<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 10:15:17 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 10:15:17 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Reses di Bukit Raya, Azwendi Fajri Janji Kawal Perbaikan Jalan hingga Penguatan UMKM</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Reses-di-Bukit-Raya--Azwendi-Fajri-Janji-Kawal-Perbaikan-Jalan-hingga-Penguatan-UMKM</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1496_Reses-di-Bukit-Raya--Azwendi-Fajri-Janji-Kawal-Perbaikan-Jalan-hingga-Penguatan-UMKM.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Persoalan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beragam aspirasi tersebut mengemuka dalam agenda reses Masa Sidang III Tahun 2026 Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM, yang berlangsung di lingkungan RW 15, Kelurahan Tangkerang Utara, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Bukit Raya itu berlangsung interaktif.Selain dihadiri kaum ibu, sejumlah warga laki-laki juga aktif menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tangkerang Utara Endriyos, Ketua LPM Bukit Raya Aleksandra, Ketua RW 15 Jonkasfrul, serta Ketua RT 14 Abdul Gafar Lubis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu persoalan yang paling banyak mendapat perhatian adalah kondisi Jalan Lembah Raya yang dinilai sering mengalami kerusakan meskipun telah beberapa kali dilakukan perbaikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga setempat, Muspendri, mengatakan kerusakan jalan diduga dipicu genangan air yang kerap terjadi karena kondisi wilayah yang rendah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi Jalan Lembah Raya sudah beberapa kali diperbaiki namun rusak kembali. Kondisi ini kami perkirakan akibat jalan yang kerap tergenang air sehingga kembali merusak aspal jalan," ujar Muspendri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain infrastruktur, masyarakat juga menyoroti pelayanan publik, khususnya terkait keberadaan layanan darurat Call Center 112 milik Pemko Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga menilai layanan tersebut sangat membantu, namun penyebarluasan informasi dinilai masih perlu ditingkatkan agar seluruh masyarakat mengetahui manfaatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Layanan Call Center sebenarnya sangat bagus. Saran kami, sosialisasi tidak hanya melalui media sosial, tetapi juga dilakukan secara tertulis melalui pemasangan spanduk di titik-titik strategis," ungkap seorang warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri menegaskan, pihaknya akan terus mengawal setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat agar dapat direalisasikan melalui koordinasi bersama Pemko Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, pembangunan infrastruktur memang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah yang terus dikerjakan secara bertahap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk infrastruktur memang saat ini sudah menjadi fokus utama pemerintah, dan ini sudah terbukti banyaknya jalan di Kota Pekanbaru saat ini sudah mulus. Pembenahan terus dimaksimalkan untuk beberapa titik jalan yang juga perlu penanganan," kata Azwendi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait keluhan warga mengenai Jalan Lembah Raya, Azwendi mengungkapkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah kota agar penanganan tidak lagi sebatas tambal sulam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mendorong agar solusi yang dilakukan bersifat permanen dengan peninggian badan jalan maupun semenisasi sehingga mampu mengatasi kerusakan akibat genangan air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami sudah komunikasi dengan pihak pemerintah. Bahkan kami mengusulkan agar kondisi Jalan Lembah Raya tidak hanya ditambal sulam saja, melainkan harus lebih ditinggikan atau disemenisasi mengingat kontur tanah di lokasi cukup rendah dan sering tergenang air," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain membahas pembangunan fisik, Azwendi juga mengajak masyarakat terus menghidupkan budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebut semangat tersebut sejalan dengan program Langit Biru Indonesia Asri yang diusung Partai Demokrat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kolaborasi bersama pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami di Demokrat juga punya program yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat yakni Langit Biru Indonesia Asri," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Program ini sebagai bentuk komitmen Demokrat untuk senantiasa hadir dan peduli terhadap lingkungan, sekaligus bentuk kolaborasi antara Demokrat dan pemerintah untuk masyarakat,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Resmi Turun, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg Per 14 Juli 2026   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Resmi-Turun--Harga-Bright-Gas-12-Kg-dan-5-5-Kg-Per-14-Juli-2026---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3103_Resmi-Turun--Harga-Bright-Gas-12-Kg-dan-5-5-Kg-Per-14-Juli-2026---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harga produk Bright Gas yakni gas 12 kg dan gas 5,5 kg turun&nbsp; efektif mulai 14 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga Bright Gas merupakan bagian dari evaluasi berkala perusahaan untuk menghadirkan produk LPG nonsubsidi yang kompetitif bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku," ujar Kitty.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui evaluasi tersebut, harga Bright Gas mengalami penurunan sebagai berikut,&nbsp; Bright Gas 12 kg: dari Rp228.000/tabung menjadi Rp220.000/tabung (turun Rp8.000/tabung).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan Bright Gas 5,5 kg: dari Rp107.000/tabung menjadi Rp103.000/tabung (turun Rp4.000/tabung).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harga di atas merupakan Harga Jual Agen Bright Gas untuk wilayah Pulau Jawa yang berlaku efektif mulai 14 Juli 2026. Harga di wilayah lain dapat berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," katanya lebih lanjut(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Angkat Potensi Lokal Kampar, Mahasiswa UIN Suska Riau Raih Juara Umum Esai Nasional </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Angkat-Potensi-Lokal-Kampar--Mahasiswa-UIN-Suska-Riau-Raih-Juara-Umum-Esai-Nasional-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2866_Angkat-Potensi-Lokal-Kampar--Mahasiswa-UIN-Suska-Riau-Raih-Juara-Umum-Esai-Nasional-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Potensi lokal Riau kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Kali ini, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau berhasil meraih juara umum dalam kompetisi esai nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prestasi itu diraih lewat sejumlah inovasi. Mulai dari pengembangan ikan salai patin, bioplastik daun katuk, tradisi Balimau Kasai, hingga pelestarian musik Calempong Oguong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kompetisi berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat, pada 11â€"12 Juli 2026. Ajang tersebut digelar Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda), BEM Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim, INSAN Universiti Sains Islam Malaysia, serta FKI Rabbani Universitas Andalas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim UIN Suska Riau diperkuat enam mahasiswa. Mereka adalah M. Duta Ardandi Pratama, Zera Erika, Deswara Alfareza Putra Arifin, M. Falhan Arifin, Miftahul Jannah, dan Resti Audia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kompetisi tersebut, tim membawa tujuh inovasi. Seluruh karya diarahkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Empat karya berhasil menembus babak final. Masing-masing pada kategori lingkungan, pangan, budaya, dan pariwisata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasilnya, UIN Suska Riau memborong sejumlah penghargaan. Tim meraih juara umum dan Juara Harapan III seluruh kategori.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka juga membawa pulang satu Gold Medal kategori pangan. Tiga Silver Medal diraih dari kategori lingkungan, budaya, dan pariwisata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, dua karya meraih Best Favorite Poster pada kategori budaya dan pariwisata. Tim juga mendapatkan penghargaan Best Paper kategori pariwisata dan budaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu karya unggulan tim adalah Reinventing Ikan Salai Patin. Inovasi pangan fungsional ini dikembangkan dari potensi lokal Kabupaten Kampar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inovasi tersebut tidak hanya memanfaatkan daging ikan patin. Kulit ikan yang memiliki kandungan protein tinggi juga diolah menjadi produk bernilai tambah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konsep itu diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Sekaligus mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui karya Reinventing Ikan Salai Patin, tim UIN Suska Riau berhasil masuk sembilan besar nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada babak penentuan, para peraih Gold Medal dari masing-masing kategori kembali bersaing. Tim UIN Suska Riau akhirnya keluar sebagai juara umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua tim, M. Duta Ardandi Pratama, Selasa (14/7/2026) mengatakan prestasi tersebut diraih melalui proses panjang. Tim tidak ingin karya yang dibuat hanya menjadi tulisan untuk perlombaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin membuktikan bahwa sebuah esai tidak hanya berhenti sebagai tulisan. Inovasi yang kami angkat harus mampu diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, tim turun langsung ke lapangan. Mereka melakukan observasi dan survei di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Riset banyak dilakukan di Kecamatan XIII Koto Kampar dan Desa Koto Mesjid. Tim juga berdiskusi dengan berbagai pihak untuk memahami potensi serta persoalan di daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami melakukan observasi, survei lapangan, hingga berdiskusi dengan berbagai pihak agar inovasi yang kami tawarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain ikan salai patin, tim UIN Suska Riau juga menawarkan inovasi KATUKPOLI pada bidang lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KATUKPOLI merupakan konsep bioplastik berbahan selulosa daun katuk. Produk tersebut ditawarkan sebagai alternatif pengganti plastik konvensional yang sulit terurai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inovasi ini memanfaatkan potensi hayati lokal. Pada saat bersamaan, konsep tersebut mencoba menjawab persoalan sampah plastik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada bidang pariwisata, mahasiswa UIN Suska Riau membawa konsep ECO-BALIMAU KASAI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inovasi ini mencoba merekonstruksi tradisi Balimau Kasai melalui konsep green event management. Pelaksanaan kegiatan budaya didorong agar lebih memperhatikan kelestarian lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan generasi muda menjadi bagian penting dalam konsep tersebut. Tujuannya agar festival budaya tetap hidup tanpa mengabaikan dampak terhadap lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara pada bidang budaya, tim mengangkat Calempong Oguong. Alat musik tradisional khas Kampar itu dikembangkan melalui konsep Youth-Driven Innovation.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Musik tradisional dipadukan dengan unsur musik modern. Cara tersebut diharapkan mampu menarik perhatian generasi muda. Namun, nilai budaya dan identitas Calempong Oguong tetap dipertahankan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Duta menjelaskan, persiapan kompetisi dilakukan selama sekitar dua bulan. Proses dimulai dari menyusun ide. Setelah itu, setiap konsep diperkuat melalui mini riset dan konsultasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim kemudian menyempurnakan naskah ilmiah. Mereka juga berlatih untuk menghadapi presentasi pada babak final.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum mengikuti kompetisi, tim turut melakukan audiensi dengan sejumlah pemangku kepentingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di antaranya Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kampar, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau, serta Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Duta, dukungan berbagai pihak menjadi motivasi bagi tim. Mereka berharap inovasi yang dibawa tidak berhenti setelah kompetisi selesai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim dibimbing Nadia Omara, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau. Pendampingan juga diberikan Misel Friledia Rahmadhani atau yang akrab disapa Kak Icen. Alumni UIN Suska Riau tersebut memiliki pengalaman dalam berbagai kompetisi karya tulis ilmiah tingkat nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya memberikan arahan dalam penyusunan konsep inovasi. Pendampingan juga dilakukan hingga tahap penyempurnaan karya ilmiah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Duta dan kawan-kawan, gelar juara umum menjadi kebanggaan tersendiri. Prestasi tersebut dinilai bukan hanya membawa nama tim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Prestasi ini bukan hanya milik tim kami, tetapi juga milik UIN Suska Riau dan Provinsi Riau," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap inovasi yang telah dirancang dapat dikembangkan lebih lanjut. Kolaborasi pemerintah, akademisi, tokoh adat, dan generasi muda dinilai sangat dibutuhkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap inovasi-inovasi ini dapat dikembangkan bersama pemerintah, akademisi, tokoh adat, dan generasi muda sehingga benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Duta juga mendorong mahasiswa agar berani mengikuti kompetisi karya tulis ilmiah. Namun, karya yang dibuat harus berangkat dari persoalan nyata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jangan hanya menulis sebuah karya untuk lomba. Dalami masalahnya, lakukan riset, hadirkan solusi yang realistis, dan pikirkan bagaimana ide itu dapat direalisasikan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, sebuah karya ilmiah harus memiliki manfaat jangka panjang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Esai yang baik adalah esai yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan mahasiswa UIN Suska Riau menunjukkan potensi lokal dapat menjadi sumber inovasi. Ikan patin, daun katuk, Balimau Kasai, hingga Calempong Oguong tidak hanya dilihat sebagai kekayaan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tangan generasi muda, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi inovasi baru. Karya yang diharapkan mampu menjawab persoalan lingkungan, pangan, budaya, dan pariwisata secara berkelanjutan.(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:40:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengedar Narkoba Diciduk Polres Dumai di Rumahnya  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pengedar-Narkoba-Diciduk-Polres-Dumai-di-Rumahnya--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2397_Pengedar-Narkoba-Diciduk-Polres-Dumai-di-Rumahnya--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai mengungkap kasus kepemilikan narkotika jenis sabu, Selasa (14/7/2026) dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Narkoba Polres Dumai, AKP Gus Purwantoro mengungkapkan, dari pengungkapan ini, pria berinisial MR (40) yang diduga sebagai pengedar diamankan bersama barang bukti berupa 2 paket sabu dengan berat kotor 4,02 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, pengungkapan ini bermula pada Selasa dini hari, 14 Juli 2026, sekitar pukul 00.15 WIB, Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai berhasil mengamankan seorang pria bernama AR di Jalan KUD, RT.012, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam pemeriksaan awal, AR mengakui bahwa narkotika jenis sabu yang ia miliki berasal dari seorang pria bernama MR (40)," katanya, Selasa</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendapati hal tersebut, tim langsung melakukan pengejaran menuju rumah MR (40)&nbsp; di Jalan Panti Asuhan Takdir Ilahi, Kelurahan Bagan Besar Timur.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 01.30 WIB, tim tiba di lokasi dan dengan memperlihatkan surat tugas resmi serta didampingi oleh perwakilan RT setempat, petugas melakukan penggeledahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat penggeledahan berlangsung, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang disembunyikan di dalam rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang-barang tersebut antara lain dua paket yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 4,02 gram, satu blok plastik klip bening, satu buah timbangan digital, satu unit handphone merk OPPO warna hitam, satu&nbsp; buah sendok sabu dari pipet warna hitam, serta satu buah kotak plastik warna hijau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"MR (40) mengakui seluruh barang bukti tersebut miliknya. Ia berperan sebagai pihak yang menawarkan untuk menjual, perantara, serta memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu. Hasil tes urine menunjukkan hasil negatif untuk metha, amp, dan tetra. Artinya ia tidak dalam pengaruh narkotika saat ditangkap," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"MR beserta seluruh barang bukti diamankan ke Polres Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana,"(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Hapus Stigma Membosankan, Dispersip Riau Sulap Perpustakaan Jadi Pusat Hiburan dan Edukasi Interaktif</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Hapus-Stigma-Membosankan--Dispersip-Riau-Sulap-Perpustakaan-Jadi-Pusat-Hiburan-dan-Edukasi-Interaktif</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1261_Hapus-Stigma-Membosankan--Dispersip-Riau-Sulap-Perpustakaan-Jadi-Pusat-Hiburan-dan-Edukasi-Interaktif.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kesan kaku dan sunyi yang sering melekat pada perpustakaan kini mulai ditinggalkan secara perlahan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau bersiap menghadirkan gebrakan baru dengan menggelar Festival Literasi 2026 guna mengubah wajah perpustakaan menjadi pusat kreativitas dan hiburan inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung tema "Riau Membaca, Riau Berkarya", perhelatan eksklusif yang dirancang terbuka untuk umum ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Agustus mendatang. Masyarakat dapat menikmati berbagai suguhan menarik di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 462 Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin menghadirkan literasi dalam suasana yang menyenangkan. Jadi bukan hanya membaca buku, tetapi juga menjadi ruang untuk berdiskusi, menulis, berkarya, dan berkolaborasi. Perpustakaan sekarang sudah bertransformasi menjadi ruang kreatif yang bisa dimanfaatkan semua kalangan," jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, SE, MSi, MM, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beragam Kegiatan Interaktif Lintas Generasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Festival ini dirancang untuk mendobrak stigma membosankan melalui beragam aktivitas yang relevan dengan gaya hidup modern. Berbagai agenda disiapkan sebagai langkah nyata mendorong minat baca dan mengoptimalkan fasilitas pendidikan di Riau, mulai dari pameran buku dan arsip bernilai sejarah, gelar wicara, serta bedah buku yang menghadirkan penulis nasional berkaliber tinggi. Selain itu, terdapat penampilan aksi literasi dari berbagai sekolah yang siap menambah semarak suasana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi pengunjung keluarga yang membawa anak-anak, panitia secara khusus menyiapkan zona permainan edukatif dan lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak. Tidak ketinggalan panggung pentas musik, pameran Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), hingga bazar kuliner UMKM yang sejalan dengan semangat pengembangan UMKM lokal yang kian inovatif di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Membangun Ekosistem Kolaborasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indra menekankan bahwa perpustakaan modern harus bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang dinamis. Di area festival, pengunjung bisa mengunjungi berbagai stan komunitas literasi, sekolah, dan perguruan tinggi, hingga menikmati fasilitas Zona Membaca Buku Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran berbagai elemen masyarakat di acara ini diharapkan mampu membangkitkan ekonomi kreatif melalui kolaborasi komunitas yang lebih solid antar generasi. Sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah, panitia juga akan menyematkan penghargaan khusus kepada penerbit dan pemustaka terbaik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui festival ini kami mengajak seluruh masyarakat Riau datang bersama keluarga. Mari merayakan literasi dengan cara yang menyenangkan, karena dari budaya membaca akan lahir ide-ide besar, kreativitas, dan inovasi yang membawa kemajuan bagi daerah," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya masif menumbuhkan minat baca membutuhkan dukungan penuh dan sinergi berkesinambungan dari seluruh lapisan masyarakat agar visi mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai secara holistik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Festival Literasi 2026. Mari bersama-sama menumbuhkan budaya membaca demi mewujudkan Riau yang cerdas, berdaya, serta terus berkarya dan bermakna,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Tekankan Pelayanan Prima dan Empati Bagi Pasien</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/Bupati-Asmar-Sidak-RSUD-Kepulauan-Meranti--Tekankan-Pelayanan-Prima-dan-Empati-Bagi-Pasien</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7146_Bupati-Asmar-Sidak-RSUD-Kepulauan-Meranti--Tekankan-Pelayanan-Prima-dan-Empati-Bagi-Pasien.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Asmar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti di Jalan Dorak, Selasa (14/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal sekaligus memantau kondisi sarana rumah sakit secara langsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam peninjauan tersebut, Asmar memberikan apresiasi atas sejumlah perubahan positif yang telah dilakukan pihak rumah sakit. Ia menilai penataan area parkir saat ini menjadi jauh lebih tertib, kualitas pelayanan dinilai semakin meningkat, serta fasilitas penerangan di lingkungan RSUD pada malam hari kini sudah berfungsi dengan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, hasil sidak hari ini menunjukkan adanya perbaikan. Area parkir sudah lebih teratur, pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik, dan pada malam hari lingkungan rumah sakit sudah terang karena lampu penerangan telah berfungsi," ujar Asmar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski telah melihat perkembangan yang signifikan, Asmar menegaskan agar peningkatan kualitas pelayanan tidak berhenti di sini. Ia memberikan instruksi tegas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta tenaga kesehatan di lingkungan RSUD untuk selalu menempatkan kepentingan pasien sebagai prioritas utama dengan memberikan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan penuh empati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, masyarakat yang datang ke rumah sakit sedang berada dalam kondisi yang membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu, seluruh petugas diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mengimbau kepada seluruh ASN, baik Direktur RSUD maupun seluruh pegawai, bekerjalah dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat. Berikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien, karena mereka datang dengan harapan untuk mendapatkan kesembuhan dan pelayanan yang manusiawi," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Asmar berharap berbagai pembenahan yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan agar RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti mampu menjadi pusat pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kita ke depan, pelayanan RSUD semakin baik, masyarakat semakin nyaman berobat, dan seluruh fasilitas pendukung, termasuk penataan parkir serta sarana lainnya, terus dikelola dengan baik demi memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal," (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Paket Komplit, Bupati Inhu dan Jajaran Kunjungi Sejumlah Kementerian Demi Jemput Bola Pembangunan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Paket-Komplit--Bupati-Inhu-dan-Jajaran-Kunjungi-Sejumlah-Kementerian-Demi-Jemput-Bola-Pembangunan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5730_Paket-Komplit--Bupati-Inhu-dan-Jajaran-Kunjungi-Sejumlah-Kementerian-Demi-Jemput-Bola-Pembangunan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungan tersebut dipimpin langsung Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, dengan ditandai penandatanganan nota kesepakatan bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin. Bertempat di Aula Sasdu, Gedung M Tabrani, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nota kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ini berfokus pada Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Daerah di wilayah Kabupaten Inhu. Adapun ruang lingkup sinergi mencakup penyuluhan bahasa Indonesia, pembinaan literasi, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga pelindungan bahasa, sastra, serta aksara daerah.Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah nyata Pemkab Inhu dalam membangun ekosistem pendidikan, sosial, dan kebudayaan yang kuat. Sebagai langkah konkret di lapangan, nota kesepakatan ini nantinya akan segera diimplementasikan melalui kerja sama teknis antara Balai Bahasa Provinsi Riau dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak sekadar menjalin kesepakatan, dalam momentum tersebut Pemkab Inhu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga secara resmi mengajukan sejumlah usulan bantuan strategis kepada Badan Bahasa demi mendukung penguatan budaya baca di daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meliputi permohonan bantuan hibah buku berkualitas, penyediaan akses platform digital milik Badan Bahasa, hingga program peningkatan kapasitas (skilling) bagi para pustakawan, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas, serta pegiat literasi daerah.Kunjungi Dirjen Bina Keuda</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari Kemendikdasmen, dihari yang sama roadshow jilid II Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat OPD Pemkab Inhu itu dilanjutkan dengan mengunjungi, Dirjen Bina Keuda (Direktorat Bina Keuangan Daerah) Kemendagri yang disambut langsung oleh Dr. Drs. Agus Fatoni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kunjungan kita ke Kemendagri ini berfokus pada konsultasi guna mencari saran, solusi, serta stimulus dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-terjadinya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah yang memberikan dampak signifikan bagi Kabupaten Inhu," tutur Ade Agus Hartanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui pertemuan ini lanjutnya, pihaknya berharap Ditjen Bina Keuda Kemendagri dapat memberikan arahan serta regulasi stimulus yang tepat agar Pemkab Inhu mampu mengoptimalkan potensi PAD secara mandiri dan keluar dari tekanan fiskal yang ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena pemptongan anggaran oleh pemerintah pusat ke daerah tentu sangat berdampak pada berbagai kegiatan fisik serta munculnya kendala dalam pemenuhan hak-hak pegawai, seperti keterlambatan pembayaran Gaji ke-13 dan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), beber Ade Agus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Keuda Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, mengapresiasi langkah proaktif yang ditunjukkan oleh Pemkab Inhu. Pihaknya menyatakan siap memberikan asistensi serta supervisi yang diperlukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami siap memberikan asistensi agar tata kelola keuangan Pemkab Inhu tetap berjalan stabil, akuntabel, dan hak-hak ASN maupun program prioritas masyarakat dapat segera terealisasi," tegas Agus Fatoni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Studi Tiru Sudin LH</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak sampai disitu, memanfaatkan momentum keberadaan di Ibukota Jakarta, Pemkab Inhu melakukan Study Tiru pengelolaan sampah dengan mengunjungi Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Pemko Jakarta Utara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal itu merupakan sebagai langkah proaktif untuk memperkuat sistem manajemen persampahan domestik sejak dini. Studi Tiru tersebut dipimpin langsung, Sekda Inhu, Zulfahmi Adrian dengan didampingi Kadis LH Inhu, Elpahri Adha, beserta jajaran kepala OPD lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungan tersebut diterima langsung, Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto, bersama Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Bio Gas, Dr. Sri Wahyuni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kendati produosi sampah Inhu tergolong masih kecil, atau sekitar 18 ton per hari, namun Pemkab Inhu memilih melakukan tolak ukur (benchmarking) ke wilayah dengan kompleksitas tinggi seperti Jakarta Utara," sebut Zulfahmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yang mana, Pemkot Jakarta Utara tergolong sukses mengelola volume sampah raksasa hingga 1.380 ton per hari. Dari angak tersebut, 700 ton merupakan sampah organik dan 680 ton sampah anorganik. "Pemkot Jakarta Utara berhasil meraih penghargaan sebagai pengelola Bank Sampah Induk Terbaik Nasional tahun 2024," singkat Zulfahmi.Dalam paparannya, Kepala Sudin LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto, menjelaskan bahwa keberhasilan mereka dalam mengelola sampah dengan penerapan teknologi dan sistem yang terintegrasi, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan dapat diolah menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta Utara sendiri mengoperasikan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant untuk mengubah sampah menjadi briket bahan bakar pabrik semen, menyediakan Tong Drop Point untuk pakan ternak, serta mengintegrasikan budidaya Black Soldier Fly (BSF), eco-farming, hingga instalasi biogas. Langkah ini didukung kuat oleh Gerakan Pilah Sampah oleh Ibu-Ibu Dasawisma di hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi, membuka peluang usaha, serta mendukung pelestarian lingkungan," ujar Edy Mulyanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senada dengan Sekda, Kepala DLH Kabupaten Inhu, Elpahri Adha, menambahkan bahwa cetak biru (blueprint) dari Jakarta Utara ini akan langsung dianalisis untuk diterapkan di daerah sesuai skala kebutuhan. Konsep pemanfaatan sampah organik menjadi pakan ternak lewat BSF maupun eco-farming dinilai sangat aplikatif untuk diadopsi di Indragiri Hulu guna memotong jalur sampah agar tidak menumpuk di TPA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui studi konsep ini, Pemkab Inhu berkomitmen untuk segera merancang pilot project pengelolaan sampah berbasis komunitas dan teknologi tepat guna demi mewujudkan Indragiri Hulu yang bersih, asri, dan mandiri lingkungan, singkat pria yang akrab disapa Aad tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masih dalam rangkai roadshow jilid II, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto dan jajaran tidak membuang waktu. Dihari berikutnya rombongan dari Pemkab Inhu itu mengunjungi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dan diterima langsung oleh, Dra. Arifatul Choiri Fauzi selaku Menteri PPPA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungan tersebut merupakan langkah proaktif guna memperkuat sistem perlindungan sosial di Kabupaten Inhu. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan itu, Bupati Inhu memaparkan proposal usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) sekaligus pembangunan Rumah Aman (Shelter) di Kabupaten Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kunjungan kita bersama Wakil Bupati, Sekda serta Kepala OPD ini, tentunya sebagai upaya jemput bola ke gerbang pusat, demi dapat mewujudkan pembangunan di Kabupaten Inhu." tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak haya Kementerian Pendidikan, Kementrian PPPA, Direktorat Bina Keuangan Daerah, dan Pemkot Jakarta Utara, ada beberapa Kementerian lain yang tidak luput dari kunjungan kali ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diantara, Kementerian PU yang diterima langsung Dirjen Bina Marga, Kementerian Sosial yang diterima langsung Wamensos, Perpustakaan Nasional RI, Kampus Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI - STTD), Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta Kementerian Koperasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun pejabat daerah yang ikut dalam dalam roadshow jilid II tersebut diantaranya, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, Wakil Bupati Inhu, H Hendrizal, Sekda Inhu, Zulfahmi Adrian, Kadis Ketahanan Pangan, Roma Doris, Kadis Perhubungan, Efri Maryoni, Kadis Lingkungan Hidup, Elpahri Adha, Kadis Perpustakaan, Venisa Dwipa Sari, Kadis Sosial, Rika Varia Nora, Kadis PUPR, Rengga Dwi Bramantika serta beberapa pejabat lainnya. (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 09:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kapolres Siak Kunjungi Markas Yonif 851 BBC Pererat Sinergitas TNI Polri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Kapolres-Siak-Kunjungi-Markas-Yonif-851-BBC-Pererat-Sinergitas-TNI-Polri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_228_Kapolres-Siak-Kunjungi-Markas-Yonif-851-BBC-Pererat-Sinergitas-TNI-Polri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK - Upaya menjaga soliditas dan memperkokoh sinergitas antara institusi TNI dan Polri terus digencarkan di daerah. Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH SIK MH bersama Wakapolres Siak, Kompol Akira Ceria, SIK MM menggelar kunjungan silaturahmi ke Markas Batalyon Infanteri (Yonif) TP 851 Barau Barau Cakti (BBC), Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungan yang berlangsung hangat mulai pukul 17.00 WIB ini mengambil tempat di markas batalyon kawasan Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Kedatangan jajaran pimpinan Polres Siak tersebut disambut langsung penuh keakraban oleh Danyonif TP 851/BBC, Letkol Inf Lalu Pardede Gita Prahara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan sore itu menjadi langkah krusial untuk mempererat ikatan persaudaraan antarkedua instansi keamanan negara. Melalui silaturahmi ini, komunikasi dan koordinasi di lapangan diharapkan semakin meningkat demi mendukung penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri adalah pilar utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Kami ingin memastikan bahwa kebersamaan ini terus terjaga, sekaligus meminimalisir potensi kesalahpahaman sekecil apa pun di lapangan," urai AKBP Sepuh Ade Irsyam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kekompakan dua pilar keamanan ini juga ditujukan untuk mendongkrak kepercayaan masyarakat terhadap institusi abdi negara. Warga yang berada di wilayah hukum Polres Siak diharapkan bisa merasakan langsung kehadiran aparat yang siap memberikan perlindungan dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua instansi turut melakukan koordinasi khusus terkait pemetaan situasi Kamtibmas di kawasan hukum Polsek Siak. Langkah antisipatif ini diambil agar pelaksanaan patroli bersama serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dapat berjalan optimal hingga menyentuh langsung tingkat masyarakat paling bawah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi lintas instansi ini berakhir tuntas pukul 18.30 WIB dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Wabup Inhu Lantik Tiga Pejabat Disdukcapil, Pastikan Pelayanan Tanpa Pungli</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Wabup-Inhu-Lantik-Tiga-Pejabat-Disdukcapil--Pastikan-Pelayanan-Tanpa-Pungli</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9875_Wabup-Inhu-Lantik-Tiga-Pejabat-Disdukcapil--Pastikan-Pelayanan-Tanpa-Pungli.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT - Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ir Hendrizal, MSi secara resmi melantik dan mengambil sumpah tiga Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Inhu. Kegiatan penyegaran birokrasi ini berlangsung khidmat di Aula Kantor BKP2D Kabupaten Inhu, Jalan Ahmad Yani, Rengat, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelantikan tersebut berpijak pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.3.3-2708, Nomor 800.1.3.3-2709, dan Nomor 800.1.3.3-2710 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas tertanggal 9 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tiga pejabat yang mengemban amanah baru adalah Helfides, SSos yang dipromosikan sebagai Sekretaris Disdukcapil Inhu, Said Musliadi, SE sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), serta Mardiono, SE sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan Disdukcapil Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Membacakan sambutan tertulis Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, SSos MSi, Wakil Bupati Inhu, Hendrizal menegaskan rotasi dan promosi jabatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, bukan sekadar seremonial pengisi kekosongan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Proses pengisian jabatan ini telah sepenuhnya melalui mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Permendagri Nomor 60 Tahun 2021. Pengangkatan saudara-saudara didasarkan pada rekam jejak, kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi dalam menjawab tantutan pelayanan publik yang dinamis," papar Hendrizal di hadapan para pejabat yang dilantik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengingat peran vital Disdukcapil dalam mencetak dokumen dasar masyarakat seperti KTP-el, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran, pimpinan daerah memberikan atensi khusus pada dua poin krusial, yakni inovasi layanan dan pemberantasan pungutan liar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya minta Kepala Dinas dan seluruh jajaran Disdukcapil untuk terus melahirkan inovasi. Optimalkan program jemput bola untuk perekaman KTP, akta, dan KK agar tidak terjadi penumpukan masyarakat di kantor. Buka dan aktifkan nomor pengaduan warga sebagai sarana evaluasi internal," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan keras juga disampaikan terkait komitmen tata kelola bebas pungli serta kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) selama jam kerja. Pemerintah daerah memastikan tidak ingin lagi mendengar keluhan warga terkait biaya siluman saat mengurus administrasi kependudukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak boleh ada pungutan liar sekecil apa pun di Disdukcapil. Pelayanan harus bersih, jujur, cepat, mudah, dan transparan. Terkait disiplin, saya juga menginstruksikan kepada jajaran Asisten dan Satpol PP untuk melakukan razia bagi ASN yang berada di luar kantor pada jam kerja," urainya memberikan penekanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini disaksikan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Inhu, Riswidiantoro, SE dan Kepala BKP2D Inhu, Dr Venny Rismawanti, SST MPH. Agenda strategis ini turut dihadiri para Staf Ahli Bupati serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhu.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPRD Pekanbaru Desak Pemko Naikkan Insentif Kader Posyandu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/DPRD-Pekanbaru-Desak-Pemko-Naikkan-Insentif-Kader-Posyandu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1181_DPRD-Pekanbaru-Desak-Pemko-Naikkan-Insentif-Kader-Posyandu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Abidin meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan kader Posyandu. Desakan ini muncul menyusul minimnya insentif bulanan yang diterima ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat tersebut, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama berdialog langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah, Tekad mengaku kerap menampung keluhan terkait kecilnya apresiasi finansial dari pemerintah. Sebagian besar kader menyebut hanya mengantongi insentif sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu setiap bulannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sering mendengar langsung keluhan dari kader Posyandu. Ada yang hanya menerima insentif Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per bulan. Padahal, beban tugas dan tanggung jawab mereka cukup besar karena menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah," ungkap Tekad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Besaran dana tersebut dinilai sudah tidak relevan dengan beratnya pengabdian para kader di lapangan. Mereka tidak sebatas menjalankan pelayanan kesehatan ibu dan anak, melainkan turut menopang kelancaran program pemerintah seperti pendataan warga, edukasi kesehatan komprehensif, hingga agenda krusial pencegahan stunting.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa banyak kader terpaksa merogoh kocek pribadi demi memastikan roda pelayanan Posyandu tetap berjalan lancar di lingkungan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahkan ada kader yang rela mengeluarkan uang sendiri untuk membeli makanan tambahan bergizi atau memenuhi kebutuhan kegiatan Posyandu ketika anggaran yang tersedia tidak mencukupi. Ini tentu menunjukkan dedikasi yang luar biasa, tetapi tidak boleh terus-menerus dibebankan kepada mereka," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Politisi PDI-P tersebut mengingatkan pemerintah daerah untuk menempatkan kader Posyandu sebagai mitra strategis dalam menyukseskan program pelayanan dasar. Kenaikan insentif bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan sebuah investasi penting guna mendongkrak kualitas pelayanan publik ke depannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau kita ingin pelayanan Posyandu semakin baik, tentu para kadernya juga harus diperhatikan. Mereka bekerja dengan semangat pengabdian, tetapi pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan yang layak agar mereka tetap termotivasi menjalankan tugasnya," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tekad mendesak Pemko Pekanbaru segera mengevaluasi nominal insentif kader Posyandu agar disesuaikan dengan kapasitas keuangan daerah. Ia juga mendorong penambahan dukungan dana operasional sehingga pelaksanaan kegiatan Posyandu tidak lagi membebani kantong pribadi para kader.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jangan sampai semangat gotong royong para kader justru dimanfaatkan karena keterbatasan anggaran. Mereka sudah memberikan waktu, tenaga, bahkan biaya pribadi untuk melayani masyarakat. Sudah sewajarnya pemerintah hadir memberikan perhatian yang lebih baik terhadap kesejahteraan mereka,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ucapan Terimakasih Desak dan Veddriq Terkait Komitmen Presiden Prabowo</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Ucapan-Terimakasih-Desak-dan-Veddriq-Terkait-Komitmen-Presiden-Prabowo</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9939_Ucapan-Terimakasih-Desak-dan-Veddriq-Terkait-Komitmen-Presiden-Prabowo.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANGERANG - Dua atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo yang sukses mempersembahkan medali emas di World Climbing Series Krakow dan Chamonix 2026 mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo dan Menpora Erick Thohir terhadap peningkatan prestasi olahraga Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal itu disampaikan Desak Made dan Veddriq Leonardo setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tanggerang, Banten, Selasa (14/7/2026). Desak Made mengucapkan dukungan pemerintah selama ini menjadi motivasi dirinya dan atlet lainya untuk berprestasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menpora yang selama ini mendukung kita untuk menjalankan pelatnas dan try out agar kita bisa berprestasi di kejuaraan lainnya," kata Desak Made.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan yang sama juga disampaikan Veddriq Leonardo yang mengucapkan terima kasih atas dukungan Presiden Prabowo terhadap olahraga Indonesia. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang terus menunjukkan komitmennya mendukung olahraga Indonesia. Semoga kedepannya olahraga Indonesia semakin maju," tambah Veddriq.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya Timnas Panjat Tebing Indonesia berhasil mengawinkan medali emas speed perorangan putra dan putri dalam ajang World Climbing Series Chamonix, Prancis, Minggu (12/7/2026) lalu. Selain itu, Indonesia juga berhasil meraih satu medali perak speed perorangan putra lewat Antasyafi Robby Al Hilmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Desak Made tampil dengan stabil dalam seri ini. Kemenangan ini menjadi kemengan pertamanya di seri Chamonix. Medali emas ini semakin terasa manis karena pada seri di pekan sebelumnya yakni di Krakow, Polandia, Desak Made juga berhasil membawa pulang medali emas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di babak final perebutan emas, Desak Made berhadapan dengan atlet Italia Giulia Randi. Desak Made tampill all out dan berhasil unggul sekaligus mengamankan gelar setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6,22 detik. Sementara, Giulia Randi mencatatkan waktu 6,51 detik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, di speed perorangan putra Veddriq Leonardo berhadapan dengan rekan senegara yakni Antasyafi Robby Al Hilmi di perebutan emas. Veddriq unggul dengan catatan waktu 4,89 detik sedangkan Robby 5,11 detik. Medali perunggu diraih atlet Jepang Ryo Omasa setelah mengalankan atlet Tiongkok Yicheng Zhao. Ryo Omasa ungggul tipis dengan catatan waktu 4,701 detik, sedangkan Yicheng Zhao 4,704 detik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Veddriq mengaku sangat bersyukur atas kemenangan ini. Apalagi emas kali ini merupakan emas pertamanya usai meraih medali emas di Olimpiade. Ia mengaku jeda waktu untuk kesuksesan ini sangatlah lama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Veddriq juga tidak lupa mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia dan tim karena dirinya menyadari dukungan tersebut sangatlah berarti. "Saya berasa sangat bersyukur. Apalagi ini medali emas pertama saya usai Olimpiade. Terima kasih atas dukungannya,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bantu Petani Kelola Gambut Tanpa Bakar, Bupati Siak Afni Zulkifli Minta Dukungan Alat Pertanian Modern</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Bantu-Petani-Kelola-Gambut-Tanpa-Bakar--Bupati-Siak-Afni-Zulkifli-Minta-Dukungan-Alat-Pertanian-Modern</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7574_Bantu-Petani-Kelola-Gambut-Tanpa-Bakar--Bupati-Siak-Afni-Zulkifli-Minta-Dukungan-Alat-Pertanian-Modern.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK - Pengelolaan ekosistem lahan basah yang bernilai tinggi harus berjalan seiring dengan peningkatan taraf ekonomi masyarakat lokal. Demi mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak mendesak pemerintah pusat untuk memberikan dukungan sarana dan teknologi modern agar petani dapat mengolah lahan tanpa merusak alam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli saat menerima courtesy meeting Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Edy Nugroho Santoso bersama tim Proyek Integrated Management of Peatland Landscapes in Indonesia (IMPLI) di Zamrud Room, Rumah Rakyat, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan ini secara khusus membahas tindak lanjut implementasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Kabupaten Siak Tahun 2025â€"2055, sekaligus rencana pembangunan Eco Edu Park atau museum gambut yang diproyeksikan menjadi aset edukasi bernilai tinggi di masa depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tantangan Petani dan Kebutuhan Alat Modern</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam arahannya, Bupati Siak, Afni Zulkifli menjelaskan bahwa instrumen utama dalam menjaga kelestarian alam ini terletak pada keseimbangan kesejahteraan warga. Menurutnya, karakteristik budidaya di lahan basah memerlukan perlakuan dan modal yang jauh berbeda dibandingkan dengan lahan mineral.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Intinya harus bersahabat dengan gambut. Namun persahabatan antara manusia dengan gambut tetap saja indikatornya pada ekonomi, kesejahteraan, dan modal. Mengolah lahan gambut dengan lahan mineral tentu berbeda," kata Afni Zulkifli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, regulasi negara melarang keras aktivitas pembakaran lahan. Namun di sisi lain, para petani di lapangan masih dihadapkan pada keterbatasan alat penunjang yang membuat proses kerja menjadi tidak efisien.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Negara mengharapkan tidak terjadi kebakaran, maka harus mengolah lahan tanpa bakar. Sementara petani kita mengolah tanpa bakar, hanya mengandalkan alat seadanya, cangkul dan parang itu sangat berat. Kami mohon dukungannya pak untuk alat pertanian juga yang bisa diaplikasikan di lahan gambut," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui dukungan teknologi yang tepat, pemerintah daerah berharap demplot-demplot pertanian percontohan dapat terus diperbanyak guna menemukan formula budidaya terbaik. Jika masyarakat tidak mendapatkan kepastian profitabilitas yang menjanjikan dari metode ramah lingkungan, risiko alih fungsi lahan yang mengancam ekosistem akan semakin tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proyeksi Eco Edu Park dan Pusat Riset Internasional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Siak menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pembangunan Eco Edu Park sebagai pusat pembelajaran dan laboratorium pengelolaan gambut yang kredibel. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) kini menjadi prioritas utama sebelum membuka ruang kemitraan yang lebih luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"DED ini penting. Semua bermula dari DED dulu. Begitu DED selesai, baru kita tawarkan untuk kolaborasi bersama. Kami siap kalau Kabupaten Siak dijadikan lokasi pengembangan. Mudah-mudahan Eco Edu Park ini menjadi legacy kita bersama sekaligus pusat pembelajaran pengelolaan gambut," ungkap Afni Zulkifli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut KLH/BPLH, Edy Nugroho Santoso memaparkan bahwa Proyek IMPLI dirancang untuk mengintegrasikan program perlindungan lingkungan dengan peningkatan kapasitas masyarakat di akar rumput.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk wilayah Siak, program tersebut difokuskan di Kampung Dayun dan Kampung Rawa Mekar Jaya sebagai pusat percontohan yang menggabungkan perlindungan keanekaragaman hayati dan pemberdayaan ekonomi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kami, apa yang sudah dilakukan di dua lokasi ini dapat menjadi pembelajaran untuk direplikasi di desa-desa gambut lainnya. Kami juga berupaya mengintegrasikan program ini dengan kegiatan pemerintah daerah, kementerian maupun para pemangku kepentingan agar manfaatnya semakin luas," ringkas Edy Nugroho Santoso.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Spanyol Tembus Final Piala Dunia 2026, De la Fuente Bangga Proyek Empat Tahun Berhasil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Spanyol-Tembus-Final-Piala-Dunia-2026--De-la-Fuente-Bangga-Proyek-Empat-Tahun-Berhasil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_676_Spanyol-Tembus-Final-Piala-Dunia-2026--De-la-Fuente-Bangga-Proyek-Empat-Tahun-Berhasil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Tim Nasional Spanyol sukses melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Prancis dengan skor 2-0. Pertandingan penentu ini memicu euforia luar biasa bagi skuad La Furia Roja di Stadion AT&T, Arlington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemenangan meyakinkan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 16 tahun bagi Spanyol untuk kembali ke laga puncak sejak juara edisi 2010. Keberhasilan tersebut diraih berkat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal dan sepakan mematikan Pedro Porro.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente menyebut kemenangan atas salah satu tim terkuat ini bukanlah kebetulan. Hasil magis ini merupakan buah manis dari filosofi dan proyek jangka panjang yang telah mereka bangun sejak jauh hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memulainya hampir empat tahun lalu dengan sebuah ide, dan kami terus berpegang teguh kepada ide tersebut. Itulah yang membawa kami ke sini," terang Luis de la Fuente.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sang pelatih tidak henti-hentinya memuji dedikasi skuadnya saat menumbangkan Les Bleus. Terlebih lagi, Prancis sebelumnya selalu tampil sempurna dengan menyapu bersih kemenangan sejak fase grup melawan Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay, hingga Maroko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Para pemain ini layak mendapatkan segalanya. Hari demi hari mereka telah menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan bakat mereka. Mereka sukses membuat hal yang sulit tampak menjadi mudah," sanjungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rasa bangga yang tak terlukiskan juga dirasakan bek sayap kanan Spanyol, Pedro Porro. Pemain Tottenham Hotspur ini menganggap kemenangan tersebut sebagai mimpi yang terwujud.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini adalah mimpi yang menjadi nyata, sejujurnya bahkan ini tidak pernah ada dalam mimpi terliar saya," ungkap Pedro dengan emosional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gol ke gawang Mike Maignan ini merupakan gol kedua Pedro Porro di gelaran turnamen tersebut. Sebelumnya, ia juga mencetak gol saat Spanyol melibas Austria 3-0 di babak 32 besar. Meski menjadi salah satu pahlawan, ia menolak mengambil pujian pribadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat, sangat senang dengan sikap tim sejak awal hingga akhir. Saya pikir kami memainkan pertandingan yang luar biasa. Kami tahu mereka adalah tim yang amat sangat tangguh, tim yang sudah melakukan segalanya dengan baik. Sejujurnya, ini adalah pencapaian dari tim yang luar biasa, bukan hanya untuk saya saja," tegasnya merendah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini sesederhana memberikan selamat kepada semua orang di dalam tim karena mereka telah menampilkan pertandingan yang fantastis," pungkas Pedro.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Spanyol kini bersiap menatap partai puncak menantang pemenang antara Inggris atau Argentina. Laga final perebutan takhta tertinggi sepak bola dunia ini dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Disorientasi, Diskomunikasi dan Disintegrasi: Jalan Sunyi Menuju Runtuhnya Sebuah Negara</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Disorientasi--Diskomunikasi-dan-Disintegrasi--Jalan-Sunyi-Menuju-Runtuhnya-Sebuah-Negara</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6278_Disorientasi--Diskomunikasi-dan-Disintegrasi--Jalan-Sunyi-Menuju-Runtuhnya-Sebuah-Negara.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KEUTUHAN sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, kekayaan sumber daya alam, atau besarnya anggaran negara. Yang jauh lebih mendasar adalah kesamaan orientasi, keharmonisan komunikasi, dan kuatnya integrasi diantara para penyelenggara negara. Ketiga hal tersebut merupakan pondasi utama agar roda pemerintahan berjalan sesuai cita-cita kemerdekaan dan amanat konstitusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejarah dunia telah berkali-kali membuktikan bahwa sebuah negara yang besar tidak selalu runtuh karena invasi dari luar. Justru lebih banyak negara yang melemah, bahkan hancur, karena keretakan yang tumbuh dari dalam dirinya sendiri. Ketika para penyelenggara negara kehilangan arah yang sama, gagal membangun komunikasi yang harmonis, dan mengabaikan persatuan nasional, saat itulah ancaman terbesar terhadap negara mulai muncul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam menyelenggarakan pemerintahan, seluruh penyelenggara negara harus memiliki orientasi yang sama, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara, melindungi segenap bangsa Indonesia, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ketika orientasi itu tetap terjaga, komunikasi antar lembaga akan berjalan harmonis, koordinasi menjadi efektif, dan integrasi nasional semakin kokoh. Dari sinilah lahir negara yang kuat, stabil, mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Negara akan tetap kokoh apabila tiga pilar utama tetap terjaga, yaitu kesamaan orientasi, komunikasi yang harmonis, dan integrasi nasional yang kuat. Sebaliknya, negara dapat menghadapi ancaman serius apabila tiga pilar tersebut mulai runtuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Disorientasi: Ketika kepentingan bangsa tidak lagi menjadi kompas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disorientasi terjadi ketika penyelenggara negara tidak lagi memiliki arah perjuangan yang sama. Kepentingan bangsa mulai bergeser menjadi kepentingan kelompok, golongan, partai, atau bahkan kepentingan pribadi. Saat orientasi berubah, kebijakan publik berpotensi kehilangan keberpihakan kepada rakyat. Amanat konstitusi menjadi kabur. Yang lebih berbahaya lagi, kepercayaan rakyat kepada pemerintah dan lembaga negara mulai terkikis. Padahal, kepercayaan publik adalah modal utama dalam menjaga stabilitas negara. Bangsa yang kehilangan orientasi ibarat kapal besar yang kehilangan kompas. Kapalnya masih berlayar, tapi arah pelayarannya tidak lagi jelas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Diskomunikasi: Ketika Perbedaan Berubah Menjadi Pertentangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Demokrasi memang memberi ruang bagi perbedaan pendapat. Namun, demokrasi tidak pernah mengajarkan permusuhan antar lembaga negara. Diskomunikasi terjadi ketika komunikasi dibangun tidak lagi dengan semangat kebangsaan, melainkan dipenuhi prasangka, ego sektoral, saling menyalahkan, saling mencari kelemahan, bahkan saling menjatuhkan. Eksekutif, legislatif, dan yudikatif mempunyai fungsi yang berbeda, tetapi tujuan konstitusionalnya tetap satu, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara. Jika komunikasi antar lembaga terganggu, koordinasi melemah, keputusan menjadi lambat, dan rakyatlah pada akhirnya menanggung akibatnya. Negara tidak membutuhkan pertunjukan konflik antar elit. Negara membutuhkan sinergi, saling menghormati, dan komunikasi yang sehat demi kepentingan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Disintegrasi: Ancaman Nyata Bagi Keutuhan Negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disorientasi yang dibiarkan akan melahirkan diskomunikasi. Diskomunikasi yang terus dipelihara akan mengikis rasa saling percaya. Ketika kepercayaan hilang, persatuan mulai retak. Dari sinilah jalan menuju disintegrasi terbuka. Disintegrasi tidak selalu diawali dengan konflik besar atau perang. Ia tumbuh perlahan melalui pudarnya rasa kebersamaan, melemahnya solidaritas nasional, dan semakin tajamnya perpecahan akibat kepentingan sesaat. Jika keadaan seperti ini tidak segera diperbaiki, maka yang dipertaruhkan bukan lagi sekadar stabilitas pemerintahan, melainkan keutuhan negara. Oleh karena itu, menjaga integrasi nasional bukan hanya tugas TNI, Polri, atau pemerintah semata. Menjaga persatuan adalah tanggung jawab seluruh anak bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kritik Rakyat Harus Menjadi Energi Perbaikan, Bukan Alat Perpecahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam negara demokrasi, rakyat punya hak untuk menyampaikan kritik terhadap penyelenggara negara. Kritik bukanlah ancaman bagi demokrasi. Sebaliknya, kritik yang sehat merupakan bentuk kepedulian rakyat agar penyelenggaraan negara tetap berada di jalan konstitusi. Namun, kritik harus disampaikan secara konstruktif, objektif, dan bertanggung jawab. Kritik harus berdasarkan fakta, bukan fitnah. Kritik harus disampaikan dengan memberikan solusi, bukan hanya sekadar melampiaskan kebencian. Kritik tidak boleh menjadi alat untuk adu domba, menebarkan kebohongan, atau memecah belah persatuan bangsa demi keuntungan politik sesaat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Demikian pula para penyelenggara negara harus memiliki kebesaran jiwa untuk menerima kritik sebagai masukan, bukan sebagai permusuhan. Sebab, pemerintah dan rakyat sejatinya bukan dua kubu yang saling berhadapan. Keduanya adalah mitra dalam mewujudkan cita-cita bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menyatukan kembali arah bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indonesia terlalu besar dipertaruhkan oleh ego pribadi atau kepentingan kelompok. Negeri ini dibangun oleh semangat persatuan, bukan permusuhan; oleh musyawarah, bukan saling menjatuhkan. Karena itu seluruh penyelenggara negara harus kembali menyatukan orientasi kepada kepentingan bangsa, membangun komunikasi yang harmonis antar lembaga, dan memperkuat integrasi nasional sebagai benteng utama keutuhan negara. Rakyat pun harus terus menjalankan perannya sebagai pengawas demokrasi melalui kritik yang santun, jujur, dan bertanggung jawab, bukan melalui fitnah dan provokasi, atau politik pecah belah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang tidak pernah berbeda pendapat. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menyatukan perbedaan dalam satu orientasi, membangun komunikasi dalam semangat persaudaraan, dan menjaga integrasi sebagai harga mati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebab, ketika orientasi tetap lurus, komunikasi tetap harmonis, dan integrasi tetap kokoh, Indonesia akan tetap berdiri sebagai bangsa yang kuat, berdaulat, adil, dan bermartabat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tetapi ketika disorientasi, diskomunikasi, disintegrasi dibiarkan berkembang, ancaman terbesar bagi Indonesia bukan dari luar negeri, melainkan lahir dari kelalaian kita sendiri dalam menjaga rumah besar yang bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia.*(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kejari Pelalawan Limpahkan Enam Berkas Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran Pupuk Subsidi ke Pengadilan Tipikor</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Kejari-Pelalawan-Limpahkan-Enam-Berkas-Perkara-Dugaan-Korupsi-Penyaluran-Pupuk-Subsidi-ke-Pengadilan-Tipikor</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_755_-Kejari-Pelalawan-Limpahkan-Enam-Berkas-Perkara-Dugaan-Korupsi-Penyaluran-Pupuk-Subsidi-ke-Pengadilan-Tipikor.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN â€" Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan melimpahkan enam berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penyaluran pupuk subsidi Tahun Anggaran 2019 hingga 2022 di Kecamatan Pangkalan Kuras ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelimpahan berkas dilakukan oleh Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Pelalawan sekitar pukul 13.00 WIB dan selesai pada pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, perkara tersebut akan memasuki tahapan penetapan majelis hakim dan jadwal persidangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan melalui siaran pers yang di terima redaksi menyampaikan, bahwa terdapat enam terdakwa dalam perkara tersebut, yakni ERF selaku distributor, SB dan A sebagai petugas verifikasi dan validasi (verval), serta YA, S, dan PS yang berperan sebagai pengecer pupuk bersubsidi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jaksa Penuntut Umum telah menyerahkan surat dakwaan terhadap seluruh terdakwa. Mereka didakwa dengan ketentuan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan dakwaan primer maupun subsider sesuai peran masing-masing dalam perkara tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini berawal dari dugaan penyimpangan dalam kegiatan penyaluran pupuk subsidi di Kecamatan Pangkalan Kuras selama periode 2019 hingga 2022. Proses penanganan perkara telah memasuki tahap pelimpahan ke pengadilan setelah berkas dinyatakan lengkap oleh penyidik dan penuntut umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan pelimpahan tersebut, proses hukum kini memasuki tahap persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. Kejaksaan Negeri Pelalawan menyatakan akan mengikuti seluruh tahapan persidangan hingga perkara memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Abrasi Terjang Desa Sungai Nyiur Inhil, Rumah dan Dermaga Ambruk</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Abrasi-Terjang-Desa-Sungai-Nyiur-Inhil--Rumah-dan-Dermaga-Ambruk</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6249_-Abrasi-Terjang-Desa-Sungai-Nyiur-Inhil--Rumah-dan-Dermaga-Ambruk.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Bencana abrasi menerjang Desa Sungai Nyiur, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (14/7/26). Peristiwa yang terjadi saat air laut surut itu menyebabkan lima rumah warga, rumah tahfiz, dermaga apung, jalan jerambah beton, hingga fasilitas umum rusak berat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R Arliansyah, mengatakan laporan kejadian diterima dari Kepala Desa Sungai Nyiur sekitar pukul 10.00 WIB. Mendapat informasi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim segera menuju lokasi untuk melakukan identifikasi, evakuasi, membantu pembongkaran rumah yang terdampak, serta mendata warga yang menjadi korban abrasi," kata Arliansyah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan laporan diterima, abrasi terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu kondisi air sedang surut. Sehingga memicu pergerakan tanah di kawasan pesisir. Retakan tanah terus meluas hingga mencapai kawasan permukiman warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat pergerakan tanah tersebut, sejumlah bangunan dan fasilitas umum ambruk. Kerusakan meliputi lima unit rumah warga, satu unit rumah tahfiz, satu unit dermaga apung, jalan jerambah beton sepanjang sekitar 100 meter, serta satu fasilitas umum berupa sumur bor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski kerusakan tergolong parah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Arliansyah juga memaparkan sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) atau 17 jiwa terdampak akibat bencana tersebut. Seluruh warga yang rumahnya mengalami kerusakan sementara mengungsi ke rumah keluarga terdekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim kita masih di lokasi, melakukan pendataan dan evakuasi. Tim BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk penanganan lebih lanjut," ungkap Arliansyah lagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini lanjutnya, kebutuhan mendesak bagi para korban antara lain peralatan dapur, bahan kebutuhan pokok (sembako), perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, serta Al-Quran untuk menggantikan perlengkapan yang rusak di rumah tahfiz.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPBD Inhil terus memantau perkembangan kondisi di lokasi abrasi dan mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pergerakan tanah, terutama saat terjadi perubahan kondisi pasang surut air.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Warga Resah, Bau Gas Menyengat Sekitaran Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Warga-Resah--Bau-Gas-Menyengat-Sekitaran-Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5544_-Warga-Resah--Bau-Gas-Menyengat-Sekitaran-Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Menanggapi adanya keluhan bau yang disampaikan oleh warga RT 05 Kelurahan Tanjung Palas sekitar pukul 10.00 WIB, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) dengan sigap mengerahkan tim HSSE ke sumber lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengujian kualitas udara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemantauan dan pengujian di lokasi, sumber bau sebagaimana yang dimaksud bukan kebocoran dari operasional kilang. Melainkan berasal dari kebocoran tabung gas HCL salah seorang warga setempat. Sampai saat ini, masih belum diketahui asal dan pemanfaatan tabung gas tersebut serta masih dilakukan investigasi oleh Polsek Dumai Timur bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kilang Dumai terus melakukan pemantaun intensif berkala sesuai dengan prosedur yang telah diatur sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) guna menciptakan operasional yang andal dan serta serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan lingkungan sekitar .</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan bahwa perusahaan merespons dengan cepat setiap informasi maupun laporan dari masyarakat terkait gangguan operasional kilang sebagai bentuk komitmen untuk memastikan seluruh aktivitas kilang berjalan secara aman dan tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śDari hasil pemeriksaan, sumber bau tersebut dipastikan tidak berasal dari operasional Kilang Pertamina Dumai dan seluruh kegiatan operasional Kilang berlangsung dalam kondisi baik. Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat,â€ť tegas Muhammad Rum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kilang Dumai memastikan bahwa seluruh proses pemantauan dilakukan sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku, serta dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> AKBP Aldi Alfa Faroqi Resmi Jabat Kapolres Rokan Hilir, Tongkat Estafet Kepemimpinan Berlangsung Khidmat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-AKBP-Aldi-Alfa-Faroqi-Resmi-Jabat-Kapolres-Rokan-Hilir--Tongkat-Estafet-Kepemimpinan-Berlangsung-Khidmat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6298_-AKBP-Aldi-Alfa-Faroqi-Resmi-Jabat-Kapolres-Rokan-Hilir--Tongkat-Estafet-Kepemimpinan-Berlangsung-Khidmat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAH PUTIH-Polres Rokan Hilir menggelar rangkaian kegiatan Kenal Pamit, Laporan Satuan (Lapsat), Farewell and Welcome Parade, hingga Tradisi Pelepasan Kapolres Lama sebagai bagian dari serah terima kepemimpinan dari AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. kepada AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., yang berlangsung di Mapolres Rokan Hilir, Selasa (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hilir, pejabat TNI-Polri, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan, Bhayangkari, personel Polres Rokan Hilir, serta tamu undangan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian acara diawali dengan penyambutan AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta istri melalui prosesi pengalungan bunga dan pemberian buket bunga oleh Polisi Cilik (Pocil).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, Kapolres baru bersama pejabat lama menerima penghormatan regu jajar kehormatan dan melintasi Gerbang Pedang Pora yang diiringi atraksi pencak silat sebagai simbol penghormatan dalam tradisi kepolisian. Acara kemudian dilanjutkan dengan Tari Persembahan, sambutan selamat datang dari Forkopimda yang disampaikan Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, BBA., M.BA., prosesi Tepuk Tepung Tawar sebagai tradisi adat Melayu, serta pembacaan doa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Ruang Patriatama Polres Rokan Hilir, dilaksanakan Laporan Satuan (Lapsat). Dalam kesempatan tersebut, AKBP Isa Imam Syahroni memaparkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kondisi wilayah hukum Polres Rokan Hilir, serta berbagai capaian selama masa kepemimpinannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari AKBP Aldi Alfa Faroqi serta penandatanganan memori serah terima jabatan sebagai simbol estafet kepemimpinan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai Lapsat, seluruh personel mengikuti Apel Farewell and Welcome Parade di Selasar Polres Rokan Hilir. Dalam apel tersebut, AKBP Isa Imam Syahroni menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat Rokan Hilir atas dukungan yang diberikan selama dirinya menjabat Kapolres.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, AKBP Aldi Alfa Faroqi memperkenalkan diri sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Memasuki siang hari, kegiatan berlanjut dengan acara Kenal Pamit di Gedung Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir. Acara diawali dengan pemutaran video perjalanan pengabdian AKBP Isa Imam Syahroni beserta istri selama memimpin Polres Rokan Hilir, dilanjutkan dengan sambutan perpisahan dari pejabat lama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan yang sama, turut ditayangkan video profil dan perjalanan karier AKBP Aldi Alfa Faroqi sebagai Kapolres Rokan Hilir yang baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis sebelumnya serta memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Polres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni beserta istri menerima cinderamata dari jajaran Polres Rokan Hilir. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian kegiatan ditutup dengan Tradisi Pelepasan Pejabat Lama. AKBP Isa Imam Syahroni menerima penghormatan Pedang Pora yang diiringi pembacaan puisi, salam perpisahan bersama seluruh personel, serta pelepasan burung merpati sebagai simbol doa dan harapan agar sukses mengemban amanah di tempat tugas yang baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam penuh kehangatan, dan kekeluargaan. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja Polres Rokan Hilir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Minta Maaf, Travel Umroh Detofa Janji Kembalikan Uang Jemaah Secara Bertahap</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Minta-Maaf--Travel-Umroh-Detofa-Janji-Kembalikan-Uang-Jemaah-Secara-Bertahap</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4133_-Minta-Maaf--Travel-Umroh-Detofa-Janji-Kembalikan-Uang-Jemaah-Secara-Bertahap.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU- Pasca dilaporkan oleh sejumlah jemaahnya ke Polda Riau karena dugaan penipuan dana perjalanan umroh, manajemen Travel Umroh Detofa melayangkan permintaan maaf dan berjanji akan mengembalikan uang jemaah secara bertahap. Itikad baik yang ditunjukkan oleh pihak travel tentunya sangat disambut baik oleh para jemaah, meski harus memakan waktu sekitar 5 bulan ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Permintaan maaf yang disampaikan pihak Travel Umroh Detofa pada Senin (13/07) malam melalui pesan WA grup, mendapatkan respon positif dari para jemaah. Bahkan sebagai bentuk keseriusan, Travel Umroh Detofa mengembalikan uang dua orang jemaahnya pada Selasa (14/07) siang dengan jumlah nominal Rp 48 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Utama PT Detofa Trimakasih Nusantara, ML mengaku, pihaknya sedang berusaha untuk mengembalikan dana puluhan jemaah. Dirinya meminta maaf, atas ketidaknyamanan dan kesalahan yang dilakukan pihak Travel Umroh Detofa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanannya serta kesalahan yang terjadi. Dari awalnya 34 jemaah yang mengajukan refund, sudah kami angsur 7 orang jemaah. Masih tersisa sekitar 27 jemaah lagi, namun kami minta waktu kepada jemaah untuk menyelesaikan pengembalian dana mereka. InsyaAllah, akan kami angsur satu orang jemaah setiap minggunya. Meski butuh waktu, namun setidaknya uang jemaah refund pasti kami bayarkan. Paling cepat 3 bulan dan paling lama 5 bulan, semoga jemah bisa bersabar," Ucap ML saat dihubungi melalui pesan WA, Selasa (14/07).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah seorang jemaah, Gunawan mengaku, sangat menyambut baik langkah yang diambil pihak trevel. Menurutnya, asal ada kejelasan pembayaran atau pengembalian dana maka jemaah akan tetap bersabar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulilah, sudah ada kejelasan untuk pengembalian dana kami. Hal inilah, yang kami minta dan tunggu-tunggu selama ini. Semoga komunikasi jemaah dan pihak travel bisa kembali terjalin baik, sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman yang terjadi. Kita maunya kan juga aman-anan saja, gak perlu ribut-ribut begini," Sebut Gunawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait laporan yang sudah dilayangkan ke Polda Riau, pihak Travel Umroh Detofa mengaku akan berkomunikasi lebih lanjut dengan para jemaah. Besar harapan, agar laporan tersebut dicabut karena proses pengembalian dana jemaah sudah dilakukan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kronologi Hilang hingga Ditemukan Tewas Dokter PPDS RSUD Siak, Polisi Sudah Kantongi CCTV</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Kronologi-Hilang-hingga-Ditemukan-Tewas-Dokter-PPDS-RSUD-Siak--Polisi-Sudah-Kantongi-CCTV</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9102_-Kronologi-Hilang-hingga-Ditemukan-Tewas-Dokter-PPDS-RSUD-Siak--Polisi-Sudah-Kantongi-CCTV.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;">â€‹<font face="arial" size="3">SIAK â€" Tanda tanya besar menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak. Teka-teki hilangnya dr. AKL (30), seorang dokter yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Residen Anestesi di rumah sakit tersebut, berakhir dengan penemuan jasadnya di balik semak belukar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Kapolres Siak melalui Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, membenarkan penemuan jasad korban yang tak jauh dari area rumah sakit tempatnya bertugas, Selasa (14/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Berikut adalah alur waktu (timeline) lengkap yang berhasil dihimpun kepolisian, mulai dari kontak terakhir hingga proses evakuasi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Senin, 13 Juli 2026, â€‹Pukul 17.30 WIB Putus Kontak Misterius. Ponsel dr. AKL mendadak tidak aktif dan ia tidak lagi bisa dihubungi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Istrinya, dr. YM (31)â€"yang juga bertugas dan tinggal bersamanya di asrama RSUD Tengku Rafianâ€"mulai cemas karena korban tak kunjung memberi kabar di luar jam dinasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Malam Hari, didorong rasa khawatir, dr. YM berinisiatif menyisir area internal rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mencoba menanyakan keberadaan suaminya kepada rekan sejawat dokter dan staf medis yang bertugas malam itu. Namun, nihil tidak ada satu pun rekan kerja yang melihat atau mengetahui kemana dr. AKL pergi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Hingga keesokan paginya, dr. AKL masih belum kembali. Pihak keluarga akhirnya berkoordinasi dengan tim keamanan RSUD untuk membuka rekaman kamera pengawas (CCTV).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Dari rekaman tersebut, terungkap petunjuk krusial, dr. AKL terlihat berjalan kaki seorang diri keluar dari area rumah sakit melalui pintu depan Pos Security II menuju ke arah luar pagar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbekal rekaman CCTV, pencarian difokuskan ke luar area rumah sakit. Tiga orang saksiâ€"terdiri dari dua petugas keamanan RSUD dan seorang sopir ambulansâ€"bergerak menyisir area semak-semak rimbun yang berbatasan langsung dengan luar pagar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Saat salah satu petugas sekuriti memanjat pagar pembatas untuk memantau situasi dari ketinggian, ia dikejutkan oleh sesosok tubuh pria yang terbujur kaku dengan posisi telentang di tengah semak belukar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Jasad dr. AKL ditemukan di area Jalan Raja Kecik, sekitar 5 meter dari pagar luar rumah sakit atau sekitar 30 meter dari tepi jalan raya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Menindaklanjuti laporan penemuan tersebut, Satreskrim Polres Siak langsung bergerak cepat di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi penemuan jasad di Jalan Raja Kecik untuk mengamankan tempat kejadian perkara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Identifikasi Polres Siak diturunkan untuk melakukan pemeriksaan awal di sekitar jasad korban guna mencari petunjuk atau barang bukti yang tertinggal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian Jasad dr. AKL langsung dievakuasi ke fasilitas medis terdekat untuk dilakukan otopsi luar dan dalam guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban, apakah terdapat unsur kekerasan atau penyebab medis lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan dari para saksi, termasuk pihak keluarga dan rekan sejawat korban di RSUD Tengku Rafian Siak.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 08:20:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>