<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
        <link>https://www.spiritriau.com/</link>
        <description>spiritriau.com merupakan situs berita online terkini dan terpercaya di Provinsi Riau</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 02 Jul 2026 15:59:17 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 15:59:17 +0700</lastBuildDate>
        <generator>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@spiritriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.spiritriau.com/icon.gif</url>
		<title>Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</title>
		<link>https://www.spiritriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari Berita Riau Terkini Online | Spirit Riau Update</description>
		</image>
<item>
<title> Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Terapkan Transaksi Non Tunai, Riau Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Pelabuhan-Penumpang-Dumai-Resmi-Terapkan-Transaksi-Non-Tunai--Riau-Perkuat-Pembayaran-Digital-Lintas-Negara</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3754_-Pelabuhan-Penumpang-Dumai-Resmi-Terapkan-Transaksi-Non-Tunai--Riau-Perkuat-Pembayaran-Digital-Lintas-Negara.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai yang diinisiasi Bank Indonesia. Langkah tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam mempercepat digitalisasi layanan publik sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran digital di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto diwakili Asisten II Setdaprov Riau, Helmi pada acara Launching Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai di Dumai, Kamis (2/7/26).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disampaikan bahwa Kota Dumai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah dengan menyumbang sekitar 8,6 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pertumbuhan ekonomi yang kuat harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan publik yang modern, efisien, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kami mengapresiasi Bank Indonesia yang terus mendorong perluasan digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS sebagai instrumen transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal," kata Helmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, terus memperkuat elektronifikasi penerimaan pajak dan retribusi daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bersama Bank Indonesia, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, dan para pemangku kepentingan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas kanal pembayaran, meningkatkan kemudahan layanan kepada masyarakat, memperkuat transparansi dan akuntabilitas penerimaan daerah, sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu dipaparkan juga, perkembangan penggunaan QRIS di Riau menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Mei 2026, jumlah pengguna QRIS telah mencapai sekitar 1,25 juta orang dengan lebih dari satu juta merchant yang tersebar di seluruh wilayah Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"QRIS telah menciptakan inklusivitas transaksi bagi seluruh masyarakat serta memberikan keamanan dan kenyamanan dalam setiap transaksi," papar Helmi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keberhasilan digitalisasi transaksi tersebut juga mengantarkan Riau meraih berbagai prestasi nasional. TP2DD Provinsi Riau berhasil menjadi Juara I Provinsi Terbaik Sumatera pada 2024 dan Juara III pada 2025. Sementara TP2DD Kabupaten Kampar meraih Juara I Kabupaten Terbaik Sumatera pada 2024 dan Juara II pada 2025.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, Kota Dumai memiliki posisi strategis sebagai pusat industri, perdagangan, logistik, transportasi, sekaligus gerbang konektivitas internasional Provinsi Riau melalui rute pelayaran Dumaiâ€"Melaka, Dumaiâ€"Port Dickson, dan Dumaiâ€"Muar di Malaysia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, penerapan sistem pembayaran non tunai di Pelabuhan Penumpang Dumai diyakini akan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memberikan kenyamanan bagi penumpang, memperkuat sektor pariwisata, membuka peluang lebih besar bagi UMKM, serta meningkatkan citra Riau sebagai provinsi yang siap menghadapi ekonomi digital.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi Riau juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dalam menghadirkan layanan pembayaran digital di pelabuhan, mulai dari pembayaran pas masuk kendaraan, terminal penumpang, hingga tiket kapal feri internasional melalui QRIS Antarnegara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Inovasi QRIS Antarnegara sangat relevan bagi Kota Dumai sebagai pintu gerbang menuju Malaysia. Kemudahan transaksi ini akan memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi wisatawan mancanegara sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan data Triwulan I 2026, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Pelabuhan Penumpang Dumai mencapai 15.177 orang atau tumbuh 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebanyak 87 persen di antaranya merupakan wisatawan asal Malaysia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pemerintah Provinsi Riau berharap Pelabuhan Penumpang Dumai dapat menjadi percontohan kawasan layanan publik berbasis transaksi non tunai yang nantinya dapat diterapkan di kawasan wisata, pasar rakyat, sentra UMKM, pusat perdagangan, layanan transportasi, hingga berbagai pelayanan publik lainnya di seluruh kabupaten/kota di Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di akhir sambutannya, Helmi mengapresiasi kepada Bank Indonesia, Pemerintah Kota Dumai, Pelindo Regional I Dumai, PT Pelabuhan Dumai Berseri, Indomal, perbankan, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Pelabuhan Non Tunai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari Dumai, bersama Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan, kita ingin menunjukkan bahwa Riau siap menjadi bagian penting dari ekosistem pembayaran digital lintas negara yang modern, inklusif, dan berdaya saing," tutupnya.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kodim 1714/Puncak Jaya Reaksi Cepat Bantu Pemadaman Kebakaran di Kota Mulia</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Kodim-1714-Puncak-Jaya-Reaksi-Cepat-Bantu-Pemadaman-Kebakaran-di-Kota-Mulia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_4403_Kodim-1714-Puncak-Jaya-Reaksi-Cepat-Bantu-Pemadaman-Kebakaran-di-Kota-Mulia.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mulia - Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 3 unit bangunan kios dan 1 unit Aula Kantor Distrik Mulia di Kota Lama, Jalan Trikora, Kampung Trikora, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Kamis (2/7/2026). Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik yang bersumber dari kamar milik Bapak Dovan, salah satu pemilik kios, yang mengakibatkan seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun pemilik kios yang terkena dampak adalah Bapak Dovan, Bapak Gunawan, dan Bapak Mastalip. Ketiganya beragama Islam, beralamat di Jalan Trikora, Kampung Trikora, Kabupaten Puncak Jaya, dan berprofesi sebagai wiraswasta. Peristiwa ini disaksikan oleh Bapak Nur yang juga beragama Islam, beralamat di lokasi yang sama, dan bekerja di sektor swasta, serta memberikan keterangan terkait awal mula terjadinya kebakaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali muncul dari Rumah milik Bapak Dovan, kemudian menyebar ke seluruh bagian atap hingga semakin membesar dan membakar keseluruhan bangunan kios. Warga sekitar segera berdatangan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, bersama unsur TNI dan Polri dari Kodim 1714/Puncak Jaya, Polres Puncak Jaya, Koramil 1714-01/Mulia, dan Polsek Mulia. Hadir pula Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han., yang mengarahkan personel Koramil, Polsek, serta jajaran Kodim dan Polres untuk saling bahu-membahu memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 3 Miliar akibat hangusnya 3 unit kios dan 1 unit Aula Kantor Distrik Mulia beserta isinya. Api merambat dengan cepat karena sebagian besar bangunan menggunakan bahan kayu dan material yang mudah terbakar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kodim 1714/Puncak Jaya dan Polres Puncak Jaya atas respons cepat dan bantuan yang diberikan. Masyarakat juga didorong untuk senantiasa waspada dan bertindak sigap apabila menemukan potensi kebakaran sejak dini, agar api tidak sempat membesar maupun merambat yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han. menegaskan bahwa membantu masyarakat di wilayah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama antara TNI dan Polri. Sinergi kedua pihak akan terus ditingkatkan guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kejadian darurat di tengah masyarakat. (Pen Kodim 1714/PJ)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kandis Siak, Seorang Pria Diamankan  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Perempuan-19-Tahun-Ditemukan-Tewas-di-Rumahnya-di-Kandis-Siak--Seorang-Pria-Diamankan--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_769_Perempuan-19-Tahun-Ditemukan-Tewas-di-Rumahnya-di-Kandis-Siak--Seorang-Pria-Diamankan--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">SIAK -&nbsp; Seorang perempuan berusia 19 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan PT Gas, RT 003 RW 006, Dusun Kandis Godang, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menyelidiki peristiwa itu sebagai dugaan kematian tidak wajar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Korban diketahui bernama Serel Sisri Wati Br Siregar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jasadnya pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Robert Siregar, yang pulang ke rumah saat jam istirahat kerja, pukul 11.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani membenarkan peristiwa tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut dia, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śBenar, saat ini perkara masih dalam proses penyidikan. Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan alat bukti,â€ť kata Herman, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menerangkan, penemuan jasad perempuan tersebut sejak Rabu (1/7/2026).Berdasarkan keterangan saksi, setibanya di rumah Robert mendapati dua keponakannya menangis sambil menunjuk ke arah kamar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat diperiksa, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas tempat tidur.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pada bagian dahi terlihat luka, sementara kondisi kamar dilaporkan telah berantakan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKeluarga kemudian meminta bantuan kerabat dan tenaga kesehatan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia,â€ť katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Beberapa jam setelah penemuan jenazah, warga mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut saat berada di kawasan Kilometer 83 Kampung Kandis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Identitas pria itu diketahui melalui pemeriksaan sidik jari Inafis sebagai Abdullah (54), yang dikenal dengan panggilan Ijal Aceh.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Saat diamankan, petugas menemukan sebuah tas berisi lima unit telepon seluler. Polisi menduga salah satu di antaranya merupakan milik korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Herman, pria tersebut merupakan pendatang yang bekerja sebagai tukang bangunan untuk membangun dapur rumah orang tua korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selama sekitar empat bulan terakhir, yang bersangkutan tinggal di rumah keluarga korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun, sebelum diserahkan kepada polisi, pria itu sempat menjadi sasaran amukan massa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat mengalami luka-luka, ia terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śHingga kini kondisinya masih menjalani perawatan sehingga belum dapat dimintai keterangan,â€ť katanya.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Hasil visum luar oleh dokter Puskesmas Kandis menemukan luka pada kepala bagian kanan atas, bekas luka di leher yang diduga akibat cekikan, serta luka lebam pada tangan kanan dan punggung korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi juga masih berupaya memperoleh persetujuan keluarga untuk melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Namun hingga saat ini keluarga menyatakan menolak autopsi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Penyidikan ditangani Unit Reskrim Polsek Kandis dengan asistensi Satreskrim Polres Siak.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śKami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,â€ť (tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Penyidik Polres Pelalawan Agendakan Rekonstruksi Kasus Begal Sadis Tewaskan Korban di Kerumutan </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Penyidik-Polres-Pelalawan-Agendakan-Rekonstruksi-Kasus-Begal-Sadis-Tewaskan-Korban-di-Kerumutan-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7957_Penyidik-Polres-Pelalawan-Agendakan-Rekonstruksi-Kasus-Begal-Sadis-Tewaskan-Korban-di-Kerumutan-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PELALAWAN - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih melengkapi berkas perkara kasus begal sadis yang menewaskan korbannya di Desa Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan yang terjadi pada 29 Mei lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah Satreskrim Polres Pelalawan berhasil meringkus empat orang tersangka, dua orang eksekutor dan dua orang penadah yang dirilis secara resmi pada Kamis (11/6/2026) lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses pemberkasan dikebut penyidik Unit I Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim, agar segera bisa dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sampai saat ini proses melengkapi berkas perkara masih berjalan. Sembari berkoordinasi dengan JPU," terang Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bayu Ramadhan Effendi didampingi Kanit I Tipidum Ipda Erwin Naibaho kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasat Bayu Ramadhan menyebutkan, hasil koordinasi penyidik dengan JPU Kejari Pelalawan terkait kasus begal sadis ini, akan segera gelar rekonstruksi kejadian.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk melengkapi dan menyempurnakan berkas perkara tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) ini. Selain itu, memperkuat hasil penyelidikan penyidik pascapengungkapan keempat pelaku.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Waktu pelaksanaan rekonstruksi perkara masih menunggu koordinasi selanjutnya dengan korps adhyaksa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Termasuk lokasi gelar rekonstruksi belum diputuskan, antara di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Pangkalan Panduk atau di tempat lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kemungkinan digelar di TKP pengganti, bukan di TKP asli. Mengingat jaraknya yang cukup jauh dari Pangkalan Kerinci. Tapi masih menunggu kepastian juga dari jaksa," tandas Kasat Bayu.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diberitakan sebelumnya, Polres Pelalawan akhirnya merilis pengungkapan kasus begal sadis yang menewaskan korbannya di Desa Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan pada Kamis (11/6/2026) sore lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konferensi pers dipimpin oleh Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi dan Kasi Humas AKP Thomas Bernandes di aula Teluk Meranti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ada empat pelaku yang diringkus tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan dengan Polsek Kerumutan serta dibantu Jatanras Ditreskrimum Polda Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keempat pelaku yang ditangkap di Pulau Jawa pekan lalu tidak dihadirkan dalam pers rilis, hanya barang bukti ditunjukkan polisi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penjelasannya, Kapolres John Louis Letedara menyampaikan dua pelaku merupakan pelaku utama pembegalan di Desa Pangkalan Panduk, Kerumutan pada 29 Mei lalu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tersangka berinsial Bambang Gozali alias Ompong (34) yang beralamat di Dusun 3 Belimbing Desa Pangkalan Panduk, Kerumutan. Kemudian Ali Solidin alias Ali (36) tercatat sebagai warga di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keduanya sebagai pelaku utama tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia," Kata Kapolres John Louis Letedara.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Mereka membegal korban kakak beradik bernama Zulfan (20) dan Zelvin (19) pada Jumat (29/6/2026) sore lalu di perkebunan kelapa sawit Desa Pangkalan Panduk, Kerumutan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akibat tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) itu, korban Zulfan meninggal dunia akibat luka robek di kepala dan korban Zelvin menderita luka memar di punggung akibat dipukul kayu balok.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sepeda motor korban jenis honda revo X dibawa kabur oleh pelaku sampai keluar Pelalawan.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah melakukan pengejaran selama delapan hari, Tim Opsnal gabungan meringkus kedua pelaku utama di Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Pandeglang, Banten. Penangkapan begal sadis ini dibantu juga oleh Polda Banten dan Polres Pandeglang.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kedua tersangka diamankan di Kampung Kalapacagak Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang, Banten pada Sabtu 6 Juni yang lalu," beber John Louis.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain membekuk dua eksekutor perkara begal ini, Polres Pelalawan juga menciduk dua orang penadah yang membeli sepeda motor hasil curian pelaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diantaranya Kasman (31) beralamat di Sungai Arang Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Tersangka Kasman sebagai perantara dan membantu tersangka Ali sodikin mencari pembeli sepeda motor hasil begal.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir pelaku bernama, Subandi alias Bandot (36), warga Keritang Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Subandi yang membeli sepeda motor korban dari pelaku, melalui perantara tersangka Kasman.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sepeda motor korban dijual senilai Rp 3 juta kepada penadah itu. Kemudian kedua pelaku utama melarikan diri sampai di Pandeglang," tandas John Louis.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti satu unit sepeda motor Honda Revo warna merah hitam milik korban. Kemudian sebatang kayu bulat yang digunakan pelaku untuk memukul kedua korban. Berikut satu gulungan lakban hitam yang digunakan untuk mengikat korban setelah dipukuli.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Para pelaku dijerat hukum atas perbuatannya. Dua pelaku utama dijerat Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sedangkan dua penadah dijerat Pasal 591 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Mereka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Pelalawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:02:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>250 Meter Kabel PJU Dicuri di Jalan Soekarno Hatta Dumai Timur, Pria Ini Pelakunya  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/250-Meter-Kabel-PJU-Dicuri-di-Jalan-Soekarno-Hatta-Dumai-Timur--Pria-Ini-Pelakunya--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6758_250-Meter-Kabel-PJU-Dicuri-di-Jalan-Soekarno-Hatta-Dumai-Timur--Pria-Ini-Pelakunya--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">DUMAI â€" Seorang Warga Dumai Timur WA (29) diduga melakukan tindak pidana pencurian kabel milik Dinas Perhubungan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang melalui Kapolsek Dumai Timur AKP Rhino Handoyo mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/27/VII/2026/SPKT/SEK D. TIMUR/RES DUMAI/POLDA RIAU tertanggal 1 Juli 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, pelapor diketahui bernama Suryanto (49) warga Jalan Pendowo RT 004, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, sementara itu, terlapor berinisial WA (29), warga Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Korban dalam kasus ini adalah Dinas Perhubungan, dengan barang yang diduga dicuri berupa kabel LVCT 4x16 mm sepanjang 250 meter. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp7 juta," katanya, Kamis (2/7/2026)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">AKP Rhino Handoyo menjelaskan berdasarkan kronologi kasus pencurian kabel PJU ini terjadi, sekitar Rabu (1/7/2026) pukul 07.30 WIB, pelapor menerima informasi dari Kepala UPT Penerangan Jalan Umum (PJU) bahwa masyarakat telah mengamankan seorang pria yang diduga mencuri kabel di depan kawasan Bandara, Jalan Soekarno Hatta.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah menerima informasi tersebut, Tambahnya, pelapor langsung menuju lokasi kejadian dan mendapati dugaan pencurian kabel PJU sepanjang 250 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selanjutnya, pelapor melaporkan kejadian itu ke Polsek Dumai Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diakuinya bahwa pihaknya telah menerima laporan polisi, melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi serta pelapor.&nbsp;</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam kasus ini, AKP Rhino Handoyo mengaku turut mengamankan barang bukti berupa kabel LVCT 4x16 mm sepanjang 250 meter.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, seorang saksi bernisial DG (43), seorang sopir yang berdomisili di Kelurahan Bukit Batrem, telah dimintai keterangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Atas perbuatannya, terlapor diduga melanggar Pasal 477 KUHP. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Dumai Timur guna proses penyidikan lebih lanjut," tegasnya</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Said Effendi membenarkan bahwa mencuri kabel PJU di depan kawasan Bandara, Jalan Soekarno Hatta pada Rabu (1/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah Kami laporkan ke Pihak Polsek Dumai Timur, untuk PJU atau lampu jalan akan&nbsp; dilakukan perbaikan secepatnya oleh petugas agar jalanan di sekitar bisa tetap terang dimalam hari," pungkasnya (tribunpekanbaru)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:54:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Prabowo dan Lukashenko Bahas Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Prabowo-dan-Lukashenko-Bahas-Roadmap-Bilateral-Indonesia-Belarus-2026-2030</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8789_Prabowo-dan-Lukashenko-Bahas-Roadmap-Bilateral-Indonesia-Belarus-2026-2030.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko akan meluncurkan roadmap atau peta jalan kerja sama bilateral Indonesia-Belarus periode 2026-2030. Roadmap ini akan mencakup sejumlah isu kerja sama antara kedua negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengungkap bahwa roadmap ini akan masuk ke dalam pembahasan pertemuan kedua kepala negara. Dia juga mengatakan kunjungan Lukashenko ini merupakan kunjungan balasan usai Prabowo berkunjung ke Belarus pada 15 Juli 2025.â€śSeperti kita ketahui juga, telah terjadi penandatanganan EAEU CEPA, dan Belarus merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi tersebut,â€ť kata Sugiono di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sugiono mengatakan sejumlah pertemuan intensif terus dikembangkan hingga tertulis kesepakatan penyusunan peta jalan kerja sama kedua negara. Kerja sama dilakukan di berbagai sektor strategis, termasuk ketahanan pangan hingga energi yang menjadi program prioritas Prabowo.â€śKepentingan kita yang utama, karena ini juga sesuai dengan program Bapak Presiden terutama di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi, kerja sama yang lebih intensif di bidang ini juga akan dimantapkan,â€ť kata Sugiono.â€śBeberapa produk pertanian dan khususnya bahan baku pupuk juga akan dikerjasamakan antara Belarus dan Indonesia,â€ť lanjutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kunjungan ke Indonesia ini menjadi yang kedua bagi Presiden Lukashenko setelah tahun 2013 lalu. Sugiono berharap kunjungan ini dapat meningkatkan kerja sama strategis dan mempererat hubungan kedua negara.â€śDan kita berharap kunjungan balasan ini juga akan makin mempererat hubungan kedua negara, dan juga mempererat kerja sama kita dalam rangka meningkatkan ekonomi dan alternatif-alternatif sumber daya yang kita butuhkan,â€ť (okezone)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pilot Amerika Diduga Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik Papua, Ini Identitasnya</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Pilot-Amerika-Diduga-Tewas-dalam-Pembakaran-Pesawat-di-Bandara-Ipdeheik-Papua--Ini-Identitasnya</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3533_Pilot-Amerika-Diduga-Tewas-dalam-Pembakaran-Pesawat-di-Bandara-Ipdeheik-Papua--Ini-Identitasnya.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, tewas dalam insiden pembakaran pesawat perintis di Bandara Ipdeheik, Balinggama, Yahukimo, Papua Pegunungan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Laporan awal tewasnya Nicholas diungkap oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lukman mengatakan penyebab pasti kematian Nicholas saat ini masih didalami oleh aparat yang berwenang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śLaporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena menyebutkan bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang," imbuhnya.Lukman menjelaskan, dari data manifes penerbangan diketahui Nicholas yang membawa pesawat itu lahir di Connecticut, Amerika Serikat, pada 16 November 1996.Ia tercatat berkebangsaan Amerika Serikat, bekerja sebagai pilot untuk PT AMA, dan tinggal di Sentani, Papua. Lebih lanjut, ia mengatakan pesawat tersebut berangkat dari Bandara Wamena pada Kamis (2/7) pagi dengan membawa total 7 orang penumpang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lukman menjelaskan pesawat perintis tersebut dilaporkan tiba di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT. Ia memastikan sebelum penerbangan berlangsung, kondisi cuaca di rute tersebut juga dilaporkan baik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSebelum penerbangan dilaksanakan, informasi cuaca pada rute penerbangan dilaporkan dalam kondisi baik,â€ť ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Akan tetapi, ia menyebut setelah pilot melaporkan pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area lapangan terbang dilaporkan terputus.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">â€śSetelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus,â€ť (okezone)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>KPK Panggil 3 Pegawai Imigrasi Jakbar Terkait Kasus Izin Tinggal WNA </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Internasional/KPK-Panggil-3-Pegawai-Imigrasi-Jakbar-Terkait-Kasus-Izin-Tinggal-WNA-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_7504_KPK-Panggil-3-Pegawai-Imigrasi-Jakbar-Terkait-Kasus-Izin-Tinggal-WNA-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - KPK kembali memanggil sejumlah saksi terkait perkara pemerasan izin tinggal WNA di Ditjen Imigrasi yang menjerat Wamen Imipas Silmy Karim. Hari ini, sejumlah pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat dipanggil KPK.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Pemeriksaan dalam dugaan tindak pidana korupsi Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Budi menyebut pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Namun dia belum merinci hal yang akan didalami oleh penyidik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Adapun sejumlah saksi yang diperiksa yakni:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Merzi Driyasman, Kepala Seksi izin Tinggal Keimigrasian Kanimsus Jakarta Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Nisrina Arumdanie, Kepala Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kanimsus Jakarta Barat</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Lutfan Pahlevi, Kepala Seksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kanimsus Jakarta Barat periode April - Desember 2025</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Rifki Aditya Nur Vijri, Tenaga Outsourcing di Bagian Inteldakim</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Wina Nuraini Rachman, Pekerja Jasa pada Kanim Depok</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Dewa Made Krisna Gautama, Kasi Pengelolaan Izin Tinggal Direktorat Jenderal Imigrasi Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, KPK mengungkapkan adanya setoran dari sejumlah kantor imigrasi (kanim) ke Ditjen Imigrasi dalam kasus pemerasan izin tinggal terbatas warga negara asing. KPK menyatakan tengah mendalami model setoran yang diberikan sejumlah kanim kepada Ditjen Imigrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, uang setoran dari sejumlah kanim ke pihak Ditjen Imigrasi merupakan &#039;uang lebih&#039; yang diperoleh dari biro jasa saat pengurusan izin tinggal terbatas WNA. Uang lebih ini, kata Taufik, merupakan biaya tambahan di luar biasa resmi yang harus dibayar biro jasa agar surat izin tinggal para WNA bisa diterbitkan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kanim-kanim yang lain (selain kanim di wilayah Jakarta Barat) juga kita sedang mendalami. Apakah modeling-nya seperti apa," ungkap Taufik saat jumpa pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Taufik menjelaskan alasan setoran ini diberikan oleh sejumlah Kanim ke pihak Ditjen Imigrasi. Dia menyebut, wewenang untuk menerbitkan izin tinggal terbatas para WNA ada pada pihak Ditjen Imigrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk otorisasi klik acc terkait izin tinggal itu memang ada kewenangannya, otoritasnya di pusat," jelas Taufik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dia juga menjelaskan, tindakan kanim yang menerapkan adanya &#039;uang lebih&#039; kepada sejumlah biro jasa tergolong sebagai tindakan pemerasan. Sebab, &#039;uang lebih&#039; ini turut mempengaruhi proses terbitnya surat izin tinggal terbatas para WNA.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa untuk biro jasa apakah benar itu diperas? Fakta yang ditemukan sampai saat ini bahwa betul itu biro jasa hanya memproses sebagaimana prosedur yang sudah ditetapkan oleh imigrasi, tapi kemudian ada tambahan-tambahan pungutan yang itu kemudian dari biro jasa itu merasa itu adalah di luar pungutan resmi sehingga itu masuk kategori pemerasan," ucapnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Diketahui, kasus ini diduga terjadi sejak Silmy menjabat Dirjen Imigrasi pada 2023. KPK menduga total duit yang terkumpul dalam kasus ini mencapai Rp 145,5 miliar. KPK juga menduga Silmy menerima jatah Rp 100 juta per minggu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berikut ini daftar delapan tersangka dalam kasus ini:</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">1. Wamen Imipas 2025-2026 dan Dirjen Imipas 2023-2024 Silmy Karim (SK)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">2. Plt Dirjen Imigrasi 2024-2025 Saffar Muhammad Godam (SMG)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">3. Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi Jaya Saputra (JS)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">4. Kasubdit Alih Status Izin Tinggal di Direktorat Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi Tessar Bayu Setyaji (TBS)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">5. Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal, Bagus Bramantyo (BGS)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">6. Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat 2024-2025 dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat 2025-2026 Ronald Arman Abdullah (RAA)</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">7. Ketua Tim Alih Status ITAS, Juniadi Sri Priambudi (JSP)8. Staf Subdit Izin Tinggal, Gusti Benar.(detik.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:41:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jaksa di Sidang dr Tifa: Jokowi Alami Kerugian Imateriil dan Merasa Dihina </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Jaksa-di-Sidang-dr-Tifa--Jokowi-Alami-Kerugian-Imateriil-dan-Merasa-Dihina-</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2391_Jaksa-di-Sidang-dr-Tifa--Jokowi-Alami-Kerugian-Imateriil-dan-Merasa-Dihina-.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Tifauzia Tyasumma alias dr Tifa melakukan fitnah, penghinaan hingga pencemaran nama baik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Jaksa menyebut akibat perbuatannya, Jokowi mengalami kerugian immateril dan merasa terhina.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saksi Joko Widodo merasa telah dihina sehina-hinanya dan direndahakna serendah-rendahnya bahkan terdapat pihak-pihak yang ikut menuduh saksi," kata jaksa dalam dakwaannya di PN Jakarta Timur, Kamis (2/72026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jaksa menjelaskan, Jokowi mengetahui dugaan pencemaran nama baiknya dari unggahan media sosial (medsos). Dia mendengar dr Tifa menuding ijazah S1 Jokowi adalah palsu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kemudian, Jokowi meminta ajudannya dan kuasa hukum mengumpulkan barang bukti unggahan di medsos. Ada lima unggahan yang dianggapnya menyerang harkat dan martabatnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Di sisi lain, jaksa telah mendapat bukti yang menyatakan ijazah Jokowi merupakan dokumen asli. Hal ini berdasarkan berita acara pemeriksaan laboratoris kriminalistik yang dilakukan oleh Polri, dan disimpulkan ijazah Jokowi identik dengan 14 dokumen pembanding.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, berdasarkan buku petunjuk program studi UGM telah menerbitkan ijazah sarjana kehutanan nomor 1120 tanggal 5 November 1985 atas nama Jokowi. Dia juga menyelesaikan kuliah di UGM.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Bahwa terdakwa tidak dapat membuktikan tuduhannya dan tuduhan tersebut bertentangan dengan apa yang diketahui terdakwa," ucap dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, Tifa didakwa dengan dakwaan primair Pasal 434 ayat 1 juncto Pasal 441 ayat 1 juncto Pasal 126 ayat 1 KUHP. Lalu dakwaan subsidair Pasal 433 ayat 1 juncto Pasal 441 ayat 1 juncto Pasal 126 ayat 1 KUHP.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tifa juga didakwa dengan dakwaan kedua primair Pasal 434 ayat 1 KUHP. Kedua subsidair Pasal 310 ayat 1 KUHP atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) dan atau Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 126 ayat (1) KUHP atau Pasal 32 juncto Pasal 48 ayat 1 UU ITE juncto Pasal 126 ayat (1) KUHP.(detik.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Paripurna DPR Sepakat RUU Pusat Finansial Internasional Masuk Prolegnas 2026  </title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nasional/Paripurna-DPR-Sepakat-RUU-Pusat-Finansial-Internasional-Masuk-Prolegnas-2026--</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_5905_Paripurna-DPR-Sepakat-RUU-Pusat-Finansial-Internasional-Masuk-Prolegnas-2026--.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Rapar paripurna DPR menyepakati rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 sebagai usul inisiatif pemerintah. Hal itu disepakati dalam rapat paripurna DPR yang digelar hari ini.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rapat digelar di ruang rapat paripurna kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Mulanya Wakil Ketua Baleg DPR Martin Manurung menyampaikan laporannya, bahwa RUU ini salah satunya untuk memperkuat kontribusi sektor keuangan nasional.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Memperkuat kontribusi sektor keuangan terhadap perekonomian nasional," ucap Martin.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Martin menyebut berdasarkan aturan, bahwa Baleg harus melaporkan ke paripurna atas RUU PFII karena awalnya di luar prolegnas. Martin kemudian menyerahkan kepada paripurna untuk menetapkan RUU PFII masuk Prolegnas tahun 2026.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Untuk selanjutnya kami serahkan kepada rapat paripurna yang terhormat untuk kiranya menetapkan RUU tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia masuk dalam Prolegnas RUU Prioritas tahun 2026 sebagai usul inisiatif pemerintah," sebutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Setelah itu Martin menyerahkan laporan dari Baleg tersebut ke pimpinan DPR. Kemudian Puan meminta persetujuan kepada anggota DPR yang hadir dalam rapat paripurna atas usulan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sidang Dewan yang kami hormati, sekarang kami menanyakan kepada sidang Dewan yang terhormat apakah laporan Badan Legislasi terhadap usulan rancangan undang-undang di luar prolegnas dapat disetujui?" tanya Puan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setuju," jawab para anggota DPR yang hadir.(detik.com)</font></div><div style="text-align: justify;"><br></div><div><br></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Disdik Pekanbaru Buka Posko Pengaduan Pasca SPMB</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Pendidikan/-Pastikan-Tak-Ada-Anak-Putus-Sekolah--Disdik-Pekanbaru-Buka-Posko-Pengaduan-Pasca-SPMB</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9717_-Pastikan-Tak-Ada-Anak-Putus-Sekolah--Disdik-Pekanbaru-Buka-Posko-Pengaduan-Pasca-SPMB.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah pascapelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online tingkat SMP Tahun Ajaran 2026/2027. Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru membuka layanan pengaduan sekaligus pemenuhan kuota bagi calon peserta didik yang belum diterima di sekolah negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru dalam menjalankan program prioritas Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yakni Zero Anak Putus Sekolah, sehingga seluruh anak tetap memperoleh hak pendidikan tanpa terkendala biaya maupun persoalan administrasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dinas Pendidikan Pekanbaru sudah membuka layanan pengaduan pasca SPMB ini," kata Agung Nugroho, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Agung, masyarakat dapat melaporkan peserta didik yang belum memperoleh sekolah setelah pengumuman hasil SPMB. Nantinya, peserta didik tersebut akan diarahkan ke SMP negeri yang masih memiliki kuota.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Seiring telah diumumkannya hasil seleksi SPMB Online SMP pada Rabu (1/7/2026) sore, orang tua maupun wali murid yang dinyatakan lulus diminta segera melakukan daftar ulang di sekolah tujuan masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Proses daftar ulang berlangsung mulai 2 hingga 4 Juli 2026 secara langsung di SMP tempat peserta didik diterima.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengatakan Disdik juga membuka pendaftaran pemenuhan kuota bagi calon peserta didik yang belum lulus seleksi reguler.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pendaftaran pemenuhan kuota dilaksanakan pada 2-3 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Langkah ini dihadirkan agar sekolah-sekolah yang masih memiliki daya tampung tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal," ujar Alek.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menjelaskan, seluruh pelayanan pemenuhan kuota dipusatkan di Aula Dinas Pendidikan guna memberikan pelayanan satu pintu yang cepat, ramah, dan transparan kepada masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Disdik Pekanbaru juga menegaskan seluruh tahapan, mulai dari proses seleksi, daftar ulang hingga pemenuhan kuota, dilaksanakan tanpa dipungut biaya alias gratis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Masyarakat diminta tidak mempercayai oknum maupun calo yang menjanjikan kelulusan atau masuk ke SMP negeri dengan meminta sejumlah uang. Jika menemukan praktik kecurangan maupun pungutan liar, masyarakat diminta segera melaporkannya ke Inspektorat Kota Pekanbaru, Tim Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Inspektorat Kota Pekanbaru, maupun Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Melalui keterbukaan informasi dan sistem yang akuntabel ini, Pemerintah Kota Pekanbaru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pendidikan anak-anak kita, demi mewujudkan generasi masa depan Pekanbaru yang cerdas, unggul, dan bebas dari putus sekolah,"(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:33:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Satpol PP Pekanbaru Fokus Penertiban PKL di Jalan Utama: Tegas Tanpa Tebang Pilih</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Satpol-PP-Pekanbaru-Fokus-Penertiban-PKL-di-Jalan-Utama--Tegas-Tanpa-Tebang-Pilih</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_589_-Satpol-PP-Pekanbaru-Fokus-Penertiban-PKL-di-Jalan-Utama--Tegas-Tanpa-Tebang-Pilih.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU â€" Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru kini memusatkan langkah penertiban terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beroperasi di sepanjang ruas jalan utama kota. Langkah ini diambil karena banyak pedagang yang memajang dagangan hingga masuk ke badan jalan, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, menegaskan bahwa setiap tindakan yang dilakukan berjalan secara adil dan tidak memihak siapa pun.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang kami jalankan. Prinsipnya jelas, tidak ada pilih kasih. Segala langkah yang diambil sepenuhnya berpedoman pada peraturan yang berlaku," ujar Desheriyanto, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, sasaran utama saat ini adalah ruas-ruas jalan protokol kota. Sebelum dilakukan penindakan nyata, pihaknya sudah lebih dulu menyampaikan himbauan hingga peringatan bertahap kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di atas trotoar maupun bahu jalan. Hal ini karena aktivitas tersebut melanggar Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami selalu mengutamakan pendekatan yang humanis dan persuasif. Himbauan dan peringatan menjadi langkah awal yang kami tempuh sebelum mengambil langkah lebih lanjut," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sejauh ini, penertiban sudah dilaksanakan di beberapa jalur utama, antara lain Jalan HR Soebrantas, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Arifin Ahmad. Sementara untuk tahap selanjutnya, Satpol PP menargetkan penertiban diperluas ke kawasan Jalan Arengka, Jalan Riau, hingga Jalan Naga Sakti.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Agar ketertiban yang sudah terbangun tidak kembali rusak, pihaknya juga mengajak kerja sama erat dari seluruh jajaran kecamatan. Para camat diminta ikut serta melakukan pemantauan rutin di wilayah masing-masing.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami telah menyampaikan kepada para camat untuk turun langsung mengawasi dan memantau kondisi lapangan. Apabila kembali ditemui pedagang yang melanggar, harap segera dilaporkan agar kami bisa segera menindaklanjuti," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terakhir, pihaknya juga memohon pengertian dan sikap kooperatif dari para pedagang. Tujuannya agar proses penertiban berjalan aman dan damai tanpa ada gesekan maupun perselisihan antara petugas dan masyarakat.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami sangat berharap para pedagang mau bekerja sama. Kami tidak menginginkan ada masalah saat penertiban berlangsung. Itulah sebabnya kami selalu memberikan peringatan terlebih dahulu sebelum bertindak," pungkas Desheriyanto.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Statuta Baru Ubah Peta Pilrek Unri, Enam Suara Hilang, Perebutan Dukungan Makin Sengit</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/-Statuta-Baru-Ubah-Peta-Pilrek-Unri--Enam-Suara-Hilang--Perebutan-Dukungan-Makin-Sengit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_474_-Statuta-Baru-Ubah-Peta-Pilrek-Unri--Enam-Suara-Hilang--Perebutan-Dukungan-Makin-Sengit.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU - Peta pertarungan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030 dipastikan berubah. Penyesuaian statuta universitas yang mengatur larangan rangkap jabatan bagi anggota senat yang juga menduduki jabatan struktural membuat komposisi pemilih berkurang dan berpotensi mengubah arah dukungan dalam kontestasi pemilihan rektor.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam ketentuan baru tersebut, anggota senat yang juga menjabat pada posisi struktural diwajibkan memilih salah satu jabatan, yakni tetap menjadi anggota senat atau mempertahankan jabatan struktural yang diemban. Kebijakan itu tidak hanya berdampak pada status keanggotaan senat, tetapi juga mengubah jumlah pemilih dalam Pilrek Unri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Statuta baru juga mengatur bahwa anggota senat yang mengundurkan diri tidak dapat digantikan hingga seluruh tahapan pemilihan rektor selesai dilaksanakan. Akibatnya, jumlah pemilih pada putaran pertama Pilrek otomatis berkurang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketua Senat Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Zulkarnaini, M.Si, didampingi Sekretaris Universitas, Dr. Dodi Haryono, S.HI., S.H., M.H., Rabu (1/7/2026), mengungkapkan terdapat empat anggota senat yang memilih mengundurkan diri sebagai konsekuensi penerapan aturan tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelum penyesuaian statuta, jumlah pemilih dari unsur senat mencapai 66 orang atau mewakili 65 persen dari total suara Pilrek. Setelah empat anggota senat mengundurkan diri, jumlah pemilih dari unsur senat menyusut menjadi 62 orang.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Perubahan tersebut turut memengaruhi alokasi suara dari unsur kementerian yang memiliki porsi 35 persen. Jika sebelumnya kementerian memiliki 36 suara dari total 102 suara, kini jumlahnya berubah menjadi 34 suara dari total keseluruhan 96 suara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan demikian, penerapan statuta baru secara efektif memangkas enam suara dalam Pilrek Unri, dari semula 102 suara menjadi hanya 96 suara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berkurangnya jumlah suara itu dinilai bukan sekadar perubahan angka. Dalam kontestasi yang diprediksi berlangsung ketat, hilangnya enam suara berpotensi mengubah konfigurasi dukungan yang selama ini dipetakan para bakal calon rektor. Setiap suara akan memiliki nilai strategis dalam menentukan siapa yang melangkah ke tahapan berikutnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sesuai jadwal, sebanyak delapan bakal calon rektor akan menyampaikan visi dan misi di hadapan senat pada 8 Juli 2026. Dari tahapan tersebut, senat akan memilih tiga nama yang akan ditetapkan sebagai calon rektor untuk mengikuti proses pemilihan tahap akhir.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dengan komposisi pemilih yang baru, seluruh kalkulasi politik kampus diperkirakan ikut berubah. Pilrek Unri 2026 kini memasuki babak baru, di mana perubahan statuta tidak hanya mengubah aturan main, tetapi juga mengubah peta kekuatan dan strategi dukungan di ruang senat.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu Lintas Pulau dari Riau ke NTB</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Bareskrim-Polri-Gagalkan-Penyelundupan-Sabu-Lintas-Pulau-dari-Riau-ke-NTB</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_832_Bareskrim-Polri-Gagalkan-Penyelundupan-Sabu-Lintas-Pulau-dari-Riau-ke-NTB.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan lintas pulau dari Riau menuju Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua orang kurir berhasil diringkus di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soekarno-Hatta usai kedapatan membawa barang terlarang tersebut, Minggu (28/6/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di bawah komando Kombes Handik Zusen. Penyelidikan bermula saat petugas menerima informasi intelijen mengenai pergerakan kurir asal Batam yang membawa sabu dari Pekanbaru menuju Sumbawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Benar, tim yang dipimpin Kombes Handik berhasil mengamankan dua tersangka di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soetta. Modusnya cukup ekstrem, yakni memasukkan kapsul berisi sabu ke dalam tubuh melalui anus," ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso saat memberikan keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keputusan nekat para pelaku ini menunjukkan besarnya risiko sosial dan bahaya dari peredaran gelap narkotika. Petugas langsung bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut dengan memantau pergerakan para tersangka yang diketahui akan transit di Jakarta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim melakukan assessment mendalam dan mendapati target atas nama Musa dan Muhammad Guntur akan membawa paket berisi narkoba jenis sabu sebanyak lebih kurang 500 gram dari Kota Pekanbaru, Riau menuju Sumbawa, NTB melalui jalur udara yang disimpan di dalam perut dan dimasukkan melalui anus," jelasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pesawat Super Air Jet yang ditumpangi kedua kurir tersebut mendarat sekitar pukul 08.45 WIB. Petugas yang sudah bersiaga langsung mengamankan Musa dan Muhammad Guntur tanpa perlawanan. Berdasarkan hasil interogasi awal, keduanya mengakui membawa sabu yang disembunyikan di dalam tubuh dengan berat masing-masing 250 gram.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guna mengeluarkan barang bukti sekaligus memastikan kondisi kesehatan para tersangka, polisi membawa keduanya ke RS EMC Tangerang. Tindakan medis berupa pemeriksaan X-ray segera dilakukan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berhasil dikeluarkan dari tubuh tersangka Musa sebanyak empat bungkus plastik bening ukuran sedang dan dari tubuh tersangka Muhammad Guntur sebanyak empat bungkus plastik bening ukuran sedang," papar Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dari nyanyian kedua kurir tersebut, terungkap bahwa sabu diperoleh dari seorang pria bernama Sofian alias Pian yang berdomisili di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau. Barang haram tersebut rencananya akan diserahkan kepada seorang penerima bernama Isnaini alias PP Bara di Sumbawa.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Berbekal informasi berharga ini, petugas melakukan teknik controlled delivery atau pengiriman di bawah pengawasan ketat. Tim bersama kedua kurir terbang menuju Sumbawa guna memancing pemesan barang keluar dari persembunyiannya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Petugas tiba di lokasi yang telah ditentukan oleh Isnaini sekitar pukul 23.30 WITA. Tanpa membuang waktu, polisi langsung melakukan penyergapan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tim segera mengamankan tersangka Isnaini berikut alat komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan tersangka Musa," ungkap Eko.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait lolosnya para pelaku dari bandara asal, pemeriksaan lebih lanjut mengungkap adanya celah keamanan yang dimanfaatkan sindikat ini. Mereka sengaja memilih jalur keberangkatan yang dinilai memiliki pengawasan lebih longgar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tersangka mengelabui sistem keamanan bandara Pekanbaru yang tidak terdapat X-ray Transmisi atau body scanner sehingga bisa berhasil lolos membawa narkotika melalui bandara," terangnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara keseluruhan, barang bukti sabu yang diamankan ditaksir memiliki nilai ekonomis mencapai Rp 900 juta. Keberhasilan operasi ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan upaya nyata dalam melindungi masyarakat. Polisi memperkirakan sebanyak 2.500 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman dan dampak merusak narkotika.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, petugas di lapangan masih terus memburu dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni pihak yang berperan sebagai penyedia barang dan pemesan jaringan tersebut.(goriau)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Razia BNNP Sumut di Patumbak Berujung Penyerangan, 25 Pengunjung Positif Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Hukrim/Razia-BNNP-Sumut-di-Patumbak-Berujung-Penyerangan--25-Pengunjung-Positif-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_9925_Razia-BNNP-Sumut-di-Patumbak-Berujung-Penyerangan--25-Pengunjung-Positif-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara di sebuah tempat hiburan di Jalan Talun Kenas, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, berujung ricuh setelah diduga terjadi perlawanan dari massa. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan 25 orang yang dinyatakan positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan awal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, mengatakan razia dilakukan oleh BNN Kabupaten Deli Serdang bersama personel Satpol PP, Polri, dan TNI.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ketika datang dan melakukan pemeriksaan ditemukan 25 orang positif narkotika. Jadi ketika dilakukan tes urine ditemukan 25 orang positif," kata Tatar, Rabu (1/7).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Membawa 25 Orang</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, petugas kemudian membawa 25 orang tersebut ke Kantor BNN Kabupaten Deli Serdang untuk menjalani proses lebih lanjut. Namun, saat kendaraan hendak meninggalkan lokasi, sekelompok massa mengadang petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tetapi ketika keluar ada salah satu orang yang memprovokasi, terutama pemilik tempat hiburan beserta keluarga dan pengurus tempat hiburan itu," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tatar mengungkapkan massa kemudian mengadang kendaraan petugas dengan balok kayu dan menuntut surat perintah tugas meski identitas serta dasar pelaksanaan razia telah dijelaskan di lokasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Mereka berdalih ingin menanyakan surat perintah tugas. Padahal ketika di dalam sudah ditunjukkan dan disampaikan bahwa kami dari BNN Kabupaten Deli Serdang. Tetapi di luar itu karena ada provokasi kemudian diadang, diberikan balok untuk mengadang kendaraan mereka. Terus kemudian terjadi anarkisme," katanya.ď»ż</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">BNNP Sumut</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Terkait insiden tersebut, BNNP Sumut telah melaporkan dugaan perusakan ke Polrestabes Medan. Dari enam orang yang sempat diamankan, empat di antaranya kini telah ditahan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dari kejadian itu kami telah mengamankan empat orang. Tadinya enam orang. Kemudian dibawa ke Polrestabes Medan dan kami laporkan tentang kejadian perusakan," ujar Tatar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, terhadap 25 orang yang hasil tes urinenya positif narkotika, BNN menerapkan prosedur rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kalau yang 25 orang, sesuai SOP kami, bagi mereka yang positif akan dilakukan asesmen untuk nanti direhabilitasi,"(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:23:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terungkap! Kupu-kupu Langka hingga Gading Gajah Diselundupkan dengan Modus Jemaah Umrah</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/Terungkap--Kupu-kupu-Langka-hingga-Gading-Gajah-Diselundupkan-dengan-Modus-Jemaah-Umrah</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_6074_Terungkap--Kupu-kupu-Langka-hingga-Gading-Gajah-Diselundupkan-dengan-Modus-Jemaah-Umrah.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polda Jawa Timur mengungkap tiga kasus besar penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan satwa dan komoditas bernilai tinggi. Mulai dari ribuan kupu-kupu langka, puluhan potong gading gajah, hingga hampir 40 ribu benih bening lobster (BBL), seluruhnya diduga hendak diperdagangkan dengan berbagai modus penyamaran untuk mengelabui petugas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing menjelaskan, salah satu modus yang paling menonjol adalah penyelundupan 53 potong gading gajah melalui sembilan jamaah umrah yang baru kembali dari Arab Saudi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Roy, tersangka berinisial HAJ menitipkan gading tersebut kepada para jamaah dengan alasan barang itu merupakan aksesori mobil. Agar tidak mudah terdeteksi, gading dibungkus menggunakan aluminium foil, dilapisi kertas hitam, kemudian dimasukkan ke dalam kardus dan koper.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Barang itu berasal dari luar negeri dan dimasukkan ke Indonesia melalui penitipan kepada jamaah umrah yang akan pulang. Gading dibungkus dengan aluminium foil, kertas hitam dan disamarkan sebagai aksesori mobil," ujar Kombes Pol Roy, Selasa (30/6).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ditemukan 53 Potongan Gading Gajah</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus tersebut terungkap setelah petugas Bea Cukai Juanda memeriksa sembilan koper milik jemaah umrah di Terminal 2 Bandara Juanda. Dari hasil pemeriksaan ditemukan 53 potongan gading gajah yang masuk ke Indonesia tanpa dokumen karantina maupun sertifikat kesehatan dari negara asal.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 86 huruf a dan atau huruf c juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, penyidik juga membongkar penyelundupan 39.927 ekor benih bening lobster yang rencananya dikirim ke Singapura melalui Bandara Juanda. Dua tersangka berinisial FM dan JSK diduga menyembunyikan ribuan benih lobster di dalam koper dengan membungkusnya menggunakan handuk basah agar tetap hidup selama perjalanan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Modus operandinya memasukkan benih-benih lobster ke dalam koper yang dibungkus dengan handuk basah dengan tujuan Singapura menggunakan pesawat Singapore Airlines melalui Bandara Juanda," kata Roy.ď»ż</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengiriman BBL Tanpa Izin Resmi</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Pengungkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi adanya upaya pengiriman BBL tanpa izin resmi. Dari tangan para tersangka, petugas menyita koper berisi hampir 40 ribu benih lobster beserta paspor, telepon seluler, kartu ATM, dan dokumen penerbangan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Keduanya dijerat Pasal 92 juncto Pasal 26 Ayat (1) dan atau Pasal 88 juncto Pasal 16 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kasus lain yang turut diungkap adalah perdagangan 2.113 ekor kupu-kupu dilindungi dalam kondisi telah diawetkan. Tersangka berinisial LL diduga mengirimkan satwa tersebut melalui jasa kargo di Bandara Juanda dengan tujuan China, Prancis, Amerika Serikat, Kanada, Ceko, dan Jerman.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Polisi menemukan 10 paket pengiriman (Airway Bill DHL) yang seluruhnya berisi kupu-kupu berbagai jenis yang telah mati dan siap dikirim ke luar negeri.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Ditemukan 10 Airway Bill DHL yang seluruhnya berisi kupu-kupu dilindungi dalam keadaan mati yang akan dikirim ke China, Prancis, USA, Kanada, Ceko dan Jerman," ujar Roy.ď»ż</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Konservasi Sumber Daya Alam</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 40A Ayat (1) huruf e Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta Pasal 87 huruf a Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta," ucap Kombes Pol Roy.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan ketiga kasus tersebut memiliki pola yang berbeda, namun sama-sama berujung pada eksploitasi sumber daya alam yang mengancam kelestarian hayati Indonesia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia, ketiga perkara ini memiliki karakteristik yang berbeda. Namun memiliki satu benang merah yang sama, yaitu eksploitasi sumber daya alam yang mengancam kelestarian ekosistem serta merugikan kepentingan bangsa," kata Jules.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia menambahkan, pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen Polda Jatim bersama instansi terkait untuk memutus praktik perdagangan ilegal satwa liar dan komoditas perikanan yang berpotensi merusak ekosistem sekaligus menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Keberhasilan pengungkapan perkara ini merupakan wujud nyata komitmen Polda Jawa Timur bersama stakeholder terkait dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia dari praktik perdagangan ilegal dan eksploitasi yang melanggar hukum(merdeka.com)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tak Lagi Ala Militer, Intip Konsep Baru Pembekalan Peserta SPPI</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Nusantara/Tak-Lagi-Ala-Militer--Intip-Konsep-Baru-Pembekalan-Peserta-SPPI</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_8303_Tak-Lagi-Ala-Militer--Intip-Konsep-Baru-Pembekalan-Peserta-SPPI.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, dengan perubahan konsep tersebut, kebijakan menjadi lebih longgar. Para peserta SPPI bisa menggunakan handphone atau telepon genggam sesuai waktu yang ditentukan."Sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi psikologis peserta serta aspirasi dari keluarga, penyelenggara juga memberikan kebijakan penggunaan telepon genggam pada waktu-waktu yang telah ditentukan," ujar Rico dalam keterangan yang dikutip Liputan6.com dari akun YouTube resmi Kemhan, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Telepon genggam diharapkan digunakan untuk menjaga komunikasi positif dengan keluarga, memberi kabar yang baik, serta memperkuat semangat peserta selama mengikuti pembekalan," sambung Rico.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu menurut Rico, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerima kiriman barang dari keluarga sesuai mekanisme yang diatur oleh masing-masing satuan pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kebijakan ini merupakan bentuk kepercayaan kepada peserta. Sedangkan kiriman barang untuk menjaga moral peserta tanpa menimbulkan kesenjangan bagi peserta lainnya," ucap dia.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sampaikan Langsung Kendala</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rico mengatakan, apabila peserta mengalami kendala selama pembekalan, maka pihaknya mendorong agar hal tersebut disampaikan melalui jalur yang telah disiapkan, baik kepada pelatih, pengasuh, tangga kesehatan, maupun pimpinan satuan pendidikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Setiap masukan dan kendala akan ditindaklanjuti dengan cepat. Kementerian Pertahanan beserta seluruh panitia seleksi nasional akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar kegiatan ini berjalan lebih aman, proporsional, edukatif, dan sesuai dengan tujuan program nasional," kata Rico.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kami mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran dari anggota DPR RI, para dokter, pakar pendidikan, wartawan, serta seluruh masyarakat," tutup Rico.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sebelumnya, Kemhan mengubah pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai latsarmil kini diarahkan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rico mengatakan perubahan itu merupakan bagian dari evaluasi dan penyesuaian pelaksanaan pembekalan bagi peserta Program SPPI calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebagai bagian dari evaluasi tersebut format kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai latsarmil tidak lagi dilaksanakan dalam bentuk sebelumnya. Saat ini kegiatan diarahkan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial," kata Rico dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Tidak Ada Lagi Latihan Fisik</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Rico menegaskan, pembekalan tersebut bukan untuk membentuk peserta menjadi prajurit ataupun komponen cadangan (Komcad). Tujuannya membangun karakter disiplin, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, tanggung jawab, kerja sama, serta kesiapan manajerial sebagai calon pengelola koperasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dalam penyesuaian itu, kata Rico, materi teknis dan taktis militer dihapus. Kegiatan menembak, taktik regu senapan, serta kegiatan teknis dan taktis lainnya juga tak lagi diberikan kepada peserta.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Tidak ada lagi latihan fisik dalam pengertian latihan militer. Aktivitas yang ada hanya bersifat olahraga ringan untuk menjaga kebugaran seperti senam pagi atau jalan kaki ringan dengan tetap menyesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengatakan, Kemhan juga memperkuat aspek kesehatan peserta melalui pemantauan harian, profiling kesehatan lanjutan, pemeriksaan bagi peserta yang memiliki faktor risiko, serta penguatan mekanisme pelaporan keluhan dan rujukan medis.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Rico, peserta yang memiliki kondisi kesehatan tertentu akan mendapat perhatian khusus agar tak dibebani aktivitas yang melebihi kemampuan fisiknya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Prinsip utama dari seluruh penyesuaian ini adalah keselamatan dan kesehatan peserta. Namun demikian, esensi pembekalan tetap dijaga yaitu membentuk calon pengelola koperasi yang berkarakter, berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat bela negara, serta siap mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat,"(liputan6)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:17:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rekrutmen Anggota Dewan Harus Dibenahi, Saatnya Indonesia Memiliki UU Etika Penyelenggara Pemerintahan</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Politik/Rekrutmen-Anggota-Dewan-Harus-Dibenahi--Saatnya-Indonesia-Memiliki-UU-Etika-Penyelenggara-Pemerintahan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_1494_Rekrutmen-Anggota-Dewan-Harus-Dibenahi--Saatnya-Indonesia-Memiliki-UU-Etika-Penyelenggara-Pemerintahan.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">JAKARTA-Wafatnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, setelah diduga mengalami tekanan, ancaman, dan intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD, dinilai bukan sekadar kasus individual. Peristiwa itu mencerminkan krisis etika yang semakin mengkhawatirkan di kalangan sebagian pejabat publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN, Prof. Djohermansyah Djohan, menilai tindakan anggota DPRD yang mengintervensi keputusan medis merupakan penyalahgunaan kekuasaan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Anggota DPRD tidak boleh merasa sebagai penguasa. Mereka adalah wakil rakyat yang terhormat (honorable persons), bukan pihak yang dapat memaksa tenaga kesehatan menjalankan tindakan yang bertentangan dengan pertimbangan profesional," ujar Djohermansyah, Kamis (2/7/2026).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, berdasarkan informasi yang beredar, keluarga pasien yang memiliki hubungan dengan salah seorang anggota DPRD mendesak dokter Icha agar segera memberikan obat antibisa ular. Namun dokter, berdasarkan observasi dan pertimbangan medis, menilai tindakan tersebut belum diperlukan. Perbedaan penilaian profesional itu justru berujung pada tekanan verbal yang diduga membuat sang dokter mengalami depresi berat hingga akhirnya mengakhiri hidupnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Djohermansyah menegaskan, apabila fakta tersebut terbukti, maka tindakan itu bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga bentuk penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat publik.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengingatkan bahwa kasus di TTU kemungkinan hanyalah puncak gunung es. Dalam praktik pemerintahan, perilaku arogan pejabat masih kerap ditemukan, baik di daerah maupun di tingkat pusat. Bentuknya beragam, mulai dari memaki bawahan, mengancam aparat, memaksakan kehendak, mengintervensi proses profesional, hingga menggunakan jabatan untuk menekan pihak lain.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Budaya merasa paling berkuasa masih hidup di sebagian birokrasi dan lembaga politik kita. Jabatan sering dipersepsikan sebagai alat untuk memerintah semua orang, bukan amanah untuk melayani masyarakat," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Karena itu, menurut mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri tersebut, pembenahan tidak cukup dilakukan melalui pemberian sanksi kepada pelaku. Yang jauh lebih penting adalah memperbaiki sistem yang melahirkan perilaku semacam itu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Ia mengusulkan agar partai politik memperketat rekrutmen calon anggota DPRD. Seleksi tidak cukup hanya mengandalkan popularitas dan kemampuan finansial, tetapi harus mempertimbangkan integritas, tingkat pendidikan, rekam jejak pengabdian kepada masyarakat, pengalaman berorganisasi, serta kematangan kepemimpinan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, sistem pemilu legislatif juga perlu dievaluasi. Djohermansyah berpandangan bahwa sistem proporsional terbuka telah mendorong persaingan personal yang mahal dan pragmatis sehingga kualitas kader sering terabaikan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Saya mengusulkan sistem proporsional tertutup yang didahului primary election secara demokratis di internal partai. Dengan begitu masyarakat tetap memperoleh calon-calon terbaik, sementara partai didorong melakukan kaderisasi secara serius," ujarnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, perubahan tersebut membutuhkan revisi terhadap Undang-Undang Partai Politik dan Undang-Undang Pemilu.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih jauh, Djohermansyah juga mendorong lahirnya Undang-Undang Etika Penyelenggara Pemerintahan. Selama ini, berbagai pelanggaran etika pejabat hanya diatur secara parsial melalui kode etik masing-masing lembaga sehingga daya ikatnya lemah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sudah saatnya Indonesia memiliki undang-undang yang mengatur standar etika seluruh penyelenggara pemerintahan. Perkataan, perbuatan, maupun tindakan pejabat yang merendahkan martabat publik, menyalahgunakan jabatan, atau mengintimidasi warga harus dilarang secara tegas dan disertai sanksi yang jelas," tegasnya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Secara khusus, ia meminta Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara segera memproses dugaan pelanggaran etik yang dilakukan ketiga anggota DPRD tersebut secara transparan dan objektif. Keluarga dokter Icha atau warga agar membuat laporan pengaduan kepada Badan Kehormatan Dewan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Badan Kehormatan tidak boleh membiarkan kasus ini berlalu begitu saja. Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif hanya dapat dipulihkan apabila pelanggaran etik diproses secara terbuka dan diberikan sanksi yang setimpal," katanya.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Djohermansyah mengingatkan bahwa demokrasi tidak hanya membutuhkan pejabat yang cerdas, tetapi juga pejabat yang beradab. Jabatan publik bukan simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk melayani masyarakat dengan kerendahan hati.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Rakyat memilih wakilnya untuk memperjuangkan kepentingan publik, bukan untuk mempertontonkan arogansi kekuasaan. DPRD harus kembali menjadi lembaga yang terhormat karena perilaku anggotanya juga terhormat. Jangan lagi ada anggota DPRD yang bertindak seolah-olah lebih tinggi daripada hukum dan etika."(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:15:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PHR Tuntaskan Pemulihan 20 Lokasi Tanah Terkontaminasi Minyak, 43 Lokasi Masih Berproses</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Ekbis/PHR-Tuntaskan-Pemulihan-20-Lokasi-Tanah-Terkontaminasi-Minyak--43-Lokasi-Masih-Berproses</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_2594_PHR-Tuntaskan-Pemulihan-20-Lokasi-Tanah-Terkontaminasi-Minyak--43-Lokasi-Masih-Berproses.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PEKANBARU-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mempercepat program pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Hingga saat ini, perusahaan telah menyelesaikan pemulihan di 20 lokasi, sementara 43 lokasi lainnya masih dalam tahap remediasi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Progres tersebut dipaparkan saat PHR menerima kunjungan lapangan Komisi III DPRD Riau ke area operasi WK Rokan. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program pemulihan lingkungan yang menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">VP Remediation & Asset Retirement PHR, Ovulandra Wisnu Widyastho, mengatakan penanganan TTM merupakan mandat negara melalui SKK Migas dalam rangka menuntaskan pemulihan lingkungan di wilayah operasi WK Rokan.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, kunjungan DPRD Riau juga menjadi bentuk transparansi perusahaan terhadap pelaksanaan program tersebut.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Hingga saat ini 20 lokasi telah selesai dipulihkan, sementara 43 lokasi lainnya masih berjalan aktif. Kami terus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar lingkungan yang tinggi agar operasional migas tetap menjadi penggerak ekonomi utama di Provinsi Riau," ujar Ovulandra.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Selain itu, PHR telah mengajukan 100 dokumen Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Seluruh tahapan remediasi dilakukan dengan pengawasan ketat, baik dari aspek teknis maupun prosedur pengadaan yang mengacu pada Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 SKK Migas.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">PHR juga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk DPRD Riau, guna memastikan program pemulihan lingkungan berjalan sesuai target, melibatkan potensi ekonomi lokal, serta tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG).</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, mengapresiasi komitmen PHR dalam menjalankan roadmap pemulihan lingkungan hingga 2030.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurutnya, sinergi antara DPRD dan PHR akan terus diperkuat agar target pemulihan lahan dapat tercapai sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Riau.(cakaplah)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:10:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title> Ketua DPC Granat Inhil Beri Piagam Penghargaan untuk Kapolres dan Kasat Narkoba</title>
<link>https://www.spiritriau.com/Peristiwa/-Ketua-DPC-Granat-Inhil-Beri-Piagam-Penghargaan-untuk-Kapolres-dan-Kasat-Narkoba</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.spiritriau.com/photo/berita/dir072026/_3487_-Ketua-DPC-Granat-Inhil-Beri-Piagam-Penghargaan-untuk-Kapolres-dan-Kasat-Narkoba.webp border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">INDRAGIRI HILIR-- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan piagam penghargaan yang spesial kepada Kapolres AKBP Farouk Oktora dan Kasat Res Narkoba AKP Adam Effendi, Rabu (1/7/2026) pagi.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Ketua DPC GRANAT Inhil H.Budiansyah Bakri Dalau kepada Kapolres AKBP Farouk Oktora dan Kasat Res Narkoba AKP Adam Effendi usai digelarnya upacara peringatan hari ulang tahun Bhayangkara Kepolisian Republik Indonesia yang ke-80 di halaman kantor Bupati Inhil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Menurut Ketua DPC GRANAT Inhil, H.Budiansyah Bakri Dalau, piagam penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi yang tinggi atas dedikasi Kapolres dan Kasat Res Narkoba Polres Inhil beserta anggota dalam konsistensi memerangi peredaran narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Sebelum memberikan piagam penghargaan kita telah berdiskusi dengan Ketua DPD Granat Riau dan akhirnya disetujui. Terimakasih banyak atas kepercayaan Ketua DPD Granat Riau kepada kami di Inhil," ungkap H.Budiansyah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Lebih lanjut, H.Budiansyah mengatakan bahwa pemberian penghargaan bukan sekedar seremonial belaka, melainkan apresiasi atas kesungguhan Kapolres Inhil dan jajaran dalam memerangi peredaran Narkoba.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Kita selalu monitor baik secara langsung maupun media massa, bahwa perang terhadap narkoba selama bapak Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba menjabat bukan main-main. Kita menilai layak diberikan apresiasi yang tinggi," tambah H.Budiansyah.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Dihari yang sama, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya beserta Kasat Res Narkoba dan juga jajaran.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">"Terimakasih kepada Ketua DPD Granat Riau dan Ketua DPC Granat Inhil, semoga selalu bisa bersinergi dalam upaya memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Inhil secara terus menerus dan berkelanjutan," ucap Kapolres Inhil.</font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="arial" size="3">Untuk diketahui, penyerahan piagam penghargaan disaksikan langsung oleh Bupati Inhil yang diwakili Sekda Tantowi Jauhari, unsur Forkopimda Inhil, Kepada OPD dan Kepala Badan, Ketua dan Kepala Lembaga serta Kementerian, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, OKP, Insan Pers dan tamu undangan lainnya.(rtc)</font></div>   ]]></description>
<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:08:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>