<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 09:10:34 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Wed, 22 Jul 2026 09:10:34 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Dugaan Keterlibatan Jenderal Cukai Menguat, Usai Penetapan Tersangka Baru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Dugaan-Keterlibatan-Jenderal-Cukai-Menguat--Usai-Penetapan-Tersangka-Baru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5452_Dugaan-Keterlibatan-Jenderal-Cukai-Menguat--Usai-Penetapan-Tersangka-Baru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Jaringan korupsi di sektor pengawasan barang masuk semakin terang setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan dua surat perintah penyidikan (sprindik). Langkah hukum ini menandai babak baru pembongkaran kasus suap PT Blueray Cargo yang bernilai nyaris seratus miliar rupiah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satu dari dua surat penyidikan tersebut telah mengantongi nama tersangka, membuktikan keseriusan penyidik dalam menjerat seluruh oknum yang terlibat. Satu surat lainnya saat ini masih dalam tahap pengumpulan bukti umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dan Bea Cukai sekaligus kami sampaikan bahwa ada update untuk pengembangan penyidikannya. Hasil pengembangan penyidikan dan telaah hasil persidangan, itu kita menerbitkan 2 sprindik," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski identitas tersangka masih dirahasiakan, pengusutan kasus suap dari terpidana John Field dipetakan secara sistematis. Berdasarkan temuan persidangan, total uang yang ditebar sang pengusaha menyentuh angka fantastis, yakni Rp91 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi ada dua klaster, sebagaimana rekan-rekan kalau mengikuti di persidangan, di putusan hakim pun sudah ada gitu, bahwa pemberian dari Blueray itu ada total Rp91 miliar. Yang kemudian setelah kita analisis, kita telaah dari hasil proses penyidikan yang sambil berjalan terkait penerima, kemudian itu ada beberapa klaster," papar Achmad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemisahan klaster ini menargetkan oknum internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta jaringan eksternal yang turut menikmati aliran dana panas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa mantan petinggi instansi tersebut kini sudah berstatus terdakwa. Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai periode 2024 hingga Januari 2026, Rizal, bersama Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan, Sisprian Subiaksono, dan Kasi Intel, Orlando Hamonangan Sianipar harus menghadapi meja hijau atas penerimaan gratifikasi Rp78,8 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jejak uang pelicin ini rupanya mengalir lebih jauh. Kasi Intelijen Cukai, Budiman Bayu Prasojo diindikasikan ikut menerima bagian. Pusaran korupsi ini juga membidik posisi tertinggi di direktorat tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nama Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama masuk dalam radar pihak yang diindikasikan mencicipi uang suap. Dugaan penerimaan ini juga menyeret Kasi Penindakan Impor 1, Enov Puji Wijanarko, Gatot Heru, dan Ahmad Dedi alias Dedi Congor.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mundur Demi Pengobatan Jantung</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kepala-Badan-Gizi-Nasional-Nanik-Deyang-Mundur-Demi-Pengobatan-Jantung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6724_Kepala-Badan-Gizi-Nasional-Nanik-Deyang-Mundur-Demi-Pengobatan-Jantung.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan strategis ini diambil karena kondisi kesehatan yang mengharuskannya menjalani perawatan medis intensif di luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan berat hati akhirnya saya pamit presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat," tulis Nanik dalam status di akun Facebook.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah pengobatan melintasi perbatasan ini diambil sebagai alternatif tambahan dalam penanganan penyakitnya. "Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden RI, Prabowo telah menerima laporan pengunduran diri tersebut dan memberikan izin penuh. Meskipun demikian, pemerintah tetap menginginkan peran aktifnya di masa mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah berencana membentuk Dewan Pengawas BGN untuk mengakomodasi fungsi pengawasan tersebut. "Di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut)," jelas Nanik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Asisten Khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan turut membenarkan kabar mundurnya pucuk pimpinan lembaga gizi tersebut saat dikonfirmasi oleh Republika. "Hari ini, 22 Juli 2026, Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Ia juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," kata Dirgayuza.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menyoroti rekam jejak kolega kerjanya tersebut sejak masa menjelang Pemilu 2014. "Lebih dari satu dekade saya melihat satu hal yang tidak pernah berubah darinya, ia tidak bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Advokasi yang pernah dilakukan menjadi sorotan, terutama saat mengungkap kasus pekerja Indonesia di Malaysia, Wilfrida Soik. "Hingga kemudian Wilfrida dibela dari ancaman hukuman mati di Malaysia. Nanik pula yang mengusulkan program becak listrik untuk para pengayuh becak lanjut usia,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:48:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Hakim Sentil Ketakutan Berlebih Pejabat Pemko Medan dalam Sidang Korupsi MFF</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Hakim-Sentil-Ketakutan-Berlebih-Pejabat-Pemko-Medan-dalam-Sidang-Korupsi-MFF</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7800_Hakim-Sentil-Ketakutan-Berlebih-Pejabat-Pemko-Medan-dalam-Sidang-Korupsi-MFF.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">MEDAN - Dinamika persidangan dugaan korupsi Medan Fashion Festival (MFF) 2024 menyoroti intervensi pimpinan dan ketakutan jajaran pejabat daerah dalam mengelola anggaran. Hal ini terungkap saat Pengadilan Negeri Medan menggelar sidang pemeriksaan terdakwa, Senin (20/7/2026) malam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mantan Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Benny Iskandar Nasution mengaku tidak memiliki pilihan selain melaksanakan acara MFF karena khawatir kehilangan posisi. Di hadapan Majelis Hakim Sulhanuddin, Benny menceritakan awal mula kegiatan tersebut diinstruksikan langsung oleh Kahiyang Ayu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Awalnya ada acara, saya dipanggil Kahiyang Ayu. Saat itu, Kahiyang bilang, ‘Kamu bisa tidak buat kegiatan besar seperti Medan Fashion Festival?’ Kemudian artis nasional untuk kegiatan tersebut dipilih oleh Kahiyang," papar Benny mengutip laporan TribunMedan.com.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut membuat pejabat dinas tertekan. "Pimpinan bilang kalau semua tidak terjadi maka kami akan dicopot," urainya beralasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendengar pengakuan tersebut, hakim anggota Asad Rahim Lubis memberikan tanggapan kritis terhadap mentalitas birokrat Pemerintah Kota Medan. "Kalian terlalu takut sama Bobby," tegas Asad dalam persidangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perkara ini tidak hanya menjerat Benny. Tiga terdakwa lain yang diduga memiliki peran masing-masing adalah Kepala Dinas Perhubungan Erwin Saleh, Kepala Bidang Koperasi UKM sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Anwar Syarif, dan Direktur CV Global Mandiri Mhd Hamdani.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dilaksanakan 10 hingga 13 Juli 2024 di salah satu hotel di Medan ini bersumber dari APBD 2024 dengan pagu Rp5.195.523.568. Nilai kontrak dicairkan Rp4.854.339.300 dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp4.857.315.650. Masalah timbul karena selisih uang sebesar Rp1.476.131.778 tidak dapat dipertanggungjawabkan, mengingat vendor hanya menerima Rp3.378.207.522.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aliran selisih dana tersebut diduga kuat diminta oleh Benny kepada Mhd Hamdani untuk menutupi fee loading hotel senilai Rp70.000.000, honorarium koreografer, music director, serta honor untuk desainer nasional Imelda Ahyar, Dani Satriadi, dan Hendy Huang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan audit Inspektorat Kota Medan, negara dirugikan sebesar Rp1.049.530.654. Para terdakwa didakwa melanggar Pasal 603 jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP) jo Pasal 18 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kisah Bambang Sugeng Bangun Usaha Madu Sekaligus Jadi Penjaga Hutan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Lifestyle/-Kisah-Bambang-Sugeng-Bangun-Usaha-Madu-Sekaligus-Jadi-Penjaga-Hutan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1136_-Kisah-Bambang-Sugeng-Bangun-Usaha-Madu-Sekaligus-Jadi-Penjaga-Hutan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pandemi Covid -19 yang terjadi di Indonesia delapan tahun lalu, telah menghantam berbagai sektor ekonomi. Banyak saat itu pelaku usaha gulung tikar. Tapi bagi peternak lebah madu ini,justru menjadi titik balik kehidupan. Dialah Bambang Sugeng.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mas Sugeng, begitu ia biasa disapa. Di saat banyak orang kehilangan mata pencaharian, ia memilih memulai langkah baru dengan menekuni usaha ternak lebah madu. Berbekal tekad, keberanian belajar, dan kerja keras, usaha yang dirintis sejak 2020 itu kini mampu menghasilkan cuan mulai dari 12 hingga Rp18 juta per bulan dengan kepemilikan 300 kotak sarang lebah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ceritanya begini. Mas Sugeng mengaku, pada awal pandemi dirinya belum benar-benar yakin dengan prospek usaha madu. Namun ia terus mencari informasi dan mempelajari berbagai referensi mengenai budidaya lebah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Awalnya kami belum tahu seperti apa prospeknya. Tapi saat Covid-19 saya melihat permintaan madu meningkat, terutama madu sialang dari lebah liar. Dari situ saya berpikir budidaya lebah bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan madu masyarakat," katanya dengan nada khas menark mndok Jawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bermodalkan cerita dari kenalanya, ia nekad pergi Danau Lamo, Jambi, pada 2020. Di daerah tersebut, ia melihat langsung bagaimana peternak lebah mampu menghasilkan hingga satu ton madu setiap bulan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengalaman baru itu menjadi titik yang semakin menguatkan keyakinannya untuk membangun usaha serupa di Riau. Apalagi saat diberitahu, usaha tempat ia belajar itu bisa menghasilkan satu ton madu perbulanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya pun jadi berpikir, kalau sebanyak itu tentu banyak juga duitnya," ungkapnya dengan tertawa kecil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tapi kalimat terkesan bercanda itu benar-benar menjadi peleceut. Mas Sugeng pun yakin usaha itu bisa dilakoninya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekembalinya dari Jambi, Mas Sugeng mulai merintis usaha ternak lebah secara mandiri. Pada tahap awal, budidaya dilakukan di lokasi seadanya. Meski belum meraih apa yang diharapkan, ia tak pernah pantang menyerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seiring waktu, peluang besar datang ketika dari utusan PT Arara Abadi-APP Group memberikan akses bagi kelompok peternak untuk memanfaatkan kawasan tanaman akasia sebagai lokasi budidaya. Tepannya di Kecamatan Pinang Sebatang Barat, Kabupaten Siak. Tawaran itu langsung disambutnya dengan antusias. Menurutnya, keberadaan tanaman akasia yang telah memasuki usia produktif menjadi sumber pakan yang melimpah bagi lebah sehingga perkembangan koloninya jauh lebih baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tahun 2021 kami mulai beternak madu lebah di kawasan perusahaan. Setelah mendapat tempat yang sesuai, perkembangan usaha jauh lebih cepat," ujar Mas Sugeng.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait akses yang diberikan perusahaan bukan tanpa tanggung jawab. Ia bersama kelompok peternak menandatangani perjanjian kerja sama yang juga mengamanahkan mereka menjadi bagian dari Masyarakat Peduli Api (MPA).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setiap hari, para peternak berkewajiban memantau kondisi kawasan, melaporkan apabila ditemukan titik api maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan hutan. Bagi Bambang, menjaga kawasan tetap aman bukan sekadar kewajiban, melainkan cara melindungi sumber penghidupan mereka sendiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau hutan terbakar, lebah kehilangan sumber pakan. Jadi menjaga hutan sama dengan menjaga usaha kami," ungkap Mas Sugeng.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada pun soal hambatan, kisah ternak madunya itu bukan tak ada resiko. Beberapa hama yang disebutnya bisa menggagalkan usahanya dalam mendapatkan cuan. Mulai serangan lebah penyengat tabuan, yang dapat membunuh teenakan lebah madunya. Kemudian ada juga hewan beruang yang ingin mencuri madu dengan menghancurkan sarang-sarang lebah. Selain itu ada juga hama sejenis kutu, jamur yang dapat mengganggu proses lebah membuat madu di sarang. Ada juga burung, pemakan pemakan lebah yang terbang ketika mencari makan di hutan akasia. Selain itu, faktor musim seperti hujan juga menjadi penentu dalam perolehan hasil panen madu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang parah itu beruang mas, biasanya muncul malam hari. Kalau beruang itu sebelum mengambil madu, sarang madu dari kotak-kotak itu ditarik-tariknya, lalu pergi. Nanti muncul lagi ditarik-tariknya lagi sebelum lebah-lebah pergi. Jadi bukan kotak aja yang dirusak, madu di dalam juga ikut mati karena tertimpa, terjepit papan-papan di dalam kotak. Itu kalau dibiarkan satu malam bisa berapa kotak abis mas," papar Mas Sugeng, sambil geleng-geleng kepala.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara Forest Protection Head PT Arara Abadi-APP Group, Aep Mahmudin, mengatakan perusahaan terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Program Desa Makmur Peduli Alam (DMPA). Saat ini terdapat 23 kelompok peternak lebah yang difasilitasi untuk mengembangkan usaha di area konsesi perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memberikan ruang kepada para peternak lebah untuk berusaha di kawasan yang telah memenuhi syarat, terutama pada tanaman akasia yang berusia minimal satu tahun karena sudah menyediakan pakan yang cukup bagi lebah," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Aep Mahmudin, seluruh kelompok peternak terikat dengan aturan yang tegas, salah satunya larangan membuka lahan dengan cara membakar. Sebaliknya, para peternak justru menjadi mitra perusahaan dalam menjaga kawasan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka menjadi mata dan telinga kami di lapangan. Jika menemukan titik api, mereka segera memberikan informasi sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Jadi mereka bukan hanya menghasilkan madu, tetapi juga ikut menjaga kelestarian hutan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kisah Bambamg Sugeng menjadi bukti bahwa usaha dapat tumbuh dari kondisi yang paling sulit sekalipun. Berawal dari rasa ingin tahu di masa pandemi, kini ia tidak hanya memperoleh penghasilan yang menjanjikan, tetapi juga ikut menjaga hutan agar tetap lestari. Sebuah inspirasi bahwa usaha yang dikelola dengan ketekunan dapat memberi manfaat, baik bagi keluarga, masyarakat, maupun lingkungan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek Bukit Kapur Panen Raya Jagung Kuartal III Hasilkan 1 Ton Jagung Pipil</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/-Dukung-Asta-Cita-Presiden-RI--Polsek-Bukit-Kapur-Panen-Raya-Jagung-Kuartal-III-Hasilkan-1-Ton-Jagung-Pipil</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3298_-Dukung-Asta-Cita-Presiden-RI--Polsek-Bukit-Kapur-Panen-Raya-Jagung-Kuartal-III-Hasilkan-1-Ton-Jagung-Pipil.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BUKITKAPUR-Komitmen mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan Polsek Bukit Kapur.Hal itu dibuktikan melalui kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan milik warga di Jalan Bambu Kuning, RT 009, Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan panen raya dipimpin langsung oleh Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., didampingi Kanit Reskrim IPDA W. Boby Dharmawan, perwakilan Lurah Gurun Panjang melalui Kasi Kesos Lilis, Ps. Kanit Provost AIPTU M. Ishamdi, Kasium AIPDA Bernad Sibarani, personel Polsek Bukit Kapur, staf Kelurahan Gurun Panjang, tokoh masyarakat Jaidi Silalahi, serta pemilik lahan Edi Purba Sari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan mengatakan, kegiatan panen raya ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan. Melalui panen raya ini, kami berharap dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Panen dilaksanakan di lahan seluas sekitar 0,5 hektare milik Edi Purba Sari. Dari lahan tersebut diperoleh hasil panen jagung pipil dengan estimasi mencapai 1.000 kilogram atau sekitar 1 ton.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, Polsek Bukit Kapur menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:44:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pemkab Inhu Proses Gaji ke-13 ASN</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Pemkab-Inhu-Proses-Gaji-ke-13-ASN</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8218_-Pemkab-Inhu-Proses-Gaji-ke-13-ASN.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">RENGAT-Walau masih mengalami kekurangan untuk mencukupi total gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu), namun upaya untuk proses pembayaran telah dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penegasan proses pembayaran untuk gaji ke-13 ASN dilingkungan Pemkab Inhu yang tengah diupayakan untuk segera dilakukan, disampaikan Zulfahmi Adrian, AP, M.Si Sekda Inhu saat dikonfirmasi riauterkinicom, Selasa (21/7/26) melalui selulernya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Sedang kita proses, sudah saya sampaikan ke kepala OPD se Inhu terkait gaji ke-13, kita masih kekurangan utk mencukupi total gaji ke 13 itu yang sedang kita usahakan. Kita berharap ada penyaluran kurang bayar dari propinsi maupun dari pemerintah pusat,” tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diungkapkanya, di Inhu memang belum dilakukan untuk pembayaran gaji ke-13 bagi ASN, namun untuk pembayaran TPP bagi ASN dilingkungan Pemkab Inhu telah dilakukan, walau dalam kondisi fiskal yang sulit dan keterbatasan anggaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Beberapa daerah lain mereka bayar gaji ke 13 tapi TPP belum mereka bayar, Inhu masih mending TPP kita bayar terus gaji ke 13 mau kita bayar juga,” ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, sebelumnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Inhu, Ria Herlina, SE., M.Ak menyampaikan bahwa Kondisi fiskal dan keuangan daerah yang saat ini belum stabil di lingkungan Pemkab Inhu berdampak belum dapat dicairkan nya pembayararan gaji ke-13 bagi ASN di lingkungan Pemkab Inhu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, Pemkab Inhu belum membayarkan gaji ke-13 kepada seluruh ASN. Gaji ke-13 ini merupakan hak ASN dan tentu saja menjadi prioritas kami. Hanya saja dengan kondisi fiskal daerah yang sulit dan sempit seperti saat ini, tentu memerlukan waktu untuk memenuhinya," ujar Ria Herlina, Ahad (19/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebutuhan dana untuk pembayaran gaji rutin bulanan ASN Inhu mencapai Rp36 miliar, sementara untuk Dana Alokasi Umum (DAU) yang masuk ke kas daerah setiap bulannya hanya sebesar Rp52 miliar, dengan kewajiban bayar gaji ke-13 yang bernilai sama dengan gaji rutin, maka total kebutuhan anggaran belanja pegawai dalam satu bulan melonjak drastis hingga mencapai Rp72 miliar. Angka ini dinilai tidak seimbang dengan realisasi pendapatan daerah saat ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Ketidakseimbangan arus kas ini dipicu oleh adanya kebijakan penurunan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Inhu yang nilainya sangat signifikan, yakni mencapai Rp351 miliar, situasi sulit ini tidak hanya melanda Kabupaten Inhu, melainkan juga dialami oleh beberapa daerah lain di Indonesia yang terdampak kebijakan serupa,”(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>  WHO-UNICEF: Cakupan Imunisasi Indonesia Meningkat, Ratusan Ribu Anak Kini Terjangkau Vaksin</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/--WHO-UNICEF--Cakupan-Imunisasi-Indonesia-Meningkat--Ratusan-Ribu-Anak-Kini-Terjangkau-Vaksin</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9749_--WHO-UNICEF--Cakupan-Imunisasi-Indonesia-Meningkat--Ratusan-Ribu-Anak-Kini-Terjangkau-Vaksin.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA " Indonesia semakin banyak menjangkau anak-anak dengan vaksin yang menyelamatkan nyawa mereka, menurut estimasi global terbaru yang diterbitkan oleh WHO dan UNICEF. Data baru menunjukkan semakin banyak anak telah terlindungi dengan imunisasi dasar yang lengkap sesuai jadwal, bukti adanya kemajuan berkelanjutan dalam melindungi anak-anak dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam 2025 WHO/UNICEF Estimates of National Immunization Coverage (WUENIC), Indonesia berhasil meningkatkan cakupan pemberian dosis ketiga vaksin untuk difteri, tetanus, dan pertusis (DTP3) serta dosis ketiga vaksin hepatitis B. Cakupan kedua vaksin ini meningkat dari 78% pada 2024 menjadi 82% pada 2025. Ini berarti pada 2025, lebih dari 3,6 juta anak di Indonesia menerima rangkaian lengkap vaksin-vaksin yang penting untuk melindungi mereka dari penyakit-penyakit serius tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indonesia berhasil mencetak kemajuan lebih luas dalam memberikan layanan imunisasi kepada anak-anak. Jumlah anak yang belum pernah menerima satu pun dosis vaksin turun dari 748.000 pada 2024 menjadi 657.000 pada 2025. Dengan kata lain, puluhan ribu anak lebih kini juga dapat mengakses vaksin dan manfaat perlindungannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kemajuan Indonesia menunjukkan hasil yang dapat dicapai saat kita bekerja bersama menjangkau anak-anak dengan vaksin-vaksin penyelamat nyawa,” kata Dr N. Paranietharan, Perwakilan WHO untuk Indonesia. “Pada saat yang sama, masih terlalu banyak anak belum mendapatkan vaksin yang melindungi mereka dari penyakit-penyakit seperti campak, polio, dan radang paru-paru. Upaya mempertahankan kemajuan menuntut layanan imunisasi rutin lebih kuat, usaha terfokus untuk menjangkau populasi-populasi yang belum cukup terlayani, dan dukungan berkelanjutan bagi program-program imunisasi bermutu. Bersama, kita dapat mencapai tujuan Agenda Imunisasi 2030 untuk tidak meninggalkan satu orang pun.”</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan UNICEF Indonesia, Maniza Zaman, mengatakan, “Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan masyarakat paling efektif dan merupakan batu fondasi bagi hak setiap anak atas kesehatan yang baik. Kami mengucapkan selamat kepada Pemerintah Indonesia, tenaga kesehatan, dan komunitas di seluruh negeri ini atas capaian kemajuan penting dalam menekan jumlah anak-anak yang belum diimunisasi sama sekali. Langkah-langkah maju ini menjadi bukti hal yang mungkin dicapai dengan kepemimpinan kuat, inovasi, dan pelibatan masyarakat secara aktif. Kita perlu melanjutkan serta mempercepat perkembangan baik ini sehingga setiap anak, termasuk yang saat ini belum dijangkau atau diimunisasi lengkap, bisa dijangkau dengan vaksin yang dapat menyelamatkan nyawa.”</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun cakupan imunisasi secara umum sudah baik, masih terdapat ketimpangan kemajuan sesuai jenis vaksin. Lebih banyak anak perempuan telah menerima vaksin HPV pada 2025, memperkuat perlindungan terhadap kanker serviks di usia-usia mendatang. Namun, cakupan beberapa vaksin lain belum berubah atau bahkan menurun, yang berarti sebagian anak-anak tidak memperoleh perlindungan penting terhadap penyakit-penyakit seperti tuberkulosis, radang paru-paru, dan campak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tingkat cakupan tinggi untuk semua vaksin penting untuk dipertahankan. Jika jumlah anak yang diimunisasi lebih rendah, penyakit dapat lebih mudah menyebar dan wabah menjadi lebih mungkin terjadi. Memastikan setiap anak tidak terlambat menerima setiap vaksin yang direkomendasikan membantu menjaga kesehatan keluarga, komunitas, dan generasi-generasi mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Demi meneruskan kemajuan ini, WHO dan UNICEF mendukung Pemerintah Indonesia dengan berfokus pada:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">menjangkau anak-anak yang belum diimunisasi, khususnya di komunitas-komunitas kurang terlayani dan sulit dijangkau;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">• memperluas cakupan vaksin untuk mencegah penyakit-penyakit prioritas, seperti campak"rubela, polio, dan infeksi paru-paru; serta</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">• memperkuat sistem imunisasi rutin dan pemantauan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, termasuk dengan data tingkat lokal untuk mengidentifikasi dan menjangkau anak-anak yang terlewatkan serta mempertahankan mutu layanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah-langkah nasional ini merupakan bagian dari sasaran lebih luas di Kawasan Pasifik Barat untuk memastikan masyarakat terlindungi oleh vaksin sepanjang hidupnya. Negara-negara dan para mitra berupaya memangkas hingga separuh jumlah anak-anak yang belum mendapatkan vaksin-vaksin esensial, mencapai serta mempertahankan eliminasi campak dan rubela, serta memperluas akses vaksin di segala usia, termasuk imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Imunisasi terus menjadi salah satu investasi terbaik bagi kesehatan masyarakat. Setiap US$ 1 yang diinvestasikan untuk imunisasi dapat menghasilkan manfaat kesehatan, sosial, dan ekonomi bernilai hingga US$ 54 dengan pencegahan penyakit, penurunan pengeluaran layanan kesehatan, pencegahan wabah, serta dukungan bagi terciptanya masyarakat yang lebih sehat serta produktif.(rtc)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kaban Kesbangpol Pimpin FGD Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Kaban-Kesbangpol-Pimpin-FGD-Pencegahan-dan-Penanggulangan-Ekstremisme</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8831_-Kaban-Kesbangpol-Pimpin-FGD-Pencegahan-dan-Penanggulangan-Ekstremisme.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Boby Rachmat pimpin acara Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAD PE) Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Provinsi Riau tahun 2026"2029,</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan digelar di ruang rapat lantai III Kantor Kesbangpol Riau, dari berbagai unsur dan lembaga. Mulai dari perwakilan Kodam Tuanku Tambusai, Polda Riau, Badan Intelejen Daerah (Binda), Kemenkum Riau,. Imigrasi, Bappeda Provinsi Riau, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Dinas PMD Dukcapil, BPSDM Provinsi Riau, serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"FGD ini bertujuan menyempurnakan penyusunan dokumen RAD PE Provinsi Riau Tahun 2026"2029 melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyelarasan tugas, fungsi, dan program masing-masing instansi dalam mendukung pelaksanaan aksi pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme," kata Boby, Selasa (21/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat memberikan arahan, Kaban Kesbangol Riau menyampaikan bahwa pelaksanaan RAD PE merupakan amanat yang dilaksanakan secara terpadu oleh pemerintah pusat, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Pelaksanaan serta pelaporannya nantinya akan dikoordinasikan melalui sekretariat bersama sehingga membutuhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita akan merangkum seluruh masukan dalam penyusunan RAD PE. Tugas ini tidak akan berhasil apabila dijalankan sendiri-sendiri. Pencegahan ekstremisme membutuhkan koordinasi, komunikasi, dan sinergi seluruh instansi agar langkah-langkah yang dilakukan benar-benar efektif," ungkap Boby.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil diskusi disepakati bahwa setiap organisasi perangkat daerah diminta menyesuaikan aksi yang menjadi kewenangannya pada draft RAD PE. Penyempurnaan dokumen beserta penetapan instansi penanggung jawab pada masing-masing tema ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu. Selain itu, draft Surat Keputusan pembentukan RAD PE saat ini juga sedang dalam proses harmonisasi di Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari kegiatan FGD ini diharapkan, terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan secara komprehensif, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada kesempatan ini, perwakilan dari Polda Riau diwakili Kasubdit Binmas AKBP Baina menekankan pentingnya peningkatan kegiatan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat sebagai langkah preventif. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk pencegahan dalam rangka memberikan pemahaman tentang aksi kejahatan dan teror.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal senada juga disampaikan perwakilan dari Kemenkum Riau, Dwi Maya. Ia mengingatkan perlunya penguatan penyuluhan hukum melalui berbagai media, termasuk kampanye literasi digital dengan mengusung pesan "Saring Sebelum Sharing".</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan Binda Riau diwakili Kabag Ops Tito Reza, menilai bahwa sejumlah aksi dalam rancangan RAD masih perlu dipertegas agar implementasinya lebih terukur. Khususnya pada aspek pengelolaan opini publik yang dapat disinergikan dengan perangkat komunikasi pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara perwakilan Densus 88 Antiteror, AKBP. Sunardi mengusulkan pentingnya penyusunan basis data sekolah serta peningkatan sosialisasi kepada orang tua sebagai bagian dari upaya pencegahan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Selamat Juli 2026, Polres Kampar Ungkap 6 Kasus Menonjol, Salah Satunya Pembakaran Belasan Tambang Emas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-Selamat-Juli-2026--Polres-Kampar-Ungkap-6-Kasus-Menonjol--Salah-Satunya-Pembakaran-Belasan-Tambang-Emas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8485_-Selamat-Juli-2026--Polres-Kampar-Ungkap-6-Kasus-Menonjol--Salah-Satunya-Pembakaran-Belasan-Tambang-Emas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BANGKINANG - Polres Kampar ungkap 6 kasus menonjol di wilayah Kabupaten Kampar selama Juli 2026. Keenam kasus ini diungkapkan dalam konferensi pers dengan memperlihatkan barang-barang bukti yang diamankan. Konferensi pers digelar di Aula Sabika Satyawada, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konferensi pers dengan para wartawan dipimpin Kapolres Kampar diwakili oleh Waka Polres Kampar Kompol Rizki Hidayat yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata dan para Kanit Reskrim terkait 6 kasus yang menonjol ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam press release, Waka Polres Kampar memaparkan beberapa kasus yang telah diungkap oleh jajarannya. Kasus pertama adalah kasus pertambangan emas tanpa izin di wilayah Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar pada satu pekan lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Kampar berhasil mengamankan dua pelaku yaitu TR (33) dan S (51). Serta 21 rakit di musnahkan dan barang bukti lainnya. Selain mengamankan dua terduga pelaku, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aktivitas PETI, di antaranya mesin sedot, selang, rakit, serta peralatan pendukung lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas perbuatannya, para terduga pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya kasus kedua, yaitu pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di Jalan M Ali Rasyid, Kelurahan Bangkinang, Kecamatan Bangkinang Kota. Dengan korban Masdalena (40) yang menyebabkan gelang emas milik korban dijambret oleh MG (27) bersama RF yang saat ini masih DPO. "Untuk MG berhasil diamankan di sebuah Kos di Pekanbaru. Gelang milik korban dijual oleh pelaku dan uang dijadikan untuk poya-poya oleh pelaku," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ketiga pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Desa Kuok, Kecamatan Kuok pada Sabtu (18/7/2026) sekira pukul 02.00 Wib masuk ke dalam rumah korban Yus Nizar (36) warga Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok. "Pelaku berhasil diamankan oleh warga yaitu DES (33). Pelaku ini merupakan residivis untuk ketiga kalinya dan juga meresahkan masyarakat," jelas Kompol Rizki Hidayat ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, kasus keempat penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yaitu korban Fahmi Armansyah yang dianiaya korban hingga korban meninggal dunia yaitu SG (25) warga Desa Bukit Payung, Kecamatan Bangkinang. "Motif pelaku melakukan penganiyaan yang mengakibatkan korban tewas karena sakit hati, karena korban pernah memukul adik korban," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku kita tangkap di rumahnya tanpa perlawanan. "Pelaku kita jerat Pasal 466 ayat (3) dan atau pasal 446 ayat (1), UUD nomor 1 tahun 2023 tentang KUH.Pidana dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara," kata Waka Polres Kampar menambahkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus kelima persetubuhan pada anak di bawah umur pada korban IA (12) dengan pelaku yang merupakan pacarnya RA (18). " Korban dicabuli oleh pelaku di bahwa jembatan dan sudah dilakukan kedua kalinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun korban dibawa ancaman pelaku yang memaksa korban melakukan persetubuhan. Jika korban tidak mau, maka vidio call seksnya akan di sebarkan. Atas kejadian tersebut ayah korban mengetahui perbuatannya dan langsung melaporkan pelaku. Pelaku kemudian ditangkap tanpa perlawanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir kasus pemerkosaan, korban HO (33 tahun). Pelaku MU (24 tahun). Selain pemerkosaan juga melakukan pencurian terhadap barang milik korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku melakukan modus dengan melakukan tipu muslihat korban dengan menawarkan pekerjaan. Setelah itu membawa korban ke tempat sepi dan melakukan kekerasan pada korban, sehingga korban tidak berdaya dan merasa terancam, setelah memperkosa korban, barang berharga korban diambil oleh pelaku dan meninggalkan korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah itu pada Rabu, satu pekan lalu, pelaku menyerahkan diri ke Polres Kampar dan langsung kita amankan," kata Waka Polres Kampar dalam keterangan persnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir Waka Polres Kampar menyatakan bahwa Polres kampar terus berupaya mengungkap kasus-kasus lainnya dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kampar.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Kecelakaan Kerja Berujung Maut di PKS Tanjung Medan, Penyebab Masih Diselidiki</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Kecelakaan-Kerja-Berujung-Maut-di-PKS-Tanjung-Medan--Penyebab-Masih-Diselidiki</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7576_-Kecelakaan-Kerja-Berujung-Maut-di-PKS-Tanjung-Medan--Penyebab-Masih-Diselidiki.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANJUNG MEDAN-Duka menyelimuti keluarga Ahmad Kusaeri (47), seorang pekerja Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Medan milik PTPN IV Regional III, yang meninggal dunia dalam kecelakaan kerja tragis pada Senin (20/7/2026) siang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 13.45 WIB di area loading ramp PKS Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir. Saat itu korban diduga sedang berupaya menarik besi di sekitar capstand dan hendak mengoperasikan tombol electromotor bollard. Namun posisi korban berada terlalu dekat dengan tali capstand yang sedang menggulung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diduga, tali tersebut kemudian melilit tubuh korban hingga terjatuh dan mengalami benturan keras pada bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya. Rekan-rekan kerja yang berada di lokasi segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS Awal Bros Bagan Batu,namun nyawanya tak tersematakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah korban juga telah dipulangkan ke kampung halamannya tanpa dilakukan autopsi. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung sehingga seluruh penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PTPN IV Regional III, Kasubag Hi mas Andy Syah Putra dalam rilisnya kepada Redaksi, Selasa (21/7/2026), menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di PKS Tanjung Medan pada Senin (20/7/2026) siang yang mengakibatkan saudara, rekan, dan sahabat kami, Ahmad Khusairi (47), meninggal dunia usai menerima penanganan medis intensif di rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sesaat setelah insiden terjadi, manajemen segera mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan memberikan penanganan kepada korban, mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan keluarga korban, serta melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi serta pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Termasuk segera memberikan pertolongan kepada korban untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun demikian, meskipun berbagai upaya telah dilakukan, korban tidak dapat diselamatkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas nama manajemen dan seluruh keluarga besar PTPN IV Regional III, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PTPN IV Regional III memastikan seluruh hak almarhum beserta hak-hak keluarga yang menjadi tanggung jawab perusahaan akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, peraturan ketenagakerjaan, dan kebijakan perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain memastikan pemenuhan hak-hak korban, perusahaan juga tengah mengkaji berbagai bentuk dukungan jangka panjang bagi keluarga almarhum sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan kehidupan keluarga yang ditinggalkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Termasuk memastikan beasiswa pendidikan anak korban sesuai dengan ketentuan BPJS Ketenagakerjaan dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Selain itu, manajemen juga memberikan kesempatan kepada putra sulung korban untuk menjadi karyawan PTPN IV Regional III.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejak awal pasca insiden, manajemen PKS Tanjung Medan bersama Serikat Pekerja terus mendampingi keluarga korban dalam setiap tahapan penanganan. Perwakilan Regional Management PTPN IV Regional III juga hadir secara langsung di tengah keluarga sebagai bentuk empati dan tanggung jawab perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, PTPN IV Regional III telah berkoordinasi dengan instansi dan pihak-pihak terkait untuk melakukan investigasi secara menyeluruh guna mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab insiden tersebut. Kami menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung dan berkomitmen mendukung penuh proses tersebut hingga selesai. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh pihak untuk menunggu hasil investigasi resmi serta tidak membangun maupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden ini menjadi perhatian dan evaluasi yang sangat serius bagi manajemen. Selama lebih dari dua dekade sejak PKS Tanjung Medan beroperasi, kejadian dengan korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja baru pertama kali terjadi. Meski demikian, bagi PTPN IV Regional III, satu insiden fatal pun merupakan satu insiden yang terlalu banyak. Karena itu, hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem operasional, prosedur kerja, pengendalian risiko, serta penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh unit operasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama ini, PTPN IV Regional III secara konsisten menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai prioritas utama melalui penerapan standar operasional yang ketat, pelatihan secara berkala, pengawasan berjenjang, serta evaluasi berkelanjutan terhadap seluruh proses kerja. Komitmen tersebut akan terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau turut mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim pengawas ke lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Riau, Rival Lino, mengatakan pihaknya baru menerima laporan awal secara lisan dan masih menunggu laporan tertulis dari perusahaan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 3 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan Kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami masih menunggu laporan lengkap sampai batas waktu dua kali 24 jam setelah kecelakaan kerja terjadi. Tim pengawas juga telah kami turunkan untuk melakukan investigasi," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, penanganan perkara kini telah diambil alih oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kanit Reskrim Polsek Pujud, Ipda A. Rambe, membenarkan bahwa proses penyelidikan saat ini ditangani oleh Satreskrim Polres Rohil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasusnya sudah diambil alih oleh Satreskrim Polres Rohil," singkatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tragedi yang merenggut nyawa Ahmad Kusaeri menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja secara konsisten di lingkungan industri. Publik kini menantikan hasil investigasi dari kepolisian, pengawas ketenagakerjaan, serta pihak terkait untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus mencegah peristiwa serupa kembali terjadi.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dampingi Petani Cek Kebun Pekarangan Bergizi, Polsek Ukui Dukung Ketahanan Pangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Dampingi-Petani-Cek-Kebun-Pekarangan-Bergizi--Polsek-Ukui-Dukung-Ketahanan-Pangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6055_-Dampingi-Petani-Cek-Kebun-Pekarangan-Bergizi--Polsek-Ukui-Dukung-Ketahanan-Pangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN " Bhabinkamtibmas Desa Air Emas, Polsek Ukui, Bripka Nusurlis, turun langsung mengecek perkembangan tanaman di Kebun Pekarangan Bergizi milik warga di Desa Air Emas, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebun milik Hanafi tersebut memanfaatkan lahan berukuran 30 x 40 meter yang ditanami sekitar 800 batang cabai dan 200 batang timun. Dari hasil pengecekan, tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan terus dirawat secara rutin oleh pemilik kebun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan itu, Bripka Nusurlis juga berdialog dengan pemilik kebun terkait kondisi tanaman, perawatan, hingga kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Ia memberikan motivasi agar semangat mengembangkan pertanian pekarangan tetap terjaga karena dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pemanfaatan lahan pekarangan seperti ini merupakan langkah positif yang perlu terus didorong. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panennya juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat," kata Bripka Nusurlis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan, S.H., mengatakan jajaran Polsek Ukui akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui peran Bhabinkamtibmas, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan sambang dan monitoring ini, Polsek Ukui berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan di wilayah Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Aparat Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Aparat-Polres-Inhil-Evakuasi-Penemuan-Jenazah-di-Sungai-Kubur</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5177_-Aparat-Polres-Inhil-Evakuasi-Penemuan-Jenazah-di-Sungai-Kubur.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR-Personel Polres Indragiri Hilir menindaklanjuti laporan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Sungai Kubur, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7/2026) sore.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan diterima setelah seorang nelayan yang sedang dalam perjalanan pulang dari mencari ikan melihat sesosok pria tergantung pada batang pohon pidada di tepi sungai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pos Polair Polda Riau di Sungai Jepun, Kelurahan Sungai Perak, dan diteruskan kepada Satpolair Polres Indragiri Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendapat informasi tersebut, personel Satpolair Polres Indragiri Hilir berkoordinasi dengan Unit Samapta, Satreskrim, dan Polsek Tembilahan untuk mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna dilakukan Visum et Repertum (VER).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Puri Husada, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka akibat benda tajam maupun benda tumpul, serta tidak terdapat indikasi keracunan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil olah TKP, petugas mendapati korban masih dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali yang terikat pada batang pohon pidada. Selain itu, tidak ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa pakaian yang dikenakan, sebuah kalung berbahan stainless, serta seutas tali berwarna hijau yang digunakan di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah beserta barang bukti diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra mengatakan telah melakukan olah TKP dan evakuasi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian mulai dari olah TKP, evakuasi korban, hingga pemeriksaan medis melalui Visum et Repertum bersama tim RSUD Puri Husada Tembilahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya tindak pidana."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun demikian, kami tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang ada. Kami juga menghormati keputusan pihak keluarga yang menolak dilakukannya autopsi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menghormati privasi keluarga yang sedang berduka.(rtc)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pastikan Pasokan BBM, PPN Sumbagut Perkuat Monitoring Distribusi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Pastikan-Pasokan-BBM--PPN-Sumbagut-Perkuat-Monitoring-Distribusi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6312_-Pastikan-Pasokan-BBM--PPN-Sumbagut-Perkuat-Monitoring-Distribusi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat monitoring operasional distribusi BBM di seluruh wilayah kerjanya guna memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau sebagai langkah menjaga keandalan pasokan sekaligus mengantisipasi berbagai dinamika operasional di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa penguatan monitoring dilakukan secara menyeluruh agar setiap perkembangan operasional dapat direspons secara cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat dapat terus memperoleh layanan energi secara optimal," ujar Fahrougi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Provinsi Aceh, Pertamina terus mengoptimalkan operasional di Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM. Sebagai bagian dari penguatan operasional, jam layanan terminal ditingkatkan dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk operasional pada hari Minggu. Selain itu, frekuensi pengiriman mobil tangki ditingkatkan hingga sekitar 65 persen untuk mendukung percepatan distribusi BBM. Pertamina juga mengoptimalkan skema alih suplai antar terminal sehingga pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Provinsi Riau, Pertamina secara berkala memantau kondisi stok BBM sekaligus memastikan kelancaran distribusi melalui jalur logistik utama, termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), yang menjadi salah satu koridor penting penyaluran menuju Fuel Terminal dan SPBU. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi berlangsung sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, di Provinsi Kepulauan Riau, Pertamina memastikan kondisi stok BBM berada dalam keadaan aman serta penyaluran ke seluruh SPBU berjalan lancar. Monitoring dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga keandalan distribusi di wilayah kepulauan sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain memperkuat monitoring di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus meningkatkan koordinasi lintas fungsi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah operasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi. Pertamina akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi yang aman, lancar, dan berkelanjutan," tutup Fahrougi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan dan distribusi BBM sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. Masyarakat diimbau melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina dan tidak melakukan panic buying karena pasokan BBM berada dalam kondisi aman.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tiga Penerbang Skadron Udara 11 Torehkan Prestasi Gemilang, Raih 1.000 Jam Terbang dan Terbang Solo Sukhoi Su-27/30</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Tiga-Penerbang-Skadron-Udara-11-Torehkan-Prestasi-Gemilang--Raih-1-000-Jam-Terbang-dan-Terbang-Solo-Sukhoi-Su-27-30</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1405_Tiga-Penerbang-Skadron-Udara-11-Torehkan-Prestasi-Gemilang--Raih-1-000-Jam-Terbang-dan-Terbang-Solo-Sukhoi-Su-27-30.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Makassar - Tiga Penerbang Skadron Udara 11 kembali menorehkan prestasi membanggakan, Mayor Pnb Ahmad “Jaglion” Finandika Nur Rasyid., berhasil menorehkan 1.000 jam terbang pesawat Sukhoi 27/30 dan Lettu Pnb Dofandya Abdul Rachlien Syukur serta Letda Pnb Alliyan Mahfudz., berhasil terbang mandiri/solo menggunakan pesawat Sukhoi 27/30.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas pencapaian tersebut Komandan Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., menyematkan secara langsung Badge 1.000 jam terbang dan Badge Thunder Sierra, dalam upacara tradisi yang digelar di Shelter Skadron Udara 11, Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (20/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para penerbang atas pencapaian yang telah diraih. Menurutnya, keberhasilan mencapai 1.000 jam terbang maupun terbang solo bukan sekadar angka atau seremoni, melainkan hasil dari proses panjang yang menuntut disiplin tinggi, dedikasi, profesionalisme, serta komitmen terhadap aspek keselamatan terbang dan kerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setiap jam terbang yang berhasil dilalui merupakan wujud pengalaman, pembelajaran, dan peningkatan kemampuan yang sangat berharga bagi seorang penerbang tempur. Capaian ini mencerminkan integritas, ketangguhan, serta profesionalisme dalam menjaga kesiapan operasional TNI Angkatan Udara," ujar Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepada para penerbang yang berhasil melaksanakan terbang solo, Danlanud berpesan agar keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa terbang solo merupakan awal dari perjalanan panjang sebagai penerbang tempur yang dituntut terus belajar, mengasah keterampilan, serta menjaga kesiapan dalam setiap pelaksanaan tugas menjaga kedaulatan udara nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Turut hadir dalam acara tradisi ini para Kepala Dinas Lanud Sultan Hasanuddin, Ka RSAU dr. Dody Sardjoto, Danskadron Udara 11, Danskadron Udara 5, serta perwira penerbang dan teknisi Skadron Udara 11.**</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Bertemu Mafrion Plt Bupati Kuansing Sampaikan Kondisi Mendesak Lapas Kelas IIB Telukkuantan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Bertemu-Mafrion-Plt-Bupati-Kuansing-Sampaikan-Kondisi-Mendesak-Lapas-Kelas-IIB-Telukkuantan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2979_-Bertemu-Mafrion-Plt-Bupati-Kuansing-Sampaikan-Kondisi-Mendesak-Lapas-Kelas-IIB-Telukkuantan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN-Plt Bupati Kuantan Singingi H. Mukhlisin dan anggota DPR RI perwakilan Riau, Mafrion, bertemu langsung di Jakarta membahas secara khusus persoalan mendesak terkait kelanjutan pembangunan dan renovasi Lapas Kelas IIB Telukkuantan, Selasa (21/7/2026) sore.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin penting disampaikan seperti kendala anggaran pembangunan lapas yang sebelumnya telah diprioritaskan ternyata belum terakomodir dalam alokasi pembangunan tahun ini oleh Komisi XIII DPR RI untuk tingkat nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bukti keseriusan Pemkab Kuansing, dalam pembangunan Lapas yakni telah menyediakan dan menghibahkan tanah untuk lokasi pembangunan fasilitas lapas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui pertemuan itu, Plt Bupati H. Mukhlisin, menyerahkan bukti kondisi lapangan secara langsung berupa potret kondisi nyata warga binaan serta rencana bangunan lapas kepada legislator adal Riau Mafrion.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah ini dilakukan agar para pemangku kebijakan memahami urgensi di lapangan sehingga usulan pembangunan yang sempat tertunda dapat diperjuangkan dan direalisasikan kembali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tetap utamakan usulan pembangunan Lapas dan program-program pembangunan infrastuktur yang lain," ujar Mukhlisin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk realisasi tahun ini kemungkinan kata Mukhlisin, belum bisa terakomodir, namun ia tetap minta tolong agar bisa diperjuangkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Insya Allah kita dapat, jika tidak tahun ini tahun depan,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 08:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ini Saran Positif DPRD Pekanbaru Soal Rencana Retret Ketua RT RW Agar Anggaran tak Boros  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Ini-Saran-Positif-DPRD-Pekanbaru-Soal-Rencana-Retret-Ketua-RT-RW-Agar-Anggaran-tak-Boros--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6016_Ini-Saran-Positif-DPRD-Pekanbaru-Soal-Rencana-Retret-Ketua-RT-RW-Agar-Anggaran-tak-Boros--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, sudah merencanakan agenda retret bagi Ketua RT RW terpilih, usai mereka dilantik beberapa hari ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun kapan pelaksanaan retret, berapa besar anggarannya dan waktunya berapa hari, belum dijelaskan Agung Nugroho.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terlepas dari itu semua, berbagai masukan dan saran berbagai kalangan, ikhwal rencana retret tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seperti yang disampaikan Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Syafri Syarif SE, saat menanggapi pertanyaan Tribunpekanbaru. com, soal retret ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masukannya, pada intinya dia sepakat kegiatan untuk para Ketua RT RW terpilih dilaksanakan. Namun alangkah lebih eloknya, dan lebih tepat sasaran, jika pembekalan RT RW ini melalui kegiatan semacam bimbingan teknis (Bimtek), yang digelar di masing-masing kecamatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kota Pekanbaru ada 15 kecamatan, tinggal road show saja wali kota bersama perangkatnya memberikan bimtek. Kan lebih tepat sasaran dan lebih irit anggarannya," saran Syafri Syarif kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disinggung nanti alasannya memakan waktu lama dan harus berkeliling, Politisi Golkar ini justru membandingkan saat sosialisasi Perwako No 48 Tahun 2025 tentang Pemilihan RT RW beberapa waktu lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat sosialisasi Perwako 48 Wali Kota dan timnya bisa turun ke kecamatan-kecamatan. Harusnya untuk ini juga harus bisa," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syafri Syarif memberikan masukan ini semata-mata, agar tidak terkesan ikut-ikutan melaksanakan retret, sementara urgensi ril-nya ke depan, sama sekali tidak ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahkan jika retret digelar, bisa memakan anggaran yang cukup besar. Tentunya anggarannya yang paling masuk akal, diambil dari APBD Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita kan bisa hemat, tidak boros anggaran. Hampir 4 ribu total jumlah RT RW se-Kota Pekanbaru. Kalau digelar Bimtek di kantor camat, kan tinggal disiapkan snack roti, dan minuman lainnya," sebutnya lagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ya, di tengah defisit anggaran dan masih banyak program masyarakat yang tertunda, Pemko Pekanbaru lebih baik melaksanakan kegiatan yang benar-benar ada manfaatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jika retret banyak yang tidak setuju, karena dipastikan anggarannya dari APBD, Pemkot tidak boleh egois, karena ikut-ikutan tren kegiatan bernama retret. Padahal,</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tupoksi RT RW itu, sejak puluhan tahun lalu, sama. Tinggal lagi Pemko melalui Camat dan Lurah, mendirec mereka, sehingga bekerja on the track. Satu lagi yang paling penting, naikkan nilai insentif para Ketua RT RW ini.(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Fokus Lunasi Tunda Bayar Rp200 Miliar, Kuansing Desak Pusat Bangun Infrastrukturnya  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Fokus-Lunasi-Tunda-Bayar-Rp200-Miliar--Kuansing-Desak-Pusat-Bangun-Infrastrukturnya--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1865_Fokus-Lunasi-Tunda-Bayar-Rp200-Miliar--Kuansing-Desak-Pusat-Bangun-Infrastrukturnya--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING - Tumpukan utang tunda bayar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang menembus Rp200 miliar lebih mulai membayangi wajah pembangunan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah daerah menargetkan seluruh kewajiban tersebut dapat dituntaskan pada 2027. Namun, konsekuensinya tidak ringan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">APBD Kuansing akan tersedot untuk membayar kewajiban lama, sehingga pembangunan infrastruktur baru berpotensi berjalan terbatas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tengah tekanan keuangan, bantuan pemerintah pusat menjadi salah satu tumpuan Pemkab Kuansing untuk menjaga pembangunan tetap bergerak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Persoalannya, jalur bantuan pusat itu pun belum sepenuhnya terbuka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang telah diajukan hingga kini masih menggantung tanpa kepastian. Salah satunya adalah peningkatan jalan eks-transmigrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usulan yang diajukan ke Kementerian Transmigrasi sejak 2025 tersebut hingga kini belum juga menemui titik terang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi ini membuat Pemkab Kuansing harus bergerak lebih agresif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bukan sekadar menunggu jawaban administratif, melainkan mengejar langsung kepastian dari pemerintah pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuansing, Muklisin, mengatakan dirinya berencana mendatangi Kementerian Transmigrasi untuk menanyakan langsung perkembangan usulan peningkatan jalan eks transmigrasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sudah di Jakarta, saya akan pertanyakan langsung usulan tersebut, apakah ada kendala hingga tidak terealisasi," ujar Muklisin, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut tetap diharapkan dapat direalisasikan, meskipun tidak harus sekaligus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaksanaan secara bertahap dinilai lebih realistis di tengah kondisi keuangan daerah yang masih dibebani tunda bayar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harapan itu menjadi penting karena kemampuan APBD Kuansing untuk membiayai pembangunan baru tidak lagi sebebas sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah daerah harus terlebih dahulu menyelesaikan beban keuangan yang diwariskan, sementara kebutuhan pembangunan jalan dan infrastruktur terus mendesak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan target pelunasan tunda bayar pada 2027, pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD diperkirakan tidak akan banyak bergerak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, pemerintah pusat menjadi tumpuan untuk menutup celah pembangunan yang tak mampu ditopang sepenuhnya oleh keuangan daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, ketergantungan terhadap bantuan pusat juga menyisakan persoalan baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usulan telah diajukan, tetapi kepastian realisasinya masih harus diperjuangkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemkab Kuansing kini dituntut tidak hanya menyusun skema pelunasan tunda bayar, tetapi juga memastikan pembangunan tetap berjalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebab, jika APBD habis untuk membayar kewajiban lama sementara bantuan pusat tak kunjung turun, maka pembangunan infrastruktur daerah berisiko terjebak dalam ruang tunggu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Muklisin berharap usulan pembangunan infrastruktur tersebut dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat secara bertahap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita berharap usulan ini bisa direalisasikan, walaupun secara bertahap,"(tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Polantas dan Pemkot Tangani Banjir Pekanbaru</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kapolda-Riau-Apresiasi-Respons-Cepat-Polantas-dan-Pemkot-Tangani-Banjir-Pekanbaru</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9511_Kapolda-Riau-Apresiasi-Respons-Cepat-Polantas-dan-Pemkot-Tangani-Banjir-Pekanbaru.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, serta Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru atas respons cepat dalam menangani dampak genangan air akibat hujan lebat, Senin (20/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hujan dengan intensitas tinggi tersebut sebelumnya mengakibatkan sejumlah ruas jalan utama di Kota Pekanbaru terendam banjir. Beberapa titik yang terdampak meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Arifin Ahmad, Jalan HR Soebrantas, dan Jalan Srikandi. Kondisi ini sempat menghambat arus lalu lintas serta mobilitas warga, terutama saat jam sibuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons situasi darurat tersebut, petugas kepolisian bersama instansi terkait langsung terjun ke lokasi. Para personel melakukan pengaturan arus kendaraan, membantu pengendara yang kesulitan melintas, dan berkoordinasi dengan Pemkot Pekanbaru untuk mempercepat penanganan genangan hingga air berangsur surut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Ditlantas Polda Riau, Satlantas Polresta Pekanbaru, serta Pemerintah Kota Pekanbaru yang bergerak cepat sejak awal terjadinya genangan," ujar Irjen Herry Heryawan, Selasa (21/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran petugas di lapangan, tambahnya, merupakan wujud nyata pelayanan Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Kesigapan seluruh pihak dinilai berhasil menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penanganan dampak genangan air merupakan tanggung jawab lintas sektor yang membutuhkan sinergi kuat. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sangat dibutuhkan guna meminimalkan kendala di tengah mobilitas masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi cuaca memang tidak bisa kita kendalikan, tetapi kecepatan respons dan kolaborasi antarlembaga dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan. Inilah wujud pelayanan kepada masyarakat yang harus terus kita jaga," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengingat potensi hujan berintensitas tinggi diprediksi masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diminta untuk terus mematuhi arahan petugas di lapangan dan meningkatkan kehati-hatian selama berkendara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang tergenang, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri menerobos genangan yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun menyebabkan kendaraan mogok," imbaunya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polda Riau akan terus memperkuat koordinasi terintegrasi dengan Pemkot Pekanbaru dan instansi terkait lainnya. Langkah ini disiapkan agar setiap potensi gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem dapat diatasi secara cepat dan tepat sehingga aktivitas warga segera kembali normal.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>KONI dan Disporapar Meranti Satukan Langkah, Persiapan Porprov Riau 2027 Mulai Dimatangkan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/KONI-dan-Disporapar-Meranti-Satukan-Langkah--Persiapan-Porprov-Riau-2027-Mulai-Dimatangkan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9804_KONI-dan-Disporapar-Meranti-Satukan-Langkah--Persiapan-Porprov-Riau-2027-Mulai-Dimatangkan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG "Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2027. Hal itu ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi (Rakor) di Kantor Disporapar Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (21/7/2026) siang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah awal dalam mempersiapkan kontingen Kabupaten Kepulauan Meranti agar mampu tampil maksimal pada pesta olahraga terbesar di Provinsi Riau tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan itu dihadiri Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Meranti, Hidayat Abdurrahman, SE, didampingi unsur pimpinan KONI, para ketua bidang beserta anggota. Dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hadir Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Saiful Bakhri, S.T., didampingi Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Piskot Ginting, S.Ag.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pertemuan tersebut, berbagai agenda menjadi pembahasan, mulai dari kesiapan cabang olahraga (cabor), pembinaan atlet, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga dukungan anggaran sebagai salah satu faktor penting dalam menghadapi Porprov Riau 2027.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Meranti, Hidayat Abdurrahman, mengatakan pihaknya telah memaparkan kondisi kesiapan masing-masing cabang olahraga yang diproyeksikan mengikuti Porprov. Menurutnya, secara umum cabor telah menunjukkan kesiapan untuk melakukan pembinaan dan persiapan atlet, namun seluruh proses itu membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pada prinsipnya, cabang olahraga siap mempersiapkan atlet menghadapi Porprov 2027. Namun tentunya hal itu tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Disporapar, terutama dalam hal dukungan anggaran agar program pembinaan atlet dapat berjalan secara maksimal," ujar Hidayat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, prestasi olahraga tidak dapat diraih hanya mengandalkan semangat para atlet dan pengurus cabang olahraga. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara KONI, pemerintah daerah, pelatih, pengurus cabor, serta berbagai pihak lainnya agar pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkesinambungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Kepulauan Meranti, Saiful Bakhri, S.T., menyambut baik kehadiran jajaran pengurus KONI dalam rapat koordinasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Disporapar mendukung penuh rencana keikutsertaan kontingen "Kota Sagu" pada Porprov Riau 2027.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Saiful, saat ini surat dukungan resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti masih dalam proses di Sekretariat Daerah (Setda). Meski demikian, hal itu menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk memastikan Meranti ambil bagian pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sejauh ini baru ada tiga kabupaten/kota yang telah menyatakan kesiapan mengikuti Porprov 2027, dan Kabupaten Kepulauan Meranti termasuk salah satunya. Kami tentu berharap seluruh proses administrasi dapat segera selesai sehingga persiapan bisa dilakukan secara lebih optimal," kata Saiful.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengakui bahwa kondisi kemampuan keuangan daerah masih menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, keterbatasan anggaran tidak mengurangi komitmen pemerintah daerah untuk tetap memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan fiskal yang dimiliki.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mendukung penuh keikutsertaan atlet Kabupaten Kepulauan Meranti di Porprov 2027. Namun kami juga berharap KONI dapat memahami kondisi keuangan daerah saat ini. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kami optimistis seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat koordinasi tersebut juga menegaskan bahwa keberhasilan Kabupaten Kepulauan Meranti pada Porprov Riau 2027 tidak hanya menjadi tanggung jawab KONI maupun Disporapar semata. Dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan, mulai dari Pemerintah Kabupaten, DPRD, perangkat daerah terkait, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, hingga masyarakat yang diharapkan turut memberikan motivasi bagi para atlet daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan mampu membangun pembinaan olahraga yang lebih terarah, sehingga dapat mengirimkan kontingen yang kompetitif sekaligus meningkatkan prestasi pada Porprov Riau 2027.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:06:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pekerja Perkebunan Tewas Terjatuh di Tanjung Medan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pekerja-Perkebunan-Tewas-Terjatuh-di-Tanjung-Medan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1135_Pekerja-Perkebunan-Tewas-Terjatuh-di-Tanjung-Medan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa terjadi di Area Loading Ramp Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik sebuah perusahaan perkebunan di Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir. Seorang buruh bernama Ahmad Kusaeri (47) meninggal dunia usai terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban sedang bekerja di sekitar area pabrik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ahmad saat itu hendak menarik besi di dekat Camp Stand untuk menekan tombol Elektro Motor Bollard. Namun, karena posisinya berdekatan dengan sebuah tali, ia tiba-tiba kehilangan keseimbangan lalu terhempas ke lantai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rekan-rekan kerja korban yang berada di lokasi segera melakukan evakuasi. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros di Bagan Batu guna mendapatkan pertolongan medis. Meskipun demikian, Ahmad dikabarkan sudah mengembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian sebelum tiba di fasilitas kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saat korban jatuh, kepalanya mengalami benturan keras, dievakuasi dilarikan ke RS Awal Bros Bagan Batu," terang salah satu sumber di lapangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden ini menuai perhatian warga setempat lantaran pihak perusahaan tidak langsung melaporkannya ke Polsek Pujud sebagai kantor polisi terdekat. Aparat kepolisian baru mengetahui kejadian tersebut dari informasi yang beredar dari mulut ke mulut. Petugas dari Unit Reskrim Polsek Pujud dan Satuan Reskrim Polres Rokan Hilir baru tiba di tempat kejadian perkara (TKP) lebih dari lima jam setelah insiden terjadi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kanit Reskrim Polsek Pujud, Ipda A. Rambe mengonfirmasi adanya insiden kecelakaan kerja tersebut pada Selasa (21/7/2026). Ia memastikan bahwa penanganan kasus dan proses penyelidikan lebih lanjut telah dialihkan ke tingkat polres.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penanganannya diserahkan dan diambil alih Reskrim Polres Rohil, tindak lanjutnya telah olah TKP," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai dilakukan olah TKP oleh penyidik kepolisian, jasad korban tidak menjalani proses autopsi. Jenazah Ahmad Kusaeri kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di Sumatera Utara. Masyarakat sekitar turut menyayangkan lambatnya koordinasi pihak perusahaan perkebunan dengan aparat penegak hukum atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:03:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>