<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 17:26:15 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2026 17:26:15 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Usai-Keracunan-Massal-Papua--BGN-Bekukan-Sementara-SPPG-dan-Lakukan-Investigasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_3184_Usai-Keracunan-Massal-Papua--BGN-Bekukan-Sementara-SPPG-dan-Lakukan-Investigasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan massal. Kebijakan ini disertai investigasi internal untuk menelusuri sumber masalah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono menyampaikan hasil tinjauan awal terhadap SPPG yang menangani peristiwa tersebut. Mengutip Antara, ia menilai ada banyak kekurangan pada pelaksanaan di lapangan dan menyatakan pengawasan akan diperketat."Tadi saya langsung berkunjung ke SPPG yang menangani ini, memang banyak sekali kekurangan. Saya sudah tegur juga koordinator wilayah, mengapa pengawasan seperti ini masih terjadi. Sementara kita suspend (hentikan sementara) dulu, kita cek dan investigasi di mana letak kesalahannya, apakah pada standar operasional prosedur atau bahan bakunya. Ini menjadi evaluasi kita semua," ujar Trenggono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).Peninjauan Depapre Usai Keracunan Massal Papua</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan Trenggono disampaikan setelah ia meninjau lokasi dugaan insiden keamanan pangan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk pada Kamis (6/8/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek langsung penanganan di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga datang ke sejumlah fasilitas kesehatan yang merawat pasien, yaitu Puskesmas Depapre, Aula Kantor Distrik Depapre, dan RSUD Yowari. Agenda ini bertujuan memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan medis yang memadai sekaligus memberi dukungan moril kepada para penerima manfaat beserta keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, Trenggono mengunjungi SPPG Yayasan Kasih Iman Samuel Papua yang bertanggung jawab atas makanan yang didistribusikan saat insiden terjadi pada Rabu (5/8/2026) pagi. Dari kunjungan tersebut, operasional SPPG dimaksud diberhentikan sementara untuk evaluasi proses penyediaan makanan serta penerapan standar operasional.Waktu Memasak Dipersoalkan BGN</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, BGN mencatat indikasi pelanggaran disiplin waktu memasak sebagai salah satu faktor dalam peristiwa ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi memang memulai masaknya terlalu cepat, kalau enggak salah pukul 19.00 atau 19.30 di hari sebelumnya untuk diberi makan pada hari berikutnya di pukul 11.00, jadi itu sudah melanggar. Termasuk yang di Semarang, Jawa Tengah, juga sama, dia mulai masak jam 21.00. Ini kan masalah kedisiplinan, nah ini kita lagi cari formula (untuk mengawasi SPPG yang melanggar)," kata Kepala BGN Sudaryono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun Trenggono menyebut evaluasi yang dilakukan bukan semata untuk mengidentifikasi penyebab kejadian, melainkan juga untuk memperkuat sistem pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Keracunan-MBG-Papua--BGN-Ungkap-Arah-Dugaan-Penyebab</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6005_Keracunan-MBG-Papua--BGN-Ungkap-Arah-Dugaan-Penyebab.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otoritas setempat dan pemerintah pusat, menurut Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI Trenggono menyebut penelusuran awal mengarah pada satu menu tertentu yang diduga bermasalah."Hasil penelusuran awal mengarah pada dugaan adanya penurunan kualitas salah satu menu, yakni tempe bacem yang dimasak terlalu dini. Namun demikian penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sehingga seluruh pihak diminta menunggu hasil investigasi resmi," kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI Trenggono, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Trenggono memastikan seluruh pasien mendapat perawatan medis dan menyatakan evaluasi tengah dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Di sisi lain, evaluasi menyeluruh terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan pelaksanaan Program MBG semakin baik serta memberikan manfaat yang aman bagi seluruh penerima," kata Trenggono.219 Penerima Manfaat Ditangani di Sejumlah Faskes</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data hingga pukul 15.45 WIT, tercatat 219 penerima manfaat telah memperoleh penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari jumlah tersebut, 83 pasien dirawat di RSUD Yowari, 61 pasien di Puskesmas Depapre, 14 pasien di Puskesmas Sentani, dua pasien di Puskesmas Komba, dan satu pasien di Puskesmas Kampung Harapan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, empat pasien dirawat di RS Dok II Jayapura, 24 pasien di RS Abepura, 21 pasien di RS Kementerian Kesehatan, dan 20 pasien di RS Dian Harapan. Delapan pasien telah diperbolehkan pulang karena membaik, sementara tiga pasien dirujuk dari RSUD Yowari ke RS Kementerian Kesehatan untuk penanganan lanjutan.Investigasi dan Penguatan Pengawasan MBG</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Trenggono, hasil investigasi akan menjadi dasar penyempurnaan sistem pengawasan mutu dan keamanan pangan pada program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyempurnaan tersebut mencakup penerapan standar operasional di seluruh tahapan penyelenggaraan program, mulai dari pengadaan bahan baku, proses memasak, penyimpanan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BGN juga terus berkoordinasi secara intensif dengan pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik sekaligus mendukung proses investigasi yang tengah berlangsung.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dua WN India Bawa &#039;Oleh-Oleh&#039; dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Dua-WN-India-Bawa---039-Oleh-Oleh--039--dari-Thailand--Isinya-Paket-Ganja-Rp1-5-Miliar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5786_Dua-WN-India-Bawa---039-Oleh-Oleh--039--dari-Thailand--Isinya-Paket-Ganja-Rp1-5-Miliar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asing ini seorang pria berinisial AR (28) berprofesi sebagai manajer perusahaan dan seorang perempuan berinisial PC (31) berprofesi sebagai guru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya ditangkap karena akan menyelundupkan 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto. Kedua tersangka diketahui merupakan kurir dan membawa barang haram tersebut dari Negara Thailand. "Untuk barang bukti 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto jenis ganja," kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Wawan Dharmawan, saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Bali, Jumat (7/8).Kronologi Pembongkaran Kasus</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kronologi kasus penyelundupan narkotika itu berawal pada Senin (3/8) sekitar pukul 10.30 WITA, setelah mendarat pesawat Scoot Air dengan nomor penerbangan TR280 dengan rute Terminal Koh Samui (USM) Singapura (SIN) -Denpasar (DPS) di terminal kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, para penumpang turun dari pesawat dan menuju tempat pemeriksaan petugas Bea Cukai Ngurah Rai. Setibanya di tempat pemeriksaan sekitar pukul 11.25 WITA berdasarkan hasil analisis citra x-ray, petugas Bea Cukai mencurigai dua tersangka dan dilakukan pemeriksaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan terhadap barang tersangka AR, didapatkan satu buah koper berwarna kecokelatan mengandung narkotika golongan I jenis delta-9 tetrahydrocannabinol atau ganja dengan jumlah keseluruhan 62 kemasan dan berat total 6.399 gram bruto atau 6.275 gram netto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, untuk barang tersangka PC satu buah koper berwarna cokelat bermotif bertuliskan LV dan ditemukan enam kotak yang diberi kode K9 dan K14, dan masing-masing berisi plastik transparan berisi serbuk padatan tanaman kering berwarna hijau kecokelatan yang mengandung narkotika golongan I jenis delta-9 tetrahydrocannabinol atau ganja dengan jumlah keseluruhan 38 kemasan dan berat total 3.911 gram bruto atau 3.835 gram netto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan berat total keseluruhan 14 kotak yang didalamnya berisi masing-masing dengan jumlah total 100 buah padatan ganja dengan berat total 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto," jelas dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang-barang tersebut yang berada di dalam koper disamarkan dengan kotak kue maupun kontak mainan. Dari hasil interogasi awal, kedua tersangka mengaku datang ke Pulau Bali sebagai keluarga untuk berlibur selama tiga hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, keduanya juga mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut diperoleh dari seseorang saat berada di Negara Thailand.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Modus operandi yang digunakan adalah menyamarkan barang bukti sebagai oleh-oleh makanan yang dikemas di dalam beberapa kardus dan dicampurkan bersama barang bawaan lainnya di dalam koper guna mengelabui petugas pemeriksaan," ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas penemuan barang bukti tersebut, kedua tersangka diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKBP I Made Hendra Agustina mengatakan, kedua tersangka bukan merupakan pasangan suami-istri atau pasangan kekasih dan mereka diupah 300 dolar atau sekitar Rp 4,8 juta dan dibagi dua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Diupah 300 dolar dibagi dua. Mereka bukan pasangan suami-istri," kata Hendra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, apakah paket ganja itu akan diedarkan di Pulau Bali pihaknya masih melakukan pendalaman. Karena, dari pengakuan mereka hanya transit ke Bali dan lalu menuju India.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena memang statusnya mereka itu transit, tidak untuk berwisata. Jadi perlu pendalaman lebih lanjut, apakah di sini nanti ada yang menerima atau memang mereka melanjutkan perjalanan. Karena setelah dari Bali akan ada negara lain yang menjadi tujuannya, mereka ke India," ujar Hendra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hendra menerangkan, paket yang dibawa mereka ini kalau dipasarkan dengan nilai rupiah sekitar Rp 1,5 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">" Kalau dari pengakuan barang itu mereka ambil di Thailand untuk selanjutnya dibawa dalam penguasaan mereka. Kalau untuk di sini apakah ada penerima atau tidak, itu masih dalam proses pendalaman kami. Kalau dirupiahkan dengan jumlah kurang lebih 10,11 kg ini kurang lebih Rp 1,5 miliar," kata Hendra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua tersangka, disangkakan Pasal 111 Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia, nomor 35, tahun 2009 tentang narkotika, Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana atau Pasal 610, Ayat (2) huruf a Undang-undang Republik Indonesia, nomor 1, tahun 2023 tentang KUHP, Jo Undang-undang Republik Indonesia, nomor 1, taun 2026 tentang penyesuaian pidana.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Napi-Kabur-Saat-Izin-Makan-Siang--Kalapas-dan-KPLP-Pekanbaru-Dicopot</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6269_Napi-Kabur-Saat-Izin-Makan-Siang--Kalapas-dan-KPLP-Pekanbaru-Dicopot.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelumnya diizinkan keluar dengan alasan makan siang di rumah. Selain Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Pemasyarakatan (KPLP) juga dicopot, sementara tiga sipir yang mengawal narapidana tersebut masih menjalani pemeriksaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Sianturi, membenarkan adanya pergantian jabatan terhadap Yuniarto. Setelah sekitar 10 bulan menjabat sebagai Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto kini dimutasi ke Sulawesi Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, dimutasi. Jauh mutasinya, Sulawesi Barat," tegas Rudy saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).Posisi Kalapas Kelas IIA Pekanbaru kini diisi oleh Eko Ari Wibowo. Sebelumnya, Eko Ari bertugas di Sulawesi Barat, sehingga mutasi tersebut dilakukan dengan mekanisme pertukaran jabatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rudy menjelaskan, keputusan pencopotan Yuniarto merupakan tindak lanjut dari rekomendasi yang disampaikan Kanwil Ditjenpas Riau kepada pemerintah pusat setelah dilakukan pemeriksaan internal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah hasil pemeriksaan kita kirimkan ke pusat. Ya keputusan ada di pusat, Ditjenpas langsung kalau Kalapas," katanya.Tak hanya Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Pemasyarakatan (KPLP), Febri Sadam, juga dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Vezanol Kosuma.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, tiga sipir yang mengawal narapidana ISD saat kabur masih menjalani pemeriksaan di Kanwil Ditjenpas Riau. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar pemberian sanksi, yang disebut-sebut dapat berupa sanksi berat hingga pemberhentian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"KPLP diganti, semua sedang diperiksa di Kanwil. Untuk sipir kita rekomendasikan sanksi berat, tapi kalau keputusan sanksi berat itu di pusat," katanya.Rudy menegaskan, pimpinan lembaga pemasyarakatan tetap memiliki tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan bawahannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini adalah resiko anak buah. Kalapas dan KPLP tentu bertanggungjawab atas apa yang dilakukan anak buahnya," kata Rudy tegas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus kaburnya narapidana tersebut menjadi perhatian serius Ditjenpas dan menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan serta prosedur pengawalan narapidana, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Komisi-III-DPRD-Riau-Bongkar-Dugaan-Kebocoran-PAD--Perusahaan-Miliki-Ratusan-Kendaraan-tapi-yang-Bayar-Pajak-Hanya-Segelintir</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2792_Komisi-III-DPRD-Riau-Bongkar-Dugaan-Kebocoran-PAD--Perusahaan-Miliki-Ratusan-Kendaraan-tapi-yang-Bayar-Pajak-Hanya-Segelintir.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan mengaku memiliki lebih dari 400 unit kendaraan, namun yang tercatat membayar pajak kendaraan di Provinsi Riau hanya sekitar tiga hingga empat unit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Temuan tersebut terungkap dari hasil pembahasan Komisi III DPRD Riau bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau baru-baru ini. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya potensi kehilangan penerimaan daerah yang nilainya tidak sedikit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri SH MSi, menegaskan persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, pengawasan perizinan tidak cukup hanya memeriksa kelengkapan administrasi, tetapi juga harus dikaitkan dengan kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan kepada daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jangan sampai saat mengurus izin perusahaan mencantumkan jumlah kendaraan yang sangat banyak, tetapi kontribusi pajaknya ke daerah justru sangat minim. Ini harus menjadi perhatian serius," tegas Edi Basri kepada goriau.com, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Edi, data tersebut perlu ditelusuri lebih jauh. Apakah ratusan kendaraan itu memang tidak membayar pajak, atau justru terdaftar dan membayar pajak di provinsi lain sehingga Riau kehilangan potensi penerimaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Politisi Partai Gerindra itu juga menyoroti bahwa pengawasan tidak boleh hanya terfokus pada kendaraan operasional yang melintas di jalan raya. Alat berat yang digunakan di sektor perkebunan, pertambangan, hingga industri juga harus masuk dalam pengawasan karena memiliki potensi besar menyumbang penerimaan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menilai belum optimalnya PAD salah satunya disebabkan lemahnya pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan. Karena itu, pola kerja masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang berjalan sendiri-sendiri harus segera diakhiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komisi III DPRD Riau mendorong lahirnya sistem pengawasan terpadu yang mengintegrasikan proses evaluasi perizinan dengan pemeriksaan kepatuhan pembayaran pajak daerah. Dengan mekanisme tersebut, setiap perusahaan yang mengurus atau memperpanjang izin usaha juga akan diverifikasi kontribusinya terhadap penerimaan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kolaborasi lintas instansi, terutama antara Bapenda dan DPMPTSP, menjadi kunci untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat pengawasan perizinan, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Riau," pungkas Edi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Temuan ini menjadi sinyal bahwa masih terdapat potensi PAD yang belum tergali maksimal. DPRD Riau berharap pemerintah daerah segera melakukan sinkronisasi data perizinan dengan data perpajakan agar tidak ada lagi perusahaan yang menikmati kemudahan berusaha tanpa memberikan kontribusi yang sepadan bagi pembangunan daerah.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Tangan Diborgol</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Tersangka-TPPU--Febrie-Adriansyah-Tiba-di-Kejagung-Tangan-Diborgol</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1111_Tersangka-TPPU--Febrie-Adriansyah-Tiba-di-Kejagung-Tangan-Diborgol.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah kembali mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (7/8/2026) siang. Kedatangannya kali ini berstatus sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengawalan Ketat Petugas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie tiba di lokasi dengan penjagaan dan pengawalan yang sangat ketat. Ia tampak mengenakan rompi berwarna merah muda khas tahanan Kejagung dengan kondisi kedua tangan sudah terborgol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemeriksaan lanjutan ini dilakukan langsung oleh Tim Sembilan Kejagung untuk mengusut tuntas aliran dana terkait dugaan pencucian uang yang menyeret nama pejabat tinggi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Enggan Beri Keterangan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat melewati kerumunan awak media yang sudah menunggu, Febrie memilih bungkam. Ia tidak memberikan pernyataan apa pun dan langsung berjalan cepat memasuki area dalam gedung untuk segera memulai proses pemeriksaan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>HUT RI ke-81 Jadi Momentum Berbagi, Koperasi KPK Gelontorkan CSR untuk Pendidikan dan Siap Bangkitkan Ekonomi Desa</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/HUT-RI-ke-81-Jadi-Momentum-Berbagi--Koperasi-KPK-Gelontorkan-CSR-untuk-Pendidikan-dan-Siap-Bangkitkan-Ekonomi-Desa</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_189_HUT-RI-ke-81-Jadi-Momentum-Berbagi--Koperasi-KPK-Gelontorkan-CSR-untuk-Pendidikan-dan-Siap-Bangkitkan-Ekonomi-Desa.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RUPAT-Semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dimaknai Koperasi Kito Peduli Kampung (KPK) dengan aksi nyata. Bukan sekadar menggelar seremoni, koperasi ini memilih berbagi manfaat kepada masyarakat melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp10 juta untuk dunia pendidikan di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan tersebut disalurkan kepada lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP, sebagai bentuk kepedulian koperasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Koperasi Kito Peduli Kampung, Syodri atau yang akrab disapa Isa Tailong, mengatakan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun masa depan desa. Karena itu, koperasi ingin memastikan kehadirannya tidak hanya dirasakan melalui aktivitas ekonomi, tetapi juga lewat kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi sekolah, guru, dan para pelajar untuk terus berprestasi," ujar Isa Tailong, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyaluran CSR tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Jefri Chandra dan Sekretaris Rama Rafiandi, yang bersama-sama menyerahkan bantuan kepada perwakilan sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Isa Tailong menegaskan, kepedulian sosial akan terus menjadi komitmen koperasi seiring berkembangnya usaha yang dijalankan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat memberikan doa dan dukungan agar Koperasi Kito Peduli Kampung terus tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam waktu dekat, koperasi akan memasuki babak penting dengan penanaman perdana kebun plasma KKPA yang bermitra dengan PT Priatama Riau di Pulau Rupat. Program tersebut diyakini akan membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat kesejahteraan warga Desa Darul Aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin koperasi ini menjadi milik masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, dan hasilnya kembali untuk masyarakat. Semakin maju koperasi, semakin besar pula manfaat yang bisa kami salurkan, baik untuk pendidikan, kegiatan sosial, maupun pemberdayaan ekonomi," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momentum HUT ke-81 RI menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga lewat gotong royong, kepedulian sosial, dan upaya membangun desa dari bawah. Melalui langkah ini, Koperasi Kito Peduli Kampung berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi Desa Darul Aman melalui pengembangan kebun plasma yang akan segera direalisasikan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perkokoh Benteng Pesisir Dumai, PHR Tanam 700 Mangrove Tangani Krisis Iklim dan Lindungi Keanekaragaman Hayati</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Perkokoh-Benteng-Pesisir-Dumai--PHR-Tanam-700-Mangrove-Tangani-Krisis-Iklim-dan-Lindungi-Keanekaragaman-Hayati</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1932_Perkokoh-Benteng-Pesisir-Dumai--PHR-Tanam-700-Mangrove-Tangani-Krisis-Iklim-dan-Lindungi-Keanekaragaman-Hayati.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI " Sebagai wujud komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim global, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelenggarakan aksi penanaman 700 pohon mangrove di kawasan Pelabuhan (Marine) Dumai, Kamis (6/8/2026). Kegiatan bertajuk Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 bertema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Dumai, instansi maritim, serta jajaran pemangku kepentingan di kawasan pesisir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi hijau ini tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis PHR dalam memenuhi dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL), serta mendukung pencapaian target Environmental Excellence dan program efisiensi pengelolaan lingkungan di Zona Rokan. Hutan mangrove diposisikan sebagai benteng alami pesisir Dumai yang rentan terhadap abrasi, gelombang pasang, hingga ancaman erosi laut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senior Manager HSE Operations Zona Rokan, I Nyoman Widaryantha Naya mengatakan, PHR ingin memastikan bahwa setiap langkah operasional berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan dan memberikan dampak ekologis serta sosial bagi masyarakat sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ekosistem mangrove memiliki peran penting sebagai penyerap karbon biru (blue carbon) yang efektif untuk menekan emisi gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Lewat penanaman 700 bibit mangrove ini, kami menegaskan komitmen berkelanjutan PHR untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi keanekaragaman hayati, sekaligus menahan laju abrasi dan nilai tambah ekologi bagi masyarakat sekitarnya," ujar I Nyoman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan komitmen bersama. Penanaman mangrove ini harus menjadi pemantik semangat untuk terus menumbuhkan budaya peduli lingkungan dalam setiap aktivitas sehari-hari, baik di area operasi maupun di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saya mengajak seluruh pekerja dan mitra kerja PHR untuk tidak hanya menjadi bagian dari penyedia energi bagi negeri, tetapi juga menjadi penggerak yang aktif merawat benteng pesisir kita. Mari kita jadikan nilai-nilai keberlanjutan (sustainability) sebagai gaya hidup, demi memperkokoh warisan lingkungan yang bersih, aman, dan lestari bagi generasi mendatang,” tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, secara ekologis, keberadaan ekosistem mangrove yang subur di kawasan pesisir Dumai akan mendukung rantai makanan laut, meningkatkan populasi hewan laut. Kolaborasi ini juga mempererat harmonisasi hubungan dan program kemasyarakatan antara PHR, pemerintah daerah, dan warga sekitar wilayah operasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Acara yang berlangsung di Marine Dumai diawali dengan seremoni pembukaan di ICC Room, dilanjutkan dengan penyampaian gambaran umum program lingkungan oleh tim HSE, penyerahan plakat penghargaan antar-instansi, hingga aksi langsung penanaman pohon mangrove secara simbolis oleh para pimpinan instansi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Kota Dumai memberikan apresiasi kepada PHR atas kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, khususnya melalui program penanaman mangrove.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Dumai, Drs. H. Muhammad Yunus, dalam acara penanaman mangrove di kawasan pesisir Dumai. Ia menekankan bahwa ekosistem mangrove memiliki peran vital sebagai benteng alami penahan abrasi serta paru-paru bumi yang berfungsi menyerap karbon.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pentingnya mangrove untuk benteng alam yang menahan abrasi, apalagi garis pantai Dumai sangat panjang. Pada kesempatan ini, kami sampaikan terima kasih atas kepedulian yang tak hanya pada sektor energi, tetapi juga lingkungan. Kita masih bersama-sama menjaga pantai karena Dumai adalah area pesisir. Mangrove ini sebagai paru-paru yang bisa menyerap karbon, serta berfungsi sebagai sumber kehidupan yang manfaatnya akan diterima oleh generasi kita, warga, serta kelangsungan hidup manusia dan hewan laut. Kami berterima kasih dan mengapresiasi inisiatif ini melalui program yang berjalan,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sinergi penanaman mangrove di wilayah operasional Marine Dumai ini memberikan keuntungan ganda secara strategis. Pemilihan lokasi di dalam batas operasional (boundary) PHR memastikan pemantauan dan perawatan tumbuh kembang tanaman mangrove dapat dilakukan secara berkala dan terukur. Di saat yang sama, pengembangan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Dumai juga membuka peluang pemanfaatan potensi berbasis kemasyarakatan, seperti peningkatan ketersediaan komoditas perikanan pantai (ikan dan kepiting) serta potensi pengembangan kawasan ekowisata pesisir yang bernilai ekonomi bagi warga tempatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inisiatif ini dirancang melalui serangkaian tahapan terencana yang dimulai sejak Mei 2026. Tahapan tersebut meliputi pemetaan dan survei kelayakan lokasi, koordinasi lintas pemangku kepentingan, hingga pemenuhan perlengkapan keselamatan kerja (HSE) untuk memastikan seluruh proses penanaman berjalan aman dan berdampak optimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ke depan, PT Pertamina Hulu Rokan berkomitmen untuk terus mengawal program-program pemeliharaan lingkungan hidup terpadu di seluruh wilayah kerja Zona Rokan. Langkah ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission melalui pemanfaatan potensi penyerap karbon alami.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Penghapusan Denda PBB Masih Berlaku, Bapenda Imbau Warga Segera Bayar Pajak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Penghapusan-Denda-PBB-Masih-Berlaku--Bapenda-Imbau-Warga-Segera-Bayar-Pajak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6674_Penghapusan-Denda-PBB-Masih-Berlaku--Bapenda-Imbau-Warga-Segera-Bayar-Pajak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, mengajak masyarakat memanfaatkan kebijakan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) hingga 31 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga juga dapat melakukan pembayaran melalui posko keliling yang telah disiapkan di 15 kecamatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memberikan kemudahan kepada masyarakat. Kami mengajak warga memanfaatkan kebijakan ini untuk membayarkan PBB," kata Denny kepada CAKAPLAH.com, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, posko pembayaran PBB sengaja ditempatkan di dekat kawasan permukiman agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Hingga saat ini, Bapenda telah membuka sekitar 70 titik posko pembayaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai saat ini sudah ada 70 titik lokasi yang kami buka. Keberadaan posko ini untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan pembayaran PBB," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Denny mengimbau masyarakat yang masih memiliki tunggakan PBB agar segera memanfaatkan sisa waktu sebelum jatuh tempo pembayaran pada 31 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kebijakan penghapusan denda mendapat respons positif dari masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia optimistis jumlah wajib pajak yang melunasi PBB tahun ini akan meningkat dibandingkan periode sebelumnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, Denny mengakui masih ada masyarakat yang belum memenuhi kewajiban membayar PBB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pembayaran PBB merupakan kewajiban kita bersama. Masih ada waktu untuk menyelesaikan pembayaran sebelum batas waktu berakhir," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Denny menambahkan, penerimaan dari PBB menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan di Kota Pekanbaru. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat melunasi kewajiban pajaknya sebelum akhir Agustus 2026.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 15:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>IRT di Pekanbaru Tewas Dibacok Mantan Suami, Pelaku Ditangkap</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/IRT-di-Pekanbaru-Tewas-Dibacok-Mantan-Suami--Pelaku-Ditangkap</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_3847_IRT-di-Pekanbaru-Tewas-Dibacok-Mantan-Suami--Pelaku-Ditangkap.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Seorang perempuan bernama Rosdiana (55) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Jalan Surya Nomor 1, RT 003/RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan mantan suaminya, Marhalim (64). Pelaku yang diketahui tidak bekerja itu berhasil diamankan polisi tidak lama setelah kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan melalui Kanit Reskrim Iptu Martin Luther membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku telah diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan intensif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan. Terduga pelaku sudah kami amankan," kata Iptu Martin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa pertama kali diketahui dua saksi yang juga tinggal di dalam rumah tersebut. Mereka terbangun setelah mendengar pintu kamar mereka digedor-gedor oleh pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat kedua saksi membuka pintu kamar, pelaku sudah tidak berada di depan pintu. Namun mereka melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka dan terdapat sebilah parang tergeletak di lantai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena curiga, kedua saksi langsung menuju kamar korban. Di dalam kamar, mereka mendapati Rosdiana telah terbaring di lantai dengan kondisi bersimbah darah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat kejadian tersebut, saksi menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan. Seorang warga tiba di lokasi dan mendapati pelaku sedang duduk di depan rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah memastikan kondisi korban, Bambang langsung mengamankan pelaku dan melakukan interogasi singkat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari keterangan awal, pelaku mengakui telah membacok korban," ujar Martin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 10.20 WIB, saksi kemudian menghubungi Ketua RT dan Bhabinkamtibmas. Informasi tersebut diteruskan ke Polsek Binawidya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendapat laporan itu, personel piket fungsi Polsek Binawidya yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Nusirwan mendatangi lokasi sekitar pukul 10.40 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi segera mengamankan pelaku, memasang garis pengamanan di lokasi, sekaligus menghubungi Tim Inafis Polresta Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Inafis tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan di lokasi selesai sekitar pukul 12.10 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi guna kepentingan penyidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam olah TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Martin mengatakan, penyidik masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Meski demikian, berdasarkan informasi awal, pelaku diketahui memiliki temperamen yang mudah terpancing emosi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Motif masih dalam proses penyelidikan. Kami masih mendalami keterangan pelaku maupun para saksi serta menunggu hasil pemeriksaan lainnya untuk mengungkap secara utuh penyebab terjadinya peristiwa ini," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Binawidya dan selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 15:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PHR, SKK Migas, dan Polda Riau Perkuat Sinergi Lindungi Aset Negara di WK Rokan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/PHR--SKK-Migas--dan-Polda-Riau-Perkuat-Sinergi-Lindungi-Aset-Negara-di-WK-Rokan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9742_PHR--SKK-Migas--dan-Polda-Riau-Perkuat-Sinergi-Lindungi-Aset-Negara-di-WK-Rokan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas), dan Polda Riau memperkuat koordinasi untuk melindungi aset negara di wilayah operasi hulu migas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Penyelesaian Klaim Tanah Adat di atas BMN Tanah Hulu Migas Melalui Pemahaman Regulasi dan Kolaborasi Guna Mendukung Peningkatan Produksi Hulu Migas di Gedung Rumbai Country Club (RCC).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Forum tersebut membahas penyelesaian persoalan pertanahan yang berpotensi menghambat kegiatan operasional hulu migas, khususnya terkait Barang Milik Negara (BMN) di Wilayah Kerja (WK) Rokan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison mengatakan, persoalan pertanahan di wilayah operasi hulu migas harus diselesaikan melalui dialog, pemahaman regulasi, dan kolaborasi lintas instansi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaksana hulu migas, akademisi, dan masyarakat, berbagai persoalan pertanahan dapat diselesaikan secara konstruktif dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kesamaan persepsi diperlukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keberlangsungan operasi hulu migas yang berperan dalam mendukung ketahanan energi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">WK Rokan merupakan salah satu aset strategis negara dengan luas sekitar 6.400 kilometer persegi yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Riau. Wilayah ini memiliki lebih dari 12.600 sumur aktif yang mendukung produksi migas nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas ilegal di atas aset BMN Hulu Migas menjadi salah satu tantangan dalam operasional PHR. Aktivitas tersebut di antaranya perambahan liar, klaim tanah ulayat yang tidak memiliki dasar hukum, jual beli lahan ilegal, dokumen pertanahan tumpang tindih, pembalakan liar, hingga gangguan akses kawasan operasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida mengatakan, perlindungan BMN merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Barang Milik Negara di wilayah kerja hulu migas merupakan aset strategis yang menopang keberlangsungan produksi energi nasional. Setiap bentuk perambahan maupun praktik jual beli lahan yang tidak sesuai ketentuan perlu ditangani melalui kepastian hukum dan kolaborasi lintas instansi," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebutkan, PHR menjalankan pengamanan BMN melalui pendekatan administrasi, fisik, dan hukum sesuai ketentuan PMK Nomor 140 Tahun 2020. Upaya tersebut juga diperkuat melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">FGD tersebut menghadirkan sejumlah pihak, di antaranya Sekretariat Daerah Provinsi Riau, pakar hukum agraria Universitas Andalas Prof. Dr. Kurnia Warman, jajaran Polda Riau, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kejaksaan Tinggi Riau, serta pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam forum tersebut disepakati optimalisasi peran Satgas Dukungan Operasional Kegiatan Migas Provinsi Riau sebagai wadah koordinasi lintas instansi dalam menangani persoalan pertanahan dan perlindungan BMN Hulu Migas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kepastian hukum, mencegah penguasaan aset negara tanpa hak, serta menjaga keberlanjutan produksi migas di Wilayah Kerja Rokan.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemda Sulit Bayar Gaji ASN hingga PPPK, Mendagri Siapkan Tiga Solusi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pemda-Sulit-Bayar-Gaji-ASN-hingga-PPPK--Mendagri-Siapkan-Tiga-Solusi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6479_Pemda-Sulit-Bayar-Gaji-ASN-hingga-PPPK--Mendagri-Siapkan-Tiga-Solusi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyiapkan tiga langkah untuk membantu pemerintah daerah (pemda) yang mengalami kesulitan membayar gaji pegawai, termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tersebut ditempuh mulai dari efisiensi anggaran hingga pemberian tambahan dana alokasi umum (DAU) bagi daerah yang benar-benar mengalami kekurangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tito sekaligus membantah anggapan bahwa dirinya menolak usulan penambahan transfer ke daerah (TKD) bagi daerah yang menghadapi tekanan fiskal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tolong di media jangan sampai apa istilahnya ada yang memberitakan salah (dengan judul) ‘Mendagri menolak usulan tambahan TKD daerah, titik dua, jangan mau dibohongi oleh staf’, enggak gitu yang saya sampaikan," kata Tito di Jakarta, Kamis (6/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan tersebut disampaikan seusai konferensi pers pemerintah mengenai update program hasil terbaik cepat (PHTC)/program prioritas serta percepatan fase pemulihan permanen pascabencana Sumatera di kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah pertama yang diminta Kemendagri adalah efisiensi anggaran daerah. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, masih terdapat sejumlah pos belanja yang dapat dihemat, seperti perjalanan dinas dan honor rapat, untuk dialihkan menjadi belanja pegawai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tito mencontohkan Pemerintah Kabupaten Lahat yang berhasil menghemat anggaran hingga Rp 400 miliar melalui efisiensi belanja pendukung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nah itu yang saya minta, kerjakan dahulu itu (efisiensi). Jangan tahu-tahu minta aja langsung tambahan DAU (Dana Alokasi Umum), No. Kerjakan dahulu efisiensi dan kami akan turunkan tim," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah kedua dilakukan setelah tim Kemendagri melakukan verifikasi di daerah. Apabila daerah masih mengalami kesulitan dan memiliki dana bagi hasil (DBH) yang belum disalurkan pemerintah pusat, Kemendagri akan mendorong Kementerian Keuangan untuk segera mencairkan dana tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita akan sampaikan ke menteri keuangan, tolong dong bayarin yang itu. Karena itu buat belanja pegawai. Begitu dibayar, dia sudah cukup, selesai masalah," kata Tito.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, langkah ketiga ditujukan bagi daerah yang tetap mengalami kekurangan anggaran meski telah melakukan efisiensi dan tidak memiliki DBH yang cukup. Dalam kondisi tersebut, pemerintah akan memberikan tambahan DAU melalui Kementerian Keuangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Tito, saat ini terdapat 79 daerah yang masuk kategori tersebut dan berpotensi memperoleh dukungan anggaran tambahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nah ada daerah yang mungkin efisiensi sudah dilakukan, sudah kita bedah, enggak cukup. DBH enggak ada atau ada DBH tapi enggak cukup bayar belanja pegawai dari jalan lain. Ini harus top up dari Menteri Keuangan,"(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>KHAS Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Nginap Spesial Kemerdekaan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Traveler/KHAS-Pekanbaru-Hotel-Hadirkan-Promo-Nginap-Spesial-Kemerdekaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6941_KHAS-Pekanbaru-Hotel-Hadirkan-Promo-Nginap-Spesial-Kemerdekaan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, KHAS Pekanbaru Hotel menghadirkan promo spesial bertajuk "Stay Merdeka".</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati pengalaman menginap yang nyaman dengan harga mulai dari Rp490.000 net per malam selama periode 1-31 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">General Manager KHAS Pekanbaru Hotel, Putut Tri Aryobimo, mengatakan promo tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus mengajak tamu merayakan semangat kemerdekaan dengan suasana hangat bersama keluarga maupun orang terdekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin menghadirkan momen menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh makna dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Melalui promo Stay Merdeka, tamu bisa menikmati berbagai fasilitas dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Putut, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, paket ini sudah termasuk menginap di kamar Deluxe, sarapan pagi untuk dua orang, akses gratis ke kolam renang, serta fasilitas free early check-in sesuai ketersediaan kamar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Putut, Agustus menjadi salah satu periode yang tepat untuk menikmati liburan singkat atau staycation bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh. Karena itu, KHAS Pekanbaru Hotel menghadirkan penawaran yang memberikan nilai lebih bagi para tamu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap promo ini dapat menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan kemerdekaan dengan pelayanan terbaik dan fasilitas yang lengkap. Tim kami siap memberikan pengalaman menginap yang berkesan bagi setiap tamu," cakapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menawarkan kenyamanan, KHAS Pekanbaru Hotel juga menghadirkan nuansa kemerdekaan melalui dekorasi bernuansa merah putih sehingga semakin menambah semarak perayaan HUT RI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Promo "Stay Merdeka" berlaku untuk periode menginap mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut maupun melakukan reservasi dapat menghubungi 0811-764-577 atau melalui media sosial resmi KHAS Pekanbaru Hotel.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pekan Pelajar Pancasila 2026, Pelajar Riau Siap Adu Kreativitas dan Jiwa Kebangsaan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Pekan-Pelajar-Pancasila-2026--Pelajar-Riau-Siap-Adu-Kreativitas-dan-Jiwa-Kebangsaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9369_Pekan-Pelajar-Pancasila-2026--Pelajar-Riau-Siap-Adu-Kreativitas-dan-Jiwa-Kebangsaan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kota Pekanbaru akan menggelar Pekan Pelajar Pancasila 2026 tingkat Provinsi Riau pada 3-5 Oktober 2026 mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan prestasi, kreativitas, serta memperkuat karakter kebangsaan melalui berbagai kompetisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pekan Pelajar Pancasila 2026 diperuntukkan bagi peserta didik jenjang SMP/SLTP sederajat dan SMA/SMK/SLTA sederajat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Pelaksana Pekan Pelajar Pancasila 2026, Solihin mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada persaingan antar peserta, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan penguatan pendidikan karakter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan akademik, kreativitas, dan karakter kebangsaan. Kami ingin generasi muda tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya melalui karya, prestasi, dan sikap yang mencerminkan semangat persatuan," ujar Solihin kepada CAKAPLAH.com, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada jenjang SMP/SLTP sederajat, peserta akan mengikuti tiga cabang perlombaan, yakni tes tertulis Pendidikan Pancasila, lomba desain poster, dan lomba pidato kebangsaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara untuk jenjang SMA/SMK/SLTA sederajat, terdapat lima kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu tes tertulis Pendidikan Pancasila, lomba desain poster, lomba pidato kebangsaan, lomba debat pendidikan, serta lomba mini vlog.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Solihin mengajak seluruh sekolah di Provinsi Riau untuk berpartisipasi dengan mengirimkan peserta terbaiknya dalam ajang tersebut. Ia menilai, keberhasilan dalam kegiatan ini bukan hanya diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari proses pembelajaran, pengalaman, serta nilai sportivitas yang dibangun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap Pekan Pelajar Pancasila dapat menjadi agenda tahunan yang melahirkan generasi muda unggul, berintegritas, dan siap menjadi duta nilai-nilai Pancasila menuju Indonesia Emas 2045," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, panitia kata Solhin berharap para peserta tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dua Bocah Yatim di Siak Dianiaya Paman dan Bibi, Mata Bengkak Membiru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Dua-Bocah-Yatim-di-Siak-Dianiaya-Paman-dan-Bibi--Mata-Bengkak-Membiru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_40_Dua-Bocah-Yatim-di-Siak-Dianiaya-Paman-dan-Bibi--Mata-Bengkak-Membiru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Dua anak perempuan berusia 6 tahun dan 4 tahun di Kabupaten Siak diduga menjadi korban penganiayaan. Akibat kekerasan tersebut, salah seorang korban mengalami luka memar hampir di sekujur tubuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak telah menetapkan URZ (30) dan SN alias Lina (37) yang merupakan paman dan bibi sambung korban sebagai tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Siak AKBP Sepuh Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, mengatakan kekerasan terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di barak karyawan kebun sawit di Jalan Poros Asiong, Kampung Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu terungkap setelah pihak sekolah melihat kondisi salah satu korban yang datang ke sekolah dengan mata bengkak dan membiru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ditanya guru, korban mengaku dipukul dan bahkan memperagakan cara pelaku memukul menggunakan kepalan tangan. Temuan itu kemudian dikoordinasikan dengan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keesokan harinya korban tidak lagi masuk sekolah.," kata Raja Kosmos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak sekolah mendapat informasi bahwa korban diduga kembali mengalami kekerasan setelah menceritakan kejadian tersebut kepada gurunya. Atas dasar itu, pihak sekolah bersama UPT PPA melaporkan kasus tersebut ke Polres Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan itu, Unit IV PPA Satreskrim Polres Siak segera melakukan penyelidikan, memeriksa para saksi dan korban, serta melakukan visum di Puskesmas Kerinci Kanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil visum menunjukkan terdapat luka memar pada hampir seluruh tubuh korban akibat kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka berat," ujar Raja Kosmos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang dikumpulkan, penyidik menetapkan URZ dan SN sebagai tersangka. Keduanya kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Raja Kosmos mengungkapkan, ayah kandung kedua anak tersebut telah meninggal dunia, sedangkan ibu korban diketahui telah menikah lagi dan hingga kini belum berhasil dihubungi karena diduga telah kembali ke kampung halamannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk menjamin keselamatan korban, kedua anak tersebut telah ditempatkan di rumah aman milik UPTD PPA Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 44 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga juncto Pasal 80 ayat (2) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Raja Kosmos menegaskan Polres Siak berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap perempuan dan anak serta menindak tegas setiap pelaku kekerasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perkara ini menjadi perhatian serius kami. Setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan maupun anak akan kami proses secara profesional, transparan, dan tuntas," tegas Raja Kosmos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan dugaan kekerasan terhadap anak maupun perempuan sehingga korban dapat segera memperoleh perlindungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Raja Kosmos juga mengajak seluruh elemen masyarakat, keluarga, tenaga pendidik, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dalam melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.(ckplh)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> RSUD Siak Tegaskan Dokter PPDS Tak Menerima Gaji dan Tunjangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-RSUD-Siak-Tegaskan-Dokter-PPDS-Tak-Menerima-Gaji-dan-Tunjangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_4451_-RSUD-Siak-Tegaskan-Dokter-PPDS-Tak-Menerima-Gaji-dan-Tunjangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak memberikan penjelasan, terkait status dan hak keuangan dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang bertugas di lingkungannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penjelasan ini disampaikan menyusul peristiwa meninggalnya salah seorang dokter PPDS, dr. Alex Christo Loris, beberapa waktu saat melaksanakan PPDS di RSUD Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Plt. ​Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, dr. Enny Hariyati mengatakan, saat ini seluruh rangkaian kegiatan dokter PPDS di rumah sakit tersebut telah rampung dan tidak ada lagi peserta yang bertugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Untuk saat ini, PPDS sudah tidak ada di RSUD T. Rafian Siak," ujar dr. Enny saat dikonfirmasi riauterkini.com, Kamis (6/8/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​dr. Enny membeberkan, pada rombongan bertugasnya almarhum dr. Alex, terdapat sebanyak 7 orang dokter PPDS dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UNRI) yang ditempatkan di RSUD Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rinciannya meliputi 2 orang PPDS Anestesi, 4 orang PPDS Obgyn (Kebidanan dan Kandungan), serta 1 orang PPDS Paru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Terkait fasilitas dan hak keuangan para dokter spesialis dalam masa pendidikan tersebut, dr. Enny menegaskan pihak RSUD tidak memberikan gaji maupun tunjangan operasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Ia menjelaskan keberadaan para dokter PPDS di rumah sakit daerah murni dalam rangka menjalankan proses pembelajaran dan pemenuhan kurikulum akademik dari institusi pendidikan mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"RSUD tidak ada memberikan tunjangan, gaji, dan sebagainya, karena mereka ditugaskan untuk belajar di RSUD dari prodi masing-masing di Fakultas Kedokteran UNRI. Sama seperti mahasiswa lain yang belajar di RSUD, tidak diberikan gaji oleh RSUD,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bupati Pimpin Mediasi Warga Desa Mak Teduh dan PT Arara Abadi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Bupati-Pimpin-Mediasi-Warga-Desa-Mak-Teduh-dan-PT-Arara-Abadi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_1907_Bupati-Pimpin-Mediasi-Warga-Desa-Mak-Teduh-dan-PT-Arara-Abadi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Bupati Pelalawan H. Zukri, MM memimpin rapat mediasi penyelesaian konflik agraria antara masyarakat Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, dengan PT Arara Abadi di Ruang Rapat Kantor Bupati Pelalawan, Kamis (6/8/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan yang difasilitasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Pelalawan itu dihadiri unsur Forkopimda Pelalawan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, perwakilan masyarakat, serta manajemen PT Arara Abadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mediasi digelar menyusul laporan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak menyampaikan data dan pandangan sebagai dasar penyelesaian persoalan secara objektif dan berkeadilan.Bupati Zukri menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mencari solusi yang mengedepankan kepastian hukum, keadilan, dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perusahaan harus bertanggung jawab apabila terdapat kebun masyarakat yang terbukti tergusur. Hal ini akan menjadi bagian dari proses penyelesaian berdasarkan hasil verifikasi di lapangan." tegas Bupati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, Bupati meminta seluruh aktivitas di lokasi yang menjadi objek sengketa dihentikan sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik maupun gesekan di lapangan selama proses penyelesaian berlangsung."Sementara waktu, baik masyarakat maupun pihak perusahaan diminta menghentikan seluruh aktivitas di lokasi sengketa. Kita lakukan cooling down agar tidak terjadi konflik di lapangan sampai proses verifikasi selesai." ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan membentuk tim khusus yang bertugas melakukan inventarisasi dan verifikasi terhadap kondisi di lapangan. Tim tersebut akan melibatkan instansi terkait, perwakilan masyarakat, dan pihak perusahaan guna memastikan seluruh data dan fakta dapat dihimpun secara objektif sebagai dasar pengambilan keputusan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap penyelesaian konflik agraria antara masyarakat Desa Mak Teduh dan PT Arara Abadi dapat dilakukan secara adil, transparan, serta mampu memberikan kepastian bagi seluruh pihak tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 13:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Apical Dorong Literasi dan Numerasi Siswa melalui Lomba Cerdas Cermat di Sungai Sembilan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Apical-Dorong-Literasi-dan-Numerasi-Siswa-melalui-Lomba-Cerdas-Cermat-di-Sungai-Sembilan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7469_Apical-Dorong-Literasi-dan-Numerasi-Siswa-melalui-Lomba-Cerdas-Cermat-di-Sungai-Sembilan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI - Apical menghadirkan ruang belajar yang interaktif bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Sungai Sembilan melalui Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Aula SDN 001 Lubuk Gaung pada 6 Agustus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini mempertemukan siswa dari 17 sekolah dasar untuk mengasah kemampuan literasi, numerasi, penalaran, serta membangun kepercayaan diri dan kerja sama dalam suasana kompetisi yang sehat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung tema “Mengasah Literasi, Menguatkan Numerasi, Mencetak Generasi Berprestasi”, materi perlombaan dirancang agar peserta tidak hanya mengingat jawaban, tetapi juga memahami informasi, menggunakan logika, dan memecahkan masalah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">CSR Manager Apical, Agus Wiastono, mengatakan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas generasi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berpikir, membangun kepercayaan diri, dan meningkatkan semangat belajar sejak dini ,” ujar Agus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agus juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sekolah, guru pendamping, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, Apical berkolaborasi dengan Tanoto Foundation dalam penyusunan pertanyaan cerdas cermat agar materi yang diberikan sesuai dengan tingkat pendidikan peserta dan dapat mengasah kemampuan literasi, numerasi, serta penalaran mereka.Semangat para peserta terlihat sepanjang perlombaan, salah satunya dari Annisa Dea Aktari, Juara 1 Lomba Cerdas Cermat dari SD Negeri 009 Tanjung Penyembal, yang turut membagikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saya senang bisa ikut lomba ini dan bisa belajar bersama teman-teman. Waktu menang, saya senang sekali dan jadi lebih semangat untuk belajar,” ujar Annisa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Staf Ahli Pemerintah Kota Dumai Bidang Politik dan Hukum, Hermanto Usman, S.Sos., M.S.I., yang mengapresiasi kontribusi Apical terhadap pembangunan, termasuk melalui program di bidang pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kegiatan seperti ini penting karena memberi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun semangat belajar sejak dini. Kami berharap kontribusi Apical di bidang pendidikan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah, tidak hanya di Kecamatan Sungai Sembilan, tetapi juga di wilayah lain di Kota Dumai,” ujar Hermanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lomba Cerdas Cermat ini merupakan bagian dari komitmen Apical untuk menghadirkan dampak yang bermakna bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Sejalan dengan filosofi bisnis 5Cs, khususnya Community dan Country, Apical berupaya memperkuat masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan nasional melalui operasi yang bertanggung jawab dan terintegrasi di sepanjang rantai nilainya.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 13:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terseret Arus Pasang, Bocah 13 Tahun Ditemukan Tewas di Hulu Sungai Siak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Terseret-Arus-Pasang--Bocah-13-Tahun-Ditemukan-Tewas-di-Hulu-Sungai-Siak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2589_Terseret-Arus-Pasang--Bocah-13-Tahun-Ditemukan-Tewas-di-Hulu-Sungai-Siak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Operasi pencarian selama tiga hari akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi MS (13), korban yang tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di kawasan Taman Singapur, Kabupaten Siak, pada Jumat (7/8/2026) dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penemuan jasad korban terjadi pada hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian, tepatnya pukul 04.38 WIB. Tim gabungan mendapati korban dalam kondisi meninggal dunia, mengapung di permukaan sungai pada radius sekitar tiga kilometer ke arah hulu dari titik awal kejadian. Pascaditemukan, jenazah langsung dievakuasi menuju RSUD Siak untuk prosedur penyerahan kepada pihak keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden ini bermula pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.10 WIB. Saat itu, korban diketahui sedang berenang bersama dua temannya di perairan sungai. Kondisi debit air sungai yang tengah mengalami pasang memicu arus kuat, sehingga korban hanyut terseret dan tenggelam. Informasi insiden tersebut kemudian dilaporkan secara resmi oleh BPBD Kabupaten Siak kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel penyelamat segera dikerahkan menuju titik lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung menjalin koordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk memetakan area pencarian. Implementasi operasi evakuasi ini melibatkan sinergi lintas instansi yang terdiri dari Basarnas, Polres Siak, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Siak, BPBD Kabupaten Siak, Polair Siak, serta dukungan masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menyusul selesainya proses evakuasi korban, operasi pencarian diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel gabungan yang terlibat kemudian ditarik dan dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan apresiasi atas kolaborasi selama pelaksanaan tugas di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar selalu mengutamakan prosedur keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi arus deras atau air sedang pasang," imbau perwakilan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru mengakhiri laporannya.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 13:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Geger---Buaya-Muara-di-Desa-Sungai-Undan-Naik-ke-Darat-dan-Serang-Warga</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6334_-Geger---Buaya-Muara-di-Desa-Sungai-Undan-Naik-ke-Darat-dan-Serang-Warga.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR-Suasana heboh Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, kini heboh. Warga dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya muara berukuran besar yang tiba-tiba naik dari Sungai Undan menuju jalan perkampungan dan secara agresif mengejar serta menyerang warga, pada Jumat, (7/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejadian menegangkan tersebut membuat warga sekitar panik dan berhamburan menyelamatkan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski predator buas tersebut sempat mengamuk dan menyerang, warga yang berada di lokasi bahu-membahu melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil melumpuhkan dan menangkap buaya tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai ditangkap, buaya muara itu rencananya akan dievakuasi meninggalkan Sungai Undan menggunakan pompong menuju Pulau Kijang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari Pulau Kijang, proses evakuasi masih harus dilanjutkan melalui jalur darat selama kurang lebih tiga jam menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) di Tembilahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadis Damkarmat) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, membenarkan peristiwa penyerangan buaya yang membuat warga gempar tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Buaya muara tersebut benar-benar keluar dari sungai dan secara liar mengejar serta menyerang warga di perkampungan Desa Undan sebelum akhirnya berhasil ditangkap. Saat ini tim Damkarmat di Tembilahan sedang bersiap menunggu kedatangan satwa tersebut untuk penanganan lebih lanjut," ungkap Junaidi Ismail.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak Damkarmat terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap ancaman serangan satwa liar, khususnya di kawasan permukiman yang berada di dekat aliran sungai.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>