<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 09:39:31 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 09:39:31 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Prabowo Beri Tenggat 1 Bulan untuk Benahi Tata Kelola Program MBG</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Prabowo-Beri-Tenggat-1-Bulan-untuk-Benahi-Tata-Kelola-Program-MBG</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5276_Prabowo-Beri-Tenggat-1-Bulan-untuk-Benahi-Tata-Kelola-Program-MBG.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu satu bulan kepada jajarannya untuk membenahi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG), termasuk menutup berbagai celah yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan dalam pelaksanaannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, pemerintah akan memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami minta waktu satu bulan. Ya, satu bulan lagi untuk menyelesaikan, merapikan," kata Zulhas seusai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Zulhas, evaluasi akan difokuskan pada sejumlah persoalan, mulai dari menutup celah penyelewengan hingga memastikan titik penerima manfaat benar-benar siap menerima layanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan, tetapi belum ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizinya. Ada yang sudah membangun, tetapi belum ada (penyaluran). Banyak, banyak hal ya," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan hasil kajian dan penataan tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan pengambilan keputusan agar pelaksanaan Program MBG berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai tujuan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan kepada bapak presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Namun, kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini," jelas Zulhas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program MBG belakangan menjadi sorotan setelah tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tersandung dugaan kasus korupsi terkait tata kelola program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Ketiganya telah diberhentikan Presiden Prabowo dan saat ini menjalani proses hukum di Kejaksaan Agung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, jabatan Kepala BGN diemban Nanik S Deyang, sedangkan posisi Wakil Kepala BGN diisi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, penyaluran program MBG sempat dihentikan selama masa libur sekolah sebagai bagian dari proses pembenahan tata kelola. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 12 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 17 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghentian sementara distribusi tidak hanya berlaku bagi peserta didik, tetapi juga bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Penyaluran MBG kembali dilaksanakan mulai 13 Juli 2026 di berbagai daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah memastikan Program MBG tetap berjalan bersamaan dengan proses pembenahan tata kelola, penguatan pengawasan, serta evaluasi berbagai kendala pelaksanaan agar program tersebut semakin efektif, tepat sasaran, dan bebas dari penyalahgunaan.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 09:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>1.173 Capaja TNI-Polri, Terima Pembekalan dari Menhan RI, Panglima TNI dan Kapolri </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/1-173-Capaja-TNI-Polri--Terima-Pembekalan-dari-Menhan-RI--Panglima-TNI-dan-Kapolri-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6839_1-173-Capaja-TNI-Polri--Terima-Pembekalan-dari-Menhan-RI--Panglima-TNI-dan-Kapolri-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo didampingi Wakil Panglima TNI serta para Kepala Staf Angkatan, memberikan pembekalan kepada 1.173 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU) dan Akademi Kepolisian (Akpol) di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pembekalannya, Panglima TNI menegaskan bahwa para perwira remaja harus mampu menghadapi tantangan perang modern sekaligus mendukung pembangunan nasional melalui kepemimpinan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan bangsa. “Tugas para perwira ke depan adalah mendukung pengelolaan sumber daya alam dan proses pembangunan nasional. Ancaman Perang Modern bagi bangsa Indonesia bukan lagi perang konvensional semata. Ancaman saat ini berupa invasi non-fisik untuk mengontrol kepentingan politik, ekonomi, sumber daya alam, dan akses strategi,” ujar Panglima TNI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan para Capaja agar mewarisi semangat Generasi 45 dengan menjunjung tinggi patriotisme, nasionalisme, profesionalisme, dan integritas, serta menjadi pemimpin yang adaptif, berkarakter, dan senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di tengah dinamika perkembangan teknologi, geopolitik, ancaman siber, dan perang informasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa soliditas dan sinergitas TNI-Polri merupakan kunci dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Para Capaja juga diharapkan menjadi perwira yang peka terhadap persoalan masyarakat, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan solusi dalam setiap pelaksanaan tugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembekalan ini menegaskan komitmen TNI dan Polri dalam membentuk perwira muda yang profesional, berintegritas, loyal, dan berjiwa pengabdian, sekaligus memperkuat soliditas TNI-Polri sebagai fondasi menjaga persatuan, meningkatkan sinergi antarlembaga, dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 09:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lima Kios di Jalan Belimbing Pekanbaru Terbakar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Lima-Kios-di-Jalan-Belimbing-Pekanbaru-Terbakar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_958_Lima-Kios-di-Jalan-Belimbing-Pekanbaru-Terbakar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kebakaran menghanguskan satu bangunan permanen yang terdiri dari lima pintu kios di Jalan Belimbing, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis (16/7/2026) dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Laporan kami terima pada pukul 00.43 WIB. Tim langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 00.50 WIB untuk melakukan pemadaman, melokalisir api, serta pendinginan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Pekanbaru, Zarman Candra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, bangunan berukuran sekitar 30 x 10 meter itu terbakar seluruhnya. Kios tersebut ditempati sejumlah penyewa, yakni usaha ampera, kedai sembako, layanan pembiayaan, kios ponsel, serta satu kios dalam kondisi kosong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk memadamkan api, Damkarmat mengerahkan personel dari Pos 13 dan Pos 13.01 dengan enam unit mobil pemadam serta satu unit rescue. Petugas berjibaku hingga api berhasil dipadamkan dan mencegah kobaran merambat ke rumah warga yang berada di belakang dan samping bangunan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Rumah-rumah di sekitar lokasi juga berhasil diamankan sehingga api tidak meluas," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Zarman menyebutkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Operasi pemadaman dan pendinginan berakhir sekitar pukul 03.12 WIB.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 09:02:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dua Pelajar MAN 1 Pekanbaru Perkuat Timnas Olimpiade Sains Tingkat Internasional, Siap Berlaga di Turki dan Vietnam</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Dua-Pelajar-MAN-1-Pekanbaru-Perkuat-Timnas-Olimpiade-Sains-Tingkat-Internasional--Siap-Berlaga-di-Turki-dan-Vietnam</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7328_Dua-Pelajar-MAN-1-Pekanbaru-Perkuat-Timnas-Olimpiade-Sains-Tingkat-Internasional--Siap-Berlaga-di-Turki-dan-Vietnam.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-MAN 1 Pekanbaru menggelar acara pelepasan dua pelajar terbaik yang akan membawa nama Indonesia pada ajang Olimpiade Sains Tingkat Internasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua murid MAN 1 Pekanbaru yang dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia tersebut adalah Rafif Adinata Ramadhan bidang geografi yang akan bertanding di Turki dan Khalil Azyumardi Abnel bidang Astronomi yang akan berkompetisi di Vietnam. Keduanya akan mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi di bidang sains pada tingkat internasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Acara pelepasan pada Rabu (15/7/2026), dihadiri oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, pimpinan madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite, serta seluruh peserta didik MAN 1 Pekanbaru sebagai bentuk dukungan dan doa bagi para duta Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momen pelepasan menjadi semakin mengharukan karena Rafif dan Khalil turut didampingi oleh kedua orang tua masing-masing. Kehadiran keluarga menjadi simbol doa, dukungan, dan semangat yang akan mengiringi langkah mereka dalam mengukir prestasi di kancah dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian luar biasa yang diraih kedua murid tersebut. Menurutnya, keberhasilan Rafif dan Khalil merupakan hasil dari kerja keras para murid, bimbingan guru, dukungan orang tua, serta sinergi yang kuat antara madrasah dengan Kementerian Agama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini bukan sekadar keberangkatan menuju sebuah kompetisi, tetapi sebuah amanah untuk membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Kami yakin Rafif dan Khalil akan memberikan yang terbaik dan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik MAN 1 Pekanbaru," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi menyampaikan apresiasi atas prestasi yang kembali ditorehkan oleh MAN 1 Pekanbaru. Menurutnya, keberhasilan dua murid menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia merupakan bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari ini kita tidak hanya melepas dua murid menuju kompetisi internasional, tetapi juga melepas harapan bangsa. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga akhlak, sportivitas, dan nama baik Indonesia. Jadilah duta madrasah yang membanggakan serta buktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi di panggung dunia," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi menyampaikan rasa bangga atas pencapaian kedua murid tersebut. Ia berharap keberhasilan Rafif dan Khalil dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi dan tidak pernah berhenti bermimpi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Prestasi ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara peserta didik, guru, orang tua, dan madrasah. Kami berharap Rafif dan Khalil dapat memberikan penampilan terbaik, membawa pulang prestasi membanggakan, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Indonesia melalui ilmu pengetahuan,"(ckplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 09:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bau Busuk Kandang Ayam Resahkan Warga Rimbo Panjang, Kades Dinilai Lamban Turun Tangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Bau-Busuk-Kandang-Ayam-Resahkan-Warga-Rimbo-Panjang--Kades-Dinilai-Lamban-Turun-Tangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1161_Bau-Busuk-Kandang-Ayam-Resahkan-Warga-Rimbo-Panjang--Kades-Dinilai-Lamban-Turun-Tangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR-Warga yang tinggal di kawasan Jalan Yuzura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari kandang ayam dan bebek berskala besar yang berada di dekat kawasan permukiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama sekitar tiga bulan dan dinilai mengganggu kenyamanan serta dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kandang tersebut berada di lahan kosong yang lokasinya berdekatan dengan dua kompleks perumahan, yakni Perumahan Fath Residence dan Perumahan Zaira Permai. Warga menyebut bau menyengat kerap tercium saat arah angin mengarah ke permukiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari Perumahan Fath Residence jaraknya sekitar 100 meter, sedangkan dari Perumahan Zaira Permai sekitar 300 meter," kata salah seorang warga, Idon (35), Rabu malam (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Idon, keberadaan kandang tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan jarak minimal peternakan terhadap permukiman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengaku mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Pertanian yang mengatur jarak kandang peternakan berskala besar dengan kawasan permukiman minimal 500 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga meragukan apakah kandang itu memiliki izin. Kami baru tahu ada kandang setelah mencium bau busuk. Kalau memang berizin, seharusnya masyarakat sekitar juga diberi informasi," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Idon mengatakan kandang tersebut berisi ribuan ekor ayam kampung dan bebek petelur. Bau menyengat, kata dia, semakin terasa ketika angin bertiup ke arah rumah warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau baunya datang, kami terpaksa menutup pintu dan jendela. Di rumah ada anak kecil, kami khawatir kalau kondisi ini terus berlangsung bisa berdampak terhadap kesehatan," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, warga telah beberapa kali mendatangi kandang untuk menemui pemilik yang diketahui bernama Feri. Dalam pertemuan itu, warga meminta agar kandang dipindahkan atau aktivitas peternakan dihentikan karena mengganggu lingkungan sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pemilik mengatakan kandangnya memiliki izin. Dia juga berjanji akan lebih rutin membersihkan kandang agar tidak menimbulkan bau. Tapi sampai sekarang baunya justru semakin menyengat," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penanganan Desa Dinilai Lamban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena keluhan tidak kunjung teratasi, warga kemudian menyampaikan pengaduan secara resmi ke Pemerintah Desa Rimbo Panjang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Surat yang berisi permohonan penutupan kandang disertai tanda tangan warga telah disampaikan ke kantor desa. Namun hingga kini warga mengaku belum mengetahui tindak lanjut dari pemerintah desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada tindakan. Kami menilai Kepala Desa Rimbo Panjang lamban menangani keluhan masyarakat. Harapan kami pemerintah desa mempertemukan warga dengan pemilik kandang agar ada solusi yang jelas," ujar Idon.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keluhan serupa disampaikan Ridiyan, warga Perumahan Fath Residence. Ia mengaku turut mengantarkan surat pengaduan tersebut ke kantor desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kami pemerintah desa memfasilitasi mediasi antara warga dan pemilik kandang. Tuntutan kami tetap sama, kandang itu ditutup atau dipindahkan karena sudah mengganggu lingkungan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ridiyan berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar maupun Pemerintah Provinsi Riau turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi peternakan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Udara di lingkungan kami sudah tercemar oleh bau kandang ayam dan bebek. Kami berharap DLH segera turun mengecek dan mengambil langkah agar persoalan ini segera selesai," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kepala Desa Rimbo Panjang, Ben Zainal, telah dikonfirmasi terkait keluhan warga dan penanganan aduan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.(ckplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Camat Pulau Merbau Optimistis MPLS Jadi Awal Mencetak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Camat-Pulau-Merbau-Optimistis-MPLS-Jadi-Awal-Mencetak-Generasi-Unggul-Menuju-Indonesia-Emas-2045</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4559_Camat-Pulau-Merbau-Optimistis-MPLS-Jadi-Awal-Mencetak-Generasi-Unggul-Menuju-Indonesia-Emas-2045.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG - Suasana ceria mewarnai hari-hari pertama peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan belajar mereka. Guna memastikan kenyamanan dan kelancaran proses tersebut, Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau bersama berbagai elemen masyarakat terjun langsung memantau jalannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tiga satuan pendidikan, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peninjauan ini menyasar SDN 17 Rintis Desa Renak Dungun, SDN 08 Rambai Desa Renak Dungun, dan TK Negeri Kuala Merbau. Rombongan tidak sekadar melihat dari jauh, melainkan berinteraksi secara hangat dengan para guru serta murid baru untuk memastikan kegiatan berjalan aman, menyenangkan, dan jauh dari tekanan mental.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim pemantauan dipimpin langsung oleh Camat Pulau Merbau, Hermansyah, SH berdampingan dengan Bunda PAUD Kecamatan Pulau Merbau, Anita, SPd AUD yang juga bertugas sebagai Kepala TK Negeri Pembina Selatpanjang Timur. Kolaborasi ini semakin solid dengan kehadiran Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar, para Bunda PAUD tingkat desa, jajaran pengurus PKK, hingga perwakilan Puskesmas setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah evaluasi ini dinilai sangat krusial dalam menanamkan fondasi semangat belajar sekaligus membangun karakter unggul anak sejak dini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui pendidikan yang berkualitas, kita berharap mampu melahirkan generasi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, pelaksanaan MPLS harus memberikan kesan positif sehingga anak-anak merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar," urai Hermansyah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transisi emosional yang mulus menuju jenjang pendidikan baru terlihat jelas dari tingginya partisipasi aktif para murid. Keceriaan yang terpancar selama kegiatan menjadi indikator kuat bahwa langkah awal adaptasi di sekolah berhasil dilalui dengan riang gembira.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami melihat anak-anak sangat antusias mengikuti setiap kegiatan. Semoga semangat ini terus terjaga sehingga mereka semakin percaya diri dan senang datang ke sekolah setiap hari," ungkap Anita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perhatian besar dari struktur pemerintahan dan tokoh pendidikan ini mendapat apresiasi tinggi dari para pahlawan tanpa tanda jasa di lapangan. Kehadiran tim lintas sektoral dianggap sebagai suntikan moral tersendiri untuk mengoptimalkan ruang edukasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda PAUD Kecamatan Pulau Merbau dan seluruh Bunda PAUD desa yang telah berkunjung ke sekolah kami. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi guru maupun peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran," papar salah seorang perwakilan sekolah.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Berburu di Kebun Sendiri: Anarki Fiskal dan Represi Pajak di Ruang Publik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Berburu-di-Kebun-Sendiri--Anarki-Fiskal-dan-Represi-Pajak-di-Ruang-Publik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4515_Berburu-di-Kebun-Sendiri--Anarki-Fiskal-dan-Represi-Pajak-di-Ruang-Publik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DI ZAMAN kesusahan ekonomi ini, kebijakan fiskal di tingkat daerah belakangan nampaknya turut terjebak dalam pragmatisme sempit. Ketika kemampuan keuangan daerah tergerus oleh ketidakpastian ekonomi, inflasi yang merangkak naik, dan harga barang pokok yang mencekik, insting pertama yang muncul dari birokrasi justru bersifat ekstraktif: memperketat jangkauan pemungutan pajak pada sektor konsumsi paling rentan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polemik mengenai wacana penempatan petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk menjaring penunggak pajak kendaraan menjadi contoh nyata dari fenomena ini. Di beberapa daerah, realitas di lapangan bahkan sudah melahirkan tren penindakan yang absurd, seperti tindakan pengempisan ban kendaraan warga yang kedapatan belum melunasi pajak saat sedang mengantre di SPBU. Namun sebenarnya, esensi masalahnya lebih dalam dari sekadar tindakan fisik luar batas tersebut. Hadirnya aparatur pemantau pajak di area pengisian bahan bakar secara inheren sudah membawa watak intimidasi yang merusak tatanan ruang hidup warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara sosiologis, SPBU adalah ruang publik fungsional yang bersifat netral dan esensial bagi mobilitas sosial-ekonomi masyarakat. Kehadiran pos pemantau pajak di titik ini secara radikal mengubah mode interaksi antara negara dan warga. Ruang publik yang seharusnya bebas dari tekanan psikologis kini dikomodifikasi menjadi wilayah pengawasan massal yang "mencurigai" setiap pengendara. Penempatan petugas di antrean bahan bakar menciptakan apa yang dalam sosiologi hukum disebut sebagai teror psikologis struktural. Tanpa perlu melakukan tindakan fisik pun, gestur aparatur yang mengintai dan memeriksa data di tengah antrean publik secara otomatis memposisikan warga yang sedang memenuhi kebutuhan energinya di bawah bayang-bayang intimidasi birokrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, jika ditolok dari prinsip filsafat keadilan, model pengawasan langsung di SPBU menabrak dua fundamen keadilan sekaligus: keadilan distributif dan keadilan prosedural. Dalam teori keadilan John Rawls, melalui konsep Difference Principle (Prinsip Perbedaan), setiap kebijakan ekonomi-politik yang diambil oleh otoritas publik harus memberikan keuntungan terbesar bagi kelompok masyarakat yang paling tidak beruntung. Menargetkan pajak kendaraan di tengah krisis ekonomi dan kenaikan harga BBM adalah bentuk pengabaian moral atas prinsip ini. Pajak yang menyasar mobilitas harian bersifat regresif, ia memotong porsi pendapatan masyarakat kelas bawah secara signifikan hanya untuk menjaga kesehatan angka di neraca daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh lagi, penempatan pos penjagaan di tengah ruang transaksi harian mengangkangi konsep keadilan prosedural. Keterlambatan membayar pajak adalah pelanggaran administratif, bukan kejahatan kriminal luar biasa yang mengancam keselamatan publik. Penegakan hukum administrasi memiliki ruang, waktu, dan jalurnya sendiri yang terhormat melalui surat peringatan resmi atau mungkin sistem daring. Membawa instrumen penagihan ke ruang tunggu publik secara sepihak merampas kenyamanan warga serta menghilangkan hak psikologis mereka untuk memberikan pembelaan atau klarifikasi dalam suasana yang setara dan bermartabat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akar dari model pengawasan yang intimidatif di lapangan ini sesungguhnya bermuara pada satu hal: kemiskinan kreativitas kepemimpinan. Birokrasi mengalami kemandekan imajinasi dalam merumuskan strategi perluasan fiskal, sehingga memilih jalan pintas yang paling mudah namun destruktif. Pemerintah daerah yang terjebak dalam pola pikir konvensional-ekstraktif selalu melihat dompet rakyat sebagai satu-satunya sekoci penyelamat anggaran. Padahal, arsitektur fiskal yang modern menuntut pemimpin untuk fokus pada value creation (penciptaan nilai tambah). Mengapa harus bersusah payah memikirkan reformasi BUMD agar menghasilkan deviden non-pajak, merancang kemitraan investasi, atau mendorong hilirisasi komoditas unggulan, jika memungut pajak dari transaksi harian rakyat terasa jauh lebih mudah dan instan?</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sangat tidak etis secara moral dan politik ketika pemerintah daerah menuntut kepatuhan absolut dari rakyatnya dengan cara-cara yang intimidatif, sementara mereka sendiri enggan melakukan efisiensi internal. Evaluasi mendalam terhadap efisiensi anggaran belanja aparatur, seperti pemotongan biaya seremonial dan perjalanan dinas yang tidak produktif, seharusnya mendahului segala bentuk intensifikasi pajak di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada akhirnya, polemik penempatan petugas Bapenda di SPBU ini menuntut komitmen serius, khususnya dalam konteks Provinsi Riau yang saat ini tengah menghadapi tantangan fiskal. Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, Bumi Lancang Kuning tidak sepatutnya mempertontonkan kepanikan anggaran dengan cara memburu dan mengintimidasi warganya di antrean bahan bakar. Wacana menghadirkan pos pemantau pajak di SPBU adalah pertanda robohnya tata kelola pemerintahan yang humanis. Pemerintah Provinsi Riau harus mengembalikan marwahnya sebagai pelayan publik, bukan sebagai debt collector yang represif. Mengoptimalkan PAD adalah keharusan untuk keberlanjutan pembangunan, namun melakukannya dengan cara merampas kenyamanan ruang publik dan menebar kecemasan di tengah masyarakat adalah sebuah anarki birokrasi yang tidak dapat dan tidak boleh ditoleransi karena berlawanan secara diametral dengan etika demokrasi dan prinsip keadilan sosial.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Hari Ketiga MPLS, Disdik Pekanbaru: Belum Ada Laporan Kendala Maupun Perundungan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Hari-Ketiga-MPLS--Disdik-Pekanbaru--Belum-Ada-Laporan-Kendala-Maupun-Perundungan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8670_Hari-Ketiga-MPLS--Disdik-Pekanbaru--Belum-Ada-Laporan-Kendala-Maupun-Perundungan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Pekanbaru memasuki hari ketiga dengan situasi yang dinilai kondusif. Hingga Rabu (15/7/2026), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengaku belum menerima laporan mengenai kendala pelaksanaan maupun dugaan perundungan selama kegiatan berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengatakan seluruh rangkaian MPLS di sekolah-sekolah masih berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Para peserta didik baru juga dinilai mampu mengikuti setiap agenda pengenalan lingkungan sekolah dengan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah masuk hari ketiga dan sejauh ini berjalan dengan lancar. Sampai hari ini kami belum menerima laporan, baik itu kendala maupun permasalahan terkait pelaksanaan MPLS. Anak-anak juga menikmati seluruh rangkaian kegiatan MPLS," kata Tommy kepada GoRiau.com, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Tommy, kondisi tersebut menunjukkan komitmen seluruh satuan pendidikan dalam melaksanakan MPLS yang ramah anak mulai berjalan dengan baik. Ia berharap situasi kondusif ini dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian MPLS berakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Dinas Pendidikan telah menginstruksikan seluruh sekolah agar pelaksanaan MPLS dilakukan secara edukatif, menyenangkan, dan mengedepankan perlindungan terhadap peserta didik baru. Sekolah juga diminta tidak memberikan ruang bagi praktik perundungan maupun perpeloncoan dalam bentuk apa pun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada hari pertama pelaksanaan MPLS, peserta didik diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, teman sekelas, organisasi siswa, hingga berbagai fasilitas penunjang pembelajaran. Selanjutnya, siswa mulai dikenalkan dengan kurikulum sekolah, tata tertib, serta berbagai program pembentukan karakter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disdik Pekanbaru juga memasukkan penguatan pendidikan karakter dalam rangkaian MPLS, diantaranya melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat dan edukasi kepedulian terhadap lingkungan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung visi Pekanbaru sebagai kota hijau (Green City), dengan mendorong siswa membiasakan menanam tanaman, mengelola sampah, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tommy menegaskan, pihaknya tetap melakukan pemantauan selama pelaksanaan MPLS berlangsung. Apabila ditemukan adanya praktik perundungan atau bentuk kekerasan lainnya, masyarakat maupun pihak sekolah diminta segera menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Anak agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kami, sampai kegiatan MPLS selesai tidak ada persoalan yang muncul. Yang terpenting, anak-anak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru secara nyaman, aman, dan menyenangkan,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPRD Pekanbaru Desak Evaluasi JKN Online, Pelayanan Kesehatan Jangan Terhambat Sistem Antrean Digital</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/DPRD-Pekanbaru-Desak-Evaluasi-JKN-Online--Pelayanan-Kesehatan-Jangan-Terhambat-Sistem-Antrean-Digital</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1616_DPRD-Pekanbaru-Desak-Evaluasi-JKN-Online--Pelayanan-Kesehatan-Jangan-Terhambat-Sistem-Antrean-Digital.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Keluhan masyarakat mengenai sulitnya mengakses layanan kesehatan akibat penerapan sistem antrean melalui aplikasi JKN Online mulai menjadi perhatian DPRD Kota Pekanbaru. Sistem yang sejatinya dirancang untuk mempermudah pelayanan itu dinilai tidak boleh berubah menjadi hambatan bagi warga yang sedang membutuhkan pengobatan, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persoalan tersebut mengemuka dalam kegiatan reses Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, di Kelurahan Tangkerang Tengah, Tangkerang Barat, dan Wonorejo, Rabu (15/7/2026). Dalam pertemuan itu, pelayanan kesehatan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tekad mengatakan, penggunaan aplikasi JKN Online memang merupakan kebijakan BPJS Kesehatan. Namun, pelaksanaannya di lapangan harus tetap mengedepankan kemudahan akses bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penggunaan JKN Online ini memang merupakan aturan yang dikeluarkan oleh BPJS. Akan tetapi, jangan sampai penggunaan JKN Online menjadi hambatan bagi warga Pekanbaru yang sedang sakit dan ingin berobat, sehingga tidak bisa dilayani di puskesmas hanya karena belum mengambil antrean melalui aplikasi tersebut," kata Tekad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, tidak semua masyarakat memiliki kemampuan yang sama dalam mengoperasikan aplikasi digital. Lansia maupun warga yang kurang memahami penggunaan teknologi kerap mengalami kesulitan saat hendak mengakses layanan melalui JKN Online.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melakukan pembinaan kepada seluruh puskesmas agar petugas dapat membantu masyarakat yang mengalami kendala menggunakan aplikasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh kepala puskesmas agar masyarakat yang sakit dibantu dalam pengoperasian maupun penggunaan JKN Online, sehingga mereka tetap dapat dilayani ketika hendak berobat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp100 miliar untuk menjamin akses pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan dukungan anggaran tersebut, menurut dia, seluruh fasilitas kesehatan semestinya memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tidak menyulitkan warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pemerintah Kota Pekanbaru sudah menganggarkan lebih dari Rp100 miliar agar masyarakat memiliki akses kesehatan yang sangat baik. Kami meminta Dinas Kesehatan segera melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada seluruh puskesmas di Kota Pekanbaru. Jangan hanya karena aturan JKN Online, warga yang ingin berobat justru terkendala," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tekad berharap Dinas Kesehatan segera mengevaluasi penerapan sistem antrean digital di seluruh puskesmas agar tujuan digitalisasi pelayanan kesehatan tidak mengurangi akses masyarakat terhadap layanan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, penggunaan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan, bukan justru menciptakan hambatan baru bagi warga yang membutuhkan pengobatan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemko Pekanbaru Bidik Kembali Raih Opini WTP, Benahi Tata Kelola Keuangan Daerah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Pemko-Pekanbaru-Bidik-Kembali-Raih-Opini-WTP--Benahi-Tata-Kelola-Keuangan-Daerah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4130_Pemko-Pekanbaru-Bidik-Kembali-Raih-Opini-WTP--Benahi-Tata-Kelola-Keuangan-Daerah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola keuangan daerah sebagai upaya mengembalikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada tahun mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Rabu (15/7/2026), saat menyampaikan penjelasan terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Markarius mengatakan, Pemko Pekanbaru telah menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Dokumen tersebut mencakup laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, hingga catatan atas laporan keuangan yang merupakan kompilasi laporan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seluruh laporan tersebut telah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Riau. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Pemko Pekanbaru kembali memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025," kata Markarius.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengakui, opini WDP tersebut menjadi yang kedua secara berturut-turut setelah sebelumnya Pemko Pekanbaru mampu mempertahankan opini WTP selama delapan tahun, yakni sejak 2016 hingga 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Markarius, opini WDP menunjukkan bahwa secara umum laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar. Meski demikian, masih terdapat sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rekomendasi BPK ini menjadi dasar untuk memperbaiki berbagai kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Penyelesaiannya menjadi prioritas agar tata kelola keuangan semakin berkualitas, tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan, upaya memperbaiki tata kelola keuangan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Diperlukan komitmen bersama seluruh unsur penyelenggara pemerintahan, termasuk dukungan dan fungsi pengawasan DPRD agar proses perbaikan berjalan secara berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Markarius menambahkan, pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 telah diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus merealisasikan berbagai prioritas pembangunan yang telah disepakati bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia optimistis, apabila seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK dapat ditindaklanjuti secara konsisten dan berbagai kelemahan yang masih ditemukan terus dibenahi, maka Pemko Pekanbaru berpeluang kembali meraih opini WTP pada pemeriksaan laporan keuangan tahun berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Apabila seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat diselesaikan dengan sungguh-sungguh dan seluruh kelemahan yang masih ada terus dibenahi secara konsisten, maka opini Wajar Tanpa Pengecualian dapat kembali diraih pada tahun depan," kata Markarius.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Zakat Produktif Baznas Siak Sukses Hasilkan 7,1 Ton Gabah di Bungaraya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Zakat-Produktif-Baznas-Siak-Sukses-Hasilkan-7-1-Ton-Gabah-di-Bungaraya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2521_Zakat-Produktif-Baznas-Siak-Sukses-Hasilkan-7-1-Ton-Gabah-di-Bungaraya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK - Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak kembali menorehkan prestasi gemilang. Melalui Program Siak Sejahtera, panen perdana Lumbung Pangan di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya sukses menghasilkan 7,1 ton gabah dari hamparan lahan seluas satu hektare milik mustahik binaan, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Capaian impresif ini menjadi bukti konkret bahwa dana umat tidak sekadar berfungsi sebagai penyalur bantuan sosial. Zakat mampu menjelma menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang memacu kemandirian masyarakat, terutama dalam memajukan sektor agrikultur lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sinergi Lintas Sektor Ciptakan Ketahanan Pangan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen raya ini merupakan buah kolaborasi solid antara Baznas Kabupaten Siak dengan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 89/Gimpam Gasib. Gelaran penting tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Siak, Dr Afni Z, MSi, Wakil Ketua III Baznas Provinsi Riau, Mester Hasuhunan Hamzah, SAg, MH, dan Ketua Baznas Kabupaten Siak, Samparis Bin Tatan, SPdI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Siak, Sukijo, Danbrigif TP 89/Gimpam Gasib, Komandan Yonif TP 851/BBC, Camat Bungaraya, unsur Forkopimda, perangkat kampung, kelompok tani, beserta sejumlah tamu undangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Siak, Dr Afni Z, MSi memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terbangun erat antara Baznas dan aparat TNI dalam menopang sektor pertanian masyarakat. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah taktis memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga lewat pengelolaan zakat secara produktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Siak itu berharap agar kerja sama antara pemerintah daerah, instansi pengelola zakat, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat akar rumput yang merasakan dampak positif dari program pemberdayaan ekonomi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Optimalisasi Zakat Melalui Lumbung Pangan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Baznas Kabupaten Siak, Samparis Bin Tatan, SPdI menguraikan bahwa momentum panen ini adalah bagian dari Program Lumbung Pangan yang membina sembilan mustahik. Total hamparan lahan pertanian garapan binaan mencapai sembilan hektare dan proses panen akan bergulir secara bertahap sesuai masa panen masing-masing area.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan panen di lahan seluas satu hektare dengan hasil mencapai 7,1 ton gabah. Harapan kami, program ini mampu meningkatkan hasil pertanian, menambah pendapatan petani, dan secara bertahap melahirkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program Lumbung Pangan, paparnya lebih lanjut, menjadi wujud implementasi nyata pendayagunaan zakat secara produktif. Selain menyokong sarana produksi pertanian, pihaknya juga menerjunkan tim pendamping agar para petani teredukasi untuk mengelola lahannya secara maksimal, profesional, serta berkesinambungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesuksesan panen perdana ini diharapkan mampu memantik semangat dan motivasi petani binaan lainnya untuk terus melipatgandakan produktivitas, sekaligus menyokong pilar ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prosesi panen raya yang dieksekusi secara simbolis oleh jajaran pimpinan daerah dan pimpinan TNI tersebut mengukuhkan peran krusial zakat sebagai motor penggerak ekonomi umat. Ke depan, Baznas Kabupaten Siak bertekad terus mengekspansi sayap pemberdayaan melalui Program Siak Sejahtera agar kian banyak penerima manfaat yang bertransformasi menjadi warga mandiri dan berdaya saing tinggi.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polres Kuansing Bakar 22 Rakit PETI di Dua Kecamatan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Polres-Kuansing-Bakar-22-Rakit-PETI-di-Dua-Kecamatan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9290_Polres-Kuansing-Bakar-22-Rakit-PETI-di-Dua-Kecamatan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANTAN SINGINGI - Jajaran Polres Kuantan Singingi melakukan penertiban dan memusnahkan 22 unit rakit Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kuantan Mudik dan Kecamatan Singingi, Rabu (15/7/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas aduan dari masyarakat, perusahaan, serta pantauan media massa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seluruh laporan tersebut kami verifikasi di lapangan dan apabila ditemukan aktivitas maupun sarana yang digunakan untuk PETI, akan kami lakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyisiran di Kuantan Mudik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Operasi pertama menyasar wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik. Tim gabungan yang turun ke lokasi terdiri dari personel Polsek Kuantan Mudik, personel TNI BKO pengamanan PT Karya Tama Bakti Mulya (KTBM), dan petugas keamanan perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas menyisir dua titik utama dan mendapati 17 unit rakit PETI yang sedang tidak beroperasi. Rincian penemuan tersebut meliputi:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7 unit rakit: Ditemukan di areal Kebun PT KTBM Afdeling 14 di Desa Lubuk Ramo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">10 unit rakit: Ditemukan di Afdeling 4 di Desa Pantai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk memastikan alat berat tersebut tidak disalahgunakan kembali, seluruh rakit langsung dirusak dan dibakar di tempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tindak Lanjut Laporan Media di Singingi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, penertiban di wilayah Polsek Singingi bergerak cepat usai masuknya informasi dari pemberitaan media online. Sasaran lokasi berada di Sungai Batang Uwo, Desa Kebun Lado.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil penyelidikan di lokasi mendapati 5 unit rakit yang juga sedang tidak beroperasi. Petugas langsung mengambil tindakan tegas dengan merusak dan membakar seluruh mesin tersebut. Dalam dua operasi ini, aparat tidak menemukan pelaku sehingga tidak ada tersangka maupun barang bukti yang dibawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Namun seluruh sarana yang digunakan untuk aktivitas PETI telah dimusnahkan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya mencegah aktivitas pertambangan ilegal kembali beroperasi," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal menjadi sorotan utama aparat keamanan. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami tidak akan berhenti melakukan penertiban. Patroli dan penyelidikan akan terus ditingkatkan, termasuk menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat maupun media. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas PETI dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya kegiatan pertambangan ilegal di wilayahnya," (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Wujudkan Standardisasi Nasional, PWI Pusat Sosialisasikan Lima Peraturan Organisasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Wujudkan-Standardisasi-Nasional--PWI-Pusat-Sosialisasikan-Lima-Peraturan-Organisasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2683_Wujudkan-Standardisasi-Nasional--PWI-Pusat-Sosialisasikan-Lima-Peraturan-Organisasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyelenggarakan sosialisasi lima Peraturan Organisasi (PO), Rabu (15/7/2026). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengawal profesionalitas profesi wartawan di seluruh Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat PWI Pusat, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Rapat turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat, M Selamet Susanto beserta jajaran pengurus harian lainnya. Pertemuan lintas wilayah ini diikuti secara hibrida, baik hadir langsung maupun daring oleh jajaran Pengurus PWI Pusat dan Pengurus PWI Provinsi se-Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir menjelaskan bahwa saat ini PWI sedang memasuki fase krusial menuju sistem pengelolaan modern yang terstruktur. Instrumen regulasi berupa PO dinilai sangat vital untuk menciptakan kepastian hukum dan keseragaman mekanisme kerja di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten maupun kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selama ini masih terdapat sejumlah aspek teknis yang belum diatur secara rinci, sehingga pelaksanaannya berbeda-beda di setiap daerah. Melalui Peraturan Organisasi ini, PWI membangun standar yang sama agar seluruh proses organisasi berjalan lebih tertib, profesional, dan akuntabel," urai Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lima Pilar Pedoman Baru PWI</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun lima regulasi hasil Rapat Pleno 30 Juni 2026 yang disosialisasikan mencakup berbagai standar tata kelola esensial bagi roda organisasi. Aturan pertama membahas Standarisasi Penyelenggaraan Konferensi Provinsi dan Kabupaten/Kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Regulasi ini mengatur tahapan daftar pemilih hingga mekanisme persidangan demi menjamin proses demokrasi yang transparan. Dalam agenda ini, PWI turut mengapresiasi wilayah seperti Sulawesi Utara, Surakarta, Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan yang telah sukses menggelar konferensi secara tertib, disusul Bengkulu, Sabtu (18/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aturan kedua mengatur Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sebagai standar kurikulum dan tahapan wajib bagi calon Anggota Muda guna memahami etika jurnalistik. Selanjutnya, poin ketiga mengukuhkan Kedudukan Hari Pers Nasional (HPN) sebagai program strategis yang mengakar pada sejarah kelahiran pers, 9 Februari 1946 guna menjaga wibawa organisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk menjamin akuntabilitas finansial dan pelindungan aset digital, aturan keempat berfokus pada Pengelolaan Aset Organisasi secara nasional. Terakhir, aturan kelima memperkuat sistem keanggotaan melalui pembaruan Kartu Tanda Anggota (KTA). Hal ini dirancang untuk mempertegas hak konstitusional memilih dan dipilih sesuai Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Reformasi Menuju Kredibilitas Nasional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inisiatif pembaruan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran pengurus yang hadir, di antaranya Ketua Bidang Organisasi, Zulkifli Gani Ottoh, Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Penegakan Hukum, Jemmy Endey, Ketua Bidang Pembinaan Daerah, Mirza Zulhadi, Wakil Sekjen, Kadirah, Kepala Humas PWI Pusat, Mercys Charles Loho, serta Wakil Ketua Bidang Aset, Rabiatun Drakel bersama pengurus lainnya seperti Baren Antoni Siagian dan Sarjono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Peraturan Organisasi ini bukan semata-mata menyusun regulasi baru, melainkan membangun sistem organisasi yang memiliki standar nasional, tertib administrasi, serta memberikan kepastian bagi seluruh anggota dan pengurus dalam menjalankan roda organisasi," tegas Wakil Ketua Bidang OKK PWI Pusat, Joko Tetuko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui sosialisasi tata kelola berbasis good organizational governance ini, seluruh kepengurusan di tingkat daerah diharapkan memiliki panduan seragam. Upaya ini diorientasikan pada penguatan layanan keanggotaan sekaligus menjaga marwah PWI sebagai wadah profesi terbesar di Indonesia.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Keajaiban Menit Akhir, Bawa Tim Tango Tembus Final Singkirkan Pasukan Tiga Singa</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Keajaiban-Menit-Akhir--Bawa-Tim-Tango-Tembus-Final-Singkirkan-Pasukan-Tiga-Singa</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7637_Keajaiban-Menit-Akhir--Bawa-Tim-Tango-Tembus-Final-Singkirkan-Pasukan-Tiga-Singa.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Tim nasional Argentina secara dramatis berhasil melangkah ke babak final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat Rabu (15/7/2026) waktu setempat atau Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Skuad asuhan Pelatih Argentina, Lionel Scaloni menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit dari ketertinggalan di paruh kedua pertandingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tensi Panas Sejak Awal Laga</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Permainan keras yang ditunjukkan para punggawa Argentina sejak menit awal sempat memicu kekesalan dari kubu Inggris. Adu mulut antar pemain tidak terhindarkan, beruntung situasi tegang ini segera diredam oleh Wasit, Ismail Elfath.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua kesebelasan tampak tidak tergesa-gesa dalam membangun serangan. Umpan-umpan pendek dimainkan demi menjaga penguasaan bola, meski strategi tersebut belum cukup untuk melahirkan peluang berbahaya ke gawang lawan hingga babak pertama usai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Drama Gol di Paruh Kedua</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Argentina langsung mengambil inisiatif mendominasi penguasaan bola usai turun minum. Beberapa peluang sukses diciptakan oleh Lionel Messi dan rekan-rekan, namun penyelesaian akhir masih jauh dari harapan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inggris justru memecah kebuntuan saat babak kedua baru berjalan 10 menit. Umpan silang Morgan Rogers ke dalam kotak penalti sukses diteruskan dengan sempurna oleh Anthony Gordon pada menit ke-55 untuk merobek jala Argentina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons ketertinggalan, Albiceleste seketika mengurung area pertahanan Inggris. Skuad racikan Pelatih Inggris, Thomas Tuchel merapatkan barisan dengan menumpuk lima gelandang untuk menghentikan aliran bola, sementara empat bek disiagakan mengawal pergerakan lawan di dalam kotak penalti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peluang emas sempat tercipta di menit ke-69 lewat umpan silang Messi yang disambut sundulan keras Jose Lopez. Namun, bola yang meluncur deras masih mampu dihalau oleh Kiper Inggris, Jordan Pickford.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kerja keras Argentina akhirnya terbayar di menit ke-85. Menerima umpan pendek dari Messi, Enzo Fernandez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung Pickford. Gol tersebut langsung membangkitkan moral tim Tango.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hanya berselang tujuh menit, Argentina berbalik unggul. Lautaro Martinez sukses meneruskan umpan silang kiriman Messi. Catatan resmi pertandingan membukukan gol penentu ini atas nama Lionel Messi pada menit 90+2&#039;, memastikan kemenangan dramatis 2-1 untuk Argentina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rekaman Pertandingan Lengkap</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Waktu: Rabu (15/7/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tempat: Atlanta Stadium</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wasit: Ismail Elfath</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gol: 1-0 Anthony Gordon 55’, 1-1 Enzo Fernandez 85&#039;, 1-2 Lionel Messi 90+2’</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tembakan: Inggris 5 - 15 Argentina</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tembakan ke gawang: Inggris 2 - 5 Argentina</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penguasaan bola: Inggris 36 - 64 Argentina</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelanggaran: Inggris 10 - 15 Argentina</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tendangan sudut: Inggris 1 - 6 Argentina</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Off-side: Inggris 1 - 3 Argentina</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kartu kuning: Inggris 1 - 3 Argentina (Elliot Anderson 37’, Lisandro Martinez 42’, Cristian Romero 51’, Rodrigo De Paul 90+4&#039;)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kartu merah: -</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Susunan Pemain:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inggris (4-2-3-1): 1-Jordan Pickford; 24-Reece James (3-Nico O’Reilly 82’), 5-John Stones (22-Ivan Toney 90+6’), 6-Marc Guehi, 25-Djed Spence (11-Marcus Rashford 90+6’); 4-Declan Rice (15-Dan Burn 82’), 8-Elliot Anderson; 17-Morgan Rogers, 10-Jude Bellingham, 18-Anthony Gordon (2-Ezri Konsa 72’); 9-Harry Kane.Cadangan: 13-Dean Henderson, 23-James Trafford, 12-Trevoh Chalobah, 21-Eberechi Eze, 14-Jordan Henderson, 16-Kobbie Mainoo, 7-Bukayo Saka, 20-Noni Madueke, 19-Ollie Watkins.Pelatih: Thomas Tuchel</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Argentina (4-4-2): 23-Emiliano Martinez; 26-Nahuel Molina (4-Gonzalo Montiel 72’), 13-Cristian Romero, 6-Lisandro Martinez (19-Nicolas Otamendi 72’), 3-Nicolas Tagliafico (22-Lautaro Martinez 81’); 17-Giuliano Simeone (7-Rodrigo De Paul 72’), 24-Enzo Fernandez, 5-Leandro Paredes (Nicolas Gonzalez 64’), 20-Alexis Mac Allister; 10-Lionel Messi, 9-Julian Alvarez.Cadangan: 12-Geronimo Rulli, 1-Juan Musso, 25-Facundo Medina, 2-Marcos Senesi, 14-Exequiel Palacios, 11-Giovani Lo Celso, 18-Nico Paz, 16-Thiago Almada, 8-Valentin Barco, 21-Jose Lopez.Pelatih: Lionel Scaloni (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Impor Riau Melonjak Drastis, BPS Sebut Pengadaan Barang Modal Jadi Pemicu Utama</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Impor-Riau-Melonjak-Drastis--BPS-Sebut-Pengadaan-Barang-Modal-Jadi-Pemicu-Utama</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9481_Impor-Riau-Melonjak-Drastis--BPS-Sebut-Pengadaan-Barang-Modal-Jadi-Pemicu-Utama.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat lonjakan nilai impor yang sangat signifikan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Total nilai impor mencapai US$1,63 miliar atau meroket 140,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu. Eskalasi ini utamanya didorong oleh derasnya arus masuk barang modal bernilai tinggi, khususnya kapal terbang dan bagiannya dari Prancis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi membenarkan bahwa tren kenaikan tahun ini berkaitan erat dengan pengadaan barang modal yang nilainya melesat tajam melebihi 20 kali lipat dibandingkan rekam jejak tahun sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Impor Riau selama Januari hingga Mei 2026 mencapai US$1,63 miliar atau naik 140,76 persen. Peningkatan terbesar berasal dari barang modal, khususnya kelompok kapal terbang dan bagiannya, sehingga memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap total impor," urai Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Struktur Komoditas dan Eskalasi Nilai Impor</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data BPS, nilai impor barang modal menyentuh angka fantastis US$862,97 juta. Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 2.011,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat ini, barang modal mengambil alih posisi sebagai penyumbang terbesar impor Riau dengan kontribusi 53,01 persen. Posisi selanjutnya diisi oleh bahan baku atau penolong senilai US$761,97 juta (46,81 persen), sementara barang konsumsi hanya memberikan porsi 0,18 persen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komoditas kapal terbang dan bagiannya mendominasi sebagai penyumbang terbesar dengan nilai mencapai US$780,83 juta, atau mewakili 50,12 persen dari keseluruhan impor nonmigas. Angka tersebut melesat hingga 54.918,49 persen dibandingkan kurun waktu Januari hingga Mei 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, beberapa komoditas strategis lainnya juga menunjukkan tren positif. Impor pupuk tercatat sebesar US$159,39 juta (naik 18,31 persen), disusul kayu dan barang dari kayu senilai US$139,38 juta (naik 75,82 persen). Sektor mesin-mesin dan pesawat mekanik ikut naik 19,75 persen menjadi US$74,97 juta, diikuti bahan kimia organik yang bertumbuh 35,56 persen menjadi US$63,49 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski mayoritas sektor menghijau, bahan bubur kayu (pulp) menjadi komoditas dengan penyusutan terdalam. Nilai impor komoditas ini turun 27,95 persen ke angka US$57,29 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebagian besar kelompok barang utama mengalami peningkatan. Hanya impor bahan bubur kayu atau pulp yang masih mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prancis Dominasi Pemasok Nonmigas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beralih ke negara asal pemasok, Prancis kini menduduki peringkat teratas sebagai pengekspor barang impor nonmigas terbesar ke Riau. Total nilai transaksi internasional dari negara Eropa tersebut mencapai US$781,91 juta, menyumbang 50,19 persen terhadap total impor nonmigas daerah. Nilai impor dari Prancis melambung tajam hingga 36.518,62 persen jika disandingkan dengan catatan Januari hingga Mei 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tiongkok berada di urutan kedua dengan nilai US$170,99 juta (10,98 persen), disusul Vietnam di tempat ketiga dengan kontribusi sebesar US$102,94 juta (6,61 persen).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dominasi Prancis tahun ini berkaitan dengan masuknya barang modal bernilai besar, terutama kelompok kapal terbang dan bagiannya. Hal itu membuat struktur impor Riau berubah cukup signifikan dibandingkan tahun lalu," papar Asep Riyadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, BPS merinci bahwa impor nonmigas dari kawasan Uni Eropa secara keseluruhan menembus US$839,84 juta, menguasai 53,91 persen pangsa pasar impor nonmigas Riau. Di sisi lain, arus barang dari kawasan ASEAN tercatat sebesar US$257,59 juta atau 16,53 persen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indikasi Geliat Investasi Baru</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menilik data bulanan, nilai impor Riau secara spesifik di bulan Mei 2026 berada di level US$550,41 juta. Angka ini mencerminkan lonjakan 298,69 persen dibandingkan pencapaian Mei 2025. Pemicu utamanya adalah impor nonmigas yang meroket 344,50 persen menjadi US$544,32 juta, berbanding terbalik dengan sektor migas yang justru merosot 60,95 persen ke angka US$6,09 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lonjakan impor barang modal pada umumnya menunjukkan adanya aktivitas investasi atau pengembangan kapasitas produksi. Karena itu, angka impor yang meningkat tidak selalu mencerminkan kenaikan konsumsi, tetapi juga dapat menjadi indikasi adanya investasi baru,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Museum di Jakarta Perkuat Perannya dalam Mendorong Tujuan Pembangunan Berkelanjutan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Museum-di-Jakarta-Perkuat-Perannya-dalam-Mendorong-Tujuan-Pembangunan-Berkelanjutan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2787_-Museum-di-Jakarta-Perkuat-Perannya-dalam-Mendorong-Tujuan-Pembangunan-Berkelanjutan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKARTA" Museum bukan sekadar tempat menyimpan sejarah, tetapi juga ruang untuk belajar, berdialog, dan membangun keterlibatan publik. Menyadari semakin pentingnya peran museum dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, MUSEE ID, AMI DKI Jakarta dan para mitra museum, hari ini meluncurkan inisiatif Mainstreaming SDGs in Museums di Balai Kota Jakarta. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kapasitas museum dalam mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke dalam pameran, program edukasi, dan kegiatan pelibatan publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inisiatif ini akan mengeksplorasi bagaimana museum dapat mengomunikasikan berbagai tantangan global melalui kekayaan warisan budaya dan kearifan lokal Indonesia. Sepanjang rangkaian lokakarya, berbagai badan PBB akan berbagi pengalaman, keahlian, dan praktik baik dalam menerjemahkan SDGs menjadi aksi nyata di berbagai sektor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program ini merupakan kelanjutan dari pembentukan SDG Corner pertama di museum Indonesia, yang berada di Museum Bahari. Diluncurkan awal tahun ini melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PBB di Indonesia, SDG Corner telah menjadi model percontohan dalam mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan ke dalam ruang museum dan pendidikan publik. Melalui inisiatif ini, pendekatan tersebut diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak museum di Jakarta, bahkan di seluruh Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sepuluh tahun setelah diadopsinya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dunia menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dalam situasi seperti ini, museum memiliki peran yang semakin penting"bukan hanya dalam melestarikan warisan bersama, tetapi juga membantu masyarakat memahami tantangan global saat ini, mendorong dialog, dan menginspirasi aksi bersama demi manusia dan bumi,” ujar Miklos Gaspar, Direktur United Nations Information Centre (UNIC) Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, “Museum-museum di Indonesia menyimpan kisah tentang ketangguhan, keberagaman, inovasi, dan hidup berdampingan secara damai. Dengan menghubungkan kisah-kisah tersebut dengan SDGs, museum dapat menjadikan pembangunan berkelanjutan lebih mudah dipahami, lebih relevan, dan lebih bermakna bagi masyarakat.”</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua AMIDA DKI Jakarta, Yiyok T. Herlambang, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan kembali komitmen Jakarta untuk memperkuat museum sebagai ruang pembelajaran publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“SDG Corner di Museum Bahari telah menunjukkan bahwa museum dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar tentang pembangunan berkelanjutan dan peran mereka dalam mewujudkannya. Melalui inisiatif ini, kami berharap semakin banyak museum di Jakarta yang mengintegrasikan SDGs ke dalam program-programnya dan menjadi mitra aktif dalam membangun kota yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak dari inisiatif ini telah dirasakan langsung oleh Museum Bahari Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui SDG Corner, kami melihat bagaimana isu-isu global dapat dikomunikasikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Kami berharap pengalaman Museum Bahari sebagai pelopor konsep SDG Corner dapat menjadi rujukan bagi museum-museum lain dalam mengintegrasikan SDGs ke dalam pameran, program edukasi, dan pelibatan masyarakat,” kata Mis’ari, Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua MUSEE ID, Noffa Farida Lestari, menegaskan kembali komitmen komunitas museum dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dengan menghubungkan koleksi dan narasi museum dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, para pengunjung dapat melihat bahwa nilai-nilai seperti kepedulian terhadap lingkungan, kesetaraan, gotong royong, ketangguhan, dan hidup berdampingan secara damai telah lama menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia. Kami berharap kolaborasi antara Perserikatan Bangsa-Bangsa, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan MUSEE ID dapat menginspirasi lebih banyak museum di seluruh Indonesia untuk menjadikan SDGs sebagai bagian integral dari misi pendidikan dan pelayanan publik mereka,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program Mainstreaming SDGs in Museums berkontribusi pada kampanye global PBB “5 Years For”, yang menandai dimulainya lima tahun terakhir menuju pencapaian Agenda 2030. Kampanye ini bertujuan mendekatkan SDGs dengan kehidupan sehari-hari masyarakat melalui cerita dan aksi nyata yang berpusat pada manusia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian lokakarya ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang untuk memperkuat peran museum sebagai mitra dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.***(rls/yan)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">teks foto: Yiyok T. Herlambang, Ketua AMIDA Jakarta Paramita Jaya; Nofa Farida Lestari, Direktur Eksekutif Musee ID & Board Director ICOM CECA; Siska Widyawati, Deputy Director United Nations Information Centre (UNIC) Indonesia, Mis&#039;ari, M.Hum., Kepala Unit Pengelola (UP) Museum Kebaharian Jakarta, dan perwakilan Museum Taman Mini Indonesia berfoto bersama pada pengesahan inisiatif "Kick Off Mainstreaming SDGs in Museum".(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> APHI Riau Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-APHI-Riau-Dorong-Pemegang-PBPH-Manfaatkan-Permenhut-untuk-Kembangkan-Proyek-Karbon</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3461_-APHI-Riau-Dorong-Pemegang-PBPH-Manfaatkan-Permenhut-untuk-Kembangkan-Proyek-Karbon.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia ( APHI ) Riau bersama Fairatmos menggelar Diskusi Perdagangan Karbon bertajuk Permenhut Nomor 6 Tahun 2026: Mempercepat Pengembangan Proyek dan Perdagangan Karbon di Areal Kerja PBPH, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dalam mengembangkan proyek karbon sesuai regulasi terbaru pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua APHI Riau Muller Tampubolon,SE.MM mengatakan terbitnya Perpres No 110/2025 yang ditindaklanjuti dengan Permenhut No 6/2026 tentang tata cara perdagangan karbon melalui offset emisi gas rumah kaca sektor kehutanan menjadi momentum penting bagi pengembangan perdagangan karbon nasional. “Regulasi ini tidak hanya memberikan kepastian usaha yang lebih baik, tetapi juga menegaskan pengakuan bahwa hutan tidak hanya menghasilkan komoditas kayu, melainkan juga jasa lingkungan, khususnya karbon yang memiliki nilai ekonomi,” kata Muller Tampubolon.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perkembangan kebijakan tersebut membuka peluang bagi pemegang PBPH untuk mengembangkan model bisnis multiusaha kehutanan yang berkelanjutan. Sekaligus memperoleh nilai tambah dari upaya menjaga tutupan hutan dan mengelola kawasan secara bertanggung jawab.Namun demikian, Muller mengingatkan perdagangan karbon bukan kegiatan yang sederhana. Pengembangan proyek karbon membutuhkan pemahaman regulasi, data yang kredibel, metodologi yang tepat, kesiapan kelembagaan, serta sumber daya manusia yang memadai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Masih terdapat berbagai tantangan terkait biaya pengembangan proyek karbon yang tidak murah, kepastian pasar, harga karbon yang sangat bervariasi, akses terhadap pembiayaan, dan daya saing Indonesia di pasar karbon global,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">APHI Riau Sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan pemegang PBPH, APHI menilai anggotanya akan menjadi pelaku utama dalam pengembangan perdagangan karbon sektor kehutanan. Karena itu, peningkatan kapasitas anggota menjadi kebutuhan yang mendesak agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Muller Tampubolon menjelaskan kegiatan diskusi ini merupakan program dalam rangkaian peningkatan kapasitas anggota APHI Riau melalui kerja sama dengan Fairatmos. Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak akan mendukung pemahaman, pemetaan kesiapan, serta penguatan kapasitas anggota APHI dalam mengembangkan proyek karbon yang kredibel dan sesuai peraturan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“APHI Riau berharap implementasi Permenhut No 6/2026 dapat berlangsung secara efektif, sederhana, dan memberikan kepastian usaha. Dukungan pemerintah sangat diperlukan, khususnya dalam penguatan kapasitas pelaku usaha serta penyediaan sistem pendukung yang andal dan akses terhadap pasar karbon yang kredibel dan berkelanjutan,” lanjutnya.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dampingi Pemanen Semangka di Lahan Tumpang Sari, Polsek Ukui Dukung Ketahanan Pangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Dampingi-Pemanen-Semangka-di-Lahan-Tumpang-Sari--Polsek-Ukui-Dukung-Ketahanan-Pangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1666_-Dampingi-Pemanen-Semangka-di-Lahan-Tumpang-Sari--Polsek-Ukui-Dukung-Ketahanan-Pangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN " Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Air Hitam Bripka Alek Putra melaksanakan pendampingan kegiatan pemanenan semangka di lahan tumpang sari milik Sangadi, yang berlokasi di Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Rabu (15/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lahan seluas kurang lebih 1/4 hektare tersebut dikelola secara mandiri oleh Sdr. Sangadi dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai area budidaya tanaman semangka. Pemanfaatan lahan produktif ini menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap program ketahanan pangan yang terus didorong pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, Bripka Alek Putra bersama perangkat Desa Air Hitam turut melakukan monitoring hasil panen sekaligus berdialog dengan petani mengenai proses budidaya, perawatan tanaman, hingga potensi pengembangan lahan ke depan. Hasil panen menunjukkan tanaman semangka tumbuh dengan baik dan siap dipasarkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sela kegiatan, Bripka Alek Putra memberikan motivasi kepada Sdr. Sangadi agar terus mengembangkan usaha pertanian yang dijalankan. Menurutnya, keberhasilan memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk ikut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan, S.H., M.H. mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat merupakan wujud nyata komitmen Polri mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di sektor ketahanan pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin Bhabinkamtibmas hadir tidak hanya sebagai pemelihara kamtibmas, tetapi juga sebagai penggerak dan motivator masyarakat. Pendampingan kepada petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Ukui," ujar AKP Mike Kurniawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan semakin banyaknya lahan pekarangan yang dimanfaatkan secara produktif, diharapkan ketahanan pangan masyarakat semakin kuat sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi para petani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan pendampingan pemanenan semangka ini, Polsek Ukui menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung setiap upaya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dihantam Ombak, Speedboad Menuju Guntung Karam di Tepian Laut Pulau Busung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dihantam-Ombak--Speedboad-Menuju-Guntung-Karam-di-Tepian-Laut-Pulau-Busung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9652_-Dihantam-Ombak--Speedboad-Menuju-Guntung-Karam-di-Tepian-Laut-Pulau-Busung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR-Akibat dihantam ombak besar sebuah speedboat SB Karya Budi tujuan Kuala Tungkal menuju Guntung hampir karam ditengah perairan Pulau Busung, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Selasa siang (14/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untungnya kapal speedboad yang berpenumpang 46 orang tersebut, sempat dikandaskan oleh nakhoda ketepian pantai hutan bakau sehingga penumpang dapat di selamatkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa bermula saat armada yang bertolak dari Kuala Tungkal, Jambi, menuju Sungai Guntung. Namun di tengah perjalanan, kapal diterjang cuaca ekstrem.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hantaman ombak yang kuat mengakibatkan sambungan papan pada lambung (body) kapal merenggang, sehingga air laut mulai merembes masuk ke dalam dek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menyadari situasi darurat tersebut, nakhoda dengan sigap mengalihkan kemudi menuju area dangkal di pesisir pantai untuk mengandaskan kapal secara sengaja demi menyelamatkan seluruh penumpang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh penumpang kini telah berhasil dievakuasi menggunakan kapal bantuan SB Karya Budi 6 menuju pelabuhan tujuan di Sungai Guntung dalam keadaan selamat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasatpolairud Polres Inhil melalui Kanit Gakkum Sat Polairud Polres Inhil, IPDA Rakhmad Hidayat, S.H., M.H., membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan laut tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, telah terjadi peristiwa kandasnya SB Karya Budi di perairan Pulau Busung. Peristiwa itu terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Kapal dihantam ombak besar yang mengakibatkan papan lambung kapal merenggang dan air masuk. Nakhoda kemudian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengandaskan kapal ke tepi pantai," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses evakuasi terhadap 46 penumpang berjalan cepat dan aman. tidak ada korban jiwa (zero casualty) dalam musibah ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas kejadian tersebut, Sat Polairud Polres Inhil mengimbau seluruh operator jasa transportasi laut dan nakhoda untuk memperketat standar keselamatan operasional serta memastikan kelaikan total armada sebelum berlayar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda dan agen pelayaran, sebelum kapal bertolak, pastikan life jacket dalam kondisi prima, mudah diakses, karena keselamatan masyarakat di atas kapal adalah prioritas utama yang harus dijaga,” (rtc)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Tak-Perlu-Jual-Emas--BRK-Syariah-Hadirkan-Layanan-Gadai-Emas-di-Seluruh-Kantor-Pekanbaru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8338_-Tak-Perlu-Jual-Emas--BRK-Syariah-Hadirkan-Layanan-Gadai-Emas-di-Seluruh-Kantor-Pekanbaru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " BRK Syariah terus memperluas literasi keuangan syariah dengan mengedukasi masyarakat mengenai layanan Rahn (Gadai Emas) yang kini telah tersedia di seluruh unit kantor BRK Syariah di Pekanbaru. Edukasi tersebut disampaikan melalui sosialisasi produk Rahn dan Pembiayaan Emas yang digelar Tim Bisnis BRK Syariah KCP Jalan Riau di Kedai Kopi Nikmat, Pekanbaru, Rabu (15/7/2026), dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pimpinan BRK Syariah KCP Jalan Riau, Rio Karnanda, mengatakan masyarakat tidak perlu lagi menjual emas ketika membutuhkan dana. Menurutnya, layanan Rahn menjadi solusi pembiayaan yang cepat, mudah, dan tetap menjaga kepemilikan aset emas nasabah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Masih banyak masyarakat yang mengira layanan gadai emas BRK Syariah hanya tersedia di beberapa kantor. Padahal kini layanan Rahn sudah dapat diakses di seluruh unit kantor BRK Syariah di Pekanbaru sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh layanan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rio menjelaskan, Rahn BRK Syariah menawarkan proses yang mudah, nilai taksiran emas yang kompetitif, serta biaya pemeliharaan yang ringan. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan pada produk Pembiayaan Emas sebagai alternatif memiliki emas secara bertahap sesuai prinsip syariah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan konsultasi langsung bersama tim bisnis BRK Syariah. Peserta juga memperoleh informasi lengkap mengenai produk dan mekanisme layanan Rahn.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Owner Kedai Kopi Nikmat, Cece Dewi, mengapresiasi inisiatif BRK Syariah yang menghadirkan edukasi keuangan syariah secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut memudahkan masyarakat mengenal produk dan layanan perbankan syariah tanpa harus datang ke kantor bank.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui sosialisasi ini, BRK Syariah berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan gadai emas sebagai solusi keuangan yang aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah, sekaligus memperkuat literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 08:33:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>