan perubahan besar. Tempat yang dahulu memiliki stigma negatif kini bangkit menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap narkoba dan menjadi kampung tangguh bersih dari narkoba,” lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan SKEP Kapolres Inhu terkait penunjukan Duta Anti Narkoba Kabupaten Inhu, dilanjutkan pengukuhan Duta Anti Narkoba yang ditandai pemasangan selempang serta penyerahan SKEP oleh Kapolres Inhu didampingi Forkopimda Kabupaten Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suasana semakin khidmat saat pembacaan Deklarasi Indragiri Hulu Tangguh Bersih Dari Narkoba yang diikuti seluruh undangan. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Indragiri Hulu dari ancaman narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wakil Bupati Inhu Ir. Hendrizal, M.Si dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menyuarakan sikap tegas melawan narkoba serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk yang ditimbulkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain rangkaian acara seremonial, Forkopimda Kabupaten Inhu juga melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar Kampung Tangguh Anti Narkoba sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Inhu berharap Kampung Tangguh Anti Narkoba tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar menjadi pusat edukasi masyarakat, pembinaan generasi muda, serta benteng pertahanan dari masuknya narkoba di lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semangat kebersamaan yang ditunjukkan diharapkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Indragiri Hulu yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Meutya Hafid: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Meutya-Hafid--Hampir-200-Ribu-Anak-Indonesia-Terpapar-Judi-Online</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6874_Meutya-Hafid--Hampir-200-Ribu-Anak-Indonesia-Terpapar-Judi-Online.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menkomdigi Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak berusia di bawah 10 tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak Indonesia telah terpapar judi online.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari jumlah tersebut, sekitar 80 ribu di antaranya berusia di bawah 10 tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan itu disampaikan Meutya dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol bertema “Jauhi Judol, Anak Medan Pilih Masa Depan, Bukan Judi Online” di Kota Medan, Sumatra Utara, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, angka tersebut menjadi peringatan serius terhadap ancaman judi online bagi generasi muda Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang. Karena itu, kita semua harus menjadi garda edukasi, saling mengingatkan, serta melindungi keluarga dan anak-anak kita dari maraknya praktik ilegal ini,” tegas Meutya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Judi Online Merusak</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meutya menegaskan judi online bukan sekadar hiburan digital, melainkan ancaman yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebut praktik tersebut dapat merusak ekonomi keluarga, memicu kekerasan dalam rumah tangga, hingga menghancurkan masa depan anak-anak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami mendengar banyak cerita pilu dari masyarakat. Ini bukan hanya soal uang, tapi kehancuran masa depan anak dan ketenangan keluarga. Kita harus hentikan ini bersama,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, perempuan dan anak sering menjadi korban tidak langsung ketika anggota keluarga terjerat judi online.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi itu disebut berdampak pada hilangnya penghasilan keluarga hingga terganggunya keharmonisan rumah tangga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di samping itu, Kementerian Komunikasi dan Digital disebut telah meminta platform digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube untuk lebih aktif menurunkan konten terkait judi online.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Judi online dilarang di Indonesia. Semua pihak harus punya tanggung jawab moral dan hukum yang sama,” kata Meutya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, pemerintah terus memperkuat edukasi dan literasi digital agar masyarakat lebih memahami risiko judi online.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meutya juga mengajak tokoh agama, komunitas, hingga keluarga untuk terlibat aktif dalam membangun budaya anti-judi online.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Terutama para ibu dan seluruh keluarga, jadilah benteng utama di rumah. Lindungi anak-anak kita dari bahaya judi online sejak dini. Tolak judol, jaga keluarga, selamatkan masa depan anak!" pungkasnya</font>.</div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Penyelundupan 1 Ton Merkuri ke Filipina Terbongkar, Modus Disisipkan di Karpet</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Penyelundupan-1-Ton-Merkuri-ke-Filipina-Terbongkar--Modus-Disisipkan-di-Karpet</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6788_Penyelundupan-1-Ton-Merkuri-ke-Filipina-Terbongkar--Modus-Disisipkan-di-Karpet.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Polda Metro Jaya membongkar penyelundupan 1 ton merkuri ke Filipina yang disamarkan di dalam gulungan karpet. Cairan berbahaya itu dikirim menggunakan peti kemas melalui Pelabuhan Tanjung Priok menuju Manila.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Polisi Victor Dean Mackbon mengatakan kasus itu terungkap pada 21 April 2026 setelah Bea Cukai Tanjung Priok mencurigai dokumen ekspor tidak sesuai isi peti kemas. Polisi lalu memeriksa kontainer bernomor MRSU 7176261 tujuan Manila, Filipina.“Berhasil ditemukan berupa 760 botol cairan berwarna silver yang pada kemasan terdapat label tulisan ‘Mercury Gold 1 Kg’ yang disimpan pada selongsong karton dan disisipkan pada 145 gulungan karpet,” kata Victor kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menetapkan dua tersangka berinisial MAL dan H. MAL disebut bertugas mencari serta mengirimkan merkuri pesanan seorang warga negara asing berinisial AB yang tinggal di Davao, Filipina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari pengakuan bahwa penjualan merkuri ini yang dikirim ke Filipina itu sejak tahun 2021. Nanti akan kita kembangkan lebih lanjut,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Victor menyebut tersangka MAL menjual merkuri seharga Rp 2,7 juta per kilogram dan meraup keuntungan Rp 300 ribu per botol. Sementara tersangka H menjual merkuri kepada MAL dengan harga Rp 2,4 juta per kilogram dari modal Rp 2,1 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kasus penyelundupan merkuri ke Filipina itu, polisi menyita 760 botol cairan merkuri bertuliskan “Mercury Gold 1 Kg” dan satu rol karpet.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kerugian negara yang dialami terkait penjualan merkuri ini kurang lebih Rp 30 miliar," tandas dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelanggaran Ekspor</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi mengatakan pihaknya mencurigai adanya pelanggaran ekspor saat melakukan pengawasan rutin di pelabuhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Modus tadi sudah disampaikan bahwa merkuri ini disembunyikan di dalam kemasan karton yang di depan kita, kemudian disisipkan di dalam gulungan karpet,” kata Adhang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menyebut pengungkapan penyelundupan merkuri itu menjadi perhatian serius Bea Cukai karena berkaitan dengan sumber daya alam dan barang berbahaya. Pengawasan diperketat untuk mencegah ekspor ilegal melalui Pelabuhan Tanjung Priok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Adhang, merkuri merupakan barang berbahaya yang pengangkutan dan ekspornya wajib memiliki izin terbatas dari kementerian terkait. Karena itu, Bea Cukai meningkatkan kewaspadaan terhadap pola penyelundupan serupa.(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Barang ini adalah barang berbahaya. Pengawasannya juga diawasi oleh seluruh K/L terkait dan di dalam ekspornya juga menjadi atensi di dalam pengawasan kami,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Murid SD Meninggal Tertimpa Patung Saat Kunjungan ke Museum</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Murid-SD-Meninggal-Tertimpa-Patung-Saat-Kunjungan-ke-Museum</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5737_Murid-SD-Meninggal-Tertimpa-Patung-Saat-Kunjungan-ke-Museum.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta -pelajar SD Bergas Lor, Kabupaten Semarang, meninggal dunia tertimpa patung saat sedang bermain di halaman belakang Museum Ronggowarsito, Jalan Abdul Rahman Saleh No. 1, Kali banteng Kidul, Kota Semarang, Jawa Tengah. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tidak terselamatkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar ada kejadian siswa meninggal dunia tertimpa patung. Kejadian Senin 11 Mei 2026 kemarin saat mengikuti tour wisata ke museum," kata Kepala Museum Ronggowarsito Semarang, Agung Nugroho, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejadian bermula saat SD Bergas Lor melakukan tour wisata dengan tujuan Museum Ronggowarsito Semarang. Sebelum kembali ke bus, korban bermain ke halaman belakang museum tepatnya di sekitar taman dekat patung petani berwana hitam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Anak itu terus naik-naik di sana, manjat, gandulan di situ. Tiba-tiba dia terjatuh bersama patungnya. Dan menimpa si anak tersebut. Itu patung petani hiasan taman," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat AF tertimpa patung, beberapa pegawai Museum Ronggowarsito langsung menolong dengan cara menggotong tubuh korban. Korban sempat dipangku neneknya dan masih dalam kondisi sadar. Bahkan, korban bisa diajak berkomunikasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban ditolong dalam kondisi sadar, dan bisa diajak komunikasi," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tetapi, korban tampak semakin lemas hingga dilarikan ke RS Colombia sekalian didaftarkan untuk diperiksa sampai dapat perawatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena sudah dapat perawatan, teman-teman lalu kembali ke kantor," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi Patung Lama Tak Tersentuh Perawatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keesokan harinya, AF dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Besok paginya dapat informasi anaknya meninggal. Dia meninggal di rumah sakit. Pada saat kejadian berdasarkan informasi memang kelihatan ada luka di pelipis karena terjatuh," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pascakejadian, pihaknya memeriksa seluruh patung koleksi Museum Ronggowarsito untuk mengantisipasi peristiwa terulang kembali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk patung taman di halaman belakang museum, diakuinya memang tidak pernah diperbaiki, keropos karena sudah bertahun-tahun dipasang di lokasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hanya mungkin karena digelantungi maka tidak seimbang, posisi persisnya kami tidak tahu," akunya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihaknya kini telah memindahkan patung-patung yang dianggap rawan roboh. Sejumlah patung ukuran besar juga diperiksa ulang untuk mengetahui kelayakan kondisinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga evaluasi kondisi patung yang jadi aset museum dan tempat yang lain," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pendarahan di Hati</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto mengatakan anak yang tertimpa patung awalnya sempat mengeluh sesak napas. Kemudian dilakukan perawatan di rumah sakit terdekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Polsek sudah datangi TKP. Korban masih sempat merangkak keluar dari patung yang terjatuh dan korban mengalami luka lecet di bagian muka. Namun korban mengeluh sesak napas," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kejadian itu korban ternyata mengalami pendarahan di hati dan dioperasi pada senin 11 Mei 2026 malam. Setelah menjalani perawatan, AF dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (12/5) pukul 07.50 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil foto rontgen terjadi pendarahan di hati. Sekira pukul 07.50 WIB korban dinyatakan meninggal(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pacaran dengan Anak Dibawah Umur, Pemuda di Duri Ditangkap Kasus Pencabulan </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pacaran-dengan-Anak-Dibawah-Umur--Pemuda-di-Duri-Ditangkap-Kasus-Pencabulan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9616_.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Seorang pemuda di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilaporkan dugaan persetubuhan dengan anak di bawah umur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku AJS (23) diamankan petugas Polsek Mandau tanpa perlawanan, Rabu (13/5/2026) di Jalan Kelurahan Duri Timur sekitar pukul 21.00 WIB..</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini terungkap, setelah korban curhat dengan guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolahnya. Pihak sekolah memanggil orang tua korban menyampaikan pengakuan korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ternyata, korban telah mengalami tindakan pencabulan beberapa kali. Salah satunya di bioskop mini di Kota Duri, bulan November, tahun 2025. Berangkat dari curhatan anak, orang tua korban melaporkan kasus tersebut di Polsek Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menjelaskan, pihaknya mengamankan terduga pelaku atas laporan yang dibuat orang tua korban. Polsek Mandau kata langsung melakukan proses penyelidikan dengan menangkap pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku kita tetapkan sebagai tersangka tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak," katanya melalui Kasi Humas AIPDA Juliandi Bazrah kepada CAKAPLAH.com, Kamis (14/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juliandi mengungkapkan, hubungan keduanya adalah pacaran yang tidak diketahui orang tua. Perbuatan pelaku dilakukan secara berulang menimbulkan rasa trauma terhadap korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban curhat ke guru BK, dan&nbsp; sekolah memanggil orang tua korban untuk melakukan konseling terkait pengakuan korban,"cakapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku menurutnya, diamankan tanpa perlawanan. Setelah ditetapkan tersangka pelaku dilakukan penahanan di Polsek Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polres Bengkalis mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak serta tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak pidana maupun kekerasan terhadap anak kepada pihak kepolisian,(cakaplah).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 10:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dishub Perketat Pengawasan Lalu Lintas Selama Long Weekend</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Dishub-Perketat-Pengawasan-Lalu-Lintas-Selama-Long-Weekend</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8783_Dishub-Perketat-Pengawasan-Lalu-Lintas-Selama-Long-Weekend.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengaku mengerahkan seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan lalu lintas selama libur panjang akhir pekan atau long Weekend pada 14-17 Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Masykur, peningkatan volume kendaraan berpotensi terjadi selama libur nasional dan cuti bersama Kenaikan Isa Almasih. Karena itu, Dishub Pekanbaru menggelar apel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan lalu lintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena kendaraan berpotensi meningkat selama libur long Weekend ini. Makanya kita mempertegas, dan mengarahkan ke anggota untuk antisipasi dan tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan lalu lintas," kata Masykur, Kamis (14/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia meminta seluruh anggota tetap bertugas seperti biasa di titik-titik yang telah ditentukan. Menurutnya, libur panjang menjadi periode rawan sehingga kehadiran petugas di lapangan sangat dibutuhkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masykur menyebut pusat perbelanjaan dan mal diprediksi akan dipadati masyarakat, termasuk warga dari luar daerah yang datang ke Pekanbaru selama masa libur panjang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Biasanya kalau libur, pusat perbelanjaan, mall itu ramai. Tidak hanya warga Pekanbaru yang beraktivitas, tapi ada warga dari luar daerah. Maka lalu lintas padat, di titik itu kita ingin memastikan tidak ada gangguan lalu lintas. Baik kemacetan, kecelakaan lalu lintas itu bisa kita minimalisir," cakapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dishub Pekanbaru, sambung Masykur juga memperkuat pengawasan di sejumlah ruas jalan protokol yang menjadi fokus kepadatan kendaraanDi antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Soekarno Hatta, Tuanku Tambusai, HR Soebrantas, serta kawasan pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 09:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Banjir Bandang dan Longsor Terjang Tanah Datar, 5 Rumah serta 5 Jembatan Hanyut</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Banjir-Bandang-dan-Longsor-Terjang-Tanah-Datar--5-Rumah-serta-5-Jembatan-Hanyut</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1948_Banjir-Bandang-dan-Longsor-Terjang-Tanah-Datar--5-Rumah-serta-5-Jembatan-Hanyut.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Banjir dan tanah longsor melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yakni Kecamatan Tanjung Emas, Padang Ganting, dan Lintau Buo. Bencana tersebut menyebabkan lima rumah hanyut, sejumlah jembatan putus, serta ratusan hektare lahan persawahan rusak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo. Luapan Sungai Batang Tampo yang berhulu di Gunung Sago memicu banjir besar yang menerjang permukiman warga dan infrastruktur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan berdasarkan laporan pemerintah nagari, banjir mengakibatkan 67 rumah mengalami kerusakan, lima rumah hanyut, dan lima jembatan terputus akibat derasnya arus sungai.“Saat ini saya berada di lokasi terdampak banjir di Nagari Taluak. Berdasarkan laporan wali nagari, banjir mengakibatkan 67 rumah rusak, lima rumah dan lima jembatan hanyut, serta merusak lebih dari seratus hektare sawah masyarakat,” ujar Eka Putra kepada detikSumut saat meninjau lokasi terdampak, Rabu (13/5/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memastikan kondisi warga yang mengungsi dalam keadaan aman dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami memastikan warga yang mengungsi dalam kondisi aman, terutama kebutuhan kesehatan dan makanan harus terjamin,” katanya.Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, lanjut Eka Putra, telah mendistribusikan bantuan darurat berupa bahan makanan mentah kepada masyarakat terdampak banjir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami sudah menyalurkan bahan makanan mentah. Selanjutnya, wali nagari bersama masyarakat menyiapkan kebutuhan pengungsi di lapangan,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain fokus pada penanganan darurat, pemerintah daerah juga akan segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.Menurut Eka Putra, banjir besar seperti ini baru pertama kali terjadi selama dirinya menjabat sebagai kepala daerah. Ia menduga meluapnya Sungai Batang Tampo dipicu tingginya curah hujan di kawasan hulu Gunung Sago.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Bencana banjir seperti ini baru pertama kali terjadi selama saya menjabat sebagai bupati. Sungai Batang Tampo meluap akibat curah hujan tinggi, sementara hulunya berada di Gunung Sago. Nanti akan kami cek hingga ke bagian hulu untuk melihat kondisi sebenarnya. Namun saat ini fokus utama kami adalah menyelamatkan warga terdampak,” tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Wali Nagari Taluak, Pendi Aswil, menyebut putusnya lima jembatan membuat sejumlah warga sempat terisolasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, warga yang rumahnya hanyut untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat masing-masing. Pemerintah nagari juga telah menyiapkan Kantor Wali Nagari Taluak sebagai lokasi pengungsian darurat apabila kondisi memburuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami siaga 24 jam memantau kondisi di lapangan. Jika situasi memburuk dan warga membutuhkan tempat pengungsian, seluruh fasilitas sudah kami siapkan(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 08:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Belasan Paket Disita,Polres Bengkalis Ringkus Dua Pengedar Perusakm Saraf Di Mabdau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Belasan-Paket-Disita-Polres-Bengkalis-Ringkus-Dua-Pengedar-Perusakm-Saraf-Di-Mabdau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2674_Belasan-Paket-Disita-Polres-Bengkalis-Ringkus-Dua-Pengedar-Perusakm-Saraf-Di-Mabdau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS"Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dua orang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu berhasil diringkus di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial FMN (23) dan MZS (20).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis pada Selasa (12/5/26) sekitar pukul 16.27 WIB di sebuah rumah di Jalan Anggur Hijau 2, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari tangan kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 9 paket kecil dan 3 paket sedang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor keseluruhan mencapai 4,45 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain sabu, petugas juga menyita satu bungkus plastik klip bening, dua unit handphone, satu unit timbangan digital serta satu buah kotak jam tangan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi,” ujar AKP Tidar Laksono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, petugas kemudian melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan kedua pelaku di dalam sebuah kamar rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat penggeledahan berlangsung, polisi menemukan sejumlah paket sabu yang disimpan di dalam kamar tersebut beserta alat pendukung lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil interogasi awal, kedua pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial B yang kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sabu tersebut didapat dengan sistem lempar di kawasan tepi Jalan Desa Harapan, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya kedua tersangka beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bengkalis guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil tes urine, kedua pelaku diketahui positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, keduanya disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana junto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Minas Siak Berebut CPO dari Truk Tangki Terguling ke Jurang.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Warga-Minas-Siak-Berebut-CPO-dari-Truk-Tangki-Terguling-ke-Jurang-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2592_Warga-Minas-Siak-Berebut-CPO-dari-Truk-Tangki-Terguling-ke-Jurang-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Puluhan warga beramai-ramai turun ke jurang di tepi Jalan Lintas Pekanbaru"Dumai, tepatnya di tanjakan KM 39 Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Mereka membawa berbagai wadah seperti ember, jerigen hingga drum untuk mengambil minyak sawit mentah (CPO) yang tumpah dari mobil tangki yang terguling.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu terjadi Selasa (12/5/2026) sore. Bahkan setelah matahari terbenam, masih ada yang mengambil CPO tersebut.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suasana di lokasi terlihat penuh sesak. Warga berdesakan di sekitar badan tangki yang rebah di dasar jurang. Sebagian sibuk menuangkan CPO ke dalam drum besar, sementara lainnya antre menunggu giliran mengisi jerigen dan ember yang dibawa dari rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa warga bahkan tampak rela turun ke area berlumpur demi mendapatkan minyak sawit yang masih mengalir dari tangki bocor tersebut. Tubuh dan pakaian mereka terlihat dipenuhi noda minyak berwarna kecokelatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sayang kalau dibiarkan terbuang begitu saja, makanya ramai warga datang ambil,” ujar Ujang, seorang warga di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mobil tangki yang mengalami kecelakaan diketahui bernomor polisi BM 9632 PU. Kendaraan pengangkut CPO milik PT Mitra Angkutan Sejati dengan nomor unit T135 itu diduga tidak kuat menanjak saat melintasi tanjakan tinggi di kawasan Minas Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut keterangan warga, mobil sempat berjalan pelan saat mendaki sebelum akhirnya kehilangan tenaga dan bergerak mundur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Awalnya masih sempat nanjak pelan, tapi tiba-tiba mundur lagi. Tidak lama langsung terguling ke bawah,” kata Rendi, warga lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Truk tersebut diketahui melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai. Setelah mundur, kendaraan kemudian terguling ke jurang di sisi jalan hingga bagian kabin mengalami kerusakan cukup parah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat insiden itu, sopir mobil tangki dilaporkan mengalami luka-luka. Ia telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski lokasi dipadati warga yang mengambil tumpahan CPO, arus lalu lintas di jalur Pekanbaru"Dumai masih&nbsp; tetap lancar. Sebab posisi kendaraan berada cukup jauh dari badan jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Lantas Polres Siak AKP Denny Maulana membenarkan kejadian itu. Ia mengungkapkan kecelakaan tunggal di KM 41.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Ya, itu kecelakaan tunggal di Km 41,” ujarnya singkat, Rabu (13/5/2026). (Tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kebun Sawit di Pujud Rohil Jadi Sarang Pengguna Narkoba, Polisi Temukan Bong Bekas Pakai.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kebun-Sawit-di-Pujud-Rohil-Jadi-Sarang-Pengguna-Narkoba--Polisi-Temukan-Bong-Bekas-Pakai-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9717_Kebun-Sawit-di-Pujud-Rohil-Jadi-Sarang-Pengguna-Narkoba--Polisi-Temukan-Bong-Bekas-Pakai-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">ROHIL-Aparat Kepolisian Polsek Pujud melakukan razia di areal kebun kelapa sawit yang berlokasi di Kilometer 17, dusun 4 Suka Makmur, Kepenghuluan Sukajadi, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Razia tersebut dipimpin oleh Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si. dan diikuti personil Polsek Pujud serta Kadus dan tokoh masyarakat Kepenghuluan Sukajadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Razia yang digelar kali ini bukan untuk memburu ninja sawit, namun kali ini mencari sarang pengguna narkoba. Pasalnya berdasarkan informasi masyarakat, lokasi kebun sawit tersebut kerap dijadikan tempat untuk mengkonsumsi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Benar saja, ketika tim tiba di lokasi ditemukan tenda biru yang dijadikan alas duduk di bawah pelepah sawit. Di atasnya ditemukan sejumlah bong bekas pakai, mancis dan beberapa barang lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas temuan benda-benda tersebut, dilakukan kegiatan pemasangan police line dan penyegelan serta memusnahkan alat-alat bekas aat hisap dan lainnya, dengan cara membakar di sekitar kebun tersebut," ujar Boy, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian aparat Kepolisian Polsek Pujud juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak berkumpul di lokasi yang sering menjadi tempat mengkonsumsi narkoba. "Apabila ada informasi soal peredaran narkoba dapat melapor kepada kami, maka akan segera kami tindak lanjuti(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 14 May 2026 08:25:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>