<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 15:54:18 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 15:54:18 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Viral Preman Adik-Kakak Tendang Perut Wanita Hamil di Deli Serdang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Viral-Preman-Adik-Kakak-Tendang-Perut-Wanita-Hamil-di-Deli-Serdang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1430_Viral-Preman-Adik-Kakak-Tendang-Perut-Wanita-Hamil-di-Deli-Serdang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jagat media sosial dibuat heboh dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan aksi brutal dua pria yang merupakan adik-kakak, tega menganiaya sepasang suami istri di pinggir jalan. Bahkan korban wanita yang tengah hamil ikut ditendang pelaku pada bagian perutnya. Usut punya usut, peristiwa itu terjadi di Deli Serdang, Sumatera Utara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak butuh waktu lama, Tim Khusus JCS Sat Reskrim Polrestabes Medan langsung bergerak cepat meringkus kedua pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya di depan Terowongan Rel Pasar 7, Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu petang (3/6/2026), sekitar pukul 18.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku telah berhasil diamankan beberapa jam setelah kejadian, tepatnya pada pukul 23.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua pelaku diidentifikasi bernama Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37), yang merupakan warga setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, dua pelaku sudah kita amankan tadi malam," ujar Iptu Ramadhani Bimo Setiadi saat memberikan keterangan pada Kamis, 4 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sempat Melawan Petugas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan kedua pelaku tidak berjalan mulus. Saat hendak diciduk di Jalan Baru, keduanya sempat memberikan perlawanan kepada petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, pelaku berhasil dilumpuhkan dan langsung digelandang ke Mako Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari tangan pelaku, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan, di antaranya 1 unit senjata Air Gun (pistol). 7 buah tabung Air Gun beserta 3 jarum tabungnya. 1 botol peluru amunisi Air Gun. Pakaian, dompet, dan handphone milik pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemeriksaan, insiden penganiayaan ini ternyata dipicu oleh kesalahpahaman di tengah situasi mencekam. Saat kejadian, area di sekitar rel kereta api tersebut memang sedang dilanda aksi tawuran antar-kelompok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban yang saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor mendadak berhenti di depan terwongan rel. Melihat istri korban mengeluarkan handphone, pelaku bernama Julpikar panik karena takut aksi tawuran di lokasi tersebut diviralkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanpa berkata-kata, Julpikar langsung menendang perut istri korban yang tengah hamil. Ia kemudian berlari ke bengkel untuk mengambil senjata Air Gun guna menakut-nakuti pasutri tersebut agar segera pergi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di saat yang sama, pelaku Zul Yarham juga ikut melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah wajah sang suami.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tujuan melakukan pemukulan agar korban disuruh maju dengan sepeda motornya, dan tidak berhenti karena takut rumahnya (pelaku) jadi amukan massa tawuran yang terjadi di rel," jelas Bimo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini, kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan kasar mereka di balik jeruji besi. Kasus ini sedang ditangani secara intensif oleh pihak Polrestabes Medan.(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 15:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Said Abdullah Desak Pembenahan BGN Usai Terungkap Kasus Korupsi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Said-Abdullah-Desak-Pembenahan-BGN-Usai-Terungkap-Kasus-Korupsi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4291_Said-Abdullah-Desak-Pembenahan-BGN-Usai-Terungkap-Kasus-Korupsi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Ketua Banggar DPR Said Abdullah mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) memperbaik tata kelola dalam mengurusi Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul adanya dugaan korupsi dalam mengelola program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sejak awal bolak-balik menyatakan kelemahan BGN sebagai prioritas yang menjadi andalan Bapak Presiden adalah pada aspek tata kelolanya," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).HomeBeritaPolitik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Said Abdullah Desak Pembenahan BGN Usai Terungkap Kasus Korupsi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Said Abdullah menilai dugaan korupsi di program MBG menjadi bukti perlunya perbaikan tata kelola di BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Delvira</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Oleh</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Delvira</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diterbitkan 04 Juni 2026, 12:48 WIB</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Share</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Copy Link</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Batalkan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Banggar DPR Said Abdullah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perbesar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Banggar DPR Said Abdullah. (Liputan6.com/Delvira Hutabarat)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Liputan6.com, Jakarta - Ketua Banggar DPR Said Abdullah mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) memperbaik tata kelola dalam mengurusi Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul adanya dugaan korupsi dalam mengelola program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sejak awal bolak-balik menyatakan kelemahan BGN sebagai prioritas yang menjadi andalan Bapak Presiden adalah pada aspek tata kelolanya," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BACA JUGA:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Minta Pemerintah Segera Mitigasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, Ketua DPP PDIP ini meminta Kepala BGN baru Nanik S. Deyang untuk tak fokus pada pengadaan barang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Fokus kepada Makan Bergizi Gratis, bukan fokus kepada insentif, pada sepeda motor, pada iPad, itu tidak ada hubungan sama sekali," kata Said.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa di Badan Gizi Nasional (BGN) yang diduga melibatkan tiga mantan Pimpinan MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarief menyebut, dalam pelaksanaannya para pihak tersebut diduga melakukan intervensi dalam penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sehingga tidak disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.Daftar Belanja yang di-Mark Up Dadan CS, Ada Sepatu dan Motor Listrik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, terdapat dugaan penggelembungan atau mark up harga dalam sejumlah pengadaan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa selain menggunakan yayasan yang terafiliasi tersebut, Saudara DH bersama-sama dengan Saudara SS dan Saudara LP dalam melakukan proses pengadaan barang dan jasa di BGN secara melawan hukum melakukan intervensi kepada PPK sehingga dalam penyusunan KAK pengadaan barang dan jasa pada BGN tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan serta adanya mark up harga pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarief merinci sejumlah item pengadaan yang diduga mengalami mark up dan tidak sesuai ketentuan tersebut, di antaranya:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1.Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sekitar Rp 1 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2.Pengadaan 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan dan adanya mark up.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3.Pengadaan tablet sebanyak 31.000 sekian yang tidak sesuai ketentuan dan adanya mark up.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4.Pengadaan televisi 75 inci sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dan adanya mark up harga.(liputan6)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Rohul Ikut Padamkan Api Karhutla yang Lalap Kebun Milik PT Agrinas di Tambusai Utara  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Warga-Rohul-Ikut-Padamkan-Api-Karhutla-yang-Lalap-Kebun-Milik-PT-Agrinas-di-Tambusai-Utara--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_216_Warga-Rohul-Ikut-Padamkan-Api-Karhutla-yang-Lalap-Kebun-Milik-PT-Agrinas-di-Tambusai-Utara--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PENGARAIAN - Kebun sawit milik PT Agrinas yang ada di Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara kebakaran pada Selasa malam (2/6/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebakaran ini pula yang membuat Rohul mencatatkan satu titik api Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Rabu pagi (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Camat Tambusai Utara, Sunarji membenarkan hal tersebut. Namun ia memastikan api sudah padam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ia. Ada kebakaran lahan kemarin malam (Selasa malam). Itu di kebun sawit eks Torganda," kata Sunarji pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (3/6/2026) kemarin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikatakannya, api sudah berhasil dipadamkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga ikut membantu memadamkan api.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, Tanki penyemprotan limbah sawit pun digunakan untuk memadamkan api.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tanki limbah sawit jiga dipakai untuk padamkan. Warga juga ikut," ujarnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lahan yang terbakar merupakan kebun sawit. Luas lahan yang terbakar sekitar 2 Ha</font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Sunarji mengatakan lahan yang terbakar ini merupakan kebun eks PT Torganda tersebut sudah diambil alih pihak PT Agrinas lewat penyerahan dari Satgas PKH. Oleh Agrinas, lahan tersebut diserahkan ke Luhak Tambusai sebagai mitra.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu (lahan yang terbakar) kebun Torganda yang dikelola Agrinas. Tapi Agrinas ngasih lagi ke Luhak Tambusai dalam perjanjian kerjasama kemarin tu," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikatakannya, tumpukan pelepah sawit yang cukup banyak membuat api membesar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belum diketahui dari mana sumber api.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Belum atau apakah sengaja dibakar atau ngak. Mungkin penyelidikan awal dilakukan pihak kepolisian ya," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi sendiri belum bisa dikonfirmasi. Tribunpekanbaru.com sudah berupaya mengkonfirmasi sang Kapolsek sejak Rabu (3/6/2026) namun pesan yang dikirim belum berbalas hingga Kamis (4/6)2026).(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dukung Program Asta Cita Presiden, Polsek Tanah Putih Tinjau Jagung Ketahanan Pangan di Ujung Tanjung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Dukung-Program-Asta-Cita-Presiden--Polsek-Tanah-Putih-Tinjau-Jagung-Ketahanan-Pangan-di-Ujung-Tanjung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3384_-Dukung-Program-Asta-Cita-Presiden--Polsek-Tanah-Putih-Tinjau-Jagung-Ketahanan-Pangan-di-Ujung-Tanjung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lokasi Program Ketahanan Pangan (Ketapang),Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian yang berada di Jalan Rukun Bersama, RT 21 RW 08, Dusun Pematang Padang, Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, dengan luas lahan mencapai 2 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi yang diwakili oleh Kanit Binmas AKP Xibung Renaldo memimpin kegiatan bersama Panit 1 Binmas IPTU Lasben Siregar, Panit 2 Binmas AIPTU H. Harahap, serta anggota Kelompok Tani Rizky.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan tanaman jagung pipil sekaligus memantau proses pemberian pupuk pertama pada tanaman yang telah berusia 13 Hari Setelah Tanam (HST). Kegiatan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sehingga dapat mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Xibung Renaldo menyampaikan bahwa pendampingan dan pengawasan terhadap program ketahanan pangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan hasil panen yang maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polri melalui Polsek Tanah Putih terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kelompok tani. Diharapkan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang optimal saat masa panen tiba,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pengecekan, diketahui proses pemupukan pertama berjalan lancar di lahan seluas 2 hektare. Tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang baik dan pemanenan direncanakan akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Agustus 2026 hingga selesai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, Polsek Tanah Putih berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung program ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satresnarkoba Polres Rokan Hilir Amankan IRT, 61 Butir Pil Diduga Ekstasi Disita</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Satresnarkoba-Polres-Rokan-Hilir-Amankan-IRT--61-Butir-Pil-Diduga-Ekstasi-Disita</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2034_Satresnarkoba-Polres-Rokan-Hilir-Amankan-IRT--61-Butir-Pil-Diduga-Ekstasi-Disita.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan Terduga pelaku seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial J (37) beserta puluhan butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku merupakan warga Jalan Kampung Tengah, Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan kasus ini bermula pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Rokan Hilir terlebih dahulu mengamankan seorang pria berinisial HSH di halaman tempat salah satu karaoke Jalan Simpang Benar, Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua butir pil yang diduga ekstasi merek Minion di kantong celana HSH. Dari hasil interogasi, HSH mengaku memperoleh pil tersebut dari seorang perempuan berinisial J.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan keterangan itu, petugas segera melakukan pengembangan dan mendatangi rumah terduga pelaku di Jalan Kampung Tengah, Ujung Tanjung. Sekitar pukul 01.00 WIB, tim berhasil mengamankan J di kediamannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat menemukan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika jenis ekstasi tersimpan di bawah kasur kamar tidur tersangka. Barang bukti tersebut disimpan di dalam botol plastik dan kantong plastik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari lokasi, petugas menyita 28 butir pil warna cokelat muda diduga ekstasi merek Kerang, 23 butir pil warna ungu diduga ekstasi merek Hello Kitty, serta 10 butir pil warna ungu diduga ekstasi merek Minion. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 61 butir dengan berat bruto 21,83 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit telepon genggam Android merek OPPO, satu pak plastik klip kosong ukuran sedang, satu botol plastik tutup hijau, dan satu kantong plastik warna biru yang diduga digunakan sebagai sarana penyimpanan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui kepemilikan barang bukti tersebut. Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif mengandung metamfetamina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hilir untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polres Rokan Hilir menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika serta mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diduga Kesepian Jadi Pemicu Akhiri Hidup, Lansia di Kuansing Ditemukan Meninggal di Rumah </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Diduga-Kesepian-Jadi-Pemicu-Akhiri-Hidup--Lansia-di-Kuansing-Ditemukan-Meninggal-di-Rumah-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3547_Diduga-Kesepian-Jadi-Pemicu-Akhiri-Hidup--Lansia-di-Kuansing-Ditemukan-Meninggal-di-Rumah-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING �" Perasaan kesepian yang dialami seorang pria di Desa Pelukahan, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), diduga menjadi pemicu aksi nekat yang mengakhiri hidupnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pria tersebut adalah M (64), warga Dusun II RT 03 RW 02 Desa Pelukahan, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di ruang tengah rumahnya pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat mengeluhkan kesedihannya kepada seorang sahabatnya, Y (71), pada Rabu (3/6/2026) pagi usai salat Subuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Y, saat itu M mengungkapkan perasaannya karena tidak ada keluarga yang datang mengunjunginya saat Hari Raya Iduladha.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya, sementara istri dan anaknya berada di Pulau Jawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dia bercerita kepada Y kalau saat Iduladha tidak ada keluarga yang datang menjenguknya. Dia tinggal sendirian dan merasa sangat kesepian. Dia juga sempat bilang ingin pergi ke Jawa untuk melihat anaknya," kata Kapolsek Kuantan Hilir, IPTU Edi Winoto Kamis (4/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah perbincangan tersebut, keduanya kembali menjalankan aktivitas masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pada malam harinya, Y merasa perlu kembali mengunjungi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 19.30 WIB, Y mendatangi rumah Maskur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dipanggil, korban tidak memberikan jawaban. Karena merasa curiga, ia kemudian membuka pintu rumah dan masuk ke dalam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Y memanggil-manggil M, namun tidak ada sahutan. Ketika pintu dibuka, Y melihat M sudah tergantung di ruang tengah rumah. Y langsung memanggil warga dan kepala desa untuk meminta pertolongan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga yang datang ke lokasi bersama perangkat desa kemudian menurunkan korban dengan membuka ikatan kain sarung yang menjerat lehernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">IPTU Edi Winoto, mengatakan pihaknya langsung menerima laporan dari kepala desa dan mengirim personel ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah menerima laporan, anggota bersama Kanit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan TPTKP, memeriksa saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Koto Rajo guna melakukan visum luar terhadap korban," kata IPTU Edi Winoto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi telah menyelesaikan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban enazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum Koto Tuo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, adik perempuan Y yang berinisial Ya menyebut selama ini abang kandungnya memang tinggal seorang diri di rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kata Ya, keluarga abangnya itu berada di Pulau Jawa sehingga korban jarang mendapatkan kunjungan dari keluarga dekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memutuskan menolak dilakukan autopsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui oleh Kepala Desa Pelukahan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah menerima laporan, anggota bersama Kanit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan TPTKP, memeriksa saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Koto Rajo guna melakukan visum luar terhadap korban," kata IPTU Edi Winoto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi telah menyelesaikan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum Koto Tuo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, adik perempuan Y yang berinisial Ya menyebut selama ini abang kandungnya memang tinggal seorang diri di rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kata Ya, keluarga abangnya itu berada di Pulau Jawa sehingga korban jarang mendapatkan kunjungan dari keluarga dekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memutuskan menolak dilakukan autopsi.(tribunpekanbaru)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Jaga Stabilitas Harga Sawit, Bupati Inhu Kumpulkan Pemilik PKS</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Jaga-Stabilitas-Harga-Sawit--Bupati-Inhu-Kumpulkan-Pemilik-PKS</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5289_-Jaga-Stabilitas-Harga-Sawit--Bupati-Inhu-Kumpulkan-Pemilik-PKS.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bergerak cepat menjaga stabilitas harga komoditas kelapa sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Untuk memastikan harga Tandan Buah Segar (TBS) dan berondolan tetap terkendali, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto mengumpulkan seluruh pemilik Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se-Kabupaten Indragiri Hulu dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Kediaman Bupati, Rabu (3/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah, serta Kepala Dinas Perkebunan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Inhu Endang Muliawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat dipimpin Sekda Inhu Zulfahmi Adrian dengan meminta data terkini terkait harga TBS dan berondolan yang dibeli PKS dari berbagai RAM atau tempat penampungan hasil sawit yang tersebar di wilayah Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam laporannya, perwakilan PKS menyampaikan komitmen untuk menjaga kestabilan harga sawit sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dapat kami laporkan Pak Bupati, seluruh PKS berupaya menjaga kestabilan harga TBS dan berondolan. Pada umumnya pembelian masih mengacu pada standar harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi Riau. Kami juga mengajak seluruh PKS untuk melakukan pengawasan terhadap RAM yang ada agar tidak menekan harga petani karena sudah ada acuan harga dari pemerintah," ujar salah seorang perwakilan PKS dalam rapat tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi wadah komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri sawit guna menjaga keseimbangan harga yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, sebagian besar masyarakat Inhu menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan kelapa sawit, sehingga stabilitas harga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita kumpulkan kawan-kawan semua di sini agar bisa saling bertukar pikiran untuk menjaga stabilitas harga TBS dan berondolan di Kabupaten Indragiri Hulu. Mengingat mayoritas masyarakat Inhu bergantung pada komoditas kelapa sawit, transparansi pihak PKS dalam menetapkan harga beli sangat kita harapkan," kata Ade.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap seluruh PKS mampu memberikan harga yang kompetitif dan berpihak kepada petani. Sehingga keberadaan industri pengolahan sawit dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan itu, Ade juga mendorong pembentukan asosiasi pemilik PKS di Kabupaten Indragiri Hulu sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mendorong agar dibentuk Asosiasi Pemilik PKS di Kabupaten Indragiri Hulu. Dengan adanya asosiasi, koordinasi dan diskusi antarpemilik PKS akan lebih mudah dilakukan, termasuk dalam menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah pusat terkait pembenahan tata niaga komoditas kelapa sawit," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati menjelaskan bahwa rapat tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden kepada seluruh kepala daerah agar menjaga stabilitas harga komoditas sawit di daerah masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu, Indrawansyah, mengatakan pertemuan serupa akan dilaksanakan secara berkala sebagai upaya pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga komoditas strategis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pertemuan seperti ini akan rutin dilaksanakan untuk memudahkan Pemkab Inhu menjaga stabilitas harga berbagai komoditas di daerah. Kami berharap harga komoditas perkebunan di Kabupaten Indragiri Hulu tetap terjaga sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri kelapa sawit, Pemkab Inhu berharap stabilitas harga TBS dan berondolan dapat terus terjaga, sehingga petani memperoleh kepastian harga yang adil dan sektor perkebunan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Momen Mengharukan Jenderal Tempur TNI Sambut Kedatangan Pasukan yang Bertugas di Lebanon</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Momen-Mengharukan-Jenderal-Tempur-TNI-Sambut-Kedatangan-Pasukan-yang-Bertugas-di-Lebanon</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7203_Momen-Mengharukan-Jenderal-Tempur-TNI-Sambut-Kedatangan-Pasukan-yang-Bertugas-di-Lebanon.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun mewakili Jenderal Agus Subiyanto menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bobby menyampaikan amanat Panglima TNI, bahwa selama kurang lebih 13 bulan bertugas di Lebanon, para prajurit berada di tengah lingkungan operasi yang sangat dinamis, kompleks dan penuh risiko.Eskalasi konflik di Lebanon Selatan menuntut keteguhan mental, kematangan bertindak, serta profesionalisme prajurit dalam melaksanakan mandat Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB). Dalam penugasan ini, TNI dan Bangsa Indonesia juga kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur sebagai Kusuma Bangsa.“Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan prestasi yang membanggakan,”ujarnya dikutip, Kamis (4/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasukan Garuda mendapat dua penghargaan oleh Force Commander Unifil Mayjen Diodato Abagnara yaitu, di bidang kemanusiaan penghargaan Letter of Appreciation.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kalian telah memberikan bantuan nyata berupa penyediaan air bersih dan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat lokal,”ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sedangkan di bidang operasi penghargaan Letter of Commendation, kalian juga berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta insiden internasional”, pungkasnya.Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution mengucapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh Force Commander UNIFIL.“Salah satunya pembangunan sistem penjernih air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini berjuang mendapatkan sumber kehidupan paling mendasar,” tandasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satgas TNI Konga UNIFIL yang terdiri dari beberapa bagian Satgas yaitu, Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II dan Military Staff Sector East UNIFIL.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satgas TNI Konga UNIFIL merupakan refleksi komitmen TNI dalam mengamanatkan konstitusi pada aspek kepedulian menciptakan perdamaian dunia.(okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kebakaran Hebat Landa Johar Baru, Puluhan Rumah Ludes Terbakar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kebakaran-Hebat-Landa-Johar-Baru--Puluhan-Rumah-Ludes-Terbakar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2246_Kebakaran-Hebat-Landa-Johar-Baru--Puluhan-Rumah-Ludes-Terbakar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Jalan Tanah Tinggi IV, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada Kamis (4/6). Insiden ini dilaporkan warga terjadi sekira pukul 00.15 WIB. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menyampaikan bahwa operasi pemadam dimulai pukul 00.20 WIB, sementara api berhasil dijinakkan sekira pukul 04.24 WIB. Ia menyebut kebakaran ini menghanguskan 30 rumah warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Obyek terbakar: bangunan perumahan (BP). Jenis objek: Rumah kurang lebih 30 rumah terbakar," kata Syarifudin dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).Selama proses pemadaman, 140 personel dan 23 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Kebakaran ini ia sebut berdampak terhadap 240 jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun kebakaran ini pertama kali disadari oleh seorang warga yang terbangun dari tidurnya lantaran merasakan hawa yang panas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekitar jam 00.00 WIB lewat, penghuni rumah yang diduga dari awal kebakaran terbangun karena merasakan hawa panas dari ruangan tempat tidurnya yang berada dilantai 2," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika terbangun itu, sumber panas yang dirasakan penghuni tersebut ternyata api yang begitu besar. Mengetahui hal tersebut, ia pun segera mengevakuasi diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika terbangun itu, sumber panas yang dirasakan penghuni tersebut ternyata api yang begitu besar. Mengetahui hal tersebut, ia pun segera mengevakuasi diri.(okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dari Pakaian, Buku Hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Dari-Pakaian--Buku-Hingga-29-000-Pohon--PNM-Perluas-Makna-Pemberdayaan-di-Masyarakat-Akar-Rumput-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4053_Dari-Pakaian--Buku-Hingga-29-000-Pohon--PNM-Perluas-Makna-Pemberdayaan-di-Masyarakat-Akar-Rumput-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun. Dari akar yang menahan tanah, daun yang membantu memperbaiki kualitas udara, hingga batang yang tumbuh menjadi peneduh, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika satu pohon saja sudah memberikan manfaat besar, apalagi 29.000 pohon?. Di tengah tantangan perubahan iklim, gerakan penghijauan juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat ruang hidup masyarakat, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan poin 15 tentang Ekosistem Daratan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semangat inilah yang dibawa oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan plat merah yang selama ini dikenal melalui pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat prasejahtera. Melalui program PNM Peduli, kepedulian tersebut diperluas ke aspek lingkungan lewat gerakan penanaman pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia. Setiap cabang menanam minimal 500 bibit pohon sehingga dikalkulasi menjadi 29.000 pohon sebagai ikhtiar sederhana untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat, tempat mereka bekerja, berusaha, dan membangun harapan bagi keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Dari Pakaian, Buku Hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput, https://pekanbaru.tribunnews.com/riau-region/1106614/dari-pakaian-buku-hingga-29000-pohon-pnm-perluas-makna-pemberdayaan-di-masyarakat-akar-rumput.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gerakan ini juga menjadi kelanjutan dari semangat RE3 FOR-E, sebuah kampanye keberlanjutan yang sebelumnya berhasil mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai dari Insan PNM. Pakaian tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersamaan dengan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap akses literasi. Dari pakaian yang diberi kehidupan kedua, buku yang membuka ruang belajar, hingga pohon yang ditanam untuk masa depan, rangkaian ini memperlihatkan bahwa kepedulian dapat hadir dalam banyak bentuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nilai yang sama kemudian diteruskan melalui PNM Mengajar, yang menjangkau 58 SMK dari Sabang hingga Merauke. Melalui rangkaian tersebut, pemberdayaan tidak hanya dimaknai sebagai akses modal, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Sebab pada akhirnya, masa depan yang lebih baik tidak hanya dibangun dari usaha yang berkembang, tetapi juga dari bumi yang tetap dirawat bersama.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari rangkaian tersebut, manfaat yang ingin dihadirkan tidak hanya berhenti pada kegiatan, tetapi tumbuh bersama masyarakat yang merasakannya secara langsung. Bagi para penerima manfaat, pohon yang ditanam, pakaian dan buku yang disalurkan, hingga ruang belajar yang dibuka menjadi bagian dari harapan sederhana: lingkungan yang lebih nyaman, akses pengetahuan yang lebih luas, dan kehidupan yang perlahan bergerak ke arah yang lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu , yang menerima manfaat dari PNM berupa bibit pohon untuk di tanam di lingkungan Universitas Lancang Kuning, Dr.Amalia, SP.,MM dekan Fakultas Pertanian , Dr. Zainuri, ST., MT dekan Fakultas Teknik, dan Dr.Ir.Eno Suwarno, M.Si dekan Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning, kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun PNM ke 27, kami berterimakasih atas kerjasamanya atas penanaman pohon di lingkungan Universitas Lancang Kuning,semoga kedepannya dapat berkolaborasi dalam kegiatan terutama di lingkungan dan apa yang diberi kepada kami seiring dari program nasional untuk menjaga lingkungan, ikut hadir juga Dr.Dodi Sukma R.A., S.Hut., M.Si. wakil dekan 3 Fakultas Kehutanan , BEM Fakultas Pertanian M.Yunus Dalimunthe dan BEM Fakultas Kehutanan&nbsp; Desman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Dari Pakaian, Buku Hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput,(tribunpekanbaru)</span></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bak Aksi Film, Polisi Kejar-kejaran dengan Driver Mobil Pembawa 113 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Bak-Aksi-Film--Polisi-Kejar-kejaran-dengan-Driver-Mobil-Pembawa-113-Kilogram-Sabu-Jaringan-Malaysia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4022_Bak-Aksi-Film--Polisi-Kejar-kejaran-dengan-Driver-Mobil-Pembawa-113-Kilogram-Sabu-Jaringan-Malaysia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Utara menggagalkan peredaran 113 kilogram sabu-sabu yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional Malaysia. Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti sabu-sabu dari sebuah mobil Toyota Innova, namun pelaku berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Andy Arisandi, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari upaya pengejaran terhadap kendaraan yang diduga membawa narkotika dari wilayah Langkat menuju Aceh, pada (12/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut melakukan pengungkapan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 113 kilogram. Tersangka masih melarikan diri,” kata Andy, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Andy, petugas melakukan pengejaran selama lebih dari satu jam terhadap kendaraan yang dikendarai pelaku. Polisi bahkan telah memberikan tembakan peringatan dan tindakan tegas terukur karena pengemudi tidak mengindahkan perintah berhenti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami sudah melakukan penghentian dengan melakukan penembakan kepada pelaku, tetapi tidak berhenti. Di lokasi kejadian kami menemukan kendaraan sudah terperosok ke parit, kemudian tersangka melarikan diri,” ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang Bukti Disita Polisi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari dalam kendaraan, polisi menemukan 113 kilogram sabu serta sejumlah barang bukti lain berupa telepon seluler, kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Namun, hasil pemeriksaan awal menunjukkan identitas yang ditemukan diduga tidak valid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang mengeluarkan identitas ini. Ternyata identitas ini juga tidak terdaftar. Ini menjadi bagian dari penyelidikan kami apakah ada tindak pidana lain yang direncanakan oleh pelaku,” ungkap Andy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil analisis dokumen dan telepon seluler yang ditemukan, penyidik mengarahkan penyelidikan ke wilayah Aceh. Tim khusus telah diterjunkan untuk memburu pelaku dan pihak yang diduga menjadi pengendali pengiriman sabu tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Andy mengungkapkan penyidik telah mengantongi identitas pihak yang diduga mengendalikan peredaran narkotika itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari handphone yang ditemukan ada nama yang sudah muncul, yaitu pengendali terhadap peredaran narkotika 113 kilogram ini. Ini juga wilayah Aceh,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut informasi awal yang diperoleh penyidik, sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia dan masuk melalui wilayah Langkat sebelum direncanakan dibawa ke Aceh untuk disimpan serta didistribusikan kembali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Barang ini dari Malaysia, kemudian masuk Langkat menuju Aceh. Informasi yang kami dapatkan, barang itu akan masuk gudang di Aceh lalu dipecah-pecah untuk diedarkan,” kata Andy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain kendaraan yang membawa sabu-sabu, polisi juga mengidentifikasi adanya mobil lain yang diduga berperan memantau situasi dan mengawal perjalanan pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polda Sumut memastikan penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang terlibat. Polisi juga masih memburu pelaku yang melarikan diri dan pihak yang diduga menjadi pengendali pengiriman narkotika tersebut.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Presiden Prabowo Usai Copot 3 Pimpinan BGN: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Presiden-Prabowo-Usai-Copot-3-Pimpinan-BGN--Saya-Tak-Mau-Uang-Rakyat-Dicuri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9783_Presiden-Prabowo-Usai-Copot-3-Pimpinan-BGN--Saya-Tak-Mau-Uang-Rakyat-Dicuri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden Prabowo Subianto angkat suara mengenai pencopotan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini diambil usai dirinya menerima laporan bahwa ada indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan program di lembaga tersebut, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menegaskan bahwa negara tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba menyalahgunakan amanah rakyat. Prabowo bahkan menyatakan siap memperkuat kapasitas lembaga pengawasan dan aparat penegak hukum untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian," tegas Prabowo saat menghadiri &#039;Building Indonesia&#039;s Future Generations Through Nutrition&#039; SICC Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026), dikutip dari siaran pers.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo menekankan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan program MBG. Prabowo memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan maupun penyalahgunaan kepercayaan dalam pelaksanaan program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo pun meminta seluruh kepala dapur dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk memperkuat pengawasan di lapangan serta tidak terlibat dalam praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengingatkan keberhasilan program MBG merupakan amanah besar yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita. Dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," jelas Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta dua Wakil Kepala BGN lainnya yakni, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sanjaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo lantas mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Nanik sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil BGN yang baru. Keduanya menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya yang dicopot Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terafiliasi dengan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dicopot.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yayasan Tak Penuhi Syarat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal, kata dia, yayasan tersebut dinilai tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi mitra SPPG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yayasan-yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah tiap hari. Dan yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh saudara DH (Dadan Hindayana), saudara SS (Sony Sonjaya), dan saudara LP (Lodewyk Pusung)," kata Syarief di Kejagung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarief menjelaskan, bentuk afiliasi yang dimaksud adalah kepemilikan yayasan secara tidak langsung, yakni melalui pihak-pihak lain yang bertindak sebagai perantara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bentuk terafiliasinya adalah yayasan-yasasan itu adalah bisa dibilang milik melalui orang lain,"(merdeka.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 10:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polres Inhu Buru Terduga Pelaku Penembakan Pekerja PT SBP</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Polres-Inhu-Buru-Terduga-Pelaku-Penembakan-Pekerja-PT-SBP</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7434_-Polres-Inhu-Buru-Terduga-Pelaku-Penembakan-Pekerja-PT-SBP.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) saat ini tengah menyelidiki dugaan penembakan dan pengeroyokan menggunakan senjata tajam terhadap pekerja PT Sinar Belilas Perkasa (PT SBP) dan memburu para terduga pelaku penembakan dan penganiayaan, pasca laporan polisi nomor LP/B/93/VI/2026/SPKT/Polres Indragiri Hulu Polda Riau, tertanggal 01 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Laporan sudah kami terima dan saat ini dalam proses lidik serta terduga pelaku sedang diburu. Kami juga memgimbau agar para terduga pelaku menyerahkan diri,” tegas Aiptu Misran, SH Kasi Humas Polres Inhu kepada riauterkinicom, Rabu (3/6/26) melalui selulernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu dalam laporan polisi yang ditandatangani Ipda Muslim Hasan, S.Tr.I.K, a.n KA SPKT Resor Indragiri Hulu Pamapta II diketahui Probo Sutejo melaporkan dugaan Tindak Pidana Pengeroyokan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 KUHP Dan Atau PASAL 459 Juncto PASAL 17 KUHP DAN ATAU PASAL 1 UU NO 12 THN 1951.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yang terjadi di JL-, RT-, RW-, TITIK KOORDINAT -0.4643706,102.5424151, SEKIP HILIR RENGAT, KABUPATEN INDRAGIRI HULU, RIAU, PADA HARI SENIN TANGGAL 01 JUNI 2026 SEKIRA PUKUL 09:30 WIB, dengan Terlapor atas nama Andi Irwan DKK, atas nama Enggi, atas nama Lukman, atas nama Kamaruzaman, atas nama Marjuni dan atas nama Samsir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Uraian Kejadian Pada hari senin tanggal 01 Juni 2026 sekira pukul 09:30 WIB pelapor mendapat telepon dari salah satu korban Sdr. Edi Yanto yang sedang berada di wilayah HGU No 1/2007 PT Sinas Belilas Perkasa SBP) Kecamatan Rengat, Inhu, korban menyampaikan bahwa di serang oleh sekelompok orang yang membawa senapan dan senjata tajam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat rekan rekan yang terluka akibat serangan tersebut, baik terluka akibat tembakan senapan maupun terluka akibat sabetan senjata tajam, kemudian pelapor memerintahkan anggotanya untuk kembali ke kantor kebun dan membawa para korban ke Rumah Sakit Muizah di Seberida untuk mendapatkan perawatan medis. Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres inhu untuk pengusutan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dihubungi terpisah Abdul Rahman Manurung Manager Humas PT. SBP kepada riauterkinicom membenarkan kejadian pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan senapan angin dan senjata tajam terhadap pekerja PT SBP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Benar pekerja PT SBP menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan menggunakan senapan angin dan senjata tajam, dimana dari enam orang pekerja yang terluka dan dirawat, tiga orang pekerja telah dipulangkan dari rumah sakit. Sementara dua orang pekerja lainya masih dirawat di RS Safira Pekanbaru akibat luka serius yang diduga dari tembakan senapan angin dan satu pekerja lainya saat ini tengah dirujuk ke RS Safira Pekanbaru akibat proyektil senapan angin yang masih bersarang di tubuhnya,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ditambahkanya, selain korban luka luka yang dialami pekerja PT SBP dalam aksi yang dilakukan sekelompok orang tersebut, sejumlah aset milik PT SBP juga mengalami kerusakan. Seperti puluhan kendaraan roda dua yang mengalami kerusakan parah akibat aksi anarkisme tersebut.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dua Regu Manggala Agni dari Jambi Bantu Padamkan Karhutla di Rupat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dua-Regu-Manggala-Agni-dari-Jambi-Bantu-Padamkan-Karhutla-di-Rupat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7657_-Dua-Regu-Manggala-Agni-dari-Jambi-Bantu-Padamkan-Karhutla-di-Rupat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Menyikapi temuan tersebut, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera langsung mengerahkan tim Manggala Agni ke lokasi dan menyiapkan tambahan personel untuk memperkuat penanganan di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan titik kebakaran tersebut terpantau pada Selasa (2/6/2026). Setelah menerima informasi, pihaknya segera menyiapkan regu pemadaman untuk bergerak menuju lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selasa kemarin muncul satu kebakaran di Rupat, Bengkalis. Kami menyiapkan regu. Satu tim Daops Siak sudah menyeberang ke Pulau Rupat menuju TKP. Kami juga menyiapkan tambahan pasukan dari Jambi sebanyak dua regu untuk bersiap menuju Rupat," kata Ferdian, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan bahwa, tim dari Daops Siak telah melakukan penyeberangan ke Pulau Rupat pada siang hari dan saat ini masih dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran. Karena petugas belum tiba di titik kejadian, luas area yang terbakar belum dapat dipastikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim dari Siak baru menyeberang pukul 12.00 wib tadi, saat ini menuju ke lokasi. Untuk luasan lahan terbakar belum bisa kami pastikan karena belum dilakukan size up. Yang jelas dari pantauan udara lumayan luas dan asapnya tebal karena bahan bakarannya tanaman akasia," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain penanganan di Rupat, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga masih menangani sejumlah titik karhutla di wilayah lain di Provinsi Riau. Di Kabupaten Siak, kebakaran di wilayah Kandis ditargetkan dapat dituntaskan pada hari ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Wilayah Kandis target hari ini selesai. Tim Daops Pekanbaru yang lain sedang disiapkan untuk perbantuan di Rohil, tepatnya di Bangko," ungkap Ferdian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, operasi pemadaman juga masih berlangsung di wilayah Sokoi, Pelalawan. Personel Manggala Agni dari Daops Rengat terus melakukan penanganan untuk memastikan api tidak kembali meluas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Wilayah Sokoi masih dilaksanakan pemadaman oleh tim Daops Manggala Agni Rengat," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Kabupaten Rokan Hilir, kebakaran di Rantau Bais juga masih menjadi fokus penanganan. Cuaca panas yang menyengat di lokasi membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api dan mencegah perluasan kebakaran ke lahan milik masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi siang ini di Rantau Bais panas menyengat. Dua tim Manggala Agni terus melakukan upaya penyekatan kebakaran mengingat di posisi samping terdapat tanaman akasia liar dan kebun sawit masyarakat," (rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Silmy-Karim-Serahkan-Diri-ke-KPK--Rumah-Digeledah-dan-Mobil-Mewah-Disegel</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2213_Silmy-Karim-Serahkan-Diri-ke-KPK--Rumah-Digeledah-dan-Mobil-Mewah-Disegel.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya Nomor 5, Jakarta Selatan pada Rabu malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan langsung Okezone di lokasi, Rabu (3/6/2026), malam, tim KPK rampung melakukan penggeledahan sekira pukul 00.03 WIB. Hal itu diawali dengan tiga mobil KPK diperbolehkan masuk ke dalam pekarangan rumah Silmy. JAKARTA - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya Nomor 5, Jakarta Selatan pada Rabu malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan langsung Okezone di lokasi, Rabu (3/6/2026), malam, tim KPK rampung melakukan penggeledahan sekira pukul 00.03 WIB. Hal itu diawali dengan tiga mobil KPK diperbolehkan masuk ke dalam pekarangan rumah Silmy. Setidaknya ada dua mobil yang terlihat dipasangi segel KPK. Mobil mewah dua pintu berwarna silver dan satu lagi warna hitam.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, di dalam garasi rumah Silmy juga terlihat beberapa sepeda yang tergantung di tembok.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malamKedatangannya ini terkait dirinya yang tengah dicari KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan di lokasi, Silmy terlihat berada di pelataran Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 22.38 WIB dengan mengenakan batik coklat.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, ia dikawal kurang lebih tiga ajudan. Sempat terjadi aksi saling dorong antara ajudannya dengan awal media yang sudah menunggunya.(okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Ingin Program MBG Bersih dari Korupsi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-Ingin-Program-MBG-Bersih-dari-Korupsi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4193_Prabowo-Ingin-Program-MBG-Bersih-dari-Korupsi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus bersih dari praktik korupsi dan penyimpangan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen itu diwujudkan melalui perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program strategis nasional tersebut.Penegasan itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman saat merespons keputusan Prabowo memberhentikan Kepala BGN beserta wakilnya. Menurut Dudung, langkah tersebut diambil setelah Presiden menerima dan mengevaluasi berbagai informasi dari sejumlah sumber.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, dan mengevaluasi berbagai sumber yang masuk ke beliau. Sehingga langkah yang diambil ini untuk perbaikan ke depan agar BGN semakin transparan, akuntabel, dan sesuai keinginan Presiden bahwa ini uang rakyat yang harus benar-benar dikawal," ujar Dudung kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).Dudung mengungkapkan dirinya sempat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dapur MBG sekitar sebulan lalu. Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan sejumlah persoalan dalam tata kelola dan manajemen, meski secara umum program juga menunjukkan banyak capaian positif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau saya melihat, banyak informasi yang masuk ke Presiden. Salah satu faktornya tentu temuan di lapangan. Saya sudah sidak sekitar sebulan lalu dan memang ada beberapa ketimpangan. Namun yang baik juga banyak. Hanya saja Presiden menginginkan program ini berjalan sempurna tanpa ada sedikit pun penyimpangan," katanya.Menurut Dudung, fokus pemerintah ke depan adalah memperbaiki tata kelola dan sistem pengawasan agar tidak ada celah korupsi yang berpotensi mengurangi kualitas layanan maupun asupan gizi bagi anak-anak penerima manfaat.Pengawasan, kata dia, akan diperketat terhadap seluruh ekosistem pendukung program, mulai dari pengelola yayasan hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang harus diperbaiki adalah manajemennya. Bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi memastikan sistemnya tertata sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan yang pada akhirnya bisa menurunkan kualitas program. Ini yang akan terus kami kawal. Saya akan terus cek ke lapangan, menemukan persoalan, dan menyampaikannya secara terbuka," (okezone).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sepanjang 2026, Polda Riau Bongkar 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan dengan 525 Tersangka</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Sepanjang-2026--Polda-Riau-Bongkar-1-333-Kasus-Kejahatan-Jalanan-dengan-525-Tersangka</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4212_-Sepanjang-2026--Polda-Riau-Bongkar-1-333-Kasus-Kejahatan-Jalanan-dengan-525-Tersangka.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Komitmen Polda Riau dalam memberantas kejahatan jalanan terus dibuktikan. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, jajaran Polda Riau dan Polres berhasil mengungkap sebanyak 1.333 kasus kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Dari pengungkapan tersebut, 525 tersangka berhasil diamankan beserta ratusan barang bukti hasil kejahatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan itu dipaparkan Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, dalam konferensi pers pengungkapan kasus Curat, Curas dan Curanmor di Mapolda Riau, Rabu (03/06/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Hengki, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas konvensional atau yang dikenal dengan istilah C3, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selama periode Januari sampai Mei 2026, kami berhasil mengungkap 1.333 perkara. Terdiri dari 748 kasus curat, 448 kasus curas, dan 137 kasus curanmor,” ujar Hengki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari ratusan kasus yang berhasil dibongkar, polisi menangkap 525 tersangka yang terdiri dari 515 laki-laki dan 10 perempuan. Rinciannya, 426 tersangka kasus curat, 32 tersangka curas termasuk 12 pelaku begal, serta 67 tersangka curanmor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menangkap para pelaku, aparat juga menyita berbagai barang bukti. Di antaranya 189 unit sepeda motor, 18 unit mobil, dua pucuk senjata api jenis airsoft gun, 29 senjata tajam, 15 kunci letter T yang biasa digunakan untuk mencuri kendaraan, serta uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp48,068 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan itu, Hengki mengungkap fakta menarik dari hasil penyelidikan. Sejumlah pelaku kejahatan jalanan ternyata memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Motif pencurian yang dilakukan tidak semata-mata karena faktor ekonomi, melainkan untuk memperoleh uang membeli narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Salah satu kasus yang kami ungkap di wilayah Siak dan Dumai menunjukkan pelaku mencuri sepeda motor untuk mendapatkan uang membeli sabu. Bahkan pelaku memiliki spesialisasi mencuri sepeda motor jenis NMAX,” terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Temuan tersebut semakin menguatkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai tindak kriminal di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polda Riau, lanjut Hengki, akan terus mengoptimalkan langkah preemtif, preventif hingga represif melalui patroli rutin, peningkatan kehadiran polisi di lapangan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku kejahatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berkomitmen meminimalisir bahkan menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap kejahatan. Karena itu, upaya pencegahan dan penegakan hukum akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegasnya.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Edar Ganja, Pria di Batsol Bengkalis Digaruk Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Edar-Ganja--Pria-di-Batsol-Bengkalis-Digaruk-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7857_-Edar-Ganja--Pria-di-Batsol-Bengkalis-Digaruk-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS" Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial DJS (27) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan di Kecamatan Bathin Solapan (Batsol).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Selasa (2/6/26) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Lintas Duri"Dumai Km. 14, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Tersangka diketahui merupakan target operasi (TO) Polres Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Setelah menerima informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka DJS di kediamannya,” ungkap Aipda Juliandi, Kamis (4/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu bungkus diduga narkotika jenis ganja dengan berat kotor 2,55 gram yang disembunyikan di dalam kap depan sepeda motor milik tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain ganja, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa satu kotak rokok, sepeda motor dan satu unit HP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga berperan sebagai pengedar. Sementara hasil tes urine menunjukkan DJS positif mengandung methamphetamine dan amphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok narkotika tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Identitas pemasok sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam proses pengembangan penyelidikan,” pungkas Aipda Juli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (1), Pasal 114 ayat (1), dan Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sindikat Curanmor Spesialis Keyless NMAX Lintas Wilayah Digulung Polres Siak, Semua Pelaku Positif Sabu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sindikat-Curanmor-Spesialis-Keyless-NMAX-Lintas-Wilayah-Digulung-Polres-Siak--Semua-Pelaku-Positif-Sabu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2952_Sindikat-Curanmor-Spesialis-Keyless-NMAX-Lintas-Wilayah-Digulung-Polres-Siak--Semua-Pelaku-Positif-Sabu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak, berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten/kota di Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelompok kriminal yang dikenal sebagai spesialis pencuri sepeda motor Yamaha NMAX bersistem keyless ini digerebek saat bersembunyi di sebuah kamar Hotel Maxone, Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Operasi penangkapan yang berlangsung, Minggu (31/5/2026) sekira pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kapolres Siak melalui Kasat Reskrim mengungkapkan, komplotan ini tergolong sangat lihai dan terorganisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menyasar motor Yamaha NMAX yang terparkir di tempat lengang maupun indekos.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Modus operandi yang digunakan para pelaku tergolong rapi. Sebagai pemetik, mereka mematahkan stang motor korban secara paksa, lalu mendorongnya (stut) ke tempat aman. Di sana, mereka membongkar motor dan mengganti modul keyless serta ECU bawaan dengan perangkat yang sudah mereka siapkan agar mesin bisa dihidupkan," ujar AKP Dr. Raja Kosmos, usai menggelar konferensi pers, di Mapolda Riau di Pekanbaru, Rabu (3/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka dengan peran yang berbeda-beda, ​AK (26) bertindak sebagai pemetik (eksekutor lapangan), ​M.I (23) bertindak sebagai pemetik, ​R.J (20) bertindak sebagai pemetik, ​I.P (18), bertindak sebagai pemetik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​ARI (40) bertindak sebagai penadah sekaligus penyedia Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu untuk mengelabui pembeli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan setelah penangkapan, kelima pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini diperkuat dengan ditemukannya barang bukti satu paket sabu seberat 1,04 gram beserta alat hisap (bong) di dalam kamar hotel tempat mereka menginap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Dari hasil pengembangan interogasi, kata AKP Kosmos, sindikat ini mengakui telah beraksi di sedikitnya 20 TKP berbeda yang tersebar di tiga wilayah utama di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kabupaten Siak 6 TKP, yakni dekat Depot air minum jalan Sultan Syarif Hasyim NMAX Silver, ​Kos-Kosan Imron jalan Sutomo gg. Almud NMAX Biru, jalan​ Raja Kecik gg. Leban atau Depan RSUD NMAX Biru, ​dekat Ponsel Siak Gg. Mahang NMAX Hitam, jala. Raja Kecik dekat penjualan Bunga NMAX Biru dan ​Jalan Lintas Pekanbaru - Dumai Kec. Kandis NMAX Hitam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kota Pekanbaru 13 TKP dan ​Kota Dumai 1 TKP Di area belakang Hotel Max One.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Selain mengamankan para tersangka, petugas berhasil menyita puluhan barang bukti bernilai puluhan juta rupiah, di antaranya, ​4 unit sepeda motor Yamaha NMAX (3 unit di antaranya tanpa nomor polisi).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Perangkat elektronik motor: 3 buah remote keyless Yamaha, 1 unit ECU, dan 1 unit modul SGCU ECU, 1 buah obeng ketok/bunga Letter T, obeng minus, dan kunci sok (rachet).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Polisi juga berhasil menyita dokumen palsu 2 lembar STNK tiruan atas nama orang lain. ​Uang tunai hasil kejahatan senilai Rp 14.647.000,-.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Barang bukti narkoba juga berhasil diamankan, 1 paket sabu 1,04 gram dan 2 buah bong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Saat ini, kelima tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Siak guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk melacak jaringan penadah lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 ayat 2 jo Pasal 20 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara yang berat(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pemerintah-Ubah-Aturan-PPh-Final-UMKM--PT-dan-CV-Tak-Lagi-Dapat-Fasilitas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4016_Pemerintah-Ubah-Aturan-PPh-Final-UMKM--PT-dan-CV-Tak-Lagi-Dapat-Fasilitas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah satu poin penting dalam aturan tersebut adalah perubahan ketentuan penerima fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi wajib pajak dengan peredaran bruto tertentu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui beleid baru ini, dikutip Rabu (3/6/2026), pemerintah mempersempit kelompok wajib pajak yang dapat memanfaatkan tarif PPh Final 0,5 persen. Jika sebelumnya fasilitas tersebut dapat digunakan oleh koperasi, persekutuan komanditer (CV), firma, perseroan terbatas (PT), hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kini penerimanya dibatasi hanya untuk wajib pajak orang pribadi, perseroan perorangan yang didirikan oleh satu orang, dan koperasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketentuan tersebut tercantum dalam perubahan Pasal 57 ayat (1) PP 20/2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Wajib Pajak dalam negeri yang memiliki peredaran bruto tertentu yang dikenai Pajak Penghasilan bersifat final sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) merupakan: a. Wajib Pajak orang pribadi; dan b. Wajib Pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang didirikan oleh 1 (satu) orang dan koperasi,” demikian bunyi aturan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Khusus bagi koperasi, fasilitas PPh Final 0,5 persen dapat dimanfaatkan selama empat tahun sejak terdaftar sebagai wajib pajak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski mempersempit penerima fasilitas, pemerintah tetap memberikan masa transisi bagi badan usaha yang sebelumnya telah menggunakan skema PPh Final UMKM. Dengan demikian, CV, firma, PT, dan BUMDes yang saat ini masih memanfaatkan tarif 0,5 persen tidak langsung kehilangan fasilitas tersebut dan masih dapat menggunakannya hingga masa transisi berakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada Batas Waktu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah masa transisi selesai, badan usaha tersebut wajib menggunakan tarif Pajak Penghasilan umum sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mengubah kelompok penerima fasilitas, pemerintah juga menghapus batas waktu penggunaan tarif PPh Final 0,5 persen bagi wajib pajak orang pribadi yang memiliki omzet hingga Rp 4,8 miliar per tahun. Sebelumnya, fasilitas tersebut hanya dapat dimanfaatkan selama tujuh tahun sejak usaha terdaftar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah juga memperketat aturan untuk mencegah praktik penghindaran pajak melalui pemecahan usaha menjadi beberapa entitas yang lebih kecil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam aturan sebelumnya, pelaku usaha dapat mendirikan sejumlah perseroan perorangan sehingga omzet masing-masing entitas tetap berada di bawah batas Rp4,8 miliar per tahun. Namun, melalui Pasal 57 ayat (2) huruf e PP 20/2026, batas omzet tersebut kini dihitung berdasarkan total peredaran bruto wajib pajak orang pribadi dan seluruh perseroan perorangan yang didirikannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Artinya, apabila akumulasi omzet dari seluruh usaha tersebut melebihi Rp4,8 miliar dalam satu tahun pajak, fasilitas PPh Final 0,5 persen tidak lagi dapat digunakan pada tahun pajak berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan fasilitas pajak UMKM diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar memenuhi kriteria dan tidak dimanfaatkan untuk mengurangi kewajiban pajak secara tidak semestinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Pecah Usaha</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah juga menutup celah pemecahan usaha melalui anggota keluarga inti. Dalam Pasal 58 ayat (2) dan ayat (3), diatur bahwa bagi pasangan suami-istri yang memiliki perjanjian pemisahan harta atau menjalankan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah, batas omzet Rp4,8 miliar dihitung berdasarkan gabungan omzet suami, istri, serta seluruh perseroan perorangan yang didirikan oleh keduanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Penentuan jumlah peredaran bruto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf e bagi suami-istri sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ditentukan berdasarkan penggabungan peredaran bruto dari suami dan istri beserta seluruh Wajib Pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang didirikan oleh suami dan istri,” tulis beleid tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, PP 20/2026 menegaskan bahwa penghasilan dari jasa yang berkaitan dengan pekerjaan bebas tidak lagi dapat memanfaatkan skema PPh Final UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelompok profesi yang dikecualikan antara lain pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris. Fasilitas ini juga tidak berlaku bagi pekerja seni dan hiburan seperti musisi, penyanyi, pelawak, aktor, model, sutradara, kru film, penari, pelukis, pemahat, hingga kreator konten digital seperti influencer, selebgram, blogger, dan vlogger.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, atlet, pengajar, pelatih, penyuluh, moderator, peneliti, penerjemah, agen iklan, pengawas proyek, agen asuransi, hingga distributor perusahaan pemasaran berjenjang juga tidak dapat menggunakan skema PPh Final UMKM. Dengan demikian, penghasilan yang mereka peroleh akan dikenai tarif Pajak Penghasilan sesuai ketentuan umum yang berlaku.(liputan</font>6).</div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 16:41:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>