<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 22:44:31 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 22:44:31 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Genjot PAD Riau, Komisi III DPRD Desak Pengawasan Wajib Pajak Nakal</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Genjot-PAD-Riau--Komisi-III-DPRD-Desak-Pengawasan-Wajib-Pajak-Nakal</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6277_Genjot-PAD-Riau--Komisi-III-DPRD-Desak-Pengawasan-Wajib-Pajak-Nakal.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau dinilai belum tergarap secara maksimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak serta lemahnya sistem pengawasan. Persoalan ini menjadi pembahasan utama dalam rapat kerja Komisi III DPRD Riau bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam rapat tersebut, legislatif menekankan bahwa peningkatan PAD tidak cukup hanya mengandalkan inovasi teknologi. Pemerintah daerah didesak untuk segera memperkuat pengawasan langsung di lapangan guna menekan angka kebocoran penerimaan dari berbagai objek pajak dan retribusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, SH MSi menjelaskan bahwa penerapan digitalisasi pengawasan memang patut dipertimbangkan seperti yang telah berjalan di daerah lain. Meski demikian, ia mengingatkan agar langkah tersebut dikaji secara matang supaya investasi yang dikeluarkan tidak berakhir sia-sia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Digitalisasi memang sudah diterapkan di beberapa daerah. Namun, kita harus mempelajarinya terlebih dahulu. Jangan sampai alat yang dibeli dengan biaya besar justru dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," papar Edi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai contoh, ia mengungkapkan bahwa hingga kini masih sering ditemukan praktik pelanggaran, seperti perusakan meteran air (water meter) hingga penggunaan pipa tersembunyi oleh sejumlah industri guna menghindari pajak pemanfaatan air permukaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selama ini water meter kita saja masih ada yang dirusak, bahkan ada yang menggunakan pipa-pipa tersembunyi. Ini sebenarnya persoalan etika dan kepatuhan," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini, lanjut Edi, menunjukkan bahwa realisasi PAD sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Oleh sebab itu, penambahan serta peningkatan kapasitas personel pengawas di lapangan menjadi sebuah kebutuhan yang harus segera dieksekusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pengawas memang ada, tetapi yang diawasi terkadang lebih pintar mencari celah. Karena itu pengawasan harus diperkuat, baik dari sisi personel maupun sistemnya," tukasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, Kepala DPMPTSP Provinsi Riau, Vera Angelika, Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Eva Yuliana, serta Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah beserta jajaran terkait lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui forum ini, DPRD Riau berharap pengawasan yang ketat, aparat yang profesional, serta penerapan digitalisasi dapat dikombinasikan untuk menggali potensi PAD Riau. Peningkatan kapasitas fiskal daerah ini diharapkan mampu menunjang jalannya pembangunan dan pelayanan publik secara lebih optimal ke depannya.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Bersih-Bersih-BGN--Sudaryono-Pecat-261-Pegawai-dan-Tutup-883-Dapur-Gizi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8653_Bersih-Bersih-BGN--Sudaryono-Pecat-261-Pegawai-dan-Tutup-883-Dapur-Gizi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Penertiban ini dilakukan kurang dari sepekan setelah ia resmi dilantik memimpin instansi tersebut, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tegas ini diambil menyusul temuan sejumlah indikasi pelanggaran disiplin dan prosedur standar operasional di lapangan. Sudaryono memastikan bahwa pihak manajemen tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang merugikan kelancaran program gizi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bapak dan Ibu semua yang saya hormati, per hari ini, tanggal 27 Juli 2026, kami mencoba untuk bersih-bersih. Kami mencoba untuk kemudian yang melanggar kami berikan sanksi," tegasnya di Kantor BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sanksi Tegas untuk Aparatur Bermasalah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pembenahan tahap pertama, BGN memberhentikan ratusan tenaga kerja yang berstatus non-aparatur sipil negara. Keputusan ini didasari oleh laporan pelanggaran tata tertib instansi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dan hari ini kami beri pengumuman bahwa per hari ini kami telah pemberhentian 261 pegawai, ya, yang terdiri dari 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain tenaga honorer dan tenaga ahli, pihak BGN juga membidik pegawai berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diduga kuat melanggar disiplin berat. Sudaryono memaparkan terdapat sembilan orang dari golongan ini yang sedang dalam proses pemecatan akibat dugaan keterlibatan judi daring hingga indikasi penyalahgunaan anggaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selanjutnya, kami telah memproses ada temuan 9 orang melakukan pelanggaran berat atau disiplin berat. Ini adalah ASN dan PPPK. Dan besar kemungkinan yang bersangkutan akan kami proses pemecatan," bebernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak manajemen juga menjatuhkan sanksi administratif, demosi, hingga mutasi terhadap 39 pegawai lain yang terbukti melakukan pelanggaran kategori ringan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangguhan Ratusan Dapur Gizi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mengevaluasi sumber daya manusia, BGN turut menghentikan operasional 883 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai wilayah. Distribusi penutupan mencakup 98 unit di Wilayah 1 (Sumatera), 311 unit di Wilayah 2 (Jawa dan Madura), serta 424 unit di Wilayah 3.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbeda dengan kebijakan sebelumnya, dapur yang disanksi kali ini dipastikan tidak akan menerima pencairan dana dari pemerintah. Penutupan dilakukan karena fasilitas tersebut diduga kuat gagal memenuhi standar kebersihan, sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga kualitas makanan yang berpotensi memicu keracunan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi dapur yang di-suspend itu terkait higienis, keracunan, kemudian kualitas yang tidak baik, tidak memenuhi standar yang kita inginkan,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Grebek-Dua-Rumah-di-Inhu--Tiga-Terduga-Pengedar-Narkoba-Diamankan--Ada-Pelajar--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2356_Polisi-Grebek-Dua-Rumah-di-Inhu--Tiga-Terduga-Pengedar-Narkoba-Diamankan--Ada-Pelajar--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Ketiga terduga pelaku yang diamankan, masing-masing berinisial TK alias Triyoga (38), RA alias Andre (34), dan STH alias Tegar (26).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggrebekan pertama dilakukan di kawasan Jalan DI. Panjaitan Gg. Kelapa RT.002 RW.002, Kelurahan Sekarmawar, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menargetkan salah satu rumah yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba yang membuat masyarakat resah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat dilakukan penggrebekan sekira pukul 07.30, petugas menemukan seorang pria berinisial TK alias Triyoga (38) sedang duduk santai di dalam kamar," ujar Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra, melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, Senin (27/7/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terduga pelaku TK alias Triyoga tak berkutik ketika petugas menemukan barang bukti 1 bungkus narkotika jenis sabu di sandaran kasur tempat tersangka duduk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu juga ditemukan 3 kantong plastik klip kosong, 1 unit timbangan digital, dan 1 kantong plastik hitam.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas juga mengamankan satu unit ponsel merek Xiaomi Redmi 5A yang disita sebagai alat komunikasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Triyoga juga mengakui seluruh barang bukti itu miliknya dan mengaku berperan sebagai pengedar," ujar Misran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, kepada petugas, tersangka membocorkan informasi bahwa rekannya yang juga membawa narkotika akan segera datang ke rumahnya. Sehingga petugas bertahan di dalam kamar menunggu rekan Triyoga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekira pukul 08.00 WIB, seorang pria datang menemui Triyoga dan langsung diamankan oleh petugas. Pria tersebut belakangan berinisial RA alias Andre (34), warga Jalan Patimura, Kelurahan Sekarmawar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat digeledah, petugas menemukan 16 bungkus kecil narkotika jenis sabu yang sudah dikemas rapi, dibungkus ulang dengan tiga lapis plastik, serta 1 pak plastik klip kosong dan ponsel di saku celana terduga pelaku Andre. Setelah ditimbang, total berat kotor barang bukti yang diamankan dari Andre mencapai 3,82 gram. "</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Andre mengakui barang haram itu miliknya dan siap diedarkan kembali," ujarnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian polisi melanjutkan penggrebekan di lokasi kedua yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean Panjaitan Lingkungan III RT.002 RW.001, Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu. Penggrebekan dilakukan atas hasil penyelidikan dari informasi warga setempat yang melaporkan bahwa salah satu rumah di lingkungan tersebut kerap dijadikan sarang transaksi narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas melakukan penggrebekan sekira pukul 08.39 WIB. DI ruang tamu rumah itu, petugas menemukan seorang pemuda berinisial STH alias Tegar (26), warga Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Ia diketahui berstatus pelajar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dengan cara tak biasa. Sebuah kantong plastik biru berisi 1 bungkus sabu ditemukan terselip di dalam sepasang sepatu milik tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, disita pula ponsel yang digunakan untuk berkomunikasi. Berat kotor narkotika yang diamankan dari tangan Tegar tercatat seberat 3,53 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti yang disita kemudian dibawa ke Polsek Pasir Penyu untuk pemeriksaan awal, sebelum akhirnya dilimpahkan ke Satuan Narkoba Polres Inhu guna penyidikan lebih lanjut. (Tribunpekanbaru.)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Kronologi-Kasat-Narkoba-Polres-Tangsel-dan-7-Polisi-Ditangkap-Terkait-Kasus-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_249_Kronologi-Kasat-Narkoba-Polres-Tangsel-dan-7-Polisi-Ditangkap-Terkait-Kasus-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda Aceh. Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Subdit IV dan Satuan Tugas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses penangkapan yang melibatkan delapan orang ini dipimpin oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa benar Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury telah melakukan penangkapan terhadap Kasat Narkoba Polres Tangsel beserta enam orang anggotanya dan satu orang anggota Polda Aceh," ungkap Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, pada hari Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan ini berkaitan dengan kasus peredaran gelap narkoba serta penyalahgunaan narkoba. Selain itu, mereka juga diduga terlibat dalam penyalahgunaan wewenang dalam penegakan hukum terkait narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasus peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan narkoba serta penyalahgunaan wewenang dalam gakkum (penegakan hukum) narkoba," jelas Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, hingga saat ini, Eko belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai detail kasus narkoba yang melibatkan Kepala Satuan Narkoba Tangsel dan jajarannya, termasuk kronologi penangkapan yang terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan AKP Pardiman telah dilimpahkan ke Paminal Polda Metro Jaya pada Sabtu, 25 Juli 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Telah diserahkan kepada Subdit Paminal Polda Metro Jaya Polri terkait personel Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis etomidate,”(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Fakta-Baru-Kasus-Penyelundupan-Sabu-di-Bandara-Pekanbaru--Pengendalinya-Diduga-Napi-Lapas-yang-Kabur-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8183_Fakta-Baru-Kasus-Penyelundupan-Sabu-di-Bandara-Pekanbaru--Pengendalinya-Diduga-Napi-Lapas-yang-Kabur-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak di balik pengiriman narkotika tersebut adalah seorang narapidana Lapas Kelas IIA Pekanbaru, yang kini masih buron setelah melarikan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Narapidana itu diketahui bernama Ibnu Satya Darma.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka yang telah ditangkap, penyidik menduga Ibnu tidak hanya mengendalikan peredaran sabu dari balik penjara, tetapi juga menjadi pemilik barang yang akan dikirim melalui jalur udara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Riau Kompol Ade Zaldi mengatakan, dugaan itu terungkap setelah polisi melakukan pengembangan terkait penangkapan dua pelaku berinisial AR dan R.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pengakuan kedua tersangka menyebutkan bahwa napi yang kabur ini diduga sebagai pengendali sekaligus pemilik barang. Tersangka R menerima sabu untuk kemudian diserahkan kepada AR di bandara," kata Ade Zaldi, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut penyidik, kasus ini bermula saat petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II memberikan informasi mengenai seorang calon penumpang yang mencurigakan pada 22 Juli 2026.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Ditresnarkoba kemudian melakukan pemeriksaan terhadap AR dan menemukan sabu yang disembunyikan di bagian selangkangannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan informasi tersebut, tim langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap seorang tersangka berinisial AR. Dari hasil penggeledahan ditemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bagian selangkangan," ujar Ade.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penangkapan AR kemudian mengarah kepada tersangka R yang diduga bertugas mengantarkan sabu kepada AR sebelum keberangkatan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari keterangan keduanya, polisi memperoleh informasi mengenai peran Ibnu Satya Darma dalam jaringan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AR mengaku baru pertama kali menerima perintah dari Ibnu dan dijanjikan bayaran Rp20 juta apabila pengiriman sabu ke Jakarta berhasil.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara AR mengaku baru sekali membawa sabu melalui Bandara SSK II, meski sebelumnya pernah menjadi kurir dengan rute serupa melalui Medan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ditanyai apakah pihaknya turut melakukan pengejaran terhadap napi Lapas Pekanbaru yang kabur, lantaran diduga ada keterkaitan dengan kasus yang tengah ditangani, Ade Zaldi bilang, penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk sementara belum. Karena kita masih pendalaman tersangka R, terkait peran masing-masing. Apakah benar barang bukti dari napi yang kabur atau tidak," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau Rudi F. Sianturi mengungkap, Ibnu hingga kini belum berhasil ditangkap setelah melarikan diri saat menjalani pengobatan di RS PMC Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai saat ini belum tertangkap," kata Rudi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebut petugas pengawal telah ditarik ke Kanwil Ditjenpas Riau untuk diperiksa terkait proses pengawalan saat narapidana tersebut kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Petugas pengawalnya sudah kami tarik ke Kanwil untuk pemeriksaan. Mohon dukungannya apabila ada informasi terkait warga binaan pemasyarakatan yang melarikan diri tersebut. Tim kami bersama kepolisian sedang melakukan pengejaran dan pencarian terhadap napi itu," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut informasi, Ibnu melarikan diri ketika menunggu pengambilan obat di apotek RS PMC.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Narapidana kasus narkotika itu diketahui rutin menjalani kontrol di rumah sakit karena mengidap penyakit dalam.(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terduga Pengedar Sabu di Siak Kabur Saat Tangan Telah Diborgol: Menyelinap ke Perkebunan Sawit   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Terduga-Pengedar-Sabu-di-Siak-Kabur-Saat-Tangan-Telah-Diborgol--Menyelinap-ke-Perkebunan-Sawit---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6569_Terduga-Pengedar-Sabu-di-Siak-Kabur-Saat-Tangan-Telah-Diborgol--Menyelinap-ke-Perkebunan-Sawit---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika melarikan diri saat dibawa polisi untuk pengembangan kasus di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (26/7/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat kabur, kedua tangan pria itu masih dalam kondisi diborgol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu bermula ketika jajaran Polsek Sungai Apit menangkap terduga pelaku di jalan saat mengendarai sepeda motor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan delapan paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Sungai Apit Iptu Adifian Ikhsan membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan delapan paket kecil yang diduga sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Benar ada penangkapan. Saat dilakukan penggeledahan, anggota menemukan delapan bungkus paket kecil yang diduga sabu,” kata Adifian kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah penangkapan, polisi membawa terduga pelaku ke rumahnya di Kampung Teluk Masjid untuk melakukan pengembangan dan mencari kemungkinan adanya barang bukti lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Adifian, selama perjalanan, terduga pelaku berada di dalam mobil polisi dengan kedua tangan yang telah diborgol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, setibanya di depan rumah, saat pintu kendaraan dibuka, pria itu tiba-tiba melompat keluar lalu berlari menuju perkebunan kelapa sawit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Ketika hendak diturunkan di depan rumahnya, dia langsung melompat dan berlari masuk ke kebun sawit. Saat itu tangannya masih dalam kondisi diborgol. Kejadiannya juga malam hari,” ujar Adifian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan anggota Polsek Sungai Apit hingga kini masih melakukan pengejaran. Pencarian juga mendapat bantuan dari personel Polres Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek menegaskan pria tersebut belum berstatus tahanan karena proses penyelidikan masih berlangsung saat ia melarikan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Yang bersangkutan masih berstatus terduga pelaku. Proses penyidikannya belum selesai karena lebih dulu melarikan diri,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adifian menyebut terduga pelaku berinisial Amat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan catatan kepolisian, Amat bukan kali pertama berurusan dengan aparat penegak hukum.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara dalam perkara pencurian besi, berbeda dengan kasus yang kini sedang ditangani polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga Senin (27/7/2026) petang,&nbsp; polisi masih memburu keberadaan Amat dan melanjutkan pengembangan kasus untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengan perkara tersebut(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kasus Malpraktek Bidan Salah Sunat Bocah di Pelalawan, Hakim Vonis Terdakwa 2 Tahun Penjara  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kasus-Malpraktek-Bidan-Salah-Sunat-Bocah-di-Pelalawan--Hakim-Vonis-Terdakwa-2-Tahun-Penjara--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3257_Kasus-Malpraktek-Bidan-Salah-Sunat-Bocah-di-Pelalawan--Hakim-Vonis-Terdakwa-2-Tahun-Penjara--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Kasus salah sunat bocah 9 tahun di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan yang sempat heboh pada November 2025 lalu akhirnya diputus oleh Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terdakwa berinisial ES (49) yang mengaku sebagai bidan di Desa Pulau Muda diganjar hukuman oleh majelis hakim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">ES dijatuhi pidana penjara selam 2 tahun atas kasus malpraktek yang dilakukannya hingga menyebabkan korban bocah laki-laki berinisial A mengalami salah sunat di areal kemaluannya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah pembacaan vonis, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Kami juga dari JPU menyatakan pikir-pikir," terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Dr Eka Nugraha melalui Kasi Pidum Rezi Dharmawan kepada tribunpekanbaru.com, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun sidang vonis kasus bidan salah sunat itu digelar di PN Pelalawan pada Selasa (21/7/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dipimpin hakim Andry Simbolon SH MH yang juga Ketua PN Pelalawan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan M Charis Adyatma SH.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada sidang sebelumnya, JPU Kejari Pelalawan menuntut terdakwa ES dengan hukuman pidana penjara selama 3 tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ditambah dengan restitusi atau pengganti kerugian yang dialami korban atas perbuatan terdakwa sebesar Rp 30 juta lebih.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun dalam putusan yang dibacakan hakim, vonis yang dijatuhkan 2 tahun penjara tanpa restitusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hakim menilai, restitusi tak bisa diterima lantaran bukti-bukti perobatan korban berupa kwitansi dan dokumen pendukung lainnya tidak lengkap.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jika nanti terdakwa banding, kita juga pasti banding," papar Rezi Dharmawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Awalnya, bocah laki-laki berinisal A (9) yang menjadi korban salah sunat oleh bidan ES di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti pada Bulan Juni lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Siswa Sekolah Dasar (SD) itu mengalami luka pada ujung organ vitalnya setelah menjalani khitan di Bidan E.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lantaran tidak ada titik terang, pihak keluarga memilih menempuh jalur hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belakangan diketahui jika ES tidak memiliki izin praktik sebagai bidan selama ini dan hanya tamatan diploma satu atau D1 kebidanan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terdakwa ES disangkakan pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain sakit atau terluka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian disangkakan juga dengan pasal 439 Undang-undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan.(tribunpekanbaru)&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dua Pria Nyamar Jadi Petugas PLN untuk Curi Kabel Grounding di Kandis Siak  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Dua-Pria-Nyamar-Jadi-Petugas-PLN-untuk-Curi-Kabel-Grounding-di-Kandis-Siak--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3377_Dua-Pria-Nyamar-Jadi-Petugas-PLN-untuk-Curi-Kabel-Grounding-di-Kandis-Siak--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK " Dua pria berinisial UACR (27) dan FS (29) diduga nekat menyasar kabel grounding milik PT PLN (Persero) ULP Duri di kawasan Jalan Pekanbaru-Duri Kilometer 57, Kelurahan Telaga Sam Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya masuk ke lokasi dengan menyamar sebagai petugas PLN.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua pria tersebut mengenakan rompi berlogo PLN, namun gerak-gerik keduanya mencurigakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat mereka berada di sekitar Trafo BLT 214 semakin menimbulkan kecurigaan warga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat keberadaannya diketahui, kedua terduga pelaku berusaha kabur menggunakan kendaraan ke arah Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun upaya melarikan diri itu berakhir sia-sia setelah mereka berhasil dikejar dan diamankan Polsek Kandis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari tangan kedua terduga pelaku, polisi menyita sejumlah barang yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti itu berupa rompi berlogo PLN, tang potong, obeng, pisau cutter, tas sandang, serta senter kepala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perbuatan kedua pria tersebut diduga menyebabkan potensi kerugian bagi PT PLN (Persero) ULP Duri sebesar Rp5.296.000 apabila aksi mereka berhasil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari laporan seorang saksi yang melihat dua orang mencurigakan berada di sekitar trafo listrik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saksi kemudian menghubungi petugas PLN dan bersama-sama mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Herman, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengetahui aksinya dipergoki, kedua terduga pelaku langsung melarikan diri menggunakan kendaraan ke arah Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Personel Polsek Kandis bersama saksi kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan keduanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Keduanya berikut barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Kandis untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Herman menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara kepolisian, pihak PLN, dan masyarakat dalam menjaga keamanan objek vital nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Siak dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pihak PLN, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah terjadinya tindak pidana,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, UACR dan FS masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kandis. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas publik agar dapat segera ditindaklanjuti. (tribunpekanbaru.)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:07:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kado HUT ke-69 Riau, Kantor Baru KONI di Stadion Utama Siap Diresmikan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kado-HUT-ke-69-Riau--Kantor-Baru-KONI-di-Stadion-Utama-Siap-Diresmikan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3671_Kado-HUT-ke-69-Riau--Kantor-Baru-KONI-di-Stadion-Utama-Siap-Diresmikan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Menjelang perayaan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mengebut persiapan peresmian kantor baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau. Fasilitas yang dipusatkan di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru ini ditargetkan beroperasi penuh sebelum 8 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau memastikan proses perpindahan sekretariat organisasi olahraga tersebut kini sudah mencapai 60 persen. Pekerjaan di lapangan saat ini fokus pada tahap penyelesaian akhir di sejumlah area gedung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Infrastruktur pendukung utama seperti kelistrikan dan jaringan komunikasi juga dipastikan telah terpasang. Saat ini, para teknisi tinggal melakukan proses penyambungan akhir agar fasilitas gedung benar-benar siap digunakan oleh para pengurus maupun atlet.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penambahan daya listrik telah selesai dilakukan. Jaringan juga sudah terpasang dan tinggal proses penyambungan, seluruh persiapan diharapkan selesai sebelum 8 Agustus," urainya dalam rapat persiapan HUT Riau di Kantor Gubernur Riau, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat koordinasi teknis yang berlangsung di Ruang Kenanga tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur. Jika seluruh pengerjaan fisik rampung sesuai target, peluncuran kantor anyar ini akan disinergikan dengan puncak peringatan ulang tahun provinsi yang dipusatkan di stadion.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait hal tersebut, Zulkifli menyambut positif laporan progres dari pihak Dispora. Ia membenarkan bahwa peresmian sekretariat baru itu akan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian hari jadi daerah ke-69 tahun ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan hasil rapat tadi, rencana pada rangkaian HUT Riau di Stadion nanti mungkin akan di-launching kantor baru KONI,"(goriau)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Catat! Pemprov Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Mulai Agustus, Samsat Bagikan Motor dan Emas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Catat--Pemprov-Riau-Hapus-Denda-Pajak-Kendaraan-Mulai-Agustus--Samsat-Bagikan-Motor-dan-Emas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9435_Catat--Pemprov-Riau-Hapus-Denda-Pajak-Kendaraan-Mulai-Agustus--Samsat-Bagikan-Motor-dan-Emas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Tim Pembina Samsat kembali memberikan kejutan manis bagi masyarakat yang taat menunaikan kewajiban perpajakan. Sebanyak 136.607 wajib pajak kendaraan bermotor (PKB) bersaing memperebutkan hadiah logam mulia hingga sepeda motor dalam program Penarikan Hadiah Undian Emas Samsat Provinsi Riau Tahap II.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pengundian ini berlangsung meriah di Kantor Samsat Kota Pekanbaru pada Senin (27/7/2026). Acara tersebut turut disaksikan langsung oleh jajaran Ditlantas Polda Riau serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Riau, Supriyadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ratusan Ribu Peserta Berebut Emas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tingginya antusiasme masyarakat Riau dalam membayar pajak terlihat jelas dari lonjakan jumlah kepesertaan undian. Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Riau, Muhammad Hidayat, memaparkan bahwa ratusan ribu peserta yang diundi kali ini adalah mereka yang telah melunasi pajak pada periode 1 April hingga 30 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penarikan undian periode kedua ini menyediakan total hadiah lima keping emas. Rinciannya meliputi satu keping seberat 5 gram, dua keping seberat 2,5 gram, dan dua keping seberat 1 gram. Selain itu, kami juga mengundi satu unit motor Yamaha Gear sebagai hadiah utama," urai Muhammad Hidayat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihaknya berharap, penghargaan semacam ini dapat terus memacu kesadaran dan kedisiplinan warga Riau untuk tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor mereka pada masa mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabar Gembira Pemutihan Pajak</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain membagikan hadiah, Pemprov Riau juga membawa kabar gembira bagi warga yang masih memiliki tunggakan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Ninno Wastikasari, mengumumkan pemberlakuan program pemutihan denda pajak sekaligus penghapusan pokok pajak yang menunggak di atas dua tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bersempena peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Riau, mulai 1 hingga 31 Agustus 2026, kami melaksanakan penghapusan denda pajak dan pokok pajak di atas dua tahun. Kebijakan dari Plt Gubernur ini menjadi momen penting untuk meringankan beban masyarakat yang terkendala pelunasan," jelas Ninno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, kolaborasi strategis dengan Jasa Raharja dan kepolisian ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengoptimalisasi pendapatan daerah, sekaligus memutakhirkan data potensi pajak yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Daftar Pemenang Undian Samsat Riau Tahap II</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penarikan undian secara acak, berikut adalah enam wajib pajak beruntung yang berhasil membawa pulang hadiah utama dari Tim Pembina Samsat Riau:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Emas 1 gram: Fredy Hasiolan Sitorus (Nopol BM 4329 AB) - Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Emas 1 gram: Warsono Nugroho (Nopol BM 2725) - Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Emas 2,5 gram: Nopriza Salvia (Nopol 3820 DAY) - Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Emas 2,5 gram: Rimayanti (Nopol BM 998 AQ) - Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Emas 5 gram: Rubiyanti (Nopol BM 1557 NN) - Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sepeda Motor Yamaha Gear: Rustam (Nopol BM 2749 ABB) - Kota Pekanbaru.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ditinggal Penambang, Dua Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Dimusnahkan Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Ditinggal-Penambang--Dua-Rakit-Tambang-Emas-Ilegal-di-Kuansing-Dimusnahkan-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1836_Ditinggal-Penambang--Dua-Rakit-Tambang-Emas-Ilegal-di-Kuansing-Dimusnahkan-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN " Kepolisian Sektor Kuantan Tengah membakar dua unit rakit tambang emas ilegal saat menggelar penertiban di Desa Beringin Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Senin (27/7/2027) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penertiban yang dipimpin oleh Panit Opsnal Intel Polsek Kuantan Tengah Ipda Jufri Oktavianus Lumban Gaol tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat setempat terkait aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan menemukan dua unit rakit "dompeng" dalam kondisi tidak beroperasi dan telah ditinggalkan oleh para penambang. Untuk memastikan peralatan tersebut tidak dapat digunakan kembali, polisi langsung merusak dan membakarnya di tempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat," kata Kepala Polsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin," tambah Linter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi ini, polisi tidak menangkap pelaku maupun menyita barang bukti karena lokasi diduga telah ditinggalkan sebelum petugas tiba di tempat kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Linter menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli, pengawasan, dan penegakan hukum untuk menekan aktivitas tambang ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga di wilayah hukumnya.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Soroti Penertiban PKL, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemkot Siapkan Relokasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Soroti-Penertiban-PKL--Anggota-DPRD-Pekanbaru-Minta-Pemkot-Siapkan-Relokasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1097_Soroti-Penertiban-PKL--Anggota-DPRD-Pekanbaru-Minta-Pemkot-Siapkan-Relokasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulkardi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru untuk tidak sekadar menertibkan pedagang kaki lima (PKL), tetapi juga memberikan solusi konkret yang menjamin kelangsungan usaha mereka. Langkah penataan ruang kota dinilai harus berjalan selaras dengan perlindungan terhadap pelaku usaha mikro yang menggantungkan hidup di jalanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Desakan ini disampaikan merespons serangkaian operasi penertiban PKL oleh Pemkot Pekanbaru di berbagai titik, seperti Jalan HR Soebrantas Panam, Pasar Pagi Agus Salim, kawasan Stadion Utama Riau, hingga Jalan Arifin Ahmad. Zulkardi sepakat bahwa penataan kawasan sangat diperlukan, tetapi pelaksanaannya wajib menjunjung tinggi nilai keadilan sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penataan kota memang penting. Saya mendukung Kota Pekanbaru menjadi kota yang tertib, bersih, indah, dan nyaman. Namun, penertiban PKL tidak boleh dilakukan tanpa solusi yang berpihak kepada masyarakat," tegas Zulkardi kepada GoRiau.com, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, PKL adalah pilar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh sebab itu, pemerintah tidak cukup hanya menegakkan aturan ketertiban tanpa menjalankan kewajiban membina, melindungi, dan memberdayakan para pedagang. Ia mengingatkan bahwa hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak telah dijamin secara konstitusional melalui Pasal 27 ayat (2) serta Pasal 34 UUD 1945. Amanat serupa juga tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM yang telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ketika Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan penertiban PKL, pemerintah juga wajib menghadirkan solusi. Harus tersedia lokasi relokasi yang layak, akses usaha yang jelas, pembinaan, pendampingan, serta kepastian bahwa para pedagang tetap dapat mencari nafkah," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wakil rakyat tersebut mempertanyakan apakah seluruh kewajiban pemenuhan hak pedagang itu telah dijalankan sebelum alat berat atau petugas diturunkan. Jika belum, ia meminta pemerintah segera mendata seluruh PKL terdampak dan mematangkan lokasi relokasi sebelum membongkar lapak. Langkah ini penting agar kebijakan tata ruang kota tidak justru memutus mata pencaharian masyarakat kecil, karena pembangunan seharusnya juga diukur dari kemampuan menjaga fondasi ekonomi warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jangan sampai penertiban justru mematikan ekonomi rakyat kecil. Kota Pekanbaru memang harus tertata, tetapi keadilan sosial juga harus dirasakan oleh seluruh masyarakat," harapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Zulkardi menyarankan agar pendekatan humanis lebih dikedepankan dalam setiap proses penataan. Ruang dialog dan musyawarah dinilai jauh lebih bijak ketimbang penegakan aturan yang semata-mata berorientasi pada pembongkaran fisik. Pihak legislatif berjanji akan terus mengawasi jalannya kebijakan ini agar pemerintah hadir sebagai pelindung, bukan sekadar penegak aturan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Membangun kota tidak cukup hanya dengan menertibkan. Membangun kota adalah memastikan rakyat tetap dapat hidup, bekerja, berusaha, dan sejahtera. Itulah amanat konstitusi, dan itulah yang akan terus kami perjuangkan,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 14:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Profil Febri Diansyah, Eks Aktivis ICW yang Kini Dampingi Eks Jampidsus</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Celebrity/Profil-Febri-Diansyah--Eks-Aktivis-ICW-yang-Kini-Dampingi-Eks-Jampidsus</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7890_Profil-Febri-Diansyah--Eks-Aktivis-ICW-yang-Kini-Dampingi-Eks-Jampidsus.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah terlihat berada di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). Kehadirannya bertujuan untuk mendampingi klien barunya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah yang tengah diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia masuk menjadi bagian dari tim penasihat hukum untuk menggantikan Hotman Paris Hutapea yang mengundurkan diri atas alasan medis. Waktu persiapan yang dimiliki terbilang singkat menjelang pemeriksaan perdana tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penunjukan sebagai kuasa hukum baru saya terima sehari sebelum hari pemeriksaan," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Latar Belakang Akademis dan Aktivisme</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keterlibatan Febri dalam kasus ini menyoroti kembali profilnya di mata publik. Lulusan Sarjana Hukum UGM tahun 2007 ini memulai kariernya sebagai peneliti di Indonesia Corruption Watch (ICW). Selama sembilan tahun, ia vokal menyuarakan transparansi hukum, termasuk saat mengawal kasus korupsi mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin pada 2011.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dedikasinya di ranah hukum mengantarkannya menjadi pegawai fungsional di Direktorat Gratifikasi KPK. Kariernya menanjak saat ditunjuk menjadi Juru Bicara KPK pada Desember 2016, di mana ia sering memberi keterangan resmi terkait skandal besar seperti proyek e-KTP dan Hambalang. Ia kemudian mengakhiri masa jabatannya pada September 2020 akibat tidak sejalan dengan revisi Undang-Undang KPK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perubahan Arah Kebijakan Advokasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bersama mantan rekan kerjanya di ICW dan KPK, Donal Fariz serta Rasamala Aritonang, ia membentuk Visi Law Office. Kendati pada awalnya menyatakan tidak akan mengurus perkara korupsi, arah advokasi kantor hukum ini bergeser dengan menangani sejumlah klien yang terjerat kasus tingkat tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum mendampingi tersangka TPPU eks Jampidsus, ia sudah menangani beberapa perkara hukum yang mendapat sorotan luas. Ia pernah membela Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan berencana, mendampingi mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di tahap penyelidikan korupsi sebelum mundur pada November 2023, serta bergabung dalam tim pembela Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto terkait perkara dugaan suap PAW dan perintangan penyidikan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:57:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sapa Warga di CFD Pekanbaru, BRK Syariah Gelar Senam Sehat dan Edukasi Keuangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Sapa-Warga-di-CFD-Pekanbaru--BRK-Syariah-Gelar-Senam-Sehat-dan-Edukasi-Keuangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1843_Sapa-Warga-di-CFD-Pekanbaru--BRK-Syariah-Gelar-Senam-Sehat-dan-Edukasi-Keuangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Suasana Car Free Day (CFD) di Kota Pekanbaru, Minggu (26/7/2026), diwarnai dengan kegiatan literasi dari&nbsp; PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) Wilayah Pekanbaru Konsolidasi. Bank daerah tersebut menggelar senam sehat bersama warga sekaligus memberikan edukasi mengenai berbagai produk dan layanan perbankan syariah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pegawai gabungan dari Cabang Utama, Cabang Pekanbaru Sudirman, dan Cabang Pekanbaru Arifin Ahmad, termasuk barisan Funding Officer (FO) serta Account Officer (AO), turun langsung menyapa pengunjung. Mereka memperkenalkan beragam layanan unggulan, mulai dari simpanan tabungan hingga fasilitas pembiayaan yang dirancang sesuai kebutuhan nasabah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan di ruang publik ini dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan guna memperluas akses perbankan melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif. Sembari berolahraga bersama, warga mendapatkan panduan langsung tentang solusi finansial untuk menopang kebutuhan sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Branch Manager BRK Syariah Cabang Arifin Ahmad, Jon Hendri menjelaskan, kehadiran pihaknya dalam ajang mingguan warga kota tersebut merupakan bentuk upaya mempererat hubungan dengan masyarakat luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami ingin BRK Syariah hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memberikan solusi keuangan yang mudah diakses, aman, dan sesuai prinsip syariah," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui interaksi tatap muka yang santai, instansinya menargetkan jangkauan nasabah yang lebih merata di berbagai kalangan. "Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memanfaatkan produk serta layanan BRK Syariah," (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Raih 12 Medali, Kontingen Pekanbaru Sabet Juara Umum O2SN Riau 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Raih-12-Medali--Kontingen-Pekanbaru-Sabet-Juara-Umum-O2SN-Riau-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3089_Raih-12-Medali--Kontingen-Pekanbaru-Sabet-Juara-Umum-O2SN-Riau-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kota Pekanbaru berhasil keluar sebagai juara umum pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Riau tahun 2026. Kontingen asal ibu kota provinsi ini sukses mengumpulkan total 12 medali, yang terdiri atas tujuh emas, empat perak, dan satu perunggu dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan wujud nyata dari besarnya potensi atlet pelajar setempat. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari proses pembinaan berkelanjutan yang dilakukan pihak sekolah bersama para pelatih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tentu capaian ini menjadi apresiasi yang besar, khususnya kepada seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Kota Pekanbaru pada O2SN tingkat Provinsi Riau tahun 2026. Begitu juga kepada para pelatih dan sekolah yang telah melakukan pembinaan," ungkap Syafrian Tommy kepada GoRiau.com, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tommy merinci, belasan medali tersebut disumbangkan melalui beberapa cabang olahraga, di antaranya bulu tangkis, renang, atletik, dan pencak silat. Kendati berhasil merengkuh gelar juara umum, pihaknya mengakui masih terdapat cabang olahraga yang belum maksimal menyumbang medali sehingga akan menjadi bahan evaluasi pada masa mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, prestasi ini tidak didapatkan secara instan. Sekolah-sekolah telah memantau dan membina para siswa yang memiliki bakat olahraga sejak jauh hari sebelum pelaksanaan ajang tahunan tersebut. Pemusatan latihan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat sekolah hingga tahapan seleksi menuju provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini bukan prestasi yang datang secara tiba-tiba. Anak-anak kita sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Sekolah melihat potensi yang dimiliki siswa, kemudian mengembangkannya sehingga mereka mampu berprestasi pada O2SN," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembinaan atlet pelajar ini menyasar siswa sejak tingkatan sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Pada jenjang SD, peserta rata-rata merupakan siswa kelas IV dan V. Sementara untuk tingkat SMP, bibit atlet diambil dari siswa kelas VII dan VIII guna memastikan sirkulasi regenerasi tetap berjalan dengan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah pembinaan sejak dini tersebut dinilai sangat esensial dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga pelajar di Pekanbaru. Selain mengejar target di tingkat provinsi, persiapan matang juga terus digesa untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di kancah nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ke depan tentu kita akan mempersiapkan mereka, khususnya atlet yang akan kembali tampil di tingkat nasional. Pembinaan harus terus dilakukan agar prestasi ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di luar kebanggaan membawa nama daerah, medali O2SN memberikan keuntungan jangka panjang bagi para siswa. Jalur prestasi olahraga ini dapat dimanfaatkan sebagai nilai tambah saat mereka mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang pasti kita akan terus memberikan dukungan kepada anak-anak kita. Prestasi yang mereka raih hari ini menjadi modal sekaligus tiket bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang diinginkan melalui jalur prestasi," .(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Penataan Stadion Utama Riau, Pemkot Pekanbaru Izinkan PKL Berjualan dan Siapkan Tenda Seragam</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Penataan-Stadion-Utama-Riau--Pemkot-Pekanbaru-Izinkan-PKL-Berjualan-dan-Siapkan-Tenda-Seragam</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7217_Penataan-Stadion-Utama-Riau--Pemkot-Pekanbaru-Izinkan-PKL-Berjualan-dan-Siapkan-Tenda-Seragam.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan bahwa penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Kecamatan Binawidya, bukan bertujuan untuk menggusur. Pemkot Pekanbaru mengambil langkah penataan sekadar untuk memastikan kawasan tersebut kembali tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tegas ini diambil merespons keluhan warga mengenai kondisi kawasan stadion. Selain terlihat semrawut akibat banyaknya bangunan permanen, area tersebut kerap dikaitkan dengan riwayat tindak kriminal dan indikasi aktivitas yang meresahkan. Atas dasar itu, pemerintah membongkar lapak permanen namun tetap memberikan ruang bagi pedagang untuk mencari nafkah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penertiban tersebut bukan untuk melarang PKL berjualan. Melainkan, kami ingin menata kawasan agar lebih rapi dan menghilangkan bangunan permanen yang berdiri di lokasi," tegas Agung, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menguraikan, para pedagang nantinya akan mengikuti konsep perniagaan yang lebih teratur. Dengan begitu, aktivitas ekonomi warga tidak lagi menimbulkan kesan kumuh atau mengganggu fungsi utama Stadion Utama Riau sebagai fasilitas publik dan sarana olahraga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemkot Pekanbaru, lanjutnya, akan mengadopsi model penataan yang telah sukses diterapkan di sepanjang Jalan Cut Nyak Dien. Seluruh lapak pedagang akan dibuat seragam. Pemerintah juga tengah mematangkan anggaran guna menyediakan tenda bongkar pasang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki keterbatasan finansial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pedagang tetap boleh berjualan, tetapi harus ditata dengan baik. Kami ingin para pedagang tetap bisa mencari nafkah, tetapi dengan kondisi yang lebih tertib. Kami juga berencana membantu menyediakan tenda yang lebih baik sehingga kawasan ini terlihat rapi dan nyaman," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, Agung membeberkan bahwa penataan ini juga menyasar keberadaan tenda-tenda tertutup yang rentan disalahgunakan. Sebelumnya, petugas di lapangan sempat menemukan barang-barang yang mengindikasikan adanya aktivitas menyimpang di dalam beberapa lapak permanen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kendati begitu, dirinya tidak memukul rata bahwa seluruh pedagang melakukan pelanggaran. Penertiban ini lebih bersifat pencegahan sekaligus menciptakan rasa aman. Sebelum alat berat diturunkan, sosialisasi telah disampaikan kepada pedagang dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang kami tertibkan adalah bangunan permanennya. Pedagang tetap boleh berjualan, tetapi kawasan ini harus ditata agar lebih aman, tertib, dan nyaman untuk semua," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, jajaran Satpol PP Kota Pekanbaru telah meratakan sekitar 70 lapak liar di kawasan Stadion Utama Riau, Rabu (22/7/2026). Operasi penertiban ini melibatkan kekuatan 160 personel gabungan dari unsur Satpol PP, TNI, dan Polri, serta dikawal satu unit ekskavator untuk merobohkan bangunan semipermanen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto menjelaskan, pembongkaran tersebut mutlak diperlukan demi mengembalikan fungsi kawasan stadion. Menurutnya, pedagang dipersilakan beroperasi kembali asalkan mematuhi aturan penggunaan lapak bongkar pasang dan langsung membersihkan area setelah aktivitas dagang selesai.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perry Warjiyo Mundur Mendadak, Nilai Tukar Rupiah Tergelincir ke Rp17.960</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Perry-Warjiyo-Mundur-Mendadak--Nilai-Tukar-Rupiah-Tergelincir-ke-Rp17-960</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6514_Perry-Warjiyo-Mundur-Mendadak--Nilai-Tukar-Rupiah-Tergelincir-ke-Rp17-960.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Nilai tukar rupiah terpaksa mengawali perdagangan awal pekan di zona merah akibat sentimen ketidakpastian kepemimpinan di otoritas moneter Indonesia. Mengutip data Refinitiv saat pembukaan perdagangan Senin (27/7/2026), mata uang Garuda langsung melorot ke posisi Rp17.960 per dolar AS. Rupiah terdepresiasi sebesar 0,14 persen, melanjutkan tren negatif dari penutupan akhir pekan lalu, Jumat (24/7/2026), yang melemah 0,25 persen di level Rp17.935 per dolar AS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelemahan nilai tukar ini murni dipicu oleh dinamika dari dalam negeri, mengingat indeks dolar AS (DXY) justru sedang mengalami pelemahan. Tercatat pukul 09.00 WIB, DXY terkoreksi 0,3 persen ke level 101,164. Keputusan Perry Warjiyo yang memilih mundur secara sukarela dari kursi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Sabtu (25/7/2026) dengan alasan pribadi memicu reaksi cepat dari para pelaku pasar. Surat permohonan pengunduran diri tersebut diketahui telah dilayangkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mundurnya sosok yang menakhodai BI sejak 2018 ini terbilang mendadak karena beberapa hari sebelumnya ia masih memimpin konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Juli 2026 yang memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Merespons situasi ini, Dewan Gubernur BI bergerak cepat menggelar rapat darurat pada Minggu (26/7/2026) untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan. Berdasarkan rapat tersebut, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur BI Sementara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bank Indonesia akan selalu memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegasnya dalam keterangan resmi Senin pagi untuk menenangkan kecemasan pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di luar dinamika domestik, kondisi global sebenarnya sempat memberi sentimen positif bagi mata uang negara berkembang setelah Amerika Serikat menghentikan sementara serangan udaranya terhadap Iran akhir pekan lalu. Namun, fokus pasar global kini terbagi oleh agenda pertemuan The Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan berakhir pada Rabu (29/7/2026). Berdasarkan kalkulasi CME FedWatch Tool, pasar melihat ada peluang sebesar 36,3 persen bagi bank sentral AS tersebut untuk mengerek suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Transformasi Ulat: Bukan Sekadar Berganti Kulit</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Transformasi-Ulat--Bukan-Sekadar-Berganti-Kulit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3042_Transformasi-Ulat--Bukan-Sekadar-Berganti-Kulit.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SETIAP orang ingin berubah. Perusahaan ingin bertransformasi. Organisasi mencanangkan perubahan. Pemerintah melakukan reformasi. Bahkan setiap awal tahun kita membuat resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Namun, pertanyaan yang layak diajukan adalah: apakah kita sungguh-sungguh bertransformasi, atau hanya berganti “kulit”?</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Alam sebenarnya telah lama mengajarkan makna transformasi melalui dua makhluk yang namanya hanya berbeda satu huruf: ular dan ulat. Keduanya sama-sama mengalami perubahan, tetapi perubahan itu memiliki makna yang sangat berbeda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ular mengalami pergantian kulit. Kulit lama dilepaskan dan digantikan dengan kulit baru, yang tampak lebih bersih, lebih mengilap, dan lebih segar. Dari luar terlihat ada pembaruan. Namun, setelah pergantian itu selesai, ular tetaplah ular. Naluri, sifat, dan karakternya tidak berubah. Ia hanya tampil dengan “wajah baru”.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bukankah fenomena seperti ini sering kita jumpai dalam kehidupan?</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada orang berganti jabatan, mengenakan pakaian baru, berbicara dengan istilah-istilah modern, bahkan mengusung slogan perubahan. Akan tetapi, cara berpikir, sikap, dan integritasnya tetap sama. Yang berubah hanyalah kemasan, bukan isi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbeda dengan ulat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk menjadi kupu-kupu, ulat harus melewati proses yang tidak mudah. Ia memasuki kepompong, menjalani fase yang sunyi, bahkan mengalami perubahan biologis yang sangat mendasar hingga akhirnya muncul sebagai makhluk yang sama sekali berbeda. Dari seekor ulat yang sering dianggap mengganggu, ia berubah menjadi kupu-kupu yang membawa keindahan dan memberi manfaat bagi alam melalui proses penyerbukan bunga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transformasi ulat bukan sekadar pergantian penampilan, melainkan perubahan identitas, fungsi, dan cara hidup. Di situlah letak perubahan yang sesungguhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transformasi sejati selalu menuntut proses. Ia membutuhkan keberanian untuk meninggalkan kebiasaan lama, kerendahan hati untuk belajar, kesediaan menerima kritik, dan ketekunan memperbaiki diri. Tidak ada perubahan karakter secara instan. Sebagaimana ulat tidak langsung menjadi kupu-kupu, manusia pun memerlukan waktu untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih matang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, pesan ini menjadi semakin relevan. Bangsa ini tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter. Kita tidak cukup hanya membangun gedung-gedung megah, menciptakan teknologi canggih, atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Semua itu akan kehilangan makna apabila tidak disertai dengan transformasi nilai, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal yang sama berlaku dalam dunia pendidikan, pemerintahan, dunia usaha, maupun organisasi sosial. Perubahan struktur tanpa perubahan budaya hanya akan menghasilkan wajah baru dengan kebiasaan lama. Reformasi tanpa transformasi karakter sering kali berhenti menjadi slogan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, setiap orang patut bertanya kepada diri sendiri: perubahan seperti apakah yang sedang saya jalani? Apakah saya sedang memperbarui penampilan atau sedang membangun karakter? Apakah saya hanya mengganti kulit, atau sedang mengubah cara berpikir, bersikap, dan bertindak?</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada akhirnya, kehidupan akan lebih menghargai transformasi daripada hanya sekadar perubahan. Sebab, dunia tidak membutuhkan lebih banyak orang yang hanya tampak baru, melainkan pribadi-pribadi yang sungguh-sungguh menjadi baru dalam karakter dan tindakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Maka, marilah belajar dari ulat, berani memasuki “kepompong” kehidupan: ruang pembelajaran, introspeksi, dan pembentukan diri. Sebab dari sanalah lahir transformasi yang sesungguhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kita boleh berganti pakaian, jabatan, atau gelar. Namun, yang paling menentukan masa depan seseorang adalah ketika ia mampu mengubah karakternya. Itulah transformasi yang sejati"bukan sekadar berganti kulit, berubah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi kehidupan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Produksi Minyak Nasional Sempat Terpukul, SKK Migas Ungkap Rangkaian Kendala dan Upaya Pemulihan di Blok Rokan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Produksi-Minyak-Nasional-Sempat-Terpukul--SKK-Migas-Ungkap-Rangkaian-Kendala-dan-Upaya-Pemulihan-di-Blok-Rokan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7355_Produksi-Minyak-Nasional-Sempat-Terpukul--SKK-Migas-Ungkap-Rangkaian-Kendala-dan-Upaya-Pemulihan-di-Blok-Rokan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Produksi minyak nasional sepanjang tahun ini sempat menghadapi tekanan cukup berat akibat serangkaian gangguan infrastruktur energi. Kondisi tersebut membuat target produksi nasional meleset dan berdampak pada pasokan energi dalam negeri. Meski demikian, pemerintah bersama SKK Migas, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), serta para pemangku kepentingan terus melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan agar produksi kembali meningkat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius atau yang akrab disapa Abas, menjelaskan pemerintah saat ini berupaya memperkuat ketahanan energi nasional, termasuk memastikan tidak ada lagi potensi produksi minyak yang luput dari perhitungan produksi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini pemerintah berusaha agar tidak ada lagi potensi produksi minyak yang luput dari perhitungan sebagai produksi nasional. Bahkan sumur-sumur masyarakat juga mulai didata dan dioptimalkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pasokan minyak nasional," ujarnya saat ngopi bersama wartawan di salah satu kafe di Pekanbaru, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Abas, optimalisasi sumur masyarakat juga dilakukan di wilayah Sumatera Bagian Utara, terutama di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, serta sebagian wilayah Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi sesuai arahan Presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, tantangan besar muncul pada awal tahun ketika terjadi gangguan pada pipa penyalur gas dari Sumatera Selatan. Gangguan itu memicu efek domino terhadap kegiatan operasi hulu migas dan berdampak langsung pada produksi minyak nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Akibat gangguan tersebut, produksi minyak nasional sempat turun hingga sekitar 570 ribu barel per hari (BOPD). Dalam kurun waktu sekitar satu bulan, Indonesia diperkirakan kehilangan produksi sekitar 3 juta hingga 3,5 juta barel minyak," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Blok Rokan. Saat itu kemampuan produksi hanya mencapai sekitar 20 hingga 30 persen dari kapasitas normal, dengan produksi berada di kisaran 40 ribu hingga 50 ribu barel per hari. Dampaknya juga dirasakan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lain yang bergantung pada pasokan listrik dan utilitas dari kawasan Rokan, sehingga produksi mereka turut berkurang sekitar 10 ribu barel per hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Abas menjelaskan gangguan tersebut terjadi pada semester pertama, khususnya periode Januari hingga Maret, ketika proses pemulihan masih berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Belum sepenuhnya pulih, industri hulu migas kembali dihadapkan pada kendala lain berupa kerusakan sistem pembangkit listrik yang menjadi penopang utama operasional lapangan migas. Gangguan tersebut kembali menghambat upaya peningkatan produksi yang sebelumnya mulai menunjukkan tren positif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Meski demikian, kondisi mulai membaik sejak pertengahan Mei hingga Juni. Produksi Blok Rokan yang sebelumnya sempat tertekan perlahan meningkat hingga berada pada kisaran 130 ribu hingga 135 ribu barel per hari," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam beberapa pekan terakhir, tren pemulihan terus berlanjut. Produksi Blok Rokan kini telah kembali menyentuh sekitar 140 ribu hingga 141 ribu barel per hari, meski masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SKK Migas menargetkan produksi Blok Rokan dapat kembali mencapai kisaran 154 ribu hingga 160 ribu barel per hari, dengan syarat sistem pembangkit listrik dapat beroperasi secara normal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, PLN bersama anak usahanya yang menangani pembangkit listrik di kawasan tersebut terus bekerja mempercepat perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan. Proses pemulihan dilakukan secara intensif dengan dukungan SKK Migas dan PHR.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Listrik menjadi penopang utama kegiatan operasi hulu migas. Karena itu kami berharap proses pemulihan pembangkit dapat segera selesai sehingga target produksi bisa kembali dikejar," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, PHR juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi agar gangguan serupa tidak kembali menghambat operasi di masa mendatang. Penguatan infrastruktur, termasuk sistem distribusi energi dan pembangkit listrik, menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga keberlanjutan produksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Abas menegaskan, SKK Migas mengapresiasi seluruh pihak, khususnya PHR, yang terus bekerja menjaga keberlangsungan operasi di tengah berbagai tantangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Blok Rokan saat ini masih menjadi tulang punggung produksi minyak nasional. Karena itu seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama agar target produksi yang diamanatkan pemerintah dapat tercapai,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Disdik Pekanbaru dan BPMP Kaji Fenomena Minim Siswa Baru di SDN 127</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Disdik-Pekanbaru-dan-BPMP-Kaji-Fenomena-Minim-Siswa-Baru-di-SDN-127</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6278_Disdik-Pekanbaru-dan-BPMP-Kaji-Fenomena-Minim-Siswa-Baru-di-SDN-127.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Fenomena minimnya jumlah peserta didik baru di sejumlah sekolah dasar negeri, khususnya SD Negeri 127 Pekanbaru yang hanya menerima empat siswa pada tahun ajaran 2026/2027, memicu langkah cepat pemerintah. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kini resmi menggandeng Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) guna mengevaluasi kondisi dan memetakan solusi bagi sekolah-sekolah yang sepi pendaftar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy menegaskan persoalan ini tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Menurutnya, fenomena penyusutan jumlah peserta didik ini juga memerlukan keterlibatan pemerintah pusat untuk merumuskan penanganan yang tepat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Minimnya pendaftar pada beberapa SD ini sedang kami kaji. Ini bukan hanya menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, tetapi juga pemerintah pusat. Karena itu kami berkoordinasi dengan BPMP untuk melihat bagaimana menyikapi kondisi sekolah-sekolah yang jumlah pendaftarnya sedikit," urai Syafrian Tommy kepada GoRiau.com melalui sambungan telepon, Senin (27/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kajian bersama BPMP tersebut dirancang untuk mengurai berbagai faktor penyebab merosotnya animo pendaftar. Pemetaan mencakup potensi perubahan demografi penduduk, tren perpindahan ke kawasan permukiman baru, hingga keberadaan sekolah lain yang mungkin lebih diminati masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Apakah penyebabnya karena faktor demografi, perpindahan penduduk, atau adanya sekolah lain di sekitarnya, itu sedang kami pelajari bersama BPMP. Semoga nanti ada kebijakan yang tepat sehingga anak-anak yang bersekolah di sana tetap mendapatkan pelayanan yang sama dengan sekolah-sekolah lainnya," harapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil dari evaluasi ini kelak menjadi pijakan utama dalam menyusun kebijakan strategis ke depan. Meskipun pembahasan bersama BPMP masih berlangsung dan bentuk kebijakan akhirnya belum diputuskan, pemerintah menjamin layanan pendidikan di sekolah minim murid tetap setara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Disdik Kota Pekanbaru telah memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 127 akan terus berjalan normal tanpa hambatan. Pemerintah menjamin hak pendidikan keempat siswa baru tersebut tidak akan berkurang sedikit pun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disdik juga sempat membuka berbagai opsi penanganan jangka panjang terkait masalah ini. Opsi tersebut meliputi penataan ulang atau penggabungan dengan sekolah terdekat, hingga program revitalisasi fasilitas apabila hasil kajian menunjukkan kebutuhan tersebut mendesak untuk menopang efektivitas layanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tentu proses ini sedang berjalan. Bagaimana implementasinya nanti kita tunggu hasil kajiannya. Yang pasti, proses belajar mengajar akan tetap berjalan seperti biasanya," tegas Tommy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Faktor demografi memang sempat disinggung sebagai salah satu pemicu utama. Plt Kepala SD Negeri 127 Pekanbaru, Etniyenti sebelumnya mengungkapkan bahwa lingkungan di sekitar sekolah mengalami perubahan signifikan. Kawasan yang dahulu didominasi keluarga muda kini lebih banyak dihuni warga lanjut usia, sementara sebagian keluarga telah berpindah ke wilayah lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain faktor demografi, posisi bangunan sekolah yang tersembunyi di dalam gang dan tidak berada di jalan utama dinilai turut memengaruhi pilihan orang tua. Kendati dihadapkan pada keterbatasan jumlah siswa, pihak sekolah berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan yang optimal tanpa mengurangi standar pengajaran.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:22:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>