<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:04:31 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 22 Jul 2026 18:04:31 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kejagung-Tak-Tutup-Kemungkinan-Periksa-Nanik-S-Deyang-Terkait-Kasus-MBG</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1776_Kejagung-Tak-Tutup-Kemungkinan-Periksa-Nanik-S-Deyang-Terkait-Kasus-MBG.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun Nanik telah mengundurkan diri dari jabatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ia tidak lagi menjabat, keterangannya masih dianggap penting dalam proses penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anang Supriatna, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, menyatakan bahwa hingga saat ini, penyidik belum menetapkan jadwal untuk memanggil Nanik. Namun, ia menegaskan bahwa pemeriksaan terhadapnya masih mungkin dilakukan jika diperlukan untuk memperkuat bukti dalam kasus tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk minggu ini belum ada jadwal pemanggilan, namun ke depan tidak menutup kemungkinan sepanjang penyidik memandang perlu untuk pembuktian," ujar Anang dalam keterangannya pada Rabu (22/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ini menunjukkan bahwa Kejagung tetap membuka peluang untuk mengembangkan penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anang juga menjelaskan bahwa saat ini fokus penyidik adalah memeriksa saksi-saksi lain yang dianggap memiliki kontribusi penting dalam proses pembuktian kasus ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini penyidik msh fokus kepada saksi-saksi lain dulu yang mempumyai nilai pembuktian kuat," tambahnya, menandakan bahwa mereka berusaha mengumpulkan bukti yang solid sebelum memanggil Nanik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sampai saat ini, Kejagung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis. Salah satu tersangka tersebut adalah Dadan Hindayana, mantan kepala bgn, yang menunjukkan bahwa pihak-pihak berwenang serius dalam menangani kasus ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, sejumlah individu dari kalangan swasta juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini menunjukkan bahwa penyelidikan tidak hanya terfokus pada pejabat negara, tetapi juga melibatkan pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik korupsi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berikut adalah daftar tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara tersebut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Pihak swasta Asep Yusuf Somantri</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7. Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Irwan Mahardan.Nanik S Deyang Mengundurkan DiriNanik S Deyang telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena masalah kesehatan yang dihadapinya. Ia berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani perawatan jantung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengumuman mengenai pengunduran diri Nanik disampaikan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 22 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ungkap Dirgayuza yang dikutip dari Liputan6.com.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirgayuza juga menambahkan bahwa Presiden berpesan kepada Nanik agar tetap memantau perkembangan BGN dari jarak jauh. Ia juga mengungkapkan bahwa Nanik sangat ingin segera menyelesaikan berbagai masalah yang ada dalam program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Presiden meminta Bu Nanik tetap mengawasi BGN. Bu Nanik sendiri bergurau, ia tidak sabar untuk kembali bisa &#039;mencereweti&#039; dan &#039;menjewer&#039; jika ada yang menyimpang," jelas Dirgayuza.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Begitulah Bu Nanik. Bahkan ketika sedang sakit, yang dipikirkannya tetap pekerjaan, Presiden, rakyat, dan anak-anak Indonesia," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di akhir unggahan, Dirgayuza menekankan bahwa meskipun Nanik harus beristirahat sejenak, anak-anak Indonesia masih sangat membutuhkan perhatiannya dalam mengawasi program MBG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selamat berobat, Bu Nanik. Indonesia masih membutuhkan langkah Ibu. Anak-anak Indonesia masih menunggu Ibu kembali - sehat, kuat, kritis dan cerewet seperti biasa,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:01:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Masih-Sering-Balap-Liar--Kasat-Lantas-Polres-Bengkalis-Ingatkan-Ada-Sanksi-Pinada-Kurungan--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6972_Masih-Sering-Balap-Liar--Kasat-Lantas-Polres-Bengkalis-Ingatkan-Ada-Sanksi-Pinada-Kurungan--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk terus melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya yang bisa mengancam keselamatan orang lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait kondisi ini, Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, menegaskan agar pelaku balap liar berhenti melakukan kegiatan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasalnya, ada ancaman pidana kurungan atau penjara jika masih nekat dan tertangkap petugas saat melakukan penertiban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Kasat Lantas, pelaku balap liar yang diamankan akan dikenakan Pasal 115 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pelanggaran Pasal 115 ini bisa terancam pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda tiga juta rupiah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi ancaman pidana ini bukan dari kita, tetapi sudah diatur dalam Undang-Undang LLAJ yang ada. Kita terapkan pasal-pasal ini dalam pelanggaran balap liar, untuk putusan tentunya tergantung pada pengadilan yang menyidangkannya," terang Shandra Amalia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Lantas mengatakan bahwa sampai saat ini Polres Bengkalis masih rutin melakukan penindakan ataupun penertiban aksi balap liar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terutama melakukan penertiban saat ada laporan dari masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sejauh ini masih sering terjadi laporan adanya balap liar di wilayah Bengkalis. Masih banyak kurangnya kesadaran, terutama remaja, dalam tertib berlalu lintas untuk tidak merugikan orang lain," jelas Kasat Lantas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan menurut dia, mereka yang ditindak karena kesalahannya banyak melawan petugas dengan mengatakan bahwa petugas mencari-cari kesalahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal Satlantas Polres Bengkalis melakukan penindakan berdasarkan laporan masyarakat, karena terganggu oleh aktivitas balap liar yang sering dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Shandra mengatakan, kegiatan balap liar ini sering terjadi di Kecamatan Mandau dan Bengkalis. Di kecamatan lain juga beberapa kali ada laporan aksi balap liar terjadi, di antaranya di Kecamatan Bantan, Pinggir, dan Siak Kecil, namun intensitas tidak separah dan sesering di Kecamatan Bengkalis dan Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Lokasi balap liar ini juga cenderung berubah-ubah. Biasanya jika lokasi mereka kita tertibkan, nantinya mereka pindah ke lokasi lainnya," Tambah Kasat Lantas. (Tribunpekanbaru.)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:57:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Tunjuk Sudaryono Jabat Kepala BGN, Pelantikan Siang Ini</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-Tunjuk-Sudaryono-Jabat-Kepala-BGN--Pelantikan-Siang-Ini</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6406_Prabowo-Tunjuk-Sudaryono-Jabat-Kepala-BGN--Pelantikan-Siang-Ini.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Nanik S Deyang dari jabatan tersebut akibat kondisi kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi keputusan pimpinan negara terkait reposisi manajemen institusi tersebut di Istana Kepresidenan, Rabu (22/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Presiden memutuskan selaku pengganti Kepala BGN adalah Sudaryono, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," terang Prasetyo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelantikan Berlangsung Siang Ini</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah bergerak cepat mengurus administrasi pergantian pucuk pimpinan BGN. Prasetyo menjelaskan bahwa proses pelantikan Sudaryono dijadwalkan berlangsung siang ini juga. Langkah ini diambil guna memastikan jalannya program gizi nasional tidak terhambat oleh masalah struktural.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penggantinya akan direncanakan dilantik hari ini juga supaya proses atau tugas yang diemban BGN tidak terjadi kevakuman," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faktor Pergantian Pimpinan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transisi kepemimpinan di tubuh BGN ini murni disebabkan oleh faktor kesehatan pejabat sebelumnya. Berikut adalah urutan fakta terkait pergantian pimpinan BGN:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nanik S Deyang mengajukan pengunduran diri untuk fokus mengobati penyakit jantung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden Prabowo menyetujui pengajuan tersebut dan langsung menunjuk pengganti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sudaryono mengisi posisi Kepala BGN untuk melanjutkan tugas operasional lembaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga pelantikan siang ini, proses serah terima jabatan sedang dipersiapkan oleh pihak Istana.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kunker ke Tanjung Pinang, Hendry Munief Kawal Alokasi Dana Khusus Kepulauan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kunker-ke-Tanjung-Pinang--Hendry-Munief-Kawal-Alokasi-Dana-Khusus-Kepulauan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5880_Kunker-ke-Tanjung-Pinang--Hendry-Munief-Kawal-Alokasi-Dana-Khusus-Kepulauan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANJUNGPINANG - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin hingga Selasa (20-21/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk berdialog serta meminta masukan langsung dari pemerintah daerah dan akademisi terkait penajaman regulasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedatangan rombongan Pansus RUU Daerah Kepulauan disambut langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad beserta jajaran, dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah). Anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan Fraksi PKS, Hendry Munief, MBA menyebutkan bahwa Kepri sebagai daerah kepulauan memiliki kepentingan khusus yang harus diakomodir di dalam rancangan undang-undang ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, Hendry menyoroti dua isu krusial, yakni penerapan konsep affirmative spending terkait pendanaan dan penerapan ekonomi biru (blue economy) dalam tataran regulasi. Konsep ekonomi biru ini menitikberatkan pada pembangunan ekonomi berbasis pemanfaatan sumber daya perairan, seperti laut, pesisir, dan danau secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian ekosistem.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Konsep pendanaan affirmative spending penting dalam RUU ini. Pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan alokasi dana khusus yang dirancang untuk memberikan keberpihakan atau perlakuan istimewa kepada kelompok, sektor, atau wilayah yang tertinggal, kurang terwakili, atau paling membutuhkan," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hendry menilai potensi daerah kepulauan sangat tinggi, namun selama ini urung tergarap maksimal akibat benturan berbagai undang-undang sektoral. Ia mencontohkan adanya tumpang tindih antara regulasi Pemerintahan Daerah, Kelautan dan Perikanan, Daerah Perbatasan, hingga Pertahanan dan Keamanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kompleksitas ini menyebabkan daerah-daerah kepulauan tidak bisa digarap maksimal sehingga ekonomi masyarakat tidak bertumbuh secara positif. Maka dengan adanya RUU ini diharapkan dapat mengakomodir konsep ekonomi biru sekaligus menjadi payung hukum," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait penyelesaian regulasi, beleid ini diharapkan sudah dapat disahkan pada tahun ini. Perjalanan pengesahan RUU Daerah Kepulauan terbilang sangat panjang, memakan waktu bertahun-tahun melintasi 10 tahun era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 10 tahun era Presiden Joko Widodo, dan dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lama Tak Masuk Kerja Tanpa Alasan, Dua Polisi di Kuansing Ini Resmi Dipecat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Lama-Tak-Masuk-Kerja-Tanpa-Alasan--Dua-Polisi-di-Kuansing-Ini-Resmi-Dipecat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5168_Lama-Tak-Masuk-Kerja-Tanpa-Alasan--Dua-Polisi-di-Kuansing-Ini-Resmi-Dipecat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN â€" Dua anggota Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau resmi diberhentikan tidak dengan hormat setelah terbukti membolos kerja selama lebih dari satu bulan berturut-turut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Rabu (22/7/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua personel yang dipecat masing-masing berinisial Aiptu IW dan Brigadir R. Keduanya dijatuhi sanksi PTDH berdasarkan Keputusan Kapolda Riau karena melanggar Kode Etik Profesi Polri, yakni tidak masuk dinas tanpa alasan sah selama lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam upacara yang berlangsung tanpa kehadiran kedua personel tersebut (in absentia), Kapolres memberikan tanda silang pada foto kedua mantan anggotanya sebagai simbol pelepasan status sebagai anggota Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hidayat menegaskan bahwa keputusan PTDH ini diambil sebagai bentuk penegakan disiplin dan komitmen menjaga marwah institusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keputusan PTDH ini merupakan langkah tegas yang diambil sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap anggota Polri memiliki kewajiban menjaga integritas, disiplin, dan kepercayaan masyarakat," ujar Hidayat. "Siapa pun yang melakukan pelanggaran berat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengingatkan seluruh jajarannya agar menjadikan peristiwa ini sebagai iktibar untuk tetap profesional dan menghindari pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun organisasi.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:10:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satpol PP Pekanbaru Bongkar 70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Satpol-PP-Pekanbaru-Bongkar-70-Lapak-PKL-di-Kawasan-Stadion-Utama-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_524_Satpol-PP-Pekanbaru-Bongkar-70-Lapak-PKL-di-Kawasan-Stadion-Utama-Riau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru menertibkan puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beroperasi di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, Rabu (22/7/2026). Pembongkaran bangunan liar yang didominasi material kayu untuk tempat berjualan makanan dan minuman tersebut melibatkan satu unit alat berat jenis ekskavator.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">p>Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto menyampaikan bahwa penertiban ini menyasar fasilitas dagang permanen yang berdiri di sepanjang jalur sarana olahraga. Langkah ini dieksekusi guna menata ulang estetika kota yang mulai terlihat kurang tertata akibat menjamurnya kios-kios tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari ini ada sekitar 70 lapak yang kita tertibkan di area stadion. Supaya area ini lebih tertib lagi," terangnya di lokasi pembongkaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum mengerahkan armada dan alat berat, instansi penegak peraturan daerah ini telah melayangkan surat peringatan resmi kepada seluruh pedagang. Desheriyanto memastikan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya tidak melarang warga untuk menjalankan aktivitas perniagaan di kawasan tersebut, asalkan mematuhi regulasi ketertiban umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syarat utamanya, para pedagang diwajibkan menerapkan sistem lapak bongkar pasang sehingga tidak ada fasilitas maupun sisa barang yang ditinggalkan saat jam operasional selesai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pedagang silakan jualan di kawasan ini. Tapi tidak boleh meninggalkan barang-barang dagangannya, bawa pulang lagi barang-barangnya," tegas Desheriyanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses perataan lahan yang melibatkan 160 personel gabungan dari unsur Satpol PP, TNI, dan Polri ini terpantau berjalan lancar. Pendekatan persuasif dan sosialisasi yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya membuat operasi penertiban berlangsung kondusif tanpa memicu perlawanan dari para pemilik lapak.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 13:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sopandi Dorong Meranti Masuk di RUU Daerah Kepulauan, Sebut Peluang Besar Percepat Infrastruktur dan Tekan Kemiskinan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Sopandi-Dorong-Meranti-Masuk-di-RUU-Daerah-Kepulauan--Sebut-Peluang-Besar-Percepat-Infrastruktur-dan-Tekan-Kemiskinan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2609_Sopandi-Dorong-Meranti-Masuk-di-RUU-Daerah-Kepulauan--Sebut-Peluang-Besar-Percepat-Infrastruktur-dan-Tekan-Kemiskinan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG â€" Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan di DPR RI menjadi perhatian berbagai daerah yang memiliki karakteristik kepulauan, termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti. Regulasi yang tengah dibahas tersebut dinilai dapat menjadi momentum penting untuk menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak pada daerah-daerah yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan pembangunan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dari Fraksi PAN, Sopandi, S.Sos, berharap daerah yang dijuluki kabupaten termuda di Provinsi Riau itu dapat masuk dalam cakupan kebijakan RUU Daerah Kepulauan. Menurutnya, Meranti memiliki karakteristik wilayah yang sangat berbeda dengan daerah daratan sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami sangat berharap Kabupaten Kepulauan Meranti dapat masuk dalam RUU Daerah Kepulauan. Ini merupakan kesempatan emas bagi Meranti untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan, terutama dalam peningkatan akses infrastruktur di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar," ujar Sopandi saat berbincang-bincang dengan GoRiau.com, Rabu (22/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RUU Daerah Kepulauan saat ini sedang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPR RI. Rancangan undang-undang yang merupakan inisiatif DPD RI tersebut didorong segera disahkan sebagai dasar hukum untuk menghadirkan keadilan pembangunan bagi daerah kepulauan, kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan dengan wilayah daratan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sopandi menjelaskan, secara administratif Provinsi Riau hingga kini belum dikategorikan sebagai daerah kepulauan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Riau masih berstatus sebagai provinsi daratan, sehingga kewenangan pengelolaan wilayah laut maupun berbagai kebijakan afirmatif bagi daerah kepulauan belum dapat diterapkan secara maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal, lanjutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan wilayah yang hampir seluruh aktivitas masyarakat bergantung pada transportasi laut. Mobilitas penduduk, distribusi barang, pelayanan publik hingga pembangunan infrastruktur memiliki tantangan yang jauh berbeda dibandingkan daerah daratan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Sopandi, apabila RUU Daerah Kepulauan disahkan, akan terbuka peluang lebih besar bagi daerah-daerah seperti Meranti untuk memperoleh dukungan pembangunan yang lebih proporsional. Tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur dasar, tetapi juga penguatan konektivitas antarpulau, peningkatan pelayanan publik, pengelolaan kawasan pesisir, hingga skema pendanaan yang lebih sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Urgensi regulasi tersebut, kata dia, semakin kuat jika melihat kondisi sosial ekonomi Kepulauan Meranti yang hingga kini masih menghadapi tantangan besar dalam menekan angka kemiskinan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2024 mencapai 23,15 persen, tertinggi di Provinsi Riau. Meskipun pada 2025 berhasil ditekan menjadi 20,51 persen, Meranti masih menjadi kabupaten dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Riau. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas, serta kemudahan akses ekonomi menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di wilayah kepulauan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sopandi menilai, apabila pemerintah pusat memberikan perhatian lebih melalui RUU Daerah Kepulauan, dampaknya akan sangat besar terhadap percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan memperlancar arus barang dan jasa, memangkas biaya logistik, meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk keseriusan memperjuangkan aspirasi tersebut, Sopandi mengungkapkan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak yang terlibat langsung dalam pembahasan RUU.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan Bapak Herry Dermawan selaku anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan dari PAN. Kami juga akan menjalin komunikasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya melalui jalur politis agar aspirasi Kabupaten Kepulauan Meranti dapat tersampaikan secara langsung," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap seluruh elemen, baik pemerintah daerah, DPRD, DPR RI, DPD RI maupun pemerintah pusat dapat bersinergi memperjuangkan kepentingan daerah-daerah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan pembangunan akibat kondisi geografis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kami, Meranti jangan hanya dikenal sebagai daerah kepulauan, tetapi juga mendapat keberpihakan dalam kebijakan nasional. Jika RUU Daerah Kepulauan dapat mengakomodasi kebutuhan daerah seperti Meranti, maka ini akan menjadi titik awal mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas antarpulau, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengurangi kesenjangan dengan daerah lain," (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 13:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Keluhan Warga Kuansing Soal BBM: SPBU Dikuasai Pelangsir, Harga Eceran Meroket</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Keluhan-Warga-Kuansing-Soal-BBM--SPBU-Dikuasai-Pelangsir--Harga-Eceran-Meroket</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1748_Keluhan-Warga-Kuansing-Soal-BBM--SPBU-Dikuasai-Pelangsir--Harga-Eceran-Meroket.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN â€" Warga Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengeluhkan makin sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), akibat maraknya aksi penimbunan oleh oknum "pelangsir".</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Praktik ilegal yang terjadi setiap hari ini menyebabkan antrean mengular hingga ke jalan raya dan memicu melonjaknya harga BBM di tingkat pengecer.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sejumlah SPBU di Kuansing, antrean kendaraan sudah mengular sejak pagi hari sebelum jam operasional dimulai. Para pelangsir diduga menempatkan mobil pribadi mereka di area SPBU sejak tengah malam untuk mengamankan posisi terdepan saat SPBU resmi dibuka pada pukul 07.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari penelusuran GoRiau.com, satu unit kendaraan pelangsir dilaporkan dapat mengantre hingga tiga sampai empat kali dalam sehari. Untuk mengelabui sistem pembatasan pembelian dari pemerintah, para pelaku diduga memanfaatkan banyak kode QR (barcode) aplikasi transaksi BBM dan secara berkala mengganti nomor polisi (nopol) kendaraan mereka saat kembali mengantre.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini membuat warga kerap kehabisan stok BBM subsudi jenis Pertalite maupun Solar ketika mencoba membeli secara resmi di SPBU.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami yang benar-benar membutuhkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari justru sering tidak kebagian karena habis disapu bersih oleh mobil pelangsir. Kalaupun mau dapat, kami harus rela antre jam-jam berharga. Sementara, kadang kala kita harus mengejar waktu," ujar Ihen, salah seorang warga Telukkuantan, Rabu (22/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak dari terbatasnya pasokan BBM di SPBU membuat masyarakat tidak memiliki pilihan selain membeli BBM di tingkat pengecer atau kios pinggir jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelangkaan ini dimanfaatkan oleh para pedagang eceran untuk melambungkan harga secara signifikan. BBM jenis Pertalite yang memiliki harga resmi Rp10 ribu per liter di SPBU, kini dijual di tingkat pengecer dengan harga mulai dari Rp14 ribu hingga menembus Rp17 ribu per liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mau tidak mau, kita harus beli eceran, karena tidak sanggup antre berjam-jam," kata Ihen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat mendesak aparat kepolisian serta pihak pengelola SPBU dan Pertamina untuk turun tangan menertibkan praktik pelanggaran hukum ini secara tegas, mengingat aksi spekulasi BBM bersubsidi ini sangat memberatkan perekonomian warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat aneh, setiap pagi mobil itu-itu saja yang antre dan pihak SPBU membiarkannya,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 13:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sorotan Lampu Alat Berat Selamatkan Nyawa Warga Siak dari Mangsa Harimau</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Sorotan-Lampu-Alat-Berat-Selamatkan-Nyawa-Warga-Siak-dari-Mangsa-Harimau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5740_-Sorotan-Lampu-Alat-Berat-Selamatkan-Nyawa-Warga-Siak-dari-Mangsa-Harimau.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK-Nyawa Hari Harianto (31), seorang pekerja alat berat di Kabupaten Siak, berada di ujung tanduk saat seekor harimau Sumatera berukuran besar menerkam dan mencoba menyeret tubuhnya ke dalam kegelapan hutan, Selasa (21/7/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beruntung, ketangkasan rekannya menyalakan lampu sorot alat berat berhasil menggagalkan aksi pemangsa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Sungai Belat, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹â€‹Kejadian bermula ketika korban yang bekerja sebagai helper pembersihan lahan, dan pembuatan kanal sedang beristirahat di camp bersama dua rekannya, Rakha (22) dan Herman (30).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Tak genap 10 menit berlalu, keheningan malam pecah oleh suara teriakan histeris minta tolong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rakha dan Herman yang terkejut langsung berlari mencari sumber suara. Namun, kondisi sekitar camp yang gelap gulita membuat keberadaan Hari sulit ditemukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Menyadari bahaya yang mengintai, Herman dengan sigap mengambil keputusan krusial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia melompat naik ke atas alat berat, menghidupkan mesin, dan menyalakan seluruh lampu penerangan berdaya tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Sorot cahaya terang benderang itu langsung diarahkan ke arah titik suara di tepi kanal. Saat itulah pemandangan mencekam terlihat jelas, seekor harimau Sumatera sedang mencengkram dan memegang tubuh Hari untuk diseret masuk ke dalam hutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Diduga terkejut dan silau oleh kilatan cahaya lampu alat berat yang sangat terang, si raja hutan tersebut mendadak melepaskan gigitannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harimau itu langsung berbalik arah dan menghilang ke dalam lebatnya hutan malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Begitu harimau melarikan diri, Rakha dan Herman bergegas menolong korban yang sudah terkulai lemas dengan tubuh bersimbah darah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hari mengalami luka cakar dan gigitan serius di beberapa bagian sensitif, yakni, â€‹Dada, â€‹area belakang telinga dan â€‹bawah ketiak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu. Korban mula-mula dilarikan menggunakan speed boat menyusuri sungai menuju Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Teluk Lanus untuk mendapat pertolongan darurat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah kondisinya distabilkan, korban kembali dievakuasi menuju Pelabuhan Penyengat sebelum akhirnya dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD Tengku Rafian Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Kasi Humas Polres Siak Aiptu Dedek Prayoga, Rabu (22/7)26) mewakili Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, membenarkan insiden penyerangan satwa liar dilindungi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹"Benar, telah terjadi peristiwa penyerangan satwa liar jenis harimau terhadap seorang pekerja di kawasan Sungai Belat. Korban saat ini sudah berada di RSUD Tengku Rafian Siak untuk penanganan medis lanjutan," ujar Aiptu Dedek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Pihak kepolisian mengingatkan bahwa lokasi kejadian merupakan habitat alami harimau Sumatera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pekerja dan masyarakat diimbau untuk, tidak beraktivitas seorang diri, terutama pada malam hari di area minim penerangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€‹Saat ini, Polsek Sungai Apit telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk menerjunkan tim guna penanganan, pemetaan, dan langkah pengamanan satwa di lokasi kejadian.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 13:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Diduga Konsleting, Rumah Semi Permanen di Bengkalis Ludes Terbakar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Diduga-Konsleting--Rumah-Semi-Permanen-di-Bengkalis-Ludes-Terbakar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_557_-Diduga-Konsleting--Rumah-Semi-Permanen-di-Bengkalis-Ludes-Terbakar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS- Sebuah rumah semi permanen milik Boy (48) di Jalan Pramuka, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, ludes dilalap api pada Rabu (22/7/26) sekitar pukul 06.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua RT 01 RW 05 Desa Senggoro, Reno, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh istri korban yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada dirinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat kami memastikan ke lokasi, terlihat asap dan percikan api sudah mulai membakar dinding dapur rumah korban," ujar Reno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, api dengan cepat membesar karena bangunan didominasi material semi permanen serta diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Warga langsung berhamburan membantu memadamkan api secara gotong royong dengan memanfaatkan sumber air yang ada di sekitar lokasi," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, berkat kerja sama warga dan petugas Damkar, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tambah Reno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 07.00 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman terkendali. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 13:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>IKWI Riau Juara I Fashion Show Busana Adat Nusantara Tingkat Nasional di Jakarta</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/IKWI-Riau-Juara-I-Fashion-Show-Busana-Adat-Nusantara-Tingkat-Nasional-di-Jakarta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_759_IKWI-Riau-Juara-I-Fashion-Show-Busana-Adat-Nusantara-Tingkat-Nasional-di-Jakarta.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Riau berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara I pada Lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 IKWI tingkat nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peringatan HUT IKWI tersebut dilaksanakan di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Jakarta, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prestasi tersebut diraih melalui penampilan Fenty Januastuti, anggota IKWI Riau asal Kota Dumai yang tampil anggun mengenakan baju kurung Melayu berbahan tenun berwarna marun dengan kombinasi kuning keemasan, salah satu busana adat perempuan Melayu Riau yang sarat akan makna filosofis.Lomba yang mengusung tema "Bersama IKWI Lestarikan Adat dan Budaya Nusantara" itu diikuti oleh 18 peserta perwakilan IKWI dari 18 provinsi di Indonesia. Seluruh peserta menampilkan busana adat daerah masing-masing dalam bentuk video fashion show yang dinilai oleh dewan juri profesional, salah satunya desainer nasional Nina Nugroho, Sonny Muchlison, dan Amy Atmanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menampilkan keindahan busana, peserta juga diwajibkan menyampaikan filosofi pakaian adat yang dikenakan sebagai bagian dari penilaian, di samping aspek keaslian kostum, teknik catwalk, kreativitas video, dan kualitas penyajian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, IKWI Provinsi Riau meraih Juara I fashion show busana adat, Provinsi Lampung Juara II, Daerah Istimewa Yogyakarta Juara III, dan penghargaan Best Catwalk diraih Provinsi Kepulauan Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua umum IKWI, Indah Kirana menegaskan, lomba tersebut menjadi bagian dari upaya IKWI menjaga kelestarian budaya daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami ingin anggota IKWI terus mencintai dan melestarikan budaya adat daerah sebagai bagian dari identitas bangsa agar tetap terjaga dari generasi ke generasi,â€ť katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dijelaskannya, peringatan HUT ke-65 IKWI tahun ini mengangkat tema "Bersama IKWI Kita Lestarikan Adat dan Budaya Daerah Indonesia." Kegiatan dipusatkan di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Jakarta, dan dilaksanakan secara luring dan daring melalui seminar nasional bertema Transformasi Penggunaan Kompor Gas ke Listrik serta lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Indah Kirana, lomba tersebut digelar sebagai bentuk komitmen IKWI dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh budaya asing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui fashion show ini kami ingin mengajak seluruh anggota IKWI untuk terus melestarikan busana adat daerah sebagai identitas bangsa, sehingga nilai-nilai budaya Nusantara tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prestasi yang diraih IKWI Riau sekaligus menjadi bukti bahwa kekayaan budaya Melayu Riau tetap mampu tampil membanggakan di tingkat nasional, sekaligus memperkuat semangat pelestarian adat dan budaya Indonesia melalui peran perempuan dan keluarga besar IKWI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua IKWI Riau Fatia Ulfah mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih IKWI Riau pada ajang nasional tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Terima kasih kepada Pengurus Pusat IKWI yang telah menyelenggarakan kegiatan yang luar biasa sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan adat dan budaya Nusantara. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi IKWI Riau dan masyarakat Riau karena Kebaya Labuh sebagai warisan budaya Melayu semakin dikenal di tingkat nasional," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fatia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus IKWI Dumai atas dukungannya sehingga Fenty Januastuti dapat mewakili Provinsi Riau dalam ajang fashion show tersebut. Ia juga mengapresiasi Fenty yang telah memperagakan busana adat Melayu Riau dengan penuh percaya diri dan turut mengharumkan nama daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terima kasih kepada Ibu Fenty Januastuti yang telah memberikan penampilan terbaik sehingga berhasil mengharumkan nama IKWI Riau. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota IKWI untuk terus mencintai, menjaga, dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar warisan budaya Indonesia tetap lestari di tengah perkembangan zaman," harap Fatia. (halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polda Riau Bongkar Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Pemilik Gudang dan Dua Sopir Ditangkap</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polda-Riau-Bongkar-Dugaan-Penyelewengan-BBM-Subsidi-di-Rohil--Pemilik-Gudang-dan-Dua-Sopir-Ditangkap</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4757_Polda-Riau-Bongkar-Dugaan-Penyelewengan-BBM-Subsidi-di-Rohil--Pemilik-Gudang-dan-Dua-Sopir-Ditangkap.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU -Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat, yakni pemilik gudang penampungan BBM serta dua sopir truk tangki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga tersangka masing-masing berinisial JU yang diduga sebagai pemilik gudang, serta JS dan JO yang merupakan sopir truk tangki pengangkut BBM bersubsidi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menangkap para tersangka, penyidik turut menyita dua unit truk tangki, ribuan liter Pertalite dan Bio Solar bersubsidi, serta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam praktik penyelewengan tersebut."Pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polda Riau dalam memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol. Ade Kuncoro Ridwan, Selasa (21/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ade menegaskan, setiap bentuk penyimpangan terhadap distribusi BBM bersubsidi akan ditindak tegas karena merugikan negara maupun masyarakat. Menurutnya, penyidik masih terus mendalami perkara tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi maupun pihak yang menikmati hasil penyalahgunaan BBM subsidi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Teddy Ardian, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kecamatan Bagan SinembahMenindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan pada Kamis (16/7) sekitar pukul 02.00 WIB menggerebek sebuah gudang di Jalan Lintas Riauâ€"Sumut Kilometer 13, Kelurahan Kencana, Kecamatan Bagan Sinembah. Dalam operasi itu, enam orang diamankan untuk dimintai keterangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil pemeriksaan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan tiga orang lainnya masih berstatus sebagai saksi," ujar Teddy dikutip dari MCRiau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyidikan sementara, para tersangka diduga mengambil sebagian muatan Pertalite dan Bio Solar dari dalam truk tangki sebelum BBM tersebut dikirim ke SPBU.Untuk menghindari kecurigaan, para pelaku diduga membuka segel kompartemen tangki menggunakan alat tertentu sehingga setelah diambil, kondisi segel tampak seperti semula. Selanjutnya, BBM dipindahkan ke jeriken, drum, dan baby tank sebelum dijual kembali secara ilegal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Praktik seperti ini jelas merugikan masyarakat karena mengurangi volume BBM subsidi yang seharusnya diterima masyarakat," tegas Teddy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menyita sekitar 2.010 liter Pertalite yang terdiri atas satu baby tank berkapasitas 1.000 liter, tiga drum masing-masing berkapasitas 200 liter, serta 14 jeriken berkapasitas 30 liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, polisi juga mengamankan sekitar 630 liter Bio Solar yang terdiri atas dua drum berkapasitas 200 liter dan 11 jeriken berkapasitas 30 liter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Barang bukti lainnya berupa dua unit truk tangki berlogo Pertamina Patra Niaga, satu unit mobil Suzuki Carry, lima segel kompartemen tangki yang telah dilepas, serta uang tunai sebesar Rp2,35 juta yang diduga berasal dari hasil transaksi penyalahgunaan BBM bersubsidi," jelas Teddy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penlnyidik kini masih menelusuri asal-usul BBM, jalur distribusi, hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk dugaan oknum dalam rantai distribusi BBM bersubsidi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami masih mendalami dari mana BBM tersebut diperoleh, bagaimana alur distribusinya, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Seluruh proses akan dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum," kata Teddy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan agar seluruh jajaran melakukan pengawasan dan penegakan hukum secara tegas terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat. Polda Riau menegaskan setiap liter BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang harus dijaga pendistribusiannya sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harimau Sumatra Serang Pekerja Pembuat Kanal di Siak, Korban Alami Luka Serius</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Harimau-Sumatra-Serang-Pekerja-Pembuat-Kanal-di-Siak--Korban-Alami-Luka-Serius</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5099_Harimau-Sumatra-Serang-Pekerja-Pembuat-Kanal-di-Siak--Korban-Alami-Luka-Serius.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK â€" Konflik antara manusia dan satwa liar kembali terjadi di Kabupaten Siak, Riau. Seorang pekerja pembersihan lahan dan pembuatan kanal menjadi korban serangan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat beraktivitas di sekitar camp tempatnya bekerja, Rabu malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui bernama Harianto (31), warga Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat korban keluar dari camp menuju area kanal untuk buang air besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak lama setelah meninggalkan camp, rekan-rekan korban mendengar teriakan minta tolong dari arah kanal. Mereka segera berlari menuju lokasi, namun pencarian sempat terkendala karena kondisi sekitar yang gelap.Dalam situasi darurat tersebut, para pekerja menyalakan mesin excavator beserta lampu penerangan yang mengarah ke lokasi suara teriakan. Sorotan lampu memperlihatkan seekor Harimau Sumatera sedang menerkam korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Deru mesin alat berat dan cahaya lampu yang terang diduga membuat satwa dilindungi itu terkejut. Harimau kemudian melepaskan gigitannya dan berlari masuk ke kawasan hutan di sekitar lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat serangan tersebut, Harianto mengalami luka akibat gigitan dan cakaran harimau serta kehilangan banyak darah. Rekan-rekannya langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis.Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan korban berhasil diselamatkan dan langsung dirujuk ke rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kejadian tadi sekitar pukul 19.30 WIB ini. Kondisi korban selamat, namun banyak keluar darah dan sudah dirujuk menuju ke RSUD Tengku Rafian. Sudah di perjalanan," ujar Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar dikutip dari MCRiau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai dievakuasi dari lokasi kejadian, korban terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Teluk Lanus untuk mendapatkan penanganan awal. Setelah kondisinya stabil, Harianto dirujuk ke RSUD Tengku Rafian Siak guna menjalani perawatan lebih lanjut akibat luka yang dideritanya.Peristiwa ini kembali menjadi pengingat adanya potensi konflik antara manusia dan Harimau Sumatera di wilayah yang berbatasan dengan habitat satwa liar. Masyarakat dan para pekerja yang beraktivitas di kawasan hutan diimbau meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti prosedur keselamatan guna meminimalkan risiko terjadinya insiden serupa.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Perbaikan Jalan Dukung Akses 255 Siswa SD Negeri 005 Lubuk Gaung ke Sekolah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Perbaikan-Jalan-Dukung-Akses-255-Siswa-SD-Negeri-005-Lubuk-Gaung-ke-Sekolah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3009_-Perbaikan-Jalan-Dukung-Akses-255-Siswa-SD-Negeri-005-Lubuk-Gaung-ke-Sekolah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Sebanyak 255 siswa SD Negeri 005 Lubuk Gaung kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman setelah selesainya perbaikan ruas jalan yang menjadi akses utama menuju lingkungan sekolah. Selain digunakan oleh para siswa dan guru, jalan tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Energi Sejahtera Mas (ESM), bagian Sinar Mas Cepsa. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, sekolah, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Lubuk Gaung yang Bersama-sama mengidentifikasi kebutuhan infrastuktur untuk mendukung aktivitas pendidikan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sariban, Kepala SD Negeri 005 Lubuk Gaung, mengatakan perbaikan jalan tersebut memberikan dukungan nyata terhadap kelancaran kegiatan belajar mengajar. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Energi Sejahtera Mas atas kepeduliannya dalam menyelesaikan perbaikan jalan menuju lingkungan sekolah. Jalan yang lebih baik membantu para siswa dan guru dalam bepergian menuju ke sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lebih lancar, Tak hanya itu saja, setelah jam sekolah, bagi para orang tua yang menjemput para siswa, jalan yang telah diperbaiki juga dapat memberikan kenyamanan dalam proses penjemputan para siswa" ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hendriyanto, Ketua LPMK Lubuk Gaung, mengatakan bahwa perbaikan jalan ini merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang telah dibahas bersama karena manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jalan ini bukan hanya digunakan oleh untuk sekolah, tetapi juga menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, kami menyambut baik kolaborasi ini karena manfaatnya dapat dirasakan bersama," kata Hendriyanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Manajemen PT Energi Sejahtera Mas, Bigger Berianto Tobing, berharap pembangunan jalan ini memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi warga sekolah maupun masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami percaya setiap program akan memberikan dampak yang lebih berkelanjutan apabila dibangun melalui dialog dan kolaborasi dengan masyarakat. Pembangunan jalan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mendukung akses menuju layanan pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan infrastruktur di sekitar wilayah operasional perusahaan," jelas dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembangunan jalan ini melengkapi berbagai upaya PT Energi Sejahtera Mas dalam mendukung pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebelumnya, perusahaan juga telah menyalurkan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya memperkaya bahan bacaan siswa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui dukungan terhadap sarana belajar dan infrastruktur pendukung, perusahaan berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang semakin mendukung proses belajar dan tumbuh kembang generasi muda.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Subuh Keliling, Polsek Batang Tuaka Pererat Silaturahmi dengan Jamaah Subuh</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Subuh-Keliling--Polsek-Batang-Tuaka-Pererat-Silaturahmi-dengan-Jamaah-Subuh</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9272_-Subuh-Keliling--Polsek-Batang-Tuaka-Pererat-Silaturahmi-dengan-Jamaah-Subuh.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BATANGTUAKA-program Subuh Keliling (SULING) sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Rabu (22/7/2026) dini hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 04.50 hingga 05.20 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batang Tuaka, IPDA Dahri Iskandar, S.H., bersama personel AIPTU Eka Ardinal, AIPDA Marhadi K, dan AIPDA Haryono. Program Subuh Keliling kali ini dilaksanakan di Masjid Al-Mukhlisin, Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain melaksanakan Salat Subuh berjamaah, personel Polsek Batang Tuaka juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dengan para jamaah dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Batang Tuaka IPDA Dahri Iskandar mengatakan, kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, personel Polri dapat membangun komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat, meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui ibadah berjamaah, serta turut menyemarakkan syiar Islam di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dan pengamanan di sekitar masjid guna memberikan rasa aman kepada jamaah yang melaksanakan ibadah. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diimbau agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan rutin dilaksanakannya program Subuh Keliling, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Batang Tuaka tetap aman, damai, dan kondusif.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Komisi IX DPR: Pergantian Kepala BGN Jangan Ganggu Program Makan Bergizi Gratis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Komisi-IX-DPR--Pergantian-Kepala-BGN-Jangan-Ganggu-Program-Makan-Bergizi-Gratis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6941_Komisi-IX-DPR--Pergantian-Kepala-BGN-Jangan-Ganggu-Program-Makan-Bergizi-Gratis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA â€" Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi NasDem, Nurhadi, menghormati keputusan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nurhadi mendoakan agar Nanik segera pulih dan dapat kembali beraktivitas. Berdasarkan informasi yang beredar, pengunduran diri tersebut dilakukan karena Nanik akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri dan telah menyampaikan keputusannya secara langsung kepada Presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kesehatan adalah hal yang utama. Kami mendoakan agar Ibu Nanik segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala," kata Nurhadi kepada wartawan, Rabu (22/7/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, Nurhadi menegaskan pergantian pimpinan di BGN tidak boleh mengganggu keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut menyangkut jutaan anak Indonesia, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya yang bergantung pada pelayanan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menilai stabilitas kepemimpinan dan kepastian tata kelola menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan pelaksanaan Program MBG.Karena itu, Komisi IX DPR RI meminta pemerintah segera memastikan adanya pimpinan definitif yang memiliki kapasitas, integritas, dan mampu menjaga kesinambungan program agar tidak terjadi kekosongan dalam pengambilan keputusan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"BGN saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan kualitas makanan, pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara yang nilainya sangat besar," ujar Anggota Baleg DPR ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nurhadi juga menilai pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG. Evaluasi tersebut, kata dia, perlu mencakup efektivitas distribusi, kualitas makanan, keamanan pangan, transparansi pengadaan, hingga sistem pengawasan di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan dampaknya terhadap perbaikan status gizi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komisi IX DPR RI, lanjut Nurhadi, akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama di atas segala dinamika pergantian pejabat," tutup Legislator dapil Jatim VII ini.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 10:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PT Pulau Sambu di Kuala Enok Salurkan Bantuan Tanggap Bencana Abrasi untuk Korban Longsor di Tanah Merah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/PT-Pulau-Sambu-di-Kuala-Enok-Salurkan-Bantuan-Tanggap-Bencana-Abrasi-untuk-Korban-Longsor-di-Tanah-Merah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_411_PT-Pulau-Sambu-di-Kuala-Enok-Salurkan-Bantuan-Tanggap-Bencana-Abrasi-untuk-Korban-Longsor-di-Tanah-Merah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TEMBILAHAN â€" Sebagai wujud komitmen dan kepedulian sosial terhadap masyarakat di lingkungan sekitar operasional perusahaan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak bencana abrasi di wilayah Kecamatan Tanah Merah, Indragiri Hilir. Langkah ini mempertegas peran PT Pulau Sambu di Kuala Enok sebagai perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang peduli pada pemberdayaan masyarakat desa dan kedaulatan pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada jajaran pemerintah setempat guna menjamin ketepatan sasaran serta akuntabilitas. Serah terima bantuan disaksikan langsung oleh Bupati Inhil, H Herman. Bantuan untuk warga terdampak bencana longsor abrasi di Kampung Baru, Kelurahan Kuala Enok, diserahkan secara resmi kepada Camat Tanah Merah, Mulyadi, S.E., M.M. Sementara itu, bantuan penanganan korban longsor abrasi untuk wilayah Sungai Udang diserahkan langsung kepada Kepala Desa Sungai Nyiur, Abd. Malik, S.E.Penyerahan bantuan kali ini mempertegas komitmen berkelanjutan PT Pulau Sambu di Kuala Enok dalam merespon musibah bencana alam di wilayah pesisir Indragiri Hilir. â€śDengan penyaluran tahap terbaru ini, total akumulasi bantuan CSR tanggap bencana yang telah disalurkan oleh PSKE mencapai Rp14.000.000,- (Empat Belas Juta Rupiah). Adapun bantuan tersebut dialokasikan ke dua Desa yakni Kampung Baru, Kuala Enok dan Sungai Udang, Desa Sungai Nyiur. Semoga ini dapat meringankan beban para korban abrasi,â€ť ujar Uddin S selaku Humas PT Pulau Sambu di Kuala Enok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Musibah abrasi yang melanda pesisir Kecamatan Tanah Merah baru-baru ini telah merusak pemukiman warga serta fasilitas umum. â€śSaya mewakili masyarakat Tanah Merah mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangsih dan kepedulian PT Pulau Sambu di Kuala Enok. Semoga korban dapat segera bangkit dan Kembali menjalani aktivitas normal,â€ť timpal Mulyadi, S.E, M, Camat Tanah Merah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi PT Pulau Sambu di Kuala Enok, pemberdayaan masyarakat dan kedaulatan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga tentang berdiri berdampingan dengan warga di masa-masa sulit. Sinergi erat dengan Pemerintah Kecamatan Tanah Merah dan Pemerintah Desa akan terus dirawat demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 10:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kawal Infrastruktur Digital, DPRD Kuansing Perjuangkan Hapus 53 Titik Blankspot ke Komdigi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Kawal-Infrastruktur-Digital--DPRD-Kuansing-Perjuangkan-Hapus-53-Titik-Blankspot-ke-Komdigi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1396_Kawal-Infrastruktur-Digital--DPRD-Kuansing-Perjuangkan-Hapus-53-Titik-Blankspot-ke-Komdigi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA â€" Komisi III DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau memperjuangkan pengentasan 53 titik area buta sinyal (blankspot) langsung ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Langkah ini dilakukan guna mempercepat pemerataan akses internet dan infrastruktur digital di seluruh pelosok wilayah Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Delegasi legislatif yang dipimpin oleh anggota Komisi III DPRD Kuansing, yakni Oberlin Manurung, Mairizaldi, Gusmir Indra, dan Bertha Uli Sinurat dan diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Komdigi, Agung Setio Utomo, di Gedung Sapta Pesona.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota Komisi III DPRD Kuansing, Oberlin Manurung, menegaskan bahwa penanganan wilayah blankspot menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kuantan Singingi, terutama untuk mendukung sektor pendidikan, pelayanan publik, dan perekonomian desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keberadaan 53 titik blankspot ini masih menjadi kendala utama masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan digital. Karena itu, kami di DPRD mengambil langkah proaktif mendampingi pemerintah daerah untuk mengawal usulan ini langsung ke kementerian teknis di pusat," ujar Oberlin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, pengawalan langsung ke level pusat sangat krusial agar kebutuhan infrastruktur telekomunikasi di Kuansing masuk dalam prioritas intervensi anggaran dan program pemerintah pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil audiensi tersebut, kementerian mencatat saat ini telah memfasilitasi akses internet di 48 titik wilayah Kuansing yang sebagian besar berada di area sekolah. Untuk 53 titik blankspot tersisa, Komdigi membuka ruang bagi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing untuk segera mengajukan ulang data detailnya guna dikaji dan ditindaklanjuti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain masalah blankspot, DPRD Kuansing bersama Pemkab Kuansing juga mengusulkan bantuan pembangunan lima unit videotron sebagai sarana penyebarluasan informasi publik dan potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihak Komdigi mengindikasikan usulan videotron tersebut akan diupayakan masuk dalam program anggaran tahun 2027.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sinergi ini turut dihadiri jajaran eksekutif Pemkab Kuansing, di antaranya Plt. Kepala Diskominfoss Hevi Heri Antoni, Kepala Bappedalitbang Hendra Roza, serta perwakilan BPKAD dan Dinas Kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap kolaborasi lintas lembaga ini menghasilkan langkah konkret, sehingga target Kuansing bebas blankspot dapat segera terwujud dalam waktu dekat," kata Oberlin.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 10:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Buntut Kalimat Kontroversial di Kejaksaan Agung, Pelaporan Hotman Paris Terus Bergulir</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Buntut-Kalimat-Kontroversial-di-Kejaksaan-Agung--Pelaporan-Hotman-Paris-Terus-Bergulir</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2286_Buntut-Kalimat-Kontroversial-di-Kejaksaan-Agung--Pelaporan-Hotman-Paris-Terus-Bergulir.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Pernyataan kontroversial yang dilontarkan pengacara Hotman Paris Hutapea di Gedung Kejaksaan Agung pekan lalu berbuntut panjang. Pihaknya kini harus menghadapi proses hukum setelah Organisasi Media Independen Online Indonesia mendaftarkan laporan ke Polda Metro Jaya dengan tanda bukti LP/B/5298/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie menggarisbawahi bahwa setiap kebebasan berpendapat di ruang publik wajib diiringi dengan tanggung jawab hukum yang mengikat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ketika sebuah pertanyaan tidak disukai, jawabannya adalah memberikan klarifikasi atau membantah dengan argumentasi, bukan dengan merendahkan profesi wartawan," terang AYS Prayogie di Mapolda Metro Jaya, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sikap tegas diambil untuk menolak segala bentuk intimidasi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. MIO Indonesia menilai lontaran kata-kata Hotman seolah membangun narasi negatif bahwa jurnalis tidak memiliki kapasitas intelektual yang memadai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika ada pihak yang merasa dirugikan dengan pola peliputan atau pemberitaan, mekanisme penyelesaian telah diatur secara rapi melalui hak jawab, hak koreksi, maupun pengaduan langsung ke Dewan Pers. Karena itu, langkah merendahkan harkat profesi wartawan secara terbuka menjadi preseden buruk yang tidak bisa dibenarkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah hukum yang digugat MIO ini berpijak pada Pasal 433, Pasal 436, dan Pasal 441 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 18 ayat (1) juncto Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tindakan pelaporan ini rupanya menyusul jejak Persatuan Wartawan Indonesia yang lebih dulu menempuh jalur serupa. PWI menggunakan Pasal 242 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagai dasar hukum pelaporan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Antikekerasan Wartawan PWI Pusat, Edison Siahaan menegaskan perlunya menjaga kehormatan profesi agar tidak direndahkan pihak mana pun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śJadi untuk itu kita dari PWI, Persatuan Wartawan Indonesia Pusat ingin melaporkan orang yang menyebut bahwa wartawan itu punya otak nggak gitu lho ya. Seperti kita ketahui wartawan tuh cerdas-cerdas lho,â€ť tutur Edison Siahaan di tempat yang sama, Senin (20/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menghadapi tekanan publik dan hukum, Hotman Paris telah membuat video klarifikasi dan permohonan maaf lewat akun Instagram pribadinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan &#039;lu punya otak nggak sih?&#039;," kata Hotman, Senin (20/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, dirinya menjelaskan bahwa ucapan tersebut keluar akibat hilangnya kendali emosi saat ada wartawan yang terus menanyakan kemungkinan kesalahan instansi penegak hukum, meski pertanyaan serupa sudah ia tegaskan berada di luar wewenangnya(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 10:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>TMMD Bukan Hanya Soal Pembangunan, Tapi Juga Tentang Kebersamaan dan Kekeluargaan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/TMMD-Bukan-Hanya-Soal-Pembangunan--Tapi-Juga-Tentang-Kebersamaan-dan-Kekeluargaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3700_TMMD-Bukan-Hanya-Soal-Pembangunan--Tapi-Juga-Tentang-Kebersamaan-dan-Kekeluargaan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Halmahera Timur - Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai momen kebersamaan antara personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1505/Tidore bersama warga. Keakraban itu terlihat saat personel Satgas TMMD membaur dengan masyarakat mengikuti kegiatan baca doa hari dina atau doa untuk warga yang telah meninggal dunia di salah satu rumah warga, Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, pada Selasa malam (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanpa sekat dan tanpa jarak, personel Satgas TMMD duduk berdampingan bersama warga di atas kursi, mengikuti rangkaian doa dengan penuh khidmat. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai tamu, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Momen tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan kepedulian terhadap tradisi masyarakat terus terjalin selama pelaksanaan program TMMD.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kebersamaan ini, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1505/Tidore membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan sasaran fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional, sosial, dan spiritual yang erat dengan warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehangatan yang terjalin di setiap kesempatan menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam membangun desa dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 09:44:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>