<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 18:32:24 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 18:32:24 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Bak Kubangan Kerbau, Jalan Seberang Pembenaan, Reteh Inhil Hancur Tak Kunjung Diperbaiki</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Bak-Kubangan-Kerbau--Jalan-Seberang-Pembenaan--Reteh-Inhil-Hancur-Tak-Kunjung-Diperbaiki</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9013_Bak-Kubangan-Kerbau--Jalan-Seberang-Pembenaan--Reteh-Inhil-Hancur-Tak-Kunjung-Diperbaiki.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>PEKANBARU â€" Sebuah mobil pikap terjebak di tengah kubangan lumpur. Rodanya masuk ke lubang dalam yang menganga di badan jalan.</div><div><br></div><div><br></div><div>Di belakangnya, kendaraan roda dua dan roda empat mengantre. Pengendara terpaksa bergantian mencari sisi jalan yang masih bisa dilewati.</div><div><br></div><div>Pemandangan itu bukan terjadi di jalan perkebunan. Kondisi tersebut terlihat di Jalan Penunjang, Desa Seberang Pembenaan, Kecamatan Reteh.</div><div><br></div><div>Jalan yang sudah puluhan tahun rusak ini merupakan jalan lintas yang menghubungkan dua. Yakni kecamatan, Keritang dan Reteh.</div><div><br></div><div>Akses yang ini menghubungkan Kota Baru menuju Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.</div><div><br></div><div>Kerusakan jalan itu kembali menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial.</div><div><br></div><div><br></div><div>Lubang besar dan kubangan lumpur terlihat menutupi hampir seluruh badan jalan. Pengendara harus melaju perlahan agar tidak terperosok.</div><div><br></div><div>Baca juga: SPMB di Inhu, Siswa dari Inhil Boleh Mendaftar ke Inhu, Ini Penjelasan Disdikbud</div><div><br></div><div>Bagi warga setempat, kondisi tersebut bukan persoalan baru. Jalan rusak itu disebut telah mereka hadapi selama puluhan tahun.</div><div><br></div><div>Warga Seberang Pembenaan, Edi Samsudin atau Udin, mengaku kecewa. Menurutnya, akses utama masyarakat tersebut tak kunjung mendapat penanganan secara menyeluruh.</div><div><br></div><div>"Tidak ada perhatian sedikit pun dari pemerintah. Jalan kami dibiarkan rusak, padahal kami bayar pajak juga," kata Udin, Jumat (10/7/2026).</div><div><br></div><div>Ia mengakui perbaikan pernah dilakukan. Namun, pekerjaan tersebut dinilai tidak pernah benar-benar tuntas.</div><div><br></div><div>Bahkan, menurut Udin, ada bagian jalan yang hanya disemenisasi separuh. Setelah itu, pekerjaan berhenti dan tak lagi dilanjutkan.</div><div><br></div><div>"Kalau pun ada perbaikan, dikerjakan setengah hati. Ada jalan yang disemenisasi hanya separuh, lalu dibiarkan sampai puluhan tahun tidak dilanjutkan lagi," ujarnya.</div><div><br></div><div>Kondisi semakin parah saat hujan turun. Badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur dan licin.</div><div><br></div><div>Warga harus ekstra hati-hati. Risiko terjatuh mengintai pengguna sepeda motor, termasuk anak-anak yang setiap hari melewati jalan tersebut untuk berangkat sekolah.</div><div><br></div><div>"Kasihan warga, anak sekolah, apalagi kalau pas hujan. Lumpur semua, jalan licin," ungkapnya.</div><div><br></div><div>Kerusakan jalan juga berdampak terhadap mobilitas masyarakat. Waktu perjalanan menjadi lebih lama karena kendaraan harus berjalan pelan dan bergantian melewati titik kerusakan.</div><div><br></div><div><br></div><div>Warga berharap pemerintah tidak lagi melakukan perbaikan secara setengah-setengah. Mereka meminta jalan tersebut ditangani secara menyeluruh agar aman dilalui.</div><div><br></div><div>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Zulfahmi, menegaskan ruas tersebut bukan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau.</div><div><br></div><div>Menurut Zulfahmi, Jalan Penunjang Seberang Pembenaan yang menghubungkan Kota Baru, Kecamatan Keritang menuju Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, berstatus jalan kabupaten.</div><div><br></div><div>Karena itu, penanganan dan pemeliharaan ruas tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.</div><div><br></div><div>Warga kini menanti langkah nyata pemerintah daerah. Sebab, bagi masyarakat Seberang Pembenaan, jalan tersebut bukan sekadar infrastruktur, tetapi akses utama untuk sekolah, bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari.</div><div><br></div><div><br></div><div>(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)</div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dirikan Komunitas SEPARU, ASN Pemprov Riau Kumpulkan Baju Layak Pakai dan Bagikan Gratis ke Warga</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Dirikan-Komunitas-SEPARU--ASN-Pemprov-Riau-Kumpulkan-Baju-Layak-Pakai-dan-Bagikan-Gratis-ke-Warga</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3552_Dirikan-Komunitas-SEPARU--ASN-Pemprov-Riau-Kumpulkan-Baju-Layak-Pakai-dan-Bagikan-Gratis-ke-Warga.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>PEKANBARU - Bagi sebagian orang, pakaian yang sudah lama tergantung di lemari mungkin hanya dianggap barang yang tak lagi berguna.</div><div><br></div><div>Namun di tangan Juwita, sehelai baju bekas bisa berubah menjadi senyum, harapan, bahkan penyemangat hidup bagi orang lain.</div><div><br></div><div>Di balik rutinitasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Provinsi Riau, perempuan ini memilih mengisi waktunya dengan menggerakkan sebuah misi sederhana.</div><div><br></div><div><br></div><div>Yakni menghubungkan mereka yang ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan.</div><div><br></div><div>Dari kepedulian itulah lahir SEPARU (Sedekah Pakaian Pekanbaru), sebuah komunitas sosial yang mengumpulkan dan menyalurkan pakaian layak pakai secara cuma-cuma kepada masyarakat kurang mampu.</div><div><br></div><div>Awalnya, Juwita hanya melihat banyak pakaian yang masih bagus tersimpan di lemari rumah-rumah warga. Di sisi lain, ia juga menyaksikan masih banyak keluarga yang kesulitan membeli pakaian baru. Dua kenyataan itu kemudian dipertemukannya melalui SEPARU.</div><div><br></div><div>"SEPARU hadir untuk mengajak masyarakat membiasakan budaya berbagi. Satu helai pakaian mungkin sederhana bagi sebagian orang, tetapi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan," ujar Juwita, Minggu (12/7/2026).</div><div><br></div><div>Apa yang bermula dari langkah kecil kini tumbuh menjadi gerakan sosial yang melibatkan banyak relawan dan donatur. Ribuan helai pakaian telah berpindah dari lemari yang nyaris terlupakan ke tangan orang-orang yang benar-benar membutuhkannya.</div><div><br></div><div><br></div><div>Bukan hanya pakaian, SEPARU juga menerima dan menyalurkan mukena, sarung, sepatu, tas, perlengkapan rumah tangga, hingga berbagai kebutuhan lain yang masih layak digunakan.</div><div><br></div><div>Hampir setiap pekan, para relawan bergerak menyambangi berbagai lokasi. Mereka menggelar pembagian pakaian gratis, menjalankan program Jumat Berkah, membuka layanan sosial saat Car Free Day, mengunjungi panti asuhan dan panti jompo, hingga menyalurkan bantuan kepada korban bencana serta masyarakat di daerah terpencil.</div><div><br></div><div>Bagi para penerima manfaat, bantuan itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang sedang kesulitan, pakaian bersih dan layak pakai menjadi simbol bahwa masih ada orang yang peduli.</div><div><br></div><div>Di sisi lain, gerakan ini juga memberi manfaat bagi lingkungan. Pakaian yang semestinya berakhir sebagai limbah justru kembali memiliki nilai guna dan memperpanjang usia pemakaiannya.</div><div><br></div><div>Melalui akun Instagram @sedekahpakianpku, Juwita terus mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam gerakan berbagi. Ia percaya, semakin banyak orang yang terlibat, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan.</div><div><br></div><div>Masyarakat yang ingin berdonasi dapat mengantarkan pakaian atau barang layak pakai ke Gerai SEPARU di Jalan Muslimin Nomor 16, belakang UIR, Pekanbaru, atau menghubungi nomor 085265734042.</div><div><br></div><div>Bagi Juwita, kebaikan tidak selalu lahir dari sesuatu yang besar. Terkadang, harapan itu bermula dari sehelai pakaian yang sudah lama tak terpakai, lalu berpindah ke tangan yang tepat dan kembali memberi arti bagi kehidupan seseorang.</div><div><br></div><div>(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)</div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Peletakan Batu Pertama Masjid Al Kautsar, Panglima TNI Dorong Penguatan Nilai Keagamaan dan Kebersamaan Masyarakat </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Peletakan-Batu-Pertama-Masjid-Al-Kautsar--Panglima-TNI-Dorong-Penguatan-Nilai-Keagamaan-dan-Kebersamaan-Masyarakat-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6355_Peletakan-Batu-Pertama-Masjid-Al-Kautsar--Panglima-TNI-Dorong-Penguatan-Nilai-Keagamaan-dan-Kebersamaan-Masyarakat-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Cimahi-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Masjid Al Kautsar di Komplek Griya Asri Cahaya Cipageran, Kota Cimahi, Sabtu (11/7/2026). Prosesi ini menjadi penanda dimulainya secara resmi pembangunan masjid yang diharapkan membawa keberkahan serta menjadi momentum untuk memohon kelancaran, keselamatan, dan kesuksesan selama proses pembangunan berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembangunan Masjid Al Kautsar merupakan wujud kepedulian dalam menghadirkan sarana ibadah yang representatif bagi masyarakat. Kehadiran masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan keagamaan, pendidikan, serta kegiatan sosial yang mampu mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui pembangunan Masjid Al Kautsar, diharapkan tumbuh generasi yang memiliki keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial yang kuat. Masjid diharapkan menjadi pusat lahirnya berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkokoh nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara(***)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Haul Sultan Siak Dipadati Ribuan Jemaah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Haul-Sultan-Siak-Dipadati-Ribuan-Jemaah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5998_Haul-Sultan-Siak-Dipadati-Ribuan-Jemaah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>SIAK - Lantunan ayat suci Alquran, zikir, dan doa menggema dari lapangan Siak Bermadah.</div><div><br></div><div>Ribuan masyarakat duduk bersaf, larut dalam suasana khusyuk mengikuti Haul Sultan Siak ke-60, sebuah tradisi tahunan untuk mengenang para Sultan Siak yang telah mewariskan sejarah, peradaban, dan perjuangan bagi negeri ini.</div><div><br></div><div>Sejak sore, masyarakat mulai berdatangan. Tokoh agama, tokoh adat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga keluarga Kesultanan Siak menyatu dalam satu majelis doa.</div><div><br></div><div><br></div><div>Sebelum malam puncak berlangsung, rombongan lebih dahulu melaksanakan Ziarah Kubra ke Kompleks Makam Koto Tinggi dan Kompleks Makam Sultan Syarif Kasim II sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu Kesultanan Siak.</div><div><br></div><div>Suasana semakin syahdu ketika Habib Muhammad Taufiq bin Aqil Assegaf membacakan manaqib Sultan Syarif Kasim II.</div><div><br></div><div>Tausiah yang disampaikan Habib Sayyid Reza Banahsan, serta kehadiran Habib Muhammad Azhar bin Alwi Assegaf, menambah kekhusyukan malam haul yang setiap tahun menjadi agenda Pemerintah Kabupaten Siak.</div><div><br></div><div>Di hadapan ribuan jemaah, Bupati Siak Afni mengajak masyarakat tidak hanya menjadikan haul sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga momentum merawat ingatan terhadap jasa para Sultan Siak.</div><div><br></div><div>â€śHaul Sultan Siak ini merupakan bentuk pengingat sekaligus ucapan terima kasih kepada para Sultan Siak yang telah berjasa bagi agama, nusa, dan bangsa, khususnya Kabupaten Siak, melalui doa bersama dan lantunan kalimat tauhid,â€ť kata Afni, Sabtu (11/7/2026) malam.&nbsp;</div><div><br></div><div><br></div><div>Menurut Afni, Kesultanan Siak meninggalkan warisan yang tidak ternilai. Salah satunya Istana Siak Asserayyah Hasyimiah yang hingga kini masih berdiri kokoh dan menjadi saksi kejayaan kerajaan Melayu.</div><div><br></div><div>Ia mengatakan, istana tersebut dibangun oleh para sultan tanpa pernah mengetahui apakah kelak akan dikenang oleh generasi setelahnya. Karena itu, masyarakat Siak memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga sejarah tersebut agar tidak hilang ditelan zaman.</div><div><br></div><div>â€śIstana Siak dibangun tanpa beliau mengetahui apakah suatu saat nanti kita akan mengingat jasa-jasa beliau. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengenang para Sultan Siak dan mengirimkan doa terbaik bagi mereka,â€ť ujarnya.</div><div><br></div><div>Sebagai bentuk penghormatan kepada Sultan Syarif Kasim II, Pemerintah Kabupaten Siak telah menginstruksikan pemasangan foto Sultan Syarif Kasim II di seluruh ruang publik.</div><div><br></div><div>Selain itu, Mars Kabupaten Siak juga diwajibkan dinyanyikan pada setiap kegiatan seremonial setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya.</div><div><br></div><div>Afni menilai kecintaan terhadap sejarah harus terus ditanamkan kepada generasi muda. Menurutnya, masyarakat Siak memiliki utang sejarah kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi daerah sekaligus memberikan kontribusi besar bagi Indonesia.</div><div><br></div><div>â€śSebagai anak cucu Siak, kita memiliki utang sejarah yang besar. Jangan sampai kita maupun anak cucu kita melupakan sejarah,â€ť katanya.</div><div><br></div><div>Ia juga mengingatkan bahwa Kesultanan Siak memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa, terutama ketika Sultan Syarif Kasim II menyerahkan tahta beserta kekayaannya untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.</div><div><br></div><div>â€śKita memiliki tanggung jawab untuk mengingatkan Republik ini bahwa pernah ada seorang Sultan yang rela menyerahkan harta dan tahtanya demi kemerdekaan Indonesia,â€ť ujarnya.</div><div><br></div><div>Di akhir sambutannya, Afni menyatakan Pemerintah Kabupaten Siak akan terus menghidupkan kegiatan-kegiatan keagamaan agar semakin diminati masyarakat. Menurutnya, ruang-ruang spiritual juga harus menjadi tempat berkumpul yang mampu mempererat kebersamaan warga.</div><div><br></div><div><br></div><div>â€śJangan hanya kegiatan yang bersifat duniawi yang ramai, tetapi kegiatan keagamaan juga harus menjadi ruang berkumpul masyarakat,â€ť ucapnya.</div><div><br></div><div>(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)</div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Persemai Kota Dumai Menang Telak Atas Rumbai SC di Laga Perdana Soeratin Cup U-13</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Persemai-Kota-Dumai-Menang-Telak-Atas-Rumbai-SC-di-Laga-Perdana-Soeratin-Cup-U-13</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4375_Persemai-Kota-Dumai-Menang-Telak-Atas-Rumbai-SC-di-Laga-Perdana-Soeratin-Cup-U-13.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>DUMAI - Laga perdana di ajang Soeratin Cup U-13 Riau, Persemai Kota Dumai tampil memukau kemenangan telak atas&nbsp; Rumbai Soccer Club (SC) dengan score 5-1, pada Minggu (12/7/2026) di Stadion Utama Riau, Pekanbaru.&nbsp;</div><div><br></div><div>Anak asuh Pelatih Isman Taher, Wihendri dan Warman ini tampil menyerang dari menit awal, gempuran dilakukan langsung ke jantung pertahanan Rumbai SC.&nbsp;</div><div><br></div><div>Menit 9 Stiker andalan Persemai Haikal Lazir membuka keunggulan untuk Persemai, dengan tenang pemain asal klub Reborn FC Bathin Solapan ini berhasil memperdaya kiper Rumbai.&nbsp;</div><div><br></div><div><br></div><div>Selanjutnya Persemai Kota Dumai meningkatkan intensitas serangan terbukti dengan gol kedua yang diciptakan oleh Reza pada menit 17.&nbsp;</div><div><br></div><div>Lalu disusul dengan gol kedua Haikal tiga menit kemudian, babak pertama ditutup dengan skor 3-0 untuk keunggulan Persemai.&nbsp;</div><div><br></div><div>Baca juga: Piala Soeratin di Riau Dijadwalkan Bergulir Awal Juli 2026</div><div><br></div><div>Tak sampai disitu, babak kedua Persemai tak mengendurkan serangan, baru 4 menit berlangsung Agung berhasil menciptakan gol keempat.&nbsp;</div><div><br></div><div>Namun karena keasyikan menyerang Persemai kecolongan, di menit ke 9 babak kedua gawang Persemai kebobolan, dan gol ini membuat seluruh pemain terkejut namun, serangan kembali dilancarkan hingga akhirnya pelanggaran di kota pinalti lawan membuat wasit memberikan pinalti untuk Persemai.&nbsp;</div><div><br></div><div>Fathan Albani Nasution yang maju sebagai algojo tak membuang peluang, tendangan kerasnya mampu menjebol gawang Rumbai untuk ke 5 kalinya.&nbsp;</div><div><br></div><div><br></div><div>Skor 5-1 bertahan hingga akhir dan disambut gembira oleh pelatih, official dan pengurus Persemai Kota Dumai yang turut hadir ke stadion Utama Riau untuk mendukung.&nbsp;</div><div><br></div><div>Pada kesempatan tersebut Head Coach Persemai U-13, Isman Taher Tampubolon bersyukur atas hasil kemenangan perdana ini, walaupun anak-anak belum tampil sempurna, tapi perlu diapresiasi.</div><div><br></div><div>"Alhamdulillah Kami menang telak atas Rumbai SC, semoga kemenangan awal ini akan menjadi modal dalam memenangkan pertandingan lainnya," harapnya&nbsp;</div><div><br></div><div>Sementara, Ketua ASKOT PSSI Dumai,&nbsp; Said Effendi yang mendukung langsung di lapangan, mengapresiasi hasil yang diperoleh Persemai di laga perdana.&nbsp;</div><div><br></div><div>Menurutnya kemenangan telah atas Rumbai SC ini akan menjadi modal untuk pertandingan berikutnya, karena lawan lawan kedepan akan menjadi tantangan, untuk itu harus tetap fokus</div><div><br></div><div>"Jangan cepat berbangga diri dulu, ini baru awal, tetap fokus untuk pertandingan berikutnya, pokonya kasih&nbsp; yang terbaik untuk Kota Dumai, Kita harus menang," pungkasnya&nbsp;</div><div><br></div><div>(Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra)</div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harumkan Nama Bangsa, Perwira Korps Hukum TNI AD Raih Gelar Master dan Lulus Pendidikan Setingkat Lemhannas di Pakistan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Harumkan-Nama-Bangsa--Perwira-Korps-Hukum-TNI-AD-Raih-Gelar-Master-dan-Lulus-Pendidikan-Setingkat-Lemhannas-di-Pakistan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2527_Harumkan-Nama-Bangsa--Perwira-Korps-Hukum-TNI-AD-Raih-Gelar-Master-dan-Lulus-Pendidikan-Setingkat-Lemhannas-di-Pakistan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><br></div><div>Jakarta - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Perwira Korps Hukum TNI AD, Kolonel Chk Dr. Arief Fahmi Lubis, S.H., M.H., M.Han., M.A., Ph.D., berhasil menyelesaikan pendidikan National Security & War Course di National Defence University (NDU) Islamabad, Pakistan, yang setara dengan pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), sekaligus meraih gelar Master of Defence Studies (MSDS).</div><div><br></div><div>Prosesi wisuda dan penutupan pendidikan berlangsung di Auditorium National Defence University, Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/7/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Lieutenant General Babar Iftikhar, HI(M) serta dihadiri Sivitas Akademika NDU dan Atase Pertahanan Republik Indonesia untuk Pakistan, Kolonel Inf Henru Hidayat Susanto.</div><div><br></div><div>Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi TNI Angkatan Darat sekaligus mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berprestasi di lingkungan pendidikan strategis internasional.</div><div><br></div><div>Selama satu tahun pendidikan, peserta memperoleh pembekalan komprehensif di bidang strategi pertahanan, keamanan nasional dan internasional, kepemimpinan strategis, serta proses pengambilan keputusan pada tingkat kebijakan nasional dan global, dengan fokus pada dinamika keamanan kawasan Asia Selatan.</div><div><br></div><div>National Defence University Islamabad merupakan salah satu institusi pendidikan pertahanan paling bergengsi di kawasan Asia Selatan yang secara konsisten mencetak pemimpin sipil maupun militer di tingkat strategis. Pada Tahun Akademik 2025-2026, program tersebut diikuti 272 peserta, termasuk 49 perwira internasional dari 26 negara sahabat, sehingga menjadi wadah penting bagi pertukaran wawasan, pengalaman, dan jejaring strategis antarnegara.</div><div><br></div><div>Keikutsertaan dan keberhasilan Kolonel Chk Dr. Arief Fahmi Lubis dalam program tersebut menunjukkan kapasitas intelektual, kemampuan adaptasi, serta daya saing Prajurit TNI Angkatan Darat dalam merespons perkembangan lingkungan strategis global. Terlebih, hanya dua Pasis yang diizinkan melaksanakan interview dengan Presiden NDU. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan semakin memperkuat kontribusi dalam pengembangan organisasi, khususnya di bidang hukum, pertahanan, dan keamanan nasional.</div><div><br></div><div>Pencapaian ini sekaligus menjadi wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berwawasan global melalui berbagai kesempatan pendidikan di lembaga-lembaga strategis dunia. Bekal akademik, pengalaman internasional, dan jejaring yang diperoleh diharapkan mampu mendukung pembangunan kekuatan TNI Angkatan Darat yang modern, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pertahanan di masa depan. (Dispenad)</div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Abdul Kasim Minta Disdik Riau Larang Sekolah Jual Seragam, Orang Tua Diminta Bebas Memilih</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Abdul-Kasim-Minta-Disdik-Riau-Larang-Sekolah-Jual-Seragam--Orang-Tua-Diminta-Bebas-Memilih</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6196_Abdul-Kasim-Minta-Disdik-Riau-Larang-Sekolah-Jual-Seragam--Orang-Tua-Diminta-Bebas-Memilih.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Abdul Kasim, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menghentikan praktik pengadaan maupun penjualan seragam sekolah melalui SMA/SMK negeri.&nbsp;</div><div><br></div><div>Menurutnya, pembelian seragam sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada orang tua atau wali murid.</div><div><br></div><div>Politisi Fraksi PKS itu menilai, kebijakan tersebut akan memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk membeli seragam sesuai kemampuan ekonomi masing-masing.</div><div><br></div><div><br></div><div>Selain itu, langkah tersebut juga dapat menghilangkan anggapan bahwa orang tua diwajibkan membeli seragam melalui sekolah.</div><div><br></div><div>"Orang tua lebih mengetahui kondisi ekonomi keluarganya. Karena itu, pembelian seragam hendaknya menjadi hak dan pilihan wali murid, bukan diarahkan atau diwajibkan melalui sekolah," ujar Abdul Kasim, Minggu (12/7/2026).</div><div><br></div><div>Abdul Kasim meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, segera menerbitkan surat edaran atau kebijakan yang tegas kepada seluruh SMA/SMK di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Riau agar tidak lagi melakukan penjualan, pengadaan maupun mengarahkan pembelian seragam melalui sekolah.</div><div><br></div><div>Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti tersebut, sekolah harus lebih fokus menjalankan tugas utamanya sebagai lembaga pendidikan, yakni meningkatkan mutu pembelajaran, membentuk karakter peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas.</div><div><br></div><div>Selain itu, ia juga meminta seluruh komite sekolah menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan independen.</div><div><br></div><div><br></div><div>Hal itu dinilai penting agar persoalan kelebihan pembayaran seragam yang sebelumnya terjadi di 31 SMA/SMK Negeri di Riau tidak kembali terulang.</div><div><br></div><div>"Komite sekolah harus memastikan tidak ada kebijakan ataupun praktik yang mengarahkan wali murid untuk membeli seragam melalui sekolah. Komite harus hadir sebagai pengawas yang melindungi kepentingan orang tua dan peserta didik, sehingga pembelian seragam benar-benar diserahkan kepada wali murid sesuai kemampuan ekonomi masing-masing," tegasnya.</div><div><br></div><div>Abdul Kasim menambahkan, transparansi dalam pengadaan seragam merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pendidikan yang bersih, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.</div><div><br></div><div>Karena itu, ia berharap Disdik Riau mengambil langkah tegas agar tidak ada lagi sekolah yang mewajibkan maupun mengoordinasikan pembelian seragam melalui sekolah.</div><div><br></div><div>Menurutnya, dengan kebijakan tersebut masyarakat akan memiliki kebebasan menentukan kualitas, harga, dan tempat pembelian seragam sesuai kebutuhan serta kemampuan ekonomi keluarga.&nbsp;</div><div><br></div><div>Komisi V DPRD Riau, menurutnya akan terus mendorong lahirnya kebijakan pendidikan yang berpihak kepada peserta didik sekaligus melindungi orang tua dari praktik-praktik yang berpotensi menambah beban ekonomi.</div><div><br></div><div>( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)</div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lanud Sjamsudin Noor dan ULM Rancang Sistem Pengembangan Pertanian Terpadu Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Lanud-Sjamsudin-Noor-dan-ULM-Rancang-Sistem-Pengembangan-Pertanian-Terpadu-Untuk-Mendukung-Ketahanan-Pangan-Nasional</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7983_Lanud-Sjamsudin-Noor-dan-ULM-Rancang-Sistem-Pengembangan-Pertanian-Terpadu-Untuk-Mendukung-Ketahanan-Pangan-Nasional.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., didampingi para Kepala Dinas dan Pejabat List A Lanud Sjamsudin Noor, menerima kunjungan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., di Air Weapon Range (AWR) Dwi Harmono Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Jumat (10/07/2026).</div><div><br></div><div>Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi awal sekaligus survei lapangan untuk meninjau potensi lahan aset TNI Angkatan Udara yang direncanakan menjadi kawasan pertanian terpadu. Pengembangan kawasan tersebut diarahkan pada budidaya tanaman sorgum yang dipadukan dengan penanaman pohon kelapa sebagai pagar hidup, sehingga diharapkan mampu menciptakan sistem pertanian yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.</div><div><br></div><div>Dalam pelaksanaan survei tersebut, Danlanud Sam bersama Rektor ULM dan para pejabat Lanud Sam mengamati secara langsung kondisi lahan guna memperoleh gambaran mengenai karakteristik wilayah, tingkat kesesuaian tanah, serta potensi pengembangan komoditas pertanian. Survei ini juga menjadi bagian penting dalam penyusunan konsep pengelolaan kawasan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan aset negara secara tepat guna.</div><div><br></div><div>Danlanud Sam menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan aset TNI AU secara optimal merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, lahan yang memiliki potensi besar tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan pertanian melalui budidaya tanaman sorgum yang dipadukan dengan penanaman pohon kelapa sebagai pagar hidup.&nbsp;</div><div><br></div><div>â€śPemilihan kedua komoditas tersebut didasarkan pada kemampuannya beradaptasi dengan kondisi lahan, memiliki nilai ekonomis yang tinggi, serta prospek pengembangan yang baik sebagai sumber pangan, pakan, dan produk turunan lainnya, sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian,â€ť ujar Danlanud.</div><div><br></div><div>Sementara itu, Rektor ULM menilai kawasan AWR Dwi Harmono Maluka Baulin memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi sentra pertanian terpadu. Menurutnya, kondisi lahan yang tersedia memiliki potensi untuk mendukung pengembangan tanaman sorgum dan kelapa apabila dikelola dengan perencanaan yang matang, didukung penerapan teknologi pertanian yang tepat, serta pengelolaan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan dan akademik ilmiah, potensi lahan dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai karakteristik wilayah Kalimantan Selatan.</div><div><br></div><div>Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan rencana pengembangan kawasan pertanian terpadu di lahan aset TNI Angkatan Udara. Melalui identifikasi karakteristik lahan, kesesuaian komoditas, serta perencanaan pengelolaan yang matang, kawasan tersebut diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional menuju Indonesia Maju. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)</div>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 11:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>51 SPPG di Lebak Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Fokus Daerah 3T</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/51-SPPG-di-Lebak-Siap-Dukung-Program-Makan-Bergizi-Gratis--Fokus-Daerah-3T</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8732_51-SPPG-di-Lebak-Siap-Dukung-Program-Makan-Bergizi-Gratis--Fokus-Daerah-3T.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak mengumumkan kesiapan 51 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini secara khusus menargetkan peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna mengatasi masalah gizi.Ketua Koordinator BGN Kabupaten Lebak, Asep Royani, pada Jumat lalu menyatakan bahwa dari total 51 SPPG yang direncanakan, lima di antaranya telah lolos verifikasi kelayakan. Lima SPPG ini dipastikan akan segera beroperasi pada pekan depan untuk menyediakan asupan gizi penting bagi penerima manfaat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, 46 SPPG lainnya saat ini masih dalam tahap pembangunan di berbagai lokasi daerah 3T di Lebak. Setiap SPPG dirancang untuk dapat melayani maksimal 1.000 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.Kesiapan SPPG di Daerah 3T Lebak</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Asep Royani menyampaikan harapannya agar seluruh SPPG khusus daerah 3T ini dapat beroperasi secepatnya. Percepatan operasional ini sangat krusial guna mempersiapkan generasi Emas 2045 yang sehat dan cerdas, bebas dari masalah stunting dan kekurangan gizi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lokasi SPPG di daerah 3T telah disesuaikan dengan kondisi geografis dan medan yang menantang, berbeda dengan SPPG reguler. Pendistribusian makanan bergizi dari dapur SPPG ke penerima manfaat akan membutuhkan kendaraan khusus, seperti mobil Toyota Hilux dengan kabin ganda, untuk menjangkau area sulit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengalokasian SPPG 3T di Kabupaten Lebak tersebar di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Beberapa kecamatan yang menjadi fokus antara lain Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Sobang, Cibeber, Panggarangan, Bojongmanik, Cirinten, Cigemblong, dan Leuwidamar.Bahkan, beberapa SPPG didirikan di lokasi bekas bencana alam tahun 2020, di mana masyarakat setempat masih banyak yang tinggal di hunian sementara (huntara). "Kami komitmen untuk melayani Program Makan Bergizi Gratis agar anak-anak di daerah 3T tidak stunting maupun kekurangan gizi," tegas Asep.Tantangan dan Kajian Khusus untuk Suku Badui</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain fokus pada daerah 3T umum, BGN Kabupaten Lebak juga tengah melakukan pengkajian mendalam terkait implementasi Program Makan Bergizi Gratis untuk masyarakat Suku Badui. Kajian ini diperlukan karena anak-anak Suku Badui umumnya tidak bersekolah, sehingga pendekatan distribusi dan edukasi gizi harus disesuaikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi topografi permukiman Badui yang berada di kawasan tanah hak ulayat adat perbukitan dan pegunungan juga menjadi pertimbangan penting dalam kajian ini. Selain itu, kebiasaan masyarakat adat yang sebagian besar menghabiskan siang hari di kebun dan ladang untuk bercocok tanam padi huma, palawija, sayuran, dan tanaman lainnya, turut mempengaruhi skema distribusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan kondisi demikian, Program Makan Bergizi Gratis di permukiman masyarakat Suku Badui memerlukan adanya kajian khusus agar program tersebut tepat sasaran untuk peningkatan pemenuhan gizi masyarakat. Kajian ini mencakup penyusunan petunjuk teknis (juknis) yang detail mengenai bagaimana pendistribusian MBG dapat diterima oleh anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di sana."Itu harus dipelajari supaya pendistribusian MBG benar-benar tidak menemukan kendala agar penerima manfaat dengan lancar dan aman," kata Asep Royani. Pendekatan yang hati-hati dan terencana ini diharapkan dapat memastikan bahwa manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas adat yang memiliki kekhasan tersendiri(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jawa Tengah Disorot KPK, 4 Kepala Daerah Kena OTT Sejak 2025</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Jawa-Tengah-Disorot-KPK--4-Kepala-Daerah-Kena-OTT-Sejak-2025</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9656_Jawa-Tengah-Disorot-KPK--4-Kepala-Daerah-Kena-OTT-Sejak-2025.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap bahwa tindakan operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo merupakan sebuah ironi. Hal ini dikarenakan praktik dugaan pemerasan tersebut telah berlangsung selama beberapa periode kepemimpinan kepala daerah yang berbeda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa situasi ini menunjukkan masih adanya kepala daerah yang tidak menghargai amanah jabatan yang diemban. Mereka cenderung tidak menjadikan integritas sebagai dasar dalam menjalankan pemerintahan.KPK menekankan bahwa pola korupsi yang terus berulang ini harus segera dihentikan agar tidak menginfeksi daerah-daerah lainnya. Lembaga antikorupsi tersebut juga mengingatkan bahwa modus serupa dapat terjadi di berbagai wilayah jika tidak ada penguatan dalam sistem pencegahan korupsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama periode 2025 hingga pertengahan 2026, KPK telah mengambil tindakan terhadap 15 kepala daerah di seluruh Indonesia.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Khusus di Jawa Tengah, sejak 2025 hingga Juli 2026 telah terjadi empat operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah, yakni di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Pati, dan terbaru di Kabupaten Sukoharjo," ungkap Asep dalam konferensi pers yang diadakan pada Sabtu (11/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KPK menegaskan bahwa penyalahgunaan jabatan demi kepentingan pribadi akan berdampak negatif langsung kepada masyarakat. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga dianggap sebagai pengkhianatan terhadap kepercayaan publik, yang pada gilirannya menghambat kualitas pelayanan dan mengganggu pembangunan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lembaga antirasuah ini juga menilai bahwa OTT di Sukoharjo menegaskan perlunya penguatan upaya pencegahan korupsi dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Hal ini terlihat dari penurunan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang turun dari 79,34 pada 2024 menjadi 76,24 pada 2025, sehingga masuk dalam kategori zona waspada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari segi tata kelola pemerintahan, capaian Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Pemkab Sukoharjo juga menunjukkan penurunan. Capaian tersebut turun dari 97,43 pada 2024 menjadi 90,88 pada 2025, yang dipengaruhi oleh rendahnya skor pada area Barang Milik Daerah (BMD) yang hanya mencapai 54, sehingga berada pada indikator merah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Oleh karena itu, KPK kembali menekankan pentingnya transparansi yang harus berjalan beriringan dengan integritas. KPK menegaskan bahwa setiap kepala daerah wajib menjalankan kewenangannya secara akuntabel, transparan, dan tanpa adanya benturan kepentingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"KPK menegaskan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas merupakan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan publik,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bupati Pelalawan Buka Ketinting Boat Racing di Desa Wisata Kuala Terusan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Bupati-Pelalawan-Buka-Ketinting-Boat-Racing-di-Desa-Wisata-Kuala-Terusan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9041_Bupati-Pelalawan-Buka-Ketinting-Boat-Racing-di-Desa-Wisata-Kuala-Terusan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. secara resmi membuka ajang Ketinting Boat Racing yang digelar di Desa Wisata Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata Sungai Kampar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Syafrizal, S.E., Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebanyak 60 peserta turut ambil bagian dalam perlombaan yang mempertandingkan beberapa kelas, yakni kelas mesin 500/550 CC (maksimal piston 94 mm modifikasi), kelas nelayan 6,5 HPâ€"8 HP (maksimal piston 75 mm standar), kelas mesin campuran maksimal satu piston 95 mm tanam, serta kelas ekshibisi wanita.Dalam sambutannya, Bupati Zukri mengatakan bahwa Ketinting Boat Racing bukan sekadar ajang adu kecepatan di atas air, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Sungai Kampar yang dimiliki Kabupaten Pelalawan kepada masyarakat luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kegiatan ini bukan hanya perlombaan ketinting, tetapi juga menjadi cara kita memperkenalkan wisata Sungai Kampar yang ada di Kabupaten Pelalawan. Semoga kegiatan ini semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Pelalawan." ujar Bupati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati berharap penyelenggaraan Ketinting Boat Racing dapat menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan kunjungan wisata serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).Perlombaan berlangsung meriah dengan kehadiran pembalap ketinting asal Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai "Mama Racing", sekaligus konten kreator boat racing. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun masyarakat yang memadati lokasi perlombaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain diikuti pembalap lokal, kompetisi ini juga diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, serta Provinsi Kalimantan, sehingga semakin menambah semarak jalannya perlombaan.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ekonomi Siak Harus Dijaga, Bupati Afni Tegaskan Petani dan Nelayan Tak Boleh Berjuang Sendiri</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Ekonomi-Siak-Harus-Dijaga--Bupati-Afni-Tegaskan-Petani-dan-Nelayan-Tak-Boleh-Berjuang-Sendiri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4543_Ekonomi-Siak-Harus-Dijaga--Bupati-Afni-Tegaskan-Petani-dan-Nelayan-Tak-Boleh-Berjuang-Sendiri.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK â€" Pelantikan 60 pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Siak periode 2026â€"2031 menjadi lebih dari sekadar seremoni. Di balik prosesi tersebut, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, menyampaikan pesan tegas bahwa keberlangsungan hidup petani dan nelayan merupakan fondasi utama perekonomian daerah yang harus dijaga bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbicara di Balairung Datuk Empat Suku, Rumah Rakyat, Sabtu (11/7/2026), Afni menegaskan pemerintah daerah tidak akan membiarkan petani dan nelayan menghadapi berbagai persoalan tanpa pendampingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Urusan petani dan nelayan itu urusan rakyat kita setiap hari yang harus kita jaga. Petani tidak bisa jalan sendiri. KTNA Siak tidak berjalan sendiri, kami akan membersamai. Kalau petani dan nelayan kita kenapa-kenapa, seperempat Kabupaten Siak bisa terguncang ekonominya," ungkap Afni.Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemerintah mendengar langsung berbagai aspirasi dalam forum sarasehan yang mempertemukan petani, nelayan, pemerintah, pelaku usaha, hingga Badan Pusat Statistik (BPS). Beragam persoalan mengemuka, mulai dari keterbatasan lahan, sulitnya memperoleh permodalan, hingga kendala pemasaran hasil pertanian dan perikanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Afni menjelaskan, forum itu sengaja digelar agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di lapangan, bukan sekadar berdasarkan asumsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, upaya mewujudkan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, KTNA diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan sekaligus memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Siak.Dilansir dari MCRiau, meski kondisi fiskal daerah masih menghadapi keterbatasan, Afni memastikan sektor pertanian tetap menjadi prioritas karena menyangkut mata pencaharian ribuan keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu membuka pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian dan perikanan lokal. Dengan adanya kepastian pasar, petani dan nelayan diharapkan memperoleh peningkatan pendapatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Siak, Dannyanto Keleka Bediona, mengatakan seluruh masukan yang disampaikan petani dan nelayan akan menjadi landasan penyusunan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan.Program tersebut meliputi pengembangan petani milenial, pemetaan kebutuhan petani di setiap kecamatan, serta memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan lahan, akses permodalan, hingga pemasaran hasil pertanian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan yang sama, Bupati Siak juga menyerahkan 70 unit bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan berupa traktor, combine harvester, pompa air, rotavator, hingga power thresher tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi beban kerja petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perusahaan Diminta Laporkan Serapan Tenaga Kerja ke Disnaker Pekanbaru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Perusahaan-Diminta-Laporkan-Serapan-Tenaga-Kerja-ke-Disnaker-Pekanbaru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8268_Perusahaan-Diminta-Laporkan-Serapan-Tenaga-Kerja-ke-Disnaker-Pekanbaru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, meminta seluruh perusahaan yang mengikuti Pekanbaru Job Fair 2026 melaporkan jumlah tenaga kerja yang berhasil direkrut melalui ajang bursa kerja tersebut.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan diminta disampaikan paling lambat satu bulan setelah kegiatan berakhir. Atau akhir bulan Juli ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami beri waktu satu bulan untuk melaporkan jumlah serapan tenaga kerja yang direkrut dalam Pekanbaru Job Fair," kata Iwan, Sabtu (11/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, laporan tersebut diperlukan untuk mengetahui tingkat serapan tenaga kerja dari pelaksanaan Pekanbaru Job Fair 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, perusahaan sebagai pemberi kerja harus memastikan jumlah pelamar yang diterima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Iwan menyebut, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menargetkan seluruh lowongan kerja yang tersedia dapat terisi. Meski demikian, Disnaker menargetkan minimal 70 persen pelamar dapat terserap melalui kegiatan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebanyak 47 perusahaan berpartisipasi dalam Pekanbaru Job Fair 2026 dengan menyediakan 1.417 lowongan kerja. Lowongan didominasi sektor jasa keuangan, disusul sektor jasa kemasyarakatan, perdagangan, dan industri pengolahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pekanbaru Job Fair 2026 digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026 di Mal SKA Pekanbaru, sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka yang melayangkan lamaran kerja ke perusahaan dalam Pekanbaru Job Fair kebanyakan lulusan S1," ujar Iwan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, bursa kerja tersebut tidak hanya bertujuan menekan angka pengangguran, tetapi juga mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja secara langsung, termasuk melalui proses wawancara di lokasi kegiatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelamar bukan hanya menyampaikan lamaran, tapi bisa langsung interview. Maka kita berharap nanti semua lowongan bisa terserap,"(ckaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pejabat di Siak Diduga Terjaring OTT Polres Terkait Pemerasan Kontraktor</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Pejabat-di-Siak-Diduga-Terjaring-OTT-Polres-Terkait-Pemerasan-Kontraktor</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6192_-Pejabat-di-Siak-Diduga-Terjaring-OTT-Polres-Terkait-Pemerasan-Kontraktor.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK SRI INDRAPURA â€" Publik Kabupaten Siak dihebohkan dengan kabar dugaan penangkapan salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak oleh aparat kepolisian, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Oknum pejabat tersebut diduga melakukan aksi pemerasan terhadap pihak rekanan atau kontraktor proyek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut bermula ketika pihak rekanan melakukan pencairan uang muka atas sebuah proyek di dinas terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah proses administrasi pencairan selesai, pihak rekanan kabarnya mendatangi kediaman pejabat tersebut untuk menyerahkan sejumlah uang yang diduga sebagai bagian dari hasil pencairan modal awal proyek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Namun, tindakan tersebut rupanya telah mengendus radar kepolisian. Anggota dari Polres Siak yang disinyalir telah mengintai pergerakan tersebut langsung bergerak cepat. Petugas mengamankan sang pejabat beserta pihak rekanan di lokasi, lalu membawanya ke Markas Polres (Mapolres) Siak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Kabar mengenai operasi penangkapan ini langsung menyebar cepat dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, khususnya di Ibu Kota Kabupaten Siak. Publik mendesak adanya kejelasan terkait komitmen bersih-bersih birokrasi di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Terkait isu yang terlanjur menggelinding bak bola salju ini, pihak kepolisian hingga kini masih belum memberikan keterangan secara detail mengenai identitas pejabat maupun kronologi resmi penangkapan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Kosmos Parmulais, saat dikonfirmasi awak media terkesan masih berhati-hati dan belum mau berkomentar banyak mengenai penanganan perkara yang sedang berjalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹"Sabar dulu," ujar AKP Kosmos singkat saat dihubungi terkait kabar tersebut, Jumat malam.â€‹Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis resmi dari Polres Siak maupun respons dari pihak eksekutif Pemkab Siak mengenai status hukum oknum pejabat tersebut. Pemeriksaan intensif dilaporkan masih terus berjalan guna mendalami keterlibatan para pihak dalam dugaan kasus pemerasan ini.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pesan Presiden Prabowo untuk NTB: Perkuat Persatuan dan Pembangunan Berpihak Rakyat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pesan-Presiden-Prabowo-untuk-NTB--Perkuat-Persatuan-dan-Pembangunan-Berpihak-Rakyat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_789_Pesan-Presiden-Prabowo-untuk-NTB--Perkuat-Persatuan-dan-Pembangunan-Berpihak-Rakyat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menitipkan lima pesan krusial bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) usai meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat. Pesan ini disampaikan langsung kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal pada Jumat (10/7), menegaskan komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut.Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat senang dapat kembali mengunjungi NTB setelah sekian lama, menunjukkan perhatian khusus terhadap provinsi ini. Presiden bahkan menyatakan keinginan tulusnya untuk memberikan bantuan lebih banyak demi kemajuan NTB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pesan-pesan penting ini diterima Gubernur Iqbal sesaat setelah acara peresmian Bendungan Meninting selesai, dalam perjalanan menuju helikopter kepresidenan sebelum kembali ke Jakarta. Hal ini menunjukkan urgensi dan kedalaman perhatian Presiden terhadap masa depan NTB.Lima Arahan Utama Presiden untuk Kemajuan NTB</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara spesifik menyampaikan lima poin arahan yang menjadi fokus utama bagi pembangunan dan tata kelola di NTB. Pesan ini mencakup aspek fundamental dalam menjaga stabilitas dan mendorong kesejahteraan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelima pesan besar Presiden bagi NTB yang disampaikan kepada Gubernur Lalu Muhamad Iqbal adalah sebagai berikut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Arahan ini menjadi penegasan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap NTB tidak berhenti pada pembangunan Bendungan Meninting maupun proyek-proyek strategis nasional lainnya. Ini menunjukkan visi jangka panjang untuk kemajuan provinsi.Komitmen Pusat dan Sinergi Pembangunan Daerah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyampaian pesan-pesan ini oleh Presiden Prabowo merupakan penegasan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap NTB tidak terbatas pada pembangunan Bendungan Meninting atau proyek strategis nasional lainnya. Ini menunjukkan visi jangka panjang untuk kemajuan provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keinginan Presiden untuk membantu lebih banyak pembangunan di NTB mencerminkan komitmen kuat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pesan yang disampaikan secara langsung kepada Gubernur Iqbal juga memperkuat substansi pidato Presiden di Bendungan Meninting, di mana ia berkali-kali menegaskan kedekatannya dengan masyarakat NTB. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.Presiden juga mengingatkan bahwa setiap pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, serta menitipkan pesan agar para pemimpin di NTB menjaga persatuan, mengelola pembangunan secara amanah, dan memastikan air bendungan sampai kepada para petani.Fondasi Ketahanan Pangan dan Tata Kelola Berintegritas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian pesan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa kunjungannya ke NTB bukan sekadar agenda peresmian infrastruktur, melainkan juga penegasan arah pembangunan daerah. Arah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan, dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Pemerintah Provinsi NTB, perhatian Presiden ini menjadi energi baru untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan. Hal ini menunjukkan harapan Presiden terhadap NTB tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih dari itu, Presiden berharap lahirnya kepemimpinan yang melayani rakyat, pemerintahan yang bersih, sektor pertanian yang semakin kuat, serta pembangunan yang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Ini adalah visi komprehensif untuk masa depan NTB.Dalam pidato peresmian lima bendungan, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan hanya akan berhasil jika seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan bekerja bersama untuk kepentingan rakyat. Beliau mengingatkan agar Bendungan Meninting benar-benar memberikan manfaat bagi petani dengan memastikan air mengalir hingga ke lahan pertanian, karena ketahanan pangan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:40:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Belacan Ketapang Permai Buktikan Potensi Lokal Mampu Angkat Ekonomi Pesisir</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Belacan-Ketapang-Permai-Buktikan-Potensi-Lokal-Mampu-Angkat-Ekonomi-Pesisir</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5158_Belacan-Ketapang-Permai-Buktikan-Potensi-Lokal-Mampu-Angkat-Ekonomi-Pesisir.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG â€" Di tengah hamparan pesisir Pulau Merbau, tangan-tangan terampil masyarakat Desa Ketapang Permai terus mengolah hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Terasi atau belacan berbahan baku udang pepai asli kini tidak hanya menjadi bumbu dapur favorit, tetapi juga menjelma sebagai komoditas unggulan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Produk rumahan yang dikelola para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut telah dipasarkan ke berbagai daerah di Provinsi Riau. Permintaan yang terus meningkat menjadi bukti bahwa cita rasa khas belacan asal Ketapang Permai mulai mendapat tempat di hati masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Desa Ketapang Permai, Safrizal, mengatakan produksi terasi telah menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan bagi banyak keluarga nelayan di desanya. Bahan baku yang melimpah dari hasil tangkapan laut menjadi modal utama berkembangnya usaha tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terasi atau belacan ini dibuat dari udang pepai asli. Produk ini menjadi tambahan pendapatan bagi banyak keluarga di Desa Ketapang Permai," ujarnya, Kamis (9/7/2026). [IMAGE-1]</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam satu musim produksi yang berlangsung kurang dari satu bulan, para pelaku usaha mampu menghasilkan sekitar 5.000 keping terasi. Produk tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp2.000 per keping dan telah menjangkau pasar di Selatpanjang hingga Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski permintaan terus bertambah, proses produksi masih dilakukan secara tradisional. Kondisi itu membuat kapasitas produksi belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Safrizal berharap adanya dukungan pemerintah melalui bantuan mesin penggiling dan alat pengering agar proses produksi menjadi lebih cepat, efisien, serta menghasilkan kualitas yang semakin baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap ada bantuan mesin penggiling dan alat pengering agar produksi meningkat dan mampu memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain terasi, masyarakat Desa Ketapang Permai juga mengembangkan berbagai produk olahan hasil laut lainnya seperti bilis kering dan udang kering. Keberadaan hasil perikanan yang melimpah menjadikan sektor UMKM berbasis kelautan memiliki peluang besar untuk terus berkembang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Camat Pulau Merbau, Hermansyah, SH, mengatakan pemerintah kecamatan memberikan perhatian serius terhadap pengembangan UMKM yang memanfaatkan potensi perikanan lokal. Menurutnya, berbagai usulan bantuan telah disiapkan dan akan dikoordinasikan bersama instansi terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami akan berkolaborasi dengan instansi terkait agar produk ini dapat berkembang sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hermansyah mengungkapkan, kualitas Terasi Tuah Udang telah terbukti mampu bersaing di luar daerah. Produk tersebut bahkan pernah dipromosikan pada stan bazar Kabupaten Kepulauan Meranti dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kabupaten Kuantan Singingi dan mendapat sambutan positif dari pengunjung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Produk ini kami bawa ke bazar MTQ di Kuantan Singingi. Alhamdulillah seluruh produk yang dipajang habis terjual. Ini menunjukkan kualitas dan cita rasa belacan Pulau Merbau diterima masyarakat," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di balik berkembangnya usaha tersebut, para pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan peralatan produksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah seorang pengrajin, Suryati (45), mengaku telah menggeluti usaha pembuatan terasi selama kurang lebih tiga dekade. Selama itu pula proses produksi masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami masih bekerja secara manual. Bahan baku udang cukup banyak, tetapi kami membutuhkan mesin penggiling dan alat pengering agar produksi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain Suryati, usaha serupa juga dijalankan oleh Ismawati (50), Rusman (52), Zuraida (49), dan Rosma Santi (40). Mereka berharap dukungan berupa peralatan produksi modern serta perluasan akses pemasaran sehingga produk unggulan desa mampu menembus pasar yang lebih luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendampingi UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, menurutnya, kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan legalitas juga menjadi faktor penting. "Pelaku UMKM harus siap mengembangkan usahanya dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Eko menjelaskan, kelengkapan legalitas seperti sertifikat halal, PIRT, hingga izin BPOM merupakan syarat penting apabila produk ingin dipasarkan ke minimarket maupun jaringan pasar modern. Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memfasilitasi proses tersebut, termasuk melalui program sertifikasi halal gratis bagi UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengingatkan bahwa salah satu tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM di Kepulauan Meranti adalah standar tempat produksi yang harus memenuhi ketentuan higienitas dan terpisah dari aktivitas rumah tangga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau legalitasnya sudah lengkap, perdagangan tidak hanya terbatas di Meranti, tetapi juga bisa dipersiapkan untuk pasar yang lebih luas, bahkan lintas daerah hingga luar negeri. Contohnya produk Misagu Boedjang di Desa Gogok," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai upaya memperkuat pemasaran produk lokal, Dinas Koperasi juga mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar berperan sebagai mitra pemasaran sekaligus inkubator bagi UMKM unggulan di Kepulauan Meranti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan terhadap pengembangan usaha berbasis potensi lokal juga datang dari legislatif. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Lianita Muharni, menilai keberhasilan masyarakat Desa Ketapang Permai mengolah hasil laut menjadi produk bernilai jual merupakan contoh nyata bagaimana potensi daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, serta dukungan terhadap pemasaran menjadi langkah penting agar UMKM pesisir semakin berkembang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Potensi seperti ini harus kita dukung bersama. Kalau kualitas produknya terus ditingkatkan dan pemerintah daerah memberikan dukungan kepada pelaku usaha, kami di legislatif siap mendukung upaya meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan potensi bahan baku yang melimpah, kualitas produk yang mulai dikenal luas, serta dukungan berbagai pihak, Terasi Ketapang Permai dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Kepulauan Meranti yang mampu bersaing di pasar regional, bahkan menembus pasar nasional hingga mancanegara.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polda Riau Periksa 13 Saksi, Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Mahasiswa di DPRD</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polda-Riau-Periksa-13-Saksi--Usut-Tuntas-Kasus-Penganiayaan-Mahasiswa-di-DPRD</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8123_Polda-Riau-Periksa-13-Saksi--Usut-Tuntas-Kasus-Penganiayaan-Mahasiswa-di-DPRD.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau mengusut serius dugaan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa bernama Muhammad Luthfi Sofi Muâ€™alim Suhaz. Insiden ini terjadi di tengah aksi unjuk rasa Aliansi Cipayung Plus Kota Pekanbaru di depan Kantor DPRD Provinsi Riau, Senin (22/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen kepolisian ditunjukkan lewat rentetan langkah penyidikan objektif. Selain menggelar audiensi bersama perwakilan mahasiswa, penyidik juga sudah melaksanakan lima kali gelar perkara untuk membuat insiden ini menjadi terang benderang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasubdit III Ditreskrimum Polda Riau, AKBP Rooy Noor memimpin langsung gelar perkara terakhir. Tahapan ini merupakan mekanisme wajib penyidikan untuk memastikan seluruh proses pengungkapan perkara tetap berada dalam koridor hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hingga saat ini penyidik telah memeriksa 13 orang saksi, termasuk personel yang bertugas melakukan pengamanan aksi unjuk rasa," urainya, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengumpulan alat bukti tidak hanya mengandalkan keterangan lisan semata. Sebuah rekaman video yang diserahkan oleh perwakilan demonstran kini sedang menjalani pemeriksaan dan analisis ilmiah langsung di Laboratorium Forensik Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil uji forensik yang dipadukan dengan kesaksian belasan orang tersebut nantinya menjadi fondasi kuat. Semua data akan dirangkai guna mengungkap fakta sebenarnya sekaligus menentukan arah hukum selanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengamanan guna melengkapi fakta-fakta hukum yang diperlukan," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jajaran kepolisian terus berupaya menangani laporan ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Semua proses pembuktian dipastikan bebas dari intervensi pihak manapun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setiap langkah penyidikan didasarkan pada alat bukti yang sah serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menutup keterangannya, aparat mengimbau masyarakat luas untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Publik diharapkan tetap tenang dan menghindari pembentukan opini yang bisa merugikan jalannya penegakan keadilan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Talenta Pebulutangkis Putra di Pekanbaru Kejutkan Tim Kepelatihan PB Djarum</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Talenta-Pebulutangkis-Putra-di-Pekanbaru-Kejutkan-Tim-Kepelatihan-PB-Djarum</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3358_Talenta-Pebulutangkis-Putra-di-Pekanbaru-Kejutkan-Tim-Kepelatihan-PB-Djarum.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Persaingan di sektor putra Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, Riau, semakin memanas. Memasuki babak turnamen kategori U-11 dan KU-12 yang berlangsung di GOR Angkasa, Jumat (10/7/2026), sebanyak 120 peserta masih menjaga peluang untuk meraih Super Tiket, tiket menuju tahap pembinaan di PB Djarum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw, menilai kualitas permainan peserta tahun ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Menurutnya, pembinaan bulutangkis usia dini di berbagai daerah, khususnya di luar Pulau Jawa, mulai memperlihatkan hasil yang menjanjikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya cukup kaget tapi juga bangga dengan kemajuan bulutangkis di luar Pulau Jawa. Talenta yang bagus harus punya fondasi dasar badminton yang mumpuni, mulai dari pukulan dan footwork. Selain itu, postur menjadi nilai tambah, disertai kepintaran membaca permainan dan daya juang yang tinggi," ujar Holvy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Speed, Power, dan Konsistensi Jadi KunciHolvy menjelaskan, persaingan tunggal putra di level internasional terus berkembang sehingga pembinaan atlet harus ikut beradaptasi. Terlebih, wacana perubahan sistem pertandingan menjadi gim 15 poin dinilai akan membuat tempo permainan semakin cepat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, ia menekankan tiga aspek utama yang wajib dimiliki calon atlet masa depan, yakni kecepatan (speed), kekuatan (power), dan konsistensi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, peningkatan teknik dan fisik saja tidak cukup. Atlet juga membutuhkan kompetisi yang berjenjang, dukungan sports science, analisis video, hingga lingkungan pembinaan yang mampu mendorong perkembangan mereka secara maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Shaqeel Bangkit Dramatis setelah Tertinggal</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu pertandingan yang menyita perhatian terjadi di kategori U-11 putra. Pebulutangkis asal PB Allstars Juniors, Kota Payakumbuh, Shaqeel Alghifari Farzani, menunjukkan mental bertanding yang kuat saat menghadapi Azka Putra Irwan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Shaqeel sempat kehilangan gim pertama dengan skor 14-21. Namun, ia bangkit pada gim kedua dengan kemenangan meyakinkan 21-9.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Drama terjadi di gim penentuan ketika Shaqeel yang sudah unggul 20-16 justru kehilangan lima poin beruntun. Meski demikian, ia mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya memastikan kemenangan 23-21 sekaligus melangkah ke babak berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pertandingan tadi sengit. Saya sempat kalah di gim pertama, tetapi mulai percaya diri di gim kedua. Di gim ketiga memang sempat naik turun karena sudah lelah. Saya mengikuti arahan pelatih untuk mengombinasikan arah bola ke depan dan belakang sehingga lawan kesulitan mengejar bola," ujar Shaqeel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, wakil tuan rumah Pekanbaru, Alvaro Wiryawan Andito, tampil dominan di kategori KU-12 putra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada laga pembuka, Alvaro mengalahkan Muhammad Zhafran Khairy dengan skor 21-8 dan 21-3. Penampilan impresif itu berlanjut ketika ia menundukkan M. Gilbran Alvaro Hidayat dalam dua gim langsung 21-5 dan 21-11.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski belum kehilangan satu gim pun, atlet berusia 11 tahun tersebut mengaku belum puas dengan performanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bagi saya pertandingan tadi belum berjalan mudah dan saya belum puas dengan permainan sendiri. Dropshot saya belum bagus, masih banyak bola keluar, saya juga kurang sabar dan footwork belum maksimal. Itu yang ingin saya perbaiki karena lawan berikutnya pasti lebih sulit," ujar Alvaro.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diikuti 306 Peserta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru berlangsung pada 7-12 Juli 2026 di GOR Angkasa dan diikuti 306 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat kualitas permainan yang ditampilkan para peserta, khususnya di sektor putra, tim pencari bakat optimistis semakin banyak bibit potensial dari berbagai wilayah yang siap bersaing untuk menembus pembinaan jangka panjang di PB Djarum.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemprov Riau Gelar Sayembara Logo HUT ke-69 Berhadiah Rp15 Juta, Dilarang Pakai AI!</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemprov-Riau-Gelar-Sayembara-Logo-HUT-ke-69-Berhadiah-Rp15-Juta--Dilarang-Pakai-AI-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5585_Pemprov-Riau-Gelar-Sayembara-Logo-HUT-ke-69-Berhadiah-Rp15-Juta--Dilarang-Pakai-AI-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi mengundang masyarakat untuk ambil bagian dalam Sayembara Logo Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kompetisi ini menjadi ruang bagi para desainer dan kreator lokal untuk menuangkan gagasan visual yang merepresentasikan semangat pembangunan dan identitas budaya Melayu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Riau yang diperingati setiap 9 Agustus, sayembara tersebut juga menawarkan total hadiah senilai Rp15 juta bagi karya terbaik.Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Riau, Mardoni Akrom mengatakan, panitia akan memilih satu karya terbaik serta sepuluh karya nominasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menyambut Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, akan diadakan Sayembara Logo. Ada total hadiah mencapai Rp15 juta yang diberikan kepada satu logo terpilih dan 10 logo nominasi," ujar Mardoni Akrom, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pendaftaran sekaligus pengiriman karya dibuka mulai 10 hingga 19 Juli 2026 sampai pukul 23.59 WIB. Setelah itu, proses penjurian akan berlangsung pada 20â€"21 Juli 2026.Selanjutnya, panitia akan mengumumkan 11 logo nominasi pada 23 Juli 2026, sementara logo pemenang dijadwalkan diluncurkan secara resmi pada 27 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Batas akhir pengiriman pada 19 Juli pukul 23.59 WIB. Setelah penjurian, akan dilaunching 11 nominasi logo pada 23 Juli dan launching logo terpilih pada 27 Juli," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mardoni menjelaskan peserta merupakan masyarakat yang berdomisili di Provinsi Riau dan wajib melampirkan KTP Provinsi Riau.Bagi peserta yang belum berusia 17 tahun, syarat identitas dapat diganti dengan Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, setiap peserta diwajibkan mengunggah surat pernyataan bermeterai Rp10.000 yang menyatakan karya benar-benar orisinal, bukan hasil modifikasi maupun tiruan dari desain lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Peserta melampirkan surat pernyataan di atas materai yang menyatakan karya tersebut orisinal serta bukan modifikasi maupun jiplakan," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Peserta yang masuk 11 nominasi juga harus dapat membuat rekening Bank Riau Kepri dan NPWP paling lambat tiga hari setelah pengumuman nominasi," sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Surat pernyataan dapat diunduh melalui QR Code yang tersedia pada akun Instagram @biroadpim.riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh dokumen, mulai dari logo, identitas peserta, surat pernyataan, hingga filosofi desain, dikirim melalui email sayembaralogo69tahunriau@gmail.com dalam satu folder dengan format penamaan (Nama Lengkap)_SAYEMBARALOGORIAU.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam ketentuan umum, Pemprov Riau menegaskan bahwa karya yang dilombakan harus benar-benar hasil kreasi peserta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembuatan logo tidak diperbolehkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, karya juga tidak boleh pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam kompetisi lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karya desain logo merupakan karya asli peserta. Dilarang keras penggunaan AI dalam pembuatan logo serta bukan tiruan atau jiplakan desain yang sudah ada," tegas Mardoni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panitia juga memastikan desain tidak boleh mengandung unsur pornografi maupun SARA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Logo yang dikirim peserta wajib mengusung tema besar Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, yakni "Bersatu dalam Keragaman, Maju dalam Pembangunan."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Desain juga harus menampilkan karakter yang unik, sederhana, modern, serta tetap merepresentasikan nilai-nilai budaya Melayu dan mudah diterapkan pada berbagai media publikasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peserta diwajibkan menyertakan penjelasan filosofi logo, jenis huruf yang digunakan, kode warna, serta mengirimkan file dalam format AI, PDF, PNG, dan JPG dengan resolusi minimal 300 dpi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, pemenang nantinya juga harus menyerahkan panduan aplikasi logo pada berbagai media, seperti baliho, spanduk, banner, kaus, hingga mockup lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemprov Riau menegaskan bahwa hak cipta logo pemenang sepenuhnya menjadi milik pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panitia juga memiliki hak untuk melakukan penyempurnaan maupun modifikasi terhadap desain terpilih, baik bersama pembuat logo maupun pihak lain yang dianggap kompeten, tanpa kewajiban memberikan royalti tambahan kepada pemenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keputusan penentuan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 10:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bupati Rohil Cup Rayon I: Ajang Silaturahmi dan Lahirkan Bibit Sepak Bola Potensial</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Bupati-Rohil-Cup-Rayon-I--Ajang-Silaturahmi-dan-Lahirkan-Bibit-Sepak-Bola-Potensial</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_865_Bupati-Rohil-Cup-Rayon-I--Ajang-Silaturahmi-dan-Lahirkan-Bibit-Sepak-Bola-Potensial.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Turnamen sepak bola Bupati Cup Rayon I tahun 2026 resmi berakhir pada Jumat, 10 Juli 2026 sore, di Lapangan KONI, Jalan Utama, Bagansiapiapi.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penutupan berlangsung meriah dengan penuh rasa syukur dari seluruh pihak yang terlibat. Kompetisi yang digelar oleh PSSI Kabupaten Rokan Hilir ini menjadi ajang bergengsi bagi klub-klub lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebaya FC, klub asal Kecamatan Batu Hampar, berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Guntur Wies FC dari Kecamatan Bangko. Pertandingan final berlangsung dramatis dan harus ditentukan melalui adu penalti. Skor akhir 4-2 memastikan Sebaya FC mengangkat trofi Bupati Cup Rayon I.Ketua PSSI Kabupaten Rokan Hilir, Sutrisno, menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia pelaksana. Menurutnya, kerja keras panitia yang berjumlah 10 orang menjadi kunci sukses turnamen ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sutrisno juga menyoroti desain pembukaan dan penutupan yang dinilai luar biasa.Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan medis, kepolisian, TNI, klub peserta, suporter, hingga masyarakat menjadi fondasi kelancaran acara.Kabid Olahraga Disparpora Rohil, Samsu Kamar S. Sos, turut memberikan apresiasi. Ia menilai turnamen ini sebagai langkah positif yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Samsu, manfaat yang diraih sangat besar, mulai dari menumbuhkan semangat sportivitas hingga pencarian bakat. Sutrisno kembali menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menyukseskan kegiatan olahraga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk Rayon I, tercatat tujuh kecamatan ikut ambil bagian.Kecamatan tersebut meliputi Sinaboi, Bangko, Palika, Kubu, Kubu Babussalam, Batu Hampar, dan Rimba Melintang.Sementara itu, Rayon II masih berlangsung di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah. Rayon II melibatkan 11 kecamatan lainnya dengan antusiasme yang tak kalah besar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari ajang ini, PSSI Rohil berhasil menemukan empat pemain potensial. Keempat pemain tersebut dinilai layak dipertimbangkan sebagai atlet masa depan Rohil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penutupan turnamen menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai akhir kompetisi, tetapi juga awal dari pembinaan sepak bola berkelanjutan di Rokan Hilir.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 10:50:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>