<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:58:11 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 13:58:11 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Bikin Syok, Angka Kematian Anak Muda Jerman Akibat Narkoba Meningkat  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Bikin-Syok--Angka-Kematian-Anak-Muda-Jerman-Akibat-Narkoba-Meningkat--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8806_Bikin-Syok--Angka-Kematian-Anak-Muda-Jerman-Akibat-Narkoba-Meningkat--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Berbicara di klinik kecanduan opioid Patrida di Berlin, Komisaris Narkoba Federal Jerman Hendrik Streeck mengaku sedih harus kembali menyampaikan angka terbaru jumlah kematian terkait narkoba di Jerman. Pengumuman itu baginya telah menjadi semacam "ritual tahunan". Namun ia terkejut melihat meningkatnya jumlah korban dari kalangan muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada tahun 2025, sebanyak 2.150 orang tewas di Jerman akibat penyalahgunaan narkoba. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.137 kematian, dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa pada 2023 dengan 2.227 kematian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar satu dari empat korban berusia di bawah 30 tahun (528 orang), meningkat 53 persen dibandingkan 2021. Sebanyak 106 korban berusia di bawah 20 tahun, hampir dua kali lipat dibandingkan angka pada 2021. Rata-rata usia korban adalah 40,6 tahun. "Banyak dari anak-anak muda ini belum mampu memahami sepenuhnya risiko yang mereka hadapi," ujar Streeck.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck, seorang dokter sekaligus anggota parlemen Bundestag dari partai konservatif Kristen Demokrat (CDU), menyebut tekanan kejiwaan dan krisis transisi hidup sebagai kemungkinan faktor yang mendorong penggunaan narkoba di kalangan muda. Namun, ia juga menyebut rasa penasaran dan sembrono sebagai faktor lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut data terbaru, 81,5 persen kematian berkaitan dengan penggunaan campuran berbagai zat. Selain itu, jumlah kematian terkait batu crack dan bubuk kokain meningkat 110,7 persen sejak tahun 2021.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sampel narkoba gratis ditinggalkan di kotak surat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian Berlin baru-baru ini mengeluarkan peringatan mengenai paket berisi sampel narkoba gratis yang ditinggalkan oleh pengedar di kotak surat warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Paket plastik berwarna-warni tersebut berisi berbagai jenis narkoba, termasuk kokain, ekstasi, ketamin, dan ganja, serta dilengkapi dengan nomor kontak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Stiker dengan kode QR yang mengarah ke pengedar narkoba juga ditemukan di berbagai lokasi di kota, terutama di sekitar klub malam dan kawasan yang dipenuhi bar. Kartu nama berisi tawaran dari saluran WhatsApp dan Telegram milik pengedar juga telah disebarkan di bar dan klub.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kematian akibat obat resep meningkat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal lain yang mencolok dari angka terbaru yang dihimpun oleh Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman (BKA) adalah jumlah anak muda yang meregang nyawa akibat obat-obatan resep.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun obat-obatan tersebut biasanya bukan satu-satunya penyebab kematian, obat seperti benzodiazepin, obat penghilang rasa sakit yang mengandung opioid, dan obat psikoaktif lainnya sering kali turut berperan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jumlah kematian yang berkaitan dengan zat-zat tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dalam empat tahun, dari 365 kasus pada 2021 menjadi 769 kasus pada 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada saat yang bersamaan, opioid sintetis terus menyebar. Misalnya, tercatat 118 kematian yang melibatkan fentanyl, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kematian akibat fentanyl meningkat lebih dari sepertiga</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck sebelumnya telah memperingatkan bahwa pasar narkoba menjadi semakin sulit dipantau dan zat-zat yang beredar semakin berbahaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut laporan, opioid buatan laboratorium kini mulai menggantikan narkoba yang sebelumnya berasal dari tanaman opium di Afganistan, setelah adanya larangan produksi opium oleh Taliban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck mengumumkan sejumlah langkah, termasuk sistem pemantauan dan peringatan menyeluruh untuk segera mengidentifikasi zat-zat yang beredar di pasar serta mempersiapkan tenaga medis dan pekerja sosial dengan lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, layanan pencegahan dan dukungan bagi kaum muda juga akan diperkuat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggunaan narkoba secara global kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, terutama untuk kokain dan narkoba sintetis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Narkoba, obat palsu, dan campuran berisiko tinggi saat ini sering kali hanya berjarak beberapa klik saja," kata Streeck.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan bahwa "pengedar di sudut-sudut jalan" bukan lagi satu-satunya masalah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sistem perawatan kecanduan narkoba kekurangan dana</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck juga memperingatkan bahwa kota-kota dan pemerintah daerah semakin sering dibiarkan menghadapi dampak penggunaan narkoba sendirian. "Sistem ini berada di bawah tekanan," katanya. "Bantuan sulit ditemukan di banyak tempat, datang terlalu lambat, dan sangat kekurangan dana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Robert, seorang pasien Patrida berusia 62 tahun, menangis ketika ditanya bagaimana kondisinya jika tidak mendapatkan perawatan dari klinik tersebut. "Itulah hal yang menyedihkan. Saya pasti sudah mati," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menggambarkan penggunaan heroin sebagai bentuk pengobatan terhadap dirinya sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mengapa kamu menggunakannya? Mengapa kamu menginginkannya? Seseorang bisa minum bir dan merasa tenang, sementara orang lain mengisap satu kantong [narkoba]," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami adalah orang-orang terakhir yang masih hidup," ujar pasien Patrida lainnya, Lorant, ketika menceritakan banyak temannya yang terenggut nyawanya akibat kecanduan heroin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada usia 19 tahun, ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara di Bayern karena kepemilikan ganja dan aksi mencoret-coret grafiti. "Saya masuk penjara sebagai pengisap ganja dan keluar penjara sebagai pecandu ganja," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini berusia 46 tahun, ia mengatakan penggunaan narkoba baginya merupakan cara untuk menghadapi depresi dan pikiran untuk mengakhiri hidup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klinik Patrida menyediakan terapi heroin medis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Patrida, yang terletak di bagian barat laut Berlin, menyediakan akses diamorfin bagi pecandu jangka panjang. Diamorfin adalah obat opioid yang secara medis dikenal sebagai penghilang rasa sakit dan lebih dikenal di jalanan dengan nama heroin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini sekitar 180 pasien menjalani perawatan di klinik tersebut. Sekitar 120 pasien datang dua kali sehari untuk mendapatkan suntikan diamorfin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klinik ini juga menyediakan psikoterapi serta pekerja sosial yang membantu pasien menghadapi urusan administratif dalam kehidupan sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada dua klinik diamorfin lain dengan model serupa di Berlin. Direktur klinik Patrida, Thomas Peschel, mengatakan permintaan terhadap layanan tersebut sangat tinggi sehingga mereka terpaksa menolak sebagian calon pasien. "Tidak cukup jumlah dokternya," ujar Peschel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada generasi dokter yang muncul sejak tahun 1990-an yang memiliki idealisme dan benar-benar ingin membantu. Para spesialis penyakit menular [yang mengalami langsung krisis HIV/AIDS] kini secara bertahap semuanya memasuki masa pensiun."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ruang konsumsi narkoba pertama di dunia dibuka di Kota Bern, Swiss, pada tahun 1986.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Streeck, pemerintah Jerman saat ini sedang bekerja sama dengan Prancis dalam proyek penelitian bersama untuk mengembangkan terapi pengganti bagi mereka yang kecanduan narkoba.(detik.com)</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jampidsus Buka Suara Dikaitkan dengan Blackout Sumatra</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Jampidsus-Buka-Suara-Dikaitkan-dengan-Blackout-Sumatra</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9786_Jampidsus-Buka-Suara-Dikaitkan-dengan-Blackout-Sumatra.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), memberikan tanggapan mengenai dugaan keterlibatannya dalam insiden blackout yang terjadi di Sumatra. Dia merasa bingung mengapa namanya dikaitkan dengan kejadian tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya juga tidak paham, ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggu proses bagaimana rekan-rekan penyidik menyampaikan apa masalahnya, keterkaitannya, dan perkaranya apa," ungkap Febrie saat konferensi pers di Kejaksaan Agung pada hari Jumat, 10 Juli 2026.Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Tapi saya baca-baca itu terkait dengan pengadaan batu bara ke PLTU. Kalau itu masalahnya, menurut saya sebaiknya memang dilakukan audit terlebih dahulu secara menyeluruh, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitas batu bara yang masuk, transaksi pembeliannya, maupun prosedur pengadaannya. Sehingga kita tahu apakah ada perbuatan melawan hukum di sana."&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie juga menambahkan, "Jadi untuk blackout, tunggu saja rekan-rekan penyidik. Sebaiknya ditanya ke sana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, memberikan klarifikasi mengenai penggeledahan yang dilakukan oleh polisi di 13 lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki oleh pihak penyidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie menyatakan, "Jampidsus tidak ada keterkaitan dengan bisnis sebagaimana yang telah diberitakan di media sosial, seperti yang disebutkan di Cipete," saat memberikan pernyataan di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada hari Jumat, 10 Juli. Ketika ditanya tentang temuan uang ratusan miliar rupiah serta emas seberat 74 kilogram dalam penggeledahan di Sentul, ia memilih untuk memberikan jawaban yang bersifat normatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga mengakui bahwa rumah yang terletak di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kabupaten Bogor, yang digeledah oleh polisi, adalah miliknya. "Terkait adanya uang yang ditemukan di rumah di Sentul, uang tersebut ada pemiliknya, ada kegiatannya, dan orang-orang yang terkait dengan kegiatan itu dapat dimintai keterangan," ujar Febrie.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walaupun demikian, Febrie menegaskan bahwa ia akan tetap menghormati proses penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Ia meminta semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil dari penyidikan tersebut. "Tentunya semua proses penegakan hukum kita akan menghargai dan menghormati sesama rekan penegak hukum. Tentunya saling mendukung agar semuanya menjadi terang, menjadi jelas, dan dapat dijelaskan kepada masyarakat,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kapolri Apresiasi Sinergi Stakeholder, PTPN IV PalmCo Andalkan Peralatan dan AI Cegah Karhutla</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Kapolri-Apresiasi-Sinergi-Stakeholder--PTPN-IV-PalmCo-Andalkan-Peralatan-dan-AI-Cegah-Karhutla</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_365_Kapolri-Apresiasi-Sinergi-Stakeholder--PTPN-IV-PalmCo-Andalkan-Peralatan-dan-AI-Cegah-Karhutla.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Komitmen PTPN IV PalmCo dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mendapat perhatian dalam Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang dipimpin langsung Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Kabupaten Kampar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam apel yang dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, BPBD Provinsi Riau, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut, Kapolri mengapresiasi soliditas seluruh pemangku kepentingan dalam mengantisipasi ancaman karhutla yang diperkirakan meningkat seiring datangnya musim kemarau dan fenomena El Nino.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tadi saya cek satu persatu, dan alhamdulilah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, bersatu menghadapi potensi karhutla," kata dia usai meninjau kesiapan staekholders, termasuk stand PTPN IV PalmCo di SPN Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Listyo mengingatkan kepada seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla, agar lebih siap menghadapi potensi karhutla pada musim kemarau panjang. Terlebih, dia mengatakan bahwa cuaca di Riau cukup berbeda dibandingkan dengan daerah lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena karhutla di Riau ini berbeda. Ada dua kali potensi karhutla. Salah satunya yang akan dihadapi adalah Juli hingga September 2026, yaitu El Nino atau kekeringan panjang. Saya ingatkan jajarannya agar mempersiapkan diri dengan lebih baik," kata Listyo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga meminta tim Satgas Karhutla mempersiapkan sumber-sumber air. Ketika terjadi kebakaran, sumber air tetap ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjelaskan bahwa PTPN IV PalmCo menyiapkan sejumlah peralatan pemadam Karhutla. Diantaranya tiga unit fire house rubber red sepanjang 20 meter dengan diameter 2,5 inch, mesin bertekanan tinggi Shibaura type TF 745 M1, pesawat nirawak, Jet Nozzle 2, mesin chainsaw, first aid box, seragam pelindung, dan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bapak Kapolri memberikan arahan yang sangat jelas bahwa pencegahan bencana Karhutla, terutama di Riau yang kini mulai dilanda El-Ninon merupakan tanggung jawab bersama," kata Bambang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk itu, kami PTPN IV PalmCo, dan khususnya PTPN IV Regional III di Riau yang sejak awal berdiri selama tiga dekade silam, akan mempertahankan kebijakan zero burning dan areal kami yang bebas dari Karhutla," lanjut pria berkacamata tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bambang turut menjelaskan bahwa entitas tidak hanya memperkuat peralatan dan tim pemadam Karhutla di setiap wilayah operasional. Sejak 2020 lalu, entitas turut menginisiasi pendekatan teknologi informasi melalui dashboard aplikasi pemantau titik api bernama ARFINA atau Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sistem besutan para planters PTPN IV itu sendiri mampu mendeteksi titik api secara akurat, bahkan hingga radius lima kilometer pada buffer zone atau areal di luar kebun inti perusahaan. Hingga kini, aplikasi tersebut secara efektif berhasil menjaga wilayah operasional bebas dari Karhutla, dan bahkan turut membantu areal masyarakat di sekitar entitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, hingga saat ini, entitas juga turut memiliki setidaknya 55 embung (kolam penampungan air) yang turut disiagakan untuk membantu pemadaman jika terjadi kebakaran, serta berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah PTPN IV Regional III.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Bambang, kombinasi antara kebijakan zero burning, pemanfaatan teknologi ARFINA, kesiapan personel, serta keberadaan 55 embung menjadi fondasi utama PalmCo untuk mempertahankan wilayah operasional bebas dari kebakaran hutan dan lahan sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga kualitas lingkungan di Riau. (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>APRIL Group Gelar Board Packaging Week 2026 di Pelalawan, Dorong Inovasi Kemasan Berkelanjutan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/APRIL-Group-Gelar-Board-Packaging-Week-2026-di-Pelalawan--Dorong-Inovasi-Kemasan-Berkelanjutan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3654_APRIL-Group-Gelar-Board-Packaging-Week-2026-di-Pelalawan--Dorong-Inovasi-Kemasan-Berkelanjutan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PANGKALAN KERINCI â€" APRIL Group menggelar Board Packaging Week (BPW) 2026 pada 23â€"25 Juni 2026 di Pelalawan, Riau. Forum perdana ini mempertemukan pelaku industri percetakan dan kemasan, mulai dari pemasok teknologi, perusahaan percetakan, hingga brand owner, untuk membahas inovasi, operasional, serta peluang pengembangan kemasan premium dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPW 2026 menghadirkan lebih dari 75 peserta dari 37 perusahaan yang mewakili industri percetakan, brand owner, dan mitra strategis APRIL dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, dan Sumatera Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui forum ini, APRIL Group mempertemukan pelanggan, calon pelanggan, brand owner, dan mitra teknologi untuk memperkuat kolaborasi serta memperdalam pemahaman mengenai proses produksi paperboard, aplikasi kemasan, dan perkembangan kebutuhan pasar terhadap solusi kemasan yang premium, efisien, dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung tema â€śSynergizing Operational Excellence for Premium Packaging Performanceâ€ť, BPW 2026 menyoroti pentingnya harmonisasi di sepanjang rantai nilai produksi kemasan, mulai dari proses pembuatan paperboard, proses cetak, hingga proses pasca-cetak, menjadi poin penting untuk mendorong produktivitas kemasan yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menjawab Tantangan Kemasan Premium dan Berkelanjutan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPW 2026 digelar di tengah tantangan industri kemasan yang semakin kompleks. Pelaku industri dituntut menghadirkan kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga aman, konsisten, efisien dalam proses produksi, kompetitif secara biaya, serta lebih ramah lingkungan. Di sisi lain, perusahaan percetakan dan brand owner juga menghadapi kebutuhan untuk menekan waste, menjaga kualitas hasil akhir, dan beradaptasi dengan meningkatnya permintaan terhadap kemasan berbasis kertas (paperboard).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Deputy Global Commercial Head Paperboard APRIL, Sofyan Panding, mengatakan prospek industri paperboard dalam tiga hingga lima tahun ke depan masih sangat positif. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan kemasan di sektor makanan dan minuman, e-commerce, layanan pesan antar makanan, serta tren pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śProspek industri paperboard dalam tiga hingga lima tahun ke depan sangat positif. Permintaannya terus tumbuh secara signifikan, baik di Indonesia maupun secara global. Selain itu, paperboard juga menjadi salah satu solusi untuk menggantikan penggunaan single-use plastic, sehingga sejalan dengan arah perkembangan industri menuju solusi yang lebih berkelanjutan,â€ť ujar Sofyan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui BPW 2026, APRIL Group memperkuat pemahaman pelaku industri terhadap kapabilitas dan aplikasi BoardOneâ„˘ sebagai solusi paperboard untuk kemasan premium, food service, dan berbagai kebutuhan kemasan berbasis kertas. BoardOneâ„˘ dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari cup untuk minuman panas dan dingin, food tray, hingga berbagai jenis kemasan makanan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi Rantai Nilai dari Hulu ke HilirSelama tiga hari pelaksanaan, peserta BPW 2026 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari workshop, forum diskusi, sesi berbagi pengalaman industri, kunjungan lapangan ke fasilitas operasional APRIL Group, hingga sesi networking. Para peserta juga berkesempatan melihat proses bisnis terintegrasi APRIL Group di Pelalawan, mulai dari pembibitan hingga area operasional pabrik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah mitra strategis industri, antara lain PT Siegwerk Indonesia, PT DIC Graphics, PT Henkel Indonesia, PT Heidelberg Indonesia, KIT Technology Sdn. Bhd., PT BASF Indonesia, serta para pakar industri yang berbagi wawasan terkait teknologi, inovasi, dan pengembangan produk kemasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu fokus utama BPW 2026 adalah memperlihatkan kapabilitas APRIL Group sebagai produsen BoardOneTM yang didukung sumber daya terbarukan, teknologi manufaktur modern, serta rantai pasok terintegrasi mulai dari bahan baku hingga distribusi produk kepada pelanggan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan yang sama, Iwan Yudho Oktavia dari PT Berkat Asia Kemasindo menyampaikan bahwa perusahaannya menggunakan BoardOneTM, produk paperboard APRIL untuk mendukung produksi kemasan, khususnya pada segmen kosmetik dan farmasi. Menurutnya, kualitas produk yang konsisten, permukaan kertas yang bersih, serta kestabilan warna memberikan dampak positif terhadap produktivitas perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSelama menggunakan BoardOneTM, kami sangat puas dengan kualitasnya. Permukaan kertas bersih. Selain itu, kestabilan warna kertas juga sangat membantu meningkatkan produktivitas di tempat kami. Board Packaging Week ini juga memberikan banyak wawasan baru mengenai perkembangan teknologi, karakteristik paperboard, dan tren industri yang dapat kami terapkan dalam proses produksi ke depan,â€ť ujar Iwan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, APRIL Group berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan pelanggan, calon pelanggan, dan mitra strategis dalam mengembangkan industri percetakan dan kemasan yang semakin inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedepan, Board Packaging Week direncanakan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan secara berkala sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran pengetahuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem industri kemasan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sempat Melawan, Nelayan Korban Serangan Buaya Rokan Hilir Akhirnya Tutup Usia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Sempat-Melawan--Nelayan-Korban-Serangan-Buaya-Rokan-Hilir-Akhirnya-Tutup-Usia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1937_Sempat-Melawan--Nelayan-Korban-Serangan-Buaya-Rokan-Hilir-Akhirnya-Tutup-Usia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Perjuangan Abdul Aziz (43) bertahan hidup usai diserang buaya liar di Sungai Manosib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir akhirnya terhenti. Nelayan asal Dusun Harapan Jadi ini menghembuskan napas terakhir Rabu (8/7/2026) usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros, Bagan Batu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden memilukan ini bermula ketika Abdul Aziz sedang mencari nafkah dengan memasang bubu jaring Senin (6/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, air sungai hanya setinggi pinggang orang dewasa. Tanpa disadari, seekor buaya mengintai dan langsung menyeret tubuh nelayan tersebut ke dalam air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam keadaan terdesak, Abdul Aziz memberikan perlawanan sengit untuk melepaskan diri. Jeritan minta tolongnya mengundang perhatian warga setempat yang bergegas merespons ke pinggir sungai dan berhasil menghalau hewan liar itu agar menjauh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski berhasil selamat dari serangan awal, nelayan gigih ini mengalami luka serius di bagian punggung dan menderita patah tulang. Ia langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara maksimal. Namun, takdir berkata lain setelah ia dirawat selama beberapa hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh adik kandung korban, Fendi, Jumat (10/7/2026). Sang adik mengabarkan bahwa abangnya telah berpulang dengan tenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mohon maaf, abang saya telah meninggal dunia setelah sejak dievakuasi dan dilarikan untuk penanganan medis di Awal Bros," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons rentetan kejadian yang menimpa warga ini, pihak kepolisian segera mengambil langkah antisipasi sosial. Kasi Humas Polres Rohil, Ipda Didi Sofyan, Jumat (10/7/2026) mengeluarkan imbauan keselamatan bagi masyarakat agar lebih mawas diri saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menghimbau nelayan yang beraktifitas menangkap ikan di perairan Sungai Rokan berhati-hati dan menjaga keselamatan karena Sungai Rokan banyak buayanya," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian bersama Bhabinkamtibmas dan jajaran polsek sebenarnya sudah memasang papan peringatan terkait potensi bahaya buaya sejak lama. Kendati demikian, kewaspadaan harus terus ditingkatkan guna mencegah duka serupa kembali menimpa warga setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat menangkap ikan atau beraktifitas perhatikan dan waspadai keberadaan buaya, bertemanlah jangan sendirian di sungai,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sadiah Amir Sussy Ditahan Kasus Penggelapan Dana Bank, Ini Penampakannya!</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Sadiah-Amir-Sussy-Ditahan-Kasus-Penggelapan-Dana-Bank--Ini-Penampakannya-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3424_Sadiah-Amir-Sussy-Ditahan-Kasus-Penggelapan-Dana-Bank--Ini-Penampakannya-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA â€" Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower Sadiah Amir Sussy ditahan kepolisian atas kasus pencurian dan penggelapan dana milik MNC Bank. Berdasarkan laporan, dana yang ditilep untuk kepentingan pribadi tersebut bernilai fantastis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam foto yang diterima Okezone, Jumat (10/7/2026), Sadiah tampak mengenakan seragam tahanan warna oranye. Tersangka kejahatan itu hanya bisa menunduk lesu. Dia juga tak berkutik ketika dibawa menuju tahanan kepolisian.Setelah menjalani pemeriksaan sebagai Tersangka, Sadiah kali ini mendadak lunglai di atas kursi roda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terhadap seseorang yang bernama Sadiah Amir Sussy memang benar saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian dikarenakan adanya dugaan kuat telah mencuri/mengambil dana milik MNC Bank," kata Legal Councel MNC Group Chris Taufik dalam keterangan tertulis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Chris Taufik menegaskan, Sadiah sebelumnya coba mengaburkan persoalan hukum yang sedang dihadapinya. Untuk itu, MNC Group akan melaporkan Sadiah Amir Sussy atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik."Pernyataan yang disampaikan oleh Saudari Sadiah Amir Sussy bersifat tendensius dan patut diduga sebagai upaya yang bersangkutan untuk mengaburkan masalah sebenarnya yaitu pencurian/pengambilan dana milik MNC Bank, tempat yang bersangkutan bekerja," (okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemkab Inhu Perjuangkan Armada ODGJ dan Pemberdayaan Komunitas Adat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Pemkab-Inhu-Perjuangkan-Armada-ODGJ-dan-Pemberdayaan-Komunitas-Adat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6012_Pemkab-Inhu-Perjuangkan-Armada-ODGJ-dan-Pemberdayaan-Komunitas-Adat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INHU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) terus bergerak cepat dalam memperkuat penanganan kesejahteraan sosial di wilayahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam rangkaian agenda Roadshow Pemkab Inhu jilid 2 ke Kementerian, Bupati Inhu yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhu Rika Varia Nora S.SiT MPH melakukan kunjungan ke Kementerian Sosial (Kemensos) yang diterima oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priono, beserta jajaran pejabat teras Kemensos di Jakarta, Selasa (09/07/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhu Rika Varia Nora memaparkan secara komprehensif kondisi objektif serta tantangan pembangunan sosial di Kabupaten Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Poin-poin krusial yang dipaparkan meliputi pemutakhiran data DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), efektivitas penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), pemetaan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), pemenuhan hak penyandang disabilitas, hingga program pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) serta Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mengintervensi berbagai kendala tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Inhu menyerahkan proposal usulan bantuan anggaran operasional dan pemberdayaan, yang secara terperinci, usulan tersebut yaitu Fasilitasi ODGJ & ABH dengan permohonan bantuan Pengadaan unit armada operasional guna mempercepat mobilisasi evakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selama ini, jarak geografis menuju tempat rujukan di Kota Pekanbaru yang memakan waktu cukup lama menjadi kendala klasik dalam penanganan kedaruratan," ujar Rika Varia Nora.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dengan mengalokasikan untuk pembangunan community center, sarana air bersih, fasilitas pendidikan, serta stimulan pemukiman sosial dan penghidupan berkelanjutan bagi warga KAT di Desa Rantau Langsat Kecamatan Batang Gansal dan rencana pemetaan di Kecamatan Rakit Kulim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir Pemberdayaan Sosial Ekonomi KPM PKH berupa bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk mendorong kemandirian finansial keluarga prasejahtera agar dapat keluar dari lingkaran kemiskinan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons paparan tersebut, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priono, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemkab Inhu khususnya dalam komitmen pemutakhiran data sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Data yang akurat adalah kunci utama agar setiap program perlindungan dan pemberdayaan sosial dari pemerintah pusat bisa tepat sasaran," ujar Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk tindak lanjut, Wamensos langsung menginstruksikan jajaran direktorat terkait di Kemensos untuk memfasilitasi dan mengawal semua kebutuhan serta usulan yang diajukan oleh Pemkab Inhu. Seluruh usulan ini akan dilanjutkan secara teknis di masing-masing direktorat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wamensos juga mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen resmi tertulis sebagai wujud tata kelola administrasi dan pertanggungjawaban yang akuntabel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan ini menjadi suntikan energi baru bagi jajaran Pemerintah Kab. Inhu. Melalui sinergi pusat dan daerah ini, Pemerintah Kab. Inhu berkomitmen untuk terus menjaga semangat hadir di tengah masyarakat, menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, mudah, tepat sasaran, dan responsif 24 jam.(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Canda Bahlil ke 3 Gubernur di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Canda-Bahlil-ke-3-Gubernur-di-Hadapan-Prabowo--Koalisi-Aman</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7258_Canda-Bahlil-ke-3-Gubernur-di-Hadapan-Prabowo--Koalisi-Aman.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan candaan kepada tiga gubernur yang menghadiri peluncuran program Biodiesel B50 di Rest Area KM57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Bahlil menyebut kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai representasi daerah dengan jumlah pemilih besar. Ia kemudian berkelakar bahwa &#039;koalisi aman&#039;."Ini tiga gubernur ini, sebagai ketum partai, sudah mayoritas suara Republik Indonesia ini, Pak. Karena tahu Presiden datang, jadi tiga-tiganya datang. Masih patenlah. Koalisi aman," ujar Bahlil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahlil juga berseloroh kepada Dedi Mulyadi. "Kang Dedi harus rem, gas, rem, gas, harus dipakai," katanya.Peluncuran program tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, serta sejumlah pelaku usaha, di antaranya Boy Thohir dan Arsjad Rasjid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang menggunakan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit dan 50 persen solar. Pemerintah menargetkan implementasi B50 dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor solar sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menargetkan peluncuran B50 pada Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bulan Juli ini, berapa hari lagi kita akan launching B50. B50, solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian, kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri, saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo juga mengatakan penggunaan B50 diharapkan dapat menghemat devisa serta mendukung target swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dan kita akan menghemat banyak sekali. Saya perkirakan tiga tahun lagi, maksimal empat tahun lagi kita akan swasembada energi. Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk energi kita, saudara-saudara sekalian,(merdeka.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Security Kompleks Ngaku Tak Tahu Pemilik Rumah Penyimpan Emas 74 Kg yang Digeledah Polisi </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Security-Kompleks-Ngaku-Tak-Tahu-Pemilik-Rumah-Penyimpan-Emas-74-Kg-yang-Digeledah-Polisi-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5311_Security-Kompleks-Ngaku-Tak-Tahu-Pemilik-Rumah-Penyimpan-Emas-74-Kg-yang-Digeledah-Polisi-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Baru-baru ini publik tengah menyoroti video penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam video memperlihatkan detik-detik polisi membongkar sebuah brankas yang tersembunyi di balik dinding salah satu kamar di lantai dua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kortas Tipidkor Mabes Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, penyidik menemukan 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dollar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dollar Singapura (SGD), serta uang tunai Rp 100 juta di dalam rumah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar," kata Totok di lokasi, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai penggeledahan, penyidik mengangkut barang bukti menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas pemilik rumah karena masih melakukan pendalaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini masih pada proses untuk penggeledahan, kemudian beberapa pembuktian," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini membuat publik bertanya-tanya, siapa sebenarnya sosok pemilik rumah mewah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang digeledah aparat kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan, petugas keamanan kompleks tempat rumah tersebut berada mengaku tidak mengetahui siapa pemilik bangunan mewah itu meski rumah tersebut telah lama berdiri dan memiliki penjaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Security kompleks, Hardi, mengatakan selama bertugas ia belum pernah bertemu langsung dengan pemilik rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, ia hanya mengenal penjaga rumah yang bernama Tata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau pemiliknya saya kurang mengetahui. Belum pernah ketemu, adanya penjaga rumahnya saja, penjaga rumahnya sudah 4 tahunan," ujarnya, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hardi menjelaskan rumah yang berada di Cluster Mediterania I Bukit Golf Hijau itu sangat jarang ditempati. Selama bertugas, ia hampir tidak pernah melihat aktivitas di dalam rumah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini rumahnya rumah weekend gitu, jadi pemilik rumah jarang kesini, kebetulan juga pemiliknya gak pernah kesini, kondisinya gini aja sepi," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi Belum Ungkap Pemilik Rumah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggeledahan rumah mewah tersebut merupakan bagian dari penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus yang tengah diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara di PLN yang dikaitkan dengan peristiwa blackout Sumatera, serta perkara di ASABRI dan Krakatau Steel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah di Sentul menjadi satu dari 12 lokasi yang digeledah penyidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lokasi lainnya meliputi Cafe de&#039;Clan Signature dan sebuah money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penggeledahan yang berlangsung sejak Rabu (8/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026) pagi itu, penyidik menemukan brankas berisi aset bernilai fantastis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang disita terdiri atas 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar 4.767.300 dolar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dolar Singapura (SGD), serta uang tunai Rp100 juta. Jika dikonversi, total nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai penggeledahan, polisi memasang garis polisi di sekeliling rumah dan menyita seluruh aset yang ditemukan sebagai barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, penyidik masih merahasiakan identitas pemilik rumah tersebut. Foto keluarga yang ditemukan di dalam rumah juga telah diamankan sebagai bagian dari barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik," ujar Kepala Kortas Tipidkor Mabes Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah Berada di Kawasan Elite Sentul</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah mewah yang berlokasi di Jalan Parahyangan Golf Nomor 2, Cluster Mediterania I Bukit Golf Hijau, Sentul, itu berada di kawasan elite dengan sistem keamanan berlapis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus melewati dua pos pemeriksaan keamanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bangunan dua lantai tersebut berdiri di posisi hook dekat bundaran dengan air mancur dan mengusung arsitektur perpaduan modern serta klasik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah tidak memiliki pagar maupun gerbang tinggi sehingga bagian depannya terlihat jelas dari jalan, hanya dibatasi pagar rendah yang dihiasi patung bergaya Romawi atau Yunani Kuno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga kini, polisi masih terus mendalami keterkaitan rumah mewah tersebut dengan perkara dugaan korupsi dan TPPU yang sedang ditangani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Identitas pemilik rumah maupun asal-usul aset bernilai ratusan miliar rupiah itu masih menjadi fokus penyelidikan penyidik.(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polres Bengkalis Gagalkan Penyeludupan 8 Bungkus Besar Perusak Saraf</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Polres-Bengkalis-Gagalkan-Penyeludupan-8-Bungkus-Besar-Perusak-Saraf</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8671_-Polres-Bengkalis-Gagalkan-Penyeludupan-8-Bungkus-Besar-Perusak-Saraf.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALISâ€" Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bengkalis kembali gagalkan penyeludupan perusak saraf jenis sabu dan pil ekstasi dalam jumlah besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi yang dilakukan di tiga lokasi berbeda, petugas berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika, mengamankan tiga orang tersangka, serta menyita delapan bungkus besar diduga sabu dan satu bungkus besar diduga ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono, mengatakan pengungkapan ini dilakukan pada Senin (6/7/26) di tiga lokasi, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jalan Jenderal Sudirman di depan Pasar Buah Kota Pekanbaru, serta Jalan Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi tersebut petugas mengamankan tiga tersangka berasal dari Bengkalis, Dumai dan Rupat berinisial DT (23), F (21), dan A (22) yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan peredaran narkotika itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa delapan bungkus besar diduga narkotika jenis sabu, satu bungkus besar diduga narkotika jenis ekstasi, satu unit mobil Daihatsu Sigra warna silver, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah, empat unit telepon genggam Android, serta satu tas panjang warna hitam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Res Narkoba AKP Tidar menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Bantan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama personel Polsek Bantan dan Bea Cukai melakukan penyelidikan hingga berhasil menghentikan sebuah kendaraan dan mengamankan tersangka DT.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil yang digunakan pelaku, petugas menemukan delapan bungkus besar diduga sabu dan satu bungkus besar diduga ekstasi yang disimpan di dalam tas hitam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil pemeriksaan terhadap tersangka pertama kemudian dikembangkan ke Kota Pekanbaru hingga berhasil mengamankan tersangka F. Selanjutnya dilakukan pengembangan kembali dan berhasil menangkap tersangka A. di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bengkalis guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, hasil tes urine terhadap ketiga tersangka menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan methamphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan saat ini masih menjalani proses hukum oleh penyidik Polres Bengkalis.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Tak Proses dugaan Asusila Pimpinan Ponpes, Sikap Polsek Singingi Hilir Tuai Kritik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/-Tak-Proses-dugaan-Asusila-Pimpinan-Ponpes--Sikap-Polsek-Singingi-Hilir-Tuai-Kritik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1559_-Tak-Proses-dugaan-Asusila-Pimpinan-Ponpes--Sikap-Polsek-Singingi-Hilir-Tuai-Kritik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU- Praktisi hukum senior di Riau, Aspandiar melontarkan kekecewaan atas sikap Polsek Singingi Hilir, Kuantan Singingi (Kuansing) yang tidak melanjutkan proses hukum terhadap dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pimpinan Pondok Pesantren atau Pknpes Nurul Tauhid berinisial I terhadap lima santriwatinya. Salah seorang santriwati korban asusila I sampai hamil dan melahirkan ada Juni 2026 lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polsek Singingi Hilir beralasan tidak melanjutkan proses penyelidikan karena tidak ada laporan dari korban. Sementara korban yang hamil dan melahirkan umurnya 22 tahun atau sudah dewasa dan memilih jalan Damai dengan pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sangat menyayangkan pernyataan Kapolsek Singingi Hilir yang mengatakan polisi tidak bisa memproses kasus tersebut tanpa adanya laporan dari korban, karena kasus tersebut menurut mereka merupakan delik aduan, " sesal praktisi hukum yang juga pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau tersebut kepada riauterkini, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aspandiar merasa heran. Bagaimana mungkin seorang Kapolsek bisa berstatement demikian. Padahal, sangat terang dan jelas bahwa Tindak Pidana Kekerasan Seksual merupakan delik umum atau delik biasa, artinya pihak kepolisian bisa langsung melakukan penyidikan tanpa harus menunggu aduan resmi dari korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aspandiar lantas merujuk pada pasal 6 huruf c Undang-undang No. 12 tahub 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau TPKS disebutkan : "Menyalahgunakan kedudukan/wewenang untuk memaksa persetubuhan atau perbuatan cabul, dipidana penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp 300 juta".</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahkan padal pasal 15-nya mengatur tentang pemberatan, dimana hukumannya berpotensi ditambah 1/3 dari ancaman pidana pokok, " tegas Aspandiar. Dari uraian kedua pasal tersebut, Aspandiar menegaskan bahwa tindakan pencabulan atau persetubuhan yang memanfaatkan penyalahgunaan kedudukan, wewenang, kepercayaan atau relasi ketergantungan seseorang merupakan delik biasa atau delik umum. Pada kasus di Ponpes Nurul Tauhid, I sebagai pimpinan jelas memiliki otoritas keagamaan dan santri sebagai korban berada dalam posisi ketergantungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terlepas dari ketentuan hukum positif di atas, tidak tertutup kemungkinan juga bisa dikenakan sanksi sosial atau sanksi adat, hal ini dipandang perlu karena locus delicti-nya berada di wilayah yang menjunjung tinggi adat dan budaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kritik serupa dilontarkan Tokoh Kuansing Said Mustafa Husin. Jurnalis senior Negeri Jalur tersebut sangat menyayangkan kasus sebesar itu diabaikan polisi hanya dengan dalih tidak ada laporan. Ia menuntut Polres Kuansing mengambil alih kasus tersebut dan memproses sesuai hukim yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini kasus sangat serius. Tindak kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan lembaga pendidikan Islam. Polisi tidak boleh mengabaikan hanya karena tidak ada laporan. Saya mendesak Polres Kuansing mengambil alih kasus ini. Harus diproses sampai tuntas. Sampai pelaku dihukum setimpal, " tegasnya saat berbincang dengan riauterkini.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Panglima TNI Hadiri Peluncuran Biodiesel B50, Dukung Penguatan Kemandirian Energi Nasional</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Panglima-TNI-Hadiri-Peluncuran-Biodiesel-B50--Dukung-Penguatan-Kemandirian-Energi-Nasional</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4545_Panglima-TNI-Hadiri-Peluncuran-Biodiesel-B50--Dukung-Penguatan-Kemandirian-Energi-Nasional.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peluncuran program Biodiesel B50 yang mengusung tema "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" Oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Kehadiran Panglima TNI merupakan wujud dukungan TNI terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya potensi sumber daya energi yang dimiliki mulai dari energi panas bumi, batu bara, hingga cadangan gas alam yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga terus mengembangkan pemanfaatan compressed natural gas (CNG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śCNG kita sangat banyak, sangat-sangat banyak. Di Jawa Tengah, penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan, dan CNG ada di seluruh Indonesia. Dan juga sekarang diketemukan teknologi untuk membuat gas dari batu bara yang sangat dalam di bawah tanah yang belum termanfaatkan,â€ť jelas Presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran Panglima TNI dalam peluncuran tersebut mencerminkan dukungan penuh TNI terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional, termasuk di sektor energi. Sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian energi sebagai bagian dari fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Titik Panas Riau Melonjak Tajam, Rokan Hilir Penyumbang Terbanyak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Titik-Panas-Riau-Melonjak-Tajam--Rokan-Hilir-Penyumbang-Terbanyak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8373_Titik-Panas-Riau-Melonjak-Tajam--Rokan-Hilir-Penyumbang-Terbanyak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali menghantui Provinsi Riau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya lonjakan titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lonjakan ini terbilang signifikan seiring minimnya curah hujan di beberapa kawasan secara merata. Total ada 22 titik panas yang kini terdeteksi di Bumi Lancang Kuning, yang mayoritas terkonsentrasi di wilayah pesisir timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan tingginya sebaran panas di Pulau Sumatera yang mencapai 297 hotspot. Aceh menjadi wilayah terbanyak dengan 76 titik, disusul Sumatera Utara 60 titik, Sumatera Selatan 52 titik, Kepulauan Bangka Belitung 42 titik, dan Lampung 34 titik. Riau menempati posisi keenam dengan 22 titik, lalu Kepulauan Riau dan Bengkulu masing-masing empat titik, Sumatera Barat dua titik, serta Jambi satu titik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara lebih rinci, sebaran 22 hotspot di Provinsi Riau didominasi oleh Kabupaten Rokan Hilir dengan sembilan titik panas. Menyusul di belakangnya Kota Dumai dengan tujuh titik, Kabupaten Siak tiga titik, Kabupaten Kuantan Singingi dua titik, serta Kabupaten Pelalawan satu titik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di Provinsi Riau terpantau 22 titik panas yang tersebar di lima kabupaten dan kota. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera ditangani," urai Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Anggun R.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak untuk tidak lengah. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lahan gambut kering dan wilayah perkebunan yang rawan terbakar.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemkab Kepulauan Meranti Kebut Legalitas Lahan Gudang Bulog di Dorak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemkab-Kepulauan-Meranti-Kebut-Legalitas-Lahan-Gudang-Bulog-di-Dorak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3272_Pemkab-Kepulauan-Meranti-Kebut-Legalitas-Lahan-Gudang-Bulog-di-Dorak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tengah mempercepat proses administrasi dan legalitas lahan untuk pembangunan gudang Bulog di kawasan Dorak, Selatpanjang. Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar melalui rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Hadir pula Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Ekonomi, Kepala Bidang Aset BPKAD, Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimtan, beserta perwakilan instansi terkait lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Asmar menegaskan bahwa seluruh tahapan administrasi pertanahan harus segera diselesaikan agar rencana pembangunan tidak mengalami penundaan. Ia secara khusus menginstruksikan Bagian Hukum untuk menuntaskan berbagai kendala legalitas dan segera menyiapkan dokumen kelengkapan yang dibutuhkan pihak terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mengejar target realisasi, pemerintah daerah akan berkoordinasi intensif dengan PT Sucofindo dan Perum Bulog. Dalam waktu dekat, tim survei dijadwalkan turun ke lokasi guna melakukan peninjauan teknis kelayakan lahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain fasilitas penyimpanan pangan, kelanjutan proyek Pelabuhan Dorak turut menjadi sorotan utama. Infrastruktur ini dinilai memegang peran vital dalam menunjang kelancaran distribusi logistik dan menggerakkan roda perekonomian wilayah setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita kejar juga pembangunan Pelabuhan Dorak agar dapat segera diselesaikan. Infrastruktur ini harus berjalan beriringan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat," urai Asmar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, pemerintah daerah merencanakan pertemuan resmi dengan jajaran Direksi Perum Bulog demi memastikan kelancaran pembangunan. Seluruh perangkat daerah dituntut bekerja maksimal memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh instansi pangan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jangan sampai pembangunan ini batal. Semua administrasi dan apa yang menjadi permintaan mereka harus segera disiapkan. Kalau kemampuan anggaran memungkinkan dibangun bertahap, kita mulai tahun ini dan dilanjutkan 2027. Yang terpenting pembangunan sudah dimulai dan terlihat progresnya," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konsep pengerjaan bertahap tersebut rupanya juga akan diterapkan pada proyek Pelabuhan Dorak. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan di lapangan dapat menyesuaikan kondisi kemampuan keuangan daerah tanpa harus menghentikan program yang sudah direncanakan sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ayo kita bekerja lebih baik lagi. Lakukan koordinasi dengan semua pihak, jangan sampai ada yang menghambat. Yang terpenting, pembangunan benar-benar dapat kita wujudkan demi kepentingan masyarakat,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kampung GERMAS Lubuk Gaung Tunjukkan Kekuatan Kolaborasi, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Generasi Muda</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Kampung-GERMAS-Lubuk-Gaung-Tunjukkan-Kekuatan-Kolaborasi--Perkuat-Ketahanan-Pangan-dan-Pembinaan-Generasi-Muda</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7536_-Kampung-GERMAS-Lubuk-Gaung-Tunjukkan-Kekuatan-Kolaborasi--Perkuat-Ketahanan-Pangan-dan-Pembinaan-Generasi-Muda.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">LUBUK GAUNGâ€" Kampung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kelurahan Lubuk Gaung menjadi contoh bagaimana kolaborasi dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Berbagai inisiatif mulai dari pemanfaatan pekarangan, konsumsi pangan bergizi, hingga upaya pencegahan stunting, dijalankan secara bersama-sama dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan. Model kolaborasi tersebut turut menjadi perhatian Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, yang diwakili oleh Mita Apriyanti, Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga (Asdep KGPK) Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kunjungannya ke kampung GERMAS, kelurahan Lubuk Gaung, Mita menekankan keberlanjutan berbagai program di kampung ini membutuhkan kolaborasi antarpihak agar manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kesadaran ini perlu terus dipertahankan, tidak hanya oleh generasi saat ini tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta menjadi penting agar budaya hidup sehat di Kampung GERMAS terus berkembang," ujar Mita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bagian dari dukungan terhadap inisiatif tersebut, PT Energi Sejahtera Mas (ESM), bagian dari Sinar Mas Cepsa, menyerahkan 200 bibit cabai kepada masyarakat kelurahan Lubuk Gaung. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di tingkat keluarga. Kampung GERMAS Kelurahan Lubuk Gaung merupakan Kampung GERMAS Pentahelix pertama di Provinsi Riau. Program ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media untuk membangun budaya hidup sehat melalui berbagai upaya, termasuk pemanfaatan pekarangan, peningkatan konsumsi pangan bergizi, serta pencegahan stunting. Salah satu kegiatan yang terus dikembangkan di Kampung GERMAS adalah pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga, upaya ini juga mendorong masyarakat memanfaatkan ruang di sekitar rumah menjadi lebih produktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Beberapa warga sudah mulai memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman pangan. Bantuan bibit cabai ini menjadi tambahan semangat agar semakin banyak keluarga ikut memanfaatkan lahan yang dimiliki. Harapannya, kebiasaan ini terus berkembang sehingga masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung pola hidup yang lebih sehat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senada, Hendriyanto, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Lubuk Gaung, menilai Kampung GERMAS menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat akan lebih berdampak ketika dijalankan melalui kemitraan berbagai pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang paling penting bukan hanya bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana inisiatif seperti ini mampu menumbuhkan partisipasi masyarakat. Ketika pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bergerak bersama, manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan. Kami berharap pola seperti ini dapat terus dipertahankan bahkan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Dedi Nala, Manager HRGA PT Energi Sejahtera Mas, mengatakan pihaknya meyakini kolaborasi yang dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat akan menghasilkan manfaat yang lebih berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami percaya program yang berkelanjutan lahir dari kebutuhan dan partisipasi masyarakat. Dukungan ini merupakan salah satu upaya kami untuk memperkuat inisiatif yang telah berjalan sehingga semakin banyak keluarga dapat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mandiri," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Caption: Seragam baru menjadi penyemangat bagi para pemain SSB Semut Ipuh FC untuk terus berlatih, berkembang, dan mengejar prestasi di lapangan hijau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, PT Energi Sejahtera Mas juga berkontribusi pada pembinaan generasi muda melalui olahraga. Perusahaan menyerahkan 25 set seragam kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) Semut Ipuh FC di Kelurahan Lubuk Gaung. Bantuan tersebut menjadi inventaris sekolah sepak bola sehingga dapat digunakan secara bergantian oleh para pemain saat latihan maupun pertandingan. Roja Maulana Ibrahim, Ketua SSB Semut Ipuh FC, mengatakan bantuan tersebut membantu meningkatkan semangat anak-anak dalam berlatih sekaligus mendukung pembinaan sepak bola usia dini di Kelurahan Lubuk Gaung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini menjadi inventaris yang sangat bermanfaat karena dapat digunakan secara bergantian oleh para pemain dalam kegiatan latihan maupun pertandingan. Kehadiran seragam ini juga menambah semangat, rasa kebersamaan, dan disiplin anak-anak dalam berlatih," ucap dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui dukungan terhadap Kampung GERMAS dan pembinaan sepak bola usia dini, PT Energi Sejahtera Mas berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjuta.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Vietnam Denda Rp 2,6 Juta untuk Maskapai yang Delay dan Batal Terbang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Vietnam-Denda-Rp-2-6-Juta-untuk-Maskapai-yang-Delay-dan-Batal-Terbang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1476_Vietnam-Denda-Rp-2-6-Juta-untuk-Maskapai-yang-Delay-dan-Batal-Terbang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">HANOI-Pemerintah Vietnam mewajibkan maskapai penerbangan mengembalikan dana tiket penumpang dalam waktu maksimal 45 hari serta memberikan kompensasi hingga US$ 165 atau sekitar Rp 2,6 juta untuk keterlambatan atau pembatalan penerbangan internasional yang disebabkan oleh maskapai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketentuan tersebut mulai berlaku pada 1 Juli 2026 melalui Surat Edaran Nomor 48 yang diterbitkan Kementerian Transportasi Vietnam sebagai aturan pelaksana Dekret Nomor 208/2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan aturan tersebut, penumpang berhak memperoleh pengembalian dana penuh atau pengembalian atas sisa tiket yang belum digunakan apabila penerbangan mengalami keterlambatan sedikitnya 4 jam atau dibatalkan akibat kesalahan maskapai dan penumpang menolak penerbangan pengganti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">arrow_forward_iosBaca selengkapnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pause</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses pengembalian dana dihitung sejak maskapai menerima permohonan yang sah dari penumpang. Maskapai wajib menyelesaikan pengembalian dana dalam waktu maksimal 14 hari untuk pembayaran dalam bentuk voucher, 21 hari untuk pembayaran tunai atau transfer bank, serta 45 hari untuk transaksi menggunakan kartu kredit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk tiket yang dibeli melalui agen perjalanan, maskapai wajib mengembalikan dana kepada agen paling lambat 30 hari. Selanjutnya, agen memiliki waktu maksimal 25 hari untuk meneruskan dana tersebut kepada penumpang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penumpang harus mengajukan permohonan pengembalian dana paling lambat 60 hari sejak jadwal keberangkatan untuk penerbangan yang dibatalkan atau sejak tanggal keberangkatan aktual untuk penerbangan yang mengalami keterlambatan. Dalam kondisi lain, seluruh proses penyelesaian tidak boleh melebihi 60 hari setelah seluruh dokumen persyaratan diterima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain pengembalian dana, pemerintah Vietnam juga menetapkan besaran kompensasi bagi penumpang. Untuk penerbangan domestik, kompensasi ditetapkan sebesar VND 220.000 untuk rute di bawah 500 kilometer, VND 330.000 untuk rute 500-1.000 kilometer, serta VND 440.000 untuk rute 1.000 kilometer atau lebih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, kompensasi untuk penerbangan internasional diberikan berdasarkan jarak penerbangan, yakni US$ 28 untuk rute di bawah 1.000 kilometer, US$ 55 untuk rute 1.000-2.500 kilometer, US$ 88 untuk rute 2.500-5.000 kilometer, dan US$ 165 atau sekitar Rp 2,6 juta untuk rute 5.000 kilometer atau lebih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apabila penerbangan terlambat sedikitnya 4 jam sebelum akhirnya dibatalkan, penumpang hanya berhak menerima satu kali pembayaran kompensasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maskapai dapat menyalurkan kompensasi dalam bentuk uang tunai, transfer bank, pembayaran elektronik, poin frequent flyer, tiket gratis, maupun voucher. Namun, apabila kompensasi diberikan dalam bentuk selain uang tunai, nilainya harus setara dengan nominal yang ditetapkan dan tidak boleh disertai persyaratan penggunaan yang tidak wajar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penumpang dapat mengajukan klaim kompensasi di bandara, kantor penjualan tiket maskapai, atau secara online paling lambat 90 hari sejak jadwal penerbangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maskapai wajib menyelesaikan klaim tersebut dalam waktu maksimal 21 hari sejak menerima permohonan yang sah. Jika klaim ditolak, maskapai harus memberikan penjelasan secara tertulis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, maskapai diwajibkan memublikasikan prosedur pengajuan klaim di situs resminya, menanggapi pengaduan secara tertulis dalam waktu maksimal tujuh hari, serta menyampaikan laporan berkala mengenai gangguan penerbangan dan penolakan penumpang kepada pemerintah.(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dua Tahun Krisis Air Bersih, PT Tasma Puja Bangun Sumur Bor untuk TK Anur Padang Mutung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Dua-Tahun-Krisis-Air-Bersih--PT-Tasma-Puja-Bangun-Sumur-Bor-untuk-TK-Anur-Padang-Mutung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5975_Dua-Tahun-Krisis-Air-Bersih--PT-Tasma-Puja-Bangun-Sumur-Bor-untuk-TK-Anur-Padang-Mutung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PADANG MUTUNG-Setelah hampir dua tahun mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, akhirnya TK Anur dan masyarakat Dusun Simpang Kare, Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar kini memiliki fasilitas sanitasi dan akses air bersih yang layak berkat bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tasma Puja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama ini, para siswa terpaksa membawa air bersih dari rumah setiap hari menggunakan botol air mineral untuk memenuhi kebutuhan sanitasi, termasuk keperluan toilet dan berwudhu di lingkungan sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan tersebut diresmikan pada Kamis (9/7/2026) melalui pembangunan satu unit sumur bor dengan kedalaman 50 meter beserta fasilitas pendukungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program ini merupakan bagian dari komitmen PT Tasma Puja dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui penyediaan sarana sanitasi dan akses air bersih bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mewakili Manajer Kebun PT Tasma Puja, Dedi H Siregar, Asisten Indra Sayhbani mengatakan, pendidikan yang berkualitas harus didukung oleh lingkungan yang sehat dan layak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pendidikan yang baik hanya bisa tumbuh dalam lingkungan yang sehat. Bantuan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi sekolah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih di tengah masyarakat," cakap Indra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para guru dan peserta didik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, selain menjawab persoalan akses air bersih, bantuan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap dengan adanya fasilitas ini, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, sehat, dan aman," ulasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kepala TK Anur, Gusmayanti, S.Pd., PAUD, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Tasma Puja atas bantuan yang diberikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSelama ini siswa-siswi kami harus membawa air dari rumah setiap hari karena tidak adanya akses air bersih di sekolah,â€ť katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya fasilitas ini, proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan sehat. â€śIni bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga dukungan besar bagi masa depan pendidikan anak-anak kami," ulas Gusmayanti.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal senada disampaikan Kepala Desa Padang Mutung Abdul Muis saat peresmian dan pembukaan pertama keran air sumur bor tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap PT Tasma Puja terus menghadirkan program CSR yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin sehingga mampu menghadirkan perubahan positif dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah ini,"(cakaplah)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemko Perbarui Data Peserta JKN untuk Pastikan Layanan Tepat Sasaran</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/Pemko-Perbarui-Data-Peserta-JKN-untuk-Pastikan-Layanan-Tepat-Sasaran</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3715_Pemko-Perbarui-Data-Peserta-JKN-untuk-Pastikan-Layanan-Tepat-Sasaran.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali melakukan penyelarasan data peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah yang didaftarkan pemerintah daerah (PBPU Pemda), agar bantuan iuran kesehatan tepat sasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memastikan data kepesertaan JKN, khususnya peserta segmen PBPU Pemda, benar-benar akurat dan valid sehingga program jaminan kesehatan dapat tepat sasaran," ujar Masykur, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, validitas data menjadi kunci agar bantuan iuran kesehatan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima manfaat. Untuk itu, Pemko Pekanbaru telah menggelar rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan BPJS Kesehatan guna menyelaraskan data kepesertaan JKN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tentu, kami ingin data yang valid dan akurat sehingga program ini benar-benar tepat sasaran," cakapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai tindak lanjut, Masykur menginstruksikan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta BPJS Kesehatan melakukan pemadanan data pada Jumat dan Senin mendatang. Proses tersebut difokuskan terhadap sekitar 291 ribu peserta segmen PBPU Pemda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, pemadanan dilakukan untuk memastikan seluruh peserta yang tercantum dalam data masih memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Proses ini bertujuan memastikan seluruh peserta yang tercantum dalam data masih memenuhi syarat sebagai penerima manfaat. Kami ingin memastikan datanya benar-benar valid dan orangnya memang ada," cakapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apabila ditemukan peserta yang telah meninggal dunia, pindah domisili, memiliki data ganda, atau tidak lagi memenuhi persyaratan, maka kepesertaannya akan dinonaktifkan. Karena itu, Pemko Pekanbaru bersama BPJS Kesehatan akan menyisir kembali seluruh data agar benar-benar valid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masykur menambahkan, jumlah peserta PBPU Pemda diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya seiring perubahan cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta yang harus dipenuhi sesuai ketentuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan regulasi, cakupan kepesertaan JKN minimal harus mencapai 98 persen dari jumlah penduduk, sedangkan tingkat keaktifan peserta sedikitnya 80 persen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Angka-angka inilah yang terus kami jaga agar Kota Pekanbaru tetap memenuhi persyaratan Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat tetap dapat menikmati layanan jaminan kesehatan secara optimal,(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 10:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Realisasi di OPD Rendah, DPRD Minta Pemprov Riau Segera Buka Blokir Anggaran</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Realisasi-di-OPD-Rendah--DPRD-Minta-Pemprov-Riau-Segera-Buka-Blokir-Anggaran</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3497_Realisasi-di-OPD-Rendah--DPRD-Minta-Pemprov-Riau-Segera-Buka-Blokir-Anggaran.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Sekretaris Komisi IV DPRD Riau, Zulfadhli Alhamdi, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera menyalurkan angggaran kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasalnya, realisasi anggaran di masing-masing OPD masih rendah, salah satunya di Dinas Perhubungan.Bahkan sudah setengah tahun berjalan, realisasi anggaran di lingkungan OPD hanya sebatas pembayaran gaji pegawai. Sementara kegiatan yang sudah direncanakan melalui APBD belum terselenggara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rendahnya realisasi anggaran tersebut dikarenakan masih diblokirnya anggaran kegiatan sejak tahun 2025 lalu. Sehingga masing-masing OPD hanya membayarkan gaji para pegawai.Karena blokir tersebut, membuat sejumlah program kerja di OPD, terutama di Dinas Perhubungan, tidak dapat berjalan secara maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sejak tahun lalu mereka tidak bisa bergerak karena anggarannya belum bisa digunakan. Tentu kita berharap kepada BPKAD agar persoalan ini segera diselesaikan," ujar Zulfadhli, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikatakannya, DPRD bukanlah berada dalam posisi sebagai atasan OPD, melainkan sebagai mitra kerja yang memiliki fungsi pengawasan. Karena itu, pihaknya berharap BPKAD memiliki inisiatif untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap ada inisiatif dari BPKAD. Sudah lebih dari satu tahun mereka tidak bisa bekerja terhadap anggarannya. Tahun lalu sudah seperti ini, sampai sekarang juga belum bisa bergerak," sebutnya.Politisi Gerindra dari Dapil Indragiri Hilir itu juga berharap permasalahan terkait kondisi fiskal daerah dapat segera diselesaikan sehingga anggaran OPD bisa dibuka dan kegiatan pemerintahan kembali berjalan normal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapannya anggaran itu segera dibuka. Karena kemungkinan nanti juga akan menjadi pembahasan bersama olen komisi-komisi lain dengan BPKAD,"(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 09:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tangkal Radikalisme, Satgaswil Riau Edukasi Ratusan Siswa SMAN 1 Pekanbaru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Tangkal-Radikalisme--Satgaswil-Riau-Edukasi-Ratusan-Siswa-SMAN-1-Pekanbaru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7540_Tangkal-Radikalisme--Satgaswil-Riau-Edukasi-Ratusan-Siswa-SMAN-1-Pekanbaru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Riau terus memperkuat langkah pencegahan penyebaran paham Intoleransi Radikalisme Ekstremisme dan Terorisme (IRET) di kalangan generasi muda. Upaya ini diwujudkan lewat edukasi kebangsaan dalam Program RATAKAN (Riau Tangkal Ancaman dan Kembangkan Nilai Kebangsaan) bagi 440 peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 1 Pekanbaru, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan strategis ini diikuti oleh ratusan siswa baru dengan pendampingan 20 guru dan 28 pengurus OSIS SMAN 1 Pekanbaru. Edukasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta terbebas dari pengaruh buruk paham yang mengancam keutuhan bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Narasumber Satgaswil Riau menjelaskan bahwa masifnya perkembangan teknologi informasi telah membuka celah baru bagi penyebaran paham IRET. Beragam platform digital seperti media sosial, aplikasi percakapan, hingga gim daring kerap disalahgunakan oleh kelompok tertentu untuk melakukan propaganda yang menyasar langsung kalangan remaja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Oleh karena itu, para peserta didik didorong untuk terus meningkatkan kemampuan literasi digital. Pelajar diajak untuk terbiasa berpikir kritis sebelum mencerna maupun membagikan informasi agar tidak mudah termakan konten bermuatan intoleransi hingga ekstremisme di dunia maya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menyoroti ancaman di ruang digital, para siswa juga dibekali pemahaman mendalam mengenai pentingnya merawat persatuan dalam keberagaman. Mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dinilai sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui kegiatan ini, Satgaswil Riau berharap para pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menebarkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penanaman semangat kebangsaan dan literasi digital sejak masa pengenalan sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda berkarakter kuat. Mereka diharapkan lebih adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus menjadi garda terdepan menjaga kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons inisiatif positif tersebut, Kepala SMAN 1 Pekanbaru, Drs Baini, MPd memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program RATAKAN. Ia menilai materi yang disampaikan sangat selaras dengan tantangan nyata yang dihadapi generasi Z saat ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama di era digital yang ditandai dengan pesatnya perkembangan media sosial yang memiliki pengaruh besar terhadap cara berpikir dan perilaku para siswa. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar para pelajar mampu menggunakan media digital secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab, sehingga terhindar dari berbagai bentuk perilaku menyimpang, termasuk pengaruh paham yang mengarah pada tindak kekerasan maupun terorisme," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, ia memandang Program RATAKAN sebagai langkah preventif yang cerdas dari Satgaswil Riau dalam membangun ketahanan masyarakat melalui kesadaran pemuda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sinergi dengan dunia pendidikan menjadi strategi penting untuk membentuk karakter pelajar yang toleran, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan, serta memiliki daya tangkal terhadap berbagai bentuk propaganda yang berkembang di ruang digital,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 09:40:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>