<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:50:38 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sat, 11 Jul 2026 08:50:38 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Polda Maluku Matangkan Pengamanan Groundbreaking Blok Masela dengan Standar VVIP</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Polda-Maluku-Matangkan-Pengamanan-Groundbreaking-Blok-Masela-dengan-Standar-VVIP</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7444_Polda-Maluku-Matangkan-Pengamanan-Groundbreaking-Blok-Masela-dengan-Standar-VVIP.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian Daerah (Polda) Maluku tengah mempersiapkan pengamanan secara intensif menjelang peletakan batu pertama atau "groundbreaking" Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela. Acara penting ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 16 Juli 2026 mendatang, menandai dimulainya proyek vital bagi ketahanan energi nasional. Kesiapan pengamanan ini menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kegiatan.Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa pengamanan akan dilakukan dengan standar "Very Very Important Person" (VVIP) karena direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Seluruh personel kepolisian diwajibkan memahami prinsip "zero tolerance" terhadap kesalahan dalam operasi pengamanan ini. Hal ini menunjukkan betapa krusialnya acara groundbreaking Blok Masela bagi negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengamanan ketat ini tidak hanya berfokus pada aspek seremonial, tetapi juga bertujuan untuk mendukung kelancaran pembangunan proyek dan iklim investasi di Indonesia. Blok Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki dampak luas terhadap perekonomian dan ketersediaan energi. Oleh karena itu, semua pihak terkait diminta untuk bersinergi demi suksesnya acara tersebut.Kesiapan Polda Maluku Amankan Groundbreaking Blok Masela</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Maluku, menyampaikan bahwa seluruh personel harus memahami pengamanan ini menggunakan standar VVIP. Pernyataan tersebut disampaikan di Ambon pada Jumat (10/7), menekankan pentingnya kesiapsiagaan maksimal. Kehadiran kepala negara menuntut tingkat keamanan tertinggi tanpa celah sedikit pun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proyek Strategis Nasional Blok Masela bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan juga pilar penting bagi ketahanan energi nasional. Selain itu, proyek ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi ke Indonesia, menciptakan efek domino positif bagi perekonomian. Oleh karena itu, pengamanan yang solid menjadi kunci keberhasilan awal proyek ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk memastikan kesiapan tersebut, Polda Maluku telah melaksanakan latihan praoperasi. Latihan ini bertujuan menyamakan persepsi di antara personel, meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, serta memastikan semua prosedur pengamanan VVIP berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Setiap detail pengamanan diperhitungkan secara cermat.Sinergi dan Antisipasi Potensi Gangguan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolda Dadang menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi pendukung lainnya. Kolaborasi ini krusial agar pengamanan dapat berjalan sesuai rencana yang telah disusun. Tidak boleh ada ego sektoral maupun miskomunikasi antarlembaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh unsur harus bergerak sebagai satu komando, dengan pembagian tugas yang jelas dan terkoordinasi. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang mungkin muncul. Potensi gangguan tersebut meliputi ancaman terorisme, sabotase, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga aksi unjuk rasa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah-langkah preemtif, preventif, intelijen, dan penegakan hukum secara terukur akan diterapkan untuk mengatasi potensi ancaman tersebut. Selain itu, personel juga diminta memiliki kemampuan membaca perkembangan situasi yang dinamis. Mereka harus memahami berbagai skenario pengamanan, termasuk jika terjadi perubahan kategori kunjungan pejabat negara.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diplomasi Indonesia-Iran: Menlu RI Perkuat Hubungan Bilateral di Tengah Situasi Global</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Diplomasi-Indonesia-Iran--Menlu-RI-Perkuat-Hubungan-Bilateral-di-Tengah-Situasi-Global</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3365_Diplomasi-Indonesia-Iran--Menlu-RI-Perkuat-Hubungan-Bilateral-di-Tengah-Situasi-Global.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, dan Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi, telah melakukan pertemuan penting di Mashhad, Iran, pada Sabtu (11/7). Pertemuan ini menjadi wadah bagi kedua belah pihak untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global yang terus berdinamika. Kunjungan ini juga menegaskan kembali pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog konstruktif dan jalur diplomasi.Kedua menteri secara tegas menekankan penghormatan terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional sebagai prinsip fundamental dalam menjaga stabilitas. Delegasi Indonesia hadir dalam rangkaian prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir bagi mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. Kehadiran ini mencerminkan solidaritas dan penghormatan mendalam dari Indonesia kepada masyarakat Iran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, Sugiono dan Araghchi juga menegaskan komitmen kuat mereka untuk terus mempererat Hubungan Indonesia Iran. Hal ini akan diwujudkan melalui peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang prioritas. Optimalisasi mekanisme bilateral diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara.Diplomasi di Tengah Duka dan Solidaritas Regional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Luar Negeri Sugiono melaksanakan kunjungan kerja ke Mashhad, Iran, bertepatan dengan kehadiran delegasi Indonesia dalam prosesi penghormatan terakhir. Delegasi tersebut hadir untuk mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, yang meninggal pada akhir Februari 2026. Kehadiran ini merupakan wujud nyata dari misi perdamaian dan solidaritas antarnegara yang selalu diusung Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Delegasi Indonesia menjadi delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad. Hal ini menunjukkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Iran yang telah terjalin lama. Pemerintah Iran menyampaikan undangan khusus kepada Pemerintah Indonesia untuk prosesi penting ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain Menteri Luar Negeri Sugiono, delegasi Indonesia turut diperkuat oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Perwakilan dari dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, yaitu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah, juga menjadi bagian dari rombongan. Kehadiran lintas elemen ini memperkuat pesan persahabatan dan perdamaian Indonesia.Penguatan Hubungan Bilateral dan Multilateral</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan bilateral, Menteri Sugiono dan Menteri Araghchi menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat Hubungan Indonesia Iran. Fokus utama adalah peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor prioritas. Kedua negara berupaya keras untuk memastikan implementasi kerja sama ini memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Sugiono juga secara aktif mendorong optimalisasi mekanisme bilateral yang telah ada. Tujuannya adalah untuk memajukan berbagai inisiatif kerja sama yang telah disepakati. Langkah ini diharapkan dapat semakin mempererat ikatan antara kedua negara, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Delegasi Indonesia juga berkesempatan bertemu dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat diplomasi parlemen dan mempromosikan pertukaran antarparlemen. Inisiatif ini penting untuk mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara melalui jalur legislatif.Diskusi mengenai situasi regional dan global menjadi agenda krusial dalam pertemuan para menteri. Mereka sepakat bahwa penyelesaian konflik harus melalui dialog, diplomasi, serta penghormatan terhadap kedaulatan negara. Prinsip hukum internasional juga menjadi landasan kuat dalam pandangan bersama mereka, mencerminkan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat di Sungai Sembilan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/-Apical-Gelar-Pemeriksaan-Kesehatan-dan-Pengobatan-Gratis-bagi-Masyarakat-di-Sungai-Sembilan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9727_-Apical-Gelar-Pemeriksaan-Kesehatan-dan-Pengobatan-Gratis-bagi-Masyarakat-di-Sungai-Sembilan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAIâ€" Apical melalui PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan yang diikuti sedikitnya 50 warga tersebut berlangsung di halaman Gedung MTs Nurul Islam, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Riau. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Apical untuk menghadirkan manfaat bagi komunitas dan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga yang hadir memperoleh pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan untuk berbagai keluhan yang umum dijumpai, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, diare, asam urat, diabetes, dan kolesterol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Head of General Affairs Apical Dumai, M. Jaya Budi Arsa, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami ingin memberikan dampak di area yang paling dibutuhkan masyarakat. Dalam konteks kali ini, dukungan tersebut kami hadirkan melalui akses pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Namun, komitmen Apical untuk masyarakat tidak berhenti pada aspek kesehatan saja. Kami juga terus berupaya menghadirkan program yang mendukung kualitas hidup masyarakat dari berbagai sisi seperti ekonomi dan edukasi, yang sejalan dengan filosofi 5C perusahaan, yaitu Good for Community, Country, Climate, Customer, dan Company,â€ť ujar Jaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sungai Sembilan sebagai mitra pelaksana. Kepala Puskesmas Sungai Sembilan, dr. Joni Miller, mengatakan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan fasilitas kesehatan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini penting karena menunjang program puskesmas, terutama dalam meningkatkan pelayanan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif. Semoga kegiatan ini dapat terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Sungai Sembilan,â€ť katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari sisi masyarakat, para ketua RT setempat menilai kegiatan ini memberikan manfaat langsung karena warga dapat memeriksakan kesehatan lebih dekat dari tempat tinggal mereka. Mewakili warga, Ketua RT 06 Ismail berharap kegiatan serupa dapat terus menjangkau lebih banyak masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śBagi warga, kegiatan seperti ini cukup membantu karena pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan dekat dengan lingkungan tempat tinggal. Kami berharap program seperti ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga,â€ť ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Apical, komunitas dan masyarakat sekitar merupakan bagian integral dari keberlangsungan operasi perusahaan. Karena itu, perusahaan terus mendorong program yang saling mendukung agar perusahaan dan masyarakat dapat tumbuh dan maju bersama.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Kesiapan Satgasyon 132/Bima Sakti, Seluruh Aspek Penugasan Diverifikasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Kodam-XIX-Tuanku-Tambusai-Perkuat-Kesiapan-Satgasyon-132-Bima-Sakti--Seluruh-Aspek-Penugasan-Diverifikasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5780_-Kodam-XIX-Tuanku-Tambusai-Perkuat-Kesiapan-Satgasyon-132-Bima-Sakti--Seluruh-Aspek-Penugasan-Diverifikasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP terus memastikan kesiapan setiap satuan dalam menghadapi penugasan operasi. Salah satunya melalui pelaksanaan Laporan Awal Kesiapan Tugas Satgasyon 132/Bima Sakti Tahun 2026 yang digelar di Lantai II Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dipimpin Asops Kasdam XIX/Tuanku Tambusai tersebut menjadi tahapan penting untuk mengukur kesiapan Satgasyon 132/Bima Sakti sebelum diberangkatkan melaksanakan tugas. Tim memaparkan secara menyeluruh kondisi personel, materiil, administrasi, logistik, hingga dukungan operasi yang akan menjadi penunjang keberhasilan pelaksanaan misi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam arahannya, Asops Kasdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan agar seluruh prajurit menjaga profesionalisme dan melaksanakan setiap tahapan penugasan secara maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, pegang teguh disiplin keprajuritan, jaga nama baik TNI AD di mana pun bertugas, serta utamakan faktor keamanan dalam setiap kegiatan," tegas Asops Kasdam XIX/Tuanku Tambusai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kendala yang dapat menghambat pelaksanaan tugas. Seluruh aspek kesiapan menjadi perhatian, mulai dari kelengkapan administrasi hingga kesiapan perlengkapan dan dukungan operasional di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil laporan yang dipaparkan, Satgasyon 132/Bima Sakti Tahun 2026 dinyatakan siap melaksanakan penugasan sesuai rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, Kodam XIX Tuanku Tambusai kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan satuan yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan setiap tugas negara secara optimal. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> 7 Juara Ketinting Inhil Berlaga di Pelalawan Racing Boat Tahun 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/-7-Juara-Ketinting-Inhil-Berlaga-di-Pelalawan-Racing-Boat-Tahun-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5596_-7-Juara-Ketinting-Inhil-Berlaga-di-Pelalawan-Racing-Boat-Tahun-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIRâ€" Semarak budaya sungai kembali terasa di Kabupaten Pelalawan. Sebanyak 7 perahu ketinting asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, turut ambil bagian dalam ajang Pelalawan Racing Boat Desa Wisata Kuala Terusan 2026 yang dibuka pada Jumat, 10 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Event tahunan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. Lomba akan berlangsung selama 3 hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026 di Desa Wisata Kuala Terusan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketujuh peserta dari Inhil tersebut bukan peserta biasa. Mereka merupakan para juara pada ajang lomba pompong dan ketinting dalam perhelatan Milad Kabupaten Indragiri Hilir ke-61 tahun 2026 yang digelar di Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Indragiri Hilir H. Herman memberikan apresiasi atas keikutsertaan kontingen Inhil di ajang bergengsi antar daerah ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semoga peserta lomba asal Kabupaten Indragiri Hilir dapat meraih hasil yang maksimal dan dapat mengharumkan nama daerah pada ajang lomba tersebut," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelalawan Racing Boat sendiri menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis kearifan lokal di Riau. Selain memacu adrenalin, lomba ini juga menjadi wadah pelestarian budaya bahari masyarakat sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diharapkan ke depan dinas terkait dapat terus mendukung aktivitas seni dan budaya melalui ajang lomba boat ketinting. Dukungan diharapkan tidak hanya sebatas event, tetapi juga pembinaan atlet dan pelestarian perahu tradisional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan hadirnya peserta dari Inhil, persaingan di Pelalawan Racing Boat 2026 diprediksi akan semakin sengit dan menarik perhatian wisatawan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dua Warga Meninggal Akibat Diare, Wawako Pekanbaru Langsung Telusuri Kondisi Lingkungan dan Sanitasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dua-Warga-Meninggal-Akibat-Diare--Wawako-Pekanbaru-Langsung-Telusuri-Kondisi-Lingkungan-dan-Sanitasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5169_-Dua-Warga-Meninggal-Akibat-Diare--Wawako-Pekanbaru-Langsung-Telusuri-Kondisi-Lingkungan-dan-Sanitasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARUâ€" Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat menangani kasus diare yang menimpa warga di Jalan Pantau RT 04/RW 05, Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, turun langsung meninjau lokasi sekaligus memastikan kondisi para korban, Jumat (10/7/2026). â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽMarkarius menyampaikan, dari tujuh warga yang terdampak, dua orang meninggal dunia. Sementara lima korban lainnya telah dinyatakan pulih. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€Ž"Kami datang untuk memastikan kondisi lima korban yang tersisa sudah sehat. Selain itu, kami juga menyerahkan bantuan makanan dan tambahan gizi kepada 15 balita yang berada di lingkungan ini," ujar Markarius. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽSelain menyalurkan bantuan, Pemko Pekanbaru juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lingkungan untuk mengetahui penyebab munculnya kasus diare. Berdasarkan hasil uji laboratorium, sumber bakteri dipastikan bukan berasal dari air minum. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€Ž"Hasil laboratorium menunjukkan sumur warga sudah diperiksa dan hasilnya negatif. Air galon yang digunakan juga negatif. Artinya, sumber bakteri bukan berasal dari air minum," jelasnya. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽMenurut Markarius, dugaan sementara mengarah pada buruknya sanitasi lingkungan. Masih banyak rumah di kawasan tersebut yang belum memiliki fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang layak. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€Ž"Sanitasi menjadi persoalan utama di sini. Banyak rumah belum memiliki MCK," ungkapnya. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽAkibatnya, sebagian warga masih melakukan buang air besar di kebun. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu penyebaran bakteri melalui lalat yang hinggap pada makanan. Selain itu, makanan yang kurang higienis juga diduga menjadi faktor penyebab penyebaran penyakit.â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽPemko Pekanbaru juga menyoroti keterbatasan akses air bersih di kawasan tersebut. Sebagai langkah penanganan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan diminta mengkaji pembangunan sumur bor. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€Ž"Kami akan menugaskan Dinas PUPR untuk melihat kemungkinan pembangunan sumur bor agar warga memiliki akses air bersih dan fasilitas MCK yang memadai," kata Markarius. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽSementara itu, Ketua RT 04, Saberi, mengatakan terdapat 52 kepala keluarga (KK) yang tinggal di wilayahnya. Mayoritas warga bekerja sebagai buruh di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, buruh bangunan, pekerja perkebunan sawit, hingga pengrajin batu bata. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽIa mengaku baru mengetahui adanya kasus diare setelah menerima kabar meninggalnya salah seorang warga. Tidak lama kemudian, korban lainnya juga meninggal dunia dengan dugaan penyakit muntah dan diare (muntaber). â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€Ž"Kami baru mengetahui setelah ada warga yang meninggal dunia. Saat itu penyebabnya belum diketahui. Sehingga kami langsung mengimbau apabila ada warga yang sakit agar segera dibawa ke puskesmas," ujar Saberi. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽSejak kasus tersebut mencuat, petugas puskesmas, pemerintah provinsi, hingga kader posyandu telah beberapa kali melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendataan warga. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€ŽSaberi juga mengungkapkan masih ada sejumlah warga yang belum memiliki dokumen kependudukan sehingga belum terdata dalam pelayanan kesehatan maupun kegiatan posyandu. â€Ž</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€Ž â€Ž"Kami terus mengimbau warga agar segera mengurus administrasi kependudukan. Dengan begitu mereka lebih mudah mendapatkan pelayanan pemerintah, termasuk layanan kesehatan,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kemenkes, KOICA, dan UNFPA Luncurkan Proyek SPEED untuk Turunkan Angka Kematian Ibu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Kemenkes--KOICA--dan-UNFPA-Luncurkan-Proyek-SPEED-untuk-Turunkan-Angka-Kematian-Ibu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5315_-Kemenkes--KOICA--dan-UNFPA-Luncurkan-Proyek-SPEED-untuk-Turunkan-Angka-Kematian-Ibu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTAâ€" Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 mencatat Angka Kematian Ibu (AKI) turun menjadi 144 per 100.000 kelahiran hidup, dari 189 di tahun 2020 (Sensus Penduduk, 2020). Ini berarti setiap 1-2 jam seorang ibu di Indonesia kehilangan nyawanya akibat komplikasi terkait kehamilan, persalinan, atau masa nifas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun Indonesia telah mencapai cakupan yang tinggi dalam hal pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terampil, Angka Kematian Ibu (AKI) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang krusial. Hal ini menyoroti kesenjangan yang mendalam: sementara perempuan memiliki akses ke perawatan, kualitas perawatan tersebut harus diperkuat secara fundamental untuk menyelamatkan nyawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hari ini, sebagai langkah signifikan untuk menjawab tren ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Korea International Cooperation Agency (KOICA), dan United Nations Population Fund (UNFPA) meluncurkan proyek â€śStrengthening Professional Education and Enhanced Policy Framework for Midwifery Development in Indonesia (SPEED).â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inisiatif ini merupakan komitmen strategis untuk mentransformasi kualitas pendidikan kebidanan dan penyediaan layanan klinis, memastikan bahwa setiap persalinan di Indonesia ditangani oleh bidan yang sepenuhnya kompeten untuk menangani keadaan darurat obstetri yang menyelamatkan jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śTahun 2029, Pemerintah berkomitmen menurunkan angka kematian ibu menjadi kurang dari 77/100. 000 kelahiran hidup per tahun. Untuk mencapai target tersebut, penguatan kompetensi bidan menjadi sangat penting. Kami meyakini bahwa investasi pada pendidikan bidan merupakan investasi bagi masa depan bangsa,â€ť kata Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes Yuli Farianti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śBidan yang kompeten akan berkontribusi langsung dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus memperkuat sistem kesehatan Indonesia. Melalui kemitraan antara Kementerian Kesehatan, KOICA, dan UNFPA, kami berharap penguatan pendidikan profesi kebidanan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme bidan Indonesia, sehingga setiap ibu, di mana pun berada, memperoleh pelayanan yang aman, berkualitas, dan berkesinambungan.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proyek SPEED menjawab masalah inti kompetensi kebidanan dengan berfokus pada dua pilar: mereformasi pendidikan pra-jabatan di 12 Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes agar memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh International Confederation of Midwives (ICM), serta membangun platform nasional digital untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Memperkuat 12 Poltekkes sebagai acuan nasional bagi pendidikan kebidanan yang berkualitas, sistem ini akan membekali bidan dengan keterampilan penting yang menyelamatkan jiwa, termasuk Penanganan Gawat Darurat Obstetri dan Bayi Baru Lahir (PONEK) serta respons terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan (KTP/AP). Hal ini memastikan tenaga kerja bidan nasional yang berjumlah lebih dari 358.892 orang didukung, diperbarui, dan siap memberikan layanan yang memenuhi tolok ukur global.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śUNFPA dengan bangga mendukung Indonesia dalam perjalanan kebidanan yang transformatif ini. Melalui kemitraan ini, kita melangkah lebih jauh dari sekadar kuantitas untuk memprioritaskan kualitas pelayanan,â€ť kata Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, Hassan Mohtashami. â€śBidan adalah garda terdepan dalam mengurangi kematian ibu. Dengan menstandarisasi pendidikan kebidanan dan menciptakan ekosistem digital yang permanen untuk pertumbuhan profesional, kita memastikan setiap ibu menerima layanan aman dan berkualitas tinggi yang pantas mereka dapatkan.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemitraan ini menggabungkan keahlian teknis UNFPA, komitmen kelembagaan Kementerian Kesehatan, dan dukungan strategis KOICA untuk menciptakan model yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di seluruh negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śIndonesia telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam meningkatkan kesehatan ibu, dan langkah berikutnya adalah memastikan setiap ibu memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang terlatih dengan baik,â€ť kata Country Director KOICA Indonesia Office, Ibu Kim Hyo Jin. â€śMelalui proyek SPEED, KOICA bangga bermitra dengan Kementerian Kesehatan dan UNFPA untuk memperkuat sistem pendidikan kebidanan di Indonesia serta membangun fondasi yang berkelanjutan bagi kehamilan yang lebih aman, persalinan yang lebih selamat, dan masyarakat yang lebih sehat.â€ť</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proyek SPEED yang akan berlangsung hingga tahun 2030 ini ditargetkan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 8.280 mahasiswa dan instruktur kebidanan, sekaligus secara tidak langsung mendukung kesejahteraan jutaan keluarga di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.***(rls/yan)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Teks foto: Dari kiri ke kanan: Perwakilan UNFPA Hassan Mohtashami, Dirjen SDM Kesehatan Kemenkes Yuli Farianti, dan Direktur Negara KOICA Indonesia Kim Hyo Jin secara bersamaan menyentuh layar sentuh digital, secara simbolis meluncurkan proyek SPEED. | Â©ď¸Ź UNFPA Indonesia/Itsnain G. Bagus(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR-2</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2447_Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pekanbaru-Enam tahun telah berlalu, namun Salma Betty (50 tahun) masih mengingat dengan jelas bagaimana pandemi Covid-19 menghentikan denyut aktivitas para pengrajin tenun di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru. Cobaan belum berhenti, banjir menerjang wilayah Rumbai setahun kemudian seolah mengubur impian para pengrajin tenun yang menggantungkan asa pada selembar kain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Alat tenun, benang, serta pelbagai perlengkapan produksi lainnya tak mampu diselamatkan. Seluruhnya rusak dan lapuk diterjang genangan air, seolah menghapus jejak perjuangan yang telah mereka bangun sejak awal.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sepenggal cerita masa lalu itu tidak membuat semangat para ibu-ibu pengrajin tenun ini luntur. Kini kelompok penenun Srikandi Serumpun Limbungan Gemilang kembali bangkit dan produktif. Tak sekedar melestarikan budaya, namun juga siap mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menyatu dengan semangat pelestarian budaya dan mendorong ekonomi masyarakat, Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir melalui dukungan program pengembangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan Crafting. PHR mengajak kembali para penenun yang sempat vakum, menyelamatkan sebagian alat tenun yang masih dapat digunakan, serta menyediakan berbagai kebutuhan produksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><img src="https://scontent.fkno3-1.fna.fbcdn.net/v/t39.30808-6/741857485_27345255688456733_8941423062278595182_n.jpg?stp=dst-jpg_tt6&cstp=mx1600x900&ctp=s960x960&_nc_cat=104&_nc_map=urlgen_bucketless&ccb=1-7&_nc_sid=127cfc&_nc_eui2=AeEaB6lQQKf01r0OrptDXGA2VpbQa1hX9NxWltBrWFf03KjXyhuiYUOnKlKBQWKBwNtzaflFaOYHrjM_DAA8Vie8&_nc_ohc=LnN_RIHOfQcQ7kNvwFQF6Fw&_nc_oc=Adp1fPQK63rU6jJq2X23P_aSEjhoBGJ7KOx9y_adYOZyy7huJZljUnMyELvlxqQiBI8&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent.fkno3-1.fna&_nc_gid=9syAo5eFaNS6TC6vsda0Eg&_nc_ss=7b2a8&oh=00_AQB1l_sw80ehqoEIf5OkOageFIL52jPIbvOhDHUjl5CNBA&oe=6A56B790" alt="Mungkin gambar satu orang atau lebih dan alat musik"></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">â€śDukungan tersebut menjadi angin segar bagi kami untuk kembali berkarya dan menghidupkan potensi lokal yang sempat nyaris tenggelam,â€ť kata Salma Betty yang sekaligus penggerak kelompok tenun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Kelompok yang sempat vakum ini kini terus berkembang dengan 15 anggota aktif. Dukungan yang diberikan mencakup perbaikan fasilitas produksi, penyediaan kebutuhan benang serta pendampingan intensif untuk memastikan keberlanjutan usaha.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Komitmen untuk menghidupkan kembali tradisi menenun diwujudkan melalui pelatihan yang berlangsung secara berkelanjutan. Sejak Juni 2026, Kelompok Tenun Srikandi Limbungan mengikuti pelatihan dua kali setiap pekan. Hingga kini, tujuh sesi telah terlaksana, dengan target total 10 kali pertemuan. Antusiasme seluruh anggota yang konsisten hadir di setiap pelatihan menjadi cerminan semangat mereka dalam mengasah keterampilan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">â€śMenenun menjadi ruang bagi kami para ibu untuk terus berkarya dan lebih produktif. Setiap kain yang nantinya akan menghasilkan membawa harapan besar, karena selain menjadi kebanggaan, juga membuka peluang untuk meningkatkan perekonomian kami,â€ť ujar Salma Betty.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PHR hadir sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan potensi budaya lokal. Pendekatan ini terbukti efektif, pengrajin tenun Srikandi Serumpun saling menguatkan dan termotivasi untuk terus berkembang.&nbsp; Kini mereka telah menetapkan standar produksi, di mana setiap mesin tenun ditargetkan mampu menghasilkan 15 kain berkualitas yang tetap mencerminkan identitas budaya Melayu</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">â€śKebangkitan aktivitas tenun di Limbungan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian warisan budaya di tengah arus modern,â€ť kata Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PHR mendukung penguatan identitas budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Dengan kolaborasi yang terjalin, alat tenun yang sebelumnya sempat terdiam kini kembali beroperasi, menciptakan ruang produktif bagi para ibu serta menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya mampu bertahan dan berkembang di tangan masyarakat lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"># # # # # #</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Tentang PHR Zona Rokan</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan(***)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/PWI-Pusat-Tetapkan-Reaktivasi-Keanggotaan-hingga-Akhir-2026--Konferensi-Wajib-Mengacu-SKEP-Baru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8789_PWI-Pusat-Tetapkan-Reaktivasi-Keanggotaan-hingga-Akhir-2026--Konferensi-Wajib-Mengacu-SKEP-Baru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font size="3">Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 sebagai bagian dari penataan administrasi organisasi sekaligus penguatan kualitas keanggotaan serta sebagai konsolidasi organisasi secara menyeluruh.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat pembahasan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa dan peningkatan status keanggotaan yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Kamis (9/7). Rapat berlangsung secara hybrid dan diikuti jajaran Pengurus PWI Pusat, Dewan Kehormatan, serta perwakilan PWI Provinsi dari seluruh Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil evaluasi organisasi selama enam bulan terakhir terhadap tata kelola keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Melalui kebijakan ini kami ingin memastikan bahwa keanggotaan PWI benar-benar tertib, profesional, dan sesuai dengan AD/ART. KTA PWI hanya diberikan kepada wartawan yang masih aktif menjalankan profesinya dengan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk masih bekerja di perusahaan pers berbadan hukum, sehingga organisasi memiliki data keanggotaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Munir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menurutnya, evaluasi organisasi menemukan sejumlah persoalan yang masih perlu dibenahi. Di antaranya masih adanya calon peserta konferensi yang baru mengurus KTA menjelang pemilihan namun tetap dapat mencalonkan diri bahkan terpilih, banyak anggota yang tidak memperpanjang KTA, serta masih terdapat pengurus provinsi yang belum optimal melakukan pembinaan dan peningkatan status keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Karena itu, PWI Pusat menetapkan masa reaktivasi keanggotaan berlaku hingga 31 Desember 2026. Setelah batas waktu tersebut, tidak akan ada lagi kebijakan diskresi Ketua Umum terkait reaktivasi keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Munir menjelaskan, kebijakan reaktivasi merupakan kebijakan diskresi terakhir Ketua Umum PWI Pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan administrasi keanggotaan yang masih tersisa sekaligus memperkuat semangat persatuan organisasi pasca konflik dualisme yang sempat terjadi di tubuh PWI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Diskresi ini kami berikan sebagai kesempatan terakhir untuk menuntaskan persoalan keanggotaan secara menyeluruh. Tujuannya bukan hanya menata administrasi organisasi, tetapi juga memastikan seluruh wartawan yang masih aktif memiliki kesempatan yang sama untuk kembali menjadi bagian dari PWI dalam semangat persatuan dan rekonsiliasi. Setelah 31 Desember 2026, tidak akan ada lagi kebijakan diskresi terkait reaktivasi keanggotaan dan seluruh ketentuan akan diberlakukan sepenuhnya sesuai AD/ART," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Munir kembali menegaskan bahwa perpanjangan KTA hanya dapat dilakukan bagi anggota yang masih aktif menjalankan profesi wartawan di perusahaan media masing-masing. Anggota yang sudah tidak lagi berprofesi sebagai wartawan tidak dapat diperpanjang status keanggotaannya oleh PWI daerah. Adapun proses seleksi dan verifikasi keanggotaan di tingkat kabupaten/kota menjadi tanggung jawab utama PWI Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Bentuk Tim Khusus Verifikasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam rapat tersebut juga disepakati pembentukan Tim Khusus yang terdiri atas unsur Dewan Kehormatan, Bidang Organisasi, Tim Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), Sekretaris Jenderal, Bidang Pembina Daerah, serta Bidang Pembinaan dan Pembelaan Hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Tim tersebut bertugas melakukan monitoring dan verifikasi terhadap seluruh KTA yang diterbitkan pada masa kepengurusan sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Seluruh KTA hasil kepengurusan sebelumnya akan diverifikasi sesuai AD/ART dengan persyaratan telah mengikuti OKK, lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tidak pernah mendapatkan sanksi organisasi, serta memperoleh rekomendasi dari PWI Provinsi. Dewan Kehormatan Provinsi juga akan dilibatkan dalam proses verifikasi dan setiap pengajuan wajib disertai persetujuan Dewan Kehormatan Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Beragam Masukan dari PWI Daerah</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Rapat juga membahas berbagai masukan dari PWI Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PWI DKI Jakarta mengusulkan mekanisme penggantian KTA yang hilang akibat dinamika organisasi. Kalimantan Tengah meminta kejelasan mengenai anggota senior yang sudah tidak aktif. Maluku mempertanyakan status anggota yang memiliki KTA sebelum tahun 2012, sedangkan Banten mengusulkan agar anggota yang terlambat mengaktifkan KTA tetap memiliki hak memilih namun belum memiliki hak dipilih dalam konferensi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Jawa Barat mengingatkan agar penerapan diskresi menjelang Konferensi Provinsi tidak menimbulkan persoalan baru. Sumatera Barat menanyakan mekanisme penerimaan anggota yang telah memiliki UKW tetapi belum menjadi anggota PWI, sedangkan Lampung meminta kejelasan mengenai anggota yang sempat tidak aktif dan ingin kembali bergabung melalui mekanisme reaktivasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Masukan juga datang dari Bangka Belitung yang mengusulkan agar data keanggotaan hasil verifikasi ditetapkan secara permanen dan ditampilkan pada website PWI. Sulawesi Utara meminta penjelasan mengenai anggota yang telah membayar kepada pengurus lama namun belum menerima KTA, sementara Riau mempertanyakan mekanisme penyelesaian apabila terjadi konflik pribadi antara anggota dan Ketua PWI Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sementara itu, DI Yogyakarta meminta penegasan mengenai status anggota sebelum tahun 2012. Papua menyampaikan perkembangan pembentukan kepengurusan di sejumlah provinsi baru yang hingga kini belum memenuhi persyaratan organisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menanggapi berbagai masukan tersebut, PWI Pusat menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan definitif di provinsi baru minimal harus memiliki enam anggota biasa dan kepengurusan di dua kabupaten/kota. Apabila syarat tersebut belum terpenuhi, kepengurusan tetap berstatus pelaksana tugas (Plt).</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Rapat juga menegaskan bahwa anggota yang telah memiliki UKW tetapi belum mengikuti OKK tetap berstatus Anggota Muda. Untuk menjadi Anggota Biasa, yang bersangkutan wajib mengikuti OKK sesuai ketentuan AD/ART. Adapun anggota yang mengalami perubahan identitas cukup melakukan pembaruan data dengan melampirkan KTP terbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain itu, PWI menegaskan bahwa anggota yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) wajib cuti atau nonaktif dari keanggotaan PWI. Sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dapat diterbitkan KTA sebagai anggota aktif sesuai ketentuan organisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Konferensi Wajib Mengacu SKEP Reaktivasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sebagai keputusan rapat, seluruh konferensi PWI Provinsi maupun kabupaten/kota yang diselenggarakan setelah Hari Pers Nasional (HPN) 2026 wajib mengacu pada ketentuan dalam Surat Keputusan (SKEP) Reaktivasi Keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Penerbitan KTA hasil reaktivasi direncanakan dilakukan pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2027. Khusus bagi Anggota Biasa yang diusulkan menjadi pengurus hasil konferensi provinsi maupun kabupaten/kota pada tahun 2026, KTA akan diterbitkan paling lambat tujuh hari sebelum Surat Keputusan kepengurusan diterbitkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Kami ingin seluruh proses konferensi di daerah berjalan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berlandaskan aturan organisasi. Penataan keanggotaan ini merupakan fondasi penting untuk memperkuat PWI ke depan," kata Akhmad Munir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Untuk mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut, PWI Pusat juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang beranggotakan Atal S. Depari, Zulkifli Gani Ottoh, Mirza Zulhadi, Suprapto Sastro Atmojo, M. Selamet Susanto, Djoko Tetuko Abdul Latif, Anrico Pasaribu, dan Sumber Rajasa Ginting.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam rapat lanjutan pengurus harian, ditetapkan bahwa bagi PWI Provinsi/Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan konferensi pemilihan ketua/pengurus tahun 2026 atau sebelum tgl 9 Februari 2027, reaktivasi belum berlaku. Reaktivasi efektif berlaku setelah tanggal 9 Februari 2027.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Setelah 9 Februari 2027, anggota yang kartunya diaktifkan kembali, hanya mempunyai hak memilih tetapi tidak punya hak dipilih.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">â€śHak dipilih tidak berlaku untuk konferensi dalam waktu terdekat tetapi pada konferensi berikutnya atau sesudahnya,â€ť kata Munir.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">-#-</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Jadi Ketua Nasdem Pekanbaru, Munawar Syahputra Siap Besarkan Partai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Jadi-Ketua-Nasdem-Pekanbaru--Munawar-Syahputra-Siap-Besarkan-Partai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_445_-Jadi-Ketua-Nasdem-Pekanbaru--Munawar-Syahputra-Siap-Besarkan-Partai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - DPP Partai Nasdem menetapkan Munawar Syahputra sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru. Ketua Pemenangan Pemilu DPP Partai Nasdem Provinsi Riau OK Fachru Hidayat menyerahkan surat keputusan pengesahan pengurus DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru kepada Munawar di Kantor DPW Partai Nasdem Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Jumat (10/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Munawar Syahputra disahkan menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru, menggantikan Abu Bakar Sidik. Ketua Fraksi NasDem DPRD Riau tersebut akan langsung bergerak melakukan konsolidasi dan memperkuat struktural partai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKita akan membentuk pengurus DPC hingga DPRt di Pekanbaru agar semakin solid dan mendukung program Nasdem,â€ť kata Munawar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Nasdem Riau Yopi Arianto mengucapkan selamat atas pengangkatan Munawar Syahputra sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru. Yopi berharap kepemimpinan baru semakin berkontribusi untuk kemajuan Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendongkrak perolehan suara dalam pemilu 2029 mendatang. â€śSelamat kepada Munawar. Semoga NasDem semakin kompak untuk bersatu, berjuang dan menang di Kota Pekanbaru,â€ť ujar Yopi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kepengurusan baru, juga ditetapkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru Aidhil Nur Putra dan Bendahara Lindawati. Sementara Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Muhammad Rifqy Fahlevy, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Faisal Islami, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik Zulfan Hafiz.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polisi Tangkap 2 Terduga Pengedar Sabu di Bandar Petalangan Pelalawan dan Sita 2,83 Gram Barang Bukti</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Polisi-Tangkap-2-Terduga-Pengedar-Sabu-di-Bandar-Petalangan-Pelalawan-dan-Sita-2-83-Gram-Barang-Bukti</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2110_-Polisi-Tangkap-2-Terduga-Pengedar-Sabu-di-Bandar-Petalangan-Pelalawan-dan-Sita-2-83-Gram-Barang-Bukti.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN â€" Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelalawan membongkar dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Kuala Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan. Dalam pengungkapan tersebut, dua pria yang diduga terlibat berhasil diamankan beserta barang bukti sabu seberat bruto 2,83 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan transaksi narkotika di Desa Kuala Semundam. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan yang dipimpin Kasatresnarkoba melakukan penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah memperoleh informasi yang dinilai akurat, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas bergerak ke lokasi dan mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Joko Riswanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan IPTU Haryanto Alex Sinaga, S.H., M.H mengatakan, saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu di dalam tas sandang milik Joko. Dari hasil pemeriksaan awal, Joko mengaku memperoleh barang tersebut dari Ananta Putra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbekal pengakuan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dengan metode undercover buy untuk mengungkap pemasok barang haram tersebut. Dalam operasi itu, polisi berhasil mengamankan Ananta Putra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan terhadap Ananta, petugas menemukan satu paket yang diduga sabu. Selain itu, di dekat tempat Ananta duduk ditemukan sebuah dompet kecil yang berisi enam paket diduga narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepada penyidik, Ananta mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial FD yang kini masih dalam penyelidikan (lidik).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Pelalawan guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun identitas kedua terduga pelaku yakni Joko Riswanto (30), buruh, warga Desa Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, serta Ananta Putra (25), buruh, warga Desa Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari pengungkapan kasus ini, Satresnarkoba Polres Pelalawan menyita barang bukti berupa delapan paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan total berat kotor 2,83 gram, satu tas sandang warna cokelat, satu dompet kecil, satu unit telepon genggam Android merek Vivo warna hitam, satu unit telepon genggam Android merek Oppo warna hitam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna silver tanpa nomor polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap asal-usul narkotika tersebut dan memburu pemasok yang diketahui berinisial FD. Kemudian juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lain yang terkait dengan kasus tersebut,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5164_Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><div><font face="arial" style="" size="3">Pekanbaru â€" Enam tahun telah berlalu, namun Salma Betty (50 tahun) masih mengingat dengan jelas bagaimana pandemi Covid-19 menghentikan denyut aktivitas para pengrajin tenun di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru. Cobaan belum berhenti, banjir menerjang wilayah Rumbai setahun kemudian seolah mengubur impian para pengrajin tenun yang menggantungkan asa pada selembar kain.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Alat tenun, benang, serta pelbagai perlengkapan produksi lainnya tak mampu diselamatkan. Seluruhnya rusak dan lapuk diterjang genangan air, seolah menghapus jejak perjuangan yang telah mereka bangun sejak awal.&nbsp;</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Sepenggal cerita masa lalu itu tidak membuat semangat para ibu-ibu pengrajin tenun ini luntur. Kini kelompok penenun Srikandi Serumpun Limbungan Gemilang kembali bangkit dan produktif. Tak sekedar melestarikan budaya, namun juga siap mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Menyatu dengan semangat pelestarian budaya dan mendorong ekonomi masyarakat, Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir melalui dukungan program pengembangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan Crafting. PHR mengajak kembali para penenun yang sempat vakum, menyelamatkan sebagian alat tenun yang masih dapat digunakan, serta menyediakan berbagai kebutuhan produksi.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">â€śDukungan tersebut menjadi angin segar bagi kami untuk kembali berkarya dan menghidupkan potensi lokal yang sempat nyaris tenggelam,â€ť kata Salma Betty yang sekaligus penggerak kelompok tenun.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Kelompok yang sempat vakum ini kini terus berkembang dengan 15 anggota aktif. Dukungan yang diberikan mencakup perbaikan fasilitas produksi, penyediaan kebutuhan benang serta pendampingan intensif untuk memastikan keberlanjutan usaha.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Komitmen untuk menghidupkan kembali tradisi menenun diwujudkan melalui pelatihan yang berlangsung secara berkelanjutan. Sejak Juni 2026, Kelompok Tenun Srikandi Limbungan mengikuti pelatihan dua kali setiap pekan. Hingga kini, tujuh sesi telah terlaksana, dengan target total 10 kali pertemuan. Antusiasme seluruh anggota yang konsisten hadir di setiap pelatihan menjadi cerminan semangat mereka dalam mengasah keterampilan.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">â€śMenenun menjadi ruang bagi kami para ibu untuk terus berkarya dan lebih produktif. Setiap kain yang nantinya akan menghasilkan membawa harapan besar, karena selain menjadi kebanggaan, juga membuka peluang untuk meningkatkan perekonomian kami,â€ť ujar Salma Betty.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">PHR hadir sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan potensi budaya lokal. Pendekatan ini terbukti efektif, pengrajin tenun Srikandi Serumpun saling menguatkan dan termotivasi untuk terus berkembang.&nbsp; Kini mereka telah menetapkan standar produksi, di mana setiap mesin tenun ditargetkan mampu menghasilkan 15 kain berkualitas yang tetap mencerminkan identitas budaya Melayu</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">â€śKebangkitan aktivitas tenun di Limbungan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian warisan budaya di tengah arus modern,â€ť kata Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">PHR mendukung penguatan identitas budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Dengan kolaborasi yang terjalin, alat tenun yang sebelumnya sempat terdiam kini kembali beroperasi, menciptakan ruang produktif bagi para ibu serta menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya mampu bertahan dan berkembang di tangan masyarakat lokal.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"># # # # # #</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Tentang PHR Zona Rokan</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.</font></div><div><br></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Satpol PPPKP Kuansing Canangkan Gerakan Indonesia ASRI di Rumah Susun Teluk Kuantan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Satpol-PPPKP-Kuansing-Canangkan-Gerakan-Indonesia-ASRI-di-Rumah-Susun-Teluk-Kuantan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8189_-Satpol-PPPKP-Kuansing-Canangkan-Gerakan-Indonesia-ASRI-di-Rumah-Susun-Teluk-Kuantan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN - Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PPPKP) Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI (Aksi Bersih Negeri) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Bersih Nasional (PROBERNAS) yang digagas Kementerian Dalam Negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang mengusung tema "Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat, Indonesia Hebat" tersebut dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB di kawasan Rumah Susun Teluk Kuantan, Desa Beringin, Kecamatan Kuantan Tengah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan kegiatan mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Permendagri Nomor 121 Tahun 2018, Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, Peraturan Bupati Kuantan Singingi Nomor 12 Tahun 2022, Permendagri Nomor 16 Tahun 2023, Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Tahun 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Program Bersih Nasional, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Indonesia ASRI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pencanangan diawali dengan apel nasional yang dipusatkan di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh seluruh jajaran Satpol PP se-Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan nasional tersebut hadir Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Dr. Safrizal ZA, M.Si., Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Wali Kota Malang, Kasatpol PP se-Indonesia, Satlinmas se-Indonesia, termasuk Kasatpol PPPKP Kabupaten Kuantan Singingi beserta jajaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri menyampaikan arahan mengenai pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari Program Bersih Nasional yang bertujuan membangun budaya hidup bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Kabupaten Kuantan Singingi, kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatpol PPPKP Kabupaten Kuantan Singingi, Riokasyterwandra, S.Sos., M.M., bersama 29 personel Satpol PPPKP dan didukung oleh Kepala Desa Beringin beserta perangkat desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai mengikuti apel nasional secara virtual, seluruh personel melaksanakan aksi gotong royong di kawasan Rumah Susun Teluk Kuantan. Kegiatan meliputi pembersihan halaman, saluran drainase, pemotongan rumput liar dan semak belukar, pembersihan ranting pohon, serta pengumpulan dan pengangkutan sampah yang berada di lingkungan rumah susun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terhadap Program Bersih Nasional sekaligus upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta yang terlibat. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang sehat serta mendukung terciptanya Indonesia yang bersih, asri, dan berkelanjutan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lima Catridge Diduga Berisi Etomidate Disita, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Dumai  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Lima-Catridge-Diduga-Berisi-Etomidate-Disita--Dua-Terduga-Pelaku-Ditangkap-di-Dumai--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2009_Lima-Catridge-Diduga-Berisi-Etomidate-Disita--Dua-Terduga-Pelaku-Ditangkap-di-Dumai--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi yang dilakukan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.41 WIB, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang disita, lima buah catridge diduga mengandung narkotika jenis etomidate merek Ghost Rider dengan berat kotor sekitar 48,65 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang melalui Kasat Narkoba AKP Gus Purwantoro mengungkapkan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat pada awal Juli 2026, mengenai dugaan adanya aktivitas transaksi catridge diduga mengandung narkotika jenis otomidate di kawasan Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi tersebut, Tambahnya, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai yang dipimpin oleh Kanit I Satresnarkoba Polres Dumai, Ipda Lius Mulyadin, melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.41 WIB berhasil mengamankan seorang pria berinisial GH (24) yang saat itu sedang berada di pinggir Jalan Sultan Syarif Kasim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua buah catridge diduga berisi otomidate merek Ghost Rider yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok berwarna merah," katanya, Jumat (10/7/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Gus mengaku, dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengaku masih menyimpan barang serupa di kediamannya yang berada di Jalan Sultan Syarif, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dijelaskanya, tim kemudian melakukan pengembangan ke lokasi tersebut dan kembali menemukan dua buah catridge diduga berisi otomidate yang disimpan di dalam tas sandang berwarna hijau.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari keterangan terduga pelaku GH, Sebutnya, empat catridge tersebut diduga merupakan titipan seseorang yang diserahkan melalui seorang pria lain berinisial DI (40).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan DI(40) di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai," jelasnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Gus menerangkan, saat dilakukan penangkapan petugas menemukan satu buah catridge diduga berisi otomidate yang berada dalam genggaman tangan kirinya. Selain itu, turut diamankan sebuah telepon genggam, uang tunai sebesar Rp1.850.000, serta barang bukti lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara keseluruhan, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi lima buah catridge diduga narkotika jenis otomidate merek Ghost Rider dengan berat kotor sekitar 48,65 gram, satu kotak rokok, satu tas sandang, satu lembar celana jeans, satu plastik bening, dua unit telepon genggam, satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU, serta uang tunai sebesar Rp1.850.000.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua terduga pelaku mengakui penguasaan terhadap barang bukti yang ditemukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, keduanya beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Dumai untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Jelasnya, hasil pemeriksaan urine terhadap kedua tersangka menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan methamphetamine (Metha), amphetamine (Amp), dan tetrahydrocannabinol (Tetra).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 117 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana,"(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lihainya Penjabret di Rohul, Tiga Kali Beraksi Selalu Meloloskan Diri dari Kejaran Polisi   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Lihainya-Penjabret-di-Rohul--Tiga-Kali-Beraksi-Selalu-Meloloskan-Diri-dari-Kejaran-Polisi---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6902_Lihainya-Penjabret-di-Rohul--Tiga-Kali-Beraksi-Selalu-Meloloskan-Diri-dari-Kejaran-Polisi---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PANGARAIAN - Tersangka pelaku jambret di Rohul, JD, 23 tahun, bisa disebut sangat lihai untuk melarikan diri. Betapa tidak, tiga kali ia lolos dari kejaran petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JD merupakan terduga pelaku jambret yang menimpa seorang ibu di Jalan lintas Desa Lubuk Betung, Rokan IV Koto, Rohul pada Selasa siang (26/5/2026) sekitar pukul 14.38 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Awal Juni lalu, ia sudah berhasil ditangkap oleh jajaran Polsek Rokan IV Koto, Rohul. Namun, berhasil kabur dari mobil polisi kala dibawa petugas untuk mencari barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JD berhasil melompat dari mobil polisi untuk melarikan diri. Ia pun berhasil kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, polisi akhirnya berhasil mendapatkan barang bukti aksi penjambretan yang dilakukan JD. Barang bukti tersebut didapat di belakang rumah tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, kepolisian mendapat kabar kalau tersangka berada di Bukit Tinggi, Sumbar. Pihak kepolisian pun bertolak ke Bukit Tinggi. Namun, sesampainya di sana, tersangka sudah kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, tersangka disebut berada di Solok, Sumbar. Tim kepolisian kembali ke sana dan tersangka juga sudah kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga akhirnya pihak kepolisian mendapat kabar kalau tersangka berada di Pelalawan, Riau. Pada Rabu malam (8/7/2026), tersangka berhasil diamankan petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka ditangkap di depan sebuah rumah makan di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan. Berada di Pelalawan, tersangka sudah bekerja di kebun sawit di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bukan perkara mudah juga menangkap tersangka. Sebab, tersangka memberi perlawanan kepada petugas hingga akhirnya betis kaki kiri tersangka dihadiahi timah panas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat melawan. Bergulat sama anggota kita," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Dodi Ripo Saputra pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walau sangat lihai melarikan diri, tersangka mengaku baru kali ini melakukan penjambretan. Namun pihak kepolisian meminta pada masyarakat yang pernah menjadi korban jambret, bisa melaporkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka sendiri merupakan warga Dusun Suka Maju, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Rohul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti diketahui, aksi jambret yang dilakukan tersangka terjadi di Jalan lintas Desa Lubuk Betung, Rokan IV Koto, Rohul pada Selasa siang (26/5/2026) sekitar pukul 14.38 wib. Korban dalam jambret yakni seorang ibu bernama Resi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi penjambretan ini sudah banyak dibagikan di media sosial dan group percakapan instan. Sebab aksinya terekam dalam CCTV.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari laman Pemdes Lubuk Betung di medsos disebutkan kejadian penjambretan tersebut daerah jalan lintas desa Lubuk Betung RT 10 RW 05.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejadian bermula saat korban pulang dari Pasar Ujung Batu usai membeli perlengkapan untuk berjualan. Korban menggunakan sepeda motor&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban membawa sebuah tas hitam yang dikalungkan di leher. Di dalam tas tersebut terdapat satu unit telepon genggam Vivo Y19S warna hitam serta uang tunai sebesar Rp4.000.000.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat melintas di Jalan Umum Desa Lubuk Betung, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah tiba-tiba menarik tas korban secara paksa sebelum melarikan diri. Korban sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5.000.000 dan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Rokan IV Koto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terduga pelaku juga dipublikasi lewat hasil dari kamera CCTV. Pelaku sekarang pria mengendarai sepeda motor matic scoopy ful body warna merah. Sepeda motornya tidak menggunakan plat. Pelaku memakai tutup kepala dan menggunakan celana pendek. (Tribunpekanbaru.)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Digerebek di Penginapan, Pengedar Ekstasi di Kuansing Tak Berkutik dan Ungkap Pemasok ke Polis </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Digerebek-di-Penginapan--Pengedar-Ekstasi-di-Kuansing-Tak-Berkutik-dan-Ungkap-Pemasok-ke-Polis-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7741_Digerebek-di-Penginapan--Pengedar-Ekstasi-di-Kuansing-Tak-Berkutik-dan-Ungkap-Pemasok-ke-Polis-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING â€" Upaya peredaran narkotika di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali digagalkan aparat kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pria berinisial DPH (26) diamankan Tim Elang Kuantan Satresnarkoba Polres Kuantan Singingi saat diduga hendak mengedarkan pil ekstasi di sebuah penginapan di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (9/7/2026) siang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif hingga polisi memastikan keberadaan target.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Resnarkoba Polres Kuansing, AKP Hasan Basri, mengatakan tim langsung bergerak setelah memperoleh informasi yang dinilai akurat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Elang Kuantan Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan. Setelah memastikan keberadaan target, tim melakukan penggerebekan di sebuah kamar penginapan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika," ujar AKP Hasan Basri, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat penggeledahan yang disaksikan pemilik penginapan, petugas menemukan satu butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor 0,60 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang haram tersebut berada di dalam plastik klip bening yang diletakkan di atas meja kamar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu plastik klip bening kosong, satu unit telepon genggam Realme C85 warna ungu, serta uang tunai sebesar Rp600.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil interogasi awal, DPH mengaku sebelumnya memperoleh 10 butir pil ekstasi dari seseorang berinisial J dengan harga Rp2 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini, J telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemeriksaan juga memperkuat dugaan keterlibatan tersangka dalam penyalahgunaan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tes urine yang dijalani DPH menunjukkan hasil positif mengandung metamfetamin," ujar AKP Hasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Hasan Basri menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan seorang tersangka semata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap jaringan pemasok hingga memutus mata rantai peredaran narkotika di Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ancaman hukuman yang menanti tersangka tidak ringan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan Pasal 114 ayat (1) UU Narkotika, pelaku terancam pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun atau penjara seumur hidup, serta denda paling sedikit Rp1 miliar hingga paling banyak Rp10 miliar. Sementara penerapan ketentuan KUHP akan mengikuti proses pembuktian sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,"(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kemnaker Wajibkan Calon Perusahaan Mitra MagangHub Terdaftar di WLKP</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kemnaker-Wajibkan-Calon-Perusahaan-Mitra-MagangHub-Terdaftar-di-WLKP</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1794_Kemnaker-Wajibkan-Calon-Perusahaan-Mitra-MagangHub-Terdaftar-di-WLKP.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan sejumlah persyaratan bagi perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara Program Magang Nasional atau MagangHub 2026. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) serta memiliki data perusahaan yang aktif dan valid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persyaratan tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi untuk memastikan perusahaan calon mitra memiliki identitas, legalitas, serta informasi ketenagakerjaan yang jelas. Perusahaan juga diminta memperbarui data dalam sistem WLKP sebelum mengajukan pendaftaran sebagai mitra MagangHub 2026.Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan kelengkapan dan validitas data dapat membantu memperlancar proses pendaftaran perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara perlu memastikan telah terdaftar dalam WLKP, memperbarui data perusahaan, serta memastikan seluruh informasi perusahaan aktif dan valid. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan sesuai ketentuan," ujar Darmawansyah dalam siaran pers, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Darmawansyah, persyaratan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemnaker menjaga kualitas penyelenggaraan Program MagangHub. Melalui proses verifikasi, pemerintah dapat memastikan perusahaan mitra memiliki legalitas yang jelas sekaligus siap menjadi tempat belajar dan pengembangan kompetensi bagi peserta magang.Data Perusahaan Harus Aktif dan ValidPerusahaan yang berminat menjadi mitra MagangHub 2026 dapat memeriksa sekaligus memperbarui informasi perusahaan melalui laman resmi WLKP sebelum mengajukan pendaftaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Validitas data dinilai penting karena dapat mempermudah proses seleksi dan administrasi calon mitra. Dengan data yang lengkap dan terbaru, penyelenggaraan Program MagangHub diharapkan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemnaker turut mengajak perusahaan dari berbagai sektor untuk berpartisipasi dalam program tersebut. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman serta meningkatkan keterampilan di lingkungan kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program MagangHub juga diarahkan untuk membantu mencetak talenta muda yang kompeten, adaptif, dan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri. Di sisi lain, keterlibatan dalam program tersebut dapat membuka peluang bagi perusahaan untuk menemukan calon tenaga kerja potensial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui Program MagangHub, perusahaan tidak hanya berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi juga memiliki kesempatan menjaring talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industrinya," pungkas Darmawansyah.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Singgung Kekalahan Pilpres, Ngaku Masih Berutang ke Warga NTB</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Prabowo-Singgung-Kekalahan-Pilpres--Ngaku-Masih-Berutang-ke-Warga-NTB</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_350_Prabowo-Singgung-Kekalahan-Pilpres--Ngaku-Masih-Berutang-ke-Warga-NTB.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku masih memiliki "utang" kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang selama ini konsisten memberikan dukungan kepadanya, termasuk saat beberapa kali gagal dalam pemilihan presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).Prabowo mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa bangga dan terhormat dapat bertemu langsung dengan masyarakat NTB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya merasa sangat bangga, saya merasa dihormati untuk diundang hari ini bertemu langsung dengan masyarakat NTB," kata Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia kemudian mengapresiasi masyarakat NTB yang menurutnya tetap memberikan dukungan dalam setiap kontestasi pemilihan presiden yang pernah diikutinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang kebetulan dari dulu selalu mendukung saya, walaupun berkali-kali kalah, tapi NTB setia mendukung saya. Rasanya saya masih utang banyak sama rakyat NTB," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masih Panjang Waktu Bekerja</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo juga meminta masyarakat tidak khawatir karena dirinya masih memiliki waktu untuk bekerja sebagai Presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tenang aja masih ada berapa tahun," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan Liputan6.com, kedatangan Prabowo di lokasi acara disambut ratusan warga, termasuk anak-anak yang telah menunggu sejak pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah anak tampak membawa bendera Merah Putih dan menyambut iring-iringan Presiden. Prabowo kemudian menyapa serta menyalami warga yang memadati lokasi peresmian Bendungan Meninting.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bikin Syok, Angka Kematian Anak Muda Jerman Akibat Narkoba Meningkat  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Bikin-Syok--Angka-Kematian-Anak-Muda-Jerman-Akibat-Narkoba-Meningkat--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8806_Bikin-Syok--Angka-Kematian-Anak-Muda-Jerman-Akibat-Narkoba-Meningkat--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Berbicara di klinik kecanduan opioid Patrida di Berlin, Komisaris Narkoba Federal Jerman Hendrik Streeck mengaku sedih harus kembali menyampaikan angka terbaru jumlah kematian terkait narkoba di Jerman. Pengumuman itu baginya telah menjadi semacam "ritual tahunan". Namun ia terkejut melihat meningkatnya jumlah korban dari kalangan muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada tahun 2025, sebanyak 2.150 orang tewas di Jerman akibat penyalahgunaan narkoba. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.137 kematian, dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa pada 2023 dengan 2.227 kematian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar satu dari empat korban berusia di bawah 30 tahun (528 orang), meningkat 53 persen dibandingkan 2021. Sebanyak 106 korban berusia di bawah 20 tahun, hampir dua kali lipat dibandingkan angka pada 2021. Rata-rata usia korban adalah 40,6 tahun. "Banyak dari anak-anak muda ini belum mampu memahami sepenuhnya risiko yang mereka hadapi," ujar Streeck.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck, seorang dokter sekaligus anggota parlemen Bundestag dari partai konservatif Kristen Demokrat (CDU), menyebut tekanan kejiwaan dan krisis transisi hidup sebagai kemungkinan faktor yang mendorong penggunaan narkoba di kalangan muda. Namun, ia juga menyebut rasa penasaran dan sembrono sebagai faktor lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut data terbaru, 81,5 persen kematian berkaitan dengan penggunaan campuran berbagai zat. Selain itu, jumlah kematian terkait batu crack dan bubuk kokain meningkat 110,7 persen sejak tahun 2021.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sampel narkoba gratis ditinggalkan di kotak surat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian Berlin baru-baru ini mengeluarkan peringatan mengenai paket berisi sampel narkoba gratis yang ditinggalkan oleh pengedar di kotak surat warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Paket plastik berwarna-warni tersebut berisi berbagai jenis narkoba, termasuk kokain, ekstasi, ketamin, dan ganja, serta dilengkapi dengan nomor kontak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Stiker dengan kode QR yang mengarah ke pengedar narkoba juga ditemukan di berbagai lokasi di kota, terutama di sekitar klub malam dan kawasan yang dipenuhi bar. Kartu nama berisi tawaran dari saluran WhatsApp dan Telegram milik pengedar juga telah disebarkan di bar dan klub.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kematian akibat obat resep meningkat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal lain yang mencolok dari angka terbaru yang dihimpun oleh Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman (BKA) adalah jumlah anak muda yang meregang nyawa akibat obat-obatan resep.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun obat-obatan tersebut biasanya bukan satu-satunya penyebab kematian, obat seperti benzodiazepin, obat penghilang rasa sakit yang mengandung opioid, dan obat psikoaktif lainnya sering kali turut berperan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jumlah kematian yang berkaitan dengan zat-zat tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dalam empat tahun, dari 365 kasus pada 2021 menjadi 769 kasus pada 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada saat yang bersamaan, opioid sintetis terus menyebar. Misalnya, tercatat 118 kematian yang melibatkan fentanyl, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kematian akibat fentanyl meningkat lebih dari sepertiga</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck sebelumnya telah memperingatkan bahwa pasar narkoba menjadi semakin sulit dipantau dan zat-zat yang beredar semakin berbahaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut laporan, opioid buatan laboratorium kini mulai menggantikan narkoba yang sebelumnya berasal dari tanaman opium di Afganistan, setelah adanya larangan produksi opium oleh Taliban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck mengumumkan sejumlah langkah, termasuk sistem pemantauan dan peringatan menyeluruh untuk segera mengidentifikasi zat-zat yang beredar di pasar serta mempersiapkan tenaga medis dan pekerja sosial dengan lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, layanan pencegahan dan dukungan bagi kaum muda juga akan diperkuat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggunaan narkoba secara global kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, terutama untuk kokain dan narkoba sintetis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Narkoba, obat palsu, dan campuran berisiko tinggi saat ini sering kali hanya berjarak beberapa klik saja," kata Streeck.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan bahwa "pengedar di sudut-sudut jalan" bukan lagi satu-satunya masalah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sistem perawatan kecanduan narkoba kekurangan dana</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck juga memperingatkan bahwa kota-kota dan pemerintah daerah semakin sering dibiarkan menghadapi dampak penggunaan narkoba sendirian. "Sistem ini berada di bawah tekanan," katanya. "Bantuan sulit ditemukan di banyak tempat, datang terlalu lambat, dan sangat kekurangan dana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Robert, seorang pasien Patrida berusia 62 tahun, menangis ketika ditanya bagaimana kondisinya jika tidak mendapatkan perawatan dari klinik tersebut. "Itulah hal yang menyedihkan. Saya pasti sudah mati," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menggambarkan penggunaan heroin sebagai bentuk pengobatan terhadap dirinya sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mengapa kamu menggunakannya? Mengapa kamu menginginkannya? Seseorang bisa minum bir dan merasa tenang, sementara orang lain mengisap satu kantong [narkoba]," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami adalah orang-orang terakhir yang masih hidup," ujar pasien Patrida lainnya, Lorant, ketika menceritakan banyak temannya yang terenggut nyawanya akibat kecanduan heroin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada usia 19 tahun, ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara di Bayern karena kepemilikan ganja dan aksi mencoret-coret grafiti. "Saya masuk penjara sebagai pengisap ganja dan keluar penjara sebagai pecandu ganja," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini berusia 46 tahun, ia mengatakan penggunaan narkoba baginya merupakan cara untuk menghadapi depresi dan pikiran untuk mengakhiri hidup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klinik Patrida menyediakan terapi heroin medis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Patrida, yang terletak di bagian barat laut Berlin, menyediakan akses diamorfin bagi pecandu jangka panjang. Diamorfin adalah obat opioid yang secara medis dikenal sebagai penghilang rasa sakit dan lebih dikenal di jalanan dengan nama heroin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini sekitar 180 pasien menjalani perawatan di klinik tersebut. Sekitar 120 pasien datang dua kali sehari untuk mendapatkan suntikan diamorfin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klinik ini juga menyediakan psikoterapi serta pekerja sosial yang membantu pasien menghadapi urusan administratif dalam kehidupan sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada dua klinik diamorfin lain dengan model serupa di Berlin. Direktur klinik Patrida, Thomas Peschel, mengatakan permintaan terhadap layanan tersebut sangat tinggi sehingga mereka terpaksa menolak sebagian calon pasien. "Tidak cukup jumlah dokternya," ujar Peschel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada generasi dokter yang muncul sejak tahun 1990-an yang memiliki idealisme dan benar-benar ingin membantu. Para spesialis penyakit menular [yang mengalami langsung krisis HIV/AIDS] kini secara bertahap semuanya memasuki masa pensiun."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ruang konsumsi narkoba pertama di dunia dibuka di Kota Bern, Swiss, pada tahun 1986.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Streeck, pemerintah Jerman saat ini sedang bekerja sama dengan Prancis dalam proyek penelitian bersama untuk mengembangkan terapi pengganti bagi mereka yang kecanduan narkoba.(detik.com)</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jampidsus Buka Suara Dikaitkan dengan Blackout Sumatra</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Jampidsus-Buka-Suara-Dikaitkan-dengan-Blackout-Sumatra</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9786_Jampidsus-Buka-Suara-Dikaitkan-dengan-Blackout-Sumatra.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), memberikan tanggapan mengenai dugaan keterlibatannya dalam insiden blackout yang terjadi di Sumatra. Dia merasa bingung mengapa namanya dikaitkan dengan kejadian tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya juga tidak paham, ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggu proses bagaimana rekan-rekan penyidik menyampaikan apa masalahnya, keterkaitannya, dan perkaranya apa," ungkap Febrie saat konferensi pers di Kejaksaan Agung pada hari Jumat, 10 Juli 2026.Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Tapi saya baca-baca itu terkait dengan pengadaan batu bara ke PLTU. Kalau itu masalahnya, menurut saya sebaiknya memang dilakukan audit terlebih dahulu secara menyeluruh, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitas batu bara yang masuk, transaksi pembeliannya, maupun prosedur pengadaannya. Sehingga kita tahu apakah ada perbuatan melawan hukum di sana."&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie juga menambahkan, "Jadi untuk blackout, tunggu saja rekan-rekan penyidik. Sebaiknya ditanya ke sana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, memberikan klarifikasi mengenai penggeledahan yang dilakukan oleh polisi di 13 lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki oleh pihak penyidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie menyatakan, "Jampidsus tidak ada keterkaitan dengan bisnis sebagaimana yang telah diberitakan di media sosial, seperti yang disebutkan di Cipete," saat memberikan pernyataan di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada hari Jumat, 10 Juli. Ketika ditanya tentang temuan uang ratusan miliar rupiah serta emas seberat 74 kilogram dalam penggeledahan di Sentul, ia memilih untuk memberikan jawaban yang bersifat normatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga mengakui bahwa rumah yang terletak di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kabupaten Bogor, yang digeledah oleh polisi, adalah miliknya. "Terkait adanya uang yang ditemukan di rumah di Sentul, uang tersebut ada pemiliknya, ada kegiatannya, dan orang-orang yang terkait dengan kegiatan itu dapat dimintai keterangan," ujar Febrie.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walaupun demikian, Febrie menegaskan bahwa ia akan tetap menghormati proses penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Ia meminta semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil dari penyidikan tersebut. "Tentunya semua proses penegakan hukum kita akan menghargai dan menghormati sesama rekan penegak hukum. Tentunya saling mendukung agar semuanya menjadi terang, menjadi jelas, dan dapat dijelaskan kepada masyarakat,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:21:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>