<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sat, 30 May 2026 09:39:11 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 09:39:11 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Kesaksian Warga Pipa Gas PGN Bocor di Kranji: Ada Pekerjaan Beko</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kesaksian-Warga-Pipa-Gas-PGN-Bocor-di-Kranji--Ada-Pekerjaan-Beko</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7236_Kesaksian-Warga-Pipa-Gas-PGN-Bocor-di-Kranji--Ada-Pekerjaan-Beko.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Sebuah pipa gas bocor terjadi di Jl. Nangka Raya, Kranji, Bekasi pada Jumat, 29 Mei 2026. Pipa tersebut merupakan milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua RW 07 Kelurahan Kranji, Fahmi, menjelaFahmi menyebut, sejumlah pihak seperti PT PGN, PDAM, hingga pemadam kebarakan (Damkar) langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Reaksinya sih cepat lah ya, jadi cepat langsung tertangani gitu," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Liestya Heryani Dewi PT PGN (Persero) Area Head Bekasi, mengatakan kebocoran ini akibat pekerjaan pihak ketiga. Tak berselang lama, pihak PGN langsung melokalisir area kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemudian kami juga memastikan masyarakattidak terdampak, gitu," kata Liestya saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski ada kaitan dengan pihak ketiga, Liestya belum bisa menjelaskan penyebab pasti karena harus melakukan analisis teknis lapangan. Hingga kini, PGN masih melakukan identifikasi kerusakannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menerangkan, posisi pipa gas PGN bsrada di bawah pipa air. Oleh karena itu, pipa air tersebut harus dikosongkan terlebih dahulu untuk bisa melakukan identifikasi dan perbaikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita akan melakukan upaya perbaikan dengan mengosongkan aliran airnya terlebih dahulu, baru kemudian terlihat tuh kerusakannya seberapa parah, dan itu baru bisa kita tentukan upaya perbaikannya," jelas dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;skan bahwa insiden tersebut akibat terkena beko yang difungsikan untuk pekerjaan saluran air.Belum Ada Korban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah tingkat kerusakan diketahui, PGN baru dapat menganalisis apakah pipa tersebut perlu diganti atau cukup dilakukan pemotongan pada bagian yang rusak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Entah nanti perlu kami lakukan replacement terhadap pipa tersebut ataukah hanya diperlukan pemotongan kecil atau apa kita belum tahu nih karena kan pipanya belum kelihatan, masih di bawah pipa air, di bawah saluran air mas," tandasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Liestya menyebut, hingga saat ini belum ada korban terdampak langsung, hanya saja masyarakat sekitar Perumnas belum bisa menggunakan gas pipanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara pengerjaan perbaikan akan ditargetkan secepat mungkin. Estimasi pengerjaan selesai selama 1x24 jam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Estimasi pekerjaan perbaikannya sih kurang lebih 24 jam. Tapi kami upayakan secepat mungkin gitu mas,"(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 09:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Manggala Agni Fokus Pendinginan Lahan Gambut Rohil dan Siak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Manggala-Agni-Fokus-Pendinginan-Lahan-Gambut-Rohil-dan-Siak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5864_Manggala-Agni-Fokus-Pendinginan-Lahan-Gambut-Rohil-dan-Siak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan Provinsi Riau, Jumat (29/5/2026). Fokus operasi saat ini berada di kawasan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir dan Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menyebutkan bahwa proses pemadaman di Pasir Limau Kapas sudah memasuki hari ketiga. Kondisi api berangsur dapat dikendalikan setelah tim di lapangan menerapkan strategi penyekatan area terbakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim Manggala Agni Daops III Labuan Batu Selatan masih melaksanakan pemadaman di Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir. Upaya penyekatan sudah berhasil dilakukan dan saat ini personel melanjutkan tahapan mopping up. Di lokasi masih ditemukan beberapa titik yang mengeluarkan asap tipis," ujar Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahapan pendinginan atau mopping up di lahan gambut menuntut kerja ekstra dari para personel. Bara api kerap bersembunyi di bawah permukaan tanah sehingga sangat sulit untuk dipadamkan secara menyeluruh. Upaya yang sama juga tengah dikerjakan di wilayah Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, tim Manggala Agni Daops IV Pekanbaru juga masih terus melakukan mopping up. Dibutuhkan waktu dan ketelatenan dalam proses pendinginan karena karakteristik lahan gambut memang membutuhkan penanganan ekstra," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menangani kebakaran di Rokan Hilir dan Siak, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera turut memperkuat barisan personel untuk menyasar titik karhutla lainnya. Dua tim tambahan dari Daops VII Rengat telah diberangkatkan menuju wilayah kepulauan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini dua tim dari Daops VII Rengat masih dalam perjalanan menuju lokasi Pulau Mendol dan Sokoi. Diperkirakan tim baru akan tiba dan mendarat sore atau malam hari(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Menkeu Purbaya Desak 20 Perusahaan CPO Kembalikan Uang Negara</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Menkeu-Purbaya-Desak-20-Perusahaan-CPO-Kembalikan-Uang-Negara</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7523_Menkeu-Purbaya-Desak-20-Perusahaan-CPO-Kembalikan-Uang-Negara.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa meminta 20 perusahaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang diduga melakukan praktik transfer pricing dan under-invoicing untuk segera mengembalikan kerugian negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim internal Kementerian Keuangan saat ini berkolaborasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas manipulasi yang terjadi selama bertahun-tahun tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Kami menyelidiki dari awal berdasarkan data-data itu, kemudian kami bekerja sama dengan BPKP dan Kejaksaan Agung," kata Purbaya, Jumat (29/5/2026).</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyelidikan yang berlangsung selama tiga bulan sejak awal tahun ini menemukan bahwa jumlah eksportir yang terlibat membengkak dari 10 perusahaan besar menjadi 20 perusahaan. Seluruh pihak yang terlibat telah dipanggil oleh tim Kementerian Keuangan, dan hasil penyelidikan kini sudah diserahkan ke Kejaksaan Agung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada beberapa perusahaan kecil yang dimintai keterangan di tahap penyelidikan oleh Kemenkeu," tandasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski mendesak pengembalian kewajiban pajak beserta tunggakannya dari beberapa tahun ke belakang, pemerintah menjamin tidak akan mematikan operasional bisnis perkelapasawitan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Nanti apa yang terbaik. Kami enggak akan membuat perusahaan itu tutup. Enggak. Tetapi dia harus bayar kewajiban yang sesuai,"(goriau).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kebakaran Hebat di Marpoyan Damai Hanguskan Dua Rumah dan Sepeda Motor</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kebakaran-Hebat-di-Marpoyan-Damai-Hanguskan-Dua-Rumah-dan-Sepeda-Motor</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5614_Kebakaran-Hebat-di-Marpoyan-Damai-Hanguskan-Dua-Rumah-dan-Sepeda-Motor.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah bulatan, satu unit sepeda motor, dan rumah kontrakan dua pintu di Jalan Satria Gang Solansa, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Jumat (29/5/2026). Peristiwa nahas yang terjadi siang hari ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Koordinator Bagian Komunikasi dan Informasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Duul Gamar menyebutkan bahwa laporan insiden tersebut diterima dari warga bernama Ayu. Merespons informasi tersebut, delapan armada pemadam kebakaran dari pos 13, 13.01, 13.02, dan 13.07 langsung dikerahkan ke lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Petugas menerima laporan pukul 14.31 WIB, kemudian armada diberangkatkan pukul 14.34 WIB dan tiba di lokasi pukul 14.39 WIB," urainya.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Objek yang dilalap si jago merah diketahui merupakan rumah bulatan milik Helen dan rumah kontrakan dua pintu milik Ramaini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Rumah bulatan tersebut berukuran 17x10 meter persegi, dengan area yang terbakar mencapai 15x10 meter persegi. Sementara itu, bangunan kontrakan berukuran 10x12 meter persegi dilaporkan hangus pada seluruh bagiannya beserta satu unit sepeda motor yang berada di area tersebut.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setibanya di lapangan, petugas damkar langsung melakukan pemadaman dan melokalisir kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Proses pendinginan turut dilakukan guna memastikan titik api benar-benar padam sebelum seluruh armada kembali ke markas pukul 16.29 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rumah di sisi kiri dan kanan lokasi kejadian dalam kondisi aman, sehingga api tidak sempat meluas,(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bareskrim Polri Geledah Kantor PT MMS Usut Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Bareskrim-Polri-Geledah-Kantor-PT-MMS-Usut-Dugaan-Manipulasi-Ekspor-Sawit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9089_Bareskrim-Polri-Geledah-Kantor-PT-MMS-Usut-Dugaan-Manipulasi-Ekspor-Sawit.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT MMS di Jalan Pademangan Barat, Jakarta Utara dan sebuah gudang di kawasan Laksana, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). Penggeledahan ini merupakan buntut dari dugaan praktik under invoicing dan manipulasi data ekspor komoditas sawit yang memicu kerugian negara miliaran rupiah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah dokumen pembelian, berkas ekspor, hingga CPU komputer sebagai barang bukti elektronik. Perusahaan tersebut diduga menyelundupkan 87 kontainer berisi 1.802 ton produk turunan crude palm oil (CPO) yang disamarkan menjadi fatty matter di Pelabuhan Tanjung Priok guna menghindari bea keluar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seluruh karyawan PT MMS, semuanya, berikut dari Kementerian Perdagangan sudah diperiksa. Nanti akan menginjak ke pihak-pihak lain," jelas Kasubdit 1 Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Setyo K Heriyatno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus yang menyeret eksportir nakal ini sudah tidak lagi berada di tahap awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasusnya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, setelah kami lakukan serangkaian penyelidikan, pengumpulan alat bukti permulaan, serta gelar perkara,"(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Satgas Anti Narkoba Rohil Berhasil Ungkap Kasus Narkotika di Panipahan Darat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Satgas-Anti-Narkoba-Rohil-Berhasil-Ungkap-Kasus-Narkotika-di-Panipahan-Darat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9131_-Satgas-Anti-Narkoba-Rohil-Berhasil-Ungkap-Kasus-Narkotika-di-Panipahan-Darat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PANIPAHAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria beserta barang bukti sabu dengan berat kotor total 3,31 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan kasus itu dilakukan pada Rabu, 27 Mei 2026, sekira pukul 00.50 WIB di sebuah rumah di Jalan Damai, Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terduga pelaku yang diamankan diketahui berinisial PN alias P Bin J (38), seorang nelayan warga Panipahan Darat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni Sik MH didampingi Kasat Res Narkoba Polres Rokan HilirAKP M. Sodikin, S.H., M.Si. melalui Kasi Humas Ipda Sofyan S,H.M,H.menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat yang menyebut rumah tersangka diduga kerap dijadikan lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Ipda Mulyandi selaku Katim Satgas Anti Narkoba Polres Rohil memerintahkan personel gabungan Satgas Anti Narkoba Polres Rohil bersama Unit Reskrim Polsek Panipahan untuk melakukan penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Setelah dilakukan penyelidikan, tim langsung melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku dengan didampingi Ketua RT setempat. Saat penggerebekan berlangsung, tersangka sempat mencoba melarikan diri melalui pintu belakang rumah, namun berhasil diamankan petugas,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan dua paket diduga sabu di dalam kamar, beberapa plastik klip kosong, satu unit handphone Android merk OPPO warna hijau toska, serta satu buah mancis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di sekitar rumah dan menemukan dua paket sedang diduga narkotika jenis sabu di bawah kolong rumah. Barang tersebut diketahui sempat dibuang tersangka saat penggerebekan berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui seluruh barang bukti narkotika tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari daerah Sungai Rakyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa empat paket diduga narkotika jenis sabu berbagai ukuran, plastik klip merah kosong, satu unit handphone Android merk OPPO warna hijau toska, serta satu buah mancis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil tes urine terhadap Pelaku juga menunjukkan positif mengandung Methamphetamine (MET) dan Amphetamine (AMP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hilir guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polres Rokan Hilir turut mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran gelap narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Gagal Menyalip dari Kiri, Pengendara Motor di Pekanbaru Tewas Tergilas Truk Tangki</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Gagal-Menyalip-dari-Kiri--Pengendara-Motor-di-Pekanbaru-Tewas-Tergilas-Truk-Tangki</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3110_-Gagal-Menyalip-dari-Kiri--Pengendara-Motor-di-Pekanbaru-Tewas-Tergilas-Truk-Tangki.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas seketika setelah terlindas oleh truk tangki di Jalan Soekarno Hatta jalur barat, tepatnya di depan Hotel Ema Graha, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru pada Jumat (29/5/2026) sekira pukul 12.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui bernama Aperius Halawa (38), seorang wiraswasta yang merupakan warga Jalan Perkasa V, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Saat kejadian, ia tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BM 5306 ABY.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kronologi peristiwa bermula ketika korban melaju dari arah selatan menuju ke utara di jalur barat Jalan Soekarno Hatta. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi kejadian, korban diduga mencoba mendahului mobil Toyota Truk Tangki Colt Diesel warna biru bernomor polisi BM 9220 AQ dari sisi sebelah kiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Naas, ruang gerak sepeda motor korban saat menyalip tidak cukup luas, sehingga memicu benturan keras dengan sisi kiri truk tangki tersebut. Akibat tabrakan itu, korban terjatuh dan mengalami luka berat pada bagian kepala hingga meninggal dunia langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasca-kecelakaan, pengemudi truk tangki tidak berada di lokasi. Aparat kepolisian menduga bahwa sang sopir sengaja melarikan diri dan saat ini keberadaannya masih dalam tahap pencarian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Truk tangki yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Polresta Pekanbaru guna proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan sopir,” jelas Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B. W. Wicaksana, S.I.K., M.H., setelah personelnya melakukan olah TKP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada bagian depan serta bodi samping kanan motor korban, dengan taksiran kerugian materi berkisar Rp300 ribu. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas sedang di jalan satu arah tersebut. Petugas juga telah memeriksa dua orang saksi di sekitar lokasi guna mendalami penyebab pasti kecelakaan dan melacak pengemudi truk tangki yang melarikan diri tersebut(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Jumat Curhat di Teluk Berembun, Polsek Tanah Putih Serap Aspirasi Masyarakat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Jumat-Curhat-di-Teluk-Berembun--Polsek-Tanah-Putih-Serap-Aspirasi-Masyarakat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7853_-Jumat-Curhat-di-Teluk-Berembun--Polsek-Tanah-Putih-Serap-Aspirasi-Masyarakat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Jumat Curhat sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanah Putih, Jumat (29/5/2026) sekira pukul 09.20 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Impah, Kepenghuluan Teluk Berembun, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, dengan sasaran warga masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi diwakili oleh Aipda Robi bersama Aipda Susilo dan Bripka Joko Pitono hadir langsung di tengah masyarakat untuk melaksanakan silaturahmi dan mendengarkan berbagai masukan maupun keluhan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan itu, personel Polsek Tanah Putih juga mengajak masyarakat agar terus menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mendengarkan curhatan warga, petugas turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas apabila mengetahui adanya aktivitas yang meresahkan maupun berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan Jumat Curhat tersebut, diharapkan tercipta komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga segala bentuk permasalahan Kamtibmas dapat segera ditangani secara cepat dan tepat demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polsek Tanah Putih.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 30 May 2026 08:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Drone-Rusia-Hantam-Apartemen-di-Negara-Anggota-NATO--Lukai-2-Orang</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4602_Drone-Rusia-Hantam-Apartemen-di-Negara-Anggota-NATO--Lukai-2-Orang.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam perang tersebut sebuah drone menghantam daerah padat penduduk di Rumania, negara anggota NATO, dan menyebabkan cedera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden di Rumania, yang juga anggota Uni Eropa, kemungkinan akan meningkatkan ketegangan di sayap timur NATO pada saat sekutu Ukraina khawatir perang Rusia terhadap negara tetangganya akan meluas ke perbatasannya."Kami mengutuk kecerobohan Rusia, dan NATO akan terus memperkuat pertahanan kami terhadap semua ancaman, termasuk drone," tulis juru bicara NATO di X, sebagaimana dilansir Reuters.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Drone tersebut menghantam atap sebuah blok apartemen 10 lantai di Galati dan menyebabkan ledakan, kata pihak berwenang Rumania.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal, seluruh muatan drone Geran 2, buatan Rusia, meledak saat benturan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumania, yang memiliki perbatasan darat sepanjang 650 km (400 mil) dengan Ukraina, telah mengalami pelanggaran wilayah udara oleh drone Rusia sebanyak 28 kali sejak Moskow mulai menyerang pelabuhan Kyiv di seberang Sungai Danube, kata Kementerian Pertahanan Rumania.Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu menyebut insiden itu sebagai "pelanggaran serius terhadap hukum internasional" dan mengatakan bahwa Bukares telah "meminta langkah-langkah untuk mempercepat transfer kemampuan anti-drone ke Rumania". Ia mengatakan duta besar Rusia telah dipanggil ke kementerian luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak ada komentar langsung dari Kementerian Pertahanan Rusia.Akibat insiden tersebut, kebakaran terjadi di sebuah apartemen lantai 10 setelah drone menabrak atap gedung dan meledak, kata badan tanggap darurat Rumania. Dua orang menerima perawatan medis di lokasi kejadian, katanya, menambahkan bahwa 70 orang telah dievakuasi.Kantor berita negara Agerpres mengutip badan tanggap darurat Galati yang mengatakan seorang wanita dan anaknya telah dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan, sementara dua orang lainnya dirawat di tempat kejadian karena serangan panik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Galati terakhir kali diserang pada April, ketika sebuah drone merusak tiang listrik dan bangunan tambahan rumah tangga, yang menyebabkan evakuasi. Para pejabat mengambil drone tersebut untuk meledakkan muatan yang belum meledak dari jarak jauh.(okezone).</font></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-PTPN-IV-LAM-Riau-Perkuat-Sinergi-Berbagi-Keberkahan-Hari-Raya-Kurban</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_795_-PTPN-IV-LAM-Riau-Perkuat-Sinergi-Berbagi-Keberkahan-Hari-Raya-Kurban.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung LAM Riau, Pekanbaru, perusahaan menyerahkan satu ekor sapi kurban serta bantuan senilai Rp30 juta untuk mendukung berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan lembaga adat tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan diserahkan langsung Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso kepada Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf. Turut hadir Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Operation Head PTPN IV Regional III Sori Ritonga, Business Support Head Achmedy Akbar, serta Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Hotmatua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas nama lembaga, kami sangat berbahagia. Karena hari ini kami dikunjungi oleh PTPN IV Regional III. Dan juga, kami mengucapkan terimakasih atas sinergi yang ditunjukkan PTPN IV," kata Datuk Seri Marjohan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga adat menjadi penting untuk menjaga pembangunan yang selaras dengan nilai sosial dan budaya masyarakat Melayu Riau. Dalam kesempatan yang sama, ia turut memuji beragam transformasi yang dilangsungkan oleh PTPN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transformasi tersebut, kata dia, yang turut memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan daerah. "Kami melihat PTPN saat ini jauh lebih baik, lebih maju. Dan dengan begitu, alhamdulillah bisa berkontribusi positif. Kami berdoa semoga PTPN semakin bertambah rezekinya," ujarnya beliau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal senada disampaikan Datuk Seri Ikram Jamil yang berharap sinergitas apik antara PTPN IV dengan LAM Riau selama ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. "Karena bagaimanapun kegiatan PTPN ini sangat berkesinambungan, dan kami siap berkolaborasi untuk semakin maju dan berjaya," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemua singkat sehari jelang Idul Adha di Gedung LAM Riau, Kota Pekanbaru tersebut, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjabarkan bahwa beragam inisatif yang diusung merupakan bagian dari upaya entitas memberikan manfaat besar kepada masyarakat Bumi Lancang Kuning.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diantara program yang telah berjalan secara masif sejak 2019 silam adalah akselerasi peremajaan sawit rakyat (PSR) yang kini telah mencapai lebih dari 10.000 Ha. Selain itu, entitas juga secara berkesinambungan terus mendorong ribuan petani sawit mitra PTPN IV Regional III yang mengelola 56.000 hektar untuk meningkatkan praktik budidaya perkebunan sesuai standar internasional RSPO.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Namun begitu, kami yang memegang amanah untuk memimpin PTPN IV di Riau, mohon arahan, nasehat, dari bapak-bapak datuk agar kita selalu istiqomah dalam menjalankan tugas," tutur Bambang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai informasi, secara keseluruhan, PTPN IV Regional III siap berbagi lebih dari 28.000 paket daging kurban dari 350 ekor hewan kurban sapi dari seluruh wilayah operasional di enam kabupaten kota di Riau. Hewan kurban tersebut sebagian besar diantaranya merupakan sumbangan dari para karyawan PTPN IV Regional III, sementara 36 diantaranya merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan(rtc).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Harga-Minyakita-di-Pekanbaru-Masih-di-Atas-HET--Wako-Pekanbaru-Siapkan-Langkah-Antisipasi---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9624_Harga-Minyakita-di-Pekanbaru-Masih-di-Atas-HET--Wako-Pekanbaru-Siapkan-Langkah-Antisipasi---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kondisi ini terjadi akibat pasokan ke Bulog yang hanya 20 persen dari kuota yang ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau mereka dapat dari bulog, pedagang bisa menjual sesuai HET. Kalau mereka tidak dapat pasokan dari bulog, mereka jual dengan harga tinggi," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal tersebut masih menjadi keluhan dari pedagang maupun dari warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengingatkan agar dinas terkait bisa melakukan koordinasi dan langkah antisipasi kenaikan harga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirinya mengingatkan agar dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan Bulog mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kami akan terus mengantisipasi lonjakan harga lewat pasar murah, serta menjaga kesenjangan harga bahan pangan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agung juga memastikan harga bahan pangan di pasaran secara umum masih stabil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim dari dinas terkait sudah melakukan pengawasan terhadap harga bahan pangan di pasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk harga bahan pangan seperti bawang merah, beras dan lainnya, tidak ada kenaikan harga yang signifikan,(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Ibu-Angkat-Tidak-Mau-Damai--Sang-Anak-Mendekam-di-Penjara-Usai-Curi-Duit-Rp-80-Juta---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_528_Ibu-Angkat-Tidak-Mau-Damai--Sang-Anak-Mendekam-di-Penjara-Usai-Curi-Duit-Rp-80-Juta---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasusnya jalan. Ngak mau damai (ibunya)," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Okto Wahyudi pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikatakannya, pihaknya sedang melakukan pemberkasan kasus ini. Koordinasi dengan pihak Kejari Rohul pun sudah dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Secepatnya akan kita kirim berkas ke pihak kejaksaan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti diketahui, A yang merupakan pria 22 tahun tega mencuri uang orangtua angkatnya, inisial S.S, 47 tahun sebesar Rp 80 juta. Alasan sakit hati menjadi motif pelaku nekat berbuat demikian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">S.S, merupakan warga di Dusun Surau Tinggi Barat RT 006 RW 002 Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">A sendiri sudah diangkat sebagai anak angkat korban selama 18 tahun. Ia tinggal di rumah yang berada di sebelah rumah korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sehari-hari, A bekerja sebagai sopir yang mengangkut buah sawit. Korban sendiri seorang pengusaha atau toke sawit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perjalanannya, A melakukan kesalahan dalam pekerjaannya. Sang orangtua angkat pun memecatnya dari sopir. Dari sinilah muncul sakit hati korban sehingga A tegas mencuri uang orangtua angkatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia pun melakukan pencurian terhadap uang korban yang ada di dalam kamar. Uang sebesar Rp 220 juta yang disimpan korban di dalam tas, ia gasak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun tidak semua uang tersebut ia ambil. Hanya Rp 80 juta yang diambil. Sedangkan sisanya, yakni Rp 140 juta masih tetap berada didalam tas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi pencurian sendiri diketahui orangtua angkatnya pada Kamis pagi (21/5/2026) sekitar pukul 07.30 wib. Orangtua angkatnya yakni berinisial S.S, 47 tahun yang tinggal di Dusun Surau Tinggi Barat RT 006 RW 002 Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencurian diketahui saat korban tiba di rumahnya pada Kamis pagi dan ingin masuk ke kamar. Ia terkejut kala melihat sebuah tas berada di depan kamar dalam posisi tertutup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seingat korban, tas tersebut ia letakkan di atas kasur di dalam kamar. Kecurigaan pun muncul sebab didalam tas tersebut ada duit sebesar Rp 220 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban memang mendapati sejumlah uang dalam tas. Namun setelah ia menghitung uang tersebut berkali-kali, jumlahnya sudah berkurang sebesar Rp 80 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kecurigaannya semakin tinggi kala melihat keadaan semak-semak diluar jendela kamar. Korban melihat jejak orang lewat di semak-semak tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambah Hilir. Jajaran kepolisian pun bergerak cepat mengungkap kasus ini. Malamnya, Kamis (21/5/2026), pelaku berinisial A.F alias A berhasil diringkus dalam upaya melarikan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku berhasil kita amankan pada Kamis malam," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Okto Wahyudi pada Tribunpekanbaru.com, Minggu (24/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek bercerita awalnya korban tidak percaya kalau anak angkat tersebut yang melakukan pencurian. Korban juga mengatakan hanya dua orang yang mengetahui soal duit Rp 220 kita tersebut yakni ia dan suaminya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun sejumlah bukti mendukung analisis penyidik Polsek Rambah. Pelaku bukan lain adalah anak angkatnya sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari CCTV kan jelas. Anak angkatnya ini keluar dari kamar," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diterangkannya, pelaku masuk dari kamar korban. Jejak semak-semak di samping kamar korban jadi bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah berhasil mengambil uang korban, pelaku keluar dari kamar. Keluar dari kamar inilah Pelaku terekam kamera CCTV.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku tidak lewat dari jendela kamar lagi tapi keluarnya dari pintu kamar," ucap Kapolsek Ipda Okto Wahyudi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, usai mencuri, pelaku membeli sepeda motor seken dengan harga Rp 17 juta. Pelaku membelinya secara tunai dari sekitar dusun tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengontrak sebuah rumah di sekitar dengan durasi langsung satu tahun. Uang sewa pun sudah dibayar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku juga membeli iPhone 13. Juga membagikan uang sebanyak Rp 3 juta kepada warga sekitar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semua transaksinya kan mencurigakan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah sejumlah bukti didapat dan dikumpulkan, pelaku pun diburu pada Kamis malam. Sang Kapolsek, Iptu Okto Wahyudi turun langsung turun tangan memburu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku sempat melarikan diri dengan sepeda motor yang dibeli. Pelaku mencoba kabur ke Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pengejaran yang dilakukan pihak Ipda Okto Wahyudi membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Rambah Samo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kala ditangkap, tersangka membawa sebuah tas yang didalamnya sejumlah sisa hasil curian yang jumlahnya Rp 33.074.000. Didampingi tas itu juga didapat sejumlah barang bukti lainnya seperti iPhone 13 dan paket charger Iphone beserta kotaknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kasihan pada orangtuanya angkatnya sehingga tidak menggondol semua uang. Ia hanya mengambil sebagian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kenapa pelaku ngak ambil semua duitnya? Pas kami periksa, pelaku jawab, "kasihan sama orangtua angkatnya". Masih adalah kasihannya," kata sang Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, pelaku lun dijerat pasal 477 ayat (1) huruf e dan atau Pasal 481 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undan</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sakit-Hati-Dimarahi-Saat-Cari-Barang-Bekas--Remaja-di-Bengkalis-Bakar-Rumah-Warga--2-Orang-Tewas-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_302_Sakit-Hati-Dimarahi-Saat-Cari-Barang-Bekas--Remaja-di-Bengkalis-Bakar-Rumah-Warga--2-Orang-Tewas-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat pembakaran rumah dilakukannya, dua orang pemilik rumah menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya meninggal dunia akibat kebakaran rumah yang terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Peristiwa ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah, Jumat (29/5) siang.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pelaku berinisial S (16) diamankan unit Reskrim Polsek Bukit Batu setelah melakukan penyelidikan marathon setelah kejadian tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari pemeriksaan sementara S mengaku sengaja membakar rumah tersebut karena sakit hati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil pemeriksaan sementara S yang merupakan anak putus sekolah berprofesi pencari barang bekas. Sebelum kejadian dia sempat mencari barang bekas disekitar rumah korban, dan di marahi oleh pemilik rumah," ungkap Aipda Juliandi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena merasa sakit hati tersinggung di marahi, S menyusun rencana membakar rumah semi permanen yang ditinggali korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi dilakukan tersangka sekitar Rabu dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku diduga melakukan pembakaran sekitar pukul 00.00 WIB Rabu dini hari, saat kondisi rumah berada di jalan Kampung Baru RT 001 RW 004 Desa Batang Duku Kecamatan Bukit batu dalam keadaan sepi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah yang dihuni oleh pasangan lanjut usia yakni Abdullah dan Sakinah tersebut dibakar dari bagian belakang oleh tersangka S.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku menyulutkan api dibagian belakang rumah kayu tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Api cepat membesar dan akhirnya membakar seluruh isi rumah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebakaran di ketahui warga sekitar pukul 00.20 WIB dan langsung melakukan pemadaman dan menghubungi tim Damkar kecamatan Bukit Batu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB Rabu dini hari. Setelah tim Damkar melakukan upaya pemadaman dibantu oleh warga sekitar," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kebakaran rumah terjadi, korban mengalami kerugian materil sekitar seratus juta rupiah. Selain itu penghuni rumah yakni Abdullah dan Sakinah mengalami luka bakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban Sakinah meninggal dunia di tempat akibat kebakaran yang terjadi. Sementara Abdullah sempat dilarikan ke RSUD Siak mengalami luka bakar parah hampir 90 persen, setelah mendapatkan perawatan, korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia," tambah Juliandi Bazrah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara tersangka berinisial S masih dalam pemeriksaan intensif petugas kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Pihak kepolisan masih melakukan pengembangan kemungkinan adanya tersangka lain dalam peristiwa ini.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain S masih ada dua orang lagi yang dalam proses pemeriksaan. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan ahli dan alat bukti tambahan. Jika cukup kemungkinan dua orang ini juga akan ditetapkan sebagai tersangka,(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>5 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Diduga Punya Komorbid dan Kelelahan  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/5-Jemaah-Haji-NTB-Wafat-di-Tanah-Suci--Diduga-Punya-Komorbid-dan-Kelelahan--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1417_5-Jemaah-Haji-NTB-Wafat-di-Tanah-Suci--Diduga-Punya-Komorbid-dan-Kelelahan--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kabar duka datang dari Arab Saudi. Sebanyak lima orang jemaah haji asal Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhamad Amin. Ia membenarkan adanya jemaah asal wilayahnya yang mengembuskan napas terakhirnya di sana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai saat ini total kematian yang dilaporkan ada lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki," kata Lalu Muhamad Amin saat memberikan keterangan di Mataram, Kamis (28/5/2026), dilansir Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Amin merinci, jemaah haji yang wafat tersebut berasal dari beberapa daerah di NTB, yakni Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah. Kelimanya diketahui meninggal dunia pada fase awal kedatangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kematian jemaah ini terjadi sebelum pelaksanaan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) atau puncak ibadah haji," terang pria yang juga mantan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag NTB tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faktor usia lanjut, penyakit penyerta (komorbid), serta kelelahan akibat sengatan suhu tinggi di Arab Saudi diduga menjadi pemicu utama menurunnya kondisi fisik para jemaah hingga berujung fatal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi, beberapa jemaah yang kondisinya menurun diperkirakan mengalami kelelahan berlebih sehingga kesehatan menurun hingga meninggal," lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Amin memastikan kondisi sebagian besar jemaah haji NTB dari Kloter 1 hingga Kloter 15 pascapuncak haji saat ini dalam keadaan sehat walafiat. Walau demikian, tidak ditampik ada sejumlah jemaah yang fisiknya sempat &#039;drop&#039; karena kelelahan setelah menyelesaikan rangkaian ibadah yang padat.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat melempar jumrah beberapa jemaah menunjukkan penurunan kondisi fungsional atau kelelahan berlebih. Penurunan sering terjadi setelah aktivitas, saat kembali ke hotel, sehingga fisik jemaah drop," papar Amin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memperketat pengawasan dan bersiaga penuh. Pemantauan intensif dilakukan baik di lapangan maupun di fasilitas kesehatan atau rumah sakit setempat demi memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap stabil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Beberapa jemaah masih dirawat dalam status observasi oleh tim kesehatan setempat. Tim kesehatan bertugas mendampingi dan melakukan observasi terhadap kasus-kasus yang menurun kondisinya. Sementara untuk pelayanan makanan dan dukungan logistik dilaporkan memadai untuk mendukung penanganan di lapangan,(detik.com).</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bercanda Minta Ditembak, Mahasiswa Sumba Tewas Kena Senapan Angin Temannya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Bercanda-Minta-Ditembak--Mahasiswa-Sumba-Tewas-Kena-Senapan-Angin-Temannya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2074_Bercanda-Minta-Ditembak--Mahasiswa-Sumba-Tewas-Kena-Senapan-Angin-Temannya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bali Nusra- Seorang mahasiswa bernama Mario Marselina Kura (24) warga Desa Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, tewas setelah terkena tembakan senapan angin. Korban ditembak oleh rekan sekaligus tetangga sendiri, Alexander Bili Kandu (20) pada Rabu sore, 27 Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu, membenarkan adanya kasus penyalahgunaan senapan angin yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.“Benar, ada kejadian tindak pidana penyalahgunaan senapan angin yang menyebabkan satu orang meninggal dunia,” ujar Harianto Rantesalu, Kamis (28/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menuturkan peristiwa itu bermula saat pelaku, Alexander Bili Kandu, datang ke rumah korban untuk membeli rokok di kios rumah tersebut. Saat itu, pelaku dilayani oleh adik korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah selesai bertransaksi dan keluar dari kios, pelaku bertemu dengan korban, Mario, yang sedang duduk santai di samping kios. Dalam percakapan di antara keduanya, korban sempat bercanda meminta pelaku untuk mencoba menembak ke arah bagian dadanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanpa diduga, pelaku langsung mengokang senapan angin yang dibawanya dan melepaskan satu tembakan. Peluru tepat mengenai dada sebelah kanan korban. Melihat kejadian itu, keluarga korban berupaya menyelamatkan nyawa Mario.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sempat Dibawa ke RS, tapi Tak Tertolong</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ayah korban segera membawa Mario ke Rumah Sakit Karitas Waitabula untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil identifikasi kepolisian, senapan angin yang digunakan pelaku merupakan jenis uklik atau pompa bermerek Mauser, dengan kaliber peluru 4,5 mm atau 0,177 inci. Senjata tersebut memiliki kekuatan tembak mencapai 600 hingga 1000 kaki per detik (fps) dengan jarak efektif akurasi antara 30 hingga 50 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai kejadian, pihak kepolisian langsung mengamankan pelaku beserta senapan angin yang digunakan. Tim juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tindakan pelaku merupakan bentuk penyalahgunaan dan kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegas Harianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, pelaku telah ditahan di Rutan Polsek Kota Tambolaka guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terkait tindak pidana itu.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>RSUD Syech Yusuf Gowa Terbakar Hebat, Pasien di IGD Panik</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/RSUD-Syech-Yusuf-Gowa-Terbakar-Hebat--Pasien-di-IGD-Panik</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9691_RSUD-Syech-Yusuf-Gowa-Terbakar-Hebat--Pasien-di-IGD-Panik.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Kebakaran hebat melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Jumat (29/5/2026) siang. Api dilaporkan muncul dari area gedung di belakang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sempat memicu kepanikan pasien serta tenaga kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr. Gaffar mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang petugas laundry melihat kepulan asap di sisi kiri area rumah sakit. Dari informasi awal, sumber asap diduga berasal dari kabel yang terbakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Petugas langsung mengambil inisiatif mencari bantuan. Ada tiga APAR yang digunakan sambil menunggu pemadam kebakaran datang," ujar dr. Gaffar kepada wartawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, api sempat membakar gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) dan area radiologi lama. IPSRS sendiri merupakan tempat penyimpanan sekaligus perbaikan berbagai peralatan rumah sakit yang mengalami kerusakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"IPSRS itu tempat semua instalasi alat rumah sakit yang rusak dibawa ke sana," bebernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah pasien yang tengah dirawat di IGD sempat panik, terutama dalam 15 menit pertama setelah asap mulai menyebar ke sekitar ruangan pelayanan. Pihak rumah sakit kemudian melakukan evakuasi cepat terhadap pasien demi menghindari risiko paparan asap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pasien IGD sempat panik, tapi dievakuasi lebih awal dan saat ini sudah kembali tenang," jelas Gaffar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski kebakaran terjadi di area radiologi lama, pihak rumah sakit memastikan alat-alat medis utama tidak terdampak. Beberapa fasilitas vital seperti CT scan disebut tetap aman dan tidak mengalami kerusakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden tersebut sempat menarik perhatian pengunjung dan warga sekitar rumah sakit. Petugas rumah sakit bersama tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke gedung pelayanan utama lainnya.(liputan6)</font>.</div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 14:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polsek Merbau Dorong Produktivitas Peternak Ikan Dukung Ketahanan Pangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Polsek-Merbau-Dorong-Produktivitas-Peternak-Ikan-Dukung-Ketahanan-Pangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3488_.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG �" Jajaran Polsek Merbau melaksanakan kegiatan sambang kepada para peternak ikan di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (29/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pembinaan sektor perikanan lokal ini dilaksanakan langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, BRIPKA Iwan KS bersama AIPDA R C Sitompul. Keduanya menyambangi sejumlah lokasi budi daya ikan yang beroperasi di Desa Mengkirau dan Desa Sungai Anak Kamal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan sambang ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di daerah," ujar Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, SH MH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di lokasi pembudidayaan, pihak kepolisian memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada para peternak ikan agar terus berinovasi dalam meningkatkan produktivitas usaha mereka. Peningkatan hasil panen perikanan diyakini dapat memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat luas sekaligus menyukseskan visi swasembada pangan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain berdiskusi terkait kendala budi daya, kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir ini mendapat sambutan hangat dan positif dari para pelaku usaha setempat.(goriau).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 14:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jaga Kamtibmas Desa Mengkirau, Bhabinkamtibmas Merbau Sambangi Peternak Ikan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Jaga-Kamtibmas-Desa-Mengkirau--Bhabinkamtibmas-Merbau-Sambangi-Peternak-Ikan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6608_Jaga-Kamtibmas-Desa-Mengkirau--Bhabinkamtibmas-Merbau-Sambangi-Peternak-Ikan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG " Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Merbau turun langsung menyambangi warga yang berprofesi sebagai peternak ikan di Kecamatan Merbau, Jumat (29/5/2026). Pendekatan humanis ini dilakukan untuk mempererat silaturahmi antara institusi kepolisian dengan masyarakat lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan patroli dialogis dan sambang warga ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, BRIPKA Iwan KS yang didampingi AIPDA R C Sitompul. Keduanya menemui langsung kelompok peternak ikan di Desa Mengkirau dan Desa Sungai Anak Kamal guna menjalin komunikasi dua arah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan sambang ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di daerah," jelas Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, SH MH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, personel Bhabinkamtibmas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Komunikasi yang baik antara warga dan polisi sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sembari memberikan imbauan Kamtibmas, petugas di lapangan juga memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk menyemangati para pembudidaya agar terus fokus meningkatkan produktivitas hasil tangkapan maupun ternak ikan merek(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Diduga Keracunan Barbeque, Sekeluarga Tewas dalam Tenda</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Diduga-Keracunan-Barbeque--Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3017_Diduga-Keracunan-Barbeque--Sekeluarga-Tewas-dalam-Tenda.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TEMANGGUNG-Empat orang anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah tenda kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026). Pihak kepolisian menduga kematian para korban berkaitan dengan insiden keracunan makanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra mengungkapkan indikasi awal mengarah pada bekal barbeque yang dibawa oleh rombongan keluarga tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"(Ada dugaan keracunan) Kalau indikasi awal, kemungkinan (keracunan)," ungkap Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra di RSUD Temanggung, Kamis (28/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komang menjelaskan bahwa masakan tersebut dibawa sendiri oleh rombongan korban. Guna memastikan penyebab pasti, sampel makanan sudah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk diuji.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di saat yang bersamaan, Tim DVI Polda Jateng juga sedang melakukan autopsi terhadap keempat jenazah yang diketahui bernama Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau untuk dugaan kami belum berani mengkonfirmasi karena kami masih melaksanakan pemeriksaan autopsi dan pemeriksaan makanan dari Laboratorium Forensik Polda Jateng,(goriau).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk Sawit dari Belakang Saat Menyalip di Jalintim Pelalawan </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Mahasiswi-Tewas-Ditabrak-Truk-Sawit-dari-Belakang-Saat-Menyalip-di-Jalintim-Pelalawan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_1107_Mahasiswi-Tewas-Ditabrak-Truk-Sawit-dari-Belakang-Saat-Menyalip-di-Jalintim-Pelalawan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Seorang mahasiswa meninggal dunia di tempat setelah sepeda motornya terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan pada Kamis (28/5/2028) lalu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban berinsial GL (25) yang berstatus sebagai mahasiswi yang tinggal di Pondok O RBE Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan. Korban mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Fazzio dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 4167 CAA.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban bertabrakan dengan truk coltdiesel BM 9981 TK yang dikendarai IL (27) yang beralamat di Desa Sialang Indah, Pangkalan Kuras.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Truk tersebut membawa muatan buah kelapa sawit. Laka Lantas terjadi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 92 Desa Palas, Pangkalan Kuras sekitar pukul 05.15 wib.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban meninggal dunia di TKP setelah kecelakaan terjadi. Jenazahnya dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kuras II," tutur Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laka Lantas bermula saat korban GL mengendarai sepeda motornya Yamaha Fazzio BM 4167 CAA dari Sorek menuju Pangkalan Kerinci dengan kecepatan sedang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setibanya di TKP Jalintim Kilometer 92 Desa Palas Pangkalan Kuras, korban berupaya mendahului Truk Coltdiesel BM 9981 TK yang dikemudikan IL.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun pada saat bersamaan, satu unit truk datang dari arah berlawanan dan melebar ke kanan jalan, untuk menghindari truk tronton B 9760 TYU yang terparkir di tepi Jalintim akibat rusak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat truk di depannya melebar menuju dirinya, korban GL memperlambat motornya setelah menyalip truk pengangkut sawit itu dan bereaksi ke kiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lantaran jarak sudah dekat, Coltdiesel di belakangnya menabrak korban yang bergerak melambat. Korban terpental ke badan jalan," kata Kasat Tatit Rizkyan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban mengalami luka robek dan benturan pada bagian kepala, darah keluar dari telinga, serta luka robek pada kaki sebelah kanan. Wanita itu menghembuskan nafas terakhirnya di TKP kecelakaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah mendapatkan informasi, Personil Satlantas Polres Pelalawan datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah perempuan itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian mengamankan kedua kendaraan yang terlibat Lala Lantas. Petugas juga melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi-saksi di lapangan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Laka Lantas diduga disebabkan kelalaian korban GL.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebab ia memotong lajur secara tiba-tiba tanpa memperhitungkan ruang gerak kendaraan lain di sekitarnya hingga terjadi tabrakan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, sopir Coltdiesel IL diduga tidak berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraannya yang memicu Laka Lantas.(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:17:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>