<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 14 May 2026 04:27:30 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 04:27:30 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Pegadaian Hadirkan Operasi Katarak Gratis, Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Sidoarjo</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Kesehatan/Pegadaian-Hadirkan-Operasi-Katarak-Gratis--Bantu-Tingkatkan-Kualitas-Hidup-Warga-Sidoarjo</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4896_Pegadaian-Hadirkan-Operasi-Katarak-Gratis--Bantu-Tingkatkan-Kualitas-Hidup-Warga-Sidoarjo.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sidoarjo-Komitmen PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya dalam mendukung kesehatan masyarakat kembali diwujudkan lmelalui pelaksanaan Program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 yang dilaksanakan di Langen Palikrama, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 9"11 Mei 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan ini menggandeng Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya dan John Fawcett Foundation (JFF) guna memberikan layanan operasi katarak bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pelaksanaannya, sebanyak 300 orang mengikuti proses screening atau pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 125 orang dinyatakan memenuhi syarat dan menjalani tindakan operasi katarak gratis. Program ini meliputi rangkaian pemeriksaan awal, tindakan operasi, hingga kontrol pascaoperasi guna memastikan proses pemulihan peserta berjalan dengan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wujud Dukungan terhadap SDGs Bidang KesehatanDeputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari dukungan perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin Kehidupan Sehat dan Sejahtera.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Melalui Program Operasi Katarak Gratis ini, kami berharap masyarakat dapat kembali melihat dengan lebih jelas, beraktivitas dengan nyaman, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Bapak Ahmad Zaenudin, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan sosial tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kualitas hidup masyarakat. Melalui program ini, Pegadaian ingin hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai perusahaan yang memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang,” ungkap Ahmad Zaenudin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pegadaian Perkuat Komitmen Sosial dan Layanan Keuangan InklusifPegadaian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, tim Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya, John Fawcett Foundation (JFF), serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain menghadirkan berbagai program sosial, Pegadaian juga terus berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat melalui layanan keuangan yang mudah diakses, seperti layanan gadai, Tabungan Emas, KUR Syariah, hingga layanan digital melalui aplikasi Tring by pegadaian!</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta memperkuat peran perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Indonesia.(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 16:46:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Begini Cara Pilih Hewan Kurban yang Tepat Menurut Dosen UMM, Jangan Tertipu hanya Melihat Badan Besar Saja</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Begini-Cara-Pilih-Hewan-Kurban-yang-Tepat-Menurut-Dosen-UMM--Jangan-Tertipu-hanya-Melihat-Badan-Besar-Saja</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8897_Begini-Cara-Pilih-Hewan-Kurban-yang-Tepat-Menurut-Dosen-UMM--Jangan-Tertipu-hanya-Melihat-Badan-Besar-Saja.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Tak lama lagi Hari Raya Iduladha tiba. Aktivitas jual beli hewan kurban pun mulai ramai di berbagai daerah. Namun jangan sampai terkecoh saat membeli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang, Lili Zalizar mengingatkan, hewan berbadan besar atau berharga mahal bukan yang terbaik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ingat, ukuran tubuh bukan satu-satunya penentu. Kondisi kesehatan hewan justru menjadi faktor paling penting agar ibadah kurban sah secara syariat dan dagingnya aman dikonsumsi," ucapnya.Perlu ketelitian saat memilih hewan kurban. Lili pun membagikan sejumlah panduan sederhana untuk mendeteksi kondisi kesehatan hewan kurban melalui pengamatan fisik, mengutip laman resmi UMM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Lili, langkah pertama yang bisa dilakukan calon pembeli adalah mengamati postur tubuh dan cara berdiri hewan secara menyeluruh. Pastikan hewan dapat berdiri tegak dan tidak mengalami pincang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan bahwa hewan dengan cacat fisik, termasuk pincang, tidak diperbolehkan menjadi hewan kurban menurut syariat Islam. Selain postur tubuh, kondisi mata juga perlu diperhatikan. Hewan kurban tidak boleh mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan."Hewan kurban tidak boleh buta atau mengalami gangguan penglihatan yang sering kali ditandai dengan selaput putih atau mata yang keruh," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lili menyarankan masyarakat melihat perilaku sehari-hari hewan kurban. Hewan yang sehat biasanya aktif makan, terlihat bugar, dan tidak lemas. Agar hasil daging lebih maksimal, Lili menyarankan masyarakat memilih hewan yang berbadan gemuk namun tetap sehat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak lupa Lili meminta masyarakat memperhatikan kebersihan kulit hewan. Kulit yang sehat umumnya bersih dan tidak mengalami penyakit seperti kudis atau skabies. Tak kalah penting, masyarakat diminta mewaspadai tanda-tanda penyakit menular berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku dan AntraksHewan yang terindikasi PMK biasanya menunjukkan gejala berupa:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lendir berlebihan dari mulut</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Luka pada gusi dan lidah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Radang kemerahan di sela kuku kaki</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, hewan yang terkena Antraks umumnya mengalami kejang-kejang dan pendarahan dari hidung atau anus. "Kalau ada tanda-tanda seperti itu, sebaiknya jangan dipilih untuk kurban," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain kondisi fisik, usia hewan juga wajib memenuhi syariat, yakni sapi minimal berusia 2 tahun. Kambing atau domba minimal 1 tahunDi akhir penjelasannya, Lili menyoroti hal yang sering diabaikan masyarakat, yakni masa istirahat hewan sebelum penyembelihan. Hewan yang baru menempuh perjalanan jauh sebaiknya diistirahatkan terlebih dahulu agar tidak mengalami stres berlebihan.(riauposjawapos).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 16:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polres Dumai Luncurkan Program Jalur,CKG Untuk Warga Dan Bantuan Pangan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Polres-Dumai-Luncurkan-Program-Jalur-CKG-Untuk-Warga-Dan-Bantuan-Pangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_6743_Polres-Dumai-Luncurkan-Program-Jalur-CKG-Untuk-Warga-Dan-Bantuan-Pangan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;">DUMAI- Polres Dumai melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) melaksanakan kegiatan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) di kawasan pesisir TPI Purnama, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Rabu (13/5/26).</span></div><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang sebagai bentuk pelayanan publik humanis dan adaptif bagi masyarakat wilayah perairan dan pesisir Kota Dumai.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Program JALUR ini juga menjadi upaya Polres Dumai dalam meningkatkan kesejahteraan, keamanan, kesehatan masyarakat pesisir sekaligus menjaga kearifan lokal masyarakat pinggiran sungai dan laut.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Polairud Polres Dumai AKP Ronni TM Sitinjak selaku penanggung jawab Program JALUR Sat Polairud, jajaran personel Sat Polairud, Sat Binmas, tim kesehatan Klinik Pratama Parama Satwika Polres Dumai, tenaga kesehatan Puskesmas Dumai Kota, hingga perwakilan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Dumai.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Dalam kegiatan tersebut, Sat Polairud Polres Dumai menghadirkan sejumlah program pelayanan masyarakat, di antaranya Sambang Nusa Presisi, Perpustakaan Apung atau Kapal Baca, Klinik Terapung dan bakti kesehatan, Media Informasi Maritim, serta program Peduli Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Sungai Pedalaman.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat pesisir berupa obat-obatan, paket sembako dan santunan bagi warga kurang mampu.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Dalam sambutannya, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang menegaskan, bahwa kegiatan JALUR merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">“Kegiatan JALUR ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di wilayah pesisir tetap mendapatkan perhatian dan layanan yang layak meskipun tinggal di lokasi yang sulit dijangkau,” ujar Kapolres.</div></span><font color="#212529" face="arial" size="3"><div style="text-align: justify;"><br></div></font><span style="color: rgb(33, 37, 41); font-family: arial; font-size: medium;"><div style="text-align: justify;">Pada kegiatan tersebut, Polres Dumai menyalurkan bantuan berupa 50 karung beras SPHP Bulog ukuran 5 kilogram, 50 paket sembako, serta pelayanan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis kepada 50 masyarakat pesisir.(rtc).</div></span> ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 16:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harga Cabai dan Sayuran di Pekanbaru Meroket Jelang Idul Adha</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Harga-Cabai-dan-Sayuran-di-Pekanbaru-Meroket-Jelang-Idul-Adha</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5078_Harga-Cabai-dan-Sayuran-di-Pekanbaru-Meroket-Jelang-Idul-Adha.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Pekanbaru mulai merangkak naik. Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai, bawang merah, hingga berbagai jenis sayuran.Pantauan di Pasar Cik Puan, Rabu (13/5/2026), harga cabai merah medan kampung saat ini mencapai Rp48 ribu per kilogram. Sementara cabai merah bukit dijual Rp50 ribu per kilogram. Untuk cabai hijau besar berada di angka Rp35 ribu per kilogram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan cabai rawit juga mengalami lonjakan cukup tinggi. Rawit setan kini dijual Rp75 ribu per kilogram, sementara rawit runcing dibanderol Rp50 ribu per kilogram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya cabai, harga bawang merah juga ikut mengalami kenaikan. Bawang merah ukuran besar dijual Rp55 ribu per kilogram, bawang merah ukuran menengah Rp28 ribu per kilogram, dan ukuran kecil Rp24 ribu per kilogram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah seorang pedagang di Pasar Cik Puan, Aini, mengatakan kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas sayuran. Menurutnya, kondisi cuaca yang kurang baik membuat hasil panen petani menurun sehingga pasokan ke pasar berkurang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Untuk selada sekarang Rp17 ribu seikat, kol Rp8 ribu per kilogram, sawi Rp5 ribu seikat, buncis Rp20 ribu per kilogram, dan tomat Rp18 ribu per kilogram,” ujar Aini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia memperkirakan harga kebutuhan pokok masih berpotensi mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan menjelang Lebaran Idul Adha.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Idul Adha tahun lalu harga masih stabil karena cuacanya bagus. Sekarang kemungkinan masih bisa naik lagi karena pasokan berkurang(cakaplah.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 16:10:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satreskrim Polres Kuansing Akhiri Pelarian Tersangka Persetubuhan Anak di Bawah Umur.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Satreskrim-Polres-Kuansing-Akhiri-Pelarian-Tersangka-Persetubuhan-Anak-di-Bawah-Umur-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8739_Satreskrim-Polres-Kuansing-Akhiri-Pelarian-Tersangka-Persetubuhan-Anak-di-Bawah-Umur-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">KUANSING-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil meringkus tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur setelah nyaris kabur selama enam bulan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka berinisial SL (25) itu ditangkap di wilayah Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SL dilaporkan ke polisi oleh orangtua korban pada 19 Desember 2025 lalu setelah korban mengaku telah disetubuhi tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Reskrim IPTU Gerry Agnar Timur mengungkapkan, peristiwa persetubuhan itu terjadi di kamp pekerja perkebunan sawit di Koperasi Sejahtera Jaya, Kecamatan Hulu Kuantan pada Rabu, 17 Desember 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban dilaporkan sempat tidak kembali ke rumah setelah bekerja hingga akhirnya ditemukan pada malam hari di lokasi perumahan pekerja di area tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban dan tersangka sama-sama bekerja di sana dan menjalin hubungan asmara. Namun hari itu, korban tidak pulang dan menginap di kamp pekerja tempat tersangka tinggal," ujar IPTU Gerry.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah dibawa pulang, korban pun diinterogasi pihak keluarga.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban yang terpojok pun akhirnya mengaku telah tidur di kamp bersama SL.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mendengar pengakuan korban, orangtuanya pun melapor ke Polres Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polres Kuansing pun menindaklanjuti keberadaan tersangka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun tersangka kabur setelah mengetahui jika pihak keluarga korban telah melaporkannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selama pelarian, tersangka sempat berpindah-pindah tempat sehingga menyulitkan kami dalam mengamakan tersangka," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Kuantan Singingi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">IPTU Gerry Agnar Timur menegaskan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur larangan setiap orang melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun serta denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polres Kuansing berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kekerasan seksual terhadap anak,” tegas IPTU Gerry Agnar Timur.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 16:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jukir Lansia di Pekanbaru Ditangkap Usai Cabuli Anak Perempuan Pedagang Kue, Begini Modusnya.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Jukir-Lansia-di-Pekanbaru-Ditangkap-Usai-Cabuli-Anak-Perempuan-Pedagang-Kue--Begini-Modusnya-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2365_Jukir-Lansia-di-Pekanbaru-Ditangkap-Usai-Cabuli-Anak-Perempuan-Pedagang-Kue--Begini-Modusnya-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pekanbaru menangkap seorang pria lanjut usia (Lansia) berinisial S (66).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lansia yang berprofesi sebagai juru parkir (Jukir) ini, diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, tersangka diamankan pada saat bekerja sebagai Jukir di kawasan Jalan Riau, Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Pelaku sudah diamankan oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Anggi, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura membeli dagangan korban yang saat itu berjualan kue keliling.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pelaku kemudian mengajak korban ke rumah dengan alasan mengambil uang pembayaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah beberapa kali berinteraksi, tersangka kembali menghubungi korban dengan berbagai alasan, termasuk meminta korban menjemput uang pembelian aksesoris cucunya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesempatan itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk membawa korban ke lokasi sepi dan melancarkan aksinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban membuat laporan ke polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan penyelidikan, tim Unit PPA kemudian melacak keberadaan pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut dan melengkapi proses pemeriksaan terhadap tersangka maupun saksi-saksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan pasal terkait tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.(Tribunpekanbaru.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bareskrim Tangkap Penyuplai Sabu ke Bandar Ishak, Sita Duit Hampir Rp 1 M .</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Bareskrim-Tangkap-Penyuplai-Sabu-ke-Bandar-Ishak--Sita-Duit-Hampir-Rp-1-M--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_9590_Bareskrim-Tangkap-Penyuplai-Sabu-ke-Bandar-Ishak--Sita-Duit-Hampir-Rp-1-M--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap dua orang penyuplai sabu untuk jaringan bandar narkoba Ishak di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kedua tersangka ditangkap di Bali.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyebut penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus bandar narkoba Ishak. Kasus itu juga terkait dengan dugaan keterlibatan mantan Kasatresnarkoba Polres Kutai Barat, Deky Jonathan Sasiang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menyebut kedua tersangka yang diamankan adalah Normentry Raden alias Memen (36) dan Junius Mangambe Hasibuan alias Bos (39).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tersangka Normentry berperan sebagai koordinator barang yang menyuplai sabu ke Ishak. Sementara Junius merupakan penyuplai sabu kepada Normentry," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Eko menjelaskan pelacakan terhadap kedua tersangka dimulai setelah tim gabungan yang dipimpin oleh Kombes Awaludin Amin, Kombes Handik Zusen, dan Kombes Kevin Leleury mendeteksi keberadaan keduanya di Pulau Dewata. Setelah melakukan pemantauan sejak Kamis (30/4) di Denpasar, tim gabungan meringkus kedua tersangka pada Jumat (1/5) pukul 10.00 WITA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat itu, keduanya berada di dalam mobil. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di vila tempat para tersangka menginap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas menemukan barang bukti berupa satu buah koper hitam berisi uang tunai senilai Rp 950 juta. Polisi juga mengamankan satu unit mobil Toyota Fortuner milik Normentry.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Selanjutnya tim gabungan menemukan satu buah koper yang berisikan uang tunai sebesar Rp 950 juta milik Normentry dan satu unit mobil Toyota Fortuner warna hitam," rinci Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil interogasi, jaringan ini terbentuk sejak pelaku mendekam di Lapas Tenggarong pada 2018. Normentry mengaku menyuplai sabu kepada Ishak sebanyak 200 gram setiap bulan sejak 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Normentry mengenal Ishak sejak tahun 2018 saat menjalani hukuman di Lapas Tenggarong," ujar Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Normentry diduga mendapat pasokan sabu dari Junius sebanyak 700 gram per bulan dengan harga Rp 800 ribu per gram. Barang haram itu kemudian dijualnya kembali seharga Rp 1,2 juta per gram, termasuk Ishak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keuntungan yang didapatkan Normentry dari penjualan sabu ini mencapai Rp 280 juta per bulan," ujar Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Junius disebut mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seseorang bernama Yadi (DPO) melalui perantara seorang narapidana di Lapas Tenggarong bernama Agus. Normentry menyebut Ishak menyuap Deky untuk mengamankan bisnis haram tersebut di wilayah Kutai Barat. Namun, Normentry mengaku tidak mengenal Deky secara langsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Normentry (mengaku) tidak mengenal dengan polisi yang disuap oleh Ishak," ucap Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk pemeriksaan intensif. Polisi juga masih memburu Yadi, yang telah ditetapkan masuk DPO.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rencana tindak lanjut kami adalah melakukan pengembangan untuk menangkap DPO Yadi dan jaringan terkait lainnya serta melakukan pemberkasan perkara(detik.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:36:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kejagung Pamer Tumpukan Uang Setinggi 3 Meter Depan Prabowo, Total Rp10,2 Triliun</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Kejagung-Pamer-Tumpukan-Uang-Setinggi-3-Meter-Depan-Prabowo--Total-Rp10-2-Triliun</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8871_Kejagung-Pamer-Tumpukan-Uang-Setinggi-3-Meter-Depan-Prabowo--Total-Rp10-2-Triliun.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Uang senilai Rp10,2 triliun itu disusun rapi dengan pecahan uang Rp100.000 di sebelah kanan, kiri, dan tengah panggung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memamerkan tumpukan uang Rp10,2 triliun hasil denda administratif oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Rabu (13/5). Selain denda, juga diserahkan lahan kawasan hutan seluas n 2.373.171,75 hektare.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejagung akan menyerahkan seluruh uang tersebut kepada kas negara. Acara penyerahan dilakukan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejagung memamerkan tumpukan uang tersebut di panggung besar. Uang senilai Rp10,2 triliun itu disusun rapi dengan pecahan uang Rp100.000 di sebelah kanan, kiri, dan tengah panggung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tumpukan uang tersebut diperkirakan setinggi 3 meter. Tingginya tumpukan dan banyaknya uang itu memenuhi panggung utama.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Total nilai uang yang diserahkan merupakan hasil denda administratif senilai Rp3,423 triliun dan hasil Satgas PKH untuk pajak PBB dan Non PBB sebesar Rp6,846 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan secara simbolis uang denda administratif kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Uang Rp10,2 triliun tersebut masuk ke kas negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Jaksa Agung menyerahkan lahan kawasan hutan tahap VII seluas 2,37 hektare kepada Menkeu Purbaya. Setelah itu, Purbaya menyerahkannya kepada CEO Danantara Rosan Roeslani yang diserahkan lagi kepada Dirut PT Agrinas untuk dikelola.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo Selamatkan Uang Negara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintahan yang dipimpinnya berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp31,3 triliun dalam waktu 1,5 tahun. Uang tersebut berasal dari perkara tindak pidana korupsi, uang rampasan negara, hingga denda administratif yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang saya pimpin baru 1,5 tahun ini," kata Prabowo saat menghadiri Penyerahan Denda Administratif dan Penyelematan Keuangan Negara di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia mengatakan uang negara sebesar Rp13,2 triliun berhasil diselematkan oleh Kejagung pada Oktober 2025. Uang tersebut berasal dari hasil sitaan korupsi minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Kejagung kembali menyerahkan uang senilai Rp6,6 triliun kepada negara pada Desember 2025, yang berasal dari rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi dan penagihan denda administratif penyalahgunaan kawasan hutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kejagung Serahkan Rp11,4 Triliun</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada 10 April 2026, Kejagung menyerahkan uang Rp11,4 triliun hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan demikian, total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp31,3 triliun. Ini angka yang sangat besar," jelas Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, uang tersebut dapar dipergunakan untuk memperbaiki 34.000 sekolah rusak di seluruh Indonesia. Prabowo menyebut pemerintah sudah memperbaiki 17.000 sekolah rusak pada tahun 2025 lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berarti uang ini bisa dua kali lipat APBN, yang mana sekolah-sekolah berbelas tahun tidak mengalami perbaikan,(merdeka.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Palak dan Keroyok Pasangan Siswa SMA Lagi Pacaran, 4 ABG di Lubuklinggau Ditangkap Polisi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Palak-dan-Keroyok-Pasangan-Siswa-SMA-Lagi-Pacaran--4-ABG-di-Lubuklinggau-Ditangkap-Polisi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_5092_Palak-dan-Keroyok-Pasangan-Siswa-SMA-Lagi-Pacaran--4-ABG-di-Lubuklinggau-Ditangkap-Polisi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusuk.Empat anak baru gede (ABG) ditangkap polisi usai melakukan pemalakan disertai pengroyokan terhadap pasangan siswa SMA yang lagi pacaran. Salah satu korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu bermula saat korban, D (16), sedang nongkrong bersama pacarnya di Danau Cewot, Lapangan Perbakin, Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Senin (11/5) sore. Mereka lalu didatangi keempat pelaku untuk meminta uang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lantaran permintaan tidak dikabulkan, keempat pelaku mengeroyok korban D. Bahkan salah satu pelaku menikam kaki korban hingga terluka parah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para pelaku segera melarikan diri karena panik teriakan korban mengundang massa. Sementara korban dilarikan warga ke rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari penyelidikan, polisi meringkus para pelaku, yakni MU (11), GA (13), JA (14), dan JR (18). Mereka telah ditahan polisi untuk proses hukum lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Empat tersangka sudah diamankan, mereka mengakui telah memalak dan mengeroyok korban," ungkap Kanitreskrim Polsek Lubuklinggau Barat Aiptu Erwinsyah, Rabu (13/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sengaja Palak Korban</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari pemeriksaan, para tersangka berdalih tempat nongkrong korban adalah wilayah kekuasan mereka. Siapa pun yang menikmati liburan di tempat wisata itu harus memberikan sejumlah uang agar tidak diganggu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keempat tersangka memang sengaja memalak korban, alasannya masuk ke wilayah mereka," kata Erwinsyah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para tersangka dijerat Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 5 tahun penjara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sesuai UU Sistem Peradilan Pidana Anak, hukunan mereka dapat dikurangi separuh dari hukuman dewasa.(merdeka.com).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 15:31:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengaduan Data Bansos lewat Puskesos Desa/Kelurahan di Kabupaten Bengkalis</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/Pengaduan-Data-Bansos-lewat-Puskesos-Desa-Kelurahan-di-Kabupaten-Bengkalis</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_805_Pengaduan-Data-Bansos-lewat-Puskesos-Desa-Kelurahan-di-Kabupaten-Bengkalis.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS-Program bantuan sosial yang diprogramkan oleh pemerintah terkadang banyak salah sasaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut&nbsp; Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis memberikan tempat kepada masyarakat untuk membuat pengaduan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terutama yang merasa tidak sesuai dalam data penerima bantuan sosial, dapat menyampaikan pengaduan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa dan kelurahan masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi Puskesos menjadi pintu utama pelayanan dan pengaduan masyarakat terkait data bantuan sosial, baik usulan baru, sanggahan data, maupun pembaruan kondisi ekonomi rumah tangga. Apalagi saat ini sedang dibahas pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Hambali, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, setiap desa sudah ada Puskesos. Di sana masyarakat bisa menyampaikan pengaduan, baik terkait bantuan yang belum tepat sasaran maupun perubahan kondisi ekonomi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hambali mengatakan, seluruh pengaduan yang masuk melalui Puskesos Desa dan Kelurahan, akan diproses melalui mekanisme verifikasi berjenjang, mulai dari pemerintah desa hingga Dinas Sosial, sebelum diteruskan ke Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya, sistem ini dibuat untuk memastikan transparansi sekaligus menjaga akurasi data dalam DTSEN yang menjadi dasar penyaluran bantuan sosial nasional. Makanya kami tidak dapat mengubah data secara sepihak tanpa proses verifikasi dari desa dan lembaga terkait," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan Pejabat Fungsional Pekerja Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Firdaus juga mengatakan masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos, untuk menyampaikan usulan maupun sanggahan data secara mandiri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jadi keterbukaan kanal pengaduan ini kita harapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga akurasi data penerima bantuan sosial," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, Dinas Sosial Bengkalis mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila terdapat ketidaksesuaian data, sehingga bantuan sosial dapat benar-benar diterima oleh warga yang berhak menerima dan tepat sasaran.(riauposjwapos).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 14:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Harga Kelapa Rp3.200 per Kg, Petani Minta Regulasi Pemerintah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Harga-Kelapa-Rp3-200-per-Kg--Petani-Minta-Regulasi-Pemerintah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8992_Harga-Kelapa-Rp3-200-per-Kg--Petani-Minta-Regulasi-Pemerintah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TEMBILAHAN-Harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melemah. Di tingkat petani, harga kelapa kini berada di kisaran Rp3.200 per kilogram atau turun dibanding beberapa bulan sebelumnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut dinilai mulai menekan pendapatan petani kelapa yang selama ini bergantung pada komoditas perkebunan tersebut. Ikatan Petani Kelapa Rakyat (IPKR) meminta pemerintah segera menetapkan standarisasi harga kelapa untuk menjaga stabilitas pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Umum IPKR Handy Cahyadi mengatakan, rendahnya harga belum seban­ding dengan biaya perawatan kebun dan ongkos distribusi. Selain itu, antrean penjualan kelapa di pabrik pengolahan juga menyebabkan kualitas buah menurun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">‘’Kelapa yang terlalu lama antre mengalami penurunan kualitas sehingga harga jual ikut turun,’’ ujarnya, Selasa (12/5).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">IPKR menilai tata niaga kelapa di Inhil perlu mendapat perhatian serius mengingat komoditas tersebut menjadi sumber utama ekonomi masyarakat pesisir.Sekjen IPKR Ali Akbar Almukti mengatakan, pemerintah perlu menghadirkan regulasi harga seperti yang diterapkan pada komoditas sawit agar petani memiliki kepastian usaha.Selain regulasi harga, IPKR juga mendorong percepatan hilirisasi industri kelapa dan pembukaan akses ekspor guna meningkatkan daya serap pasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka menilai penurunan harga yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir berpotensi memicu alih fungsi kebun kelapa menjadi perkebunan sawit apabila tidak segera diantisipasi peme­rintah.(riauposco).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemilik Warung Remang di Tanah Putih,Rohil Diberi Waktu 7 Hari Kosongkan Bangunan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Pemilik-Warung-Remang-di-Tanah-Putih-Rohil-Diberi-Waktu-7-Hari-Kosongkan-Bangunan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_3906_Pemilik-Warung-Remang-di-Tanah-Putih-Rohil-Diberi-Waktu-7-Hari-Kosongkan-Bangunan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TANAHPUTIH-Pemerintah Kecamatan Tanah Putih bersama aparat gabungan melaksanakan kegiatan penertiban warung remang-remang dan bangunan liar yang berada di bawah aset BMN PT PHR di wilayah Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap keresahan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba, praktik prostitusi, serta penginapan berkedok hiburan malam di kawasan Jalan Lintas Manggala dan Simpang Mayat, Kelurahan Banjar XII.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penertiban dipimpin langsung oleh Camat Tanah Putih, Dona Doni Siregar S.STP., M.Si, bersama tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Satpol PP, aparat kecamatan, dan aparat kelurahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan liar dan warung remang-remang agar segera mengosongkan tempat usaha mereka dalam waktu paling cepat tiga hari dan paling lambat tujuh hari. Pemerintah juga menegaskan bahwa bangunan yang tidak diindahkan akan dibongkar, sementara peralatan hiburan dan musik akan disita.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, petugas turut memutus aliran listrik di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat hiburan malam dan lokalisasi prostitusi di kawasan Simpang Mayat serta Jalan Lintas Manggala Jhonson sebagai upaya menghentikan aktivitas tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim gabungan juga melakukan razia di wisma di Jalan Lintas Manggala Jhonson. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa wanita tanpa identitas yang diduga bekerja sebagai PSK di salah satu Wisma . Di lokasi tersebut juga ditemukan sejumlah barang bukti bekas penggunaan narkoba jenis sabu-sabu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para wanita yang diamankan kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing, sementara aliran listrik di urut diputus untuk menghentikan aktivitas di lokasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai razia, aparat gabungan melanjutkan patroli di sepanjang Jalan Lintas Manggala Jhonson hingga Simpang Mutiara guna memastikan tidak ada lagi aktivitas hiburan malam yang kembali beroperasi dan untuk memastikan imbauan pemerintah dipatuhi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y. Yudi Indranaldi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta merespons keresahan masyarakat terhadap maraknya dugaan peredaran narkoba dan prostitusi di wilayah Banjar XII.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi keresahan masyarakat agar tidak terjadi tindakan spontan seperti pembakaran, pengrusakan maupun aksi main hakim sendiri terhadap tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi prostitusi dan sarang narkoba,” terang Kapolsek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan penertiban berakhir sekitar pukul 19.00 WIB dan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tanah Putih dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali(rtc).</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 13:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemotor Wanita di Pelalawan Tewas Usai Tabrak Truk Rusak yang Parkir di Jalintim Tanpa Rambu-rambu</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pemotor-Wanita-di-Pelalawan-Tewas-Usai-Tabrak-Truk-Rusak-yang-Parkir-di-Jalintim-Tanpa-Rambu-rambu</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_2483_Pemotor-Wanita-di-Pelalawan-Tewas-Usai-Tabrak-Truk-Rusak-yang-Parkir-di-Jalintim-Tanpa-Rambu-rambu.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN-Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan kembali menelan korban jiwa pada Selasa (12/5/2026) malam lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seorang pengendara motor wanita meregang nyawa usai menabrak truk yang parkir di tepi Jalintim Kilometer 92 Desa Palas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan sekitar pukul 18.45 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban bernama Nurul Anisah (29/5/2026) yang tinggal di Desa Palas, Pangkalan Kuras. Korban Nurul mengendarai motor jenis Honda Vario 150 dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 5797 IR. Sedangkan truk dengan Nopol BA 8305 AJ tersebut dikendarai Hendra (44) yang beralamat di Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Truk tersebut dalam kondisi rusak dan diparkirkan di tepi jalan. Posisi jalan tanjakan," ungkap Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tabrakan maut berawal ketika korban Nurul memacu sepeda motornya Honda Vario 150 BM 5797 IR dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek, Pangkalan Kuras.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalintim Kilometer 92 Desa Palas, kondisi jalan tanjakan dan gelap lantaran tak ada lampu jalan. Truk BA 8305 AJ dikendarai Hendra diparkirkan di tepi jalan karena mengalami kerusakan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diduga perempuan itu tidak memperhatikan kendaraan besar yang parkir di pinggir jalan tanjakan. Motor korban menabrak bagian belakang sebelah kanan truck tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibatnya, wanita itu mengalami luka-luka pada bagian kepala, keluar darah dari hidung dan mulut, serta luka lecet pada tangan dan kaki. Ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Pangkalan Kuras ll.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah mendapatkan laporan, personil kita langsung menuju lokasi dan mengevakuasi korban. Termasuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta mengatur arus lalu lintas," tambah Kasat Tatit Rizkyan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan hasil penyelidikan sementara Satlantas Polres Pelalawan, korban diduga kurang berkonsentrasi dan kurang memperhatikan truk yang sedang terparkir rusak di depannya. Kondisi itu diperparah suasana jalan yang gelap.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan kelalaian sopir Truk BA 8305 AJ, Hendra tidak memberikan rambu-rambu kendaraan rusak berupa traffic count&nbsp; atau segitiga peringatan. Ia juga tidak menghidupkan lampu hazard dan tidak melakukan pengaturan, sehingga menyebabkan terjadinya Laka Lantas.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Tatit mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati dalam berkendara, khususnya mobil yang mengalami kendala di jalan. Disarankan untuk&nbsp; memerkirkan kendaraannya dengan tidak memakan badan jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Harus memasang segitiga atau rambu peringatan sekitar 50 meter sebelum lokasi parkir dan menyalakan lampu hazard, untuk menghindari kecelakaan(tribunewspekanbaru).</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 13:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>&ldquo;Personel Polsek Kelayang Pantau Langsung Kepeternak, Swasembada Pangan Daging Dapat Tercapai&rdquo;</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-ldquo-Personel-Polsek-Kelayang-Pantau-Langsung-Kepeternak--Swasembada-Pangan-Daging-Dapat-Tercapai-rdquo-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_4012_-ldquo-Personel-Polsek-Kelayang-Pantau-Langsung-Kepeternak--Swasembada-Pangan-Daging-Dapat-Tercapai-rdquo-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;">I<font face="arial" size="3">NHU - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran Polsek Kelayang, Polres Indragiri Hulu. Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, personel kepolisian turun ke lapangan untuk memastikan sektor peternakan rakyat tetap berkembang dan mampu menjadi penopang swasembada pangan, khususnya kebutuhan daging di wilayah Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut terlihat saat Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih, Brigadir Sudarno, SH melaksanakan kunjungan dan pemantauan langsung ke peternakan sapi milik warga bernama Supri di Desa Sungai Pasir Putih, Kecamatan Kelayang. Dalam kunjungan itu, Brigadir Sudarno memberikan motivasi sekaligus memastikan kondisi peternakan warga berjalan dengan baik dan sehat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Indragiri Hulu, Eka Ariandy Putra melalui Kapolsek Kelayang, Rudi Syahputra menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut IPTU Rudi Syahputra, sektor peternakan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pasokan daging di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kepolisian perlu terus diperkuat agar peternakan rakyat dapat berkembang secara maksimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Bhabinkamtibmas hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendorong masyarakat agar terus produktif dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan pemantauan dan pendampingan secara langsung, diharapkan peternakan warga dapat berkembang sehingga kebutuhan pangan khususnya daging dapat tercukupi,” ujar IPTU Rudi Syahputra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kegiatan tersebut diketahui bahwa Supri memanfaatkan pekarangan rumah yang sebelumnya tidak produktif menjadi lokasi peternakan sapi. Saat ini dirinya memiliki tiga ekor sapi jenis Bali yang ditempatkan dalam kandang berukuran 10 x 5 meter persegi. Untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya, Supri setiap hari mencari rumput sebagai makanan utama sapi-sapi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak hanya itu, guna menjaga kesehatan hewan ternak, peternakan sapi milik Supri juga rutin mendapatkan perhatian dari Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kelayang, Beni. Setiap enam bulan sekali dilakukan penyuntikan vaksin terhadap ternak sapi guna menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh hewan ternak dari berbagai penyakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi antara peternak, PPL, Dinas Peternakan, serta Bhabinkamtibmas dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas sektor peternakan masyarakat. Dengan pengawasan dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produksi ternak sapi di Kecamatan Kelayang dapat terus meningkat dan berdampak positif terhadap stabilitas pasar daging di Kabupaten Indragiri Hulu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk aparat kepolisian yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan motivasi, pengawasan, dan rasa aman bagi para peternak.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lagi Nginap di Hotel Pekanbaru, Pelaku Curanmor di Hendsy Gym Diringkus Polres Pelalawan .</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Lagi-Nginap-di-Hotel-Pekanbaru--Pelaku-Curanmor-di-Hendsy-Gym-Diringkus-Polres-Pelalawan--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_255_Lagi-Nginap-di-Hotel-Pekanbaru--Pelaku-Curanmor-di-Hendsy-Gym-Diringkus-Polres-Pelalawan--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Pelaku pencurian kendaraan motor (Curanmor) di Hendsy Gym Pangkalan Kerinci pada Minggu (10/5/2025) diringkus Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan pada Selasa (12/5/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Aksi pelaku terekam kamera CCTV saat mencuri sepeda motor jenis honda scoopy di parkiran Hendsy Gym, terletak di Jalan Pemda Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci pada jam 10.30 wib.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Videonya viral di Media Sosial (Medsos) lantaran mencuri motor di tengah keramaian arus lalu lintas Jalan Pemda saat hari terang.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah mendapatkan laporan, Satreskrim Polres Pelalawan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Selanjutnya mempelajari rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan dan mencari terduga pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim kita langsung lidik selama dua hari mencari pelaku. Alhamdulillah, tersangka kita amankan di Pekanbaru," ujar Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bayu Ramadhan Effendi kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka bernama YP alias Yogi yang Tim Opsnal Satreskrim meringkus Yogi setelah melakukan penyelidikan dan pencarian mulai Senin (11/5/2026) sampai Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Opsnal yang dipimpin Kanit I Pidum Ipda Erwin Naibaho mendapat informasi jika pelaku sedang berada di Kota Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi meluncur ke Kota Pekanbaru untuk memburu tersangka yang sedang berada di salah satu hotel.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 23.45 wib tim opsnal menggerebek kamar tempat pelaku menginap bersama tiga orang temannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketika diinterogasi, Yogi mengakui telah mencuri sepeda motor jenis Scoopy di Hendsy Gym Pangkalan Kerinci.&nbsp;&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas melakukan pengembangan dan menangkap satu pelaku lainnya berinisial MH alias Roni (27) yang tinggal di Jalan Kaharudin Nasution, Pekanbaru. Tersangka Roni yang menjual hasil curian dari tersangka Yogi.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ternyata para pelaku ini merupakan komplotan Curanmor dari Pekanbaru. Nah, tersangka Yogi ini merupakan Ketua komplotannya," kata Kasat Bayu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menyita barang bukti berupa Honda beat warna merah dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 2548 ACN yang digunakan pelaku mencuri di Hendsy Gym.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pakaian yang digunakan saat beraksi juga disita. Kemudian kunci Letter T dan satu unit telepon genggam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah didalami ternyata Yogi bersama komplotannya telah mencuri motor di 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Pelalawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertama di Hendsy Gym mencuri motor Scoopy dicuri oleh Yogi dan rekannya beriksial DN. Motor dijual seharga Rp 5,2 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian TKP kedua di rumah makan Raja Bebek Jalan Akasia Pangkalan Kerinci yang dicuri oleh Yogi dengan tiga orang temannya DN, JO, dan SI. Motor Bear Street itu dijual Rp 3,5 juta.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga TKP di Gapura Jalintim Kilometer 55 Pangkalan Kerinci mencuri beat warna merah putih oleh Yogi dan DN serta dijual Rp 2,7 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TKP keempat di Bandar Sei Kijang, Yogi dan JO menggondol Scoopy warna hitam putih yang dijual Rp 3,5 juta. Kemudian TKP di Simpang Pasar mencuri motor Beat Deluxe oleh Yogi dan JO yang dijual Rp 3,5 juta.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, TKP di Jembatan Kembar Kantor Bupati Pelalawan, Yogi dan DN mencuri motor beat robot yang dijual Rp 2,7 juta. Terakhir di Hotel Jalur 2 Pangkalan Kerinci. Satu unit motor CRF dicuri oleh Yogi, DA dan SI serta dijual Rp 8,5 juta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pelaku ini juga residivis kasus curanmor pada tahun 2024 yang lalu. Bahkan baru bebas 14 hari setelah menjalani hukuman," kata Bayu Ramadhan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tim Opsnal masih mengejar empat orang anggota komplotan curanmor lainnya yang beraksi bersama tersangka Yogi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Komplotan inilah yang selama ini meresahkan warga Pangkalan Kerinci yang sering kehilangan sepeda motor.(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Detik-detik Mobil Dapur MBG Hantam Deretan Lapak UMKM di Bekasi, Pedagang Jadi Korban.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Detik-detik-Mobil-Dapur-MBG-Hantam-Deretan-Lapak-UMKM-di-Bekasi--Pedagang-Jadi-Korban-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8408_Detik-detik-Mobil-Dapur-MBG-Hantam-Deretan-Lapak-UMKM-di-Bekasi--Pedagang-Jadi-Korban-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Detik-detik mencekam kecelakaan mobil dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (12/5/2026) kemarin diungkap saksi di lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat kejadian itu, tiga orang menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tiga orang itu terdiri dari dua pedagang dan satu kenet mobil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua pedagang itu berinisial S (41), dan NA (33), lalu untuk satu korban lainnya adalah kenet atau penumpang, PDW.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diberitakan sebuah mobil putih bernomor polisi B 9007 TXZ yang diduga kuat merupakan kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hilang kendali dan menyapu sejumlah lapak pedagang UMKM di pinggir jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kecepatan tinggi kendaraan tersebut membuat para pedagang tak sempat menyelamatkan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibatnya, dua orang pedagang menderita luka serius dan harus berjuang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada bagian depan mobil yang ringsek terdapat tulisa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sehingga warga menduga kuat hal itu memang benar adanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut kesaksian Rudi, seorang tukang parkir yang berada tepat di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika mobil operasional tersebut melaju kencang dari arah Jalan Nusantara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tanpa pengereman yang berarti, kendaraan itu langsung menghantam lapak pertama milik pedagang tahu crispy dan otak-otak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak berhenti di situ, dentuman keras kembali terdengar saat mobil terus merangsek maju dan menghancurkan lapak pedagang ayam goreng yang berada di dekatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Mobil kencang banget dari arah sana (Jalan Nusantara). Saya melihat sendiri dari tengah parkiran, memang kecepatannya tidak wajar untuk jalan lingkungan seperti ini,” ujar Rudi dengan nada gemetar saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi Korban Mengiris Hati</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak dari tabrakan tersebut sangat fatal bagi para pejuang ekonomi kecil itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rudi menceritakan momen dramatis saat dirinya berusaha menolong para korban yang terkapar di antara puing-puing gerobak yang hancur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban pertama, seorang laki-laki pedagang otak-otak, tampak merintih kesakitan karena tangannya tak lagi bisa digerakkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, korban kedua, seorang perempuan pedagang ayam goreng, mengalami luka terbuka yang parah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Tukang otak-otak itu tangannya kaku, tidak bisa gerak sama sekali. Yang paling parah tukang ayam goreng, kepalanya penuh darah. Kami langsung evakuasi ke rumah sakit terdekat,” pungkas Rudi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, suasana masih nampak ramai oleh warga dan pengendara yang penasaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Puing-puing dagangan yang berserakan menjadi saksi bisu kerasnya hantaman mobil tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, hingga perwakilan Pemerintah Kota Bekasi segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mobil operasional SPPG yang ringsek di bagian depan itu kini telah diangkut menggunakan truk derek untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, apakah akibat kelalaian manusia (human error), serangan medis pada pengemudi, atau gangguan teknis pada kendaraan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sopir dan kenek mobil tersebut kini dalam pemeriksaan pihak berwajib guna mempertanggungjawabkan insiden yang menghancurkan mata pencaharian para pedagang kecil tersebut(tribunpekanbaru).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 11:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Utang RI Naik karena MBG? Ekonom Sebut Salah Kaprah.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Utang-RI-Naik-karena-MBG--Ekonom-Sebut-Salah-Kaprah-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_367_Utang-RI-Naik-karena-MBG--Ekonom-Sebut-Salah-Kaprah-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Pengamat ekonomi berpandangan kenaikan utang negara yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan cara berpikir fiskal yang dangkal. Mereka yang mengaitkan hal itu dinilai tidak memahami mekanisme pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) modern.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pakar sekaligus Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita mengatakan utang pemerintah tidak digunakan untuk membiayai satu program tertentu. Dalam tata kelola anggaran negara modern, utang menjadi bagian dari strategi pembiayaan negara secara keseluruhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam struktur APBN modern, utang negara tidak pernah berdiri untuk membiayai satu program tunggal, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan strategi pembiayaan negara mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, subsidi energi, perlindungan sosial, hingga stabilisasi ekonomi," kata Ronny dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), utang pemerintah tercatat sebesar Rp 9.920,42 triliun atau setara 40,75% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 31 Maret 2026. Dilihat dari komposisinya, utang tersebut terdiri atas Surat Berharga Negara (SBN) Rp 8.652,89 triliun atau 87,22% dan pinjaman Rp 1.267,52 triliun atau 12,78%.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Ronny, realisasi utang tidak dapat dikaitkan hanya dengan satu program. Pasalnya secara teknokratis struktur APBN Indonesia menggunakan mekanisme pooled financing, bukan project-based debt sebagaimana dipahami sebagian masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena itu, penyebutan bahwa utang naik akibat MBG merupakan penyederhanaan yang tidak presisi secara akademik. Kalau logika seperti itu dipakai, maka semua program negara dari jalan tol sampai gaji ASN, bisa dituduh sebagai penyebab tunggal utang. Padahal ekonomi negara bekerja jauh lebih kompleks daripada sekadar cocoklogi fiskal di media sosial," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ronny menilai investasi pada gizi anak merupakan salah satu bentuk belanja negara yang produktif dalam teori pembangunan modern. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama produktivitas jangka panjang suatu negara karena anak yang mengalami stunting, kekurangan protein atau defisit nutrisi kronis berpotensi memiliki kapasitas kognitif dan produktivitas ekonomi yang lebih rendah saat dewasa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Negara bukan sedang menghabiskan uang untuk makan siang, tetapi melakukan investasi biologis dan intelektual terhadap generasi produktif 15 hingga 20 tahun mendatang," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ronny menambahkan, biaya terbesar bagi sebuah negara bukanlah memberi makan anak-anak, melainkan membiarkan satu generasi tumbuh dengan kualitas kesehatan dan kecerdasan yang buruk. Sebab dampaknya akan jauh lebih mahal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di masa depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain aspek gizi, ia menilai program MBG juga memiliki multiplier effect terhadap sektor pertanian, peternakan, UMKM pangan, logistik daerah, hingga penciptaan lapangan kerja lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Uang negara tidak hilang, melainkan berputar di ekonomi domestik. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, instrumen fiskal seperti ini juga berfungsi menjaga konsumsi nasional dan memperkuat permintaan domestik (domestic demand)," imbuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, Ronny menilai perdebatan publik seharusnya difokuskan pada efektivitas pelaksanaan program, bukan mempertanyakan keberadaannya. "Perdebatan yang sehat seharusnya bukan perlukah MBG, tetapi bagaimana memastikan program ini tepat sasaran, efisien dan tidak bocor," pungkasnya</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>India Tolak LNG Rusia, Kapal Tanker Terombang-ambing di Dekat Singapura.</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/India-Tolak-LNG-Rusia--Kapal-Tanker-Terombang-ambing-di-Dekat-Singapura-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8123_India-Tolak-LNG-Rusia--Kapal-Tanker-Terombang-ambing-di-Dekat-Singapura-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Penolakan India terhadap gas alam cair (LNG) asal Rusia berbuntut panjang. Sebuah kapal tanker berkapasitas 138.200 meter kubik kini terombang-ambing di laut tanpa tujuan pasti, setelah tak diizinkan bersandar untuk membongkar muatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melansir Reuters, Rabu (13/5/2026), kapal tanker Rusia bernama Kunpeng tersebut diketahui membawa gas cair dari terminal Portovaya yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat (AS) imbas perang Ukraina. Kapal ini awalnya direncanakan bersandar dan melakukan bongkar muat pada bulan lalu di terminal impor LNG Dahej di India bagian barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keengganan India menyebabkan kargo LNG dari pabrik Portovaya di Laut Baltik yang dikenai sanksi AS di Rusia tidak dapat dibongkar, meskipun India telah tertera sebagai tujuannya pada pertengahan April," kata salah satu sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keputusan New Delhi ini mempertegas upaya India untuk menjaga keseimbangan antara mengamankan kebutuhan energi murah dan menjaga hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat. Kondisi ini juga mencerminkan keterbatasan Moskow untuk mengalihkan ekspor LNG-nya ke pasar baru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan menyebutkan sempat ada upaya dari Rusia untuk menyamarkan asal-usul kargo tersebut sebagai non-Rusia, namun pelacakan satelit tetap berhasil mengidentifikasi sumber muatan aslinya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbeda dengan minyak mentah yang lebih mudah disamarkan melalui transfer antarkapal (ship-to-ship transfer) di tengah laut, pengiriman LNG jauh lebih sulit disembunyikan dari pengawasan data navigasi global.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kapal tersebut tetap terlacak meskipun dokumentasi menunjukkan bahwa kargo tersebut bukan berasal dari Rusia," jelas sumber yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir, menurut laporan LSEG, kapal itu kini berada di dekat perairan Singapura tanpa pengumuman tujuan lebih lanjut. Sementara pembicaraan antara Rusia dengan India mengenai muatan kargo yang diizinkan masuk masih berlanjut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rusia dilaporkan terus mengejar kesepakatan jangka panjang untuk memasok LNG dan pupuk ke India guna mengalihkan pasar yang selama ini bergantung pada Eropa. Di sisi lain, India memberikan sinyal terbuka untuk membeli LNG Rusia, namun dengan syarat ketat bahwa kargo tersebut harus berasal dari proyek yang bersih dari sanksi internasional(detik.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi Militer Gerebek Gudang Rahasia Penimbunan Solar Subsidi di Sulut</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Polisi-Militer-Gerebek-Gudang-Rahasia-Penimbunan-Solar-Subsidi-di-Sulut</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_8808_Polisi-Militer-Gerebek-Gudang-Rahasia-Penimbunan-Solar-Subsidi-di-Sulut.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta-Jajaran Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka menggerebek lokasi gudang penimbunan solar subsidi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Barang bukti 4,7 ton solar subsidi beserta empat pelaku diserahkan ke Polda Sulut, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Sofyan menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari keluhan masyarakat terkait antrean panjang di sejumlah SPBU serta informasi mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah Minahasa Utara."Menindaklanjuti informasi tersebut, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem J Rajagukguk memerintahkan tim untuk bergerak. Pada Senin malam (11/5), petugas mendatangi lokasi yang diduga gudang penimbunan milik warga berinisial DHW di Jalan Kabima, Kecamatan Kema," ujar Sofyan dalam keterangannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan DHW selaku pemilik gudang, serta tiga orang lainnya yakni RF (penjaga gudang), TG, dan SW (pekerja). Selain para pelaku, petugas juga menyita 4,7 ton solar subsidi yang diduga akan diselewengkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TNI menegaskan bahwa pengawasan distribusi energi merupakan atensi serius dari pimpinan tinggi negara. “Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Penyalahgunaan seperti ini sangat merugikan rakyat dan mengganggu stabilitas distribusi energi di daerah,” tegas Sofyan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan bahwa Pangdam memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pomdam XIII/Merdeka atas respons cepat dalam mengungkap kasus ini. Hal ini dinilai sebagai implementasi nyata dari arahan Presiden RI saat Apel Komandan Satuan (Dansat) mengenai pengawasan ketat distribusi energi nasional(liputan6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pangdam memberikan apresiasi atas langkah tegas jajaran Pomdam. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan praktik penimbunan BBM subsidi untuk kepentingan industri maupun keuntungan pribadi," pungkasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Indonesia Kekurangan Setengah Juta Guru, Kemendikdasmen Lakukan Redistribusi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/Indonesia-Kekurangan-Setengah-Juta-Guru--Kemendikdasmen-Lakukan-Redistribusi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir052026/_7518_Indonesia-Kekurangan-Setengah-Juta-Guru--Kemendikdasmen-Lakukan-Redistribusi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan langkah redistribusi guru secara nasional untuk mengatasi kekurangan formasi guru yang saat ini mencapai sekitar 498.000 orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan kebijakan redistribusi dilakukan karena masih terdapat sekolah yang mengalami kelebihan tenaga pengajar, sedangkan sekolah lain justru kekurangan guru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Yang pertama dilakukan, ini arahan Ibu Menteri PAN-RB pada saat ratas dahulu, jadi redistribusi dahulu. Jadi kalau kami sekarang secara kebutuhan guru di data kami kan butuh 498.000. Namun begitu, ini harus diredistribusi dahulu,” katanya di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Nunuk, saat ini Kemendikdasmen tengah melakukan pemetaan nasional untuk mengatur ulang sebaran guru agar lebih merata di seluruh daerah. Setelah proses redistribusi selesai dilakukan, pemerintah baru akan menetapkan jumlah formasi guru yang benar-benar dibutuhkan untuk rekrutmen berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kami sedang menyelesaikan perumusan pemenuhan kebutuhan guru untuk tahun ini. Ibu Menter PAN-RB Rini menyampaikan akan ada rekrut atau formasi, cuma jumlahnya kan belum ditetapkan. Kami masih menghitung redistribusi dahulu, lalu menghitung kebutuhannya,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain redistribusi, Kemendikdasmen juga tengah menyiapkan skema seleksi bagi guru non-aparatur sipil negara (ASN) atau guru honorer yang telah terdata dalam sistem data pokok pendidikan (dapodik) per 31 Desember 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jumlah guru non-ASN yang masuk dalam pendataan tersebut mencapai 237.196 orang. Nunuk menjelaskan pemerintah sedang membahas mekanisme seleksi yang dinilai adil agar para guru honorer mendapatkan kepastian hukum dan jenjang karier yang lebih jelas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, ia menegaskan penetapan mekanisme seleksi dan pengangkatan ASN bukan menjadi kewenangan Kemendikdasmen, melainkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Jadi kami masih menghitung redistribusi dahulu, lalu menghitung kebutuhannya. Nanti formasi itu akan ditetapkan. Mekanismenya juga akan ditetapkan karena yang menetapkan mekanisme seleksi ASN adalah di kementerian lain, bukan di Kemendikdasmen(cakaplah.com).</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:52:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>