<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 06:32:48 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sun, 09 Aug 2026 06:32:48 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title> Sungai Guntung Membara, Kawasan Padat Terbakar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Sungai-Guntung-Membara--Kawasan-Padat-Terbakar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9541_-Sungai-Guntung-Membara--Kawasan-Padat-Terbakar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR- Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lokasi kejadian dilaporkan berada di sekitar area SMK Taruna Bakti Sungai Guntung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan rekaman video dan foto yang beredar, kobaran api tampak sangat besar dengan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Situasi kian mencekam karena dipicu oleh cuaca panas serta embusan angin kencang, sehingga membuat api berisiko cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, saat dikonfirmasi langsung membenarkan adanya musibah tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya benar, telah terjadi kebakaran, tapi belum tahu berapa yang terbakar, masih dilakukan pendataan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran bersama warga dan aparat setempat masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan api serta mencegahnya meluas ke bangunan lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait penyebab pasti kebakaran, jumlah bangunan yang terdampak, serta kepastian ada tidaknya korban jiwa masih belum diketahui dan masih menunggu hasil pendataan resmi dari petugas di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa ini juga menyita perhatian luas karena terjadi di tengah suasana persiapan masyarakat dan sekolah dalam menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mendekati titik api demi keselamatan, serta senantiasa memberikan ruang bagi kelancaran lalu lintas kendaraan pemadam kebakaran yang menuju lokasi.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>75 Ribu Warga Gunungkidul Kesulitan Air, BPBD Salurkan Bantuan Harian</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/75-Ribu-Warga-Gunungkidul-Kesulitan-Air--BPBD-Salurkan-Bantuan-Harian</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_8295_75-Ribu-Warga-Gunungkidul-Kesulitan-Air--BPBD-Salurkan-Bantuan-Harian.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Bencana kekeringan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meluas hingga mengakibatkan 75.486 warga mengalami krisis air bersih. Kondisi ini menuntut penyaluran bantuan air ke belasan wilayah kecamatan setiap harinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sub-Koordinator Logistik dan Peralatan Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gunungkidul, Arief Prasetyo menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan penanganan sekaligus pendataan di lapangan. Penyaluran air bersih kini menjadi agenda harian untuk menopang kebutuhan warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi ini menyebabkan setiap hari ada bantuan air ke masyarakat," sebutnya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia merinci, puluhan ribu jiwa yang terdampak kekeringan tersebut berasal dari 24.062 Kepala Keluarga (KK). Mereka tersebar luas di 311 padukuhan yang berada di 58 kelurahan. Dari total 18 kapanewon atau kecamatan yang ada di Gunungkidul, sebanyak 16 kecamatan telah terdampak krisis air dengan tingkat yang bervariasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk 16 kapanewon lain di Gunungkidul sudah terdampak karena telah mendapatkan bantuan air bersih," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, dua wilayah yang sejauh ini masih dalam posisi aman dari dampak kekeringan hanyalah Kapanewon Karangmojo dan Playen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menyikapi perluasan wilayah kekeringan ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Purwono mengonfirmasi bahwa stok air bersih di masa puncak kemarau kian menipis. Pemerintah daerah masih menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi kekeringan hingga akhir bulan ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Status berakhir 31 Agustus, ini bisa diperpanjang dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengingat musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung hingga November mendatang, ia meminta masyarakat untuk mengatur penggunaan air secara cermat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Air harus dimanfaatkan dengan bijak dengan skala prioritas guna mencukupi kebutuhan dasar seperti mandi, memasak, dan mencuci,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lindungi Harga Sawit Petani Kecil, Bupati Siak Afni Zulkifli Raih SIEXPO Award 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Lindungi-Harga-Sawit-Petani-Kecil--Bupati-Siak-Afni-Zulkifli-Raih-SIEXPO-Award-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2113_Lindungi-Harga-Sawit-Petani-Kecil--Bupati-Siak-Afni-Zulkifli-Raih-SIEXPO-Award-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Komitmen dalam menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) dan memperjuangkan kesejahteraan petani kecil membuahkan hasil bagi Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli. Bupati perempuan pertama di Negeri Istana tersebut secara resmi menerima penghargaan bergengsi Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) Award 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Penyerahan berlangsung di tengah kemeriahan pameran SIEXPO 2026 yang digelar di Pekanbaru Convention & Exhibition, Riau, sejak Kamis hingga Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apresiasi Menteri dan Tiga Pilar Strategis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, Menteri Rachmat Pambudy menyampaikan kebanggaannya dapat hadir di ajang pameran kelapa sawit yang mempertemukan pelaku usaha dari seluruh Indonesia hingga mancanegara ini. Ia juga membagikan momen diskusinya bersama Bupati Siak sebelum acara dimulai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebelum acara tadi saya mendapatkan informasi dan diskusi juga dengan Ibu Bupati Siak. Beliau semangat menceritakan tentang daerahnya, saya juga terimakasih diceritakan tentang sejarah kerajaan Siak," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rachmat mengaku selama ini lebih mengenal sejarah Kesultanan Yogyakarta atau Solo, dan baru menyadari besarnya sumbangsih Kerajaan Siak bagi kemerdekaan Indonesia. Ia pun menyebut telah mendapat undangan langsung untuk berkunjung ke Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah mempercepat peningkatan kesejahteraan petani sawit melalui tiga pilar strategis nasional. Ketiga pilar tersebut meliputi percepatan tata kelola, penataan lahan, dan hilirisasi perkebunan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selain itu perlunya memperkuat ekosistem industri melalui kemitraan berkelanjutan dan penguatan hulu, memperluas diversifikasi produk olahan sawit berkelanjutan, serta mempercepat industri sawit yang tangguh, digital, dan berdaya saing global," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Garda Terdepan Petani Sawit Kecil</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan yang dianugerahkan kepada Afni Zulkifli diberikan atas dasar rekam jejaknya di lapangan. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKASINDO sekaligus Dewan Pengarah SIEXPO 2026, Gulat Manurung, menjelaskan bahwa apresiasi ini dikhususkan bagi kepala daerah yang memiliki kepedulian nyata terhadap nasib petani sawit skala kecil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terutama menjaga stabilitas harga petani sawit kecil di situasi krisis, dan para petani sawit merasakan keberpihakannya hingga harga kembali stabil. Kami ucapkan terimakasih dan penghargaan," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama memimpin Siak, Afni diketahui turun tangan langsung mengawal netralitas harga TBS milik petani. Ia juga aktif mendampingi kelompok tani agar mendapatkan akses kebijakan peremajaan sawit (replanting), penyaluran berbagai bantuan, hingga memberikan perlindungan lahan bagi petani kecil yang terjebak dalam pusaran konflik tenurial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pameran Sawit Terbesar di Sumatera</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain Bupati Siak, SIEXPO Award 2026 turut dianugerahkan kepada sejumlah pihak berprestasi lainnya. Penerima penghargaan tersebut meliputi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi, Bupati Dharmasraya, serta Kelompok Tani Raharjo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Acara berskala nasional ini dihadiri oleh Deputi Bidang PSDALH, Staf Khusus Menteri PPN, Direktur Pangan dan Pertanian, perwakilan BPBD, hingga ratusan pelaku usaha perkebunan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai informasi, SIEXPO 2026 tercatat menjadi ajang pameran sawit terbesar di Sumatera. Gelaran ini berhasil menarik lebih dari 17 ribu pengunjung serta mempertemukan utusan pelaku usaha kelapa sawit dari berbagai daerah di Indonesia.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pamerkan Drone dan TBS Raksasa, Booth PalmCo Ramaikan SIEXPO Pekanbaru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Teknologi/Pamerkan-Drone-dan-TBS-Raksasa--Booth-PalmCo-Ramaikan-SIEXPO-Pekanbaru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5317_Pamerkan-Drone-dan-TBS-Raksasa--Booth-PalmCo-Ramaikan-SIEXPO-Pekanbaru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Booth PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo ramai dikunjungi peserta pameran Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026. Acara yang mempertemukan ratusan pelaku industri sawit nasional ini berlangsung di SKA Convention and Exhibition, Pekanbaru, Kamis (6/8/2026) hingga Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai pendukung utama penyelenggaraan SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo membawa konsep keberlanjutan, kemitraan, dan digitalisasi. Bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (Persero) tersebut menampilkan transformasi industri kelapa sawit dari hulu hingga hilir dalam satu ruang pameran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Daya Tarik TBS Raksasa dan Teknologi Drone</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejak hari pertama, area pameran PalmCo menjadi salah satu lokasi yang paling banyak didatangi pengunjung. Sebagian besar pengunjung menyempatkan diri untuk mengabadikan momen di depan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit varietas unggul 540. TBS hasil riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang menjadi ikon pameran tersebut memiliki bobot mencapai 50 kilogram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain TBS raksasa, perusahaan juga memamerkan teknologi pesawat nirawak (drone) untuk kebutuhan perkebunan. Pengunjung dapat melihat langsung drone sprayer yang digunakan untuk proses pemupukan dan penyemprotan, serta drone geospasial untuk pemetaan lahan secara presisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transformasi Digital dan Kemitraan UMKM</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beralih dari perangkat keras, PalmCo turut memperkenalkan sistem pemantauan digital yang diberi nama PalmCo Business Cockpit. Sistem ini mengintegrasikan pengawasan operasional perusahaan secara real-time sehingga pengelolaan perkebunan berjalan lebih cepat dan efisien.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perusahaan juga menghadirkan bibit sawit unggul bersertifikat untuk mendukung program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Di sudut lain, pengunjung dapat melihat berbagai peralatan pertanian hasil karya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pandai besi. Para perajin yang menjadi mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan pemasok utama peralatan kerja bagi PTPN IV.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Membangun Ekosistem Berkelanjutan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso menyebutkan, partisipasi PalmCo dalam ajang ini bertujuan untuk menunjukkan wajah baru industri sawit Indonesia yang inklusif dan berbasis teknologi terkini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami menghadirkan semangat keberlanjutan, transformasi, dan kemitraan inklusif sehingga masyarakat dapat melihat bahwa industri sawit saat ini berkembang jauh melampaui sekadar kebun dan pabrik," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Bambang, inovasi digital, mekanisasi, hingga pemberdayaan UMKM merupakan satu kesatuan ekosistem yang menopang ketahanan pangan dan energi nasional. Konsep pameran ini sengaja dirancang untuk merepresentasikan keterkaitan antara teknologi, petani, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keberlanjutan tidak hanya mengenai lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, petani memperoleh manfaat melalui kemitraan, dan masyarakat sekitar ikut tumbuh bersama perusahaan,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kompetisi Keselamatan Berkendara Level Nasional, Perwakilan Capella Honda Riau Raih Berbagai Juara</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Kompetisi-Keselamatan-Berkendara-Level-Nasional--Perwakilan-Capella-Honda-Riau-Raih-Berbagai-Juara</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_9071_-Kompetisi-Keselamatan-Berkendara-Level-Nasional--Perwakilan-Capella-Honda-Riau-Raih-Berbagai-Juara.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) atau yang juga dikenal Capella Honda kembali membuktikan komitmennya dalam mengampanyekan budaya keselamatan berkendara (#Cari_Aman).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal itu terbukti dalam ajang kompetisi keselamatan berkendara tingkat nasional, The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026 yang digelar pada 4-7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang. Dalam kompetisi tersebut, perwakilan dari PT Capella Dinamik Nusantara Riau berhasil meraih berbagai posisi juara di panggung nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kompetisi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini memasuki tahun ke-17 dengan mengusung tema Beyond Seventeen, The Change Makers. Ajang ini menguji skill teknis berkendara yang aman, kemampuan menyampaikan edukasi secara efektif, serta prediksi bahaya di jalan raya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kompetisi ketat yang diikuti oleh 209 finalis terbaik dari seluruh Indonesia, perwakilan PT Capella Dinamik Nusantara Riau berhasil membawa pulang trofi kemenangan pada beberapa kategori utama, untuk Instructor Category (Sport Class) memperoleh juara 3 oleh Rama Dhandyano, untuk Community Advisor Category (AT Class) memperoleh juara 3 oleh Endy Wulan Agustin dan juga mendapatkan prestasi pada Innovation Category sebagai juara 3.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim instruktur safety riding Capella Honda Riau yang beranggotakan Arif Rahman Hakim, Rama Dhandyano dan Steven Simarmata merupakan perwakilan Capella Honda yg berperan aktif sebagai instruktur dan edukator keselamatan berkendara di wilayah Riau. Rutin menyosialisasikan teknik berkendara yang aman dan kesadaran lalu lintas ke masyarakat, sekolah, karyawan di instansi swasta dan pemerintahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada ajang ini, perwakilan dari PT Capella Dinamik Nusantara dari regional Aceh juga turut menyumbangkan prestasi sebagai juara 3 Instructor Category AT Class oleh Novara Dita dan Juara 2 Group Main Dealer Category.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pencapaian itu menjadi bukti nyata keseriusan oleh Capella Honda dalam membina instruktur dan advisor safety riding berkualitas tinggi di wilayah Riau. Sebelum melangkah ke panggung nasional, para peserta telah melewati proses seleksi regional ketat yang melibatkan ratusan peserta dari jaringan dealer serta komunitas Honda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan meraih posisi tiga besar pada kategori Innovation Category juga menegaskan komitmen PT CDN Riau dalam melahirkan metode dan terobosan edukasi keselamatan berkendara yang relevan dan adaptif bagi masyarakat Riau, termasuk edukasi berlalu lintas sejak dini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Regional Head CDN, Harry Sutiono menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para instruktur, advisor komunitas, serta seluruh tim yang telah berjuang dan membawa harum nama Riau di tingkat nasional. Kemenangan ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus konsisten melahirkan agen-agen perubahan di tengah masyarakat Riau demi mewujudkan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bersama semangat #Cari_Aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk seluruh masyarakat terkhususnya di Riau, mari jadikan #Cari_Aman sebagai budaya dan gaya hidup kita di jalan raya, selalu siap dengan perlengkapan berkendara yang lengkap, rutin mengecek kondisi kendaraan dan senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi diri sendiri serta keluarga tercinta yang menantikan kita di rumah," ujarnya, Sabtu (08/08/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan capaian prestasi tersebut, Harry pun berharap hal itu bisa menjadi dorongan semangat bagi Capella Honda untuk terus menginspirasi dan melahirkan lebih banyak agen perubahan #Cari_Aman di jalan raya demi mewujudkan keselamatan berkendara bagi seluruh masyarakat Riau.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>  Monitoring Tanaman Melon, Polisi Dukung Program Ketahanan Pangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/--Monitoring-Tanaman-Melon--Polisi-Dukung-Program-Ketahanan-Pangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2027_--Monitoring-Tanaman-Melon--Polisi-Dukung-Program-Ketahanan-Pangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">UKUI â€" Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Ukui, Polres Pelalawan. Salah satunya melalui monitoring tanaman melon yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Monitoring tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Kembang Bunga pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di lahan yang berada di komplek perkantoran Desa Lubuk Kembang Bunga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lahan seluas 17 x 30 meter tersebut ditanami melon sejak 23 Mei 2026. Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi tanaman saat ini tumbuh dengan baik dan subur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śMonitoring ini dilakukan untuk memastikan tanaman melon dalam program ketahanan pangan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga masa panen,â€ť ujar Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan, SH, MH.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanaman melon tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada 23 Agustus 2026 atau setelah berusia sekitar 90 hari sejak penanaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Ukui mengatakan, pihaknya akan terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan ketahanan pangan, termasuk melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman di wilayah hukum Polsek Ukui.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami berharap program ketahanan pangan ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kemandirian pangan di tingkat desa,(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Sembunyikan 39,84 Gram Sabu di Kamar, Pria 43 Tahun Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Sembunyikan-39-84-Gram-Sabu-di-Kamar--Pria-43-Tahun-Ditangkap-Satres-Narkoba-Polres-Rohil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_46_-Sembunyikan-39-84-Gram-Sabu-di-Kamar--Pria-43-Tahun-Ditangkap-Satres-Narkoba-Polres-Rohil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANJUNG MEDAN-Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) kembali mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial SP alias AT (43), warga wilayah Tanjung Medan Barat, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, diamankan polisi bersama barang bukti sabu seberat total 39,84 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Rokan Hilir terkait dugaan aktivitas penjualan narkotika jenis sabu di wilayah Tanjung Medan Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir AKP Ronni T. M. Sitinjak, S.E., M.H., memerintahkan Tim Opsnal melakukan penyelidikan.Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, petugas memperoleh informasi bahwa SP alias AT berada di rumahnya dan diduga menyimpan narkotika jenis sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan tersangka yang bersembunyi di dalam lemari di salah satu kamar rumahnya. Selanjutnya, polisi melakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian, kamar serta rumah tersangka dengan disaksikan Ketua RT setempat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 18 paket plastik klip berwarna merah berisi kristal yang diduga sabu dengan berbagai ukuran. Barang bukti tersebut ditemukan di dalam kotak rokok dan sebuah tas dompet kecil yang berada di bawah kasur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain 39,84 gram sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lain, yakni satu kotak rokok Sampoerna, satu tas dompet kecil warna hitam, satu dompet warna hitam, satu plastik klip kosong ukuran besar, satu buku catatan yang diduga berisi transaksi penjualan sabu, dua unit telepon seluler serta uang tunai Rp1 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa narkotika yang ditemukan petugas tersebut merupakan miliknya. Tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Rokan Hilir guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil pemeriksaan urine juga menunjukkan bahwa SP alias AT positif mengandung Methamphetamine (MET) dan Amphetamine (AMP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas dugaan perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Ronni T. M. Sitinjak, S.E., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polres Rokan Hilir akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika dan tidak memberikan ruang bagi para pelaku yang merusak generasi bangsa. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,â€ť(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 15:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dari Pulau Rupat, Bupati Bengkalis : Negara Hadir di Tapal Batas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dari-Pulau-Rupat--Bupati-Bengkalis---Negara-Hadir-di-Tapal-Batas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_3131_-Dari-Pulau-Rupat--Bupati-Bengkalis---Negara-Hadir-di-Tapal-Batas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS- Bupati Bengkalis Kasmarni mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digelar Polda Riau di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kamis (6/8/26). Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti nyata hadirnya negara di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung tema â€śMerajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutanâ€ť dengan pesan â€śMerawat Indonesia dari Tapal Batasâ€ť, Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam memberikan pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan pesisir dan perbatasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bupati Kasmarni mengapresiasi kehadiran Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri bersama jajaran di Pulau Rupat. Menurutnya, kehadiran Polda Riau tidak sekadar kunjungan, tetapi membawa pesan penting bahwa negara hadir dan peduli terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.â€śPulau Rupat sebagai salah satu beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia membutuhkan perhatian, kepedulian, dan sinergi dari seluruh pihak. Kehadiran Polda Riau melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi bukti nyata bahwa negara terus hadir memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat,â€ť ujar Kasmarni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Kasmarni, Ekspedisi Merah Putih Presisi memiliki makna strategis karena tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Berbagai aksi nyata yang dilakukan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan sosial, bantuan sarana produktif, pelayanan kesehatan, dialog kebangsaan hingga pelestarian lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śPolri tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga hadir untuk mendengar, membantu, memberdayakan, dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,â€ť katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat Perbatasan Harus Jadi Subjek Pembangunan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasmarni menegaskan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan. Sebaliknya, masyarakat harus menjadi subjek sekaligus kekuatan utama dalam pembangunan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mendorong masyarakat pesisir agar semakin berdaya dan mandiri. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan wilayah, melestarikan lingkungan, memperkuat persatuan, serta menjaga kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan NKRI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, makna kemerdekaan juga harus diwujudkan dalam bentuk yang lebih substantif. Kemerdekaan tidak hanya ditandai dengan upacara dan pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga melalui hadirnya rasa aman, pendidikan berkualitas, kesempatan berusaha bagi nelayan dan pelaku UMKM, lingkungan yang lestari, serta pelayanan publik yang semakin dekat dan berkualitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan implementasi gagasan Kapolda Riau untuk menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, tugas Polri bukan semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis melalui pendekatan yang humanis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi program Green Policing, dengan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir. Ribuan Bendera hingga 1.000 Bibit mangrove.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi di Pulau Rupat, berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan digelar. Di antaranya pembagian ribuan Bendera Merah Putih kepada masyarakat menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, dilakukan penyaluran bantuan sosial, bantuan sarana produktif berupa mesin ketinting bagi nelayan, pemeriksaan kesehatan gratis, dialog kebangsaan, serta penanaman 1.000 bibit mangrove.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penanaman mangrove menjadi salah satu kegiatan penting karena kawasan pesisir Rupat menghadapi ancaman abrasi. Keberadaan mangrove diharapkan dapat membantu melindungi garis pantai sekaligus memperkuat ekosistem pesisir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kepada kelompok masyarakat pesisir serta silaturahmi bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh wanita, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong dalam membangun kawasan perbatasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasmarni berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Polda Riau, Polres Bengkalis, TNI, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śDari Rupat, dari wilayah terdepan Kabupaten Bengkalis, mari kita tegaskan bahwa semangat Indonesia tidak hanya berkibar di pusat, tetapi juga berkobar kuat di pulau-pulau terluar. Mari kita jaga Merah Putih dengan menjaga persatuan, menjaga Indonesia dengan menjaga lingkungan, serta membangun daerah secara bersama-sama demi terwujudnya masyarakat yang maju, sejahtera, dan bermarwah,â€ť tutup Kasmarni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir sejumlah PJU Polda Riau, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar, Wakapolres Bengkalis Kompol Ridho Perasetia, sejumlah PJU Polres Bengkalis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Agus Susanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ismail, Camat Rupat Hariadi, Camat Rupat Utara Riski Subagia Effendi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh wanita Kecamatan Rupat dan Rupat Utara.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 15:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengunjung Sawit Indonesia Expo Padati Booth PTPN IV PalmCo</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pengunjung-Sawit-Indonesia-Expo-Padati-Booth-PTPN-IV-PalmCo</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5869_.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Booth PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada gelaran Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di SKA Convention and Exhibition, Pekanbaru, Kamis-Sabtu (6-8 Agustus 2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengusung konsep keberlanjutan, kemitraan, dan digitalisasi, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (Persero) tersebut menghadirkan beragam inovasi industri sawit nasional dari hulu hingga hilir dalam satu ruang pameran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai pendukung utama penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo 2026, PTPN IV PalmCo memanfaatkan ajang tersebut untuk memperlihatkan transformasi industri sawit modern yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan kehadiran PalmCo dalam pameran yang turut diikuti exhibitor dalam dan luar negeri itu guna memperkenalkan wajah baru industri sawit Indonesia yang semakin maju, inklusif, dan berbasis teknologi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śAlhamdulillah. Kami diberikan kepercayaan oleh PalmCo untuk menyemarakkan SIExpo 2026 di Pekanbaru dan menghadirkan semangat keberlanjutan, transformasi, dan kemitraan inklusif sehingga masyarakat dapat melihat bahwa industri sawit saat ini berkembang jauh melampaui kebun dan pabrik," kata dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada inovasi digital, mekanisasi, kemitraan bersama petani, hingga pemberdayaan UMKM binaan yang seluruhnya menjadi satu ekosistem untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,â€ť lanjut pria berkacamata tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sawit Indonesia Expo sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pelaku industri sawit nasional, pemerintah, akademisi, peneliti, penyedia teknologi, pelaku usaha, hingga masyarakat dalam satu forum untuk menampilkan inovasi, teknologi, produk, serta mendiskusikan arah pengembangan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tahun ini, pameran tersebut diikuti ratusan exhibitor yang menampilkan beragam produk, teknologi, jasa, hingga inovasi pendukung industri kelapa sawit. Sejak hari pertama penyelenggaraan, ratusan hingga ribuan pengunjung memadati area pameran untuk melihat perkembangan terbaru sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di antara ratusan stan yang hadir, booth PTPN IV PalmCo menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengunjung tampak bergantian mengabadikan momen di depan tandan buah segar (TBS) varietas unggul 540 hasil riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) dengan bobot mencapai sekitar 50 kilogram yang dipajang sebagai ikon booth.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, keberadaan pesawat nirawak atau drone sprayer yang selama ini menjadi andalan perusahaan dalam melangsungkan pemeliharaan sawit, baik pemupukan maupun penyemprotan, serta drone geospasial turut menjadi daya tarik tersendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, perhatian pengunjung juga tertuju pada PalmCo Business Cockpit, sistem digital yang menampilkan pemantauan operasional perusahaan secara terintegrasi dan menjadi bagian dari transformasi digital PalmCo dalam mengelola perkebunan secara lebih presisi, cepat, dan efisien.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PalmCo juga menampilkan bibit sawit unggul bersertifikat sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas perkebunan nasional, khususnya melalui program kemitraan bersama petani dan percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya menghadirkan teknologi, perusahaan turut membawa mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yakni pelaku usaha pandai besi yang memamerkan beragam peralatan pertanian hasil produksi mereka. Kehadiran UMKM binaan yang menjadi pemasok utama peralatan pertanian di PTPN IV tersebut turut menjadi ajang pemasaran bagi mitra binaan dalam memperluas pasar mereka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bambang mengatakan konsep booth PalmCo sengaja dirancang untuk menggambarkan keterkaitan antara inovasi teknologi, penguatan kemitraan petani, serta pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi industri sawit yang berkelanjutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keberlanjutan tidak hanya mengenai lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, petani memperoleh manfaat melalui kemitraan, dan masyarakat sekitar ikut tumbuh bersama perusahaan. Pesan itu yang ingin kami hadirkan kepada setiap pengunjung," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui partisipasi dalam Sawit Indonesia Expo 2026, PTPN IV PalmCo berharap masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan industri sawit Indonesia yang kini bergerak menuju pengelolaan modern, berbasis digital, ramah lingkungan, serta mampu menciptakan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan perekonomian nasional.(ckplh)</font></div>       ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 14:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Banyak Tidak Tahu, Bapenda Diminta Gencar Sosialisasi Program Pemutihan PKB</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Banyak-Tidak-Tahu--Bapenda-Diminta-Gencar-Sosialisasi-Program-Pemutihan-PKB</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_2772_Banyak-Tidak-Tahu--Bapenda-Diminta-Gencar-Sosialisasi-Program-Pemutihan-PKB.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Anggota DPRD Riau, Andi Darma Taufik, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk gencar melakukan sosialisasi keringanan-keringanan pajak yang diberikan kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satunya adalah keringanan bagi masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Terutama pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa menggunakan KTP ataupun fotokopi KTP pemilik sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, program tersebut sudah bagus namun sosialisasi kepada masyarakat sangat kurang, terutama masyarakat di pedesaan dan pelosok. Banyak masyarakat desa tidak tahu dengan program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena masyarakat tidak tahu, sehingga banyak masyarakat yang tidak memanfaatkan program ini. Dan pendapatan daerah pun juga tidak ada peningkatan signifikan," ujar Andi, Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Padahal sebenarnya, kata Andi, masyarakat di daerah mau membayar pajak. Namun karena tidak adanya sosialisasi, tidak adanya pemahaman informasi yang jelas, sehingga masyarakat terlewatkan untuk memanfaatkan program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Masyarakat itu sebenarnya mau bayar pajak, tapi informasi ini tidak sampai kepada mereka di daerah, di pedesaan, pelosok," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua DPC PDI-P Kabupaten Indragiri Hilir ini menyebut, harusnya Bapenda dan juga UPT di daerah maksimal untuk lakukan sosialisasi. Sehingga masyarakat ini tahu bahwa ada keringanan dalam menbayar pajak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apalagi di momen Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau tahun ini juga ada keringanan yang diberikan oleh Pemprov Riau. Ada keringanan berupa pemutihan pajak kendaraan yang menunggak lebih dari dua tahun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat yang menunggak lebih dari dua tahun cukup membayar dua tahun pajak pkoknya. Kemudian denda yang dikenakan setiap tunggakan pajak juga dihapuskan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Artinya, mau 10 tahun pun menunggak, masyarakat cukup bayar dua tahun saja, dan masyarakat juga tidak dikenakan lagi denda, karena denda pajak juga dihapuskan," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyebut, program pemutihan dan penghapusan denda ini hanya berlaku satu bulan saja. Oleh karena itu, dirinya kembali mengingatkan Bapenda agar gencar melakukan sosialisasi agar program ini termanfaatkan oleh masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena selama ini di daerah tidak banyak yang tahu ada program seperti itu. Kalau masyarakat kota mungkin tahu, tapi masyarakat di daerah, pedesaan dan pelosok tidak tahu itu. Makanya perlu sosialisasi,"(ckplh)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 13:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ketidakpastian Regulasi Bisa Hambat Investasi Sawit</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Ketidakpastian-Regulasi-Bisa-Hambat-Investasi-Sawit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5934_Ketidakpastian-Regulasi-Bisa-Hambat-Investasi-Sawit.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BALIKPAPAN â€" Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2025 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif di bidang kehutanan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum tanpa mengorbankan iklim investasi. Kalangan akademisi mengingatkan, ketidakpastian dalam penerapan regulasi justru dapat menghambat pertumbuhan ekonomi daerah yang selama ini ditopang sektor kelapa sawit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam acara Borneo Forum 2026 di Balikpapan, Kamis (6/8/2026) yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, Dr. Zainal Abidin, mengatakan, dalam teori ekonomi, kepastian hukum merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan investasi. Investor tidak hanya mempertimbangkan potensi keuntungan, tetapi juga kepastian regulasi yang menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, ketika muncul keraguan terhadap kepastian hukum, dampak pertama yang dirasakan adalah tertahannya investasi. Dalam kondisi tertentu, investor bahkan dapat memilih memindahkan modal ke wilayah lain yang dinilai memiliki iklim usaha lebih pasti.â€śKalau investor sudah ragu, maka investasi akan tertahan. Bahkan bisa memicu capital flight. Padahal investasi menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi,â€ť ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, industri kelapa sawit memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi (growth pole) di Kalimantan Timur. Keberadaan perkebunan sawit tidak hanya menghasilkan komoditas ekspor, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor perdagangan, jasa, transportasi, industri pengolahan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, berbeda dengan komoditas tambang yang bersifat tidak terbarukan, sawit merupakan sumber daya yang dapat terus menghasilkan nilai ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan program peremajaan tanaman.Karena itu, ia mengingatkan implementasi PP 45 harus dilakukan secara hati-hati agar tidak meningkatkan persepsi risiko investasi. Jika biaya investasi meningkat akibat ketidakpastian regulasi maupun bertambahnya beban administrasi, maka biaya modal (cost of capital) perusahaan akan ikut naik dan berdampak pada meningkatnya biaya produksi serta menurunnya daya saing industri sawit nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKebijakan harus mampu menjaga keseimbangan antara penegakan hukum, penerimaan negara, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan investasi,â€ť katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Praktisi Hukum Kehutanan Dr. Sadino yang juga menjadi narasumber dalam diskusi itu menilai implementasi PP 45 tetap harus disertai penyelesaian persoalan tumpang tindih regulasi antara kawasan hutan dan hak atas tanah. Menurutnya, banyak persoalan muncul akibat belum sinkronnya kebijakan administrasi sehingga pelaku usaha menghadapi ketidakpastian.Ia menegaskan pemerintah perlu memastikan seluruh aspek legalitas diselesaikan secara komprehensif, terutama apabila terjadi pengalihan pengelolaan lahan kepada badan usaha negara. Dengan demikian, kepastian hukum tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha saat ini, tetapi juga oleh pengelola berikutnya.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 13:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>10.876 Warga Binaan di Riau Diusulkan Terima Remisi HUT RI 2026 </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/10-876-Warga-Binaan-di-Riau-Diusulkan-Terima-Remisi-HUT-RI-2026-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_248_10-876-Warga-Binaan-di-Riau-Diusulkan-Terima-Remisi-HUT-RI-2026-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Sebanyak 10.876 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Provinsi Riau diusulkan mendapatkan remisi umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, mengatakan usulan remisi tersebut telah diajukan dari seluruh lapas dan rutan yang berada di wilayah Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah kita usulkan ke pusat dari wilayah Riau sebanyak 10.876 warga binaan. Mudah-mudahan semua turun remisi umum 17 Agustus 2026," kata Rudy kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (8/8/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Rudy, besaran remisi yang diterima warga binaan tidak sama. Pengurangan masa pidana disesuaikan dengan masa pidana yang telah dijalani serta ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada warga binaan yang diusulkan memperoleh remisi selama satu bulan, satu bulan 15 hari hingga dua bulan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi ada yang satu bulan, satu setengah bulan dan ada yang dua bulan. Itu sesuai dengan lamanya dia menjalani tahanan di lapas dan rutan di wilayah Riau," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rudy menjelaskan, sejumlah lapas dengan jumlah penghuni yang besar menjadi penyumbang usulan remisi terbanyak. Di antaranya Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Lapas Bengkalis dan Lapas Bangkinang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, tidak seluruh warga binaan otomatis mendapatkan remisi. Pengusulan tetap melalui penilaian dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu syarat utama adalah berkelakuan baik selama menjalani masa pidana. Warga binaan juga harus aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan di dalam lapas maupun rutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program tersebut mencakup pembinaan kepribadian, pembinaan kerohanian dan berbagai kegiatan lain yang bertujuan membantu warga binaan memperbaiki diri serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, petugas juga melakukan penilaian terhadap tingkat risiko warga binaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rudy mengatakan warga binaan yang masih melakukan pelanggaran tata tertib, termasuk menggunakan telepon seluler secara ilegal di dalam lapas, dapat tidak diusulkan memperoleh remisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau dia masih menggunakan handphone atau melanggar, maka itu bisa tidak diusulkan mendapat remisi. Enam bulan berikutnya kita nilai lagi," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apa Itu Remisi?</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Remisi merupakan pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan. Remisi merupakan salah satu hak warga binaan dalam sistem pemasyarakatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemberian remisi tidak hanya berkaitan dengan pengurangan masa hukuman. Hak tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan agar warga binaan terdorong untuk berperilaku baik, mengikuti pembinaan dan menunjukkan perubahan selama menjalani pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam ketentuan pemasyarakatan, persyaratan penting untuk memperoleh hak tersebut antara lain berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan dan menunjukkan penurunan tingkat risiko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Remisi umum diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus. Sementara itu, terdapat pula remisi khusus yang diberikan pada hari besar keagamaan tertentu sesuai agama yang dianut narapidana atau anak binaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, angka 10.876 tersebut masih merupakan jumlah usulan. Kepastian jumlah penerima remisi pada 17 Agustus 2026 bergantung pada hasil verifikasi dan persetujuan dari pemerintah pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rudy berharap seluruh warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dapat memperoleh hak remisi pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemberian remisi diharapkan tidak hanya menjadi pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti pembinaan dan memperbaiki perilaku sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. (Tribun Pekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 13:40:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lapas Kelas IIA Pekanbaru Panen 1,5 Ton Ikan Patin dan Tebar 1.500 Benih Lele </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Lapas-Kelas-IIA-Pekanbaru-Panen-1-5-Ton-Ikan-Patin-dan-Tebar-1-500-Benih-Lele-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_8337_Lapas-Kelas-IIA-Pekanbaru-Panen-1-5-Ton-Ikan-Patin-dan-Tebar-1-500-Benih-Lele-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menghasilkan produk perikanan. Warga binaan berhasil memanen sekitar 1,5 ton ikan patin dari kolam budidaya di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen ikan patin tersebut dilakukan pada Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan penebaran 1.500 benih ikan lele sebagai bagian dari pengembangan budidaya perikanan di lingkungan SAE Lapas Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau Rudi Fernando Sianturi, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Yusuf Gunawan, serta Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program budidaya ikan ini dikelola Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru di bawah Kepala Seksi Kegiatan Kerja, David Susilo. Warga binaan terlibat langsung dalam seluruh proses budidaya, mulai dari pembibitan, pemberian pakan, pemeliharaan kolam hingga proses panen.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil panen yang mencapai 1,5 ton menunjukkan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dipasarkan kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen Patin Jadi Hasil Pembinaan Warga Binaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi mengapresiasi kegiatan budidaya ikan yang dikembangkan Lapas Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, keterbatasan lahan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menciptakan kegiatan produktif bagi warga binaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Di lahan yang sangat terbatas, kreativitas tidak pernah terbatas. Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada jajaran Lapas Pekanbaru yang terus mengembangkan berbagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan," ujar Rudy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, kegiatan seperti budidaya ikan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembinaan kemandirian tersebut diharapkan membuat warga binaan tidak hanya memiliki keterampilan selama berada di dalam lapas, tetapi juga mempunyai bekal untuk menjalankan kegiatan produktif ketika kembali ke lingkungan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, budidaya ikan juga dinilai sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan pemasyarakatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1.500 Benih Lele Mulai Dibudidayakan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah proses panen ikan patin selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penebaran 1.500 benih ikan lele ke kolam yang berbeda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penebaran benih tersebut menjadi langkah lanjutan Lapas Pekanbaru untuk mengembangkan budidaya perikanan sekaligus memperluas pilihan kegiatan bagi warga binaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto mengatakan pengembangan budidaya lele dilakukan setelah pihaknya melihat hasil positif dari budidaya ikan patin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah melihat keberhasilan budidaya ikan patin, kami mulai mengembangkan budidaya ikan lele. Harapannya, ke depan hasilnya juga dapat sesuai dengan yang diharapkan dan menjadi sarana asimilasi yang memberikan pengalaman serta keterampilan bagi warga binaan," kata Yuniarto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, keberhasilan panen patin menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Pekanbaru untuk terus mengembangkan kegiatan kerja yang produktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada aspek pembelajaran, tetapi secara bertahap juga mampu memberikan manfaat ekonomi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kami, program ini ke depan tidak hanya memberikan manfaat edukasi dan keterampilan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari Budidaya hingga Pemasaran</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam program tersebut, warga binaan tidak hanya dilibatkan ketika ikan sudah siap dipanen. Mereka juga mengikuti proses budidaya sejak awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keterlibatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan kemandirian karena warga binaan mendapatkan pengalaman langsung mengenai pengelolaan usaha perikanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mulai dari menyiapkan kolam, merawat ikan, memberikan pakan, menjaga kondisi ikan hingga melakukan panen menjadi bagian dari proses pembelajaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan demikian, kegiatan di SAE Lapas Pekanbaru dapat menjadi tempat warga binaan mempelajari keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi setelah kembali ke masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil panen ikan patin yang mencapai 1,5 ton juga membuka peluang agar kegiatan tersebut terus dikembangkan secara lebih luas, termasuk dari sisi pemasaran dan pengelolaan hasil produksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak Hanya Budidaya Ikan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru juga mengembangkan sejumlah kegiatan produktif lainnya. Salah satunya produksi roti yang dikerjakan warga binaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kunjungannya, Rudy Fernando Sianturi turut mencicipi produk olahan roti hasil karya warga binaan yang masih dikelola melalui Seksi Kegiatan Kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengembangan berbagai kegiatan tersebut menunjukkan pembinaan di Lapas Pekanbaru tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar bekerja dan menghasilkan produk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen 1,5 ton ikan patin dan penebaran 1.500 benih lele menjadi salah satu gambaran upaya Lapas Pekanbaru membangun kegiatan pembinaan yang produktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ke depan, SAE Lapas Pekanbaru diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan program asimilasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat.(Tribun Pekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 13:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kemendagri Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, DPRD Pekanbaru: Pemko Sudah Sesuai Aturan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Kemendagri-Tegaskan-HGB-Ruko-STC-Tak-Bisa-Diperpanjang--DPRD-Pekanbaru--Pemko-Sudah-Sesuai-Aturan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7358_-Kemendagri-Tegaskan-HGB-Ruko-STC-Tak-Bisa-Diperpanjang--DPRD-Pekanbaru--Pemko-Sudah-Sesuai-Aturan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Polemik Hak Guna Bangunan (HGB) ruko di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) mulai menemukan titik terang. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan kebijakan Pemerintah Kota Pekanbaru yang tidak memperpanjang HGB ruko STC telah sesuai dengan ketentuan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penegasan tersebut disampaikan dalam konsultasi pimpinan dan anggota DPRD Kota Pekanbaru dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Konsultasi dilakukan untuk memastikan landasan hukum kebijakan Pemko Pekanbaru setelah berakhirnya masa kerja sama Bangun Guna Serah (BGS) atas aset STC.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rombongan DPRD Pekanbaru dipimpin Wakil Ketua DPRD M. Dikky Suryadi Khusaini. Turut hadir anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Tekad Indra P. Abidin, Zulkardi, Arwinda Gusmalina, Niar Erawati dan Firman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil konsultasi tersebut, Kemendagri menyatakan kebijakan tidak memperpanjang HGB ruko STC telah sesuai dengan ketentuan, khususnya Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Firman, mengatakan konsultasi tersebut dilakukan untuk memastikan DPRD tidak mengambil sikap berdasarkan asumsi, melainkan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari hasil konsultasi kami di Kemendagri, sudah sangat jelas bahwa langkah Pemerintah Kota Pekanbaru tidak memperpanjang HGB ruko STC tersebut sudah sesuai dengan aturan," ujar Firman, Sabtu (8/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, DPRD Pekanbaru tidak mungkin mendorong pemerintah daerah mengambil kebijakan yang bertentangan dengan regulasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau memang regulasi tidak memperbolehkan, tentu kami di DPRD juga tidak mungkin meminta pemerintah daerah mengambil kebijakan yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Firman juga mengungkapkan bahwa penjelasan Kemendagri tidak hanya menyangkut 133 unit ruko yang selama ini menjadi sorotan dalam polemik STC.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahkan disampaikan seluruhnya, tidak hanya 133 ruko," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, setelah masa kerja sama BGS berakhir, aset yang menjadi objek kerja sama kembali menjadi aset pemerintah daerah. Dengan demikian, pengelolaannya harus mengikuti mekanisme pengelolaan BMD sesuai peraturan perundang-undangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Artinya, kata Firman, keberadaan HGB sebelumnya tidak serta-merta menjadi dasar untuk memperpanjang hak tersebut setelah aset kembali menjadi milik pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Artinya, apa yang dilakukan Pemerintah Kota sudah tepat dan sesuai dengan aturan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun demikian, Firman menilai persoalan tersebut tidak cukup berhenti pada status HGB. Menurutnya, pemerintah daerah harus segera menyiapkan pola pengelolaan aset yang memiliki dasar hukum kuat dan tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang selama ini menjalankan aktivitas usaha di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ke depan, yang harus dilakukan adalah mencari pola pengelolaan atau penyewaan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan agar aset daerah tetap memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil konsultasi DPRD Pekanbaru dengan Kemendagri tersebut, lanjut Firman, juga sejalan dengan konsultasi yang sebelumnya dilakukan Pemko Pekanbaru. Meski dilakukan pada unit yang berbeda, kesimpulan yang diperoleh berkaitan dengan pengelolaan HGB di atas aset daerah setelah berakhirnya kerja sama BGS menunjukkan arah yang sama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya penegasan tersebut, DPRD Pekanbaru berharap polemik HGB ruko STC tidak lagi berkembang menjadi persoalan tanpa kepastian hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DPRD mendorong Pemko Pekanbaru segera menyusun solusi pengelolaan aset yang sesuai regulasi. Di satu sisi kepastian hukum terhadap aset daerah harus dijaga, sementara di sisi lain kepentingan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan STC juga perlu menjadi perhatian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persoalan STC kini bukan lagi semata soal memperpanjang atau tidak memperpanjang HGB, tetapi bagaimana pemerintah daerah mengelola aset tersebut secara sah, transparan dan tetap memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta daerah.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 13:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Tewas Bersimbah Darah, Warga Pekanbaru diduga Dibunuh Mantan Suami</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Tewas-Bersimbah-Darah--Warga-Pekanbaru-diduga-Dibunuh-Mantan-Suami</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_4971_-Tewas-Bersimbah-Darah--Warga-Pekanbaru-diduga-Dibunuh-Mantan-Suami.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Warga kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru digegerkan dengan ditemukannya Rosdiana dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya yang berdiri di Jalan Surya Jumat (07/08/26). Wanita 55 tahun itu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usut punya usut, perempuan itu diduga menjadi korban pembunuhan oleh mantan suaminya yang berinisial MH (64). MH sendiri saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kanit Reskrim Polsek Binawidya IPTU Marten menjelaskan korban meninggal akibat sabetan sebilah parang yang ditemukan tak jauh dari badan korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada dua orang saksi yang juga berada dalam rumah tersebut. Mereka sempat mendengar suara pintu kamar digedor dan teriakan pelaku. Setelah keluar kamar dan memeriksa keduanya mendapati korban sudah terbaring di lantai dan bersimbah darah," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya kemudian meminta tolong kepada warga sekitar. Saat warga datang, MH diketahui juga berada di depan rumah korban yang kemudian diamankan dan diserahkan ke petugas kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita sudah amankan pelaku dan barang bukti parang yang digunakan untuk membacok pelaku," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi. Sementara polisi juga tengah mendalami motif pembacokan yang dilakukan oleh mantan suami korban tersebut.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 11:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Gedung Bapenda DKI Terbakar, Lantai 11 Diduga Jadi Titik Api</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Gedung-Bapenda-DKI-Terbakar--Lantai-11-Diduga-Jadi-Titik-Api</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7626_Gedung-Bapenda-DKI-Terbakar--Lantai-11-Diduga-Jadi-Titik-Api.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Insiden kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tersebut mengharuskan petugas pemadam kebakaran berjibaku selama kurang lebih lima jam untuk menjinakkan si jago merah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menelusuri Titik Api</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga Sabtu (8/8/2026) pagi, petugas masih menyiagakan personel di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan sementara di lapangan, kemunculan api diduga berasal dari area atas gedung tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Informasi awal memang yang kami terima itu titik api dari lantai 11," sebut Petugas Pemadam Kebakaran, Karnawan saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski demikian, pihak pemadam kebakaran belum bisa menarik kesimpulan pasti mengenai sumber utama maupun penyebab insiden ini. Penyelidikan mendalam sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk lebih pastinya mungkin nanti menunggu hasil penyelidikan dari Puslabfor," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses Pendinginan dan Penyelidikan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, penanganan kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta telah memasuki tahap pendinginan dan overhaul. Petugas secara teliti menyisir setiap sudut ruangan untuk memastikan tidak ada sisa hawa panas yang berpotensi memicu api kembali menyala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi situasi pagi hari ini proses pendinginan. Jadi kita lakukan overhaul, penyisiran titik-titik hawa panas yang masih ada. Jangan sampai terlewat, nanti timbul penyalaan kembali, ya," papar Karnawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini pula yang membuat aparat kepolisian belum memasang garis polisi di lokasi kejadian. Pihak berwenang harus menunggu kepastian dari tim pemadam bahwa area tersebut benar-benar aman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk sementara belum bisa diselidiki, karena kita belum menyatakan pemadaman selesai. Jadi, menunggu dari kami menyatakan pemadaman selesai, baru pihak kepolisian bisa melakukan police line,(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 11:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PM Thailand Serahkan Medali Kehormatan Angkatan Bersenjata kepada Prabowo</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/PM-Thailand-Serahkan-Medali-Kehormatan-Angkatan-Bersenjata-kepada-Prabowo</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_5349_PM-Thailand-Serahkan-Medali-Kehormatan-Angkatan-Bersenjata-kepada-Prabowo.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan penghormatan tinggi kepada Presiden RI Prabowo Subianto. PM Anutin membawa langsung medali kehormatan dari Angkatan Bersenjata Thailand untuk diserahkan kepada Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Medali itu diserahkan langsung oleh PM Anutin kepada Prabowo saat kunjungan resmi ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Prabowo pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Thailand atas penghormatan tersebut.Prabowo mengaku tidak menyangka akan menerima tanda kehormatan tersebut. Dia menganggapnya sebagai cerminan persahabatan erat antara kedua negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yang Mulia dan Pemerintah Kerajaan Thailand atas tanda kehormatan dari Angkatan Bersenjata Thailand yang akan dianugerahkan kepada saya," kata Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai bertemu PM Anutin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penghargaan ini di luar dugaan saya, dan saya anggap sebagai cerminan dari kepercayaan, persahabatan, saling menghormati, serta eratnya hubungan antara Indonesia dan Thailand," sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, PM Anutin menceritakan dirinya meminta pengarahan dari para pejabat senior Angkatan Darat Thailand sebelum berkunjung ke Indonesia. Menurut dia, Prabowo merupakan tokoh militer ikonik sehingga mendapat penghargaan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebelum melakukan perjalanan ini, saya meminta para pejabat senior Angkatan Darat memberikan pengarahan. Mereka mengatakan kepada saya bahwa Anda benar-benar merupakan tokoh militer yang ikonik," ujar Anutin di hadapan Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengungkapkan banyak jenderal muda Thailand sangat mengagumi sosok Prabowo. Bahkan, para jenderal tersebut ingin ikut bersama rombongan delegasinya dalam kunjungan ke Indonesia untuk bertemu Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebagai bentuk penghormatan Angkatan Bersenjata Thailand, Anutin kemudian mengungkapkan bahwa dia membawa medali kehormatan untuk diserahkan kepada Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya membawa sejumlah medali yang dengan sepenuh hati ingin dipersembahkan Angkatan Darat kami kepada Anda, karena Anda adalah seorang tokoh militer yang sangat mereka hormati," tutur PM Anutin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menegaskan bahwa hubungan erat kedua negara di bidang pertahanan akan terus diperkuat melalui latihan militer bersama, pertukaran informasi, hingga kerja sama keamanan maritim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya juga sangat senang mengetahui bahwa Yang Mulia Presiden pernah berlatih bersama Pasukan Khusus Thailand ketika bertugas di Pasukan Khusus Indonesia,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 11:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Waketum MUI Tekankan Pentingnya Pemimpin Adaptif Digital di Era Transformasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Waketum-MUI-Tekankan-Pentingnya-Pemimpin-Adaptif-Digital-di-Era-Transformasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_483_Waketum-MUI-Tekankan-Pentingnya-Pemimpin-Adaptif-Digital-di-Era-Transformasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, menegaskan pentingnya adaptasi pemimpin terhadap transformasi digital. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penting di Jakarta, menyoroti dinamika kepemimpinan. Beliau menekankan bahwa adaptasi ini krusial untuk relevansi dan efektivitas di berbagai sektor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Marsudi Syuhud menyampaikan pandangannya pada Silaturahmi Nasional Majelis Alumni IPNU. Acara tersebut mengangkat tema "Kepemimpinan NU yang Adaptif terhadap Perubahan Sosial" pada Jumat (7/8). Ia menyoroti teknologi digital sebagai bagian tak terpisahkan dari perubahan sosial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, digitalisasi adalah instrumen krusial dalam tata kelola organisasi modern. Ini juga penting untuk pelaksanaan dakwah yang efektif di masa kini. Kemampuan beradaptasi teknologi membuka peluang baru. Ini membantu menjangkau dan berkomunikasi dengan generasi muda.Digitalisasi sebagai Instrumen Penting Tata Kelola Organisasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KH Marsudi Syuhud menggarisbawahi bahwa digitalisasi telah mengubah lanskap operasional dan strategis banyak organisasi, termasuk yang bersifat keagamaan dan kemasyarakatan. Ia menyatakan, "Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen penting dalam tata kelola organisasi modern dan dakwah masa kini." Pandangan ini menegaskan bahwa adopsi teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga relevansi dan efisiensi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perkembangan teknologi digital merupakan bagian integral dari perubahan sosial yang memerlukan respons adaptif dari para pemimpin. Respons ini mencakup cara pengelolaan organisasi hingga metode pelaksanaan dakwah agar pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan secara efektif. Pemimpin yang mampu memanfaatkan teknologi akan lebih siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, kemampuan beradaptasi dengan teknologi juga sangat penting untuk membangun jembatan komunikasi dengan generasi muda. Generasi yang akrab dengan dunia digital memerlukan pendekatan yang berbeda dalam penyampaian informasi dan nilai-nilai. Dengan demikian, organisasi dapat tetap terhubung dan relevan dengan segmen masyarakat yang vital ini.Membangun Legacy dan Menyatukan Perbedaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, Marsudi Syuhud menekankan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk adaptif secara teknologi, tetapi juga harus meninggalkan karya nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan organisasi. Ia menegaskan, "Seorang pemimpin, baik memimpin rumah tangga, organisasi, maupun negara, harus punya legacy atau tinggalan. Hukumnya wajib. Jangan sampai tidak punya peninggalan yang bermanfaat." Pesan ini menggarisbawahi pentingnya dampak konkret dari setiap kepemimpinan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karya nyata ini dapat berupa inovasi, program yang berkelanjutan, atau kebijakan yang membawa perubahan positif. Keberadaan legacy yang bermanfaat akan menjadi penanda keberhasilan kepemimpinan dan sumber inspirasi bagi generasi selanjutnya. Ini juga menjadi bukti komitmen pemimpin terhadap kemajuan dan kesejahteraan bersama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, Marsudi juga menyoroti pentingnya kemampuan pemimpin dalam membangun gagasan-gagasan inovatif, menyatukan berbagai perbedaan pandangan, dan mendorong kerja sama yang konstruktif. Kemampuan ini krusial untuk mencapai tujuan bersama dan meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota masyarakat atau organisasi.Relevansi Organisasi Keagamaan di Era Digital</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Marsudi Syuhud menyimpulkan bahwa perpaduan antara nilai-nilai kepemimpinan yang kuat dengan kemampuan memanfaatkan teknologi adalah kunci utama. Kombinasi ini diperlukan agar organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dapat terus relevan dan mampu merespons secara efektif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat. Tanpa adaptasi ini, risiko ketertinggalan dan hilangnya relevansi akan semakin besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Organisasi harus proaktif dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam setiap aspek operasionalnya, mulai dari administrasi, komunikasi, hingga penyampaian dakwah. Dengan demikian, mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar di tengah masyarakat yang terus berubah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pentingnya Pemimpin Adaptif Digital semakin terasa di tengah dinamika global saat ini. Kepemimpinan yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan membawa manfaat nyata akan menjadi tulang punggung bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan umat.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 11:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bahlil Ungkap Alasan Indonesia Kalah dari Vietnam Saat Perang Dagang AS-China</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Bahlil-Ungkap-Alasan-Indonesia-Kalah-dari-Vietnam-Saat-Perang-Dagang-AS-China</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_6495_Bahlil-Ungkap-Alasan-Indonesia-Kalah-dari-Vietnam-Saat-Perang-Dagang-AS-China.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa perang dagang antara China dan Amerika Serikat mulai terlihat pada 2016-2017 dan turut berdampak pada Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal itu disampaikan Bahlil dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad, Jumat (7/8/2026). Menurut dia, pada periode tersebut banyak perusahaan memindahkan investasinya dari China ke Vietnam.â€śDulu pada saat tahun 2016-2017 terjadi perang dagang antara China dan Amerika. Ada 32 perusahaan yang hengkang dari China ke Vietnam. Indonesia tidak dapat kebagian,â€ť ujar Bahlil, Jumat (7/8/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, setelah kondisi tersebut terjadi, dirinya bersama Luhut Binsar Pandjaitan yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas langkah pemerintah menghadapi situasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Bahlil, salah satu penyebab Indonesia kalah bersaing dengan Vietnam adalah tingginya harga lahan di kawasan industri. Kondisi itu membuat biaya investasi manufaktur di Indonesia menjadi lebih mahal dibandingkan negara tetangga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śTernyata harga tanah di Vietnam, kawasan industrinya hanya Rp 600 ribu dan di Indonesia itu sampai Rp 2 juta,â€ť kata Bahlil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font><span style="font-family: arial; font-size: medium;">Kawasan Industri Terpadu BatangBerdasarkan pengalaman tersebut, pemerintah kemudian merancang strategi untuk meningkatkan daya saing investasi melalui pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah.</span></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kawasan itu dikembangkan untuk menyediakan lahan industri dengan harga yang lebih kompetitif, sekaligus menawarkan berbagai kemudahan berusaha dan insentif fiskal bagi investor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Bahlil, penyusunan konsep dan master plan kawasan industri tersebut dilakukan oleh tim Kementerian Investasi sebagai bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śPenyusunan konsep dan master plan Kawasan Industri Terpadu Batang dilakukan oleh tim Kementerian Investasi sebagai bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional,â€ť ucap Bahlil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap kawasan industri tersebut dapat menjadi magnet baru bagi investasi manufaktur yang sebelumnya lebih banyak mengalir ke negara-negara tetangga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śJadi ini yang sudah dilakukan. Dan itu kita lakukan konsepnya, master plan-nya semuanya dilakukan oleh teman-teman Kementerian Investasi. Bukan saya yang hebat, tapi tim Kementerian Investasi yang hebat,(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 10:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Produktivitas Petani Digenjot, Riau Fokuskan Peremajaan Kelapa di 3 Kabupaten</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Produktivitas-Petani-Digenjot--Riau-Fokuskan-Peremajaan-Kelapa-di-3-Kabupaten</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir082026/_7327_Produktivitas-Petani-Digenjot--Riau-Fokuskan-Peremajaan-Kelapa-di-3-Kabupaten.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau menyesuaikan target Program Peremajaan Kelapa 2026. Luas lahan yang semula ditargetkan mencapai 14.500 hektare kini ditetapkan menjadi 12.000 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan demikian, target program tersebut berkurang 2.500 hektare dari rencana awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program peremajaan tahun ini akan dipusatkan di tiga kabupaten, yakni Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.Indragiri Hilir menjadi daerah dengan alokasi terbesar, mencapai 9.000 hektare. Selanjutnya Kepulauan Meranti mendapat target 2.700 hektare, sedangkan Pelalawan sebanyak 300 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriyadi, mengatakan penyesuaian target dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi serta kesiapan di masing-masing daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, pemerintah tidak ingin menetapkan target yang sulit direalisasikan di lapangan."Kami ingin target yang ditetapkan benar-benar bisa direalisasikan. Karena itu dilakukan penyesuaian berdasarkan kesiapan setiap daerah, baik dari sisi calon petani, calon lahan maupun tahapan pelaksanaannya," kata Supriyadi, Jumat (7/8/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, program peremajaan ditujukan untuk mengganti tanaman kelapa yang sudah berusia tua dan mengalami penurunan produktivitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui peremajaan tersebut, tanaman yang sudah tidak produktif diharapkan dapat diganti dengan tanaman baru sehingga produksi kebun masyarakat kembali meningkat.Namun, Supriyadi menekankan bahwa keberhasilan program tidak semata-mata ditentukan berdasarkan luas lahan yang berhasil diremajakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kualitas pelaksanaan menjadi faktor penting agar tanaman pengganti dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil optimal bagi petani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harapan kami, setelah diremajakan, produktivitas kebun masyarakat meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan petani," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk memastikan program berjalan sesuai rencana, Pemerintah Provinsi Riau akan terus memberikan pendampingan kepada petani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pendampingan dilakukan agar setiap tahapan peremajaan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan, dapat berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 10:53:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>