<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:44:40 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 14:44:40 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Memanas! Iran Tembakkan Rudal ke Dua Pangkalan Udara Israel </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Memanas--Iran-Tembakkan-Rudal-ke-Dua-Pangkalan-Udara-Israel-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7683_Memanas--Iran-Tembakkan-Rudal-ke-Dua-Pangkalan-Udara-Israel-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Iran dan Israel kembali memanas. Otoritas Iran mengatakan pada hari Senin (8/6) bahwa mereka telah menyerang dua pangkalan udara Israel, yakni Nevatim dan Tel Nof. Ini terjadi saat kedua pihak kembali saling serang dalam peningkatan pertempuran terbesar sejak gencatan senjata diberlakukan pada bulan April.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Operasi tersebut dilakukan sebagai tanggapan terhadap serangan rudal yang diluncurkan oleh rezim Zionis... terhadap beberapa situs radar di tiga tempat berbeda di Iran," kata Garda Revolusi Islam Iran dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Senin (8/6/2026).Sementara itu militer Israel, IDF, dilansir The Times of Israel, Senin (8/6/2026), menyatakan telah menembak jatuh semua rudal yang diluncurkan oleh Iran ke Israel pagi tadi waktu setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Media Iran pada hari Senin (8/6) melaporkan bahwa Israel telah menyerang sebuah pabrik petrokimia di Mahshahr di barat daya Iran. Ini terjadi seiring kedua negara yang bertikai itu kembali saling gempur beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan untuk menahan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Musuh Zionis telah melakukan serangan udara terhadap Perusahaan Petrokimia Karoon di Mahshahr," tulis media lokal Iran di Telegram, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Media tersebut mengutip seorang pejabat penegak hukum setempat yang mengatakan bahwa proyektil Israel menghantam fasilitas tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, sirene serangan udara berbunyi di Israel pada hari Minggu (7/6), ketika militer negara itu berupaya mencegat rentetan rudal Iran yang datang untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata April diberlakukan dalam perang di Timur Tengah. Merespons serangan Iran itu, Israel kemudian melancarkan serangan rudal ke Iran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Israel menyebut bahwa serangan rudalnya tersebut merupakan tindakan balasan terhadap serangan Iran pada hari Minggu (7/6) dengan 11 rudal, yang semuanya berhasil dicegat, tanpa korban jiwa.(detik.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 14:08:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terjawab Alasan HP OPPO Jadul Rp 73.000 Dilelang KPK Laku Rp 59 Juta</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Teknologi/Terjawab-Alasan-HP-OPPO-Jadul-Rp-73-000-Dilelang-KPK-Laku-Rp-59-Juta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1650_Terjawab-Alasan-HP-OPPO-Jadul-Rp-73-000-Dilelang-KPK-Laku-Rp-59-Juta.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Ada cerita tak biasa saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan lelang barang sitaan secara online. Barang-barang tersebut dilelang ketika perkara korupsinya telah berkekuatan hukum tetap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu barang sitaan yang ikut dilelang adalah ponsel jadul bermerek OPPO dengan harga limit Rp 73.000. Dalam proses lelang, ponsel itu laku dengan harga Rp 59 juta. Padahal, ponsel tersebut tergolong seri lama dengan spesifikasi seadanya.Direktur Labuksi KPK, Mungki Hadipratikto, suka suara soal tingginya harga final lelang ponsel tersebut. Mungki membenarkan HP jadul itu laku seharga Rp 59 juta. Tetapi, pihak yang menawar harga tidak dapat dihubungi alias bid and run. Namun demikian, katanya, asumsi publik yang menyebut bahwa ponsel tersebut laku karena menyimpan data penting milik si koruptor adalah tidak benar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi tidak ada data apa pun yang tersisa dari produk yang dilelang KPK. Termasuk HP Oppo itu. Semua sudah di-reset data atau di-wipe sehingga seperti baru," ujar Mungki saat dikonfirmasi awak media, seperti dikutip Senin (8/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Jalannya Proses Lelang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mugki menjelaskan proses lelang ponsel tersebut. Penawar atas nama Akbar. Secara teknis, Akbar sudah membayar uang jaminan Rp 73.000 sehingga bisa ikut melakukan penawaran. Saat masa penawaran akan ditutup, Akbar memasukkan harga Rp 59 juta. Sayangnya, setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang, Akbar tidak bisa dihubungi. Alasannya, tidak ada data diri atau pun nomer ponsel yang bisa dihubungi, kecuali via email.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita hanya ada namanya aja, kita tidak punya nomor kontak, tidak punya, semuanya komunikasi via email dengan DJKN seperti itu. Jadi kita nunggu, karena kan nanti akan dihubungi via email oleh DJKN bahwa saudara dinyatakan sebagai pemenang lelang dalam waktu 5 hari kerja saudara tidak dilunasi maka dianggap gagal dan uang jaminan akan disetorkan ke kas negara,” ungkap Mungki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Uang Jaminan Hangus</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akbar diduga melakukan bid and run. Sehingga dalam jangka waktu ditentukan tidak ada tindak lanjut. Kerugian bagi yang bersangkutan, uang jaminan hangus dan barang dilelang tidak terjual dan akan kembali dilelang di peridoe lelang berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas peristiwa tersebut, Mungki mengimbau agar tidak iseng. Sebab, mungkin saja ada pihak lain yang menginginkan barang yang dilelang tersebut namun batal karena ditawar dengan harga yang tak masuk akal oleh pihak lain namun tidak dilunasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mengimbau, ya jangan iseng-iseng lah, karena ini untuk negara jangan dipakai mainan, tolong. Kasihan peminat yang lebih serius gitu. Karena saya yakin banyak sekali yang minat yang benar-benar minat gitu, tapi karena kalah dengan angka yang sedemikian tingginya sehingga akhirnya lelangnya batal," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai informasi, HP Oppo jadul itu berasal dari perkara eks Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial dalam perkara BPN. Pada kasus tersebut, Syahrial didakwa memberi suap sebesar Rp 1,695 miliar kepada Stepanus Robin Pattuju selaku Penyidik KPK. Kala itu, Syahrial tidak ingin perkara korupsinya di Pemkot Tanjung Balai naik ke tahap penyidikan, sehingga dia mencoba menyuap penyidik KPK.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 13:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kepanikan Warga Kepulauan Sangihe Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Gempa M 7,7</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kepanikan-Warga-Kepulauan-Sangihe-Mengungsi-ke-Dataran-Tinggi-Usai-Gempa-M-7-7</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8766_Kepanikan-Warga-Kepulauan-Sangihe-Mengungsi-ke-Dataran-Tinggi-Usai-Gempa-M-7-7.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah warga di Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, sempat mengungsi ke wilayah dataran tinggi setelah peringatan tsunami diterbitkan pascagempa 7,7 Senin (8/6/2026) pagi. Beruntung perintaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Banyak warga dari Kelurahan Tidore, Kelurahan Tapuang dan di pesisir pantai panik akibat gempa. Sekarang mereka mengungsi ke jalan Manganitu yang tinggi dari pesisir laut untuk menghindari potensi tsunami," kata salah satu warga Sangihe, Jufry Dalita. Demikian dikutip dari Antara, Senin (8/6/2026).Jufry meminta warga tetap tenang, tidak panik, serta jika ada yang perlu mengungsi agar tetap memperhatikan anggota keluarga masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Memang gempa itu sangat terasa sekali di wilayah kepulauan kami, membuat warga berhamburan keluar rumah," pria yang bekerja sebagai PNS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Warga Gorontalo Mengungsi Mandiri</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Sangihe terasa hingga wilayah Kabupaten Gorontalo Utara. Warga Dusun Pelabuhan Desa Katialada, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, mendadak panik. Apalagi, informasi yang dia dapat peringatan tsunami.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami takut dengan adanya peringatan tsunami, saya sempat menghentikan sementara aktivitas untuk mengucap doa, apalagi sempat merasa pusing dan khawatir," kata Hamid, penjual ikan keliling di dusun tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga lainnya Iskandar mengatakan pihaknya terus memantau kondisi air laut di Pelabuhan Kwandang. Sebagian warga di pesisir tersebut sudah mulai melakukan evakuasi mandiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Informasi yang beredar terkait siaga status tsunami membuat warga tidak menunggu lagi informasi lanjutan dari pemerintah namun telah berangsur-angsur melakukan evakuasi mandiri tanpa kepanikan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Siswa Dipulangkan</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kuatnya guncangan gempa membuat akvitas belajar mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gorontalo Utara dihentikan dan murid-murid dipulangkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bel panjang telah dibunyikan tanda anak-anak dapat pulang ke rumah mengingat banyak orang tua menghubungi kami selaku wali kelas untuk menyampaikan informasi terkini di sekolah. Alhamdulillah lingkungan sekolah kondusif namun anak-anak sudah dipulangkan," kata Ervina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, gempa magnitudo 7,7 terjadi pukul 06.37.42 WIB. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam rilis yang dibagikan dalam grup percakapan &#039;BMKG dan Stakeholders&#039; pada pukul 08.18 WITA di Manado.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gempa bumi ini dirasakan juga di Kota Morotai, Halmahera Utara dengan skala intensitas IV MMI. Kemudian di Kabupaten Gorontalo Utara dengan skala intensitas III-IV MMI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, di Batang dua, Ternate, Halmahera Barat, Gorontalo, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Parigi Moutong, Manado, Minahasa, Palu, Bitung, Boltim, Halmahera Tengah dengan skala intensitas III MMI.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 13:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Seorang Korban Gempa Tidak Sadarkan Diri Dirawat di Puskesmas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Seorang-Korban-Gempa-Tidak-Sadarkan-Diri-Dirawat-di-Puskesmas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4856_Seorang-Korban-Gempa-Tidak-Sadarkan-Diri-Dirawat-di-Puskesmas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Asna Bawiling, warga Desa Nunu, Kecamatan Rainis, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), terpaksa dilarikan ke Puskesmas Rainis lantaran tidak sadarkan diri setelah wilayah itu diguncang gempa magnitudo 7,7, Senin (8/6/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan, atas nama ibu Asna Bawiling," ungkap Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng.Pusat gempa berada di Pantai Selatan Mindanao, Filipina. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki parameter update dengan magnitudo 7,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU ; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 Km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengatakan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Gempa ini dirasakan di Kota Morotai, Halmahera Utara dengan skala intensitas IV MMI (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi), Kabupaten Gorontalo Utara dengan skala intensitas III-IV MMI (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di Batang dua, Ternate, Halmahera Barat, Gorontalo, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Parigi Moutong, Manado, Minahasa, Palu, Bitung, Boltim, Halmahera Tengah dengan skala intensitas III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini berpotensi tsunami. Namun pada pukul 11.15 Wita, peringatan dini tsunami dicabut.(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Buat Drama Pas Ditangkap, Pengedar Sabu di Pelalawan Ini Pura-pura Sakit Saat Diciduk Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Buat-Drama-Pas-Ditangkap--Pengedar-Sabu-di-Pelalawan-Ini-Pura-pura-Sakit-Saat-Diciduk-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1485_Buat-Drama-Pas-Ditangkap--Pengedar-Sabu-di-Pelalawan-Ini-Pura-pura-Sakit-Saat-Diciduk-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Seorang pengedar narkotika di Desa Langkan, Kecamatan Langgam sempat membuat drama saat diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelalawan pada Sabtu (6/7/2026) malam lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku bernama Sofian Sandro Sinaga (42) yang tinggal di Desa Langkan, Langgam. Sofian Sinaga ditangkap di sekitar rumahnya oleh Satresnarkoba Polres Pelalawan sekitar pukul 20.30 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah barang bukti diamankan polisi dari tangannya, termasuk narkoba jenis sabu hingga uang tunai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Pelaku ini merupakan pemain lama dan baru kali ini bisa ditangkap. Pas diringkus, yang bersangkutan pura-pura sakit. Waktu diperiksa ternyata sehat-sehat saja," kata Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan, Iptu Haryanto Alex Sinaga kepada tribunpekanbaru.com, Senin (8/7/2026).</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka Sofian diketahui sudah satu tahun lebih menjalankan bisnis haram narkotika. Ia menjual sabu-sabu di wilayah Desa Langkan dan sekitarnya selama ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku sangat lihai dan licin menutupi profesinya sebagai pengedar sabu hingga akhirnya ia takluk di tangan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari tangan Sofian, polisi menyita dua paket sabu, sebuah sendok terbuat dari sedotan plastik, satu unit timbangan digital dan bungkus permen sebagai penyimpanan sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian uang tunai Rp 1,9 juta yang diduga sebagai hasil penjualan sabu, berikut dengan telepon genggam milik pelaku.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: arial; font-size: medium;">"Sebagian besar barangnya sudah habis terjual sebelum kita ringkus. Asal sabunya sedang kita dalami," tambah Kasat Alex Sinaga.&nbsp;</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berawal dari informasi yang diperoleh Satresnarkoba Polres Pelalawan jika di sebuah rumah di Desa Langkan, Langgam sering terjadi transaksi narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya Tim Opsnal yang dipimpin Kasat Alex Sinaga melakukan penyelidikan dan pengintaian ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota Tim Opsnal menyamar sebagai pembeli untuk bertransaksi dengan tersangka Sofian alias undercover buy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ternyata pelaku menyambutnya dan bertemu di kediamannya. Saat hendak bertransaksi belakang rumah rumahnya, polisi langsung meringkus Sofian.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang bersangkutan sempat membuang barang bukti di belakang rumahnya. Langsung kita amankan dan periksa semuanya," tandas Alex Sinaga.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya pelaku dan seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Pelalawan untuk proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sofian dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 13:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Segera Dimulai, Satlantas Polres Rohil Fokus Tindak 9 Pelanggaran Prioritas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/-Operasi-Patuh-Lancang-Kuning-2026-Segera-Dimulai--Satlantas-Polres-Rohil-Fokus-Tindak-9-Pelanggaran-Prioritas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3644_-Operasi-Patuh-Lancang-Kuning-2026-Segera-Dimulai--Satlantas-Polres-Rohil-Fokus-Tindak-9-Pelanggaran-Prioritas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">ROKANHILIR-Dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rokan Hilir akan melaksanakan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas Polres Rokan Hilir AKP Luthfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Luthfi Indra Praja menjelaskan bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas, sekaligus menekan potensi kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa maupun kerugian materi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Luthfi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut, petugas akan memfokuskan penindakan terhadap 9 sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas, yakni:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1.Kendaraan roda dua dan roda empat yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2.Kendaraan truk yang dimodifikasi tidak sesuai standar pabrikan, termasuk penambahan panjang rangka atau perubahan spesifikasi teknis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3.Kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, dan strobo tidak sesuai peruntukannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4.Kendaraan bermotor yang menggunakan TNKB (plat nomor) tidak sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5.Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai travel ilegal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6.Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7.Kendaraan penumpang yang tidak layk jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">8.Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta berboncengan lebih dari satu orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">9.Kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir di bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain penegakan hukum, petugas juga akan mengedepankan langkah-langkah edukatif dan preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Lantas menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita ciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama dan mewujudkan Rokan Hilir yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tutup AKP Luthfi Indra Praja.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 11:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Lagi, Kecelakaan Maut Terjadi di Tol Permai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Lagi--Kecelakaan-Maut-Terjadi-di-Tol-Permai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9431_-Lagi--Kecelakaan-Maut-Terjadi-di-Tol-Permai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil ambulans dan truk trailer terjadi di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), tepatnya di KM 25/800 Jalur B. Peristiwa nahas yang terjadi pada Ahad (7/6/26) malam sekitar pukul 23.45 WIB ini mengakibatkan tiga orang penumpang ambulans meninggal dunia di tempat, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan. Berdasarkan klasifikasi kepolisian, insiden ini masuk ke dalam kategori kecelakaan lalu lintas menonjol atau golongan berat. Petugas segera melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) untuk mengevakuasi para korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara mengatakan kecelakaan ini melibatkan mobil ambulans dengan nomor polisi BM 7113 P dan sebuah truk trailer bernomor polisi B 9694 UIZ.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat petugas tiba di lokasi, truk trailer tersebut diketahui sempat berstatus dalam penyelidikan (lidik) karena pengemudinya melarikan diri dari tempat kejadian sesaat setelah benturan keras terjadi," kata Eko Senin (8/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil olah TKP dan penyelidikan awal, kecelakaan maut ini diduga kuat dipicu oleh hilangnya kendali dari pengemudi ambulans (off control).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mobil ambulans yang dikemudikan oleh Doni Afrizal (39), seorang warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, melaju dari arah Bathin Solapan menuju arah Pekanbaru sebelum akhirnya situasi di luar kendali terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kronologi kejadian bermula ketika ambulans melaju dengan kecepatan tertentu, kemudian setibanya di KM 25/800 B, mobil tersebut langsung menghantam bagian samping kiri truk trailer yang berada tepat di depannya," jelas Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkejut dengan benturan tersebut, sopir ambulans spontan membanting setir ke kanan guna menghindari dampak yang lebih fatal. Namun, tindakan refleks tersebut justru menyebabkan mobil ambulans hilang keseimbangan hingga terbalik di tengah jalan tol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat fatal dari benturan dan posisi mobil yang terbalik, tiga orang penumpang ambulans dilaporkan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban meninggal diidentifikasi sebagai Ade Misra (38) dan Kasih Afrianti (38), keduanya merupakan ibu rumah tangga asal Jalan Siak Bagan Api, serta Winda Handasari (37), seorang tenaga medis (perawat) yang ikut dalam rombongan ambulans tersebut," ucap Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, satu penumpang lainnya dilaporkan selamat, namun mengalami luka ringan. Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan lalu lintas ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 50.000.000 akibat kerusakan parah pada armada ambulans.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sat PJR Ditlantas Polda Riau telah melakukan serangkaian tindakan penanganan mulai dari mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat, hingga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, penanganan kasus kecelakaan ini beserta seluruh barang bukti kini telah resmi dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polsek Kandis, Polres Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga tengah melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk trailer yang kabur serta mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi dan batas kecepatan berkendara demi menghindari kecelakaan serupa,(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 11:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polisi Bongkar Transaksi Perusak Saraf di Mandau, Pengedar Dibekuk</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Polisi-Bongkar-Transaksi-Perusak-Saraf-di-Mandau--Pengedar-Dibekuk</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_8253_-Polisi-Bongkar-Transaksi-Perusak-Saraf-di-Mandau--Pengedar-Dibekuk.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">MANDAU- Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Sudirman di depan Rumah Makan Simpang Raya, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (6/6/26) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial MI (32) beserta empat paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diduga berperan sebagai pengedar, petugas menyita barang bukti yang diamankan terdiri dari tiga paket kecil dan satu paket sedang. Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jalan Sudirman. “Setelah menerima informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan dan menuju lokasi yang dilaporkan. Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika,” ungkap Aipda Juli, Senin (8/6/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam tabung berwarna biru, dompet kecil berwarna putih, dan sarung kecil berwarna hitam yang berada di dalam tas selempang milik terduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain narkotika, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa dua unit telepon genggam, satu unit tas selempang warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp750 ribu yang diduga terkait dengan aktivitas peredaran narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, terduga pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan ke Polsek Mandau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk penyalahgunaan narkotika, dapat menghubungi Call Center Polri 110 maupun layanan WhatsApp Polres Bengkalis.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 11:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek Pujud Tambah Lahan Ketahanan Pangan Jagung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Dukung-Asta-Cita-Presiden-RI--Polsek-Pujud-Tambah-Lahan-Ketahanan-Pangan-Jagung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7511_-Dukung-Asta-Cita-Presiden-RI--Polsek-Pujud-Tambah-Lahan-Ketahanan-Pangan-Jagung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PUJUD-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Pujud terus menunjukkan komitmennya melalui penambahan lahan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) untuk penanaman jagung di wilayah hukumnya Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., didampingi Bhabinkamtibmas Sukajadi Bripka Aperius Halawa melaksanakan kegiatan pengecekan penambahan lahan Ketahanan Pangan yang berlokasi di lahan Mapolsek Pujud, Kepenghuluan Teluk Nayang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lahan yang dipersiapkan untuk pengembangan program ketahanan pangan tersebut memiliki luas sekitar 0,3 hektare dan akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung sebagai salah satu komoditas pendukung ketahanan pangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Program Ketahanan Pangan ini merupakan implementasi dukungan Polsek Pujud terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dengan adanya penambahan lahan seluas 0,3 hektare ini, diharapkan hasil pertanian jagung dapat semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Boy Setiawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pengembangan tanaman jagung. Selain memastikan kondisi lahan siap untuk ditanami, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia agar lebih produktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penambahan lahan Program Ketahanan Pangan penanaman jagung di lahan Polsek Pujud telah terlaksana dengan baik sesuai rencana. Program ini diharapkan menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat sinergi Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polsek Pujud berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pengelolaan program ketahanan pangan guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Rokan Hilir.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 10:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PTPN IV Regional III Gelar Korve Serentak</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Peringati-Hari-Lingkungan-Hidup-Sedunia--PTPN-IV-Regional-III-Gelar-Korve-Serentak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_7045_-Peringati-Hari-Lingkungan-Hidup-Sedunia--PTPN-IV-Regional-III-Gelar-Korve-Serentak.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PTPN IV Regional III mengerahkan seluruh karyawannya untuk melaksanakan kegiatan korve atau gotong royong lingkungan secara serentak di seluruh wilayah operasional perusahaan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu pagi (06/06/26) tersebut berlangsung di seluruh unit kerja perusahaan, mulai dari Region Office Pekanbaru, kebun, hingga pabrik kelapa sawit yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan momentum guna memperkuat budaya peduli lingkungan di lingkungan perusahaan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh karyawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui kegiatan korve serentak ini, kami ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Setiap insan perusahaan memiliki peran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja maupun lingkungan sekitar,” kata sosok berkacamata itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Region Office Pekanbaru, kegiatan dipusatkan pada pembersihan dan penataan berbagai area terbuka hijau yang menjadi ruang publik perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para karyawan tampak bergotong royong membersihkan taman-taman, merapikan vegetasi, mengumpulkan sampah, serta menata kawasan sport center yang selama ini menjadi fasilitas olahraga dan aktivitas kebugaran bagi karyawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, di unit kebun dan pabrik kelapa sawit, kegiatan korve difokuskan pada pembersihan lingkungan kerja, saluran drainase, fasilitas umum, serta pemilahan sampah berdasarkan jenisnya yang terdiri atas sampah organik, anorganik, dan residu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut alumni Universitas Riau tersebut, kegiatan itu tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman, tetapi juga membangun kesadaran kolektif seluruh karyawan mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ketika seluruh karyawan bergerak bersama, maka akan tercipta budaya yang kuat dalam mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, pelaksanaan korve serentak tersebut juga merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain melaksanakan gotong royong lingkungan, setiap unit kerja juga melakukan penimbangan dan pencatatan volume sampah hasil kegiatan yang dipilah menjadi sampah organik, anorganik, dan residu sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih terukur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bambang menegaskan bahwa langkah tersebut sejalan dengan komitmen PTPN IV Regional III dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan memperkuat aspek lingkungan dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami ingin memastikan bahwa transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap momentum seperti Hari Lingkungan Hidup kami manfaatkan untuk memperkuat kesadaran dan partisipasi seluruh karyawan,” jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui aksi serentak tersebut, PTPN IV Regional III berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh menjadi budaya yang mengakar di seluruh unit kerja perusahaan, sekaligus mendukung upaya bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bujuk Pakai Uang, Karyawan Swasta di Perawang Siak Cabuli Tiga Bocah </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Bujuk-Pakai-Uang--Karyawan-Swasta-di-Perawang-Siak-Cabuli-Tiga-Bocah-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9752_Bujuk-Pakai-Uang--Karyawan-Swasta-di-Perawang-Siak-Cabuli-Tiga-Bocah-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK - Tiga bocah perempuan berusia 4 tahun, 6 tahun, dan 8 tahun di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, menjadi korban dugaan perbuatan cabul yang dilakukan seorang pria dewasa berinisial MRS (31).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku merupakan karyawan swasta dan melancarkan aksinya dengan membujuk para korban menggunakan sejumlah uang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus yang menggemparkan warga Perawang tersebut terungkap setelah salah seorang korban menceritakan kepada ibunya bahwa ia menerima uang dari pelaku. Pengakuan polos anak itu memicu kecurigaan keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Orang tua korban kemudian menelusuri lebih jauh dan meminta keterangan kepada ketiga anak tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari penuturan para korban, keluarga menduga telah terjadi tindak pidana cabul yang dilakukan oleh MRS di kediamannya di Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak ingin kasus itu berlarut-larut, keluarga korban segera melaporkannya ke Polres Siak pada Minggu (7/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan tersebut kemudian diregistrasi dengan Nomor LP/B/59/VI/2026/SPKT/POLRES SIAK/POLDA RIAU.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Siak segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, meminta keterangan korban, melakukan visum, mengumpulkan barang bukti, serta menggelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” kata Raja Kosmos, Senin (8/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, pria&nbsp; berusia 31 tahun itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menjeratnya dengan Pasal 473 Ayat (3) huruf c dan Ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 417 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Raja Kosmos menegaskan, perlindungan terhadap anak menjadi prioritas dalam penanganan perkara tersebut. Karena itu, seluruh proses penyidikan dilakukan dengan memperhatikan aspek perlindungan korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan seksual. Kami berkomitmen memberikan penanganan yang profesional, cepat, dan berkeadilan terhadap setiap perkara yang melibatkan anak sebagai korban,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kosmos mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, memberikan edukasi tentang perlindungan diri, mengenalkan batasan anggota tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Bangunlah komunikasi terbuka agar anak berani bercerita apabila mengalami atau mengetahui tindak kejahatan,”(tribunpekanbaru).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemprov Riau Gandeng beberapa Perusahaan Perbaiki Ruas Jalan Minas-Tualang Timur </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Pemprov-Riau-Gandeng-beberapa-Perusahaan-Perbaiki-Ruas-Jalan-Minas-Tualang-Timur-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_3122_Pemprov-Riau-Gandeng-beberapa-Perusahaan-Perbaiki-Ruas-Jalan-Minas-Tualang-Timur-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi Riau menggandeng PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan PT Arara Abadi/PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk yang merupakan Unit Usaha APP Group untuk mempercepat perbaikan ruas jalan provinsi Simpang Minas-Simpang Pemda"Simpang Tualang Timur yang selama ini menjadi jalur vital perekonomian masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan kerja sama tersebut telah ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pemeliharaan jalan antara Pemprov Riau, PHR, dan PT Arara Abadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jumat kemarin kami telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT PHR dan PT Arara Abadi. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kolaborasi dalam percepatan perbaikan infrastruktur jalan," kata Zulfahmi, Sabtu (6/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap dengan pembagian pekerjaan antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada segmen STA 00+100 hingga STA 01+100, pekerjaan perbaikan akan dibiayai dan dilaksanakan oleh Pemprov Riau melalui APBD 2026. Pekerjaan fisik di ruas tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada pekan kedua Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alat berat direncanakan mulai diturunkan ke lapangan pada minggu kedua Juni atau pekan depan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, segmen STA 01+100 hingga STA 01+600 akan dikerjakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan dengan target pelaksanaan pada Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun segmen STA 01+600 hingga STA 02+100 akan ditangani PT Arara Abadi dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Zulfahmi mengatakan keterlibatan perusahaan dalam proyek tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur&nbsp; PT Arara Abadi, Edie Haris MZ, menyatakan komitmen perusahaannya baik PT Arara Abadi maupun PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (APP Group) untuk mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah operasionalnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sebagai bagian dari masyarakat Riau, PT Arara Abadi maupun PT Indah Kiat menyadari bahwa infrastruktur yang baik adalah kunci utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama. Kerja sama ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan dan APP Group terhadap lingkungan sekitar. Kami berharap perbaikan Ruas Jalan Minas " Tualang Timur ini tidak hanya memperlancar aktivitas operasional perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas, pelaku UMKM, dan petani di Kabupaten Siak. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau dan PHR agar pekerjaan ini berjalan tepat waktu dan menghasilkan kualitas terbaik,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, perwakilan dari PT Pertamina Hulu Rokan juga menyampaikan dukungan yang sama, menyatakan bahwa perbaikan jalan ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung ketahanan energi serta perekonomian daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain PHR dan Arara Abadi, Pemprov Riau juga mengupayakan dukungan dari sejumlah pelaku usaha lain yang beroperasi di sepanjang jalur tersebut, termasuk PT Pelindo dan perusahaan-perusahaan kelapa sawit.(tribunpekanbaru).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kondisi Kesehatan Memburuk, Gaza Hadapi Ancaman Kemanusiaan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Kondisi-Kesehatan-Memburuk--Gaza-Hadapi-Ancaman-Kemanusiaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_1825_Kondisi-Kesehatan-Memburuk--Gaza-Hadapi-Ancaman-Kemanusiaan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Krisis kesehatan di Jalur Gaza, Palestina, semakin memburuk. Banyak nyawa pasien terancam akibat kekurangan obat-obatan serta pasokan medis yang penting, yang menyebabkan penundaan dalam ribuan tindakan bedah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti yang dilaporkan oleh Antara pada Jumat (5/6/2026), sumber medis setempat mengungkapkan bahwa lebih dari 4.000 pasien kanker dan ribuan pasien yang menjalani cuci darah kini berada dalam risiko serius karena tidak mendapatkan obat-obatan vital yang mereka perlukan untuk bertahan hidup. Lebih dari sepertiga obat dalam daftar obat esensial dilaporkan telah habis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sumber tersebut menambahkan bahwa saat ini terdapat 726 jenis obat, bahan medis habis pakai, dan perlengkapan laboratorium yang tidak tersedia di gudang medis pusat. Jumlah ini mencakup 180 dari 520 obat esensial dan 50 dari 97 obat onkologi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Krisis ini juga berdampak pada filter dialisis, benang jahit bedah, dan bahan kateterisasi jantung, yang memaksa penundaan sejumlah operasi dan prosedur medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, sumber tersebut melaporkan bahwa persediaan 79 perlengkapan laboratorium dan 265 perlengkapan medis khusus juga telah habis. Saat ini, lebih dari 11.000 operasi harus ditunda akibat kekurangan pasokan dan kendala keuangan yang terus berlanjut.(merdeka.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:01:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Proyek SPPG Mandek, Pengusaha Sukabumi Mengaku Rugi Rp 218 Miliar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Proyek-SPPG-Mandek--Pengusaha-Sukabumi-Mengaku-Rugi-Rp-218-Miliar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_2543_Proyek-SPPG-Mandek--Pengusaha-Sukabumi-Mengaku-Rugi-Rp-218-Miliar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Munjayin melalui kuasa hukumnya, Ahmad Yazdi kini melayangkan tuntutan tegas kepada manajemen BGN untuk segera memulihkan hak-hak kliennya."Kami menagih kerja nyata dan kepastian hukum," ujar Ahmad Yazdi kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menegaskan, ketidakjelasan status kerja sama ini membebani pihak investor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Apakah PKS (perjanjian kerja sama) ini mau dilanjutkan secara resmi, atau uang klien kami dikembalikan? Kami tidak bisa terus digantung karena bunga bank berjalan terus," tambah Yazdi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ahmad Yazdi membeberkan bahwa polemik ini bermula ketika proyek 100 dapur khusus perintis di lahan TNI yang dibangun tahun 2024, menyisakan utang menumpuk kepada puluhan vendor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena kendala anggaran di internal BGN, pejabat saat itu berinisiatif mencari investor swasta untuk melakukan dana talangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Munjayin sepakat menandatangani PKS senilai Rp 218.250.000.000. Sebagai komitmen awal, Munjayin telah menyerahkan uang tunai sebesar Rp 66 miliar di kantor BGN. Sisanya melalui dua cek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, janji pemindahan administrasi pengelolaan dapur ke yayasan milik investor dalam waktu dua minggu ternyata tidak pernah terealisasi. Uang investor justru dialokasikan untuk melunasi utang lama proyek tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Uang dari klien kami diserahkan di kantor BGN, tetapi langsung dialokasikan untuk membayar utang para vendor pembangunan terdahulu," jelas Yazdi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini dinilai sangat janggal oleh pihak kuasa hukum karena kliennya sama sekali belum menerima hak pengelolaan sepeser pun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Begitu dapur beroperasi, insentifnya justru dinikmati oleh orang lain, sementara klien kami diperdaya atas nama Merah Putih," cetus Yazdi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jalur Komunikasi Buntu dan Kontak Diblokir</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketidakpastian semakin diperparah oleh adanya dualisme pernyataan di internal lembaga. Dadan Hindayana, yang saat itu menjabat sebagai Kepala BGN menyatakan bahwa PKS tersebut bodong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebaliknya, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menegaskan dokumen itu 100 persen sah secara hukum administrasi negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Yazdi mengaku telah mengirimkan seluruh dokumen bukti aliran dana dan kuitansi kepada Kepala BGN yang aktif menjabat saat ini, Nanik S Deyang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, tanggapan yang diterima justru mengecewakan. Dia menambahkan bahwa akses koordinasi hukum mereka diputus secara sepihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menghadapi kebuntuan komunikasi. Setelah data kami gunakan untuk laporan, nomor kontak kami malah diblokir," lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena alasan itulah, pihak pengacara memilih membuka kasus ini secara transparan kepada publik agar mendapatkan atensi dari pemerintahan pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memohon Bapak Presiden Prabowo Subianto turun tangan membersihkan instansi ini dan menyelesaikan masalah dapur perintis agar tidak melukai investor daerah," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Beberkan Bukti Percakapan WA</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ahmad Yazdi membeberkan bukti komunikasi via WhatsApp dengan para petinggi BGN terkait masalah pengambilalihan 97 dapur khusus SPPG.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanggal 26 November 2025, Dadan membalas pesan singkat dari Ahmad Yazdi dengan penolakan keras atas keterlibatan lembaga yang dipimpinnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pesan pendeknya, Dadan melemparkan tanggung jawab dengan menyatakan bahwa program dapur mandiri perintis tidak masuk dalam skema pembiayaan instansinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hal tersebut tidak ada hubungannya dengan BGN karena dalam petunjuk teknis tidak ada anggaran BGN untuk membiayai dapur mandiri." tulis pesan singkat Dadan Hindayana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dadan Hindayana bahkan menolak menemui kuasa hukum sebelum mereka membawa bukti hukum baru, serta sempat menuding dokumen PKS senilai Rp 218 miliar tersebut bodong.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelajari kembali dan cari bukti apakah bangunan tersebut benar milik BGN atau bukan," tambah Dadan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena saat itu komunikasi dengan Dadan berjalan sangat alot, kuasa hukum mengalihkan koordinasi kepada Nanik S. Deyang mulai tanggal 27 November.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian korespondensi berlanjut secara berkala hingga akhir tahun melalui pesan WhatsApp.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam riwayat obrolan tersebut, Nanik sempat menyayangkan keputusan Munjayin yang berani menggelontorkan uang tunai puluhan miliar rupiah tanpa adanya validasi kedudukan hukum yang menyeluruh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Memang ini agak gegabah kalian, karena menyerahkan uang besar pada orang yang tidak mewakili siapa pun," tulis Pesan Singkat Nanik S Deyang via WhatsApp.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika pengacara mendebat bahwa nota kesepahaman (MoU) dan PKS ditandatangani resmi oleh Wakabadan Lodewyk Pusung saat itu, Nanik menyanggah legalitas kepemilikan aset dapur perintis tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dapur itu tanah milik siapa? Bangunannya milik siapa? Bukan Pusung, BGN loh. Intinya aset itu bukan punya BGN, nanti kita bicarakan." lanjut jawaban Nanik, dibacakan kuasa hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Puncaknya, pada tanggal 29 Desember, Nanik memberikan pernyataan akhir mengenai komitmen investigasi internal yang sedang dilakukannya sebelum ia memutuskan melangkah lebih jauh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya belum bisa memastikan. Saya mau investigasi berbagai pihak dulu," tulis pesan terakhir Nanik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;Respons Korwil BGN Sukabumi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Sukabumi, Sandi Ibnu Aziz menyampaikan bahwa kasus tersebut merupakan kewenangan BGN Pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Maaf saya kurang memahami saran saya mending langsung ke pihak yayasannya, soalnya kalau ini pusat langsung,” kata Sandi melalui pesan singkat.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Update Gempa Mag 7,7: Gelombang Tsunami Mulai Masuk Daratan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Update-Gempa-Mag-7-7--Gelombang-Tsunami-Mulai-Masuk-Daratan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_971_Update-Gempa-Mag-7-7--Gelombang-Tsunami-Mulai-Masuk-Daratan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gelombang tsunami akibat gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 telah terdeteksi masuk ke daratan di beberapa titik wilayah pemantauan pada Senin pagi, 8 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data pemutakhiran resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, gelombang tsunami pertama kali terdeteksi mendarat di kawasan Kedi, Maluku Utara. Instrumen pencatat BMKG merekam kedatangan gelombang di wilayah tersebut pada pukul 07.20 WIB dengan ketinggian permukaan air laut mencapai 0,09 meter.Selang beberapa menit kemudian, gelombang tsunami berikutnya terdeteksi di dua wilayah pengetatan yang berada di Provinsi Sulawesi Utara. Lokasi tersebut berada di Ulu Siau yang tercatat pada pukul 07.27 WIB dengan ketinggian gelombang mencapai 0,18 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada waktu yang bersamaan, yakni pukul 07.27 WIB, alat deteksi BMKG juga mencatat kedatangan gelombang tsunami di kawasan Melonguane, Sulawesi Utara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketinggian gelombang tsunami di wilayah Melonguane dilaporkan menjadi yang tertinggi sejauh ini, yaitu mencapai 0,19 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font><span style="font-family: arial; font-size: medium;">BMKG AKtifkan Peringatan Dini Tsunami</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga saat ini, BMKG masih terus mengaktifkan status peringatan dini tsunami dan melakukan pemantauan ketat secara real-time terhadap pergerakan muka air laut di sepanjang pesisir terdampak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat di wilayah pesisir yang masuk dalam daftar peringatan dini diimbau untuk tidak mendekati area pantai dan tetap mengikuti petunjuk serta arahan keselamatan dari petugas berwenang.(liputan6).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Puting Beliung Terjang SMPN 1 Banlak Bengkalis, 20 Ruang Kelas Rusak Parah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Puting-Beliung-Terjang-SMPN-1-Banlak-Bengkalis--20-Ruang-Kelas-Rusak-Parah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6917_-Puting-Beliung-Terjang-SMPN-1-Banlak-Bengkalis--20-Ruang-Kelas-Rusak-Parah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Ahad (7/6/26) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bencana yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu mengakibatkan kerusakan parah pada SMP Negeri 1 Bandar Laksamana, sebuah taman kanak-kanak (TK), serta tiga unit rumah warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terjangan angin kencang yang melanda kawasan Jalan Lintas Dumai"Pakning tersebut membuat atap bangunan beterbangan dan merusak sejumlah fasilitas pendidikan dalam waktu singkat. Sedikitnya 20 ruang kelas di sekolah ini dilaporkan mengalami kerusakan, sebagian besar dalam kondisi berat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Seluruh ruangan SMPN 1 Bandar Laksamana, termasuk bangunan TK dan tiga rumah warga, mengalami kerusakan parah akibat angin puting beliung pagi tadi,” ujar Kepala Desa Api-Api, Zulkifli.Menurut Zulkifli, kerusakan tidak hanya terjadi pada ruang kelas, tetapi juga kantor sekolah, laboratorium, rumah dinas kepala sekolah, hingga berbagai peralatan elektronik yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Banyak fasilitas sekolah yang rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Saat ini kami masih mendata secara rinci tingkat kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan,” katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala SMPN 1 Bandar Laksamana, Yorafitriyani, mengaku merasakan langsung dahsyatnya angin puting beliung saat berada seorang diri di rumah dinas kepala sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Saat kejadian saya berada di rumah dinas. Saya tidak berani keluar karena anginnya sangat kencang dan listrik padam. Setelah reda, saya melihat hampir seluruh ruangan sekolah roboh dan hancur,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memperkirakan total kerugian akibat bencana tersebut mencapai miliaran rupiah. Kondisi bangunan yang rusak berat juga memaksa pihak sekolah menghentikan sementara aktivitas belajar mengajar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami meliburkan sementara siswa karena masih dilakukan evakuasi dan penyelamatan inventaris sekolah. Padahal pekan depan anak-anak dijadwalkan mengikuti ujian,” jelas Yorafitriyani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis segera memberikan bantuan serta solusi agar proses pendidikan tidak terganggu terlalu lama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan video yang beredar di media sosial, kerusakan di SMPN 1 Banlak terlihat cukup parah. Atap sejumlah bangunan terlepas, plafon ambruk, dan puing-puing material berserakan di area sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain merusak fasilitas pendidikan, cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beruntung, peristiwa itu terjadi saat hari libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah. Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah desa bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian akibat bencana. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat hujan lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkalis dalam beberapa hari ke depan.(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polsek Tanah Putih Pastikan Ibadah Minggu Berlangsung Aman Melalui Patroli dan Pengecekan Gereja</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Polsek-Tanah-Putih-Pastikan-Ibadah-Minggu-Berlangsung-Aman-Melalui-Patroli-dan-Pengecekan-Gereja</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_96_-Polsek-Tanah-Putih-Pastikan-Ibadah-Minggu-Berlangsung-Aman-Melalui-Patroli-dan-Pengecekan-Gereja.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan patroli sekaligus pengecekan gereja-gereja yang berada di wilayah hukumnya pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi dan diwakili oleh Aipda JR Marbun bersama Aipda Aan Efandi. Patroli dilakukan dengan menyambangi sejumlah rumah ibadah guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama pelaksanaan ibadah berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun rute patroli yang dilaksanakan meliputi Gereja KPDI Ujung Tanjung dan Gereja GPDI Simpang Benar. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi di sekitar gereja, berkoordinasi dengan pengurus gereja, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada jemaat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih Kompol Y. Yudi Indranaldi melalui personelnya menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan pengecekan rumah ibadah merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat pelaksanaan ibadah keagamaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan juga merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan ibadah di gereja-gereja yang berada di wilayah hukum Polsek Tanah Putih berlangsung dengan khidmat, aman, dan terkendali. Hingga kegiatan berakhir, tidak ditemukan gangguan keamanan maupun hal-hal yang dapat menghambat jalannya ibadah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polsek Tanah Putih menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di berbagai objek vital maupun rumah ibadah sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat serta untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Beraksi 10 Kali, Dua Pocong di Kuansing Akhirnya Diringkus Polisi, Ini Modusnya  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Beraksi-10-Kali--Dua-Pocong-di-Kuansing-Akhirnya-Diringkus-Polisi--Ini-Modusnya--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_4397_Beraksi-10-Kali--Dua-Pocong-di-Kuansing-Akhirnya-Diringkus-Polisi--Ini-Modusnya--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING - Satreskrim Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil meringkus dua Pocong saat beraksi di Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah pada Sabtu (6/6/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya diamankan saat berkendara di Jalan Proklamasi, Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah pukul 22.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua pemuda tersebut berinisial FS (20) dan AFM (18), warga Kelurahan Pasar Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, Minggu (7/6/2026) mengatakan, kedua pemuda itu diketahui sengaja mengenakan pakaian menyerupai pocong sambil berkeliling menggunakan sepeda motor demi membuat konten viral di media sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kata AKBP Hidayat, dari hasil klarifikasi diketahui bahwa pakaian pocong yang digunakan kedua pemuda itu dibeli melalui aplikasi belanja daring pada awal Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari hasil pemeriksaan, kedua pemuda tersebut mengaku membeli kostum menyerupai pocong melalui aplikasi belanja online. Mereka sengaja menggunakan kostum tersebut untuk mencari hiburan sekaligus membuat konten agar viral di media sosial setelah terinspirasi dari tayangan yang mereka lihat di TikTok," ujar AKBP Hidayat Perdana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga menemukan fakta bahwa aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">FS dan AFM mengaku sudah sekitar 10 kali melakukan aksi serupa dalam kurun waktu sebulan terakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka mengaku telah kurang lebih 10 kali melakukan aksi tersebut pada malam hari, antara pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Lokasi yang mereka datangi antara lain kawasan Perumnas, Beringin Taluk, Taman Jalur hingga Bundaran Carano," kata Kapolres.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi berkedok pocong itu sempat menghebohkan masyarakat dan memicu keresahan karena dianggap mengganggu ketertiban umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah warga bahkan merasa takut saat berpapasan dengan kedua pemuda tersebut di malam hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Kapolres, tindakan yang dilakukan keduanya memang tidak mengandung unsur tindak pidana berat, namun telah menimbulkan gangguan terhadap kenyamanan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menerima laporan dan keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi tersebut. Karena itu, personel Satreskrim melakukan penelusuran dan berhasil mengamankan kedua pemuda yang terlibat," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah menjalani pemeriksaan, FS dan AFM diminta membuat surat pernyataan yang berisi permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuansing dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKBP Hidayat menegaskan bahwa fenomena berburu popularitas di media sosial tidak boleh dilakukan dengan cara yang merugikan atau meresahkan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat hanya demi mendapatkan perhatian atau popularitas di dunia maya," tegas AKBP Hidayat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih arif dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Artikel ini telah tayang "Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya, serta tidak ikut menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat(tribunpekanbaru)</font></div>             ]]></description>
<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Krisis-Demografi-China--Pemerintah-Dorong-Gerakan-Lansia-Merawat-Lansia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_9715_Krisis-Demografi-China--Pemerintah-Dorong-Gerakan-Lansia-Merawat-Lansia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);"><span style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-weight: 700;">BEIJING </span>- Krisis demografis China tahun ini masuk semakin dalam ke fase yang lebih rapuh ketika Beijing meluncurkan inisiatif perawatan lansia nasional baru. Inisiatif ini tidak bergantung pada perluasan layanan kesejahteraan profesional, tetapi mendorong para pensiunan muda untuk merawat warga tertua di negara itu.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Dipresentasikan oleh otoritas China sebagai solusi berbasis komunitas yang inovatif, program yang disebut "perawatan lansia saling membantu" ini dengan cepat menuai kritik dari para analis dan pengamat kebijakan sosial yang berpendapat bahwa inisiatif tersebut mencerminkan tekanan keuangan yang meningkat dan kelemahan struktural di dalam sistem kesejahteraan China yang menua.</p><div id="baca-juga" style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(51, 51, 51); font-family: mnc400; font-size: 16px;"></div><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Kerangka kebijakan, yang diperkenalkan bersama pada akhir April oleh Kementerian Urusan Sipil China dan 10 departemen negara lainnya, mengusulkan jaringan pusat dukungan berbasis komunitas nasional di mana para pensiunan yang relatif sehat berusia 60-an akan membantu warga lanjut usia dengan perawatan harian dasar dan dukungan sosial.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Dilansir <em style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box;">Hamrakura</em>, Sabtu, (6/6/2026), menurut rencana resmi yang dipublikasikan melalui media pemerintah, Beijing bertujuan untuk membangun fasilitas perawatan lansia berbasis saling bantu di 70 persen komunitas perkotaan dan pedesaan pada tahun 2030, sebelum menciptakan sistem nasional yang lebih terinstitusionalisasi pada tahun 2035.<br></p><div id="baca-juga" style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(51, 51, 51); font-family: mnc400; font-size: 16px;"></div><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Namun di balik bahasa solidaritas komunitas terdapat realitas yang jauh lebih serius. China menghadapi salah satu transisi demografis tercepat di dunia, dengan angka kelahiran yang menurun, populasi yang menua dengan cepat, kesenjangan pensiun yang semakin lebar, dan tekanan yang meningkat pada keuangan pemerintah daerah.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Bagi banyak pengamat, kebijakan baru ini tampak kurang seperti perluasan kesejahteraan dan lebih seperti upaya untuk mengalihkan tanggung jawab perawatan lansia dari negara ke komunitas yang sudah terbebani.</p><h2 style="margin: 0px 4px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-weight: unset; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 16px; display: inline-block;"><span style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-weight: 700;">Titik Balik Demografi China</span></h2><span style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: mnc400; font-size: 16px;"></span><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Skala penuaan populasi di China tercermin dalam data resmi terbaru yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional. Hingga akhir tahun 2025, populasi warga berusia 60 tahun ke atas di China telah mencapai sekitar 323 juta jiwa, atau setara dengan 23 persen dari total populasi keseluruhan.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Pada periode yang sama, angka kelahiran mencatat 7,92 juta kelahiran, dengan tingkat pertumbuhan penduduk alami yang tetap berada di zona negatif.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern China, warga negara berusia 65 tahun ke atas menyumbang bagian yang lebih besar dari populasi dibandingkan anak-anak berusia 14 tahun ke bawah. Angka-angka tersebut mencerminkan pembalikan demografi yang mendalam dan mengkhawatirkan.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Pembalikan demografi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pertumbuhan ekonomi China yang selama beberapa dekade ditopang oleh populasi usia kerja berskala besar. Fenomena penuaan ini juga terjadi sebelum tercapainya kemakmuran yang merata di seluruh wilayah, terutama di daerah pedesaan yang akses layanan kesehatan, pensiun, serta kesejahteraan sosialnya masih menunjukkan kesenjangan. Fenomena migrasi pekerja muda ke pusat kota selama beberapa dekade turut memengaruhi struktur dukungan sosial bagi para lansia yang tetap tinggal di desa.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Data jaminan sosial China menunjukkan adanya perbedaan perolehan tunjangan di antara kelompok pensiunan berdasarkan letak geografis dan status pekerjaan terdahulu.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Sekitar 180 juta penduduk pedesaan dan warga berpenghasilan rendah menerima pensiun dasar dengan rata-rata sekitar 200 yuan (sekitar Rp450 ribu) per bulan. Sementara itu, di sektor publik, terdapat sekitar 23 juta pensiunan dari lembaga negara yang menerima paket pensiun dan kesejahteraan melebihi 6.000 yuan (Rp13,5 juta) per bulan.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Perbedaan nominal ini dipengaruhi oleh model kesejahteraan yang secara struktural bergantung pada klasifikasi tempat tinggal (perkotaan vs pedesaan), hubungan kerja dengan sektor negara, serta status pekerjaan. Pengamat menilai tata kelola alokasi anggaran ini menjadi poin krusial di tengah upaya otoritas menekankan prinsip "pembangunan yang berpusat pada rakyat."</p><h2 style="margin: 0px 4px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-weight: unset; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 16px; display: inline-block;"><span style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-weight: 700;">Tekanan Fiskal di Balik Pergeseran Kebijakan</span></h2><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Peluncuran program “bantuan bersama” terjadi pada saat pemerintah daerah di seluruh China menghadapi tekanan keuangan yang semakin memburuk. Selama bertahun-tahun, pemerintah kota sangat bergantung pada penjualan tanah kepada pengembang properti sebagai sumber pendapatan utama.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Namun, penurunan pasar properti yang berkepanjangan di China secara tajam mengurangi aliran pendapatan tersebut, membuat banyak pemerintah daerah terbebani dengan utang yang meningkat dan kapasitas fiskal yang menyusut.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Angka resmi dari Kementerian Keuangan China menunjukkan bahwa pendapatan dari penjualan hak penggunaan lahan negara turun lebih dari 25 persen dari tahun ke tahun selama bulan-bulan awal tahun 2026.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);"><div style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; break-after: page;"></div></p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51); font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: rgb(255, 255, 255); text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Pada saat yang sama, pembayaran bunga atas utang pemerintah terus meningkat pesat. Dengan latar belakang tersebut, perluasan layanan perawatan lansia profesional skala besar akan membutuhkan pengeluaran publik yang besar.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Analis memperkirakan penyediaan fasilitas perawatan lansia profesional yang komprehensif di pedesaan membutuhkan biaya sekitar satu triliun yuan per tahun. Namun, laporan dari lembaga riset kebijakan, termasuk Mercator Institute for China Studies di Jerman, menunjukkan bahwa perencanaan fiskal China tahun 2026 menitikberatkan prioritas anggaran pada pengembangan teknologi, kebijakan industri, dan pertahanan nasional. Konsep "bantuan timbal balik" dinilai menjadi opsi alokasi anggaran yang efisien untuk mengelola kebutuhan operasional tanpa menuntut peningkatan pengeluaran negara secara drastis.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Ketergantungan terhadap jaringan sukarelawan informal dalam program ini turut memicu diskusi mengenai keberlanjutan jangka panjang. Hal ini mengingat para sukarelawan usia muda tersebut pada saatnya juga akan memasuki usia lanjut dan membutuhkan perawatan.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Di daerah pedesaan yang sudah menderita kekurangan tenaga kerja dan penurunan populasi, masyarakat kekurangan personel terlatih, infrastruktur medis, dan subsidi keuangan yang cukup untuk mendukung kebutuhan perawatan jangka panjang.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Para kritikus berpendapat bahwa program ini secara efektif mentransfer tanggung jawab dari negara ke masyarakat lokal yang sudah berada di bawah tekanan sosial dan ekonomi yang berat. Tantangan ini diperkirakan akan meningkat secara dramatis dalam beberapa dekade mendatang.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Menurut angka yang dikutip oleh media pemerintah China, negara itu dapat memiliki sekitar 46 juta warga lanjut usia penyandang disabilitas atau sebagian disabilitas pada tahun 2035. Pada tahun 2050, angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 58 juta.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Angka-angka tersebut menunjukkan beban perawatan yang meningkat pesat yang akan sulit ditanggung oleh jaringan sukarelawan informal.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Para analis juga memperingatkan adanya kontradiksi struktural di jantung kebijakan itu sendiri. Para pemberi perawatan saat ini, menurut mereka, pada akhirnya akan menjadi penerima perawatan di masa depan. Sistem yang bergantung pada sukarelawan yang menua, subsidi minimal, dan hubungan informal berisiko menjadi semakin rapuh seiring dengan meningkatnya tekanan demografis.</p><h2 style="margin: 0px 4px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-weight: unset; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51); font-size: 16px; display: inline-block;"><span style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-weight: 700;">Krisis yang Semakin Sulit Disembunyikan</span></h2><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);"></p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Krisis populasi lansia di China bukan lagi sekadar masalah keluarga pribadi. Krisis ini berkembang menjadi tantangan ekonomi, fiskal, dan sosial yang lebih luas dengan implikasi terhadap stabilitas jangka panjang.</p>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 20:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Masih Berlaku Sejak Era Kolonial, Wamenaker Minta Ordonansi UAP 1930 Segera Direvisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Masih-Berlaku-Sejak-Era-Kolonial--Wamenaker-Minta-Ordonansi-UAP-1930-Segera-Direvisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir062026/_6399_Masih-Berlaku-Sejak-Era-Kolonial--Wamenaker-Minta-Ordonansi-UAP-1930-Segera-Direvisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);"><span style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; font-weight: 700;">JAKARTA</span> - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor mendorong revisi Ordonansi UAP 1930 atau Stoom Ordonnantie 1930 yang hingga kini masih menjadi salah satu dasar pengaturan keselamatan kerja di Indonesia. Menurutnya, regulasi peninggalan era Hindia Belanda tersebut sudah tidak lagi sejalan dengan perkembangan industri modern.</p><div id="baca-juga" style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box; color: rgb(51, 51, 51); font-family: mnc400; font-size: 16px;"></div><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Pernyataan itu disampaikan Afriansyah saat membuka Kongres III Konfederasi Buruh Persatuan Indonesia (KBPI) di Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026).</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">"Jadi negara kita ini masih memakai undang-undang Belanda tahun 1930," ujar Afriansyah.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Ia menjelaskan, Ordonansi UAP masih digunakan di berbagai sektor industri, termasuk pertambangan mineral dan manufaktur. Padahal, perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja telah mengalami perubahan signifikan dalam hampir satu abad terakhir.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">"Perubahan zaman sudah sedemikian besar dan UAP ini masih dipergunakan, baik di sektor mineral maupun perusahaan industri lainnya. Ini penting dan mudah-mudahan undang-undang UAP tahun 1930 ini bisa direvisi," katanya.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Selain Ordonansi UAP, Afriansyah juga menyoroti perlunya pembaruan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja (K3). Menurutnya, sejumlah ketentuan dalam regulasi tersebut sudah tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan saat ini.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Ia menilai sanksi yang diatur dalam UU K3 masih terlalu ringan. Pelanggaran terhadap aturan keselamatan kerja, kata dia, hanya dikenai ancaman denda maksimal Rp100 juta atau pidana kurungan selama tiga bulan.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">"K3 masih memakai undang-undang tahun 1970. Jika pelanggar melakukan pelanggaran industri itu hanya kena denda Rp100 juta atau kurungan tiga bulan. Ini mungkin harus diubah," tegasnya.</p><p style="margin: 0px 0px 10px; padding: 0px 0px 20px; box-sizing: border-box; font-family: mnc400; font-size: 16px; line-height: 25.6px; color: rgb(51, 51, 51);">Afriansyah berharap revisi terhadap kedua regulasi tersebut dapat segera dilakukan guna memperkuat perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja bagi para pekerja di Indonesia.<br style="margin: 0px; padding: 0px; box-sizing: border-box;">&nbsp;</p>   ]]></description>
<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 20:16:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>