<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 23:43:26 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 23:43:26 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Pemerintah-Ubah-Aturan-PPh-Final-UMKM--PT-dan-CV-Tak-Lagi-Dapat-Fasilitas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4016_Pemerintah-Ubah-Aturan-PPh-Final-UMKM--PT-dan-CV-Tak-Lagi-Dapat-Fasilitas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah satu poin penting dalam aturan tersebut adalah perubahan ketentuan penerima fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi wajib pajak dengan peredaran bruto tertentu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui beleid baru ini, dikutip Rabu (3/6/2026), pemerintah mempersempit kelompok wajib pajak yang dapat memanfaatkan tarif PPh Final 0,5 persen. Jika sebelumnya fasilitas tersebut dapat digunakan oleh koperasi, persekutuan komanditer (CV), firma, perseroan terbatas (PT), hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kini penerimanya dibatasi hanya untuk wajib pajak orang pribadi, perseroan perorangan yang didirikan oleh satu orang, dan koperasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketentuan tersebut tercantum dalam perubahan Pasal 57 ayat (1) PP 20/2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Wajib Pajak dalam negeri yang memiliki peredaran bruto tertentu yang dikenai Pajak Penghasilan bersifat final sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) merupakan: a. Wajib Pajak orang pribadi; dan b. Wajib Pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang didirikan oleh 1 (satu) orang dan koperasi,” demikian bunyi aturan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Khusus bagi koperasi, fasilitas PPh Final 0,5 persen dapat dimanfaatkan selama empat tahun sejak terdaftar sebagai wajib pajak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski mempersempit penerima fasilitas, pemerintah tetap memberikan masa transisi bagi badan usaha yang sebelumnya telah menggunakan skema PPh Final UMKM. Dengan demikian, CV, firma, PT, dan BUMDes yang saat ini masih memanfaatkan tarif 0,5 persen tidak langsung kehilangan fasilitas tersebut dan masih dapat menggunakannya hingga masa transisi berakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada Batas Waktu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah masa transisi selesai, badan usaha tersebut wajib menggunakan tarif Pajak Penghasilan umum sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain mengubah kelompok penerima fasilitas, pemerintah juga menghapus batas waktu penggunaan tarif PPh Final 0,5 persen bagi wajib pajak orang pribadi yang memiliki omzet hingga Rp 4,8 miliar per tahun. Sebelumnya, fasilitas tersebut hanya dapat dimanfaatkan selama tujuh tahun sejak usaha terdaftar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah juga memperketat aturan untuk mencegah praktik penghindaran pajak melalui pemecahan usaha menjadi beberapa entitas yang lebih kecil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam aturan sebelumnya, pelaku usaha dapat mendirikan sejumlah perseroan perorangan sehingga omzet masing-masing entitas tetap berada di bawah batas Rp4,8 miliar per tahun. Namun, melalui Pasal 57 ayat (2) huruf e PP 20/2026, batas omzet tersebut kini dihitung berdasarkan total peredaran bruto wajib pajak orang pribadi dan seluruh perseroan perorangan yang didirikannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Artinya, apabila akumulasi omzet dari seluruh usaha tersebut melebihi Rp4,8 miliar dalam satu tahun pajak, fasilitas PPh Final 0,5 persen tidak lagi dapat digunakan pada tahun pajak berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan fasilitas pajak UMKM diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar memenuhi kriteria dan tidak dimanfaatkan untuk mengurangi kewajiban pajak secara tidak semestinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Pecah Usaha</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah juga menutup celah pemecahan usaha melalui anggota keluarga inti. Dalam Pasal 58 ayat (2) dan ayat (3), diatur bahwa bagi pasangan suami-istri yang memiliki perjanjian pemisahan harta atau menjalankan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah, batas omzet Rp4,8 miliar dihitung berdasarkan gabungan omzet suami, istri, serta seluruh perseroan perorangan yang didirikan oleh keduanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Penentuan jumlah peredaran bruto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 ayat (2) huruf e bagi suami-istri sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ditentukan berdasarkan penggabungan peredaran bruto dari suami dan istri beserta seluruh Wajib Pajak badan berbentuk perseroan perorangan yang didirikan oleh suami dan istri,” tulis beleid tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, PP 20/2026 menegaskan bahwa penghasilan dari jasa yang berkaitan dengan pekerjaan bebas tidak lagi dapat memanfaatkan skema PPh Final UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kelompok profesi yang dikecualikan antara lain pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris. Fasilitas ini juga tidak berlaku bagi pekerja seni dan hiburan seperti musisi, penyanyi, pelawak, aktor, model, sutradara, kru film, penari, pelukis, pemahat, hingga kreator konten digital seperti influencer, selebgram, blogger, dan vlogger.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, atlet, pengajar, pelatih, penyuluh, moderator, peneliti, penerjemah, agen iklan, pengawas proyek, agen asuransi, hingga distributor perusahaan pemasaran berjenjang juga tidak dapat menggunakan skema PPh Final UMKM. Dengan demikian, penghasilan yang mereka peroleh akan dikenai tarif Pajak Penghasilan sesuai ketentuan umum yang berlaku.(liputan</font>6).</div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 16:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Sumbang-Triliunan-Rupiah-Sejak-1945--Afni-Sebut-Siak-Tercekik-Aturan-Keuangan-Baru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8830_Sumbang-Triliunan-Rupiah-Sejak-1945--Afni-Sebut-Siak-Tercekik-Aturan-Keuangan-Baru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali dihadapkan pada ancaman krisis fiskal akibat terbitnya regulasi baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Realitas pahit ini dibeberkan secara gamblang oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli saat menjadi narasumber utama dalam diskusi reformulasi desentralisasi fiskal bersama DPD RI, Rabu (3/6/2026). Ia memutar balik lembaran sejarah kelam wilayahnya yang nyaris tidak tersentuh pembangunan selama 54 tahun berturut-turut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Cahaya kemajuan baru terlihat saat Siak resmi menjadi kabupaten mandiri tahun 1999 melalui jalur otonomi daerah. Infrastruktur yang dulunya tertinggal mulai dibangun menggunakan aliran dana yang masuk. Namun, euforia dua dekade tersebut kini berada di ujung tanduk.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami baru saja menikmati otonomi daerah. Banyak yang bisa dibangun, namun saat ini daerah penghasil menghadapi paradoks," ungkap Afni menyoroti kebuntuan yang terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Tersandera Aturan Sapu Jagat Pusat</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati perempuan pertama di Siak ini merinci bagaimana Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) menjadi bumerang. Regulasi sapu jagat itu secara sistematis memangkas jatah Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi urat nadi pembangunan wilayah pesisir tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah pusat terus memberikan tekanan wajib kepada daerah untuk menaikkan kualitas layanan kesehatan, jalan, hingga pendidikan rakyat. Namun di detik yang sama, keran pendapatan yang menjadi hak paten mereka justru dipangkas tanpa ruang diskusi yang seimbang."Keadilan fiskal tidak diukur dari seragamnya aturan, melainkan dari kemampuan aturan tersebut menciptakan kesejahteraan bagi daerah yang menjadi sumber penghasil penerimaan negara," paparnya menanggapi ketimpangan kebijakan pusat tersebut.(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 16:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Sukseskan-Ketahanan-Pangan--Polsek-Rengat-Barat-Inhu-Gelar-Monitoring-Berkelanjutan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7447_-Sukseskan-Ketahanan-Pangan--Polsek-Rengat-Barat-Inhu-Gelar-Monitoring-Berkelanjutan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring berkelanjutan. Sekaligus memberikan dukungan, motivasi, serta memastikan keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah binaan.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Dibawah arahan Kompol Amriadi Kapolsek Rengat Barat, seluruh Bhabinkamtibmas Polsek Rengat Barat diinstruksikan untuk melaksanakan kegiatan peninjauan dan monitoring Program Asta Cita Presiden RI bidang Ketahanan Pangan melalui Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di beberapa desa wilayah hukum Polsek Rengat Barat.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan skala rumah tangga maupun kelompok,” tegas Kompol Amriadi Kapolsek Rengat Barat, Inhu kepada riauterkinicom Rabu (3/6/26).</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Monitoring berkelanjutan ini dilakukan di Desa Barangan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Mulya Wardana terhadap tanaman kacang panjang dilahan 20 meter X 100 meter milik petani bernama Khairul, dari hasil monitoring diketahui bahwa kondisi tanaman tumbuh dengan baik dan dalam perawatan rutin dan lahan dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekitar.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Di Desa Tani Makmur monitoring juga dilakukan Bhabinkamtibmas Bripka Jepri Nurmanto terhadap tanaman cabai merah di lahan seluas 30 meter X 50 meter milik petani bernama Sagala. Hasil monitoring menunjukan kondisi tanaman cabai merah perkembangan nya cukup baik dan dilakukan pemeliharaan secara berkala,” urai nya.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Ditambahkan nya, monitoring berkelanjutan ini juga dilakukan di Desa Danau Tiga yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Rio Derick Zulmi, terhadap tanaman kacang panjang dan kacang tanah milik petani Ponijan dilahan seluas 20 meter X 30 meter. Hasil monitoring menunjukan kondisi tanaman tumbuh normal dan terawat serta pemanfaatan lahan dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan desa.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini juga bertujuan memberikan dukungan, motivasi, serta memastikan keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah binaan dalam mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ungkapnya.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">Demikian juga di Desa Pekan Heran, monitoring terhadap tanaman timun di lahan seluas 40 meter X 50 meter milik petani bernama Enjum Hidayat dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Arif Sanjaya, dimana dari hasil monitoring diketahui bahwa kondisi tanaman normal dan terawat serta tanaman menunjukan perkembangan yang baik dan berpotensi memberikan hasil panen optimal.</span><br><font face="arial" size="3"><br></font><span style="font-family: arial; font-size: medium; text-align: justify;">“Secara keseluruhan kegiatan monitoring dan peninjauan Program P2B berjalan aman, tertib, dan kondusif. Dari hasil monitoring diketahui bahwa lahan yang dimanfaatkan masyarakat masih aktif dikelola dan tanaman yang ditanam menunjukkan perkembangan yang baik dan monitoring tetap dilaksanakan secara berkelanjutan guna memantau perkembangan tanaman serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.(rtc).</span></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Sopir-Truk-di-Palembang-Tewas-Dikeroyok-Gara-Gara-Tegur-Pengendara-Serobot-Antrean-Solar-di-SPBU</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7091_Sopir-Truk-di-Palembang-Tewas-Dikeroyok-Gara-Gara-Tegur-Pengendara-Serobot-Antrean-Solar-di-SPBU.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban awalnya mengantre untuk mengisi solar di SPBU Jalan Noerdin Pandji Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (2/6) malam. Tiba-tiba seorang pengendara menyerobot antrean yang membuat korban sedikit kesal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban lantas menegur pengendara itu. Namun pelaku justru marah-marah hingga kedua cekcok dan terjadilah perkelahian satu lawan satu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keributan keduanya dapat diredam warga dan pengendara di sekitar TKP. Selang 30 menit kemudian, pelaku kembali datang bersama enam temannya yang semuanya mengendarai sepeda motor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketujuh pelaku membabi buta mengeroyok korban yang masih berada di dalam truk dengan senjata tajam. Korban kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan mengemudikan truknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku Serang Korban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun kendaraannya menabrak trotoar di seberang SPBU hingga terhenti. Bukannya kabur, para pelaku kembali menyerang korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengeroyokan barulah terhenti begitu warga ramai-ramai datang ke lokasi. Para pelaku melarikan diri dan korban dilarikan ke rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nyawa korban tak dapat diselamatkan akibat banyak luka tusuk dan sabetan di sekujur tubuhnya. Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan awal dari sejumlah saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengungkapkan, petugas telah memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian. Truk korban telah diamankan untuk penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban meninggal dunia setelah dikeroyok, pelakunya berjumlah tujuh orang, termasuk pengendara yang menyerobot antrean solar," ungkap Musa, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Musa menegaskan, petugas tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya menyangkut tindak pidana kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang, tetapi juga menyangkut keamanan masyarakat di ruang publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ketujuh pelaku sedang diidentifikasi dan selanjutnya kita kejar," pungkas Musa.(merdeka.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Bisnis-Emas-Batangan-Moncer--Pendapatan-Hartadinata-Abadi-Melejit-Tembus-Rp20-Triliun</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8435_Bisnis-Emas-Batangan-Moncer--Pendapatan-Hartadinata-Abadi-Melejit-Tembus-Rp20-Triliun.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal I-2026, melonjak 196 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp6,8 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pendapatan Perseroan di kuartal I-2026 yang meningkat sebesar 197 persen itu naik dari Rp6,8 triliun menjadi Rp20,1 triliun," kata Direktur Keuangan Ong Deny dalam Public Expose Hartadinata Abadi Tbk, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ong Deny mengatakan pencapaian tersebut melanjutkan tren pertumbuhan agresif telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Perseroan menjelaskan pertumbuhan tersebut tidak hanya berasal dari kenaikan harga jual rata-rata yang meningkat 71 persen, tetapi juga ditopang kenaikan volume penjualan dalam ekuivalen emas murni. Volume penjualan tercatat naik 75 persen dari 4,7 ton menjadi 7,8 ton.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kenaikan pendapatan turut mendorong pertumbuhan laba kotor yang meningkat 117 persen menjadi Rp744 miliar dari sebelumnya Rp343 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Seiring dengan peningkatan pendapatan Perseroan, laba kotor Perseroan juga mengalami peningkatan dari Rp343 miliar menjadi Rp744 miliar atau naik 117 persen," ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tingkat operasional, Hartadinata juga membukukan peningkatan kinerja yang kuat. Laba operasional naik 127 persen menjadi Rp633 miliar dibandingkan Rp278 miliar pada kuartal I-2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, EBITDA meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp649 miliar dari Rp289 miliar pada periode yang sama tahun lalu, meskipun perusahaan mencatat kenaikan biaya penjualan serta biaya umum dan administrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laba Operasional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, Deny menyampaikan pertumbuhan laba operasional yang solid ditambah penurunan beban keuangan sebesar 4,37 persen menjadi Rp83 miliar dari Rp87 miliar turut mendongkrak laba bersih perseroan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hartadinata mencatat laba bersih sebesar Rp433 miliar pada kuartal I-2026, melonjak sekitar 190 persen dibandingkan capaian Rp149 miliar pada periode yang sama tahun lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kenaikan laba tersebut berdampak pada peningkatan laba per saham atau earnings per share (EPS) yang naik dari Rp32,5 menjadi Rp94,1 per lembar saham.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perseroan di kuartal I-2026 ini membukukan peningkatan laba bersih dari Rp149 miliar menjadi Rp433 miliar dengan laba bersih per saham yang meningkat dari Rp32,5 per lembar saham menjadi Rp94,1 per lembar saham di kuartal I-2026," ujar dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Profitabilitas</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari sisi profitabilitas, return on assets (ROA) meningkat menjadi 12,6 persen pada kuartal I-2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 7,76 persen pada 2025 dan 7,4 persen pada 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"profitability ratio Perseroan mengalami trend yang cukup baik di mana ROA mengalami peningkatan dari 7,4 persen di tahun 2024 meningkat menjadi 7,76 persen di 2025 dan bahkan di kuartal I-2026 telah mencapai sebesar 12,6 persen," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, return on equity (ROE) mencapai 47,3 persen pada kuartal I-2026, melanjutkan tren kenaikan dari 18,8 persen pada 2023 dan 30,3 persen pada 2025.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 15:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>KSP Dudung Sebut Pencopotan Dadan Hindayana Diduga Terkait Jual Beli Titik SPPG</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/KSP-Dudung-Sebut-Pencopotan-Dadan-Hindayana-Diduga-Terkait-Jual-Beli-Titik-SPPG</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1524_KSP-Dudung-Sebut-Pencopotan-Dadan-Hindayana-Diduga-Terkait-Jual-Beli-Titik-SPPG.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan alasan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berkaitan dengan dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya, saya pun dapat informasi seperti itu," kata Dudung usai rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).Dudung mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menerima berbagai informasi terkait persoalan di BGN. Prabowo ingin program MBG berjalan bersih dan bebas dari penyimpangan karena menggunakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, pencopotan Dadan merupakan langkah tepat untuk memperbaiki tata kelola BGN agar lebih transparan dan akuntabel. Prabowo juga tidak ingin ada praktik korupsi maupun kepentingan pribadi dalam pelaksanaan program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan, tetapi betul-betul bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dudung menegaskan program MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga harus didukung tata kelola yang baik. Karena itu, pemerintah akan terus mengawal pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini yang akan kita kawal terus, pokoknya saya akan cek di lapangan dan yang saya temukan, akan saya sampaikan ke wartawan, itu aja. Saya nggak ada beban," katanya, dikutip dari Antara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dadan Dicopot Selasa Malam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6/2026) malam. Posisi Dadan kini diganti Nanik Sudaryati Deyang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, keputusan pencopotan Dadan diambil setelah Prabowo melakukan pemantauan dan evaluasi selama sekitar satu setengah tahun terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi bahan pertimbangan bapak presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera diperbaiki,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menjelaskan, catatan yang ditemukan antara lain berkaitan dengan kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga menjaga kualitas makanan yang telah ditetapkan oleh BGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jual Beli Titik SPPG Terbongkar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dugaan praktik jual beli titik SPPG terungkap setelah sejumlah masyarakat melaporkan kasus penipuan kepada polisi. Hingga kini, sedikitnya terdapat 20 laporan yang telah diterima aparat penegak hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejauh ini, dugaan praktik tersebut terungkap di beberapa daerah. Pertama di Batam. Di sana, polisi mengusut dugaan penjualan dua titik SPPG senilai Rp 400 juta. Kedua di Jawa Barat, dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1,9 miliar dari 21 orang yang mengaku menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga, kasus dugaan penipuan jual beli titik SPPG di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Terungkap, satu titik dijual dengan harga Rp 950 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penelusuran dan bukti yang telah dikumpulkan, BGN menyimpulkan praktik jual beli SPPG tersebut dilakukan secara terorganisir. BGN menduga terdapat kelompok terstruktur yang terlibat di balik aksi penipuan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Modus yang digunakan dalam kasus ini mirip dengan kejadian di sejumlah daerah lain. Pelaku mengaku memiliki relasi dengan pejabat atau orang dalam BGN. Mereka menggunakan foto sebagai bukti kedekatan.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sadis, 3 Santri di Lombok Dibakar Teman-1 Meninggal Dunia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Sadis--3-Santri-di-Lombok-Dibakar-Teman-1-Meninggal-Dunia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3810_Sadis--3-Santri-di-Lombok-Dibakar-Teman-1-Meninggal-Dunia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lombok Tengah - Kasus dugaan pembakaran terhadap tiga santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terungkap setelah video korban beredar dan viral di media sosial (medsos).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam video yang dilihat detikBali dari akun Facebook bernama @Tiara Erna BenKinara Cahya, terlihat seorang korban menangis kesakitan sambil memperlihatkan luka bakar di sejumlah bagian tubuhnya yang telah dibalut perban di rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terdengar juga suara pihak keluarga yang sedang menenangkan korban. Korban mengaku merasakan kesakitan di bagian badan dan kakinya. Unggahan tersebut telah ditonton oleh 65 ribu orang, dikomentari 312 orang dan dibagikan sebanyak 307 kali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada November 2025. Namun, baru terungkap setelah videonya beredar luas di media sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasus di pondok pesantren ini kejadiannya November 2025. Saya baru mengetahui setelah videonya beredar sekarang," kata Joko, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, terdapat tiga santri yang menjadi korban. Mereka diduga disiram menggunakan bahan bakar sebelum dibakar oleh sesama santri. Akibat kejadian tersebut, dua korban mengalami luka bakar serius, sementara satu korban lainnya meninggal dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada tiga korban. Dua mengalami luka bakar dan satu meninggal dunia," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Joko mengaku langsung melakukan penelusuran setelah menerima informasi yang beredar di media sosial. Saat ini pihaknya masih mendalami kronologi lengkap peristiwa tersebut serta berkoordinasi dengan kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tadi ramai di Facebook terkait adanya anak yang diduga dibakar oleh temannya sesama santri. Karena itu kami langsung melakukan penelusuran," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga kini, LPA Kota Mataram masih mengumpulkan informasi terkait identitas korban, latar belakang kejadian, serta perkembangan penanganan perkara oleh aparat penegak hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Masih kami dalami, termasuk terkait kelas korban dan kronologi lengkapnya. Kami juga masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Lombok Tengah, Iptu Lalu Brata Kusnadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada November 2025. Beberapa waktu lalu juga pernah diunggah di medos, tapi baru belakangan viral. Meski sudah lama, kasus itu masih penyelidikan.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kejadian lama itu. Tahun lalu,"(detik.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Mencekam! Pria Lansia di Kuansing Duel Lepaskan Diri dari Gigitan Buaya 2 Meter</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Mencekam--Pria-Lansia-di-Kuansing-Duel-Lepaskan-Diri-dari-Gigitan-Buaya-2-Meter</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_123_Mencekam--Pria-Lansia-di-Kuansing-Duel-Lepaskan-Diri-dari-Gigitan-Buaya-2-Meter.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN " Seorang lansia berusia 65 tahun terluka setelah digigit buaya sepanjang dua meter di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (2/6/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Korban bernama Sensus, warga Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, diserang saat hendak mengambil wudhu di tepian jalur Palimo Olang Putie sekitar pukul 18.40 WIB. Ia berhasil selamat setelah melepaskan diri dan meminta bantuan warga sekitar."Kejadiannya begitu cepat," kata Sensus saat ditemui di Klinik Azam Medika, Desa Lubuk Ambacang, Selasa malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Sensus menceritakan, peristiwa terjadi setelah ia selesai mandi dan berjalan ke area sungai yang sedalam pinggang orang dewasa untuk berwudhu. Seekor buaya hitam tiba-tiba menggigit betis kirinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Saya berusaha melepaskan gigitannya dengan cara menarik kaki sambil menuju ke pinggir sungai," ujarnya.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Setelah berhasil mencapai tepi sungai dengan kondisi kaki terluka parah, Sensus mengikat lukanya menggunakan handuk untuk menahan pendarahan. Ia kemudian berteriak meminta tolong kepada Yukuni, seorang warga yang sedang berada di kandang sapi dekat lokasi kejadian. Yukuni bersama pihak keluarga langsung mengevakuasi Sensus ke klinik terdekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Kepala Klinik Azam Medika, dr. Cindy Claudia, mengatakan korban mengalami luka robek yang cukup besar akibat gigitan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Tim medis sudah melakukan tindakan dan luka pasien mendapat 19 jahitan. Saat ini pasien sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan," kata Cindy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Menanggapi peristiwa ini, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP Pardomuan Aris Suranta, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​"Kami mengimbau warga yang masih melakukan aktivitas mandi atau kegiatan lain di Sungai Kuantan untuk tetap berhati-hati," kata Aris.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">​Saat menjalani perawatan di klinik, Sensus didampingi oleh keluarga, warga desa, personel Polsek Hulu Kuantan Darmon, serta mantan Pj Kepala Desa Sungai Alah, Hasben.(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> PT. SAI Berikan Penanganan Kesehatan Terhadap Terduga Pelaku Pencurian Buah Sawit</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-PT--SAI-Berikan-Penanganan-Kesehatan-Terhadap-Terduga-Pelaku-Pencurian-Buah-Sawit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1933_-PT--SAI-Berikan-Penanganan-Kesehatan-Terhadap-Terduga-Pelaku-Pencurian-Buah-Sawit.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIRPENGARAIAN-PT Sawit Asahan Indah (SAI) memaparkan kronologi penanganan terhadap pria inisial SR, warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, yang diamankan petugas keamanan perusahaan saat diduga melakukan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di area perkebunan PT SAI pada Selasa (02/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">CDO PT SAI, Ilka Iskandar, menjelaskan bahwa setelah diamankan, SR mengeluhkan rasa sakit di bagian dada. Menanggapi keluhan tersebut, petugas langsung mengambil langkah untuk memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan melalui pemeriksaan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pada saat diamankan, yang bersangkutan mengeluhkan sakit di bagian dada. Karena itu kami segera membawanya ke Polibun SAI untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan kondisi kesehatannya,” ujar Ilka, Rabu (3/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, hasil pemeriksaan awal yang dilakukan di Polibun SAI menunjukkan kondisi SR dalam keadaan normal. Meski demikian, perusahaan tetap melanjutkan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi yang bersangkutan secara lebih menyeluruh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Untuk memastikan lebih lanjut, kami kemudian membawanya ke RS Awal Bros Ujung Batu untuk menjalani pemeriksaan rontgen dan hasilnya juga baik. Bahkan atas permintaan pihak keluarga dilakukan pemeriksaan CT Scan, dan hasilnya juga menunjukkan kondisi yang baik,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ilka menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan SR setelah diamankan di area perkebunan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, sejak awal perusahaan mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan setiap orang yang berada dalam penanganan petugas, termasuk memastikan akses terhadap layanan kesehatan apabila diperlukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami berupaya memastikan kondisi yang bersangkutan benar-benar dalam keadaan baik. Karena itu pemeriksaan dilakukan secara bertahap, mulai dari fasilitas kesehatan perusahaan hingga rumah sakit, sehingga kondisi kesehatannya dapat diketahui secara pasti,” tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak perusahaan juga menyatakan siap memberikan keterangan dan bekerja sama dengan pihak berwenang apabila diperlukan dalam proses lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, SR mengaku mengalami tindakan kekerasan saat diamankan oleh petugas keamanan perusahaan. Namun demikian, PT SAI menegaskan bahwa langkah yang dilakukan setelah yang bersangkutan mengeluhkan sakit dada adalah memberikan penanganan kesehatan dan memastikan kondisinya melalui serangkaian pemeriksaan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan penganiayaan yang disampaikan SR.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, PT SAI menyatakan tetap berkomitmen menjalankan prosedur penanganan yang mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:08:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Olah TKP Mayat Pria di Semak-semak Pinggir Jalan Lintas Kuansing, Polisi Ungkap Dugaan Kematian </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Olah-TKP-Mayat-Pria-di-Semak-semak-Pinggir-Jalan-Lintas-Kuansing--Polisi-Ungkap-Dugaan-Kematian-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4207_Olah-TKP-Mayat-Pria-di-Semak-semak-Pinggir-Jalan-Lintas-Kuansing--Polisi-Ungkap-Dugaan-Kematian-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING " Satuan Lalu Lintas Polres Kuantan Singingi (Kuansing) mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan mayat seorang pria di pinggir Jalan Lintas Lubuk Jambi"Pucuk Rantau, tepatnya di kawasan Sungai Jernih, Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui bernama Suenda Manto Laia SML (24), warga Desa Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jasad korban ditemukan di semak-semak dekat badan jalan pada Senin (1/6/2026), sementara olah TKP dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Kuansing pada Selasa (2/6/2026) kemarin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana melalui Kasat Lantas, AKP Siswoyo, Rabu (3/6/2026) mengatakan, olah TKP dipimpin Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuansing, IPDA Yocky Sumbari bersama personel setelah menerima laporan terkait penemuan mayat tersebut.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tunggal saat mengendarai sepeda motor Suzuki FU tanpa nomor polisi," ujar AKP Siswoyo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP, korban diketahui melaju dari arah Pucuk Rantau menuju Lubuk Jambi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat memasuki tikungan ke kiri, sepeda motor yang dikendarainya diduga melebar ke kanan hingga kehilangan kendali dan terjatuh ke bahu jalan sebelah kanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sepeda motor yang dikendarainya ditemukan dalam kondisi rusak," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Petugas tidak menemukan adanya pecahan kendaraan lain maupun tanda-tanda benturan dengan kendaraan lain di lokasi kejadian.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebaliknya, polisi menemukan goresan di pinggir jalan yang diduga berasal dari sepeda motor korban saat terjatuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain itu, posisi korban dan kendaraan yang sama-sama berada di bahu jalan sebelah kanan arah Lubuk Jambi semakin menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga saat ini, Polres Kuansing juga belum menemukan saksi yang melihat secara langsung peristiwa kecelakaan maupun indikasi adanya tabrakan dengan kendaraan lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari keterangan warga sekitar, ruas Jalan Lintas Lubuk Jambi"Pucuk Rantau tersebut diketahui kerap dijadikan lokasi balap liar oleh sejumlah anak muda, terutama pada malam hari," ujar Siswoyo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi-saksi, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga saat memasuki tikungan ke kiri kendaraan bergerak lurus dan akhirnya keluar jalur hingga terjatuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mendatangi rumah duka untuk menggali informasi dari pihak keluarga korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Siswoyo, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejauh ini hasil olah TKP mengarah pada dugaan kecelakaan lalu lintas tunggal.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Namun demikian, seluruh temuan dan keterangan saksi tetap kami dalami untuk memastikan penyebab kejadian secara menyeluruh. Saya mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghindari aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Panglima TNI Dampingi Menhan RI Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Panglima-TNI-Dampingi-Menhan-RI-Terima-Kunjungan-Wakil-Perdana-Menteri-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_5214_Panglima-TNI-Dampingi-Menhan-RI-Terima-Kunjungan-Wakil-Perdana-Menteri-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar, Yang Mulia Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani beserta delegasi di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (2/6/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan atas lawatan Menhan RI ke Qatar pada April 2025 dan momentum penting dalam memperkuat hubungan dan kerja sama pertahanan antara kedua negara. Selanjutnya Menhan RI menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Qatar.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI turut menyambut hangat dan mengikuti pembahasan mengenai peluang kerja sama pertahanan dan menguatkan diplomasi militer dengan mencakup bidang pendidikan dan pelatihan militer, latihan bersama, pertukaran personel, pengembangan kapasitas sumber daya manusia pertahanan, hingga kerja sama industri pertahanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Indonesia dan Qatar menandatangani Statement of Intent Kerja Sama Pertahanan RI"Qatar yang menjadi langkah transisi menuju penyusunan Defence Cooperation Agreement (DCA) antara kedua negara. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kolaborasi di bidang industri pertahanan darat dan keamanan siber.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan tersebut, Menhan RI juga menganugerahkan Penghargaan Dharma Pertahanan kepada Yang Mulia Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia atas kontribusi dan komitmennya dalam memperkuat hubungan persahabatan serta kerja sama pertahanan Indonesia"Qatar (***)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 11:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Lagi, Pengedar Perusak Saraf di Batsol Bengkalis Diringkus Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Lagi--Pengedar-Perusak-Saraf-di-Batsol-Bengkalis-Diringkus-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3484_-Lagi--Pengedar-Perusak-Saraf-di-Batsol-Bengkalis-Diringkus-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS- Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan perusak saraf narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pria berinisial RP (42) diamankan saat diduga hendak mengedarkan narkotika di Jalan Rangau Simpang Jurong Km. 16, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Senin (1/6/26) sekitar pukul 20.50 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan sering terjadinya transaksi narkotika di lokasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi itu, Tim Polres Bengkalis melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pria yang berada di depan Pos SPTI Jalan Rangau Simpang Jurong. Saat dilakukan penangkapan dan pemeriksaan, petugas menemukan 1 paket sedang dan 4 paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan total berat 2,46 gram yang terjatuh dari kantong celana tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas kemudian melakukan penggeledahan di Pos SPTI yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika. Dari lokasi tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 4 alat isap sabu (bong), 1 bungkus plastik klip bening, serta 1 buah korek api.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial A.E. yang saat ini masih dalam penyelidikan (lidik) oleh pihak kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain narkotika jenis sabu, hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung methamphetamine dan amphetamine.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan pidana lainnya yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polres Bengkalis akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika serta mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 11:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Gubernur Bobby Ajak BNNP Perkuat Pemberantasan Narkoba Sumut dengan Intervensi Terpusat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Gubernur-Bobby-Ajak-BNNP-Perkuat-Pemberantasan-Narkoba-Sumut-dengan-Intervensi-Terpusat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3264_Gubernur-Bobby-Ajak-BNNP-Perkuat-Pemberantasan-Narkoba-Sumut-dengan-Intervensi-Terpusat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution secara tegas mengajak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut untuk meningkatkan kolaborasi. Ajakan ini bertujuan memperkuat upaya intervensi dalam pemberantasan narkoba Sumut di wilayah tersebut. Pertemuan penting ini berlangsung di Kantor Gubernur Sumut pada hari Selasa, 3 Juni, setelah Bobby menerima kunjungan Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fokus utama dari ajakan kolaborasi ini adalah penargetan daerah-daerah di Sumatera Utara yang telah teridentifikasi sebagai titik masuk utama. Selain itu, upaya juga akan difokuskan pada pusat-pusat peredaran narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat. Pemprov Sumut menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh, termasuk dari sisi anggaran, demi penanganan narkoba yang serius dan tuntas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bobby Nasution mengungkapkan kekhawatiran mendalamnya terhadap masa depan generasi muda di Sumatera Utara. Ia menyoroti bahwa narkoba kini semakin mudah diakses dan harganya terjangkau, bahkan telah menyasar usia muda. Data Kepolisian Daerah Sumut menunjukkan peningkatan signifikan dalam peredaran sabu-sabu, dari 1,2 ton pada tahun sebelumnya menjadi 1,6 ton sepanjang tahun 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi dan Komitmen Pemprov dalam Pemberantasan Narkoba Sumut</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gubernur Bobby Nasution menekankan pentingnya intervensi terpusat dalam upaya pemberantasan narkoba Sumut. Pemprov Sumut berkomitmen untuk mengambil langkah konkret, termasuk memperbanyak kegiatan positif masyarakat di daerah rawan narkoba. Selain itu, edukasi mengenai bahaya narkoba akan terus diperkuat melalui setiap kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bobby juga mengakui adanya kendala di tingkat provinsi, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus dalam penanganan narkoba masif. Meskipun demikian, Pemprov Sumut tetap bertekad untuk membantu BNNP Sumut dalam mengatasi keterbatasan anggaran yang dihadapi. "Kita harus serius agar Sumut benar-benar terbebas dari narkoba,” tegas Bobby.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen ini diperkuat dengan pernyataan Gubernur yang siap mendukung sisi anggaran agar penanganan narkoba dapat dilakukan secara serius dan tuntas. Bobby meminta program konkret dari BNNP Sumut, menegaskan bahwa Pemprov akan berupaya membantu pendanaan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat dan memperluas jangkauan upaya pemberantasan narkoba Sumut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumatera Utara dalam Cengkeraman Narkoba: Tantangan dan Upaya BNNP</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Sumatera Utara masih menempati peringkat pertama nasional dalam jumlah pengguna narkoba. Dari sekitar 15 juta total penduduk Sumut, sekitar 10 persen di antaranya terjerat penyalahgunaan narkoba. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena tingkat penyebarannya kini telah merambah hingga ke desa-desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tatar menjelaskan bahwa tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sumut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Salah satunya adalah kondisi geografis Sumatera Utara yang strategis, menjadikannya jalur utama masuknya narkoba ke Indonesia. Selain itu, wilayah Sumut juga diapit oleh sejumlah titik rawan di bagian selatan yang menjadi pintu masuk penyelundupan barang haram tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tren penyalahgunaan narkoba pada tahun 2025 didominasi oleh usia produktif, yaitu antara 15 hingga 45 tahun. Namun, Tatar menambahkan bahwa kini tren tersebut mulai merambah anak-anak usia sekolah, menandakan ancaman yang semakin serius bagi masa depan generasi. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, BNNP Sumut tetap fokus menekan peredaran narkoba di pintu-pintu masuk utama serta wilayah pedesaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya keras BNNP Sumut ini mulai menunjukkan hasil positif dengan adanya penurunan angka peredaran di beberapa wilayah Sumatera Utara. Brigjen Pol Tatar Nugroho sangat mengapresiasi sambutan dan dukungan dari Gubernur Bobby Nasution. Ia berharap momentum audiensi ini dapat memperkuat kolaborasi nyata dengan Pemprov Sumut guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 10:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kejagung Benarkan Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kejagung-Benarkan-Geledah-Kantor-BGN-Usai-Pencopotan-Dadan-Hindayana</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2745_Kejagung-Benarkan-Geledah-Kantor-BGN-Usai-Pencopotan-Dadan-Hindayana.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggeledahan dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pencopotan terhadap Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan dua Wakil BGN lainnya yakni Letjen (Purn) Lodewijk Paulus dan Irjen (Purn) Sony Sanjaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Pelaksanaan Harian (PLH) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Jefri saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diketahui, Prabowo mencopot Dadan Hindayana, Lodewijk dan Sony. Hal ini disampaikan Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa (2/6) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan menggeledah Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggeledahan Sejak Dini Hari</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pernyataan sumber Liputan6.com, penggeledahan oleh Kejagung di kantor BGN dimulai sejak pukul 02.00 WIB Rabu (3/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada Kejagung di atas, sudah dari jam 02.00 WIB," kata sumber tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terlihat, hingga pukul 09.22 WIB, sejumlah pegawai dan tamu tidak dapat mengakses ruang kerja maupun area perkantoran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan di lokasi, pegawai yang datang pada pagi hari hanya dapat menunggu di area luar gedung dan lobi kantor. Mereka belum diperbolehkan menuju ruang kerja masing-masing selama proses penggeledahan berlangsung.(merdeka.com).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 10:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Balas-Serangan-AS-di-Pulau-Qeshm--Iran-Luncurkan-Rudal-ke-Bahrain-dan-Kuwait</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1168_Balas-Serangan-AS-di-Pulau-Qeshm--Iran-Luncurkan-Rudal-ke-Bahrain-dan-Kuwait.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA " Iran melancarkan serangan terhadap aset militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain pada Selasa (2/6/2026). Serangan ini merupakan pembalasan setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) melakukan "serangan bela diri" menargetkan fasilitas Iran di Pulau Qeshm.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dilansir RT, insiden itu dimulai setelah pesawat tempur AS menembakkan rudal Hellfire ke kapal tanker yang terkait dengan Iran di dekat Selat Hormuz pada Selasa malam, merusak ruang mesinnya. Washington mengatakan kapal tanker M/T Lexie berbendera Botswana itu menuju Pulau Kharg, melanggar blokade yang diberlakukan secara sepihak.Sebagai tanggapan, Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menargetkan kapal yang diduga berafiliasi dengan AS bernama Panaya dengan rudal angkatan laut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pasukan AS kemudian tampaknya melanjutkan serangan terhadap menara telekomunikasi IRGC, yang kemudian disebut CENTCOM sebagai "serangan bela diri terhadap stasiun kendali darat militer Iran di Pulau Qeshm."IRGC kemudian meningkatkan eskalasi dengan serangan rudal balistik terhadap "pangkalan udara dan helikopter AS di sebuah negara regional," serta "pusat komando Armada Kelima" di Bahrain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Departemen Perang AS mengklaim bahwa semua rudal Iran gagal mengenai sasarannya. Dua proyektil yang ditembakkan ke Kuwait dilaporkan meleset atau hancur di tengah jalan, sementara tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Militer Kuwait juga mengonfirmasi bahwa mereka menanggapi serangan rudal dan pesawat tak berawak, sementara Kementerian Dalam Negeri Bahrain mendesak masyarakat untuk "tetap tenang."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa video yang beredar online diduga menunjukkan aktivitas pertahanan udara semalam, dengan beberapa pesawat pencegat tampaknya menyimpang dari jalur dan menabrak tanah.Kedua pihak sebagian besar menahan diri dari pertukaran langsung sejak gencatan senjata yang rapuh ditetapkan pada awal April, sementara negosiasi tetap buntu terkait program nuklir Teheran dan status Selat Hormuz.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Iran membatasi lalu lintas melalui jalur energi penting tersebut setelah serangan AS-Israel pada Februari, sementara Washington memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">IRGC memperingatkan bahwa setiap pelanggaran gencatan senjata akan membawa "harga yang mahal" bagi militer AS. Sementara itu, CENTCOM mengatakan pasukannya "tetap waspada dan siap untuk membela diri terhadap agresi Iran yang tidak beralasan selama gencatan senjata yang sedang berlangsung."(okezone).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Swasembada-Pangan--Bhabinkamtibmas-Polres-Inhu-Sambangi-Petani-Jagung-Menulis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6549_Swasembada-Pangan--Bhabinkamtibmas-Polres-Inhu-Sambangi-Petani-Jagung-Menulis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;">I<font size="3">NHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir memberikan motivasi sekaligus pendampingan kepada masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pada Selasa (2/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Pulau Gelang, Aiptu H. Sihotang, S.Sos., melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan kepada warga yang membudidayakan jagung manis di Dusun Teluk Keladi, Desa Pulau Gelang. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam kunjungannya, Aiptu H. Sihotang berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui kondisi pertanian yang sedang mereka jalankan. Selain memberikan semangat kepada para petani, Bhabinkamtibmas juga menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengelola lahan pertanian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, SH mengatakan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pembangunan nasional, termasuk sektor pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan motivasi dan pendampingan kepada masyarakat yang bergerak di bidang pertanian. Ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujar AIPTU Misran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menganjurkan para petani agar tidak ragu berkonsultasi dengan penyuluh pertanian apabila mengalami kendala dalam proses budidaya maupun pengelolaan tanaman. Langkah ini dinilai penting agar hasil pertanian dapat lebih optimal dan produktivitas petani terus meningkat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain itu, masyarakat diajak untuk memanfaatkan lahan kosong yang masih tersedia dengan menanam jagung pipil sebagai salah satu komoditas yang mendukung program ketahanan pangan nasional. Ajakan tersebut disambut positif oleh warga yang berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian di wilayah mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menurut AIPTU Misran, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat terwujud tanpa partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, sinergi antara petani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kepolisian perlu terus diperkuat guna mewujudkan kemandirian pangan di daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">“Kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian. Dengan pemanfaatan lahan yang optimal dan dukungan semua pihak, swasembada pangan dapat tercapai sehingga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat mendapat sambutan baik dari warga, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta ketahanan pangan nasional(***)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Asyik Foto Usai Ujian, Mahasiswi UNP Padang Terkapar Kena Peluru Nyasar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Asyik-Foto-Usai-Ujian--Mahasiswi-UNP-Padang-Terkapar-Kena-Peluru-Nyasar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4609_Asyik-Foto-Usai-Ujian--Mahasiswi-UNP-Padang-Terkapar-Kena-Peluru-Nyasar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PADANG-Momen kebahagiaan usai kelulusan ujian di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) berubah mencekam dalam sekejap. Dua orang mendadak terkapar akibat hantaman peluru nyasar di lapangan gedung rektorat, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden berdarah ini terjadi tepat ketika sekelompok mahasiswa sedang melakukan sesi foto bersama setelah menyelesaikan seminar proposal dan ujian komprehensif. Sekretaris UNP, Erianjoni membenarkan adanya peristiwa mengejutkan yang memakan dua korban luka tersebut di dalam area akademik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial berinisial N mengalami luka tembak yang serius, sementara satu korban lain berinisial G menderita luka tembus di bagian tangan. Keduanya langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harus menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di bagian pahanya," papar Erianjoni saat menjelaskan kondisi kritis mahasiswi N.</font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;"><br></span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Misteri Rentang Jarak 800 Meter</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Titik lokasi kejadian langsung memunculkan tanda tanya besar terkait aspek keselamatan wilayah sipil di sekitar markas militer. Posisi kampus UNP diketahui berseberangan langsung dengan markas Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti (Yonif 133/YS).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa temuan awal mencatat kronologi dan situasi geografis di sekitar lokasi kejadian:Aktivitas Terdekat: Prajurit Yonif TP 897/Singgalang kebetulan sedang menggelar latihan kemahiran menembak laras panjang sejak pagi hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jarak Rentang: Titik jatuhnya peluru di kerumunan mahasiswa berjarak sekitar 800 meter dari fasilitas lapangan tembak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penanganan Lanjutan: Kedua korban telah dipindahkan dari RS Hermina menuju Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Reksodiwiryo untuk tindakan operasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tragedi ini menyoroti anomali risiko keselamatan warga sipil yang beraktivitas di radius latihan militer. Meski fasilitas lapangan tembak diklaim memenuhi standar teknis, proyektil yang mampu melesat jauh menembus area kampus padat mahasiswa menunjukkan celah mematikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak rektorat kini terus memantau perkembangan medis kedua korban secara intensif. Fokus terdekat kampus beralih pada upaya pemulihan fisik dan pendampingan psikologis para korban pascainsiden penembakan yang tak terduga ini(goriau).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polsek Tanah Putih Bersama Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Lingkungan/-Polsek-Tanah-Putih-Bersama-Tim-Gabungan-Berhasil-Padamkan-Karhutla</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_683_-Polsek-Tanah-Putih-Bersama-Tim-Gabungan-Berhasil-Padamkan-Karhutla.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAH PUTIH-Tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, BPBD, DLHK, Masyarakat Peduli Api (MPA), perangkat kepenghuluan, dan unsur terkait lainnya melaksanakan kegiatan pemadaman serta pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning di wilayah hukum Polsek Tanah Putih, Selasa (2/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y. Yudi Indranaldi, mengatakan bahwa kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB di Dusun Sejati, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil verifikasi lapangan pada titik koordinat 1.57613, 101.200369999999, tim menemukan adanya titik api di lahan gambut kering yang ditumbuhi tanaman kelapa sawit dan semak belukar. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, tim menemukan titik api pada lahan gambut yang cukup kering. Selanjutnya dilakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif guna mencegah api meluas maupun muncul kembali di area yang telah terbakar,” ujar Kompol Y. Yudi Indranaldi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lokasi kebakaran berjarak sekitar 30 kilometer dari Mapolsek Tanah Putih dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam melalui jalur darat. Dalam penanganan kebakaran tersebut, tim gabungan menerjunkan sebanyak 40 personel lebih dari berbagai instansi. Kekuatan personel yang terlibat terdiri dari 10 personel Polres Rokan Hilir, 8 personel Polsek Tanah Putih, masing-masing 2 personel dari Polsek Bangko Pusako, Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan, dan Polsek Rimba Melintang, 8 personel TNI, 2 perangkat kepenghuluan, 3 anggota MPA, 8 personel DLHK Daops Dumai, serta 5 personel BPBD Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi pemadaman, tim didukung sarana dan prasarana berupa 5 unit kendaraan roda empat, 10 unit kendaraan roda dua, 10 unit mesin pemadam, 10 selang hisap, 30 selang buang, serta 10 nozel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun upaya yang dilakukan di lapangan meliputi verifikasi titik hotspot, pemadaman api, pendinginan area yang telah terbakar, serta penyiraman pada lahan yang masih mengeluarkan asap guna mengantisipasi munculnya titik api baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi jalan menuju lokasi yang sulit dijangkau kendaraan, keterbatasan sumber air yang berada cukup jauh dari titik kebakaran, serta kepulan asap tebal yang menyelimuti area lahan terbakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh unsur terkait akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap setiap titik hotspot yang terdeteksi guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sinergitas seluruh pihak sangat penting dalam penanganan karhutla. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya,” tegas Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga kondisi api berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi terpantau aman serta terkendali.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Bangunan dan Pagar Eks Kantor IPDN di Rohil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Diduga-Rem-Blong--Truk-Tronton-Tabrak-Bangunan-dan-Pagar-Eks-Kantor-IPDN-di-Rohil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1287_-Diduga-Rem-Blong--Truk-Tronton-Tabrak-Bangunan-dan-Pagar-Eks-Kantor-IPDN-di-Rohil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rokan Hilir menangani kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit mobil truk Mitsubishi Tronton BK 8647 GF di Jalan Lintas Riau"Sumut, tepatnya di depan Kantor IPDN Lama Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 09.35 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Lantas Polres Rokan Hilir AKP Luthfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material berupa kerusakan pada bangunan dan pagar eks Kantor IPDN. Kendaraan yang terlibat adalah satu unit Mobil Truk Mitsubishi Tronton BK 8647 GF yang dikemudikan oleh Adryan (24), warga Desa Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.<</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan pengemudi, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Utara dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan lurus dengan sedikit penurunan, kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman (rem blong).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada saat bersamaan, terdapat kendaraan di depan truk yang berhenti secara mendadak. Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan tersebut, pengemudi berupaya membanting setir ke arah kanan. Namun, truk kemudian keluar jalur dan menabrak bangunan serta pagar eks Kantor IPDN yang berada di sisi jalan. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah pada pagi hari. Ruas jalan berupa jalan aspal dengan marka putus-putus dan kondisi jalan lurus sedikit menurun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Kerugian yang terjadi hanya berupa kerusakan material pada bangunan dan pagar yang ditabrak kendaraan,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satlantas Polres Rokan Hilir mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk selalu melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Wujudkan Generasi Peduli Lingkungan, Satlantas Polres Inhu Launching Buku CETAR Green Policing</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Wujudkan-Generasi-Peduli-Lingkungan--Satlantas-Polres-Inhu-Launching-Buku-CETAR-Green-Policing</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9521_-Wujudkan-Generasi-Peduli-Lingkungan--Satlantas-Polres-Inhu-Launching-Buku-CETAR-Green-Policing.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan karakter anak sekaligus upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) launching Buku CETAR (Cerita Bergambar Anak Rengat).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui Buku CETAR dan program Green Policing ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Harapannya, mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, peduli terhadap alam, serta mampu menjadi pelopor perubahan positif di lingkungannya masing-masing,” ujar Kasat Lantas Polres Inhu, AKP Fikri Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K., M.M., CHRM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dikemas dalam program Police Go To School Green Policing ini juga dilakukan dengan pemberian bibit pohon kepada siswa-siswi SD Negeri 018 Sekip Hulu, Kecamatan Rengat, Inhu pada Selasa 2 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selain launching buku, Satlantas Polres Inhu juga menyerahkan bibit pohon kepada para pelajar sebagai simbol ajakan untuk mencintai alam dan menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata melalui penanaman dan perawatan pohon,” urai nya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diungkapkanya, buku CETAR (Cerita Bergambar Anak Rengat) hadir sebagai media edukasi yang dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai cinta lingkungan, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada anak-anak melalui cerita bergambar yang menarik dan mudah dipahami.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pendidikan lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi budaya positif di tengah masyarakat,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan literasi dan aksi nyata peduli lingkungan, Satlantas Polres Inhu berharap dapat menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Menjaga bumi dan membangun karakter anak bangsa harus dimulai sejak dini.”jelasnya.(rtc).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 08:57:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>