<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Mon, 01 Jun 2026 21:41:56 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 21:41:56 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Panglima-TNI-Hadiri-Upacara-Pemakaman-Jenderal-TNI--Purn--Ryamizard-Ryacudu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2334_Panglima-TNI-Hadiri-Upacara-Pemakaman-Jenderal-TNI--Purn--Ryamizard-Ryacudu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font size="3">Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d. 2019, Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang dipimpin Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Upacara pemakaman militer berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara. Prosesi pemakaman dilaksanakan dengan tradisi militer sebagai penghormatan terakhir kepada salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan darma baktinya bagi TNI, pertahanan negara, dan Republik Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan tokoh TNI yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada negara. Almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 2002 s.d. 2005 dan kemudian dipercaya sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d.2019. Selama masa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai prajurit yang tegas, berdedikasi tinggi, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Keluarga besar TNI menyampaikan duka cita yang mendalam serta penghormatan setinggi-tingginya atas jasa, keteladanan, dan dharma bakti almarhum kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian, loyalitas, dan kepemimpinan yang ditinggalkan almarhum diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI dalam mengabdi kepada&nbsp; Negara Kesatuan Republik Indonesia(***)</font></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 18:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Panglima-TNI-Hadiri-Upacara-Peringatan-Hari-Lahir-Pancasila-Tahun-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4787_Panglima-TNI-Hadiri-Upacara-Peringatan-Hari-Lahir-Pancasila-Tahun-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara kenegaraan dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di tengah dinamika global yang terus berkembang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum untuk mengenang lahirnya dasar negara Indonesia, “Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila. Delapan puluh satu tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” ujar Presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden juga menekankan pentingnya Pancasila sebagai pegangan bangsa di tengah berbagai tantangan global. “Di tengah dunia yang makin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” lanjut Presiden.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai komponen utama pertahanan negara, TNI berkomitmen untuk terus memegang teguh nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, serta senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan nasional guna mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera(***)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 16:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Beruang Madu Masuk ke Pemukiman Warga Kerumutan Pelalawan, Tim BKSDA Riau Pasang Box Trap.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Beruang-Madu-Masuk-ke-Pemukiman-Warga-Kerumutan-Pelalawan--Tim-BKSDA-Riau-Pasang-Box-Trap-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3815_Beruang-Madu-Masuk-ke-Pemukiman-Warga-Kerumutan-Pelalawan--Tim-BKSDA-Riau-Pasang-Box-Trap-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Seekor beruang madu dilaporkan masuk ke pemukiman warga di Dusun Kopao Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan pada Jumat (29/5/2026) malam lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beruang berukuran besar berwarna hitam itu, terlihat mendekati rumah warga yang diduga berasal dari areal hutan yang tidak jauh dari perkampungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga yang mengetahui kedatangan beruang madu itu langsung berkumpul di lokasi dan berupaya menghalau menggunakan lampu senter. Setelah cahaya senter diarahkan ke beruang beberapa lama, akhirnya beruang bermoncong putih itu kembali ke semak-semak.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Sudah beberapa kali beruang itu masuk ke perkampungan. Masyarakat kuatir terjadi konflik dan menimbulkan korban," kata warga Kerumutan, Ewin (40) kepada tribunpekanbaru.com, Senin (1/6/2026).</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemunculan beruang madu ini telah dilaporkan kepada pihak kelurahan dan aparat setempat. Kemudian diteruskan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menanggapi laporan tersebut, BBKSDA Riau mengirimkan tim ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Sabtu (30/5/2026) lalu dari Resor KSDA Kerumutan Selatan dan Resor KSDA Kerumutan Tengah. Tim melakukan pengecekan dan mitigasi di lokasi kemunculan beruang madu dengan nama latin helarctos malayanus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim dilapangan telah memasang kandang jebak atau box trap pada hari Sabtu 30 Mei 2026 lalu, sebagai salah satu langkah penanganan untuk mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar tersebut," ungkap Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejak box trap dipasang, satwa tersebut belum masuk ke dalam perangkap hingga saat ini. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejak malam hari sebelumnya tidak terdapat lagi laporan kemunculan beruang di sekitar permukiman warga. Sampai dengan hari ini, masyarakat juga belum melaporkan keberadaan satwa tersebut di lokasi lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Tim BBKSDA Riau masih tetap bersiaga dan melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi, untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan kemunculan kembali satwa tersebut," tambah Supartono.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BBKSDA Riau memastikan, jika lokasi keberadaan beruang berada di area kebun kelapa sawit milik warga dan berjarak cukup jauh dari kawasan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan. Tim juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat setempat, dan masyarakat guna memperoleh informasi terkini terkait pergerakan satwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa. Kemudian segera melaporkan kepada petugas, apabila kembali melihat keberadaan beruang madu di sekitar pemukiman masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui upaya mitigasi yang dilakukan secara terpadu, diharapkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar dapat diminimalisir, sekaligus menjaga kelestarian beruang madu sebagai salah satu satwa yang dilindungi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mari bersama-sama kita jaga kelestarian satwa yang dilindungi sekaligus menjaga keamanan ruang hidup masyarakat,"(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 16:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Rokan Hulu Temukan Mayat Bayi Saat Menjala Ikan di Sungai Rokan Kiri  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Warga-Rokan-Hulu-Temukan-Mayat-Bayi-Saat-Menjala-Ikan-di-Sungai-Rokan-Kiri--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7455_Warga-Rokan-Hulu-Temukan-Mayat-Bayi-Saat-Menjala-Ikan-di-Sungai-Rokan-Kiri--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PENGARAIAN-Tengah asyik menjala ikan di di pinggiran Sungai Rokan Kiri, tepatnya di dekat Kafe Hulu Balang, Ujung Batu, Rohul pada Minggu (31/5/2026) sore, Ijal dan Robi dikejutkan sosok benda hanyut yang mengambang diatas permukaan air sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;"><br></span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Setelah didekati, alangkah terkejutnya Ijal, 38 tahun dan Robi, 35 tahun. Ternyata, sosok benda hanyut tersebut merupakan bayi manusia yang sudah tidak bernyawa.</span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kirain entah apa ternyata bayi manusia," kata Ijal Minggu sore (31/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ijal dan Robi pun langsung berteriak yang membuat warga sekitar berdatangan. Akhirnya mayat bayi perempuan tersebut pun dievakuasi warga dari sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ijal menerangkan tali pusar masih ada pada bayi tersebut. Kondisinya pun belum membusuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Mungkin baru beberapa hari ini ninggal," katanya.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Merasa kasihan, para warga pun mencarikan kardus untuk tempat bayi malang tersebut. Jenazah bayi tersebut diletakkan dalam kardus.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, warga pun menghubungi pihak kepolisan yang tidak beberapa lama langsung datang ke lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Personel Polsek Ujung Batu kemudian datang ke lokasi dan membawa jasad bayi tersebut ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter jaga Puskesmas Ujung Batu, dr. Helma Harini, bayi perempuan tersebut diperkirakan baru lahir sekitar satu hari karena tali pusar masih melekat pada tubuh korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bayi memiliki panjang tubuh sekitar 48 sentimeter dengan berat kurang lebih 3 kilogram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, waktu kematian diperkirakan sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan. Namun penyebab pasti kematian masih belum diketahui.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, jasad bayi perempuan tersebut selanjutnya dimakamkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Ujung Batu Kompol Jusuf Purba mengatakan pihaknya akan memburu orangtua sang bayi yang tega berbuat demikian. Sang orangtua harus bertanggungjawab.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita akan lakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa orangtuanya," kata Kapolsek.(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 16:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Purbaya Sebut Coretax Akan Lacak Modus Pecah Kongsi Pajak UMKM</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Purbaya-Sebut-Coretax-Akan-Lacak-Modus-Pecah-Kongsi-Pajak-UMKM</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_86_Purbaya-Sebut-Coretax-Akan-Lacak-Modus-Pecah-Kongsi-Pajak-UMKM.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menyisir celah penyalahgunaan fasilitas insentif perpajakan khusus bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Purbaya melayangkan peringatan keras kepada para pelaku usaha skala besar yang kedapatan sengaja memecah entitas bisnisnya menjadi beberapa perusahaan kecil demi menghindari tarif normal dan mempertahankan fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) final 0,5 persen.Adapun Purbaya mengimbau para pelaku usaha yang bisnisnya sudah berkembang untuk secara jujur beralih ke rezim pajak reguler dan berkontribusi lebih besar bagi negara."Kalau naik kelas, ya sudah. Jangan minta yang murah-murah amat. Malah bersyukur harusnya. Tapi kan akalannya begini. Yang kecil-kecil begitu besar dibagi-bagi perusahaannya. Ya nanti ketahuan juga," ujar Purbaya kepada awak media di Gedung Danantara, Minggu (31/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan Purbaya tersebut menyasar langsung pada praktik manipulasi pajak yang dikenal dengan istilah tax splitting. Dalam strategi ini, pemilik modal dari perusahaan yang omzet tahunannya telah melampaui Rp4,8 miliar sengaja membagi usahanya menjadi badan hukum yang lebih mini agar secara formal tetap memenuhi syarat menikmati rezim PPh Final UMKM yang murah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna memberantas praktik kecurangan struktural ini, Purbaya mengandalkan ketajaman sistem pengawasan terintegrasi terbaru, yakni Coretax System.Melalui platform digital mutakhir ini, otoritas perpajakan kini memiliki kapabilitas penuh untuk menganalisis pola hubungan kepemilikan saham serta melacak arus transaksi keuangan secara komprehensif dari hulu ke hilir."Sistem pajak yang sekarang, Coretax, ketahuan kan siapa. Jadi gak bisa lagi ke depan," katanya.Upaya pembersihan celah hukum ini diperkuat lewat penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 yang secara resmi memperketat tata cara pemanfaatan fasilitas PPh final 0,5 persen. Melalui regulasi anyar ini, pemerintah mengubah total formula penghitungan batas omzet tahunan. Mulai saat ini, peredaran bruto milik wajib pajak orang pribadi akan dihitung secara kumulatif atau digabungkan dengan omzet dari seluruh perseroan perorangan yang didirikannya.Aturan penggabungan omzet wajib pajak dengan perseroan perorangan besutannya diatur dalam Pasal 57 ayat (2) huruf e. Jika hasil kalkulasi total omzet gabungan tersebut menembus angka Rp4,8 miliar dalam satu tahun pajak, maka hak wajib pajak orang pribadi bersangkutan beserta seluruh entitas perseroan perorangan miliknya untuk menggunakan tarif PPh final 0,5 persen otomatis gugur pada tahun-tahun pajak selanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah memberikan simulasi konkret di dalam aturan tersebut. Untuk Kasus Perusahaan Perorangan misalnya Tuan D mengelola bisnis perdagangan alat komunikasi sekaligus mendirikan dua perseroan perorangan berkode DJ dan DX.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apabila akumulasi peredaran bruto dari ketiga instrumen bisnis tersebut menyentuh Rp6 miliar dalam satu tahun pajak, maka Tuan D, DJ, dan DX seluruhnya kehilangan hak atas fasilitas tarif PPh final UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan Kasus Konsolidasi Omzet Keluarga, aturan ini juga merambah hingga ke ranah internal keluarga yang melakukan pemisahan harta atau menjalankan kewajiban perpajakan terpisah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai ilustrasi, Tuan A yang berprofesi sebagai notaris mengantongi omzet Rp3 miliar, sementara istrinya, Nyonya Y, mengelola butik dengan omzet Rp2 miliar, dan anak mereka yang masih di bawah umur menghasilkan omzet Rp500 juta sebagai penyanyi cilik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun omzet butik Nyonya Y secara mandiri hanya Rp2 miliar (di bawah ambang batas), total omzet kolektif keluarga tersebut mencapai Rp5,5 miliar (melebihi batas Rp4,8 miliar).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibatnya, pada tahun pajak berikutnya, usaha butik milik Nyonya Y resmi dicoret dari daftar penerima fasilitas PPh final UMKM dan wajib menggunakan tarif pajak normal.(okezone).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 16:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila Bareng Prabowo dan Megawati, Ajudan Ungkap Tak Terima Undangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Jokowi-Absen-Upacara-Hari-Lahir-Pancasila-Bareng-Prabowo-dan-Megawati--Ajudan-Ungkap-Tak-Terima-Undangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_870_Jokowi-Absen-Upacara-Hari-Lahir-Pancasila-Bareng-Prabowo-dan-Megawati--Ajudan-Ungkap-Tak-Terima-Undangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta. Ihwal ketidakhadiran Jokowi disampaikan ajudan AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah melalui pesan WhatsApp.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwira menengah polisi itu menyampaikan alasan absennya Jokowi. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada undangan dari panitia yang datang ke rumah Jokowi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila," ujar Syarif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh Syarif menyampaikan, pihaknya tidak menerima pemberitahuan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami belum menerima undangan, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya. Oleh karena itu, Bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut," jelas Syarif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan Hari Lahir Pancasila diselenggarakan setiap tanggal 1 Juni di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara. Upacara ini mengusung tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia".</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian Upacara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini juga memuat berbagai agenda sakral, mulai dari pembacaan teks Pancasila, amanat kebangsaan, sambutan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), hingga pagelaran seni budaya yang merefleksikan keberagaman Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dihadiri Pejabat Tinggi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan upacara dimulai pukul 09.45 WIB, yang ditandai dengan tiupan terompet. Bertindak sebagai komandan upacara, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agenda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta pelajar. Turut hadir Presiden RI Ke-5 sekaligus Dewan Pengawas Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Ke-10 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-13 Ma&#039;ruf Amin dan Wakil Presiden Ke-14 Gibran Rakabuming Raka.(merdeka.com)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 14:59:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rokan Hilir Membara, 24 Titik Panas Kepung Wilayah Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Rokan-Hilir-Membara--24-Titik-Panas-Kepung-Wilayah-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9455_Rokan-Hilir-Membara--24-Titik-Panas-Kepung-Wilayah-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Ancaman nyata Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui Provinsi Riau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi kemunculan 35 titik panas (hotspot) yang menyebar di tujuh kabupaten/kota, Senin (1/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabupaten Rokan Hilir menjadi wilayah paling kritis. Dari total keseluruhan titik api yang terdeteksi di Riau, lebih dari separuhnya terpusat di daerah tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran meluasnya kabut asap jika tidak segera dikendalikan oleh tim pemadam di lapangan.“Total hotspot di Riau terpantau sebanyak 35 titik dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir,” tegas Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira M merujuk pada pembaruan data satelit terbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemunculan puluhan hotspot ini bertepatan dengan periode rawan kekeringan di sebagian wilayah Riau. Masyarakat dan perusahaan perkebunan diminta menghentikan segala bentuk aktivitas pembukaan lahan menggunakan metode bakar yang berpotensi memicu bencana ekologis.Untuk memahami eskalasi ancaman karhutla saat ini, berikut adalah rincian sebaran titik panas berdasarkan pantauan satelit BMKG:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fokus Riau (35 Titik): Rokan Hilir mencatat angka tertinggi dengan 24 titik. Disusul Rokan Hulu (3 titik), Pelalawan (3 titik), Bengkalis (2 titik), serta Indragiri Hulu, Siak, dan Kota Dumai masing-masing menyumbang 1 titik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lonjakan Sumatera (647 Titik): Pulau Sumatera kini dikepung ratusan hotspot. Aceh berada di urutan pertama (174 titik), diikuti Sumatera Selatan (166 titik) dan Bangka Belitung (106 titik).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wilayah Lain: Sumatera Barat (64 titik), Bengkulu (56 titik), Jambi (21 titik), Lampung (13 titik), Sumatera Utara (10 titik) dan Kepulauan Riau (2 titik).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tingginya indikator panas di Pulau Sumatera ini menjadi sinyal merah bagi pemerintah daerah. BMKG secara khusus mengimbau aparat penegak hukum dan satuan tugas darat untuk meningkatkan patroli pengawasan, terutama di kawasan hutan lindung dan lahan gambut yang rentan terbakar.(goriau).</font></div><div><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Rohil Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Upacara-Hari-Lahir-Pancasila-2026--Kapolres-Rohil-Perkuat-Komitmen-Pengabdian-kepada-Masyarakat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8939_-Upacara-Hari-Lahir-Pancasila-2026--Kapolres-Rohil-Perkuat-Komitmen-Pengabdian-kepada-Masyarakat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Polres Rokan Hilir menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Rokan Hilir, Jalan Lintas Riau"Sumut KM 167, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (1/6/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti oleh Wakapolres Rokan Hilir, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, para perwira, serta seluruh personel Polres Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, amanat Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam amanatnya, Kapolres Rokan Hilir menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh anggota Polri dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres juga memberikan sejumlah penekanan terkait tantangan tugas kepolisian yang akan dihadapi ke depan. Memasuki musim kemarau, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fungsi Samapta dan Binmas diperintahkan untuk terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta larangan membuka lahan dengan cara membakar. Sementara itu, fungsi Reskrim dan Intelkam diminta meningkatkan upaya penegakan hukum, penyelidikan, serta deteksi dini terhadap potensi terjadinya karhutla.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, Kapolres juga menegaskan komitmen Polres Rokan Hilir dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, termasuk di lingkungan internal Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para Pejabat Utama diminta melakukan pengawasan secara maksimal terhadap personel, dan apabila ditemukan anggota yang terlibat penyalahgunaan narkotika akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menjelang pelaksanaan pengamanan kegiatan Bakar Tongkang yang akan berlangsung dalam waktu dekat, Kapolres turut mengingatkan pentingnya peningkatan pengamanan markas komando dan ruang tahanan. Seluruh personel diinstruksikan melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta meningkatkan dedikasi seluruh personel Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Detik-Detik Mobil Terbakar di Pelalawan, Api Muncul dari Tangki BBM.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Detik-Detik-Mobil-Terbakar-di-Pelalawan--Api-Muncul-dari-Tangki-BBM-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5590_Detik-Detik-Mobil-Terbakar-di-Pelalawan--Api-Muncul-dari-Tangki-BBM-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Satu unit mobil Toyota Innova ludes terbakar di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Minggu (31/5/2026) malam lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‎Insiden ini membuat geger warga di sekitar lokasi di Jalan Pemda Gang Guru Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci sekitar pukul 19.16 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Masyarakat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung berhamburan ke luar rumah setelah mengetahui ada mobil yang terbakar.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Foto-foto dan video kebakaran yang melanda mobil tersebut tersebar di Media Sosial (Medsos).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam video, kendaraan roda empat itu sudah dikuasai api mulai dari bagian kepala hingga ke belakang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan sempat terdengar ledakan saat si jago merah menyelimuti semua body Toyota Innova itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut informasi yang berhasil dihimpun Tribunpekanbaru.com, pemilik mobil bernama Erfan, tinggal di Rumah Toko (Ruko) yang tidak jauh dari TKP kebakaran.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Awalnya ia mengambil jeriken berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari dalam mobil yang terparkir di depan Rukonya.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tiba-tiba api muncul dari dalam dan membakar bodi mobil. Dengan sigap, korban mendorong mobilnya menjauhi ruko menuju jalan. Hingga akhirnya api membesar dan menghanguskan kendaraan itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Informasinya pas menurunkan jeriken, yang punya mobil merokok. Mungkin itu penyebabnya," demikian informasi yang beredar di masyarakat dan di Medsos.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes Siahaan menyebutkan insiden kebakaran mobil di Jalan Pemda Gang Guru Pangkalan Kerinci diterima melalui Call Center 110 Polres Pelalawan dari masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya SPK Polsek Pangkalan Kerinci dan personil piket lainnya turun ke TKP&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat pertugas tiba di lokasi, mobil sudah dalam kondisi terbakar. Korban bernama Erfan," kata Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‎Berdasarkan keterangan dari korban dan para saksi di lapangan, awalnya Erfan memindahkan satu jeriken berisi BBM pertalite berukuran 30 liter dari dalam mobilnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat korban menurunkan BBM dalam jerikan, saat itu kondisi mesin mobil masih hidup," kata Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Tiba-tiba korban mencium aroma terbakar. Kemudian melihat ke tangki mobil telah mengeluarkan api yang selanjutnya menyebar hingga menghanguskan kendaraan roda empat itu.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‎</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‎Kebakaran itu langsung menyedot perhatian dari masyarakat sekitar dan para pengendara yang melintas di Jalan Pemda. Tak berapa lama personil dan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pelalawan turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyebab pastinya kebakaran tidak diketahui, tapi api berasal dari tangki BBM," sebut Kepala Dinas Damkar Pelalawan, Indrawan Putra.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas Damkar yang turun ke lokasi juga mendapatkan informasi jika pemilik mobil merokok saat memindahkan jeriken berisi BBM dari dalam mobil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Hal itu yang diduga sebagai pemicu api dari dalam tangki. Namun saat ditanyakan langsung ke korban Erfan, ia tidak mengakuinya.(tribunpekanbaru).</span></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Mulai Selidiki Penyebab Kebakaran di Bukit Lumut Rohul   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Polisi-Mulai-Selidiki-Penyebab-Kebakaran-di-Bukit-Lumut-Rohul---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1530_Polisi-Mulai-Selidiki-Penyebab-Kebakaran-di-Bukit-Lumut-Rohul---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PENGARAIAN - Polsek Rokan IV Koto, Rohul mulai melakukan penyelidikan atas kebakaran yang terjadi di Bukit Lumut, Desa Cipang Kiri Hulu. Pemilik lahan akan segera dipanggil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti yang diketahui api di Bukit Lumut mulai berkobar pada Sabtu malam (30/5/2026) sekitar pukul 18.30 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kobaran api terlihat membumbung tinggi dan merembet ke area lain akibat cuaca cerah serta tiupan angin yang cukup kencang.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyelidikan kita lakukan. Pemilik lahan segera dipanggil," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rokan IV Koto, Iptu Dodi Ripo Saputra pada Tribunpekanbaru.com, Senin (1/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Luas lahan yang terbakar sekitar 5 ha. Lahan tersebut di tumbuhi tanaman liar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lahan warga tapi belum ditanami," katanya menjelas kondisi lahan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kepolisian pun sudah memasang pemberitahuan berupaya spanduk dilahan yang terbakar tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Spanduk tersebut berisi kata-kata kalau pihak kepolisian Rohul sedang melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam spanduk tersebut juga jelas luas lahan sekitar 5 Ha yang terbakar. Begitu juga nama pemilik lahan tertera didalamnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita lakukan penyelidikan dulu setelah itu akan kita serahkan ke pihak Polres," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebakaran di Bukit Lumut sendiri bisa dipadamkan pada Minggu (31/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat itu, personil dari kepolisian dan TNI serta lainnya memadamkan api dengan peralatan seadanya.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertanyakan Hak Bonus PON 2024, Atlet dan Pelatih Datangi Dispora hingga Plt Gubernur Riau.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Pertanyakan-Hak-Bonus-PON-2024--Atlet-dan-Pelatih-Datangi-Dispora-hingga-Plt-Gubernur-Riau-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2669_Pertanyakan-Hak-Bonus-PON-2024--Atlet-dan-Pelatih-Datangi-Dispora-hingga-Plt-Gubernur-Riau-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Pelatih dan atlet Riau berkumpul di Sekretariat KONI Riau, Selasa (2/6/2026) besok. Mereka akan mempertanyakan perihal bonus yang menjadi hak atlet yang belum juga terbayarkan sejak 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabar tersebut disampaikan pemerhati olahraga Riau dan pelatih senior cabang olahraga senam, Ahmad Marcos. Kepada Tribunpekanbaru.com, Ahmad Marcos menyebutkan atlet dan pelatih akan mempertanyakan langsung ke Dispora Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi tersebut dikatakan Marcos menjadi puncak kesabaran atlet dan pelatih. Pasalnya, pemerintah daerah melalui Dispora mengaku defisit anggaran terkait hak atlet dan pelatih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Ini sudah memalukan marwah Riau. Daerah lain juga desfisit. Tapi yang hak dibayarkan," ungkap Marcos, Senin (1/6/2026)</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ditegaskan Marcos bahwa kenyataan lalainya pemerintah daerah terhadap hak atlet dan pelatih akan sangat mengganggu pembinaan yang berjalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengingat banyak event yang akan dilaksanakan ke depannya. Atlet tentu saja butuh perhatian dan kepastian atas masa depan mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini sangat memalukan. Riau satu-satunya yang belum juga membayarkan bonus PON 2024 kepada atlet. Daerah lain sudah lama menyelesaikannya,", ujar Marcos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Ia mengimbau agar persoalan olahraga tidak dilibatkan dalam politik. Karena itu, ia berharap ke depannya generasi olahraga Riau bersih dari politik.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Daerah seperti tak punya wibawa. Sudah merusak Marwah Riau. Bagaimana pembinaan atlet ke depannya?" pungkas Marcos.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rencananya, gabungan atlet dan pelatih akan mempertanyakan perihal bonus PON 2024 ke KONI, Dispora ,Sekda hingga ke Plt Gubenur Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polemik Bonus PON 2024</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti diketahui, pemerintah Provinsi Riau menetapkan besaran bonus PON 2024 (Aceh-Sumut) berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub), yakni Rp 300 juta untuk peraih medali emas, Rp 150 juta untuk perak, dan Rp 75 juta untuk perunggu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun acara penyerahan simbolis sempat dilakukan sebelumnya, pembayaran total bonus sempat mengalami kendala dan penundaan akibat kondisi keuangan daerah.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Skema pencairan di mana pembayaran dilakukan secara bertahap.Tahap pertama: sebesar 40 persen hingga 45?ri total bonus yang dijanjikan telah direalisasikan kepada para atlet.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahap kedua, sisa dana bonus diperkirakan mencapai Rp28 miliar (termasuk Rp13 miliar untuk bonus atlet). Pemerintah menargetkan pelunasan sisa bonus tersebut dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara penuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, hingga kini pembayaran belum juga terlaksana. Bahkan kondisi atlet dan pelatih berulang kali mempertanyakannya. Persoalan ini kemudian telah sampai ke DPRD Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak Komisi V DPRD Provinsi Riau bersama perwakilan cabang olahraga dan atlet terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau agar sisa dana yang tertunda dapat segera disalurkan seluruhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tentu saja, apa yang jadi harapan atlet sudah semestinya didengar oleh pemerintah daerah. Mengingat bonus tersebut sudah dalam rencana bagi atlet.(Tribun Pekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 13:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Akui Rakyat Cuma Jadi Penonton, Terlalu Lama Kekayaan Kita Dinikmati di Luar Negeri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-Akui-Rakyat-Cuma-Jadi-Penonton--Terlalu-Lama-Kekayaan-Kita-Dinikmati-di-Luar-Negeri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1960_.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal kondisi perekonomian nasional. Prabowo mengajak seluruh pihak untuk jujur melihat kondisi perekonomian nasional.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi selama beberapa dekade terakhir, menurutnya hasil pembangunan tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat.Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus kembali berpijak pada nilai-nilai Pancasila, bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan."Salah satu tantangan besar bangsa Indonesia hari ini adalah memastikan bahwa pembangunan ekonomi kita benar-benar berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Marilah kita selalu jujur kepada diri kita sendiri. Kita harus mengakui kelemahan-kelemahan dan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi,” kata Prabowo di Gedung Pancasila, Kemenlu, Senin (1/6/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengakui bahwa ekonomi Indonesia memang terus tumbuh dalam beberapa dasawarsa terakhir. Namun, dia mempertanyakan apakah pertumbuhan tersebut telah dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selama beberapa dasawarsa terakhir, Indonesia ekonominya memang tumbuh. Tapi, apakah pertumbuhan itu sudah merata? Sudah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia secara adil?” ujarnya.Prabowo kemudian mengajak seluruh elemen bangsa untuk melihat realitas yang ada. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari mineral strategis hingga komoditas pertanian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di mana Indonesia sebagai salah satu produsen utama tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, nikel, batu bara, hingga kelapa sawit yang menjadi kebutuhan berbagai industri global. Tak hanya itu, Prabowo juga menyinggung capaian swasembada pangan yang dinilainya menjadi modal penting di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian.Namun Presiden menilai selama bertahun-tahun nilai tambah dari kekayaan alam Indonesia belum sepenuhnya dinikmati oleh rakyat. Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun ekonomi yang berpihak kepada kepentingan nasional dan rakyat banyak.“Namun, kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,” tegas Prabowo.Prabowo mencontohkan, petani harus mendapatkan pupuk dengan harga yang tepat dan tersedia tepat waktu, nelayan memperoleh akses pasar yang adil, serta pekerja mendapatkan penghidupan yang layak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tidak boleh hanya menguntungkan segelintir kelompok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Nasib pekerja kita harus dilindungi, harus dibantu. Ekonomi kita tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang saja,”(okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Patroli Geng Motor dan Premanisme di Dumai Membuahkan Hasil Tak Terduga, Tangkap Pengedar Ganja.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Patroli-Geng-Motor-dan-Premanisme-di-Dumai-Membuahkan-Hasil-Tak-Terduga--Tangkap-Pengedar-Ganja-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1659_Patroli-Geng-Motor-dan-Premanisme-di-Dumai-Membuahkan-Hasil-Tak-Terduga--Tangkap-Pengedar-Ganja-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Operasi pemberantasan premanisme dan geng motor yang digelar Tim Raga Polres Dumai membuahkan hasil tak terduga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat berpatroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, petugas justru mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja dengan barang bukti sekitar 300 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua pria berinisial EDP (39) dan FH (22) diamankan polisi pada Sabtu (30/5/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Bahtera, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mengatakan pengungkapan tersebut berawal ketika Tim Raga bersama personel Satres Narkoba melakukan patroli rutin dalam rangka mengantisipasi aksi premanisme, geng motor dan gangguan Kamtibmas lainnya di wilayah Kota Dumai.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Patroli yang dilaksanakan Tim Raga tidak hanya fokus pada pemberantasan premanisme dan geng motor, tetapi juga seluruh bentuk gangguan kamtibmas, termasuk peredaran narkotika. Saat patroli berlangsung, personel menemukan aktivitas mencurigakan yang kemudian berkembang menjadi pengungkapan kasus narkoba," kata Angga, Minggu (31/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat melintas di Jalan Bahtera, petugas melihat sebuah mobil Honda Brio warna abu-abu dengan nomor polisi BM 1701 EW terparkir di tepi jalan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sekitar kendaraan itu terdapat beberapa orang yang kemudian menarik perhatian petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika dilakukan pemeriksaan, seorang pria yang berada di kursi penumpang depan mobil sempat melarikan diri.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Sementara sopir kendaraan yang diketahui berinisial EDP langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari penggeledahan kendaraan, polisi menemukan sebuah tas ransel hitam berisi sejumlah paket diduga ganja dengan berbagai kemasan, mulai dari plastik hitam, kertas nasi cokelat hingga toples plastik bening. Petugas juga menemukan ganja yang disimpan di dalam kotak rokok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada saat bersamaan, petugas turut memeriksa FH yang berada di sekitar lokasi. Dari dekat posisi duduknya ditemukan satu paket diduga ganja yang dibungkus kertas nasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Total barang bukti yang diamankan sebanyak lima paket diduga ganja dengan berat kotor sekitar 300 gram. Selain itu turut diamankan uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika sebesar Rp2 juta, uang tunai Rp650 ribu, tiga blok kertas papir dan satu unit mobil yang digunakan para pelaku," ujar Angga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polres Dumai untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh Satres Narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres menegaskan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa patroli rutin yang dilakukan jajarannya tidak hanya bertujuan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, tetapi juga efektif dalam menekan berbagai tindak kejahatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika maupun tindak kriminal lainnya," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan ketentuan pidana terbaru.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kurir Residivis Narkoba Ditangkap di Pelalawan, Tas yang Dibawa Penuh Ekstasi dan Cairan Etomidate.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Kurir-Residivis-Narkoba-Ditangkap-di-Pelalawan--Tas-yang-Dibawa-Penuh-Ekstasi-dan-Cairan-Etomidate-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1753_Kurir-Residivis-Narkoba-Ditangkap-di-Pelalawan--Tas-yang-Dibawa-Penuh-Ekstasi-dan-Cairan-Etomidate-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Seorang residivis kasus narkotika berinisial B ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia diamankan saat membawa tas ransel hitam berisi ratusan pil ekstasi dan cairan etomidate.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pendalaman aparat, B diketahui bertindak sebagai kurir yang dikendalikan bandar berinisial HM yang berada di Aceh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan dilakukan tim gabungan Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau dan Satresnarkoba Polres Bengkalis di Jalan Lintas Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Selasa (26/5/2026), setelah polisi menerima informasi mengenai rencana peredaran narkotika menuju Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan, tim lebih dulu melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan tersangka hingga ke wilayah perbatasan Pekanbaru-Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tim melakukan penyelidikan dan mendapatkan petunjuk keberadaan pelaku di wilayah perbatasan Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Pelalawan,” kata Putu, Minggu (31/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Saat hendak diamankan, B sempat berusaha melarikan diri.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun upayanya gagal setelah petugas berhasil menangkapnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari tas ransel hitam yang dibawa tersangka, polisi menemukan 933 butir pil ekstasi dan 300 cartridge berisi cairan etomidate berbagai varian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti ekstasi tersebut terdiri dari 397 butir berlogo Heineken warna pink dan 536 butir berlogo TikTok warna hijau.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga menyita satu unit telepon genggam yang diduga digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringan pengedar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pemeriksaan, B mengaku menjalankan perintah HM yang berada di Aceh.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tugasnya adalah menjemput sekaligus mengantarkan narkotika tersebut ke Jakarta sambil menunggu instruksi lanjutan dari sang pengendali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tersangka HM juga berhasil kami tangkap di Aceh. HM merupakan pengendali yang memerintahkan B untuk menjemput dan mengantar barang haram tersebut ke Jakarta sembari menunggu perintah selanjutnya,” ujar Putu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Penangkapan HM menguatkan dugaan adanya jaringan lintas provinsi yang mengendalikan peredaran narkotika dari Aceh menuju sejumlah daerah, termasuk Jakarta.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap sumber barang dan pihak lain yang terlibat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kedua tersangka terancam Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 609 ayat (2) huruf a dan b KUHP penyesuaian pidana junto Pasal 119 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun hingga 20 tahun penjara,(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>2 Kakak Adik di Pelalawan Diduga Jadi Korban Begal, Kakaknya Tewas Dibacok, Adik Selamat.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/2-Kakak-Adik-di-Pelalawan-Diduga-Jadi-Korban-Begal--Kakaknya-Tewas-Dibacok--Adik-Selamat-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4911_2-Kakak-Adik-di-Pelalawan-Diduga-Jadi-Korban-Begal--Kakaknya-Tewas-Dibacok--Adik-Selamat-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Dua orang kakak adik di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dikabarkan menjadi korban pembegalan pada Jumat (29/5/2026) malam lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi terkait korban begal ini beredar di Media Sosial (Medsos) dan di beberapa Grup WA. Kedua korban jenis kelamin laki-laki dan merupakan saudara kandung atau kakak beradik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sang kakak tewas akibat dibacok terduga pelaku begal, sedangkan adiknya selamat. Namun belum diketahui pasti identitas lengkap keduanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Hati-hati saat berkendara, telah terjadi begal, kepala kena bacok. Daerah Panduk, Belimbing," demikian narasi yang beredar diterima tribunpekanbaru.com, disertai dengan foto korban ditangani petugas kesehatan.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi yang berhasil dihimpun Tribunpekanbaru.com, kedua korban merupakan warga asal Pulau Nias, Sumatera Utara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka dirujuk ke Puskesmas Bunut setelah ditemukan warga. Namun naas bagi sang kakak, nyawanya tidak dapat ditolong akibat luka bacok di bagian kepala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban merupakan pekerja di kebun sawit pribadi milik warga di Desa Kuala Panduk.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Awalnya, kedua korban hendak pulang menggunakan sepeda motor di Desa Kuala Panduk, Kerumutan sekitar jam 19.45 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perjalanan, mereka dihadang beberapa orang pria yang tidak dikenal membawa senjata tajam menggunakan sepeda motor. Terduga pelaku memukul adik korban hingga terjatuh dari sepeda motor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sadar mereka dalam bahaya, sang adik berpura-pura pingsan setelah jatuh akibat dipukul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, para begal mengikat adik korban dan dilaksanakan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan sang kakak berupaya melawan begal yang ingin mengambil sepeda motornya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena kalah jumlah dan peralatan, korban mengalami luka bacok di bagian kepala atas. Kemudian dipukul pakai benda tumpukan pada kepala bawah. Setelah melumpuhkan kakak adik itu, terduga pelaku kabur dengan membawa sepeda motor korban.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Adiknya berhasil melepaskan ikatan dan lakban dengan cara menggigitnya. Kemudian menolong kakaknya dan meminta bantuan kepada warga sekitar," kata warga yang menolak namanyadituliskan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban yang mengalami luka parah di kepala dibawa warga ke sebuah praktik bidan terdekat. Kemudian dirujuk ke Puskesmas Bunut untuk mendapatkan pertolongan medis lebih intensif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Setibanya di Puskesmas Bunut, tenaga medis yang menangani menyatakan korban telah meninggal dunia.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&#039;&#039;Setelah di laporkan pada malam kejadian, personil Satreskrim Polres Pelalawan dan Polsek sudah turun ke lokasi, untuk melakukan penyelidikan," kata warga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes Siahaan membenarkan adanya informasi warga menjadi korban pembegalan di Desa Kuala Panduk, Kerumutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih banyak atas pembegalan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, karena masih dalam proses penyelidikan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini masih lidik. Tim Opsnal masih di TKP dalam rangka penyelidikan," kata Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, dan mendalami seluruh informasi yang ada. Untuk mencari dan memburu terduga pelaku.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tragis, Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Tragis--Mantan-Polisi-Terpidana-Seumur-Hidup-Ditemukan-Tewas-di-Sel-Isolasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1627_Tragis--Mantan-Polisi-Terpidana-Seumur-Hidup-Ditemukan-Tewas-di-Sel-Isolasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PALANGKARAYA-Seorang mantan anggota Polri yang merupakan terpidana hukuman seumur hidup dalam kasus penembakan sopir mobil ekspedisi pada 2024 ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sebelumnya, narapidana tersebut sempat menjadi sorotan setelah gagal melarikan diri dari lapas beberapa waktu lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah narapidana bernama Anton Kurniawan telah menjalani proses visum dan autopsi di ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (31/5/2026) siang. Mantan polisi berpangkat Brigadir itu ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi pada Sabtu 30 Mei 2026 malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, pada 23 Mei 2026, Anton Kurniawan diketahui sempat berupaya melarikan diri dari lapas. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas dan yang bersangkutan kemudian ditempatkan di ruang isolasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Mardiana, menjelaskan kronologi penemuan korban. Menurutnya, petugas melakukan pengontrolan rutin setiap jam dan pada pukul 20.30 WIB korban masih dalam kondisi aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun saat pengontrolan kembali dilakukan pada pukul 23.35 WIB, petugas memanggil korban namun tidak mendapatkan respons. "Setelah dicek, yang bersangkutan sudah dalam keadaan posisi tertelungkup dengan kepala menghadap ke lantai," ujarnya.Pihak Lapas kemudian berkoordinasi dengan Polsek Bukit Batu dan Polresta Palangkaraya. Sekitar pukul tiga dini hari, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil sementara autopsi menyebutkan warga binaan tersebut diduga meninggal dunia akibat gagal jantung. Namun, untuk kepastian lebih lanjut masih akan dilakukan uji laboratorium.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah proses autopsi selesai, jenazah Anton Kurniawan diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Jalan Pasir Panjang, Palangka Raya. Rencananya, pada Senin 1 Juni 2026 besok jenazah akan diberangkatkan ke Wonosobo, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.(okezone).</font></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Tragedi-di-Wilayah-Pemberontak-Myanmar--Puluhan-Orang-Tewas-Akibat-Ledakan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_984_Tragedi-di-Wilayah-Pemberontak-Myanmar--Puluhan-Orang-Tewas-Akibat-Ledakan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">NAYPYIDAW-Sedikitnya 55 orang dilaporkan tewas, termasuk enam anak-anak, setelah terjadi ledakan besar di lokasi penyimpanan bahan peledak pertambangan di wilayah utara Myanmar yang berada di bawah kendali kelompok pemberontak etnis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden maut tersebut terjadi pada Minggu 31 Mei 2026, di dekat Desa Gonde, Kecamatan Namkham, bagian utara Negara Bagian Shan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dilansir dari bnonews, Senin (1/6/2026). Informasi dari Front Pembebasan Negara Palaung/Tentara Pembebasan Nasional Ta&#039;ang atau Palaung State Liberation Front yang menguasai kawasan tersebut. Selain menewaskan puluhan orang, ledakan juga menyebabkan banyak warga mengalami luka-luka. Hingga kini, jumlah korban cedera masih terus didata oleh otoritas setempat.Dalam pernyataannya, PSLF/TNLA menjelaskan bahwa ledakan berasal dari bahan peledak emulsi yang disimpan oleh departemen ekonomi kelompok tersebut untuk keperluan operasional pertambangan.Dampak ledakan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Kekuatan ledakan dilaporkan terasa hingga area permukiman yang berada tidak jauh dari tempat penyimpanan bahan peledak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa ini terjadi di tengah situasi keamanan yang masih bergejolak di Myanmar. TNLA merupakan salah satu kelompok bersenjata etnis yang menguasai sebagian wilayah utara Negara Bagian Shan dan terlibat konflik berkepanjangan dengan militer Myanmar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konflik bersenjata di Myanmar terus meningkat sejak kudeta militer pada 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil. Sejak saat itu, berbagai kelompok pemberontak etnis dan pasukan pro-demokrasi memperluas penguasaan wilayah di sejumlah daerah, sementara pertempuran dengan junta militer terus berlangsung di berbagai penjuru negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ledakan mematikan di Namkham menjadi salah satu insiden paling mematikan yang terjadi di wilayah konflik Myanmar dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menambah panjang daftar korban sipil akibat ketidakstabilan yang melanda negara tersebut.(okezone).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Waduh, Sepasang Kekasih di Kampar Ditangkap Polisi karena Kepemilikan Sabu-sabu </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Waduh--Sepasang-Kekasih-di-Kampar-Ditangkap-Polisi-karena-Kepemilikan-Sabu-sabu-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7478_Waduh--Sepasang-Kekasih-di-Kampar-Ditangkap-Polisi-karena-Kepemilikan-Sabu-sabu-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sepasang kekasih berinisial HE (42) dan PU (29) di Kabupaten Kampar tidak hanya menjalin hubungan asmara, namun diduga terlibat dalam tindak kejahatan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Sepasang kekasih ini diamankan Satresnarkoba Polres Kampar di sebuah bengkel di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Dari pelaku berhasil diamankan empat paket sabu-sabu berat 0,64 gram dan kaca pirex yang berisikan 1,43 Gram sabu-sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kasat Narkoba AKP Markus Sinaga, Ahqd (31/5/2026) mengungkapkan, kedua pelaku diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku HE diduga seorang penjual barang haram tersebut dan PU seorang pengguna dan setelah tes urine keduanya positif mengandung met A mphetamin. "Kini barang bukti dan keduanya pelaku sudah di bawa ke Polres Kampar untuk proses penyelidikan lebih lanjut," cakap Kasat Narkoba AKP Markus Sinaga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, Satresnarkoba Polres Kampar berhasil mengamankan pelaku HE dan seorang wanita diduga kekasihnya yaitu PU yang sedang berada di dalam bengkel di daerah Dusun IV Tarap Mulia RT.001 RW 001 Desa Tarai Bangun. "Kita langsung lakukan penggeledahan yang disaksikan oleh perangkat desa setempat ditemukan kotak warna merah yang berisikan 1 bungkus kotak rokok merk Slava warna biru dan didalam kotak rokok tersebut berisikan 4&nbsp; paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip serta dibalut dengan kertas tisu yang disimpan didalam kamarnya," terang Markus.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian pelaku HE diinterogasi dan mengakui barang tersebut adalah miliknya dan didapat dari seseorang&nbsp; AN di daerah Jalan Bupati Perumahan Geriya Setia Permai Blok 10 RT 001 RW.003 Desa Kualu, Kecamatan Tambang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah itu, keduanya kita amankan di sel tahanan Polres Kampar,"(cakaplah).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 08:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Tangkap Seorang Residivis, Polda Riau Sita 933 Pil Ekstasi dan 300 Etomidate</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Tangkap-Seorang-Residivis--Polda-Riau-Sita-933-Pil-Ekstasi-dan-300-Etomidate</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7400_-Tangkap-Seorang-Residivis--Polda-Riau-Sita-933-Pil-Ekstasi-dan-300-Etomidate.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Ditresnarkoba Polda Riau berhasil menangkap pelaku narkoba di jalan lintas Simpang Beringin, Kabupaten Pelalawan. Dari tangan pelaku polisi menyita 933 butir pil ekstasi dan 300 bungkus etomidate cair dalam bentuk cartridge.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku yang berinisial B tersebut ditangkap pada Selasa (26/05/26) kemarin. Dimana pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pelaku berhasil ditangkap usai pihaknya mendapatkan informasi adanya aktivitas transaksi narkoba yang rencananya akan dilakukan di kota Pekanbaru. Informasi tersebut kemudian diselidiki hingga mendapat petunjuk di wilayah perbatasan kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Petugas lakukan penyisiran dan menemukan seseorang yang mencurigakan. Namun pelaku sempat melarikan diri yang akhirnya berhasil ditangkap petugas," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan, dalam sebuah tas ransel hitam milik tersangka ditemukan delapan bungkus plastik besar berisi etomidate cair sebanyak 300 bungkus. Kemudian satu bungkus plastik besar berisi pil ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti pil ekstasi tersebut terdiri atas 397 butir berlogo Heineken warna pink dan 536 butir berlogo TikTok warna hijau. Kemudian polisi turut menyita satu unit telepon genggam warna hitam yang diduga digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat diinterogasi, tersangka B mengaku diperintahkan oleh HM yang berada di aceh untuk mengantarkan barang haram tersebut ke Jakarta. HM sendiri juga berhasil ditangkap Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"HM kami tangkap di Aceh, HM merupakan pengendali yang memerintahkan B untuk menjemput dan mengantar barang haram tersebut ke Jakarta," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini Polda Riau juga tengah melakukan pengembangan kasus tersebut. Sementara kedua tersangka terancam pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) huruf a dan b KUHP penyesuaian Pidana Jo Pasal 119 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun sampai dengan 20 tahun penjara,” tutup Kombes Putu(rtc).</font></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Berantas Narkoba, Satgas Anti Narkoba Polres Rohil Amankan Dua Tersangka di Panipahan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Berantas-Narkoba--Satgas-Anti-Narkoba-Polres-Rohil-Amankan-Dua-Tersangka-di-Panipahan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1321_-Berantas-Narkoba--Satgas-Anti-Narkoba-Polres-Rohil-Amankan-Dua-Tersangka-di-Panipahan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PANIPAHAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam operasi yang dilakukan pada Kamis (28/5/2026) malam, petugas mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti sabu seberat bruto 4,62 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir AKP M. Sodikin, S.H., M.Si., melalui Kasi Humas Ipda Didi Sofyan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi narkotika di sebuah rumah yang berada di Jalan Merbau Baru, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satgas Anti Narkoba Polres Rokan Hilir yang dipimpin IPDA Mulyandi segera melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 20.40 WIB, petugas bersama Ketua RT setempat melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah yang ditempati terduga pelaku SBC alias I.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berbagai ukuran. Selain itu, ditemukan pula sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di hadapan pelaku dan Ketua RT setempat, petugas membuka paket-paket tersebut untuk memastikan isinya. Saat dilakukan interogasi awal, tersangka SBC mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial D, yang saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perkara ini, polisi mengamankan dua tersangka, yakni SBC (46) dan seorang perempuan berinisial IR (30). Keduanya kemudian dibawa ke Mako Polsek Panipahan untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain sabu seberat 4,62 gram, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa kotak penyimpanan sabu, plastik klip kosong, telepon genggam, dompet, uang tunai sebesar Rp1.100.000 yang diduga hasil penjualan narkotika, kaca pirex, alat hisap sabu, mancis, serta satu unit sepeda motor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine dan methamphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ipda Didi Sofyan menyampaikan bahwa Polres Rokan Hilir berkomitmen untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Rohil. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus ini juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polres Rokan Hilir mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dipersangkakan melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal-pasal lain yang relevan sesuai hasil penyidikan.(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 08:31:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>