<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 13 May 2026 15:50:57 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 15:50:57 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Bareskrim Tangkap Penyuplai Sabu ke Bandar Ishak, Sita Duit Hampir Rp 1 M .</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Bareskrim-Tangkap-Penyuplai-Sabu-ke-Bandar-Ishak--Sita-Duit-Hampir-Rp-1-M--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9590_Bareskrim-Tangkap-Penyuplai-Sabu-ke-Bandar-Ishak--Sita-Duit-Hampir-Rp-1-M--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap dua orang penyuplai sabu untuk jaringan bandar narkoba Ishak di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kedua tersangka ditangkap di Bali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyebut penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus bandar narkoba Ishak. Kasus itu juga terkait dengan dugaan keterlibatan mantan Kasatresnarkoba Polres Kutai Barat, Deky Jonathan Sasiang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menyebut kedua tersangka yang diamankan adalah Normentry Raden alias Memen (36) dan Junius Mangambe Hasibuan alias Bos (39).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tersangka Normentry berperan sebagai koordinator barang yang menyuplai sabu ke Ishak. Sementara Junius merupakan penyuplai sabu kepada Normentry," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Eko menjelaskan pelacakan terhadap kedua tersangka dimulai setelah tim gabungan yang dipimpin oleh Kombes Awaludin Amin, Kombes Handik Zusen, dan Kombes Kevin Leleury mendeteksi keberadaan keduanya di Pulau Dewata. Setelah melakukan pemantauan sejak Kamis (30/4) di Denpasar, tim gabungan meringkus kedua tersangka pada Jumat (1/5) pukul 10.00 WITA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat itu, keduanya berada di dalam mobil. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di vila tempat para tersangka menginap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas menemukan barang bukti berupa satu buah koper hitam berisi uang tunai senilai Rp 950 juta. Polisi juga mengamankan satu unit mobil Toyota Fortuner milik Normentry.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selanjutnya tim gabungan menemukan satu buah koper yang berisikan uang tunai sebesar Rp 950 juta milik Normentry dan satu unit mobil Toyota Fortuner warna hitam," rinci Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil interogasi, jaringan ini terbentuk sejak pelaku mendekam di Lapas Tenggarong pada 2018. Normentry mengaku menyuplai sabu kepada Ishak sebanyak 200 gram setiap bulan sejak 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Normentry mengenal Ishak sejak tahun 2018 saat menjalani hukuman di Lapas Tenggarong," ujar Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Normentry diduga mendapat pasokan sabu dari Junius sebanyak 700 gram per bulan dengan harga Rp 800 ribu per gram. Barang haram itu kemudian dijualnya kembali seharga Rp 1,2 juta per gram, termasuk Ishak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keuntungan yang didapatkan Normentry dari penjualan sabu ini mencapai Rp 280 juta per bulan," ujar Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Junius disebut mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seseorang bernama Yadi (DPO) melalui perantara seorang narapidana di Lapas Tenggarong bernama Agus. Normentry menyebut Ishak menyuap Deky untuk mengamankan bisnis haram tersebut di wilayah Kutai Barat. Namun, Normentry mengaku tidak mengenal Deky secara langsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Normentry (mengaku) tidak mengenal dengan polisi yang disuap oleh Ishak," ucap Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk pemeriksaan intensif. Polisi juga masih memburu Yadi, yang telah ditetapkan masuk DPO.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rencana tindak lanjut kami adalah melakukan pengembangan untuk menangkap DPO Yadi dan jaringan terkait lainnya serta melakukan pemberkasan perkara(detik.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kejagung Pamer Tumpukan Uang Setinggi 3 Meter Depan Prabowo, Total Rp10,2 Triliun</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kejagung-Pamer-Tumpukan-Uang-Setinggi-3-Meter-Depan-Prabowo--Total-Rp10-2-Triliun</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8871_Kejagung-Pamer-Tumpukan-Uang-Setinggi-3-Meter-Depan-Prabowo--Total-Rp10-2-Triliun.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Uang senilai Rp10,2 triliun itu disusun rapi dengan pecahan uang Rp100.000 di sebelah kanan, kiri, dan tengah panggung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memamerkan tumpukan uang Rp10,2 triliun hasil denda administratif oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Rabu (13/5). Selain denda, juga diserahkan lahan kawasan hutan seluas n 2.373.171,75 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejagung akan menyerahkan seluruh uang tersebut kepada kas negara. Acara penyerahan dilakukan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejagung memamerkan tumpukan uang tersebut di panggung besar. Uang senilai Rp10,2 triliun itu disusun rapi dengan pecahan uang Rp100.000 di sebelah kanan, kiri, dan tengah panggung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tumpukan uang tersebut diperkirakan setinggi 3 meter. Tingginya tumpukan dan banyaknya uang itu memenuhi panggung utama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Total nilai uang yang diserahkan merupakan hasil denda administratif senilai Rp3,423 triliun dan hasil Satgas PKH untuk pajak PBB dan Non PBB sebesar Rp6,846 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan secara simbolis uang denda administratif kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Uang Rp10,2 triliun tersebut masuk ke kas negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Jaksa Agung menyerahkan lahan kawasan hutan tahap VII seluas 2,37 hektare kepada Menkeu Purbaya. Setelah itu, Purbaya menyerahkannya kepada CEO Danantara Rosan Roeslani yang diserahkan lagi kepada Dirut PT Agrinas untuk dikelola.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo Selamatkan Uang Negara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintahan yang dipimpinnya berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp31,3 triliun dalam waktu 1,5 tahun. Uang tersebut berasal dari perkara tindak pidana korupsi, uang rampasan negara, hingga denda administratif yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang saya pimpin baru 1,5 tahun ini," kata Prabowo saat menghadiri Penyerahan Denda Administratif dan Penyelematan Keuangan Negara di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengatakan uang negara sebesar Rp13,2 triliun berhasil diselematkan oleh Kejagung pada Oktober 2025. Uang tersebut berasal dari hasil sitaan korupsi minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Kejagung kembali menyerahkan uang senilai Rp6,6 triliun kepada negara pada Desember 2025, yang berasal dari rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi dan penagihan denda administratif penyalahgunaan kawasan hutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejagung Serahkan Rp11,4 Triliun</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada 10 April 2026, Kejagung menyerahkan uang Rp11,4 triliun hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan demikian, total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp31,3 triliun. Ini angka yang sangat besar," jelas Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, uang tersebut dapar dipergunakan untuk memperbaiki 34.000 sekolah rusak di seluruh Indonesia. Prabowo menyebut pemerintah sudah memperbaiki 17.000 sekolah rusak pada tahun 2025 lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berarti uang ini bisa dua kali lipat APBN, yang mana sekolah-sekolah berbelas tahun tidak mengalami perbaikan,(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Palak dan Keroyok Pasangan Siswa SMA Lagi Pacaran, 4 ABG di Lubuklinggau Ditangkap Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Palak-dan-Keroyok-Pasangan-Siswa-SMA-Lagi-Pacaran--4-ABG-di-Lubuklinggau-Ditangkap-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5092_Palak-dan-Keroyok-Pasangan-Siswa-SMA-Lagi-Pacaran--4-ABG-di-Lubuklinggau-Ditangkap-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusuk.Empat anak baru gede (ABG) ditangkap polisi usai melakukan pemalakan disertai pengroyokan terhadap pasangan siswa SMA yang lagi pacaran. Salah satu korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu bermula saat korban, D (16), sedang nongkrong bersama pacarnya di Danau Cewot, Lapangan Perbakin, Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Senin (11/5) sore. Mereka lalu didatangi keempat pelaku untuk meminta uang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lantaran permintaan tidak dikabulkan, keempat pelaku mengeroyok korban D. Bahkan salah satu pelaku menikam kaki korban hingga terluka parah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para pelaku segera melarikan diri karena panik teriakan korban mengundang massa. Sementara korban dilarikan warga ke rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari penyelidikan, polisi meringkus para pelaku, yakni MU (11), GA (13), JA (14), dan JR (18). Mereka telah ditahan polisi untuk proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Empat tersangka sudah diamankan, mereka mengakui telah memalak dan mengeroyok korban," ungkap Kanitreskrim Polsek Lubuklinggau Barat Aiptu Erwinsyah, Rabu (13/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sengaja Palak Korban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari pemeriksaan, para tersangka berdalih tempat nongkrong korban adalah wilayah kekuasan mereka. Siapa pun yang menikmati liburan di tempat wisata itu harus memberikan sejumlah uang agar tidak diganggu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keempat tersangka memang sengaja memalak korban, alasannya masuk ke wilayah mereka," kata Erwinsyah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para tersangka dijerat Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 5 tahun penjara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sesuai UU Sistem Peradilan Pidana Anak, hukunan mereka dapat dikurangi separuh dari hukuman dewasa.(merdeka.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengaduan Data Bansos lewat Puskesos Desa/Kelurahan di Kabupaten Bengkalis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Pengaduan-Data-Bansos-lewat-Puskesos-Desa-Kelurahan-di-Kabupaten-Bengkalis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_805_Pengaduan-Data-Bansos-lewat-Puskesos-Desa-Kelurahan-di-Kabupaten-Bengkalis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Program bantuan sosial yang diprogramkan oleh pemerintah terkadang banyak salah sasaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut&nbsp; Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis memberikan tempat kepada masyarakat untuk membuat pengaduan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terutama yang merasa tidak sesuai dalam data penerima bantuan sosial, dapat menyampaikan pengaduan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa dan kelurahan masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi Puskesos menjadi pintu utama pelayanan dan pengaduan masyarakat terkait data bantuan sosial, baik usulan baru, sanggahan data, maupun pembaruan kondisi ekonomi rumah tangga. Apalagi saat ini sedang dibahas pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Hambali, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, setiap desa sudah ada Puskesos. Di sana masyarakat bisa menyampaikan pengaduan, baik terkait bantuan yang belum tepat sasaran maupun perubahan kondisi ekonomi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hambali mengatakan, seluruh pengaduan yang masuk melalui Puskesos Desa dan Kelurahan, akan diproses melalui mekanisme verifikasi berjenjang, mulai dari pemerintah desa hingga Dinas Sosial, sebelum diteruskan ke Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya, sistem ini dibuat untuk memastikan transparansi sekaligus menjaga akurasi data dalam DTSEN yang menjadi dasar penyaluran bantuan sosial nasional. Makanya kami tidak dapat mengubah data secara sepihak tanpa proses verifikasi dari desa dan lembaga terkait," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan Pejabat Fungsional Pekerja Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Firdaus juga mengatakan masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos, untuk menyampaikan usulan maupun sanggahan data secara mandiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi keterbukaan kanal pengaduan ini kita harapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga akurasi data penerima bantuan sosial," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, Dinas Sosial Bengkalis mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila terdapat ketidaksesuaian data, sehingga bantuan sosial dapat benar-benar diterima oleh warga yang berhak menerima dan tepat sasaran.(riauposjwapos).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 14:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harga Kelapa Rp3.200 per Kg, Petani Minta Regulasi Pemerintah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Harga-Kelapa-Rp3-200-per-Kg--Petani-Minta-Regulasi-Pemerintah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8992_Harga-Kelapa-Rp3-200-per-Kg--Petani-Minta-Regulasi-Pemerintah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TEMBILAHAN-Harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melemah. Di tingkat petani, harga kelapa kini berada di kisaran Rp3.200 per kilogram atau turun dibanding beberapa bulan sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut dinilai mulai menekan pendapatan petani kelapa yang selama ini bergantung pada komoditas perkebunan tersebut. Ikatan Petani Kelapa Rakyat (IPKR) meminta pemerintah segera menetapkan standarisasi harga kelapa untuk menjaga stabilitas pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum IPKR Handy Cahyadi mengatakan, rendahnya harga belum seban­ding dengan biaya perawatan kebun dan ongkos distribusi. Selain itu, antrean penjualan kelapa di pabrik pengolahan juga menyebabkan kualitas buah menurun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‘’Kelapa yang terlalu lama antre mengalami penurunan kualitas sehingga harga jual ikut turun,’’ ujarnya, Selasa (12/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">IPKR menilai tata niaga kelapa di Inhil perlu mendapat perhatian serius mengingat komoditas tersebut menjadi sumber utama ekonomi masyarakat pesisir.Sekjen IPKR Ali Akbar Almukti mengatakan, pemerintah perlu menghadirkan regulasi harga seperti yang diterapkan pada komoditas sawit agar petani memiliki kepastian usaha.Selain regulasi harga, IPKR juga mendorong percepatan hilirisasi industri kelapa dan pembukaan akses ekspor guna meningkatkan daya serap pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka menilai penurunan harga yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir berpotensi memicu alih fungsi kebun kelapa menjadi perkebunan sawit apabila tidak segera diantisipasi peme­rintah.(riauposco).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemilik Warung Remang di Tanah Putih,Rohil Diberi Waktu 7 Hari Kosongkan Bangunan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Pemilik-Warung-Remang-di-Tanah-Putih-Rohil-Diberi-Waktu-7-Hari-Kosongkan-Bangunan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3906_Pemilik-Warung-Remang-di-Tanah-Putih-Rohil-Diberi-Waktu-7-Hari-Kosongkan-Bangunan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Pemerintah Kecamatan Tanah Putih bersama aparat gabungan melaksanakan kegiatan penertiban warung remang-remang dan bangunan liar yang berada di bawah aset BMN PT PHR di wilayah Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap keresahan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba, praktik prostitusi, serta penginapan berkedok hiburan malam di kawasan Jalan Lintas Manggala dan Simpang Mayat, Kelurahan Banjar XII.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penertiban dipimpin langsung oleh Camat Tanah Putih, Dona Doni Siregar S.STP., M.Si, bersama tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP, aparat kecamatan, dan aparat kelurahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan liar dan warung remang-remang agar segera mengosongkan tempat usaha mereka dalam waktu paling cepat tiga hari dan paling lambat tujuh hari. Pemerintah juga menegaskan bahwa bangunan yang tidak diindahkan akan dibongkar, sementara peralatan hiburan dan musik akan disita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, petugas turut memutus aliran listrik di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat hiburan malam dan lokalisasi prostitusi di kawasan Simpang Mayat serta Jalan Lintas Manggala Jhonson sebagai upaya menghentikan aktivitas tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim gabungan juga melakukan razia di wisma di Jalan Lintas Manggala Jhonson. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa wanita tanpa identitas yang diduga bekerja sebagai PSK di salah satu Wisma . Di lokasi tersebut juga ditemukan sejumlah barang bukti bekas penggunaan narkoba jenis sabu-sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para wanita yang diamankan kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing, sementara aliran listrik di urut diputus untuk menghentikan aktivitas di lokasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai razia, aparat gabungan melanjutkan patroli di sepanjang Jalan Lintas Manggala Jhonson hingga Simpang Mutiara guna memastikan tidak ada lagi aktivitas hiburan malam yang kembali beroperasi dan untuk memastikan imbauan pemerintah dipatuhi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y. Yudi Indranaldi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta merespons keresahan masyarakat terhadap maraknya dugaan peredaran narkoba dan prostitusi di wilayah Banjar XII.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi keresahan masyarakat agar tidak terjadi tindakan spontan seperti pembakaran, pengrusakan maupun aksi main hakim sendiri terhadap tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi prostitusi dan sarang narkoba,” terang Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan penertiban berakhir sekitar pukul 19.00 WIB dan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tanah Putih dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 13:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemotor Wanita di Pelalawan Tewas Usai Tabrak Truk Rusak yang Parkir di Jalintim Tanpa Rambu-rambu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemotor-Wanita-di-Pelalawan-Tewas-Usai-Tabrak-Truk-Rusak-yang-Parkir-di-Jalintim-Tanpa-Rambu-rambu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2483_Pemotor-Wanita-di-Pelalawan-Tewas-Usai-Tabrak-Truk-Rusak-yang-Parkir-di-Jalintim-Tanpa-Rambu-rambu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan kembali menelan korban jiwa pada Selasa (12/5/2026) malam lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pengendara motor wanita meregang nyawa usai menabrak truk yang parkir di tepi Jalintim Kilometer 92 Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan sekitar pukul 18.45 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban bernama Nurul Anisah (29/5/2026) yang tinggal di Desa Palas, Pangkalan Kuras. Korban Nurul mengendarai motor jenis Honda Vario 150 dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 5797 IR. Sedangkan truk dengan Nopol BA 8305 AJ tersebut dikendarai Hendra (44) yang beralamat di Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Truk tersebut dalam kondisi rusak dan diparkirkan di tepi jalan. Posisi jalan tanjakan," ungkap Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tabrakan maut berawal ketika korban Nurul memacu sepeda motornya Honda Vario 150 BM 5797 IR dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek, Pangkalan Kuras.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalintim Kilometer 92 Desa Palas, kondisi jalan tanjakan dan gelap lantaran tak ada lampu jalan. Truk BA 8305 AJ dikendarai Hendra diparkirkan di tepi jalan karena mengalami kerusakan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diduga perempuan itu tidak memperhatikan kendaraan besar yang parkir di pinggir jalan tanjakan. Motor korban menabrak bagian belakang sebelah kanan truck tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibatnya, wanita itu mengalami luka-luka pada bagian kepala, keluar darah dari hidung dan mulut, serta luka lecet pada tangan dan kaki. Ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Pangkalan Kuras ll.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah mendapatkan laporan, personil kita langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban. Termasuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta mengatur arus lalu lintas," tambah Kasat Tatit Rizkyan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara Satlantas Polres Pelalawan, korban diduga kurang berkonsentrasi dan kurang memperhatikan truk yang sedang terparkir rusak di depannya. Kondisi itu diperparah suasana jalan yang gelap.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan kelalaian sopir Truk BA 8305 AJ, Hendra tidak memberikan rambu-rambu kendaraan rusak berupa traffic count&nbsp; atau segitiga peringatan. Ia juga tidak menghidupkan lampu hazard dan tidak melakukan pengaturan, sehingga menyebabkan terjadinya Laka Lantas.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Tatit mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati dalam berkendara, khususnya mobil yang mengalami kendala di jalan. Disarankan untuk&nbsp; memerkirkan kendaraannya dengan tidak memakan badan jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harus memasang segitiga atau rambu peringatan sekitar 50 meter sebelum lokasi parkir dan menyalakan lampu hazard, untuk menghindari kecelakaan(tribunewspekanbaru).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 13:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>&ldquo;Personel Polsek Kelayang Pantau Langsung Kepeternak, Swasembada Pangan Daging Dapat Tercapai&rdquo;</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-ldquo-Personel-Polsek-Kelayang-Pantau-Langsung-Kepeternak--Swasembada-Pangan-Daging-Dapat-Tercapai-rdquo-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4012_-ldquo-Personel-Polsek-Kelayang-Pantau-Langsung-Kepeternak--Swasembada-Pangan-Daging-Dapat-Tercapai-rdquo-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;">I<font face="arial" size="3">NHU - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran Polsek Kelayang, Polres Indragiri Hulu. Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, personel kepolisian turun ke lapangan untuk memastikan sektor peternakan rakyat tetap berkembang dan mampu menjadi penopang swasembada pangan, khususnya kebutuhan daging di wilayah Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut terlihat saat Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih, Brigadir Sudarno, SH melaksanakan kunjungan dan pemantauan langsung ke peternakan sapi milik warga bernama Supri di Desa Sungai Pasir Putih, Kecamatan Kelayang. Dalam kunjungan itu, Brigadir Sudarno memberikan motivasi sekaligus memastikan kondisi peternakan warga berjalan dengan baik dan sehat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Indragiri Hulu, Eka Ariandy Putra melalui Kapolsek Kelayang, Rudi Syahputra menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut IPTU Rudi Syahputra, sektor peternakan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pasokan daging di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kepolisian perlu terus diperkuat agar peternakan rakyat dapat berkembang secara maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Bhabinkamtibmas hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendorong masyarakat agar terus produktif dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan pemantauan dan pendampingan secara langsung, diharapkan peternakan warga dapat berkembang sehingga kebutuhan pangan khususnya daging dapat tercukupi,” ujar IPTU Rudi Syahputra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut diketahui bahwa Supri memanfaatkan pekarangan rumah yang sebelumnya tidak produktif menjadi lokasi peternakan sapi. Saat ini dirinya memiliki tiga ekor sapi jenis Bali yang ditempatkan dalam kandang berukuran 10 x 5 meter persegi. Untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya, Supri setiap hari mencari rumput sebagai makanan utama sapi-sapi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, guna menjaga kesehatan hewan ternak, peternakan sapi milik Supri juga rutin mendapatkan perhatian dari Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kelayang, Beni. Setiap enam bulan sekali dilakukan penyuntikan vaksin terhadap ternak sapi guna menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh hewan ternak dari berbagai penyakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi antara peternak, PPL, Dinas Peternakan, serta Bhabinkamtibmas dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas sektor peternakan masyarakat. Dengan pengawasan dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produksi ternak sapi di Kecamatan Kelayang dapat terus meningkat dan berdampak positif terhadap stabilitas pasar daging di Kabupaten Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk aparat kepolisian yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan motivasi, pengawasan, dan rasa aman bagi para peternak.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lagi Nginap di Hotel Pekanbaru, Pelaku Curanmor di Hendsy Gym Diringkus Polres Pelalawan .</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Lagi-Nginap-di-Hotel-Pekanbaru--Pelaku-Curanmor-di-Hendsy-Gym-Diringkus-Polres-Pelalawan--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_255_Lagi-Nginap-di-Hotel-Pekanbaru--Pelaku-Curanmor-di-Hendsy-Gym-Diringkus-Polres-Pelalawan--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Pelaku pencurian kendaraan motor (Curanmor) di Hendsy Gym Pangkalan Kerinci pada Minggu (10/5/2025) diringkus Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan pada Selasa (12/5/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi pelaku terekam kamera CCTV saat mencuri sepeda motor jenis honda scoopy di parkiran Hendsy Gym, terletak di Jalan Pemda Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci pada jam 10.30 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Videonya viral di Media Sosial (Medsos) lantaran mencuri motor di tengah keramaian arus lalu lintas Jalan Pemda saat hari terang.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah mendapatkan laporan, Satreskrim Polres Pelalawan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Selanjutnya mempelajari rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan dan mencari terduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim kita langsung lidik selama dua hari mencari pelaku. Alhamdulillah, tersangka kita amankan di Pekanbaru," ujar Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bayu Ramadhan Effendi kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka bernama YP alias Yogi yang Tim Opsnal Satreskrim meringkus Yogi setelah melakukan penyelidikan dan pencarian mulai Senin (11/5/2026) sampai Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Opsnal yang dipimpin Kanit I Pidum Ipda Erwin Naibaho mendapat informasi jika pelaku sedang berada di Kota Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi meluncur ke Kota Pekanbaru untuk memburu tersangka yang sedang berada di salah satu hotel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 23.45 wib tim opsnal menggerebek kamar tempat pelaku menginap bersama tiga orang temannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika diinterogasi, Yogi mengakui telah mencuri sepeda motor jenis Scoopy di Hendsy Gym Pangkalan Kerinci.&nbsp;&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas melakukan pengembangan dan menangkap satu pelaku lainnya berinisial MH alias Roni (27) yang tinggal di Jalan Kaharudin Nasution, Pekanbaru. Tersangka Roni yang menjual hasil curian dari tersangka Yogi.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ternyata para pelaku ini merupakan komplotan Curanmor dari Pekanbaru. Nah, tersangka Yogi ini merupakan Ketua komplotannya," kata Kasat Bayu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menyita barang bukti berupa Honda beat warna merah dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 2548 ACN yang digunakan pelaku mencuri di Hendsy Gym.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pakaian yang digunakan saat beraksi juga disita. Kemudian kunci Letter T dan satu unit telepon genggam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah didalami ternyata Yogi bersama komplotannya telah mencuri motor di 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertama di Hendsy Gym mencuri motor Scoopy dicuri oleh Yogi dan rekannya beriksial DN. Motor dijual seharga Rp 5,2 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian TKP kedua di rumah makan Raja Bebek Jalan Akasia Pangkalan Kerinci yang dicuri oleh Yogi dengan tiga orang temannya DN, JO, dan SI. Motor Bear Street itu dijual Rp 3,5 juta.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga TKP di Gapura Jalintim Kilometer 55 Pangkalan Kerinci mencuri beat warna merah putih oleh Yogi dan DN serta dijual Rp 2,7 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TKP keempat di Bandar Sei Kijang, Yogi dan JO menggondol Scoopy warna hitam putih yang dijual Rp 3,5 juta. Kemudian TKP di Simpang Pasar mencuri motor Beat Deluxe oleh Yogi dan JO yang dijual Rp 3,5 juta.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, TKP di Jembatan Kembar Kantor Bupati Pelalawan, Yogi dan DN mencuri motor beat robot yang dijual Rp 2,7 juta. Terakhir di Hotel Jalur 2 Pangkalan Kerinci. Satu unit motor CRF dicuri oleh Yogi, DA dan SI serta dijual Rp 8,5 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku ini juga residivis kasus curanmor pada tahun 2024 yang lalu. Bahkan baru bebas 14 hari setelah menjalani hukuman," kata Bayu Ramadhan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Opsnal masih mengejar empat orang anggota komplotan curanmor lainnya yang beraksi bersama tersangka Yogi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komplotan inilah yang selama ini meresahkan warga Pangkalan Kerinci yang sering kehilangan sepeda motor.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Detik-detik Mobil Dapur MBG Hantam Deretan Lapak UMKM di Bekasi, Pedagang Jadi Korban.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Detik-detik-Mobil-Dapur-MBG-Hantam-Deretan-Lapak-UMKM-di-Bekasi--Pedagang-Jadi-Korban-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8408_Detik-detik-Mobil-Dapur-MBG-Hantam-Deretan-Lapak-UMKM-di-Bekasi--Pedagang-Jadi-Korban-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Detik-detik mencekam kecelakaan mobil dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (12/5/2026) kemarin diungkap saksi di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kejadian itu, tiga orang menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tiga orang itu terdiri dari dua pedagang dan satu kenet mobil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua pedagang itu berinisial S (41), dan NA (33), lalu untuk satu korban lainnya adalah kenet atau penumpang, PDW.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diberitakan sebuah mobil putih bernomor polisi B 9007 TXZ yang diduga kuat merupakan kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hilang kendali dan menyapu sejumlah lapak pedagang UMKM di pinggir jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kecepatan tinggi kendaraan tersebut membuat para pedagang tak sempat menyelamatkan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibatnya, dua orang pedagang menderita luka serius dan harus berjuang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada bagian depan mobil yang ringsek terdapat tulisa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sehingga warga menduga kuat hal itu memang benar adanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut kesaksian Rudi, seorang tukang parkir yang berada tepat di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika mobil operasional tersebut melaju kencang dari arah Jalan Nusantara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanpa pengereman yang berarti, kendaraan itu langsung menghantam lapak pertama milik pedagang tahu crispy dan otak-otak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak berhenti di situ, dentuman keras kembali terdengar saat mobil terus merangsek maju dan menghancurkan lapak pedagang ayam goreng yang berada di dekatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Mobil kencang banget dari arah sana (Jalan Nusantara). Saya melihat sendiri dari tengah parkiran, memang kecepatannya tidak wajar untuk jalan lingkungan seperti ini,” ujar Rudi dengan nada gemetar saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi Korban Mengiris Hati</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak dari tabrakan tersebut sangat fatal bagi para pejuang ekonomi kecil itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rudi menceritakan momen dramatis saat dirinya berusaha menolong para korban yang terkapar di antara puing-puing gerobak yang hancur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban pertama, seorang laki-laki pedagang otak-otak, tampak merintih kesakitan karena tangannya tak lagi bisa digerakkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, korban kedua, seorang perempuan pedagang ayam goreng, mengalami luka terbuka yang parah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tukang otak-otak itu tangannya kaku, tidak bisa gerak sama sekali. Yang paling parah tukang ayam goreng, kepalanya penuh darah. Kami langsung evakuasi ke rumah sakit terdekat,” pungkas Rudi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, suasana masih nampak ramai oleh warga dan pengendara yang penasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Puing-puing dagangan yang berserakan menjadi saksi bisu kerasnya hantaman mobil tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, hingga perwakilan Pemerintah Kota Bekasi segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mobil operasional SPPG yang ringsek di bagian depan itu kini telah diangkut menggunakan truk derek untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, apakah akibat kelalaian manusia (human error), serangan medis pada pengemudi, atau gangguan teknis pada kendaraan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sopir dan kenek mobil tersebut kini dalam pemeriksaan pihak berwajib guna mempertanggungjawabkan insiden yang menghancurkan mata pencaharian para pedagang kecil tersebut(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Utang RI Naik karena MBG? Ekonom Sebut Salah Kaprah.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Utang-RI-Naik-karena-MBG--Ekonom-Sebut-Salah-Kaprah-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_367_Utang-RI-Naik-karena-MBG--Ekonom-Sebut-Salah-Kaprah-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Pengamat ekonomi berpandangan kenaikan utang negara yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan cara berpikir fiskal yang dangkal. Mereka yang mengaitkan hal itu dinilai tidak memahami mekanisme pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) modern.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pakar sekaligus Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita mengatakan utang pemerintah tidak digunakan untuk membiayai satu program tertentu. Dalam tata kelola anggaran negara modern, utang menjadi bagian dari strategi pembiayaan negara secara keseluruhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam struktur APBN modern, utang negara tidak pernah berdiri untuk membiayai satu program tunggal, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan strategi pembiayaan negara mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, subsidi energi, perlindungan sosial, hingga stabilisasi ekonomi," kata Ronny dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), utang pemerintah tercatat sebesar Rp 9.920,42 triliun atau setara 40,75% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 31 Maret 2026. Dilihat dari komposisinya, utang tersebut terdiri atas Surat Berharga Negara (SBN) Rp 8.652,89 triliun atau 87,22% dan pinjaman Rp 1.267,52 triliun atau 12,78%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Ronny, realisasi utang tidak dapat dikaitkan hanya dengan satu program. Pasalnya secara teknokratis struktur APBN Indonesia menggunakan mekanisme pooled financing, bukan project-based debt sebagaimana dipahami sebagian masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena itu, penyebutan bahwa utang naik akibat MBG merupakan penyederhanaan yang tidak presisi secara akademik. Kalau logika seperti itu dipakai, maka semua program negara dari jalan tol sampai gaji ASN, bisa dituduh sebagai penyebab tunggal utang. Padahal ekonomi negara bekerja jauh lebih kompleks daripada sekadar cocoklogi fiskal di media sosial," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ronny menilai investasi pada gizi anak merupakan salah satu bentuk belanja negara yang produktif dalam teori pembangunan modern. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama produktivitas jangka panjang suatu negara karena anak yang mengalami stunting, kekurangan protein atau defisit nutrisi kronis berpotensi memiliki kapasitas kognitif dan produktivitas ekonomi yang lebih rendah saat dewasa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Negara bukan sedang menghabiskan uang untuk makan siang, tetapi melakukan investasi biologis dan intelektual terhadap generasi produktif 15 hingga 20 tahun mendatang," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ronny menambahkan, biaya terbesar bagi sebuah negara bukanlah memberi makan anak-anak, melainkan membiarkan satu generasi tumbuh dengan kualitas kesehatan dan kecerdasan yang buruk. Sebab dampaknya akan jauh lebih mahal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di masa depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain aspek gizi, ia menilai program MBG juga memiliki multiplier effect terhadap sektor pertanian, peternakan, UMKM pangan, logistik daerah, hingga penciptaan lapangan kerja lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Uang negara tidak hilang, melainkan berputar di ekonomi domestik. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, instrumen fiskal seperti ini juga berfungsi menjaga konsumsi nasional dan memperkuat permintaan domestik (domestic demand)," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, Ronny menilai perdebatan publik seharusnya difokuskan pada efektivitas pelaksanaan program, bukan mempertanyakan keberadaannya. "Perdebatan yang sehat seharusnya bukan perlukah MBG, tetapi bagaimana memastikan program ini tepat sasaran, efisien dan tidak bocor," pungkasnya</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>India Tolak LNG Rusia, Kapal Tanker Terombang-ambing di Dekat Singapura.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/India-Tolak-LNG-Rusia--Kapal-Tanker-Terombang-ambing-di-Dekat-Singapura-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8123_India-Tolak-LNG-Rusia--Kapal-Tanker-Terombang-ambing-di-Dekat-Singapura-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Penolakan India terhadap gas alam cair (LNG) asal Rusia berbuntut panjang. Sebuah kapal tanker berkapasitas 138.200 meter kubik kini terombang-ambing di laut tanpa tujuan pasti, setelah tak diizinkan bersandar untuk membongkar muatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melansir Reuters, Rabu (13/5/2026), kapal tanker Rusia bernama Kunpeng tersebut diketahui membawa gas cair dari terminal Portovaya yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat (AS) imbas perang Ukraina. Kapal ini awalnya direncanakan bersandar dan melakukan bongkar muat pada bulan lalu di terminal impor LNG Dahej di India bagian barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keengganan India menyebabkan kargo LNG dari pabrik Portovaya di Laut Baltik yang dikenai sanksi AS di Rusia tidak dapat dibongkar, meskipun India telah tertera sebagai tujuannya pada pertengahan April," kata salah satu sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keputusan New Delhi ini mempertegas upaya India untuk menjaga keseimbangan antara mengamankan kebutuhan energi murah dan menjaga hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat. Kondisi ini juga mencerminkan keterbatasan Moskow untuk mengalihkan ekspor LNG-nya ke pasar baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan menyebutkan sempat ada upaya dari Rusia untuk menyamarkan asal-usul kargo tersebut sebagai non-Rusia, namun pelacakan satelit tetap berhasil mengidentifikasi sumber muatan aslinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbeda dengan minyak mentah yang lebih mudah disamarkan melalui transfer antarkapal (ship-to-ship transfer) di tengah laut, pengiriman LNG jauh lebih sulit disembunyikan dari pengawasan data navigasi global.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kapal tersebut tetap terlacak meskipun dokumentasi menunjukkan bahwa kargo tersebut bukan berasal dari Rusia," jelas sumber yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir, menurut laporan LSEG, kapal itu kini berada di dekat perairan Singapura tanpa pengumuman tujuan lebih lanjut. Sementara pembicaraan antara Rusia dengan India mengenai muatan kargo yang diizinkan masuk masih berlanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rusia dilaporkan terus mengejar kesepakatan jangka panjang untuk memasok LNG dan pupuk ke India guna mengalihkan pasar yang selama ini bergantung pada Eropa. Di sisi lain, India memberikan sinyal terbuka untuk membeli LNG Rusia, namun dengan syarat ketat bahwa kargo tersebut harus berasal dari proyek yang bersih dari sanksi internasional(detik.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Militer Gerebek Gudang Rahasia Penimbunan Solar Subsidi di Sulut</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Militer-Gerebek-Gudang-Rahasia-Penimbunan-Solar-Subsidi-di-Sulut</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8808_Polisi-Militer-Gerebek-Gudang-Rahasia-Penimbunan-Solar-Subsidi-di-Sulut.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Jajaran Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka menggerebek lokasi gudang penimbunan solar subsidi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Barang bukti 4,7 ton solar subsidi beserta empat pelaku diserahkan ke Polda Sulut, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Sofyan menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari keluhan masyarakat terkait antrean panjang di sejumlah SPBU serta informasi mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah Minahasa Utara."Menindaklanjuti informasi tersebut, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem J Rajagukguk memerintahkan tim untuk bergerak. Pada Senin malam (11/5), petugas mendatangi lokasi yang diduga gudang penimbunan milik warga berinisial DHW di Jalan Kabima, Kecamatan Kema," ujar Sofyan dalam keterangannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan DHW selaku pemilik gudang, serta tiga orang lainnya yakni RF (penjaga gudang), TG, dan SW (pekerja). Selain para pelaku, petugas juga menyita 4,7 ton solar subsidi yang diduga akan diselewengkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TNI menegaskan bahwa pengawasan distribusi energi merupakan atensi serius dari pimpinan tinggi negara. “Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Penyalahgunaan seperti ini sangat merugikan rakyat dan mengganggu stabilitas distribusi energi di daerah,” tegas Sofyan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan bahwa Pangdam memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pomdam XIII/Merdeka atas respons cepat dalam mengungkap kasus ini. Hal ini dinilai sebagai implementasi nyata dari arahan Presiden RI saat Apel Komandan Satuan (Dansat) mengenai pengawasan ketat distribusi energi nasional(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pangdam memberikan apresiasi atas langkah tegas jajaran Pomdam. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan praktik penimbunan BBM subsidi untuk kepentingan industri maupun keuntungan pribadi," pungkasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Indonesia Kekurangan Setengah Juta Guru, Kemendikdasmen Lakukan Redistribusi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Indonesia-Kekurangan-Setengah-Juta-Guru--Kemendikdasmen-Lakukan-Redistribusi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7518_Indonesia-Kekurangan-Setengah-Juta-Guru--Kemendikdasmen-Lakukan-Redistribusi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan langkah redistribusi guru secara nasional untuk mengatasi kekurangan formasi guru yang saat ini mencapai sekitar 498.000 orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan kebijakan redistribusi dilakukan karena masih terdapat sekolah yang mengalami kelebihan tenaga pengajar, sedangkan sekolah lain justru kekurangan guru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Yang pertama dilakukan, ini arahan Ibu Menteri PAN-RB pada saat ratas dahulu, jadi redistribusi dahulu. Jadi kalau kami sekarang secara kebutuhan guru di data kami kan butuh 498.000. Namun begitu, ini harus diredistribusi dahulu,” katanya di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Nunuk, saat ini Kemendikdasmen tengah melakukan pemetaan nasional untuk mengatur ulang sebaran guru agar lebih merata di seluruh daerah. Setelah proses redistribusi selesai dilakukan, pemerintah baru akan menetapkan jumlah formasi guru yang benar-benar dibutuhkan untuk rekrutmen berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami sedang menyelesaikan perumusan pemenuhan kebutuhan guru untuk tahun ini. Ibu Menter PAN-RB Rini menyampaikan akan ada rekrut atau formasi, cuma jumlahnya kan belum ditetapkan. Kami masih menghitung redistribusi dahulu, lalu menghitung kebutuhannya,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain redistribusi, Kemendikdasmen juga tengah menyiapkan skema seleksi bagi guru non-aparatur sipil negara (ASN) atau guru honorer yang telah terdata dalam sistem data pokok pendidikan (dapodik) per 31 Desember 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jumlah guru non-ASN yang masuk dalam pendataan tersebut mencapai 237.196 orang. Nunuk menjelaskan pemerintah sedang membahas mekanisme seleksi yang dinilai adil agar para guru honorer mendapatkan kepastian hukum dan jenjang karier yang lebih jelas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, ia menegaskan penetapan mekanisme seleksi dan pengangkatan ASN bukan menjadi kewenangan Kemendikdasmen, melainkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Jadi kami masih menghitung redistribusi dahulu, lalu menghitung kebutuhannya. Nanti formasi itu akan ditetapkan. Mekanismenya juga akan ditetapkan karena yang menetapkan mekanisme seleksi ASN adalah di kementerian lain, bukan di Kemendikdasmen(cakaplah.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemuda Pulau Kumpai Pangean yang Tenggelam di Sungai Kuantan Berhasil Ditemukan BPBD dan Tim SAR</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemuda-Pulau-Kumpai-Pangean-yang-Tenggelam-di-Sungai-Kuantan-Berhasil-Ditemukan-BPBD-dan-Tim-SAR</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7826_Pemuda-Pulau-Kumpai-Pangean-yang-Tenggelam-di-Sungai-Kuantan-Berhasil-Ditemukan-BPBD-dan-Tim-SAR.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Riko Rikardo (27) pemuda asal Desa Pulau Kumpai Kecamatan Pangean yang tenggelam, Selasa ( 12/5/2026) sekitar pukul 15.00 Wib di Sungai Kuantan, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 7.20 WIB, berhasil ditemukan oleh BPBD dan tim SAR Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Posisi Riko ditemukan sekitar 1 kilometer dari titik jatuh di tebing Sungai Kuantan Desa Pulau Kumpai.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan. Sekitar 1 kilometer dari titik jatuh," kata Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yulizar mengatakan, jenazah Riko Rikardo yang sudah ditemukan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Riko Rikardo, pemuda Desa Pulau Kumpai, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 15.00 Wib, pergi mandi ke Sungai Kuantan seorang diri. Tanpa apa yang menjadi penyebabnya, Riko jatuh ke Sungai Kuantan. Air sungai yang deras dan naik, anak-anak laki-laki dan perempuan, tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bisa berteriak. Tangan Riko Rikardo terlihat oleh mereka menggapai ke atas untuk minta tolong. Tetapi arus Sungai Kuantan terus membawanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga yang datang beberapa saat kemudian tak melihat Riko. Masyarakat dan BPBD yang berada di lokasi, berusaha mencari Riko Rikardo. Tetapi hingga Selasa malam tak berhasil ditemukan.&nbsp; Pencarian dilanjutkan BPBD dan tim SAR dari Pekanbaru yang sudah tiba di lokasi."Alhamdulillah, tadi sudah ditemukan," kata Yulizar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ini pun dikatakan Camat Pangean Aswandi. "Warga kami Riko Rikardo sudah ditemukan tadi pagi. Sekarang persiapan pemakaman di rumah duka," ujar Aswandi yang dihubungi terpisah.Ditanya apa yang menjadi penyebab, Aswandi mengatakan tak ada warga yang melihat persis. Kemungkinan terjatuh ke Sungai kuantan. Ditambah saat ini, menurut informasi keluarga, korban mengalami depresi (gangguan kesehatan) sejak beberapa bulan terakhir ini.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mungkin ini yang jadi penyebab. Saat sakitnya kambuh, kejadian itu terjadi," katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap pihak keluarga sabar dan tabah terhadap musibah yang terjadi.(riauposjawapos</font>).</div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:40:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sambut Waisak, Umat Buddha Pekanbaru Gelar Aksi Peduli Lingkungan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Lingkungan/Sambut-Waisak--Umat-Buddha-Pekanbaru-Gelar-Aksi-Peduli-Lingkungan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_700_Sambut-Waisak--Umat-Buddha-Pekanbaru-Gelar-Aksi-Peduli-Lingkungan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Ratusan umat Buddha di Pekanbaru kembali menggelar aksi peduli lingkungan dengan menuangkan 336 liter eco enzyme ke anak Sungai Siak di Jalan Haji Guru Sulaiman, Selasa (12/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Riau, Wiryanto mengatakan, aksi tersebut bukan sekadar kegiatan menyambut Waisak, tetapi juga bentuk kepedulian umat Buddha terhadap pelestarian lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kepedulian sosial yang ditunjukkan umat Buddha di Pekanbaru patut diapresiasi karena turut mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas air sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Meskipun ini program pemerintah melalui Kementerian Agama, kepedulian sosial terhadap lingkungan yang ditunjukkan umat Buddha di Pekanbaru sangat baik. Ini juga menjadi bentuk kepedulian umat beragama terhadap pelestarian lingkungan,” ujarnyaIa menjelaskan, sebanyak 336 liter eco enzyme yang dituangkan ke aliran sungai berasal dari Majelis Pandita Buddha Indonesia Riau dan Buddha Tzu Chi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wiryanto berharap kegiatan tersebut dapat mengedukasi masyarakat agar mulai membuat eco enzyme sendiri di rumah dan memanfaatkannya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berharap masyarakat bisa mulai membuat eco enzyme sendiri lalu menuangkannya ke selokan, parit, atau saluran air di lingkungan rumah,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Sekretaris Permabudhi Riau, Jono menjelaskan, eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayur yang dicampur gula serta air selama tiga hingga enam bulan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, cairan tersebut memiliki banyak manfaat, salah satunya membantu memperbaiki kualitas air yang telah tercemar, baik di sungai, danau, selokan, sumur, maupun saluran air lainnya.“Kami berharap aksi seperti ini bisa terus dilakukan semua pihak agar lingkungan di Pekanbaru tetap terjaga demi keberlangsungan hidup makhluk hidup lainnya,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Walubi Riau, Mariyana juga berharap gerakan pelestarian lingkungan dapat dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.(riaupos.co).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polsek Tanah Putih Lakukan Monitoring Stok BBM Di SPBU ,Distribusi Tetap Stabil. </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Polsek-Tanah-Putih-Lakukan-Monitoring-Stok-BBM-Di-SPBU--Distribusi-Tetap-Stabil--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5373_Polsek-Tanah-Putih-Lakukan-Monitoring-Stok-BBM-Di-SPBU--Distribusi-Tetap-Stabil--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Jajaran Polsek Tanah Putih Polres Rokan Hilir melaksanakan pengecekan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 14.288.6101 yang berada di wilayah Rantau Bais, pada Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap aman dan distribusi berjalan lancar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pengecekan yang dilakukan, diperoleh data stok BBM di SPBU tersebut dengan rincian sebagai berikut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertamax Green RON 92 sebanyak 4.383 liter Pertalite RON 90 sebanyak 22.711 liter Pertamina Dex sebanyak 2.640 liter Bio Solar sebanyak 15.715 liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y Yudi Indranaldi melalui perwakilannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), distribusi BBM dari Depo Kota Dumai menuju SPBU Rantau Bais masih berjalan normal dan tidak mengalami kendala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Untuk stok BBM di SPBU 14.288.6101 Rantau Bais dalam kondisi aman. Pasokan dari Depo Kota Dumai juga masih lancar dan tidak terjadi keterlambatan, karena seluruh pengiriman masih berjalan sesuai kontrak pesanan,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kepolisian juga terus melakukan monitoring terhadap ketersediaan BBM di wilayah hukum Polsek Tanah Putih guna mengantisipasi kelangkaan maupun potensi gangguan distribusi yang dapat merugikan.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Atlet Pararenang Riau Ini Kesal, Sawitnya di Kampar Kerap Dicuri Diduga Pengonsumsi Narkoba.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Atlet-Pararenang-Riau-Ini-Kesal--Sawitnya-di-Kampar-Kerap-Dicuri-Diduga-Pengonsumsi-Narkoba-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9376_Atlet-Pararenang-Riau-Ini-Kesal--Sawitnya-di-Kampar-Kerap-Dicuri-Diduga-Pengonsumsi-Narkoba-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR-Atlet Pararenang Riau, Jaelani meluapkan kekesalannya di media sosial. Kelapa sawitnya kerap hilang dicuri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan Tribunpekanbaru.com, ia mengung</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">gah sorotan terhadap peredaran narkoba melalui akun Facebook miliknya, Jhay Zailani sejak September 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pria itu kemudian mengunggah video aksi amukan massa di Panipahan dan Sei Tengar Laut, Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir pada April 2026 lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi itu menyasar rumah terduga bandar narkoba. Ia ikut menyerukan pemberantasan narkoba.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengunggah foto bekas tandan kelapa sawit yang sudah tidak ada di pohon pada 24 April 2026 lalu. Ada juga foto puntung rokok dan sedotan plastik. Sedotan terlihat seperti sudah dipotong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan maraknya pencurian dan peredaran narkoba di Desa Bangun Sari mohon segera diberantas karena sudah sangat meresahkan dan merusak generasi muda anak-anak kita,"&nbsp; pintanya kepada kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Kepolisian Sektor Kampar Kiri Hilir dalam tulisan di unggahan itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Foto itu di kebun miliknya. Ia mengaku menjadi korban dari dampak buruk narkoba. Ia menduga kuat kebun kelapa sawitnya di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir disatroni pencandu narkoba.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia membenarkan unggahan yang dibuatnya itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat meresahkan, karena narkoba banyak pencurian sawit," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dihubungi, Selasa (12/5/2026) sore kemarin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengaku sering kehilangan sawit dari kebunnya. Sementara kebunnya yang tidak begitu luas itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kebun hanya satu, dua hektarenya. Apalagi pas buah lagi trek (produksi menurun drastis), hasilnya perlu untuk anak-anak. Situ kesalnya," ujar peraih medali emas untuk Riau pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 di Bandung, Jawa Barat ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pecandu kerap mengonsumsi sabu-sabu di kebun sawit warga saat tengah malam. Sawit sering hilang setelah pelaku mengonsumsi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga setempat, kata dia, sebenarnya sudah berupaya mencegah pencurian. Pemilik kebun terpaksa lebih sering berpatroli secara mandiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekarang bukan pemilik kebun lagi yang mengintip pencuri. Sudah pencuri itu yang ngintip pemilik kebun," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengaku prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia iba melihat anak di bawah umur, tetapi sudah nekat mencuri karena pengaruh narkoba.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasihan lihat anak SMP, belum tamat sudah putus sekolah karena narkoba. Yang pakai, seperti sudah bebas sekali</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">(Tribunpekanbaru.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar 17 Mei, Pemantauan Hilal di Riau Digelar di Pantai Selat Baru.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Sidang-Isbat-Idul-Adha-2026-Digelar-17-Mei--Pemantauan-Hilal-di-Riau-Digelar-di-Pantai-Selat-Baru-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9649_Sidang-Isbat-Idul-Adha-2026-Digelar-17-Mei--Pemantauan-Hilal-di-Riau-Digelar-di-Pantai-Selat-Baru-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada 17 Mei 2026, bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 H.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sidang isbat ini sekaligus penetapan Hari Raya Idul Adha 2026 bagi umat Islam di Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemantauan hilal dilakukan di 88 titik yang tersebar dari Aceh hingga Papua Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian rukyatul hilal tersebut dilakukan untuk memastikan posisi bulan secara akurat sebelum pemerintah menetapkan awal Zulhijah 1447 H.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Riau pemantauan hilal akan dilaksanakan di Pantai Selat Baru, Kabupaten Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengatakan bahwa sidang isbat menjadi forum penting untuk menyatukan hasil hisab dan rukyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ujar Arsad Hidayat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang akan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi VIII DPR RI, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), akademisi, ahli falak, hingga duta besar negara sahabat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” kata Arsad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa titik lokasi rukyatul hilal awal Zulhijah 1447 H yang menjadi perhatian, di antaranya:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aceh</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Km 0 Sabang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Bukit Blang Tiron, Komplek Perta Arun Gas, Kota Lhokseumawe</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Pantai Lhok Geulumpang, Setia Bakti, Aceh Jaya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumatera Utara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lantai IX Anjungan Kantor Gubernur Sumatera Utara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumatera Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Lantai 3 Gedung DPRD Pasaman Barat, Padang Tujuh, Kec. Pasaman</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Bukit Nganang, Kota Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Kota</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Puncak Langkisau Carocok Painan, Pesisir Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Kampus UIN Syeh Muhammad Jamil Djambek, Kubang Putiah, Kota Bukittinggi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Panorama II Sitinjau Laut, Kabupaten Solok</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Halaman Kantor Kementerian Agama Kab. Solok Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7. Jorong Sikaladi, Nagari Pariangan, Kec. Pariangan, Kab. Tanah Datar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">8. Salter Pantai Gandoriah, Kota Pariaman</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">9. Dusun Simpang, Desa Kolok Mudiak, Kec. Barangin, Sawahlunto</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">10. Puncak Tonang, Kec. Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">11. Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kec. Tanjung Mutiara, Agam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">12. Hotel Bukik Gadang, Muaro Sijunjung, Kab. Sijunjung</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">13. Pantai Ketaping, Kec. Batang Anai, Kab. Padang Pariaman</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">14. Panorama Ampangan, Kec. Payakumbuh Selatan, Kab. Lima Puluh Kota</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">15. Masjid Al-Hakim, Jl. Samudera, Kel. Berok Nipah, Padang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">16. Lantai 2 Mamanda Cafe, Puncak Laing, Kota Solok</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">17. Puncak Kabuik, Kel. Ganting, Kec. Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">18. Bukit Tambun, Nagari Gunung Selasih, Kec. Pulau Punjung, Dharmasraya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Riau</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Selat Baru, Kab. Bengkalis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepulauan Riau</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Tanjung Setumu, Kota Tanjungpinang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jambi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rooftop Bank Jambi Lt. 14, Telanaipura, Kota Jambi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumatera Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Helipad Hotel Aryaduta Palembang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bangka Belitung</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Batu Kapur, Kabupaten Bangka Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bengkulu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Pasir Putih, Jalan Pariwisata No. 1, Kelurahan Lempuing, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lampung</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">POB Bukit Gelumpai, Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DKI Jakarta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Kanwil Kemenag DKI Jakarta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Masjid Musariin Pesantren Al-Hidayah Basmol, Jakarta Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Pulau Karya/Pramuka (tentative)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Rumah Falak Pondok Labu, Jakarta Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jawa Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. POB Gunung Putri Lapas II B Banjar, Jl. Pelita, Kel. Sukamanah, Kota Banjar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. POB Pasir Lasih, Desa Kertamukti, Kec. Cimerak, Kab. Pangandaran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Kampus SMA Astha Hanas, Jl. Raya Binong, Kec. Binong, Kab. Subang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. POB Cibeas, Kp. Cibeas, Desa Sangrawayang, Kec. Simpenan, Kab. Sukabumi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Banten</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Anyer, Serang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jawa Tengah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Planetarium dan Observatorium KH. Zubair Umar Al-Jailani, UIN Walisongo Semarang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Pantai Binangun, Kab. Rembang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Assalaam Observatory, PPMI Assalaam, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Laboratorium Asy-Syira, Gedung Jenderal Soedirman, Kota Surakarta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Pantai Kartini, Jepara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Rooftop Gedung PP Rifaiyah, Kab. Batang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7. Menara Pandang Teratai, Kab. Banyumas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">8. Pantai Jetis Grabag, Purworejo</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DI Yogyakarta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">POB Syekh Belabelu, Kretek, Bantul</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jawa Timur</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. PP Al Islam Joresan, Mlarak, Ponorogo</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. PP Al-Basyatiyah, Madiun</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Madasa Sooko Mojokerto bekerja sama dengan PC LFNU Kab. Mojokerto</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Laboratorium UIN Madura</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso bekerja sama dengan LF PCNU Bondowoso</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Pantai Pancur, Alas Purwo, Kec. Tegaldelimo, Banyuwangi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7. Pantai Trunojoyo Taddan, Sampang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">8. Hotel Santika Blitar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">9. Asta Bujuk Brambang, Dusun Brambang, Kalimo’ok, Kalianget, Sumenep</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">10. Desa Kembangan, Kec. Kebomas, Gresik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">11. Markaz Tanjung Kodok, Paciran, Lamongan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">12. Menara Rukyatul Hilal Desa Banyuurip, Kec. Senori, Kab. Tuban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">13. POB PP Denanyar, Jombang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kalimantan Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Indah Kakap, Kab. Kubu Raya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kalimantan Tengah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menara Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kalimantan Timur</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KIPP Otorita IKN</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kalimantan Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rooftop Zuri Express Hotel, Banjarmasin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kalimantan Utara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satuan Radar AU (SATRAD) 204, Kota Tarakan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bali</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Sekeh, Patra Jasa, Kuta Selatan, Badung, Bali</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">NTB</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">POB Desa Teniga, Kec. Tanjung, Kabupaten Lombok Utara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">NTT</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gedung Pelayanan BMKG Kupang, Kota Kupang, NTT</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sulawesi Selatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Unismuh Makassar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sulawesi Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanjung Mercusuar Sumare, Mamuju</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sulawesi Tenggara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantai Bahari, Kec. Tanggetada, Kab. Kolaka</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sulawesi Utara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Area Parkir MTC Megamas Lantai R1, Kota Manado</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gorontalo</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Desa Talumelito, Kec. Limboto, Kab. Gorontalo</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sulawesi Tengah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">POB BMKG Desa Marana, Kec. Sindue, Kab. Donggala</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maluku</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Karpan, Ambon</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Lantai 2 Kantor BMKG Kabupaten Kepulauan Tanimbar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Desa Ngilngof, Kec. Kei Kecil, Kab. Maluku Tenggara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Puncak Kalipassa, Desa Eti, Kec. Seram Bagian Barat, Kab. SBB</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Dusun Misa, Desa Haya, Kec. Tehoru, Kab. Maluku Tengah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Gunung Salabung, Desa Waplauw, Kab. Buru</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maluku Utara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Pantai Ropu Tengah Balu, Kec. Sahu, Kab. Halmahera Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Pantai Afe Taduma, Kec. Pulau Ternate, Kota Ternate</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Papua</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Pantai Lampu Satu, Merauke</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. The Hele’yo Yobeh, Kec. Sentani, Kab. Jayapura</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Papua Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Pantai Masni, Manokwari</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Hotel Waigo, Kota Sorong</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data hisab yang dihimpun Kemenag, ijtimak atau konjungsi menjelang Zulhijah 1447 H diperkirakan terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara saat matahari terbenam pada hari rukyat, posisi hilal diperkirakan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketinggian hilal diperkirakan berkisar antara 3 derajat 37 menit hingga 6 derajat 54 menit. Sedangkan elongasi bulan berada di kisaran 8 derajat hingga 10 derajat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam buku Pengantar Ilmu Falak karya Susiknan Azhari dijelaskan bahwa tinggi hilal dan elongasi menjadi dua parameter penting dalam menentukan kemungkinan hilal dapat terlihat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semakin tinggi posisi hilal dan semakin besar elongasinya, peluang hilal terlihat umumnya semakin besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Oleh karena itu, data hisab menjadi salah satu acuan awal sebelum dilakukan verifikasi melalui rukyatul hilal di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">( Tribunpekanbaru.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Breaking News: 557 Tersangka Narkoba Berjejer di Mapolda Riau, Ada yang Diborgol Kaki dan Tangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Breaking-News--557-Tersangka-Narkoba-Berjejer-di-Mapolda-Riau--Ada-yang-Diborgol-Kaki-dan-Tangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4892_Breaking-News--557-Tersangka-Narkoba-Berjejer-di-Mapolda-Riau--Ada-yang-Diborgol-Kaki-dan-Tangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Ratusan orang tersangka kasus narkoba hasil tangkapan Polda Riau dan jajaran, dihadirkan dalam kegiatan ekspos kasus, Selasa (12/5/2026) siang.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Mereka terjaring dalam Operasi Anti Narkotika (Antik) Lancang Kuning 2026 yang dilaksanakan selama 22 hari, terhitung 16 April - 7 Mei 2026.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Tampak mereka dikawal ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap. Selain menggunakan baju tahanan oranye, tangan mereka juga diborgol.&nbsp;</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Sebagian dari mereka bahkan ada yang kakinya diborgol, dengan rantai terhubung ke borgol yang ada di tangan.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Para tahanan ini berasal dari berbagai Polres di Riau.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Dalam Operasi Antik ini, polisi juga sukses menyita sejumlah barang bukti.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Di antaranya, narkotika jenis sabu 31,85 kg, pil ekstasi 2.319 butir, ganja 110,74 gram, happy five 62 butir dan 761 cartridge berisi cairan etomidate.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi mengatakan, total ada 557 tersangka yang diamankan selama 22 hari berlangsungnya Operasi Antik Lancang Kuning 2026.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">"Dalam kurun waktu 22 hari, kita berhasil mengungkap 435 kasus dengan 557 orang tersangka. Operasi ini dilaksanakan oleh Polda Riau dan jajaran. Rata-rata setiap hari, ada 25 tersangka yang masuk jaringan (pengedar) kita tangkap," ungkap Hengki.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Ia bilang, dari kegiatan penegakan hukum ini, kepolisian berhasil menyelamatkan 162.754 ribu jiwa dari bahaya narkoba.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">"Jadi bukan sekadar penegakan hukum, tapi juga menyelamatkan(tribunpekanbaru).</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><br></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 08:52:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>