<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Mon, 11 May 2026 09:48:55 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 09:48:55 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Sambut Event Bakar Tongkang, Rohil Hadirkan Aplikasi Pintar untuk Wisatawan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Sambut-Event-Bakar-Tongkang--Rohil-Hadirkan-Aplikasi-Pintar-untuk-Wisatawan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_338_Sambut-Event-Bakar-Tongkang--Rohil-Hadirkan-Aplikasi-Pintar-untuk-Wisatawan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI-Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Rohil menyiapkan layanan digital terpadu untuk menyambut kedatangan wisatawan pada perhelatan budaya Bakar Tongkang tahun ini. Melalui aplikasi khusus yang tengah dikembangkan, wisatawan nantinya dapat memperoleh berbagai informasi penting mulai dari penginapan, transportasi, rental kendaraan, kuliner khas daerah hingga kebutuhan penunjang perjalanan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Disparpora Rohil, Hari Dharma Putra mengatakan, aplikasi tersebut dirancang agar mudah digunakan oleh pengunjung. Wisatawan cukup memindai barcode menggunakan telepon pintar yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di kawasan pelaksanaan event.Menurut Hari Dharma, kehadiran inovasi digital ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan sektor pariwisata sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan yang datang ke Bagansiapiapi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami ingin wisatawan tidak lagi datang tanpa informasi,” ujar Hari Dharma, Sabtu (9/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, Disparpora Rohil saat ini juga membuka kesempatan bagi para pelaku usaha lokal untuk bergabung dalam aplikasi tersebut. Para pemilik usaha diminta mendaftarkan usahanya melalui admin Disparpora dengan melengkapi data berupa titik koordinat lokasi usaha, foto usaha, serta nomor WhatsApp pemilik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tersebut dilakukan agar berbagai usaha milik masyarakat lokal lebih mudah ditemukan oleh wisatawan, baik yang datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saya berharap pemilik usaha dapat mendaftarkan usahanya melalui admin kami di Dinas Pariwisata dengan membawa titik koordinat usaha, foto usaha, dan nomor WhatsApp pemilik untuk dipublikasikan melalui aplikasi,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, pengembangan aplikasi digital itu merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan event tahun sebelumnya. Saat itu, banyak wisatawan mengaku kesulitan memperoleh informasi terkait penginapan, transportasi, hingga lokasi kuliner khas daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika jumlah pengunjung meningkat dan kebutuhan informasi harus diperoleh secara cepat serta praktis. Karena itu, Disparpora Rohil berharap kehadiran aplikasi ini dapat membuat perjalanan wisatawan selama mengikuti Bakar Tongkang menjadi lebih nyaman, efisien, dan terarah.(riaupos.co).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 09:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kapolsek Tanah Putih Jalin Silahturahmi Cooling System Bersama Tokoh Agama Dan Masyarakat Sedinginan.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Kapolsek-Tanah-Putih-Jalin-Silahturahmi-Cooling-System-Bersama-Tokoh-Agama-Dan-Masyarakat-Sedinginan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2623_Kapolsek-Tanah-Putih-Jalin-Silahturahmi-Cooling-System-Bersama-Tokoh-Agama-Dan-Masyarakat-Sedinginan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Kapolsek Tanah Putih Kompol Y Yudi Indranaldi, S.H melaksanakan kegiatan Cooling System dan silaturahmi bersama tokoh agama serta tokoh masyarakat di Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (10/5/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekira pukul 20.00 WIB tersebut berlangsung di Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat kelurahan, para Ketua RW dan RT, serta personel Polsek Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir dalam kegiatan itu Seklur Kelurahan Sedinginan Rajali, S.Pd, Tuan Guru Suluk Haji Sava Rudin, Ketua Lingkungan Koi Rijon, Tokoh Agama Haji Hamsuri, serta unsur masyarakat lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y Yudi Indranaldi menyampaikan bahwa kegiatan cooling system tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polri ingin hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan maupun masukan terkait situasi keamanan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mempererat hubungan silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah membangun sinergitas antara Polri dengan masyarakat dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas, termasuk maraknya peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkoba maupun tindak kriminal lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila ada hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan Cooling System dan silaturahmi tersebut berakhir sekira pukul 22.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(rtc).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 09:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengunjung Hotel di Kuansing Heboh, Pria Asal Sumut Ditemukan Meninggal di Kamar.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pengunjung-Hotel-di-Kuansing-Heboh--Pria-Asal-Sumut-Ditemukan-Meninggal-di-Kamar-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8733_Pengunjung-Hotel-di-Kuansing-Heboh--Pria-Asal-Sumut-Ditemukan-Meninggal-di-Kamar-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING-Suasana salah satu hotel di kawasan Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mendadak heboh, Minggu (10/5/2026) pagi sekitar pukul 08.15 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotel tempatnya menginap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui berinisial IE (62), warga Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho mengatakan, korban ke Kuansing bersama keluarganya dan menginap di hotel yang sama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehebohan di hotel bermula saat keluarga korban berusaha membangunkan IE pada pagi hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Namun, korban tak kunjung memberikan respons dari dalam kamar," ujar AKP Linter Sihaloho.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga yang mulai panik kemudian memanggil sejumlah pengunjung hotel dan pegawai untuk membantu membuka kamar untuk mengecek kondisi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suasana di lorong hotel mendadak ramai. Beberapa tamu terlihat keluar kamar karena penasaran dengan keributan yang terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena tidak ada jawaban dari dalam kamar, pintu akhirnya didobrak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah tergeletak di lantai kamar dalam kondisi tidak menunjukkan ada kehidupan," ujar AKP Linter Sihaloho.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penemuan itu membuat suasana hotel geger. Sejumlah pengunjung tampak syok melihat petugas dan keluarga korban keluar masuk lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak lama berselang, personel kepolisian dari Polsek Kuantan Tengah bersama jajaran Polres Kuansing tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada dan kepala sesaat setelah tiba di kamar hotel," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Teluk Kuantan untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Linter mengatakan pihak kepolisian telah melakukan langkah awal penanganan kasus tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum dari pihak medis,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, polisi juga telah melakukan olah TKP, pengumpulan bahan keterangan serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai pemeriksaan medis, jenazah korban dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara menggunakan ambulans Yayasan Masjid Raya Teluk Kuantan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga korban disebut telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi serta menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum di kemudian hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Keluarga korban telah menerima kejadian ini dan menolak dilakukan autopsi,” tutup AKP Linter Sihaloho.(tribunewsekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 09:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Remaja Bonceng Tiga Lawan Arus Tabrakan di Depan Gedung LAM Riau, Lima Orang Luka-luka.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Remaja-Bonceng-Tiga-Lawan-Arus-Tabrakan-di-Depan-Gedung-LAM-Riau--Lima-Orang-Luka-luka-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6530_Remaja-Bonceng-Tiga-Lawan-Arus-Tabrakan-di-Depan-Gedung-LAM-Riau--Lima-Orang-Luka-luka-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Diponegoro jalur timur, tepat di depan LAM Riau, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat BM 6058 SAH dan Honda Beat BM 3623 TX.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kecelakaan itu, lima remaja mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Honda Beat BM 6058 SAH yang dikendarai M Aditya Irawan (16), membonceng dua penumpang yakni Raja Pasaribu (13) dan Rahmat Fadhli (15), bergerak dari arah selatan menuju utara di Jalan Diponegoro jalur timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sepeda motor yang ditumpangi tiga remaja tersebut melaju melawan arus.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat tiba di depan LAM Riau, kendaraan mereka bertabrakan dengan Honda Beat BM 3623 TX yang dikendarai Firmansyah (17) bersama Abdullah Khairul Azam (15) bergerak di jalur yang semestinya, datang dari arah sebaliknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Benturan keras membuat seluruh pengendara dan penumpang terjatuh ke badan jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Firmansyah mengalami luka di kaki kanan, sementara Abdullah Khairul Azam mengalami lebam pada kaki kanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan Raja Pasaribu mengalami lebam kaki kanan dan Rahmat Fadhli mengalami lebam pada paha kanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan penanganan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana mengatakan, kecelakaan terjadi akibat pengendara motor BM 6058 SAH melawan arus dan membawa penumpang melebihi kapasitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari hasil olah TKP sementara, kendaraan Honda Beat BM 6058 SAH bergerak melawan arus dan membawa dua penumpang sekaligus. Ini sangat berbahaya dan berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan,” ujar Satrio.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengingatkan para remaja agar tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan, terlebih pada malam hingga dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, terutama yang masih di bawah umur. Jangan biarkan berkendara tanpa pengawasan, apalagi sampai bonceng tiga dan melawan arus karena bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kejadian tersebut, kedua sepeda motor mengalami kerusakan di bagian depan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp3 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 09:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Masyarakat Rantau Kopar Sebut Akan Ada Aksi Lanjutan Bila Bandar Narkoba Tidak Diberantas.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Masyarakat-Rantau-Kopar-Sebut-Akan-Ada-Aksi-Lanjutan-Bila-Bandar-Narkoba-Tidak-Diberantas-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7308_Masyarakat-Rantau-Kopar-Sebut-Akan-Ada-Aksi-Lanjutan-Bila-Bandar-Narkoba-Tidak-Diberantas-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">ROHIL - Peredaran narkoba dan aksi pencurian marak terjadi di Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini diungkapkan oleh Irwan, warga Rantau Kopar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan masyarakat sudah resah dengan peredaran narkoba dan aksi pencurian yang marak di wilayah mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irwan mengatakan masyarakat Rantau Kopar menuntut pihak Kepolisian agar menangkap bandar-bandar besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Masyarakat itu resah dengan peredaran narkoba dan aksi pencurian, seperti pencurian sawit, pencongkelan rumah," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (10/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas kondisi tersebut warga berharap adanya peningkatan patroli dari Polsek Rantau Kopar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemarin udah ada komitmen dari Polsek, mungkin ada patroli dua kali satu hari," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau nariba di Rantau Kopar ini tidak diberantas maka aksi-aksi ini akan berlanjut, kami meminta aparat pengak hukum konsekuen memberantas narkoba. Kalau itu tidak terjadi kami pastikan aksi ini akan berlanjut berjilid-jilid," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal serupa juga diakui Androy Hidayat, Ketua RT setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan bahwa peredaran narkoba di Rantau Kopar sudah marak sehingga masyarakat resah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Peredaran narkoba di sini marak betul, kalau tidak bisa diselesaikan maka aksi akan berlanjut," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Massa Bakar Bangunan Milik Terduga Bandar Narkoba&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kepolisian membeberkan kronologis pengungkapan kasus narkotika di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), yang berujung aksi pembakaran lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran sabu, Jumat (8/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan maraknya transaksi narkotika di kawasan Jalan Rambutan, Rantau Kopar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi itu, tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau melakukan penyelidikan dan bergerak melakukan penggerebekan di sebuah gudang yang diduga digunakan sebagai lokasi aktivitas narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari hasil pendalaman, tim kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku di sebuah gudang yang dilengkapi CCTV di sejumlah sudut lokasi,” ujar Putu, Sabtu (9/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial RP.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas juga melakukan penggeledahan yang disaksikan langsung oleh ketua RT setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari lokasi, aparat menemukan sejumlah barang bukti berupa plastik besar bekas, alat hisap sabu atau bong, serta uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kombes Putu menegaskan, pengungkapan itu merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kami ingin memastikan bahwa ruang-ruang peredaran narkoba di Riau tidak diberi celah sedikit pun,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, saat proses penggerebekan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, warga sekitar justru memberikan dukungan terhadap langkah kepolisian.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, masyarakat sudah lama merasa resah dengan dugaan aktivitas di lokasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Ketika penggerebekan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, masyarakat mendukung penuh langkah petugas. Mereka senang lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika itu ditindak,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun situasi berubah setelah petugas meninggalkan lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Massa yang masih bertahan di sekitar tempat penggerebekan diduga terprovokasi hingga akhirnya melakukan aksi pembakaran terhadap sebagian bangunan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sudah Lama Jadi Target</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang ketika dikonfirmasi Tribunpekanbaru mengungkapkan bahwa pihaknya juga sudah lama menargetkan terduga pelaku atas nama Ozi yang ditangkap aparat Kepolisian Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah lama kita susun rencana untuk menangkap terduga pelaku atas nama Ozi itu," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun rencana tersebut gagal setelah tim Polda Riau turun ke lokasi.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Rantau Kopar juga mengatakan saat penggrebekan itu pihaknya tidak dilibatkan oleh tim Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami tidak tahu, dan tidak ada diberitahu," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat yang sudah terprovokasi juga sempat mendatangi Polsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun setelah mendengar penjelasan Kapolsek bahwa mereka tidak dilibatkan, warga kemudian mendatangi gudang milik terduga pengedar dan membakar gudang tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat juga merusak isi rumah terduga pengedar lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Situasi terkini di Kepenghuluan Bagan Cempedak sudah berlangsung kondusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Rantau Kopar sudah melakukan pertemuan dengan warga dan tokoh masysrakat.(tribunewspekanbaru).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 11 May 2026 09:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Seorang-Kurir-Narkoba-Ditangkap--Sabu-21-1-Kg-Berhasil-Disita</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8020_Seorang-Kurir-Narkoba-Ditangkap--Sabu-21-1-Kg-Berhasil-Disita.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" style="" size="3">Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah Provinsi Riau.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang diduga sebagai kurir narkoba berinisial DM.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Penangkapan dilakukan oleh tim Subdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Kamis (7/5/2026) di sebuah bengkel motor di Jalan Lintas Minas " Perawang, Kabupaten Siak, Riau.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran gelap narkotika di wilayah Riau.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">“Tim mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Riau,” ujar Brigjen Eko dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Berbekal informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria bernama Dedi Maryanto di Bengkel Diori Motor, Kabupaten Siak.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Saat penggeledahan dilakukan, aparat menemukan puluhan paket sabu yang disembunyikan di dalam mobil tronton warna putih. Barang haram tersebut dikemas rapi di dalam dus berwarna hitam guna mengelabui petugas.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">“Tim melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan narkotika jenis sabu di dalam mobil tronton warna putih,” jelasnya dilansir detik.com</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pengungkapan, polisi menyita sebanyak 20 bungkus plastik bening yang diduga berisi sabu dengan total berat bruto mencapai 21.158 gram atau sekitar 21,1 kilogram.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Selain barang bukti narkotika, polisi turut mengamankan satu unit telepon genggam, dompet, dan kartu identitas milik terduga pelaku.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku mengambil sabu tersebut dari Kota Dumai dan diperintahkan untuk mengantarkannya ke wilayah Jambi atas arahan pemilik barang.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">“Pelaku mengaku mengambil barang di Dumai dan akan membawa narkotika jenis sabu tersebut ke Jambi sesuai arahan pemilik barang,” ungkap Brigjen Eko.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" size="3">Saat ini, Bareskrim Polri masih terus melakukan pengembangan guna memburu jaringan dan pemilik barang yang diduga terlibat dalam pengiriman sabu lintas daerah tersebut.</font></p><p style="text-align: justify; box-sizing: inherit; margin-bottom: 10px;"><font face="arial" style="" size="3">Terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.(***)</font></p>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 10 May 2026 11:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/23-Kasus-Hantavirus-Terdeteksi-di-Indonesia--Ini-Gejala-yang-Dirasakan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4928_23-Kasus-Hantavirus-Terdeteksi-di-Indonesia--Ini-Gejala-yang-Dirasakan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), salah satu sindrom yang dipicu infeksi hantavirus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman sebagaimana dilansir dari detikHealth mengatakan gejala umumnya muncul satu hingga dua minggu setelah terpapar virus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka gejalanya demam, sakit kepala, nyeri badan, malaise atau lemas, dan jaundice yakni tubuh menguning," ujar Aji.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, Seoul Virus cenderung menimbulkan gejala yang lebih ringan dibanding jenis hantavirus lain, seperti Andes Virus yang sempat mewabah di kapal pesiar MV Hondius.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai perbandingan, Andes Virus dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat dengan masa inkubasi hingga 17 hari dan tingkat kematian yang lebih tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, Aji memastikan sebagian besar pasien di Indonesia telah pulih. Dari total 23 kasus, sebanyak 20 pasien dinyatakan sembuh dan kembali beraktivitas normal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara tiga pasien lainnya meninggal dunia dengan riwayat penyakit penyerta, termasuk kanker hati dan kegagalan multiorgan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penularan Melalui Tikus dan Debu Terkontaminasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aji mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai area yang berisiko tinggi menjadi lokasi penularan hantavirus, seperti gedung lama, area terbengkalai, ruang bawah tanah, dan wilayah dengan populasi tikus yang tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penularan virus disebut dapat terjadi melalui hewan reservoir, terutama tikus dan celurut yang terinfeksi. Virus dapat menyebar saat seseorang menghirup debu yang telah terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran hewan tersebut. Penularan juga bisa terjadi melalui gigitan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Aji, penularan antarmanusia relatif jarang terjadi dan hanya ditemukan pada jenis hantavirus tertentu yang menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenis tersebut umumnya memicu gejala sesak napas berat dengan angka kematian yang dapat mencapai 60 persen. Kasus HPS sendiri lebih banyak ditemukan di wilayah tertentu, seperti Amerika Selatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/PLN-UP3-Tanjungpinang-Salurkan-Bantuan-Napkah-Dhuafa-kepada-4-Lansia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8429_PLN-UP3-Tanjungpinang-Salurkan-Bantuan-Napkah-Dhuafa-kepada-4-Lansia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Firdiyansyah dan Kasi Pelayanan Kantor Lurah Kamboja, Prasetyo Hadi, Jumat (8/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maraongku Siregar, salah seorang penerima manfaat terlihat sangat terharu dan mengucapkan syukur ketika menerima bantuan program nafkah ini, di tengah kondisi perekonomian yang sedang melemah saat ini.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya biasanya bekerja sebagai supir angkot, akan tetapi sudah beberapa waktu belakangan ini saya tidak membawa angkot lagi karena penumpang sepi. Terkadang dalam satu hari tidak cukup uang untuk mengembalikan modal membeli BBM angkot, akhirnya pulang ke rumah dengan tangan hampa," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program Nafkah atau Jaminan Bahan Pokok Untuk Para Dhuafa adalah program yamg digagas oleh YBM PLN UIDRKR untuk dilaksanakan di seluruh YBM PLN Unit di bawahnya. Ini merupakan program rutin yang ditujukan kepada masyarakat dhuafa.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Tanjungpinang, Deny Irawan juga menyampaikan, kepada penerima bantuan bahwa paket sembako napkah ini merupakan bantuan yang bersumber dari dana zakat, infaq, sedekah pegawai PLN.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Program Nafkah atau Jaminan Bahan Pokok Untuk Para Dhuafa adalah program yamg digagas oleh YBM PLN UIDRKR untuk dilaksanakan di seluruh YBM PLN Unit di bawahnya. Ini merupakan program rutin yang ditujukan kepada masyarakat dhuafa.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Tanjungpinang, Deny Irawan juga menyampaikan, kepada penerima bantuan bahwa paket sembako napkah ini merupakan bantuan yang bersumber dari dana zakat, infaq, sedekah pegawai PLN.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga menyampaikan permohonan doa kepada para mustahik zakat, semoga keberkahan senantiasa selalu tercurahkan kepada pegawai PLN di manapun berada," harapnya.(ksm)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Diduga-Terjatuh-Bersama-Motor--Pria-36-Tahun-Ditemukan-Tewas-di-Sungai-Piamban</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4890_Diduga-Terjatuh-Bersama-Motor--Pria-36-Tahun-Ditemukan-Tewas-di-Sungai-Piamban.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR KIRI HILIR"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menduga korban terjatuh bersama sepeda motornya ke dalam sungai dan memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban ditemukan warga dalam kondisi telungkup di sungai. Tidak jauh dari lokasi penemuan, terlihat sepeda motor milik korban dalam keadaan tumbang. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo membenarkan peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Benar, korban sebelumnya sudah tidak pulang selama sehari semalam dan ditemukan warga di dalam sungai dalam kondisi meninggal dunia. Hasil visum sementara juga tidak menemukan adanya unsur tindak pidana,” jelas AKP Era Maifo, Sabtu (9/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Novatus yang sedang berjalan kaki menuju bangunan yang tengah dikerjakan tukang. Saat melintas di sekitar Sungai Piamban, ia melihat sepeda motor tergeletak di dekat sungai dan sesosok mayat di dalam air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melihat hal tersebut, saksi merasa ketakutan dan kembali ke rumah,” ujar Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Novatus kemudian menghubungi rekannya, Lalazatule, melalui telepon dan memberitahukan adanya mayat di Sungai Piamban. Mendapat informasi tersebut, Lalazatule bersama Ketua RT mendatangi lokasi kejadian sebelum akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kampar Kiri Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah menerima laporan, Kapolsek bersama piket Pawas Ipda Afrizal dan personel Polsek Kampar Kiri Hilir langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selanjutnya anggota mengevakuasi korban dari dalam sungai untuk dibawa ke darat,” tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Pagar guna dilakukan visum luar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, seluruh barang milik korban juga masih lengkap dan tidak ada yang hilang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat meminta izin kepada istrinya untuk pergi minum tuak pada Kamis sore (7/5/2026). Namun hingga keesokan harinya korban tidak kunjung pulang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pihak keluarga secara tegas menolak autopsi dengan alasan pertimbangan agama, adat istiadat, serta keinginan keluarga untuk segera melaksanakan proses pemakaman,” terang AKP Era Maifo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keterangan saksi dan keluarga, serta kondisi korban di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya unsur pidana. Korban diduga terjatuh bersama sepeda motornya ke dalam sungai hingga akhirnya meninggal dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;“Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” tutup AKP Era Maifo.(riaupos.jawapos).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Tentara-Israel-Paksa-Keluarga-Palestina-Bongkar-Makam-Anak-Mereka-karena-Dekat-Permukiman-Zionis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3995_Tentara-Israel-Paksa-Keluarga-Palestina-Bongkar-Makam-Anak-Mereka-karena-Dekat-Permukiman-Zionis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita resmi Palestina, Wafa News Agency, yang mengutip sumber-sumber lokal di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut sumber setempat, tentara Israel memerintahkan keluarga tersebut menggali kembali makam anak mereka di pemakaman Desa Asasa. Langkah itu dilakukan dengan alasan lokasi pemakaman terlalu dekat dengan permukiman Israel di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pasukan Israel memaksa sebuah keluarga Palestina di Jenin untuk menggali kembali jenazah putra mereka dan memindahkannya ke lokasi lain, dengan alasan pemakaman tersebut terlalu dekat dengan permukiman Israel," demikian laporan Wafa mengutip sumber lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumber tersebut juga menyebut pasukan Israel lebih dulu melakukan penggalian di area makam sebelum akhirnya memaksa keluarga Palestina memindahkan jenazah ke lokasi lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dekat Bekas Permukiman Sanur</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">﻿Jenazah kemudian dipindahkan dari area yang disebut berada dekat Tarsala atau bekas permukiman Sanur, di dekat Kota Jaba’, selatan Jenin. Menurut laporan itu, pemerintah Israel telah mengembalikan penghuni ke kawasan permukiman tersebut pada April lalu, sekitar 20 tahun setelah wilayah itu dievakuasi pada 2005.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kala itu, di bawah pemerintahan mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon, Israel menarik diri dari sejumlah permukiman di Jalur Gaza dan beberapa wilayah Tepi Barat, termasuk Sanur, melalui kebijakan yang dikenal sebagai “rencana pelepasan”.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Serangan dan Penggerebekan Terus Meningkat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">﻿Wafa melaporkan bahwa sejak permukiman kembali ditempati, tentara Israel dan para pemukim disebut berulang kali melakukan penggerebekan ke Kota Jaba’ dan Silat ad-Dhahr di Provinsi Jenin, serta menyerang penduduknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, otoritas Israel juga dilaporkan mengeluarkan perintah pembongkaran terhadap sejumlah toko milik warga Palestina di jalur Jenin-Nablus dengan alasan terlalu dekat dengan kawasan permukiman. Pada 29 April lalu, otoritas Israel disebut menyetujui pembangunan 126 unit permukiman ilegal baru di Jenin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ribuan Warga Palestina Jadi Korban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">﻿Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, telah menyaksikan peningkatan operasi militer Israel, termasuk penggerebekan, penangkapan, penembakan, dan penggunaan kekuatan yang berlebihan, di samping meningkatnya serangan oleh penjajah terhadap warga Palestina dan harta benda mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Serangan oleh tentara Israel dan pasukan pendudukan telah menewaskan sedikitnya 1.155 warga Palestina, melukai sekitar 11.750, dan menyebabkan penangkapan hampir 22.000 orang sejak Oktober 2023, menurut angka resmi Palestina.(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DKI Jakarta Intensifkan Pengerukan Lumpur untuk Tingkatkan Daya Tampung Air dan Antisipasi Banjir</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Lingkungan/DKI-Jakarta-Intensifkan-Pengerukan-Lumpur-untuk-Tingkatkan-Daya-Tampung-Air-dan-Antisipasi-Banjir</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5125_DKI-Jakarta-Intensifkan-Pengerukan-Lumpur-untuk-Tingkatkan-Daya-Tampung-Air-dan-Antisipasi-Banjir.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pengerukan lumpur dan pengurasan sedimen di berbagai badan air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air dan menjadi bagian penting dari strategi antisipasi banjir di ibu kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara masif mengeruk dan menguras sedimen di berbagai badan air di lima wilayah kota administrasi. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan daya tampung air, sebuah langkah krusial dalam menghadapi potensi banjir di ibu kota. Hingga 30 April 2026, total volume sedimen yang telah berhasil dikeruk mencapai 205.693 meter kubik, menunjukkan komitmen Pemprov dalam mitigasi bencana hidrometeorologi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program pengerukan lumpur ini telah dimulai sejak 2 Januari 2026 dan akan terus diperluas ke berbagai titik rawan. Inisiatif ini menjadi respons proaktif terhadap tantangan lingkungan perkotaan, khususnya dalam menjaga kelancaran aliran air dan mencegah genangan. Dengan demikian, diharapkan kapasitas infrastruktur air di Jakarta dapat berfungsi optimal, mengurangi risiko dampak buruk dari curah hujan tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program vital ini. Melalui Kepala Pusat Data dan Informasi, Hendri, disampaikan bahwa pengerukan dan pengurasan dilakukan di ratusan titik strategis. Upaya ini tidak hanya berfokus pada sungai besar, tetapi juga mencakup saluran-saluran mikro yang seringkali menjadi penyebab utama genangan di permukiman warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya Peningkatan Daya Tampung Badan Air DKI Jakarta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga akhir April 2026, volume pengerukan sedimen tercatat sebesar 179.897 meter kubik, sementara pengurasan mencapai 25.796 meter kubik. Angka ini mencerminkan skala besar operasi yang dilakukan untuk membersihkan waduk, situ, embung, sungai, dan kali dari endapan lumpur yang mengurangi kapasitas penampungan air. Kegiatan ini tersebar di 754 titik di seluruh Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rincian titik pengerukan dan pengurasan mencakup 327 lokasi di Jakarta Timur, 104 lokasi di Jakarta Barat, 143 lokasi di Jakarta Utara, 119 lokasi di Jakarta Selatan, dan 61 lokasi di Jakarta Pusat. Pembagian ini menunjukkan pendekatan komprehensif yang menjangkau seluruh area yang membutuhkan penanganan sedimentasi. Fokus pada berbagai titik ini penting untuk memastikan efektivitas program secara keseluruhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Metode pengerukan lumpur bervariasi sesuai dengan jenis saluran air. Untuk saluran makro seperti sungai dan kali, alat berat digunakan untuk mengangkat sedimen. Sementara itu, pengurasan di saluran mikro dan Penghubung (PHB) yang lebih kecil dilakukan dengan metode manual, dibantu oleh alat seperti pacul, linggis, dan karung. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap jenis badan air mendapatkan penanganan yang sesuai dan efisien.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Strategi Antisipasi Banjir dan Sedimentasi di Ibu Kota</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengurasan saluran air merupakan langkah esensial untuk mengatasi sedimentasi lumpur. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas saluran, mencegah penyumbatan, dan secara signifikan mengurangi genangan air yang sering terjadi saat musim hujan. Dengan demikian, aliran air menjadi lebih lancar dan risiko banjir dapat diminimalisir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengerukan di waduk, situ, embung, serta sungai dan saluran PHB yang lebih besar menggunakan alat berat untuk mengangkut sedimen lumpur yang mengendap. Langkah ini krusial untuk memaksimalkan kembali daya tampung badan air tersebut. Optimalisasi daya tampung ini adalah kunci dalam strategi pengendalian banjir jangka panjang di Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Penjabat Gubernur telah menginstruksikan jajarannya, termasuk Dinas SDA DKI, untuk terus melakukan pengerukan sungai, waduk, situ, dan embung guna mengantisipasi banjir. Instruksi ini disampaikan mengingat curah hujan di ibu kota beberapa hari lalu sempat tinggi, yakni mencapai 150 milimeter per hari, sehingga menyebabkan banjir. “Saya sudah memerintahkan kepada jajaran untuk tetap mengantisipasi dan melakukan pengerukan sungai-sungai. Kemarin memang informasinya sudah El Nino, ternyata hujan,” demikian instruksi yang disampaikan.(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemprov DKI Perkuat Kesejahteraan Ibu Hamil Melalui Inovasi Digital dan Peran Kader</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/Pemprov-DKI-Perkuat-Kesejahteraan-Ibu-Hamil-Melalui-Inovasi-Digital-dan-Peran-Kader</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8375_Pemprov-DKI-Perkuat-Kesejahteraan-Ibu-Hamil-Melalui-Inovasi-Digital-dan-Peran-Kader.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan kesejahteraan ibu hamil dengan meluncurkan fitur khusus di aplikasi Carik Jakarta dan mengoptimalkan peran kader dasawisma, demi pelayanan kesehatan yang lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan keluarga, khususnya bagi ibu hamil. Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta kader dasawisma. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan setiap ibu hamil di Jakarta mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menegaskan bahwa Jakarta terus berupaya memperbaiki kesejahteraan warganya, baik yang berdomisili maupun yang beraktivitas sehari-hari di ibu kota. Program peningkatan kesejahteraan ini menjadi prioritas untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi keluarga. Langkah-langkah strategis telah disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu terobosan utama adalah peluncuran fitur khusus bagi ibu hamil dalam aplikasi pendataan keluarga Carik Jakarta. Fitur ini dirancang untuk mempermudah verifikasi kondisi ibu hamil, memantau risiko kehamilan, serta menyinkronkan data pasangan usia subur. Inovasi digital ini diharapkan mampu memberikan informasi yang detail, tepat, dan cepat kepada pihak terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inovasi Digital Carik Jakarta untuk Pemantauan Ibu Hamil</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dinas PPAPP DKI Jakarta telah menghadirkan fitur inovatif pada aplikasi Carik Jakarta yang berfokus pada kebutuhan ibu hamil. Fitur ini memungkinkan verifikasi kondisi kehamilan secara akurat, membantu dalam pemantauan risiko kehamilan, dan sinkronisasi data pasangan usia subur. Dengan demikian, intervensi layanan kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fitur untuk ibu hamil ini dirancang untuk menyederhanakan proses pelaporan dan intervensi layanan kesehatan di seluruh wilayah Jakarta. Dwi Oktavia menyatakan, “Pendataan ibu hamil ini diharapkan bisa memberikan kami informasi yang detail, kemudian yang tepat dan cepat.” Akurasi data menjadi kunci untuk perencanaan program yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan ibu hamil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aplikasi Carik Jakarta sendiri merupakan bagian dari Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (SIM PKK) Provinsi DKI Jakarta. Informasi yang dikumpulkan melalui aplikasi ini akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah provinsi dalam pengembangan kebijakan, perencanaan program, dan pengambilan keputusan. Fitur pelaporan ibu hamil telah ditambahkan pada pembaruan aplikasi, menunjukkan komitmen terhadap kelompok rentan ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peran Strategis Kader Dasawisma dalam Edukasi dan Pemberdayaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain inovasi digital, peran kader dasawisma menjadi sangat krusial dalam upaya peningkatan kesejahteraan ibu hamil. Dwi Oktavia berharap para kader dasawisma tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga memanfaatkan fitur tersebut untuk memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat, terutama ibu hamil dan keluarganya. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Edukasi juga ditujukan kepada pihak-pihak yang dapat memengaruhi keputusan ibu hamil, memastikan mereka membuat pilihan yang tepat sesuai kebutuhan. Dwi Oktavia menekankan, “Termasuk orang-orang yang bisa mempengaruhi keputusan ibu hamil, dan juga kita harus mengedukasi orang-orang yang di sekitar ibu hamil supaya mereka bisa mengambil keputusan yang memang tepat sesuai kebutuhan.” Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam mendukung ibu hamil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kader dasawisma berperan sebagai ujung tombak dalam menyambungkan informasi dan pemberdayaan masyarakat, bukan hanya sebagai pelaksana teknis. Mereka diharapkan bersinergi dengan kader-kader lain di wilayahnya, seperti kader kesehatan, posyandu, dan juru pemantau jentik (jumantik). Sinergi ini menciptakan jaringan dukungan yang komprehensif bagi ibu hamil dan keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya fitur ibu hamil di Carik Jakarta, kader dasawisma dapat bertemu rutin setiap bulan dengan seluruh keluarga, baik yang sudah diketahui sedang hamil maupun yang berpotensi menjadi ibu hamil baru. “Dengan fitur (ibu hamil) ini, nanti bisa membantu untuk bertemu rutin setiap bulan dengan seluruh keluarga, baik yang sudah kita ketahui sedang hamil atau juga bisa berpotensi ketemu ibu hamil baru,” ungkap Dwi Oktavia. Hal ini memperkuat upaya deteksi dini dan pemantauan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">(merdeka.com).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 16:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Komnas HAM Papua Temukan 30 Kendaraan Terbakar Pasca Kerusuhan Stadion Lukas Enembe</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Komnas-HAM-Papua-Temukan-30-Kendaraan-Terbakar-Pasca-Kerusuhan-Stadion-Lukas-Enembe</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1457_Komnas-HAM-Papua-Temukan-30-Kendaraan-Terbakar-Pasca-Kerusuhan-Stadion-Lukas-Enembe.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komnas HAM Papua menyelidiki insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe yang menyebabkan 30 kendaraan terbakar dan fasilitas rusak, mempertimbangkan peran VAR sebagai pemicu kericuhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua sedang melakukan investigasi mendalam terkait insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe yang terjadi pada Jumat (8/5). Peristiwa tragis ini mencuat setelah berakhirnya pertandingan babak play off promosi yang mempertemukan Persipura Jayapura dan Adhiyaksa FC.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penyelidikan awal yang dilakukan di lokasi, Komnas HAM Papua telah menemukan kerugian material yang sangat signifikan. Data menunjukkan bahwa sebanyak 20 unit mobil dan 10 unit kendaraan roda dua hangus terbakar di area sekitar stadion.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya kendaraan, beberapa fasilitas penting di dalam Stadion Lukas Enembe juga mengalami kerusakan parah akibat kericuhan tersebut. Pihak Komnas HAM berencana untuk segera meminta keterangan dari perangkat pertandingan guna mengidentifikasi faktor pemicu utama insiden pasca pertandingan yang memprihatinkan ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kerugian Material dan Langkah Investigasi Komnas HAM</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, secara langsung mengonfirmasi dan menyatakan bahwa pihaknya telah mencatat semua kerugian yang terjadi. "Kami menemukan kerugian material itu ada sebanyak 20 mobil, 10 kendaraan roda dua juga terjadi pengrusakan beberapa fasilitas di dalam Stadion Lukas Enembe," ujarnya di Sentani, Sabtu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ramandey menambahkan bahwa seluruh data kerugian material ini akan menjadi bukti penting dalam proses investigasi yang sedang berjalan. Komnas HAM berkomitmen untuk mengumpulkan informasi secara komprehensif dari berbagai pihak yang terlibat atau menyaksikan insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah selanjutnya yang akan diambil adalah memintai keterangan dari perangkat pertandingan, termasuk wasit dan pengawas pertandingan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan objektif mengenai faktor-faktor spesifik yang memicu insiden serius pasca pertandingan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran di balik kerusuhan, serta memberikan rekomendasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Komnas HAM menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap peristiwa yang melibatkan hak asasi manusia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Potensi Pemicu Kerusuhan dan Catatan Sejarah Kekerasan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu aspek krusial yang akan menjadi fokus penilaian Komnas HAM adalah penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan tersebut. Frits Ramandey secara eksplisit menyatakan, "Kemungkinan kami akan menilai penggunaan video assitant referee (VAR), apakah itu menjadi pemicu terjadinya kericuhan selain dari kekalahan tim Persipura Jayapura."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Komnas HAM Papua juga telah mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa pertandingan play off promosi tersebut berpotensi memicu sentimen rasis, yang pada akhirnya berujung pada Kerusuhan Stadion Lukas Enembe. Kekalahan Persipura Jayapura dari Adhiyaksa FC dengan skor tipis 0-1 turut diduga kuat menjadi salah satu pemicu utama kemarahan suporter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun tim kebanggaan Papua, Persipura Jayapura, tidak memiliki catatan sejarah terkait isu rasisme, tim ini tercatat pernah terlibat dalam insiden kerusuhan yang signifikan pada tahun 2013. Catatan sejarah ini menjadi pertimbangan penting dalam analisis Komnas HAM terkait pola dan akar masalah insiden terkini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (8/5) itu berakhir dengan kemenangan Adhiyaksa FC berkat gol tunggal yang dicetak oleh Adilson Silva pada babak pertama. Kemenangan ini memastikan Adhiyaksa FC promosi ke Super League, sementara kekalahan Persipura memicu reaksi yang tidak diinginkan di kalangan pendukung.(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Cerita Petugas Keamanan Usai Polisi Gerebek Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Lantai 20 dan 21 WNA Semua</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Cerita-Petugas-Keamanan-Usai-Polisi-Gerebek-Judi-Online-Internasional-di-Hayam-Wuruk--Lantai-20-dan-21-WNA-Semua</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6785_Cerita-Petugas-Keamanan-Usai-Polisi-Gerebek-Judi-Online-Internasional-di-Hayam-Wuruk--Lantai-20-dan-21-WNA-Semua.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, aktivitas di dua lantai tersebut sudah lama menimbulkan kecurigaan petugas keamanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggerebek sebuah perkantoran di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower yang diduga menjadi pusat aktivitas jaringan judi online internasional. Penggerebekan itu mengungkap sejumlah fakta mencurigakan terkait aktivitas operasional di lantai 20 dan 21 gedung tersebut yang selama ini disebut tertutup dan dipenuhi pekerja warga negara asing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tono (bukan nama sebenarnya), salah satu petugas keamanan tenant di gedung tersebut, mengatakan Hayam Wuruk Plaza Tower memiliki total 21 lantai. Namun aktivitas yang kini diduga berkaitan dengan jaringan judi online hanya terpusat di lantai 20 dan 21.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Lantainya sampai 21. Tapi khusus untuk kasus ini, hanya di lantai 20 sampai 21 saja,” kata Tono saat ditemui di lokasi, Sabtu (9/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, aktivitas di dua lantai tersebut sudah lama menimbulkan kecurigaan petugas keamanan. Pasalnya, tidak ada identitas tenant atau penyewa yang tercantum dalam daftar informasi gedung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Iya, kalau di keterangan mapping-nya ya, itu lantai 20 dan 21 enggak ada keterangan tenant (penyewa) apa, sedangkan di lantai-lantai lain itu ada keterangannya,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh Pekerja Disebut Warga Negara Asing</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">﻿Tono mengungkapkan aktivitas di dalam gedung berlangsung hampir tanpa henti dengan sistem kerja bergiliran atau shift. Ia menyebut para pekerja yang beroperasi di lantai tersebut seluruhnya merupakan warga negara asing (WNA), mayoritas berasal dari China dan Vietnam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kalau untuk aktivitas itu, mereka kan sistemnya per shift ya. Jadi kalau misalnya siang itu, untuk makan siang mereka turunnya bergerombolan. Terus kalau aktivitas malam juga sama, mereka per shift datang langsung bergerombolan, ramai sih ya,” ungkap Tono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Untuk semua karyawannya itu, semuanya WNA. Termasuk yang lebih spesifiknya itu dari China sama Vietnam yang kita tahu ya. Tapi ternyata ada beberapa juga dari negara lain,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aktivitas Memuncak Tengah Malam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">﻿Menurut Tono, aktivitas pekerja justru semakin ramai pada malam hingga dini hari. Bahkan akses parkir gedung dibuka selama 24 jam untuk mendukung mobilitas para pekerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Malam itu kalau paling ramai-ramainya kadang jam 10 itu sudah ramai datang per shift, tapi lebih ramai lagi jam 12 malam. Sampai-sampai kita itu akses untuk parkir dibuka 24 jam khusus untuk pekerja itu,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski sudah lama menaruh curiga terhadap aktivitas di lantai 20 dan 21, Tono mengaku tidak pernah mendapatkan penjelasan pasti terkait operasional tenant misterius tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sebenarnya sih kita juga sudah curiga sudah lama ya. Kita juga sudah tanya-tanya, kegiatannya apa sih di lantai itu? Tapi kita enggak pernah nemu jawaban juga. Makanya pas tahu kejadian seperti ini, kaget juga,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menyebut sempat ada upaya pelaporan ke pihak kepolisian melalui layanan darurat 110 yang dilakukan rekannya karena aktivitas di lokasi dinilai mencurigakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kalau untuk warga kita kurang tahu ya, tapi kemarin sempat ada teman saya yang iseng, ibaratnya iseng telepon ke 110 untuk mencoba pelaporan gitu kan. Tapi itu teman saya yang melakukan, saya juga baru tahu sekarang,(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 15:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Ditembak Begal di Lampung, Sang Istri Tak Kuasa Menahan Kesedihan.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Ditembak-Begal-di-Lampung--Sang-Istri-Tak-Kuasa-Menahan-Kesedihan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3571_Polisi-Ditembak-Begal-di-Lampung--Sang-Istri-Tak-Kuasa-Menahan-Kesedihan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suasana duka menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara pada Sabtu (9/5/2026), usai Brigadir Arya Supena (32).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Brigadir Arya merupakan&nbsp; personel Direktorat Intelkam Polda Lampung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia meninggal dunia akibat ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor di depan toko kue Yussy Akmal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sang istri, Jovita, terlihat tak mampu membendung kesedihan ketika keluar dari kamar jenazah sekitar pukul 11.18 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengenakan pakaian kuning dan jilbab cokelat, ia tampak lemas hingga harus dibantu menggunakan kursi roda menuju ruang tunggu rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepergian Brigadir Arya Supena meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, termasuk dua anak yang ditinggalkannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Istri korban tampak tidak bisa membendung kesedihannya lantaran ditinggal sang suami untuk selama-lamanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dia orang baik," ujarnya sambil berlalu menggunakan kursi roda ke arah ruang tunggu Rumah Sakit Bhayangkara, Sabtu (9/5/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kronologi Kejadian</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekira pukul 05.30 WIB korban tiba di Toko Yussy Akmal Labuhan Ratu dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Street Warna Hitam Nopol BG 6138&nbsp; ACY.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian korban melihat ada 2 orang laki-laki dan salah satu pelaku sedang merusak kunci stang sepeda motor Honda Beat warna Biru Putih BE 2826 NBM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban menegur pelaku, kemudian pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak senjata api ke arah korban dan terkena di bagian kepala bagian samping sebelah kanan tembus ke bagian kiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat pelaku akan melarikan diri, senjata api sempat terjatuh dan pelaku mengambilnya kembali kemudian melarikan diri berboncengan dengan pelaku lainnya sambil menodongkan senjata api ke arah tukang sapu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, polisi juga berjaga di Rumah Sakit Bhayangkara.(tribunewspekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Aksi Tak Biasa Pemuda Usai Habisi Nyawa Pacar Tidur Bersama Jasad Korban di Dalam Kamar.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Aksi-Tak-Biasa-Pemuda-Usai-Habisi-Nyawa-Pacar-Tidur-Bersama-Jasad-Korban-di-Dalam-Kamar-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_687_Aksi-Tak-Biasa-Pemuda-Usai-Habisi-Nyawa-Pacar-Tidur-Bersama-Jasad-Korban-di-Dalam-Kamar-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi tak biasa dilakukan pria berinisial OI (28) usai usai menghabisi nyawa kekasihnya, DI (27).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia tetap berada di rumah bersama jasad korban di wilayah Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Kamis malam (7/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB itu, pelaku disebut tidak langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan, OI dikabarkan sempat menginap dan tidur di kamar yang sama bersama jasad korban sebelum akhirnya kasus tersebut terungkap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Masuk ke kamar, balik lagi, ngeliat lagi ke kamar," kata dia di depan petugas dikutip dari TribunBanten, Jumat (8/5/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden pembunuhan itu terjadi bermula dari ucapan korban yang dianggap menyakitkan. Korban menyebut bahwa pelaku lebih mementingkan ibunya yang sedang sakit dan tidak berguna.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dia bilang saya lebih mentingin ibu saya yang sakit, tidak tahu diri, tidak berguna,” kata.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku lantas membunuh korban dengan cara mencekik menggunakan tangan kosong di dalam kamar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dicekik di kamar, pakai tangan sendiri, dalam kondisi sadar,” ujar OI.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku mengaku tidak menyangka perbuatannya akan berujung pada kematian sang kekasih. Namun, emosi yang memuncak membuatnya kehilangan kendali.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal, keduanya diketahui telah terjalin cukup lama, yakni sekitar delapan tahun. Selama itu pula, korban kerap datang dan menginap di rumah pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sudah delapan tahun pacaran. Sering ke rumah, sebulan bisa tiga sampai empat kali, bahkan pernah seminggu menginap,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan, keduanya sempat tinggal bersama di Jakarta selama kurang lebih empat tahun, dari 2021 hingga 2024, saat sama-sama bekerja di ibu kota.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah banyak yang negur, orang tua, RT hingga RW, cuma susah dibilanginnya," sambungnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sempat Ingin Akhiri Hidup</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, pelaku juga sempat mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum berbagai obat milik ibunya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya pengen sama nasibnya kaya korban, ingin akhiri hidup tuh. Saya minum obat mama semuanya, ternyata baik-baik saja," ujarnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keesokan harinya, pelaku memutuskan untuk menyerahkan diri ke Polsek Banjar tanpa sepengetahuan keluarganya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya menyerahkan diri. Semuanya gak pada tau," katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diketahui, pelaku merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan menjadi tulang punggung keluarga sejak ayahnya meninggal dunia.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, ia tinggal bersama ibu dan adiknya, di mana sang ibu tengah menderita penyakit paru-paru.(tribunewspekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pecandu Sabu di Kampar Cabuli Anak Tiri Lebih dari Satu Kali.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pecandu-Sabu-di-Kampar-Cabuli-Anak-Tiri-Lebih-dari-Satu-Kali-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3252_Pecandu-Sabu-di-Kampar-Cabuli-Anak-Tiri-Lebih-dari-Satu-Kali-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR-Seorang pria ditangkap karena mencabuli anak tiri di Kecamatan Tapung. Pelaku ternyata pengonsumsi narkoba jenis sabu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Kampar, AKP. I Gede Yoga Eka Pranata mengatakan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menangkap WI, 41 tahun, pada Kamis (7/5/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat penangkapan pelaku, juga ditemukan narkoba jenis sabu-sabu," katanya, Sabtu (9/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, WI mencabuli anak tirinya berinsial D, 17 tahun, sebanyak tiga kali. Berlangsung sejak Sabtu (29/11/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Awal terungkapnya kasus kekerasan sekesual terhadap anak di bawah umur itu, saat korban ketakutan melihat pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ibu korban, I, 39 tahun, lantas curiga dengan keanehan sikap putrinya itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ibu korban pun menanyakan perubahan sikap itu kepada korban. Akhirnya korban buka mulut mengungkap perbuatan ayah sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban mengaku bahwa ia sudah dicabuli oleh pelaku dengan cara mengancam korban," ujarnya. Ibu korban langsung melapor ke Polres Kampar setelah mendengar cerita itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Unit PPA kemudian memeriksa saksi-saksi dan melengkapi barang bukti setelah menerima laporan itu. Alhasil, Kepala Unit PPA, Aipda. Syamsul Bahri dibantu Tim Opsnal bergerak untuk menangkap pelaku.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya pencarian mengungkap keberadaan pelaku sedang berada di sekitar kawasan Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim menyergap pelaku yang sedang berkendara sepeda motor di sekitar terminal pada Kamis sekitar pukul 22.20 WIB. "Tim langsung diamankan lalu dibawa ke Polres Kampar," katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat melanjutkan, petugas menemukan narkotiba jenis sabu dalam penggeledahan pelaku. Sabu itu dibungkus plastik bening seberat 0,31 gram dan sebuah kacak pireks.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Disimpan dalam dompet pelaku," katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyatakan, pelaku dijerat dengan pasal berlapis. Yakni pencabulan dan narkoba. Ia mengakui pelaku pengonsumsi.(teribun pekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tiga Pemain PSPS Pekanbaru Masuk Nominasi Pemain Terbaik Liga 2 Musim 2025/2026.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Tiga-Pemain-PSPS-Pekanbaru-Masuk-Nominasi-Pemain-Terbaik-Liga-2-Musim-2025-2026-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2268_Tiga-Pemain-PSPS-Pekanbaru-Masuk-Nominasi-Pemain-Terbaik-Liga-2-Musim-2025-2026-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Mantap, tiga pemain PSPS Pekanbaru masuk dalam nominasi pemain terbaik yang masuk dalam Best XI 2025/2026. Penghargaan diberikan oleh badan Liga 2 dengan mengevaluasi semua tim dengan semua pertandingan yang telah dilakoni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan yang diberikan tentu saja melihat secara keseluruhan. Baik permainan dengan tim serta secara individu. Tentu saja itu akan menjadi penghargaan yang cukup ketat&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari semua pemain yang tergabung pada 20 klub akan dipilih sebelasa pemain terbaik yang masuk dalam line up. Pihak liga 2 nantinya juga akan melibatkan banyak pihak termasuk fans Liga 2.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menariknya dari ratusan pemain, ada tiga nama pemain PSPS Pekanbaru yang masuk dalam nominasi. Ketiga pemain tersebut jelas adalah pilihan dan susah melewati penyaringan awal dari Liga 2.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahap berikutnya akan ada 11 pemain yang dipilih masuk sebagai pemain pilihan pada line up terbaik musim 2025/2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun tiga pemain PSPS Pekanbaru yang masuk nominasi yakni</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kiper PSPS Pekanbaru</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Muhammad Darmawan (Wawan)&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kiper utama PSPS Pekanbaru pada musim 2025/2026 yang tampil konsisten dan telah&nbsp; menggeser Erlangga Setyo.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia kelahiran Tangerang (16 Maret 2002) ini bergabung pada 25 Juli 2025 dari Persita Youth dan dikenal dengan refleks cepat serta postur tinggi 1,82 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Posisi: Penjaga Gawang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Status: Kiper Utama PSPS Pekanbaru (Musim 2025/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kinerja: Menjadi andalan pelatih Aji Santoso, sering mencatatkan clean sheet dan saves krusial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Statistik: Berdasarkan laporan, Darmawan tampil mengesankan dalam 21 pertandingan Championship musim 2025/2026, mencatat 5 clean</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian ada bek kanan PSPS Pekanbaru&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Achmad Riyadi, pemain dengan tinggi 1,7 meter warga negara Indonesia. Lahir pada 18 Januari 2005.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lalu pemain andalan PSPS Pekanbaru&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Asir Asiz. Namanya memang tidak diragukan lagi. Permainan konsisten dengan sejumlah gol yang ia ciptakan telah banyak membantu PSPS Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tentu saja dengan masuknya tidgabpemain PSPS Pekanbaru dalam nominasi pemain terbaik 2025/2026 sedikit banyak menggambarkan jika permainan PSPS Pekanbaru masih sangat konsisten.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aji Santoso sebagai pelatih juga telah banyak bertindak memberikan perubahan pada tim PSPS Pekanbaru secara umum dan pemain secara personal.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan Liga 2</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 memasuki fase akhir yang paling menentukan. Setelah melalui persaingan panjang dan ketat sepanjang musim, I.League (@ileague.id) selaku operator kompetisi telah menyiapkan apresiasi khusus bagi para insan terbaik yang tampil menonjol sepanjang musim ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan tersebut akan diberikan dalam tiga kategori utama, yakni Best Player, Best Young Player, dan Best Coach. Ketiga kategori ini menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi luar biasa para pemain maupun pelatih yang mampu memberikan dampak besar bagi tim masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kategori Best Player menghadirkan lima nama yang tampil konsisten dan menjadi pembeda bagi klub mereka sepanjang musim.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para pemain ini tidak hanya menunjukkan kualitas individu, tetapi juga menjadi motor permainan tim di tengah ketatnya persaingan Pegadaian Championship 2025/26.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Asir Asiz - PSPS Pekanbaru</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gustavo Tocantins - PSS Sleman</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bima Ragil - Persipura Jayapura/Deltras FC</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adilson Silva - Adhyaksa FC Banten</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diego Dall&#039;Oca - Sumsel United FC</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masing-masing pemain memiliki kontribusi penting, mulai dari produktivitas gol, kreativitas di lapangan, hingga kemampuan memimpin tim dalam momen-momen krusial musim ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nah, menarik dinantikan, siapakah yang terbaik. Mampukah pemain PSPS Pekanbaru mendapatkan penghargaan tersebut.( Tribun Pekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Delapan Titik Panas Kembali Terdeteksi di Riau, Pelalawan Terbanyak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Delapan-Titik-Panas-Kembali-Terdeteksi-di-Riau--Pelalawan-Terbanyak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8153_Delapan-Titik-Panas-Kembali-Terdeteksi-di-Riau--Pelalawan-Terbanyak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II mendeteksi kemunculan delapan titik panas atau hotspot di wilayah Provinsi Riau Sabtu (9/5/2026). Angka ini merujuk pada pembaruan data sistem pemantauan yang dilakukan hingga pukul 23.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebaran hotspot tersebut berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak empat titik, Kabupaten Siak tiga titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir satu titik," ungkap Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari data tersebut, Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak di Riau, disusul oleh Siak dan Indragiri Hilir. Pemantauan ini penting sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di berbagai kabupaten.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberadaan titik panas di Riau merupakan bagian dari temuan yang lebih luas di tingkat regional. BMKG mencatat kemunculan puluhan titik panas yang tersebar di sejumlah provinsi lain di Pulau Sumatera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara keseluruhan, total hotspot di Pulau Sumatera tercatat sebanyak 21 titik. Dari jumlah tersebut, sebaran terbanyak tidak berada di Riau, melainkan terkonsentrasi di Provinsi Sumatera Selatan yang mencatatkan kemunculan sembilan titik panas.(goriau).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Seleksi Direktur dan Komisaris PT Sarana Pembangunan Riau Perseroda Masuki Tahap Penentuan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Seleksi-Direktur-dan-Komisaris-PT-Sarana-Pembangunan-Riau-Perseroda-Masuki-Tahap-Penentuan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2467_Seleksi-Direktur-dan-Komisaris-PT-Sarana-Pembangunan-Riau-Perseroda-Masuki-Tahap-Penentuan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses penyaringan jajaran direksi dan komisaris PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Perseroda kini mencapai babak penentuan. Panitia seleksi secara resmi menetapkan enam nama yang berhak melaju ke tahap wawancara usai melewati serangkaian Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan Berita Acara Panitia Seleksi Nomor 26/PANSEL/SPR/2026, Jumat (8/5/2026), terdapat tiga nama yang lolos sebagai calon komisaris, yakni Mardoni Akrom, Sri Irianto, dan Zulfahmi. Sementara itu, tiga kandidat lain yang dinyatakan melaju untuk posisi calon direktur utama adalah Alpasirin, Muhammad Haris, serta Taufik Arrakhman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Riau, Sri Irianto, membenarkan hasil keputusan kelulusan tersebut, Sabtu (9/5/2026). Seluruh peserta yang lolos akan segera berhadapan langsung dengan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, untuk menjalani tahapan akhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tahap akhir adalah wawancara dengan Plt Gubernur Riau yang dijadwalkan berlangsung hari ini," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Figur yang nantinya terpilih memimpin Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Riau tersebut dituntut sanggup membawa perubahan positif. Peran strategis perusahaan daerah dinilai harus semakin diperkuat untuk menghadapi tantangan ekonomi maupun iklim bisnis yang makin kompetitif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita berharap siapapun yang nanti dipercaya dapat membawa PT SPR menjadi lebih maju, profesional, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah," pungkasnya. ***</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 13:54:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>