<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 10 Jul 2026 19:57:34 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 19:57:34 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR-2</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2447_Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pekanbaru-Enam tahun telah berlalu, namun Salma Betty (50 tahun) masih mengingat dengan jelas bagaimana pandemi Covid-19 menghentikan denyut aktivitas para pengrajin tenun di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru. Cobaan belum berhenti, banjir menerjang wilayah Rumbai setahun kemudian seolah mengubur impian para pengrajin tenun yang menggantungkan asa pada selembar kain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Alat tenun, benang, serta pelbagai perlengkapan produksi lainnya tak mampu diselamatkan. Seluruhnya rusak dan lapuk diterjang genangan air, seolah menghapus jejak perjuangan yang telah mereka bangun sejak awal.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sepenggal cerita masa lalu itu tidak membuat semangat para ibu-ibu pengrajin tenun ini luntur. Kini kelompok penenun Srikandi Serumpun Limbungan Gemilang kembali bangkit dan produktif. Tak sekedar melestarikan budaya, namun juga siap mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menyatu dengan semangat pelestarian budaya dan mendorong ekonomi masyarakat, Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir melalui dukungan program pengembangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan Crafting. PHR mengajak kembali para penenun yang sempat vakum, menyelamatkan sebagian alat tenun yang masih dapat digunakan, serta menyediakan berbagai kebutuhan produksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><img src="https://scontent.fkno3-1.fna.fbcdn.net/v/t39.30808-6/741857485_27345255688456733_8941423062278595182_n.jpg?stp=dst-jpg_tt6&cstp=mx1600x900&ctp=s960x960&_nc_cat=104&_nc_map=urlgen_bucketless&ccb=1-7&_nc_sid=127cfc&_nc_eui2=AeEaB6lQQKf01r0OrptDXGA2VpbQa1hX9NxWltBrWFf03KjXyhuiYUOnKlKBQWKBwNtzaflFaOYHrjM_DAA8Vie8&_nc_ohc=LnN_RIHOfQcQ7kNvwFQF6Fw&_nc_oc=Adp1fPQK63rU6jJq2X23P_aSEjhoBGJ7KOx9y_adYOZyy7huJZljUnMyELvlxqQiBI8&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent.fkno3-1.fna&_nc_gid=9syAo5eFaNS6TC6vsda0Eg&_nc_ss=7b2a8&oh=00_AQB1l_sw80ehqoEIf5OkOageFIL52jPIbvOhDHUjl5CNBA&oe=6A56B790" alt="Mungkin gambar satu orang atau lebih dan alat musik"></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">“Dukungan tersebut menjadi angin segar bagi kami untuk kembali berkarya dan menghidupkan potensi lokal yang sempat nyaris tenggelam,” kata Salma Betty yang sekaligus penggerak kelompok tenun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Kelompok yang sempat vakum ini kini terus berkembang dengan 15 anggota aktif. Dukungan yang diberikan mencakup perbaikan fasilitas produksi, penyediaan kebutuhan benang serta pendampingan intensif untuk memastikan keberlanjutan usaha.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Komitmen untuk menghidupkan kembali tradisi menenun diwujudkan melalui pelatihan yang berlangsung secara berkelanjutan. Sejak Juni 2026, Kelompok Tenun Srikandi Limbungan mengikuti pelatihan dua kali setiap pekan. Hingga kini, tujuh sesi telah terlaksana, dengan target total 10 kali pertemuan. Antusiasme seluruh anggota yang konsisten hadir di setiap pelatihan menjadi cerminan semangat mereka dalam mengasah keterampilan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">“Menenun menjadi ruang bagi kami para ibu untuk terus berkarya dan lebih produktif. Setiap kain yang nantinya akan menghasilkan membawa harapan besar, karena selain menjadi kebanggaan, juga membuka peluang untuk meningkatkan perekonomian kami,” ujar Salma Betty.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PHR hadir sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan potensi budaya lokal. Pendekatan ini terbukti efektif, pengrajin tenun Srikandi Serumpun saling menguatkan dan termotivasi untuk terus berkembang.&nbsp; Kini mereka telah menetapkan standar produksi, di mana setiap mesin tenun ditargetkan mampu menghasilkan 15 kain berkualitas yang tetap mencerminkan identitas budaya Melayu</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">“Kebangkitan aktivitas tenun di Limbungan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian warisan budaya di tengah arus modern,” kata Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PHR mendukung penguatan identitas budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Dengan kolaborasi yang terjalin, alat tenun yang sebelumnya sempat terdiam kini kembali beroperasi, menciptakan ruang produktif bagi para ibu serta menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya mampu bertahan dan berkembang di tangan masyarakat lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"># # # # # #</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Tentang PHR Zona Rokan</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan(***)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 18:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/PWI-Pusat-Tetapkan-Reaktivasi-Keanggotaan-hingga-Akhir-2026--Konferensi-Wajib-Mengacu-SKEP-Baru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8789_PWI-Pusat-Tetapkan-Reaktivasi-Keanggotaan-hingga-Akhir-2026--Konferensi-Wajib-Mengacu-SKEP-Baru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font size="3">Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 sebagai bagian dari penataan administrasi organisasi sekaligus penguatan kualitas keanggotaan serta sebagai konsolidasi organisasi secara menyeluruh.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat pembahasan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa dan peningkatan status keanggotaan yang dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Kamis (9/7). Rapat berlangsung secara hybrid dan diikuti jajaran Pengurus PWI Pusat, Dewan Kehormatan, serta perwakilan PWI Provinsi dari seluruh Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil evaluasi organisasi selama enam bulan terakhir terhadap tata kelola keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Melalui kebijakan ini kami ingin memastikan bahwa keanggotaan PWI benar-benar tertib, profesional, dan sesuai dengan AD/ART. KTA PWI hanya diberikan kepada wartawan yang masih aktif menjalankan profesinya dengan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk masih bekerja di perusahaan pers berbadan hukum, sehingga organisasi memiliki data keanggotaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Munir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menurutnya, evaluasi organisasi menemukan sejumlah persoalan yang masih perlu dibenahi. Di antaranya masih adanya calon peserta konferensi yang baru mengurus KTA menjelang pemilihan namun tetap dapat mencalonkan diri bahkan terpilih, banyak anggota yang tidak memperpanjang KTA, serta masih terdapat pengurus provinsi yang belum optimal melakukan pembinaan dan peningkatan status keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Karena itu, PWI Pusat menetapkan masa reaktivasi keanggotaan berlaku hingga 31 Desember 2026. Setelah batas waktu tersebut, tidak akan ada lagi kebijakan diskresi Ketua Umum terkait reaktivasi keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Munir menjelaskan, kebijakan reaktivasi merupakan kebijakan diskresi terakhir Ketua Umum PWI Pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan administrasi keanggotaan yang masih tersisa sekaligus memperkuat semangat persatuan organisasi pasca konflik dualisme yang sempat terjadi di tubuh PWI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Diskresi ini kami berikan sebagai kesempatan terakhir untuk menuntaskan persoalan keanggotaan secara menyeluruh. Tujuannya bukan hanya menata administrasi organisasi, tetapi juga memastikan seluruh wartawan yang masih aktif memiliki kesempatan yang sama untuk kembali menjadi bagian dari PWI dalam semangat persatuan dan rekonsiliasi. Setelah 31 Desember 2026, tidak akan ada lagi kebijakan diskresi terkait reaktivasi keanggotaan dan seluruh ketentuan akan diberlakukan sepenuhnya sesuai AD/ART," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Munir kembali menegaskan bahwa perpanjangan KTA hanya dapat dilakukan bagi anggota yang masih aktif menjalankan profesi wartawan di perusahaan media masing-masing. Anggota yang sudah tidak lagi berprofesi sebagai wartawan tidak dapat diperpanjang status keanggotaannya oleh PWI daerah. Adapun proses seleksi dan verifikasi keanggotaan di tingkat kabupaten/kota menjadi tanggung jawab utama PWI Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Bentuk Tim Khusus Verifikasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam rapat tersebut juga disepakati pembentukan Tim Khusus yang terdiri atas unsur Dewan Kehormatan, Bidang Organisasi, Tim Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), Sekretaris Jenderal, Bidang Pembina Daerah, serta Bidang Pembinaan dan Pembelaan Hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Tim tersebut bertugas melakukan monitoring dan verifikasi terhadap seluruh KTA yang diterbitkan pada masa kepengurusan sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Seluruh KTA hasil kepengurusan sebelumnya akan diverifikasi sesuai AD/ART dengan persyaratan telah mengikuti OKK, lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tidak pernah mendapatkan sanksi organisasi, serta memperoleh rekomendasi dari PWI Provinsi. Dewan Kehormatan Provinsi juga akan dilibatkan dalam proses verifikasi dan setiap pengajuan wajib disertai persetujuan Dewan Kehormatan Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Beragam Masukan dari PWI Daerah</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Rapat juga membahas berbagai masukan dari PWI Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">PWI DKI Jakarta mengusulkan mekanisme penggantian KTA yang hilang akibat dinamika organisasi. Kalimantan Tengah meminta kejelasan mengenai anggota senior yang sudah tidak aktif. Maluku mempertanyakan status anggota yang memiliki KTA sebelum tahun 2012, sedangkan Banten mengusulkan agar anggota yang terlambat mengaktifkan KTA tetap memiliki hak memilih namun belum memiliki hak dipilih dalam konferensi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Jawa Barat mengingatkan agar penerapan diskresi menjelang Konferensi Provinsi tidak menimbulkan persoalan baru. Sumatera Barat menanyakan mekanisme penerimaan anggota yang telah memiliki UKW tetapi belum menjadi anggota PWI, sedangkan Lampung meminta kejelasan mengenai anggota yang sempat tidak aktif dan ingin kembali bergabung melalui mekanisme reaktivasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Masukan juga datang dari Bangka Belitung yang mengusulkan agar data keanggotaan hasil verifikasi ditetapkan secara permanen dan ditampilkan pada website PWI. Sulawesi Utara meminta penjelasan mengenai anggota yang telah membayar kepada pengurus lama namun belum menerima KTA, sementara Riau mempertanyakan mekanisme penyelesaian apabila terjadi konflik pribadi antara anggota dan Ketua PWI Provinsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sementara itu, DI Yogyakarta meminta penegasan mengenai status anggota sebelum tahun 2012. Papua menyampaikan perkembangan pembentukan kepengurusan di sejumlah provinsi baru yang hingga kini belum memenuhi persyaratan organisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Menanggapi berbagai masukan tersebut, PWI Pusat menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan definitif di provinsi baru minimal harus memiliki enam anggota biasa dan kepengurusan di dua kabupaten/kota. Apabila syarat tersebut belum terpenuhi, kepengurusan tetap berstatus pelaksana tugas (Plt).</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Rapat juga menegaskan bahwa anggota yang telah memiliki UKW tetapi belum mengikuti OKK tetap berstatus Anggota Muda. Untuk menjadi Anggota Biasa, yang bersangkutan wajib mengikuti OKK sesuai ketentuan AD/ART. Adapun anggota yang mengalami perubahan identitas cukup melakukan pembaruan data dengan melampirkan KTP terbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Selain itu, PWI menegaskan bahwa anggota yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) wajib cuti atau nonaktif dari keanggotaan PWI. Sementara Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dapat diterbitkan KTA sebagai anggota aktif sesuai ketentuan organisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Konferensi Wajib Mengacu SKEP Reaktivasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Sebagai keputusan rapat, seluruh konferensi PWI Provinsi maupun kabupaten/kota yang diselenggarakan setelah Hari Pers Nasional (HPN) 2026 wajib mengacu pada ketentuan dalam Surat Keputusan (SKEP) Reaktivasi Keanggotaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Penerbitan KTA hasil reaktivasi direncanakan dilakukan pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2027. Khusus bagi Anggota Biasa yang diusulkan menjadi pengurus hasil konferensi provinsi maupun kabupaten/kota pada tahun 2026, KTA akan diterbitkan paling lambat tujuh hari sebelum Surat Keputusan kepengurusan diterbitkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">"Kami ingin seluruh proses konferensi di daerah berjalan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berlandaskan aturan organisasi. Penataan keanggotaan ini merupakan fondasi penting untuk memperkuat PWI ke depan," kata Akhmad Munir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Untuk mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut, PWI Pusat juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang beranggotakan Atal S. Depari, Zulkifli Gani Ottoh, Mirza Zulhadi, Suprapto Sastro Atmojo, M. Selamet Susanto, Djoko Tetuko Abdul Latif, Anrico Pasaribu, dan Sumber Rajasa Ginting.</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Dalam rapat lanjutan pengurus harian, ditetapkan bahwa bagi PWI Provinsi/Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan konferensi pemilihan ketua/pengurus tahun 2026 atau sebelum tgl 9 Februari 2027, reaktivasi belum berlaku. Reaktivasi efektif berlaku setelah tanggal 9 Februari 2027.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">Setelah 9 Februari 2027, anggota yang kartunya diaktifkan kembali, hanya mempunyai hak memilih tetapi tidak punya hak dipilih.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">“Hak dipilih tidak berlaku untuk konferensi dalam waktu terdekat tetapi pada konferensi berikutnya atau sesudahnya,” kata Munir.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font size="3">-#-</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 17:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Jadi Ketua Nasdem Pekanbaru, Munawar Syahputra Siap Besarkan Partai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Jadi-Ketua-Nasdem-Pekanbaru--Munawar-Syahputra-Siap-Besarkan-Partai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_445_-Jadi-Ketua-Nasdem-Pekanbaru--Munawar-Syahputra-Siap-Besarkan-Partai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - DPP Partai Nasdem menetapkan Munawar Syahputra sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru. Ketua Pemenangan Pemilu DPP Partai Nasdem Provinsi Riau OK Fachru Hidayat menyerahkan surat keputusan pengesahan pengurus DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru kepada Munawar di Kantor DPW Partai Nasdem Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Jumat (10/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Munawar Syahputra disahkan menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru, menggantikan Abu Bakar Sidik. Ketua Fraksi NasDem DPRD Riau tersebut akan langsung bergerak melakukan konsolidasi dan memperkuat struktural partai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita akan membentuk pengurus DPC hingga DPRt di Pekanbaru agar semakin solid dan mendukung program Nasdem,” kata Munawar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Nasdem Riau Yopi Arianto mengucapkan selamat atas pengangkatan Munawar Syahputra sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru. Yopi berharap kepemimpinan baru semakin berkontribusi untuk kemajuan Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendongkrak perolehan suara dalam pemilu 2029 mendatang. “Selamat kepada Munawar. Semoga NasDem semakin kompak untuk bersatu, berjuang dan menang di Kota Pekanbaru,” ujar Yopi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kepengurusan baru, juga ditetapkan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru Aidhil Nur Putra dan Bendahara Lindawati. Sementara Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Muhammad Rifqy Fahlevy, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Faisal Islami, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik Zulfan Hafiz.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polisi Tangkap 2 Terduga Pengedar Sabu di Bandar Petalangan Pelalawan dan Sita 2,83 Gram Barang Bukti</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Polisi-Tangkap-2-Terduga-Pengedar-Sabu-di-Bandar-Petalangan-Pelalawan-dan-Sita-2-83-Gram-Barang-Bukti</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2110_-Polisi-Tangkap-2-Terduga-Pengedar-Sabu-di-Bandar-Petalangan-Pelalawan-dan-Sita-2-83-Gram-Barang-Bukti.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN " Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelalawan membongkar dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Kuala Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan. Dalam pengungkapan tersebut, dua pria yang diduga terlibat berhasil diamankan beserta barang bukti sabu seberat bruto 2,83 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya dugaan transaksi narkotika di Desa Kuala Semundam. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan yang dipimpin Kasatresnarkoba melakukan penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah memperoleh informasi yang dinilai akurat, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas bergerak ke lokasi dan mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Joko Riswanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan IPTU Haryanto Alex Sinaga, S.H., M.H mengatakan, saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu di dalam tas sandang milik Joko. Dari hasil pemeriksaan awal, Joko mengaku memperoleh barang tersebut dari Ananta Putra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbekal pengakuan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dengan metode undercover buy untuk mengungkap pemasok barang haram tersebut. Dalam operasi itu, polisi berhasil mengamankan Ananta Putra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan terhadap Ananta, petugas menemukan satu paket yang diduga sabu. Selain itu, di dekat tempat Ananta duduk ditemukan sebuah dompet kecil yang berisi enam paket diduga narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepada penyidik, Ananta mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial FD yang kini masih dalam penyelidikan (lidik).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Pelalawan guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun identitas kedua terduga pelaku yakni Joko Riswanto (30), buruh, warga Desa Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, serta Ananta Putra (25), buruh, warga Desa Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari pengungkapan kasus ini, Satresnarkoba Polres Pelalawan menyita barang bukti berupa delapan paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan total berat kotor 2,83 gram, satu tas sandang warna cokelat, satu dompet kecil, satu unit telepon genggam Android merek Vivo warna hitam, satu unit telepon genggam Android merek Oppo warna hitam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna silver tanpa nomor polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap asal-usul narkotika tersebut dan memburu pemasok yang diketahui berinisial FD. Kemudian juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lain yang terkait dengan kasus tersebut,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5164_Merajut-Kembali-Mimpi-yang-Hanyut--Kisah-Pengrajin-Tenun-Srikandi-Serumpun-Bangkit-Bersama-PHR.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><div><font face="arial" style="" size="3">Pekanbaru " Enam tahun telah berlalu, namun Salma Betty (50 tahun) masih mengingat dengan jelas bagaimana pandemi Covid-19 menghentikan denyut aktivitas para pengrajin tenun di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru. Cobaan belum berhenti, banjir menerjang wilayah Rumbai setahun kemudian seolah mengubur impian para pengrajin tenun yang menggantungkan asa pada selembar kain.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Alat tenun, benang, serta pelbagai perlengkapan produksi lainnya tak mampu diselamatkan. Seluruhnya rusak dan lapuk diterjang genangan air, seolah menghapus jejak perjuangan yang telah mereka bangun sejak awal.&nbsp;</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Sepenggal cerita masa lalu itu tidak membuat semangat para ibu-ibu pengrajin tenun ini luntur. Kini kelompok penenun Srikandi Serumpun Limbungan Gemilang kembali bangkit dan produktif. Tak sekedar melestarikan budaya, namun juga siap mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Menyatu dengan semangat pelestarian budaya dan mendorong ekonomi masyarakat, Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir melalui dukungan program pengembangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan Crafting. PHR mengajak kembali para penenun yang sempat vakum, menyelamatkan sebagian alat tenun yang masih dapat digunakan, serta menyediakan berbagai kebutuhan produksi.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">“Dukungan tersebut menjadi angin segar bagi kami untuk kembali berkarya dan menghidupkan potensi lokal yang sempat nyaris tenggelam,” kata Salma Betty yang sekaligus penggerak kelompok tenun.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Kelompok yang sempat vakum ini kini terus berkembang dengan 15 anggota aktif. Dukungan yang diberikan mencakup perbaikan fasilitas produksi, penyediaan kebutuhan benang serta pendampingan intensif untuk memastikan keberlanjutan usaha.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Komitmen untuk menghidupkan kembali tradisi menenun diwujudkan melalui pelatihan yang berlangsung secara berkelanjutan. Sejak Juni 2026, Kelompok Tenun Srikandi Limbungan mengikuti pelatihan dua kali setiap pekan. Hingga kini, tujuh sesi telah terlaksana, dengan target total 10 kali pertemuan. Antusiasme seluruh anggota yang konsisten hadir di setiap pelatihan menjadi cerminan semangat mereka dalam mengasah keterampilan.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">“Menenun menjadi ruang bagi kami para ibu untuk terus berkarya dan lebih produktif. Setiap kain yang nantinya akan menghasilkan membawa harapan besar, karena selain menjadi kebanggaan, juga membuka peluang untuk meningkatkan perekonomian kami,” ujar Salma Betty.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">PHR hadir sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan potensi budaya lokal. Pendekatan ini terbukti efektif, pengrajin tenun Srikandi Serumpun saling menguatkan dan termotivasi untuk terus berkembang.&nbsp; Kini mereka telah menetapkan standar produksi, di mana setiap mesin tenun ditargetkan mampu menghasilkan 15 kain berkualitas yang tetap mencerminkan identitas budaya Melayu</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">“Kebangkitan aktivitas tenun di Limbungan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian warisan budaya di tengah arus modern,” kata Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">PHR mendukung penguatan identitas budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Dengan kolaborasi yang terjalin, alat tenun yang sebelumnya sempat terdiam kini kembali beroperasi, menciptakan ruang produktif bagi para ibu serta menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya mampu bertahan dan berkembang di tangan masyarakat lokal.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"># # # # # #</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Tentang PHR Zona Rokan</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.</font></div><div><font face="arial" size="3"><br></font></div><div><font face="arial" size="3">Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.</font></div><div><br></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Satpol PPPKP Kuansing Canangkan Gerakan Indonesia ASRI di Rumah Susun Teluk Kuantan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Satpol-PPPKP-Kuansing-Canangkan-Gerakan-Indonesia-ASRI-di-Rumah-Susun-Teluk-Kuantan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8189_-Satpol-PPPKP-Kuansing-Canangkan-Gerakan-Indonesia-ASRI-di-Rumah-Susun-Teluk-Kuantan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN - Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PPPKP) Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI (Aksi Bersih Negeri) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Bersih Nasional (PROBERNAS) yang digagas Kementerian Dalam Negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang mengusung tema "Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat, Indonesia Hebat" tersebut dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB di kawasan Rumah Susun Teluk Kuantan, Desa Beringin, Kecamatan Kuantan Tengah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan kegiatan mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Permendagri Nomor 121 Tahun 2018, Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, Peraturan Bupati Kuantan Singingi Nomor 12 Tahun 2022, Permendagri Nomor 16 Tahun 2023, Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Tahun 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Program Bersih Nasional, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Indonesia ASRI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pencanangan diawali dengan apel nasional yang dipusatkan di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh seluruh jajaran Satpol PP se-Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan nasional tersebut hadir Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Dr. Safrizal ZA, M.Si., Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Wali Kota Malang, Kasatpol PP se-Indonesia, Satlinmas se-Indonesia, termasuk Kasatpol PPPKP Kabupaten Kuantan Singingi beserta jajaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri menyampaikan arahan mengenai pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari Program Bersih Nasional yang bertujuan membangun budaya hidup bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Kabupaten Kuantan Singingi, kegiatan dipimpin langsung oleh Kasatpol PPPKP Kabupaten Kuantan Singingi, Riokasyterwandra, S.Sos., M.M., bersama 29 personel Satpol PPPKP dan didukung oleh Kepala Desa Beringin beserta perangkat desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai mengikuti apel nasional secara virtual, seluruh personel melaksanakan aksi gotong royong di kawasan Rumah Susun Teluk Kuantan. Kegiatan meliputi pembersihan halaman, saluran drainase, pemotongan rumput liar dan semak belukar, pembersihan ranting pohon, serta pengumpulan dan pengangkutan sampah yang berada di lingkungan rumah susun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terhadap Program Bersih Nasional sekaligus upaya menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh peserta yang terlibat. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang sehat serta mendukung terciptanya Indonesia yang bersih, asri, dan berkelanjutan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lima Catridge Diduga Berisi Etomidate Disita, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Dumai  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Lima-Catridge-Diduga-Berisi-Etomidate-Disita--Dua-Terduga-Pelaku-Ditangkap-di-Dumai--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2009_Lima-Catridge-Diduga-Berisi-Etomidate-Disita--Dua-Terduga-Pelaku-Ditangkap-di-Dumai--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi yang dilakukan pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.41 WIB, petugas berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang disita, lima buah catridge diduga mengandung narkotika jenis etomidate merek Ghost Rider dengan berat kotor sekitar 48,65 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang melalui Kasat Narkoba AKP Gus Purwantoro mengungkapkan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat pada awal Juli 2026, mengenai dugaan adanya aktivitas transaksi catridge diduga mengandung narkotika jenis otomidate di kawasan Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi tersebut, Tambahnya, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai yang dipimpin oleh Kanit I Satresnarkoba Polres Dumai, Ipda Lius Mulyadin, melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.41 WIB berhasil mengamankan seorang pria berinisial GH (24) yang saat itu sedang berada di pinggir Jalan Sultan Syarif Kasim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua buah catridge diduga berisi otomidate merek Ghost Rider yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok berwarna merah," katanya, Jumat (10/7/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Gus mengaku, dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengaku masih menyimpan barang serupa di kediamannya yang berada di Jalan Sultan Syarif, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dijelaskanya, tim kemudian melakukan pengembangan ke lokasi tersebut dan kembali menemukan dua buah catridge diduga berisi otomidate yang disimpan di dalam tas sandang berwarna hijau.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari keterangan terduga pelaku GH, Sebutnya, empat catridge tersebut diduga merupakan titipan seseorang yang diserahkan melalui seorang pria lain berinisial DI (40).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan DI(40) di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai," jelasnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Gus menerangkan, saat dilakukan penangkapan petugas menemukan satu buah catridge diduga berisi otomidate yang berada dalam genggaman tangan kirinya. Selain itu, turut diamankan sebuah telepon genggam, uang tunai sebesar Rp1.850.000, serta barang bukti lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara keseluruhan, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi lima buah catridge diduga narkotika jenis otomidate merek Ghost Rider dengan berat kotor sekitar 48,65 gram, satu kotak rokok, satu tas sandang, satu lembar celana jeans, satu plastik bening, dua unit telepon genggam, satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU, serta uang tunai sebesar Rp1.850.000.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua terduga pelaku mengakui penguasaan terhadap barang bukti yang ditemukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, keduanya beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Dumai untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Jelasnya, hasil pemeriksaan urine terhadap kedua tersangka menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan methamphetamine (Metha), amphetamine (Amp), dan tetrahydrocannabinol (Tetra).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 117 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana,"(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lihainya Penjabret di Rohul, Tiga Kali Beraksi Selalu Meloloskan Diri dari Kejaran Polisi   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Lihainya-Penjabret-di-Rohul--Tiga-Kali-Beraksi-Selalu-Meloloskan-Diri-dari-Kejaran-Polisi---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6902_Lihainya-Penjabret-di-Rohul--Tiga-Kali-Beraksi-Selalu-Meloloskan-Diri-dari-Kejaran-Polisi---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PANGARAIAN - Tersangka pelaku jambret di Rohul, JD, 23 tahun, bisa disebut sangat lihai untuk melarikan diri. Betapa tidak, tiga kali ia lolos dari kejaran petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JD merupakan terduga pelaku jambret yang menimpa seorang ibu di Jalan lintas Desa Lubuk Betung, Rokan IV Koto, Rohul pada Selasa siang (26/5/2026) sekitar pukul 14.38 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Awal Juni lalu, ia sudah berhasil ditangkap oleh jajaran Polsek Rokan IV Koto, Rohul. Namun, berhasil kabur dari mobil polisi kala dibawa petugas untuk mencari barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JD berhasil melompat dari mobil polisi untuk melarikan diri. Ia pun berhasil kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, polisi akhirnya berhasil mendapatkan barang bukti aksi penjambretan yang dilakukan JD. Barang bukti tersebut didapat di belakang rumah tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, kepolisian mendapat kabar kalau tersangka berada di Bukit Tinggi, Sumbar. Pihak kepolisian pun bertolak ke Bukit Tinggi. Namun, sesampainya di sana, tersangka sudah kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu, tersangka disebut berada di Solok, Sumbar. Tim kepolisian kembali ke sana dan tersangka juga sudah kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga akhirnya pihak kepolisian mendapat kabar kalau tersangka berada di Pelalawan, Riau. Pada Rabu malam (8/7/2026), tersangka berhasil diamankan petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka ditangkap di depan sebuah rumah makan di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan. Berada di Pelalawan, tersangka sudah bekerja di kebun sawit di wilayah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bukan perkara mudah juga menangkap tersangka. Sebab, tersangka memberi perlawanan kepada petugas hingga akhirnya betis kaki kiri tersangka dihadiahi timah panas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sangat melawan. Bergulat sama anggota kita," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Dodi Ripo Saputra pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walau sangat lihai melarikan diri, tersangka mengaku baru kali ini melakukan penjambretan. Namun pihak kepolisian meminta pada masyarakat yang pernah menjadi korban jambret, bisa melaporkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka sendiri merupakan warga Dusun Suka Maju, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Rohul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti diketahui, aksi jambret yang dilakukan tersangka terjadi di Jalan lintas Desa Lubuk Betung, Rokan IV Koto, Rohul pada Selasa siang (26/5/2026) sekitar pukul 14.38 wib. Korban dalam jambret yakni seorang ibu bernama Resi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi penjambretan ini sudah banyak dibagikan di media sosial dan group percakapan instan. Sebab aksinya terekam dalam CCTV.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari laman Pemdes Lubuk Betung di medsos disebutkan kejadian penjambretan tersebut daerah jalan lintas desa Lubuk Betung RT 10 RW 05.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejadian bermula saat korban pulang dari Pasar Ujung Batu usai membeli perlengkapan untuk berjualan. Korban menggunakan sepeda motor&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban membawa sebuah tas hitam yang dikalungkan di leher. Di dalam tas tersebut terdapat satu unit telepon genggam Vivo Y19S warna hitam serta uang tunai sebesar Rp4.000.000.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat melintas di Jalan Umum Desa Lubuk Betung, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah tiba-tiba menarik tas korban secara paksa sebelum melarikan diri. Korban sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5.000.000 dan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Rokan IV Koto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terduga pelaku juga dipublikasi lewat hasil dari kamera CCTV. Pelaku sekarang pria mengendarai sepeda motor matic scoopy ful body warna merah. Sepeda motornya tidak menggunakan plat. Pelaku memakai tutup kepala dan menggunakan celana pendek. (Tribunpekanbaru.)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 15:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Digerebek di Penginapan, Pengedar Ekstasi di Kuansing Tak Berkutik dan Ungkap Pemasok ke Polis </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Digerebek-di-Penginapan--Pengedar-Ekstasi-di-Kuansing-Tak-Berkutik-dan-Ungkap-Pemasok-ke-Polis-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7741_Digerebek-di-Penginapan--Pengedar-Ekstasi-di-Kuansing-Tak-Berkutik-dan-Ungkap-Pemasok-ke-Polis-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING " Upaya peredaran narkotika di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali digagalkan aparat kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pria berinisial DPH (26) diamankan Tim Elang Kuantan Satresnarkoba Polres Kuantan Singingi saat diduga hendak mengedarkan pil ekstasi di sebuah penginapan di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (9/7/2026) siang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif hingga polisi memastikan keberadaan target.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Resnarkoba Polres Kuansing, AKP Hasan Basri, mengatakan tim langsung bergerak setelah memperoleh informasi yang dinilai akurat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Elang Kuantan Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan. Setelah memastikan keberadaan target, tim melakukan penggerebekan di sebuah kamar penginapan dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika," ujar AKP Hasan Basri, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat penggeledahan yang disaksikan pemilik penginapan, petugas menemukan satu butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor 0,60 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang haram tersebut berada di dalam plastik klip bening yang diletakkan di atas meja kamar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu plastik klip bening kosong, satu unit telepon genggam Realme C85 warna ungu, serta uang tunai sebesar Rp600.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil interogasi awal, DPH mengaku sebelumnya memperoleh 10 butir pil ekstasi dari seseorang berinisial J dengan harga Rp2 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini, J telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemeriksaan juga memperkuat dugaan keterlibatan tersangka dalam penyalahgunaan narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tes urine yang dijalani DPH menunjukkan hasil positif mengandung metamfetamin," ujar AKP Hasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Hasan Basri menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan seorang tersangka semata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap jaringan pemasok hingga memutus mata rantai peredaran narkotika di Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ancaman hukuman yang menanti tersangka tidak ringan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan Pasal 114 ayat (1) UU Narkotika, pelaku terancam pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun atau penjara seumur hidup, serta denda paling sedikit Rp1 miliar hingga paling banyak Rp10 miliar. Sementara penerapan ketentuan KUHP akan mengikuti proses pembuktian sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,"(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kemnaker Wajibkan Calon Perusahaan Mitra MagangHub Terdaftar di WLKP</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kemnaker-Wajibkan-Calon-Perusahaan-Mitra-MagangHub-Terdaftar-di-WLKP</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1794_Kemnaker-Wajibkan-Calon-Perusahaan-Mitra-MagangHub-Terdaftar-di-WLKP.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan sejumlah persyaratan bagi perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara Program Magang Nasional atau MagangHub 2026. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) serta memiliki data perusahaan yang aktif dan valid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persyaratan tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi untuk memastikan perusahaan calon mitra memiliki identitas, legalitas, serta informasi ketenagakerjaan yang jelas. Perusahaan juga diminta memperbarui data dalam sistem WLKP sebelum mengajukan pendaftaran sebagai mitra MagangHub 2026.Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan kelengkapan dan validitas data dapat membantu memperlancar proses pendaftaran perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara perlu memastikan telah terdaftar dalam WLKP, memperbarui data perusahaan, serta memastikan seluruh informasi perusahaan aktif dan valid. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan sesuai ketentuan," ujar Darmawansyah dalam siaran pers, Jumat (10/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Darmawansyah, persyaratan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemnaker menjaga kualitas penyelenggaraan Program MagangHub. Melalui proses verifikasi, pemerintah dapat memastikan perusahaan mitra memiliki legalitas yang jelas sekaligus siap menjadi tempat belajar dan pengembangan kompetensi bagi peserta magang.Data Perusahaan Harus Aktif dan ValidPerusahaan yang berminat menjadi mitra MagangHub 2026 dapat memeriksa sekaligus memperbarui informasi perusahaan melalui laman resmi WLKP sebelum mengajukan pendaftaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Validitas data dinilai penting karena dapat mempermudah proses seleksi dan administrasi calon mitra. Dengan data yang lengkap dan terbaru, penyelenggaraan Program MagangHub diharapkan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemnaker turut mengajak perusahaan dari berbagai sektor untuk berpartisipasi dalam program tersebut. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman serta meningkatkan keterampilan di lingkungan kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program MagangHub juga diarahkan untuk membantu mencetak talenta muda yang kompeten, adaptif, dan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri. Di sisi lain, keterlibatan dalam program tersebut dapat membuka peluang bagi perusahaan untuk menemukan calon tenaga kerja potensial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui Program MagangHub, perusahaan tidak hanya berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi juga memiliki kesempatan menjaring talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industrinya," pungkas Darmawansyah.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo Singgung Kekalahan Pilpres, Ngaku Masih Berutang ke Warga NTB</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Prabowo-Singgung-Kekalahan-Pilpres--Ngaku-Masih-Berutang-ke-Warga-NTB</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_350_Prabowo-Singgung-Kekalahan-Pilpres--Ngaku-Masih-Berutang-ke-Warga-NTB.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku masih memiliki "utang" kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang selama ini konsisten memberikan dukungan kepadanya, termasuk saat beberapa kali gagal dalam pemilihan presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).Prabowo mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa bangga dan terhormat dapat bertemu langsung dengan masyarakat NTB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya merasa sangat bangga, saya merasa dihormati untuk diundang hari ini bertemu langsung dengan masyarakat NTB," kata Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia kemudian mengapresiasi masyarakat NTB yang menurutnya tetap memberikan dukungan dalam setiap kontestasi pemilihan presiden yang pernah diikutinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang kebetulan dari dulu selalu mendukung saya, walaupun berkali-kali kalah, tapi NTB setia mendukung saya. Rasanya saya masih utang banyak sama rakyat NTB," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masih Panjang Waktu Bekerja</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo juga meminta masyarakat tidak khawatir karena dirinya masih memiliki waktu untuk bekerja sebagai Presiden.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tenang aja masih ada berapa tahun," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan pantauan Liputan6.com, kedatangan Prabowo di lokasi acara disambut ratusan warga, termasuk anak-anak yang telah menunggu sejak pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah anak tampak membawa bendera Merah Putih dan menyambut iring-iringan Presiden. Prabowo kemudian menyapa serta menyalami warga yang memadati lokasi peresmian Bendungan Meninting.(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bikin Syok, Angka Kematian Anak Muda Jerman Akibat Narkoba Meningkat  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Bikin-Syok--Angka-Kematian-Anak-Muda-Jerman-Akibat-Narkoba-Meningkat--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8806_Bikin-Syok--Angka-Kematian-Anak-Muda-Jerman-Akibat-Narkoba-Meningkat--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Berbicara di klinik kecanduan opioid Patrida di Berlin, Komisaris Narkoba Federal Jerman Hendrik Streeck mengaku sedih harus kembali menyampaikan angka terbaru jumlah kematian terkait narkoba di Jerman. Pengumuman itu baginya telah menjadi semacam "ritual tahunan". Namun ia terkejut melihat meningkatnya jumlah korban dari kalangan muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada tahun 2025, sebanyak 2.150 orang tewas di Jerman akibat penyalahgunaan narkoba. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.137 kematian, dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa pada 2023 dengan 2.227 kematian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar satu dari empat korban berusia di bawah 30 tahun (528 orang), meningkat 53 persen dibandingkan 2021. Sebanyak 106 korban berusia di bawah 20 tahun, hampir dua kali lipat dibandingkan angka pada 2021. Rata-rata usia korban adalah 40,6 tahun. "Banyak dari anak-anak muda ini belum mampu memahami sepenuhnya risiko yang mereka hadapi," ujar Streeck.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck, seorang dokter sekaligus anggota parlemen Bundestag dari partai konservatif Kristen Demokrat (CDU), menyebut tekanan kejiwaan dan krisis transisi hidup sebagai kemungkinan faktor yang mendorong penggunaan narkoba di kalangan muda. Namun, ia juga menyebut rasa penasaran dan sembrono sebagai faktor lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut data terbaru, 81,5 persen kematian berkaitan dengan penggunaan campuran berbagai zat. Selain itu, jumlah kematian terkait batu crack dan bubuk kokain meningkat 110,7 persen sejak tahun 2021.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sampel narkoba gratis ditinggalkan di kotak surat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian Berlin baru-baru ini mengeluarkan peringatan mengenai paket berisi sampel narkoba gratis yang ditinggalkan oleh pengedar di kotak surat warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Paket plastik berwarna-warni tersebut berisi berbagai jenis narkoba, termasuk kokain, ekstasi, ketamin, dan ganja, serta dilengkapi dengan nomor kontak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Stiker dengan kode QR yang mengarah ke pengedar narkoba juga ditemukan di berbagai lokasi di kota, terutama di sekitar klub malam dan kawasan yang dipenuhi bar. Kartu nama berisi tawaran dari saluran WhatsApp dan Telegram milik pengedar juga telah disebarkan di bar dan klub.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kematian akibat obat resep meningkat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal lain yang mencolok dari angka terbaru yang dihimpun oleh Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman (BKA) adalah jumlah anak muda yang meregang nyawa akibat obat-obatan resep.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun obat-obatan tersebut biasanya bukan satu-satunya penyebab kematian, obat seperti benzodiazepin, obat penghilang rasa sakit yang mengandung opioid, dan obat psikoaktif lainnya sering kali turut berperan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jumlah kematian yang berkaitan dengan zat-zat tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dalam empat tahun, dari 365 kasus pada 2021 menjadi 769 kasus pada 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada saat yang bersamaan, opioid sintetis terus menyebar. Misalnya, tercatat 118 kematian yang melibatkan fentanyl, meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kematian akibat fentanyl meningkat lebih dari sepertiga</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck sebelumnya telah memperingatkan bahwa pasar narkoba menjadi semakin sulit dipantau dan zat-zat yang beredar semakin berbahaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut laporan, opioid buatan laboratorium kini mulai menggantikan narkoba yang sebelumnya berasal dari tanaman opium di Afganistan, setelah adanya larangan produksi opium oleh Taliban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck mengumumkan sejumlah langkah, termasuk sistem pemantauan dan peringatan menyeluruh untuk segera mengidentifikasi zat-zat yang beredar di pasar serta mempersiapkan tenaga medis dan pekerja sosial dengan lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, layanan pencegahan dan dukungan bagi kaum muda juga akan diperkuat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggunaan narkoba secara global kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, terutama untuk kokain dan narkoba sintetis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Narkoba, obat palsu, dan campuran berisiko tinggi saat ini sering kali hanya berjarak beberapa klik saja," kata Streeck.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan bahwa "pengedar di sudut-sudut jalan" bukan lagi satu-satunya masalah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sistem perawatan kecanduan narkoba kekurangan dana</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Streeck juga memperingatkan bahwa kota-kota dan pemerintah daerah semakin sering dibiarkan menghadapi dampak penggunaan narkoba sendirian. "Sistem ini berada di bawah tekanan," katanya. "Bantuan sulit ditemukan di banyak tempat, datang terlalu lambat, dan sangat kekurangan dana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Robert, seorang pasien Patrida berusia 62 tahun, menangis ketika ditanya bagaimana kondisinya jika tidak mendapatkan perawatan dari klinik tersebut. "Itulah hal yang menyedihkan. Saya pasti sudah mati," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menggambarkan penggunaan heroin sebagai bentuk pengobatan terhadap dirinya sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mengapa kamu menggunakannya? Mengapa kamu menginginkannya? Seseorang bisa minum bir dan merasa tenang, sementara orang lain mengisap satu kantong [narkoba]," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami adalah orang-orang terakhir yang masih hidup," ujar pasien Patrida lainnya, Lorant, ketika menceritakan banyak temannya yang terenggut nyawanya akibat kecanduan heroin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada usia 19 tahun, ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara di Bayern karena kepemilikan ganja dan aksi mencoret-coret grafiti. "Saya masuk penjara sebagai pengisap ganja dan keluar penjara sebagai pecandu ganja," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini berusia 46 tahun, ia mengatakan penggunaan narkoba baginya merupakan cara untuk menghadapi depresi dan pikiran untuk mengakhiri hidup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klinik Patrida menyediakan terapi heroin medis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Patrida, yang terletak di bagian barat laut Berlin, menyediakan akses diamorfin bagi pecandu jangka panjang. Diamorfin adalah obat opioid yang secara medis dikenal sebagai penghilang rasa sakit dan lebih dikenal di jalanan dengan nama heroin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini sekitar 180 pasien menjalani perawatan di klinik tersebut. Sekitar 120 pasien datang dua kali sehari untuk mendapatkan suntikan diamorfin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klinik ini juga menyediakan psikoterapi serta pekerja sosial yang membantu pasien menghadapi urusan administratif dalam kehidupan sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada dua klinik diamorfin lain dengan model serupa di Berlin. Direktur klinik Patrida, Thomas Peschel, mengatakan permintaan terhadap layanan tersebut sangat tinggi sehingga mereka terpaksa menolak sebagian calon pasien. "Tidak cukup jumlah dokternya," ujar Peschel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada generasi dokter yang muncul sejak tahun 1990-an yang memiliki idealisme dan benar-benar ingin membantu. Para spesialis penyakit menular [yang mengalami langsung krisis HIV/AIDS] kini secara bertahap semuanya memasuki masa pensiun."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ruang konsumsi narkoba pertama di dunia dibuka di Kota Bern, Swiss, pada tahun 1986.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Streeck, pemerintah Jerman saat ini sedang bekerja sama dengan Prancis dalam proyek penelitian bersama untuk mengembangkan terapi pengganti bagi mereka yang kecanduan narkoba.(detik.com)</font></div></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jampidsus Buka Suara Dikaitkan dengan Blackout Sumatra</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Jampidsus-Buka-Suara-Dikaitkan-dengan-Blackout-Sumatra</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9786_Jampidsus-Buka-Suara-Dikaitkan-dengan-Blackout-Sumatra.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), memberikan tanggapan mengenai dugaan keterlibatannya dalam insiden blackout yang terjadi di Sumatra. Dia merasa bingung mengapa namanya dikaitkan dengan kejadian tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya juga tidak paham, ada keterkaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggu proses bagaimana rekan-rekan penyidik menyampaikan apa masalahnya, keterkaitannya, dan perkaranya apa," ungkap Febrie saat konferensi pers di Kejaksaan Agung pada hari Jumat, 10 Juli 2026.Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Tapi saya baca-baca itu terkait dengan pengadaan batu bara ke PLTU. Kalau itu masalahnya, menurut saya sebaiknya memang dilakukan audit terlebih dahulu secara menyeluruh, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitas batu bara yang masuk, transaksi pembeliannya, maupun prosedur pengadaannya. Sehingga kita tahu apakah ada perbuatan melawan hukum di sana."&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie juga menambahkan, "Jadi untuk blackout, tunggu saja rekan-rekan penyidik. Sebaiknya ditanya ke sana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, memberikan klarifikasi mengenai penggeledahan yang dilakukan oleh polisi di 13 lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki oleh pihak penyidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Febrie menyatakan, "Jampidsus tidak ada keterkaitan dengan bisnis sebagaimana yang telah diberitakan di media sosial, seperti yang disebutkan di Cipete," saat memberikan pernyataan di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada hari Jumat, 10 Juli. Ketika ditanya tentang temuan uang ratusan miliar rupiah serta emas seberat 74 kilogram dalam penggeledahan di Sentul, ia memilih untuk memberikan jawaban yang bersifat normatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga mengakui bahwa rumah yang terletak di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kabupaten Bogor, yang digeledah oleh polisi, adalah miliknya. "Terkait adanya uang yang ditemukan di rumah di Sentul, uang tersebut ada pemiliknya, ada kegiatannya, dan orang-orang yang terkait dengan kegiatan itu dapat dimintai keterangan," ujar Febrie.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Walaupun demikian, Febrie menegaskan bahwa ia akan tetap menghormati proses penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Ia meminta semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil dari penyidikan tersebut. "Tentunya semua proses penegakan hukum kita akan menghargai dan menghormati sesama rekan penegak hukum. Tentunya saling mendukung agar semuanya menjadi terang, menjadi jelas, dan dapat dijelaskan kepada masyarakat,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kapolri Apresiasi Sinergi Stakeholder, PTPN IV PalmCo Andalkan Peralatan dan AI Cegah Karhutla</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Kapolri-Apresiasi-Sinergi-Stakeholder--PTPN-IV-PalmCo-Andalkan-Peralatan-dan-AI-Cegah-Karhutla</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_365_Kapolri-Apresiasi-Sinergi-Stakeholder--PTPN-IV-PalmCo-Andalkan-Peralatan-dan-AI-Cegah-Karhutla.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " Komitmen PTPN IV PalmCo dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mendapat perhatian dalam Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang dipimpin langsung Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Kabupaten Kampar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam apel yang dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, BPBD Provinsi Riau, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut, Kapolri mengapresiasi soliditas seluruh pemangku kepentingan dalam mengantisipasi ancaman karhutla yang diperkirakan meningkat seiring datangnya musim kemarau dan fenomena El Nino.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tadi saya cek satu persatu, dan alhamdulilah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, bersatu menghadapi potensi karhutla," kata dia usai meninjau kesiapan staekholders, termasuk stand PTPN IV PalmCo di SPN Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Listyo mengingatkan kepada seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla, agar lebih siap menghadapi potensi karhutla pada musim kemarau panjang. Terlebih, dia mengatakan bahwa cuaca di Riau cukup berbeda dibandingkan dengan daerah lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena karhutla di Riau ini berbeda. Ada dua kali potensi karhutla. Salah satunya yang akan dihadapi adalah Juli hingga September 2026, yaitu El Nino atau kekeringan panjang. Saya ingatkan jajarannya agar mempersiapkan diri dengan lebih baik," kata Listyo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga meminta tim Satgas Karhutla mempersiapkan sumber-sumber air. Ketika terjadi kebakaran, sumber air tetap ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjelaskan bahwa PTPN IV PalmCo menyiapkan sejumlah peralatan pemadam Karhutla. Diantaranya tiga unit fire house rubber red sepanjang 20 meter dengan diameter 2,5 inch, mesin bertekanan tinggi Shibaura type TF 745 M1, pesawat nirawak, Jet Nozzle 2, mesin chainsaw, first aid box, seragam pelindung, dan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bapak Kapolri memberikan arahan yang sangat jelas bahwa pencegahan bencana Karhutla, terutama di Riau yang kini mulai dilanda El-Ninon merupakan tanggung jawab bersama," kata Bambang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk itu, kami PTPN IV PalmCo, dan khususnya PTPN IV Regional III di Riau yang sejak awal berdiri selama tiga dekade silam, akan mempertahankan kebijakan zero burning dan areal kami yang bebas dari Karhutla," lanjut pria berkacamata tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bambang turut menjelaskan bahwa entitas tidak hanya memperkuat peralatan dan tim pemadam Karhutla di setiap wilayah operasional. Sejak 2020 lalu, entitas turut menginisiasi pendekatan teknologi informasi melalui dashboard aplikasi pemantau titik api bernama ARFINA atau Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sistem besutan para planters PTPN IV itu sendiri mampu mendeteksi titik api secara akurat, bahkan hingga radius lima kilometer pada buffer zone atau areal di luar kebun inti perusahaan. Hingga kini, aplikasi tersebut secara efektif berhasil menjaga wilayah operasional bebas dari Karhutla, dan bahkan turut membantu areal masyarakat di sekitar entitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, hingga saat ini, entitas juga turut memiliki setidaknya 55 embung (kolam penampungan air) yang turut disiagakan untuk membantu pemadaman jika terjadi kebakaran, serta berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah PTPN IV Regional III.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Bambang, kombinasi antara kebijakan zero burning, pemanfaatan teknologi ARFINA, kesiapan personel, serta keberadaan 55 embung menjadi fondasi utama PalmCo untuk mempertahankan wilayah operasional bebas dari kebakaran hutan dan lahan sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga kualitas lingkungan di Riau. (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>APRIL Group Gelar Board Packaging Week 2026 di Pelalawan, Dorong Inovasi Kemasan Berkelanjutan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/APRIL-Group-Gelar-Board-Packaging-Week-2026-di-Pelalawan--Dorong-Inovasi-Kemasan-Berkelanjutan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3654_APRIL-Group-Gelar-Board-Packaging-Week-2026-di-Pelalawan--Dorong-Inovasi-Kemasan-Berkelanjutan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PANGKALAN KERINCI " APRIL Group menggelar Board Packaging Week (BPW) 2026 pada 23"25 Juni 2026 di Pelalawan, Riau. Forum perdana ini mempertemukan pelaku industri percetakan dan kemasan, mulai dari pemasok teknologi, perusahaan percetakan, hingga brand owner, untuk membahas inovasi, operasional, serta peluang pengembangan kemasan premium dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPW 2026 menghadirkan lebih dari 75 peserta dari 37 perusahaan yang mewakili industri percetakan, brand owner, dan mitra strategis APRIL dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, dan Sumatera Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui forum ini, APRIL Group mempertemukan pelanggan, calon pelanggan, brand owner, dan mitra teknologi untuk memperkuat kolaborasi serta memperdalam pemahaman mengenai proses produksi paperboard, aplikasi kemasan, dan perkembangan kebutuhan pasar terhadap solusi kemasan yang premium, efisien, dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung tema “Synergizing Operational Excellence for Premium Packaging Performance”, BPW 2026 menyoroti pentingnya harmonisasi di sepanjang rantai nilai produksi kemasan, mulai dari proses pembuatan paperboard, proses cetak, hingga proses pasca-cetak, menjadi poin penting untuk mendorong produktivitas kemasan yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menjawab Tantangan Kemasan Premium dan Berkelanjutan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BPW 2026 digelar di tengah tantangan industri kemasan yang semakin kompleks. Pelaku industri dituntut menghadirkan kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga aman, konsisten, efisien dalam proses produksi, kompetitif secara biaya, serta lebih ramah lingkungan. Di sisi lain, perusahaan percetakan dan brand owner juga menghadapi kebutuhan untuk menekan waste, menjaga kualitas hasil akhir, dan beradaptasi dengan meningkatnya permintaan terhadap kemasan berbasis kertas (paperboard).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Deputy Global Commercial Head Paperboard APRIL, Sofyan Panding, mengatakan prospek industri paperboard dalam tiga hingga lima tahun ke depan masih sangat positif. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan kemasan di sektor makanan dan minuman, e-commerce, layanan pesan antar makanan, serta tren pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Prospek industri paperboard dalam tiga hingga lima tahun ke depan sangat positif. Permintaannya terus tumbuh secara signifikan, baik di Indonesia maupun secara global. Selain itu, paperboard juga menjadi salah satu solusi untuk menggantikan penggunaan single-use plastic, sehingga sejalan dengan arah perkembangan industri menuju solusi yang lebih berkelanjutan,” ujar Sofyan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui BPW 2026, APRIL Group memperkuat pemahaman pelaku industri terhadap kapabilitas dan aplikasi BoardOne™ sebagai solusi paperboard untuk kemasan premium, food service, dan berbagai kebutuhan kemasan berbasis kertas. BoardOne™ dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari cup untuk minuman panas dan dingin, food tray, hingga berbagai jenis kemasan makanan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi Rantai Nilai dari Hulu ke HilirSelama tiga hari pelaksanaan, peserta BPW 2026 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari workshop, forum diskusi, sesi berbagi pengalaman industri, kunjungan lapangan ke fasilitas operasional APRIL Group, hingga sesi networking. Para peserta juga berkesempatan melihat proses bisnis terintegrasi APRIL Group di Pelalawan, mulai dari pembibitan hingga area operasional pabrik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah mitra strategis industri, antara lain PT Siegwerk Indonesia, PT DIC Graphics, PT Henkel Indonesia, PT Heidelberg Indonesia, KIT Technology Sdn. Bhd., PT BASF Indonesia, serta para pakar industri yang berbagi wawasan terkait teknologi, inovasi, dan pengembangan produk kemasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu fokus utama BPW 2026 adalah memperlihatkan kapabilitas APRIL Group sebagai produsen BoardOneTM yang didukung sumber daya terbarukan, teknologi manufaktur modern, serta rantai pasok terintegrasi mulai dari bahan baku hingga distribusi produk kepada pelanggan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan yang sama, Iwan Yudho Oktavia dari PT Berkat Asia Kemasindo menyampaikan bahwa perusahaannya menggunakan BoardOneTM, produk paperboard APRIL untuk mendukung produksi kemasan, khususnya pada segmen kosmetik dan farmasi. Menurutnya, kualitas produk yang konsisten, permukaan kertas yang bersih, serta kestabilan warna memberikan dampak positif terhadap produktivitas perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Selama menggunakan BoardOneTM, kami sangat puas dengan kualitasnya. Permukaan kertas bersih. Selain itu, kestabilan warna kertas juga sangat membantu meningkatkan produktivitas di tempat kami. Board Packaging Week ini juga memberikan banyak wawasan baru mengenai perkembangan teknologi, karakteristik paperboard, dan tren industri yang dapat kami terapkan dalam proses produksi ke depan,” ujar Iwan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, APRIL Group berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan pelanggan, calon pelanggan, dan mitra strategis dalam mengembangkan industri percetakan dan kemasan yang semakin inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedepan, Board Packaging Week direncanakan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan secara berkala sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran pengetahuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem industri kemasan.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sempat Melawan, Nelayan Korban Serangan Buaya Rokan Hilir Akhirnya Tutup Usia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Sempat-Melawan--Nelayan-Korban-Serangan-Buaya-Rokan-Hilir-Akhirnya-Tutup-Usia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1937_Sempat-Melawan--Nelayan-Korban-Serangan-Buaya-Rokan-Hilir-Akhirnya-Tutup-Usia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Perjuangan Abdul Aziz (43) bertahan hidup usai diserang buaya liar di Sungai Manosib, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir akhirnya terhenti. Nelayan asal Dusun Harapan Jadi ini menghembuskan napas terakhir Rabu (8/7/2026) usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros, Bagan Batu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden memilukan ini bermula ketika Abdul Aziz sedang mencari nafkah dengan memasang bubu jaring Senin (6/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, air sungai hanya setinggi pinggang orang dewasa. Tanpa disadari, seekor buaya mengintai dan langsung menyeret tubuh nelayan tersebut ke dalam air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam keadaan terdesak, Abdul Aziz memberikan perlawanan sengit untuk melepaskan diri. Jeritan minta tolongnya mengundang perhatian warga setempat yang bergegas merespons ke pinggir sungai dan berhasil menghalau hewan liar itu agar menjauh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski berhasil selamat dari serangan awal, nelayan gigih ini mengalami luka serius di bagian punggung dan menderita patah tulang. Ia langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara maksimal. Namun, takdir berkata lain setelah ia dirawat selama beberapa hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh adik kandung korban, Fendi, Jumat (10/7/2026). Sang adik mengabarkan bahwa abangnya telah berpulang dengan tenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mohon maaf, abang saya telah meninggal dunia setelah sejak dievakuasi dan dilarikan untuk penanganan medis di Awal Bros," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons rentetan kejadian yang menimpa warga ini, pihak kepolisian segera mengambil langkah antisipasi sosial. Kasi Humas Polres Rohil, Ipda Didi Sofyan, Jumat (10/7/2026) mengeluarkan imbauan keselamatan bagi masyarakat agar lebih mawas diri saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menghimbau nelayan yang beraktifitas menangkap ikan di perairan Sungai Rokan berhati-hati dan menjaga keselamatan karena Sungai Rokan banyak buayanya," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepolisian bersama Bhabinkamtibmas dan jajaran polsek sebenarnya sudah memasang papan peringatan terkait potensi bahaya buaya sejak lama. Kendati demikian, kewaspadaan harus terus ditingkatkan guna mencegah duka serupa kembali menimpa warga setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat menangkap ikan atau beraktifitas perhatikan dan waspadai keberadaan buaya, bertemanlah jangan sendirian di sungai,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sadiah Amir Sussy Ditahan Kasus Penggelapan Dana Bank, Ini Penampakannya!</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Sadiah-Amir-Sussy-Ditahan-Kasus-Penggelapan-Dana-Bank--Ini-Penampakannya-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3424_Sadiah-Amir-Sussy-Ditahan-Kasus-Penggelapan-Dana-Bank--Ini-Penampakannya-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA " Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower Sadiah Amir Sussy ditahan kepolisian atas kasus pencurian dan penggelapan dana milik MNC Bank. Berdasarkan laporan, dana yang ditilep untuk kepentingan pribadi tersebut bernilai fantastis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam foto yang diterima Okezone, Jumat (10/7/2026), Sadiah tampak mengenakan seragam tahanan warna oranye. Tersangka kejahatan itu hanya bisa menunduk lesu. Dia juga tak berkutik ketika dibawa menuju tahanan kepolisian.Setelah menjalani pemeriksaan sebagai Tersangka, Sadiah kali ini mendadak lunglai di atas kursi roda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terhadap seseorang yang bernama Sadiah Amir Sussy memang benar saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian dikarenakan adanya dugaan kuat telah mencuri/mengambil dana milik MNC Bank," kata Legal Councel MNC Group Chris Taufik dalam keterangan tertulis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Chris Taufik menegaskan, Sadiah sebelumnya coba mengaburkan persoalan hukum yang sedang dihadapinya. Untuk itu, MNC Group akan melaporkan Sadiah Amir Sussy atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik."Pernyataan yang disampaikan oleh Saudari Sadiah Amir Sussy bersifat tendensius dan patut diduga sebagai upaya yang bersangkutan untuk mengaburkan masalah sebenarnya yaitu pencurian/pengambilan dana milik MNC Bank, tempat yang bersangkutan bekerja," (okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemkab Inhu Perjuangkan Armada ODGJ dan Pemberdayaan Komunitas Adat</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Pemkab-Inhu-Perjuangkan-Armada-ODGJ-dan-Pemberdayaan-Komunitas-Adat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6012_Pemkab-Inhu-Perjuangkan-Armada-ODGJ-dan-Pemberdayaan-Komunitas-Adat.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INHU-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) terus bergerak cepat dalam memperkuat penanganan kesejahteraan sosial di wilayahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam rangkaian agenda Roadshow Pemkab Inhu jilid 2 ke Kementerian, Bupati Inhu yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhu Rika Varia Nora S.SiT MPH melakukan kunjungan ke Kementerian Sosial (Kemensos) yang diterima oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priono, beserta jajaran pejabat teras Kemensos di Jakarta, Selasa (09/07/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhu Rika Varia Nora memaparkan secara komprehensif kondisi objektif serta tantangan pembangunan sosial di Kabupaten Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Poin-poin krusial yang dipaparkan meliputi pemutakhiran data DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), efektivitas penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), pemetaan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), pemenuhan hak penyandang disabilitas, hingga program pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) serta Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mengintervensi berbagai kendala tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Inhu menyerahkan proposal usulan bantuan anggaran operasional dan pemberdayaan, yang secara terperinci, usulan tersebut yaitu Fasilitasi ODGJ & ABH dengan permohonan bantuan Pengadaan unit armada operasional guna mempercepat mobilisasi evakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selama ini, jarak geografis menuju tempat rujukan di Kota Pekanbaru yang memakan waktu cukup lama menjadi kendala klasik dalam penanganan kedaruratan," ujar Rika Varia Nora.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dengan mengalokasikan untuk pembangunan community center, sarana air bersih, fasilitas pendidikan, serta stimulan pemukiman sosial dan penghidupan berkelanjutan bagi warga KAT di Desa Rantau Langsat Kecamatan Batang Gansal dan rencana pemetaan di Kecamatan Rakit Kulim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir Pemberdayaan Sosial Ekonomi KPM PKH berupa bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk mendorong kemandirian finansial keluarga prasejahtera agar dapat keluar dari lingkaran kemiskinan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons paparan tersebut, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priono, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemkab Inhu khususnya dalam komitmen pemutakhiran data sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Data yang akurat adalah kunci utama agar setiap program perlindungan dan pemberdayaan sosial dari pemerintah pusat bisa tepat sasaran," ujar Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk tindak lanjut, Wamensos langsung menginstruksikan jajaran direktorat terkait di Kemensos untuk memfasilitasi dan mengawal semua kebutuhan serta usulan yang diajukan oleh Pemkab Inhu. Seluruh usulan ini akan dilanjutkan secara teknis di masing-masing direktorat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wamensos juga mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen resmi tertulis sebagai wujud tata kelola administrasi dan pertanggungjawaban yang akuntabel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan ini menjadi suntikan energi baru bagi jajaran Pemerintah Kab. Inhu. Melalui sinergi pusat dan daerah ini, Pemerintah Kab. Inhu berkomitmen untuk terus menjaga semangat hadir di tengah masyarakat, menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, mudah, tepat sasaran, dan responsif 24 jam.(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Canda Bahlil ke 3 Gubernur di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Canda-Bahlil-ke-3-Gubernur-di-Hadapan-Prabowo--Koalisi-Aman</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7258_Canda-Bahlil-ke-3-Gubernur-di-Hadapan-Prabowo--Koalisi-Aman.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melontarkan candaan kepada tiga gubernur yang menghadiri peluncuran program Biodiesel B50 di Rest Area KM57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Bahlil menyebut kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai representasi daerah dengan jumlah pemilih besar. Ia kemudian berkelakar bahwa &#039;koalisi aman&#039;."Ini tiga gubernur ini, sebagai ketum partai, sudah mayoritas suara Republik Indonesia ini, Pak. Karena tahu Presiden datang, jadi tiga-tiganya datang. Masih patenlah. Koalisi aman," ujar Bahlil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahlil juga berseloroh kepada Dedi Mulyadi. "Kang Dedi harus rem, gas, rem, gas, harus dipakai," katanya.Peluncuran program tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, serta sejumlah pelaku usaha, di antaranya Boy Thohir dan Arsjad Rasjid.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang menggunakan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit dan 50 persen solar. Pemerintah menargetkan implementasi B50 dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor solar sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menargetkan peluncuran B50 pada Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bulan Juli ini, berapa hari lagi kita akan launching B50. B50, solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian, kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri, saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo juga mengatakan penggunaan B50 diharapkan dapat menghemat devisa serta mendukung target swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dan kita akan menghemat banyak sekali. Saya perkirakan tiga tahun lagi, maksimal empat tahun lagi kita akan swasembada energi. Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk energi kita, saudara-saudara sekalian,(merdeka.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Security Kompleks Ngaku Tak Tahu Pemilik Rumah Penyimpan Emas 74 Kg yang Digeledah Polisi </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Security-Kompleks-Ngaku-Tak-Tahu-Pemilik-Rumah-Penyimpan-Emas-74-Kg-yang-Digeledah-Polisi-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5311_Security-Kompleks-Ngaku-Tak-Tahu-Pemilik-Rumah-Penyimpan-Emas-74-Kg-yang-Digeledah-Polisi-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Baru-baru ini publik tengah menyoroti video penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam video memperlihatkan detik-detik polisi membongkar sebuah brankas yang tersembunyi di balik dinding salah satu kamar di lantai dua.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kortas Tipidkor Mabes Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, penyidik menemukan 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dollar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dollar Singapura (SGD), serta uang tunai Rp 100 juta di dalam rumah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar," kata Totok di lokasi, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai penggeledahan, penyidik mengangkut barang bukti menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas pemilik rumah karena masih melakukan pendalaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat ini masih pada proses untuk penggeledahan, kemudian beberapa pembuktian," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal ini membuat publik bertanya-tanya, siapa sebenarnya sosok pemilik rumah mewah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang digeledah aparat kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan, petugas keamanan kompleks tempat rumah tersebut berada mengaku tidak mengetahui siapa pemilik bangunan mewah itu meski rumah tersebut telah lama berdiri dan memiliki penjaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Security kompleks, Hardi, mengatakan selama bertugas ia belum pernah bertemu langsung dengan pemilik rumah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, ia hanya mengenal penjaga rumah yang bernama Tata.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau pemiliknya saya kurang mengetahui. Belum pernah ketemu, adanya penjaga rumahnya saja, penjaga rumahnya sudah 4 tahunan," ujarnya, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hardi menjelaskan rumah yang berada di Cluster Mediterania I Bukit Golf Hijau itu sangat jarang ditempati. Selama bertugas, ia hampir tidak pernah melihat aktivitas di dalam rumah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini rumahnya rumah weekend gitu, jadi pemilik rumah jarang kesini, kebetulan juga pemiliknya gak pernah kesini, kondisinya gini aja sepi," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi Belum Ungkap Pemilik Rumah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penggeledahan rumah mewah tersebut merupakan bagian dari penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus yang tengah diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara di PLN yang dikaitkan dengan peristiwa blackout Sumatera, serta perkara di ASABRI dan Krakatau Steel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah di Sentul menjadi satu dari 12 lokasi yang digeledah penyidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lokasi lainnya meliputi Cafe de&#039;Clan Signature dan sebuah money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penggeledahan yang berlangsung sejak Rabu (8/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026) pagi itu, penyidik menemukan brankas berisi aset bernilai fantastis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Barang bukti yang disita terdiri atas 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar 4.767.300 dolar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dolar Singapura (SGD), serta uang tunai Rp100 juta. Jika dikonversi, total nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai penggeledahan, polisi memasang garis polisi di sekeliling rumah dan menyita seluruh aset yang ditemukan sebagai barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, penyidik masih merahasiakan identitas pemilik rumah tersebut. Foto keluarga yang ditemukan di dalam rumah juga telah diamankan sebagai bagian dari barang bukti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik," ujar Kepala Kortas Tipidkor Mabes Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, Kamis (9/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah Berada di Kawasan Elite Sentul</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah mewah yang berlokasi di Jalan Parahyangan Golf Nomor 2, Cluster Mediterania I Bukit Golf Hijau, Sentul, itu berada di kawasan elite dengan sistem keamanan berlapis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus melewati dua pos pemeriksaan keamanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bangunan dua lantai tersebut berdiri di posisi hook dekat bundaran dengan air mancur dan mengusung arsitektur perpaduan modern serta klasik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rumah tidak memiliki pagar maupun gerbang tinggi sehingga bagian depannya terlihat jelas dari jalan, hanya dibatasi pagar rendah yang dihiasi patung bergaya Romawi atau Yunani Kuno.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga kini, polisi masih terus mendalami keterkaitan rumah mewah tersebut dengan perkara dugaan korupsi dan TPPU yang sedang ditangani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Identitas pemilik rumah maupun asal-usul aset bernilai ratusan miliar rupiah itu masih menjadi fokus penyelidikan penyidik.(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:06:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>