<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:46:56 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 15:46:56 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Catat! Prabowo Ingatkan Kembali Jajarannya untuk Tidak Korupsi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Catat--Prabowo-Ingatkan-Kembali-Jajarannya-untuk-Tidak-Korupsi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5514_Catat--Prabowo-Ingatkan-Kembali-Jajarannya-untuk-Tidak-Korupsi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berulang kali berpesan kepada seluruh jajarannya untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. Bahkan, tugas berat saat ini adalah harus melawan korupsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pesan Prabowo tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri pertemuan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Sabtu (6/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Berulang kali juga sudah saya sampaikan bahwa berulang kali Pak Presiden terus mengingatkan kepada seluruh jajaran bahwa salah satu tugas berat kita ini kan adalah melawan yang namanya tindak pidana korupsi,”&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prasetyo mengatakan, bahwa melawan korupsi harus dimulai dari jajaran pemerintah yang telah diberikan amanah oleh rakyat.“Yang itu harus dimulai dari kita, dari jajaran pemerintah yang sedang diberi amanah, dari jajaran kabinet, dari seluruh kementerian dan lembaga, dan sebenarnya juga bagi kita semua gitu,"ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena beliau kan (Prabowo Subianto) sebagai Kepala Negara maupun KPresiden Prabowo kata dia juga berulang-ulang mengingatkan untuk meninggalkan, membenahi diri, meninggalkan praktik-praktik yang melanggar norma hukum termasuk mengarah kepada tindak pidana korupsi.“Jadi berulang kali itu sudah diingatkan untuk kita semua meninggalkan, mari membenahi diri, meninggalkan praktik-praktik yang mengarah kepada pelanggaran-pelanggaran norma hukum terutama tindak pidana korupsi. Begitu. Sudah sering diingatkan,” pungkasnya.epala Pemerintahan,” (okezone).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dikirimkan berita Puspen TNI, terimakasih atas bantuannya. </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Dikirimkan-berita-Puspen-TNI--terimakasih-atas-bantuannya--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6166_Dikirimkan-berita-Puspen-TNI--terimakasih-atas-bantuannya--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wapang TNI Tinjau Yonif TP 842/Badak Sakti, Dukung Pertahanan dan Ekonomi Daerah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">(Puspen TNI). Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau pembangunan Yonif TP 842/Badak Sakti di Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (5/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal, serta pelaksanaan Karya Bakti TNI berupa pembangunan jalan beton guna meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan kunjungan ini mencerminkan komitmen TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam mengintegrasikan penguatan pertahanan, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung percepatan pembangunan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">#tniprima</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">#tnirakyat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">#indonesiaemas2045</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi</font></div> ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pria 47 Tahun Cabuli Bocah Laki di Cikarang Barat Jadi Tersangka </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pria-47-Tahun-Cabuli-Bocah-Laki-di-Cikarang-Barat-Jadi-Tersangka-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5571_Pria-47-Tahun-Cabuli-Bocah-Laki-di-Cikarang-Barat-Jadi-Tersangka-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial N (47) usai mencabuli seorang bocah laki-laki di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni menjelaskan, peristiwa pencabulan terjadi pada Sabtu (23/5) dan dilaporkan pihak korban pada Selasa (2/6). Sehari setelah laporan, polisi menangkap N.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perkara ini berawal dari laporan polisi tanggal 2 Juni 2026, atas nama pelapor saudari ED. Selanjutnya, pada 3 Juni 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, penyidik melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan," jelas Sumarni dalam keterangannya, dikutip Sabtu (6/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumarni menjelaskan N langsung ditangkap setelah penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi menemukan bukti permulaan adanya tindakan pecabulan. Dari bukti tersebut, polisi langsung menetapkan N sebagai tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari hasil penyidikan awal, ditemukan adanya indikasi yang menguatkan peristiwa tersebut sehingga perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumarni menjelaskan, pihaknya memperoleh bukti usai memeriksa sejumlah saksi dan korban serta visum. Dari bukti-bukti tersebut, pihaknya kemudian melakukan gelar perkara dan menetapkan N sebagai tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tindakan mulai dari klarifikasi saksi dan korban, pemeriksaan medis melalui visum et repertum, hingga gelar perkara," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tersangka telah diamankan dan dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut,"(detik.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bukan MBG dan Kopdes, Purbaya Ungkap Masalah Ekonomi RI Sebenarnya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Bukan-MBG-dan-Kopdes--Purbaya-Ungkap-Masalah-Ekonomi-RI-Sebenarnya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_744_Bukan-MBG-dan-Kopdes--Purbaya-Ungkap-Masalah-Ekonomi-RI-Sebenarnya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih tidak mengancam kesehatan fiskal negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, Purbaya mengatakan kekhawatiran tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ia mengungkapkan bahwa dalam pertemuan terakhirnya dengan S&P Global Ratings, fokus pembahasan justru lebih banyak tertuju pada sentimen negatif yang berkembang di pasar dibandingkan kondisi fundamental fiskal Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Yang dipertanyakan sebenarnya lebih kepada sentimen negatif di pasar. Kalau fondasi ekonomi dan fiskal, tidak ada masalah. Program-program pemerintah juga tidak dipertanyakan,” kata Purbaya di Komplek DPR RI, Sabtu (6/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan bahwa pemerintah tetap mampu menjaga defisit anggaran pada kisaran 2-3% meskipun berbagai program prioritas dijalankan. Selain itu, pemerintah memiliki fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian apabila terjadi tekanan eksternal, seperti kenaikan harga minyak dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Purbaya, pemerintah telah menjelaskan kepada para pemangku kepentingan internasional bahwa sejumlah program dapat disesuaikan secara bertahap sehingga tidak membebani APBN secara berlebihan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Program-program itu bisa diatur dan disesuaikan. Jadi tidak perlu khawatir terhadap kondisi fiskal kita,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tantangan Utama</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Purbaya menilai tantangan utama saat ini justru berasal dari persepsi negatif terhadap perekonomian Indonesia. Padahal, kata dia, kondisi APBN masih kuat dan aktivitas ekonomi nasional terus menunjukkan peningkatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Ekonomi kita tumbuh cukup baik. Aktivitas ekonomi juga meningkat. Namun ketika muncul persepsi bahwa ekonomi akan memburuk, sebagian pelaku pasar ikut terpengaruh,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk meredam sentimen tersebut, pemerintah akan memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia. Menurut Purbaya, sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang lebih erat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kerja sama dengan bank sentral sebelumnya sudah baik, tetapi akan kami perkuat lagi,(liputan6).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Bhabinkamtibmas di Ukui Pelalawan Pantau Perawatan Jagung Pipil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Bhabinkamtibmas-di-Ukui-Pelalawan-Pantau-Perawatan-Jagung-Pipil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4135_-Bhabinkamtibmas-di-Ukui-Pelalawan-Pantau-Perawatan-Jagung-Pipil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Ukui. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan, Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru, BRIPKA Z. Zuhri, melakukan pengecekan lahan tanaman jagung pipil yang berada di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Kampung Baru, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Jumat (5/6/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di areal Kebun TKD RT 009/RW 004 Desa Kampung Baru. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tetap terawat dan berkembang dengan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pipil dalam kondisi terawat. Mengingat beberapa waktu terakhir wilayah tersebut minim curah hujan, petugas bersama pengelola lahan melakukan penyiraman guna menjaga kebutuhan air tanaman dan menghindari gangguan pertumbuhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Ukui, AKP Ardi Surya Kusuma, S.T.K., S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam sektor pertanian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pendampingan dan monitoring tanaman pangan agar hasil panen dapat optimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan monitoring berlangsung hingga pukul 10.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan tanaman jagung pipil di Desa Kampung Baru dapat tumbuh optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Pelalawan.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sempat Geger, Maling Sayat Leher Korban di Dumai Dibekuk Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Sempat-Geger--Maling-Sayat-Leher-Korban-di-Dumai-Dibekuk-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6593_-Sempat-Geger--Maling-Sayat-Leher-Korban-di-Dumai-Dibekuk-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sempat menghebohkan warga Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku yang diketahui menyayat leher korbannya saat beraksi akhirnya berhasil ditangkap bersama seorang penadah barang hasil kejahatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa tersebut terjadi di Gang Anggrek, Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota, pada Ahad (15/2/26) sekitar pukul 03.20 WIB. Korban, Merianti (32), saat itu berada di rumahnya ketika pelaku masuk dan melakukan pencurian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi pelaku diketahui oleh korban. Namun, bukannya melarikan diri, pelaku justru melakukan kekerasan dengan menyayat bagian leher korban sebelum kabur membawa satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp200 ribu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian leher dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kerugian materi yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp2,8 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menjelaskan, berdasarkan laporan korban, Satreskrim Polres Dumai segera melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, pada Jumat (5/6/26) sekitar pukul 03.15 WIB berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial NAA alias NIA di wilayah Kelurahan Bagan Besar Timur, Kecamatan Bukit Kapur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu unit HP yang diketahui merupakan milik korban Merianti. Dari hasil interogasi, NIA mengungkap identitas pelaku utama pencurian dengan kekerasan tersebut, yakni RJ alias Rahmat (28), warga Kecamatan Dumai Kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berbekal informasi tersebut, tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Rahmat di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pulau Payung, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan," ungkap AKBP Angga kepada media ini, Sabtu (6/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka kemudian dibawa ke Polres Dumai bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menangkap pelaku utama, ditambahkan Kasat Reskrim Polres Dumai AKP I Putu Adi Juniwinata, penyidik juga menetapkan NIA sebagai tersangka penadahan. Ia diduga membeli dan menguasai barang hasil kejahatan berupa handphone milik korban. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan mendalam dan gelar perkara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat, terlebih dalam kasus ini pelaku tidak hanya melakukan pencurian tetapi juga melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka serius," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polres Dumai juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan tempat tinggal serta segera melaporkan setiap tindak pidana yang diketahui kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti secepatnya.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Program JALUR di Sintong Pusaka, Polsek Tanah Putih Bersihkan Bantaran Sungai dan Cek Kesehatan Warga</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Program-JALUR-di-Sintong-Pusaka--Polsek-Tanah-Putih-Bersihkan-Bantaran-Sungai-dan-Cek-Kesehatan-Warga</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1456_-Program-JALUR-di-Sintong-Pusaka--Polsek-Tanah-Putih-Bersihkan-Bantaran-Sungai-dan-Cek-Kesehatan-Warga.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam rangka mendukung Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), Polsek Tanah Putih bersama pemerintah desa dan tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan bantaran sungai serta pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai, Kepenghuluan Sintong Pusaka, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (5/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sungai sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi melalui Kanit Binmas Polsek Tanah Putih Akp Xibung Renaldo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan Program JALUR ini tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai agar terhindar dari pencemaran dan berbagai penyakit," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan Kanit Binmas Polsek Tanah Putih AKP Xibung Renaldo, Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Sintong Pusaka Brigadir Jhon Kevin N., Bidan Desa Juleha, S.Keb., serta perangkat desa setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas bersama masyarakat melakukan pembersihan sampah yang berada di sepanjang pinggiran Sungai guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, warga juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, serta terus menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain memberikan manfaat di bidang kesehatan dan lingkungan, kegiatan Program JALUR juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran personel Polsek Tanah Putih di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik (public trust) serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Tanah Putih.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Korupsi BGN Terbongkar, Kini Terungkap Fakta Baru Ribuan Motor Listrik MBG tanpa Dealer dan Bengkel  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Korupsi-BGN-Terbongkar--Kini-Terungkap-Fakta-Baru-Ribuan-Motor-Listrik-MBG-tanpa-Dealer-dan-Bengkel--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4759_Korupsi-BGN-Terbongkar--Kini-Terungkap-Fakta-Baru-Ribuan-Motor-Listrik-MBG-tanpa-Dealer-dan-Bengkel--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fakta terbaru muncul dalam penyelidikan pengadaan ribuan sepeda motor listrik di Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebut terkait dengan kebutuhan pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap sejumlah temuan baru dalam proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perkembangan kasus tersebut, penyidik telah menetapkan tiga pejabat BGN sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan terhadap mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Ketiga pejabat yang terseret dalam perkara ini adalah Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejaksaan Agung menyatakan vendor ribuan motor listrik yang menjadi pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN) era Dadan Hindayana tidak memenuhi syarat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan, tak terpenuhinya syarat tersebut lantaran PT Yasa Artha Trimanunggal yang menjadi tidak memiliki dealer dan bengkel aktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku vendor karena tidak memiliki dealer dan bengkel aktif dan terdapat Mark-up," kata Syarief dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akan tetapi dalam perkara ini, BGN telah membayar untuk pengadaan total 21.801 motor listrik itu kepada PT YAT.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Adapun nominal yang dibayarkan BGN kepada PT YAT untuk membeli ribuan motor listrik itu kata Syarief sebesar Rp 1,035 triliun.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Selain itu kata Syarief, dalam proses penyidikan juga diketahui bahwa anggaran yang digunakan untuk membayar ribuan motor listrik tersebut telah dilakukan markup oleh Dadan Cs.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total pengadaan sebesar Rp 1,03 triliun dan dibayarkan ke PT YAT," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya motor listrik, dalam perkara ini BGN era Dadan juga melakukan pengadaan barang lainnya yang tidak sesuai ketentuan diantaranya 32.000 pasang sepatu, 31.993 unit tablet, dan 5.400 unit televisi 75 inch.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang barang tersebut juga diketahui dibeli dengan anggaran yang telah di markup terlebih dahulu oleh Dadan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penetapan Tersangka dan Peran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti diketahui sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan barang dan jasa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan bahwa ketiga tersangka itu diketahui melakukan perbuatan melawan hukum terkait pengadaan barang dan jasa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saudara DH bersama-sama dengan saudara SS dan saudara LP dalam melakukan proses pengadaan baik barang dan jasa di BGN secara melawan hukum,” kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung RI, Syarief Sulaeman Nahdi saat konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarief mengatakan Dadan cs melalukan intervensi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sehingga penyusunan KAK (Kerangka Acuan Kerja) pengadaan barang dan jasa pada BGN untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Adanya mark up harga pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Adapun pengadaan BGN yang dimaksud di antaranya:</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp 1 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Pengadaan 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Pengadaan tablet sebanyak 31.000 sekian yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Dan pengadaan televisi 75 inch sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya markup harga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;SPPG Petinggi BGN tak Memenuhi Syarat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Selain itu, ketiga tersangka juga terafiliasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarief mengatakan sejatinya, program MBG itu dikelola oleh yayasan yang terafiliasi dengan sekolah penerima</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pada pelaksanaannya, ternyata ditemukan banyak SPPG yang ditunjuk karena mempunyai afiliasi dengan petinggi BGN padahal tidak memiliki syarat untuk menjadi mitra SPPG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari para tersangka," kata ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun sebagai imbalannya, kata Syarief, yayasan yang terafiliasi dengan para pelaku itu, menerima uang insentif hingga miliaran rupiah setiap harinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari dan yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh Saudara DH, Saudara SS dan Saudara LP," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat perbuatannya itu, Syarief mengatakan telah terjadi kerugian keuangan negara. Namun, kerugian negaranya masih dalam perhitungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pria di Tualang Bacok Karyawan Karaoke hingga Luka Berat, Cemburu karena Masalah Perempuan.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pria-di-Tualang-Bacok-Karyawan-Karaoke-hingga-Luka-Berat--Cemburu-karena-Masalah-Perempuan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2410_Pria-di-Tualang-Bacok-Karyawan-Karaoke-hingga-Luka-Berat--Cemburu-karena-Masalah-Perempuan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Rasa cemburu diduga menjadi pemicu seorang pria di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, nekat membacok seorang karyawan karaoke menggunakan pedang samurai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat pada tangan kiri dan harus menjalani operasi di rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku berinisial PP alias UP (29) kini telah diamankan Unit Reskrim Polsek Tualang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menyebut pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban karena dilatarbelakangi persoalan asmara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 00.03 WIB di mess karyawan Dinasty Karaoke, Jalan M Yamin, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui berinisial MAN (27), karyawan Dinasty Karaoke yang saat kejadian sedang beristirahat di kamar mess.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Motifnya karena dendam dan cemburu terkait kedekatan korban dengan seorang perempuan,” kata Kompol Teguh, Jumat (5/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga mendatangi kamar korban sambil membawa samurai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sesampainya di dalam kamar, pelaku langsung menyerang korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban berusaha menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kirinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun sabetan senjata tajam menyebabkan tangan korban mengalami luka robek serius.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Dalam kondisi terluka, korban berlari keluar dari area mess hingga ke Simpang Jalan M Yamin untuk mencari pertolongan.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian membantu membawa korban ke rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak lama setelah korban menjalani perawatan, pelaku diduga kembali mendatangi rumah sakit dan berusaha menemui korban sambil mengancam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi tersebut berhasil dicegah oleh rekan-rekan korban yang berada di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat luka yang dideritanya, korban harus menjalani operasi medis pada bagian tangan kiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan korban, Unit Reskrim Polsek Tualang langsung melakukan penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Alan Arief bersama Panit I Opsnal Reskrim Ipda Khairul memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku di sebuah rumah kos di Jalan Jaya Perkasa, Kelurahan Perawang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari lokasi berbeda, petugas juga menemukan barang bukti berupa sebilah pedang samurai yang digunakan dalam aksi pembacokan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senjata tersebut disembunyikan pelaku di area parkir sepeda motor Dinasty Karaoke.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek mengungkapkan bahwa pelaku merupakan seorang residivis kasus penganiayaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini tersangka telah ditahan di Polsek Tualang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 466 ayat (2) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.(tribunpekanbaru</font>).</div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Heboh Penemuan Mayat di Tepi Jalan Tapung Hulu Kampar, Jasad Terikat Kawat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Heboh-Penemuan-Mayat-di-Tepi-Jalan-Tapung-Hulu-Kampar--Jasad-Terikat-Kawat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6570_Heboh-Penemuan-Mayat-di-Tepi-Jalan-Tapung-Hulu-Kampar--Jasad-Terikat-Kawat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR - Penemuan mayat di Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu mengebohkan warga, Jumat (5/6/2026). Kondisinya mengenaskan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kepolisian Sektor Tapung Hulu, Iptu. Riko Rizki Masri membenarkan penemuan mayat itu. Kendati begitu ia belum dapat memberikan penjelasan lebih rinci.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mohon waktu. Sedang proses penyelidikan," katanya ketika dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Jumat malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunpekanbaru.com, mayat itu berjenis kelamin laki-laki. Tampaknya, korban masih berusia muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mayat ditemukan di semak belukar sekitar tepi Jalan Lintas Petapahan-Tandun pada Jumat sore.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sisi sebelah kiri badan jalan ke arah Tandun, Rokan Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jasad mengenakan celana pendek kain jins. Sementara bajunya sudah compang-camping. Posisinya terlentang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tubuh jasad menghitam seperti kena bakar. Warga melihat benda seperti kawat terikat di bagian dadanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sudah bau busuk menyengat kali. Kayaknya di dadanya terikat kawat," kata warga yang mengetahui penemuan mayat itu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa personel kepolisian telah tiba di lokasi. Ada petugas identifikasi dari Kepolisian Resor Kampar dan personel Kepolisian Sektor Tapung Hulu.(tribunpekanbaru).</font></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Tembak Joni Iskandar Hingga Tewas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Polisi-Tembak-Joni-Iskandar-Hingga-Tewas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3334_Polisi-Tembak-Joni-Iskandar-Hingga-Tewas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Joni Iskandar (JI), residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkotika, tewas ditembak anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Dari keterangan Polisi, Joni merupakan buronan yang masuk dalam jaringan kriminal antarprovinsi yang sebelumnya telah dibongkar di Tangerang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, Joni telah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan memiliki keterkaitan dengan kelompok pelaku curanmor yang lebih dahulu ditangkap aparat."Pelaku ini adalah DPO. JI merupakan bagian dari jaringan dan komplotan yang sebelumnya pernah kami tangkap di Tangerang," kata Gigih, Jumat (5/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelompok tersebut dikenal nekat dan selalu membekali diri dengan senjata api rakitan saat beraksi. Bahkan, para pelaku disebut tidak segan-segan melepaskan tembakan untuk mengintimidasi maupun menakut-nakuti korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, kelompok mereka selalu membawa senjata api. Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan lainnya," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum menangkap Joni, polisi lebih dulu meringkus empat anggota komplotannya. Dari hasil pemeriksaan, penyidik kemudian memperoleh informasi mengenai lokasi persembunyian Joni yang berada di wilayah Lampung Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada empat pelaku yang lebih dulu kami tangkap. Dari pengembangan itulah kami mengetahui keberadaan JI hingga akhirnya berhasil diamankan di rumahnya di Lampung Timur," jelas Gigih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, penangkapan berujung maut. Saat dibawa petugas untuk pengembangan perkara, Joni diduga melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gigih mengaku, tim gabungan telah memberikan tembakan peringatan. Namun karena pelaku terus melawan dan dinilai membahayakan petugas, aparat akhirnya mengambil tindakan tegas terukur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Joni kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku diduga nekat menyerang petugas dan mencoba kabur karena berada di bawah pengaruh narkotika saat proses pengembangan berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga kini, Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih memburu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan curanmor antarprovinsi tersebut. Termasuk menelusuri kepemilikan senjata api rakitan yang digunakan komplotan itu saat menjalankan aksinya.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tidur di Mobil karena Listrik Padam, Pasutri di Medan Ditemukan Meninggal</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Tidur-di-Mobil-karena-Listrik-Padam--Pasutri-di-Medan-Ditemukan-Meninggal</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4704_Tidur-di-Mobil-karena-Listrik-Padam--Pasutri-di-Medan-Ditemukan-Meninggal.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Niat hati menghindari cuaca panas akibat mati listrik di rumah sendiri, pasangan suami istri (pasutri) asal Sei Mencirim, Sunggal, justru ditemukan meninggal dunia di dalam mobil sedan Chevrolet hitam bernomor polisi BM 1064 VR.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jasad Suharlin dan istrinya, Dame Lamria Pakpahan (47), ditemukan warga di depan rumah orang tua mereka di Jalan Harapan Pasti, Kecamatan Medan Denai, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.Kapolsek Medan Area AKP M. Ainul Yaqin, mengonfirmasi kejadian memilukan tersebut saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kematian korban pertama kali terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari kepala lingkungan (kepling) setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kedua korban pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di depan rumah orang tuanya. Kami bersama anggota dan tim Inafis Polrestabes Medan segera mendatangi TKP setelah menerima informasi,” terang Ainul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan keterangan saksi mata, Guntur Simatupang, pasutri tersebut tiba di kediaman orang tua mereka pada Kamis (4/6/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat tiba, mereka mengabarkan bahwa aliran listrik di rumah mereka sedang padam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di TKP korban mengatakan mau menginap karena listrik di rumah mereka sedang mati dan memilih tidur di dalam mobil saja, tepatnya di parkiran depan rumah orang tua korban," ungkap Kapolsek menirukan kesaksian warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keesokan harinya, Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB, saksi sempat menghampiri mobil dan berbincang dengan kedua korban. Saksi mengajak mereka untuk pindah dan beristirahat di dalam rumah, namun tawaran itu ditolak secara halus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di dalam mobil saja kami, nanti kami masuk ke rumah," ujar korban kala ituSempat Dilarikan ke RS</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diketahui pula dari keterangan saksi bahwa sang istri (Dame) berada dalam kondisi lumpuh akibat sakit, sementara sang suami (Suharlin) dalam keadaan sehat walafiat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petaka mulai terendus sekitar pukul 13.00 WIB. Saksi yang kembali mengecek keberadaan korban curiga melihat wiper mobil dalam kondisi menyala, namun sang suami sama sekali tidak memberikan respons saat dipanggil. Sementara sang istri terlihat sudah dalam kondisi sangat lemas di dalam kabin yang terkunci rapat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga sempat mencoba menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi. Namun karena situasi mendesak, saksi bersama rekannya terpaksa memecahkan kaca jendela mobil untuk membuka pintu dari luar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat pintu berhasil terbuka, suhu di dalam kabin mobil dilaporkan sangat panas menyengat. Kedua korban langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit Madani, namun pihak medis menyatakan nyawa pasutri tersebut sudah tidak tertolong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur pidana atau penganiayaan dalam insiden maut ini. Kematian diduga kuat akibat kondisi kabin mobil yang ekstrem tanpa sirkulasi udara yang aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan olah TKP pada mobil dan kedua korban, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan," pungkas Ainul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, jenazah kedua korban telah diserahkan oleh pihak kepolisian dan rumah sakit kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Situasi Terkini Penggeledahan Rumah Silmy Karim, Mobil Towing Angkut Harley</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Situasi-Terkini-Penggeledahan-Rumah-Silmy-Karim--Mobil-Towing-Angkut-Harley</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1559_Situasi-Terkini-Penggeledahan-Rumah-Silmy-Karim--Mobil-Towing-Angkut-Harley.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Dua unit mobil towing masuk ke garasi rumah pribadi mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026). Kedatangan kendaraan pengangkut itu terjadi saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan di rumah mewah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan di lokasi, mobil towing pertama masuk sekitar pukul 18.00 WIB. Sejumlah anggota Brimob yang berjaga di depan rumah langsung membuka gerbang untuk memberikan akses masuk. Tak lama berselang, satu mobil towing lainnya ikut memasuki halaman rumah.Dari celah gerbang yang terbuka, terlihat beberapa orang sedang menaikkan sepeda motor jenis Harley-Davidson ke atas salah satu mobil towing. Tak hanya satu unit, terlihat ada beberapa motor lain yang diduga turut diangkut ke atas.Proses penggeledahan masih berlangsung hingga Jumat malam. Rumah yang berada di Jalan Brawijaya III Nomor 5, RT 02/RW 02, Kebayoran Baru itu masih dijaga ketat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penggeledahan dilakukan sehari setelah penyidik menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan, rumah SK menjadi salah satu titik yang disegel,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).KPK Kumpulkan Bukti Tambahan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Budi, penyidik kini kembali datang guna mencari dan mengumpulkan bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“KPK meyakini, dalam penggeledahan ini ada bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap perkara ini menjadi terang,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan di lokasi, enam mobil Toyota Innova yang membawa tim penyidik tiba sekitar pukul 13.46 WIB. Kendaraan langsung masuk ke halaman rumah di Jalan Brawijaya III Nomor 5, Kebayoran Baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa penyidik terlihat mengenakan rompi dan topi khas KPK. Mereka langsung memasuki rumah untuk melakukan penggeledahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengamanan di lokasi juga terlihat ketat. Sejumlah personel Brimob bersenjata laras panjang berjaga di sekitar area rumah saat proses penggeledahan berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Budi menjelaskan, penggeledahan dilakukan di rumah salah satu tersangka berinisial SK yang telah ditetapkan dalam perkara tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pasca kemarin KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam penyidikan perkara ini, hari ini tim langsung melakukan penggeledahan di rumah salah satu tersangka yaitu SK, yang berlokasi di wilayah Kebayoran, Jakarta Selatan,(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Ungkap Sosok Terduga Pembakar 3 Santri di Lombok Tengah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Ungkap-Sosok-Terduga-Pembakar-3-Santri-di-Lombok-Tengah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5895_Polisi-Ungkap-Sosok-Terduga-Pembakar-3-Santri-di-Lombok-Tengah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Polres Lombok Tengah mengusut kasus dugaan pembakaran tiga santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batukliang, Nusa Tenggara Barat. Dalam peristiwa tersebut, satu santri dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Seksi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi mengatakan, penyidik telah mengantongi identitas terduga pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan teman para korban."Terduga pelakunya teman korban," kata Brata, Sabtu (6/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski begitu, hingga saat ini polisi belum melakukan penangkapan. Penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun motif di balik peristiwa pembakaran itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Belum diamankan, karena masih dilakukan penyelidikan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Brata, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Desember 2025. Namun, laporan baru disampaikan keluarga korban setelah mereka fokus mendampingi proses pengobatan para korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pihak keluarga baru melapor, karena fokus melakukan pengobatan terhadap korban," jelasnya, dikutip dari Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guru Lecehkan Santri</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya pembakaran, Polres Lombok Tengah juga tengah menangani kasus kejahatan seksual guru terhadap empat orang santri di satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Pujut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam kasus ini untuk pelaku yang merupakan oknum guru di pondok pesantren itu telah diamankan pada Mei 2026," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, polisi masih melengkapi barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah berkas lengkap dan dinyatakan P21, baru dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka untuk segera disidangkan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polres Lombok Tengah menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus-kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pesantren dan memberikan perlindungan kepada para korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan psikologis korban," kata Lalu Brata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga mengingatkan pengurus pondok pesantren dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah terjadinya kekerasan dan kejahatan di lingkungan pendidikan.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Audisi Umum PB Djarum 2026, Kevin Sanjaya Bagikan Perjuangan Menembus Audisi Umum PB Djarum</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Audisi-Umum-PB-Djarum-2026--Kevin-Sanjaya-Bagikan-Perjuangan-Menembus-Audisi-Umum-PB-Djarum</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9362_-Audisi-Umum-PB-Djarum-2026--Kevin-Sanjaya-Bagikan-Perjuangan-Menembus-Audisi-Umum-PB-Djarum.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kevin Sanjaya Sukamuljo mencuri perhatian tatkala ia hadir mengisi meet & greet di booth Djarum Foundation di Polytron Indonesia Open 2026, Istora GBK, Jakarta, Jumat (5/6). Di Hadapan ratusan badminton lovers, Kevin berbagi pengalaman ketika ia berjuang menembus PB Djarum yang menjadi ‘pintu gerbang’ kariernya sebagai pebulutangkis elit dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kevin memulai kariernya sebagai pebulutangkis dengan mengikuti Audisi Umum PB Djarum pada 2006. Ketika itu, Kevin menelan pil pahit karena tidak lulus Audisi Umum. Pantang menyerah, pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur itu mencoba kembali mengikuti Audisi Umum pada tahun selanjutnya dan akhirnya diterima sebagai atlet muda PB Djarum. Menurut Kevin, kegagalan pada percobaan pertama justru memacu dirinya untuk berlatih lebih keras dan membuktikan kemampuan yang dimiliki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya pertama kali ikut Audisi Umum PB Djarum tahun 2006, tetapi saat itu belum berhasil lolos. Setelah itu saya berlatih lebih keras lagi karena memang target saya adalah bisa masuk PB Djarum. Saya tidak mau menyerah begitu saja. Tahun berikutnya saya mencoba lagi dan akhirnya diterima. Dari situ saya belajar bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti, justru harus menjadi motivasi untuk bangkit dan mencoba kembali," ujar Kevin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bergabung dengan PB Djarum membuat peluang Kevin menjadi pebulutangkis terbaik dunia terbuka lebar. Melalui latihan yang intens, Kevin membuktikan diri dengan menyandang berbagai gelar di kejuaraan level dunia di sektor ganda putra. Bahkan, Kevin mencetak hattrick kemenangan di Indonesia open pada 2018, 2019 dan 2021 (tidak ada Indonesia Open pada 2020).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk itu, Kevin berpesan kepada pebulutangkis belia yang ingin mengikuti Audisi Umum PB Djarum, tingkatkan kemampuan diri dan tanamkanlah jiwa pantang menyerah dalam menjalani proses seleksi di hadapan Tim Pencari Bakat PB Djarum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Proses setiap atlet berbeda-beda. Ada yang langsung berhasil, ada juga yang harus mencoba beberapa kali. Yang terpenting adalah terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan tetap percaya dengan kemampuan diri sendiri. Saya pernah mengalami gagal lebih dulu sebelum akhirnya bisa bergabung dengan PB Djarum," kata Kevin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada meet & greet ini, hadir pula legenda bulutangkis Indonesia, Sigit Budiarto yang juga Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini Audisi Umum PB Djarum diselenggarakan di tiga kota yakni Pekanbaru (7"12 Juli), Makassar (4"9 Agustus) dan Kudus (8"13 September).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sigit menuturkan, Audisi Umum PB Djarum bukan sekadar proses seleksi atlet muda untuk menjadi bagian dari PB Djarum, melainkan salah satu upaya menjaga keberlangsungan ekosistem bulutangkis Indonesia. Melalui Audisi Umum, atlet-atlet berbakat dari berbagai penjuru Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama dalam menunjukkan potensi terbaik mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tujuan utama kami adalah mencari pemain-pemain muda yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Selain itu, audisi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem bulutangkis Indonesia agar terus berjalan dan melahirkan generasi-generasi baru yang mampu mengharumkan nama bangsa," ujar Sigit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, guna menjawab tantangan persaingan yang semakin kompleks di panggung bulutangkis global, Indonesia membutuhkan regenerasi yang berkelanjutan agar prestasi bulutangkis tetap terjaga di level internasional. Karena itu, proses pencarian bakat tidak bisa hanya mengandalkan pemantauan turnamen, tetapi juga harus dilakukan secara aktif melalui audisi terbuka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan adanya audisi umum, kesempatan menjadi lebih luas. Anak-anak dari berbagai daerah bisa datang, bertanding, dan menunjukkan kemampuan mereka. Kami tidak hanya mencari bakat, tetapi juga ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bulutangkis sejak usia dini. Ketika mereka sudah mencintai olahraga ini, maka akan muncul semangat untuk berkembang dan berprestasi," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan menjaga nyala api bulutangkis tetap menyala melalui Audisi Umum PB Djarum, Sigit optimistis Indonesia akan terus melahirkan pemain-pemain hebat seperti generasi sebelumnya apabila proses pembinaan dan pencarian bakat dilakukan secara konsisten.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya yakin akan selalu ada Kevin-Kevin baru, atlet-atlet hebat baru yang lahir dari Indonesia. Tugas kami adalah menemukan mereka lebih awal dan memberikan pembinaan yang tepat agar potensi tersebut bisa berkembang maksimal," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahun ini Audisi Umum PB Djarum menyasar atlet kelompok usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri.Rangkaian seleksi diawali dengan tahap screening menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung satu game hingga 21 poin tanpa deuce, dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peserta yang lolos akan melanjutkan perjuangan ke tahap turnamen yang juga menggunakan sistem gugur. Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket akan diberikan kepada juara putra dan putri. Sementara di Kudus, Super Tiket diberikan kepada semifinalis sektor putra dan finalis sektor putri. Para peraih Super Tiket selanjutnya akan mengikuti tahap karantina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahap karantina berlangsung selama empat minggu setelah seluruh rangkaian audisi di tiga kota selesai digelar, yakni pada 14 September hingga 9 Oktober 2026. Selama periode tersebut akan dilakukan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026, sebelum pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos akan menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis dan resmi bergabung dengan PB Djarum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum dan telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB. Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00"15.00 WIB sebelum mengikuti seleksi di Kudus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026, calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Walikota Pekanbaru Pimpin Pemotongan Kabel FO Tak Berizin di Ronggowarsito</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Walikota-Pekanbaru-Pimpin-Pemotongan-Kabel-FO-Tak-Berizin-di-Ronggowarsito</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6982_Walikota-Pekanbaru-Pimpin-Pemotongan-Kabel-FO-Tak-Berizin-di-Ronggowarsito.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin langsung penertiban kabel jaringan fiber optik (FO) yang semrawut di sepanjang Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Sail, Jumat (5/6/2026). Penertiban dilakukan dengan memotong kabel-kabel udara yang tidak memiliki izin.Dalam kegiatan tersebut, Agung didampingi jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, aparat kepolisian, TNI, kejaksaan, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau. Dengan bantuan tangga crane milik Dinas Perhubungan Pekanbaru, Agung bahkan turun langsung memotong kabel menggunakan gunting besi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Agung, tindakan tegas itu dilakukan setelah sejumlah peringatan yang telah dilayangkan Pemko Pekanbaru kepada para penyedia layanan jaringan tidak mendapat respons.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semua kabel fiber optik ini tidak berizin, kecuali kabel milik PLN. Maka hari ini kami melakukan pemotongan bersama APJATEL, Polresta Pekanbaru, dan Kejari," kata Agung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan, penataan kabel jaringan yang semrawut akan terus dilakukan di seluruh wilayah Kota Pekanbaru hingga akhir tahun 2026. Selain karena banyak yang tidak memiliki izin, keberadaan kabel udara juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kabel semrawut ini sudah memakan korban karena menjuntai di jalan. Banyak kabel yang sudah tak aktif tapi masih terjuntai. Ada pengendara yang tersangkut hingga masuk rumah sakit, bahkan ada yang sampai meninggal dunia," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agung menambahkan, Pemko Pekanbaru juga meminta para provider melakukan pemotongan secara mandiri terhadap kabel-kabel yang sudah tidak digunakan. Ke depan, kabel udara tidak lagi diperbolehkan dan akan dialihkan secara bertahap ke sistem kabel bawah tanah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua APJATEL Riau Ahmad Fadli menjelaskan bahwa di sepanjang Jalan Ronggowarsito terdapat enam provider yang memiliki jaringan, yakni Telkom, iForte, MyRepublic, Biznet, Viber Star, dan Lintasarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional penataan jaringan telekomunikasi yang juga dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang kami lakukan adalah perapian jaringan. Bentuknya bermacam-macam, ada krimping, penurunan kabel dari atas ke bawah (take down), hingga pemasangan ducting. Pemotongan yang dilakukan hari ini tidak mengganggu pelanggan karena kabel aktif sudah dialihkan terlebih dahulu ke jalur yang lebih rapi," jelas Ahmad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, sebagian jaringan memang belum sepenuhnya ditanam di bawah tanah, namun sudah mulai dimasukkan ke dalam ducting sebagai tahap awal menuju sistem kabel bawah tanah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan ini merupakan bentuk koordinasi antara pemerintah daerah dan APJATEL untuk menciptakan jaringan telekomunikasi yang lebih tertata, aman, dan tidak mengganggu estetika kota,"(cakaplah).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:57:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polda Riau Gandeng Lintas Sektor Pulihkan Penglihatan 310 Penderita Katarak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Polda-Riau-Gandeng-Lintas-Sektor-Pulihkan-Penglihatan-310-Penderita-Katarak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3024_Polda-Riau-Gandeng-Lintas-Sektor-Pulihkan-Penglihatan-310-Penderita-Katarak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div class="postdetail" style="overflow: hidden; margin-top: 10px; height: auto !important;"><div class="post-content tabs" style="margin-top: 18px; line-height: 26px; height: auto !important;"><div id="page1" class="active" itemprop="articleBody" style="line-height: 24px; height: auto !important;"><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><font color="#222222" face="arial" size="3">PEKANBARU-Sebanyak 310 warga dari berbagai daerah di Provinsi Riau mengikuti operasi katarak gratis. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Polda Riau, Rumah Sakit Awal Bros, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri, dan Sekar Ayu Jiwanta Foundation dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Acara tersebut dipusatkan di Rumah Sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru, Jumat (5/6/2026).</font></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><font face="arial" size="3"><font color="#222222">Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyatakan kegiatan bakti sosial tersebut menjadi wujud solidaritas untuk memberikan manfaat kesehatan dan memulihkan harapan bagi para penderita gangguan penglihatan.</font><font color="#222222">"Hari ini kita menguatkan satu nilai yang sangat penting, yaitu human solidarity," urai Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan.</font><span style="color: rgb(34, 34, 34);">Herry sempat membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi sang ayah yang kesulitan melihat sewaktu beribadah di Tanah Suci. Kejadian tersebut membuatnya memahami arti penting penglihatan bagi kualitas hidup seseorang.</span></font></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><font face="arial" size="3"><font color="#222222">"Saya merasakan sendiri bagaimana seseorang harus menjalani aktivitas dengan keterbatasan karena tidak dapat melihat dengan baik," tambahnya.i</font><span style="color: rgb(34, 34, 34);">a menyebutkan bahwa memulihkan penglihatan warga sama dengan mengembalikan kebahagiaan keluarga mereka agar pasien bisa kembali beraktivitas secara mandiri.</span></font></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><span style="color: rgb(34, 34, 34);"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto, menjelaskan bahwa program tersebut adalah komitmen yayasan guna membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan medis."Kami percaya bahwa kebaikan harus diwujudkan dalam tindakan nyata," jelas Ketua Pembina Sekar Ayu Jiwanta Foundation, Emi Wiranto.Tingginya antusiasme peserta menunjukkan masih banyak warga yang sangat membutuhkan penanganan mata. Menurut Emi, keberhasilan kolaborasi ini tidak sekadar diukur dari jumlah prosedur operasi yang diselesaikan.</font></span></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><span style="color: rgb(34, 34, 34);"><font face="arial" size="3">"Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika para peserta dapat kembali melihat wajah keluarga mereka, kembali beraktivitas, dan kembali memiliki harapan untuk menjalani hidup yang lebih baik," paparnya.</font></span></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><span style="color: rgb(34, 34, 34);"><font face="arial" size="3">Terkait tantangan kesehatan mata, CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin, menilai banyak penderita katarak belum tertangani akibat minimnya jangkauan pelayanan, bukan karena penyakitnya tidak bisa disembuhkan."Katarak bukan penyakit tanpa solusi.</font></span></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><font face="arial" size="3"><font color="#222222">Yang sering menjadi tantangan adalah bagaimana masyarakat dapat menjangkau layanan kesehatan yang mereka butuhkan," ungkap CEO Rumah Sakit Awal Bros, Arfan Awaloeddin.</font><span style="color: rgb(34, 34, 34);">Arfan juga menyinggung konsep Green Policing yang digagas Kapolda Riau. Filosofi tersebut dinilai membawa semangat untuk terus menjaga kehidupan serta memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat.</span></font></p><p style="text-align: justify; margin: 0px 0px 17px;"><span style="color: rgb(34, 34, 34);"><font face="arial" style="" size="3">Dalam pelaksanaan tindakan medis, seluruh pasien mendapatkan penanganan menggunakan teknologi phacoemulsification modern yang menjadi standar fasilitas di Rumah Sakit Awal Bros. Kegiatan kemanusiaan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, pejabat utama Polda Riau, jajaran Perdami Riau-Kepri, pimpinan Rumah Sakit Awal Bros Group, dan para relawan sosial.(goriau).</font></span></p></div></div></div><ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-1233198532681097" data-ad-slot="6856160806" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled" style="color: rgb(0, 10, 58); font-family: "lucida grande", Verdana, Tahoma, arial, sans-serif; display: block; height: 0px;"><div id="aswift_5_host" style="border: none; height: 0px; width: 640px; margin: 0px; padding: 0px; position: relative; visibility: visible; background-color: transparent; display: inline-block; overflow: hidden; opacity: 0;"></div></ins>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dua Orang Dibekuk, Polres Inhu Imbau Tersangka Penganiaya Pekerja PT SBP Menyerahkan Diri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Dua-Orang-Dibekuk--Polres-Inhu-Imbau-Tersangka-Penganiaya-Pekerja-PT-SBP-Menyerahkan-Diri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_532_-Dua-Orang-Dibekuk--Polres-Inhu-Imbau-Tersangka-Penganiaya-Pekerja-PT-SBP-Menyerahkan-Diri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Komitmen penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana terus dilakukan Polres Indragiri Hulu (Inhu), tak terkecuali terhadap para tersangka penganiaya pekerja PT Sinar Belilas Perkasa (PT SBP). Dua orang tersangka berhasil dibekuk setelah berupaya melarikan diri, Polres Inhu mengimbau para tersangka lainya agar segera menyerahkan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kedua tersangka telah berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum. Kami mengimbau kepada pihak-pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut agar segera menyerahkan diri dan kooperatif terhadap proses penyidikan yang sedang berjalan. Polres Inhu akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang telah teridentifikasi," tegas Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH Jumat (5/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berhasil dibekuknya dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan secara bersama-sama terhadap pekerja PT SBP, dilakukan Tim Opsnal Jatanras Polres Inhu yang dipimpin KBO Satreskrim IPDA Riki Rahmadi, SH, setelah melakukan pengejaran secara intensif hingga ke sejumlah lokasi persembunyian yang diduga menjadi tempat pelarian tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dari hasil penyelidikan, penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni MJ alias Juni dan KZ alias Nanang. Tersangka Juni berhasil diamankan pada Kamis malam, (4/6/26), setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka melalui gelar perkara. Sementara itu, tersangka Nanang sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar nya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah beberapa hari melakukan pencarian, pada Jumat dini hari, 5 Juni 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, tersangka KZ berhasil ditemukan dan diamankan di rumah orang tuanya di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saat diinterogasi, tersangka mengakui keterlibatannya dalam tindak pidana penganiayaan terhadap pekerja PT SBP. Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Mapolres Inhu guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” tandasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diungkapkanya, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Inhu dalam menjaga keamanan dan menindak tegas setiap tindakan kekerasan yang mengganggu ketertiban masyarakat dan penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan. Berbagai barang bukti telah diamankan, termasuk proyektil peluru senapan angin dan rekaman video yang memperlihatkan jalannya peristiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Proses hukum akan terus berjalan hingga seluruh pelaku yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ungkap nya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang di muka umum dengan menggunakan senjata tajam dan senapan angin sebagaimana diatur dalam Pasal 262 Ayat (1), Ayat (2), dan Ayat (3) Jo Pasal 20 dan Pasal 21 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin 1 Juni 2026 sekitar pukul 09.30 WIB di Blok G-9/G-10 PT. Sinar Belilas Perkasa (SBP), Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat, Inhu. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, saat itu sejumlah petugas pengamanan perusahaan tengah melakukan pengamanan aktivitas pengerjaan lahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Namun situasi berubah ketika sekelompok massa yang berjumlah sekitar 100 orang datang melakukan penghadangan dan berupaya menghentikan aktivitas perusahaan,” urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kericuhan pun tidak dapat dihindari. Kelompok tersebut diduga melakukan penyerangan dengan menggunakan berbagai alat, termasuk senjata tajam dan senapan angin. Akibat kejadian tersebut sejumlah korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Polres Inhu kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menganalisis rekaman video yang merekam kejadian tersebut,”(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Cegah Abrasi dan Perkuat Ekosistem, Kapolda Riau Aksi Gerakan Hijau di Dumai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Cegah-Abrasi-dan-Perkuat-Ekosistem--Kapolda-Riau-Aksi-Gerakan-Hijau-di-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2669_-Cegah-Abrasi-dan-Perkuat-Ekosistem--Kapolda-Riau-Aksi-Gerakan-Hijau-di-Dumai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI-Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui aksi penanaman pohon penghijauan dan mangrove di kawasan pesisir Kota Dumai dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026, Jumat (5/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;"><br></span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Irjen Herry Heryawan ini menjadi bagian dari program Polri Peduli Lingkungan yang bertujuan menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir.</span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;"><br></span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kegiatan dipusatkan di kawasan Pelabuhan Navigasi, Jalan Muslim, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.Hadir dalam kegiatan tersebut Paisal, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Riau dan Polres Dumai, akademisi Robertus Robet, Ketua Umum Persatuan Hijau Riau Hengky Primana, serta perwakilan instansi vertikal dan dunia usaha.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry menegaskan, bahwa tugas kepolisian saat ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Provinsi Riau, termasuk Kota Dumai, menghadapi tantangan serius seperti kebakaran hutan dan lahan, abrasi pantai, banjir rob, hingga penurunan kualitas udara. Program Polri Peduli Lingkungan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami. Satu pohon yang ditanam hari ini adalah investasi oksigen dan benteng alami untuk generasi mendatang,” ujar Irjen Herry Heryawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Riau agar gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, keberhasilan program lingkungan ditentukan oleh komitmen dalam merawat pohon yang telah ditanam serta memperluas kolaborasi dengan masyarakat, pelajar, komunitas, dan sektor swasta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita harus memastikan pohon-pohon ini tumbuh dan memberikan manfaat. Karena itu, seluruh personel diminta ikut mengawal perawatannya dan mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dalam gerakan hijau ini,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apresiasi terhadap inisiatif tersebut disampaikan Wali Kota Dumai, Paisal. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam menjaga kualitas lingkungan di Kota Industri tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Jika kolaborasi seperti ini terus dilakukan, saya optimistis kualitas udara di Dumai akan semakin baik, abrasi dapat diminimalisir, dan lingkungan menjadi lebih nyaman bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh kecamatan,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momentum penghijauan itu juga mendapat dukungan dari kalangan akademisi dan pegiat lingkungan. Mereka menilai penanaman pohon merupakan bentuk investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prosesi penanaman bibit mangrove kemudian dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Riau bersama Wali Kota Dumai, Kapolres Dumai, serta para tamu undangan di kawasan pesisir pelabuhan. Pemilihan mangrove dinilai tepat karena mampu memperkuat garis pantai, mengurangi dampak abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui gerakan penghijauan ini, Polda Riau dan Polres Dumai berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat sehingga terwujud Dumai yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Tanjung Medan, Polsek Pujud Tangkap Seorang Petani</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Ungkap-Dugaan-Peredaran-Sabu-di-Tanjung-Medan--Polsek-Pujud-Tangkap-Seorang-Petani</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1476_-Ungkap-Dugaan-Peredaran-Sabu-di-Tanjung-Medan--Polsek-Pujud-Tangkap-Seorang-Petani.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PUJUD-Jajaran Polsek Pujud Polres Rokan Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Jumat (05/06/2026) dini hari, petugas berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di Dusun Rejo Sari, Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si. menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi diduga narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Dusun Rejo Sari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Pujud IPDA Fahrudin Ahmadi Rambe, S.Pd. bersama tim segera melakukan penyelidikan dan melaporkan hasilnya kepada Kapolsek Pujud. Setelah dilakukan pendalaman, tim bergerak menuju lokasi yang dimaksud," ujar AKP Boy Setiawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 00.49 WIB, tim berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku yang diketahui Berinisial S.S (55), warga Dusun Rejo Sari, saat berada di dalam rumahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum melakukan penggeledahan, petugas terlebih dahulu menghadirkan Ketua RT setempat serta memperlihatkan surat perintah tugas, surat perintah penangkapan, dan surat perintah penggeledahan sesuai prosedur yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan lima paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu yang disimpan di kantong sebelah kanan pelaku. Selain itu, di dalam rumah juga ditemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain lima paket diduga sabu, satu kotak permen yang dibalut lakban hitam, beberapa plastik kosong, satu alat penggaris yang telah dibengkokkan, satu kaca pirex, satu pipet yang digunakan sebagai sendok, uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba sebesar Rp605.000, serta satu unit telepon genggam merek Infinix warna silver.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat diinterogasi, terduga pelaku mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya. Ia juga mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial P alias yang saat ini masih dalam penyelidikan petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendapatkan keterangan tersebut, tim langsung melakukan pengembangan ke rumah terduga pemasok. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan di lokasi dan kini masih dalam pencarian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, Pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polsek Pujud untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir guna penanganan perkara secara berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 609 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Pujud mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 08:21:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>