<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 26 Jun 2026 12:53:56 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 12:53:56 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Melawan Arus di Perbaikan Jalan di KM 75 Pelalawan, Polantas Tilang Pengendara, Sebabkan Kemacetan </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Melawan-Arus-di-Perbaikan-Jalan-di-KM-75-Pelalawan--Polantas-Tilang-Pengendara--Sebabkan-Kemacetan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8887_Melawan-Arus-di-Perbaikan-Jalan-di-KM-75-Pelalawan--Polantas-Tilang-Pengendara--Sebabkan-Kemacetan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kemacetan panjang yang sempat terjadi di Jalan Lintas Timur KM 75, Kabupaten Pelalawan, berhasil diatasi setelah Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan, melakukan pengaturan arus sekaligus menindak pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepadatan kendaraan sebelumnya dipicu oleh sejumlah pengendara yang nekat melawan arus atau menggunakan jalur berlawanan dan melambung antrean.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelanggaran tersebut menyebabkan arus kendaraan dari arah berlawanan terhambat hingga menimbulkan kemacetan panjang, Kamis (25/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Riskyan Hanafi mengatakan, pihaknya tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar untuk mencegah kemacetan serupa kembali terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami melakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran agar setiap pengguna jalan menghormati hak pengendara lain yang sudah tertib dan mematuhi aturan," kata Tatit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, berbagai upaya pencegahan sebenarnya telah dilakukan sejak awal, mulai dari pemasangan rambu-rambu hingga spanduk imbauan di sekitar lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, masih ada pengendara yang mengabaikan aturan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Personel kami bersama petugas lalu lintas telah berjibaku mengatur arus kendaraan agar tetap lancar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pemasangan rambu-rambu hingga spanduk imbauan agar para pengendara tetap tertib dan menghormati pengguna jalan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, masih ditemukan sejumlah pengendara yang tidak mengindahkan imbauan tersebut," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penanganan kemacetan tersebut, tim Polantas turun langsung ke lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mengatur arus kendaraan, petugas juga memberikan edukasi dan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya penguraian kemacetan turut mendapat dukungan dari pihak perusahaan di sekitar lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Koordinator K3 dan Flagman PT GJM, Andi Rama, menyebut pihaknya bersama kepolisian melakukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas secara bergantian selama 24 jam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami selalu berkolaborasi dengan Satlantas Pelalawan dalam mengurai kemacetan. Petugas kami bersama personel kepolisian bekerja secara bergantian selama 24 jam setiap hari untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dengan baik," kata Andi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengapresiasi langkah cepat personel di lapangan yang berhasil mengembalikan kelancaran arus kendaraan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menekankan pentingnya percepatan penanganan titik rawan banjir dan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penimbunan jalan tersebut harus segera kita selesaikan agar aktivitas lalu lintas, termasuk saat terjadi banjir, tetap berjalan normal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Saya mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja keras di lapangan bersama para stakeholder terkait dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas," ujar Jeki.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, arus lalu lintas di KM 75 Jalan Lintas Timur Pelalawan telah kembali normal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar kemacetan akibat pelanggaran lalu lintas tidak kembali terulang.(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sepekan Pasca Aksi Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Dicopot</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Sepekan-Pasca-Aksi-Wartawan--Kabid-Humas-Polda-Riau-Kombes-Pandra-Dicopot</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9577_Sepekan-Pasca-Aksi-Wartawan--Kabid-Humas-Polda-Riau-Kombes-Pandra-Dicopot.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pasca sepekan aksi yang digelar puluhan wartawan di Pekanbaru, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, dicopot dari jabatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dimutasi sebagai Gadik Kepolisian Madya Tingkat II di Diklatsus Jatrans Lemdiklat Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Posisinya akan digantikan Kombes Pol Akmadi, yang sebelumnya menjabat Direktur Samapta Polda Sumatera Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri,” kata Kasubbid Penmas Polda Riau AKBP Rudi Samosir Jumat (26/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diketahui, pada Jumat pekan lalu, puluhan wartawan menggelar aksi damai. Mereka berkumpul di depan ruangan Pandra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi ini merupakan puncak akumulasi kekesalan awak media.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka mengaku sulit melakukan komunikasi dan konfirmasi, hingga adanya indikasi sikap pilih-pilih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah perwakilan wartawan saat itu, turut menyampaikan uneg-uneg mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para wartawan yang datang juga membawa uang receh berupa koin dan uang ribuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Uang senilai Rp300 ribu ini, diserahkan kepada Pandra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para wartawan kompak mengembalikan uang bantuan sosial yang sempat diberikan Pandra sebelumnya kepada seorang rekan mereka yang anaknya sedang sakit.(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Miliki Pil Ekstasi Berlogo Tengkorak, Pemuda Dumai Ditangkap Polisi  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Miliki-Pil-Ekstasi-Berlogo-Tengkorak--Pemuda-Dumai-Ditangkap-Polisi--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3602_Miliki-Pil-Ekstasi-Berlogo-Tengkorak--Pemuda-Dumai-Ditangkap-Polisi--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis&nbsp; (25/6/2026) dini hari, petugas berhasil mengamankan seorang pria beserta barang bukti 15 butir diduga narkotika jenis pil ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, melalui Kasat Resnarkoba Polres Dumai AKP Riza Effyandi, mengungkapkan bahwa pengungkapan 15 butir pil ekstasi tersebut, berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Ia menambahkan menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai yang di pimpin oleh kanit I Ipda Lius Mulyadin, kemudian melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi yang dimaksud.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Riza menerangkan setelah dilakukan pemantauan, pada Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 00.10 WIB, petugas mendapati seorang pria yang dicurigai akan melakukan transaksi narkotika di pinggir Jalan Jenderal Sudirman RT 004, Kelurahan Teluk Binjai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diakuinya, saat hendak diamankan, pria yang diketahui berinisial DPA (19) berupaya mengelabui petugas dengan membuang sebuah kotak rokok merek Sampoerna ke pinggir jalan, namun, petugas segera melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, petugas menemukan kotak rokok yang sebelumnya dibuang oleh tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari dalam kotak tersebut ditemukan 15 butir diduga pil ekstasi berwarna merah marun berlogo tengkorak yang dibungkus menggunakan plastik bening," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">AKP Riza menjelaskan, kepada petugas, DPA mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya, adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 15 butir diduga pil ekstasi warna merah marun berlogo tengkorak dengan berat kotor sekitar 4,68 gram, satu buah kotak rokok merek Sampoerna, satu helai plastik bening, serta satu unit telepon genggam merek Vivo berwarna biru.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirinya menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine terhadap tersangka DPA, diketahui hasil positif Amphetamine, sedangkan untuk Methamphetamine dan Tetrahydrocannabinol (THC) menunjukkan hasil negatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Dumai guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka DPA dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apa itu Pil Ekstasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pil ekstasi adalah sebutan umum untuk obat terlarang yang biasanya mengandung zat aktif MDMA (3,4-metilendioksi-metamfetamina), meskipun sering kali dicampur dengan zat lain seperti kafein, amfetamin, metamfetamin, obat penekan rasa nyeri, atau bahan kimia berbahaya lainnya. Zat ini termasuk ke dalam golongan obat psikoaktif yang bekerja memengaruhi sistem saraf pusat dan mengubah suasana hati, persepsi, serta kesadaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara bentuk, pil ini biasanya berukuran kecil, bulat, berwarna-warni, dan sering dicetak dengan berbagai gambar atau simbol untuk membedakan jenisnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Efek pil ekstasi biasanya muncul dalam waktu 20"60 menit setelah dikonsumsi dan dapat berlangsung selama 3"6 jam. Efek yang dirasakan meliputi dua sisi :</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Efek yang disalahartikan sebagai "menyenangkan" :&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Muncul rasa senang, bersemangat, dan percaya diri yang berlebihan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">- Merasa lebih dekat dengan orang lain</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Kepekaan terhadap sentuhan dan suara meningkat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Rasa lelah berkurang sementara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Efek negatif dan bahaya langsung :&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Detak jantung tidak teratur, tekanan darah naik drastis, dan suhu tubuh meningkat tajam hingga menyebabkan kerusakan organ</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">- Mulut kering, pandangan kabur, otot tegang, dan sering menggerakkan rahang secara tidak sadar</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Kecemasan berlebih, panik, kebingungan, hingga halusinasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak Jangka Panjang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggunaan berulang atau dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen, antara lain :</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Kerusakan sel saraf di otak yang mengganggu kemampuan berpikir, mengingat, dan mengatur emosi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Gangguan fungsi jantung, ginjal, dan hati</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">- Risiko kejang, pingsan, hingga kematian mendadak akibat gagal organ atau dehidrasi parah</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Ketergantungan psikologis: sulit merasa senang atau tenang tanpa mengonsumsinya lagi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- Gangguan tidur, depresi, dan perubahan perilaku yang sulit dipulihkan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Status Hukum di Indonesia</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Indonesia, pil ekstasi dikategorikan sebagai Narkotika Golongan I berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Artinya : Dilarang keras dimiliki, digunakan, diperjualbelikan, atau diedarkan dalam bentuk apa pun</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelanggaran dikenakan sanksi pidana berat, mulai dari penjara hingga hukuman mati, serta denda yang sangat besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kandungannya sering tidak terstandar, tidak ada jaminan keamanan pada setiap butir pil ekstasi. Bahkan satu kali konsumsi saja bisa menimbulkan reaksi berlebih yang berujung pada kondisi darurat medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika ada yang menawarkan untuk menggunakan, langsung TOLAK dan segera laporkan ke pihak yang berwajib.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika Anda atau orang terdekat mengalami ketergantungan atau masalah akibat zat ini, segera cari bantuan dari tenaga kesehatan atau lembaga rehabilitasi resmi.(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>2 Pejabat SPBU dan 2 Pemilik Gudang akan Diadili Kasus BBM Ilegal di Kuala Kampar Pelalawan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/2-Pejabat-SPBU-dan-2-Pemilik-Gudang-akan-Diadili-Kasus-BBM-Ilegal-di-Kuala-Kampar-Pelalawan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4754_2-Pejabat-SPBU-dan-2-Pemilik-Gudang-akan-Diadili-Kasus-BBM-Ilegal-di-Kuala-Kampar-Pelalawan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Kasus gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi ilegal di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar yang diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan pada 7 April akan bergulir di persidangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Empat orang tersangka segera menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan. Diantaranya HA (38) yang merupakan pemiliknya gudang dan NDP (37) sebagai pekerja di gudang penampungan BBM subsidi tak berizin itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian direktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak Kuala Kampar berinisial Z dan tersangka J sebagai komisaris di SPBU tersebut.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perkaranya sudah dilimpahkan ke PN Pelalawan kemarin dan tinggal menunggu penetapan sidang dari pengadilan," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Dr Eka Nugraha melalui Kasi Pidana Umum Rezi Dharmawan kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (26/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diterangkannya, kasus BBM subsidi ilegal dengan barang bukti kurang lebih 13 ton minyak jenis pertalite sebelumnya dilimpahkan penyidik Unit II Tipidter Satreskrim Polres Pelalawan beberapa waktu lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah berkas perkawa dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan, Satreskrim Polres Pelalawan melakukan tahap ll dengan menyerahkan keempat tersangka serta seluruh barang bukti kw JPU.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, JPU Kejari Pelalawan menyempurnakan dakwaan terhadap tersangka HA, NDP, Z, dan J. Jaksa juga menyiapkan dokumen lainnya hingga akhirnya perkara di limpahkan ke PN Pelalawan agar segera disidangkan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada dua orang JPU yang kita siapkan untuk menyidangkan perkara ini," kata Rezi Dharmawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua pejabat SPBU Kompak Kuala Kampar itu dan pemilik gudang BBM ilegal serta pekerjanya akan diseret ke kursi pesakitan sebagai terdakwa. Mereka akan mempertanggungjawabkan keberadaan BBM subsidi yang ditimbun di gudang ilegal di depan hakim dan mendapat ganjaran hukum masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasalnya, pertalite yang disubsidi pemerintah seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat tetapi disimpan di gudang tak berizin oleh keempat pelaku.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diberitakan sebelumnya, perkara ini diungkap pada 7 April lalu oleh Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Pelalawan yang menggerebek gudang BBM ilegal di Parit Melati Kelurahan Teluk Dalam, Kuala Kampar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada dua tersangka yang diamankan polisi yakni&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu dilakukan pengembangan hingga polisi menangkap 2 orang tersangka lainnya. Diantaranya Z merupakan direktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak Kuala Kampar dan J sebagai manager atau komisaris di SPBU tersebut.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidik mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan atas kasus gudang BBM ilegal ini. Kemudian melengkapi berkas perkara untuk keempat tersangka HA, NDP, Z, dan J.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Termasuk memeriksa saksi-saksi tambah serta meminta keterangan dari saksi ahli. Kemudian berkas perkara akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan untuk diperiksa dan diteliti.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku dijerat menggunakan Pasal 55 Undang-undang nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang. Hukuman penjara maksimal 6 tahun menanti kedua pria itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun barang bukti BBm jenis solar subsidi yang disita mencapai 13.160 liter atau 13,1 ton. Terdiri dari 8 unit baby tank dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter. Kemudian 25 drum plastik dengan isi 200 liter setiap drum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada juga 5 jeriken dengan volume 32 liter per jeriken. Selain itu, 2 unit mesin robin, 2 selang hisap, dan 2 selang buang turut diamankan dari aktivitas ilegal itu.(Tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:02:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>5 Kali Lecehkan Putri Tirinya Berumur 11 Tahun, Warga Langgam Ini Diamankan Polres Pelalawan </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/5-Kali-Lecehkan-Putri-Tirinya-Berumur-11-Tahun--Warga-Langgam-Ini-Diamankan-Polres-Pelalawan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_426_5-Kali-Lecehkan-Putri-Tirinya-Berumur-11-Tahun--Warga-Langgam-Ini-Diamankan-Polres-Pelalawan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Seorang pria di Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam diamankan Polres Pelalawan dalam kasus tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur pada Selasa (23/6/2026) lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih parahnya, pelaku pencabulan merupakan ayah tiri dari korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka berinsial AZ (40) yang tinggal di Langgam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pria bejat ini melecehkan anak tirinya yang masih belia berinsial ZK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban masih berusia 11 tahun dan duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasus ini dilaporkan ibu korban yang mengaku telah dicabuli oleh ayah tirinya," ungkap Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes Siahaan kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (25/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi bejat tersangka AZ ketahuan berawal dari kecurigaan pelapor atau ibu korban berinsial IS (31).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia merasa curiga melihat perilaku putrinya yang masih belia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai ibu, IS bisa merasakan ada hal yang berbeda dari korban ZA yang terlihat lebih pendiam dari biasanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, pelapor menanyakan penyebab putrinya yang berubah menjadi pendiam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Awalnya AZ tidak mau bercerita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun setelah dibujuk oleh ibunya, korban akhirnya berterus terang dan menceritakan semua perbuatan bapak tirinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban mengaku telah dilecehkan oleh ayah tirinya. Ia menceritakan kejadian itu, setelah ibunya membujuknya," kata Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut pengakuan korban, AZ meraba-raba areal sensitifnya pada Senin (22/6/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan aksi cabul itu dilakukan sebanyak lima kali selama ini terhadap anak sambungnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendengar pengakuan putrinya, ibunya terkejut dan tidak terima anaknya dilecehkan. Pihak keluarga memilih untuk melaporkan kasus ini ke Mapolres Pelalawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah menerima laporan dari keluarga korban pada Selasa (23/6/2026), unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan mengamankan tersangka AZ.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya AZ dibawa ke Mapolres Pelalawan dan dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku dijerat dengan pasal 473 junto pasal 415 Undang-undang RI nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku bakal dipidana penjara paling lama 12 tahun atas perbuatan bejatnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Adapun modus dari pelaku, ia memberikan jajan yang banyak kepada korban. Untuk mencari perhatian korban, sebelum beraksi," tambah Thomas Bernandes.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah memberikan uang jajan yang banyak, AZ kemudian melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap korban yang tidak lain merupakan anak sambungnya sendiri.(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Resmi Masuk Penjara, Razman Nasution Jalani Hukuman 18 Bulan di Lapas Cipinang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Resmi-Masuk-Penjara--Razman-Nasution-Jalani-Hukuman-18-Bulan-di-Lapas-Cipinang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8644_Resmi-Masuk-Penjara--Razman-Nasution-Jalani-Hukuman-18-Bulan-di-Lapas-Cipinang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA " Razman Arif Nasution resmi menjalani hukuman penjara selama 18 bulan, setelah dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Syarpani, membenarkan bahwa Razman telah diterima sebagai warga binaan pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa benar telah dilaksanakan penerimaan satu orang eksekusi dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara atas nama Dr. H. Razman Arif Nasution," kata Syarpani saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (26/6/2026).Eksekusi tersebut merupakan tindak lanjut atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang menjatuhkan hukuman penjara selama 18 bulan kepada Razman dalam perkara pencemaran nama baik terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.Sebelumnya, Hotman Paris juga mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa Razman telah resmi ditahan di Cipinang. Menurut Hotman, informasi tersebut diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya."Pengumuman resmi, akhirnya si Botak, Razman Nasution sudah resmi dikerangkeng oleh Kejaksaan. Mulai hari ini, hari Kamis, sudah sah dimasukkan ke penjara di Cipinang. Saya sudah bicara langsung dengan sumber yang sah," ujar Hotman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan pelaksanaan eksekusi tersebut, Razman mulai menjalani pidana penjara selama 18 bulan sebagaimana amar putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap.(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tanah Longsor Terjang Benhil Jakpus, Satu Rumah Warga Hancur</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Tanah-Longsor-Terjang-Benhil-Jakpus--Satu-Rumah-Warga-Hancur</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1254_Tanah-Longsor-Terjang-Benhil-Jakpus--Satu-Rumah-Warga-Hancur.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA " Tanah longsor terjadi di Jalan Administrasi I, RT 001/RW 07, Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, pada Jumat (26/6/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan parah.Informasi mengenai peristiwa itu disampaikan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya melalui akun resmi X.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sat Lantas Jakpus melakukan pengecekan tanah longsor di Jl. Administrasi I RT 001/RW 07, Benhil, Jakarta Pusat," tulis TMC Polda Metro Jaya."Tidak ada korban jiwa," demikian keterangan yang disampaikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski tidak menimbulkan korban, longsor mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan hingga hancur."Hanya kerugian materi satu rumah," lanjut keterangan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan foto yang dibagikan, area terdampak telah dipasangi garis polisi. Bangunan rumah yang berada di lokasi tampak mengalami kerusakan parah akibat longsoran tanah.(okezone)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bawa Uang Cash Rp 6,3 Miliar, Pria Asal Thailand Diamankan di Soetta</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Bawa-Uang-Cash-Rp-6-3-Miliar--Pria-Asal-Thailand-Diamankan-di-Soetta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5250_Bawa-Uang-Cash-Rp-6-3-Miliar--Pria-Asal-Thailand-Diamankan-di-Soetta.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pria warga negara (WN) Thailand diamankan petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Pria inisial RR diamankan setelah kedapatan membawa uang kertas asing (UKA) USD 350 ribu atau setara Rp 6,3 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi, penumpang inisial RR ini sudah tidak memiliki izin, dia juga tidak melaporkan kepada petugas Bea dan Cukai, seperti itu." kata Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang di Tangerang, dilansir Antara, Jumat (26/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pria tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Senin (22/6). RR kedapatan membawa uang tunai setelah bagasi miliknya diperiksa X-ray.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemindaian X-ray, petugas mendeteksi citra densitas mencurigakan yang mengarah pada pembawaan tumpukan uang tunai. Petugas kemudian membawa penumpang beserta kopernya itu untuk pemeriksaan fisik di ruang khusus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemeriksaan, ditemukan di dalam koper tersebut terdapat uang tunai pecahan USD 100 sebanyak 3.500 lembar atau setara Rp 6,3 miliar. Saat ini, penumpang tersebut masih diamankan di Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan kepabeanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini, barang hasil penindakan telah diamankan di Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta dan pelaku tengah menjalani proses penelitian kepabeanan lebih lanjut untuk mendalami kepatuhan administrasi finansial korporasi terkait," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belum diketahui secara jelas tujuan pria tersebut membawa mata uang asing dalam jumlah banyak. Bea Cukai akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Bank Indonesia dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait temuan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena keterangannya WNA ini selalu berubah-ubah, maka yang kami lakukan adalah melaporkan kepada PPATK. Nanti dari PPATK akan melakukan pendalaman terhadap profil orangnya, terhadap finansial orangnya, dan kelanjutannya apakah ada kaitan dengan kejahatan, misalnya seperti itu," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai informasi, setiap orang yang membawa uang tunai atau instrumen pembayaran lain paling sedikit Rp100.000.000,- ke dalam atau ke luar daerah pabean Indonesia wajib memberitahukannya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, yang mana data tersebut wajib diteruskan ke PPATK guna mencegah tindak pidana pencucian uang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terancam Denda Rp 600 Juta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas Bea Cukai saat ini masih melakukan penelitian dan penyelidikan mendalam. Penumpang tersebut terancam denda Rp 600 juta apabila terbukti melanggar Pasal 15A Ayat (7) tentang kepabeanan jika terbukti tidak memberitahukan atau tidak memiliki izin dalam lalu lintas uang tunai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tindakan penegahan dan pengenaan sanksi administratif terhadap pembawaan Uang Kertas Asing (UKA) tanpa deklarasi atau izin ini merupakan langkah nyata dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah serta mengendalikan lalu lintas uang tunai keluar-masuk Indonesia,"(detik.com)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Analisis Bos PPI soal Prabowo Beri Peringatan ke Pihak yang Bayar Demo  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Analisis-Bos-PPI-soal-Prabowo-Beri-Peringatan-ke-Pihak-yang-Bayar-Demo--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3930_Analisis-Bos-PPI-soal-Prabowo-Beri-Peringatan-ke-Pihak-yang-Bayar-Demo--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku tahu pihak-pihak yang membayar aksi demonstrasi. Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai peringatan tersebut menandakan bahwa aksi yang digelar tentu dipantau pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Secara spesifik sepertinya itu adalah ditujukan ke demonstran yang dibayar oleh pihak-pihak tertentu untuk melawan kebijakan politik pemerintah," ujar Adi Prayitno kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu semacam warning bahwa setiap aktivitas demonstrasi dalam pantauan kekuasaan. Dan pastinya pemerintah punya data mana demonstrasi yang murni dan demonstrasi tak murni yang digerakkan oleh kepentingan politik tertentu," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adi menilai Prabowo menganggap demonstrasi yang terjadi belakangan ini membuat citra pemerintah turun. Dengan itu, dia menilai Prabowo akhirnya mengeluarkan pernyataan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu artinya, demonstrasi yang terjadi belakangan dinilai ada yang menunggangi untuk men-downgrade citra pemerintah. Itu makna yang paling mungkin ditafsirkan dari pernyataan tersebut," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Persisnya apa yang terjadi seperti apa, tentu publik tak tahu persisnya seperti apa," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Adi menilai bahwa sudah sejak lama demonstrasi dibagi dua hal. Pertama, demonstrasi yang dinilai betul-betul murni demi kepentingan rakyat serta jauh dari urusan ditunggangi pihak-pihak tertentu dalam politik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Demo semacam ini dianggap independen dan ideal, karena murni untuk perjuangkan nasib rakyat serta menolak segala bentuk intervensi pihak manapun," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua, katanya, ada demonstrasi yang dinilai ditunggangi kelompok kepentingan politik tertentu. Di atas kertas demo tersebut tampak demi rakyat, mesti pada saat bersamaan berkelindan dengan kepentingan politik tertentu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tipologi demo semacam ini sudah terjadi sejak lama," (detik.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pria di Mamuju Curi Emas 68 Gram Milik Tetangga, Dipakai Main Judol</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pria-di-Mamuju-Curi-Emas-68-Gram-Milik-Tetangga--Dipakai-Main-Judol</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5103_Pria-di-Mamuju-Curi-Emas-68-Gram-Milik-Tetangga--Dipakai-Main-Judol.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mamuju - Pria di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berinisial FD (30) mencuri uang dan emas seberat 68 gram milik tetangganya. Emas hasil curian itu digadai untuk bermain judi online (judol) serta membayar cicilan utang di bank.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menangkap terduga pelaku tindak pidana pencurian," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir dilansir detikSulsel, Jumat (26/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku mencuri emas dan uang di rumah tetangganya di Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Mamuju. Pelaku melancarkan aksinya sebanyak dua kali saat rumah ditinggal pemiliknya pada Selasa (23/6) dan Rabu (24/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku mengambil sebuah telepon genggam, kemudian sebelumnya mencuri uang Rp 5 juta serta emas dengan total sekitar 68 gram," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban yang menyadari emasnya dicuri langsung melapor ke Polresta Mamuju. Setelah rangkaian penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi terduga pelaku lalu membekuknya pada Rabu (24/6) sore.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam penggeledahan dan penyidikan, petugas mengamankan bukti berupa satu unit HP, empat lembar nota bukti gadai emas, serta satu unit speaker,"(detik.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Naik Jadi 82,4%</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Survei-Litbang-Kompas--Tingkat-Kepercayaan-Publik-ke-Polri-Naik-Jadi-82-4-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2729_Survei-Litbang-Kompas--Tingkat-Kepercayaan-Publik-ke-Polri-Naik-Jadi-82-4-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" style="" size="3">Jakarta - Institusi Polri menunjukkan tren positif dalam Survei Litbang Kompas terbaru. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri versi Survei Litbang Kompas naik signifikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Survei Litbang Kompas mencatat kepercayaan publik terhadap Polri naik menjadi 82,4%. Sebelumnya pada 2025, kepercayaan publik terhadap Polri berada di angka 76,2%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Survei Litbang Kompas digelar 9 hingga 18 April 2026 dilihat Jumat (26/6/2026). Metode yang dilakukan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengambilan sampel dilakukan acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Margin of error 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Responden diberi pertanyaan: Secara umum yakin atau tidak yakinkan Anda kinerja Polri akan semakin baik di masa mendatang?</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Responden menjawab:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- 82,4% responden menjawab yakin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- 12,1% responden menjawab tidak yakin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">- 5,5% responden menjawab tidak tahu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan kepercayaan publik ke Polri naik menjadi 82,4%. Survei Litbang Kompas menyatakan publik yakin lembaga Polri bisa semakin baik ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, citra kelembagaan terhadap Polri juga naik signifikan menjadi 71,5% dari tahun sebelumnya di persentase 64,4%. Berdasarkan Survei Litbang Kompas, kenaikan citra positif Polri ini dikaitkan dengan banyaknya pelibatan anggota Polri sebagai ujung tombak alat aparat Bhayangkara negara di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Litbang Kompas juga menanyakan penilaian ke responden yang pernah berhubungan dengan Polri. Hasilnya, skor kinerja profesionalitas Polri naik dari sebelumnya 7,76% menjadi 8,37%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil penilaian profesionalitas layanan Polri ini didapat dari rata-rata indeks 20 aspek dari responden yang pernah berhubungan Polri seperti pengurusan dokumen. Selain itu, 80% responden menyatakan fasilitas pelayanan di kantor polisi kini sudah nyaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" style="" size="3">Peningkatan kepercayaan yang signifikan ini menempatkan Polri di daftar lima institusi negara yang dipercaya publik. Bahkan, menurut Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaannya diakui publik relatif paling tinggi daripada lembaga penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung dan KPK.(detik.com)</font></div> ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kejari Serang Hentikan Kasus Sabu Lewat RJ, Terdakwa Direhabilitasi di Ponpes</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kejari-Serang-Hentikan-Kasus-Sabu-Lewat-RJ--Terdakwa-Direhabilitasi-di-Ponpes</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6934_Kejari-Serang-Hentikan-Kasus-Sabu-Lewat-RJ--Terdakwa-Direhabilitasi-di-Ponpes.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Serang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menggelar proses keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti 0,5 gram. Kejari Serang menghentikan kasus tersebut, membebaskan terdakwa bernama Supriyatna alias Bodong, dan mewajibkannya menjalani rehabilitasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kejaksaan Negeri Serang, Dado Achmad Ekroni, telah menyerahkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2/RJ-35) kepada terdakwa. Terdakwa pun telah dibebaskan dari status Tahanan Jaksa yang sebelumnya ditahan di Rutan Kelas IIB Serang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejari Serang menilai telah terpenuhinya persyaratan rehabilitasi bagi penyalahguna sebagaimana diatur pada BAB IV Penuntutan Huruf B angka 4 dengan beberapa pertimbangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan hasil asesmen terpadu, dikualifikasikan sebagai penyalahgunaan narkotika jenis sabu kategori sedang dengan pola penggunaan situasional sebanyak 0,5166 gram sabu," kata Dado dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tersangka Supriyatna alias Bodong bin Supi juga tidak terlibat jaringan peredaran gelap narkotika dan merupakan pengguna terakhir," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, tersangka ditangkap dengan barang bukti narkotika yang tidak melebihi jumlah pemakaian satu hari, yaitu sabu sebanyak dua kantong plastik kecil. Tersangka pun belum pernah menjalani rehabilitasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas pertimbangan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Serang menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Nomor: B-4788/M.6.10/Enz.2/06/2026 tertanggal 18 Juni 2026. Dengan surat tersebut, Supriyatna diwajibkan untuk mengikuti perawatan dan pengobatan melalui Rehabilitasi Medis selama 3 (tiga) bulan di Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Banten pada RSUD Banten.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"(Terdakwa juga diwajibkan) Mengikuti Rehabilitasi Spiritual selama satu bulan di Ponpes Bani Syifa Serang untuk membantu pembinaan keagamaan, spiritual, dan disiplin," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Dado, penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini merupakan bukti pelaksanaan atas Asas Dominus Litis yang dimiliki oleh jaksa selaku pengendali perkara. Hal ini diterapkan dengan menggunakan hati nurani untuk mencapai keadilan dan kebenaran berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.(detik.com)</font></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Inggris dan Swiss Pecahkan Rekor Suhu Terpanas pada Juni</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Inggris-dan-Swiss-Pecahkan-Rekor-Suhu-Terpanas-pada-Juni</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8812_Inggris-dan-Swiss-Pecahkan-Rekor-Suhu-Terpanas-pada-Juni.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">London - Inggris dan Swiss mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah untuk bulan Juni pada Kamis (25/6/2026), di tengah gelombang panas ekstrem yang diperparah oleh krisis iklim di Eropa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Inggris, suhu mencapai 36,4 derajat Celsius di Yeovilton, Somerset. Angka tersebut melampaui rekor sehari sebelumnya, yakni 36,1 derajat Celsius di Gosport, Hampshire, sekaligus memecahkan rekor sebelumnya, 35,6 derajat Celsius, yang tercatat di Southampton pada 1976.Di Swiss, badan meteorologi nasional MeteoSuisse melaporkan suhu untuk pertama kalinya melampaui 37 derajat Celsius pada bulan Juni, memecahkan rekor yang bertahan sejak 1947. Demikian seperti dilaporkan The Guardian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">MeteoSuisse juga menyatakan suhu 38 derajat Celsius tercatat di stasiun cuaca Basel, lokasi yang sama dengan pencatatan rekor pada 1947.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya pada Kamis, Met Office melaporkan Cardiff mencatat malam terpanas yang pernah terjadi pada bulan Juni. Suhu di ibu kota Wales itu hanya turun hingga 23,5 derajat Celsius pada malam hari, menjadi suhu minimum tertinggi yang pernah tercatat pada bulan Juni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gelombang panas juga melanda sebagian besar Eropa Barat. Menurut kantor berita Agence France-Presse, sedikitnya 101 juta orang diperkirakan mengalami suhu di atas 35 derajat Celsius pada Kamis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para ilmuwan menyatakan gelombang panas kini menjadi lebih parah dan lebih sering terjadi akibat polusi karbon dari pembakaran bahan bakar fosil. Mereka memperkirakan suhu ekstrem yang saat ini melanda Eropa berada sekitar 2 hingga 4 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan jika tidak dipengaruhi perubahan iklim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mencatat lebih dari 10.000 orang meninggal di Inggris akibat gelombang panas selama musim panas periode 2020 hingga 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">UKHSA memperpanjang peringatan merah kesehatan akibat gelombang panas selama 24 jam hingga pukul 23.00 waktu setempat pada Jumat (26/6). Menurut lembaga tersebut, ini merupakan kali kedua peringatan merah dikeluarkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Met Office juga memperpanjang peringatan merah untuk wilayah tenggara Inggris hingga pukul 21.00 waktu setempat pada Jumat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekretaris Eksekutif Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim Simon Stiell mengatakan gelombang panas yang melanda Eropa merupakan dampak dari polusi bahan bakar fosil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Gelombang panas ekstrem akan terus memburuk dan dampak perubahan iklim lainnya"mulai dari kekeringan besar, banjir, kebakaran hutan hingga badai"akan terus menghantam setiap perekonomian dan masyarakat dengan semakin keras setiap tahun," kata Stiell.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan pemanasan global tidak akan berhenti hingga emisi karbon mencapai nol bersih (net zero). Namun, emisi karbon global justru meningkat pada 2025.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Target Emisi dan Adaptasi Iklim</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Parlemen Inggris pada Rabu menyetujui target yang mengikat secara hukum untuk memangkas emisi sebesar 87 persen pada 2040. Target tersebut direkomendasikan oleh Komite Perubahan Iklim, yang pada Mei menyatakan infrastruktur Inggris dibangun untuk menghadapi kondisi iklim yang "sudah tidak lagi ada" dan perlu segera ditingkatkan untuk melindungi masyarakat dari dampak krisis iklim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gelombang panas pekan ini menyebabkan banyak sekolah ditutup dan perjalanan kereta dibatalkan di Inggris. Kondisi tersebut juga diperburuk oleh tingkat kelembapan yang tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">National Education Union mendesak pemerintah menyusun jadwal penyediaan pendingin ruangan di sekolah-sekolah, yang hingga kini belum diterapkan secara merata di seluruh Inggris.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wali Kota London Sadiq Khan pada Kamis meluncurkan rencana penanganan gelombang panas pertama di kota tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Suhu ekstrem bukan lagi ancaman di masa depan, tetapi bahaya yang dihadapi saat ini," kata Khan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rencana tersebut mencakup renovasi rumah yang paling berisiko mengalami panas berlebih, penambahan tutupan pohon, serta penyediaan akses yang aman ke lokasi bermain air dan berenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebuah studi pada 2025 menemukan proporsi rumah di Inggris yang mengalami panas berlebih pada musim panas meningkat empat kali lipat dalam satu dekade hingga mencapai 80 persen.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>3 Inovasi Bawa Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersinar di APQ Awards 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/3-Inovasi-Bawa-Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bersinar-di-APQ-Awards-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7814_3-Inovasi-Bawa-Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bersinar-di-APQ-Awards-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Inovasi-inovasi yang terus lahir dari gagasan kreatif dan tangan-tangan tangguh pekerja PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tiga inovasi terbaik Kilang Pertamina Dumai berhasil menyabet satu penghargaan Platinum dan dua penghargaan Gold di ajang Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta Pusat pada Senin (15/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan ini menjadi bukti budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan yang dijalankan melalui pekerja lintas fungsi yang tergabung dalam gugus (kelompok) inovasi telah mengakar kuat di lingkungan kerja Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Inovasi yang dihadirkan tidak hanya menjadi solusi untuk menjawab tantangan operasional, tetapi juga menciptakan nilai tambah, mendorong efisiensi serta mendukung transformasi bisnis dan keberlanjutan Perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan platinum berhasil diraih oleh gugus PC-Prove Sigma yang beranggotakan Harry Fitrian Nando, William Hartanto, Ismannur, Ranu Fauzan, Abdullah Adib, Maulana Harun Ar Rasyid, Rendra Pratama, dan Muhammad Azmi Burhan. Penghargaan ini suskes dicapai berkat inovasi yang berhasil meningkatkan keandalan peralatan kritis serta mendukung transformasi digital operasi kilang dengan pendekatan prediktif berbasis kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI).(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polsek Tanah Putih Sambangi Poskamling, Dorong Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Polsek-Tanah-Putih-Sambangi-Poskamling--Dorong-Warga-Tingkatkan-Keamanan-Lingkungan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9106_-Polsek-Tanah-Putih-Sambangi-Poskamling--Dorong-Warga-Tingkatkan-Keamanan-Lingkungan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli malam sekaligus sambang Pos Kamling di wilayah Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (25/6/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB tersebut bertujuan untuk mengaktifkan kembali Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) dan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Patroli dan sambang Poskamling dilaksanakan di Jalan Lintas Riau, Dusun Pematang Padang, Kepenghuluan Ujung Tanjung. Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman serta kondusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi diwakili oleh Brigadir Jhon Kevin bersama Briptu Maulana Putra turun langsung melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Tanah Putih mengajak warga untuk kembali mengaktifkan Poskamling sebagai sarana menjaga keamanan lingkungan secara mandiri. Masyarakat juga diimbau agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan Bhabinkamtibmas dalam membangun sinergi dengan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif melalui pengaktifan kembali Satkamling di wilayah Kepenghuluan Ujung Tanjung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya patroli malam dan sambang Poskamling ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemuda Adat Suku Bonai Perkuat Kapasitas Peternakan Melalui Program Semarak Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Lingkungan/Pemuda-Adat-Suku-Bonai-Perkuat-Kapasitas-Peternakan-Melalui-Program-Semarak-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5170_Pemuda-Adat-Suku-Bonai-Perkuat-Kapasitas-Peternakan-Melalui-Program-Semarak-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font size="3">Rokan Hulu-Bagi Kafrizal, Ketua Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, beternak sapi bukan sekadar aktivitas sehari-hari. Ternak sapi merupakan aset berharga sekaligus harapan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat adat di kampungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Namun, harapan tersebut selama ini dihadapkan pada berbagai tantangan. Kelompok peternak masih mengandalkan pakan alami berupa pelepah sawit dan rumput gajah yang diberikan secara langsung tanpa pengolahan maupun perhitungan kebutuhan nutrisi yang tepat. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi pertumbuhan ternak dan membuat peternak kesulitan memastikan kebutuhan nutrisi sapi terpenuhi secara optimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain itu, keterbatasan pengetahuan mengenai kesehatan ternak juga menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya beserta kelompok. Sebagian besar anggota kelompok belum memahami jenis obat-obatan, vitamin, maupun suplemen yang dibutuhkan sapi pada setiap fase pertumbuhan. Ketika ternak mengalami penurunan kondisi fisik atau menunjukkan gejala sakit, para peternak sering kali merasa bingung menentukan langkah penanganan yang tepat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><img src="https://scontent.fbth9-1.fna.fbcdn.net/v/t39.30808-6/731344303_27185786501070320_3870960324249811772_n.jpg?stp=dst-jpg_tt6&cstp=mx1600x1200&ctp=s590x590&_nc_cat=100&ccb=1-7&_nc_sid=127cfc&_nc_eui2=AeF-Y_XJgJbhOQErY19PArfWLaog3IQB0bUtqiDchAHRtQSaKAKH49L0uBEcC_F6jJH27itLNvzgdvAgr6ySoSVa&_nc_ohc=qEdL_aC5cwAQ7kNvwGlEvCn&_nc_oc=AdrT5EynFwAAf_gRunM8qMiCAEW2iwjwFK_0iEyRqa8pZ76-wjxueILUrNqjHcycOuA&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent.fbth9-1.fna&_nc_gid=ml7sepSv27OEuCUkOJ5RjQ&_nc_ss=7b2a8&oh=00_Af-aKCoqvWGTfdLBaKMpMN5wm65zpU3PJ3prvqz_J4Lo-g&oe=6A43CBEF"></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Kami sering merasa khawatir ketika melihat sapi tidak berkembang sesuai harapan. Saat ada yang sakit atau nafsu makannya menurun, kami juga bingung harus melakukan apa," ungkap Kafrizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui Program Sejahterakan Masyarakat Kampung Riau (Semarak Riau) memfasilitasi pelatihan perawatan sapi bagi Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam memahami komposisi pakan yang tepat, pengelolaan kesehatan ternak, serta pengembangan usaha peternakan yang lebih berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain pelatihan, kelompok juga menerima dukungan sarana dan prasarana berupa tiga ekor anakan sapi betina jenis Bali, mesin pencacah pakan, paket pakan ternak, nutrisi fermentasi pakan, obat-obatan, suplemen, alat penunjang pembuatan pakan, serta plang nama kelompok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Berbekal pengetahuan dan fasilitas yang diterima melalui Program Semarak Riau, anggota Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai mulai mempersiapkan langkah-langkah perbaikan dalam pengelolaan usaha peternakan mereka. Melalui pelatihan yang diberikan, anggota kelompok memperoleh pemahaman baru mengenai penyusunan pakan yang lebih seimbang, pengolahan bahan pakan, serta pentingnya menjaga kesehatan ternak secara terencana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Mesin pencacah pakan yang diterima diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengolah rumput gajah dan bahan pakan lainnya sehingga lebih mudah dikonsumsi ternak. Selain itu, bantuan obat-obatan, suplemen, dan nutrisi fermentasi pakan menjadi sarana pendukung yang akan digunakan kelompok untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan sapi ke depannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pengetahuan dan sarana yang diperoleh tersebut diharapkan dapat membantu anggota kelompok menerapkan praktik peternakan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dengan bekal tersebut, kelompok optimistis dapat meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak secara bertahap, sehingga mendukung pertumbuhan sapi yang lebih optimal dan memperkuat keberlanjutan usaha peternakan yang mereka jalankan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><img src="https://scontent.fbth9-1.fna.fbcdn.net/v/t39.30808-6/729769254_27185786584403645_2958416524327290359_n.jpg?stp=cp6_dst-jpg_tt6&cstp=mx1600x1200&ctp=s590x590&_nc_cat=101&ccb=1-7&_nc_sid=127cfc&_nc_eui2=AeGQ8FzeQNc5Gk3FcawzH2sfW-DUtXl-Pt1b4NS1eX4-3aeMPrUg7co_GcWGixbzfjDSYxxCCOc7yNUk1RPCkIAf&_nc_ohc=hCFm0LSgFVcQ7kNvwGgsBue&_nc_oc=AdqNgwebkR8t9ZoZgWS21IkDum-qyA2vAxi5mvpehSfGFPfBqQGZyOaKpbmdmXk6G24&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent.fbth9-1.fna&_nc_gid=ml7sepSv27OEuCUkOJ5RjQ&_nc_ss=7b2a8&oh=00_Af-5eadgXyOwXXgI1Q8MGR6Rt9t25-fOf7Snv606OpgEaA&oe=6A43BFD4"></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Bagi Kafrizal dan anggota kelompok lainnya, program ini menjadi awal dari harapan baru untuk mengembangkan usaha peternakan yang lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat adat di Desa Bonai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Dulu, kami sering dihampiri rasa bingung dan khawatir kalau sapi kami tidak berkembang. Kini, secercah harapan mulai tumbuh. Rasanya bangga memiliki pengetahuan dan peralatan yang dapat membantu kami merawat ternak dengan lebih baik kedepannya," ujar Kafrizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sementara itu, Manager Community Involvement & Development PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Melalui Program Semarak Riau, kami berupaya mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui transfer pengetahuan, penguatan kelembagaan kelompok, serta penyediaan sarana pendukung yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai untuk mengembangkan usaha peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujar Iwan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Program Semarak Riau merupakan salah satu wujud komitmen PHR dalam mendukung pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, serta keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"># # # # # # # #</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">TENTANG PHR ZONA ROKAN</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah&nbsp; Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan (***)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sempat Bermasalah dengan Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Dimutasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Sempat-Bermasalah-dengan-Wartawan--Kabid-Humas-Polda-Riau-Dimutasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_288_-Sempat-Bermasalah-dengan-Wartawan--Kabid-Humas-Polda-Riau-Dimutasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad diinformasikan dimutasi dengan jabatan baru. Pergeseran jabatan itu dituangkan dalam Surat Telegram Kapolri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang beredar, Kombes Zahwani dimutasi menjadi Gadik Kepolisian Madya Tingkat II di Diklatsus Jatrans Lemdiklat Polri. Sementara jabatannya di Polda Riau akan digantikan oleh Kombes Akmadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kombes Akmadi sebelumnya bertugas sebagai Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumatera Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pergeseran jabatan ini justru tidak lama dari aksi para awak media di Pekanbaru yang melakukan aksi protes terhadap kinerja bidang kehumasan di Polda Riau. Bahkan aksi itu, para jurnalis sempat menyerahkan uang receh yang berhasil dikumpulkan dan diterima langsung oleh Kombes Zahwani sebagai Kabid Humas Polda Riau</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri,” kata Kasubdit Penmas Polda Riau AKBP Rudi Samosir.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>TNI AL Ikuti Latihan Maritim RIMPAC 2026 di Hawaii</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/TNI-AL-Ikuti-Latihan-Maritim-RIMPAC-2026-di-Hawaii</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1205_TNI-AL-Ikuti-Latihan-Maritim-RIMPAC-2026-di-Hawaii.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengikuti kegiatan Opening Brief Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 yang digelar di Hawaii, Amerika Serikat, Kamis (25/6). Kegiatan tersebut menjadi rangkaian pembukaan latihan maritim multilateral terbesar di dunia yang mempertemukan angkatan laut dari berbagai negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembukaan latihan berlangsung di Ford Island Conference Center (FICC), Hawaii. Dalam kesempatan tersebut, Commander Combined Task Force (CCTF), Jeff Jablon, menyampaikan sambutan kepada seluruh peserta sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan RIMPAC 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kontingen Indonesia dipimpin oleh Letkol Laut (P) Eko Triyatomo selaku Komandan Satuan Tugas Latihan Multilateral (Dansatgas Latma) RIMPAC 2026. Selain mengirimkan unsur kapal dan personel, TNI AL juga menugaskan shore staff yang diwakili Kapten Laut (P) Suhari Rumalean serta personel dari Korps Marinir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RIMPAC 2026 diikuti oleh angkatan laut dari berbagai negara dengan melibatkan unsur kekuatan laut, udara, dan personel militer dalam jumlah besar. Berbagai materi latihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan operasi maritim gabungan, memperkuat koordinasi lintas negara, serta mendukung stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Selundupkan Narkoba dalam Karung Beras Basmati, Dua Pelaku Ditangkap Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Selundupkan-Narkoba-dalam-Karung-Beras-Basmati--Dua-Pelaku-Ditangkap-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6810_Selundupkan-Narkoba-dalam-Karung-Beras-Basmati--Dua-Pelaku-Ditangkap-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian membongkar penyelundupan narkoba jenis etomidate dan ekstasi disembunyikan dalam kemasan beras basmati asal India. Dua pria berinisial T (26) dan Y (29) ditangkap kepolisian di indekos kawasan Paseban, Jakarta Pusat pada Sabtu (20/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat mencurigai aktivitas peredaran narkoba di kawasan Paseban. Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap kedua terduga pelaku beserta barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di lokasi penangkapan, ditemukan satu kardus berisi lima bungkus beras basmati dan satu bungkus bumbu kari dimodifikasi sebagai tempat penyimpanan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari dalam kemasan itu, kepolisian menyita 94 cartridge etomidate berlogo &#039;Batman&#039; dan 100 butir pil ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain barang bukti, kepolisian turut menyita empat telepon genggam serta uang tunai Rp700 ribu yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku Diduga Jaringan Malaysia</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku kemudian dikembangkan ke sebuah apartemen di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari lokasi kedua, kepolisian kembali menemukan dua butir ekstasi. Dengan demikian, total barang bukti disita 94 cartridge etomidate dan 102 butir ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis etomidate sebanyak 94 cartridge dan 102 butir ekstasi. Modus yang dilakukan pelaku dengan pengiriman melalui jasa ekspedisi dari Medan menuju Jakarta yang disamarkan di dalam kemasan beras India,” kata Triyatno dalam keterangannya, Kamis (25/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil penyelidikan sementara, kedua terduga pelaku diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkoba asal Malaysia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami mendapat informasi pelaku berkaitan dengan jaringan asal Malaysia,” ujar Triyatno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bukan Lagi Soal Gadget, Wamenkomdigi Beberkan Arah Baru Literasi Digital</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Teknologi/Bukan-Lagi-Soal-Gadget--Wamenkomdigi-Beberkan-Arah-Baru-Literasi-Digital</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1334_Bukan-Lagi-Soal-Gadget--Wamenkomdigi-Beberkan-Arah-Baru-Literasi-Digital.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan program literasi digital yang selama ini berfokus pada penggunaan gawai dan internet tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan di era kecerdasan artifisial (AI).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Nezar, arah literasi digital kini bergeser menjadi program peningkatan keterampilan (upskilling) yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan teknologi."Program literasi digital sekarang lebih ke upskilling, meningkatkan kecakapan yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan sekarang," kata Nezar saat audiensi dengan Asosiasi Dosen dan Peneliti Ilmu Komunikasi Indonesia di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan perubahan tersebut dilakukan setelah program literasi digital yang telah berjalan hampir satu dekade dievaluasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita melakukan program-program literasi digital sudah cukup lama, hampir satu dekade dan evaluasi yang dilakukan oleh Bappenas terhadap program ini juga sudah final. Kita tidak melanjutkan lagi literasi digital seperti yang dulu," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Hadapi Tantangan di Ruang Digital</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nezar menilai masa ketika masyarakat perlu diajarkan cara menggunakan gawai dan mengakses dunia digital telah terlewati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, materi dasar seperti keamanan dan etika digital kini juga telah banyak diadopsi oleh berbagai platform digital melalui pedoman komunitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau sekarang kayaknya sudah lewat masa itu. Walaupun masih dibutuhkan, tetapi sudah dikerjakan ataupun diadopsi oleh platform-platform lewat community guidelines dan lain-lain," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan strategi baru literasi digital Komdigi akan difokuskan pada penguatan kemampuan masyarakat menghadapi tantangan di ruang digital, terutama dalam menyikapi disinformasi, misinformasi, hoaks, serta memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial secara produktif dan bertanggung jawab.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:59:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>