<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:57:51 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 08:57:51 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title>Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Keamanan Selat Malaka</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/Prabowo--Indonesia-Singapura-Sepakat-Jaga-Keamanan-Selat-Malaka</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8392_Prabowo--Indonesia-Singapura-Sepakat-Jaga-Keamanan-Selat-Malaka.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan bersama untuk menjaga Selat Malaka tetap aman, damai, dan terbuka bagi seluruh pengguna jalur pelayaran. Terlebih, kedua negara memiliki jejak kerja sama, persahabatan, dan kolaborasi selama ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo menyampaikan hal tersebut sebagai salah satu poin penting dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita kembali menegaskan sikap Indonesia dan Singapura mengenai Selat Malaka. Indonesia dan Singapura adalah negara yang berbatasan langsung di Selat Malaka. Kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran yang bebas bagi semua pihak," ungkap Prabowo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Presiden menekankan, keamanan di Selat Malaka tidak hanya berkaitan dengan kelancaran pelayaran internasional, tetapi juga menyangkut kepentingan strategis negara-negara di kawasan. Karena itu, berbagai ancaman seperti pencemaran, kecelakaan laut, hingga aksi perompakan harus terus diantisipasi melalui kerja sama yang erat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hal ini merupakan kepentingan yang sangat vital bagi negara-negara di sekitar Selat Malaka," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo juga memastikan, Indonesia akan terus menjalin koordinasi dengan negara-negara pesisir lainnya, termasuk Malaysia dan Thailand, untuk menjamin Selat Malaka tetap terbuka sesuai ketentuan hukum laut internasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand untuk memastikan, sesuai dengan UNCLOS 1982, bahwa Selat Malaka akan selalu terbuka bagi semua, aman, dan dapat diakses oleh siapa pun yang memerlukan akses. Saya kira itu adalah ketegasan kita, dan saya yakinkan kepada kawan-kawan di Singapura," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hubungan Berdasar Saling Percaya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Prabowo, hubungan Indonesia dan Singapura selama ini dibangun atas dasar saling percaya dan kepentingan bersama. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan kedua negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sikap Indonesia, dan sikap saya pribadi sejak dahulu, saya kira sudah saya buktikan selama puluhan tahun. Komitmen dan keyakinan saya adalah bahwa Singapura dan Indonesia harus menjadi mitra yang baik serta menjalin kerja sama yang baik," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Prabowo meyakini, hubungan yang semakin erat antara kedua negara akan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya untuk rakyat Indonesia dan Singapura, tetapi untuk menjaga stabilitas, pertumbuhan, dan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepentingan Strategis Kedua Negara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senada dengan Prabowo, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan kedua negara memiliki kepentingan strategis yang sama dalam menjaga keamanan Selat Malaka dan Selat Singapura sebagai jalur pelayaran internasional yang terbuka.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami juga membahas perkembangan di Timur Tengah dan implikasinya bagi Singapura, khususnya terhadap Selat Malaka. Sebagai negara-negara pesisir yang berbatasan dengan Selat Malaka dan Selat Singapura, Singapura dan Indonesia memiliki kepentingan strategis yang sejalan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami sama-sama berkepentingan untuk menjunjung tinggi hak dan kebebasan bernavigasi serta menjaga jalur komunikasi laut tetap terbuka bagi semua pihak, termasuk hak lintas transit kapal tanpa hambatan sesuai dengan UNCLOS, yang juga merupakan bagian dari hukum kebiasaan internasional," imbuh PM Lawrence.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan bahwa Singapura dan Indonesia sepakat bekerja sama dengan negara-negara pesisir lainnya untuk memastikan Selat Malaka tetap aman, terbuka, dan dapat diakses oleh semua pihak, sehingga kedua negara senantiasa memperoleh manfaat dari potensi Selat Malaka tersebut.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tunggu Konfirmasi Iran, Menlu Sugiono dan Ketua MPR RI akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Tunggu-Konfirmasi-Iran--Menlu-Sugiono-dan-Ketua-MPR-RI-akan-Hadiri-Pemakaman-Ayatollah-Khamenei</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5514_Tunggu-Konfirmasi-Iran--Menlu-Sugiono-dan-Ketua-MPR-RI-akan-Hadiri-Pemakaman-Ayatollah-Khamenei.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bersama Ketua MPR RI, Ahmad Muzani direncanakan menghadiri upacara pemakaman pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Rencana kedatangan ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus menjaga hubungan baik dengan Republik Islam Iran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sugiono mengatakan hingga kini pemerintah masih menunggu konfirmasi dari otoritas Iran terkait waktu dan lokasi yang dapat dihadiri oleh delegasi Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita berencana hadir. Kami masih menunggu jawaban, waktu, dan tempat di mana kita bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut. Seperti kita ketahui juga ada prosesi yang dilakukan terkait dengan rangkaian acara dari pemakaman,” ujar Sugiono di Jakarta, Senin (6/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Iran terus berlangsung. Besarnya penghormatan masyarakat Iran terhadap Ayatollah Khamenei membuat pihak penyelenggara masih mengatur lokasi yang memungkinkan untuk menerima kunjungan para delegasi asing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari komunikasi yang terus kita lakukan, karena penghormatan terhadap beliau sangat besar, kemudian massa juga sangat besar di sana, pihak Iran masih mencoba untuk mencari titik atau spot menerima kunjungan ini," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sugiono menjelaskan, pemerintah Indonesia sebelumnya telah menerima undangan untuk menghadiri rangkaian acara tersebut. Pada tahap awal, Indonesia menyampaikan bahwa Duta Besar RI untuk Iran akan mewakili pemerintah dalam prosesi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut dan pada saat itu kita juga sudah mengatakan bahwa yang mewakili pemerintah Indonesia adalah Dubes Indonesia yang ada di Iran,” ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertimbangkan Sejumlah Aspek Teknis</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menuturkan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan sejumlah aspek teknis, termasuk padatnya agenda kenegaraan di dalam negeri yang melibatkan sejumlah pejabat kunci.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, situasi berubah setelah pemerintah Indonesia menerima konfirmasi dari pihak Iran bahwa akses ke salah satu agenda hanya diberikan kepada pejabat dengan level di atas duta besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemudian kita mendapatkan konfirmasi bahwa pihak Iran hanya akan memberi akses kepada pejabat di atas dubes," kata Sugiono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena keterbatasan waktu dan mekanisme yang berlaku, pemerintah tidak memungkinkan untuk mengirimkan pengganti pada agenda tersebut. Setelah berkoordinasi lebih lanjut, Sugiono mengatakan Indonesia kemudian merencanakan kehadiran delegasi tingkat tinggi pada prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026.(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:52:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polisi yang Hilang Saat Penggerebekan Narkoba Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dianiaya </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Polisi-yang-Hilang-Saat-Penggerebekan-Narkoba-Ditemukan-Tak-Bernyawa--Diduga-Dianiaya-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3373_Polisi-yang-Hilang-Saat-Penggerebekan-Narkoba-Ditemukan-Tak-Bernyawa--Diduga-Dianiaya-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><div>Tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur setelah operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (1/7/2026).</div><div><br></div><div>Korban pertama yang ditemukan meninggal dunia adalah Aipda Yudhie Perdana Putra.</div><div><br></div><div>Ia ditemukan dengan luka akibat senjata tajam setelah terlibat dalam operasi penindakan terhadap bandar sabu.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div>Sementara itu, dua anggota lainnya, yakni Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat dinyatakan hilang usai insiden penyerangan.</div><div><br></div><div>Pencarian yang dilakukan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil.</div><div><br></div><div>Jenazah Bripda Nopandri ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, tepatnya di seberang Desa Tumbang Lahang pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 15.55 WIB.&nbsp;</div><div><br></div><div>Sehari kemudian, Minggu (5/7/2026) pagi, jenazah Aiptu Sumaryanto ditemukan di Sungai Desa Tumbang Kalemei.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div>Penemuan jasad tiga anggota Polri pasca penggerebekan bandar narkoba ini memunculkan dugaan baru yang menggemparkan.</div><div><br></div><div>Ketiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan itu diduga sempat disekap dan dianiaya sebelum jasad mereka dibuang ke sungai.</div><div><br></div><div>“Kalau sebelum nyebur ke sungai sudah meninggal, ini bisa jadi mereka ditangkap dulu, disekap, dianiaya, lalu dibuang,” ujar Komisioner Kompolnas Choirul Anam atau Cak Anam dalam tayangan Kompas TV, Senin (6/7/2026).</div><div><br></div><div>Apabila dugaan itu terbukti, kasus tersebut bukan sekadar pembunuhan terhadap aparat kepolisian, melainkan bentuk perlawanan serius terhadap negara dalam upaya pemberantasan narkotika.</div><div><br></div><div>"Kalau itu yang terjadi, ya ini serius sekali. Artinya perlawanan terhadap penegakan hukum, khususnya narkotika, benar-benar terjadi di sini," ujar Anam.</div><div><br></div><div>Karena itu, Kompolnas meminta seluruh pelaku dihukum seberat-beratnya apabila terbukti terlibat.</div><div><br></div><div>Detik-Detik Mencekam Penggerebekan</div><div>Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa operasi berawal dari informasi masyarakat tentang peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div>Target operasi adalah residivis berinisial BIO.</div><div><br></div><div>Sebanyak 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan diterjunkan.</div><div><br></div><div>Saat penangkapan, massa melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan senjata api rakitan.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div>Personel terpaksa menyelamatkan diri dengan berenang menyeberangi sungai dan berlindung di hutan.</div><div><br></div><div>Seorang terduga pelaku berinisial A berhasil ditangkap di lanting sedot emas Desa Tumbang Pariyei.</div><div><br></div><div>Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan anggota, baru kemudian pengungkapan kasus.</div><div><br></div><div>Sosok Aiptu Sumariyanto</div><div><br></div><div>Di mata keluarga dan rekan, Aiptu Sumariyanto dikenal sebagai sosok ramah, teladan, dan berdedikasi tinggi.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div>Putrinya, Khanza (16), mengaku sangat terpukul atas kepergian sang ayah.</div><div><br></div></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rekan satu angkatan, AKP Miftah Khoiri, mengenang almarhum sebagai pribadi yang akrab, rajin, dan selalu menjaga kebersamaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jenazah Aiptu Sumariyanto disalatkan di Masjid Al-Ghufron, Kasongan, sebelum dimakamkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Suasana haru menyelimuti keluarga dan sahabat yang kehilangan sosok teladan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus ini menjadi alarm keras bahwa perlawanan terhadap aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkotika semakin brutal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Investigasi Kompolnas di Palangkaraya dan Katingan diharapkan mampu mengungkap kebenaran, sekaligus memastikan keadilan bagi para polisi yang gugur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sembunyi di Sumur Hingga Plafon, 8 Orang Diamankan Polisi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di Perawang Provinsi Riau, delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu di Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, diamankan polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat polisi datang, mereka kocar-kacir, ada yang masuk ke dalam sumur dan ada yang manjat ke plafon.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa penangkapan itu dilakukan Kamis (2/7/2026) malam. Setelah Polsek Tualang dan Satres Narkoba Polres Siak menerima laporan masyarakat dan melakukan penyelidikan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Peran mereka berbeda-beda. Ada yang diduga sebagai bandar, pengedar, pembeli, hingga orang yang mengetahui aktivitas peredaran narkotika tersebut,” ujar Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, Minggu (5/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menduga AS berperan sebagai bandar. Sementara MJN, RJ, S alias AB, dan EP diduga menjadi pengedar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua orang lainnya, M alias D dan HA, diduga sebagai pembeli. Sedangkan L disebut mengetahui aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan jaringan ini berlangsung dramatis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat polisi mendatangi sebuah rumah di Jalan Bintara, Kelurahan Perawang, seluruh akses masuk ditemukan dalam kondisi terkunci.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas akhirnya melakukan upaya paksa untuk masuk.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tengah penggerebekan itu, orang-orang yang berada di dalam rumah diduga berusaha menghilangkan barang bukti. Narkotika dibuang ke dalam kloset.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satu unit telepon genggam juga dilemparkan ke dalam sumur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya menghindari polisi terjadi di sejumlah sudut rumah. EP ditemukan bersembunyi di dalam sumur. Sementara MJN memilih naik dan bersembunyi di atas plafon rumah.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Petugas akhirnya berhasil mengamankan mereka bersama orang lain yang berada di lokasi,” katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Total delapan orang diamankan dalam rangkaian pengungkapan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Peristiwa itu bermula beberapa jam sebelumnya. Polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika yang kerap terjadi di kawasan Jalan Bintara, Kelurahan Perawang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Unit Reskrim Polsek Tualang kemudian berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Siak untuk melakukan penyelidikan. Tim dipimpin Ps Kanit Reskrim Polsek Tualang Iptu Kristian Hadinata Sirait. Penyelidikan bergerak hingga ke Jalan Raya KM 09, Kampung Perawang Barat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekitar pukul 22.30 WIB, polisi mengamankan M alias D dan HA di sebuah rumah. Dari lokasi itu, petugas menemukan satu paket plastik klip berisi serbuk yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,18 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepada polisi, keduanya mengaku memperoleh sabu dari seorang pria berinisial A yang berada di Jalan Bintara, Kelurahan Perawang. Informasi tersebut langsung dikembangkan. Polisi bergerak menuju rumah yang dimaksud.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di rumah itulah penggerebekan berlangsung. Akses rumah terkunci, sejumlah orang berusaha bersembunyi, sementara barang-barang diduga coba dihilangkan sebelum petugas menguasai lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil penggeledahan menemukan puluhan plastik klip kosong, kaca pirex, pipet modifikasi, dua mancis, uang tunai Rp150 ribu, serta delapan unit telepon genggam berbagai merek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga mengamankan satu unit telepon genggam yang sebelumnya dibuang ke dalam sumur. Hasil tes urine kemudian menunjukkan enam orang positif menggunakan narkotika. Mereka adalah AS, M alias D, HA, RJ, S alias AB, dan EP. Sedangkan MJN dan L dinyatakan negatif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono mengatakan para pelaku dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu telah diamankan di wilayah Kecamatan Tualang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Benar, pelaku tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu diamankan di wilayah Kecamatan Tualang dan saat ini dilakukan proses penyidikan,” kata Teguh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Teguh, pengungkapan itu merupakan hasil kerja sama Polsek Tualang, Satresnarkoba Polres Siak, dan masyarakat yang memberikan informasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi kini masih mengembangkan jaringan tersebut. Salah satu sasaran penyelidikan adalah dugaan pemasok berinisial U. Nama U diketahui dalam proses pengembangan kasus dan kini masuk dalam daftar penyelidikan kepolisian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para tersangka dipersangkakan dengan ketentuan pidana terkait narkotika, termasuk Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau ketentuan terkait dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana penyesuaian pidana yang berlaku, serta pasal-pasal lain yang berkaitan dengan permufakatan dan pengetahuan terhadap tindak pidana narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polsek Tualang meminta masyarakat terus memberikan informasi jika mengetahui aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Informasi masyarakat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan peredaran narkotika, termasuk menelusuri pemasok yang berada di atas para pengedar,”(tribunpekanbaru)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kasus Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau Jadi Perhatian, Kapolda Pastikan Diusut Tuntas   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Kasus-Pengeroyokan-Sekretaris-PKC-PMII-Riau-Jadi-Perhatian--Kapolda-Pastikan-Diusut-Tuntas---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2602_Kasus-Pengeroyokan-Sekretaris-PKC-PMII-Riau-Jadi-Perhatian--Kapolda-Pastikan-Diusut-Tuntas---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Sekretaris PKC PMII Riau, Supriadi, menjadi perhatian serius Polda Riau.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban yang kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dipastikan mendapat pendampingan medis, sementara proses hukum terus berjalan untuk mengungkap para pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Informasinya, korban dikeroyok oleh sekitar 10 orang tak dikenal (OTK) di kawasan Jalan Bangau Sakti, Minggu (5/7/2026), usai menggelar kegiatan diskusi bersama rekan-rekannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyempatkan diri menemui Supriadi di ruang perawatan, Senin (6/7/2026).&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolda juga berbincang dengan keluarga korban guna memastikan kondisi kesehatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irjen Herry menegaskan, kasus dugaan pengeroyokan tersebut akan diusut hingga tuntas secara profesional, objektif, dan transparan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami saudara Supriadi. Hari ini saya datang untuk memastikan kondisi beliau sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Yang paling penting, saya ingin menegaskan bahwa Polda Riau berkomitmen mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, penyidik saat ini masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan seluruh tahapan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Siapa pun yang nantinya terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus dan tidak ada yang kebal hukum. Kami meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi selama proses hukum berlangsung.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami memahami perhatian masyarakat terhadap perkara ini. Karena itu kami memastikan proses hukumnya berjalan secara serius dan profesional. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi dan Riset PBH PERADI Pekanbaru, Gita Melanika yang turut mengawal kasus ini menyampaikan, pihaknya menduga kuat peristiwa pengeroyokan terhadap Supriadi memiliki keterkaitan erat dengan sikap kritis dan keberaniannya mengawal proses hukum atas dugaan tindak kekerasan yang sebelumnya terjadi terhadap rekannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Apabila dugaan tersebut benar, maka peristiwa ini bukan lagi sekadar tindak pidana kekerasan biasa, melainkan dapat dipandang sebagai bentuk intimidasi terhadap seseorang yang sedang memperjuangkan keadilan dan mengawal penegakan hukum," tuturnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hal demikian merupakan ancaman serius terhadap kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan mencari keadilan," tambah dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengingatkan, agar tidak ada pihak mana pun yang menggunakan cara-cara kekerasan, intimidasi, maupun tindakan represif untuk membungkam suara kritis masyarakat atau aktivis yang sedang memperjuangkan keadilan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PBH PERADI Pekanbaru menegaskan, akan terus mengawal perkara ini hingga seluruh fakta terungkap secara terang-benderang, seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku, serta para korban memperoleh keadilan, perlindungan hukum, dan kepastian hukum.(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengedar dan Kurir Sabu di Rohul Diringkus, Pemasok Masih Diburu </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Pengedar-dan-Kurir-Sabu-di-Rohul-Diringkus--Pemasok-Masih-Diburu-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6239_Pengedar-dan-Kurir-Sabu-di-Rohul-Diringkus--Pemasok-Masih-Diburu-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PASIR PANGARAIAN - Dia pria yang berperan sebagai pengedar dan Kurir Sabu di Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Rohul.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun sayang, pemasok barang haram tersebut belum berhasil ditangkap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua pria tersebut yakni HS alias Hardian, 23 tahun, warga Desa Payung Sekaki, yang diduga berperan sebagai pengedar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian R, 18 tahun, yang diduga berperan sebagai kurir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya diciduk di kawasan kebun kelapa sawit di desa tersebut pada Kamis malam (2/7/2026). Oleh keduanya, kebun ini sering digunakan sebagai lokasi transaksi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan enam paket sabu dari tangan tersangka Hardian, berikut satu pak plastik klip bening, dua lembar plastik klip, satu unit timbangan digital, sebuah dompet hitam merek Lives, dan satu unit telepon genggam Android merek OPPO.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara dari tersangka R, petugas menemukan satu paket sabu yang diduga diperoleh dari Hardian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau ditotal, batang bukti dari kedua tersangka dengan berat kotor 3,74," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kasat Narkoba Iptu Dendy Gusrianto pada Tribunpekanbaru.com, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pemeriksaan awal, Hardian mengakui sabu tersebut diperoleh dari seseorang yang dikenal dengan nama Godek. Polisi sempat berupaya melakukan pengembangan untuk memburu pemasok tersebut, namun nomor telepon yang bersangkutan sudah tidak aktif sehingga keberadaannya belum berhasil diketahui.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain barang bukti narkotika, hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan keduanya positif mengandung metamfetamina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.(tribunpekanbaru)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton Siak, Satu Tewas dan Tiga Orang Masih Hilang   </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kapal-Pompong-Tenggelam-di-Tanjung-Buton-Siak--Satu-Tewas-dan-Tiga-Orang-Masih-Hilang---</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7750_Kapal-Pompong-Tenggelam-di-Tanjung-Buton-Siak--Satu-Tewas-dan-Tiga-Orang-Masih-Hilang---.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Kecelakaan laut terjadi di perairan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebuah kapal pompong yang sedang melakukan pemeriksaan draft survey di kapal MV HIMALA, tenggelam setelah terseret arus deras ke bawah kapal tongkang yang tengah bersandar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Insiden itu mengakibatkan empat dari tujuh orang yang berada di atas kapal menjadi korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satu orang ditemukan meninggal dunia, tiga lainnya masih dinyatakan hilang, sedangkan tiga penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan informasi awal, kapal pompong yang digunakan untuk kegiatan survei berada di sisi MV HIMALA ketika arus sungai yang cukup kuat menyeret kapal ke bawah tongkang.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pompong kemudian tenggelam dalam waktu singkat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dari pihak Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti informasi tersebut, tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebanyak 10 personel rescue dikerahkan ke Pelabuhan Tanjung Buton yang berjarak sekitar 103 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Operasi difokuskan di sekitar titik terakhir korban diketahui berada atau Last Known Position (LKP), dengan metode penyisiran di permukaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Apabila kondisi cuaca dan arus memungkinkan, tim SAR juga akan melakukan penyelaman untuk mempercepat pencarian tiga korban yang hingga kini belum ditemukan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seluruh korban yang berhasil ditemukan nantinya akan dievakuasi ke rumah sakit terdekat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, seluruh sumber daya telah dikerahkan dalam operasi pencarian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian terhadap para korban. Semoga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selasa pagi ini, proses pencarian terhadap tiga korban akan dilakukan dengan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru bersama unsur terkait di lokasi kejadian.(Tribunpekanbaru.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Badai Finansial Perusahaan Udang Anak Eks Presiden Seret Banyak Bank</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Badai-Finansial-Perusahaan-Udang-Anak-Eks-Presiden-Seret-Banyak-Bank</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3199_Badai-Finansial-Perusahaan-Udang-Anak-Eks-Presiden-Seret-Banyak-Bank.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Kredit macet yang menimpa PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) milik Kaesang Pangarep, putra bungsu eks Presiden Jokowi kini menjadi sorotan. Kondisi keuangan perusahaan udang olahan ini memburuk dan nilai asetnya tercatat lebih rendah dibandingkan kewajiban utangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai situasi ini tidak berarti perbankan kurang pruden atau kecolongan dalam menyalurkan kredit.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kasus ini lebih mencerminkan realisasi risiko kredit (credit risk materialization), akibat memburuknya kondisi fundamental perusahaan (PMMP) dan industrinya," ujar Nafan di Jakarta, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rincian Utang Jumbo PMMP di Berbagai Bank</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin (6/7/2027), total utang PMMP mencapai Rp2,8 triliun di luar beban bunga kredit. Berikut rincian utang perusahaan milik suami Erina Sofia Gudono tersebut:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">* PT Bank Permata Tbk (BNLI): Kreditur terbesar dengan eksposur US$53,12 juta dan Rp5,49 miliar. Menggunakan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS, total eksposur mencapai Rp929,6 miliar ditambah Rp5,49 miliar, atau hampir Rp1 triliun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">* PT Bank Central Asia Tbk (BCA): Utang menembus US$40,29 juta atau setara Rp705 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">* Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI): Memiliki piutang sebesar US$30,71 juta atau sekitar Rp537,4 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">* PT Bank SMBC Indonesia Tbk: Bank yang dikuasai Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) ini memberikan kredit US$22,80 juta, setara Rp400 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">* PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS): Dikuasai Kasikornbank (Thailand), memberikan kredit US$7,21 juta atau setara Rp125,2 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">* PT Bank Resona Perdania: Menyalurkan fasilitas kredit sebesar US$5,99 juta yang setara Rp105 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Nafan, keterlibatan beberapa bank sekaligus merupakan hal wajar untuk perusahaan besar yang membutuhkan pembiayaan sindikasi guna diversifikasi sumber pendanaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Evaluasi Bank dan Tekanan Operasional</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setiap penyaluran dana selalu melewati due diligence, analisis kelayakan usaha, penilaian agunan, dan stress test. Namun sektor perikanan dan budidaya udang belakangan mengalami tekanan berat, mulai dari penurunan harga global, lemahnya permintaan ekspor, hingga naiknya biaya operasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang perlu dipahami, kualitas suatu kredit dapat berubah seiring perubahan fundamental perusahaan maupun kondisi industri," urai Nafan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Namun demikian, kasus ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi industri perbankan untuk terus memperkuat pemantauan pasca-kredit (post-disbursement monitoring), sistem peringatan dini (early warning system), serta pengujian sensitivitas terhadap sektor-sektor yang memiliki volatilitas tinggi," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Nafan menekankan perbankan kini harus berfokus memitigasi efek rambatan dari kredit bermasalah ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Yang lebih penting saat ini adalah bagaimana masing-masing bank mengelola risiko lanjutan, antara lain melalui restrukturisasi apabila masih layak, peningkatan pencadangan, optimalisasi pemulihan aset, serta memastikan eksposur terhadap debitur tersebut tetap berada dalam batas yang dapat ditoleransi sehingga tidak mengganggu kualitas aset maupun permodalan bank," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, tekanan operasional PMMP makin berat. Saat ini hanya unit pabrik udang di Situbondo yang beroperasi. Perusahaan tersebut membutuhkan tambahan suntikan modal kerja minimal US$15 juta atau setara Rp262,5 miliar agar dapat kembali beroperasi normal(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bernapas Dulu-lah&#039;, Bos Banggar Minta Kepala Daerah Rem Keinginan Tambah Gaji dari PAD</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Bernapas-Dulu-lah--039---Bos-Banggar-Minta-Kepala-Daerah-Rem-Keinginan-Tambah-Gaji-dari-PAD</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8713_Bernapas-Dulu-lah--039---Bos-Banggar-Minta-Kepala-Daerah-Rem-Keinginan-Tambah-Gaji-dari-PAD.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah meminta usulan penambahan hak keuangan bagi kepala daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk ditunda. Langkah ini dinilai penting demi menjaga stabilitas keuangan negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bernapas dulu-lah. Fiskal, kita jaga dulu keberlangsungannya agar fiskal kita tetap stabil, sehat, dan berkelanjutan. Harapan saya, direm dulu hal-hal yang menyangkut kebutuhan aparatur kita," tegas Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Fokus Kawal Ekonomi Akar Rumput</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Said, fokus utama pemerintah dan dewan saat ini adalah memastikan kredibilitas fiskal terjaga dan pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat secara inklusif.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak sekadar tumbuh (ekonomi), tapi kemudian yang di bawah tidak merasakan dampaknya. Maka itu yang kita kawal bersama," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akar Wacana Kenaikan Gaji Pejabat Daerah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wacana penambahan hak keuangan ini sebelumnya mencuat sebagai respons atas kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda menilai insiden tersebut menunjukkan perlunya perbaikan sistem.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Satu, terkait dengan biaya politik yang tinggi yang dihasilkan di dalam proses pemilihan kepala daerah kita. Yang kedua, soal hak keuangan kepala daerah yang memang kita akui masih sangat terbatas," urai Rifqi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rifqi menyoroti ketimpangan antara pendapatan resmi dengan pengeluaran pejabat. Kondisi ini yang mendorong DPR merekomendasikan revisi peraturan perundang-undangan terkait hak keuangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kan tidak masuk akal gaji kepala daerah itu hanya sekitar Rp5 sampai Rp6 juta, sementara cost politiknya tinggi. Dan karena itu, kita memang harus memberikan hak keuangan yang rasional, yang proporsional," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usulan 20 Persen dari PAD</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk menutupi ketimpangan tersebut, Komisi II DPR mengusulkan agar pejabat daerah mendapat jatah sekian persen dari PAD yang mereka hasilkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami sekarang minta kepada pemerintah karena dasarnya PP, kita tunggu usulan dari pemerintah. Memang idealnya sekitar mungkin ya 20 persen lah, itu berbagi dengan wakil kepala daerah," jelas Rifqi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, aturan yang jelas dapat mencegah tindakan korupsi karena kepala daerah sudah mendapatkan kompensasi yang sesuai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dan kalau itu di-state dengan baik, diatur dengan baik melalui peraturan perundang-undangan, harapan kita tentu penyalahgunaan kewenangan, termasuk korupsi di dalamnya, itu bisa kita meminimalkan. Tapi kalau korupsi karena keserakahan dan seterusnya, itu kan hal yang lain," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mudah-mudahan nanti Kemendagri juga bisa berkoordinasi dengan BPK, dengan KPK ya untuk merumuskan hal ini agar jangan sampai juga (ada) &#039;korupsi&#039; yang terlembagakan melalui peraturan,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:26:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPR Panggil Menhut Raja Juli Bahas Lahan Kuansing Usai Ramai Isu Amplop Gratifikasi</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/DPR-Panggil-Menhut-Raja-Juli-Bahas-Lahan-Kuansing-Usai-Ramai-Isu-Amplop-Gratifikasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8779_DPR-Panggil-Menhut-Raja-Juli-Bahas-Lahan-Kuansing-Usai-Ramai-Isu-Amplop-Gratifikasi.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Nama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni terseret dalam pusaran dugaan korupsi suap yang melibatkan Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. Menindaklanjuti isu tersebut, Komisi IV DPR RI segera menjadwalkan rapat kerja (raker) dengan Kementerian Kehutanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman mengonfirmasi agenda pemanggilan ini. Senin (6/7/2026), Alex menjelaskan bahwa raker tersebut utamanya membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027, sekaligus mendalami persoalan alih fungsi lahan di Kuansing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kementerian Kehutanan adalah mitra komisi IV sesuai dengan fungsi, tetapi tidak terkait dugaan kasus hukum. Oleh karena itu, maka terkait fungsi pengawasan DPR maka Komisi IV akan mendalami proses alih fungsi lahan Kuansing," tegas Alex.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bertepatan saat ini kita juga sedang bahas APBN 2027, jadi seluruh mitra termasuk Kementerian Kehutanan diundang Raker dengan Komisi IV," sambungnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait jadwal pasti, Alex menyebutkan raker akan dilaksanakan pekan depan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Minggu depan, sepertinya, Selasa atau Rabu. Dugaan kaitan Bupati Kuansing dengan Menhut bukan merupakan tupoksi kami, yang akan kami dalami adalah proses atau mekanisme alih fungsi lahan tersebut," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah KPK Usut Laporan Gratifikasi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di tempat terpisah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menerima laporan penolakan gratifikasi dari Raja Juli. Laporan ini berkaitan dengan amplop yang ditinggalkan Suhardiman Amby di kantor Kementerian Kehutanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jubir KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan tertulis, Senin (6/7/2026) mengenai pelaporan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa pada Jumat (3/7) pekan lalu, Pak Menhut Raja Juli menyampaikan pelaporan penolakan gratifikasi ke KPK," urai Budi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sesuai dengan Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026, laporan tersebut kini masuk tahap verifikasi oleh Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik (DGPP) KPK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas pelaporan tersebut, tim pada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik (DGPP) KPK akan melakukan verifikasi dan analisis, termasuk koordinasi dengan internal KPK. Untuk selanjutnya KPK akan menyampaikan hasilnya, apakah laporan tersebut dapat ditindaklanjuti atau tidak," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kendati demikian, Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menegaskan bahwa pengembalian uang tidak lantas menghapus unsur pidana dalam sebuah kasus korupsi. Jumat (3/7/2026), Achmad memberikan penjelasan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ya pengembalian kan tidak menghapus pidana ya, tetapi sejauh mana pengembalian itu menjadi fakta yang memang tadi dikonstruksi awalnya bahwa bupati mengurus rekomendasi ke kementerian ya itu menjadi nanti akan didalami oleh tim penyidik," urai Achmad.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mengenai potensi pemanggilan Raja Juli, KPK membuka peluang tersebut bila penyidik membutuhkan keterangan tambahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tetapi kami mohon diberi waktu terlebih dahulu karena tim penyidik sedang bekerja, apakah memang dibutuhkan keterangan-keterangan yang bersangkutan ya tentunya kita akan lakukan pemanggilan," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Klarifikasi Lengkap Menteri Kehutanan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merespons situasi yang berkembang, Raja Juli Antoni memberikan klarifikasi resmi di kantor Kemenhut, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026). Ia membenarkan adanya pertemuan dengan Suhardiman Amby pada 2 Juni 2026, namun menegaskan itu adalah audiensi terbuka yang terdokumentasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Klarifikasi pertama saya, bahwa benar tanggal 2 Juni 2026, ada audiensi Bupati Kuansing di kantor ini. Ini audiensi yang terbuka, bupatinya mengirim surat resmi, di-publish di media sosial, saya maupun kementerian, dan ada daftar hadir, ada notulensi. Jadi kalau suatu saat pihak KPK memerlukan, atau bahkan kami akan proaktif juga menyerahkan apa yang telah saya sebutkan tadi," jelas Raja Juli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia kemudian merinci insiden tertinggalnya amplop tertutup map tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dalam audiensi itu, ternyata Bapak Bupati Kuansing meninggalkan amplop yang ditutup dengan dengan map, ya. Dan ketika beliau pergi, saya baru sadar, dan saya langsung meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut. Saya tidak tahu isinya apa, tapi saya tidak merasa tidak memiliki hak terhadap amplop tersebut, dan saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengembalian amplop itu sukses dilakukan pada 12 Juni 2026 di Polres Kuantan Singingi, dibantu oleh aparat kepolisian setempat. Peristiwa pengembalian ini terjadi 17 hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Suhardiman Amby.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya secara pribadi menelepon Bapak Kapolda Riau untuk membantu memfasilitasi ajudan saya bertemu dengan Bupati Kuantan Singingi di Kapolres Kuantan Singingi. Jadi tanggal 12, teman-teman semua, Jumat, ya, hari Jumat tanggal 12, sekitar 17 hari sebelum terjadi OTT, ajudan saya sudah mengembalikan amplop, amplop putih kepada Bupati Kuantan Singingi. Ada tanda terimanya, ada foto. Saya lihatkan kepada teman-teman, aslinya. Ini tanda terimanya, tanggal 12 Juni pukul 14.57 (WIB)," pungkas Raja Juli menutup klarifikasinya.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Seret Keterlibatan Perusahaan Sejak 2018</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Korupsi-Pasokan-Batu-Bara-PLTU-Seret-Keterlibatan-Perusahaan-Sejak-2018</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4255_Korupsi-Pasokan-Batu-Bara-PLTU-Seret-Keterlibatan-Perusahaan-Sejak-2018.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Skandal dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berujung pada padamnya listrik (blackout) massal mulai menemui titik terang. Kasus yang diduga telah berlangsung selama enam tahun terakhir ini resmi ditangani oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dirangkum Selasa (7/7/2026), peningkatan status penanganan perkara ini telah diumumkan melalui jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Naik ke Tahap Penyidikan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidik mengendus adanya permainan kotor dalam pemenuhan pasokan batu bara yang berdampak luas bagi masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan secara komprehensif, Kortas Tipikor Polri telah meningkatkan status penanganan perkara ini ke tahap penyidikan pada tanggal 4 Juli 2026," ujar Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait rentang waktu kejadian, ia menyampaikan dua kali penegasan serupa mengenai periode kasus ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami penyidik menyampaikan perkembangan penanganan perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah PLTU selama periode tahun 2018 sampai tahun 2026," papar Totok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia juga menekankan kembali hal tersebut dengan kalimat, "Kami penyidik menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah PLTU selama periode tahun 2018 sampai dengan tahun 2026," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Modus dan Keterlibatan Perusahaan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Modus yang dilakukan mencakup manipulasi data yang sangat krusial bagi operasional kelistrikan. Polisi juga menyoroti keterlibatan sejumlah perusahaan, meskipun penyebutan nama perusahaan tersebut tercatat dengan beberapa variasi inisial dalam keterangan resminya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setidak-tidaknya penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara di PLTU oleh beberapa perusahaan yang terlibat PT OBP dan PT BRA," ungkap Totok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyebutkan, "Setidak-tidaknya penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara di PLTU oleh beberapa perusahaan yang terlibat: PT OBB dan PT PRA," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penegasan lain terkait perusahaan ini kembali disuarakan, "Setidak-tidaknya penyidik menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara di PLTU oleh beberapa perusahaan yang terlibat: PT OBB dan PT BRA," sambung Totok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rincian kecurangan tersebut dijabarkan lebih jauh oleh pimpinan penindakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Modus yang kami temukan di antaranya terkait dengan adanya dugaan manipulasi dokumen kualitas batu bara yang dikirimkan atau dipasok. Kemudian manipulasi terkait dengan kuantitas batu bara yang dipasok ke PLTU," urai Direktur Penindakan Kortas Tipikor Polri, Brigjen Robertus Yohanes De Deo.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Serta dugaan penyimpangan yang mengakibatkan pembayaran atau harga kontrak tidak sesuai dengan kondisi pasokan yang sebenarnya atau yang riil," jelas Robertus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dampak Pemadaman dan Kerugian Negara</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kualitas batu bara yang buruk ini memicu gangguan pasokan listrik yang berdampak langsung pada terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat luas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Perbuatan atau modus-modus tersebut kami duga juga berkontribusi terhadap terganggunya pasokan batu bara yang berdampak terhadap terjadinya blackout atau pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti di wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jabodetabek," kata Robertus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Angka kerugian yang fantastis tengah dihitung secara mendetail.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Diindikasikan telah terjadi kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara kurang lebih Rp 5 triliun. Namun terkait nilai pasti, saat ini sedang kami koordinasikan dengan BPK RI untuk melakukan audit investigasi secara resmi," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Akibat perbuatan tersebut, ditambah dengan kerugian perekonomian terkait dengan terjadinya blackout, diindikasikan telah terjadi kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara kurang lebih Rp 5 triliun," sambung Robertus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kolaborasi dan Pemeriksaan Saksi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polri berjanji mengusut kasus ini secara terbuka dengan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kortas Tipikor Polri berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, transparan, akuntabel, dan berdasarkan alat bukti," tutur Robertus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berkolaborasi dengan Bareskrim Polri serta berkoordinasi dan bekerja sama dengan BPK RI dan PPATK. Penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab serta mengoptimalkan upaya asset recovery guna memulihkan kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara," paparnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah ini mendapat dukungan penuh dari pucuk pimpinan Bareskrim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tentunya kami dari Bareskrim akan men-support penuh, mendukung penuh terkait dengan tindak lanjut proses penyelidikan yang sudah dinaikkan statusnya ke penyidikan," ungkap Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami akan membantu penuh proses pemeriksaan saksi-saksi ini dan mendukung dari Kortastipidkor, utamanya dalam hal pemeriksaan terkait teknis-teknis pertambangan," kata Syahar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sekali lagi Bareskrim sangat mendukung proses penyidikan ini. Ini ada Dirtipidter sudah berkolaborasi dengan penyidik-penyidik dari Kortas Tipikor," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hingga saat ini, penyidik Bareskrim melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu turut membantu analisis dokumen. Proses pemanggilan saksi pun sedang digeber, termasuk membidik kementerian terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Awalnya kita sudah mengeluarkan (pemanggilan) 34 (saksi), tapi yang baru bisa diklarifikasi 16," urai Totok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ada beberapa saksi termasuk dari (Kementerian) ESDM juga akan kita lakukan pemeriksaan ke depannya,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Panitia Pacu Jalur Rayon II Santuni Keluarga Anak Pacu yang Meninggal Dunia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Panitia-Pacu-Jalur-Rayon-II-Santuni-Keluarga-Anak-Pacu-yang-Meninggal-Dunia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5860_-Panitia-Pacu-Jalur-Rayon-II-Santuni-Keluarga-Anak-Pacu-yang-Meninggal-Dunia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN - Sebagai bentuk Kemanusiaan terhadap anak pacu Toduang Itam Dubalang Sati yang meninggal dunia di momen Pacu Jalur Rayon II beberapa waktu lalu panitia pelaksana memiliki inisiatif mulia dengan menyalurkan santunan untuk istri dan anak almarhum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bantuan itu diantarkan langsung Ketua Pelaksana rayon II Indra Sukri, didampingi panitia lainya Umra Dani, Endrizal dan Elpi Satriadi, ke rumah duka di Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Senin (6/7/2026) "Bantuan ini adalah inisiatif Panitia rayon II sebagai bentuk kemanusian Panitia Pelaksana," ujar Indra Sukri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain santunan dari panitia Ketua Pelaksana Indra Sukri, sebelumnya juga sudah berupaya melakukan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan tentang asuransi almarhum, namun almarhum tidak terdata dalam BPJS Ketenagakerjaan sahingga tidak bisa diklaim.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Itu beberapa langkah yang kita upayakan dari panitia, namun alrmarhum tidak terdata," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di hadapan keluarga, masyarakat dan pemerintahan desa setempat, Indra Sukri, menyampaikan duka mendalam atas musibah di luar kemampuan manusia sebab ajal merupakan hak Allah SWT kapan waktunya tidak bisa ditunda ataupun dimajukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas nama panitia kami menyampaikan duka mendalam dengan musibah yang menimpa keluarga kita anak pacuan Toduang Itam Dubalang Sati almarhum Hamdan (51)," ucap Indra Sukri.Selain itu, Indra Sukri juga menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa berkunjung ke rumah duka setelah helat usai dilaksanakan karena kesibukan dan harus menyelesaikan kegiatan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kesempatan ini Ketua Pelaksana juga mengirimkan doa untuk almarhum, yang ia pimpin secara langsung agar almarhum diberi kelapangan dan diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas musibah yang dihadapi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Indra Sukri, mengatakan kehadiranya ke rumah duka bersama panitia lainnya bentuk rasa sosial dalam mempererat tali silaturahmi serta menunjukkan kepedulian antar sesama bahwa begitu eratnya keterikatan budaya Pacu Jalur dalam pelestarian tradisi rantau kuantan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara Kades Lumbok, Kasri wardana, menyampaikan apesiasi dan terimakasih kepada panitia rayon II yang memiliki kepedulian terhadap warganya yang mengalami musibah dalam pelaksanaan pacu jalur rayon II.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas nama keluarga dan pemerintahan desa kami menyampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada panitia rayon II yang telah menyalurkan santunan untuk warga kami yang meninggal pada momen pacu jalur beberapa hari lalu," (rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 08:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>⁠Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/---Perkuat-Ketahanan-Energi-Nasional--PGN-Garap-Potensi-CBM-Tanjung-Enim-9-7-TCF</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7438_---Perkuat-Ketahanan-Energi-Nasional--PGN-Garap-Potensi-CBM-Tanjung-Enim-9-7-TCF.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PAGARDEWA" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energi nasional. Untuk itu, PGN mencari sumber-sumber pasokan baru yang non-konvensional dengan melaksanakan beberapa program gasifikasi dari molekul-molekul gas dan juga sumber-sumber pasokan yang ada.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Salah satu inisiatif yang tengah dilakukan adalah pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas berbasis batubara yang dapat dimanfaatkan untuk dapat dijadikan gas methane dan menambah pasokan bagi PGN.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Bagi PGN, pengembangan CBM di Tanjung Enim berpotensi membuka ruang monetisasi sumber daya gas non-konvensional domestik yang selama ini belum optimal. Inisiatif ini juga dapat menjadi salah satu opsi diversifikasi pasokan gas domestik bagi PGN untuk mendukung kebutuhan industri dan pembangkit. Berdasarkan data Ditjen Migas KESDM, potensi CBM di Tanjung Enim diperkirakan mencapai sekitar 9,7 TCF OGIP atau Original Gas in Place, dengan estimasi nilai potensi gas sekitar US$15,4 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PGN menegaskan kesiapan teknis maupun komersial melalui penyusunan skema pemanfaatan gas bumi yang ada, dengan target penyaluran yang diproyeksikan tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada Jumat (3/7/2026), PGN menerima kunjungan kerja dari Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman beserta jajaran di Stasiun Penerima Gas (SPG) dan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa. Kunjungan tersebut turut dihadiri Kasdam II/Sriwijaya Brigadir Jenderal TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H. Edward Candra, Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Ir. Yulius, M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Jonidi, S.H., serta jajaran pemangku kepentingan terkait.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) hadir untuk memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan secara efektif dan tepat sasaran, terutama program yang berkaitan erat dengan ketahanan energi, peningkatan kapasitas produksi domestik, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor energi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa percepatan proyek pengembangan pemanfaatan CBM menjadi perhatian bersama karena memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, meskipun masih terdapat sejumlah aspek administrasi yang perlu diselesaikan, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), seluruh pihak telah menyepakati pentingnya percepatan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. KSP mendorong penyelesaian hambatan lintas sektor agar pengembangan Gas Metana Batubara dari wilayah Muara Enim ini dapat segera masuk tahap komersialisasi, dimana penyelesaian administrasi tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto menyampaikan apresiasi atas dukungan dari KSP terhadap upaya PGN dalam rangka penguatan gas bumi domestik dan mengurangi impor energi nasional. Terutama, memimpin solusi dalam mengatasi kendala-kendala dalam pengembangan infrastruktur gas bumi di wilayah Pagardewa dan sekitarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain coal-bed methane (CBM), PGN juga mencoba meraih potensi pasokan dari biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit dan Synthetic Natural Gas (SNG). Potensi pasokan dari ketiga sumber ini sangat besar di Sumatera Selatan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Dalam upaya menjaga kestabilan pasokan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di Sumatera Selatan, PGN melaksanakan pengembangan infrastruktur injection point. Infrastruktur ini sebagai titik pengumpul gas, di mana gas yang bersumber dari tiga pasokan, baik dari coalbed methane, dari biomethane ataupun juga sumber lainnya akan dikumpulkan yang kemudian akan masukkan ke dalam pipa transmisi yang sudah ada,” jelas Arief.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Integrasi infrastruktur berbasis pipeline dan non-pipeline menjadi kunci utama efektivitas penyerapan energi ini. Dengan rekam jejak yang solid serta portofolio infrastruktur gas bumi yang luas sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN siap menjalankan peran strategisnya sebagai jembatan utama antara titik sumber pasokan gas dengan masyarakat, dengan tetap tetap mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kendati kesiapan operasional, PGN menggarisbawahi bahwa percepatan proyek strategis ini membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder. Oleh karena itu, PGN menilai dukungan dari KSP memegang peranan penting dalam menjembatani komunikasi antar pemangku kepentingan agar koordinasi dapat berjalan lebih taktis dan efektif, serta selaras dengan peran masing-masing pihak serta tindak lanjut yang jelas di setiap lini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“PGN menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus mengawal kebijakan Pemerintah. Dari wilayah Muara Enim dan Pagardewa, PGN bertekad menghadirkan solusi energi domestik yang bersih, andal, dan memberikan multiplier effect yang luas bagi masyarakat dan berkontribusi pada perekonomian daerah,” tutup Arief.***(rls)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta (kanan) menerangkan progres kesiapan PGN dalam pengembangan Coalbed Methane (CBM) Tanjung Enim kepada Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman (kiri) saat kunjungan kerja di Stasiun Penerima Gas (SPG) Pagardewa, Jumat (3/7/2026)(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:29:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Menaker-dan-Manajemen-TikTok-Gelar-Pertemuan-Usai-Isu-PHK-di-Tokopedia--Bagaimana-Hasilnya-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1126_Menaker-dan-Manajemen-TikTok-Gelar-Pertemuan-Usai-Isu-PHK-di-Tokopedia--Bagaimana-Hasilnya-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebut. Dalam pertemuan ini, Yassierli mengakui adanya penataan kerja yang berlangsung di lingkungan grup perusahaan TikTok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dan dihadiri oleh Executive Director Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo. Setelah pertemuan, Yassierli menyatakan bahwa penataan karyawan di grup TikTok dan Tokopedia masih memberikan peluang kerja bagi para karyawan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">“Kita juga mengapresiasi bagaimana penataan yang sering disebut dengan internal mobility dalam TikTok Group itu juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk bisa tetap bekerja di lini perusahaan atau lini usaha dari TikTok Group,” ungkap Yassierli dalam konferensi pers yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Senin (6/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Karena kita tahu TikTok Group tentu memiliki beberapa lini usaha dan ini juga memberikan kesempatan kepada pekerja untuk kemudian bisa bekerja di lini usaha yang lain."</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menyusul kabar mengenai PHK di grup usaha TikTok, Yassierli juga mengapresiasi langkah perusahaan yang membuka rekrutmen untuk 100 posisi di Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita juga sudah mendengar bersama saat ini TikTok Group sedang melakukan rekrutmen pekerja sekitar 100 orang ya ibu Stephanie, 100 posisi," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ini juga menunjukkan bahwa usaha yang sekarang sedang dilakukan ini juga terus berkembang dan kita yakin ini juga menjadi sebuah peluang bagi anak bangsa untuk bisa mengambil bekerja di posisi-posisi yang disampaikan oleh TikTok Group tersebut," tambah Yassierli.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan adanya rekrutmen ini, diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi para pencari kerja di Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penasihat Prabowo Bakal SelidikiPenasihat Khusus Presiden RI untuk Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, akan langsung terjun untuk menindaklanjuti informasi mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia dan TikTok. Tindakan ini diambil agar pemerintah dapat mengumpulkan fakta secara menyeluruh sebelum menentukan langkah selanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan. Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," ungkap Said Iqbal dalam siaran pers pada Minggu (5/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia menekankan bahwa sektor ekonomi digital memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan industri manufaktur, sehingga setiap permasalahan ketenagakerjaan perlu dianalisis secara menyeluruh. Said Iqbal juga akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyelidiki akar permasalahan yang berkaitan dengan isu PHK di kedua platform digital tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tokopedia dan TikTok merupakan bagian dari industri ekonomi digital berbasis platform. Karena itu, kami akan turun terlebih dahulu mencari fakta di lapangan," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perlindungan Hak PekerjaSaid menekankan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terhadap peraturan di bidang ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa negara bertanggung jawab untuk melindungi hak-hak pekerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau ada pelanggaran terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan, tentu harus diluruskan. Negara hadir untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi dan seluruh ketentuan hukum dipatuhi," ungkap Said.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, dia juga menyatakan bahwa pemerintah perlu mempertimbangkan situasi bisnis yang dihadapi oleh perusahaan. Jika permasalahan yang muncul disebabkan oleh dinamika pasar, perubahan model bisnis, atau tekanan ekonomi yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan, maka penyelesaiannya harus dilakukan melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak semua persoalan PHK memiliki penyebab yang sama. Kalau masalahnya berkaitan dengan situasi pasar atau kondisi bisnis perusahaan, tentu kita akan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik yang tetap melindungi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan usaha,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Setahun-Pasca-Dirawat--Gajah-Sumatera-Berusia-60-Tahun-di-Tesso-Nilo-Kembali-Aktif</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_675_Setahun-Pasca-Dirawat--Gajah-Sumatera-Berusia-60-Tahun-di-Tesso-Nilo-Kembali-Aktif.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Satwa itu sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) pada 25�"26 Juni 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Balai Besar KSDA Riau Supartono mengatakan, individu gajah tersebut merupakan satwa soliter yang telah lama berpisah dari kelompoknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada 23 hingga 26 Juli 2025, gajah itu sempat menjalani penanganan medis intensif setelah ditemukan dalam kondisi kurus, lemah, mengalami gangguan saluran pencernaan, dehidrasi, prolapsus ani, serta keausan gigi akibat faktor usia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setelah satu tahun pemantauan dan penanganan, kondisi gajah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Satwa kembali aktif bergerak dan mampu bertahan hidup secara alami di habitatnya," kata Supartono, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir gajah beberapa kali terpantau berada di sekitar kebun masyarakat untuk mencari pakan yang lebih lunak, seperti ubi kayu, batang pisang, rumput, dan tanaman sawit muda.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemunculan satwa tersebut sempat memunculkan laporan masyarakat yang menduga gajah kembali sakit karena feses yang masih kasar, sesekali mengalami diare, dan mengeluarkan aroma tidak sedap.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Medis BBKSDA Riau yang dipimpin drh Rini Deswita bersama tim PT RAPP melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi gajah lincah, agresif, dan memiliki respons alami terhadap keberadaan manusia. Selama proses pembiusan, gajah bahkan tetap berada dalam posisi berdiri," kata Supartono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kondisi fisik gajah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan saat pertama kali ditangani pada Juli 2025. Berat badan diperkirakan mencapai sekitar 2.600 kilogram, dengan lingkar dada 340 sentimeter dan tinggi badan 230 sentimeter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemeriksaan juga tidak menemukan adanya luka maupun cedera, sementara skor kondisi tubuh berada pada kategori sedang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim medis menemukan penurunan fungsi otot anus (anismus), yaitu melemahnya fungsi otot yang membantu proses pengeluaran feses," tutur Supartono.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kondisi tersebut menyebabkan feses sering menggantung di anus sehingga menimbulkan aroma tidak sedap. Selain itu, keausan gigi akibat usia menyebabkan proses pengunyahan tidak lagi optimal, terutama terhadap pakan berserat kasar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibatnya, feses yang dihasilkan masih bertekstur kasar dan lebih sulit dikeluarkan secara tuntas. Kondisi tersebut membuat gajah lebih memilih pakan lunak, seperti ubi, rumput, umbut, dan batang pisang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kondisi yang ditemukan merupakan bagian dari proses penuaan. Selama nafsu makan tetap baik, kondisi tubuh stabil, dan satwa tidak mengalami stres, peluang gajah untuk terus bertahan hidup di habitat alaminya masih sangat baik," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penanganan tersebut, tim medis juga memberikan terapi berupa obat-obatan suportif dan cairan infus untuk menjaga kondisi fisiologis satwa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Supartono menegaskan BBKSDA Riau akan terus memantau perkembangan kesehatan gajah tersebut sebagai bagian dari upaya konservasi satwa liar dilindungi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga habitat gajah, tidak melakukan perburuan maupun perdagangan ilegal, serta segera melaporkan kepada BBKSDA Riau apabila menemukan satwa liar yang memerlukan penanganan," pungkas Supartono.(cakaplah)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:04:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Opini/DPRD-Pekanbaru-Soroti-Lemahnya-Pengawasan-Tempat-Hiburan-Malam</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9822_DPRD-Pekanbaru-Soroti-Lemahnya-Pengawasan-Tempat-Hiburan-Malam.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga beroperasi melewati batas jam operasional hingga menyediakan minuman beralkohol.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Irman Sasrianto, mengatakan persoalan utama bukan terletak pada hiburan yang disajikan, termasuk kehadiran disc jockey (DJ). Yang lebih penting, menurut dia, adalah kepatuhan pengelola terhadap seluruh ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pada prinsipnya kami di DPRD berharap seluruh tempat hiburan malam berpedoman pada aturan yang berlaku. Di dalam aturan itu sudah jelas ada batasan jam operasional yang harus dipatuhi," kata Irman kepada awak media, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, berdasarkan kondisi yang selama ini berkembang di lapangan, pelanggaran justru kerap terjadi pada jam operasional. Sejumlah tempat hiburan diduga masih tetap beroperasi hingga melewati waktu yang telah ditentukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irman juga menyoroti masih adanya dugaan penyediaan minuman beralkohol di sejumlah tempat hiburan. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan pengawasan dari pemerintah daerah belum dilakukan secara optimal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau pengawasannya ketat, kontinu, dan berkelanjutan, hal-hal seperti itu mungkin tidak akan terjadi. Artinya memang pengawasan kita masih perlu diperkuat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, tren pengelola mendatangkan DJ dari luar daerah juga perlu menjadi perhatian. Menurut dia, kegiatan tersebut sering kali berimplikasi pada bertambahnya durasi operasional tempat hiburan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan mendatangkan DJ, biasanya tempat hiburan tetap beroperasi hingga melewati batas jam yang sudah ditentukan," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Irman berharap pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait bersama aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan secara rutin. Menurutnya, penegakan aturan yang konsisten akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus menjaga ketertiban umum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengawasan terhadap tempat hiburan malam menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman masyarakat. Selain memastikan kepatuhan terhadap perizinan dan jam operasional, pengawasan juga diperlukan untuk mencegah munculnya aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban di Kota Pekanbaru(goriau)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Perda-Tanah-Ulayat-Riau-Disiapkan--DPRD-Bidik-Penyelesaian-Konflik-Agraria-dan-Berantas-Mafia-Tanah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7460_Perda-Tanah-Ulayat-Riau-Disiapkan--DPRD-Bidik-Penyelesaian-Konflik-Agraria-dan-Berantas-Mafia-Tanah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU " DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agraria di Provinsi Riau. Ranperda tersebut diproyeksikan tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap tanah ulayat, tetapi juga menjadi instrumen untuk melindungi hak masyarakat adat sekaligus memberantas praktik mafia tanah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pembahasan Ranperda telah dilakukan bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN)/ATR. Regulasi ini disusun agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Anggota Pansus Ranperda Tanah Ulayat, H. Edi Basri SH MSi, mengatakan salah satu persoalan terbesar yang ingin diselesaikan adalah tumpang tindih (overlapping) antara hak yang diberikan negara, seperti Hak Guna Usaha (HGU), dengan klaim masyarakat hukum adat atas tanah ulayat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut politisi Partai Gerindra itu, berdasarkan pembahasan dengan BPN, perusahaan yang mengajukan perpanjangan HGU wajib memenuhi persyaratan clear and clean, termasuk memperoleh persetujuan masyarakat melalui pemerintah desa dan para ninik mamak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau syarat itu tidak dapat dipenuhi, maka HGU tidak bisa diperpanjang. Ketika masa HGU berakhir, status lahannya kembali menjadi tanah negara. Namun, jika di atas lahan tersebut terdapat tanah ulayat, maka berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi, tanah ulayat bukanlah tanah negara," ujarnya, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menegaskan Putusan Mahkamah Konstitusi menjadi pijakan penting karena negara tidak dapat memberikan hak baru di atas tanah ulayat tanpa persetujuan masyarakat hukum adat sebagai pemegang hak komunal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam Ranperda tersebut lanjutnya juga ditegaskan bahwa tanah ulayat merupakan hak komunal masyarakat adat, bukan milik perseorangan. Karena itu, tanah ulayat tidak boleh diperjualbelikan kepada pihak di luar komunitas adat dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat adat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tak hanya itu, Ranperda juga diarahkan untuk menutup ruang gerak praktik mafia tanah yang selama ini diduga melibatkan berbagai oknum, mulai dari masyarakat, aparat desa hingga tokoh adat, dalam upaya menguasai tanah ulayat secara tidak sah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau praktik-praktik seperti ini terbongkar, maka tanah itu harus kembali kepada kepentingan masyarakat adat secara keseluruhan," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Edi juga mengingatkan agar keberadaan Perda nantinya tidak justru memunculkan sengketa baru akibat klaim sepihak atas wilayah adat. Oleh sebab itu, setiap pengakuan tanah ulayat harus didukung kajian akademis, bukti sejarah, serta rekomendasi dari lembaga adat yang berwenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Jangan sampai ada pihak yang mengklaim wilayah adat sampai ke mana-mana tanpa dasar yang jelas. Semua harus mengedepankan kejujuran, kearifan, dan kepentingan masyarakat adat," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil penelitian Universitas Sumatera Utara (USU), dahulu terdapat sekitar 17 bidang tanah ulayat yang terdata di Riau dengan luas hampir 500 hektare. Namun kini yang masih tersisa hanya sekitar enam bidang, bahkan di Kabupaten Kampar disebut sudah tidak ada lagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, salah satu kendala utama pengakuan tanah ulayat adalah karena sebagian besar wilayah tersebut berada di kawasan hutan yang menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan, sehingga proses pengakuannya tidak berada sepenuhnya di bawah kewenangan Badan Pertanahan Nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Melalui Ranperda Tanah Ulayat ini, DPRD Riau berharap kepastian hukum terhadap tanah ulayat semakin kuat sehingga mampu menjadi solusi penyelesaian konflik a</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Polsek Bukit Kapur Edukasi Bahaya Narkoba kepada Ratusan Pelajar SMAN 8 Dumai</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Sosial/-Polsek-Bukit-Kapur-Edukasi-Bahaya-Narkoba-kepada-Ratusan-Pelajar-SMAN-8-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5144_-Polsek-Bukit-Kapur-Edukasi-Bahaya-Narkoba-kepada-Ratusan-Pelajar-SMAN-8-Dumai.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, personel Polsek Bukit Kapur Polres Dumai melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 8 Dumai, Senin (6/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung di Aula SMAN 8 Dumai, Jalan Sukajadi RT 011, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., melalui Ps. Kanit Binmas Polsek Bukit Kapur, AIPTU Budianto Nasution, menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para siswa dan siswi. Kegiatan ini turut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Kayu Kapur Brigadir Riky Irawan, S.H., personel Unit Reskrim Briptu Satria, S.H., para guru, serta seluruh peserta didik SMAN 8 Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam pemaparannya, AIPTU Budianto menjelaskan berbagai materi penting, mulai dari pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan, psikologis, dan kehidupan sosial, hingga konsekuensi hukum bagi para pelaku penyalahgunaan narkotika. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara mencegah penyalahgunaan narkoba, menolak ajakan mengonsumsi narkotika, serta pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelajar tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., melalui Ps. Kanit Binmas AIPTU Budianto Nasution mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami berharap para pelajar memahami dampak buruk narkoba dan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba. Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi dan kerja sama antara kepolisian, sekolah, keluarga, serta masyarakat," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Dari hasil kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, meningkatnya kesadaran untuk menjauhi pergaulan berisiko, serta terjalinnya sinergi yang baik antara Polsek Bukit Kapur dan pihak sekolah dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pelajar.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Dua Kapal Roro Rusak, Antrean Bengkalis&ndash;Pakning Mengular hingga Lebih 8 Jam</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Dua-Kapal-Roro-Rusak--Antrean-Bengkalis-ndash-Pakning-Mengular-hingga-Lebih-8-Jam</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_994_-Dua-Kapal-Roro-Rusak--Antrean-Bengkalis-ndash-Pakning-Mengular-hingga-Lebih-8-Jam.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BENGKALIS " Arus penyeberangan di lintasan Roro Bengkalis"Pakning mengalami kepadatan parah setelah dua dari lima armada mengalami kerusakan. Akibatnya, pengguna jasa penyeberangan harus mengantre hingga lebih dari delapan jam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dua kapal yang saat ini tidak dapat beroperasi secara normal yakni KMP Bahari Nusantara dan KMP Sereia Domar. Kerusakan tersebut membuat kapasitas layanan penyeberangan berkurang drastis sehingga antrean kendaraan pada saat musim liburan seperti terpantau pada Senin (6/7/26) padat di dermaga Air Putih (Bengkalis).Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan mengatakan, KMP Bahari Nusantara masih menunggu kedatangan suku cadang mesin utama dari Surabaya. Sementara itu, KMP Sereia Domar mengalami kerusakan pada mesin pembantu (Auxiliary Engine/AE) 1 dan 2.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat ini kondisi tiga kapal melayani antrean dan karena adanya kepadatan jadi jadwal tunggu bisa lebih dari delapan jam.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk mesin AE 2 sudah selesai diperbaiki dan sedang menjalani pengetesan. Sedangkan AE 1 masih dalam proses perbaikan karena terdapat kebocoran. Mudah-mudahan bisa segera selesai agar dapat membantu mengurai antrean," ujar Edi usai meninjau perbaikan KMP Sereia Domar, Senin (6/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di ruang mesin KMP Sereia Domar, sejumlah awak kapal tampak bekerja memperbaiki mesin AE 1 yang mengalami kebocoran agar kapal dapat segera kembali beroperasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">General Manager (GM) Surya Timur Line Bengkalis (KMP Sereia Domar), Tommy Silaban, mengatakan seluruh kru terus berjibaku mempercepat proses perbaikan sejak kerusakan terjadi pada Jumat lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sedang kita gesa perbaikan sejak Jumat kemarin. Mesin AE 2 sudah tuntas dan menjalani pengetesan, sedangkan hari ini fokus menyelesaikan AE 1. Mudah-mudahan besok pagi kapal sudah kembali melayani lintasan," kata Tommy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengungkapkan, berhentinya operasional kapal selama beberapa hari telah menyebabkan perusahaan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah akibat terhentinya layanan angkutan penyeberangan di lintasan Bengkalis"Pakning.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pihak pengelola berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga armada kembali beroperasi normal dan antrean panjang kendaraan musim liburan selama beberapa hari terakhir dapat segera terurai.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 15:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tampil Memukau, Siswi Sabilal Muhtadin Inhil Hana Humaira Dinobatkan Sebagai Dara Belia Kebudayaan Riau 2026</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Tampil-Memukau--Siswi-Sabilal-Muhtadin-Inhil-Hana-Humaira-Dinobatkan-Sebagai-Dara-Belia-Kebudayaan-Riau-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6145_Tampil-Memukau--Siswi-Sabilal-Muhtadin-Inhil-Hana-Humaira-Dinobatkan-Sebagai-Dara-Belia-Kebudayaan-Riau-2026.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Siswi Sekolah Sabilal Muhtadin, Hana Humaira Ashafa (14) sukses mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Ia resmi dinobatkan sebagai Dara Belia Kebudayaan Provinsi Riau 2026 pada malam Grand Final di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Minggu (5/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum meraih mahkota kebanggaan tersebut, Hana harus melewati tahapan karantina ketat bersama para finalis dari wilayah lain. Selama masa pembekalan, seluruh peserta mendapat materi penting yang mencakup wawasan kebudayaan, pengembangan kepribadian, hingga sesi unjuk bakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penilaian komprehensif dewan juri menempatkan wakil Inhil ini masuk ke dalam jajaran enam besar atau Top 6. Puncak acara yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB menjadi saksi pesona dan kecerdasan Hana yang memukau para penonton hingga akhirnya sukses meraih gelar prestisius budaya tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menanggapi pencapaian gemilang ini, Hana tidak kuasa menutupi rasa haru dan bahagianya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Alhamdulillah, Hana sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa melangkah sejauh ini. Proses karantina selama beberapa hari kemarin memberikan banyak sekali ilmu dan pengalaman berharga," ungkapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Remaja berprestasi ini merasa bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan tulus banyak pihak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bisa masuk Top 6 dan diamanahkan gelar Dara Belia Kebudayaan Riau 2026 adalah sebuah kehormatan. Prestasi ini Hana persembahkan untuk kedua orang tua, sekolah, dan seluruh masyarakat Inhil yang selalu mendoakan dan mendukung Hana," urainya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ke depan, ia memiliki misi khusus untuk merangkul kaum milenial agar ikut melestarikan nilai-nilai tradisi lokal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui amanah ini, Hana ingin mengajak teman-teman generasi muda untuk lebih mencintai, menjaga, dan bangga terhadap kekayaan budaya Melayu dan budaya daerah kita di Riau agar tidak lekang oleh waktu," (goriau)</font></div>     ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Muklisin Upayakan Percepatan Gaji ke-13 ASN Kuansing dan Selesaikan Tunda Bayar</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/Muklisin-Upayakan-Percepatan-Gaji-ke-13-ASN-Kuansing-dan-Selesaikan-Tunda-Bayar</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8503_Muklisin-Upayakan-Percepatan-Gaji-ke-13-ASN-Kuansing-dan-Selesaikan-Tunda-Bayar.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">TELUKKUANTAN " Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing), intensif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna mempercepat penyaluran hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk pembayaran Gaji 13. Langkah ini berjalan beriringan dengan rencana efisiensi anggaran guna melunasi kewajiban tunda bayar daerah yang menumpuk sejak tahun 2024.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hal itu disampaikan Plt Bupati Kuansing, Muklisin usai rapat bersama kepala OPD, Senin (6/7/2026) siang di Telukkuantan. Muklisin menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi berulang kali dengan Plt Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi Riau untuk memastikan kelancaran transfer dana ke kas daerah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengupayakan semaksimal mungkin agar hak-hak pegawai dan ASN bisa secepatnya dibayarkan. Semakin cepat transfer dari provinsi masuk, semakin cepat pula kita salurkan," ujar Muklisin saat memberikan keterangan kepada media.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Muklisin menegaskan, komitmen pemenuhan hak tersebut tidak hanya menyasar ASN, melainkan juga mencakup PPPK paruh waktu hingga jajaran kepala desa di seluruh Kabupaten Kuansing. Jika kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk dibayarkan sekaligus, pemerintah daerah akan mengambil opsi pembayaran secara bertahap atau diangsur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, Muklisin menyoroti tantangan berat terkait beban tunda bayar Pemkab Kuansing yang terakumulasi dari tahun anggaran 2024, 2025, hingga potensi penambahan di tahun 2026. Untuk mencegah pembengkakan utang daerah yang tidak ter-cover, ia mengaku siap mengambil kebijakan pengetatan anggaran yang ketat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Meskipun kebijakan efisiensi ini mungkin kurang populer, kita harus menyelamatkan keuangan daerah. Skala prioritas kami adalah mengutamakan belanja wajib, termasuk mencicil tunda bayar tersebut. Kasihan pihak-pihak yang haknya tertunda sejak 2024," tambahnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna menyiasati ruang fiskal daerah yang menyempit akibat kebijakan efisiensi, Muklisin menginstruksikan seluruh OPD untuk lebih agresif menjemput bola ke pemerintah pusat. Pemkab Kuansing akan mengandalkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar roda pembangunan infrastruktur dan program strategis tetap berjalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Merujuk pada tahun anggaran 2025, Kuansing mencatat keberhasilan signifikan dengan mengamankan dana pusat hampir mencapai Rp600 miliar berkat sinergi lintas sektor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui perjuangan bersama seluruh OPD, kami berharap potensi serapan dana APBN di tahun 2026, 2027, dan tahun-tahun berikutnya tetap optimal. Dengan begitu, meskipun kita sedang melakukan efisiensi internal, pembangunan di Kuansing tidak boleh terhenti,"(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 14:28:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>