<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:55:58 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 10:55:58 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Pantai Lampung Selatan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kronologi-Penemuan-Mayat-Tanpa-Kepala-di-Pantai-Lampung-Selatan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5903_Kronologi-Penemuan-Mayat-Tanpa-Kepala-di-Pantai-Lampung-Selatan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang sebagian terkubur pasir di bibir pantai. Saat dievakuasi, petugas menemukan kondisi kerangka tersebut tidak memiliki tengkorak kepala. Penemuan berawal ketika seorang warga sedang mencari barang bekas di sepanjang pesisir Pantai Legundi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat menyusuri pantai, saksi mencium bau menyengat yang berasal dari tumpukan pasir. Setelah didekati, ia melihat celana berwarna biru yang sebagian tertutup pasir. Karena penasaran, saksi memeriksa lebih lanjut dan mendapati kerangka manusia dalam kondisi membusuk.Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala dusun dan Kepala Desa Legundi, yang selanjutnya meneruskan informasi itu ke Polsek Penengahan serta petugas Puskesmas Ketapang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas kepolisian bersama personel TNI dan tim medis langsung mengevakuasi kerangka dari lokasi. Tulang belulang korban kemudian dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk menjalani pemeriksaan forensik sekaligus proses identifikasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Stefanus Boyoh mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kerangka masih mengenakan celana antiair berwarna biru dan kaus hitam. Namun, petugas tidak menemukan identitas maupun barang berharga di sekitar lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kerangka ditemukan masih mengenakan celana antiair berwarna biru dan kaus hitam. Tidak ditemukan identitas maupun barang berharga milik korban di sekitar lokasi. Tidak ditemukan kerangka kepala," ujar Stefanus, Minggu (19/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satreskrim Polres Lampung Selatan telah berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk mengungkap identitas korban. Berdasarkan analisis sementara, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga kini penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut agar segera melapor ke Polres Lampung Selatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim masih bekerja untuk mengetahui identitasnya. Kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut, silakan mendatangi Polres Lampung Selatan," pungkas Stefanus.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>239 Dapur SPPG Siap Salurkan Makan Bergizi Gratis Kepri di Hari Pertama Sekolah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/239-Dapur-SPPG-Siap-Salurkan-Makan-Bergizi-Gratis-Kepri-di-Hari-Pertama-Sekolah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5382_239-Dapur-SPPG-Siap-Salurkan-Makan-Bergizi-Gratis-Kepri-di-Hari-Pertama-Sekolah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Koordinator Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rika Azmi, memastikan 239 dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah tersebut siap menyalurkan MBG. Penyaluran ini akan dimulai pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2026/2027, tepatnya Senin (20/7).Program Makan Bergizi Gratis Kepri ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi ribuan penerima manfaat di tujuh kabupaten/kota. Ini merupakan bagian integral dari implementasi program Asta Cita Prabowo-Gibran yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui gizi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesiapan operasional seluruh dapur SPPG telah diverifikasi oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait setelah sempat berhenti sementara saat libur sekolah. Satgas MBG di setiap kabupaten dan kota Kepri juga telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap distribusi makanan dan ketersediaan bahan baku.Kesiapan Dapur SPPG dan Logistik Penyaluran Makan Bergizi Gratis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Koordinator MBG Kepri, Rika Azmi, menegaskan bahwa 239 dapur SPPG di seluruh Kepulauan Riau telah melalui proses verifikasi ketat. Verifikasi ini mencakup aspek higienitas, kapasitas produksi, serta kesiapan personel untuk melayani penerima manfaat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satgas MBG di tingkat kabupaten dan kota telah aktif melakukan pengecekan lapangan terhadap seluruh fasilitas. Mereka memastikan rantai pasok bahan baku berjalan lancar dan distribusi makanan dapat menjangkau seluruh titik penyaluran tanpa hambatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesiapan ini menjadi krusial mengingat program Makan Bergizi Gratis Kepri akan langsung berjalan efektif sejak hari pertama masuk sekolah. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program gizi nasional.Pembaruan Data Penerima Manfaat Program MBG</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meskipun 239 dapur SPPG siap, Rika Azmi belum dapat mengonfirmasi total penerima manfaat terbaru secara pasti. Hal ini disebabkan adanya penambahan siswa baru yang masuk sekolah pada tahun ajaran 2026/2027.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data terakhir, tercatat sekitar 594 ribu orang di tujuh kabupaten/kota se-Kepri merupakan penerima manfaat MBG. Kelompok ini meliputi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dinas Pendidikan setempat akan segera melakukan pembaruan data penerima manfaat, khususnya dari kalangan siswa. Pembaruan ini penting untuk memastikan penyaluran Makan Bergizi Gratis Kepri tepat sasaran sesuai jumlah siswa aktif di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK sederajat.Keberlanjutan Mekanisme dan Dukungan Program Nasional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rika Azmi menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada perubahan signifikan terkait mekanisme penyaluran MBG. Hal ini berlaku meskipun telah terjadi pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan salah satu inisiatif utama dalam program Asta Cita Prabowo-Gibran. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama kelompok rentan, demi menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komitmen terhadap program ini tetap kuat, dengan fokus pada efektivitas dan efisiensi penyaluran. Pemerintah terus berupaya memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan asupan gizi yang memadai secara berkelanjutan.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satgas Pamtas Yonif 511/DY Dukung Ekonomi Lokal Warga Pirime Papua Pegunungan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Satgas-Pamtas-Yonif-511-DY-Dukung-Ekonomi-Lokal-Warga-Pirime-Papua-Pegunungan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_287_Satgas-Pamtas-Yonif-511-DY-Dukung-Ekonomi-Lokal-Warga-Pirime-Papua-Pegunungan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wamena, 19 Juli â€" Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY menunjukkan komitmennya dalam mendukung perekonomian masyarakat lokal. Prajurit Satgas melakukan pembelian hasil bumi warga di pasar tradisional Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan harian petani setempat. Pembelian langsung hasil perkebunan warga di Pasar Pirime membantu mereka memperoleh penghasilan yang stabil. Inisiatif ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komandan Pos Pirime Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Lettu Inf Wahyudin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian. â€śKami menyadari dengan membeli hasil perkebunan warga di Pasar Pirime, wilayah penugasan, secara tidak langsung dapat membantu mereka memperoleh pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari,â€ť ujarnya di Wamena, Minggu.Upaya Pembinaan Teritorial dan Peningkatan Pendapatan Warga</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan pembelian hasil bumi ini tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga merupakan bagian integral dari pembinaan teritorial yang dilakukan prajurit. Satgas Pamtas Yonif 511/DY menunjukkan kepedulian nyata kepada petani lokal. Mereka membeli hasil perkebunan langsung dari tangan petani, memastikan pendapatan langsung bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lettu Inf Wahyudin menjelaskan bahwa tindakan ini adalah wujud nyata perhatian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan membeli produk lokal, Satgas Pamtas membantu memutar roda perekonomian di Distrik Pirime. Hal ini juga membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih erat antara prajurit dan warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dukungan ekonomi lokal melalui pembelian hasil bumi ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi jembatan komunikasi yang efektif. Interaksi langsung di pasar memperkuat ikatan emosional antara prajurit dan warga setempat.Mempererat Hubungan dan Menjaga Keamanan di Pasar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kehadiran personel Satgas Pamtas di pasar tradisional Distrik Pirime memiliki multi-fungsi. Selain sebagai pembeli, prajurit juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan. Interaksi ini menciptakan suasana yang lebih akrab dan kekeluargaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga oleh prajurit. Lettu Inf Wahyudin menambahkan, â€śSelain itu, kami juga mendapatkan hasil kebun yang segar dan berkualitas karena dipetik langsung dari kebun warga.â€ť Keberadaan prajurit di pasar juga turut memberikan rasa aman bagi pedagang dan pembeli, terutama di kawasan yang memiliki potensi kerawanan keamanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Interaksi yang terjalin antara prajurit dan para pedagang menciptakan suasana yang akrab. Komunikasi yang sederhana namun intens ini sangat penting untuk memperkuat pembinaan teritorial. Hal ini menunjukkan bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada keamanan, tetapi juga pada pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.Dampak Positif bagi Masyarakat dan Prajurit</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 511/DY ini diharapkan membawa dampak positif berkelanjutan. Peningkatan pendapatan masyarakat melalui penjualan hasil bumi mereka menjadi prioritas utama. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung kemandirian ekonomi warga Pirime.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, kegiatan ini juga berhasil mempererat kedekatan antara prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY dengan warga Distrik Pirime. Hubungan yang baik ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menciptakan rasa aman dan nyaman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lettu Inf Wahyudin berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang maksimal. â€śKomunikasi yang mungkin sangat sederhana, tetapi mempunyai pengaruh yang besar dalam memperkuat pembinaan teritorial di wilayah penugasan,â€ť pungkasnya. Inisiatif ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat untuk kesejahteraan bersama.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bahlil Targetkan Sulsel Kembali Jadi Lumbung Suara Golkar di Indonesia Timur</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Bahlil-Targetkan-Sulsel-Kembali-Jadi-Lumbung-Suara-Golkar-di-Indonesia-Timur</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_757_Bahlil-Targetkan-Sulsel-Kembali-Jadi-Lumbung-Suara-Golkar-di-Indonesia-Timur.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap menjadi lumbung suara Partai Golkar di Indonesia Timur. Ia menargetkan perolehan kursi Golkar meningkat pada Pemilu 2029 melalui penguatan konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Musda akan melahirkan tiga keputusan besar, yaitu evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja dan rekomendasi, serta memilih ketua DPD Partai Golkar," kata Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulsel di Makassar, Minggu (19/7/2026).Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai konsolidasi menjadi kunci mengembalikan kejayaan Golkar di Sulsel. Menurutnya, provinsi tersebut selama ini menjadi lumbung suara utama Golkar di Indonesia Timur, meski dominasinya menurun pada Pemilu 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahlil hadir didampingi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum DPP Partai Golkar Sari Yuliati. Ia meminta kepengurusan baru segera menuntaskan musyawarah cabang (muscab) di seluruh DPD II kabupaten/kota, lalu melanjutkan konsolidasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya meminta nanti setelah musda selesai, dilaksanakan muscab kabupaten kota. Selanjutnya di tingkat kecamatan dan desa. Karena kekuatan partai kita ada di sana. Kalau berbicara Partai Golkar di wilayah timur, simpulnya itu di Sulawesi Selatan. Kejayaan Partai Golkar di wilayah timur selalu Sulawesi Selatan menjadi contoh," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bahlil juga memberikan target khusus kepada kepengurusan baru agar mampu meningkatkan perolehan kursi Golkar pada Pemilu 2029.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Satu yang saya tekankan, kursi harus naik. Itu adalah perintah DPP kepada ketua DPD yang nanti ditetapkan melalui musda. Kursi Partai Golkar harus bertambah, baik di DPR, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan itu, Bahlil turut menyinggung kader yang memilih pindah ke partai lain usai Musda. Menurutnya, meski banyak kader bergabung atau mendirikan partai lain seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Hanura, Golkar tetap kokoh menjalankan amanat konstitusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Partai Golkar adalah partai yang inklusif, bukan partai yang eksklusif. Memang beda pola partai kita," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada Pemilu 2024, Partai Golkar meraih 14 kursi DPRD Sulsel. Hasil tersebut menempatkan Golkar sebagai peraih kursi terbanyak kedua sekaligus menduduki kursi wakil ketua DPRD Sulsel periode 2024â€"2029. Di tingkat nasional, Golkar juga memperoleh empat kursi DPR dari daerah pemilihan (dapil) Sulsel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam Musda tersebut, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal. Penetapan dilakukan dalam sidang Musda yang dipimpin perwakilan DPP Partai Golkar, Mustafa Raja, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Menetapkan Ilham Arief Sirajuddin sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih sekaligus ketua formatur untuk menyusun kepengurusan," kata Mustafa Raja saat membacakan keputusan yang disambut tepuk tangan peserta Musda.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Inspektorat Rohil Mulai Gerakan Integritas di Sekolah, Ini Tiga Langkah yang Diterapkan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Inspektorat-Rohil-Mulai-Gerakan-Integritas-di-Sekolah--Ini-Tiga-Langkah-yang-Diterapkan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9743_Inspektorat-Rohil-Mulai-Gerakan-Integritas-di-Sekolah--Ini-Tiga-Langkah-yang-Diterapkan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BAGANSIAPIAPI - Upaya membangun budaya antikorupsi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus diperkuat melalui dunia pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inspektorat Rohil kembali menggelar sosialisasi penanaman nilai integritas kepada pelajar, dengan memilih SMPN 1 Bangko sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi melalui pembentukan karakter sejak usia dini.Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta integritas sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan dibuka Inspektur Daerah Rohil, H Sarman Syahroni ST MIP dan dihadiri perwakilan Disdikbud Rohil Mustapa, Camat Bangko Aspri Mulya, Kepala SMPN 1 Bangko Sudarmiatun, jajaran guru, serta ratusan siswa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Materi sosialisasi disampaikan Master Arya, pegawai Inspektorat Rohil yang telah mengantongi sertifikasi pendidikan antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Kepala SMP Negeri 1 Bangko, Sudarmiatun mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap seluruh peserta mampu memahami materi yang disampaikan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terima kasih kepada Inspektorat Rohil. Kami berharap siswa dapat memahami materi dan menerapkannya dalam keseharian," ujarnya.Senada dengan itu, Camat Bangko, Aspri Mulya menilai sosialisasi tersebut menjadi langkah positif dalam memperkenalkan budaya integritas kepada generasi muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap melalui gebrakan ini semangat integritas semakin kuat di kalangan siswa," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kasi Kurikulum SMP Negeri 1 Bangko, Yuli Harnita Rozak menyebut, pendidikan karakter memiliki posisi yang sama pentingnya dengan pencapaian akademik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Peserta didik tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga berkarakter kuat, jujur, disiplin dan berintegritas," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Inspektur Daerah Rohil, H Sarman Syahroni menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rencana aksi pencegahan korupsi yang dijalankan pemerintah daerah sesuai arahan KPK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, penanaman nilai integritas perlu dimulai sejak tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama agar budaya antikorupsi tumbuh secara alami.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memperkenalkan tiga langkah sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertama, membiasakan pembacaan komitmen antikorupsi setiap pelaksanaan upacara bendera pada hari Senin sebagai pengingat nilai-nilai kejujuran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kedua, menyediakan loker khusus untuk menyimpan barang temuan di sekolah sehingga barang yang ditemukan dapat dikembalikan kepada pemiliknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Cara ini diyakini mampu membangun budaya jujur di kalangan siswa maupun tenaga pendidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga, mengoptimalkan pengelolaan sumbangan sukarela sesuai Peraturan Bupati Rohil Nomor 60 Tahun 2019.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dana tersebut dapat dikelola langsung oleh siswa sebagai media pembelajaran mengenai tanggung jawab, transparansi, dan akuntabilitas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui sosialisasi ini kita ingin melahirkan generasi jujur, berintegritas, dan anti korupsi," tukasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia berharap program serupa tidak hanya dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bangko, tetapi dapat diperluas ke seluruh sekolah di Kabupaten Rohil sehingga pendidikan integritas menjadi budaya yang mengakar di lingkungan pendidikan.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Konflik Harimau Sumatera dan Warga di Riau Meningkat, Ini Pesan Sekda Syahrial Abdi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Konflik-Harimau-Sumatera-dan-Warga-di-Riau-Meningkat--Ini-Pesan-Sekda-Syahrial-Abdi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_913_Konflik-Harimau-Sumatera-dan-Warga-di-Riau-Meningkat--Ini-Pesan-Sekda-Syahrial-Abdi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan dan perkebunan menyusul meningkatnya potensi konflik antara manusia dengan Harimau Sumatera di sejumlah daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Imbauan tersebut disampaikan setelah beberapa insiden kemunculan hingga serangan Harimau Sumatera kembali terjadi di wilayah Riau dalam beberapa waktu terakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah menilai langkah pencegahan menjadi upaya paling efektif untuk meminimalkan risiko sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi tersebut.Sekretaris Daerah Provinsi (sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi meminta masyarakat, khususnya pekerja perkebunan, petani, maupun warga yang beraktivitas di kawasan hutan, agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di kawasan hutan dan perkebunan. Sebisa mungkin jangan bekerja sendirian, apalagi hingga malam hari. Keselamatan harus menjadi prioritas," kata Syahrial Abdi, Minggu (19/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, aktivitas di kawasan yang menjadi habitat maupun jalur lintasan Harimau Sumatera sebaiknya dilakukan secara berkelompokLangkah tersebut dinilai dapat mengurangi risiko apabila sewaktu-waktu terjadi perjumpaan dengan satwa liar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menghindari aktivitas seorang diri, masyarakat juga diminta membatasi kegiatan pada malam hari di kawasan hutan maupun perkebunan yang berbatasan langsung dengan habitat satwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syahrial turut mengingatkan warga agar tetap tenang apabila berhadapan langsung dengan Harimau Sumatera.Ia menegaskan masyarakat tidak boleh melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas satwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau bertemu harimau, jangan panik. Jangan mendekati atau mengganggunya. Mundurlah secara perlahan sambil tetap mengawasi keberadaan satwa tersebut. Yang paling penting, jangan mencoba menangkap ataupun membunuhnya," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan, Harimau Sumatera merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harimau juga makhluk hidup yang berhak hidup di habitatnya. Karena itu jangan diganggu, apalagi dibunuh. Mari kita sama-sama menjaga kelestarian satwa yang menjadi kebanggaan Indonesia ini," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemprov Riau juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan jejak, kemunculan, atau keberadaan Harimau Sumatera di sekitar permukiman, areal perkebunan, maupun lokasi aktivitas warga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan dapat disampaikan kepada BBKSDA Riau, pemerintah desa, aparat setempat, maupun instansi terkait agar penanganan dilakukan sesuai prosedur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap masyarakat tidak bertindak sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar langkah mitigasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, sehingga keselamatan masyarakat maupun kelestarian satwa sama-sama terjaga," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam beberapa pekan terakhir, konflik manusia dengan Harimau Sumatera kembali menjadi perhatian setelah sejumlah insiden di Kabupaten Pelalawan menimbulkan korban jiwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, kemunculan satwa dilindungi itu juga sempat terjadi di kawasan Teluk Lanus, Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melihat kondisi tersebut, Pemprov Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keseimbangan antara keselamatan manusia dan pelestarian satwa liar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya mitigasi dinilai hanya dapat berjalan efektif melalui koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, Balai Besar KSDA Riau, serta pihak terkait lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian Harimau Sumatera," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang paling penting menjadi perhatian kita bersama adalah melestarikan ekosistem lingkungan dan keberlangsungan hidup satwa yang dilindungi,"(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>CEO Master Bagasi Amir Hamzah Raih Pemred Award 2026, Sukses Bawa UMKM Indonesia Tembus Pasar Global</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/CEO-Master-Bagasi-Amir-Hamzah-Raih-Pemred-Award-2026--Sukses-Bawa-UMKM-Indonesia-Tembus-Pasar-Global</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7241_CEO-Master-Bagasi-Amir-Hamzah-Raih-Pemred-Award-2026--Sukses-Bawa-UMKM-Indonesia-Tembus-Pasar-Global.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">YOGYAKARTA â€" Founder dan CEO Master Bagasi Indonesia, Amir Hamzah, meraih penghargaan Pemred Award 2026 kategori Corporate Leadership The Best Communication dari Forum Pemimpin Redaksi Media Independen (Forum Pimred Multimedia).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan, inovasi, dan kontribusinya dalam mendorong produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia menembus pasar internasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Festival Tiga Tahun Forum Pimred Multimedia Indonesia yang berlangsung di Hotel Alana, Yogyakarta, pada 17-19 Juli 2026.Amir Hamzah dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Master Bagasi, platform cross-border e-commerce pertama di Indonesia yang dibangun untuk menghubungkan produk-produk lokal dengan pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan jutaan diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di balik kesuksesan Master Bagasi, Amir memulai perjalanannya bukan dari latar belakang keluarga pengusaha besar. Berangkat dari kegelisahan melihat derasnya produk asing masuk ke Indonesia, ia mempertanyakan mengapa produk-produk lokal yang memiliki kualitas bersaing justru kesulitan menembus pasar ekspor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbagai kendala seperti regulasi ekspor yang rumit, biaya logistik yang tinggi, hingga minimnya pemahaman pelaku UMKM terhadap prosedur perdagangan internasional menjadi tantangan yang mendorongnya mencari solusi.Alih-alih menyerah, Amir mendalami dunia logistik, ekspor, serta regulasi perdagangan internasional. Berbagai penolakan dan kegagalan yang dihadapi justru menjadi motivasi untuk menghadirkan sebuah platform yang mampu mempermudah proses ekspor bagi UMKM Indonesia.Master Bagasi kemudian hadir sebagai solusi yang tidak hanya menjadi sarana pemasaran produk ke luar negeri, tetapi juga memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari pengemasan, pengurusan dokumen ekspor, pengiriman, hingga penyusunan strategi harga agar produk lokal mampu bersaing di pasar global.Keberadaan jutaan diaspora Indonesia di berbagai negara menjadi salah satu potensi besar yang berhasil dimanfaatkan Master Bagasi. Melalui platform tersebut, masyarakat Indonesia di luar negeri dapat memperoleh berbagai produk khas Tanah Air dengan lebih mudah, sekaligus membuka pasar baru bagi para pelaku UMKM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Forum Pimred Multimedia menilai Amir Hamzah sebagai sosok pemimpin yang berhasil memadukan inovasi bisnis, komunikasi korporasi, serta komitmen dalam memperluas akses produk Indonesia ke pasar dunia.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas dedikasi tersebut, ia dinobatkan sebagai penerima Pemred Award 2026 kategori Corporate Leadership The Best Communication, sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam memperkuat daya saing UMKM dan mengangkat nama Indonesia di kancah perdagangan internasional.(halloriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perayaan Hari Puisi Indonesia di Pekanbaru, Tokoh Sastra Lintas Generasi Kumpul Bersama</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Perayaan-Hari-Puisi-Indonesia-di-Pekanbaru--Tokoh-Sastra-Lintas-Generasi-Kumpul-Bersama</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6639_Perayaan-Hari-Puisi-Indonesia-di-Pekanbaru--Tokoh-Sastra-Lintas-Generasi-Kumpul-Bersama.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Puluhan penyair, pejabat daerah, pelajar, hingga tokoh sastra nasional berkumpul di Anjungan Kampar Bandar Serai, Kota Pekanbaru, Jumat (17/7/2026). Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menandai perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun 2026 yang diinisiasi oleh Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan konsep ruang setengah terbuka. Para peserta saling bergantian membacakan karya sastra sembari menikmati hidangan sederhana berupa kopi dan aneka rebusan. Rangkaian acara juga diisi dengan pemutaran video dokumenter sejarah lahirnya peringatan HPI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Riau sebagai Rahim Hari Puisi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam sambutannya, perwakilan panitia pelaksana yang juga saksi deklarasi HPI, Kazzaini Ks menekankan posisi penting Provinsi Riau dalam perjalanan sastra nasional. Ia mengapresiasi konsistensi KSB Rumah Sunting yang terus menggerakkan kegiatan sastra hingga ke pelosok desa di berbagai kabupaten dan kota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hari Puisi Indonesia penting bagi Riau, karena Riau termasuk penggagas dan menjadi tempat deklarasi. Semoga setiap tahun kita bisa merayakan HPI, juga sebagai jalan bersilaturahmi," tutur Kazzaini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pernyataan senada disampaikan oleh inisiator HPI, Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi. Ia mengingatkan kembali peran historis daerah tersebut terhadap perkembangan literasi puisi di Tanah Air.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"HPI ada karena Riau. Kalau tidak ada Riau, tidak akan ada HPI. Maka sudah semestinya kita menjaga api semangat dan gelora kebesaran HPI secara bersama-sama," tegas Rida.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dipercepat untuk Pacu Semangat Daerah Lain</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Puncak peringatan HPI secara nasional sejatinya jatuh setiap tanggal 26 Juli. Namun, Founder KSB Rumah Sunting, Kunni Masrohanti menjelaskan alasan perayaan tahun ini sengaja diselenggarakan lebih awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Semoga kawan-kawan penyair dan komunitas lain di seluruh Indonesia bisa turut merayakannya. Semakin banyak yang merayakan Hari Puisi, semakin puisi merakyat dan dicintai masyarakat luas," jelas Kunni.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dihadiri Tokoh Lintas Kalangan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain para seniman, acara ini turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga dan tokoh masyarakat. Beberapa diantaranya adalah Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Dr Umi Kulsum, SS MHum, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Kristanto Januardi, SS MM, serta Anggota DPRD Riau, Dodi Irawan dan Abdullah. Hadir pula Pengurus Yayasan HPI Jakarta, Willy Ana.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berikut adalah daftar nama tokoh, seniman, dan perwakilan komunitas yang turut tampil membacakan puisi dalam perayaan HPI 2026 di Pekanbaru:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Imam Panggung Toktan, A Aris Abeba</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fakhrunnas MA Jabbar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Husnu Abadi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hang Kafrawi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Dewan Kesenian Riau, Jefry Al Malay</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kazzaini Ks</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunni Masrohanti</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pimpinan TBM Mentari Sago, Mulyati Umar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rida K Liamsi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Lembaga Adat Melayu Riau, Taufik Ikram Jamil</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Syafruddin Saleh Sei Gergaji</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Willy Ana</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota DPRD Riau, Dodi Irawan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Kristanto Januardi, SS MM</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Dr Umi Kulsum, SS MHum</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fachri Yasin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Permaisuri Kerajaan Rokan, Sri Mekka</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Sanggar Matan, Dang Mawar</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Riau Sastra, Azhar Gulthom</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Duta Baca Riau 2025, Wahyu Oktafiani</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Duta Bahasa 2025, Dini Novira</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Forum Taman Baca Masyarakat Kota Pekanbaru, Abdul Hapiz AR</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Forum Lingkar Pena Riau, Siti Zubaidah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Siswi SMPN 50 Pekanbaru, Alya Sapri Nayla</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Galeri Hang Nadim, Cak Winda</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Komunitas Pena Terbang, Muhammad Asqalani Eneste, Eko Ragil, Lailywati, dan Kasih Putri Pane</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan TBM Cahaya Rumah, Muhammad Tegar dan Nyi Ayu Siti Julaiha</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perwakilan Ekskul Sastra Al Huda dan TBM Cahaya Rumah, Alif Israqi, Revi Maulana Setiawan, serta Nawaitu Fliora Linchpin</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Siswa SMPN 13 Pekanbaru, Khori dan Afdalul Fahri(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:47:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ramaikan Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Dukung Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dorong Literasi Keuangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Ramaikan-Riau-Bhayangkara-Run--BRK-Syariah-Dukung-Kampanye-Gaya-Hidup-Sehat-dan-Dorong-Literasi-Keuangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8859_Ramaikan-Riau-Bhayangkara-Run--BRK-Syariah-Dukung-Kampanye-Gaya-Hidup-Sehat-dan-Dorong-Literasi-Keuangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU -&nbsp; PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah turut berpartisipasi meramaikan gelaran Riau Bhayangkara Run yang diselenggarakan oleh Polda Riau di Lapangan Mapolda Riau, Pekanbaru, Minggu (19/7/2026). Kehadiran tersebut merupakan wujud dukungan perbankan daerah ini terhadap kampanye gaya hidup sehat sekaligus medium perluasan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perhelatan olahraga tersebut, BRK Syariah menerjunkan tim BRKS Runner untuk berkompetisi. Para delegasi ini ikut serta menjajal seluruh kategori lintasan lari yang diperlombakan, mulai dari jarak 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), hingga 21 kilometer (21K) atau half marathon.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain ambil bagian di rute lintasan lari, pihak bank juga mendirikan stan layanan terpadu di kawasan acara. Fasilitas tersebut disiapkan secara khusus guna memberikan edukasi serta informasi lengkap mengenai berbagai produk dan layanan perbankan syariah kepada para peserta maupun warga yang memadati area Mapolda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah menyatakan bahwa partisipasi pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap agenda positif yang mampu mempererat sinergi lintas sektor. Kemitraan yang harmonis antara dunia perbankan, aparatur kepolisian, dan elemen masyarakat menjadi nilai utama dalam kegiatan ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami bangga dapat berpartisipasi dalam menyukseskan Riau Bhayangkara Run. Dukungan ini menjadi wujud sinergi yang telah terjalin baik antara BRK Syariah dan Polda Riau dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Fajar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menilai, perhelatan lari massal ini menjadi momentum yang pas untuk mendekatkan akses perbankan kepada khalayak ramai, terutama melalui pendekatan literasi keuangan yang interaktif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui stan layanan yang kami hadirkan, masyarakat dapat memperoleh informasi sekaligus mengakses berbagai layanan BRK Syariah dengan lebih mudah. Kami ingin menunjukkan bahwa perbankan syariah tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung gaya hidup sehat, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BRK Syariah memegang teguh komitmen untuk terus mempertahankan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi berkelanjutan bersama Polda Riau, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat luas diproyeksikan terus menguat lewat berbagai program yang berdampak positif pada pembangunan dan kesejahteraan publik.(goriau)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Saatnya Bersatu Membangun Bangsa, Bukan Tenggelam dalam Saling Menyalahkan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Saatnya-Bersatu-Membangun-Bangsa--Bukan-Tenggelam-dalam-Saling-Menyalahkan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_454_Saatnya-Bersatu-Membangun-Bangsa--Bukan-Tenggelam-dalam-Saling-Menyalahkan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BANGSA yang besar bukan tidak pernah mengalami masalah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki keberanian menghadapi kenyataan, kebijaksanaan memperbaiki kesalahan, dan persatuan untuk melangkah menuju masa depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indonesia hari ini sedang menghadapi tantangan yang tidak lahir dalam satu hari, dan tidak pula berasal dari satu periode kepemimpinan. Berbagai persoalan ekonomi, tata kelola, ketimpangan pembangunan, serta berbagai beban yang kita rasakan saat ini merupakan akumulasi perjalanan panjang bangsa. Karena itu, tidak adil jika setiap persoalan hanya dijadikan bahan untuk saling menyalahkan, sementara solusi tidak pernah benar-benar dihadirkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sudah terlalu lama energi bangsa ini terkuras oleh perdebatan yang tidak menghasilkan jalan keluar. Terlalu banyak ruang publik yang penuh hujatan, prasangka, dan kebencian, sementara bangsa ini justru banyak membutuhkan pikiran-pikiran yang jernih, tangan-tangan yang mau bekerja, serta hati yang tetap mencintai Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Demokrasi memang menjamin kebebasan berpendapat. Kritik adalah hak setiap warga negara, bahkan merupakan bagian penting dalam menjaga pemerintahan agar tetap berada di jalan yang benar. Namun, kritik akan jauh lebih bermartabat apabila disampaikan dengan data, dengan akal sehat, dengan etika, dan yang terpenting disertai dengan solusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mudah mencari kesalahan. Mudah menghakimi. Mudah mencaci. Namun, membangun bangsa selalu jauh lebih sulit daripada sekadar mengomentarinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hari ini, setiap ikhtiar perbaikan patut diawasi, dikritisi, dan dievaluasi secara objektif. Tetapi setiap ikhtiar yang sedang dijalankan juga layak diberikan kesempatan untuk membuktikan hasilnya. Perubahan tidak pernah lahir dari sikap yang tergesa-gesa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Membangun bangsa adalah pekerjaan besar yang membutuhkan waktu, konsistensi, dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sejarah mengajarkan tidak ada negara yang maju hanya karena pemerintahnya bekerja sendiri. Negara maju karena rakyatnya memilih untuk ikut mengambil bagian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akademisi menyumbangkan gagasan. Pengusaha menciptakan lapangan pekerjaan. Petani menghasilkan pangan. Nelayan menjaga ketahanan laut. Buruh bekerja dengan penuh dedikasi. Aparatur negara menjalankan amanah dengan penuh integritas. Generasi muda menghadirkan inovasi. Media menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Dan seluruh rakyat menjaga persatuan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kini saatnya kita bertanya kepada diri sendiri, apa yang telah kita berikan kepada negeri ini? Bukan semata-mata apa yang telah negeri ini berikan kepada kita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bangsa ini tidak lebih banyak membutuhkan orang yang hanya pandai menyalahkan. Bangsa ini lebih banyak membutuhkan warga yang berani menawarkan solusi, ikut bekerja, menjaga optimisme, dan menyalakan harapan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mari kita hentikan kebiasaan menghakimi sebelum memahami. Mari kita hentikan kebiasaan mencela sebelum memberikan jalan keluar. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita kehilangan tujuan bersama sebagai bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indonesia tidak dibangun oleh satu pemimpin, Indonesia tidak akan diselamatkan oleh satu kelompok. Indonesia akan menjadi kuat apabila seluruh anak bangsa bergandengan tangan, meninggalkan ego, mengutamakan kepentingan nasional, serta percaya bahwa gotong royong adalah kekuatan terbesar yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mari kita wariskan kepada generasi berikutnya bukan budaya saling menyalahkan, melainkan budaya saling menguatkan. Bukan kebencian, tetapi persatuan. Bukan pesimisme, tetapi harapan. Bukan sekadar kritik, melainkan kritik yang melahirkan solusi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena pada akhirnya, sejarah tidak akan mencatat siapa yang paling keras berteriak, tetapi sejarah akan mencatat siapa yang paling tulus mengabdi, paling banyak memberi manfaat, dan paling sungguh-sungguh ikut membangun Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mari bergandeng tangan. Mari berpikir positif tanpa kehilangan daya kritis. Mari mengawal setiap langkah perbaikan dengan hati yang jernih, pikiran yang dewasa, dan semangat untuk terus berkontribusi. Sebab Indonesia yang lebih baik adalah tanggung jawab kita bersama.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Penantian 16 Tahun Berakhir, Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Olahraga/Penantian-16-Tahun-Berakhir--Spanyol-Angkat-Trofi-Piala-Dunia-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4267_Penantian-16-Tahun-Berakhir--Spanyol-Angkat-Trofi-Piala-Dunia-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Timnas Spanyol kembali merasakan kejayaan tertinggi sepak bola dengan keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. La Furia Roja memaksa Argentina bertekuk lutut 1-0 melalui pertarungan panjang 120 menit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Partai puncak turnamen akbar ini diselenggarakan di New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Skor imbang 0-0 mewarnai jalannya pertandingan sengit selama 90 menit penuh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Drama Babak Perpanjangan Waktu</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kebahagiaan Spanyol hadir di menit ke-106 saat babak kedua perpanjangan waktu. Ferran Torres sukses merobek jala gawang lawan dan mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan dalam pertandingan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Argentina harus bermain dengan kerugian jumlah pemain sejak pengujung waktu normal. Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua yang memaksanya keluar dari lapangan lebih awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Situasi bertambah buruk bagi kubu Amerika Selatan tersebut setelah peluit panjang berbunyi. Leandro Paredes menjadi pemain Argentina lainnya yang dikartumerah oleh wasit pasca-laga berakhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Trofi Kedua dan Kegagalan Sang Juara Bertahan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Spanyol, hasil gemilang ini menghasilkan trofi juara dunia kedua kalinya. Sebelumnya, mereka pertama kali mengangkat piala turnamen empat tahunan ini pada 2010, alias 16 tahun lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi kubu lawan, Argentina harus gigit jari karena kegagalan besar ini. Harapan besar mempertahankan gelar juara yang berhasil direbut empat tahun lalu akhirnya sirna di laga final.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Susunan Pemain</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Spanyol: Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte (Eric Garcia 98&#039;), Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz (Pedri 62&#039;), Rodri (Martin Zubimendi 98&#039;); Alex Baena (Nico Williams 75&#039;), Dani Olmo (Mikel Merino 75&#039;), Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 62&#039;).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Argentina: Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi 43&#039;), Cristian Romero (Facundo Medina 70&#039;), Gonzalo Montiel (Nahuel Molina 58&#039;); Nico Gonzalez (Leandro Paredes 46&#039;), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul (Giuliano Simeone 70&#039;); Julian Alvarez, Lionel Messi.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:42:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Gelontorkan Life Jacket ke Nelayan, Kemenhub Bangun Budaya Keselamatan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Gelontorkan-Life-Jacket-ke-Nelayan--Kemenhub-Bangun-Budaya-Keselamatan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2394_Gelontorkan-Life-Jacket-ke-Nelayan--Kemenhub-Bangun-Budaya-Keselamatan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA â€" Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggenjot upaya membangun budaya keselamatan di sektor pelayaran. Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, pemerintah menyalurkan ratusan alat keselamatan kepada nelayan Muara Angke, Jakarta Utara, sebagai bagian dari kampanye nasional untuk menekan risiko kecelakaan di laut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke, Jumat (18/7/2026), Ditjen Perhubungan Laut menyerahkan 150 unit life jacket, termasuk 50 unit yang merupakan dukungan dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Selain itu, pemerintah juga membagikan 2.216 Buku Pelaut Merah dan enam e-Pas Kecil kepada nelayan serta masyarakat maritim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan Muara Angke merupakan salah satu kawasan pelayaran dan perikanan paling sibuk di Jakarta. Tingginya aktivitas kapal, menurut dia, harus diimbangi dengan disiplin terhadap standar keselamatan pelayaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kepatuhan terhadap standar keselamatan, kelaikan kapal, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta pemahaman terhadap kondisi cuaca dan alur pelayaran adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut," ujar Masyhud.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh pelaku aktivitas di laut, mulai dari pemilik kapal, operator, nakhoda, awak kapal hingga nelayan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyhud mengingatkan setiap kapal wajib dipastikan dalam kondisi laik laut sebelum berlayar, dilengkapi alat keselamatan, tidak melebihi kapasitas angkut, serta selalu memperhatikan informasi cuaca dan arahan Syahbandar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelayaran, karena tidak ada aktivitas yang lebih penting daripada perlindungan terhadap jiwa manusia," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Masyhud, penggunaan life jacket merupakan langkah sederhana yang dapat menjadi pembeda antara selamat dan celaka ketika terjadi kondisi darurat di laut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap kampanye keselamatan pelayaran ini menjadi momentum membangun kesadaran bersama agar keselamatan benar-benar menjadi budaya dan pelayaran Indonesia semakin aman, nyaman, serta berkelanjutan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari program serupa yang telah digelar di Pelabuhan Penumpang Kaliadem, Muara Angke, pada Desember 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat itu, Kemenhub telah menyalurkan 604 unit life jacket, 10 unit life buoy, 180 paket sembako, 2.791 Buku Pelaut Merah, serta 38 e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami optimistis melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, budaya keselamatan pelayaran akan semakin kuat sehingga mampu menekan angka kecelakaan di laut sekaligus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat maritim Indonesia," ujar Triono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kampanye keselamatan pelayaran ini diikuti 102 peserta yang berasal dari unsur Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, asosiasi pelayaran, aparat penegak hukum, perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), tokoh masyarakat, hingga nelayan dan awak kapal wisata di wilayah DKI Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Program tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk memperkuat kesadaran keselamatan di kalangan masyarakat pesisir. Dengan semakin banyak nelayan yang memiliki perlengkapan keselamatan dan memahami pentingnya prosedur berlayar, diharapkan angka kecelakaan laut dapat terus ditekan dan aktivitas pelayaran rakyat berlangsung lebih aman. (goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Gagasan Zona Ekonomi Barat Tuai Dukungan, Masrul Kasmy Nilai Selaras Program Hilirisasi Nasional</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Gagasan-Zona-Ekonomi-Barat-Tuai-Dukungan--Masrul-Kasmy-Nilai-Selaras-Program-Hilirisasi-Nasional</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1586_Gagasan-Zona-Ekonomi-Barat-Tuai-Dukungan--Masrul-Kasmy-Nilai-Selaras-Program-Hilirisasi-Nasional.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SELATPANJANG â€"Gagasan pembangunan Zona Ekonomi Barat di pesisir Pulau Merbau terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Setelah sebelumnya memperoleh apresiasi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap master plan yang disusun Ketua Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai, kini dukungan juga datang dari tokoh birokrasi Provinsi Riau, Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rencana pembangunan pusat perbelanjaan yang digadang-gadang menjadi terbesar kedua di Kabupaten Kepulauan Meranti itu sempat memicu perdebatan di media sosial. Meski demikian, Masrul menilai gagasan tersebut memiliki prospek besar dalam memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjadi bagian dari implementasi program hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut mantan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau itu, pembangunan pusat ekonomi baru di kawasan pesisir bukan hanya menghadirkan kemudahan akses perdagangan, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita sama-sama mengetahui bahwa tingkat kemiskinan dan pengangguran di daerah terpencil masih menjadi persoalan sosial di berbagai daerah, seharusnya telah terimplementasikan sejak dulu. Namun karena belakangan hal tersebut kian mencuat di tengah-tengah publik, maka saya melihat visi ini benar-benar sejalan dengan hilirisasi program Pemerintah Republik Indonesia. Apalagi kebijakan tersebut akan dinikmati oleh lebih dari 50 ribu jiwa masyarakat dari tiga kecamatan yang memangkas pemborosan waktu dan beban biaya transportasi ke Kota Selatpanjang," ujar Masrul, Minggu (19/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masrul menilai keberadaan kawasan ekonomi baru tersebut akan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat di Kecamatan Merbau, Pulau Merbau, dan Tasik Putri Puyu. Selain mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan jarak yang lebih dekat, aktivitas perdagangan diyakini akan meningkatkan perputaran ekonomi di kawasan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia optimistis, apabila konsep itu terealisasi, berbagai peluang usaha baru akan bermunculan seiring meningkatnya aktivitas jual beli. Kondisi tersebut diyakini mampu mendorong lahirnya pelaku UMKM baru, membuka lapangan kerja bagi pemilik dan anak buah kapal (ABK), buruh angkut, karyawan toko, hingga mengembangkan industri rumah tangga berbasis potensi lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melihat dari konsep yang hari ini sedang memasuki tahap kelayakan, maka dapat dipastikan bahwa jika hal itu nantinya terealisasi, maka otomatis grafik ekonomi masyarakat Merbau, Pulau Merbau dan masyarakat Tasik Putri Puyu akan meningkat, karena diperkirakan bakal munculnya pelaku usaha baru untuk mengambil peluang pasar, terbukanya lapangan pekerjaan bagi pemilik dan ABK kapal, buruh dan karyawan toko serta akan berkembang industri rumah tangga," tambah Masrul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain membuka peluang kerja, Masrul juga menilai pembangunan infrastruktur pendukung oleh pemerintah bukanlah hal yang sulit diwujudkan apabila manfaat ekonomi yang dihasilkan mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat menjadi kunci agar kawasan tersebut berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Kepulauan Meranti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di akhir penyampaiannya, Masrul berharap gagasan tersebut dapat dikawal hingga terealisasi melalui kajian yang matang dan dukungan seluruh pihak. Ia meyakini kehadiran Zona Ekonomi Barat tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah komoditas daerah melalui hilirisasi, tetapi juga mengakhiri pola eksploitasi hasil produksi yang selama ini hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan dan perekonomian wilayah barat Kepulauan Meranti semakin berkembang,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dari Kerasnya Jalanan ke Puncak KNPI Riau: Ini Jejak Langkah Fuad Santoso Menemukan Titik Balik Kehidupan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/Dari-Kerasnya-Jalanan-ke-Puncak-KNPI-Riau--Ini-Jejak-Langkah-Fuad-Santoso-Menemukan-Titik-Balik-Kehidupan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3138_Dari-Kerasnya-Jalanan-ke-Puncak-KNPI-Riau--Ini-Jejak-Langkah-Fuad-Santoso-Menemukan-Titik-Balik-Kehidupan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DI SEBUAH kafe di kawasan Sukajadi Pekanbaru tampak terisi penuh oleh pengunjung pada Jumat (17/7/2026) sore. Di salah satu ruangan berkaca, duduk beberapa pemuda yang sedang berdiskusi dan bercengkrama. Namun satu diantara mereka, tampak menonjol, berwajah putih seperti warga keturunan, penampilannya meski masih sangat muda, tampak berwibawa. Pemuda itu tampak seperti pusat cerita, dia mendengarkan percakapan dan hanya sesekali menyela. Dialah Fuad Santoso, S.H., M.H., sosok pemimpin muda yang kini menahkodai organisasi induk kepemudaan terbesar di Riau yakni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Riau untuk periode 2021-2024, dan kepengurusannya pun kini telah diperpanjang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi sebagian besar orang yang baru mengenalnya, posisi puncak yang ia raih saat ini mungkin terlihat sebagai kelanjutan alami dari sebuah karir organisasi yang mapan, terstruktur, dan terfasilitasi dengan baik sejak lahir. Namun, bagi Fuad sendiri, posisi itu hanyalah salah satu babak dari naskah panjang kehidupannya yang ditulis tidak dengan tinta emas, melainkan melalui keringat, air mata, dan benturan keras di jalanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak banyak yang menyangka bahwa pria yang kini dikenal luas sebagai tokoh muda yang disegani ini pernah melewati fase kehidupan yang sangat kelam, penuh ketidakpastian, dan sarat akan marabahaya. Berbeda dengan profil pemimpin muda pada umumnya yang mungkin lahir dari kenyamanan fasilitas keluarga yang berlebih, memiliki privilege akses, atau jenjang akademis yang mulus tanpa hambatan sejak awal taman kanak-kanak, Fuad meniti jalannya dari â€śaspal yang panas dan berdebuâ€ť.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memang lahir dari keluarga sederhana; ayahnya, H. Muldi Santoso, adalah seorang purnawirawan polisi yang karirnya tidaklah tinggi. Fuad muda yang hidup biasa saja justru memilih jalan yang memberontak. Sebuah jalan terjal, sunyi, dan penuh kerikil tajam yang memaksanya untuk belajar tentang arti kehidupan secara langsung dari kerasnya dunia luar, tanpa jaring pengaman dari keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masa Kecil yang Berpindah dan Gelisah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perjalanan hidup Fuad bermula dari Dumai, sebuah kota pelabuhan yang sibuk, berdebu, dan penuh dinamika di pesisir Provinsi Riau. Sebagai anak seorang anggota kepolisian, masa kecilnya diwarnai dengan perpindahan dari satu daerah ke daerah lain untuk mengikuti surat perintah tugas sang ayah. Ia tidak memiliki kemewahan untuk tumbuh dan besar di satu lingkungan pertemanan yang menetap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fuad pernah merasakan duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Sungai Apit, sebuah kecamatan di pesisir yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Setelah itu, ia harus mengepak barang-barangnya kembali dan berpindah ke Bengkalis, pulau yang sarat akan sejarah, sebelum akhirnya takdir membawanya kembali lagi ke Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perpindahan yang konstan dan terus-menerus ini secara tidak langsung membentuk karakter Fuad menjadi pribadi yang cepat tanggap dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, namun di sisi lain, ritme hidup nomaden ini sekaligus menanamkan benih kegelisahan yang mendalam di dalam batinnya. Ia tidak pernah benar-benar merasa menetap di satu tempat dalam waktu yang cukup lama untuk membangun zona nyaman atau persahabatan masa kecil yang abadi.Memasuki masa Sekolah Menengah Pertama (SMP), kegelisahan yang terpendam itu mulai bermanifestasi menjadi sebuah bentuk pemberontakan khas remaja yang meledak-ledak. Alih-alih memusatkan perhatian pada pelajaran di dalam kelas, mendengarkan guru, dan mengerjakan pekerjaan rumah, Fuad lebih sering menghabiskan waktunya berpetualang di luar lingkungan sekolah. Jejak pendidikan SMP-nya menjadi bukti nyata dan otentik betapa tidak tenangnya masa remajanya. Ia memulainya di SMP Budi Dharma Dumai, sebuah institusi pendidikan yang cukup dikenal, namun ia tidak bertahan lama lalu pindah ke SMP Dallas. Tidak berhenti di situ saja, gejolak darah mudanya membawanya berpindah lagi ke SMP Annur di ibu kota provinsi, Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berpindah lingkungan setiap beberapa tahun menuntut saya untuk pandai membaca situasi dan karakter orang secara cepat," tutur pria kelahiran Dumai, 17 Oktober 1988 ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi Fuad pada masa itu, rutinitas sekolah formal terasa seperti kurungan yang membelenggu kebebasan jiwanya. Ia merasa lebih banyak mendapatkan pelajaran berharga dari kerasnya jalanan daripada dari buku-buku teks di perpustakaan. Di usia yang masih sangat belia, tepatnya ketika anak-anak sebayanya masih sibuk memikirkan permainan, liburan, dan buku pelajaran, Fuad sudah berbenturan langsung dengan realita ekonomi dan sosial yang sangat keras dan tidak kenal ampun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mulai terjun ke dunia jalanan dengan memungut biaya keamanan atau sekadar mencari uang receh, seperti di Jalan WR Supratman Pekanbaru. Ia tidak pernah merasa malu atau ragu untuk bekerja serabutan, melakukan apa saja demi mendapatkan uang jajan sendiri, mulai dari berjualan stiker hingga membuka jasa cuci sepeda motor di pinggir jalan raya. Di jalanan yang berdebu itulah, ia belajar dengan cepat tentang hukum rimba, tentang hierarki kekuasaan, tentang bagaimana cara bertahan hidup ketika tidak ada seorangpun yang peduli, dan tentang bagaimana selembar uang kertas dicari dengan tetesan keringat di bawah terik matahari yang menyengat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemberontakan Masa Remaja dan Kehancuran Bisnis Pertama</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kerasnya kehidupan yang ia jalani semenjak SMP ternyata terbawa dan semakin meruncing hingga ke bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Ritme masa lalunya berulang; Fuad kembali harus berpindah-pindah sekolah karena ketidakmampuannya beradaptasi dengan aturan yang ketat. Tercatat dalam memori masa lalunya, ia pernah mengenyam pendidikan di SMEA Negeri 1 Pekanbaru, kemudian karena satu dan lain hal pindah ke SMA Negeri 11 Pekanbaru, dan akhirnya berlabuh di SMA Negeri 13 Pekanbaru.Pemberontakannya bukannya mereda seiring bertambahnya usia, melainkan semakin menjadi-jadi. Ia mulai terlibat secara intens dalam berbagai kenakalan remaja yang tergolong cukup ekstrim pada masanya, termasuk ikut serta dalam pusaran balap liar yang mempertaruhkan nyawa di jalan-jalan protokol kota. Waktu itu, dalam kacamata remajanya, aspal jalanan adalah satu-satunya arena pembuktian jati diri yang paling valid. Di sana, di tengah deru mesin yang memekakkan telinga dan bau karet ban yang terbakar, ia merasa benar-benar diakui dan dihormati, bukan karena status dan nama besar ayahnya, melainkan murni karena keberaniannya mengambil risiko yang dihindari oleh anak-anak manis lainnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan SMA dengan perjuangan berat, Fuad memutuskan untuk tidak langsung melanjutkan kuliah, melainkan mencoba peruntungan di dunia bisnis secara formal. Dengan modal nekat, relasi jalanan, dan ambisi yang meluap-luap, ia memulai langkah sebagai seorang kontraktor pemula. Dengan semangat masa muda yang menggebu-gebu dan impian yang membumbung tinggi, ia berharap bisa dengan cepat meraih kesuksesan finansial dan membuktikan diri bahwa anak jalanan pun bisa sukses. Namun, realita dunia bisnis profesional tidak semudah memacu kendaraan atau mengatur preman pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kurangnya pengalaman manajerial, perhitungan anggaran yang tidak matang, manajemen waktu yang buruk, serta jaringan lobi yang belum sekuat para kompetitor seniornya membuat usaha pertamanya ini hancur berantakan dalam waktu yang relatif singkat. Ia harus menelan pil pahit kegagalan yang menyakitkan. Kerugian finansial yang dialaminya sangat besar, memaksanya untuk menutup usahanya. Kegagalan bisnis ini menjadi pukulan telak yang meruntuhkan kesombongannya dan menyadarkannya bahwa keberanian nyali saja tidak pernah cukup untuk membangun sebuah masa depan yang kokoh tanpa dibarengi dengan ilmu, strategi, dan perhitungan yang matang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terjerumus ke Dunia Gelap dan Ancaman Keselamatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegagalan di dunia kontraktor tidak lantas membuat Fuad menyerah pada keadaan, namun rasa frustrasi justru mendorongnya masuk lebih dalam ke area bisnis abu-abu yang menjanjikan keuntungan cepat. Pada tahun 2012, berbekal jaringan yang ia miliki di jalanan, ia mulai menginjakkan kaki secara serius di dunia bisnis arena ketangkasan dan manajemen hiburan malam di Pekanbaru. Dunia ini memang menjanjikan perputaran uang tunai yang sangat cepat dan masif, namun selalu diiringi dengan risiko keamanan dan hukum yang sangat tinggi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sinilah Fuad benar-benar menguji batas nyalinya setiap malam. Ia dipercaya untuk mengelola tempat tersebut dan mendapatkan persentase dari setiap keuntungan operasional yang ada. Dalam kesehariannya, ia berhadapan langsung dengan berbagai macam karakter manusia yang kompleks, mulai dari para pekerja hiburan malam, cukong pemodal, aparat, hingga kelompok-kelompok jalanan lain yang terus mencoba mengincar dan merebut wilayah kekuasaannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dunia hiburan malam dan manajemen arena ketangkasan adalah ekosistem yang keras, tanpa belas kasihan, dan tidak mengenal kompromi. Perlahan tapi pasti, tekanan dan ancaman mulai berdatangan dari berbagai penjuru. Intimidasi dan ancaman terhadap keselamatan fisiknya menjadi makanan sehari-hari yang harus ia hadapi sebelum tidur. Sebagai seorang anak muda yang terlanjur nekat dan pantang mundur, Fuad awalnya mencoba bertahan mati-matian dan melawan setiap bentuk intimidasi tersebut. Namun, eskalasi konflik yang terus meningkat tajam dan melibatkan banyak pihak membuatnya berada dalam posisi yang sangat terjepit dan berbahaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ternyata gesekan fisik menambah beban biaya operasional. Dari sinilah, saya mulai belajar negosiasi dan membangun komunikasi," ucap pria berdarah keturunan Jawa dan Madura yang kini sudah dikaruniai 3 anak dan salah satu diantaranya kembar itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Orang tuanya yang akhirnya mengetahui sepak terjang dan risiko pekerjaan anaknya mulai merasa khawatir yang amat sangat. Khawatir akan keselamatan nyawa putra mereka yang setiap hari berada di ujung tanduk, pihak keluarga akhirnya mengambil keputusan drastis untuk memindahkan Fuad jauh dari pusat konflik di Pekanbaru. Ia kemudian dikirim ke sebuah daerah di Kabupaten Rokan Hilir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Harapan keluarga, dengan dipindahkannya Fuad ke Rokan Hilir, ia bisa menenangkan diri, merenung, dan menjauh dari pusaran konflik berdarah. Namun, karakter keras yang sudah terlanjur membatu akibat tempaan jalanan, membuatnya kesulitan beradaptasi dan kembali berbenturan dengan lingkungan sekitar di tempat barunya. Di Rokan Hilir, bukannya menemukan kedamaian, ia justru kembali menghadapi tekanan, intrik, dan bahkan tantangan fisik dari kelompok lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia sempat dikepung oleh massa yang tidak menyukainya dan diancam secara terbuka. Namun, dalam situasi yang sangat mengancam nyawa tersebut, insting bertahan hidup Fuad mengambil alih dan ia menolak untuk tinggal diam. Ia melawan sekuat tenaga, mempertahankan harga diri dan keselamatannya dengan segala kemampuan jalanan yang ia miliki. Pertarungan demi pertarungan fisik dan mental ia lewati di Rokan Hilir, meninggalkan luka dan trauma masa lalu sekaligus semakin mempertebal kulit dan mentalnya dalam menghadapi berbagai bentuk tekanan hidup.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jawa Timur dan Titik Balik Bersama Gus Mus</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rentetan konflik yang tiada henti, pelarian, dan pertarungan mempertahankan diri pada akhirnya membawa kelelahan fisik dan mental yang luar biasa bagi Fuad. Ia mulai merasa kosong, hampa, dan mempertanyakan arah serta makna dari seluruh perjuangannya selama ini. Dalam kebingungan, keletihan jiwa, dan keputusasaan yang mendalam, ia memutuskan untuk pergi menjauh dari Pulau Sumatera, melangkah sendirian menyeberang ke Pulau Jawa, tepatnya ke Provinsi Jawa Timur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di daerah yang sama sekali asing baginya itu, ia menanggalkan segala kebesaran ego masa lalunya dan mencoba menyambung hidup dengan cara yang sangat membumi dan sederhana. Ia membuka usaha kecil-kecilan untuk bertahan hidup, mulai dari mendirikan tenda warung pecel lele di pinggir jalan raya hingga mengelola tempat karaoke kelas bawah yang sederhana. Di tanah Jawa Timur inilah, di tengah kesunyian dan kesederhanaan warung pecel lelenya, Tuhan Yang Maha Kuasa mempertemukannya dengan sebuah momentum pencerahan; sebuah titik balik yang akan mengubah total arah, pandangan, dan tujuan hidupnya selamanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sana, Fuad dipertemukan dengan seorang ulama atau biasa disebut kyai dengan panggilan Gus Mus. Pertemuan dengan Gus Mus bukanlah sebuah pertemuan seremonial yang kaku, melainkan sebuah perjumpaan batin yang hangat, antara seorang anak muda yang jiwanya sedang tersesat mencari arah dengan seorang guru yang memiliki kearifan sedalam samudra. Dalam sebuah kesempatan perbincangan santai yang tak terlupakan, Gus Mus memberikan wejangan-wejangan kehidupan yang sangat mendalam kepada Fuad muda, yang saat itu sedang berada di titik nadir kehidupannya.Gus Mus dengan suaranya yang lembut namun penuh wibawa menasihatinya tentang konsep rezeki, takdir, dan porsi kehidupan manusia. "Hidup itu sudah ada porsi-porsinya sendiri, Nak," ujar Gus Mus saat itu, dengan nada yang tenang namun seolah menusuk langsung ke relung kalbu Fuad. "Apapun jenis usaha yang kita lakukan, sekeras apapun kita memaksakan kehendak, Tuhan sudah menggariskannya dengan adil untuk kita masing-masing. Jadi, tugas utama kita sebagai manusia hanyalah menjalani proses tersebut dengan jalan yang benar, niat yang ikhlas, sebaik-baiknya, dan jangan pernah lupa untuk berbagi dan selalu bersyukur." Nasihat sederhana ini seolah menjadi tamparan keras yang menyadarkan Fuad, yang selama ini selalu hidup dengan prinsip harus merebut porsi kebahagiaan dan kesuksesan dengan menggunakan cara-cara kekerasan, kelihaian, dan ambisi yang membabi buta tanpa arah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih dari sekadar susunan kata-kata bijak, Gus Mus juga secara langsung mencontohkan makna keikhlasan kepada Fuad melalui tindakan nyata yang sulit dicerna oleh logika manusia biasa. Fuad pernah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Gus Mus tanpa ragu memberikan bantuan sejumlah uang kepada seseorang yang datang meminta tolong, meskipun Gus Mus sebenarnya sudah sangat sadar dan tahu bahwa orang tersebut memiliki niat buruk dan berniat menipunya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika Fuad yang dibesarkan oleh logika kerasnya jalanan merasa keheranan, protes, dan bertanya mengapa sang kyai tetap memberikan uang tersebut, Gus Mus memberikan jawaban yang seketika meruntuhkan seluruh ego dan pemahaman jalanan yang selama bertahun-tahun dipegang teguh oleh Fuad. "Biarlah Tuhan saja yang membalaskannya kelak. Aku memberi bukan karena berharap padanya, aku memberi karena aku sangat yakin balasannya bukan datang dari orang yang bersangkutan, melainkan datang secara langsung dari Gusti Allah, Tuhan Yang Maha Esa," tutur Gus Mus sembari tersenyum simpul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelajaran langsung tentang keikhlasan tanpa pamrih, kepasrahan total pada Sang Pencipta, dan keyakinan akan balasan kebaikan, yang selalu disampaikan Gus Mus saat bertemu itu, terus membekas sangat dalam, mengubah struktur berpikir dan menyejukkan hati Fuad yang selama ini selalu diselimuti amarah dan rasa tidak percaya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Membangun Kembali Harapan di Pekanbaru</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan dan dialog spiritual dengan Gus Mus di Jawa Timur tersebut benar-benar menjadi kawah candradimuka spiritual yang menyucikan bagi seorang Fuad Santoso. Kata-kata sang kyai menyadarkannya dari tidur panjang bahwa hidup yang sejati haruslah bermanfaat untuk orang lain, untuk keluarga yang menyayangi, dan untuk orang-orang lemah yang membutuhkan uluran tangan. Nilai seorang laki-laki tidak pernah diukur dari seberapa kuat ia memukul lawan, seberapa berani ia bertarung di jalanan, atau seberapa banyak harta yang dikumpulkannya dengan cara paksa, melainkan dari seberapa besar manfaat dan kebaikan yang bisa ia sebarkan kepada sesamanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbekal keyakinan baru, jiwa yang lebih tenang, dan filosofi hidup yang telah diluruskan ini, Fuad memutuskan untuk pulang, kembali ke kampung halamannya di Pekanbaru. Ia menginjakkan kakinya kembali di Bumi Lancang Kuning bukan lagi sebagai pemuda pemberontak berdarah panas yang mencari pelarian dari masalah, melainkan sebagai seorang pria dewasa yang matang, tenang, dan siap menata ulang masa depannya dari nol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kembali ke Pekanbaru tentu bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Jejak dan stigma masa lalunya di dunia jalanan dan bisnis hiburan masih membayangi nama baiknya. Cibiran, keraguan, dan penolakan dari lingkungan sekitar adalah hal pertama yang harus ia hadapi. Namun, Fuad telah bertekad bulat untuk membuktikan bahwa ia benar-benar telah berubah menjadi manusia baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memulai semuanya dari awal dengan kesabaran luar biasa. Pada tahun 2014, dengan modal keyakinan dan niat yang bersih, ia memberanikan diri untuk mendirikan sebuah entitas usaha yang sah bernama CV Santosa Jaya Mandiri. Ia kembali terjun mengadu nasib ke dunia usaha, namun kali ini ia membangunnya dengan pondasi nilai yang sama sekali berbeda. Ia menjalankan usahanya dengan mengedepankan etika bisnis, kejujuran, keikhlasan melayani, dan kerja keras yang halal, persis seperti esensi yang diajarkan oleh Gus Mus. Perlahan tapi pasti, melalui keringat dan pembuktian integritas sehari-hari, kepercayaan demi kepercayaan dari kolega dan klien mulai ia bangun dan raih kembali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sambil membangun usahanya dari bawah, Fuad secara perlahan menyadari bahwa pengalaman jalanan saja tidak cukup; ia membutuhkan pondasi intelektual dan akademis yang kuat untuk benar-benar bisa memberikan dampak dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Mengalahkan ego masa lalunya, ia memutuskan untuk kembali ke dunia formal yang dulu sangat ia benci dan hindari: bangku perguruan tinggi. Ia mendaftar kuliah di Fakultas Hukum (S1) di Universitas Islam Riau (UIR).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengalaman hidupnya yang keras dan berliku justru memberikan perspektif yang sangat unik, tajam, dan realistis dalam memandang pasal-pasal hukum, lebih dari sekadar teori di buku. Ia belajar dengan tekun di tengah kesibukannya berbisnis, bukan sekadar mengejar lembaran ijazah dan transkrip nilai, melainkan mencari pemahaman mendalam tentang substansi keadilan itu sendiri. Tidak lekas berpuas diri hanya dengan menggenggam gelar sarjana, Fuad yang haus akan ilmu kemudian melanjutkan jenjang pendidikan magister dengan mengambil program Magister Hukum (S2) di kampus ternama Universitas Riau (Unri). Akarnya kini tertanam semakin kuat, ia sukses menggabungkan keluwesan kecerdasan jalanan (street smart) dengan ketajaman kecerdasan intelektual akademis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengembalikan Kepercayaan dan Menahkodai Organisasi Pemuda Riau</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Transformasi total Fuad, dari seorang pemuda jalanan yang akrab dengan dunia kekerasan menjadi seorang sarjana hukum bergelar magister dan pengusaha, perlahan mulai membuahkan hasil manis yang tak terbantahkan. Integritas, kedewasaan emosional, dan kerja kerasnya tanpa lelah mulai diakui secara luas oleh berbagai kalangan. Para pengusaha senior yang dulu mungkin memandangnya sebelah mata atau bahkan menghindarinya, kini justru mulai berbalik mencarinya dan memberikannya kepercayaan penuh untuk mengelola berbagai lini bisnis strategis. Melalui proses ini, ia membuktikan sebuah tesis kehidupan bahwa kepercayaan adalah mata uang paling berharga dan tak ternilai dalam dunia usaha yang tak bisa dibeli dengan kekuasaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Puncak dari segala pembuktian diri atas transformasi hidupnya terjadi ketika pemuda-pemuda di Riau melihat kualitas kepemimpinannya, hingga akhirnya ia dipercaya dan terpilih secara demokratis menjadi Ketua DPD KNPI Provinsi Riau untuk masa bakti periode 2021-2024. KNPI sejatinya bukanlah organisasi biasa yang mudah untuk dikelola dan dipimpin. Di dalam organisasi raksasa ini berkumpul ratusan kelompok, berbagai faksi, beragam latar belakang kepentingan, dari seluruh elemen organisasi kepemudaan (OKP) yang ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, justru pengalaman hidup Fuad yang penuh liku, keras, dan berliku memberikannya keunggulan komparatif tersendiri. Ia tidak pernah canggung atau takut menghadapi konflik internal, karena di masa lalunya, ia telah berhasil melewati konflik eksternal yang jauh lebih mengerikan dan mempertaruhkan nyawa. Ia memiliki kapasitas untuk merangkul berbagai pihak yang berseberangan dengan tulus, karena ia tahu persis bagaimana rasa sakitnya ditolak, dikucilkan, dan tidak diterima oleh lingkungan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di bawah tongkat kepemimpinannya, Fuad selalu menanamkan doktrin dan menekankan kepada seluruh kader bahwa pemuda Riau harus tampil mandiri, berani mengambil risiko untuk maju, namun harus selalu tetap berpijak teguh pada norma, moral, dan ajaran agama. Ia tidak pernah sekalipun berusaha menutupi atau menghapus masa lalunya yang kelam. Sebaliknya, dengan dada membusung ia menjadikan rentetan masa lalunya yang penuh kegagalan itu sebagai buku pelajaran paling berharga bagi generasi muda di sekitarnya. Ia ingin menyampaikan pesan kuat dan menunjukkan bukti nyata bahwa jalan menuju keberhasilan itu memang pada kenyataannya sering kali tidak pernah mulus dan mudah. Jalannya bisa sangat berliku, menyesatkan, dan dipenuhi dengan jurang kegagalan, kebangkrutan, serta penolakan bertubi-tubi. Namun, persis seperti apa yang telah ia alami secara personal sejak masih duduk di bangku SMP, setiap kesulitan, ujian, dan persoalan berat yang menimpa justru harus diubah menjadi energi pemacu, cambuk bagi diri sendiri untuk terus bangkit, melangkah, dan bergerak maju ke depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hari ini, ketika ia sejenak menatap jauh keluar dari balik jendela kaca ruangan yang nyaman, Fuad Santoso tahu betul bahwa jalan takdir seseorang memang rahasia dan tidak pernah bisa disangka-sangka oleh akal manusia. Ia sangat yakin dan mengimani bahwa sekeras apapun usaha manusia berlari, setajam apapun ia merancang strategi, dan sekelam apapun lembaran masa lalu yang pernah ditorehkan, pada akhirnya semuanya mutlak berada dalam genggaman dan pengaturan sempurna dari Tuhan Yang Maha Esa. Rentetan pengalaman pahit yang di masa remajanya dulu selalu ia ratapi dan dianggap sebagai kutukan penderitaan, kini justru ia syukuri sedalam-dalamnya sebagai kekuatan pondasi paling berharga yang berhasil membentuk ketangguhan mentalnya menyongsong masa depan. Jejak langkah panjang seorang Fuad Santoso adalah sebuah prasasti dan bukti nyata bahwa seburuk dan sekelam apapun awal mula sebuah cerita kehidupan, setiap manusia selalu memiliki hak prerogatif dan kemampuan dari Sang Pencipta untuk bangkit, mengambil alih pena takdirnya, dan menuliskan akhir cerita yang luar biasa menginspirasi(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Semangat Kebersamaan Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore dan Warga Terus Menggelora di Lokasi Pembangunan Drainase</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Semangat-Kebersamaan-Satgas-TMMD-ke-129-Kodim-1505-Tidore-dan-Warga-Terus-Menggelora-di-Lokasi-Pembangunan-Drainase</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7472_Semangat-Kebersamaan-Satgas-TMMD-ke-129-Kodim-1505-Tidore-dan-Warga-Terus-Menggelora-di-Lokasi-Pembangunan-Drainase.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Halmahera Timur - Semangat kebersamaan antara Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1505/Tidore dengan masyarakat terus terlihat di lokasi sasaran fisik pembangunan drainase di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (20/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melaksanakan penggalian drainase. Dengan penuh semangat, mereka bekerja secara gotong royong demi mempercepat penyelesaian pembangunan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Meski terik matahari menyengat, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para prajurit dan masyarakat. Canda, tawa, serta kerja sama yang solid mewarnai aktivitas di lokasi, mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Semangat kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih mudah diwujudkan apabila dikerjakan secara bersama-sama. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui program TMMD Ke-129, Kodim 1505/Tidore berharap pembangunan drainase ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Bokimaake, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui budaya gotong royong. (Pen Kodim 1505)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Distribusi Berjalan Lancar, Pasokan BBM Sumut Aman</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Distribusi-Berjalan-Lancar--Pasokan-BBM-Sumut-Aman</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3519_-Distribusi-Berjalan-Lancar--Pasokan-BBM-Sumut-Aman.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Medan - Distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. Berbagai langkah percepatan distribusi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan berhasil mengurai antrean di sejumlah SPBU serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk memastikan kondisi tersebut berjalan sesuai rencana, Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan Management Walkthrough ke Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dengan meninjau langsung Command Center sebagai pusat monitoring distribusi BBM serta mengunjungi sejumlah SPBU di Kota Medan. Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabu mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah bekerja keras mempercepat normalisasi distribusi BBM. â€śYang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal,â€ť ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabu juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi. â€śKami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,â€ť tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam menjaga keandalan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan berbagai langkah operasional, antara lain pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter, penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini operasional Integrated Terminal Medan Group telah berjalan normal, sementara penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan wilayah sekitarnya berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dan akan terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Ambulans Milik Wakil Ketua I DPRD Pelalawan Dipreteli Maling di Kompleks Perkantoran Bhakti Praja</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/-Ambulans-Milik-Wakil-Ketua-I-DPRD-Pelalawan-Dipreteli-Maling-di-Kompleks-Perkantoran-Bhakti-Praja</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6054_-Ambulans-Milik-Wakil-Ketua-I-DPRD-Pelalawan-Dipreteli-Maling-di-Kompleks-Perkantoran-Bhakti-Praja.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Sebuah mobil ambulans milik Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pelalawan, Baharudin SH MH, menjadi sasaran pencurian di Kompleks Perkantoran Bhakti Praja, Pangkalan Kerinci. Sejumlah komponen penting kendaraan tersebut raib sehingga ambulans tidak lagi dapat difungsikan untuk melayani masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mobil ambulans Daihatsu Gran Max bernomor polisi BM 7053 CH itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Sabtu, 18 Juli 2026 pagi. Kendaraan yang selama ini digunakan untuk keperluan sosial tersebut diduga dipreteli saat terparkir di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), tepat di depan rumah dinas Wakil Ketua I DPRD Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku diduga leluasa membongkar kendaraan tanpa diketahui. Sejumlah komponen vital dilaporkan hilang, di antaranya pintu kanan dan kiri, panel dasbor, radiator, serta berbagai onderdil lainnya. Akibatnya, ambulans tidak dapat lagi dioperasikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Baharudin mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat laporan dari pegawainya pada Sabtu pagi. Ia kemudian segera melaporkan kasus itu ke Polres Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya baru mengetahui komponen mobil ambulans banyak yang hilang pagi tadi setelah diberitahu pegawai saya. Kasus itu telah saya laporkan ke Polres Pelalawan," ujar Baharudin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak lama setelah laporan diterima, personel Polres Pelalawan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak sebagai bagian dari proses penyelidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini kembali menyoroti persoalan keamanan di Kompleks Perkantoran Bhakti Praja yang merupakan pusat aktivitas pemerintahan Kabupaten Pelalawan. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut beberapa kali diwarnai aksi pencurian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fakta bahwa sebuah kendaraan yang terparkir di lingkungan perkantoran pemerintah dapat dipreteli tanpa diketahui menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengamanan di kawasan tersebut, termasuk pengawasan pada malam hari.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga Sabtu siang, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku. Aparat menduga pencurian dilakukan secara terencana dengan menyasar komponen kendaraan yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Santun Tuah, Satlantas Polres Pelalawan Bagikan 150 Nasi Kotak kepada Pengendara di KM 75 Lintas Timur</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Santun-Tuah--Satlantas-Polres-Pelalawan-Bagikan-150-Nasi-Kotak-kepada-Pengendara-di-KM-75-Lintas-Timur</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9483_-Santun-Tuah--Satlantas-Polres-Pelalawan-Bagikan-150-Nasi-Kotak-kepada-Pengendara-di-KM-75-Lintas-Timur.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelalawan menggelar kegiatan sosial bertajuk "Santun Tuah" (Sat Lantas Pelalawan Tulus Menebar Berkah) dengan membagikan 150 nasi kotak kepada pengendara yang sedang mengantre di Jalan Lintas Timur KM 75, Kabupaten Pelalawan, Jumat (17/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu merupakan bagian dari program pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi antrean kendaraan di ruas jalan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Empat personel Satlantas Polres Pelalawan diterjunkan dalam kegiatan ini, yakni Kanit Kamsel Ipda Widya Ivoni, Aiptu Egy Maryanto, Bripka Yuliany Indah, dan Brigadir Arif DM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain membagikan makanan kepada para pengendara, personel Satlantas juga menyampaikan imbauan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Riskyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H mengatakan kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui program "Santun Tuah", Satlantas Polres Pelalawan berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin harmonis serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Diduga Diterkam Buaya di Muara Sungai Mampu, Warga Dumai Ditemukan Tewas</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Diduga-Diterkam-Buaya-di-Muara-Sungai-Mampu--Warga-Dumai-Ditemukan-Tewas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_775_-Diduga-Diterkam-Buaya-di-Muara-Sungai-Mampu--Warga-Dumai-Ditemukan-Tewas.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAIâ€"Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang diduga diterkam buaya di Muara Sungai Mampu, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Ahad (19/7/26) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diidentifikasi IK alias Ajib (21), beralamat di Jalan Bambu RT 18, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dilakukan pencarian sejak dilaporkan hilang, Sabtu (18/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 09.13 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 600 meter dari lokasi awal kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban menuju Puskesmas Sungai Sembilan untuk penanganan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna dibawa ke rumah duka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan yang merupakan habitat satwa liar, serta selalu mengutamakan keselamatan," ujar Budi Cahyadi melalui Humas Kukuh Widodo, Ahad (19/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai, Polsek Sungai Sembilan, Pemadam Kebakaran, Security PT SDO, masyarakat, serta berbagai unsur potensi SAR lainnya yang bekerja secara terpadu hingga korban berhasil ditemukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi yang dirangkum, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang memancing bersama rekannya di kawasan Muara Sungai Mampu, dekat PT SDO, dalam kondisi air pasang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat hendak menyeberangi sungai, korban sempat diperingatkan oleh rekannya agar tidak menyeberang. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan. Ketika berada di tengah penyeberangan, seekor buaya tiba-tiba muncul dari semak-semak di tepi sungai dan diduga menerkam korban. Korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya menghilang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rekan korban langsung berusaha memberikan pertolongan dengan terjun ke sungai, namun korban tidak berhasil ditemukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama di wilayah yang diketahui merupakan habitat buaya, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> PTPN IV Tempuh Jalur Hukum Hadapi Sindikat Maling Sawit di Sei Berlian, Kampar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/-PTPN-IV-Tempuh-Jalur-Hukum-Hadapi-Sindikat-Maling-Sawit-di-Sei-Berlian--Kampar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2193_-PTPN-IV-Tempuh-Jalur-Hukum-Hadapi-Sindikat-Maling-Sawit-di-Sei-Berlian--Kampar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KAMPAR-PTPN IV Regional III berhasil menggagalkan upaya penjarahan dan pencurian dengan mengamankan sekitar 4,5 ton tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal Kebun Sei Berlian Afdeling VI, Kabupaten Kampar, Jumat (17/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah oknum yang secara terorganisir melakukan panen liar di areal inti perusahaan yang merupakan aset negara itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasubbag Humas PTPN IV Regional III, Adry Syah Putra, mengatakan perkara ini sendiri telah resmi dilaporkan ke aparat penegak hukum. Manajemen Kebun Sei Berlian resmi melaporkan dua terduga otak pelaku yang diduga kuat mendalangi aksi tersebut, masing-masing berknisi ML dan He.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dua terduga pelaku telah kita laporkan ke Polsek Tapung. Kami yakin rekan-rekan Polri memiliki semangat yang sama dengan kita, untuk menjaga aset negara, dan mendukung program Bapak Presiden mewujudkan Asta Cita, terutama ketahanan pangan dan energi," kata Adry.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan bahwa dugaan aksi penjarahan tersebut berlangsung secara terogranisir dan sistematis. Aksi diawali dengan mengumpulkan sejumlah orang pada beberapa hari sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, pada Jumat kemarin, mereka kembali berkumpul dan diduga melakukan aksi panen liar, lengkap dengan truk pengangkut buah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di saat yang sama, manajemen Kebun Sei Berlian bersama tim pengamanan dan mendapat dukungan langsung dari para karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) Distrik Barat turun langsung untuk melakukan pencegahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satu truk penuh dengan muatan tandan buah segar yang akan dibawa keluar pun berhasil diamankan. Sementara, satu truk lainnya dibawa kabur oleh sekelompok orang yang melakukan perlawanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adry menjelaskan dugaan pencurian dan penjarahan TBS tersebut terjadi di dua titik berbeda. Pada titik pertama yang diduga dilakukan oleh oknum berinisial ML di Blok 116-118. Di lokasi pertama itu, petugas berhasil mengamankan satu unit truk bermuatan TBS dengan berat total 4.470 kilogram TBS.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, proses pengamanan sempat mendapat hambatan karena adanya sejumlah oknum yang berupaya menghalangi petugas membawa barang bukti keluar dari lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, pada titik kedua yang diduga dilakukan oleh oknum perempuan berinisial He pada blok 120. Di lokasi tersebut petugas mendapat perlawanan hebat sehingga 4.000 kilogram TBS dibawa pergi oleh pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk itu, perusahaan selanjutnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tindak pidana pencurian tersebut kepada aparat penegak hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami sangat berharap seluruh pelaku dapat ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,â€ť harapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, Adry menegaskan bahwa seluruh aktivitas panen liar tersebut terjadi di areal Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV Regional III dan telah dikelola perusahaan selama lebih dari dua dekade.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, lanjutnya, perusahaan memiliki kewajiban untuk menjaga dan mengamankan aset negara dari setiap bentuk penguasaan maupun pengambilan hasil kebun secara melawan hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami berkewajiban menjaga aset negara yang diamanahkan kepada PTPN IV. Setiap bentuk pencurian maupun penjarahan hasil kebun akan kami tindak tegas melalui mekanisme hukum yang berlaku,â€ť tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga mengapresiasi soliditas tim pengamanan perusahaan bersama para karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan Distrik Barat yang telah bergerak cepat sehingga upaya penjarahan tersebut dapat diminimalisasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSinergi seluruh elemen perusahaan menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga aset negara. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,â€ť katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PTPN IV Regional III memastikan akan terus memperkuat pengamanan di seluruh wilayah operasional, sekaligus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak setiap bentuk pencurian, penjarahan, maupun aktivitas ilegal lainnya yang merugikan negara.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:28:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>